20. BEBAS DARI DOSA KEPAHITAN


MINGGU KE 20
CERITA ALKITAB PER KELAS
BEBAS DARI DOSA KEPAHITAN
SIKAP HATI : PEMAAF / FORGIVING

HITUNG MENGGUNAKAN KANTUNG KACANG

HITUNG MENGGUNAKAN KANTUNG KACANG

BACAAN GURU:

Kepahitan adalah dosa tidak mau mengampuni orang lain. Dosa kepahitan ditulis di Gal 5: 21 (kedengkian), Efesus 4:31
Perenungan :


Matius 18:21-35
Angka 7 bagi bangsa Israel adalah seperti angka 3 bagi orang Indonesia. Dalam budaya orang Indonesia, biasanya orang memberi batas sampai 3 kali orang lain menyakiti hati , selebihnya biasanya orang memilih untuk tidak membuka pintu pengampunan baginya. Berbeda denga orang Indonesia yang memberi kesempatan 3 kali, orang Israel terbiasa dalam budaya mereka memberi kesempatan 7 kali bagi orang lain untuk menyakiti hati mereka, selebihnya dari itu mereka tidak akan memberi pintu maaf
Tetapi Yesus mengungkapkan bahwa pengampunan bukanlah hitungan penjumlahan, tetapi hitungan pelipatgandaan.
Raja yang mengadakan perhitungan dengan hamba-hamba-Nya. Perhitungan hutang ini menggambarkan tentang perhitungan hutang dosa. Setiap dosa kita harus dibayar dan dilunaskan.
Seseorang kedapatan berhutang 10.000 talenta kepada Raja
1 talenta = 6000 dinar. 1 dinar = upah sehari Rp 18.000,00 (upah minimum regional per hari)
Jadi hutang orang tersebut adalah:
10.000 X 6000 X 18.000 = 108.000.000.000
108 milyard rupiah
Seperti itulah kiranya hutang kita kepada Allah, dengan dosa-dosa kita yang begitu besar dan banyak , yaitu dosa keturunan, dosa perbuatan, dosa yang tidak disengaja, kecenderungan berbuat dosa, dll
Untuk melunaskan hutang itu hamba tersebut beserta anak istri dan segala miliknya harus dijual untuk membayar hutang yang begitu banyak.
Saat kita berdosa sebenarnya keadaan kita juga seperti hamba tersebut, kita terjual dan jadi milik iblis, kita kehilangan kemuliaan Allah, kehilangan hubungan pribadi dengan Allah. Dosa memisahkan kita dari Allah yang maha kudus.
Raja berbelas kasihan dan membebaskan serta menghapuskan hutang hamba tersebut.
Kita dibebaskan dari segala hutang dosa dan kita sudah lunas dibayar oleh darah Yesus di atas kayu salib. Hutang itu tetap hutang, tetapi Yesus membayarkannya dengan sangat mahal, untuk kita, dengan demikian kita bebas hutang dosa.
Setelah semuanya itu hamba tadi bertemu dengan seorang hamba lainnya yang berhutang 100 dinar kepadanya
100 dinar = 100 X Rp 18.000 = Rp 1.800.000
Hamba ini menangkap temannya, dan menyeret temannya ke dalam penjara sampai dilunaskan hutangnya.
Bukankah kita sering juga demikian? Tuhan sudah mengampuni dosa kita yang begeitu banyak, tetapi kita tidak mau mengampuni orang lain yang berbuat salah kepada kita?
Perkara ini amat menyedihkan.
Raja memberi komentar bahwa hamba ini jahat. Dia diampuni tetapi tidak mau mengampuni sama seperti dia sudah diampuni.
Dia diserahkan kepada algojo-algojo sampai ia melunaskan hutangnya.
Algojo adalah lambang dari pukulan-pukulan yang akan kita alami.
Mungkinkah hamba ini melunaskan hutangnya selagi ia dalam penjara? TIDAK, karna ia tidak bekerja, darimana ia dapat uang sebanyak itu? Sedangkan tidak dalam penjara saja tidak sanggup melunaskan hutang sebanyak itu , apalagi sedang dipenjara dan tidak dapat bekerja…..
Kepahitan dan dosa tidak mau mengampuni, biasanya jadi penyakit dalam tubuh manusia, misalnya kangker, tumor, dll.
Simak ayat-ayat lainnya
Efesus 4:31-32
Perhatikan bahwa kepahitan itu satu group dengan kegeraman, kamarahan, pertikaian, dan fitnah, segala kejahatan.
Lawan dari itu adalah ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra, saling mengampuni, sebagaimana Kristus telah mengampuni kita
Doa Bapa Kami, Mat 6:12
Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengapuni orang yang bersalah kepada kami.
Mrk 11:25-26
Ayat ini berkata menjelaskan bahwa jika kita tidak mengampuni , maka Bapa di Surga juga tidak mengampuni kita
Luk 6:37
Ampunilah dan kamu akan diampuni.
Mengampuni adalah tindakan aktif, tidak menunggu orang lain minta maaf duluan.
Lukas 17:3-4
Menegor orang yang bersalah dan ampunilah dia, 7 kali sehari pun, ampuni
Kol 3:13
Pengampunan adalah masalah keputusan
Yakobus 5:16
Saling mengaku dosa, saling mendoakan, supaya kamu SEMBUH

Pengampunan mendatangkan kesembuhan
Doa orang benar, orang yang tidak menyimpan kepahitan.
Pengampunan mendatangkan jawaban doa
Dosa kepahitan mengahalangi jawaban-jawaban doa kita itu sampai karna hambatan bukanlah tangan Tuhan yang kurang panjang, atau telinga Tuhan yang kurang tajam, tetapi penghalangan jawaban doa kita adalah dosa kita sendiri.
Ayo saling mengampuni!

