86. SEBUAH PERJUMPAAN YANG MENGUBAHKAN – THE ENCOUNTER- KKR ANAK


Dengan tanpa saya sadari, ternyata cerita KKR anak ini pernah muncul juga di KKR anak berthema HIDUPMU BERHARGA…POST IT ! jika ingin melihat meteri HIDUPMU BERHARGA..POST IT! silahkan klik di sini Sama-sama mengkisahkan mengenai Zakheus. Namun tujuan dari dua materi ini berbeda, di KKR 1, kisah Zakheus untuk menekankan bahwa Tuhan Yesus sangat mengasihi Zakheus , walaupun tubuhnya pendek. Namun di kisah KKR 2 ini, kita mengetengahkan Zakheus sebagai orang yang mengalami perjumpaan dengan Yesus dan perjumpaannya dengan Yesus itu menjadi suatu titik perubahan dalam hidupnya. Berbeda pada konsep KKR pada umumnya, di mana anak-anak akan kita ajak duduk diam mendengarkan kita sebagai pembicara bercerita panjang lebar, dalam KKR kali ini, anak-anak akan kita ajak ikut aktif terlibat membuat Maket. Namun tentunya Pesta Maket ini membutuhkan keterlibatan sekitar 30 anak, jika KKR anda jumlah anaknya lebih dari 30 anak, maka anda bisa membuat persiapan beberapa maket, yang masing-masing maket dikelilingi oleh 30 anak, namun tetap dalam ruang yang sama. Nanti pelaksanaannya adalah sbb: Guru bercerita, gedung pada maket di pasang oleh anak-anak, guru bercerita lagi, gedung pada maket di pasang oleh anak-anak, dst. Oleh karena itu, untuk misalnya 60 anak, dibutuhkan 2 maket, 2 orang guru bantu yang membantu tiap kelompok, NAMUN GURU PENCERITA CUKUP SATU SAJA PADA RUANG YANG SAMA Maket ini disesuaikan dengan peta kota Yerikho terkait dengan posisinya di dekat sungai Yordan, dan kota kota sekitarnya. Perjalanan Yesus melintasi kota Yerikho ini akan sangat seru sumber gambar: http://www.bible-architecture.info/Jerich1.gif Gambar tersebut dapat anda print warna dan perbesar ukurannya, dan siap di tempel di kelas. Rute perjalanan Yesus adalah Menyusuri perbatasan Samaria dan Galilea Lukas 17:11, dengan kota tujuan adalah Yerusalem (Lukas 17:11, Lukas 18:31,Lukas 19:1) Dalam perjalanan-Nya menuju Yerusalem itulah, Dia melintasi kota Yerikho, oleh karena itu asumsi kita, Yesus berjalan dari arah UTARA KOTA YERIKHO, MENUJU ARAH BARAT, karena perbatasan Samaria dan Galilea adalah dari arah utara Yerikho, dan arah kota Yerusalem adalah di posisi sebelah kiri kota Yerikho. Sumber Gambar; http://www.jesus-story.net/images/Galilee_Samaria_judea.jpg Nanti jika anda membuat MAKET KOTA YERIKHO, maka anda harus mempunyai bayangan rute perjalanan Yesus adalah dari arah utara menuju arah barat.   YANG DIPERSIAPKAN: Untuk pembuatan Styorofoam

  1. Board dari Styorofoam
  2. Kertas Penutup Styorofoam
  3. Lakban bening
  4. Esolasi bolak balik

Untuk pembuatan gedung-gedung, nama jalan, dll

  1. Bekas tutup botol, bekas tempat biskuit, bekas kardus, bekas tempat kartu nama, sendal hotel, dll untuk MINI BANGUNGAN-NYA
  2. Kertas Putih Penutup mini bangunan/mini gedung
  3. Esolasi
  4. Sepidol
  5. Label harga paling kecil, untuk menuliskan nomor Gunting
  6. Pola kertas mengikuti bentuk mini bangunan
  7. Pohon tancap mini, untuk pohon Ara yang dinaiki Zakheus dan pohon-pohon lainnya
  8. Sepidol Hitam untuk menuliskan nama bangunan
  9. Gambar-gambar bangunan print seukuran bangunan yang diperlukan
  10. Sedotan untuk menggambar sungai, dan jalan raya
  11. Stiek Bambu untuk tiang nama jalan
  12. Label Harga untuk menuliskan nama jalan
  13. Konsep Maket
  14. Peta Kota Jerikho

Ide-ide nama mini bangunan: (nanti bisa dijelaskan pada anak-anak, konsep kota Jerikho ini sudah kita MODERNKAN- jika zaman sekarang, mungkin saja di kota Jeriko ini ada Hotel, ruko, perkatoran, apartemen, dll). Ide nama mini bangunan dan juga pernak pernik bangunan dll, untuk tata kota dapat anda kembangkan sendiri, tidak harus mirip dan sama dengan buatan kami.

