Andalan

SEMINAR ANTI PORNOGRAFI ;SAY NO TO PORN


SAY NO TO PORN edit

SAY NO TO PORN edit

SAY NO TO PORN

SEMINAR ANTI PORNOGRAFI

 Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

 

 

  1. Sesi 1; From BLAST to BLESS. ( Lubang besar di dalam hati kita, yang harus ditutup adalah sebuah B.L.A.S.T yang harus ditutup dengan Pribadi Sang Pencipta itu sendiri, sampai kita bisa menjadi B.L.E.S.S)
  2. Sesi 2. Apa kata Alkitab ? (1) ( Alkitab mengkisahkan sejarah dosa sex)
  3. Sesi 3. Apa kata Alkitab ? (2) ( Alkitab membahas mengenai rumpun dosa; percabulan, free sex, perjinahan, penyimpangan sex, dll)
  4. Sesi 4. Kerusakan Otak Akibat Kecanduan Pornografi ( Peringatan buat kita, bahwa dosa sex akan merusak 5 bagian otak)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SESI 1

DARI B.L.A.S.T ( LEDAKAN)

MENJADI B.L .E.S.S ( DIBERKATI UNTUK JADI BERKAT)

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

 

B.L.A.S.T

  • Bored, perasaan bosan dengan rutinitas sehari-hari dan rutinitas sekolah. Kebosanan bagaikan sebuah lubang besar di dalam hati kita.

 

Apakah kamu pernah bosan seperti Daud?

      • II Sam 11:1 Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya ( terjebak pada rutinitas)  maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju (zona nyaman dan aman)  beserta orang-orangnya dan orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem.(memilih untuk jadi penonton)

 

Daud terjebak pada rutinitas perang, sehingga dia bosan

Daud sudah ada di zona nyaman dan aman, sehingga dia memutuskan untuk tidak perlu ikut berperang. Memutuskan untuk menjadi penonton dan bukan jadi pemain.

 

Ending dari kebosanan ini adalah; Daud melakukan pelecehan sexual kepada Batsyeba, dan membunuh Uria, suami Batsyeba dalam rekayasa perang. Yang dia lakukan itu semata-mata hanya untuk menutupi lubang besar di dalam hatinya yang bernama ‘lubang kebosanan’

 

Cara mengatasi kebosanan:

 

  1. Rutinitas itu tidak salah. Yang salah adalah bila kita terjebak pada rutinitas yang membuat kita kehilangan hasrat/ passion.

 

Salah satu cara agar tidak bosan adalah ; tidak terjebak dalam rutinitas, dengan setiap hari membangun passion/ hasrat, dengan cara selalu bergaul dengan Tuhan.

Markus 1:35-39.

Ketika Yesus selalu terhubung dengan Bapa dalam doa-doaNya, Yesus tidak pernah terjebak dalam rutinitas, melainkan hidupNya selalu dipenuhi dinamika, karena focus pada tujuan hidupNya, tidak pernah pudar

Yesus mengajar di kota-kota lain

1:35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa m  di sana. 1:36 Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia; 1:37 waktu menemukan Dia mereka berkata: “Semua orang mencari Engkau.” 1:38 Jawab-Nya: “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang. n ” 1:39 Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat o  mereka dan mengusir setan-setan. p 

 

  1. Zona nyaman ( comford zone) dan Zona Aman ( Safe Area) tidak salah. Yang salah adalah apabila kita terjebak dalam zona nyaman dan zona aman, yang membuat kita kehilangan tujuan/ target.

 

Salah satu cara agar tidak bosan adalah ; tidak terjebak dalam zona nyaman dan zona aman,  dengan cara selalu menjadi pemain/ jangan puas menjadi penonton.

 

Nehemia 2:1-5

Nehemia mendengar keadaan kota Yerusalem yang mengenaskan. Namun dia mau meninggalkan kenyamanan dan keamanan di lingkungan istana, di luar negeri, dengan  jabatan yang bagus, gaji tinggi, semua fasilitas lengkap, untuk pulang kampung dan membangun kembali Yerusalem yang benar-benar tempat yang jauh sekali dari situasi aman dan nyaman. Nehemia mau jadi pemain walaupun harus dengan cara meninggalkan area nyaman dan aman.

 

Nehemia diutus ke Yerusalem

2:1 Pada bulan Nisan tahun kedua puluh pemerintahan raja Artahsasta, v  ketika menjadi tugasku untuk menyediakan anggur, aku mengangkat anggur dan menyampaikannya kepada raja. Karena aku kelihatan sedih, yang memang belum pernah terjadi di hadapan raja, 2:2 bertanyalah ia kepadaku: “Mengapa mukamu muram, walaupun engkau tidak sakit? Engkau tentu sedih hati.” Lalu aku menjadi sangat takut. 2:3 Jawabku kepada raja: “Hiduplah raja untuk selamanya! w  Bagaimana mukaku tidak akan muram, kalau kota, x  tempat pekuburan nenek moyangku, telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya habis dimakan api? y ” 2:4 Lalu kata raja kepadaku: “Jadi, apa yang kauinginkan?” Maka aku berdoa 1  kepada Allah semesta langit, 2:5 kemudian jawabku kepada raja: “Jika raja menganggap baik dan berkenan kepada hambamu ini, utuslah aku ke Yehuda, ke kota pekuburan nenek moyangku, supaya aku membangunnya kembali.”

 

  • Lonely, perasapaan sepi karena tidak dekat dengan orang tua secara kuantitas dan kualitas. Kesepian bagaikan lubang besar dalam hidup kita.

 

Apakah kamu pernah mengalami kesepian seperti Daud? Daud adalah sesosok pribadi yang ditinggalkan oleh ayah dan ibunya.

Menjadi anak yang tidak dianggap, menjadi anak yang dilupakan, menjadi anak yang tidak dibanggakan, menjadi anak yang tidak diperhitungkan.

Saat Nabi Samuel datang untuk mengurapi raja berikutnya, sebagai raja pengganti Saul, Daud tidak diundang ke acara itu, melainkan Daud tetap menjaga kambing domba/ menggembalakan. Pada akhirnya Daud dipanggil juga atas permintaan Nabi Samuel.

 

Mazmur 27:10 Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

 

Bagaimana cara mengatasi kesepian ini? Datanglah pada Tuhan yang tidak pernah meninggalkan kita, tidak pernah menolak kita, tidak pernah melupakan kita, selalu rindu untuk dekat dengan hidup kita sebagai anak-anak-Nya. Tidak ada orang tua yang sempurna di dunia ini, tugas kita adalah mengampuni mereka, dan tetap menghormati dan mentaati mereka.

 

Mazmur 103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan  Dia.

 

Yesaya 49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.

 

Mazmur 27:10 Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

Itu juga yang dilakukan oleh Daud, dia datang kepada Tuhan yang mau menyambut dia dan menerima dia apa adanya.

 

 

 

KAU MENGASHIKU

 

Lebih dari Bapa di dunia, KAU menjaga hidupku ya ALLAH.
Bahkan lebih dari kasih seorang ibu, ENGKAU selalu menyambutku.
Lebih dari yang dunia tawarkan, KAU b’rikan yang terbaik oh TUHAN.
Sekalipun tak seorang mengindahkanku, ENGKAU tak pernah membuangku.

Reff.:
KAU mengasihiku, lebih dari yang kuduga.
Bahkan di saatku tiada menyadarinya.
KAU sentuh hatiku dengan kasih yang sempurna.
KAU menyayangiku lebih dari yang kurasa.

 

 

 

 

SEPERTI BAPA SAYANG ANAKNYA

 

Bapa, besar sungguh kasih setiaMu
Nyata sungguh perlindunganMu
Tak satu kuasa mampu pisahkan aku dari kasihMu

Bapa, ajarku s’lalu hormatiMu
Ajarku turut perintahMu
B’rikanku hati tuk menyembahMu
Dan bersyukur s’tiap waktu

S’perti Bapa sayang anakNya
Demikianlah Engkau mengasihiku
Kau jadikan biji mataMu
Kau berikan s’mua yang ada padaMu

S’perti Bapa sayang anakNya
Demikianlah Kau menuntun langkahku
Hari depan, indah Kau beri
RancanganMu yang terbaik bagiku

 

 

  • Angry-Afraid, perasaan marah karena situasi, berakar dari ketidakpuasan serta takut cerita kepada orang tua. Ada ketakutan yang menghantui

 

Apakah kamu pernah marah seperti anak sulung yang tidak mau masuk? ( Lukas 15:28)

Si anak sulung ini lebih dekat ke pelayan sehingga tidak mencari ayahnya ketika ada pertanyaan

Merasa diperlakukan dengan tidak adil oleh ayahnya , padahal ayahnya sudah adil ( perhatikan ayat 12)

Tidak bisa menerima pertobatan adiknya sendiri.

Mempermasalahkan anak lembu tambun ( ayat 30)

 

Ada kemarahan yang terpendam dalam hati kita, itu adalah sebuah lobang yang besar.

 

Cara mengatasi kemarahan adalah ; Hanya dengan mau mendengar nasihat Bapa, maka hati kita yang marah dapat diteduhkan. Bapa mau meninggalkan pesta itu dan menemui kita di luar hanya untuk membujuk kita bisa masuk ke dalam sukacitaNya.

 

Kain ketika marah dinasihati oleh Tuhan (Kejadian 4:5-7)

Yunus ketika marah juga dinasihati oleh Tuhan (Yunus 4:9-11)

Namun pada akhirnya tergantung pada respon kita menanggapi nasihat Bapa

 

  • Stress, perasaan tertekan karena situasi yang dihadapi. Hal ini seperti sebuah lubang besar di hatimu.

 

Yesus pun pernah merasa sedih, gentar sangat sedih, seperti mau mati rasanya. (Matius 26:38)

Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. ( Lukas 22:44)

Seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepadaNya untuk memberi kekuatan kepadaNya. ( Lukas 22:43)

Tetapi Yesus tidak mengambil jalan pintas karya salib dengan meminum anggur yang memberi efek mabuk kepadaNya

Dalam versi Markus 15:23, Sebelum disalibkan Yesus menolak untuk meminum anggur ( OINOS)  bercampur Mur ( SMURNIZO).

 

Ada penafsir bernama Adam Clarke memberi tafsiran bahwa anggur yang dicampur dengan mur dengan tujuan membuat si peminum mabuk. Artinya Yesus menolak untuk diberi efek mabuk.

 

Yesus menolak mentah-mentah untuk mengatasi perasaan sedihnya ( Matius 26:38) dengan hal hal semu semacam ini ( mabuk, pornografi, dll)

 

Cara mengatasi Stress/ tekanan adalah: dengan berdoa.

 

 

  • Tired,kelelahan karena akumulasi masalah. Ini juga seperti lubang besar di dalam hatimu.

 

Ayub dilanda dengan banyak masalah, dia kelelahan sampai ingin tertidur, ingin istirahat, ( Ayub 3:13) maka dia pun mengutuki hari lahirnya.

Apakah kamu kurang istirahat, dan berasa kelelahan, baik fisik maupun jiwamu?

Hanya dengan menanti-nantikan Tuhan, kita mendapatkan kekuatan baru ( Yesaya 41:31)

B.L. E.S.S

 

Bagaimana hidup kita bisa menjadi pribadi yang diberkati limpahan kasih Bapa, menjadi pribadi yang bisa jadi berkat buat orang di sekeliling kita.

 

Behave / Menjadi teladan dalam tingkah laku ( I Tim 4:12)

Behave ialah berperilaku baik. Ikuti bimbingan orang tua kita, guru dan pembimbing rohani kita. Ikuti petunjuk Firman Tuhan yang mengajar kita bagaimana berperilaku baik.

 

Love and Loyal/ Menjadi teladan dalam kasih dan dalam kesetiaan ( I Tim 4:12)

Love and Loyal adalah bagaimana kita dapat selalu ingat akan kasih dan setia, baik kepada Allah maupun kepada manusia, serta tidak melupakan kasih kepada diri sendiri/ merawat diri/ menjaga kesehatan diri sendiri. Amsal 3:3-4. Ingat bahwa otak kita juga perlu dijaga daripada kerusakan akibat pornografi

 

Emphatic / Menjadi teladan bagi orang-orang yang percaya dengan cara emphatic pada mereka ( I Tim 4:12)

Emphatic, bisa memposisikan diri pada kondisi orang lain, sehingga ada kepedu­lian satu sama lain.

 

Speak Wisely/ Menjadi teladan dalam perkataan ( I Tim 4:12)

Berkata-kata dengan bijaksana, sehingga memiliki perkataan yang membangun atau membangkitkan semangat,  perkataan yang dapat dipercaya karena lahir dari pribadi yang berintegritas, perkataan yang menghibur karena lahir dari pribadi yang tidak egois, perkataan yang didengarkan karena lahir dari pribadi yang berwibawa ilahi.

 

Self Control/ Memiliki pengendalian diri yang baik sehingga dapat hidup dalam kesucian ( I Tim 4:12)

Memiliki pengendalian diri yang baik, ketika bergaul, ketika memutuskan sesuatu hal, ketika diperhadapkan pada tawaran apa pun juga, sehingga dapat  berkata tidak terhadap dosa tanpa harus merasa bersalah., dengan demikian dapat mempertahankan hidup kudus/ suci.

 

KESIMPULAN

Hanya Sang Pencipta yang dapat menutup lubang besar dalam hati kita, sampai kita bertemu dengan titik.

 

 

 

 

 

SESI 2

Apa kata PERJANJIAN LAMA tentang Dosa Percabulan, Free Sex, Perselingkuhan, Perjinahan, Penyimpangan Sex, dll

Kata pornografi tidak tertera di ayat-ayat Alkitab, karena Alkitab tidak pernah menuliskan kata-kata; pornografi

Tidak semua yang tidak ada ayatnya, boleh dilakukan. Kata korupsi, kata KKN juga tidak ada di Alkitab.

Di masa Alkitab belum ada istilah pornografi dll, tetapi bukan berarti prinsip-prinsip Alkitab tidak pernah membahas hal tersebut.

