MAKALAH SEMINAR 1000 METODE KREATIF KHUSUS SESI III. 1000 METODE KREATIF BERBASIS METODE RABI YESUS


III. 1000 METODE KREATIF

  1. 1.     BAHASA GAMBAR SEBAGAI METODE MENGAJARKREATIF

 

Setelah panjang lebar kita membahas fungsi otak tengah secara medis dan psikologis, kini kita mulai membahas khusus mengenai bahasa gambar yang ternyata merupakan bahasa yang dapat ditangkap oleh pikiran bawah sadar. BAHASA GAMBAR inilah yang akan kita pakai menjadi METODE MENGAJAR KREATIF.

Pernahkah kita merenungkan beberapa peristiwa keseharian berikut ini:

  1. Tanpa sengaja, kita menyenandungkan melody lagu Caiya-caiya (Briptu Norman) yang sering muncul di TV sambil menyapu/ menyetir, padahal kita belum pernah mempelajari lagu tersebut secara khusus dan hafal syairnya?
  2. Si kecil, tidak pernah belajar tehnik make up, tetapi suatu hari sang bunda mendapati wajahnya belepotan lipstick. Dari mana ia belajar memakai lipstick dan tahu kalau lipstick itu untuk di bibir bukan untuk di pipi/ di kaki?
  3. Adik kecil yang menjadikan semua benda disekitarnya jadi mainannya, mulai dari piring plastic, sendok, garpu, panci, buku kakaknya, tombol di TV, pasir, gayung, dll. Mengapa ia selalu menjadikan benda di sekitarnya jadi ‘obyek’ mainannya?
  4. Ditemukan seorang anak yang loncat dari lantai 12 sebuah apartement dengan memakai kostum Superman. Apakah ia tidak tahu bahwa cerita Superman itu cuma cerita khayalan belaka?
  5. Hampir 100 persen anak-anak menyukai iklan TV. Ada apa sebenarnya dengan iklan itu?

2.     MEMAKAI BAHASA GAMBAR UNTUK AKSES KE PIKIRAN BAWAH SADAR SISWA

Untuk dapat menanamkan materi pembelajaran dalam diri anak didik, kita perlu adanya BAHASA GAMBAR, karna bahasa gambar itu adalah sarana yang paling baik  untuk menyampaikan informasi yang langsung  masuk ke pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar, punya kekuatan 9 kali lipat lebih kuat daripada pikiran sadar

3.      APA BUKTINYA BAHWA BAHASA GAMBAR LEBIH KUAT DARIPADA BAHASA LISAN?

RAMBU-RAMBU LALU LINTAS

  1. Perhatikan  rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan.
  2. Hanya dengan sebuah gambar lingkaran bergeris tepi merah, dan di tengahnya berwarna putih, tetapi ada tanda minus dengan warna merah, orang-orang sudah tahu itu artinya DILARANG MASUK.
  3. Bayangkanlah kalau rambu-rambu lalu lintas berupa tulisan
  •  “Anda di larang masuk di tempat ini”
  • Sepertinya anda membutuhkan waktu sekitar 5 detik untuk membacanya.
  1. Tetapi untuk melihat tanda Dilarang masuk yang berupa BAHASA GAMBAR, anda hanya membutuhkan waktu 1/10 detik saja, sudah langsung menangkap arti bahwa di tempat itu , kita dilarang masuk.
  2. Perbandingan waktunya di sini adalah 1:50.

 “Gambar adalah media pertama yang dipakai Tuhan untuk ‘merancang’ manusia sebagai ciptaan-Nya”

SEBUAH PERMAINAN SEDERHANA UNTUK MEMBUKTIKAN BAHWA BAHASA GAMBAR LEBIH KUAT DARIPADA BAHASA LISAN

Seorang A melihat gambar FOTO sebuah keluarga dalam durasi waktu 5 detik

Seorang B tidak melihat gambar foto itu sama sekali

B diberi kesempatan bertanya apa saja pada A tentang gambar itu dalam durasi waktu  5  menit ( atau sama dengan 60 kali lipat dari waktu yang digunakan untuk si A melihat gambar tadi yang hanya 5 detik) , semua informasi boleh dicatat oleh si B, dan inilah hasil catatan si B

    • Gambar foto
    • Foto keluarga
    • Satu suami, satu istri dan tiga anak
    • Anak laki-laki, perempuan, dan perempuan
    • Sepertinya di sebuah studio foto
    • Memakai pakaian polos semua
    • Tidak membawa tas
    • Tidak ada yang memakai toga wisuda, sepertinya foto keluarga biasa
    • Adayang duduk ada yang berdiri
    • Dll ( masih banyak lagi)

Kita bertanya pada B,yang tidak melihat gambar itu, tetapi mendapat info dalam waktu yang lebih lama secara lisan, dan lihat saja, ternyata tidak semua pertanyaan bisa dijawab oleh B. Mengapa? Karna B tidak melihat secara langsung.

    • Dalam foto keluarga yang sudah kaucatat tadi B, apakah mereka fotonya berpose satu badan penuh, sehingga terlihat sepatu mereka, atau hanya setengah badan saja?
    • Waaaaah….dalam catatan saya yang sepanjang ini, saya tadi tidak sempat menanyakan hal itu. Jadi saya tidak tahu karna saya tidak melihatnya sendiri.
    • Lho tapikanwaktu anda bertanya 60 kali lipat lebih banyak daripada si A yang hanya melihat gambar itu dalam 5 detik saja
    • Apa boleh buat, waktu saya untuk bertanya sudah habis, saya tidak mendapat informasi lanjutan.
    • Baik si A…apa jawabannya?
    • Oooh mereka tadi hanya berpose setengah badan saja, tidak terlihat sepatunya.
    • Ya betul !

Kesimpulan : 5 detik melihat….masih lebih kuat dibandingkan dengan 5 menit mendengar

Perbandingannya adalah 5: 250 detik

PEMAKAIAN MEDIA AUDIO VISUAL TENTUNYA LEBIH KUAT PENGARUHNYA DARIPADA AUDIO SAJA, ATAU VISUAL SAJA, KARNA MELIBATKAN DUA MACAM INDRA, YAITU INDRA PENGELIHATAN DAN INDRA PENDENGARAN

4.     APAKAH DI ALKITAB JUGA MENGEDEPANKAN BAHASA GAMBAR ?

Tuhan juga memakai symbol-simbol, simbol dalam Alkitab adalah alat peraganya Tuhan/ BAHASA GAMBAR yang Tuhan gunakan,  contoh:

  1. jumbai, simbol hidup dalam kebenaran ( Bilangan 15: 37-41)
  2. banyak simbol dalam baju efod, kemah sembahyang,
  3. simbol salib, menjala manusia, gembala domba, anggur sukacita, dll

5.     APA SAJA YANG TERMASUK BAHASA GAMBAR ITU?

Mungkin anda tertawa membaca judul di atas, dan berkomentar “masa gambar saja saya tidak tahu?”

Tetapi perlu anda ketahui, yang dimaksud bahasa gambar itu tidak hanya meliputi kertas berukuran 40 X 30 cm, berisi gambar, seperti yang sering anda gunakan di sekolah minggu.

6.     DEFINISI TENTANG BAHASA GAMBAR

Yang dimaksud BAHASA GAMBAR  di sini adalah:

  1. SEGALA SESUATU YANG DAPAT DILIHAT OLEH MATA SEBAGAI PANCA INDRA YANG MEMBUAT INFORMASI MASUK KE PIKIRAN BAWAH SADAR,
  2. DAN SEGALA SESUATU YANG DAPAT MERANGSANG IMAJINASI
  3. SEGALA SESUATU YANG DAPAT MEMBUAT INGATAN KITA  BEKERJA LEBIH TAJAM AKAN SEBUAH INFORMASI, SEHINGGA INFORMASI YANG DIDAPAT SEGERA TERTANAM DI PIKIRAN BAWAH SADAR DALAM PERCEPATAN WAKTU.
  4. SEGALA SESUATU YANG DAPAT MEMBUAT KITA DAPAT MENGGAMBARKAN SEBUAH PERISTIWA YANG DAPAT TERGAMBAR DENGAN JELAS DI PIKIRAN KITA

 

Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan. Jadi dapat kita simpulkan yang dimaksud dengan metode disini adalah : cara/ jalan yang ditempuh sebagai alat untuk mencapai suatu tujuan.

Dan syarat saya memasukkan sebuah METODE ke dalam METODE MENGAJAR CARA ALKITAB, adalah apabila metode tersebut dipakai oleh TUHAN YESUS dalam mengajar, jika tidak dipakai oleh Tuhan Yesus saya tidak akan menjadikannya sebuah METODE, karna metode yang dipakai oleh Tuhan Yesus adalah metode yang menurut saya THE BEST ( yang terbaik), dan hal tersebut menghindarkan kita dari pemakaian metode-metode yang tidak alkitabiah dan bahkan metode kafir/ metode yang dipakai oleh Iblis.

7.      BAHASA GAMBAR MELIPUTI APA SAJA

DAN APA BUKTINYA?

METODE YANG BERSENTUHAN DENGAN ROH

Agak riskan memang untuk mengkategorikan sesuatu yang bersentuhan dengan roh itu sebagai metode. Tetapi tidak dapat disangkali, bahwa sesuatu yang bersentuhan dengan roh itu, dipakai oleh TUHAN sebagai cara untuk mencapai tujuan-Nya. Sebagai contoh saja: dalam amanat agung, kita diperlengkapi dengan tanda-tanda sebagai orang percaya, berupa urapan kesembuhan, urapan mujizat, dll Untuk apakah semua urapan itu? Salah satunya adalah sebagai cara untuk menunjukkan pada orang yang belum mengenal Tuhan, betapa dahsyatnya Tuhan itu, sehingga ketika mereka melihat mujizat-Nya, mereka diajak melihat kedahsyatan Tuhan yang sanggup menyembuhkan, mengusir setan, dll melalui palayanan orang percaya.

Ternyata sadar atau tidak sadar, semua yang Yesus lakukan di atas muka bumi 2000 tahun yang lalu adalah metode ( ingat : metode adalah sebuah cara untuk mencapai sebuah tujuan). Contoh lainnya: saat Yohanes Pembabtis masuk dalam penjara, ia mengutus murid-muridnya untuk menanyakan ke-Mesias-an Yesus. Metode apa yang Yesus pakai untuk menjelaskan pada Yohanes Pembabtis? Tanda-tanda seorang Mesias yang telah dinubuatkan oleh nabi Yesaya ratusan tahun sebelumnya. Apakah tanda-tanda itu…? Salah satunya adalah tanda-tanda mujizat yang diadakan-Nya.

Saya tidak bermaksud menjadikan cara Yesus menyembuhkan itu sebagai metode, misalnya munculnya metode mengaduk air ludah dengan tanah, sampai – sampai setiap ketemu orang sakit, kita melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Yesus, dengan alasan, hal itu adalah METODE yang dipakai Yesus, saya sama sekali tidak bermaksud demikian.

Karna kalau kita cermati, waktu Yesus menyembuhkan orang sakit, Dia memakai berbagai cara, terkadang hanya dengan berkata dari kejauhan, terkadang dengan melihat iman dari teman-teman si sakit, terkadang dengan air ludah dan adukan tanah, terkadang dengan tanya jawab, terkadang dengan memerintah si lumpuh itu mengangkat tilam dan berjalan.

