2. APA YANG TERPENTING DALAM HIDUP KITA ?


10 org kusta

10 org kusta

10 orang kusta

10 orang kusta

10 org kusta

10 org kusta

Pilih dari ke3 gambar di atas yang paling sesuai dengan usia anak di kelas saudara

keluarga-kartu1

keluarga-kartu1

pelajaran study-kartu2

pelajaran study-kartu2

uang-kartu3

uang-kartu3

teman-teman-kartu4

teman-teman-kartu4

hobby-tamasya-kartu5

hobby-tamasya-kartu5

makanan-kartu6

makanan-kartu6

kebanggaan pribadi- kartu 7

kebanggaan pribadi- kartu 7

Tuhan-kartu8

Tuhan-kartu8

pekerjaan -kartu9

pekerjaan -kartu9

pakaian-kartu10

pakaian-kartu10

MINGGU KE 2
CERITA ALKITAB PER KELAS

APA YANG TERPENTING DALAM HIDUP KITA?

SIKAP HATI : TAHU BERTERIMA KASIH / GRATEFUL

METODE BERCERITA : PERAN
KELAS BESAR (4-6 SD)

Luk 17: 11-18
ide cerita (hanya untuk diketahui guru):
10 orang kusta yang disembuhkan Yesus, hanya satu saja yang kembali dan berterima kasih pada Yesus, kemana yang lainnya?
hal-hal yang secara spontan kita lakukan atau kita katakan,  sebenarnya adalah cerminan dari diri kita yang sebenarnya. hal ini pun juga diungkapkan dalam
Luk 6: 45
orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik, dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.

Pembukaan Kelas:
Yook, adik-adik, kita membayangkan seandainya ada Om atau Tante kita yang datang dari luar negri, dan membawa banyak uang, dia membelikan kita Hand Phone yang harganya sangat mahal, HP itu ada kameranya, bisa untuk internetan, bisa untuk merekam video, dan masih banyak fasilitas lainnya. Saat kamu diberi HP itu, apa yang pertama kali kamu lakukan?
Pikirkan sejenak dan tuliskan jawabanmu di kertas ini (guru sudah menyiapkan kertas berikut ballpoint sejumlah anak di kelas) (satu menit)

Guru menyiapkan kartu dari rumah bertuliskan sbb (masing-masing kata satu kartu):
-keluarga
– pelajaran/study
– uang
– teman-teman
– hobby
- makanan
– kebanggaan pribadi
– Tuhan
- pekerjaan
- pakaian-
dan lainnya (kertas kosong).

Jawaban anak-anak menunjukkan siapa diri mereka yang sebenarnya, dan sekaligus menunjukkan apa yang terpenting dalam hidup mereka.
Mungkin seperti ini jawaban anak-anak secara tertulis, dan analisa kita mengenai yang terpenting dalam hidup anak itu:
1.    Tak tunjukkan teman-teman ————–berarti anak ini mementingkan teman-teman
2.    Aku akan pakai HP itu untuk telepon teman menanyakan pr———-study
3.    Aku akan pakai hp itu untuk main game—————–hobby
4.    HP itu mau tak jual, kan masih bisa pakai hp mama, uangnya akan tak belikan makanan kesukaanku—————–makanan
5.    Aku sama juga, tak jual, uangnya mau tak belikan baju/jaket idamanku——–baju
6.    Kalau aku dapet hp mahal, enak bisa telpon papa atau mama dari sekolah——–keluarga
7.    Kalau aku pasti langsung berdoa berterima kasih pada Tuhan—–TUHAN.
8.    HP akan saya jual, uangnya kan lumayan buat apa saja bisa, bisa buat jajan, bisa buat ditabung dan lain-lain
9.    Yang tidak termasuk di sini (bisa dituliskan di kertas kosong secara mendadak)
Setelah memberi mereka waktu untuk menulis jawaban, minta mereka membaca jawaban mereka satu per satu, dan guru menunjukkan kartu dari guru yang menunjukkan apa yang ternyata terpenting bagi anak tersebut.

Contoh:
Kakak: Coba sekarang Adi, apa yang kamu tulis?
Adi      : Saya menjawab ini Kak, kalau saya dapat HP mahal, saya jual saja, saya kan sudah punya HP juga,
Kakak  : Uangnya untuk apa?
Adi      :Uangnya tentu saya tabung.
Baik, dari jawabanmu….Kakak tahu bahwa ternyata, yang menurutmu penting dalam hidupmu adalah ( keluarkan kartu bertuliskan…) UANG.
Lakukan hal yang sama pada semua anak.

