Featured

PEKAN ROHANI ANAK, SESI 4 UPAH YANG MENANTIKU UNTUK PG TK SD 1 2 3


  1. Sesi 4. Upah yang menantiku

Senin, 9 Juli 2018, Pk 08.30 di Taman Rekreasi Selecta Kota Wisata Batu

Anak-anak digabung dalam kelas raya, PG-TK dan SD 1,2,3

Perkiraan jumlah anak secara keseluruhan 120

Tujuan  :

  • Anak-anak mengerti apa upah dari mentaati dan menghormati orang tua

Lanjutkan membaca “PEKAN ROHANI ANAK, SESI 4 UPAH YANG MENANTIKU UNTUK PG TK SD 1 2 3”

Featured

PEKAN ROHANI ANAK SESI 3 AKIBAT TIDAK TAAT DAN TIDAK HORMAT ORANG TUA UNTUK PG-TK-SD 1 2 3


Materi untuk PG TK dan SD 1-2-3 ini sama saja, hanya beda ruangan.

  1. Sesi 3. Akibat tidak taat dan tidak hormat pada orang tua

Minggu 8 Juli 2018, Pk 16.30- 18.00

Anak-anak akan dibagi kelas sbb:

Kelas A                 : Usia PG dan TK

Kelas B                  : Usia SD 1-3

Tujuan                  : Anak-anak mengetahui apa akibatnya bila tidak taat dan tidak menghormati orang tua.

Lanjutkan membaca “PEKAN ROHANI ANAK SESI 3 AKIBAT TIDAK TAAT DAN TIDAK HORMAT ORANG TUA UNTUK PG-TK-SD 1 2 3”

Featured

PEKAN ROHANI ANAK- SESI 2 AKU ANAK YANG TAAT DAN HORMAT ORANG TUA UNTUK USIA SD 1-2-3.


  1. Sesi 2. Jadi Anak yang Taat dan Hormat pada Orang Tua

Minggu 8 Juli 2018, Pk 15.00

Anak-anak akan dibagi kelas sbb:

Kelas A                 : Usia PG dan TK

Kelas B                  : Usia SD 1-3

Tujuan                  : Anak-anak memutuskan untuk hidup sebagai anak yang taat dan menghormati orang tua.

Lanjutkan membaca “PEKAN ROHANI ANAK- SESI 2 AKU ANAK YANG TAAT DAN HORMAT ORANG TUA UNTUK USIA SD 1-2-3.”

Featured

PEKAN ROHANI ANAK SESI 1; BAPAKU YANG BAIK UNTUK KELAS SD 4,5,6, SMP, SMA


Beberapa hal yang perlu diunduh/ karena tampilan di sini tidak seperti pada materi yang ada di laptop saya

SESI 1 KELAS SEDANG DAN BESAR

Materi power point dapat anda unduh gratis di sini

BAPAKU YANG BAIK KLS SEDANG DAN BESAR

Video terkait

Lanjutkan membaca “PEKAN ROHANI ANAK SESI 1; BAPAKU YANG BAIK UNTUK KELAS SD 4,5,6, SMP, SMA”

Featured

PEKAN ROHANI ANAK PARENTING SESI 1 POLA ASUH TERHADAP ANAK ALA ALKITAB


THEMA                                                 : RESTORE MY HEART

AYAT THEMA                                     : Maleakhi 4:6

TUJUAN                                               :

  1. Anak-anak mengerti siapa dan bagaimana karakter Bapa kita di Surga
  2. Anak-anak bisa punya hubungan yang dekat dan intim dengan TUHAN
  3. Anak-anak dengan mudah bisa menyembah Tuhan karena punya gambaran Bapa yang benar
  4. Anak-anak belajar menghormati orang tua dan dipulihkan hubungannya dengan orang tuanya.

PEKAN ROHANI ANAK diadakan dalam 3 gelombang

Lanjutkan membaca “PEKAN ROHANI ANAK PARENTING SESI 1 POLA ASUH TERHADAP ANAK ALA ALKITAB”

Featured

SINOPSIS PEKAN ROHANI ANAK DENGAN THEMA; RESTORE MY HEART/ PEMULIHAN HATI BAPA MALEAKHI 4: 5-6


SINOPSIS

PEKAN ROHANI ANAK

GBI DIASPORA SEJAHTERA

MALANG

 

THEMA                                                 : RESTORE MY HEART

AYAT THEMA                                     : Maleakhi 4:6

TUJUAN                                               :

  1. Anak-anak mengerti siapa dan bagaimana karakter Bapa kita di Surga
  2. Anak-anak bisa punya hubungan yang dekat dan intim dengan TUHAN
  3. Anak-anak dengan mudah bisa menyembah Tuhan karena punya gambaran Bapa yang benar
  4. Anak-anak belajar menghormati orang tua dan dipulihkan hubungannya dengan orang tuanya.