BAGIAN ALKITAB PL YANG MEMBAHAS SEPUTAR PERCABULAN, KECEMARAN, HAWA NAFSU

  • Urutan ilahi:
    • Kejadian 1:28; diberkati dulu, baru perintah beranak cucu. Urutan ini tidak dapat diputar balik; beranak cucu dulu baru diberkati

 

  • PERZINAHAN MEMBUAT RUBEN KEHILANGAN HAK KESULUNGAN
    • Kejadian 49:3-4
    • I Tawarikh 5:1-2, justru berkat kesulungan itu turun atas kepala Yusuf , bukan atas Ruben.
    • Berkat kesulungan turun atas Yusuf, sekalipun Ruben adalah sulung secara urutan kelahiran, namun karena Ruben berzinah ( menaiki tempat petiduran ayahnya) , maka berkat kesulungan turun atas Yusuf, sekalipun secara garis silsilah tetap melalui Yehuda ( Kej 49:3-4, I Tawarikh 5:1-2)

 

  • BERHATI-HATILAH TERHADAP DAYA TARIK PRIBADI ANDA

Daya tarik fisik daripada orang-orang yang dipakai dan diurapi Tuhan menjadi suatu paket komplit sehingga orang-orang yang seperti ini menjadi pribadi yang sangat menarik dan berkharisma.

Walaupun tidak selalu titik kejatuhan berawal dari sana, namun diwaspadai jangan sampai daya tarik yang sangat kharismatik itu yang terkadang bisa menjadi bumerang bilamana orang yang memiliki kharisma ilahi itu tidak mewaspadai/ tidak berhati-hati

Contoh:

  • Simson
  • Roh Tuhan berkuasa atas hidupnya – ada urapan Tuhan- area roh ( Hak 14:6)
  • Mencabik-cabik singa seperti mencabik anak kambing ( Hak 14:6) Area kekuatan fisik yang luar biasa ( dan masih banyak ayat lain yang menunjukkan kekuatan fisik daripada Simson)
  • Pandai bermain teka-teki / punya kecerdasan berbahasa yang tinggi – area jiwa, Hak 14:14
  • Kejatuhan Simson adalah; tidak mentaati orang tua ( Hak 14:3), Menikah dengan orang kafir ( Hak 14:8), menghampiri perempuan sundal ( Hak 16:1), mudah jatuh cinta ( Hak 16:4)
  • Daud ;
  • elok perawakannya, gagah perkasa, kemerah-merahan dan elok parasnya- area tubuh/fisik ( I Sam 16:18, I Sam 17:42)
  • dengan kharisma/ daya tariknya; pandai main kecapi, memiliki jiwa kepahlawanan yang kuat/ heroik, memiliki kemampuan public speaking/ pandai bicara- area jiwa/ talenta yang kuat, ( I Sam 16:18)
  • dan disertai Tuhan ( ada urapan ilahi atas hidupnya)- area roh yang luar biasa. (I Sam 16:18, I Sam 16:13)
  • Dipuja-puja fans club ( I Sam 18:7) dengan jingle fans song. Jingle fans song ini pun terkenal sampai ke luar negeri ( I Sam 29:5)
  • Kejatuhan Daud adalah; dalam hal sex abuse terhadap Batsyeba, sehingga mencoreng sejarah hidupnya ( I Raja 15:5)
  • Salomo
  • Memiliki karunia Tuhan berupa kegagungan kerajaan, dalam standart rekor Israel ( I Taw 29:25)- area status
  • Dalam hal kekayaan dan hikmat, Raja Salomo mencetak rekor dunia ( I Raj 10:23) – area harta dan jiwa
  • Kejatuhan Salomo adalah pada perempuan-perempuan asing dan ikut menjadi penyembah berhala pada hari tuanya ( I Raj 11:1, 4)
  • Absalom
  • Memiliki daya tarik yang luar biasa secara fisik ( II Sam 14:25)
  • Kejatuhan Absalom salah satunya adalah perbuatan perzinahannya yang dibeberkan secara umum di atas sotoh istanya bersama gundik-gundik ayahnya. ( I Sam 16:22)

Yusuf memiliki daya tarik yang luar biasa seperti itu, tetapi Yusuf tidak jatuh di area sex. Jadi kembali kepada masing-masing pribadi.

  • Yusuf
  • Disertai Tuhan- Kejad 39:2, area roh
  • Selalu berhasil dalam pekerjaannya – area jiwa ( Kej 39:2)
  • Manis sikapnya – area jiwa ( Kej 39:6)
  • Elok parasnya – area fisik ( Kej 39:6)
  • Yusuf tidak jatuh dalam dosa sex saat dibujuk-bujuk oleh Isteri Potifar untuk melakukan perjinahan ( Kejadian 39), karena Yusuf memiliki takut akan Tuhan, Kej 39:9

 

  • Perzinahan mendatangkan murka Allah

I Korintus 10:8, Bilangan 25:1-18, sejumlah 24.000 orang Israel mati kena tulah.

Sedangkan Pinehas Bin Eleazar yang menyurutkan murka Tuhan atas peristiwa ini, mendapat bonus dari Tuhan secara luar biasa. (Bilangan 25:11-13) Hak 20:28, Pinehas masih hidup di era Hakim-hakim pasal terakhir ( Saya perkirakan usia Pinehas sampai dengan 539 tahun- lihat tabel ; Peta zaman Hakim-hakim- Grace Sumilat)

Kita bayangkan sebegitu besarnya penghargaan Tuhan pada Pinehas yang telah mengambil bagian dalam menyurutkan murka Tuhan atas skandal perzinahan nasional bangsa Israel itu.

  • Edukasi sex untuk anak muda
    • Amsal 5 seluruh pasal membahas remaja ( ayat 9) yang sampai terjerumus pada perzinahan, membahas hal-hal sbb:
      • Dimulai dengan ‘Hai anakku” menunjuk kepada pendidikan sex dari orang tua kepada anak-anak remajanya
      • Ada 4 paradigma kejeniusan dalam ayat 1-2 : hikmat, kepandaian, kebijaksanaan, pengetahuan. Apa hubungannya 4 paradigma kejeniusan ini dimunculkan di awal dan pada akhirnya dikaitkan dengan dosa sex di ayat 3 dst? Karena bila kita pelajari menurut ilmu kedokteran, dosa pornografi akan merusak 5 bagian otak, bila sudah masuk ke tahap kecanduan. Dan terbukti di ayat 23-24 ditutup dengan kata ‘kebodohan’ , yang mana pasal 6:1 sudah berbicara tetang topik lain/ ekonomi. Maka penelitian para ahli tentang narkolema/ narkoba lewat mata/ kecanduan ini dapat merusak otak, dapat dibuktikan telah ditulis Alkitab dari sejak dulu, terutama di Amsal 5:1-2, 12-14,22-23.
      • Kehilangan waktu dan umur yang berharga ( ayat 9)
      • Hartanya dikerat orang lain (ayat 10)
      • Tubuhnya terserang penyakit ( ayat 11)
      • Penyesalan yang selalu datang terlambat ( ayat 12-14)
      • Tidak terpuaskan dengan air sumur ( lambang perempuan) dan mata air ( lambang laki-laki – bangdingkan dengan istilah air yang digunakan dalam Kejadian 49:3-4) ) dari pasangannya yang sah/ milik sendiri/ bukan milik umum. Seharusnya sex menjadi prifate dengan pasangan sendiri/ suami/ isteri
      • Teguran kepada orang yang mendekap dada perempuan asing. Perempuan jalang
      • Tuhan Allah yang maha tahu ( ayat 21)
      • Ujung-ujungnya mengalami kematian / terjerat oleh dosanya sendiri , bodoh, tersesat, menolak didikan , ( ayat 22-23)
    • Amsal 6: 20-35
      • Ayat 20-23, perintah ayah, ajaran ibu, teguran yang mendidik, semuanya itu ada kaitannya dengan edukasi sex untuk anak-anak muda , perhatikan ayat 23, masih koma dan diakhiri dengan tanda titik di ayat 24. Perintah dan teguran dari orang tua itu terkait dengan; perempuan jahat, dan perempuan asing.
      • Jebakan adalah kecantikan, dan bulu mata.
      • Perempuan sundal disebut-sebut d ayat 26
      • Perzinahan disamakan dengan membawa api dalam gelumbung baju, yang pastinya akan membakar diri sendiri ( Amsal 6:27)
      • Perselingkuhan disamakan dengan pencuri, yang kena denda, hartanya akan habis ( ayat 29-31)
      • Perzinahan diakitkan dengan tidak berakal budi, merusak diri, kehilangan nama baik ( Amsal 6:32-33)
    • Amsal 7: 1-27
  • Ayat 20-23, perkataan ayah, perintah ayah, ajaran ayah, dibutuhkan hikmat, semuanya itu untuk kaitannya dengan pendidikan sex untuk anak muda sbb
  • Disebut sebut perempuan jalang, perempuan asing, ( ayat 5)
  • Anak muda/ terua yan tidak berpengalaman, tidak berakal budi. ( ayat 7), tidak tahan rayuan perempuan ( ayat 21-22)
  • Perempuan kesepian ( Amsal 7:19)
  • Perselingkuhan dengan isteri yang bersuami , dapat menjadi ancaman bagi hidup seorang anak muda, dan ancaman itu tidak disadari oleh anak muda itu ( Amsal 7:23)
  • Kembali ditekankan perkataan ayah di bagian akhir ( ayat 24)
  • Perselingkuhan seperti ini dikatakan sebagai jalan sesat ( ayat 25), menyebabkan kejatuhan ( ayat 26) dan kebinasaan ( ayat 26-27)

 

  • Standart hidup ayub

Ayub 31:1 menuliskan standart Ayub yang sangat tinggi dalam hal ini. Oleh karena itu tidak heran bila Ayub disebut sebagai orang yang saleh

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SESI 3

Apa kata PERJANJIAN BARU tentang Dosa Percabulan, Free Sex, Perselingkuhan, Perjinahan, Penyimpangan Sex, dll

 

  1. Bukan masalah boleh atau tidak, tetapi masalahnya adalah apakah itu berguna dan membangun (I Korintus 10:23) , atau tidak.
  2. Tidak membiarkan diriku diperhamba oleh apa pun (I Korintus 6:12). Percabulan mengandung efek candu.
  3. I Tesalonika 4: 3-8
    • Ayat 3; ( membahas percabulan) menjauhi percabulan adalah sebuah pengudusan yang dikehendaki oleh Allah
    • Ayat 4: ( membahas free sex) Hanya di dalam pernikahan, sex adalah pengudusan dan penghormatan, di luar pernikahan sex adalah keinginan hawa nafsu
    • Orang yang mengubar keinginan hawanafsu dikategorikan sebagai orang yang tidak mengenal Allah
    • Ayat 6: ( membahas kekerasan sex/ termasuk perkosaan dll) Memperlakukan sesama dengan tidak baik dan memperdayakan mereka akan dibalas oleh Tuhan
    • Hal ini bisa disebut sebagai; perbuatan kecemaran, menolak Allah yang telah memberikan Roh Kudus kepada kita.

Percabulan termasuk dalam daftar perbuatan daging (Galatia 5:19) sebagai penyebutan pertama , lantas dilanjutkan dengan kecemaran, dan hawa nafsu. Bandingkan dengan I Tesalonika 4:3-8 tersebut di atas, di I Tesalonika 4:3-8 juga percabulan ditulis pertama.

  1. I Korintus 6:18 menuliskan bahwa dosa percabulan adalah dosa yang berbeda dari dosa lainnya, karena orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.
  2. I Korintus 5:9 Salah satu cara iblis membuat orang jatuh dalam dosa percabulan adalah lewat pergaulan
  3. Proses kerjanya adalah; hati yang telah dicemari dosa percabulan, lalu merambah kepada area pikiran yang cabul, yang kemudian dilakukan dalam bentuk perzinahan, percabulan Matius 15:19
  4. Standart Yesus sangat tinggi dalam hal ini, bahwa Matius 5:28 menuliskan perkataan Yesus ; Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
  5. Percabulan disebut Alkitab sebagai nafsu yang rendah Ibrani 12:16
  6. Humor yang berbau percabulan juga tidak perlu kita lakukan Efesus 5:3
  7. I Korintus 6: 9-10 Orang cabul, orang berzinah, banci orang pemburit, tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah
  8. Mestinya tubuh kita kita dedikasikan untuk Tuhan, dan bukan untuk percabulan ( I Korintus 6:13, Roma 12:1-2)
  9. Percabulan harus dimatikan di dalam diri kita, karena itu sama dengan penyembahan berhala Kolose 3:5
  10. Kisah Rasul 15:29 menjauhkan diri dari percabulan adalah cara kita memelihara diri sehingga kita dapat dikategorikan berbuat baik. Percabulan adalah satu-satunya dosa yang dibahas dalam ayat ini, di antara pembahasan tentang makanan yang dilarang.

ROH KUDUS

Galatia 5:25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.

Bila kita sudah terlanjur, maka kita membutuhkan Roh Kudus untuk mengatasi masalah ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SESI 4

BAHAYA PORNOGRAFI PADA OTAK

Materi ini didapat dari Yayasan Kita dan Buah Hati

Dituliskan kembali oleh Grace Sumilat S.MG dari versi Video kepada versi Word.

 

Video 1. Bahaya Narkolema for Better Generation

 

Elly Risman, Psi. Yayasan Kita dan Buah Hati, Semai 2045 ( Selamatkan Generasi Emas Indonesia)

 

https://www.youtube.com/attribution_link?a=9dTh4m8-SJw&u=%2Fwatch%3Fv%3Df6uNboGCitY%26feature%3Dshare

 

Tahukah anda bahwa otak adalah bagian terpenting dari manusia?

Sekarang angkat tangan anda dan letakkan pada dahi

Tepat di situ ada bagian otak yang paling istimewa, bagian itu di sebut Pre frontal Corteks atau disingkat menjadi PFC

 

 

Menurut peneliti otak Jordan Bereavement PFC ini hanya ada pada otak manusia, sehingga membedakan kita dengan binatang, bagian ini diciptakan dan dirancang khusus oleh Tuhan supaya manusia mampu dan memilih dan memiliki etika

PFC berfungsi seperti pemimpin, ia bertanggung jawab untuk:

  • Berkonsentrasi
  • Memahami benar dan salah
  • Mengendalikan diri
  • Menunda kepuasan
  • Berpikir kritis
  • Merencanakan masa depan
  • PFC adalah Pusat pertimbangan dan pengambilan keputusan
  • PFC inilah yang membentuk kepribadian dan perilaku sosial

Sayangnya PFC adalah bagian otak yang paling mudah mengalami kerusakan. Jika PFC rusak maka kepribadian orang bisa berubah.

