GAME LOMBA PUZZLE


contoh gambar dari tanggalan yang telah dipotong menjadi 4 keping.

Game Lomba Puzzle kali ini sungguh berbeda dari yang pernah kita lakukan, seperti tiap orang dapat puzzle yang sama, lalu dalam waktu bersamaan dimulai, lalu siapa yang paling selesai dulu dia yang menang, sama sekali bukan yang seperti itu !

Ide ini menari-nari di pikiran saya dan segera saya tulis ….takut keburu lupa ya…!

Tentu ada tanggalan bekas di rumah anda, khususnya tanggalan meja ( jadi gambar nya tidak terlalu besar)

Ambil gambar yang ada pada tiap tanggalan meja tersebut, dan potonglah menjadi 4 bagian rata kanan kiri, atas bawah, sehingga menghasilkan 4 potong yang sama ukuran dari potongan yang satu dengan potongan lainnya.

Caranya: Lipat dua batas kanan kiri, gunting menjadi dua. Tiap guntingan dilipat dua lagi batas atas bawah, gunting menjadi dua, sehingga total menjadi 4 keping.

Empat keping tersebut jika di dekat-dekatkan akan menjadi puzzle 4 potong.

Baliknya tidak perlu ditutup kertas lain, biarkan utuh berisi angka-angka dalam tanggalan.

Kini untuk 12 bulan tanggalan, anda mendapatkan 12 X4 = 48 potong

Kocok 48 kartu itu secara acak ( tetap dengan teratur- semua gambar menghadap bawah, semua angka tanggalan menghadap atas)…bagikan pada 4 pemain sampai kartu habis.

Jadi tiap pemain akan mendapat 48:4 = 12 kartu yang acak.

Sembunyikan tiap kartu, hanya si pemegang kartu yang tahu dia dapat gambar apa saja. Biarkan kartu bergambar angka-angka dalam tanggalan menghadap ke luar, tidak masalah.

Dengan hom pim pa, dan pingsut akan menentukan siapa yang berhak main dulu, misalnya si A main dulu, maka si A boleh menentukan apakah giliran akan searah jarum jam menuju si B, C dan terakhir D, ataukah berlawanan arah dengan jarum jam menjadi dari A, ke D-C-B dan kembali ke A.

Kini si A meletakkan di lantai/ meja area bermain, kartu pertamanya. Terserah dia akan meletakkan kartu yang mana, gambarnya harus menghadap atas. (misalnya saja si A meletakkan kepingan gambar Bulan Januari sisi Kanan atas)

Kini orang kedua B boleh dua kemungkinan, dia melanjutkan menaruh gambar potongan keping berikutnya dari gambar yang diletakkan si A tadi (misalnya saja kepingan gambar bulan Januari sisi Kiri atas)  (kalau kebetulan dia punya kartu tersebut) , atau memilih untuk meletakkan gambar lain ( misalnya kartu kepingan gambar Bulan Maret kiri bawah, dst). Jika memilih untuk meletakkan gambar lain, maka letakkan di area yang cukup jauh dengan gambar pertama yang tadi telah diletakkan oleh si A, dengan harapan memberi ruang untuk tiap gambar memiliki 4 keping yang menjadi pasangan puzzle-nya

Kini orang ketiga C boleh melakukan hal yang sama, dst

Jika ada orang yang berhasil menaruh kepingan ke 4 dari 3 keping yang sudah ada, maka dia berhak menjadikan gambar yang sudah lengkap tersebut sebagai miliknya, pisahkan gambar yang sudah lengkap yang terdiri dari 4 kartu itu dari area bermain dan dekatkan dengan dirinya ( di area luar lingkaran para kartu)