INTI
Nah adik-adik tentu pernah mendengar kisah tentang 10 orang kusta yang disembuhkan oleh Tuhan Yesus !
Ada sepuluh orang kusta yang memohon belaskasihan Yesus, saat itu Yesus menyuruh mereka pergi memperlihatkan diri mereka kepada imam-imam. Karna orang kusta harus tinggal terasing, dan tidak boleh tinggal bersama-sama orang sehat…tidak boleh tinggal bersama keluarganya, Tentu saja untuk pergi memperlihatkan diri pada imam-imam, pastilah menempuh perjalanan yang jauh.
Mengapa Yesus memerintahkan mereka memperlihatkan diri pada imam-imam? Dalam kitab Musa memang ditulis sebuah peraturan/hukum, bahwa yang berhak menyatakan orang kusta itu sembuh atau tidak adalah imam-imam.
Imam akan memeriksa tubuh orang yang tadinya kusta itu apakah ia sudah boleh disebut sembuh, kalau belum, ia harus tinggal jauh dari orang sehat biasa, tapi kalau sudah sembuh, dia boleh tinggal kembali bersama keluarganya.
Saat Yesus menyuruh mereka pergi itu…mereka masih sakit. Tetapi kesepuluh orang kusta itu pun taat, mereka pun berangkat beramai-ramai untuk pergi menemui imam-imam.
Setelah mereka pergi…dalam perjalanan setelah mereka jauh dari Yesus, tubuh mereka yang tadinya dipenuhi sakit kusta itupun sembuh total…kulit mereka berubah menjadi kulit yang seperti kulit bayi…halus dan lembut
(usahakan guru berganti-ganti suara)
“lho…lho….aku sembuh..aku sembuh…!”
“aku juga…aku juga….”
“hore…hore…kita semua disembuhkan Yesus…luar biasa…kulitku menjadi halus kembali”
“iya…jariku yang sudah terlepas juga tumbuh kembali, kini jariku ada sepuluh lagi….”
“Lihat…..-lihat…..wajahku kini sudah tidak mengerikan lagi….”
Dari sepuluh orang kusta tadi, hanya satu saja yang balik ke pada Yesus , memulikan Allah dengan suara yang sangat nyaring “puji Tuhan…aku sudah sembuh…., aku sudah sembuh….”
Sesampainya di dekat Yesus, ia berterima kasih pada Yesus, ia tersungkur di kaki Yesus, dengan gemetar ia berkata “ teri-ma ka-sih Yesus….Engkau telah menyembuhkan aku….”
Nah…dimanakah yang Sembilan orang temannya?
Pertanyaan ini ditanyakan oleh Yesus. Nah…sekarang kakak akan bagikan 10 kartu ini untuk 10 orang anak, setiap anak yang mendapat kartu ini, harus berpura-pura jadi orang kusta yang disembuhkan, dan berpura-puralah melakukan apa yang menjadi hal terpenting dalam kehidupan orang kusta itu. Masing masing kalian boleh berlatih dahulu. Kakak beri waktu 5 menit. Nanti kalian boleh membaca kartu itu, tapi siapa yang gayanya paling bagus, dia jadi pemenang.
10 anak berpura-pura kusta, mematung di formasi lingkaran. Saat kakak berkata “mereka sudah sembuh” saat itu juga kalian mengekspresikan diri sendiri sesuai dengan yang tertulis dalam kartu.
Sebelumnya kakak memberi contoh, seandainya Kakak mendapat kartu bertuliskan KELUARGA, begini nih ekspresi kakak