Rusaknya PFC bisa disebabkan oleh;

  • benturan fisik,
  • zat kimia seperti narkotika, psikotropika, zat addiktif (atau disingkat NAPZA)
  • dan yang paling merusak adalah ; PORNOGRAFI : Narkolema – narkotika lewat mata.

Bagaimana pornografi mempengaruhi otak dan pikiran kita?

Adi , remaja 12 tahun melihat gambar di TV yang menjurus ke porno, awalnya ia merasa kaget dan jijik, ini karena sistem limbik di otak Adi menjadi aktif

 

Sistem limbik mengatur emosi, juga keinginan makan, minum dan berhubungan sexual. Sistim Limbik ini kemudian mengaktivkan zat kimia otak bernama dopamin

Dopamin memberi rasa senang, penasaran sekaligus kecanduan. Zat ini juga aktiv jika orang mengkonsumsi NAPZA. Oleh karena itu sifat candu pornograffi sama dengan sifat candu NAPZA.

Otak akan mengingat apa yang yang membuat Adi senang dan bagaimana ia memperolehnya. Jika Adi mendapatkan pembinaan akhlak, etika yang baik dan patuh pada norma sosial, dorongan melihat pornografi meskipun menyenangkan, akan ia abaikan.

Namun karena hal itu tidak ada diri Adi, ketika ia sedang merasa bosan dan ingin mencari kesenangan, otak akan mendorongnya agar melihat pornografi lagi. Namun lama-lama Adi bosan melihat jenis gambar yang sama, dan butuh gambar yang lebih porno untuk memicu rasa senang.

Sekarang dengan internet pornografi menjadi jauh lebih mudah didapat . Pertama Adi membuka internet dan tidak sengaja melihat gambar yang menjurus ke porno, berikutnya ia sengaja membuka lagi untuk melihat yang lebih porno Awalnya melihat yang sedikit terbuka lama-lama semuanya terbuka, Awalnya melihat satu menit, lama-lama Satu Jam. Adi mengalami kecanduan pornografi

 

Bgm kerusakan PFC akibat kecanduan Pornografi?
Secara alamiah dopamin dialirkan dari sistem limbik ke PFC, orang yang kecanduan pornografi, akan mengalirkan dopamin secara berlebihan, sehingga membanjiri PFC. PFC menjadi tidak aktif karena terendam dopamin. Semakin sering PFC tidak aktif, ia akan semakin mengerut dan fungsinya terganggu. Sistem limbik justru akan berkembang semakin besar, karena terus mengaktifkan dopamin, sehingga Adi  cenderung untuk terus mencari kesenangan tanpa takut atas akibatnya. Jika tidak ditangani segera, Adi berpeluang besar menjadi pelanggan pornografi seumur hidup, dan mengalami kerusakan otak di bagian PFC.

Awalnya dia akan kehilangan konsentrasi, penurunan kemampuan menimbang benar dan salah, serta berkurangnya kemampuan mengambil keputusan.

Lama-lama besar kemungkinan dia akan melakukan masturbasi, oral sex, hubungan sex suka sama suka  dan mudah berganti-ganti pasangan sexual, pernikahan dianggap tidak penting, dan pasangan dianggap hanya sebagai obyek sexual semata, cenderung merendahkan derajat dan kehormatan lawan jenis, selera hubungan sexualnya pun tidak sehat dan seenaknya, kasar sampai tega memperkosa.

Manusia jadi tidak ada bedanya dengan binatang, inilah dampak yang terjadi akibat kerusakan PFC

Ahli bedah otak Donald Hilton Junior mengatakan bahwa

 

Jika difoto menggunakan alat Magnetic Resonanse Imaging (MRI), otak yang rusak akibat pornografi memperlihatkan hasil yang sama dengan otak yang rusak karena kecelakaan. Ia juga mengatakan ; berbeda dengan dampak NAPZA yang merusak otak di tiga bagian, pecandu pornografi yang sudah melakukan hubungan sex dengan anak-anak  mengalami kerusakan otak di lima bagian.

Terbukti pornografi pada anak lebih bersifat merusak,karena PFC belum matang dengan sempurna. Tapi untungnya, otak anak yang belum sempurna ini masih mudah dibentuk, pengaruh pornografi bisa lebih mudah dihilangkan asal ada usaha untuk memulihkan dengan sabar, terutama  oleh ayah ibu, keluarga dan orang terdekat.

Pelajari bagaimana  mencegah dan menangani anak yang terkena pornografi. Mari lindungi generasi kita dari bencana pornografi dan kejahatan sexual.

 

Video 2, BAHAYA ANAK TERPAPAR PORNOGRAFI

 

Elly Risman, Psi. Yayasan Kita dan Buah Hati, Semai 2045 ( Selamatkan Generasi Emas Indonesia)

Pernahkah terbayangkan di masa depan nanti anak-anak ini akan mengisi semua posisi penting di negri ini. Ada yang jadi guru, petani, pegawai negeri, pengusaha, dokter, seniman, tentara, peneliti, sampai presiden. Di Indonesia saat ini ada 90 juta lebih anak dan remaja berusia 0-19 tahun, Mereka adalah Digital Native, atau penduduk dunia digital, yaitu generasi yang sejak kecil sudah terbiasa dengan kecanggihan teknologi digital. Namun kondisi umum anak dan remaja tersebut saat ini dalam kondisi memprihatinkan.

Mereka BLAST :

  1. BORED = BOSAN
  2. LONELY = KESEPIAN
  3. ANGRY = KEMARAHAN
  4. AFFRAID= KETAKUTAN
  5. STRESS= STRES
  6. TIRED= LELAH

Mengapa ?

  • Karena mereka dipaksa mampu baca tulis hitung sejak usia sangat kecil,
  • perhatian orang tua hanya pada pelajaran semata,
  • beban pelajaran sangat berat,
  • belum lagi bila mengalami kekerasan di sekolah
  • ia kesepian , tidak tahu harus curhat pada siapa

wajar jika anak merasa stress

Akhirnya ia mencari kegiatan yang membuat mereka senang, dan kebanyakan dari mereka menghabiskan waktu dengan Handphonenya.

HP telah menjadi orang tua mengganti bagi mereka. Rata-rata mereka memakai HP 9 jam per hari, melihat isi dunia internet yang baik dan buruk yang tidak terbatas jumlahnya. Di antaranya juga ada gambar atau tulisan atau video yang sengaja disebarkan oleh pebisnis pornografi

Menurut ahli terapi kecanduan pornografi, pebisnis pornografi Mark , pebisnis pornografi mengincar anak-anak BLAST sebagai target utama bisnis mereka. Saat belum ada internet, pornografi ibarat makanan beracun, kita hanya akan keracunan bila memakannya, tapi kini internet menjadikan pornografi seperti virus,  yang dapat bergerak dan memperbanyak diri tanpa terkendali, sehingga dapat menyerang dari segala arah.

Mark benar, terbukti dari penelitian YaYASAN Kita dan buah hati, pada tahun 2014, 92 dari 100 anak kelas 4 , 5 dan 6 SD telah melihat pornografi.

Kita mengira, anak akan cepat lupa apa yg dilihatnya, padahal otak mereka seperti spons , mereka mampu mengingat apa yang mereka lihat,  walaupun hanya sekilas. Sayangnya bagian otak anak yang mampu membedakan baik dan buruk belum berkembang dengan sempurna, akibatnya anak menangggap apa yang dilihatnya sebagai sesuatu hal yang wajar, tidak tahu mana yang pantas ditiru dan mana yang diabaikan , maka ketika melihat pornografi anak juga akan cenderung meniru, fungsi pertimbangan yang belum sempurna membuat anak melakukan segala sesuatu berdasarkan keinginan belaka. Inilah sebabnya pornografi internet menjadi jauh lebih bahaya.

 

Sadarkah bahwa anak kita  adalah  target pebisnis pornografi?

Apa kita tahu apa saja yang terjadi dalam hidup anak kita?

Keringnya hubungan antara orang tua dan anak, orang tua kurang sensitif terhadap pornografi

Dan kebiasaan orang dewasa yang menganggap pornografi sebagai humor adalah situasi yang sebenarnya  sangat membahayakan bagi anak

Bencana yang paling besar adalah ketika para ortu tidak sadar ada bencana

Lindungi anak kita dari bencana pornografi dan kejahatan sexual, mari dimulai dengan mengasuh anak kita  sendiri dengan benar dan baik.

Menyelamatkan satu anak sama dengan menyelamatkan kemanusiaan.

 

 

 

VIDEO 3. KERUSAKAN OTAK AKIBAT PORNOGRAFI

Dari NASIHAT BAIK

Jangan dikira menonton pornografi tidak ada pengaruhnya terhadap kesehatan anda. Ternyata keseringan menonton pornografi  bisa merusak bagian otak, bahayanya bahkan lebih ganas daripada kita mengkonsumsi narkoba. Menurut ahli bdah syaraf dari A.S,  Donald L Hilton MD, kencanduan ini mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area ( VTA) secara fisik mengecil.

Pornografi menimbulkan perubahan konstan pada neurotransmiter dan melemahkan fungsi kontrol. Ini membuat orang orang yang sudah kecanduan tidak bisa lagi mengontrol perilakunya

Kondisi tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat, namun melalui beberapa tahap, awalnya kecanduannya ditandai dengan :

  • tindakan impulsif,
    • tindakan impulsif adalah tindakan yang didasarkan keinginan, dari dorongan untuk mengekspresikan keinginan tersebut tanpa berpikir/ tanpa memikirkan tindakan itu terlebih dahulu. Para pecandu ingin segera mendapatkan feedback dari lingkungannya, karena tidak sabar menunda keinginannya
  • ekskalasi kecanduan/ pertambahan jumlah / tingkatan kecanduannya
  • desensitisasi ; usaha menghilangkan kompleks emosi
  • penurunan perilaku; perilaku menyimpang karena penurungan kualitas moral.

Secara spesifik 5 bagian otak yang rusak akibat pengaruh pornografi adalah:

  • Nucleus Accumbens, pada saat seorang menonton film porno, dopamin yang ada dalam nucleus accumbens segera diproduksi. Dopamin ini yang salah satu fungsinya yaitu:efek Rewarding atau imbalan
  • Orbitofrontal, berfungsi dalam mengatur nilai dan moral seseorang, sehingga seseorang yang mengalami kecanduan film porno, bagian orbitogrontalnya terganggu yang mengakibatkan gangguan perilaku pada penderitanya
  • Insula Hippocampus; INSULA ; mengatur proses nyeri serta beberapa emosi dasar; marah, takut , jijik, sukacita dan kesedihan. HIPOKAMPUS : mengatur tentang memori atau daya ingat baik daya ingat jangka pendek maupun daya ingat jangka panjang manusia. Pada pecandu film porno, daya ingatnya menjadi lemah.
  • Cerebellum, fungsi utama otak kecil adalah pemeliharaan gerakan, keseimbangan dan postur.
  • Anterior Cingulate Gyrus, mengatur sensor tentang emosi dan pengaturan perilaku agresif, Mengatur emosi sadar seperti panas dan dingin

 

 

Otak yang kecanduan pornografi juga mempengaruhi rusaknya sistem kerja empat jenis hormon, kinerja hormon menjadi terganggu karena rangsangan pornografi.

Keempat jenis hormon tersebut adalah:

  • Dopamin, diproduksi oleh bagian otak nucleus accumbans, pada saat seorang menonton film porno domapin yang ada di nucleus accumbans segera diproduksi, dompamin bekerja untuk menimbulkan sensasi senang, puas , gembira dalam dada. Namun dopamin juga bekerja menuntut level peningkatan, Contoh dalam kasus pornografi, misalkan seorang remaja pertama kali merasa senang bisa melihat gambar seksi, berikutnya dopamin akan menuntut peningkatan kepuasan, remaja tersebut ingin mengulang dan menambah, kemudian dia ganti gambar dan suara, terus gambar suara dan gerak, kemudian lagi, lagi dan lagi bahkan sampai level ingin berhubungan badan sungguhan, seperti orang bermain game, ia akan merasa puas jika berhasil ke level permainan berikutnya
  • Norepinefrin, sebenarnya hormon ini untuk memantik ide-ide kreatif, contoh pebisnis bisa melihat peluang usaha, insting dalam berbisnis tajam, namun bila hormon ini telah dikendalikan oleh pornografi, otak pencandu pornografi juga akan selalu dipenuhi yang namanya pornografi dan sexualitas, apabila ia melihat gambar yang merangsang sedikit saja, otak akan berpikir kreatif untuk berperilaku menyimpang, otaknya gampang ngeres. Kalau ada perempuan yang memakai baju terbuka, bagi orang normal akan berkata “Wanita itu sungguh menggoda’ namun bagi orang yang sudah kecanduan pornografi akan berpikir “ Bagaimana ya rasanya berzinah dengan dia” itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan pornografi, jiwa dan pikirannya mulai rusak, akibatnya para pecandu pornografi tidak bisa berpikir jernih, malas menuntunt ilmu, malas berpikir kreatif. Hal itu karena otaknya sudah dipenuhi daftar kosa kata dan kejadian yang selalu bersambungan dengan yang namanya sex.
  • Serotonin, menimbulkan rasa nyaman dan tenang, misalnya pada orang yang hobby memancing, ketika dia gundah, dia memancing agar hatinya tenang, Serotonin membuat orang merasa nyaman saat hormon itu keluar. Ketika seseorang bersentuhan dengan pornografi, hormon itu keluar, effeknya setiap kali pecandu pornografi stress dia akan lari ke pornografi karena itu membuatnya tenteram
  • Oksitosin, hormon cinta yang berhubungan erat dengan bubungan cinta suami isteri, kesuburan, kontraksi selama persalinan dan kelahiran, dan pelepasan asi saat menyusui, Hormon ini membuat kita merasa baik, dengan itu memicu perasaan dan perilaku untuk ingin memelihara, dapat membuat ikatan batin mendalam antara ibu dan anaknya. Pada saat seseorang mengakses pornografi hormon oksitosin akan keluar terus menerus, sehingga orang yang kecanduan pornografi terikat secara batin dengan pornografi. Inilah yang menimbulkan rasa butuh/ candu/kecanduan/ tidak nyaman bila tidak melihat pornografi dalam beberapa hari.

 

Keempat jenis hormon ini jika bekerja secara normal akan menguntungkan kita. Pornografi membuat keempat hormon ini keluar secara berlebihan dan terus menerus.