  1. Toko alat tulis (kardus bekas)
  2. Toko Rempah rempah (kardus bekas)
  3. Toko Kelontong (kardus bekas)
  4. Ruko 4.B. Hotel (kardus bekas)
  5. Rumah Makan (kardus bekas)
  6. Perkantoran (kardus bekas)
  7. Apartement (kardus bekas)
  8. Swalayan (kardus bekas)
  9. Toko Bunga (kardus bekas)
  10. Rumah Penduduk ( bekas tutup galon air minum)
  11. Rumah Nelayan ( bekas tutup galon air minum)
  12. Rumah Penduduk ( bekas tutup galon air minum)
  13. Rumah Penduduk ( bekas tutup galon air minum)
  14. Rumah Penduduk ( bekas tutup galon air minum)
  15. Rumah Nelayan ( bekas tutup galon air minum)
  16. Rumah Penduduk ( bekas tutup galon air minum)
  17. Rumah Cukai ( bekas wadah biskuit kecil)
  18. Kantor Walikota (bekas wadah biskuit besar dan panjang)
  19. Rumah Walikota Jerikho (kardus bekas)
  20. Pasar Buah (bekas kaleng makanan)
  21. Pasar Tradisional (bekas kaleng makanan)
  22. Hiasan Kota (bekas sprai)
  23. Area Perumahan Nelayan  (bekas alas kue tart)
  24. Area Perumahan Penduduk (bekas alas kue tart)
  25. Rumah Zakeus ( bekas kardus cantik yang sudah bermotif, jadi tidak perlu dibungkus kertas putih)
  26. Taman Kota (bekas sandal hotel)
  27. Taman Kota (bekas sandal hotel)
  28. Kantor Romawi (bekas kardus)
  29. Nama Jalan (bambu dan stiker label ukuran terbesar, lipat dua dengan steak bambu ada di tengah, ingat- bagian runcing menghadap ke bawah, siap ditancapkan )
  30. Nama Jalan
  31. Nama Jalan
  32. Nama Jalan
  33. Nama Jalan
  34. Nama Jalan
  35. Nama Jalan
  36. Nama Jalan
  37. Nama Jalan
  38. Nama Jalan
  39. Nama Jalan
  40. Trotoar jalan raya (sedotan warna hitam)
  41. Trotoar jalan raya
  42. Trotoar jalan raya
  43. Trotoar jalan raya
  44. Trotoar jalan raya
  45. Alur Sungai Yordan 1 (sedotan warna biru)
  46. Alur Sungai Yordan 2
  47. Alur Sungai Yordan 3
  48. POHON ARA (potongan ranting)
  49. dst

