LINDUNGI ANAK-ANAK KITA DARI BAHAYA KERUSAKAN OTAK AKIBAT KECANDUAN PORNOGRAFI


Dari seorang sahabat di pelayanan anak, yang sedang menggelar KEMIL, Kemah Injil, dari gereja GPdI COTW Temanggung, yang share beberapa Video, saya terdorong untuk buat TULISAN dari semua keterangan Video ini.

Semua Video ini bukan tulisan saya, saya hanya menulis apa yang tertera di Video tersebut dan juga menambahkan dengan gambar-gambar yang sesuai dengan konten.

Keadaan generasi kita sangat membutuhkan uluran tangan kita untuk kampanyekan hal ini, cegah terjadinya hal ini, dan juga seminarkan, ajarkan, parenting-kan !!

Tidak hanya orang tua yang perlu tonton video ini, anak remaja dan dari usia SD, SMP dan SMA bahkan mahasiswa perlu menonton tayangan -tayangan ini.

BAHAYA PORNOGRAFI PADA ANAK

Video 1. Bahaya Narkolema for Better Generation
Elly Risman, Psi. Yayasan Kita dan Buah Hati, Semai 2045 ( Selamatkan Generasi Emas Indonesia)

Tahukah anda bahwa otak adalah bagian terpenting dari manusia?

Sekarang angkat tangan anda dan letakkan pada dahi

Tepat di situ ada bagian otak yang paling istimewa, bagian itu di sebut Pre frontal Corteks atau disingkat menjadi PFC

 

 

Menurut peneliti otak Jordan Bereavement PFC ini hanya ada pada otak manusia, sehingga membedakan kita dengan binatang, bagian ini diciptakan dan dirancang khusus oleh Tuhan supaya manusia mampu dan memilih dan memiliki etika

PFC berfungsi seperti pemimpin, ia bertanggung jawab untuk:

·        Berkonsentrasi

·        Memahami benar dan salah

·        Mengendalikan diri

·        Menunda kepuasan

·        Berpikir kritis

·        Merencanakan masa depan

·        PFC adalah Pusat pertimbangan dan pengambilan keputusan

·        PFC inilah yang  membentuk kepribadian dan perilaku sosial

Sayangnya PFC adalah bagian otak yang paling mudah mengalami kerusakan. Jika PFC rusak maka kepribadian orang bisa berubah.

Rusaknya PFC bisa disebabkan oleh;

·        benturan fisik,

·        zat kimia seperti narkotika, psikotropika, zat addiktif (atau disingkat NAPZA)

·        dan yang paling merusak adalah ;  PORNOGRAFI : Narkolema – narkotika lewat mata.

Bagaimana pornografi mempengaruhi otak dan pikiran kita?

Adi , remaja 12 tahun melihat gambar di TV yang menjurus ke porno, awalnya ia merasa kaget dan jijik, ini karena sistem limbik di otak Adi menjadi aktif

 

Sistem limbik mengatur emosi, juga keinginan makan, minum dan berhubungan sexual. Sistim Limbik ini kemudian mengaktivkan zat kimia otak bernama dopamin

Dopamin memberi rasa senang, penasaran sekaligus kecanduan. Zat ini juga aktiv jika orang mengkonsumsi NAPZA. Oleh karena itu sifat candu pornograffi sama dengan sifat candu NAPZA.

Otak akan mengingat apa yang yang membuat Adi senang dan bagaimana ia memperolehnya. Jika Adi mendapatkan pembinaan akhlak, etika yang baik dan patuh pada norma sosial, dorongan melihat pornografi meskipun menyenangkan, akan ia abaikan.

Namun karena hal itu tidak ada diri Adi, ketika ia sedang merasa bosan dan ingin mencari kesenangan, otak akan mendorongnya agar melihat pornografi lagi. Namun lama-lama Adi bosan melihat jenis gambar yang sama, dan butuh gambar yang lebih porno untuk memicu rasa senang.

