SEMINAR ANTI NARKOBA FROM B.L.A.S.T TO B.L.E.S.S.


Unduh gratis Word dan Power Point dengan klik tautan berikut ini:

DARI BLAST MENJADI BLESS

DARI BLAST MENJADI BLESS

 

DARI B.L.A.S.T ( LEDAKAN)

MENJADI B.L .E.S.S ( DIBERKATI UNTUK JADI BERKAT)

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

 

Narkoba, Miras, Rokok dan Obat-obat terlarang dalam Alkitab.

( ringkasan dari kotbah Pdt Deni Yoga Trianto)

Kata narkoba, miras dan rokok, tidak tertera di ayat-ayat Alkitab, karena Alkitab tidak pernah menuliskan kata-kata; narkoba, miras, ataupun rokok.

Tidak semua yang tidak ada ayatnya, boleh dilakukan. Kata korupsi, kata KKN juga tidak ada di Alkitab.

Di masa Alkitab belum ada narkoba, dll, tetapi kecanduan sudah ada pada zaman itu dalam bentuk kecanduan anggur. Kecanduan dipakai oleh manusia untuk melarian diri dari persoalan hidup yang mendera/ sebagai hiburan semu

Prinsip Alkitab  mengenai Narkoba, Miras, Rokok dan Obat-obat terlarang dalam Alkitab.

  1. Berguna dan membangun (I Korintus 10:23) / bedakan dengan tindakan medis yang dosisnya diawasi untuk pengobatan
  2. Tidak membiarkan diriku diperhamba oleh apa pun (I Korintus 6:12)
  3. Pemabuk tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah ( I Korintus 6:10)
  4. Celakalah mereka yang menjadi jago minum dan juara dalam mencampur minuman keras / oplosan (Yesaya 5:22)
  5. Efeknya orang yang mabuk anggur (Amsal 23:29-35)
    • Kehilangan kesadaran diri
      1. Mengaduh
      2. Mengeluh
      3. Bertengkar
      4. Berkeluh kesah
      5. Mendapat cidera tanpa sebab
      6. Merah matanya
    • Membuang waktu yang berharga
      1. Duduk sampai jauh malam
    • Halusinasi dan meracau
    • Kehilangan keseimbangan
    • Ketagihan/ Keterikatan/ dikontrol oleh efek candu
  6. Mabuk Anggur menimbulkan hawa nafsu (Efesus 5:18)- rawan kejahatan, rawan sex bebas, dll- lebih baik Penuh dengan Roh. Alkitab langsung memparadokskan orang yang mabuk oleh anggur dengan orang yang penuh dengan Roh. Roh Kudus akan menolong kita sehingga bagi yang sudah terlanjur terikat, Roh Kudus dapat tolong untuk dapat lepas dari jerat keterikatan dengan Narkoba, Miras, Rokok dan obat-obatan terlarang lainnya.

 

 

B.L.A.S.T

  • Bored, perasaan bosan dengan rutinitas sehari-hari dan rutinitas sekolah. Kebosanan bagaikan sebuah lubang besar di dalam hati kita.

 

Apakah kamu pernah bosan seperti Daud?

      • II Sam 11:1 Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya ( terjebak pada rutinitas)  maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju (zona nyaman dan aman)  beserta orang-orangnya dan orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem.(memilih untuk jadi penonton)

 

Daud terjebak pada rutinitas perang, sehingga dia bosan

Daud sudah ada di zona nyaman dan aman, sehingga dia memutuskan untuk tidak perlu ikut berperang. Memutuskan untuk menjadi penonton dan bukan jadi pemain.

 

Ending dari kebosanan ini adalah; Daud melakukan pelecehan sexual kepada Batsyeba, dan membunuh Uria, suami Batsyeba dalam rekayasa perang. Yang dia lakukan itu semata-mata hanya untuk menutupi lubang besar di dalam hatinya yang bernama ‘lubang kebosanan’

 

Cara mengatasi kebosanan:

 

  1. Rutinitas itu tidak salah. Yang salah adalah bila kita terjebak pada rutinitas yang membuat kita kehilangan hasrat/ passion.

 

Salah satu cara agar tidak bosan adalah ; tidak terjebak dalam rutinitas, dengan setiap hari membangun passion/ hasrat, dengan cara selalu bergaul dengan Tuhan.

Markus 1:35-39.

Ketika Yesus selalu terhubung dengan Bapa dalam doa-doaNya, Yesus tidak pernah terjebak dalam rutinitas, melainkan hidupNya selalu dipenuhi dinamika, karena focus pada tujuan hidupNya, tidak pernah pudar

Yesus mengajar di kota-kota lain

1:35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa m  di sana. 1:36 Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia; 1:37 waktu menemukan Dia mereka berkata: “Semua orang mencari Engkau.” 1:38 Jawab-Nya: “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang. n ” 1:39 Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat o  mereka dan mengusir setan-setan. p 

 

  1. Zona nyaman ( comford zone) dan Zona Aman ( Safe Area) tidak salah. Yang salah adalah apabila kita terjebak dalam zona nyaman dan zona aman, yang membuat kita kehilangan tujuan/ target.