Keterangan: nama-nama jalan bisa anda sesuaikan menggunakan nama buah atau nama bunga, misalnya JALAN JERUK, JALAN RAMBUTAN, JALAN MAWAR, dst Berikut ini saya cantumkan foto-foto persiapan materi ini. Jadi guru membuat maket ini setengah jadi, nanti untuk menempelkan tiap gedung pada maket barulah kita melibatkan anak-anak. Jadi untuk lembur membuat ini semua setidaknya butuh waktu 4-5 jam atau 2 hari dikerjakan oleh beberapa orang ( tidak mungkin anda kerjakan mendadak), itu jika satu maket, jika anda mempersiapkan 2-3 maket, tentu anda membutuhkan waktu yang lebih banyak dengan jumlah pekerja yang lebih banyak lagi.   20141023_175337 20141023_175343 Siapkan kertas tik biasa, untuk membungkus kardus kardus sebagai building/ gedung maket kota Jerikho ini. Jika kardus anda ternyata sudah cantik bermotif, anda tidak perlu membungkusnya, dan juga untuk bekas biscuit juga tidak perlu dibungkus. Alat yang kita butuhkan: esolasi , esolasi bolak balik, board dari styrofoam, kertas penutup styrofoam, jarum pentul untuk memudahkan pengerjaan penutupan kertas pada permukaan styrofoam, sepidol, ballpoint. Ini adalah alas maket yang terbuat dari styrofoam setebal sekitar 5 cm dan ukuran panjang dan lebarnya berlum saya ukur deh…- nanti menyusul ya.. 20141023_221016Board Maket kota Jerikho ini dibungkus secara rapi sekali menggunakan kertas emas dan esolasi bolak balik, (makasih buat teman-teman yang sudah bantu saya menyelesaikan board ini) Nah untuk merapikannya digunakan pula jarum pentul untuk menahan kertas pada proses awalnya, agar kertas tidak lari-lari. Lalu setelah rapi , barulah tepiannya di LAKBAN BENING 1. Anda bisa kumpulkan kardus kardus bekas yang nanti akan menjadi gedung gedung dalam maket kota Yerikho ini. Setiap kardus bekas ini, dalam berbagai ukuran akan kita rapikan tutupnya menggunakan esolasi, setelah itu akan kita bungkus menggunakan kertas putih tentunya dibantu dengan esolasi. 20141023_175232[1]   20141023_175243[1]2. Sendal hotel pun dapat anda jadikan taman kota nantinya, balik sandal ini, esolasi atau gunting gundukannya, dan siap dipakai. 20141023_175322[1]3. Wadah bekas biscuit, tutup galon air minum, kaleng bekas makanan kaleng, jala bekas buah, bahkan sedotan pun dapat anda kumpulkan untuk PESTA MAKET  ini. 20141023_175440 4. Steak bambu dapat anda beli di super maket, untuk menancapkan nama jalan, gunakan stiker label juga untuk membuat papan nama jalan, gunakan juga sedotan warna hitam untuk pembatas trotoar jalan raya, dan tusuk gigi mungkin akan kita perlukan untuk menempelkan assesoris kota lainnya, seperti pohon, payung/tenda, dll 20141023_175500 5. Bahkan bekas spray juga bisa anda gunakan sebagai hiasan kota, seperti pura-puranya sebagai lampu kota, dll 20141023_175517 6. Bekas alas kue tart pun dapat anda gunakan untuk area perumahan di kota Yerikho. Kebetulan ini bekas alas kue tart saat saya ulang tahun, saya cuci bersih dan saya keringkan, dan bisa dipakai untuk maket ini. 20141023_175536 7. Bahkan bekas tempat makanan coklat untuk anak -anak seperti ini pun dapat anda jadikan komedi putar di tengah taman kota nantinya 20141023_181847 8. Beginilah cara saya mengamankan bekas tutup galon air minum yang telah disobekkan oleh pisau, dan cukup berbahaya untuk anak-anak. Saya memasukkan tissue/ dapat anda ganti juga dengan kapas. Lalu esolasi hingga kuat, setelah itu bungkus rapat dengan kertas, sehingga cukup aman untuk anak-anak. 20141023_184326 9. Beginilah cara kami mengamankan kaleng yang cukup berbahaya jika tergores tangan anak-anak bagian yang tajam. Kami membungkusnya dengan kertas di bagian tepi, lalu menutup semuanya rapat-rapat dengan kertas lagi, dan diesolasi rapat-rapat, cukup aman tidak menggores tangan anak-anak. 20141023_200838 10. Setelah semua kardus -kardus dan kaleng-kaleng bekas, dll dibungkus rapi, kini beri mereka nomor , acak saja. Penulisan nomor jangan langsung pada kardus, karena kurang rapi nanti hasilnya.Untuk hasil yang lebih rapi  sebaiknya anda memberi nomor pada stiker label harga, lalu baru tempelkan pada kardus. Nantinya jika ingin mengubah letak nomor pada kardus lebih mudah jika menggunakan stiker ini, dan jika mengalami kesalahan penulisan, gampang saja, tinggal ditempeli stiker kosong di atas stiker yang salah tulis tadi. Gunakan sepidol hitam atau ballpoint Penempelan pada kardus sebaiknya dalam posisi kardus yang mengandung banyak lipatan kertas pembungkus putih- menghadap belakang, sedangkan yang tampak rapi-polos tanpa lipatan menghadap depan, kalau posisi sudah pas, baru beri nomor dalam keadaan kardus menghadap pada anda, bukan membelakangi. Hal ini penting untuk anak-anak dapat dengan mudah mencari nomor ini ( di bagian atas)- tidak perlu mencari dengan susah payah.  Karena kita juga belum  tahu apakah kardus ini nanti jika sudah menjadi gedung itu dalam posisi meninggi atau merendah, untuk sementara saja beri nomor yang penting kardus menghadap ke depan, beri nomor bagian atas. Jika dalam perkembangan nanti ternyata yang atas bukan yang itu, mudah saja, kita bisa beri nomor di dua sisi. 20141023_200843 11. Setelah itu, pilihlah kardus mana/ benda mana yang cocok untuk bangunan apa, cocokkan dengan rencana anda yang tertuang di atas kertas, setelah itu beri pada catatan anda nomor kardus yang anda rancangkan. Misalnya, anda memilih kardus bekas puding untuk gedung Hotel/Penginapan di Yerikho, maka jika pada kardus itu diberi nomor 15, maka pada catatan anda, penginapan /hotel beri juga nomor yang sama, yaitu nomor 15, sehingga nantinya akan memudahkan proses pembuatan maket selanjutnya. 