 

Begitulah bahayanya pornografi, sangat berbahaya bagi kelangsungan generasi, pemuda-pemuda yang seharusnya menjadi tumpuan bangsa akan semakin lemah dan hancur moralnya

Sangat mungkin diantara teman-teman anda masih ada yang terjebak dalam jeratan pornografi, bagikan dan infokan kepada sebanyak mungkin orang karena kita perduli.

 

 

 

VIDEO 4. TAHAP KECANDUAN PORNOGRAFI

Elly Risman, Psi. Yayasan Kita dan Buah Hati, Semai 2045 ( Selamatkan Generasi Emas Indonesia)

Melati, bocah perempuan berusia 5 tahun, diperkosa Adi, tetangganya sendiri, korban ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri dan penuh  luka di kepala. Adi tega memperkosa Melati setelah lebih dulu memukulnya hingga pingsan. Aksi bejat itu dilakukan pelaku usai menonton video prono. Sadarkan kita Melati hanya satu dari ribuan kasus nyata pada 2014,   133 anak Indonesia menjadi kejahatan sexual setiap bulannya.

Mengapa ini terjadi?

Menurut Victor B Cline , seorang Psikolog asal Amerika, terjadinya kecanduan akan pornografi berkaitan erat dengan meningkatnya kasus kejahatan sexual dan perilaku sex bebas.

Bagaimana pornografi membuat Adi kecanduan hingga melakukan aksi tidak bermoral?

Ada 4 tahap seseorang telah mengalami kecanduan akan pornografi

  1. Melihat, pertama kali Adi terpapar akan pornografi secara halus dari iklan handuk, iklan pakaian dalam, iklan parfum, iklan sabun dan berbagai iklan lainnya yang menunjukkan keindahan tubuh wanita. Pornografi samar ini masuk melalui mata untuk  menyalakan tombol on di kepala Adi sehingga mudah memasukkan muatan porno selanjutnya secara bertahap dan bertingkat. Sekali tombol ini menyala selamanya ia tidak bisa mematikan. Pada tahap ini Adi masih merasa jijik, kaget dan tidak nyaman,
  2. Penasaran dan mulai kecanduan . Bersamaan dengan itu senyawa kimia alami di otak yang bernama Dopamin diaktifkan.

Dopamin adalah sebuah neurotransmiter yang membantu mengontrol pusat kepuasan dan kesenangan di otak. Dopamin juga membantu mengatur tindakan dan tanggapan emosional

Aktifnya dopamin membuat Adi merasa senang dan nyaman sekaligus secara otomatis penasaran, sehingga membuat Adi ingin melihat konten porno lagi, lagi, dan lagi.

Perasaan kaget dan jijik yang timbul ketika pertama kali melihat gambar porno secara bertahap menghilang dan berubah menjadi rasa penasaran. Membuat Adi semakin terjerumus pada  kecanduan  pornografi

  1. Berkurangnya kepekaan dan peningkatan level porno. Begitu Adi mulai terjerumus pada kecanduan, Adi mengalami proses yang terus berulang yaitu  berkurangnya kepekaan dan peningkatan level porno, semula yang suka melihat iklan gaun panjang tanpa lengan, meningkat menjadi suka iklan dengan pakaian mini, kemudian meningkat lagi menjadi gambar porno dan seterusnya meningkat hingga timbul dorongan kuat untuk meniru apa yang pernah dilihatnya.
  2. Meniru apa yang lilihatnya. Pada tahap ini Adi merasa tidak cukup lagi hanya melihat, ia terdorong ingin mempraktekkan apa yang dilihatnya, mulai dari hal paling minim, membuat photo atau video serupa hingga meniru adegan yang dilihatnya, itulah proses yang dialami oleh Adi, hingga ia melakukan kejahatan sexual di usia yang masih remaja

 

VIDEO 5. ORANG TUA SEBAGAI TERAPIS PERTAMA DAN UTAMA ADIKSI PORNOGRAFI

Elly Risman, Psi. Yayasan Kita dan Buah Hati, Semai 2045 ( Selamatkan Generasi Emas Indonesia)

https://www.youtube.com/attribution_link?a=5BzG0WbU6LA&u=%2Fwatch%3Fv%3Dsn4ZkKImPPk%26feature%3Dshare

Share dari Winda, ibu dari Buyung ,14 tahun.

Buyung pertama kali kenal pornografi pada usia 9 tahun.

Masalah:

Kesibukan ibu mengurus bayi

Ayah sibuk bekerja

Buyung dibelikan HP sendiri

Buyung ingin putus sekolah di bangku SMP

 

Setelah diperiksa ternyata HP Buyung banyak konten porno

Setelah dievaluasi bersama, Perhatian dan komunikasi pada Buyung berubah, dan terlalu cepat memberikan HP.

Bisnis Pornografi mentargetkan anak-anak dalam kondisi BLAST

  1. BORED = BOSAN
  2. LONELY = KESEPIAN
  3. ANGRY = KEMARAHAN
  4. AFFRAID= KETAKUTAN
  5. STRESS= STRES
  6. TIRED= LELAH

Yang dilakukan:

  1. Menyesal, menyadari perlu melakukan perbaikan
  2. Dengan tulus meminta maaf pada anak
  3. Berusaha kembali dekat dengannya
  4. Memulai dengan menyelesaikan hal-hal yang terkait perasaan dan harga dirinya
  5. Berusaha memahami perasaannya dengan lebih banyak mengamati dan mendengar daripada berbicara, walau awalnya dia merasa canggung, malu dan merasa bersalah, hati kecilnya masih mengingatkan saat dia berbuat salah.
  6. Membicarakan bagaimana perasaannya pertama kali ketika tidak sengaja pertama kali melihat pornografi, itu tidak sengaja.
  7. Mengobrol, mendengar dari anak
    1. Kapan pertama kali melihat pornografi
    2. Bagaimana cara melihatnya
    3. Apa yang dia rasakan
    4. Apa yang dia lakukan setelah melihat
    5. Berapa lama kemudian dia melihatnya lagi
    6. Kapan terakhir kali melihatnya lagi
    7. Sekarang apa yang dia rasakan
    8. Perlukan bantuan ayah dan ibu?
  8. Anak jadi lebih terbuka , dengan obrolan
  9. Menghindari komunikasi yang salah:
    1. Memerintah
    2. Menyalahkan
    3. Memberi label
    4. Meremehkan
    5. Memandingkan
    6. Mengancam
    7. Membohongi
    8. Mengkritik
    9. menyindir
    10. Menganalisa
    11. Menasihati dan menghibur di saat yang tidak tepat
  10. Bekerja sama menyelesaikan masalah dengan baik, antara ortu dan anak
  11. Diskusikan resiko dari segi hukum, agama dan negara
  12. Menjelaskan target pebisnis pornografi kerusakan otak dan mentargetkan korban jadi pelanggan seumur hidup
  13. Membahas kapan waktu rentan
  14. Hal apa saja yang dapat memicu anak kembali kepada pornografi
  15. Laporkan pada ibu jika anak sedang ingin melihat pornografi, dengan sandi kadar keinginan
    1. 1 ingin melihat namun masih bisa dikendalikan
    2. 2 ingin melihat tetapi tidak bisa dikendalikan
    3. 3 sangat ingin melihat
  16. Jadwal aktivitas positif
  17. Melatih mengendalikan pikiran, dengan mendekatkan diri pada Tuhan, berdoa, ia mampu, berpikir dan mengambil keputusan untuk meraih cita-cita.
  18. Menolong teman-teman jauhi pornografi.
  19. Kalau perlu datangi ahli terapis.

 

 

 

 

 

 

Andalan

SEMINAR ANTI NARKOBA FROM B.L.A.S.T TO B.L.E.S.S.


Unduh gratis Word dan Power Point dengan klik tautan berikut ini:

DARI BLAST MENJADI BLESS

DARI BLAST MENJADI BLESS

 

DARI B.L.A.S.T ( LEDAKAN)

MENJADI B.L .E.S.S ( DIBERKATI UNTUK JADI BERKAT)

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

 

Narkoba, Miras, Rokok dan Obat-obat terlarang dalam Alkitab.

( ringkasan dari kotbah Pdt Deni Yoga Trianto)

Kata narkoba, miras dan rokok, tidak tertera di ayat-ayat Alkitab, karena Alkitab tidak pernah menuliskan kata-kata; narkoba, miras, ataupun rokok.

Tidak semua yang tidak ada ayatnya, boleh dilakukan. Kata korupsi, kata KKN juga tidak ada di Alkitab.

Di masa Alkitab belum ada narkoba, dll, tetapi kecanduan sudah ada pada zaman itu dalam bentuk kecanduan anggur. Kecanduan dipakai oleh manusia untuk melarian diri dari persoalan hidup yang mendera/ sebagai hiburan semu

Prinsip Alkitab  mengenai Narkoba, Miras, Rokok dan Obat-obat terlarang dalam Alkitab.

  1. Berguna dan membangun (I Korintus 10:23) / bedakan dengan tindakan medis yang dosisnya diawasi untuk pengobatan
  2. Tidak membiarkan diriku diperhamba oleh apa pun (I Korintus 6:12)
  3. Pemabuk tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah ( I Korintus 6:10)
  4. Celakalah mereka yang menjadi jago minum dan juara dalam mencampur minuman keras / oplosan (Yesaya 5:22)
  5. Efeknya orang yang mabuk anggur (Amsal 23:29-35)
    • Kehilangan kesadaran diri
      1. Mengaduh
      2. Mengeluh
      3. Bertengkar
      4. Berkeluh kesah
      5. Mendapat cidera tanpa sebab
      6. Merah matanya
    • Membuang waktu yang berharga
      1. Duduk sampai jauh malam
    • Halusinasi dan meracau
    • Kehilangan keseimbangan
    • Ketagihan/ Keterikatan/ dikontrol oleh efek candu
  6. Mabuk Anggur menimbulkan hawa nafsu (Efesus 5:18)- rawan kejahatan, rawan sex bebas, dll- lebih baik Penuh dengan Roh. Alkitab langsung memparadokskan orang yang mabuk oleh anggur dengan orang yang penuh dengan Roh. Roh Kudus akan menolong kita sehingga bagi yang sudah terlanjur terikat, Roh Kudus dapat tolong untuk dapat lepas dari jerat keterikatan dengan Narkoba, Miras, Rokok dan obat-obatan terlarang lainnya.

 

 

B.L.A.S.T

  • Bored, perasaan bosan dengan rutinitas sehari-hari dan rutinitas sekolah. Kebosanan bagaikan sebuah lubang besar di dalam hati kita.

 

Apakah kamu pernah bosan seperti Daud?

      • II Sam 11:1 Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya ( terjebak pada rutinitas)  maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju (zona nyaman dan aman)  beserta orang-orangnya dan orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem.(memilih untuk jadi penonton)

 

Daud terjebak pada rutinitas perang, sehingga dia bosan

Daud sudah ada di zona nyaman dan aman, sehingga dia memutuskan untuk tidak perlu ikut berperang. Memutuskan untuk menjadi penonton dan bukan jadi pemain.

 

Ending dari kebosanan ini adalah; Daud melakukan pelecehan sexual kepada Batsyeba, dan membunuh Uria, suami Batsyeba dalam rekayasa perang. Yang dia lakukan itu semata-mata hanya untuk menutupi lubang besar di dalam hatinya yang bernama ‘lubang kebosanan’

 

Cara mengatasi kebosanan:

 

  1. Rutinitas itu tidak salah. Yang salah adalah bila kita terjebak pada rutinitas yang membuat kita kehilangan hasrat/ passion.

 

Salah satu cara agar tidak bosan adalah ; tidak terjebak dalam rutinitas, dengan setiap hari membangun passion/ hasrat, dengan cara selalu bergaul dengan Tuhan.

Markus 1:35-39.

Ketika Yesus selalu terhubung dengan Bapa dalam doa-doaNya, Yesus tidak pernah terjebak dalam rutinitas, melainkan hidupNya selalu dipenuhi dinamika, karena focus pada tujuan hidupNya, tidak pernah pudar

Yesus mengajar di kota-kota lain

1:35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa m  di sana. 1:36 Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia; 1:37 waktu menemukan Dia mereka berkata: “Semua orang mencari Engkau.” 1:38 Jawab-Nya: “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang. n ” 1:39 Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat o  mereka dan mengusir setan-setan. p 

 

  1. Zona nyaman ( comford zone) dan Zona Aman ( Safe Area) tidak salah. Yang salah adalah apabila kita terjebak dalam zona nyaman dan zona aman, yang membuat kita kehilangan tujuan/ target.

 

Salah satu cara agar tidak bosan adalah ; tidak terjebak dalam zona nyaman dan zona aman,  dengan cara selalu menjadi pemain/ jangan puas menjadi penonton.

 

Nehemia 2:1-5

Nehemia mendengar keadaan kota Yerusalem yang mengenaskan. Namun dia mau meninggalkan kenyamanan dan keamanan di lingkungan istana, di luar negeri, dengan  jabatan yang bagus, gaji tinggi, semua fasilitas lengkap, untuk pulang kampung dan membangun kembali Yerusalem yang benar-benar tempat yang jauh sekali dari situasi aman dan nyaman. Nehemia mau jadi pemain walaupun harus dengan cara meninggalkan area nyaman dan aman.

 

Nehemia diutus ke Yerusalem

2:1 Pada bulan Nisan tahun kedua puluh pemerintahan raja Artahsasta, v  ketika menjadi tugasku untuk menyediakan anggur, aku mengangkat anggur dan menyampaikannya kepada raja. Karena aku kelihatan sedih, yang memang belum pernah terjadi di hadapan raja, 2:2 bertanyalah ia kepadaku: “Mengapa mukamu muram, walaupun engkau tidak sakit? Engkau tentu sedih hati.” Lalu aku menjadi sangat takut. 2:3 Jawabku kepada raja: “Hiduplah raja untuk selamanya! w  Bagaimana mukaku tidak akan muram, kalau kota, x  tempat pekuburan nenek moyangku, telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya habis dimakan api? y ” 2:4 Lalu kata raja kepadaku: “Jadi, apa yang kauinginkan?” Maka aku berdoa 1  kepada Allah semesta langit, 2:5 kemudian jawabku kepada raja: “Jika raja menganggap baik dan berkenan kepada hambamu ini, utuslah aku ke Yehuda, ke kota pekuburan nenek moyangku, supaya aku membangunnya kembali.”

 

  • Lonely, perasapaan sepi karena tidak dekat dengan orang tua secara kuantitas dan kualitas. Kesepian bagaikan lubang besar dalam hidup kita.