“wahhh, aku sudah sembuh….!! Ibuuuuuu, ayaaaaaah, kakaaaaaak, lihat aku sudah sembuh……aku akan segera datang bertemu dengan kalian….aku merindukan keluargaku…..!”
10 kartu tadi bertuliskan sbb:
-keluarga
“wahhh, aku sudah sembuh….!! Ibuuuuuu, ayaaaaaah, kakaaaaaak, lihat aku sudah sembuh……aku akan segera datang bertemu dengan kalian….aku merindukan keluargaku…..!”
-pelajaran/study
“asiiiiiik, aku bisa sekolah lagi….hai teman-teman…..aku sudah sembuh….aku jadi teman kalian lagi sekarang….Horeeeee!!”
–    uang
“sungguh tak percaya….kini aku sudah sembuh……sekarang aku bisa mengambil lagi hartaku yang terpendam di tempat rahasia ..horeeeeeeeeeeeeeeeeeee!! Aku jadi orang kaya lagi seperti dulu  ………..!!
–    teman-teman
“aku akan kunjungi semua teman-temanku dulu….aku mau buktikan pada mereka semua bahwa aku sudah sembuh sekarang……Horeeeeeee, ashiiiiiiiiiiik…..teman-temaaaaaaan aku dataaaaaaaaaaaaaang!”
– hobby
“Naaaah ini nih yang tak tunggu-tunggu dari dulu, kalau sudah sembuh gini, sekarang aku sudah bisa pergi ke mana saja, keliling dunia…. Hobbyku yang dulu mau tak lakukan lagi. Sekarang ini aku mau beli tiket kapal ke luar negri ah……..”
-makanan
“hmmmmmmmmmm, betapa lezatnya cap jay yang di warung itu, sudah lama aku tidak ke sana gara-gara sakit kusta. Tenang, sekarang aku bisa makan cap jay kesukaanku di sana……”
-kebanggaan pribadi
“ naaaaah inilah saatnya aku bercerita pada siapa saja bahwa aku sudah sembuh. Siapa dulu ? Aku jeh…!! Dari dulu kan aku sudah bilang pada semua orang, bahwa aku sakit kusta ini tidak selamanya. Hebat kan? Sekarang aku sudah sembuh !!
– Tuhan
“waaaah kesembuhanku ini karna Yesus sudah menyembuhkan aku, aku mau cari Yesus tadi. Kemana ya Dia…? Kalau udah ketemu dia aku akan berterim kasih pada-Nya atas semua mujizat ini…tanpa Yesus aku tidak mungkin bisa sembuh seperti sekarang ini
……(sesampainya di kaki Yesus)
“ teri-ma ka-sih Yesus….Engkau telah menyembuhkan aku….”
- pekerjaan
“aku punya ide !! Karna aku sudah sembuh, aku akan buka toko lagi seperti dulu, dan aku akan mendapat banyak langganan, dan mengambil untung yang banyak sekali………!! Aku hampir tak percaya bisa bekerja seperti dulu lagi…!!
-pakaian-
“lihat mulai sekarang, aku bisa pakai baju yang mahal-mahal lagi. Biar semua orang tahu, kalau aku sudah sembuh. Aku akan datangi pesta-pesta yang ada dengan baju yang kubeli…..semua orang pasti heran melihat kesembuhanku”
Jika banyak anak , ganti dengan 10 anak lainnya. (ekspresi bisa bersama-sama, atau bergantian, siapa yang dipegang kakak, dia yang berekspresi duluan)
Kakak mencari siapa yang ekspresinya paling tepat sesuai kartu, dan yang terbaik. (siapkan hadiahnya)
Yang mendapat kartu bertuliskan TUHAN, harus berekspresi seperti satu orang kusta dalam alkitab yang tersungkur di depan kaki Yesus.
(semua tokoh bantuan, missal papa, mama, Yesus, dll, hanya dibayangkan saja orangnya ada di depan anak-anak)

