73. DOA BAPA KAMI DENGAN 10 JARI


DOA BAPA KAMI DENGAN 10 JARI

Matius 6:9-13

Karena itu berdoalah demikian :

 

Bapa kami  yang di sorga ,

(Berikan jempol kita mengarah ke atas pada bapa yang di sorga, karena Dia layak menerima segala pujian pengagungan kita, karena Dia adalah Bapa yang baik)

(Jempol pertama ini-jari pertama-  adalah PEMBUKAAN – nanti akan ditutup dengan kelingking terakhir-jari ke 10)

 

 

Dikuduskanlah nama-Mu,

(Berikan penunjukan telunjuk kita hanya pada kekudusan nama Tuhan saja , peninggian nama Tuhan  saja, bukan menunjuk pada diri kita atau orang lain, arahkan telunjuk ke atas)

 

datanglah Kerajaan-Mu, 

(Buka semua jari ke atas dan lihatlah jari tengah yang paling tinggi, berikan jari tengah kita yang paling tinggi di antara semua jari menyatakan kerajaan Tuhan datang dalam hidup kita, biar Tuhan yang memerintah jadi Raja dalam hidup kita, kita mau taat pada Raja.)

 

jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.

(Jari manis biasanya mengenakan cincin tanda dua orang yang mengikat janji setia, mereka berkehendak yang indah-indah dalam kemanisan pernikahan. Demikian juga saat kita melihat jari manis kita berdoa agar kehendak Tuhan yang manis-manis yang terindah, rancangan damai sejahtra Tuhan turun atas hidup kita, kita mau sepakat dengan kehendak Tuhan bagaikan dua insan yang mengikatkan janjinya. Biar kehendak Tuhan jadi atas bangsa kita, kota kita, sekolah kita, gereja kita, komunitas kita, masyarakat kita, dll)

 

Berikanlah kami pada hari ini makanan   kami yang secukupnya 

(Jari kelingking adalah jari terkecil, biarlah kebutuhan kita sendiri menjadi pokok doa yang terakhir, kita bisa utarakan semua kebutuhan kita pada Tuhan, baik kebutuhan rohani ataupun kebutuhan jasmani kita, keluarga kita, orang-orang yang kita kasihi, dll)

 

 

dan ampunilah kami akan kesalahan kami

(Kita kembali ke jari jempol. Doa ini tidak berkata ‘dan ampunilah akan kesalahan dia/mereka/ MELAINKAN ampunilah akan kesalahan kami, Ini bicara mengenai instrospeksi diri, jadi arahkan dua jempol ke dada sendiri, dan mulai akui kesalahan kesalahan kita di hadapan Tuhan, karena Dia setia dan adil dan jika kita mengakuinya maka Tuhan yang setia dan adil akan menyucikan kita dari segala kejahatan.)

seperti kami juga mengampuni  orang yang bersalah  kepada kami;

(Jari telunjuk. Tunjuk nama-nama orang yang pernah menyakiti kita dan doakan mereka, lepaskan pengampunan untuk mereka)

dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, 

(Saat ada di tempat tinggi (jari tengah) terkadang ada bahaya kesombongan, bahaya keserakahan, bahaya keegoisan, dll, jadi harus minta tolong agar Tuhan mengajar kita jaga hati agar tidak jatuh dalam pencobaan )

tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat 

(Ikatan-ikatan (digambarkan cincin sebagai lambang ikatan di jari tengah) dengan dosa, kebiasaan lama, kebiasaan buruk, pengaruh pergaulan yang buruk, pengaruh media yang buruk, trauma masa lalu, ketakutan, kekawatiran, sakit penyakit, kutuk yang diturunkan, kutuk yang dilontarkan orang terhadap kita, pikiran negatif, dll harus kita lepaskan dengan pertolongan kuasa Tuhan)

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.

(Sebuah genggaman tidak akan lengkap dan kuat  tanpa ikut sertanya kelingking, jadi dalam doa terakhir ini kita akan nyatakan/ deklarasikan  Kerajaan Tuhan, Kuasa Tuhan dan Kemuliaan Tuhan menggenggam hidup kita sampai selama-lamanya. Amin.)

 

(Kelingking terakhir ini –jari ke 10-  adalah PENUTUPAN – setelah tadi diawali dengan jari Jempol – jari pertama)

 

 

 

 

RANGKUMAN:

JEMPOL (jari ke-1) PEMBUKA DOA

TELUNJUK (jari ke-2) hubunganku dengan Tuhan, peninggian nama Tuhan

TENGAH (jari ke-3) hubunganku dengan Tuhan, pemerintahan Tuhan atas hidup kita

MANIS (jari ke- 4) hubunganku dengan Tuhan, kehendak Tuhan atas hidup kita

KELINGKING (jari ke-5) hubunganku dengan Tuhan, permohonan pribadi

JEMPOL (jari ke-6) hubunganku dengan Tuhan dan dengan sesama, pengakuan dosa

TELUNJUK (jari ke-7) hubunganku dengan sesama, melepaskan pengampunan

TENGAH (jari ke-8) hubunganku dengan sesama, dan penguasa di udara

MANIS (jari ke-9) hubunganku dengan sesama, dan penguasa di udara

KELINGKING (jari ke-10) PENUTUP DOA

 

AKTIVITAS:

Memperkatakan doa Bapa Kami dengan memainkan jari-jari di depan cermin

Membuat pola tangan dengan 10 jari, ditulisi kalimat doa Bapa Kami-nya serta diwarna

Lukis wajah jari

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s