20141023_203219 12. Setelah itu. Proses selanjutnya adalah, anda perlu membuat semacam POLA ALAS , pola alas adalah pola pada kertas berwarna yang berbeda dari warna dasar maket. Misalnya warna daasar maket nanti adalah KUNING, maka anda perlu membuat pola pada kertas misalnya warna PUTIH. Tetapi untuk mempercantik hasil pola maket ini, anda perlu membalik kertas, jadi kita akan mencorat coret kertas ini pada bagian balik/belakang, sehingga nanti saat dibalik, coretan sepidol dan keterangan lain, tidak terlihat dari atas. Cara yang saya sarankan adalah, tentukan kardus/ barang yang akan kita pakai ini akan meninggi, atau merendah posisinya, dan akan menghadap ke mana. Misalnya HOTEL akan kita pakai kardus bekas puding, nah kardus puding ini akan nanti jadi hotel yang meninggi atau merendah, jika meninggi, anda akan meletakkan area LEBAR KARDUS pada area DASAR/ MELEKAT PADA ALAS MAKET, namun jika anda menginginkan HOTEL ini merendah, maka gunakan area PANJANG KARDUS pada area DASAR/ MELEKAT PADA ALAS MAKET. Setelah itu, anda bisa memberdirikan kardus seperti yang anda inginkan ( apakah meninggi atau merendah) pada kertas warna lain dari warna dasar maket, lalu anda buat polanya. Beri nomor dan keterangan. Misalnya ini pola NOMOR 15. HOTEL. dst Tujuan pembuatan Pola pada tiap gedung ini, agar nanti memudahkan anak-anak menaruh gedung itu di nomor berapa dan polanya mudah terlihat. Jika pada kardus ini kita ubah posisinya dari yang tadinya meninggi atau merendah menjadi merendah atau meninggi, padahal pada tahap 10 tadi sudah terlanjur bagian atas kita beri nomor, maka pada tahap 12 ini jangan ragu untuk memberi stiker label harga lagi pada kardus ini sebagai NOMOR GEDUNG, setelah kita tentukan posisi kardus akan meninggi atau merendah, tempelkan nomor gedung pada sisi GEDUNG MENGHADAP KE DEPAN, dan tempelkan pada bagian ATAS . Dua penomeran tidak jadi soal, pada dua sisi, karena nanti bagian alas akan kita beri tanda arsir (tahap 13) 20141023_203225   20141023_221026 13. Bagian alas pada kardus akan kita tandai dengan arsiran, agar memudahkan anak-anak untuk mengetahui bahwa ini bagian ALAS. Namun pada pelaksanaan materi ini, saya kurang menambahkan ARAH PANAH untuk menunjukkan mana yang DEPAN/ MENGHADAP MANA nanti gedungnya. Jika anda ingin menyempurnakannya, tandai pada alas ANAK PANAH, dan arah anak panah yang sama juga bisa kita tambahkan pada POLA ALAS yang tampak atas. 20141023_20452814. Kini anda bebas menghias kardus tersebut sesuai dengan nama gedungnya, misalnya gedung TOKO BUNGA akan saya hias dengan kain jala bekas jala buah, dan print gambar bunga dari berburu gambar di google 20141023_204554 15. Inilah contoh gambar ‘HOTEL’ hasil berburu gambar di google. Nah saudara perlu ukuran gambar yang disesuaikan dengan ukuran kardus yang dimaksudkan. 20141023_221052 16. Langkah selanjutnya adalah menggambar secara manual, bagaimana kota kita nantinya. Sebenarnya proses ini agak terbalik ,yang benar adalah membuat rencana gambar dulu, baru membuat gedung-gedungnya. Namun karena kita membuat maket ini juga berdasarkan apa yang ada ( barang-barang bekas apa yang kita miliki, rencananya untuk gedung apa saja, berapa jumlahnya, dan lain sebagainya), maka proses ini sengaja kita balik, BUKANNYA MEMBUAT BARANG/ ALAT GEDUNG MINIATUR BERDASARKAN RENCANA KOTA, tetapi MEMBUAT RENCANA BERDASARKAN BARANG / ALAT YANG ADA. Namun jika proses ini akan anda balik dengan cara membuat rencana gambar dulu, baru mencari barang yang cocok, juga tidak menjadi soal, terserah pada anda. Gambar manual ini nanti akan kita jadikan gambar KOMPUTERISASI, dan gambar yang lebih rapi akan kita tempelkan nanti di kelas pada hari H. 20141024_192224 20141024_201218 17. 2 foto ditas menunjukkan gambar POLA ALAS YANG SUDAH KITA BERI NOMOR TAMPAK ATAS, pada maket, sehingga nanti memudahkan anak-anak mencari nomor yang sesuai dengan nomor kardus/barang/gedung.  Untuk menomeri dengan rapi, gunakan LABEL terkecil/ stiker harga barang. Jika anda ingin lebih sempurna, jangan lupa tambahkan ARAH ANAK PANAH, akan menghadap ke mana nanti gedung ini. Tentunya pola alas ini juga menolong anak-anak mengenal bentuk OVAL/LINGKARAN/SEGI EMPAT, dll. Dan semua POLA ALAS ini kita letakkan berdasarkan rencana gambar yang tadi sudah kita buat di point nomor 16. Jangan lupa, bahwa kita tidak bisa asal-asalan menempelkan pola alas ini pada board, melainkan harus sesuai dengan tata gambar kita , coba dulu menggunakan sedotan sebagai pembatas trotoar, agar nanti sedotan juga bisa terpasang rapi dan lurus. Jadi setelah fiks semua, baru kita tempel POLA ALAS ini pada tempat yang tepat. 18. Sebelum hari H, maket ini kita coba dulu. Letakkan semua building/gedung pada maket kota, dan pada foto di bawah ini terlihat jalan-jalan nantinya juga akan dibuat dari sedotan sebagai pembatas trotoar jalan raya di kota Jerikho ini. Tampak ATAS. Yang hijau adalah RUMAH ZAKEUS, nah anda bisa perhatikan di foto tersebut, rumah Zakeus tampak mewah, karena dia orang kaya kan..?? Tampak atas yang berkelok kelok adalah alur sungai Yordan yang memang pada peta asli berada di sebelah kanan kota Yordan. Tampak rumah Zakeus yang bangunan Hijau, berada pada arah menuju kota Yerusalem. Tampak sandal hotel di tengah, menjadi TAMAN KOTA, lengkap dengan payungnya. 