 

Salah satu cara agar tidak bosan adalah ; tidak terjebak dalam zona nyaman dan zona aman,  dengan cara selalu menjadi pemain/ jangan puas menjadi penonton.

 

Nehemia 2:1-5

Nehemia mendengar keadaan kota Yerusalem yang mengenaskan. Namun dia mau meninggalkan kenyamanan dan keamanan di lingkungan istana, di luar negeri, dengan  jabatan yang bagus, gaji tinggi, semua fasilitas lengkap, untuk pulang kampung dan membangun kembali Yerusalem yang benar-benar tempat yang jauh sekali dari situasi aman dan nyaman. Nehemia mau jadi pemain walaupun harus dengan cara meninggalkan area nyaman dan aman.

 

Nehemia diutus ke Yerusalem

2:1 Pada bulan Nisan tahun kedua puluh pemerintahan raja Artahsasta, v  ketika menjadi tugasku untuk menyediakan anggur, aku mengangkat anggur dan menyampaikannya kepada raja. Karena aku kelihatan sedih, yang memang belum pernah terjadi di hadapan raja, 2:2 bertanyalah ia kepadaku: “Mengapa mukamu muram, walaupun engkau tidak sakit? Engkau tentu sedih hati.” Lalu aku menjadi sangat takut. 2:3 Jawabku kepada raja: “Hiduplah raja untuk selamanya! w  Bagaimana mukaku tidak akan muram, kalau kota, x  tempat pekuburan nenek moyangku, telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya habis dimakan api? y ” 2:4 Lalu kata raja kepadaku: “Jadi, apa yang kauinginkan?” Maka aku berdoa 1  kepada Allah semesta langit, 2:5 kemudian jawabku kepada raja: “Jika raja menganggap baik dan berkenan kepada hambamu ini, utuslah aku ke Yehuda, ke kota pekuburan nenek moyangku, supaya aku membangunnya kembali.”

 

  • Lonely, perasapaan sepi karena tidak dekat dengan orang tua secara kuantitas dan kualitas. Kesepian bagaikan lubang besar dalam hidup kita.

 

Apakah kamu pernah mengalami kesepian seperti Daud? Daud adalah sesosok pribadi yang ditinggalkan oleh ayah dan ibunya.

Menjadi anak yang tidak dianggap, menjadi anak yang dilupakan, menjadi anak yang tidak dibanggakan, menjadi anak yang tidak diperhitungkan.

Saat Nabi Samuel datang untuk mengurapi raja berikutnya, sebagai raja pengganti Saul, Daud tidak diundang ke acara itu, melainkan Daud tetap menjaga kambing domba/ menggembalakan. Pada akhirnya Daud dipanggil juga atas permintaan Nabi Samuel.

 

Mazmur 27:10 Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

 

Bagaimana cara mengatasi kesepian ini? Datanglah pada Tuhan yang tidak pernah meninggalkan kita, tidak pernah menolak kita, tidak pernah melupakan kita, selalu rindu untuk dekat dengan hidup kita sebagai anak-anak-Nya. Tidak ada orang tua yang sempurna di dunia ini, tugas kita adalah mengampuni mereka, dan tetap menghormati dan mentaati mereka.

 

Mazmur 103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan  Dia.

 

Yesaya 49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.

 

Mazmur 27:10 Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

Itu juga yang dilakukan oleh Daud, dia datang kepada Tuhan yang mau menyambut dia dan menerima dia apa adanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAU MENGASHIKU

 

Lebih dari Bapa di dunia, KAU menjaga hidupku ya ALLAH.
Bahkan lebih dari kasih seorang ibu, ENGKAU selalu menyambutku.
Lebih dari yang dunia tawarkan, KAU b’rikan yang terbaik oh TUHAN.
Sekalipun tak seorang mengindahkanku, ENGKAU tak pernah membuangku.

Reff.:
KAU mengasihiku, lebih dari yang kuduga.
Bahkan di saatku tiada menyadarinya.
KAU sentuh hatiku dengan kasih yang sempurna.
KAU menyayangiku lebih dari yang kurasa.

 

SEPERTI BAPA SAYANG ANAKNYA

 

Bapa, besar sungguh kasih setiaMu
Nyata sungguh perlindunganMu
Tak satu kuasa mampu pisahkan aku dari kasihMu

Bapa, ajarku s’lalu hormatiMu
Ajarku turut perintahMu
B’rikanku hati tuk menyembahMu
Dan bersyukur s’tiap waktu

S’perti Bapa sayang anakNya
Demikianlah Engkau mengasihiku
Kau jadikan biji mataMu
Kau berikan s’mua yang ada padaMu

S’perti Bapa sayang anakNya
Demikianlah Kau menuntun langkahku
Hari depan, indah Kau beri
RancanganMu yang terbaik bagiku

 

 

  • Angry-Afraid, perasaan marah karena situasi, berakar dari ketidakpuasan serta takut cerita kepada orang tua. Ada ketakutan yang menghantui

 

Apakah kamu pernah marah seperti anak sulung yang tidak mau masuk? ( Lukas 15:28)

Si anak sulung ini lebih dekat ke pelayan sehingga tidak mencari ayahnya ketika ada pertanyaan

Merasa diperlakukan dengan tidak adil oleh ayahnya , padahal ayahnya sudah adil ( perhatikan ayat 12)

Tidak bisa menerima pertobatan adiknya sendiri.