PEKAN ROHANI ANAK diadakan dalam 3 gelombang

 

GELOMBANG 1. Seminar dan KKR Parenting

  1. Sesi 1. Pola Asuh dalam Keluargaku

Tujuan  :

  • Agar tiap orang tua dapat memahami pola asuh seperti apa yang selama ini dia terapkan dalam mendidik dan mengajar anak dalam keluarganya
    • Agar pola asuh yang salah dapat diubah menjadi pola asuh yang benar
    • Agar ayah dan ibu memiliki kesepakatan menggunakan pola asuh yang sama
    • Agar ada pertobatan pada orang tua yang selama ini telah menggunakan pola asuh yang salah.
  1. Sesi 2. Abba Bapa

Tujuan  :

  • Agar tiap orang tua dapat mengerti siapa dan bagaimana karakter Bapa kita di surga
  • Agar tiap orang tua memiliki hubungan yang dekat dan intim dengan TUHAN
  • Agar orang tua dapat dengan mudah menyembah Tuhan karena punya gambaran Bapa yang benar
  • Agar orang tua dapat mendidik dan mengajar anak dengan pola keluarga kerajaan sorga, yaitu dengan memiliki hati Bapa.
  • Disertai dengan altar calling

 

GELOMBANG 2.

Minggu, 10 Juni 2018, Pk 16.00

Anak-anak usia PG, TK dan SD kelas 1-3 dalam kelas Kecil, perkiraan jumlah anak kelas kecil 120 anak.

Anak-anak usia 4-6 SD, dan SMP serta SMA dalam kelas Besar, perkiraan jumlah anak kelas besar secara keseluruhan 100-110 anak

 

  1. Sesi 1. Bapaku yang Baik.

Minggu 10 Juni, 16.00 sampai selesai.

Dibagi kelas Besar ( Kls 3,4,5 SD, SMP dan SMA, dan Kelas Kecil ( PG, TK, Kls 1,2,3 SD)

Tujuan  :

  • Anak-anak mengenal siapakah Bapa Surgawi mereka, bagaimana karakterNya, dan siapa saja wakil Bapa di dunia ini.

 

Senin , 11 Juni 2018, Pk 08.00- selesai / malam , di rumah ret-reat Pasionis Bandulan.

Perkiraan jumlah anak secara keseluruhan 100-110 anak

  1. Sesi 2. Dia adalah Bapaku.

Senin, 11 Juni 2018, Pk 08.00-10.00

Puji-pujian digabung, setelah itu ; Pembagian kelas sbb:

Kelas gabungan                                ; Anak-anak usia 4-6 SD, SMP serta SMA

Tujuan  :

  • Anak-anak mengampuni figur bapa duniawi mereka yang rusak ( otoliter, tidak bertanggung jawab, pilih kasih, dll), dan tetap menghormatinya.

 

  1. Sesi 3. Mengumpulkan Kepingan Hatiku yang Hancur

Senin, 11 Juni 2018, Pk 10.30-selesai

KELAS A                                ; Anak-anak usia 4-6 SD,

dan KELAS B       ; SMP serta SMA

Tujuan  :

  • Anak-anak memahami apa akibatnya bila gambar bapa rusak
  • Mengajak anak-anak memahami bahwa mereka membutuhkan pemulihan

 

  1. Sesi 4. Lukaku itu Telah Sembuh

Senin, 11 Juni 2018, Pk 16.00- selesai

Tujuan  :

  • Anak-anak mengambil langkah untuk dipulihkan dan
  • Doa tantangan / Altar Call

 

  1. Restore My Family

Senin, 11 Juni 2018, Pk 18.30 ( sementara anak-anak makan) Sesi Parenting 0,5 jam

Pk 19.00- 19.30 Sesi Orang tua bersama anak

Tujuan  :

  • Orang tua dan anak mengalami pemulihan hubungan.
  • Orang tua berkomitment untuk menjadi orang tua yang mendidik dan mengajar anak-anak dengan penuh kasih sayang
  • Anak-anak berkomitment untuk menghormati dan mengampuni orang tua.