20141024_190425 19. Pada hari H, gambar peta dan juga rencana maket yang rapi karena telah dikomputerisasi kita pasang di kelas, pra acara. Perhatikan pada foto di bawah ini juga ada PAPAN NAMA JALAN RAYA. Keterangan; pembuatan papan nama jalan raya ini mudah sekali, lipat dua saja stiker label harga, ukuran paling besar, trus di tengah lipatan itu sudah kita sisipkan steak bambu dimana bagian runcing menghadap ke bawah. Keterangan; jika anda menginginkan board tetap utuh, jangan menggunakan model tancap, melainkan anda bisa menggunakan CLAY ataupun PLASTISIN, untuk ditempelkan melingkar pada alas steak bambu, sehingga steak bambu tidak jatuh. 20141024_190437 20. Foto di atas dan  foto di bawah ini memperlihatkan Penataan Gedung-gedung maket yang kita tata rapi di kelas, sebelum cerita tentang PERJUMPAAN YANG MENGUBAHKAN ini dimulai. Anda perhatikan di sini, semua gedung dan pernak-pernik kota ini akan memancing rasa penassaran anak, nanti akan ada apa ya…? Serta sekaligus bisa menjadi DEKORASI KELAS. Jika anda menata bisa urut nomor ini juga akan memudahkan nanti anda mengambilkannya buat anak-anak pada jam pelaksanaan/ pada saat materi dilaksanakan. Dan jangan takut anak-anak merusak penataan anda sebelum kelas berlangsung, saya sudah memperhatikan bahwasannya anak-anak cukup tahu bahwa itu tidak boleh diusik, mereka akan melihat-lihat memang, namun karena mereka tahu bahwa itu nanti untuk game mereka, mereka sendiri tidak ingin merusak. Mungkin ini perkecualian apabila ada anak autis di kelas anda, karena mereka biasanya belum mengerti hal demikian. Karena itu, apabila ada anak autis, maka anda wajib mengawasi kelas pada jam pra acara, beri pengertian dengan lemah lembut pada mereka perlunya menjaga penataan ini tetap rapi. 20141024_190447 Nah itu tadi adalah semua persiapan PRA ACARA. Kini saya akan berikan yang namanya NASKAH KISAH PERJUMPAAN YANG MENGUBAHKAN tersebut. Naskah yang saya pakai, asli dari Alkitab saja, tinggal nanti anda belajar mengembangkan cerita. Lukas 19: 1-10 19:1 1 Yesus masuk ke kota Yerikho v  dan berjalan terus melintasi kota itu. 19:2 Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. 19:3 Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. 19:4 Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara w  untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. x  19:5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.” 19:6 Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. 19:7 Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: “Ia menumpang di rumah orang berdosa. y 19:8 Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: z  “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin 2  dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas a  dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat. b 19:9 Kata Yesus kepadanya: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. c  19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.d  Pada saat anak-anak datang, kita memberi mereka KARTU, yang bertuliskan NOMOR DAN GEDUNG yang nanti mereka pasang. , bisa saja selain gedung ada anak yang mendapat taman/lampu taman/trotoar/nama jalan, dll. Nomor ini harus sama dengan yang ada pada maket anda. Misalnya Rita mendapat KARTU BERTULISKAN 15.Hotel/ Penginapan di kota Yerikho. Nanti mereka hanya akan memegang KARTU SAJA, tidak memegang gedung. Pada saat guru bercerita dan menyebut kata HOTEL, maka Ritalah yang sekarang bertugas menaruh building/gedung HOTEL pada maket sesuai dengan nomor dan alas yang sudah diberi arsiran tadi, serta arah panah yang anda tambahkan.  Guru bantu bisa mengambilkan HOTEL dari PENATAAN AWAL KELAS, namun yang meletakkan pada maket haruslah si RITA itu sendiri, agar anak bisa terlibat dan senang, jangan didominasi guru Pada kesempatan kali ini, saya tidak menggunakan esolasi pada ALAS, jadi hanya ditaruh saja, karena lain kali maket ini bisa saya pakai lagi, namun apabila anda menghendaki pada bagian alas gedung diberi esolasi bolak balik, ya itu terserah pada anda. Jika target hadir 40, maka anda perlu membuat cadangan menjadi 50 nomor. Namun jangan kuatir, nanti nama jalan dan juga sedotan untuk trotoar akan melengkapi banyak nomor bagian akhir, jadi anda tidak perlu membuat gedung sampai 50 item, cukup misalnya 28 saja, sisanya sampai ke nomor 40 bisa anda penuhi dengan nama jalan, sedotan trotoar, kelokan sungai Yordan, dll. Jika anda menyiapkan lebih, tentu ada sisa kan…nah sisa ini nanti boleh diisi secara serempak beramai-ramai, misalnya memasang trotoar jalan raya, memasang sungai Yordan, dll. Anda perlu siapkan gunting , sehingga jika ada trotoar yang perlu digunting ( sedotannya) anda siap. Gunakan kelokan asli pada sedotan, menjadi area belok. Selain gunting, anda perlu menyiapkan esolasi untuk anda pakai nanti menempelkan sedotan pada maket sebagai trotoar jalan raya, dan sebagai sungai Yordan-nya. Ada ide lain, untuk sungai Yordan, anda bisa siapkan tali senar bening ( beli di toko kancing) potong dua utas kira kira sepanjang sungai yang berkelok di sepanjang maket sebelah KANAN. Siapkan juga potongan-potongan sedotan sepanjang masing-masing 10 cm, nanti anak anak bisa beramai-ramai memasukkan potongan sedotan, seperti pada pembuatan kalung, lalu bagian ujung daripada senar dapat anda esolasi pada ujung atas dan bawah daripada maket kota Jerikho ini. Nah, jika anak di kelas anda tidak sampai 35, hanya sampai 32, itu artinya nanti akan menempel sampai gedung ke 28 dan sisanya dari nomor 29, 30, 31, 32 akan menempelkan /menancapkan nama jalan. Karena itulah, anda perlu membuat kartu secara penumpukan berurutan, jangan diacak. Bagikan pada tiap anak secara URUT NOMOR sampai anak-anak mendapatkan semua dari nomor kecil sampai besar. Guru harus memegang CATATAN yang berisi KATA APA SAJA YANG NANTI HARUS tersebut dalam ceritanya. Contoh cerita:

PENDAHULUAN

Shalom adik-adik…??? Hari ini kita akan melihat seorang yang mengalami perubahan dalam hidupnya…siapakah dia..?? Memang di Alkitab tidak menuliskan cerita Bapak/ibu hari ini persis seperti ini, sama sekali tidak, tetapi Bapak/Ibu merenungkan, bahwa perubahan  dan pertobatan si orang ini pastinya dapat dirasakan oleh seluruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh penduduk kota itu…, jadi semua cerita ini hanyalah merupakan imajinasi Bapak/Ibu sendiri, karena semua percakapan di cerita ini nanti tidak tertulis dalam Alkitab. (guru perlu menjelaskan hal ini agar anak-anak mengerti bahwasannya cerita ini hanyalah pengembangan cerita asli menjadi cerita imajinasi- nanti di bagian akhir bisa ajak anak-anak membaca kisah asli dari Alkitab)

PERCAKAPAN TERMIN 1

Memang suasana di kota Yeriko ini sangat heboh. Ada sekumpulan orang yang sedang berbelanja di PASAR BUAH, mereka berkata satu sama lain. Bu..mau beli apa? Saya mau beli buah Mangga.. Wahh baiklah..berapa kilo? Dua kilo saja. Eh ibu ini sering sering ya belanja di warung buah saya ini. Ibu tinggal di mana ya? Saya tinggal di jalan Ara. Ooooh di dekat rumah pak Zakeus ya..?? Iya..kog tahu? Siapa sih yang nggak tahu pak Zakeus di kota kita ini…Dia sekarang sudah berubah lho…saya saja sebagai pedagang buah bisa merasakan, dulu ya yang namanya pajak penghasilan itu sangat tinggi, bisa dilihat ya..keuntungan cuma 200 ribu sehari, kog pajaknya per hari aja sudah 100 ribu…aduh aduhhhhhh…benar benar tinggi sekali, tapi sekarang saya lihat pak Zakeus itu telah berubah, pajak penghasilan saya sehari cuma cukup 20 ribu saja…itu kan hebat namanya..dia tidak korupsi lagi, tidak memeras uang rakyat lagi, tidak jahat lagi seperti dulu. Anda bisa mengembangkan kisah ini, dengan terjadinya juga perbincangan di toko Bunga, toko kelontong, dll ( sebut semua nama TOKO) Namun tidak perlu anda mengkisahkan setiap perbincangan pada setiap gedung yang ada ( nanti terlalu membosankan) Jadi cukup 2 tempat saja, sedang sisanya anda sebut beruntun, misalnya sbb: Nah adik-adik, semua orang di Kota Jerikho ini memperbincangkan si pak Zakeus yang telah berubah yang dulu jahat, sekarang kog bisa jadi baik, mulai dari yang di PASAR BUAH TOKO ALAT TULIS TOKO REMPAH REMPAH TOKO KELONTONG PASAR SWALAYAN TOKO BUNGA PASAR TRADISIONAL

