SUDAH DITUNGGU BATU KILANGAN


Stop penggunaan SB di Sekolah Minggu. Atau anda akan masuk daftar antrian penggunaan batu kilangan.

Penggunaan SB di Sekolah Minggu di gereja-gereja Tuhan, yang paling bahaya adalah anak-anak dijejali cerita Firman Tuhan YANG MEMBINGUNGKAN , karena ada tiga tokoh imajiner yang MASUK KE DALAM CERITA/ INTERFENSI KE DALAM CERITA.
Contoh: Dalam kisah Daniel di gua singa, terlihat tokoh imajiner menemui raja, dan mengajak raja berdiskusi, masa raja kog bisa tidak paham kalau teman temannya Daniel itu jahat.
Nah…dalam Alkitab dikisahkan nnggak kalau raja ada yang ngajak diskusi seperti itu? Nggak ada kan??? Ini yang bahaya, karena ini dinamakan INTERVENSI ke dalam KISAH TRUE STORY DALAM ALKITAB/ kisah nyata.

Apa nggak tambah bingung tuh anak anak yang rajin baca Alkitab. Tapi kalau mereka tidak pernah baca Alkitab, cerita itu akan dimakan mentah-mentah. Lalu saat suatu waktu mereka baca Alkitab, gantian mereka akan bingung dengan Alkitab, ragu..apakah Alkitab ini benar ya…? Karena film itu sudah lebih dulu masuk ke mereka.

Jika tokoh imajiner itu hanya sekedar bercerita : Ada seorang raja yang tidak bijaksana, dia tidak tahu kalau teman temannya Daniel itu jahat, iri, dll. Lalu apa yang terjadi…??? Lalu misalnya dikisahkan raja menemui Daniel di gua, ternyata Daniel selamat, dll. ITU TIDAK JADI MASALAH. Karena tidak ada intervensi di dalamnya.


 

Saya pernah punya anak yang meninggal.

Anak ini sangat Visioner.
Sangat prophetik.

Umurnya saat meninggal 4,5 bulan

Anak ini sangat cinta Indonesia.

Pernah punya anak kayak gini bener bener nggak terlupakan seumur hidup saya.

Untuk melindungi anak anak Indonesia dari penyesatan kurikulum SB… bukan apa apa dibanding dengan pengalaman nyata memiliki anak ini.

Seorang anak yang sudah meninggal.

Menggoreskan Visi

Menggarisbawahi visi yang sudah Tuhan tanam pada saya.

Saya bukan sekedar berkomentar tentang kurikulum SB

Saya sungguh-sungguh.


Untuk memperkenalkan buku yang saya tulis aja bisa banyak tulisan apalagi untuk menjaga anak anak Indonesia.


Gara gara melindungi anak anak Indonesia dari lembaga otak tengah cara dunia, yang mengobok obok otak anak anak Indonesia dari hipnotis audio di tahun 2010, saya hampir diseret ke penjara.

Di salah satu seminar jebakan, mereka mendatangkan pengacara.

Lha kenapa takut..wong saya tidak menyebut nama lembaga.

Wong niatan saya suci kog…

Kalau anak anak Indonesia terlindungi..ya puji Tuhan, saya hanya alatNya.

Jadi jeruji penjara sudah pernah lewat di depan mata. Sudah lewat.

Lalu sekarang ini ada lagi batu sandungan untuk anak anak Indonesia.

Lha saya maju lagi.

Saya menolak kurikulum SB masuk ke gereja gereja di Indonesia, karena anak anak kecil juga adalah Tubuh Kristus.


Bapa dalam nama Yesus, aku datang kepadaMu.

Lindungi anak anak Indonesia dari penyesatan.

Jangan sampai mereka jadi bingung pada Alkitab.

Jangan sampai mereka menganggap Alkitab seperti jimat, keluar sinarnya. tetapi tidak pernah dibuka dan dibaca.

Dalam nama Yesus, aku minta kuasaMu bekerja atas anak anak indonesia, lindungi mereka dari penyesatan massal.

Dalam nama Yesus pagari gereja gereja Tuhan dari penyesatan atas generasi Indonesia.