Sekarang dengan internet pornografi menjadi jauh lebih mudah didapat . Pertama Adi membuka internet dan tidak sengaja melihat gambar yang menjurus ke porno, berikutnya ia sengaja membuka lagi untuk melihat yang lebih porno Awalnya melihat yang sedikit terbuka lama-lama semuanya terbuka, Awalnya melihat satu menit, lama-lama Satu Jam. Adi mengalami kecanduan pornografi

 

Bgm kerusakan PFC akibat kecanduan Pornografi?
Secara alamiah dopamin dialirkan dari sistem limbik ke PFC, orang yang kecanduan pornografi, akan mengalirkan dopamin secara berlebihan, sehingga membanjiri PFC. PFC menjadi tidak aktif karena terendam dopamin. Semakin sering PFC tidak aktif, ia akan semakin mengerut dan fungsinya terganggu. Sistem limbik justru akan berkembang semakin besar, karena terus mengaktifkan dopamin, sehingga Adi  cenderung untuk terus mencari kesenangan tanpa takut atas akibatnya. Jika tidak ditangani segera, Adi berpeluang besar menjadi pelanggan pornografi seumur hidup, dan mengalami kerusakan otak di bagian PFC.

Awalnya dia akan kehilangan konsentrasi, penurunan kemampuan menimbang benar dan salah, serta berkurangnya kemampuan mengambil keputusan.

Lama-lama besar kemungkinan dia akan melakukan masturbasi, oral sex, hubungan sex suka sama suka  dan mudah berganti-ganti pasangan sexual, pernikahan dianggap tidak penting, dan pasangan dianggap hanya sebagai obyek sexual semata, cenderung merendahkan derajat dan kehormatan lawan jenis, selera hubungan sexualnya pun tidak sehat dan seenaknya, kasar sampai tega memperkosa.

Manusia jadi tidak ada bedanya dengan binatang, inilah dampak yang terjadi akibat kerusakan PFC

Ahli bedah otak Donald Hilton Junior mengatakan bahwa

 

Jika difoto menggunakan alat Magnetic Resonanse Imaging (MRI), otak yang rusak akibat pornografi memperlihatkan hasil yang sama dengan otak yang rusak karena kecelakaan. Ia juga mengatakan ; berbeda dengan dampak NAPZA yang merusak otak di tiga bagian, pecandu pornografi yang sudah melakukan hubungan sex dengan anak-anak  mengalami kerusakan otak di lima bagian.

Terbukti pornografi pada anak lebih bersifat merusak,karena PFC belum matang dengan sempurna. Tapi untungnya, otak anak yang belum sempurna ini masih mudah dibentuk, pengaruh pornografi bisa lebih mudah dihilangkan asal ada usaha untuk memulihkan dengan sabar, terutama  oleh ayah ibu, keluarga dan orang terdekat.

Pelajari bagaimana  mencegah dan menangani anak yang terkena pornografi. Mari lindungi generasi kita dari bencana pornografi dan kejahatan sexual.

 

Video 2, BAHAYA ANAK TERPAPAR PORNOGRAFI
Elly Risman, Psi. Yayasan Kita dan Buah Hati, Semai 2045 ( Selamatkan Generasi Emas Indonesia)

Pernahkah terbayangkan di masa depan nanti anak-anak ini akan mengisi semua posisi penting di negri ini. Ada yang jadi guru, petani, pegawai negeri, pengusaha, dokter, seniman, tentara, peneliti, sampai presiden. Di Indonesia saat ini ada 90 juta lebih anak dan remaja berusia 0-19 tahun, Mereka adalah Digital Native, atau penduduk dunia digital, yaitu generasi yang sejak kecil sudah terbiasa dengan kecanggihan teknologi digital. Namun kondisi umum anak dan remaja tersebut saat ini dalam kondisi memprihatinkan.
Mereka BLAST :
1.       BORED = BOSAN

2.       LONELY = KESEPIAN

3.       ANGRY = KEMARAHAN

4.       AFFRAID= KETAKUTAN

5.       STRESS= STRES

6.       TIRED= LELAH

Mengapa ?

·         Karena mereka dipaksa mampu baca tulis hitung sejak usia sangat kecil,

·         perhatian orang tua hanya pada pelajaran semata,

·         beban pelajaran sangat berat,

·         belum lagi bila mengalami kekerasan di sekolah

·         ia kesepian , tidak tahu harus curhat pada siapa

wajar jika anak merasa stress

Akhirnya ia mencari kegiatan yang membuat mereka senang, dan kebanyakan dari mereka menghabiskan waktu dengan Handphonenya.