PERCAKAPAN TERMIN  2

Mereka heran..apa yang menyebabkan Pak Zakeus itu berubah. Saat itulah mereka penasaran, dan bertanya pada pak Zakeus, apa yang menyebabkan dia berubah. Di sinilah Zakeus akhirnya menjelaskan, bahwa dia berubah sejak dulu pernah suatu kali Yesus lewat di kota mereka, dia naik pohon ara, dan Yesus mampir di rumahnya, mau bersahabat dengan dia. Walaupun banyak orang yang mengejek Yesus, mengapa Yesus kog mau maunya makan bersama Zakeus, bersahabat bersama Zakeus, tetapi Zakeus sungguh terharu akan kebaikan Yesus yang mengasihi dia, saat itulah dia bertobat. Anda bisa menyebutkan HOTEL, APARTEMEN, dll, dari orang-orang yang menimpali kisah Zakeus tadi, misalnya sbb Oh iya,…aku ingat…waktu itu aku menginap di HOTEL, dan aku melihat orang-orang pada ribut turun dari kamar masing-masing…mau apa sih mereka, ternyata ada Orang Terkenal yang akan lewat, yaitu Yesus… Oh iya betul..itu sekitar sebulan yang lalu ya…di APARTEMENku juga ramai sekali orang-orang membicarakan, kog mau-maunya Yesus mampir di rumahmu Zakeus… Oh iya…aku ingat, bukankah bapak waktu itu naik POHON ARA…?? kata salah seorang yang waktu peristiwa Yesus melewati kota Yerikho itu berada di RUMAH MAKAN Dll sebut saja beberapa tempat sbb: RUKO HOTEL RUMAH MAKAN APARTEMENT

PERCAKAPAN TERMIN 3

Bahkan adik-adik…di AREA PERUMAHAN NELAYAN di mana di situ banyak RUMAH PENDUDUK, dan di  AREA PERUMAHAN PENDUDUK di mana di situ banyak RUMAH NELAYAN, terjadi kehebohan juga, karena mereka melihat bahwa Zakeus sekarang suka memberi sumbangan pada orang miskin. Haaaa…??? Apa yang terjadi..?? Bukankah dia dulu kejam, tidak perduli pada orang miskin, dan kaya tapi pelit..?? (Keterangan: pada bagian ini banyak anak-anak yang akan maju sekaligus secara bersamaan)

PERCAKAPAN TERMIN 4

Tidak hanya itu, di perkantoran pemerintahan Romawi pun terjadi perbincangan seru. Mereka juga heran , mengapa Zakeus sekarang justru membela rakyat lemah, membela orang miskin, dan tidak serakah seperti dulu lagi. Sebut tempat tempat sbb:

  • Perkantoran (kardus bekas)
  • Rumah Cukai ( bekas wadah biskuit kecil)
  • Kantor Walikota (bekas wadah biskuit besar dan panjang)
  • Rumah Walikota Jerikho (kardus bekas)
  • Kantor Romawi (bekas kardus)

PERCAKAPAN TERMIN 5

Dulu semua orang di kota Jerikho ini memusuhi Zakeus, sehingga kalau Zakeus muncul di TAMAN KOTA, orang orang yang ada di taman kota itu semua tidak ada yang mau senyum dengannya. Tetapi sekarang setelah Zakeus bertobat, banyak orang yang menyapanya dengan ramah, dan banyak juga orang-orang yang mau bersahabat dan akrab dengan Zakeus, mau bermain di RUMAH ZAKEUS.