APLIKASI:
Sekarang anak-anak duduk kembali, dan ajak mereka merenungkan kembali seandainya mereka mendapat HP mahal tadi, apa yang kalian lakukan untuk TUHAN dengan HP itu.
Biarkan mereka menjawab secara spontan/ tertulis, untuk menghindari jawaban klise
1.    Berterima kasih pada Tuhan
2.    Merawatnya dengan baik
3.    Menjualnya dan uangnya sebagian untuk menyumbang pembelian tanah gereja
4.    Menceritakan pada teman-teman bahwa ternyata doaku selama ini dijawab Tuhan
5.    Dll (guru bisa mengembangkan percakapan, sehingga menghindarkan anak-anak menjawab yang klise)

MEMPERKATAKAN FIRMAN TUHAN
Tutup sesi ini dengan memperkatakan
Luk 6: 45
orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik, dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.

KESIMPULAN:
Mari isi perbendaharaan hati kita dengan hal-hal yang baik, mengasihi Yesus, bersyukur pada Tuhan, perbuatan baik, jadi saksi, dan masih banyak lagi hal-hal baik lainnya. Jangan sampai Yesus bertanya “Lho…mana yang lainnya, yang berbuat baik kog Cuma satu ini saja…?”

KELAS TENGAH (1-3 SD)

Luk 17: 11-18

ide cerita (hanya untuk diketahui guru):
10 orang kusta yang disembuhkan Yesus, hanya satu saja yang kembali dan berterima kasih pada Yesus, kemana yang lainnya?
hal-hal yang secara spontan kita lakukan atau kita katakan,  sebenarnya adalah cerminan dari diri kita yang sebenarnya. hal ini pun juga diungkapkan dalam
Luk 6: 45
orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik, dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.

Pembukaan Kelas:
Yook, adik-adik, kita membayangkan seandainya ada Om atau Tante kita yang datang dari luar negri, dan membawa banyak uang, dia membelikan kita Hand Phone yang harganya sangat mahal, HP itu ada kameranya, bisa untuk internetan, bisa untuk merekam video, dan masih banyak fasilitas lainnya. Saat kamu diberi HP itu, apa yang pertama kali kamu lakukan?
Pikirkan sejenak dan tuliskan jawabanmu di kertas ini (guru sudah menyiapkan kertas berikut ballpoint sejumlah anak di kelas) (satu menit)

Guru menyiapkan kartu dari rumah bertuliskan sbb (masing-masing kata satu kartu):
-keluarga
– pelajaran/study
– uang
– teman-teman
– hobby
- makanan
– kebanggaan pribadi
– Tuhan
- pekerjaan
- pakaian-
dan lainnya (kertas kosong).

Jawaban anak-anak menunjukkan siapa diri mereka yang sebenarnya, dan sekaligus menunjukkan apa yang terpenting dalam hidup mereka.

Mungkin seperti ini jawaban anak-anak secara tertulis, dan analisa kita mengenai yang terpenting dalam hidup anak itu:
10.    Tak tunjukkan teman-teman ————–berarti anak ini mementingkan teman-teman
11.    Aku akan pakai HP itu untuk telepon teman menanyakan pr———-study
12.    Aku akan pakai hp itu untuk main game—————–hobby
13.    HP itu mau tak jual, kan masih bisa pakai hp mama, uangnya akan tak belikan makanan kesukaanku—————–makanan
14.    Aku sama juga, tak jual, uangnya mau tak belikan baju/jaket idamanku——–baju
15.    Kalau aku dapet hp mahal, enak bisa telpon papa atau mama dari sekolah——–keluarga
16.    Kalau aku pasti langsung berdoa berterima kasih pada Tuhan—–TUHAN.
17.    HP akan saya jual, uangnya kan lumayan buat apa saja bisa, bisa buat jajan, bisa buat ditabung dan lain-lain
18.    Yang tidak termasuk di sini (bisa dituliskan di kertas kosong secara mendadak)

Setelah memberi mereka waktu untuk menulis jawaban, minta mereka membaca jawaban mereka satu per satu, dan guru menunjukkan kartu dari guru yang menunjukkan apa yang ternyata terpenting bagi anak tersebut.

Contoh:
Kakak: Coba sekarang Adi, apa yang kamu tulis?
Adi      : Saya menjawab ini Kak, kalau saya dapat HP mahal, saya jual saja, saya kan sudah punya HP juga,
Kakak  : Uangnya untuk apa?
Adi      :Uangnya tentu saya tabung.
Baik, dari jawabanmu….Kakak tahu bahwa ternyata, yang menurutmu penting dalam hidupmu adalah ( keluarkan kartu bertuliskan…) UANG.
Lakukan hal yang sama pada semua anak.