Namun jika gambar tersebut belum sempurna karena ada kesalahan letak dari orang sebelumnya, misalnya mestinya gambar bunga itu tangkainya di bawah dan bunganya di atas, tetapi ada rekan yang tadi keliru, dimana tangkai menghadap atas sedang  bunga terletak di bawah, maka gambar tersebut harus dibenarkan dulu oleh seseorang yang ingin menjadikan gambar itu jadi miliknya, jika dia berhasil membetulkan apa yang salah, sehingga puzzle terlihat sempurna, maka gambar itu boleh jadi miliknya, namun apabila gambar itu tidak berhasil dibetulkannya, maka orang yang bergiliran berikutnya boleh membetulkan gambar itu, dan dengan demikian gambar itu menjadi milik orang yang berikutnya contoh:

Si A meletakkan keping 1 gambar bulan januari kiri atas

Si B meletakkan keping 2 gambar bulan januari kanan atas

si C meletakkan gambar lain dari bulan Maret kanan atas

Si D meletakkan keping 3 gambar bulan Januari kanan bawah tapi terbalik gambarnya.

Si A meletakkan keping 4 gambar bulan januari kiri bawah gambar tidak terbalik . Maka si A kalau ingin menjadikan 4 gambar ini miliknya, dia harus bisa membetulkan dulu bagian kartu yang masih terbalik, sampai gambar terlihat sempurna, jika dia berhasil, keempat kartu tersebut boleh menjadi miliknya, jika tidak berhasil, maka ..

Si B boleh mencoba membetulkaan lagi, jika si B berhasil membetulkan, maka keempat keping itu menjadi milik B

Jadi giliran bisa sajamenjadi kesempatan  untuk menaruh gambar atau bisa juga satu giliran hanya dipakai untuk memperbaiki posisi gambar tersebut demi mendapatkan keempat kepingnya menjadi miliknya.

Jadi kesimpulannya, untuk 4 keping dalam satu seri gambar puzzle baru boleh dimiliki jika gambarnya sudah sempurna ( tidak terbalik-balik posisinya)

Sekali memperbaiki posisi gambar, hanya boleh dilakukan sekali gerakan, misalnya mengubah dari gambar menghadap atas menjadi menghadap bawah, atau dari gambar sisi kanan tertukar dengan sisi kiri, boleh diubah dalam sekali giliran main, atau bisa jadi memindah satu kartu yang ada di group kartu ini ke group kartu lain ( karena kesalahan dari pemain sebelumnya meletakkan kartu pada group puzzle yang salah)

Tetapi tidak boleh melakukan dua gerakan, misalnya; dalam satu giliran main < mengubah salah satu gambar yang menghadap atas menjadi menghadap bawah, lalu sekaligus mengubah posisi kartu yang di kanan bawah menjadi yang di kiri bawah ( tidak boleh). Kalau mau dua gerakan seperti ini ya menunggu giliran nanti lagi, kalau belum keburu posisi ini dibetulkan orang lain.

Untuk orang yang membetulkan gambar yang salah letak/atau salah arah/salah posisi, walaupun si orang itu tadi tidak meletakkan gambar sama sekali pada gambar itu, tetapi jika dialah orang yang terakhir membetulkan posisi gambar itu sampai sempurna, dia boleh berhak atas 4 keping gambar yang berhasil disempurnakannya itu.

Unsur kesengajaan menaruh gambar dalam posisi terbalik-balik bisa saja terjadi, untuk mengecoh lawan, jadi jika lawan tidak picture smart, tidak pandai bermain puzzle, bisa saja kesempatan meraih 4 kartu yang sudah lengkap , kesempatannya melayang, karena walau sudah lengkap, si orang pemain harus bisa menata kartu sampai tepat, jika tidak bisa, maka kartu bisa jatuh ke tangan orang lain pada giliran berikutnya.

Siapa yang menang mengumpulkan gambar terbanyak, dia menang.

Jika anda mengambil gambar dari tanggalan bergambarkan Tuhan Yesus dan kisah-kisahnya, game ini akan mendekatkan anak anak pada tiap kisah tersebut.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s