CERITA UNTUK ANAK

Jika suatu hari temanmu membuatmu jengkel, mengganggumu sampai tasmu jatuh atau menghilangkan pensilmu yang dipinjamnya, atau memfitnah kamu, bagaimana perasaanmu dan apa yang kamu lakukan pada temanmu itu?
Marah, jengkel, tidak mau berteman dengan dia lagi, tidak suka melihat mukanya lagi, merencanakan pembalasan dendam, dan masih banyak lagi. Mungkin itu yang kamu rasakan dan kamu lakukan pada temanmu yang menjengkelkan itu. Apalagi kalau yang dilakukannya itu berulang-ulang setiap hari, rasanya nggak tahan ingin marah kepadanya.
Ada seorang murid Yesus bernama Petrus yang bertanya pada Yesus,
“kalau ada orang yang berbuat yang tidak baik kepadaku, jahat sama aku, sampai berapa kali aku harus mengampuni dia…apakah sampai 7 kali…?”
lalu Yesus pun menjawab bahwa mengampuni orang yang menyakiti kita bukanlah 1 +1+1+1+1+1+1 = 7
tetapi adalah 70 X 7 kali = 49 0 kali…..waaaah banyak sekali ya….
Tuhan ingin menjelaskan bahwa pengampunan itu bukan dujumlahkan, tetapi dikalikan…artinya kita tidak boleh putus-putusnya mengampuni orang lain.
Apakah kalian sekarang siap menghitung selama kakak bercerita? Siapkan kantung kacangnya ya….
Yesus pun bercerita pada Petrus mengenai sebuah perumpamaan,
Ada seorang Raja yang mengadakan perhitungan dengan hamba-hamba-Nya. Perhitungan hutang ini menggambarkan tentang perhitungan hutang dosa. Setiap dosa kita seperti sebuah hutang yang  harus dibayar dan dilunaskan.
Seseorang kedapatan berhutang 10.000 talenta kepada Raja
1 talenta = 6000 dinar. 1 dinar = upah sehari Rp 18.000,00 (upah minimum regional per hari)
Jadi hutang orang tersebut adalah:
10.000 X 6000 X 18.000 = 108.000.000.000
108 milyard rupiah
Seperti itulah kiranya hutang kita kepada Allah, dengan dosa-dosa kita yang begitu besar dan banyak , yaitu dosa keturunan, dosa perbuatan, dosa yang tidak disengaja, kecenderungan berbuat dosa, dll
Untuk melunaskan hutang itu hamba tersebut beserta anak istri dan segala miliknya harus dijual untuk membayar hutang yang begitu banyak.
Saat kita berdosa sebenarnya keadaan kita juga seperti hamba tersebut, kita terjual dan jadi milik iblis, kita kehilangan kemuliaan Allah, kehilangan hubungan pribadi dengan Allah. Dosa memisahkan kita dari Allah yang maha kudus.
Raja berbelas kasihan dan membebaskan serta menghapuskan hutang hamba tersebut.
Kita dibebaskan dari segala hutang dosa dan kita sudah lunas dibayar oleh darah Yesus di atas kayu salib. Hutang itu tetap hutang, tetapi Yesus membayarkannya dengan sangat mahal, untuk kita, dengan demikian kita bebas hutang dosa.
Setelah semuanya itu hamba tadi bertemu dengan seorang hamba lainnya yang berhutang 100 dinar kepadanya
100 dinar = 100 X Rp 18.000 = Rp 1.800.000
Hamba ini menangkap temannya, dan menyeret temannya ke dalam penjara sampai dilunaskan hutangnya.
Bukankah kita sering juga demikian? Tuhan sudah mengampuni dosa kita yang begeitu banyak, tetapi kita tidak mau mengampuni orang lain yang berbuat salah kepada kita?
Perkara ini amat menyedihkan.
Raja memberi komentar bahwa hamba ini jahat. Dia diampuni tetapi tidak mau mengampuni sama seperti dia sudah diampuni.
Dia diserahkan kepada algojo-algojo sampai ia melunaskan hutangnya.
Algojo adalah lambang dari pukulan-pukulan yang akan kita alami.
Mungkinkah hamba ini melunaskan hutangnya selagi ia dalam penjara? TIDAK, karna ia tidak bekerja, darimana ia dapat uang sebanyak itu? Sedangkan tidak dalam penjara saja tidak sanggup melunaskan hutang sebanyak itu , apalagi sedang dipenjara dan tidak dapat bekerja…..
Kepahitan dan dosa tidak mau mengampuni, biasanya jadi penyakit dalam tubuh manusia, misalnya kangker, tumor, dll.
Mungkin saja saat ini ada di antara kalian atau keluarga kalian yang sakit , bisa saja itu dikarenakan ia menyimpan kepahitan dan tidak mau mengampuni orang yang menyakitinya.
Yakobus 5:16
Saling mengaku dosa, saling mendoakan, supaya kamu SEMBUH