 

  1. Api Unggun ( Disertai kehadiran orang tua)
  • Orang tua dapat melepaskan doa dan harapan dengan menumpangkan tangan pada anak-anak
  • Anak-anak dapat mengungkapkan ucapan terima kasihnya pada papa dan mama dengan memberikan gift pada mereka

 

  1. Sesi 5. Upah yang Menantiku

Selasa, 12 Juni 2018 , Pk 08.30 selesai

KELAS A                                ; Anak-anak usia 4-6 SD,

dan KELAS B       ; SMP serta SMA

Tujuan  :

  • Anak-anak mengerti apa upah dari menghormati Bapa
  • Anak-anak mengerti apa upah dari menghormati bapa.

 

 

 

 

 

 

GELOMBANG 3.

Minggu, 8-9  Juli 2018,

Anak-anak usia PG, TK dan SD kelas 1,2,3

Perkiraan jumlah anak secara keseluruhan 120

Anak-anak akan dibagi kelas sbb:

Kelas A                 : Usia PG dan TK

Kelas B                  : Usia SD 1-3

 

  1. Sesi 1. Bapaku yang Baik. ( telah dilaksanakan besamaan dengan Gelombang 1)

Minggu 10 Juni, 16.00 sampai selesai.

Tujuan  :

  • Anak-anak mengenal siapakah Bapa Surgawi mereka, bagaimana karakterNya, dan siapa saja wakil Bapa di dunia ini.

 

  1. Sesi 2. Jadi Anak yang Taat dan Hormat pada Orang Tua

Minggu 8 Juli 2018, Pk 15.00 -16.30

Anak-anak akan dibagi kelas sbb:

Kelas A                 : Usia PG dan TK

Kelas B                  : Usia SD 1-3

Tujuan                  : Anak-anak memutuskan untuk hidup sebagai anak yang taat dan menghormati orang tua.

 

  1. Sesi 3. Akibat tidak taat dan tidak hormat pada orang tua

Minggu 8 Juli 2018, Pk 16.30- 18.00

Anak-anak akan dibagi kelas sbb:

Kelas A                 : Usia PG dan TK

Kelas B                  : Usia SD 1-3

Tujuan                  : Anak-anak mengetahui apa akibatnya bila tidak taat dan tidak menghormati orang tua.

 

  1. Sesi 4. Upah yang menantiku

Senin, 9 Juli 2018, Pk 08.30 di Taman Rekreasi Selecta Kota Wisata Batu

Anak-anak digabung dalam kelas raya, PG-TK dan SD 1,2,3

Perkiraan jumlah anak secara keseluruhan 120

Tujuan  :

  • Anak-anak mengerti apa upah dari mentaati dan menghormati orang tua

 

 

FOLLOW UP kelas Besar SD 4,5,6, SMP dan SMA

Ibadah biasa, pemaparan 1 arah melalui khotbah

Durasi 2 jam dari jam 15.00 sampai jam 17.00 sudah termasuk PAW dan Altar Call.

Tujuan:

  1. Anak-anak dapat menentukan sikap selanjutnya, setelah PRA berlangsung 1 bulan ini. Apakah mereka akan menyerah:
    • ketika menghadapi kenyataan hidup yang mungkin tidak berjalan mulus,
    • ketika manakala orang tua mereka juga tidak bertobat,
    • ketika manakalah orang tua mereka belum bertobat,
    • atau proses pertobatan mereka tidak bisa diharapkan terjadi secara instan.
    • Ketika manakala pertobatan anak-anak ditertawakan, dianggap tumben, dan ditunggu bisa bertahan sampai kapan, tidak dipercayai bahwa mereka sungguh-sungguh ingin berubah, tidak mendapat dukungan dll.

Ataukah mereka akan berjalan terus dalam keputusan yang sudah diambil untuk:

  • Menjadi anak Bapa Surgawi yang KEKAL
  • Mengampuni figur orang tua, sebagaimana pun keadaan dan perlakuan mereka terhadap keluarga
  • Taat pada orang tua
  • Tetap menghormati orang tua
  • Mengamali upah dari Tuhan atas setiap ketaatan dan menghormati orang tua.

 

Featured

SEMINAR GURU/ PARENTING ; GENERASI TANPA NAMA YANG MEMBAWA DAMPAK YANG LUAR BIASA


GENERASI TANPA NAMA

YANG MEMBAWA DAMPAK

LUAR BIASA

 

Setiap generasi ada namanya, setiap pribadi ada namanya. Tetapi jika ada pribadi-pribadi di dalam Alkitab, yang mana kisah nyata dari kehidupan mereka  diangkat ke permukaan, tetapi tidak dicantumkan nama mereka, pastilah Tuhan memiliki maksud di dalamnya.