Di sini kita tidak menjadikan metode Yesus dalam menyembuhkan itu sebuah metode (misalnya mengaduk ludah dengan tanah), tetapi kita menyadari bahwa URAPAN KESEMBUHAN itu adalah  metode/ alat di tangan Tuhan untuk mencapai tujuan Tuhan, salah satunya, keselamatan jiwa-jiwa. Tidak sedikit orang yang mau menerima Yesus setelah ia mengalami sebuah mujizat kesembuhan. Tetapi kalau dalam sebuah kesempatan Roh Kudus mendorong kita, benar-benar mengaduk ludah dengan tanah, untuk mendoakan seseorang, ya kita lakukan saja, kalau memang itu caranya. Tetapi jika orang itu sembuh, tidak berarti setiap kali kita ketemu orang sakit , cara itu yang selalu kita pakai lagi/ kita metodekan/ kita generalisasikan pada semua kasus.

Baik, setelah kita menyamakan persepsi awal, kini kita telah siap membahas satu persatu banyak metode yang tadinya kita kurang menyadari bahwa semua itu adalah METODE YESUS.

1.      METODE URAPAN

o   Saat Daud diurapi menjadi raja, itu adalah pengalaman yang tak terlupakan sama sekali (Mazmur 132:10). Peristiwa itu akan selalu tebayang dan tergambar di pikiran Daud, sebagai BAHASA GAMBAR, mungkin waktunya, ketergesaannya pulang dari padang penggembalaan, kostum yang dikenakannya, tabung tanduk yang dipakai, siapa yang mengurapi, semerbak wewangian yang membasahi kepalanya, detik ketika sejak saat itu berkuasalah Roh Tuhan atasnya, dll. Itulah yang menyebabkan Daud tidak dengan mudah membunuh orang yang diurapi Tuhan , yaitu Saul. I Sam 24: 5-6

2.      METODE PUASA

o   Ester 4: 16 menceritakan bahwa Ester meminta seluruh orang Israel berpuasa serentak. Setelah ternyata terjadi pembalikan keadaan di hari raya Purim, berikutnya dalam Ester 9:31 dicatat bahwa diadakan peraturan untuk adanya puasa pada setiap peringatan hari raya Purim. Dapat diperhatikan di sini bahwa setiap kali puasa Purim tiba, tentunya bangsa Israel tidak dapat melupakan peristiwa di mana hampir saja dalam satu hari yang telah ditentukan mereka musnah sebagai suatu bangsa, tetapi Tuhan menyelamatkan mereka, dan menjawab seru doa puasa mereka. Sungguh suatu pengalaman yang tak terlupakan sepanjang sejarah.

3.      METODE KARUNIA

o   Filipus dicatat sebagai pemberita injil, tetapi yang tidak kalah menarik dalam dirinya adalah dia memiliki empat anak dara yang beroleh karunia bernubuat. Mengapa hal ini dicatat dalam Kis 21: 9? Karna perjumpaan rombongan Paulus dengan keluarga Filipus yang memiliki anak-anak dara yang istimewa ini adalah pengalaman yang tak terlupakan, sangat tajam menempel di ingatan akan keluarga istimewa ini. Berbagai karunia adalah sebuah metode/ cara/alat di tangan Tuhan untuk mencapai maksud dan rencana Tuhan bagi umat-Nya.

4.      METODE MUJIZAT DAN TANDA AJAIB

o   Markus 16:9 Maria Magdalena tidak dapat melupakan saat dia dibebaskan dari 7 roh jahat, fakta ini di’gandeng’kan dengan fakta bahwa ialah orang pertama yang melihat Yesus bangkit.

o   Mujizat dan tanda ajaib adalah sebuah Bahasa Gambar yang sangat melekat pada orang yang pernah mengalami hal tersebut ataupun menyaksikan ataupun pernah mendengar kesaksian yang berkaitan dengan hal tersebut. Contoh, saat anda mengalami mujizat kesembuhan, tentu anda tidak akan pernah melupakan peristiwa ajaib itu. Anda akan dengan mudah menceritakan peristiwa ajaib itu kepada siapa saja yang anda kenal.

5.      METODE DOA

o   Jawaban Doa dipakai oleh Elia sebagai metode untuk menunjukkan pada orang Israel, siapakah Allah yang benar, Allah Israel ataukah Baal, I Raja-raja 18:37, dengan tujuan agar bangsa Israel bertobat kembali. Saat api dari langit menyambar persembahan mereka, itu menjadi momentum yang tak terlupakan dan sangat spektakuler.

6.      METODE PIKIRAN SKRIPTURA

o    PL dan PB juga merupakan BAHASA GAMBAR yang di dalamnya memuat KEBENARAN, dan jika kita dipertemukan pada pembaca yang sama, BAHASA GAMBAR ini akan berjalan dengan baik dan cepat, berbeda dengan  halnya jika kita tidak berhadapan dengan pembaca yang sama. Tuhan memakai semua kisah perjalanan bangsa Israel, yang termuat di PL, sebagai gambaran pada pertumbuhan iman kita di masa sekarang ini. (I Kor 10:11)

o   Daniel berketetapan hati untuk tidak menajiskan diri dengan makanan raja. Di negri asing sebagai orang buangan Daniel tetap mengingat titah-titah Tuhan dalam hidupnya. Firman Tuhan yang telah tertulis dalam PL menjadi bahasa gambar yang tak terlupakan dalam hidup Daniel dan ternyata berawal dari  hal itu ada banyak mujizat yang membuntutinya. (Dan 1)

7.      METODE PENGAKUAN IMAN

o   Pengakuan iman bisa berupa apa saja, babtisan, kesaksian, dll Seseorang yang mengadakan pengakuan berupa BABTISAN AIR, dia tidak akan melupakan kapan ia dibabtis, oleh pendeta siapa, di mana lokasinya, dlsb

8.      METODE TINDAKAN PROPHETIK

o   Tindakan prophetik yang sungguh-sungguh terjadi, menjadi hal yang tidak mudah dilupakan. Saat Tuhan memerintahkan bangsa Israel melakukan tindakan prophetik untuk mengoleskan darah domba pada ambang pintu pada hari Paskah, peristiwa itu benar-benar tidak terlupakan, karna malam itu rumah mereka lolos dari tulah ke 10, padahal pada tulah 1-9 mereka tidak terkena tulah walaupun mereka tidak perlu melakukan sesuatu hal untuk menangkalnya.

METODE YANG BERSENTUHAN DENGAN JIWA :

PIKIRAN, EMOSI DAN KEHENDAK

 

METODE PIKIRAN

 

9.      METODE JAM PELAJARAN

o   Metode atau cara yang dipakai berkaitan dengan jam pelajaran memang tampaknya sepele namun jika kita tidak memperhatikan hal tersebut, bisa-bisa isi materi tidak dapat terserap dengan baik hanya karna kita kurang dapat memanagement waktu yang ada dengan baik. Seorang guru tentu dapat menghafal di jam-jam tertentu dia mengajar, dan pada satuan pelajaran tertentu dia pun sudah dapat memorykan bahwa satuan pelajaran ini dapat diselesaikan dalam berapa jam mata pelajaran.

10.  METODE THINK OUT OF THE BOX

o   Seorang murid tentu tidak dapat melupakan saat sang guru mengajak mereka berpikir dengan cara yang aneh tetapi toh cara itu berhasil, dan hasilnya pun luar biasa menakjubkan. Guru-guru yang digemari biasanya adalah guru-guru yang mengajar dengan cara yang kreatif dan mengajak murid-muridnya berpikir kreatif. Contoh saat Yesus berkata pada para murid bahwa mereka harus memberi makan pada sedikitnya 5000 orang saat itu. Cara berpikir yang biasa adalah membeli roti di warung sekitar dengan uang, tetapi cara yang tidak biasa adalah dengan berawal dari seberapa banyak yang ada pada kita, dan mengucap syukur atasnya, dan bahkan semua orang bisa makan kenyang serta masih membuahkan sisa 12 bakul. Tentu ini adalah pengalaman tak terlupakan yang terus tergambar dalam ingatan para murid.

11.  METODE ACTIVE BRAIN

o   Metode Active Brain adalah metode dimana sang guru tidak langsung menjejali murid dengan pengetahuan yang dingin dicurahkan sang guru pada muridnya, tetapi metode active brain adalah metode dimana sang guru menggali dulu dari mana cara berpikir murid yang sudah aktive, baik cara berpikir itu salah ataupun benar, baru setelah tergali cara berpikir sang murid, sang guru baru mengajak murid beranjak kepada paradigma yang benar, baru ataupu paradigma yang sudah benar dibawa ke paradigma yang lebih mendalam. Thomas tentunya tidak dapat melupakan saat Yesus ‘meladeni’-nya dengan menunjukkan tangan dan lambung bekas paku dan tombak kepadanya, dari situlah baru Yesus mengajar Thomas untuk belajar percaya tidak hanya melewati fungsi VISUAL saja, tetapi melalui fungsi iman juga.

12.  METODE DISKUSI

o   Metode ini tampaknya memang metode kuno, tetapi diskusi memungkinkan seseorang mencerna cara berpikir orang lain dan keng’kawin’kan beberapa ide dari beberapa orang untuk mencapai paradigma yang baru secara sepakat dalam sebuah kesimpulan bersama. Diskusi cukup efektif untuk menanamkan dalam pikiran seseorang dalam bentuk sebuah BAHASA GAMBAR, seperti sebuah lukisan tentang gajah, ada yang menggambarkan ekornya, hidungnya, telinganya, kakinya, dll, sehingga setiap orang pada akhirnya mendapat gambaran yang utuh tentang seperti apakah gambar gajah itu sebenarnya. Apa yang didengar seseorang akan lebih melekat yang didapat dari hasil diskusi daripada hanya hasil dari mendengar pemaparan satu arah saja.

13.  METODE MEMBACA

o   Membaca memberi banyak informasi ke pikiran. Dengan melihat cover sebuah buku, kita pernah ingat, buku itu pernah kita baca atau belum. Dengan mendengar sebuah judul buku dibacakan, kita bisa ingat, kita pernah membaca buku itu atau belum. Dengan membaca, kita tidak perlu mengalami pengalaman penulis, melakukan penelitian yang rumit seperti yang dilakukan penulis, dst, hal ini sangat menyingkat waktu. Mungkin seorang penulis membutuhkan waktu 10 tahun untuk menulis buku tersebut, sedang kita membacanya hanya dalam tempo 2 minggu.

14.  METODE CERAMAH/ PEMAPARAN

o   Metode ceramah adalah metode yang paling klasik dan paling banyak dipakai. Melalui metode ceramah, kita mendapatkan banyak BAHASA GAMBAR yang dipaparkan sang guru. Contoh, orang yang pernah kuliah dengan orang yang tamat SMA saja, tentu cara berpikirnya sudah berbeda, hal itu sedikit banyak dipengaruhi oleh seberapa banyak ceramah yang pernah didengarnya. Contoh lain, seorang tamat SMA dengan seorang tamat SMK juga sangat berbeda, karna di SMA menggunakan banyak metode ceramah, sementara di SMK banyak menggunakan metode praktek.

o   Metode ceramah sangat menyingkat waktu, karna kita tidak perlu meneliti sendiri, membaca sendiri, atau hal-hal lainnya, cukup hanya mendengar hasil dari penelitian orang lain, pembelajaran orang lain yang dipaparkan pada kita.