Dalam nama Yesus, kasihMu nyata atas Indonesia, amin.


Pernah suatu kali saya nonton bola. Sudah tinggal kira kira empat menit terakhir …eh si penjaga gawang lari meninggalkan gawangnya sampai jauuuuuuuuuuh sekali.

Ini level piala dunia lho, bukan main bola tingkat RT ini !!

Akhirnya kebobolan. Di menit terakhir, terjadi gol, di mana penjaga gawangnya udah jauh banget hampir mendekati gawang yang satunya lagi.

Ck ck ck ck….kuonyuol tuenuan.

Menit menit terakhir di akhir zaman ini, saya tidak mau jadi penjaga gawang yang konyol.

Stop pemakaian SB di sekolah minggu, atau anda akan berhadapan dengan batu kilangan.


Gereja ada yang lucu memang kalau saya pikir pikir.

Sangat selektif banget mendatangkan pembicara luar. Kalau nggak sealiran nggak mau.

Saya aja niat membantu sebuah sinode yang kebetulan tidak sama dengan denominasi gereja saya sekarang, dalam tim penulisan buku aja ..nggak boleh, karena nggak se sinode yang sama Ha ha ha ha..ya udahlah…nggak papa.

Sangat selektif banget sampai anti ibadah streaming. Padahal ibadah streaming itu life, tetapi dari jarak jauh.

Tetapi giliran SB masuk ke sekolah minggu. Tanpa banyak kajian, tanpa diteliti, gampang aja tuh masuk ke dalam gereja.

Lho bedanya apa SB dengan ibadah raya streaming? Ha ha ha…

Ayo yang duduk di sinode, jalankan peran anda untuk melindungi anak anak Indonesia dari kurikulum SB ini.


Lebih baik pakai materi Sekolah Minggu yang kurang kreatif, tetapi kontennya benar/ isinya benar/ teologianya lurus/ doktrinnya jelas.

daripada…

Pakai materi yang kontennya membingunkan, tetapi metodenya dianggap kreatif.

Lebih baik dari semuanya adalah pakai materi yang kontennya jelas, dan metodenya kreatif.

Contoh materi Show Me Jesus, saya rekomendasikan.

Lebih baik pakai materi yang kontennya jelas tetapi buku itu kuno, bahasanya kuno, terbitan kuno

daripada

pakai materi yang dianggap paling modern tetapi kontennya membingungkan ataupun menyesatkan.

Lebih baik dari semuanya adalah pakai metode yang modern tetapi kontennya benar.

Contoh; materi GM , saya rekomendasikan.

Lho kalau seminar di gereja yang sudah punya buku pegangan yang sehat, saya selalu bilang, pakai saja buku anda, trus kreatifitasnya bisa nyontek di website JCA.


Baru ketemu satu pendeta di Jawa Tengah, dari beberapa pendeta yang saya temui, yang benar benar tegas untuk tidak memakai SB di sekolah minggunya.

Mana pendeta yang lain????

Katanya cinta pelayanan anak, cinta anak anak, udah tahu soal batu kilangan…

Kog bisa semudah itu membubuhkan tanda tangan??

Katanya paham teologia…mana ketelitiannya? Mana protek mimbarnya? Emang protek mimbar hanya untuk orang dewasa kah???


Kenapa harus tanda tangan segala?

Sungguh aneh.

Kalau kita beli produk kurikulum apa pun di toko buku nggak ada harus tanda tangan segala tuh dalam pemakaiannya !!

Tanpa sadar, sebuah tanda tangan saja ketika dibubuhkan seperti membuat anda terikat dan tidak bisa tidak harus pakai materi itu. Misal di tengah jalan menyesal..sudah tetap terjebak dengan sebuah tanda tangan. Mau tidak mau dipakai, diputar, menyesatkan, membingungkan…satu generasi setidaknya sudah diterkam.

Iya kalau satu generasi, kalau beberapa generasi..gimana??

Sebelum membubuhkan tanda tangan untuk SB sebaiknya anda doa puasa dulu.