  • Adalah seorang gadis pelayan Naaman. Tidak dicatat namanya.
  • Adalah seorang kemenakan Paulus. Tidak dicatat namanya.
  • Adalah seorang anak laki-laki yang memberikan bekalnya berupa lima roti dan dua ikan. Tidak dicatat namanya.

Hal-hal ini yang saya catat mengenai mereka, walaupun nama mereka tidak mungkin ada dalam catatan kita, karena kita tidak misa mengarang nama mereka.

  1. Mereka semua adalah anak-anak kecil biasa yang dipakai Tuhan secara luar biasa.
    1. II Raja-raja 5:1-19. Gadis pelayan Naaman, adalah seorang anak kecil. Seorang budak biasa. Seorang tawanan perang yang ada di negeri asing. Menjadi anak kecil asing di negeri orang
    2. Kisah Para Rasul 23: 12-22. Kemenakan Paulus, juga adalah seorang anak muda biasa. Alkitab tidak menulis siapakah saudara perempuan Paulus itu ( mama dari anak ini) nama mamanya siapa , tidak dicatat. Banyak orang beranggapan bahwa pada saat Paulus menjadi orang Kristen, keluarganya mengusir dia. Anggapan ini melalui pernyataan Paulus dalam Filipi 3:8 “………aku telah melepaskan semuanya.”
    3. Yohanes 6: 1-14. Seorang anak laki-laki yang membawa bekal berupa lima roti dan dua ikan. Seorang anak laki-laki biasa. Tidak diketahui siapa orang tuanya. Dia bukan dari keluarga yang terkenal, bukan anak siapa-siapa. Hanya anak laki-laki dari keluarga biasa saja. Sudah terlalu sering kita menganggap anak-anak kecil adalah anak-anak biasa. Mereka hanyalah anak kecil. Tidak ada yang istimewa dalam hidup mereka.

Sekarang mari kita lihat, dari anak-anak kecil biasa ini, yang mereka lakukan sepertinya hal-hal biasa/ tampaknya sepele saja.

  1. Mereka semua melakukan sebuah perkara yang tampaknya kecil saja.
    1. Gadis Pelayan Naaman. Hanya memberikan informasi saja, namun informasi ini bisa menjadi berbeda karena yang keluar dari :
      1. Iman seorang anak kecil, bahwa SEKIRANYA TUANKU MENGHADAP NABI YANG DI SAMARIA ITU, MAKA TENTULAH NABI ITU AKAN MENYEMBUHKAN DIA DARI PENYAKITNYA. Padahal tahu sendiri, KUSTA tidak ada obatnya.

Informasi yang keluar dari Iman kepada Allah Israel yang hidup. Iman itu bisa menular !!

  1. Seorang anak yang semestinya meratapi nasipnya, karena jauh dari keluarga, dan dari kecil sudah dijadikan budak. Meratapi nasipnya, karena mempertanyakan mengapa Allah Israel yang hidup menempatkannya di rumah keluarga Naaman, memang keluarga terhormat, tetapi sayangnya tuannya itu penyakitan. Penyakit menular lagi. Namun itu tidak terjadi, dia tidak meratapi diri, tetapi justru memiliki empaty terhadap tuannya.

Informasi yang keluar dari seorang anak yang memiliki empaty yang besar terhadap kesusahan orang lain.

  • Hati seorang anak kecil yang tidak kepahitan karena dia dijadikan budak, tetapi justru dia punya kasih kepada tuannya, ingin melihat tuannya sembuh.

 

Informasi yang keluar dari seorang anak yang memiliki kasih yang murni.

 

  1. Tidak memposisikan Tuannnya sebagai musuh/ bangsa kafir/ percuma saja berbicara perkara rohani pada orang kafir, TIDAK SAMA SEKALI, tetapi memposisikan dirinya sebagai keluarga bagi mereka. Oleh karena itu perkataannya didengarkan.

 

  1. Kemenakan Paulus juga sama dengan gadis pelayan Naaman itu, hanya sekedar memberikan informasi, namun informasi ini bisa menjadi berbeda karena keluar dari :
    1. Seorang kemenakan yang mengasihi pamannya.
    2. Seorang kemenakan yang melindungi pamannya.
  • Seorang kemenakan yang berani bertindak.
  1. Seorang kemenakan yang teliti dan taat akan petunjuk dari orang dewasa akan apa yang harus dia lakukan kepada orang –orang dewasa di sekitarnya.
  2. Seorang kemenakan yang tahu bagaimana menjaga rahasia, dan menata ucapan dengan cermat.
  3. Seorang kemenakan yang kata-katanya didengarkan orang dewasa di sekitarnya.