15.  METODE REFERENSI

o   Dengan menyebutkan buku-buku yang pernah ditulis sebelumnya, semakin memperkuat pelajaran yang dipelajari. Fakta bahwa hal yang sama ditulis oleh orang lain, menjadi hal pendukung yang lebih melekat daripada kalau fakta itu hanya dipaparkan oleh satu orang saja. Contoh ; Kitab Ibrani pasal 11 membahas pahlawan-pahlawan iman yang ada di Alkitab dan nama-nama mereka disebutkan satu-persatu, semua pahlawan-pahlawan iman tersebut ada di kitab PL, pasal ini tentunya menjadi pasal yang mudah kita ingat dibanding dengan pasal-pasal lain di kitab yang sama

16.  METODE TOPIKAL

o   Dengan hanya memfokuskan diri pada satu topik saja, sebuah pelajaran lebih melekat. Misalnya, sebuah perlombaan paduan suara hanya memberlakukan satu lagu wajib yang sama, atau pagu pilihan hanya boleh lagu daerah saja, inilah yang dinamakan topikal. Dengan cara ini, para juri dapat membuat skala penilaian dari lagu wajib yang sama dan juga dapat memiliki kriteria yang terbatas untuk lagu daerah Indonesia. Entah apa jadinya jika sebuah lomba paduan suara, peserta diberi kebebasan memilih lagu apa saja, tentunya para juri akan cukup mengalami kesulitan menilai lagu keroncong, dangdut, ataupun lagu daerah bersama-sama.

17.  METODE TEST/ UJIAN

o   Test atau ujian cukup efektif untuk mengukur sejauh mana kedalaman penguasaan materi dari para murid. Melalui test, sang murid dan guru dapat sama-sama mengerti bagian-bagian mana yang belum dikuasai, dengan demikian maka di masa selanjutnya sang murid dapat belajar melalui kegagalannya, sehingga ia dapat lebih berhati-hati dan bersungguh-sungguh lagi. Contohnya Ayub mengakui bahwa setelah dia melalui masa ujian, dia menyatakan bahwa dia ternyata sekarang dapat mengenal Tuhan dengan lebih mendalam lagi setelah sebelumnya disadarinya dia baru mengenal Tuhan hanya dari kata orang saja (Ayub 42:5) Kesimpulan ini menjadi bagian yang tak terlupakan dalam hidup ayub

METODE EMOSI

 

  1. 18.  METODE EMOSI
  • o   Emosi juga merupakan BAHASA GAMBAR  yang disampaikan melalui emosi manusia
  • Melalui bingkai emosi, banyak informasi dapat disampaikan secara cepat, bersamaan dengan persitiwa yang mengikutinya.
  • Contoh ; sebuah iklan minuman ringan, tadinya menyajikan iklan komplit dari cerita awal, dimana sang bintang iklan yang kehausan dipuaskan oleh minuman tersebut. Diakhiri dengan senyuman sang bintang. Di bulan berikutnya iklan cukup menyajikan senyuman terakhir saja, sang penonton sudah langsung ingat cerita awal di balik senyuman tersebut.
  • Itulah sebabnya penonton sinetron sering dibuat tidak bisa tidur karna emosinya diaduk-aduk oleh permainan emosi dari alur cerita sinetron tersebut
  1. 19.  METODE HUBUNGAN
  • Saat seseorang menjelaskan bahwa mereka saudara kandung, atau suami istri, ataupun teman SMA, orang lain sudah bisa mendapat gambaran bahwa dalam hubungan teman SMA di sana mengandung kenangan masa muda dulu, ataupun bahwa di dalam hubungan ibu dan anak mengandung kasih sayang yang berbeda dengan kasih antara kakak dan adik.
  • o   Cukup hanya dengan menyebutkan “Dia suami saya.” Saat memperkenalkan suaminya pada orang lain, semua orang yang mendengar pernyataan itu tentu sudah mengerti dengan sendirinya apa makna yang terkandung di dalam hubungan suami dan istri, tanpa harus menjelaskan secara panjang lebar, kapan menikahnya, di mana kenalnya, di kota mana, dll.
  1. 20.  METODE MOTIVASI
  • Terkadang penghambat dari masuknya sebuah informasi adalah hilangnya semangat ataupun motivasi yang salah dari para murid, untuk itu motivasi adalah semacam vitamin bagi masuknya informasi. Kata-kata motivasi mampu melekat dalam diri orang yang mendapat semangat tersebut dan itu akan menolong orang tersebut mampu melewati banyak hal hanya dengan mengingat kata-kata motivasi dari seseorang motivator. Motivasi dapat langsung menyentuh emosi positif seseorang, dan kalau itu mengena, tak terlupakan, bahkan bisa menjadi bahan untuk orang itu memotivasi orang lain lagi. Motivasi itu  bisa menular dan ditularkan.
  1. METODE EKSPRESI KASIH
  • “Yesus datang sebagai ekspresi kasih terbesar yang tak mungkin dapat terlupakan”
  • Ekspresi kasih juga adalah BAHASA GAMBAR yang disampaikan melalui banyak cara/ ekspresi
  • Contoh : Hanya dengan melihat salib Yesus, kita diingatkan akan pengorbanan Yesus yang luar biasa untuk menyelamatkan kita , sehingga Ia rela mati buat kita.

22. METODE IMAJINASI KUDUS

  • o   Imajinasi diciptakan oleh Tuhan dalam cara berpikir otak manusia. Tentu saja imajinasi itu berupa BAHASA GAMBAR yang tergambar di imajinasi seseorang. Walaupun imajinasi itu khayal, tidak nyata, dan bersifat fantasi, tetapi toh dipakai oleh Tuhan sebagai alat yang luar biasa. Contoh; saat rasul Paulus mengajak kita mengimajinasikan bagaimana anggota-anggota tubuh saling berkomunikasi, baik kaki atau telinga, I Kor 12: 15-16, gambaran itu begitu melekat untuk menancapkan di pikiran kita mengenai konsep tubuh Kristus.

23. METODE TULISAN SASTRA/ SENI

  • TULISAN SASTRA /SENI  juga adalah BAHASA GAMBAR yang disampaikan melalui bahasa lisan/ tulisan
  • Perhatikan di sini, bahasa gambar juga bisa disampaikan dalam bentuk lisan. Bagaimana mungkin?
  • Karena pada saat sebuah tulisan sastra disampaikan dengan intonasi yang tepat, pendengar sama saja dibawa ke dalam sebuah pengalaman IMAJINASI/ MEMBAYANGKAN APA YANG DIPAPARKAN DALAM TULISAN SASTRA TERSEBUT. Saat imajinasi seseorang berjalan, sama saja saat itu BAHASA GAMBAR bekerja, walau tidak di kasat mata, tetapi pendengar melihat melalui ‘imajinasi mereka’
  • Saat Yesus memaparkan Ucapan Bahagia dengan multi point, Dia menyampaikannya dengan nada berpuisi dan dengan gaya bahasa berpuisi, hal ini menolong pendengar mencerna kebenaran tanpa harus merasa digurui, dan merasa bosan

24. METODE BERCERITA / TELLING STORY

  • TELLING STORY ADALAH BAHASA GAMBAR YANG DISAMPAIKAN MELALUI BAHASA LISAN.
  • Perhatikan di sini, bahasa gambar juga bisa disampaikan dalam bentuk lisan. Bagaimana mungkin?
  • Karena pada saat sebuah ilustrasi diceritakan, pendengar sama saja dibawa ke dalam sebuah pengalaman IMAJINASI/ MEMBAYANGKAN CERITA /ILUSTRASI tersebut. Saat imajinasi seseorang berjalan, sama saja saat itu BAHASA GAMBAR bekerja, walau tidak di kasat mata, tetapi pendengar melihat melalui ‘imajinasi mereka’
  • Contoh: Tuhan Yesus ingin memaparkan beberapa prinsip sbb:
    • Kasih bapa pada anaknya
    • Perlunya titik pertobatan
    • Pada saat banyak uang, datanglah banyak sahabat, tetapi tidak demikian saat jatuh miskin.
    • Pengampunan
    • Penerimaan
    • Mental ‘budak’ selalu menuntut upah, mental ‘anak’, selalu kembali pada sebuah hubungan bapa anak
    • Adasebuah pemulihan hubungan keluarga
    • Pengharapan seorang ayah
    • Iri hati
    • Kepahitan
    • Hidup dalam pesta pora kemabukan , dan kesengan duniawi membawa kita jauh dari bapa.
    • Kebebasan yang sejati bukan berarti bebas melakukan apa saja. Justru kebebasan yang sejati adalah saat kita tinggal di dalam hukum-hukum Tuhan yang menjaga kita tetap aman.
    • Ada sedikitnya 12 point yang jika dijelaskan membutuhkan 12 X masing-masing 5 menit = 60 menit
    • Tetapi yang dibutuhkan Yesus hanyalah menceritakan sebuah cerita ilustrasi ANAK YANG HILANG dalam waktu paling lama 10 menit.
    • Perbandingan waktu di sini adalah 10 : 60 menit atau 1:6
    • Dalam cerita ilustrasi tersebut sudah terkandung 12 point tersebut secara tidak langsung, tercampur dalam satu paket/ simultan/ serempak, tanpa harus dipaparkan satu persatu
    • Dan uniknya, 12 point tersebut dapat disimpulkan sendiri oleh pendengar sesuai dengan ‘kebutuhan’ mereka masing-masing. Bahkan setiap pengkhotbah yang mengkhotbahkan bagian ini, tetap saja memiliki rhema yang berbeda dari pengkotbah lainnya. Misalnya, sang pendengar yang saat itu tinggal di dalam dosa dan belum mengambil keputusan bertobat, saat itu tertegur untuk bertobat. Beda lagi dengan pendengar lainnya yang merasa, dirinya seperti si sulung yang terhilang, gara-gara kepahitan justru tidak mau masuk dalam pesta bersama Bapa. Hebat bukan..?

Berhubung ada banyak sekali contoh story, maka saya mengkategorikan sbb:

    • Cerita Fiksi Realitas Humor
      • Cerita ini tidak merupakan kisah nyata, tetapi tidak menutup kemungkinan kisah ini bisa saja terjadi di dunia nyata. Mengandung rasa humor yang menggelitik
    • Cerita Fantasi Humor
      • Cerita ini hanya sekedar fantasi/ imajinasi, tidak mungkint dapat terjadi pada dunia nyata, dan merupakan cerita lucu
    • Cerita Perummaan Ilmiah
      • Cerita perumpamaan berciri; mengkisahkan sesuatu yang merupakan analogi terhadap sesuatu inti / sesuatu hal. Perumpamaan ilmiah, mengandung kebenaran ilmiah
    • Cerita Perumpamaan Detektif
      • Dalam cerita detektif; ada suatu ciri khas yaitu, ada sesuatu yang perlu diselidiki karna masih berupa suatu tanda tanya atau misteri yang harus dipecahkan. Karna merupakan cerita perumpamaan, tentu saja masih mengandung unsur analogi.
    • Cerita Perumpamaan Petualangan
      • Dalam cerita petualangan, mengandung suatu kisah yang menceritakan mengenai sebuah petualangan/ perjalanan/ kisah kehidupan yang menarik untuk diceritakan. Karna merupakan cerita perumpamaan, tentu saja masih mengandung unsur analogi.
    • Cerita Perumpamaan Anekdot
      • Cerita anekdot, berbeda dengan cerita biasa, karna berciri lebih singkat dan hanya mengisahkan sebuah adegan peristiwa saja, tidak memiliki alur cerita yang dirangkai dari satu peristiwa ke peristiwa berikutnya. Jika digambarkan dalam dunia photograpy, anekdot ini semacam cropping. Karna merupakan cerita perumpamaan, tentu saja masih mengandung unsur analogi
    • Cerita Pendek
      • Cerita ini memiliki tokoh, alur cerita, tetapi tidak panjang sekali seperti novel. Cerita pendek tidak selalu disertai analogi, biasanya penulis cerita pendek akan mempersilahkan si pembaca memetik sendiri nilai-nilai berharga yang terkandung di dalam cerpen tersebut.