Apakah iblis itu bisa saja tempil secara audio visual..? Apakah iblis itu juga bisa modern? Apakah iblis itu selalunya muncul dalam bentuk merasuki manusia yang harus didoakan pelepasan? Apakah iblis itu bisa kreatif juga dengan tayangan yang apik..??

Lho SB itu keluaran lembaga ini atau itu lho bu Grace.

Saya nggak pusing.

Emangnya anda kenal siapa yang ngegambar?

Emangnya anda tahu siapa yang membuat skripnya?

Emangnya anda tahu apa motiv dibalik tanda tangan tanda tangan itu?

Emangnya anda tahu siapa yang ahli dalam membuat animasinya?

Emangnya lembaga itu punya semua SDM yang mumpuni atau bisa saja comot SDM dari kalangan antikris, kecolongan gitu???

Anda tanya; Lha emangnya bu Grace tahu??

Jawab saya; Saya tidak tahu. Dan tidak mau tahu. Yang saya perhatikan adalah buah pekerjaan mereka cocok nggak sama Alkitab. Sesederhana itu aja sih.

Nggak perlu pakar banget untuk mengkaji hal itu. Cukup jadi pembaca Alkitab yang baik aja kog.


Pakar ini kog terima SB sedangkan bu Grace kog beda?

Maaf saya bukan kembar dengan dia.


Menyesatkan paling gampang adalah di ranah anak anak.

1. karena anak anak belum bisa mengkaji.

2. karena banyak guru guru yang tidak paham teologia

3. karena pendeta pendeta banyak yang tidak perduli pelayanan anak, datang cara mudah, beli TV beres, yang penting jangan lupa ada on off nya

4. karena mencetak guru baru itu sulit sekali, jadi kalau ada media yang tidak perlu ditraining, huuuhuuuiii…

5. karena beli buku satu paket PL PB belum training gurunya, belum alat peraganya, hitung hitung lebih murah listrik untuk beberapa menit tayangan.

6. karena anak -anak diincar oleh iblis untuk dicuri dibunuh dibinasakan. Imannya, dasar hidupnya, kepercayaannya, dll.

7. karena wali murid yang kritis bisa dihitung jari

8. karena trend gereja kekinian itu sedap kedengarannya

9. karena batu kilangan belum terlihat jelas wujudnya di hadapan mata.


DIPERLUKAN PENDAMPINGAN KETAT SELAMA SB DIPUTAR

Pendampingan yang dimaksud? 1. menjelaskan sebelum audio visual diputar, bahwa di bagian ini dan itu nanti tidak seperti yang ada di Alkitab. Anak anak terpaksa mengingat ingat bagian mana nanti yang tidak sesuai. 2. menjelaskan selama film berlangsung. anak anak merasa ortu atau guru berisik, mengganggu mereka sedang menonton 3. menjelaskan setelah film diputar. film yang menyesatkan sudah terlanjur masuk dalam memory anak anak. Ha ha ha…yang mana metode yang bapak pakai

PENDAMPINGAN KETAT?

lha kalau kontennya aman kenapa harus didampingi?

Ditinggal aja masak atau ngetik atau nyapu. Aman Kan?


Kog berani nulis anti SB di website jenius cara alkitab?

Lha apa kepentingannya?

Kalau itu semua demi anak anak Indonesia, akan saya lakukan.

Bagaimana kalau pembaca web berkurang?

Ya nggak masalah, tidak ada untung ruginya pada saya.

Bagaimana kalau menambah banyak musuh?

Ya nggak masalah, hidup saya untuk menyenangkan Tuhan, bukan manusia. Lebih baik lebih takut kepada Tuhan daripada kepada manusia.

Kog nggak cukup di FB saja, kog pakai muat tulisan di web segala?

Lha FB bakal tergulung, nggak semua orang sempat baca, tapi di Website akan ada terus, siap dibaca kapan saja.

Tidak ada muatan apa apa .

Muatan hidup saya hanya berdiri atas anak anak Indonesia.

Banyak materi lain yang bagus, di toko buku banyak bisa dipilih.

Tidak pakai SB juga nggak papa. Resiko batu kilangan terlalu besar untuk diambil.