Mempermasalahkan anak lembu tambun ( ayat 30)

 

Ada kemarahan yang terpendam dalam hati kita, itu adalah sebuah lobang yang besar.

 

Cara mengatasi kemarahan adalah ; Hanya dengan mau mendengar nasihat Bapa, maka hati kita yang marah dapat diteduhkan. Bapa mau meninggalkan pesta itu dan menemui kita di luar hanya untuk membujuk kita bisa masuk ke dalam sukacitaNya.

 

Kain ketika marah dinasihati oleh Tuhan (Kejadian 4:5-7)

Yunus ketika marah juga dinasihati oleh Tuhan (Yunus 4:9-11)

Namun pada akhirnya tergantung pada respon kita menanggapi nasihat Bapa

 

  • Stress, perasaan tertekan karena situasi yang dihadapi. Hal ini seperti sebuah lubang besar di hatimu.

 

Yesus pun pernah merasa sedih, gentar sangat sedih, seperti mau mati rasanya. (Matius 26:38)

Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. ( Lukas 22:44)

Seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepadaNya untuk memberi kekuatan kepadaNya. ( Lukas 22:43)

Tetapi Yesus tidak mengambil jalan pintas karya salib dengan meminum anggur yang memberi efek mabuk kepadaNya

Dalam versi Markus 15:23, Sebelum disalibkan Yesus menolak untuk meminum anggur ( OINOS)  bercampur Mur ( SMURNIZO).

 

Ada penafsir bernama Adam Clarke memberi tafsiran bahwa anggur yang dicampur dengan mur dengan tujuan membuat si peminum mabuk. Artinya Yesus menolak untuk diberi efek mabuk.

 

Cara mengatasi Stress/ tekanan adalah: dengan berdoa.

 

 

  • Tired,kelelahan karena akumulasi masalah. Ini juga seperti lubang besar di dalam hatimu.

 

Ayub dilanda dengan banyak masalah, dia kelelahan sampai ingin tertidur, ingin istirahat, ( Ayub 3:13) maka dia pun mengutuki hari lahirnya.

Apakah kamu kurang istirahat, dan berasa kelelahan, baik fisik maupun jiwamu?

Hanya dengan menanti-nantikan Tuhan, kita mendapatkan kekuatan baru ( Yesaya 41:31)

 

 

 

 

 

B.L. E.S.S

 

Bagaimana hidup kita bisa menjadi pribadi yang diberkati limpahan kasih Bapa, menjadi pribadi yang bisa jadi berkat buat orang di sekeliling kita.

 

Behave / Menjadi teladan dalam tingkah laku ( I Tim 4:12)

Behave ialah berperilaku baik. Ikuti bimbingan orang tua kita, guru dan pembimbing rohani kita. Ikuti petunjuk Firman Tuhan yang mengajar kita bagaimana berperilaku baik.

 

Love and Loyal/ Menjadi teladan dalam kasih dan dalam kesetiaan ( I Tim 4:12)

Love and Loyal adalah bagaimana kita dapat selalu ingat akan kasih dan setia, baik kepada Allah maupun kepada manusia, serta tidak melupakan kasih kepada diri sendiri/ merawat diri/ menjaga kesehatan diri sendiri. Amsal 3:3-4. Ingat bahwa otak kita juga perlu dijaga daripada kerusakan akibat pornografi

 

Emphatic / Menjadi teladan bagi orang-orang yang percaya dengan cara emphatic pada mereka ( I Tim 4:12)

Emphatic, bisa memposisikan diri pada kondisi orang lain, sehingga ada kepedu­lian satu sama lain.

 

Speak Wisely/ Menjadi teladan dalam perkataan ( I Tim 4:12)

Berkata-kata dengan bijaksana, sehingga memiliki perkataan yang membangun atau membangkitkan semangat,  perkataan yang dapat dipercaya karena lahir dari pribadi yang berintegritas, perkataan yang menghibur karena lahir dari pribadi yang tidak egois, perkataan yang didengarkan karena lahir dari pribadi yang berwibawa ilahi.

 

Self Control/ Memiliki pengendalian diri yang baik sehingga dapat hidup dalam kesucian ( I Tim 4:12)

Memiliki pengendalian diri yang baik, ketika bergaul, ketika memutuskan sesuatu hal, ketika diperhadapkan pada tawaran apa pun juga, sehingga dapat  berkata tidak terhadap dosa tanpa harus merasa bersalah., dengan demikian dapat mempertahankan hidup kudus/ suci.

 

 

KESIMPULAN

Hanya Sang Pencipta yang dapat menutup lubang besar dalam hati kita, sampai kita bertemu dengan titik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s