 

Apakah kamu pernah mengalami kesepian seperti Daud? Daud adalah sesosok pribadi yang ditinggalkan oleh ayah dan ibunya.

Menjadi anak yang tidak dianggap, menjadi anak yang dilupakan, menjadi anak yang tidak dibanggakan, menjadi anak yang tidak diperhitungkan.

Saat Nabi Samuel datang untuk mengurapi raja berikutnya, sebagai raja pengganti Saul, Daud tidak diundang ke acara itu, melainkan Daud tetap menjaga kambing domba/ menggembalakan. Pada akhirnya Daud dipanggil juga atas permintaan Nabi Samuel.

 

Mazmur 27:10 Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

 

Bagaimana cara mengatasi kesepian ini? Datanglah pada Tuhan yang tidak pernah meninggalkan kita, tidak pernah menolak kita, tidak pernah melupakan kita, selalu rindu untuk dekat dengan hidup kita sebagai anak-anak-Nya. Tidak ada orang tua yang sempurna di dunia ini, tugas kita adalah mengampuni mereka, dan tetap menghormati dan mentaati mereka.

 

Mazmur 103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan  Dia.

 

Yesaya 49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.

 

Mazmur 27:10 Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

Itu juga yang dilakukan oleh Daud, dia datang kepada Tuhan yang mau menyambut dia dan menerima dia apa adanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAU MENGASHIKU

 

Lebih dari Bapa di dunia, KAU menjaga hidupku ya ALLAH.
Bahkan lebih dari kasih seorang ibu, ENGKAU selalu menyambutku.
Lebih dari yang dunia tawarkan, KAU b’rikan yang terbaik oh TUHAN.
Sekalipun tak seorang mengindahkanku, ENGKAU tak pernah membuangku.

Reff.:
KAU mengasihiku, lebih dari yang kuduga.
Bahkan di saatku tiada menyadarinya.
KAU sentuh hatiku dengan kasih yang sempurna.
KAU menyayangiku lebih dari yang kurasa.

 

SEPERTI BAPA SAYANG ANAKNYA

 

Bapa, besar sungguh kasih setiaMu
Nyata sungguh perlindunganMu
Tak satu kuasa mampu pisahkan aku dari kasihMu

Bapa, ajarku s’lalu hormatiMu
Ajarku turut perintahMu
B’rikanku hati tuk menyembahMu
Dan bersyukur s’tiap waktu

S’perti Bapa sayang anakNya
Demikianlah Engkau mengasihiku
Kau jadikan biji mataMu
Kau berikan s’mua yang ada padaMu

S’perti Bapa sayang anakNya
Demikianlah Kau menuntun langkahku
Hari depan, indah Kau beri
RancanganMu yang terbaik bagiku

 

 

  • Angry-Afraid, perasaan marah karena situasi, berakar dari ketidakpuasan serta takut cerita kepada orang tua. Ada ketakutan yang menghantui

 

Apakah kamu pernah marah seperti anak sulung yang tidak mau masuk? ( Lukas 15:28)

Si anak sulung ini lebih dekat ke pelayan sehingga tidak mencari ayahnya ketika ada pertanyaan

Merasa diperlakukan dengan tidak adil oleh ayahnya , padahal ayahnya sudah adil ( perhatikan ayat 12)

Tidak bisa menerima pertobatan adiknya sendiri.

Mempermasalahkan anak lembu tambun ( ayat 30)

 

Ada kemarahan yang terpendam dalam hati kita, itu adalah sebuah lobang yang besar.

 

Cara mengatasi kemarahan adalah ; Hanya dengan mau mendengar nasihat Bapa, maka hati kita yang marah dapat diteduhkan. Bapa mau meninggalkan pesta itu dan menemui kita di luar hanya untuk membujuk kita bisa masuk ke dalam sukacitaNya.

 

Kain ketika marah dinasihati oleh Tuhan (Kejadian 4:5-7)

Yunus ketika marah juga dinasihati oleh Tuhan (Yunus 4:9-11)

Namun pada akhirnya tergantung pada respon kita menanggapi nasihat Bapa

 

  • Stress, perasaan tertekan karena situasi yang dihadapi. Hal ini seperti sebuah lubang besar di hatimu.

 

Yesus pun pernah merasa sedih, gentar sangat sedih, seperti mau mati rasanya. (Matius 26:38)

Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. ( Lukas 22:44)

Seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepadaNya untuk memberi kekuatan kepadaNya. ( Lukas 22:43)

Tetapi Yesus tidak mengambil jalan pintas karya salib dengan meminum anggur yang memberi efek mabuk kepadaNya

Dalam versi Markus 15:23, Sebelum disalibkan Yesus menolak untuk meminum anggur ( OINOS)  bercampur Mur ( SMURNIZO).

 

Ada penafsir bernama Adam Clarke memberi tafsiran bahwa anggur yang dicampur dengan mur dengan tujuan membuat si peminum mabuk. Artinya Yesus menolak untuk diberi efek mabuk.

 

Cara mengatasi Stress/ tekanan adalah: dengan berdoa.

 

 

  • Tired,kelelahan karena akumulasi masalah. Ini juga seperti lubang besar di dalam hatimu.

 

Ayub dilanda dengan banyak masalah, dia kelelahan sampai ingin tertidur, ingin istirahat, ( Ayub 3:13) maka dia pun mengutuki hari lahirnya.

Apakah kamu kurang istirahat, dan berasa kelelahan, baik fisik maupun jiwamu?

Hanya dengan menanti-nantikan Tuhan, kita mendapatkan kekuatan baru ( Yesaya 41:31)

 

 

 

 

 

B.L. E.S.S

 

Bagaimana hidup kita bisa menjadi pribadi yang diberkati limpahan kasih Bapa, menjadi pribadi yang bisa jadi berkat buat orang di sekeliling kita.

 

Behave / Menjadi teladan dalam tingkah laku ( I Tim 4:12)

Behave ialah berperilaku baik. Ikuti bimbingan orang tua kita, guru dan pembimbing rohani kita. Ikuti petunjuk Firman Tuhan yang mengajar kita bagaimana berperilaku baik.

 

Love and Loyal/ Menjadi teladan dalam kasih dan dalam kesetiaan ( I Tim 4:12)

Love and Loyal adalah bagaimana kita dapat selalu ingat akan kasih dan setia, baik kepada Allah maupun kepada manusia, serta tidak melupakan kasih kepada diri sendiri/ merawat diri/ menjaga kesehatan diri sendiri. Amsal 3:3-4. Ingat bahwa otak kita juga perlu dijaga daripada kerusakan akibat pornografi

 

Emphatic / Menjadi teladan bagi orang-orang yang percaya dengan cara emphatic pada mereka ( I Tim 4:12)

Emphatic, bisa memposisikan diri pada kondisi orang lain, sehingga ada kepedu­lian satu sama lain.

 

Speak Wisely/ Menjadi teladan dalam perkataan ( I Tim 4:12)

Berkata-kata dengan bijaksana, sehingga memiliki perkataan yang membangun atau membangkitkan semangat,  perkataan yang dapat dipercaya karena lahir dari pribadi yang berintegritas, perkataan yang menghibur karena lahir dari pribadi yang tidak egois, perkataan yang didengarkan karena lahir dari pribadi yang berwibawa ilahi.

 

Self Control/ Memiliki pengendalian diri yang baik sehingga dapat hidup dalam kesucian ( I Tim 4:12)

Memiliki pengendalian diri yang baik, ketika bergaul, ketika memutuskan sesuatu hal, ketika diperhadapkan pada tawaran apa pun juga, sehingga dapat  berkata tidak terhadap dosa tanpa harus merasa bersalah., dengan demikian dapat mempertahankan hidup kudus/ suci.

 

 

KESIMPULAN

Hanya Sang Pencipta yang dapat menutup lubang besar dalam hati kita, sampai kita bertemu dengan titik.

Andalan

MENGEMBALIKAN PERAN WALI MURID DALAM PERTUMBUHAN ROHANI ANAK


MELALUI KELUARGA INTI DAN KELUARGA ROHANI

KITA MENINGGALKAN WARISAN UNTUK GENERASI BERIKUTNYA

 

LEAVING A LEGACY FOR THE NEXT GENERATION

 

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

 

SEJARAH KURIKULUM ILAHI DALAM PASKAH PERDANA

Tuhan ingin segenap umat-Nya menjalani kurikulum ilahi dalam kehidupan mereka, yang menyangkut keselamatan dan juga seluruh aspek kehidupan yang takut akan Tuhan.

Konsep keselamatan pada awalnya bisa kita lihat pada peristiwa Anak Domba Paskah, di Keluaran 12:1-28

Keselamatan bisa dialami secara:

  1. Kaum Keluarga/ rumpun keluarga ( Keluaran 12: 3)/ Keluarga Inti
  2. Keluarga rohani ( Keluaran 12:4). Keluarga rohani memiliki kriteria adalah orang-orang ASING yang sudah jadi warga Israel dan wajib disunat ( Keluaran 12: 43-49) Sunat adalah tanda perjanjian Tuhan dengan Abraham. Menjadi perlambang bahwa semua orang yang sudah terima Yesus sebagai juruselamat bisa menjadi keluarga rohani.

Yang harus dilakukan pada kaum keluarga/ keluarga inti/ keluarga rohani pada paskah pertama itu adalah sbb:

  1. Mengambil seekor anak domba Paskah; jantan, tidak bercela, berumur 1 tahun. ( yang menggambarkan menerima Kristus sebagai Anak domba Paskah yang tidak bercela, yang telah disembelih/ telah mengorbankan diri-Nya di salibkan bagi kita)

Membubuhkan darahnya pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas, pada rumah-rumah di mana orang memakannya.  ( yang menggambarkan mengalami kuasa darah Yesus yang sudah dicurahkan di kayu salib)

Memakan daging Anak Domba Paskah ( bersekutu dengan tubuh Yesus, yang sudah mati di kayu salib, I Kor 10:16)

  1. Membuang ragi dari rumah. Ragi adalah melambangkan beberapa hal:
    1. Ragi orang Farisi ( Markus 8;15) adalah ragi kemunafikan
    2. Ragi Herodes ( Markus 8:15) adalah ragi kelicikan. Herodes dijuluki sebagai ‘serigala’ ( Lukas 13:32), dia menghalalkan segala cara dalam tindakan politiknya. (sarapanpagi.org)
    3. Ragi orang Saduki ( Matius 16:6) adalah ragi ketidakpercayaan
  2. Mengadakan pertemuan kudus ( Keluaran 12: 16) dan turun temurun ( Keluaran 12: 26-27) , bisa menjelaskan bila ada anak-anak yang bertanya apa artinya ibadah tersebut. Anak laki-laki harus tahu apa arti ibadah ini (Keluaran 13:8-9, 16), sampai:
    1. Tanda pada tanganmu (pertama kali frasa ‘tanda pada tanganmu’ ini, muncul dalam Alkitab)
    2. Peringatan di dahimu (pertama kali frasa ‘peringatan di dahimu’ ini, muncul dalam Alkitab)
    3. Supaya hukum Tuhan ada di bibirmu (pertama kali frasa ‘hukum Tuhan ada di bibirmu’ ini, muncul dalam Alkitab)
  3. Sehingga mereka dapat keluar dari Mesir ( lambang keluar dari tanah perbudakan dosa, Keluaran 12:41, Keluaran 13:16)

 

KURIKULUM ILAHI ATAS GENERASI

MELALUI KELUARGA INTI

Ternyata kurikulum ilahi dilaksanakan dalam paskah perdana tersebut, kini di dalam kitab Ulangan, disampaikan dengan lebih detail lagi, dalam pelaksanaannya di keluarga inti.

Ulangan 6:1-25, Ulangan 11: 16-25

Tujuan:

  1. Supaya engkau dan anak cucumu takut akan Tuhan ( Ulangan 6:2), dengan setia ( ayat 3)
  2. Berpegang pada segala ketetapan Tuhan (Ulangan 6:2), dengan setia ( ayat 3)
  3. Berpegang pada segala perintah Tuhan (Ulangan 6:2), dengan setia ( ayat 3)

Pola 3 generasi

  • Engkau dan anak cucumu

Waktu pembelajaran:

Seumur hidup

Prosesnya:

Unsur Orang Tua

  • Ortu Mendengar ( Ulangan 6:4)
  • Ortu Memperhatikan perintah Tuhan ( Ulangan 6:6)
  • Ortu mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap kekuatan/ menjadi teladan ( Ulangan 6:5)
  • orang tua dapat menjawab pertanyaan anak didik tentang apa itu peringatan Tuhan, ketetapan Tuhan dan peraturan Tuhan bagi kita ( Ulangan 6:20-24)/ Tanya Jawab.
  • orang tua mengalami pengalaman pribadi dengan Tuhan sehingga dapat menceritakan kepada anak didiknya ( Ulangan 6: 20-25)/ teladan hidup.
  • Mengajarkannya berulang-ulang / formal
  • Pengulangan
  • Membicarakan/ informal

Unsur Murid

  1. Murid bertanya tentang peringatan, ketetapan, peraturan yang diperintahkan oleh Tuhan. ( Ulangan 6:20) Murid ada rasa ingin tahu tentang Tuhan.
  2. Murid menjadi pelaku Firman Tuhan dan menjadi orang benar ( Ulangan 6: 25)

 

Pusat Penyembahan:

  • Tuhan yang Esa

Intisari Konten Kurikulum:

  • Kasihilah Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap kekuatan ( Ulangan 6:5)

 

Unsur Sistem Pendidikan dan Pengajaran

  1. orang tua mengajarkan dengan cara ; Berulang-ulang ( Ulangan 6:7)/ pengulangan.
  2. Secara Formal. Orang tua mengajarkan perintah Tuhan ( Ulangan 6:7)
  3. Secara Non Formal. Orang tua membicarakan perintah Tuhan ( Ulangan 6:7)
  4. Berbaring dan bangun, meliputi pemakaian semua gelombang otak manusia;
    • Gelombang Otak Gamma
    • Gelombang Otak Beta
    • Gelombang Otak Alpha
    • Gelombang Otak Tetha
    • Gelombang Otak Delta
  5. Berbaring berbicara tentang sesutu yang sangat pribadi/ di kamar/ pengajaran secara personal yang sangat unik one on one
  6. Bangun berbicara tentang sesuatu yang ada dalam keseharian/ life style

 