 

  1. Seorang anak pembawa 5 roti dan 2 ikan ini , hanya sekedar memberikan bekalnya sebagai bekal seorang anak kecil, namun pemberian bekal ini bisa menjadi berbeda karena keluar dari:
    1. Anak ini mengijinkan Yesus mengambil roti dan ikan itu dari genggamannya. Dia bermurah hati dengan memberikan bekalnya kepada YESUS.
    2. Anak ini tidak mencari haknya, semisal menjual roti dan ikan itu, atau menuntut sebagai orang pertama yang mendapat roti dan ikan dari Yesus, atau sebagai orang yang harus membawa pulang sisa 12 bakul itu. Anak ini mau melepaskan, merelakan, menabur, memberikan apa yang ada padanya dengan tulus.

 

  1. Dampak apa yang kemudian terjadi dari tingkah laku anak kecil biasa, dengan hal yang tampaknya sepele yang mereka katakan/ kerjakan:
    1. Gadis Pelayan Naaman: Setelah dia memberi informasi, hal-hal besar seperti inilah yang terjadi sesudah itu.
      1. Naaman betul betul ke Israel dan singkat cerita dia benar-benar disembuhkan dari kustanya. Tubuhnya kembali pulih dan ia memiliki tubuh seorang anak, dan ia menjadi tahir. ( II Raj 5: 14)
      2. Ternyata itu semua hanyalah sebuah PERISTIWA yang membawa kepada sebuah PENGAKUAN IMAN NAAMAN “ Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada ALLAH kecuali di Israel. II Raj 5:15
  • Bayangkanlah ketika kesembuhan ini tersiar ke seluruh negeri Aram, karena Naaman adalah panglima raja Aram, seorang yang terpandang di hadapan raja Aram, dan sangat disayangi. ( II Raj 5:1)
  1. Bayangkanlah ketika kesembuhan ini juga tersiar di seluruh Israel, karena Naaman masuk melalui surat jalan yang ditujukan kepada Raja Israel ( II Raj 5:6-8), yaitu raja Yoram bin Ahab.
  2. Tidak sampai di situ saja, ternyata Benhadad, raja Aram, atasan daripada Naaman, musuh bebuyutan orang Israel, pada akhir hayatnya justru meminta petunjuk Allah Israel, melalui nabi ELISA. II Raja 8:7-10.
  1. Kemenakan Paulus: Karena dia berperan dipakai Tuhan menyelamatkan nyawa Paulus, inilah hal-hal besar yang terjadi setelah peristiwa penyelamatan nyawa itu:
    1. Paulus dapat bersaksi kepada Feliks, wali negeri
    2. Paulus dapat bersaksi kepada Perkius Festus, wali negeri.
  • Paulus dapat bersaksi kepada Raja Agripa dengan Bernike , kepala-kepala pasukan dan orang-orang terkemuka di kota itu , kota Kaisarea ( Kis 25:23)
  1. Paulus dapat bersaksi kepada 276 jiwa di kapal yang membawa Paulus ke Roma. Kis. 26:10, 27: 21-26. Mereka mendengar tentang nubuatan Paulus, dan kesaksian Paulus tentang pelayanan malaikat Tuhan atas mereka, dan itu semua tergenapi.
  2. Paulus dapat bersaksi kepada Penduduk pulau Malta dan para penumpang kapal yang selamat sampai di Malta , melihat Paulus dipagut ular dan tidak mati Kis 28: 3-6
  3. Paulus dapat bersaksi kepada Gubenur Publius di Pulau Malta, mengalami pelayanan kesembuhan, karena ayahnya yang sakit disembuhkan Kis 28:8
  • Paulus dapat bersaksi kepada Orang-orang sakit di Pulau Malta mengalami pelayanan kesembuhan. Kis 28: 9
  • Dua tahun lamanya Paulus tinggal di Roma di rumah sewaan, dan ia melayani semua orang yang datang kepadanya. Di Roma Paulus memberitakan Kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus.
  1. Dan surat-surat ini ditulis Paulus setelah peristiwa –peristiwa itu:
    1. Efesus
    2. Filipi
    3. Kolose
    4. I Timotius
    5. II Timotius
    6. Titus
    7. Filemon
    8. Dan kemungkinan Ibrani juga ditulis oleh Paulus
  2. Setelah anak pembawa 5 roti dan 2 ikan ini menyerahkan bekalnya pada Yesus:
    1. Ada pemecahan masalah, karena keterbatasan kas ; 200 dinar saja, sudah malam, tempat ini sunyi
    2. Ada ucapan syukur dari Yesus kepada Bapa
  • Sebanyak yang mereka kehendaki
  1. Mereka kenyang
  2. Ada sisa 12 bakul
  3. Terjadi mujizat
  • Peristiwa ini dipakai Yesus untuk mengajarkan kepada murid-murid-Nya untuk menaruh percaya pada Yesus. Matius 16:5-12.