KISAH TERMIN 6

Jika anda ingin menyebut nama jalan-jalan raya, bisa menjadi bagian akhir cerita ( karena nama -nama jalan dan trotoar kan hanyalah SEBAGAI NOMOR CADANGAN) Jadi adik-adik, memang benar..pada waktu dulu Yesus pernah lewat di kota Yerikho itu, semua jalan-jalan dipadati penduduk kota, baik Jalan Mawar, Jalan Melati, Jalan Mangga, dst. Bahkan orang-orang yang rumahnya dekat SUNGAI YORDAN pun ikut memadati kota untuk melihat Yesus.   PETUNJUK UNTUK GURU: Jadi kita akan memakai kisah ini dengan cara ALUR MUNDUR. Bahkan lewatnya Yesus di kota itu pun tidak akan kita ceritakan seperti biasanya menjadi awal cerita, tetapi bagaimana si Zakeus mengenang perjumpaan ajaib itulah yang kita kisahkan. Fokuskan kisah anda pada BAGAIMANA ORANG YERIKHO INI MERASAKAN PERUBAHAN PADA HIDUP ZAKEUS, PERUBAHAN KE ARAH YANG LEBIH BAIK. Zakeus yang sekarang perduli pada orang miskin, tidak serakah lagi, tidak memeras rakyat lagi, lebih suka tersenyum dan lebih ramah, tidak sombong lagi seperti dulu. Semua perubahan ini nanti akan kita masukkan dalam percakapan di antara PENDUDUK KOTA JERIKHO dan juga percakapan di antara penduduk dengan Zakeus. Saya membawa aneka kostum, seperti selendang, topi, scraft, bando, dan lain-lain untuk menunjukkan pergantian peran dari su tukang buah, menjadi si pembeli, dari si tukang jualan alat tulis menjadi si pembeli, dst Jadi saat guru bercerita, nama gedung gedung yang disebut TIDAK URUT NOMOR, karena di situlah asyiknya, di mana tiap-tiap anak akan tidak tahu setelah ini nomor dan nama gedung apa yang akan disebut ibu guru. TIPS ; untuk menjaga ketertiban kelas ada baiknya ada MENGATUR DUDUK ANAK MELINGKARI BOARD, tetapi tetap memberi jeda/jarak agar memudahkan anak-anak lewat mendekati board. Lebih bagus lagi jika anda membuat denah duduk anak-anak dan memberi nama pada tiap tempat duduk mereka nanti, sehingga mereka bisa tertib.   GAME : Berapa aneka kostum yaang anda bawa? Misalnya 10, panggil 10 anak maju (sisanya yang tidak terpanggil, nanti bisa giliran berikutnya) Minta mereka berbaris menggunakan aneka kostum, tiap anak satu saja, misalnya Rita mendapat Topi saja, Dika mendapat Scraft saja, dst. Nah Anda kini berpura pura menjadi wartawan yang sedang mewawancarai penduduk kota Yerikho. “Apa pendapat bapak/ibu tentang perubahan hidup Zakeus..?? Apa yang menyebabkan dia berubah..?” Jawaban terbaik (simpan anak tersebut)- akan diadu dengan jawaban terbaik dari gelombang 2 ( 10 anak berikutnya- yang mendapat pertanyaan yang sama) Pertanyaan final untuk calon juara : “Berikan contoh, saat kamu telah berjumpa dengan Yesus, apakah kamu mau berubah? Berubah yang bagaimana contohnya?” Jawaban terbaik, dapat hadiah, juara I, II dan III. Selamat BEKERJA KERAS …karena materi ini lumayan repot persiapannya !! Semua untuk Tuhan Yesus, dan rindu tiap anak alami perjumpaan dengan Yesus.   SARAN PENYESUAIAN UMUR: – metode ini cocok untuk KELAS TENGAH, metode alur mundur, metode pra acara, metode setengah jadi, metode keterlibatan audience/ congregation may joint, metode angka, metode warna, metode pola, metode memberi tanda ( arsiran, anak panah, dll, metode nama tempat, metode kota, metode tata kota, metode rancangan area/tempat, metode teknologi ( karena gambar kan kita komputerisasi), metode papan tempel, metode pemilihan bahan, metode etalase, metode dekorasi, metode gambar, metode kekinian, metode imajinasi (karena membayangkan benda benda kecil ini seperti gedung gedung besar), metode miniatur, metode story imajinasi, metode pemanfaatan barang bekas, metode kartu, metode giliran, metode story telling, metode kostume, metode game, metode skriptura. – bagi kelas kecil, anda bisa membuat maket yang sudah jadi, lalu anak-anak dilibatkan untuk membuat jari mereka menunjuk kira-kira Yesus melewati jalan mana ya..dan dimanakah Dia melihat Zakeus menaiki pohon Ara itu. Untuk kelas kecil, tentunya anda jangan memakai alur mundur, ikuti saja cerita yang seperti di Alkitab, tekankan bagian pertobatan Zakeus ini. – bagi kelas besar, anda bisa mengajak anak-anak dalam beberapa kelompok: 1. Kelompok yang mempersiapakan alas maket 2. Kelompok yang membungkus kardus dll dengan kertas putih 3. Kelompok yang merancang percakapan di TOKO 4. Kelompok yang merancang percakapan antara penduduk dengan Zakeus 5. Kelompok yang merancang percakapan diantara penduduk itu sendiri, bagaimana Zakeus kini menjadi perduli pada orang miskin 6. Kelompok yang membuat MAKET dengan semua proses di atas 7. Kelompok yang merancang percakapan di kantor kantor pemerintahan. dll ANDA BISA SAJA MEMAKAI METODE PESTA MAKET INI PADA KISAH NATAL, ATAU KISAH KISAH LAINNYA.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s