METODE KEHENDAK

25. METODE GAME

o   Game adalah segala sesuatu yang membuat kita happy, fun dan mengashikkan.

  • Permainan
    • Game juga merupakan BAHASA GAMBAR  yang disampaikan melalui permainan.
    • Melalui Game, anak-anak mempelajari sesuatu yang sangat mendalam, pengalaman bermain game itu; menjadi sebuah pengalaman tak terlupakan yang tergambar dalam memory seorang anak, dan dapat diingat di lain hari sebagai sebuah GAMBAR/ REKAM PERISTIWA BERKESAN
    • Misalnya : game “bisikan berantai”  mengajarkan pada anak bahwa betapa berbahayanya lidah kita jika menyampaikan pesan dengan ditambahi atau dikurangi, sehingga dapat merubah arti. Jika ya katakana ya, jika tidak katakan tidak. Matius 5: 37

o   Selain permainan, METODE GAME saya bagi lagi menjadi beberapa kategori: yaitu Tour, Hobby, Cooking, dan dolanan anak.

26. METODE TOUR

  • Tour merupakan pengalaman tak terlupakan, ada banyak hal yang dijumpai di perjalanan menjadi kenangan tak terlupakan

27. METODE HOBBY

  • Hobby adalah kegiatan yang mengashikan, dan melalui hobby kita mendapat banyak pelajaran berharga.
  1. METODE COOKING
    1. Dalam cooking/ memasak, ada pelajaran kimiawi, ada pelajaran proses terjadinya sesuatu, ada ekspresi kasih, ada unsur kerendahan hati untuk melayani orang lain, ada share saat di dapur ataupun saat menyantap bersama, ada aroma dan rasa, ada perhitungan matematis saat menakar bumbu dan bahan, ada perhitungan waktu saat memanggang, menumis, dll, serta ada ketajaman pengenalan warna saat melihat tingkat kecoklatan, ada seni penataan yang juga merupakan bahasa gambar.
    2. Metode cooking tidak sama dengan metode aroma dan rasa, karna sebagai contoh saja, acara memasak bersama berbeda dengan acara makan bersama di rumah makan, karna acara makan bersama di rumah makan tidak melalui proses memasak bersama.
    3. METODE DOLANAN ANAK
      1.                                                               i.      Perbedaan antara game dengan dolanan anak adalah; pada game bisa dimainkan oleh orang dewasa juga, sedang dolanan anak biasanya hanya dimainkan oleh anak-anak
      2. Rekam peristiwa juga merupakan BAHASA GAMBAR  yang disampaikan melalui banyak cara.
      3. Melalui rekam peristiwa, apa saja yang terjadi pada sebuah peristiwa tertentu, dapat diingat hanya dengan cara yang simple dan tidak rumit.
      4. Misalnya : saya menyimpan sebuah foto pernikahan yang saya pajang di ruang tamu kami. Hanya dengan satu foto itu saja, saat saya melihatnya, saya langsung bisa mengingat semua detail acara pernikahan kami, tempatnya, pendeta yang melayani, siapa saja yang datang, makanannya, musiknya, bunganya, dll, yang terekam di memory ingatan saya berupa sebuah gambar/ingatan peristiwa.

30.  METODE MENIRU

a.       Meniru sangat mudah dilakukan, dan tanpa disadari ketika seseorang meniru, dia menanamkan dalam dirinya apa yang dilakukannya yang merupakan hasil dari apa yang telah dilihatnya. Contohnya, mengapa sebuah pergaulan yang buruk dapat merusakkan kebiasaan yang baik, karna dengan bergaul, seseorang melihat perilaku orang lain , dan tanpa sadar ketika ia meniru, perilaku itu ikut melekat.

31.  METODE PRESENTASI

a.       Kehebatan metode ini adalah dalam waktu yang singkat BANYAK ORANG dapat mempelajari secara GLOBAL sebuah materi, dimana tiap individu tetap mempelajari topiknya sendiri secara MENDALAM, dan tiap orang dapat menyerap dari orang lain sehingga mendapat KESIMPULAN yang sama. Seperti bermain puzzle, dimana tiap keping memiliki spesifikasi tetapi berarti dalam gambar besar, serta membutuhkan kepingan lain, tanpa harus menguasai area lain secara detail, toh tetap mendapat gambar besar yang sama. Contoh : contoh parade Band. Tiap kelompok hanya mempelajari lagunya sendiri, tetapi ketika itu digelar menjadi sebuah pagelaran, tiap kelompok dapat menikmati hasil latihan dari kelompok lain, dan memetik pelajaran musikal dari kelompok lain, hanya dalam waktu singkat. Bayangkan kalau tiap band harus menguasai 20 lagu yang juga dikuasai band-band lainnya…? Tidak perlu harus menguaasai 20 lagu untuk dapat menikmati dan belajar dari band lain, namun yang penting di sini adalah band-nya sendiri perlu menguasai lagunya sendiri dengan baik sehingga memberkati band lain yang mendengarnya. Sebuah penyingkatan waktu.

32.  METODE DINAMIKA KELOMPOK

a.       Metode ini hampir sama dengan metode presentasi, akan tetapi agak berbeda, karna dinamika kelompok tidak harus diakhiri dengan presentasi. Contoh saat Yitro mengunjungi Musa, dia memberi saran Musa untuk melakukan dinamika kelompok dan pendelegasian, sehingga tidak semua beban ditanggung oleh Musa. Cara ini menolong sehingga hal-hal yang tidak perlu ditangani sendiri bisa diminimalkan dan disaring sehingga kita hanya perlu menangani hal-hal yang perlu ditangani saja. Ternyata ini sangat menyingkat waktu jika dibandingkan metode one man show.

33.  METODE PROSESI / URUT-URUTAN PERISTIWA

a.       Prosesi saat seseorang Wisuda, tentu tidak mudah dilupakan, berikut kostumnya, tata cara barisannya, gedungnya, dll, apalagi prosesi pernikahan, tidak terlupakan seumur hidup

34.  METODE PERBANDINGAN

a.       Membandingan sesuatu dengan sesuatu hal lain, memang mempermudah siswa untuk mengerti dengan lebih akurat mengenai inti pembelajaran.

b.      Gambaran yang diperolah di sini adalah gambaran yang berupa ukuran secara matematis. Contoh saat Alkitab menulis secara detail berapa kaki ukuran tubuh Goliat, yaitu 3 meter, dengan mata tombak seberat 6, 84 kg dan berat bajuzirah 57 Kg.

c.       Gambaran atau BAHASA GAMBAR tidak selalu berupa garis lengkung, garis sudut , dan warna kostum, tetapi juga berupa ukuran. Dengan adanya ukuran, kita dapat membayangkan seberapa tingginya, panjangnya, lebarnya, dalamnya, dll sesuai dengan satuan ukuran yang pernah kita kenal

35.  METODE PERCOBAAN/ EKSPERIMEN/ PERUBAHAN KIMIA

a.       Sekali kita mencoba sebuah eksperimen, kita tidak akan pernah melupakannya. Sesungguhnya seluruh keseharian hidup kita dipengaruhi oleh eksperimen-eksperimen yang tidak kita sadari, misalnya kita tidak takut sebuah gelas plastik itu pecah, karna sejak kecil kita mengamati ternyata plasitk itu tidak mudah pecah seperti gelas.

36.  METODE REKAM PERISTIWA

37.  METODE DOKUMEN

a.       Walaupun dokumen adalah salah satu cara untuk merekam peristiwa , akan tetapi saya menyendirikan dokumen dalam salah satu metode tersendiri karna dokumen ini secara khusus hanya mengkategorikan dokumen tertulis sebagai cirinya.

b.      Dokumen menjadi hal yang merupakan BAHASA GAMBAR yang tercatat dan memiliki nilai sejarah. Contoh, dengan melihat naskah proklamasi, kita langsung dibawa pada peristiwa 17 Agustus 1945

38.  METODE PKL

a.       Melalui Praktek Kerja Lapangan, seseorang digiring pada sebuah pengalaman yang tak terlupakan, dan dalam PKL ini akan ada banyak hal yang tidak didapat secara teori, tetapi didapatkan melalui praktek di lapangan. Dan tentunya pelajaran-pelajaran berharga itu tak terlupakan

39.  METODE JUKLAK

a.       Juklak/ Petunjuk Pelaksanaan adalah sebuah metode dimana mentor memberi petunjuk yang praktis bagaimana sebuah hal itu harus dilakukan. Juklak mirip-mirip dengan tips. Jika peserta didik mengalami kesulitan di lapangan, biasanya Juklak ini akan sangat menolong mereka dan jika mereka memang tertolong dengan juklak ini , mereka akan terhindar dari kesalahan dan kesulitan besar. Kunci di sini adalah ketaatan. Dalam ketaatan akan membuahkan hasil yang sangat memuaskan dan tak terlupakan. Tingkat kedisiplinan mengikuti aturan JUKLAK ini menjadi sebuah kebiasaan yang melekat sebagai BAHASA GAMBAR

40.  METODE EVENS / MEMBUAT ACARA SPECIAL

a.       Acara spesial yang dikemas dengan cara menarik, adalah acara yang tak terlupakan

METODE YANG BERSENTUHAN DENGAN TUBUH

METODE ORANG

  •  “Hawa adalah orang pertama yang dikenal oleh manusia pertama di dunia. Dan Adampun berkomentar ‘inilah tulang dari tulangku dan daging dari dagingku’….”
  •  Mengapa orang termasuk dalam bahasa gambar ?
  • Sekali saya menyebut nama Presiden Suharto, langsung tergambar dalam ingatan anda segala sesuatu informasi / memory yang sudah terekam di benak saudara, mulai dari nama beliau, wajah beliau, jabatan beliau, suara beliau, gaya dan gerak-geriknya saat berpidato lengkap dengan intonasi bicaranya, kostum yang sering dikenakannya, potongan rambutnya, perangainya, dll
  • Bandingkan : hanya dengan menyebut nama beliau ( cukup 2 detik) , anda langsung dapat menggambarkan beliau dengan gambaran yang sangat mendetail berdasarkan sejauh mana pengenalan anda terhadap nama yang saya sebutkan. Bayangkan kalau tanpa menyebut nama orang tersebut, saya berusaha menjelaskan semua informasi tentang beliau, mungkin membutuhkan waktu tidak cukup dari 15 menit
  • Perbandingan 2; 900 detik

Metode orang ini sangat luas , oleh karna itu saya membaginya lagi menjadi :

Ø  Gerak tubuh orang yang terbagi lagi menjadi : gerik tubuh orang, mimik muka orang, sport, drama dan peran

Ø  Atribut orang, yang terbagi lagi menjadi: anggota tubuh orang, nama orang, profesi orang

Ø  Indra orang, yang terbagi lagi menjadi ; indra pengelihatan, pendengaran, pengelihatan dan pendengaran, peraba, pengecap dan penciuman.