EDISI EDIT

Orang yang tidak punya kepentingan paling merdeka.

Contohnya saya. Saya anti SB. Lha saya tidak ada kepentingan apa apa.

Maksud anda?

karena saya penulis materi kreatif?

Lha emangnya ada profit apa? Semua bisa dibaca secara gratis di web www.jeniuscaraalkitab.com

, saya tidak dapat uang dari pembaca.

Tugas saya hanya menulis materi kreatif dan share di website.

Yang ada justru tiap tahun saya harus keluar uang yang cukup lumayan untuk membayar domain dll agar website bisa terus eksis dan juga bisa memuat file sebanyak mungkin karena kuotanya telah dibayar.

Ada nggak anda lihat nomor rekening saya di web untuk minta support pembaca? Tidak ada kan. Adanya kalau anda pesan buku dll, harus transfer ke mana , lha itu memang ada, kan beli buku.

Ohhh mungkin biar ratting pengunjung websitenya naik…!!

Lha apa untungnya buat saya, wong tidak ada iklannya apa apa. Emang ada iklan pay per clik di website saya???
Sama sekali tidak ada bro !!
Lha naik turunnya pengunjung web emang bisa dibaca pembaca gitu? Itu cuma admin yang bisa tahu, cuma saya. Kalau saya tidak beri tahu juga anda nggak tahu kog.

Lha saya takut disaingi mungkin??

Ha ha ha…materi anak itu jumlahnya puluhan ..mungkin ratusan…dari banyak denominasi. Coba aja ke toko buku, mulai dari terbitan ini, terbitan itu…lha apa masalahnya dengan saya? Lha kalau takut disaingi, saya akan bahas tuh semua buku…saya cari cari tahu tuh kelemahannya, trus saya berhasil menyingkirkan semua saingan. Mana pernah coba…!! Kalau memang buku buku bagus, saya dukung kog !! Tapi kalau ada tayangan nggak benar ya saya beritakan.

Lha mungkin saya ada kepentingan karena saya pembicara???

Lha yang benar saja, penganut SB itu banyak,,,lha saya ini minoritas. Apa justru nggak bahaya tuh buat pelayanan saya sebagai pembicara???

Lha ngapain pusing, lha wong Boss saya itu Tuhan sendiri, jadi semua JOB itu datangnya daripadaNya.
Kan Tuhan sendiri yang membawa saya ke pelayanan ini. Mengapa saya harus membelot dari kehendakNya…??

Kalau saya nggak ANTI SB, diam diam saja, juga nggak ada pengaruhnya apa apa pada saya.

Tapi kalau saya ANTI SB dan memberi peringatan keras pada siapa saja yang diberi Tuhan kesempatan bersentuhan dengan saya di FB atau lainnya ini…

Saya punya kepentingan penting, sepenting pentingnya.

Anak anak Indonesia.

Lha saya justru dapat banyak musuh, dari orang orang yang tidak suka.

Lha biar aja.

Lha mungkin karena saya penulis buku??

Lho justru kegiatan promo buku saya terhenti beberapa saat lamanya karena saya sedang pakai banyak waktu untuk menyadarkan anda agar stop memakai kurikulum SB di gereja anda. Semua info promo buku saya di web tenggelam dalam halaman statis yang sedang saya buat. Apa itu halaman statis, adalah halaman yang akan muncul terus sebagai halaman utama, tidak perduli ada tulisan baru.

Saya nggak urusan. lha wong buku itu juga Tuhan yang percayakan kog.

Ohhhh mungkin supaya terkenal !

Hush..saya ini anti SB sudah 5 tahun lalu sebenarnya !! Saya diam diam saja karena saya malas ribut ribut sebenarnya. Sudah capek 2010 sempat ‘perang’ dengan lembaga otak tengah cara dunia. Tapi ketika ini bertambah marak, mau tidak mau saya harus bangkit dan meniup sangkakala peringatan. Mengapa dulu 2010 sempet capek.. saya pernah hampir dipenjarakan gara gara mereka marah pada saya. Emang enak tuh ngalami gituan??? Terkenal apanya???