Lokasi Pendidikan dan Pengajaran

  1. Di rumah ( indoor)
  2. Di perjalanan ( outdoor)

Metodenya; harus dapat terpatri sehingga:

  • Mengikatkan sebagai tanda pada tangan/ sampai mempengaruhi perilaku ( Ulangan 6:8, ingat bahwa frasa ini muncul pertama kali pada Keluaran 13:8-9, 16, paskah perdana)
  • Mengikatkan sebagai lambang di dahi/ sampai mempengaruhi cara berpikir ( Ulangan 6:8, ingat bahwa frasa ini muncul pertama kali pada Keluaran 13:8-9, 16, paskah perdana)
  • Menuliskan pada tiang pintu rumah/ sampai diterapkan saat keluar masuk rumah ( Ulangan 6:9)
  • Menuliskan pada tiang pintu gerbang/ sampai diterapkan di saat sudah pergi dari rumah/ sampai dewasa. ( Ulangan 6:9)

 

Outputnya:

  • Generasi yang tidak melupakan Tuhan yang telah membawa keluar dari perbudakan ( tidak melupakan keselamatan yang dari pada Tuhan)/ Ulangan 6:12
  • Generasi yang takut akan Tuhan
  • Generasi yang beribadah kepada Tuhan ( ulangan 6:13)
  • Generasi yang menolak menyembah berhala, (Ulangan 6:14)
  • Generasi yang menolak mencobai Tuhan (kudus) ( Ulangan 6:16)
  • Generasi yang berpegang pada perintah, peringatan, dan ketetapan Tuhan ( taat) ( Ulangan 6:17)
  • Generasi yang melakukan apa yang benar di mata Tuhan (Ulangan 6:18)
    • Adalah bila melakukannya dengan setia ( Ulangan 5:25)
  • Generasi yang melakukan apa yang baik di mata Tuhan ( berkarakter ilahi) (Ulangan 6:18)

 

Hasil/ upah/ ukuran keberhasilan Pendidikan dan pengajaran

  1. Lanjut umur ( Ulangan 6:2)
  2. Baik keadaanmu/ kualitas ( Ulangan 6:3)
  3. Sangat banyak/ kuantitas ( Ulangan 6:3)
  4. Berada di negeri yang berlimpah susu dan madu/ mendapat property yang sangat luar biasa ( Ulangan 6:3)

Hasil atau upah atas umat Tuhan yang melakukan kurikulum ilahi ini identik dengan upah kalau kita menghormati orang tua adalah:

Hasil:

  1. Lanjut umur ( Keluaran 20:12 bandingkan dengan Ulangan 6:2)
  2. Baik keadaanmu ( Ulangan 5:16 bandingkan dengan Ulangan 6:3)
  3. Di tanah yang diberikan Tuhan kepadamu / Berada di negeri yang berlimpah susu dan madu ( Keluaran 20:12 bandingkan dengan Ulangan 6:3)
  4. Menurut versi Ulangan 33:29 kebahagiaan adalah apabila Israel bisa menundukkan musuh-musuh mereka. Ini dicatat di Ulangan 6:18-19. Bandingkan dengan Efesus 6:1-3

 

Itu artinya ketika Tuhan memakai keluarga inti sebagai pola tiga generasi mengajar anak-anak untuk takut akan Tuhan, maka ketika umat Israel/ generasi mau menghormati orang tua, di situlah kurikulum sebuah bangsa, Tuhan letakkan di pundak orang tua, dan Tuhan memakai keluarga inti sebagai alat sebuah kurikulum  ilahi atas bangsa.

 

ADAM, HAWA, KAIN DAN HABEL SEBAGAI KELUARGA INTI YANG PERTAMA

  • Terjadi pembunuhan keji pada keluarga inti yang pertama.
  • Terjadi kesalahan pola dalam keluarga inti yang pertama.
  • Tuhan memberi kesempatan ke dua kepada Adam dan Hawa dengan lahirnya Set dalam dinasty yang baru.

POLA 3 GENERASI PADA KELUARGA INTI ADAM SAMPAI PADA ENOS

ENOS DAN KELUARGA ROHANI PADA PERMULAAN ZAMAN

  • Secara turun temurun yang sangat kuat dari Adam sampai pada zaman Nuh, di seluruh Kejadian pasal 5 menunjukkan betapa kuatnya Adam dan keturunannya dibentuk Tuhan dalam keluarga inti.
  • Kejadian pasal 4: 25-26 Pola 3 generasi dari Adam, Set dan Enos, dalam pola asuh menurut rupa dan gambar Adam, menurut rupa dan gambar Allah, pada keluarga inti, pada akhirnya menghasilkan kegerakan pada keluarga rohani di zamannya Enos. ( Kej 5:1-7, Lukas 3:38)

HENOKH BERNUBUAT UNTUK KELUARGA ROHANI PADA ZAMANNYA

  • Henokh bergaul dengan Tuhan, berjalan bersama Tuhan, bernubuat untuk akhir zaman Yudas 1:14-15. Henokh mengajar/ menjadi guru ( sebagaimana arti nama Henokh- mengandung arti ‘guru’) untuk orang-orang pada masa itu, dan bernubuat pada mereka, Bagaimana kuatnya Tuhan bekerja di keluarga inti, anak keturunan Adam sampai kepada Henokh, sehingga Henokh dapat bernubuat kepada keluarga rohani.

NUH DAN KELUARGA INTI

NUH PEMBERITA KEBENARAN PADA ZAMANNYA

  • Lantas ketika terjadi kebobrokan pada umat manusia di zaman Nuh, Tuhan bangkitkan keluarga inti ( Nuh dan keluarganya) untuk diselamatkan dari air bah. Nuh telah menjadi pemberita kebenaran ( II Pet 2:5) untuk masyarakat pada saat itu / keluarga rohani.

ABRAHAM DAN KELUARGA INTINYA

  • Lalu sejarah terus berlanjut sampai Tuhan bekerja di zaman Abraham
  • Bagaimana cara Tuhan bekerja melalui Abraham? Melalui keluarga inti. Oleh karena itulah kita mengenal Allah Abraham, Ishak dan Israel. Bukankah mereka keluarga/ 3 generasi?

YUSUF DAN KELUARGA INTINYA

  • Sampai di zaman Yusuf. Bagaimana cara Tuhan bekerja? Melalui keluarga inti. Yusuf dikirim Tuhan lebih dulu ke Mesir untuk mendahului keluarga besar mereka, sehingga mereka diselamatkan dari bahaya kelaparan di zaman itu. Yusuf diperhadapkan pada mengampuni saudara-saudaranya, untuk dia bisa jadi saluran berkat buat cikal bakal bangsa Israel.

MIRIAM , HARUN DAN MUSA SEBAGAI KELUARGA INTI

PENGANJUR UNTUK KELUARGA ROHANI

  • Sampai di perbudakan di Mesir. Tuhan bekerja melalui Keluarga inti, saat itu Tuhan memakai keluarga Amram, Yokhebed, dengan 3 anak mereka ; Miryam, Harun dan Musa sebagai penganjur Israel ( Mikha 6:4) Siapakah mereka? Keluarga Inti

Mereka ini, keluarga inti ini dipakai Tuhan untuk menjadi penganjur bagi keluarga rohani raksasa yaitu seluruh bangsa Israel.

DI ZAMAN YOSUA

KEMATIAN PEMIMPIN KELUARGA ROHANI

MEMICU HILANGNYA GENERASI

KETIKA KELUARGA INTI TIDAK MENJALANKAN FUNGSINYA

  • Yosua sebagai Pemimpin Bangsa Israel ( Yosua 1:6)
  • Pembacaan hukum Taurat, dibacakan oleh Yosua kepada seluruh jemaah Israel dan kepada perempuan-perempuan dan anak-anak ( keluarga inti) dan kepada pendatang yang ikut serta ( kepada keluarga rohani) . Yosua 1:35
  • Kegagalan pendidikan dan pengajaran dalam keluarga inti, membuat kematian dari para pemimpin bangsa, yaitu Yosua dan seluruh angkatan itu mati, ( sebagai pemimpin keluarga rohani) membuat era baru bangkitnya angkatan yang tidak mengenal Tuhan/ kehilangan generasi/ lost generation. ( Hakim-hakim 2: 8-16), karena gagalnya fungsi keluarga inti meneruskan kurikulum ilahi ini kepada generasi berikutnya.
  • Akhirnya pada era setelah kematian Yosua, Tuhan bangkitkan hakim-hakim.

 

DI ZAMAN IMAM ELI

KEBOBROKAN KELUARGA IMAM

SEBAGAI KELUARGA DARI PEMIMPIN KELUARGA ROHANI

 

Imam Eli, Hofni dan Pinehas, adalah salah satu contoh kebobrokan keluarga inti daripada keluarga imam, yang notabene adalah pemimpin rohani atas bangsa/ pemimpin keluarga rohani.

I Samuel 2: 12-36

Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatan pun tidak sering. ( I Sam 3:1)

Di zaman Samuel: Tuhan bangkitkan Samuel sebagai hakim ( I Sam 7:15-17) untuk menjadi pemimpin keluarga rohani.

Orang Israel meminta raja. Permintaan raja ini juga karena kegagalan anak-anak Samuel, sebagai keluarga inti yang seharusnya bisa memimpin keluarga rohani/ bangsa Israel, di mana mereka didapati tidak berintegritas, sampai akhirnya orang Israel meminta raja.

Lalu raja pertama mereka adalah Saul, kemudian Daud, Salomo, dst.

 

PERTEMUAN KELUARGA INTI DAN KELUARGA ROHANI DI GUA ADULAM

Keluarga inti Daud berkumpul pada Daud di Gua Adulam ( I Sam 22:1). Keluarga rohani daripada Daud juga berkumpul pada Daud di Gua Adulam ( I Sam 22:2, Mazmur 34: 12) Perkumpulan ini pada akhirnya menghasilkan barisan para pahlawan Daud ( I Tawarikh 11: 10-47)

 

DI ZAMAN SALOMO

KELUARGA INTI MENJADI PRASYARAT DARI TUHAN

Perjumpaan Salomo yang ke dua kalinya dengan Tuhan, di I Raja-raja 9:4-9 merupakan suatu yang unik.

Kegagalan keluarga inti untuk bagaimana Salomo mendidik dan mengajar anak-anaknya menjadi generasi yang takut akan Tuhan, akan mempengaruhi bangsa Israel sebagai keluarga rohani yang Tuhan percayakan untuk saat itu dipimpin oleh Salomo.

 

DI ZAMAN RAJA-RAJA

DAUD SEBAGAI PERMODELAN KELUARGA INTI

YEROBEAM BIN NEBAT SEBAGAI PERMODELAN KELUARGA ROHANI

Kepada semua raja Yehuda dipakailah Daud oleh Tuhan sebagai standart/ tolok ukur bagi semua raja-raja kerajaan Yehuda.  ( Karena raja-raja setelah Daud adalah keluarga inti anak cucu keturunan Daud)

9 BUAH KEKUDUSAN DAUD

  • HUBUNGAN DENGAN TUHAN
    • Dengan sepenuh hati berpaut kepada Tuhan Allahnya ( I Raj 11:4, 15:3)
  • PERATURAN TUHAN
    • Tetap mengikuti segala peraturan Tuhan ( I Raj 9:4-5)
  • PERINTAH TUHAN
    • Berbuat sesuai dengan segala yang Tuhan perintahkan ( I Raj 9:4-5)
    • Tetap mengikuti segala perintah Tuhan ( I Raj 3:14)
    • Tidak menyimpang dari segala yang diperintahkanNya seumur hidupnya, kecuali dalam perkara Uria, orang Het itu. ( I Raj 15:5)
  • KETETAPAN TUHAN
    • Tetap mengikuti segala ketetapan Tuhan ( I Raj 3:14)
  • JALAN TUHAN
    • Hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN ( I Raj 3:14)
  • KARAKTER
    • Hidup di hadapan Tuhan dengan benar/ berbuat kebenaran ( I Raj 9:4-5) Melakukan apa yang benar di mataTuhan ( I Raj 15:11)
    • Hidup di hadapan Tuhan dengan ketulusan hati (I Raj 9:4-5)

 

Kepada raja- raja Israel, Yerobeam sebagai raja pertama setelah pecahnya kerajaan Israel menjadi dua kerajaan, Yerobeam dijadikan Tuhan sebagai tolok ukur raja-raja lainnya / dan tolok ukur bangsa, karena Yerobeam sebagai pemimpin keluarga rohani. Semua pengganti raja-raja kerajaan Israel pada masa itu, bukan merupakan anak cucu/ bukan karena keturunan.

I Raj 15:30, 14:16, 15:34, 16:9, 26, II Raj 3:3, 15:24, 17:22, 15:28, dan masih banyak ayat lain yang semacam ini.

DI ZAMAN PEMBUANGAN DI BABEL DAN ASYUR

Ester adalah suatu contoh, bagaimana keluarga inti, atas nasihat Mordekhai,  memberi pengaruh kepada keputusan Ester yang pada saat itu berkedudukan sebagai ratu untuk pada akhirnya dipakai Tuhan untuk menyelamatkan keluarga rohani dari ancaman pemusnahan.

Keberhasilan Mordekhai dalam mendidik dan mengasuh Ester, sebagai keluarga inti, pada akhirnya mampu menggerakkan doa puasa massal dalam keluarga rohani, untuk upaya penyelamatan bangsa.

Daniel, Hananya, Misael dan Azarya adalah contoh keluarga rohani yang kompak memegang teguh komitment mereka sebagai penyembah Allah Israel yang hidup.

 

NUBUATAN MALEAKHI

Nubuatan Maleakhi pada pasal 4:5-6, merujuk pada pemulihan keluarga inti menjadi penentu apakah Tuhan akan memukul bumi hingga musnah/ mempengaruhi seluruh keluarga rohani.

MARIA DAN ELISABET

Maria dan Elisabet, keduanya adalah keluarga inti/ kerabat. Saat itu Roh Kudus telah turun atas Maria dan kuasa Allah yang Mahatinggi telah menaungi Maria ( Lukas 1: 35, 38) Ketika Maria  bertemu Elisabet, dan memberi salam pada Elisabet, ada kepenuhan Roh Kudus terjadi pada Elisabet, dan si jabang bayi Yohanes Pembabtis ( Lukas 1: 41, Lukas 1:15)

YOHANES PEMBABTIS

Lukas 1: 15-17. Ketika Yohanes Pembabtis dipenuhi Roh Kudus sejak dalam rahim ibunya, ( melalui keluarga inti; Zakharia, Elisabet, dan juga Yohanes Pembabtis)  ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka. Ini adalah – kegerakan dalam keluarga rohani

Pelayanan Yohanes Pembabtis akan memulihkan keluarga-keluarga inti – yang akan berpengaruh pada kesiapan umat yang layak bagi Tuhan / berpengaruh pada keluarga rohani secara korporat.