HP telah menjadi orang tua mengganti bagi mereka. Rata-rata mereka memakai HP 9 jam per hari, melihat isi dunia internet yang baik dan buruk yang tidak terbatas jumlahnya. Di antaranya juga ada gambar atau tulisan atau video yang sengaja disebarkan oleh pebisnis pornografi

Menurut ahli terapi kecanduan pornografi, pebisnis pornografi Mark , pebisnis pornografi mengincar anak-anak BLAST sebagai target utama bisnis mereka. Saat belum ada internet, pornografi ibarat makanan beracun, kita hanya akan keracunan bila memakannya, tapi kini internet menjadikan pornografi seperti virus,  yang dapat bergerak dan memperbanyak diri tanpa terkendali, sehingga dapat menyerang dari segala arah.

Mark benar, terbukti dari penelitian YaYASAN Kita dan buah hati, pada tahun 2014, 92 dari 100 anak kelas 4 , 5 dan 6 SD telah melihat pornografi.

Kita mengira, anak akan cepat lupa apa yg dilihatnya, padahal otak mereka seperti spons , mereka mampu mengingat apa yang mereka lihat,  walaupun hanya sekilas. Sayangnya bagian otak anak yang mampu membedakan baik dan buruk belum berkembang dengan sempurna, akibatnya anak menangggap apa yang dilihatnya sebagai sesuatu hal yang wajar, tidak tahu mana yang pantas ditiru dan mana yang diabaikan , maka ketika melihat pornografi anak juga akan cenderung meniru, fungsi pertimbangan yang belum sempurna membuat anak melakukan segala sesuatu berdasarkan keinginan belaka. Inilah sebabnya pornografi internet menjadi jauh lebih bahaya.

 

Sadarkah bahwa anak kita  adalah  target pebisnis pornografi?

Apa kita tahu apa saja yang terjadi dalam hidup anak kita?

Keringnya hubungan antara orang tua dan anak, orang tua kurang sensitif terhadap pornografi

Dan kebiasaan orang dewasa yang menganggap pornografi sebagai humor adalah situasi yang sebenarnya  sangat membahayakan bagi anak

Bencana yang paling besar adalah ketika para ortu tidak sadar ada bencana

Lindungi anak kita dari bencana pornografi dan kejahatan sexual, mari dimulai dengan mengasuh anak kita  sendiri dengan benar dan baik.

Menyelamatkan satu anak sama dengan menyelamatkan kemanusiaan.

 

 

 

 

 

 

VIDEO 3. KERUSAKAN OTAK AKIBAT PORNOGRAFI
Dari NASIHAT BAIK

Jangan dikira menonton pornografi tidak ada pengaruhnya terhadap kesehatan anda. Ternyata keseringan menonton pornografi  bisa merusak bagian otak, bahayanya bahkan lebih ganas daripada kita mengkonsumsi narkoba. Menurut ahli bdah syaraf dari A.S,  Donald L Hilton MD, kencanduan ini mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area ( VTA) secara fisik mengecil.

Pornografi menimbulkan perubahan konstan pada neurotransmiter dan melemahkan fungsi kontrol. Ini membuat orang orang yang sudah kecanduan tidak bisa lagi mengontrol perilakunya

Kondisi tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat, namun melalui beberapa tahap, awalnya kecanduannya ditandai dengan :

·         tindakan impulsif,

o   tindakan impulsif adalah tindakan yang didasarkan keinginan, dari dorongan untuk mengekspresikan keinginan tersebut tanpa berpikir/ tanpa memikirkan tindakan itu terlebih dahulu. Para pecandu ingin segera mendapatkan feedback dari lingkungannya, karena tidak sabar menunda keinginannya

·         ekskalasi kecanduan/ pertambahan jumlah / tingkatan kecanduannya

·         desensitisasi ; usaha menghilangkan kompleks emosi

·         penurunan perilaku; perilaku menyimpang karena penurungan kualitas moral.