METODE GERAK TUBUH ORANG / BODY LANGUAGE

 Salah satu contoh Bahasa Tubuh adalah : Hand Sign

 Hand sign dari seorang Polisi, Juru Parkir, Dirigen Paduan Suara, Pengibar mendera morse di landasan pacu pesawat terbang, hand sign  seorang Pemimpin Pujian pada pemain musik, dll

Tanpa seorang polisi berteriak-teriak….”Stoooop stoooop !! Lampu lalu lintas ini macet….saya mohon stooooop!” Hanya dengan menggerakkan tangan tanda stop beserta tiupan peluit panjang, semua pengendara kendaraan bermotor pun sudah tahu apa yang dimaksudkan oleh Pak Polisi.

Apalagi seorang Dirigen, hanya dengan lentikan jari, dengan tenaga yang sangat lemah sekalipun, pianist langsung dapat mengerti maksud sang dirigen, ia pun langsung mendentingkan satu bilah pianonya dengan sangat lembut, tepat pada ketukan sang dirigen. Tidak perlu dirigen berkata panjang lebar “Pianis, sekarang giliranmu, satu, dua, ti…? Ehhh saya lupa….lembut aja ya…….jangan terlalu keras,…ya bagus itu!!”

Dengan instruksi lisan yang mungkin bisa memakan waktu setengah menit, dengan bahasa isyarat hanya dibutuhkan waktu 2 detik saja

Perbandingan waktunya 2:60 detik

Dan masih banyak contoh lainnya. Metode Gerak Tubuh ini saya bagi lagi menjadi Metode Gesture/ gerak-gerik, Metode Sport/ olah raga, Metode Drama

41.  METODE GESTURE / GERAK GERIK ORANG

a.       Gerak-gerik seseorang melekat dengan ciri khas orang tersebut, sehingga saat ada langkah kaki yang khas, tanpa kita melihat siapa yang berjalan, kita sudah dapat memiliki gambaran siapakah yang sedang berjalan ke arah kita, dari sebuah langkah yang kita kenali.

42.  METODE MIMIK MUKA ORANG

a.       Yang sering menjadi masalah dalam komunikasi seringkali adalah mimik muka seseorang. Karna tanpa memperdulikan isi perkataan yang terdengar sopan, terkadang mimik muka seseorang sudah menunjukkan sikap hati yang tidak mengenakkan. Mimik muka menjadi pembahasan Tuhan saat Dia menegur sikap hati Kain terhadap Habel adiknya Kej 4: 6-7

43.  METODE SPORT/ OLAH RAGA

a.       Mengapa sport / olah raga menjadi sebuah metode? Karna banyak kita jumpai bahwa melalui sport kita belajar banyak hal, semisal sportifitas, ketekunan berlatih, kerendahan hati, pengendalian emosi, ketangguhan stamina, dll

44.  METODE DRAMA

a.       Ada banyak unsur pada sebuah drama, diantaranya musik, naskah, kostume, dll, akan tetapi saya mengkategorikan drama sebagai klasifikasi metode orang, dan lebih spesifik lagi, metode gerak tubuh, karna metode drama ini mengandung yang namanya acting yang mencakup gerak tubuh pemain/ pelakon.

b.      Acting yang sangat bagus menolong para penonton tidak akan pernah melupakan alur cerita

45.  METODE PERAN

a.       Metode peran tidak selalu berbentuk drama. Karna drama itu mengandung alur cerita, tokoh utama, tokoh pembantu, babak demi babak, dst. Akan tetapi peran tidak selalu harus mengandung alur cerita.

b.      Peran antagonis menjadikan seorang artis dikenal jahat oleh masyarakat, karna masyarakat mengira hidup keseharian sang artis juga jahat seperti yang mereka tonton di TV, padahal belum tentu.

METODE ATRIBUT ORANG

46.  METODE ANGGOTA TUBUH ORANG

a.       Jika kita mengenal seseorang, hanya melihat orang itu dari jauh, walaupun si orang itu berdiri membelakangi kita, jadi kita tidak dapat melihat wajahnya, kita tetap dapat mengenali orang tersebut dari ciri-ciri rambutnya, ukuran tubuhnya, bentuk kakinya, dll

47.  METODE NAMA ORANG

a.       Saat sebuah nama disebutkan, pikiran kita langsung tertuju pada si pemilik nama, walaupun saat ini dia sedang  tidak ada di tempat.

b.      Sebaliknya saat kita belum pernah mengenal seseorang secara langsung tatap muka, hanya dengan mendengar namanya saja, kita mulai berimajinasi bagaimana kiranya orang yang memiliki nama seindah itu atau mungkin bahkan nama yang seaneh itu.

48.  METODE PROFESI ORANG

o    Profesi adalah salah satu BAHASA GAMBAR yang dapat menolong kita memiliki gambaran mengenai sebuah jenis pekerjaan, tantangan yang dihadapi, status di mata masyarakat, gaji, dll.

o    Contoh, saat saya menyebut kata PILOT, SOPIR atau MASINIS tentu anda langsung mengimajinasikan Pesawat Udara, Taxi ataupun Kereta api.

METODE INDRA ORANG

Seluruh indra manusia dapat dijadikan sebagai METODE untuk alat masuknya informasi ke otak dan menjadi BAHASA GAMBAR yang diterima oleh pikiran manusia.

INDRA PENGELIHATAN

METODE VISUAL

49.  MELIHAT MEDIA VISUAL

o    Kita tidak dengan mudah dapat melupakan logo yang sering kita lihat, seperti logo merk TV, almari es, dan barang-barang elektronik lainnya.

50.  METODE PENGAMATAN

a.       Pengamatan memberi waktu lebih banyak untuk melihat sebuah obyek dengan lebih mendetail dan menyimpulkan sebuah inti pembelajaran dari hasil pengamatan itu

b.      Pengamatan tidak mudah terlupakan

51.  METODE WARNA

o    Warna adalah BAHASA GAMBAR yang sangat mudah dicerna, oleh semua usia, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

o    Melalui warna, seseorang dibawa kepada imajinasi tertentu, dan hal itu bisa langsung terkait dengan informasi yang melekat pada warna tersebut.

o    Warna bisa mewakili sebuah makna, ataupun suasana hati, ataupun pesan tertentu. Misalnya, lampu lalu lintas menggunakan kode warna, MERAH, KUNING DAN HIJAU. Tanpa harus dijaga polisi (metode orang) pengguna jalan sudah mengetahui apa yang harus dilakukan jika lampu lalu lintas berwarna merah.

o    Contoh lain, semua logo perusahaan menggunakan warna untuk memberi image tertentu, demikian juga dengan bendera bangsa-bangsa, seperti juga bendera negara kita hanya menggunakan warna tanpa gambar apa pun dalam bendera tersebut, merah berarti berani, dan putih berarti suci.

o    Penggunaan warna dalam keseharian juga mengungkapkan hal tersebut, seperti misalnya surat cinta biasanya menggunakan warna Merah Muda, orang yang sedang marah, biasanya menggunakan tinta berwarna merah dalam menuliskan suratnya, raport anak jaman dahulu juga menggunakan tinta merah untuk nilai 5 ke bawah, dll

52.  METODE BENTUK GEOMETRI

a.       Bentuk geometri seperti lingkaran, segitiga, panah dll, membawa seseorang pada BAHASA GAMBAR, semisal lingkaran menggambarkan kesatuan/ unity, panah menggambarkan arah, dll

53.  METODE GAMBAR

a.       Metode gambar jelas merupakan bahasa gambar.

54.  METODE ANGKA

o    Angka merupakan BAHASA GAMBAR, karna angka dapat dilihat dengan mata dan melalui angka, imajinasi seseorang juga dapat terkait dengan angka yang khusus tersebut.

o    Misalnya saat saya menyebut angka 17, anda dapat langsung menghubungkannya dengan HUT Kemerdekaan RI, atau tanggal lahir anda (Jika anda lahir di tanggal 17),

o    Jika saya menyebut angka 12, kita bisa langsung teringat 12 murid Yesus, 12 suku Israel, dll.

o    Banyak perusahaan juga menjadikan angka sebagai BAHASA GAMBAR yang mana angka tersebut bisa saja menunjukkan sebuah peringkat, misalnya JUARA 1, BINTANG 7, HOTEL BERBINTANG 5, KAMAR RUMAH SAKIT KELAS SATU, DUA , TIGA,KECAP NOMOR SATU,  DST

o    Tanpa kita harus menjelaskan bersusah payah pada para pelanggan, cukup menyebutkan hotel bintang berapa, masyarakat sudah tahu kira-kira fasilitas apa saja yang ada dalam hotel tersebut.

o    Angka juga dipakai untuk menandai jumlah yang sangat banyak sekali, misalnya dipakai pada nomor polisi kendaraan, nomor ujian, nomor tempat duduk. Dengan adanya nomor tempat duduk, tidak perlu seseorang harus mendapat penjelasan panjang lebar mengenai titik dimana dia duduk diantara ribuan kursi penonton, cukup dengan metode Angka, si penonton dapat mencari sendiri dimana dia duduk. Perbandingan waktunya di sini bisa 10 menit banding 2 menit.

55.  METODE HURUF

o    Huruf juga merupakan BAHASA GAMBAR, karna huruf dapat dilihat dengan mata dan melalui huruf, imajinasi seseorang juga dapat terkait dengan huruf yang khusus tersebut.

o    Misalnya,  Nilai A, B, C dst, Kelas A, B, C, dst

o    Tidak jarang produk-produk atau nama perusahaan juga menggunakan huruf sebagai bahasa gambar, misalnya: Bank BCA, Kecap ABC, Sakatonik ABC,

o    ataupun untuk menggambarkan sesuatu, misalnya: “Sudah saya terangkan kepadanya dari A sampai Z , tetapi dia belum juga mau mengerti!”

o    Huruf juga dipakai untuk plat nomor kendaraan yang menggambarkan kota asal, misalnya AA –Magelang, L – Surabaya, dst.

o    Huruf juga dipakai untuk menamai blog perumahan, bisal blog A, B dst. Tanpa harus panjang lebar menjelaskan di mana titik sebuah rumah beralamat Blog D7, seorang tamu yang belum pernah berkunjung ke perumahan itu pasti dapat dengan mudah mengurutkan mulai dari blog A, B , C dan lalu D sesuai dengan arah bergeraknya nama blog. Perbandingannya bisa 10 menit banding 3 menit.