KELAHIRAN JURU SELAMAT

Melalui silsilah keluarga Matius 1, Lukas 3. Melalui Yusuf dan Maria. Melalui keluarga Inti Yesus lahir ke dunia ini, dengan cara Roh Kudus turun ke atas Maria ( Lukas 1: 35)

Kelahiran Yesus didatangi oleh gembala dan majus, mereka adalah keluarga rohani.

 

KELUARGA INTI YESUS

Maria, Yakobus dan Yudas adalah keluarga inti yang Yesus pada akhirnya Yesus menangkan. ( Kisah Rasul 1:14, Yakobus 1:1) Tadinya kaum keluarga Yesus pernah menganggap Yesus tidak waras lagi ( Markus 3:21), sampai akhirnya keluarga inti Yesus ( Maria dan saudara-saudara Yesus) datang untuk memanggil Yesus , sementara Yesus mengajar

Markus 3:31-35 menunjukkan ketika Ibu dan saudara-saudara Yesus datang untuk menemui Yesus, kita melihat bagaimana Yesus mengemukakan konsep tentang keluarga rohani, yaitu siapa saja yang melakukan kehendak Allah, mereka bisa menjadi ibu-Nya, saudara-Nya laki-laki, saudara-Nya perempuan.

Pada akhirnya, keluarga Yesus dapat dimenangkan, sehingga Yakobus dan Yudas, adalah dua adik Yesus yang menuliskan kitab Yakobus dan kitab Yudas. Mereka ada pada saat keluarga inti daripada Yesus dan keluarga rohani daripada Yesus ( yaitu murid-murid-Nya)  sama –sama menantikan turunnya Roh Kudus ( Kis 1:12-14)

 

SALIB YESUS MEMPERTEMUKAN KELUARGA INTI DAN KELUARGA ROHANI

Yesus meminta Maria menjadi ibu bagi Yohanes, murid yang dikasihi-Nya. Dan Yesus meminta Yohanes, murid yang dikasihi-Nya menjadikan Maria sebagai ibunya. Maria sebagai keluarga inti Yesus pada akhirnya tinggal di rumah Yohanes sebagai keluarga rohani daripada Yesus. Yohanes 19:26-27.

2 dari 8 perkataan Yesus di Salib didedikasikan bagi terbentuknya keluarga rohani ini.

 

LOTENG YERUSALEM TEMBAT BERTEMUANYA KELUARGA INTI YESUS

( MARIA DAN SAUDARA-SAUDARA YESUS)

DAN KELUARGA ROHANI YESUS ( MURID-MURID-NYA)

 

Kisah Para Rasul 1: 12-14

Lawatan Roh Kudus terjadi dengan dahsyat ketika keluarga inti dan keluarga rohani bertemu.

CARA HIDUP JEMAAT YANG PERTAMA

Cara hidup jemaat yang pertama dapat kita lihat di Kisah Para Rasul 2:41-46.  Setelah terjadi pencurahan Roh Kudus secara besar-besaran di hari Pentakosta ( Kis 2:1-40) maka di ayat 41 langsung disambung pada perkembangan selanjutnya LEDAKAN JIWA-JIWA !!

Mereka bersatu sebagai keluarga rohani dalam Bait Allah, tetapi juga mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir. Ini berbicara keluarga inti. Ketika keluarga rohani dan keluarga inti semuanya bergerak bersama, maka terjadi ledakan jiwa-jiwa.

DI GEREJA MULA-MULA

Para penilik jemaat dan Diaken memiliki double job

  • Mengurus keluarga intinya sendiri
  • Mengurus keluarga rohani

Untuk itu, Firman Tuhan menerapkan double job pada mereka:

  • Menjadi kepala rumah tangga yang baik dulu bagi keluarganya
  • Berdasarkan standart itu, dia baru bisa mengurus jemaat Allah ( keluarga rohani)

Penilik Jemaat, adalah orang yang memegang kepemimpinan dalam gereja Tuhan, mendapatkan syarat sebagai berikut:

I Timotius 3: 2-13

  • Standart kekudusan pribadi ( tidak bercacat)
  • Standart kekudusan pernikahan ( suami dari satu isteri)
  • Standart karakter dalam bersosialisasi ( dapat menahan diri, bijaksana, sopan)
  • Standart Sosial ( suka memberi tumpangan)
  • Standart kompetensi ( cakap mengajar orang)
  • Standart Habit/ kebiasaan ( bukan peminum)
  • Standart karakter pribadi ( bukan pemarah melainkan peramah, pendamai)
  • Standart Visi Kehidupan( bukan hamba uang)
  • Standart hubungan dengan keluarga ( seorang kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya.)
  • Standart hubungan dengan anggota keluarga menjadi prasyarat sebagai penilik jemaat Allah ( jika seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah?
  • Standart pengujian waktu ( janganlah ia seorang yang baru bertobat, agar jangan ia menjadi sombong dan kena hukuman iblis)
  • Standart nama baik/ integritas ( hendaklah ia juga mempunyai nama baik di luar jemaat, agar jangan ia digugat orang dan jatuh ke dalam jerat iblis)

 

Syarat ini diulangi lagi untuk Diaken

  • Diaken haruslah suami dari satu isteri dan mengurus anak-anaknya dan keluarganya dengan baik.

Di manakah sekarang jemaat Kolose, jemaat Filipi, jemaat Tesalonika, jemaat Korintus dan jemaat Efesus?? Tidak ada !! Karena adanya kehilangan generasi !!

Sampai di zaman modern, kebobrokan pendidikan dan pengajaran pada keluarga inti, menyebabkan Tuhan bangkitkan pendidikan dan pengajaran melalui keluarga rohani.

 

MELIHAT SEJARAH ASAL MUASAL SEKOLAH MINGGU/ SUNDAY SCHOOL

DI ABAD 17

Mari kita belajar sejarah sekolah minggu, sbb:

Menurut sejarah, konsep Sekolah Minggu berawal dari Inggris di tahun 1780 dibawah seorang guru bernama Robert Raikes. Pada awalnya, Sekolah Minggu adalah merupakan sebuah sekolah sederhana untuk anak-anak miskin belajar menulis dan membaca, sehinga mereka bisa mengerti apa yang tertulis didalam Alkitab. Pelajaran tersebut juga termasuk menghafal ayat-ayat tertentu dan lagu-lagu rohani. Konsep ini ternyata sangat berhasil dan diikuti oleh banyak gereja. Kemudian suatu gerakan pendidikan muncul akibat dari Sekolah Minggu ini. Orang-orang semakin ingin belajar untuk membaca dan menulis.

[block:views=similarterms-block_1]

Di Amerika, seorang Uskup dari gereja Methodist bernama Francis Asbury (1745-1816) menerapkan konsep dari Robert Raikes tersebut.

Sebagai seorang misionaris pada tahun 1771 di Amerika, ia mulai menginjil dengan metoda “Circuit Rider” yang dipelajarinya dari John Wesley. Pada tahun 1786, di Virginia, untuk pertama kalinya sebuah Sekolah Minggu yang modern dimulai.

Perkembangan Sekolah Minggu kemudian menjadi lebih pesat dengan adanya dukungan dari Lembaga Pendidikan Kristiani Dunia (The World Council of Christian Education), sebuah institusi internasional yang didirikan pada tahun 1947. Institusi ini juga yang mempromosikan berbagai pelatihan dan kurikulum pengajaran Sekolah Minggu.

https://artikel.sabda.org/sejarah_sekolah_minggu?fb_comment_id=10150325526136434_23498007