INTI
Nah adik-adik tentu pernah mendengar kisah tentang 10 orang kusta yang disembuhkan oleh Tuhan Yesus !
Ada sepuluh orang kusta yang memohon belaskasihan Yesus, saat itu Yesus menyuruh mereka pergi memperlihatkan diri mereka kepada imam-imam. Karna orang kusta harus tinggal terasing, dan tidak boleh tinggal bersama-sama orang sehat…tidak boleh tinggal bersama keluarganya, Tentu saja untuk pergi memperlihatkan diri pada imam-imam, pastilah menempuh perjalanan yang jauh.
Mengapa Yesus memerintahkan mereka memperlihatkan diri pada imam-imam? Dalam kitab Musa memang ditulis sebuah peraturan/hukum, bahwa yang berhak menyatakan orang kusta itu sembuh atau tidak adalah imam-imam.
Imam akan memeriksa tubuh orang yang tadinya kusta itu apakah ia sudah boleh disebut sembuh, kalau belum, ia harus tinggal jauh dari orang sehat biasa, tapi kalau sudah sembuh, dia boleh tinggal kembali bersama keluarganya.
Saat Yesus menyuruh mereka pergi itu…mereka masih sakit. Tetapi kesepuluh orang kusta itu pun taat, mereka pun berangkat beramai-ramai untuk pergi menemui imam-imam.
Setelah mereka pergi…dalam perjalanan setelah mereka jauh dari Yesus, tubuh mereka yang tadinya dipenuhi sakit kusta itupun sembuh total…kulit mereka berubah menjadi kulit yang seperti kulit bayi…halus dan lembut
(usahakan guru berganti-ganti suara)
“lho…lho….aku sembuh..aku sembuh…!”
“aku juga…aku juga….”
“hore…hore…kita semua disembuhkan Yesus…luar biasa…kulitku menjadi halus kembali”
“iya…jariku yang sudah terlepas juga tumbuh kembali, kini jariku ada sepuluh lagi….”
“Lihat…..-lihat…..wajahku kini sudah tidak mengerikan lagi….”
Dari sepuluh orang kusta tadi, hanya satu saja yang balik ke pada Yesus , memulikan Allah dengan suara yang sangat nyaring “puji Tuhan…aku sudah sembuh…., aku sudah sembuh….”
Sesampainya di dekat Yesus, ia berterima kasih pada Yesus, ia tersungkur di kaki Yesus, dengan gemetar ia berkata “ teri-ma ka-sih Yesus….Engkau telah menyembuhkan aku….”
Nah…dimanakah yang Sembilan orang temannya?
Pertanyaan ini ditanyakan oleh Yesus.

Nah…sekarang :
1.    kakak akan menaruh 10 tulisan bergambar ini di papan tempel alat peraga, di setiap tulisan ada huruf a, b, c, dst sampai j
(10 tulisan itu adalah: -)
a.    keluarga–  (gambar keluarga)
b.    pelajaran/study– (gambar orang berseragam sekolah)
c.    uang– (gambar uang)
d.    teman-teman–  (gambar teman-teman)
e.    hobby-  (gambar orang sedang berjalan-jalan)
f.    makanan–  (gambar cap jay)
g.    kebanggaan pribadi– (gambar orang menunjuk diri dengan jempol)
h.     Tuhan-  (gambar orang kusta yang sudah sembuh tersungkur di kaki Yesus)
i.    pekerjaan- (gambar pedagang)
j.    pakaian- (gambar baju )
2.    kakak akan memperagakan setiap ekspresi 10 orang kusta tadi, tetapi secara acak/ tidak berurutan a sampai j, tugas kalian adalah mengurutkan dengan gambar-gambar kecil yang ada pada kalian.