Apa sih yang enggak buat anak anak Indonesia yang belum berdaya berkaji dan berteriak pada anda.”Kaaaaaaaaaaakkkkkkkk….tayangan itu menurut kajian kami, akan membuat kami bingung tentang kebenaran Firman Tuhan !”

Saya berteriak untuk mereka sekarang !!

Memang enak kalau tidak punya kepentingan apa apa seperti saya ini, merdeka !!

Saya berdiri atas nama pribadi, nggak membawa-bawa nama gereja, nama yayasan, nama instansi atau apa.

Saya mewakili anak anak di Indonesia.

Coba anda cari, apa kepentingan saya, kalau ada bisa bilang, kita diskusi lagi.


KOMPROMI

Apakah anda mengijinkan anak anak didikan di Sekolah Minggu jadi bingung terhadap Alkitab, demi trend penggunaan FB di gereja gereja yang sedang marak?

Apa anda takut gereja anda dikira tidak kekinian?

Apakah anda sudah terlanjur tanda tangan lalu setiap minggu mau tidak mau harus memutar audio visual yang membingungkan anak anak itu, walaupun hati anda gelisah?

Apakah ini semua karena gratisan…?

Apakah ini semua karena menarik, jadi bisa memikat banyak anak datang, tidak perduli apa konten/ isinya?

Apakah ini semua karena wau…akrivitasnya keren…dll. Saya bukan mendewakan METODE KREATIF, karena tetap ketika saya membuat materi, yang saya kedepankan adalah penggalian Firman Tuhannya, untuk dipahami guru. Guru tahu dulu pengupasannya nanti akan dibawa ke mana, penggaliannya Firman Tuhan itu seperti apa, baru KEMASANNYA kita bungkus dengan kreatifitas. Tetapi kontennya tetap JELAS.

Beda kalau KONTENNYA sudah membingungkan anak anak atau lebih tegas saya sebut MENYESATKAN, mau sekreatif apa aktivitasnya, bagi saya itu sama dengan membeli kemasan yang bagus tanpa peduli apa isinya.

Apakah karena kekurangan SDM sehingga enak saja tinggal play dan pangku tangan?

Apakah anda terpengaruh dengan sejarah pembuatannya yang aduhai, proses pembuatannya yang memukau…

Kalau generasi di bawah anda, di bawah tanggung jawab anda menjadi seperti ini:
1. Lebih mengidolakan 3 tokoh imajiner daripada YESUS
2. Bingung saat membaca Alkitab, ragu, kenapa tidak sama ceritanya dengan yang pernah ditonton. MERAGUKAN ALKITAB
3. Tidur-tiduran di kelas sambil menonton, dan itu terus berulang setiap minggu. Menjadi pasif. Karena penggunaan audio visual itu bagus, tetapi bukan setiap minggu menjadi metode utama yang berulang terus.

Itu tanggung jawab anda.

Yang penting saya telah memberi peringatan.

Anak saya tidak saya perbolehkan nonton. Dia adalah tanggung jawab kami orang tuanya.

Setidaknya 5-6 pendeta telah saya beritahu. Selebihnya tanggung jawab mereka kepada TUHAN.
Jemaat mereka adalah tanggung jawab mereka, apalagi mereka yang tanda tangan…

Ada seorang pendeta di Jawa Tengah, saya sangat senang dengan beliau, karena saat saya beritahu, beliau langsung dengan tegas menjawab;”Kami tidak pakai itu bu Grace, saya sudah kaji semuanya, dan itu tidak baik.”

Saya akui pendeta itu berarti tidak asal oke oke saja pada anak buahnya. Karena pendeta itu BEGITU PERDULI PADA PELAYANAN ANAK di gerejanya, BEGITU CARE PADA MINISTRYNYA, pendeta itu bukan jenis orang yang MUDAH KOMPROMI dengan penyesatan.

Tetapi yang saya kawatirkan, banyak pendeta yang gampang saja berkata ya, tidak terlalu pusing apakah itu menyesatkan anak anak atau tidak.

Hiiii…ngeri


 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s