Secara spesifik 5 bagian otak yang rusak akibat pengaruh pornografi adalah:

·         Nucleus Accumbens, pada saat seorang menonton film porno, dopamin yang ada dalam nucleus accumbens segera diproduksi. Dopamin ini yang salah satu fungsinya yaitu:efek Rewarding atau imbalan

·         Orbitofrontal, berfungsi dalam mengatur nilai dan moral seseorang, sehingga seseorang yang mengalami kecanduan film porno, bagian orbitogrontalnya terganggu yang mengakibatkan gangguan perilaku pada penderitanya

·         Insula Hippocampus; INSULA ; mengatur proses nyeri serta beberapa emosi dasar; marah, takut , jijik, sukacita dan kesedihan. HIPOKAMPUS : mengatur tentang memori atau daya ingat baik daya ingat jangka pendek maupun daya ingat jangka panjang manusia. Pada pecandu film porno, daya ingatnya menjadi lemah.

·         Cerebellum, fungsi utama otak kecil adalah pemeliharaan gerakan, keseimbangan dan postur.

·         Anterior Cingulate Gyrus, mengatur sensor tentang emosi dan pengaturan perilaku agresif, Mengatur emosi sadar seperti panas dan dingin

 

 

Otak yang kecanduan pornografi juga mempengaruhi rusaknya sistem kerja empat jenis hormon, kinerja hormon menjadi terganggu karena rangsangan pornografi.

Keempat jenis hormon tersebut adalah:

·         Dopamin, diproduksi oleh bagian otak nucleus accumbans, pada saat seorang menonton film porno domapin yang ada di nucleus accumbans segera diproduksi, dompamin bekerja untuk menimbulkan sensasi senang, puas , gembira dalam dada. Namun dopamin juga bekerja menuntut level peningkatan, Contoh dalam kasus pornografi, misalkan seorang remaja pertama kali merasa senang bisa melihat gambar seksi, berikutnya dopamin akan menuntut peningkatan kepuasan, remaja tersebut ingin mengulang dan menambah, kemudian dia ganti gambar dan suara, terus gambar suara dan gerak, kemudian lagi, lagi dan lagi  bahkan sampai level ingin berhubungan badan sungguhan, seperti orang bermain game, ia akan merasa puas jika berhasil ke level permainan berikutnya

·         Norepinefrin, sebenarnya hormon ini untuk memantik ide-ide kreatif, contoh pebisnis bisa melihat peluang usaha, insting dalam berbisnis tajam, namun bila hormon ini telah dikendalikan oleh pornografi, otak pencandu pornografi juga akan selalu dipenuhi yang namanya pornografi dan sexualitas, apabila ia melihat gambar yang merangsang sedikit saja, otak akan berpikir kreatif untuk berperilaku menyimpang, otaknya gampang ngeres. Kalau ada perempuan yang memakai baju terbuka, bagi orang normal akan berkata “Wanita itu sungguh menggoda’ namun bagi orang yang sudah kecanduan pornografi akan berpikir “ Bagaimana ya rasanya berzinah dengan dia” itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan pornografi, jiwa dan pikirannya mulai rusak, akibatnya para pecandu pornografi tidak bisa berpikir jernih, malas menuntunt ilmu, malas berpikir kreatif. Hal itu karena otaknya sudah dipenuhi daftar kosa kata dan kejadian yang selalu bersambungan dengan yang namanya sex.

·         Serotonin, menimbulkan rasa nyaman dan tenang, misalnya pada orang yang hobby memancing, ketika dia gundah, dia memancing agar hatinya tenang, Serotonin membuat orang merasa nyaman saat hormon itu keluar. Ketika seseorang bersentuhan dengan pornografi, hormon itu keluar, effeknya setiap kali pecandu pornografi stress dia akan lari ke pornografi karena itu membuatnya tenteram

·         Oksitosin, hormon cinta yang berhubungan erat dengan bubungan cinta suami isteri, kesuburan, kontraksi selama persalinan dan kelahiran, dan pelepasan asi saat menyusui, Hormon ini membuat kita merasa baik, dengan itu memicu perasaan dan perilaku untuk ingin memelihara, dapat membuat ikatan batin mendalam antara ibu dan anaknya. Pada saat seseorang mengakses pornografi hormon oksitosin akan keluar terus menerus, sehingga orang yang kecanduan pornografi terikat secara batin dengan pornografi. Inilah yang menimbulkan rasa butuh/ candu/kecanduan/ tidak nyaman bila tidak melihat pornografi dalam beberapa hari.