56.  METODE CAHAYA

o    Cahaya adalah ciptaan yang pertama kali diciptakan, dan Cahaya merupakan BAHASA GAMBAR yang jelas-jelas terlihat dan dapat memberi gambaran yang nyata tentang sebuah peristiwa baik natural maupun spiritual.

o    Contoh, tanpa harus menjelaskan pada penonton siapa sekarang yang sedang menyanyikan solo di tengah banyak pemeran OPERA, lampu sorot yang menyorot salah satu penyanyi sudah menjelaskan segalanya.

o    Cahaya lampu pada sebuah lampu lalu lintas menolong orang yang buta warna untuk mengetahui bahwa saat sekarang ini lampu yang menyala adalah lampu yang atas, tengah atau bawah, dengan itu dia pun tetap bisa mengetahui apa yang harus dia lakukan.

INDRA PENDENGARAN

METODE AUDIO

57.  METODE MENDENGAR

  • Mengapa audio yang melibatkan suara dan indra pendengaran dapat digolongkan sebagai bahasa gambar?
  • Karna dengan mendengar suara tertentu, dapat membawa imajinasi/ bayangan anda tentang sesuatu hal
  • Misalnya, saat dalam sebuah siaran radio, akan di ceritakan Petrus tenggelam karna takut melihat gelombang air dan mendengar desiran angina, jika dijelaskan dengan kata-kata , kira-kira seperti ini:
  • “Adik-adik….tiba-tiba waktu Petrus lagi ashik-ashiknya berjalan di atas air seperti Yesus, datanglah gelombang yang sangat besar…dan ada suara angin yang begitu keras, hal itu membuat Petrus takut,  adik-adik.”
  • Kira-kira butuh waktu 10 detik
  • Bandingkan dengan mengganti penjelasan itu dengan sound effek suara desiran ombak dalam waktu 3 detik saja, sudah cukup membawa imajinasi anak pada datangnya angin dan ombak besar.
  • Perbandingan waktu yang ada 3:10 detik
  • Musik adalah BAHASA GAMBAR yang disampaikan melalui media musik
  • Musik instrumental akan membawa pendengar dalam imajinasi mereka terhadap sebuah persitiwa, sebuah suasana atau sebuah kenangan akan peristiwa, kenangan akan seseorang, dlsb
  • Musik Vokal yang mengandung syair, jelas dapat membuat pendengar/ penyanyi/ pemain musik-nya membayangkan isi syair lagu tersebut dalam sebuah imajinasi.
  • Sekalipun intonasi termasuk dalam bahasa gambar Audio dan atau Audio Visual, dan juga termasuk dalam bahasa gambar Orang, tetapi saya terdorong untuk menyendirikan INTONASI sebagai bahasa gambar tersendiri
  • Mengapa intonasi merupakan bahasa gambar ?
  • Salah satu bukti bahwa intonasi adalah bahasa gambar adalah : saat kita membaca sms yang tidak mengandung intonasi, kebanyakan bisa terjadi salah paham alias saling tersinggung. Hal itu dikarenakan sang pembaca sms membaca dengan intonasinya sendiri yang terkadang tidak sama dengan intonasi sang pengirim sms tersebut. Sang pengirim bertanya : ‘apa?’ Dengan nada datar, tetapi sang pembaca membaca dengan intonasi : ‘apa…?’ Penuh kemarahan. Akhirnya terjadi pertengkaran
  • Oleh karna itu sekarang ada yang namanya emotion picture yang memuat gambar wajah tertawa, wajah menangis, dll yang dapat disertakan saat orang sedang chating, dll. Gambar –gambar wajah tersebut adalah untuk menggantikan intonasi yang terhilang saat bahasa lisan dibentukkan dalam bahasa tulis.
  • Bukti lainnya adalah, saat seseorang berbicara dengan intonasi tertentu, lawan bicara sudah langsung dapat menangkap suasana hati lawan bicara, tanpa harus bertanya lebih lanjut. Intonasi terkadang berbicara lebih banyak daripada isi kata-kata yang disampaikan. Hal inilah yang terkadang terabaikan pasangan suami istri, sehingga walaupun kata-kata sudah disusun sedemikian rupa agar tidak mnyinggung pasangan, melainkan intonasi berbicara tetap menggambarkan isi hati yang belum beres.
  • Hanya dengan mendengarkan intonasi seseorang, kita mendapat gambaran mengenai emosi orang tersebut dalam sekian detik saja, berbeda halnya apabila kita ingin mendengar cerita dibalik emosi yang menyertai kata-kata seseorang, bisa memakan waktu bermenit-menit lamanya.
  • Intonasi pasti terdapat dalam tulisan karya sastra seni, misalnya puisi, narasi, dll. Tetapi tidak semua intonasi adalah disajikan dengan bentuk tulisan sastra seni, misalnya intonasi orang berpidato tentu tidak sama dengan intonasi orang membaca berita di TV atau di Radio. Saat berita dibacakan di TV atau di Radio, walaupun terdapat intonasi disana, penyajian intonasi tersebut tidak dalam bentuk karya tulis yang dapat dinikmati oleh pemirsa/ pendengar sebagai karya sastra tulis, melainkan lebih ke Audio Visual sebagai sebuah siaran berita. Oleh karna itu, metode Intonasi tetap disendirikan sebagai salah satu metode BAHASA GAMBAR, terpisah dari metode  karya sastra seni.

58.  METODE MUSIK

59.  METODE INTONASI

INDRA PENGELIHATAN DAN PENDENGARAN

  1. METODE AUDIO VISUAL
    1. Berbeda dengan metode visual yang hanya melibatkan indra pengelihatan saja, atau metode audio yang hanya melibatkan indra pendengaran saja, metode audio visual sangat kuat karna mencakup dua macam indra tersebut.
    2. Kita tidak dapat dengan mudah melupakan film yang pernah kita tonton.

INDRA PERABA

  1. METODE SUHU
    1. Yang melekat pada sebuah tempat adalah ingatan orang akan suhu di tempat tersebut, misalnya saya menyebut kota Surabaya, tentu anda yang sudah pernah ke sana dapat membayangkan seberapa panaskah Surabaya itu dan kira-kira pakaian jenis apa yang akan kita bawa jika kita berlibur di sana.
    2.  Rupa Allah adalah wujud tiga dimensi pertama yang dipakai Tuhan untuk ‘merancang’ manusia sebagai ciptaan-Nya”
    3.  Mengapa benda tiga dimensi termasuk dalam bahasa gambar?
    4. Karna benda tiga dimensi dapat dilihat dengan mata, bahkan tidak itu saja, dapat diraba, dan bahkan beberapa mengeluarkan suara yang dapat didengar
    5. Benda tiga dimensi meliputi alat peraga, yang terbuat dari apa saja, Misalnya saat bercerita Marta dan Maria, saya membuat bahan cerita yang memakai teh sungguhan, buah sungguhan, dll Misalnya saat menceritakan Yesus disalib, menggunakan alat peraga mahkota duri sungguhan, dll
    6. METODE UKURAN

62.  METODE BENDA TIGA DIMENSI / OBJECT LESSONS

o    Ukuran merupakan metode BAHASA GAMBAR yang memudahkan orang dapat membayangkan sebuah jarak, berat, panjang, belar, isi, volume, kedalaman, ketinggingan, derajat, suhu, dll

o    Hanya dengan menyebutkan “Alamat rumah saya berjarak 11 Km dari pusat kota Magelang” Anda tentu dapat membayangkan seberapa jauhnya rumah saya dari pusat kota.

64.  METODE SENTUHAN

  • “Sentuhan adalah cara Tuhan menciptakan manusia pertama, dan juga dengan tangan-Nya sendiri Ia menenun janin dalam kandungan ibu”
  •  Sentuhan juga adalah BAHASA GAMBAR
  • Para peneliti di Baylor College of Medicine,misalnya, menemukan bahwa apabila anak-anak jarang diajakbermain atau jarang disentuh, perkembangan otaknya 20 % atau 30 % lebih kecil daripada ukuran normalnya pada usia itu.
  • Contoh, seorang bayi yang baru lahir, yang dikenal pertama olehnya adalah : suara sang ibu yang sudah dipelajarinya sejak dari dalam kandungan, yang kedua adalah sentuhan ibu. Mengapa? Karna seorang bayi yang baru lahir belum langsung dapat melihat dengan jelas, jadi saat ia mengalami sentuhan sang ibu, dia mememorikan dan menggabungkan dengan suara yang telah ia kenal, dan ia mulai menyimpulkan, oh..kalau yang suaranya seperti itu…menyentuh aku dengan cara seperti ini, dia ibuku. Baru setelah dia dapat menatap dengan jelas, dia menyimpulkan, oh…ibuku berwajah seperti ini.
  • Seorang bayi yang sering dibelai oleh baby sitter, tidur bersama baby sitter, makan disuapin baby sitter, mandi dimandiin baby sitter…akan memiliki obyek lekat dengan baby sitter tersebut, sehingga saat baby sitter pulang kampung saat lebaran, tidak ada satu orang pun di rumah itu termasuk mamanya yang dapat mengendalikan ‘kemarahan’ anak ini karna kebingungannya akan ketidakhadiran figure yang selama ini melekat pada dirinya.
  • Saya (penulis) tidak pernah bisa melupakan saat menjelang meninggal mama saya menyentuh dengan lembut kening dan poni saya. Atau saat ayah mertua saya sesaat sebelum meninggal , memegang tangan saya cukup lama , dalam keadaan koma.
  • Jika sentuhan itu harus didefinisikan oleh sang bayi seandainya dia bisa melakukannya dengan kata-kata: Yang jemarinya pendek-gemuk, yang tubuhnya gemuk, yang cara memegangnya memegang leherku dulu, baru kemudian menggendong pantatku, yang sebelum menggendong pasti mencium aku dulu, nah itulah dia mamaku. Kira-kira butuh waktu 20 detik. Tetapi hanya dengan merasakan sentuhan ibu selama 1/10 detik, sang anak sudah dapat menyimpulkan bahwa itu ibunya.
  • Perbandingan waktu di sini adalah 1: 200
  • Contoh lain: tanpa harus banyak bicara pada orang yang baru saja ditinggalkan suaminya pulang ke sorga, cukup kita tepuk pundaknya dan peluk dia, itu sudah berarti sekali, dibandingkan dengan 200 kata-kata nasehat agar dia kuat.
  • Saat Yesus mencuci kaki murid-murid dan menyentuh mereka dengan tangan-Nya sendiri, saya percaya peristiwa itu menjadi peristiwa tak terlupakan seumur hidup murid-murid
  • Mengenai sentuhan dapat anda pelajari lebih mendetail di tulisan saya berjudul “KUASA BAHASA SENTUHAN YANG MENCERDASKAN”
  • https://jeniuscaraalkitab.wordpress.com/2010/06/03/kuasa-bahasa-sentuhan-yang-mencerdaskan/

INDRA PENGECAP

  1. METODE RASA
  • Rasa juga merupakan BAHASA GAMBAR  yang disampaikan/tersampaikan  melalui indra pengecap
  • Pada saat seseorang merasakan, manis, masam, getar, tawar, asin, pedas, pahit, dan campuran dari berbagai rasa tersebut, di pikirannya tergembar sebuah cita rasa yang bahkan tidak dapat diceritakan dengan kata-kata
  • Contoh: saat saya menyebut satu kata : Cap Jay Kuah. hanya dalam setengah detik saja, anda langsung dapat membayangkan cap jay dengan semua isinya; ada wortel, kapri, sawi putih, sawi hijau, tomat, ati ampela ayam, kekian, ayam, dll lengkap tergambar dengan aromanya dan sensai rasanya.
  • o    Dan saya akan kesulitan menjelaskan bagaimana rasa onde onde kepada orang Jerman yang belum pernah memakannya. Tetapi beda sekali ketika saya menyebutkan kata onde-onde di kota Madiun, seluruh kota tahu Onde-Onde, apalagi karna onde-onde ada yang terkenal di Madiun.  