Siapa yang urutannya persis seperti yang kakak peragakan, dia yang menang.
Sekarang kita lakukan dulu percobaan:
Kakak memerankan
– Tuhan
“waaaah kesembuhanku ini karna Yesus sudah menyembuhkan aku, aku mau cari Yesus tadi. Kemana ya Dia…? Kalau udah ketemu dia aku akan berterim kasih pada-Nya atas semua mujizat ini…tanpa Yesus aku tidak mungkin bisa sembuh seperti sekarang ini
……(sesampainya di kaki Yesus)
“ teri-ma ka-sih Yesus….Engkau telah menyembuhkan aku….”
Naaaah, ambil kartu bergambar orang kusta yang sudah sembuh berterima kasih pada Yesus, dari antara 10 kartu yang ada di tangan kalian, lalu urutkan dengan gambar berikutnya, perhatikan apa yang kakak peragakan, OKE?
PERAGAAN KAKAK
–    uang
“sungguh tak percaya….kini aku sudah sembuh……sekarang aku bisa mengambil lagi hartaku yang terpendam di tempat rahasia ..horeeeeeeeeeeeeeeeeeee!! Aku jadi orang kaya lagi seperti dulu  ………..uangku banyak sekali   !!
-kebanggaan pribadi
“ naaaaah inilah saatnya aku bercerita pada siapa saja bahwa aku sudah sembuh. Siapa dulu ? Aku jeh…!! Dari dulu kan aku sudah bilang pada semua orang, bahwa aku sakit kusta ini tidak selamanya. Hebat kan? Sekarang aku sudah sembuh !!
-keluarga
“wahhh, aku sudah sembuh….!! Ibuuuuuu, ayaaaaaah, kakaaaaaak, lihat aku sudah sembuh……aku akan segera datang bertemu dengan kalian….aku merindukan keluargaku…..!”
–    teman-teman
“aku akan kunjungi semua teman-temanku dulu….aku mau buktikan pada mereka semua bahwa aku sudah sembuh sekarang……Horeeeeeee, ashiiiiiiiiiiik…..teman-temaaaaaaan aku dataaaaaaaaaaaaaang!”
– hobby
“Naaaah ini nih yang tak tunggu-tunggu dari dulu, kalau sudah sembuh gini, sekarang aku sudah bisa pergi ke mana saja, keliling dunia…. Hobbyku yang dulu mau tak lakukan lagi. Sekarang ini aku mau beli tiket kapal ke luar negri ah……..”
– Tuhan
“waaaah kesembuhanku ini karna Yesus sudah menyembuhkan aku, aku mau cari Yesus tadi. Kemana ya Dia…? Kalau udah ketemu dia aku akan berterim kasih pada-Nya atas semua mujizat ini…tanpa Yesus aku tidak mungkin bisa sembuh seperti sekarang ini
……(sesampainya di kaki Yesus)
“ teri-ma ka-sih Yesus….Engkau telah menyembuhkan aku….”
-pelajaran/study
“asiiiiiik, aku bisa sekolah lagi….hai teman-teman…..aku sudah sembuh….aku jadi teman kalian lagi sekarang….Horeeeee!!”
-makanan
“hmmmmmmmmmm, betapa lezatnya cap jay yang di warung itu, sudah lama aku tidak ke sana gara-gara sakit kusta. Tenang, sekarang aku bisa makan cap jay kesukaanku di sana……”
-pakaian-
“lihat mulai sekarang, aku bisa pakai baju yang mahal-mahal lagi. Biar semua orang tahu, kalau aku sudah sembuh. Aku akan datangi pesta-pesta yang ada dengan baju yang kubeli…..semua orang pasti heran melihat kesembuhanku”
- pekerjaan
“aku punya ide !! Karna aku sudah sembuh, aku akan buka toko lagi seperti dulu, dan aku akan mendapat banyak langganan, dan mengambil untung yang banyak sekali………!! Aku hampir tak percaya bisa bekerja seperti dulu lagi…!!
Kakak mencari siapa yang urutan gambar paling tepat (siapkan hadiahnya)

Kunci jawaban:
Gambar uang
Gambar kebanggaan pribadi
Gambar keluarga
Gambar teman-teman
Gambar hobby
Gambar orang kusta yang sudah sembuh berterima kasih pada  Tuhan
Gambar pelajar mengenakan seragam sekolah
Gambar makanan
Gambar pakaian
Gambar  pekerjaan

APLIKASI:
Sekarang anak-anak duduk kembali, dan ajak mereka merenungkan kembali seandainya mereka mendapat HP mahal tadi, apa yang kalian lakukan untuk TUHAN dengan HP itu.
Biarkan mereka menjawab secara spontan/ tertulis, untuk menghindari jawaban klise
6.    Berterima kasih pada Tuhan
7.    Merawatnya dengan baik
8.    Menjualnya dan uangnya sebagian untuk menyumbang pembelian tanah gereja
9.    Menceritakan pada teman-teman bahwa ternyata doaku selama ini dijawab Tuhan
10.    Dll (guru bisa mengembangkan percakapan, sehingga menghindarkan anak-anak menjawab yang klise)

MEMPERKATAKAN FIRMAN TUHAN
Tutup sesi ini dengan memperkatakan
Luk 6: 45
orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik, dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.

KESIMPULAN:
Mari isi perbendaharaan hati kita dengan hal-hal yang baik, mengasihi Yesus, bersyukur pada Tuhan, perbuatan baik, jadi saksi, dan masih banyak lagi hal-hal baik lainnya. Jangan sampai Yesus bertanya “Lho…mana yang lainnya, yang berbuat baik kog Cuma satu ini saja…?”

KELAS KECIL

Luk 17: 11-18
ide cerita (hanya untuk diketahui guru):
10 orang kusta yang disembuhkan Yesus, hanya satu saja yang kembali dan berterima kasih pada Yesus, kemana yang lainnya?
hal-hal yang secara spontan kita lakukan atau kita katakan,  sebenarnya adalah cerminan dari diri kita yang sebenarnya. hal ini pun juga diungkapkan dalam
Luk 6: 45
orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik, dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.

