MENYEDIHKAN


Bagaimana caranya membedakan uang asli dengan uang palsu?

Apakah dengan cara membeberkan ratusan uang palsu, misal yang photocopyan , atau yang cetak print, atau yang dibuat pakai lukisan, dll.

Dari situ kita bisa tahu mana yang asli.

ITU CARA YANG SAMA SEKALI SALAH.

Cara yang benar adalah, seorang ahli uang, akan mempelajari berulang ulang, mungkin ribuan kali, CIRI CIRI UANG ASLI.

Jika dia sudah kuasai itu, gampang sekali, hanya dengan melihat uang palsu, meraba, menerawang, tidak sampai satu menit, dia bisa tahu kalau uang itu palsu.

Kenali betul aslinya maka anda akan mudah mendeteksi yang palsu.

Nah kalau anda sudah tahu uang itu palsu, YA JANGAN DIPAKAI.

Orang berhikmat akan mengambil sikap, buang uang palsu itu.

Tidak perlu lagi menelusuri uang ini dari mana, dia dapat uang itu dari siapa lagi, siapa pembuat uang itu, dan uang itu sudah sampai di mana saja. LHA ITU TUGAS POLISI.

Kalau anda itu POLISI, ya itu harus anda lakukan.

Polisi tugasnya menjaga uang palsu jangan sampai beredar di masyarakat dan jangan ada penjahat yang membuat uang palsu itu.

Tetapi sebagai warga negara yang baik, kalau ada uang palsu sampai di tangan anda , ya jangan di pakai donk.

Sudah lima tahun ini saya tahu ada uang palsu beredar di masyarakat.

Tapi saya diam saja, yang penting keluarga saya nggak ikut ikutan pakai uang palsu itu. Kan buang buang waktu kalau saya ikut seminar segala untuk membahas kecanggihan uang palsu itu di mana, metode kreatifnya di mana. Lha untuk apa. Kalau dari mengenali yang asli saja kita tahu kalau itu palsu kog membuang banyak waktu mempelajari metode kepalsuannya.

Tetapi sekarang ini saya mau bantu pak Polisi deh…kasih tahu mereka ini lho asal usul uang palsu itu, dari mana, siapa yang membuatnya, apa latar belakangnya, dan lain lain.

Demi masyarakat Indonesia, saya agak kesiangan ini datangnya. soalnya sudah 5 tahun ini saya diam.


Di kota yang pernah saya tinggali, pernah mendatangkan SB sebagai pembicara tamu untuk acara scope kota.

Saya larang anak saya ikut sesi itu.

Kalau sesi lainnya yang aman sih nggak papa. Jadi saya tetap antar anak saya sebagai wali murid yang baik.

Semua orang heran…lho Melody sesi 1 kog ikut sesi yang itu, lalu sesi 2 ikut sesi yang itu lagi…saya terus terang pada yang heran heran itu. “Oh saya anti SB. Jadi Melody juga saya larang ikut.”

Ada yang memandang aneh pada saya.

Lha emangnya kenapa? Biar aja, dianggap aneh.

Kenapa takut untuk bertindak radikal.

Radikal adalah salah satunya berani melawan arus demi sebuah pencapaian visi yang dituju di hadapan.

Visi kita adalah anak anak takut akan Tuhan, cinta Tuhan, cinta Alkitab.

Bukan bingung terhadap Alkitab, kagum kepada robot secara berlebihan sampai menjadikan robot itu tokoh utama di dalam sebuah kisah Alkitab.

Kalau orang dunia aja berani radikal untuk sesuatu yang nggak jelas.

Masa kita lembek.


Ada sinode yang saya akui keren, bener bener cinta pelayanan anak.

Untuk ngurusin anak se sinode mereka, mungkin lebih kurang sekitar 18 orang Fulltimer yang duduk di sinode.

Lho ngapain aja mereka…kog banyak sekali..??

Saya tidak tahu ditailnya sih

Tapi yang saya tahu TIAP MINGGU MEREKA MEMBUAT MATERI UNTUK SE SINODE INDONESIA yang dikirim lewat email.

Mulai dari materi kelas bayi, kelas kecil, tengah dan kelas besar.

TIAP MINGGU ada orang yang duduk membuat materi. Itu lengkap dari materi word, power point, sampai aktivitasnya.

Mengapa mereka tidak pakai buku? Saya kurang tahu, yang jelas mereka membuat materi sesuai thema yang disesuaikan dengan kegerakan Tuhan dalam gereja itu, bergerak ke mana.