INDRA PENCIUMAN

  1. METODE AROMA
  • Aroma juga merupakan BAHASA GAMBAR  yang disampaikan/tersampaikan  melalui indra penciuman manusia
  • Pada saat seseorang mencium sebuah aroma tertentu, dia sudah dapat membayangkan dalam imajinasinya sebuah benda dengan aroma yang pernah dikenalnya.
  • Misalnya saat melintasi sebuah daerah baru yang kita belum hafal tempat-tempatnya, tiba-tiba kita mencium aroma sate kambing yang sangat khas, secara spontan, perut terasa lapar dan mata mencari-cari dimanakah gerangan warung sate tersebut. Atau sebaliknya, jika kita sudah hafal
  • tempat warung sate tersebut, saat melintasinya kita sengaja mengendus / mencari aroma sate tersebut, dan benar saja, walaupun kita tidak atau belum  membaca pengumuman “HARI INI TUTUP, BUKA LAGI SETELAH IDUL FITRI” , aroma yang tidak ditemukan saat kita mencarinya itulah yang sudah menceritakan lebih dulu bahwa warung itu tutup.
  • Sebuah aroma, bahkan tidak dapat dideskripsikan dengan kata-kata, namun dapat kita gambarkan dengan detail di pikiran kita, misalnya kata HARUM sering dipakai untuk menggambarkan aroma bunga atau sabun mandi, tetapi tetap saja aroma mawar beda dengan aroma sabun mandi mawar.  Bagaimana cara menjelaskan perbedaan aromanya? Sulit. Tetapi tetap saja saat mencium aroma sabun mawar dan aroma mawar sungguhan dengan mata tertutup sekalipun, kita dapat membedakannya. Saat anda mencium aroma bunga melati misalnya: yang tergambar di ingatan anda bisa saja:
    • bunga melati
    • lagu dengan judul “melati suci”
    • pernikahan adat jawa dengan asecories bunga melati
    • dll

METODE YANG BERSENTUHAN DENGAN ALAM

67.  BINATANG

  • Binatang juga  merupakan BAHASA GAMBAR  yang disampaikan/tersampaikan  melalui ciri-ciri  binatang bersebut
  • Tidak heran binatang digunakan dalam Alkitab untuk menggambarkan sesuatu, misalnya kerajinan digambarkan dengan binatang semut, keperkasaan dilambangkan dengan binatang Singa, perlindungan digambarkan dengan bagaimana induk ayam berusaha mengumpulkan anak-anak ayam di bawah sayabnya, dll
  • Tidak sedikit pula kita menemukan binatang digunakan sebagai ikon atau pun logo dari sebuah Negara, bendera, organisasi, dll. Mengapa ?
  • Hanya dengan memunculkan gambar burung rajawali, kita sudah dapat menangkap penggambaran dari burung rajawali yang melatih anaknya terbang, yang terbang menantang arus angin,  yang merajai dunia perburungan, dan yang memiliki ketajaman pengelihatan, serta berani terbang menantang badai, dll
  • Melihat gambar burung rajawali dalam sepersekian detik, jika diceritakan mengenai cirri-ciri rajawali mungkin memakan waktu setengah jam, bahkan dapat dijadikan kotbah seri.
  • Tumbuhan juga dapat menjadi BAHASA GAMBAR, Karna pada saat seseorang menyebutkan sebuah tumbuhan, misalnya menyebut sebuah kata, yaitu kata POHON, langsung saja, si pendengar sudah dapat menggambarkan dengan jelas di imajinasinya, ada akar, batang , daun, buah, dll.
  • Tidak heran, Alkitab pun menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai BAHASA GAMBAR , contohnya dalam Mazmur 1: 3- 6
  • Seandainya ada orang buta sejak lahir dan tidak pernah melihat pohon, mungkin kita butuh waktu berjam-jam untuk menjelaskan tentang pohon dari segi warnanya, fungsi tiap bagiannya, cara menanamnya, bagaimana ia bertumbuh, iklim yang mempengaruhinya, dlsb. Berbeda jauh sekali dengan orang yang sudah mengerti dan melihat Pohon, sekali kita sebut Pohon, orang itu sudah memiliki gambaran yang lengkap mengenai pohon itu. Banyak sekali pri bahasa yang menggunakan tanaman sebagai kiasan, misalnya
    • “Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya”,
    • “Bagai kacang meninggalkan kulitnya”
    •  “Bagai pinang di belah dua”
    • “Bagai mendapat durian runtuh”
    •  “seperti memakan buah simalakama”
    • Dll

68.  TUMBUHAN

69.  METODE CUACA

Cuaca juga adalah BAHASA GAMBAR yang disampaikan melalui keadaan cuaca yang memiliki arti tertentu. Untuk mengungkapkan suasana hati yang sedang sedih, kerap dikatakan melalui bahasa gambar cuaca; seperti ini misalnya; “Hatiku sedang mendung”. Alkitab pun menggunakan cuaca sebagai BAHASA GAMBAR, contoh : Hos 6:3 Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan,  seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi. Tanpa penjelasan panjang lebar, seseorang yang hidup di area yang mengalami 4 musim tentu sudah memahami arti ayat tersebut, berbeda dengan kita yang tinggal di Indonesia, tentunya ayat tersebut perlu digambarkan lebih panjang lebar, karna kita belum mengerti mengenai hujan pada akhir musim itu seperti apa kira-kira, apakah sama dengan musim hujan di iklim tropis seperti di Indonesia?

70.  METODE UNSUR-UNSUR ALAM

Unsur unsur alam (selain metode lain yang juga melibatkan alam : Tumbuhan, Binatang, Cuaca), seperti langit, bumi, api, air, angin, dll juga adalah metode BAHASA GAMBAR. Contoh ; kata ‘angin sepoi-sepoi’ untuk menggambarkan suasana santai, ‘api yang membakar di dada’ untuk menggambarkan semangat yang menyala-nyala, dll

METODE YANG BERSENTUHAN DENGAN LINGKUNGAN

71.  METODE BUDAYA

Budaya adalah BAHASA GAMBAR yang disampaikan melalui sebuah kebudayaan yang dianut di sebuah tempat. Misalnya, budaya Lamaran di adat Jawa, semua orang Jawa pasti mengerti apa artinya LAMARAN itu, tanpa harus mendapat penjelasan panjang lebar mengenai apa arti lamaran, jika di sebuah rumah terjadi prosesi lamaran, semua orang sudah mengetahui bahwa si gadis di rumah tersebut sudah dimintai kesediaannya oleh keluarga si calon suami untuk menjadi menantu dari keluarga pria, dan jika si gadis berkata ‘ya’, itu artinya si gadis tersebut tak lama kemudian pasti akan menikah dengan si pria yang melamarnya itu. Tuhan memakai banyak sekali budaya Israel sebagai penggambaran sesuatu, bahkan Tuhan menciptakan hari-hari raya tertentu untuk mengenang sebuah peristiwa yang tidak boleh dilupakan misalnya: Hari Raya Paskah, Hari raya pendamian, hari raya pondok daun, dll

72.  METODE LEMBAGA

Lembaga juga adalah sebuah BAHASA GAMBAR yang didalamnya mengandung struktur, strata, tugas dan wewenang, aturan dan disiplin, serta area dan semua unsur yang terdapat di dalamnya, contoh; hanya dengan menyebut RT, saya yakin ada sudah memahami apa yang ada di dalam RT itu, siapa saja anggotanya, apa saja kegiatannya, dll. Tetapi jika kita kedatangan orang Amerika yang tidak mengerti apa RT itu, kita perlu menjelaskan padanya panjang lebar, tak jauh beda dengan kalau orang Amerika mencoba menjelaskan pada kita apa itu SENAT di Amerika, dan apa perbedaannya dengan MPR dan DPR di Indonesia.

73.  METODE KELUARGA

Keluarga adalah sebuah BAHASA GAMBAR yang mudah dicerna siapa saja, karna keluarga itu ada di mana saja dan dialami oleh siapa saja. Tak jarang keluarga digambarkan sebagai penggambaran kasih, pengorbanan, kerukunan, pengampunan, dll. Ada peribahasa yang seperti ini : Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang penggalan.(Kasih ibu kepada anak tidak ada putus-putusnya, tetapi kasih anak kepada ibu kadang-kadang sedikit.) Keluarga tak jarang dijadikan Bahasa Gambar yang sangat efektif untuk dijadikan slogan perusahaan, misalnya “Armada Finance, sahabat keluarga” , “Lindungi Keluarga Anda dengan Asuransi…”, dll

METODE YANG BERSENTUHAN DENGANDIMENSI RUANG DAN WAKTU

74.  METODE TEMPAT

Tempat merupakan BAHASA GAMBAR yang terkait dengan sebuah peristiwa yang pernah terjadi di sana. Misalnya, hanya dengan menyebut kata LUBANG BUAYA, anda bisa langsung teringat pada peristiwa G/30 S PKI, hanya dengan menyebut kata RENGASDENGKLOK, anda bisa langsung teringat pada peristiwa penculikan Soekarno oleh generasi muda pada saat-saat menjelang proklamasi, dst

Oleh karna itu, dalam menyelidiki Alkitab, perlu juga kita menyelidiki TEMPAT terjadinya sebuah peristiwa, misalnya saat Elia menyeberangi sungai Yordan bersama Elisa sebelum terangkat ke Sorga, di tempat yang sama Elisa melakukan hal yang sama setelah Elia terangkat ke sorga.

75.  METODE WAKTU

Waktu juga adalah BAHASA GAMBAR yang dapat dengan mudah menjadi penggambaran suasana, lama tidaknya sebuah peristiwa, pemakaiannya, dll. Contoh, acara-acara tertentu di TV menggunakan metode waktu untuk mengingatkan pemirsa akan tayangan tersebut, misalnya Hari apa dan jam berapa acara Kick Andy itu? Kesepakatan hari, jam dan waktu, juga digunakan di dunia perniagaan. Alkitab juga menggambarkan seorang perempuan bijak yang rajin, juga dengan menggunakan penggambaran waktu kapan si perempuan bijak ini bangun (Amsal 31: 15) dikatakan ia bangun kalau masih malam. Bagimana artinya kalau ayat ini berbunyi lain “ Ia bangun kalau sudah siang” tentu anda sudah dapat membaca arti sebenarnya dari kalimat itu bahwa si perempuan itu MALAS.

HASIL PERPADUAN DARI SEMUA METODEMENGHASILKAN OUTPUT – METODE NATURAL

 

Semua perpaduan metode menghasilkan juga metode natural. Metode natural adalah istilah saya sendiri. Yang saya maksud dengan metode natural adalah metode yang keluar dan terpancar dari dalam diri guru secara natural, tidak dibuat-buat, karna itu berkaitan dengan karakter dasar sang guru yang walaupun tidak merupakan materi pelajaran, tetapi mau tidak mau terserap oleh murid, karna murid melihat keseharian guru, sekalipun hal itu tidak dikatakan atau diajarkan secara sengaja. Metode natural terdiri dari Metode Teladan, Metode Leadership dan Metode Pembentukan Karakter.