Pembukaan Kelas:
Penyakit kusta adalah penyakit yang mengerikan, orang yang terkena sakit kusta, kulitnya menjadi putih-putih, dan ada bagian tubuhnya yang coel-coel/terkelupas, mungkin hidungnya tinggal separo, jarinya ada yang tinggal dua, dll
Orang yang sakit kusta sangat menderita, malu, dan sedih, karna tinggal jauh dari teman-teman, kakak adik, maupun papa dan mama

Inti cerita:
Ada sepuluh orang kusta yang memohon belaskasihan Yesus, saat itu Yesus menyuruh mereka pergi memperlihatkan diri mereka kepada imam-imam. Karna orang kusta harus tinggal terasing, dan tidak boleh tinggal bersama-sama orang sehat…tidak boleh tinggal bersama keluarganya, Tentu saja untuk pergi memperlihatkan diri pada imam-imam, pastilah menempuh perjalanan yang jauh.
Mengapa Yesus memerintahkan mereka memperlihatkan diri pada imam-imam? Dalam kitab Musa memang ditulis sebuah peraturan/hukum, bahwa yang berhak menyatakan orang kusta itu sembuh atau tidak adalah imam-imam. Imam akan memeriksa tubuh orang yang tadinya kusta itu apakah ia sudah boleh disebut sembuh, kalau belum, ia harus tinggal jauh dari orang sehat biasa, tapi kalau sudah sembuh, dia boleh tinggal kembali bersama keluarganya.
Saat Yesus menyuruh mereka pergi itu…mereka masih sakit. Tetapi kesepuluh orang kusta itu pun taat, mereka pun berangkat beramai-ramai untuk pergi menemui imam-imam.
Setelah mereka pergi…dalam perjalanan setelah mereka jauh dari Yesus, tubuh mereka yang tadinya dipenuhi sakit kusta itupun sembuh total…kulit mereka berubah menjadi kulit yang seperti kulit bayi…halus dan lembut
(usahakan guru berganti-ganti suara)
“lho…lho….aku sembuh..aku sembuh…!”
“aku juga…aku juga….”
“hore…hore…kita semua disembuhkan Yesus…luar biasa…kulitku menjadi halus kembali”
“iya…jariku yang sudah terlepas juga tumbuh kembali, kini jariku ada sepuluh lagi….”
“Lihat…..-lihat…..wajahku kini sudah tidak mengerikan lagi….”
Dari sepuluh orang kusta tadi, hanya satu saja yang balik ke pada Yesus ,
“waaaah kesembuhanku ini karna Yesus sudah menyembuhkan aku, aku mau cari Yesus tadi. Kemana ya Dia…? Kalau udah ketemu dia aku akan berterim kasih pada-Nya atas semua mujizat ini…tanpa Yesus aku tidak mungkin bisa sembuh seperti sekarang ini
Sesampainya di dekat Yesus, ia berterima kasih pada Yesus, ia tersungkur di kaki Yesus, dengan gemetar ia berkata ……(sesampainya di kaki Yesus)
“ teri-ma ka-sih Yesus….Engkau telah menyembuhkan aku….”
Nah…dimanakah yang Sembilan orang temannya?
Pertanyaan ini ditanyakan oleh Yesus.
Kakak memerankan 9 orang kusta lainnya dengan ekspresi masing-masing
PERAGAAN KAKAK  (diperankan oleh 9 guru lainnya)
–    uang
“sungguh tak percaya….kini aku sudah sembuh……sekarang aku bisa mengambil lagi hartaku yang terpendam di tempat rahasia ..horeeeeeeeeeeeeeeeeeee!! Aku jadi orang kaya lagi seperti dulu  ………..uangku banyak sekali   !!
-kebanggaan pribadi
“ naaaaah inilah saatnya aku bercerita pada siapa saja bahwa aku sudah sembuh. Siapa dulu ? Aku jeh…!! Dari dulu kan aku sudah bilang pada semua orang, bahwa aku sakit kusta ini tidak selamanya. Hebat kan? Sekarang aku sudah sembuh !!
-keluarga
“wahhh, aku sudah sembuh….!! Ibuuuuuu, ayaaaaaah, kakaaaaaak, lihat aku sudah sembuh……aku akan segera datang bertemu dengan kalian….aku merindukan keluargaku…..!”
–    teman-teman
“aku akan kunjungi semua teman-temanku dulu….aku mau buktikan pada mereka semua bahwa aku sudah sembuh sekarang……Horeeeeeee, ashiiiiiiiiiiik…..teman-temaaaaaaan aku dataaaaaaaaaaaaaang!”
– hobby
“Naaaah ini nih yang tak tunggu-tunggu dari dulu, kalau sudah sembuh gini, sekarang aku sudah bisa pergi ke mana saja, keliling dunia…. Hobbyku yang dulu mau tak lakukan lagi. Sekarang ini aku mau beli tiket kapal ke luar negri ah……..”
– Tuhan
“waaaah kesembuhanku ini karna Yesus sudah menyembuhkan aku, aku mau cari Yesus tadi. Kemana ya Dia…? Kalau udah ketemu dia aku akan berterim kasih pada-Nya atas semua mujizat ini…tanpa Yesus aku tidak mungkin bisa sembuh seperti sekarang ini
……(sesampainya di kaki Yesus)
“ teri-ma ka-sih Yesus….Engkau telah menyembuhkan aku….”
-pelajaran/study
“asiiiiiik, aku bisa sekolah lagi….hai teman-teman…..aku sudah sembuh….aku jadi teman kalian lagi sekarang….Horeeeee!!”