REFLEKSI

Memang mengampuni itu bukanlah hal yang mudah, tetapi kakak yakin, kalau kalian meminta KUASA PENGAMPUNAN dari Tuhan, dan membolehkan Tuhan menolong kalian, kalian pasti bisa mengampuni dengan pertolongan Tuhan, bukan dengan kekuatan sendiri.

TELADAN YUSUF
Yusuf mengampuni saudara-saudaranya, Kej 45:2 saat Yusuf memutuskan untuk mengampuni saudara-saudaranya, ia menangis dengan sangat keras….mengapa…? Karna saat seseorang itu mengampuni, ada seperti suatu akar yang sangat dalam yang selama ini membebani isi hati (akar yang mendalam itu yaitu dendam, marah, jengkel, keinginan membalas dendam, dlsb) , akar ini namanya AKAR PAHIT, dan pada saat seseorang mengambil keputusan untuk mengampuni, akar itu dicabut oleh Tuhan sampai ke bagian yang paling bawah dari hati kiga, itu rasanya sangat sakit. Saat akar pahit itu sudah tidak ada lagi, hati terasa ringan dan bebas serta merdeka dari belenggu dosa kepahitan.  Digantikan oleh kasih, pengampunan, melupakan kesalahan orang lain, dan keramahan, kebaikan, dll Itulah yang dilakukan oleh Yusuf, ia mengasihi saudara-saudaranya, setelah ayah mereka meninggal, Yusuf tidak membalas dendam pada mereka, sebaliknya ia menolong saudara-saudaranya itu untuk bisa tetap hidup ditengah bencana kelaparan yang sangat hebat.
Kegiatan:
angkat 108 milyard rupiahmu (kantung kacang) ke atas, dan berdoalah mengucap syukur atas pengampunan yang sudah Tuhan lakukan di kayu salib atas semua dosa kita itu.
angkat 1 juta 800 ribu rupiahmu (kantung kacang) ke atas, dan berdoalah melepaskan pengampunan untuk: (papa, mama, kakak, adik, sepupu, teman, guru, dan semua orang yang menyakitimu) dan juga berdoalah pada Tuhan agar sepulang dari sekolah minggu ini kamu mau meminta maaf pada orang yang sudah kamu sakiti hatinya (papa, mama, kakak, adik , teman, guru, dll)
(guru boleh membimbing doa ini)
Ayat Hafalan untuk anak:
Efesus 4:31
Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

PENYESUAIAN UMUR ANAK:

•    KELAS KECIL, ceritakan secara sederhana cerita mengenai Matius 18:21-35, ajak anak-anak menghitung dengan korek api , yang membentuk kalimat matematika sebagai berikut:
o    1+1+1+1+1+1 +1= 7
o    70 X 7 kali = 490
Ajak anak-anak membandingkan, antara 7 kali, dengan 490 kali, dan jelaskan pada mereka, seberapa banyak/ seringnya teman-teman atau kakak mereka mengganggu dan bikin jengkel, kita akan tetap mengampuni mereka.

•    KELAS TENGAH, ajak anak-anak mendengar cerita sambil menyusun kantung kacang, tetapi biarkan mereka menghitung hasilnya menggunakan KALKULATOR  (tujuan utama , bukan menghitung saja, tetapi juga mengajak anak-anak bisa menyusun kalimat matematika, dan akrap dengan angka serta kalkulator)(temani anak-anak menyusun kantung kacang dari awal)

•    KELAS BESAR , ajak anak-anak mendengar cerita sambil menyusun kantung kacang, dan menghitung sendiri hasilnya serta menyusun hasilnya dalam tatanan kantung kacang. (ajar mereka menyusun sendiri kantung kacang dari sejak awal dan setelah selesai merapikannya kembali)

JIKA ANDA MENGGUNAKAN KANTUNG KACANG BERISI KAIN PERCA: maka anda bisa menggunakan kain-kain perca itu untuk mengajak anak-anak membuat gambar, misalnya gambar orang, gambar mobil, dll
Gambar yang sudah jadi, bisa dibuat cerita aplikasi, misalnya ada seseorang yang ditabrak mobil, sehingga orang yang ditabrak itu mati, maukah keluarga dari orang yang mati ditabrak itu mengampuni orang yang menabrak itu?

UNTUK LEBIH JELASNYA MENGENAI KANTUNG KACANG, BISA ANDA BUKA TAUTAN DI :

KANTUNG KACANG DARI KAIN PERCA

KANTUNG KACANG

zwani.com myspace graphic comments

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s