LHA ini bagus !! Kenapa…??? SINODE YANG PEDULI PELAYANAN ANAK TIDAK AKAN TERKONTAMINASI OLEH PENYESATAN, SALAH SATUNYA SEPERTI PENGGUNAAN KURIKULUM SB.

Ada lagi sinode lain yang saat ini sedang bekerja keras membuat buku kurikulum. SAYA ACUNGI JEMPOL, Mereka datangkan psikolog, para pakar anak dikumpulkan dan mereka merasa urgent untuk membuat materi anak. Mungkin terkesan agak kesiangan tapi menurut saya sih BAGUS BANGET, ada mulai bangkit kesadaran bahwa pelayana anak itu penting. Lho kenapa nggak beli aja buku kan banyak. Lho mereka kan punya VISI MISI yang unik, lha biar saja mereka bikin, saya dukung !! Semoga ke depannya kalau buku sudah jadi, sinode ini bisa tegas berkata kepada semua gereja di bawah naungannya stop kurikulum SB !!

Ada lagi sinode lain yang mengerahkan semua guru guru SM nya yang duduk di tingkat daerah untuk membuat materi anak, jadi nulisnya rame rame…Nah ini lebih keren lagi !! Akhrinya semua jajaran sampai ke daerah bisa merasakan bahwa materi itu penting, bahwa pelayanan anak itu penting, bahwa anak anak butuh asupan yang jelas, sehat, tidak menyesatkan.

Ada lagi sebuah gereja yang mengundang saya seminar. Trus saya tawari mau nggak saya ajarin sekalian bagaimana membuat materi kreatif/ cara menulis materi kreatif. Dasar pendetanya orang yang sangat smart, mereka antusias mau. Digelarlah sesi sesi bagaimana menulis materi kreatif. Mengapa saya menawari gereja ini karena salah satu guru di sini pernah juara lomba menulis materi kreatif di sebuah lomba tingkat provinsi. Tapi lucunya setelah seminar berakhir malah mereka memakai materi JCA lewat website www.jeniuscaraalkitab.com

Ada lagi sebuah gereja yang mana gereja ini membuat materi sendiri. Memang senior di gereja ini seorang yang sedang menempuh S3 pendidikan. Huuuuuuuuuuuuuuuiiiiiiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhhhhhhh ini baru namanya keren.

Ada banyak gereja yang saya tahu…mereka sekarang pakai SB.

Satu kata saja.

SEDIH.


Jangan mudah terpikat pada MODUL.

Lihat dulu tayangannya alkitabiah atau tidak.


Ada yang menghimbau saya, lewat teman saya sesama pembicara, supaya jangan saya bicara di FB tentang SB.

Ha ha ha ha…suka suka saya donk.


Kenal SB sejak di Kendari, awal awal datang…sekitar tahun 2013.

Dari tayangan TV.

Sekali dua kali nonton cukup bagi saya untuk berkata TIDAK.

Sama sekali tidak terpikir menjejalkan ini ke anak anak sekolah minggu.

Karena anak saya sendiri saja tidak saya perbolehkan nonton. Apalagi anak anak sekolah minggu.

Karena saya memperlakukan anak anak sekolah minggu juga saya anggap anak anak saya sendiri. Bukan sekedar pelayanan.

Tapi ada yang dibalik…. karena trend di banyak gereja pakai, jadi anak saya juga pakai.

Standart utama adalah di keluarga. Ajarkan kepada anakmu berulang ulang…

Dari keluarga baru kita merambah ke luar.

Perlakukan anak anak binaan kita seperti anak kandung sendiri.

Bukan dibalik memperlakukan anak kandung seperti anak binaan di luar.

Perlakukan mereka semua sama, tetapi START nya harus dari FAMILY.


Bagi teman teman yang kebingungan dengan materi kreatif sekolah minggu. Ada beberapa saran dari saya:

1. Beli buku materi, banyak sekali di toko buku. Kaji dulu isinya, sehat atau tidak buat anak anak.

2. Browsing ratusan materi anak di www.jeniuscaraalkitab.com

gratis. Ada materi dari kelas janin sampai SMA. Di komentar nanti akan saya tautkan. TIDAK PERLU IJIN, PAKAI SAJA GRATIS.

3. Membuat tim penyusunan kurikulum di gereja anda.

4. Memohon perhatian sinode gereja untuk mengadakan buku yang bermutu untuk gereja anda.

5. Berhati-hati terhadap penyesatan di akhir zaman.

————–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s