Berawal dari sebuah perasaan iba terhadap kelakuan anak-anak nakal di hari minggu,maka tercipta suatu sejarah yang sangat fenomenal.   Apabila melihat lebih jauh kedalam tentang sejarah sekolah minggu sesungguhnya embrio pendidikan anak telah ada sejak zaman PL. Pengajarannya dimulai di lingkungan keluarga orang yahudi pada zaman Musa. Tujuannya pun juga sama dengan gagasan yang muncul dalam benak Raikes pada waktu revolusi industry di Inggris terjadi.  Dimana pada waktu itu merupakan masa transisi dari tenaga manusia ke tenaga mesin uap. Masa ini memaksa anak-anak meninggalkan bangku sekolah hanya untuk bekerja dengan gaji yang sangat minim.  Sehingga hal itu membuat aklhak anak-anak menjadi rusak karena orang tuapun juga sibuk dengan mencari nafkah. Justru dalam kondisi yang memprihatinkan ini tangan Tuhan bekerja dengan luar biasa sehingga tercipta sejarah sekolah minggu. Embrio Sekolah Minggu Sebelum muncul istilah sekolah minggu pendidikan anak  sudah berjalan sejak zaman PL. Embrio sekolah minggu itu sudah nampak dalam Ul. 6:4-6 yang bisa dikatakan sebagai dasar pendidikan anak. Menurut ALkitab pendidikan anak pada masa Musa itu sepenuhnya dilakukan dalam lingkungan keluarga. Sejak sebelum usia 5 tahun anak telah dididik oleh orang tuanya untuk mengenal Allah Yahweh. Pada masa pembuangan di Babilonia (500 SM), ketika Tuhan menggerakkan Ezra dan para ahli kitab untuk membangkitkan kembali kecintaan bangsa Israel kepada Taurat Tuhan, maka dibukalah tempat ibadah sinagoge dimana mereka dapat belajar Firman Tuhan kembali, termasuk diantara mereka adalah anak-anak kecil. Orangtua wajib mengirimkan anak-anaknya yang berusia di bawah 5 tahun ke sekolah di sinagoge. Di sana mereka dididik oleh guru-guru sukarelawan yang mahir dalam kitab Taurat. Anak-anak dikelompokkan dengan jumlah maksimum 25 orang dan dibimbing untuk aktif berpikir dan bertanya, sedangkan guru adalah fasilitator yang selalu siap sedia menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. etika orang-orang Yahudi yang dibuang di Babilonia diizinkan pulang ke Palestina, mereka meneruskan tradisi membuka tempat ibadah sinagoge ini di Palestina sampai masa Perjanjian Baru. Pada masa Perjanjian Baru tradisi ini juga masih berjalan dan Yesus juga pernah menikmati pengajaran didalam Sinagoge. Bahkan pada masa rasul-rasul, tradisi pendidikan anak masih tetap berlangsung. Namun proses pendidikan anak perlahan-lahan tidak lagi dipusatkan di Sinagoge tetapai sudah mulai di gereja tempat jemaat berkumpul. Dari berbagai sumber yang ada terlihat jelas bahwa embrio sekolah minggu sudah ada sejak masa PL maupun PB. Hanya saja karena adanya pergeseran decade maka pendidikan anak mulai tersisih. Lahirnya Sekolah Minggu Pra-Sekolah Minggu Berawal dari perkembangan teknologi yang menyebabkan pergeseran tenaga kerja manusia ke tenaga mesin uap. Penemuan mesin uap  yang seharusnya menjadi dampak yang positif ternyata justru sebaliknya. Mungkin bagi para pengussaha hal ini merupakan dampak yang positif namun bagi kaum miskin menjadi suatu dampak yang negatif. Masa perkembangan ini lebih dikenal dengan istilah “Revolusi Industri” dan revolusi ini berpusat di Inggris pada pertengahan abad ke-18. Revolusi industri memaksa para orang tua bekerja mati-matian untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Dan yang lebih menyedihkan ialah anak-anak terpaksa meninggalkan zona yang semestinya mereka berada yaitu sekolah. Karena kebutuhan ekonomi akhirnya para anak-anak bekerja di pabrik-pabrik dengan upah yang minim. Mereka kehingan masa-masa yang seharusnya mereka bisa bercanda dan bermain bersama keluarga dan teman. Tentunya hal ini melahirkan tingkat criminal di Inggris terus meningkat yang sangat mempengaruhi generasi bangsa. Akan tetapi pada waktu itu perintahan di Inggris hanya terfokus pada pemberantasan dan memberikan hukuman tanpa mencari tahu penyebab utamanya. Padahal penyebab utamanya ialah tidak adanya pendidikan anak yang layak. Karena pendidikan anak itu sangatlah penting untuk perkembangan moral dan intelektual bagi si anak itu sendiri. Dan ini membuat hati  seorang wartawan media cetak di Gloucester Inggris tergerak untuk menyelesaikan masalah ini. Ia adalah “Robert Raikes”. Awalnya ia hanya terfokus pada para narapidana yang dipenjara. Karena terlalu tinggi tingkat kriminalnya menyebabkan penjara itu penuh. Raikes mengambil langkah dengan cara melakukan pendekatan langsung dan ia juga mengambil beberapa persen hasil penjualan korannya untuk biaya para narapidana. Bagi Raikes narapidana di Gloucester ini adalah korban atas revolusi industri. Tidak hanya itu saja yang dilakukan oleh Raikes akan tetapi ia juga melakukan Kritik kepada pemerintah melalui surat kabar yang dicetaknya. Bahkan Adam Smith “rasul” Kapitalisme juga meluncurkan kritikan terhadap pemerintah Inggris. Dalam karangannnya yang termasyhur yaitu “An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nation”, ia berdalil bahwa kekayaan Inggris terdiri atas tenaga kerja  dan bukan beratnya  emas dan juga tidak pada kekayaan yang berporos pada sejumlah hektar lahan yang dimilkinya. Kata Smith “setiap orang cenderung mencari keuntunganya sendiri”. Namun usahanya tetap tidak di perhatikan oleh pemerintah. Akan tetapi usaha Robert Raikes ini membuahkna hasil meskiun tidak maksimal. Yaitu ada beberapa narapidana yang keluar telah bertobat, tapi hal itu belum menyelesaikan masalah. Karena inti masalahnya belum diketahui. Berdirnya Sekolah Minggu Hingga suatu hari Rakes menemukan masalah utamanya yaitu pendidikan anak. Hal ini berawal ketika hari minggu Raikes sedang dikantor dan melihat anak-anak yang rebut dari jendela kantonya. Waktu Raikes terkejut karena kelakuan mereka sangatlah buruk dan suka mengolok teman. Dari kejadian ini Tuhan menunjukkan kepada Raikes apa yang mesti dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi di Inggris. Akhirnya munculah gagasan Raikes untuk memberikan pengajaran bagi mereka. Namun karena kesibukan Raikes kesulitan untuk mengajarkan mereka. Namun rasa yang iba setelah melihat para anak-anak berkerja selama 6 hari dengan gaji yang minim telah menjadi motivasi yang kuat. Karena kuatnya motivasi ini membuat Raikes memiliki gagasan untuk membayar seorang ibu Meredith  di kota Scooty Alley untuk mendidikan beberapa anak di sekolah sederhana Raikes. Awalnya anak-anak diajarkan sopan santun, kebersihan, membaca, menulis, dan sebagainya. Perkembangan selanjutnya mulai diajarkan ajaran-ajaran Alkitab. Namun guru itu akhirnya menyerah karena tidak mampu mengajar mereka. Tapi muncullah seorang guru yang ke-2 yang bernama Ibu Crithchey. Ia lebih pintar dan jabatan guru turun temurun terus. Aturan pun akhinya dibuat pelajaran dimulai jam 10:00 – 12:00 pulang makan siang dan pukul  13:00 – 17:00 pelajaran dilanjutkan kembali. Ternyata hasilnya positif jumlahnya semakin meningkat dan moral mereka semakin membaik. Dalam pengajarannya Raikes lebih menekankan pada moral atas dasar Alkitab. Akhirnya Raikes membuatnya di gereja “Saint Mary de Crypt”. Dan teman Raikes yang bernama Thomas Stock, pendeta “Saint John the Baptist” yang merangkap jabatan kepala sekolah Katedral di Gloucester, menjelaskan bahwa gagasan dan pendirian sekolah minggu pertama terjadi didalam jemaatnya sendiri sebagai usaha kerja sama antara ia dengan Raikes. Demikianlah isi surat yang dikirmnya di surat kabar. Sekolah minggu yang telah berkembang ini mendapat kecaman keras dari para pengusaha karena mereka takut kalau buruhnya akan pergi dari pabriknya. Meraka juga mencari-cari kesalahan dengan jalan bahwa Raikes bukan orang saleh karena ia bekerja di hari sabat. Namun hal itu tidak menyurutkan usaha Raikes untuk lebih mengembangkan Sekolah minggu. Salah satu langkah Raikes ialah dengan surat kabarnya. Dan akhirnya sekolah minggu justru semakin berkembang. Dalam waktu empat tahun sekolah yang diadakan pada hari Minggu itu semakin berkembang bahkan ke kota-kota lain di Inggris. Dan jumlah anak-anak yang datang ke sekolah hari minggu terhitung mencapai 250.000 anak di seluruh Inggris. Ketika Robert Raikes meninggal dunia tahun 1811, jumlah anak yang hadir di Sekolah Minggu di seluruh Inggris mencapai lebih dari 400.000 anak. Gerakan di Inggris ini akhirnya menjalar ke berbagai tempat di dunia, termasuk negara-negara Eropa lainnya dan ke Amerika. Namun yang lebih mengesankan ialah angka kejahatan di Inggris menurun drastis dan hal inilah yang menyebabkan usaha Raikes ini mendapat dukungan yang banyak dari masyarakat. Tokoh Sekolah Minggu “Robert Raikes” Robert Raikes (lahir 14 September 1736 – meninggal 5 April 1811 pada umur 74 tahun) adalah seorang dermawan Inggris yang dikenal sebagai bapak pendiri Sekolah minggu. Ia lahir di Gloucester pada 1736, anak sulung dari Mary Drew dan Robert Raikes seorang penerbit surat kabar. Dia dibaptis pada tanggal 24 September 1736 di gereja St. Mary de Crypt di Gloucester. Pada 23 Desember 1767 dia menikah dengan “Anne Trigge” dari keluarga yang sangat terhormat, dan dikaruniai tiga anak laki-laki dan tujuh anak perempuan. Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di sekolah milik Gereja St. Mary de Crypt tempat ia dibaptiskan. Setelah lulus pendidikan dasar, pada usia empat belas tahun ia melanjutkan studi di sekolah Katedral Gloucester. Suasana sekolah ini begitu ketat. Anak-anak dididik dengan kurikulum yang klasik. Pada pukul enam pagi, mereka mengawalinya dengan ibadah. Ibadah dimulai dengan pembacaan mazmur, doa, renungan, dan nyanyian rohani. Di sekolah ini, para murid dituntut menguasai beberapa bahasa, antara lain bahasa Yunani, Latin, dan Prancis. Setelah menyelesaikan pendidikan di Katedral Gloucester, Raikes tidak melanjutkan pendidikannya. Ia lebih tertarik pada pekerjaan yang digeluti ayahnya di bidang percetakan. Pada 1757 ia diwariskan perusahaan milik ayahnya yakni Gloucester Journal. Karena kemampuannya di bidang penerbitan dan percetakan, pada usia 21 tahun, ia telah mengambil alih seluruh urusan yang berkaitan dengan penerbitan Gloucester Journal. Robert Raikes dikenal sebagai penggagas sekolah minggu. Pada abad 18, Inggris sedang dilanda krisis ekonomi yang sangat parah sebagai akibat Revolusi Industri. Robert Raikes melihat banyak anak-anak yang harus menjadi tenaga kerja di pabrik-pabrik sebagai buruh kasar, dan bekerja enam hari dalam seminggu, yaitu pada hari senin hingga sabtu. Hari minggu mereka libur. Karena hanya pada hari minggu saja mereka bisa beriang gembira, sehingga pada hari minggu mereka menjadi liar. Kebanyakan mereka menghabiskan uang penghasilan mereka dengan hal-hal yang tidak berguna seperti minum minuman keras. Melihat keadaan itu Robert Raikes bertekad untuk mengubah keadaan. Ia kemudian memulai sekolah minggu ini di dapur Ny. Mederith di kota Scooty Alley pada Juli 1780. Di sana selain mendapat makanan, anak-anak itu juga diajarkan sopan santun, membaca, dan menulis. Menurut Raikes buku pelajaran yang terbaik yang bisa dipakai adalah Alkitab. Dalam dua tahun, sekolah minggu dibuka di beberapa sekolah dan di sekitar Gloucester. Raikes kemudian mempublikasikan sekolah minggu melalui Gentleman’s Magazine, dan juga Arminian Magazine pada 1784. Akhirnya atas bantuan John Wesley (pendiri Gereja Methodis), kehadiran sekolah minggu diterima juga oleh gereja, mula-mula oleh Gereja Methodis, akhirnya gereja-gereja Protestan lain. Pada tahun 1831, sekolah minggu di Inggris telah mengajar 1.250.000 anak, sekitar 25 persen dari populasi. Perkembangan Sekolah Minggu Melihat keberhasilan Raikes, gereja kemudian mengambil alih model pelayanan itu menjadi pekabaran Injil. Di abad ke-20 muncul bahan mengajar pelajaran sekolah minggu yang berjenjang, dan mulai terjadi pergeseran dari maksud utama untuk pekabaran Injil menjadi ajang pembinaan. Gereja memakai pembinaan ini menjadi alat yang efektif dalam mengarahkan anak-anak kepada Kristus. Akhir abad ke-19 sampai awal ke-20, muncul kesadaran untuk menangani Sekolah minggu secara lebih professional. Ilmu pendidikan mulai diterapkan. Pada tahun 1922 berdirilah “Internasional Sunday School Council of Religious Education”, yang pada tahun 1924 berubah nama menjadi “The Internasional Council of Religious Education”. Dengan berdirinya ke 2 lembaga tersebut, Sekolah minggu menjadi semakin maju, dengan teori-teori pendidikan yang modern, yang lebih berpusat pada anak dan bukan lagi berpusat pada guru. DAFTAR PUSTAKA –          Boehlke, Robert R., PhD, Sejarah Perkembangan Pikiran Dan Praktek Pendidikan Agama Kristen: Dari Yohanes Amos Comenius Sampai Perkembangan PAK di Indonesia, BPK Gunung Mulia, 2011. –          Mazurek, K., Winzer, M.,A, Mazorek, C. (2000). Education In Global Society, A Comparative Perspektive. Bonton : Allyn and Bacon –          Djumhur dan Danasuparta. 1976. Sejarah Pendidikan. Bandung: CV Ilmu Bandung –          Kadir, Sardjan dan Umar Ma’sum. (1982). Pendidikan Di Zaman Kegelapan. Surabaya: Usaha Nasional

Mine coins – make money: http://bit.ly/money_crypto

 

 

 

RESTORASI KELUARGA INTI DI AKHIR ZAMAN

Maleakhi 4: 5-6

Sesungguhnya Aku akan mengutus Nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.

Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya ( RESTORASI KELUARGA) supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Lukas 1: 15-17

Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya.

Ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada TUHAN, Allah mereka, ( RESTORASI BANGSA)

Dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan

Hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi TUHAN suatu umat yang layak bagi-Nya.

 

Mari kita padukan kedua ayat ini, dengan perenungan sbb:

 

Hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu bisa berarti kedatangan Mesias di eranya Yohanes Pembabtis.

Hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu juga bisa berarti kedatangan Kristus kedua kaliNya

Yohanes Pembabtis adalah nabi yang berjalan dalam roh dan kuasa Elia, untuk mempersiapkan kedatangan Kristus sebagai Mesias.

Kita adalah Elia-Elia akhir zaman yang juga mempersiapkan suatu umat yang layak bagi kedatanganNya ke dua kali, di akhir zaman.

 

Ketika tidak didapati suatu umat yang layak bagiNya, maka yang terjadi adalah Tuhan akan memukul bumi sehingga musnah.

Oleh karena itulah, agar Tuhan tidak memukul bumi hingga musnah, diperlukan Elia-Elia akhir zaman yang melakukan RESTORASI KELUARGA

Tugas Yohanes Pembabtis melakukan RESTORASI BANGSA ternyata dibarengi juga dengan tugas untuk melakukan RESTORASI KELUARGA

Kunci daripada restorasi bangsa adalah restorasi keluarga.

 

Frase ini pada Maleakhi ‘dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya’ TIDAK ADA DI LUKAS

Tetapi frase ini pada  Lukas ‘dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar’ TIDAK ADA DI MALEAKHI

Kedua frase ini sinonim

Versi Lukas menjelaskan apa yang ditulis di Maleakhi

Artinya ketika hati orang tua ( hati bapa di beberapa versi terjemahan dalam bhs Inggris diterjemahkan sebagai Parent/ orang tua, jadi itu termasuk hati bapak dan hati ibu ) berbalik pada anak-anaknya, maka hati anak-anak juga akan berbalik pada orang tuanya.

Nah ketika anak-anak berbalik pada orang tuanya, yang terjadi adalah, akan ada pertobatan pada orang-orang durhaka ( kaum pemberontak) sehingga mereka menjadi orang orang yang berpikir secara benar ( PERUBAHAN PARADIGMA/ RESTORASI PARADIGMA)

Perubahan paradigma salah satunya dan yang paling fundamental/ mendasar adalah melalui RESTORASI KELUARGA INTI

Jadi gampangnya kronologis/ urut-urutan peristiwanya sbb:

  • Elia akhir zaman dipenuhi Roh Kudus
  • Elia akhir zaman merestorasi bangsa
  • Elia akhir zaman merestorasi bangsa dan juga merestorasi keluarga
  • Restorasi keluarga dimulai dari restorasi para orang tua terhadap anak-anak mereka
  • Restorasi keluarga dilanjutkan dengan restorasi anak-anak terhadap orang tua mereka
  • Ketika restorasi terjadi anak-anak yang memiliki pola pikir durhaka ( pemberontak) berubah menjadi anak-anak yang berpikir secara benar, restorasi paradigma terjadi
  • Ketika restorasi keluarga dan restorasi paradigma ini terjadi maka yang terjadi adalah terwujudnya suatu umat yang layak bagi-Nya
  • Ketika umat yang layak bagi-Nya terwujud, maka Tuhan tidak akan memukul bumi sehingga musnah

 

Apa hubungannya antara restorasi keluarga dengan restorasi bangsa adalah….

  • Ketika orang tua berfungsi dengan baik, maka anak-anak juga akan taat dan hormat pada orang tua
  • Ketaatan dan penghormatan pada orang tua akan memunculkan daftar berkat sbb
    • Lanjut umur ( keluaran 20:12
    • Baik keadaanmu ( ulangan 5:16)
    • Berbahagia ( efesus 6:1)
    • Mendapat tanah dari tuhan/ property ( keluaran 20:12)
  • Ketika setiap pribadi mendapatkan ini , maka restorasi bangsa pasti otomatis terjadi.

 

 

 

KESIMPULAN:

Dua Sayap ini harus seimbang:

Antara pendidikan dan pengajaran dari keluarga rohani, harus seimbang dengan

Pendidikan dan pengajaran dari keluarga inti.

 

Karena nubuatan Tuhan melalui nabi Maleakhi akan digenapi di akhir zaman: Maleakhi 4:5-6

 

Pemulihan keluarga inti menjadi penentu apakah Tuhan akan memukul bumi hingga musnah??

Fungsi awal orang tua sebagai pendidik dan pengajar yang telah mendapat mandat kurikulum surgawi harus dikembalikan pada porsinya semua

 

Sampai semua generasi mendapat lawatan ilahi

 

Penggenapan Yoel 2:28

Anak laki-laki, anak perempuan, orang tua, teruna, ( ini semua adalah pencurahan Roh Kudus secara besar-besaran kepada keluarga inti)

Hamba-hambamu laki-laki, hamba-hambamu perempun, ( ini semua adalah pencurahan Roh Kudus secara besar-besaran kepada keluarga rohani)

Itulah yang disebutkan sebagai ‘semua manusia’

Nabi Yoel menubuatkan pencurahan Roh Kudus kepada keluarga inti, dalam kelengkapan semua generasi; anak-anak, teruna, sampai orang-tua/ kakek nenek. Pun juga pada keluarga rohani/ kepada hamba-hamba yang tidak bertalian darah/ bukan keluarga inti.

 

 

Mengembalikan peran KELUARGA INTI, orang tua/ parent/ wali murid/ jemaat harus sbb;

  1. Cakap mendidik anak, sesuai kurikulum ilahi
  2. Cakap mengajar anak, sesuai kurikulum ilahi
  3. Cakap membaca situasi zaman
  4. Cakap mencetak generasi yang takut akan Tuhan