-makanan
“hmmmmmmmmmm, betapa lezatnya cap jay yang di warung itu, sudah lama aku tidak ke sana gara-gara sakit kusta. Tenang, sekarang aku bisa makan cap jay kesukaanku di sana……”
-pakaian-
“lihat mulai sekarang, aku bisa pakai baju yang mahal-mahal lagi. Biar semua orang tahu, kalau aku sudah sembuh. Aku akan datangi pesta-pesta yang ada dengan baju yang kubeli…..semua orang pasti heran melihat kesembuhanku”
- pekerjaan
“aku punya ide !! Karna aku sudah sembuh, aku akan buka toko lagi seperti dulu, dan aku akan mendapat banyak langganan, dan mengambil untung yang banyak sekali………!! Aku hampir tak percaya bisa bekerja seperti dulu lagi…!!

MEMPERKATAKAN FIRMAN TUHAN
Tutup sesi ini dengan memperkatakan
Luk 6: 45 c
Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.

KESIMPULAN:
Mari isi perbendaharaan hati kita dengan hal-hal yang baik, mengasihi Yesus, bersyukur pada Tuhan, perbuatan baik, jadi saksi, dan masih banyak lagi hal-hal baik lainnya. Jangan sampai Yesus bertanya “Lho…mana yang lainnya, yang berbuat baik kog Cuma satu ini saja…?”

zwani.com myspace graphic comments

About these ads

2 pemikiran pada “2. APA YANG TERPENTING DALAM HIDUP KITA ?

  1. mic berkata:

    thx buat materinya, keren banget. tapi boleh gak minta saran? gmana sech membangkitkan minat anak untuk terlibat dalam metode bermain peran? sy hilang akal kalo menggunakan metode ini, karena dibujuk seperti apapun, bahkan dengan cara ekstrim alias memaksa sekalipun, anak-anak yang saya layani tetap tidak mau. malah mereka jadinya mogok dengar cerita…hehehe… mohon saran ya. thx. maju terus. GBU.

    • baik, di materi tersebut ada aplikasi untuk kelas kecil, tengah maupun besar. Berdasarkan umur, anak terlalu kecil memang sulit diajak bermain peran, ajak saja mereka mengurutkan kartu, tetapi untuk anak kelas besar beri mereka point pada tiap anak, misalnya point satu untuk yang perannya biasa, point dua untuk yang perannya lumayan dan point tiga untuk yang perannya keren, di akhir sesi ini akan bermunculan yang point -nya 3. Kalau ada nilai yang sama, untuk menentukan juaranya, minta mereka menjawab beberapa pertanyaan kakak yang ada kaitannya dengan peran itu, misalnya, “Menurut kamu, mengapa si orang ini tidak langsung mencari Yesus, melainkan langsung ke tokonya?” Jawaban yang paling mengensankan menambah point lagi. Dan jangan lupa rangsangan berupa hadiah sudah diiming-imingkan dari awal, Tapi kalau usia kelas tengah….ya ajak mengurutkan kartu aja.

      kalau cara di atas belum berhasil juga, minta mereka menirukan peran / acting dari guru, yang paling mirip yang menang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s