 

Keempat jenis hormon ini jika bekerja secara normal akan menguntungkan kita. Pornografi membuat keempat hormon ini keluar secara berlebihan dan terus menerus.

 

Begitulah bahayanya pornografi, sangat berbahaya bagi kelangsungan generasi, pemuda-pemuda yang seharusnya menjadi tumpuan bangsa akan semakin lemah dan hancur moralnya

Sangat mungkin diantara teman-teman anda masih ada yang terjebak dalam jeratan pornografi, bagikan dan infokan kepada sebanyak mungkin orang karena kita perduli.

 

VIDEO 4. TAHAP KECANDUAN PORNOGRAFI
Elly Risman, Psi. Yayasan Kita dan Buah Hati, Semai 2045 ( Selamatkan Generasi Emas Indonesia)

Melati, bocah perempuan berusia 5 tahun, diperkosa Adi, tetangganya sendiri, korban ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri dan penuh  luka di kepala. Adi tega memperkosa Melati setelah lebih dulu memukulnya hingga pingsan. Aksi bejat itu dilakukan pelaku usai menonton video prono. Sadarkan kita Melati hanya satu dari ribuan kasus nyata pada 2014,   133 anak Indonesia menjadi kejahatan sexual setiap bulannya.

Mengapa ini terjadi?

Menurut Victor B Cline , seorang Psikolog asal Amerika, terjadinya kecanduan akan pornografi berkaitan erat dengan meningkatnya kasus kejahatan sexual dan perilaku sex bebas.

Bagaimana pornografi membuat Adi kecanduan hingga melakukan aksi tidak bermoral?

Ada 4 tahap seseorang telah mengalami kecanduan akan pornografi

1.       Melihat, pertama kali Adi terpapar akan pornografi secara halus dari iklan handuk,  iklan pakaian dalam, iklan parfum, iklan sabun dan berbagai iklan lainnya yang menunjukkan keindahan tubuh wanita. Pornografi samar ini masuk melalui mata untuk  menyalakan tombol on di kepala Adi sehingga mudah memasukkan muatan porno selanjutnya secara bertahap dan bertingkat. Sekali tombol ini menyala selamanya ia tidak bisa mematikan. Pada tahap ini Adi masih merasa jijik, kaget dan tidak nyaman,

2.       Penasaran dan mulai kecanduan . Bersamaan dengan itu senyawa kimia alami  di otak yang bernama Dopamin diaktifkan.

Dopamin adalah sebuah neurotransmiter yang membantu mengontrol pusat kepuasan dan kesenangan di otak. Dopamin juga membantu mengatur tindakan dan tanggapan emosional

Aktifnya dopamin membuat Adi merasa senang dan nyaman sekaligus secara otomatis penasaran, sehingga membuat Adi ingin melihat konten porno lagi, lagi, dan lagi.

Perasaan kaget dan jijik yang timbul ketika pertama kali melihat gambar porno secara bertahap menghilang dan berubah menjadi rasa penasaran. Membuat Adi semakin terjerumus pada  kecanduan  pornografi

3.       Berkurangnya kepekaan dan peningkatan level porno. Begitu Adi mulai  terjerumus pada kecanduan, Adi mengalami proses yang terus berulang yaitu  berkurangnya kepekaan dan peningkatan level porno, semula yang suka melihat iklan gaun panjang tanpa lengan, meningkat menjadi suka iklan dengan pakaian mini, kemudian meningkat lagi menjadi gambar porno dan seterusnya meningkat hingga timbul dorongan kuat untuk meniru apa yang pernah dilihatnya.