Ternyata seorang anak kecil biasa, dengan yang dilakukannya tampaknya sepele, ternyata memiliki dampak yang DAHSYAT, dampak yang TIDAK BIASA-BIASA SAJA.

 

Tapi satu hal yang kita harus catat baik-baik, bahwa:

Anak –anak ini, tidak mungkin muncul begitu saja, tanpa ada orang-orang yang mengajar, mendidik, membesarkan mereka:

  1. Gadis pelayan Naaman, nama ibunya tidak dicatat, nama ayahnya tidak dicatat. Merekalah yang mengajar dan mendidik gadis ini, sehingga ketika dia pergi jauh dari rumah, tinggal di negeri asing, hatinya tetap murni, empaty, beriman dan kata-katanya berdampak besar bagi dua bangsa, dan bagi para pemimpin bangsa.
  2. Kemenakan Paulus, nama ibunya ( yang adalah saudara Paulus) tidak dicatat, nama ayahnya tidak dicatat. Apakah kemenakan Paulus yang sangat mengasihi Paulus, melindungi dan pemberani ini ada di bawah didikan Paulus? Bisa saja, tetapi Alkitab tidak mencatat hal itu dengan detail.
  3. Anak yang membawa 5 roti dan 2 ikan ini, tidak dicatat siapa nama ibunya, siapa nama ayahnya, tetapi anak ini adalah anak yang bermurah hati, anak yang tidak menuntut hak-haknya, berrela hati untuk melepaskan apa yang dia miliki. Apakah anak ini satu-satunya di keluarganya yang selalu ikut Yesus kemana pun Yesus mengajar? Kita juga tidak tahu apakah anak ini ada di peristiwa-peristiwa pengajaran Yesus di lain waktu.

Mari kita menjadi ORANG-ORANG TIDAK BERNAMA, saat mempersiapkan anak-anak TANPA NAMA INI.

Pelayanan anak memang tidak menjadi pelayanan yang BERNAMA.

Tidak pernah ada yang bertanya; Siapa guru S M di sini?

Yang ditanya, seputar: Pendeta, WL, Pemusik, Fulltimer, dll

Bukan pelayanan bergengsi, saat kita menjadi seorang ayah dan ibu bagi seorang anak, yang menjalankan peran kita dengan sebaik mungkin sebagai seorang pengajar dan pendidik.

Bukan sebuah tindakan yang populer saat kita SEBAGAI ORANG TUA , merayakan ulang tahun anak bersama keluarga, mendoakan doa berkat bagi mereka, menuntun mereka untuk saat teduh, mengantar mereka ke gereja, memperkenalkan pada mereka pengalaman kita bersama dengan TUHAN, dll Mengajak mereka berenang, mengantar mereka les, menemani mereka membuat PR, mendorong talenta mereka berkembang, dan memberikan peluk cium yang  limpah, atau sekedar menjemput mereka ke sekolah, menyetrika seragamnya dan mengatakan “Kamu hebat!”

Bukan tindakan yang populer , saat kita mempersiapkan bahan pengajaran, mempersiapkan metode kreatif dan alat peraga, browsing net dan ngeprint, mengumpulkan barang-barang yang mungkin akan berguna, mendoakan mereka satu demi satu, dan mungkin juga mengelap ingus mereka, menepuk pundak mereka dan berkata “Tuhan Yesus mengasihimu.” Berkunjung ke rumah mereka dan mengajar mereka menari atau menyanyi untuk TUHAN.

Sama sekali tidak ada yang mencatat, memberi point bagus atau memberi acungan jempol.

Tetapi percayalah, sebagai orang tua tak bernama, dan sebagai guru guru tak bernama, kita sedang mempersiapkan generasi tanpa nama, tapi bisa memberi bekal kepada mereka, NILAI NILAI DALAM KEHIDUPAN, yang membuat mereka bisa memberi dampak yang besar.

Contoh:

Nilai nilai; Empaty ( seperti gadis pelayan di rumah Naaman ini), Mengasihi dan Taat serta Cerdas ( seperti Kemenakan Paulus), atau Bermurah Hati seperti anak pemberi 5 roti dan 2 ikan ini.