 

  1. 76.  METODE TELADAN
  • “Yesus datang menjadi ‘manusia’ dalam rangka memberi teladan hidup sebagai teladan yang nyata, yaitu teladan – melayani dan bukan dilayani, memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang”
  • TELADAN HIDUP ADALAH BAHASA GAMBAR YANG SEBENARNYA
  • Melalui teladan ditanamkan Keyakinan dan Nilai-nilai
  • Teladan hidup langsung terekam dalam pikiran bawah sadar, karna teladan hidup adalah bahasa gambar yang di dapat dari kehidupan keseharian.
  • Bahkan Yesus menjadikan diri-Nya sendiri sebagai ilustrasi/ contoh/teladan, dengan cara Ia mencuci kaki murid-murid-Nya, bangun pagi untuk berdoa, tidak sombong saat dipuja, dapat menguasai emosi saat diserang orang Farisi, berbelaskasihan, dll Itulah sebabnya Yesus mengajak kedua belas murid-Nya kemana pun Dia pergi, karna dalam setiap langkah hidup-Nya di dunia ini, Ia sedang mengajarkan LIFE STYLE  kepada murid-murid-Nya dengan memakai TELADAN sebagai bahasa gambar yang utama.
  • Itulah sebabnya seorang anak yang bertekad untuk tidak merokok seperti ayahnya, pada akhirnya setelah dewasa ia pun merokok. Mengapa bisa begitu? Karna pemandangan seorang ayah merokok itulah yang sering ia lihat.
  • Mengapa kebanyakan profesi sang orang tua turun kepada anaknya? Misalnya sang ayah yang memiliki toko sepeda, kebanyakan anak laki-lakinya juga setelah dewasa membuka toko sepeda dikotalain. Itu dikarnakan sejak kecil sang anak ‘melihat’ dan ‘melihat’ sepeda dan sepeda lagi.

METODE LEADERSHIP

  • Leadership berjalan bersamaan/ serempak dengan materi pembelajaran. Saat seseorang diberi kesempatan untuk berorganisasi sesungguhnya dia sedang dipersiapkan menjadi seorang pemimpin. Pengalaman dalam organisasi adalah pengalaman yang tak terlupakan, dapat menambah wawasan dan sangat efektif. Hanya dengan menyebut kata SEKRETARIS, anda tentu dapat mendeskripsikan apa yang menjadi tugasnya, bagaimana biasanya penampilannya, di mana biasanya dia bekerja, dlsb
  • Metode Leadership terbagi menjadi: metode job description, metode regenerasi, dan metode visi , misi dan dedikasi
  1. METODE JOB DESCRIPTION
    1. Saat kita memberi tugas khusus selama proses mengajar-belajar berlangsung, secara serempak tugas khusus itu otomatis memberi pengalaman tak terlupakan bagaimana cara berorganisasi yang baik, bagaimana cara bekerja sama dengan orang lain, bagaimana cara menjalin komunikasi dengan bidang lain, dlsb
    2. METODE REGENERASI
      1. Saat seseorang guru melatih muridnya untuk menjadi guru juga, ada tehnik-tehnik yang dipakai sang guru dalam memberi kesempatan, memberi waktu lebih, memberi kepercayaan, dan pada akhirnya memberi tongkat estafet kepemimpinan pada murid yang dicalonkan
      2. Pengalaman untuk dipersiapkan adalah pengalaman yang sangat terkesan yang tidak dimiliki oleh murid lain pada umumnya
      3. Proses ini berjalan serempak dengan proses pembelajaran sehari-hari.
      4. METODE VISI MISI DAN DEDIKASI
        1. Penanaman Visi, Misi dan Dedikasi adalah tugas dari seorang leader untuk mengarahkan orang yang dipimpinnya bergerak pada arah yang sama, tujuan yang sama, motivasi yang sama dan pada akhrinya mendapatkan hasil yang diharapkan/ ditetapkan/ sasaran/ goal yang ingin dicapai.
        2. Penanaman Visi, Misi dan Dedikasi ini menjadi sesuatu yang tertanam dengan kuat. Terbukti bahwa injil dapat diberitakan sampai ke ujung bumi adalah karna metode ini berhasil dilakukan oleh Yesus pada murid-murid-Nya.

80.  METODE PEMBENTUKAN KARAKTER

a.       Seorang karyawan baru tidak pernah bisa melupakan saat pertama kali ia melakukan kesalahan di sebuah perusahaan dan dia ditegur oleh Boss-nya. Apalagi jika teguran tersebut sudah bukan berupa lisan lagi, melainkan sudah berupa surat peringatan. Jika ia tidak ingin dikeluarkan dari perusahaan itu, agaknya dia akan jera dengan tingkah lakunya yang mungkin merugikan perusahaan.

Kini terjawab sudah pertanyaan kita di atas tadi

  1. Tanpa sengaja, kita menyenandungkan melody lagu Caiya-caiya (Briptu Norman) yang sering muncul di TV sambil menyapu/ menyetir, padahal kita belum pernah mempelajari lagu tersebut secara khusus dan hafal syairnya? ITU KARNA MUSIK DARI LAGU TERSEBUT SECARA TIDAK KITA SADARI TELAH MASUK KE AREA PIKIRAN BAWAH SADAR KITA
  2. Si kecil, tidak pernah belajar tehnik make up, tetapi suatu hari sang bunda mendapati wajahnya belepotan lipstick. Dari mana ia belajar memakai lipstick dan tahu kalau lipstick itu untuk di bibir bukan untuk di pipi/ di kaki? ITU KARNA SI KECIL TANPA SENGAJA KITA AJARI, DIA SUDAH BELAJAR SENDIRI DENGAN METODE VISUAL/ MELIHAT TELADAN/ CONTOH DENGAN CARA MENIRU
  3. Adik kecil yang menjadikan semua benda disekitarnya jadi mainannya, mulai dari piring plastic, sendok, garpu, panci, buku kakaknya, tombol di TV, pasir, gayung, dll. Mengapa ia selalu menjadikan benda di sekitarnya jadi ‘obyek’ mainannya? ITU KARNA BENDA TIGA DIMENSI ADALAH SALAH SATU CARA SI KECIL UNTUK BELAJAR
  4. Ditemukan seorang anak yang loncat dari lantai 12 sebuah apartement dengan memakai kostum Superman. Apakah ia tidak tahu bahwa cerita Superman itu cuma cerita khayalan belaka? ITU KARNA FILM AUDIO VISUAL ITU TELAH BERHASIL MEMPENGARUHI SI ANAK YANG OTAKNYA BARU MENGENAL GELOMBANG ALPHA DAN TETHA. Oleh karna itu, system dunia mau memakai  semua system yang dipakai dalam kerajaan sorga, tetapi untuk tujuan yang jahat. Kita sebagai pengikut Tuhan, justru jangan sampai tertinggal, untuk menggunakan semua metode kreatif untuk menanamkan kebenaran Firman Tuhan
  5. Hampir 100 persen anak-anak menyukai iklan TV. Ada apa sebenarnya dengan iklan itu? ITU KARNA DI IKLAN ADA : MUSIK, CERITA, EKSPRESI WAJAH ORANG, INTONASI YANG MENARIK, VISUAL, AUDIO DAN ADA GAMBAR LOGO, KEMASAN, TRUE STORY, DLL.

KESIMPULAN:

  1. Semua metode di atas hanya didasarkan pada paradigma “MEMAKAI BAHASA GAMBAR”  baik gambar sungguhan, maupun gambaran yang berupa imajinasi maupun memory akan sebuah peristiwa
  2. Dan jika semua metode itu kita teliti: semuanya itu sudah mencakup 5 macam fungsi otak tengah/ mesencephalonSemua metode di atas juga tidak terlepas dari  3gayabelajar VAK, Visual, Auditory, Kinestetik, dan juga tambahan dari saya sendiri, yaitu metode gayabelajar EMOSI
    1. Fungsi Visual
    2. Fungsi audio
    3. Fungsi motorik
    4. Fungsi memori dan recalling memory
    5. Fungsi hormonal sehingga kegiatan belajar dapat dilakukan secara simultan/ serempak
  3. Semua metode belajar dengan cara yang menyenangkan di atas, tentu sangat mendukung teori system limbic yang melibatkan otak tengah/ mesenchephalon, dimana suasana belajar yang menyenangkan akan menolong emosi anak dalam menyerap pelajaran/ inti pembelajaran
  4. Semua metode di atas menggunakan dominasi gelombang Alpha otak anak-anak yang menjadi akses ke pikiran bawah sadar yang kekuatannya 9 kali lipat lebih kuat daripada pikiran sadar, yaitu: dengan semua kegiatan yang berbau:Dan semua metode di atas telah mencakup 9 dimensi kecerdasan yang dikemukakan oleh Howard Gardner
    1. Relaksasi ( semua aktifitas yang menyenangkan dan membuat anak-anak relaks)
    2. Menghayal
    3. Visualisasi
    4. Pra tidur
    5. Tutup mata tetapi masih sadar

1)      Kecerdasan musical (music smart)

2)      Kecerdasan Gerak Tubuh (body smart)

3)      Kecerdasan Visual Spatial (picture smart)

4)      Kecerdasan Logika Matematika (number smart)

5)      Kecerdasan linguistik (word smart)

6)      Kecerdasan Intrapersonal (self smart)

7)      Kecerdasan interpersonal (people smart)

8)      Kecerdasan Naturalis

9)      Kecerdasan Spiritual atau Eksistensial

  1. Dari semua metode di atas, dapat kita simpulkan bahwa semua indra kita dapat dipakai menjadi bahasa gambar, mulai dari indra pengelihatan, indra pendengaran, indra perabaan, indra penciuman dan indra pengecap

SEBAGAI GURU YANG BAIK:

  1. Mari kita evaluasi kembali bagaimana ‘miskin’- nya kita dalam menggunakan metode yang ‘itu-itu ‘ saja, seperti bercerita, gambar peraga, lagu anak-anak, ayat mas tanpa gerakan dan intonasi, dan hal itu diulang-ulang terus dari minggu ke minggu. Bagaimana mungkin kita dapat bersaing dengan GAME on line, Face Book ( yang penuh foto), Internet, TV Kabel, Film dll?
  2. Cerita hanyalah salah satu metode diantara ratusan/ bahkan mungkin ribuan metode (karna masih banyak yang belum saya daftarkan di sini). Alat peraga berupa gambar juga hanyalah salah satu metode saja di antara ribuan metode yang ada.

Sumber Pustaka:

Brain Management for Self Improvement, PT Mizan Pustaka, 2007, dr. H. Taufiq Pasiak, M. Pd

ALKITAB, LAI, 1993, PL dan PB dalam terjemahan

Multiple Intelligences, PT Grafika Multi Warna , 2003, Seri Ayah Bunda

Hypnotherapy, PT Gramedia Pustaka Utama, 2009, Adi W Gunawan

Mengungkap Misteri Otak tengah, Pustaka Widyatama, 2010, Dr Arman Yurisaldi,

www.jeniuscaraalkitab.wordpress.com

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s