4.       Meniru apa yang lilihatnya. Pada tahap ini Adi merasa tidak cukup lagi hanya melihat, ia terdorong ingin mempraktekkan apa yang dilihatnya, mulai dari hal paling minim, membuat photo atau video serupa hingga meniru adegan yang dilihatnya, itulah proses yang dialami oleh Adi, hingga ia melakukan kejahatan sexual di usia yang masih remaja

 

VIDEO 5. ORANG TUA SEBAGAI TERAPIS PERTAMA DAN UTAMA ADIKSI PORNOGRAFI
Elly Risman, Psi. Yayasan Kita dan Buah Hati, Semai 2045 ( Selamatkan Generasi Emas Indonesia)

Share dari Winda, ibu dari Buyung ,14 tahun.

Buyung pertama kali kenal pornografi pada usia 9 tahun.

Masalah:

Kesibukan ibu mengurus bayi

Ayah sibuk bekerja

Buyung dibelikan HP sendiri

Buyung ingin putus sekolah di bangku SMP

 

Setelah diperiksa ternyata HP Buyung banyak konten porno

Setelah dievaluasi bersama, Perhatian dan komunikasi pada Buyung berubah, dan terlalu cepat memberikan HP.

Bisnis Pornografi mentargetkan anak-anak dalam kondisi BLAST

1.       BORED = BOSAN

2.       LONELY = KESEPIAN

3.       ANGRY = KEMARAHAN

4.       AFFRAID= KETAKUTAN

5.       STRESS= STRES

6.       TIRED= LELAH

Yang dilakukan:

1.       Menyesal, menyadari perlu melakukan perbaikan

2.       Dengan tulus meminta maaf pada anak

3.       Berusaha kembali dekat dengannya

4.       Memulai dengan menyelesaikan hal-hal yang terkait perasaan dan harga dirinya

5.       Berusaha memahami perasaannya dengan lebih banyak mengamati dan mendengar daripada berbicara, walau awalnya dia merasa canggung, malu dan merasa bersalah, hati kecilnya masih mengingatkan saat dia berbuat salah.

6.       Membicarakan bagaimana perasaannya pertama kali ketika tidak sengaja pertama kali melihat pornografi, itu tidak sengaja.

7.       Mengobrol, mendengar dari anak

a.       Kapan pertama kali melihat pornografi

b.      Bagaimana cara melihatnya

c.       Apa yang dia rasakan

d.      Apa yang dia lakukan setelah melihat

e.      Berapa lama kemudian dia melihatnya lagi

f.        Kapan terakhir kali melihatnya lagi

g.       Sekarang apa yang dia rasakan

h.      Perlukan bantuan ayah dan ibu?

8.       Anak jadi lebih terbuka , dengan obrolan

9.       Menghindari komunikasi yang salah:

a.       Memerintah

b.      Menyalahkan

c.       Memberi label

d.      Meremehkan

e.      Memandingkan

f.        Mengancam

g.       Membohongi

h.      Mengkritik

i.         menyindir

j.        Menganalisa

k.       Menasihati dan menghibur di saat yang tidak tepat

10.   Bekerja sama menyelesaikan masalah dengan baik, antara ortu dan anak

11.   Diskusikan resiko dari segi hukum, agama dan negara

12.   Menjelaskan target pebisnis pornografi kerusakan otak dan mentargetkan korban jadi pelanggan seumur hidup

13.   Membahas kapan waktu rentan

14.   Hal apa saja yang dapat memicu anak kembali kepada pornografi

15.   Laporkan pada ibu jika anak sedang ingin melihat pornografi, dengan sandi kadar keinginan

a.       1 ingin melihat namun masih bisa dikendalikan

b.      2 ingin melihat tetapi tidak bisa dikendalikan

c.       3 sangat ingin melihat

16.   Jadwal aktivitas positif

17.   Melatih mengendalikan pikiran, dengan mendekatkan diri pada Tuhan, berdoa, ia mampu, berpikir dan mengambil keputusan untuk meraih cita-cita.

18.   Menolong teman-teman jauhi pornografi.

19.   Kalau perlu datangi ahli terapis.

 

 

 

Penulis: jeniuscaraalkitab

Menjadi Alat di Tangan Tuhan untuk Mencetak Generasi Jenius bagi Kemuliaan Nama Tuhan

2 thoughts on “LINDUNGI ANAK-ANAK KITA DARI BAHAYA KERUSAKAN OTAK AKIBAT KECANDUAN PORNOGRAFI”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s