Masih banyak nilai-nilai lain yang bisa kita TANAMKAN kepada mereka.

Tidak perlu mencari nama, karena Tuhan yang tahu nama-nama semua alatNya untuk mencetak generasi yang takut akan TUHAN ini.

 

Featured

JARINGAN DOA ANAK KOTA WISATA BATU; DUDUK MENANGIS BAGI BANGSA


JARINGAN DOA ANAK

KOTA WISATA BATU

DUDUK MENANGIS BAGI BANGSA

3 Mei 2018

 

Persiapan guru:

  • Kertas HVS sejumlah anak
  • Gunting , 5 anak bisa bergantian 1 gunting
  • Sepidol hitam kecil
  • Pensil warna, 1 box bisa dipakai untuk 5 anak
  • Lilin tetes warna putih
  • Korek api
  • Koran alas / Agar tidak mengotori gereja

 

Setelah kita beberapa minggu ini berdoa dengan thema BERDIRI BAGI BANGSA ( dengan tokoh; Daniel) , lalu juga kita berdoa dengan thema MEMBELA BANGSA ( dengan tokoh: Ester)

Sekarang ini kita akan berdoa dengan thema DUDUK MENANGIS BAGI BANGSA.

Mari tiap anak mengambil selembar kertas seperti ini,

Dan buatlah buku tanpa jilid seperti ini

Siapkan kertas seperti ini.
lipat menjadi dua seperti ini, kita sebut LIPATAN PERTAMA
Lipat lagi pada LIPATAN KE DUA
Lipat lagi pada LIPATAN KE TIGA
Buka kembali lipatan ke tiga tadi, sampai ketemu lipatan pertama di mana ada 4 kotak seperti ini. Gunting dari bawah ke ke titik tengah. Perhatikan bagian alas yang digunting adalah bagian lipatan kertas ( jangan terbalik, perhatikan pada photo kiri atas, ada bagian kertas yang sengaja saya lengkungkan sedikit untuk menunjukkan bagian kertas tersebut kepada anda)
Hasil lipatan dan guntingan dibuka, akan jadi seperti ini
cubit kanan kiri yang lipatannya menonjol, lalu arahkan kebawah, menjadi seperti ini
Tarik terus menjadi seperti ini
rapikan semua lipatan, sehingga menjadi BUKU TANPA JILID seperti ini

Materi SM yang juga menggunakan metode membuat Komic ini dapat anda klik pada tautan ini

 

Setelah kita beberapa minggu ini berdoa dengan thema BERDIRI BAGI BANGSA ( dengan tokoh; Daniel) , lalu juga kita berdoa dengan thema MEMBELA BANGSA ( dengan tokoh: Ester)

Sekarang ini kita akan berdoa dengan thema DUDUK MENANGIS BAGI BANGSA.

Mari tiap anak mengambil selembar kertas seperti ini,

Dan buatlah buku tanpa jilid seperti ini

Kita  akan dapatkan sbb:

  1. Halaman sampul depan
  2. Halaman isi 1
  3. Halaman isi 2
  4. Halaman isi 3
  5. Halaman isi 4
  6. Halaman isi 5
  7. Halaman isi 6
  8. Halaman sampul bekalang

Mari kita sekarang akan membuat KOMIK WAJAH.

Komik ini khusus bergambar WAJAH saja.

Dan kita akan buat tetes-tetes lilin ini sebagai AIR MATA TIMBUL/ berupa kolase/ gambar timbul.

 

Kita akan buka Nehemia pasal 1

Dan perhatikan , tiap anak akan membuat komik sbb:

  1. Halaman sampul depan; berisi dudul DUDUK MENANGIS BAGI INDONESIA
    1. Terserah, pada sampul depan ini akan digambari apa, apakah bendera Indonesia, ataukah peta Indonesia, ataukah orang-orang Indonesia, dll
    2. Tetapi Judul DUDUK MENANGIS BAGI INDONESIA harus jelas tertulis pada halaman judul ini
  2. Halaman isi 1
    1. Wajah Nehemia sebagai juru minuman raja Artahsasta, SEDANG TERSENYUM ( Nehemia 1:11 ketika itu Nehemia ini juru minuman raja. Betapa senangnya tinggal di istana, dengan jabatan yang bagus dan dengan semua keperluan yang lengkap tersedia.
    2. NEHEMIA adalah seorang PRIA.
    3. Boleh ditambahkan gambar gelas gelas di sekitarnya
    4. Tambahkan awan percakapan dengan kata-kata “Ini minumannya , raja!”
  3. Halaman isi 2
    1. Wajah Hanani SEDANG SEDIH , waktu menceritakan kepada Nehemia keadaan Yerusalem yang ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela ( Nehemia 1: 1-2)
    2. Boleh disekitarnya digambarkan tembok yang roboh atau pintu yang terbakar.
    3. HANANI adalah seorang PRIA, dia saudara dari Nehemia, jadi muka mereka mungkin saja mirip
    4. Tambahkan awan percakapan dengan kata-kata “Ohhhwwwww….”
  4. Halaman isi 3
    1. Wajah Nehemia menangis dan berkabung ( Nehemia 1:4) ketika mendengar berita yang menyedihkan tentang bangsanya, negaranya tercinta, yang sangat jauh di sana.
    2. Teteskan lilin pada wajah Nehemia agar tampak seperti tetesan air mata ( ini dilakukan terakhir sekali, setelah gambar sampai halaman sampul belakang telah selesai)
    3. Supaya gambar ini nanti bisa cukup menampung air mata, dari tetesan lilin, maka buatlah gambar wajahnya BESAR, jangan terlalu kecil.
    4. Tambahkan awan percakapan dengan kata-kata “ Hiks hiks hiks…”
  5. Halaman isi 4
    1. Wajah Nehemia yang berpuasa ( Nehemia 1:4) selama beberapa hari
    2. Buatlah wajah lapar pada Nehemia
    3. Tambahkan awan percakapan dengan kata-kata “Uhhhggggghhhrrr” ( seperti orang yang lapar)
  6. Halaman isi 5
    1. Wajah Nehemia yang berdoa ( Nehemia 1:4) selama beberapa hari
    2. Pastinya matanya terpejam, dan sedang bersungguh-sungguh berdoa
    3. Tambahkan awan percakapan dengan kata-kata “ Oh…Tuhan…!”
  7. Halaman isi 6
    1. Wajah Nehemia BERSYUKUR , pada saat Tuhan Allahnya yang murah melindungi dia, sehingga permintaannya untuk pulang ke negara asalnya, dikabulkan oleh raja ( Nehemia 2: 8 C)
    2. Tambahkan awan percakapan dengan kata-kata “ Engkau Baik, Tuhan.”
  8. Halaman sampul bekalang
    1. Di halaman sampul ditulis : AKU CINTA INDONESIA
    2. Terserah, pada sampul depan ini akan digambari apa, apakah bendera Indonesia, ataukah peta Indonesia, ataukah orang-orang Indonesia, dll
    3. Boleh juga gambar di sampul depan dan sampul belakang itu bersambung.

Selama anak-anak menggambar, teruskan anda sebagai pembicara untuk menjelaskan peristiwa dimana Nehemia ini duduk menangis bagi bangsanya

Jika ada penjelasan yang sangat penting, minta mereka untuk berhenti sejenak dari menggambar, ajak mereka berdiri dan minta mereka menaruh tangan mereka di telinga, sambil sedikit membungkukkan badan, dan ambil 1 menit/ 0,5 menit untuk menjelaskan apa yang ingin anda jelaskan, setelah dipastikan mereka mengerti, barulah mempersilahkan mereka menggambar lagi

 

Kesimpulan oleh guru.

Nehemia begitu mengasihi bangsanya, dia mau meninggalkan kenyamanannya di negeri asing, untuk pulang dan membangun kembali tembok Yerusalem yang sudah roboh temboknya dan pintu-pintunya telah terbakar.

Indonesia juga bagaikan kota yang temboknya bolong di sana –sini, dan pintunya terbakar di sana-sini.

Sangat membutuhkan bantuan kita, air mata kita, doa kita, dan sangat membutuhkan HATI KITA yang menaruh Indonesia pada pundak kita, untuk kita doakan terus, untuk kita gendong terus, untuk kita doakan terus.

Ayo kita berdoa untuk bangsa kita, agar Tuhan membuat bangsa kita memiliki tembok yang kokoh, dan pintu pintunya bisa dibangun kembali.

 

Akhiri acara ini dengan DOA SYAFAAT bagi Indonesia

Tembok-tembok ini ada bagian-bagiannya:

  • Kelompok 1, Tembok Ideologi yang kokoh
  • Kelompok 2, Tembok Politik yang kokoh
  • Kelompok 3, Tembok Ekonomi yang kokoh
  • Kelompok 4, Tembok Sosial yang kokoh
  • Kelompok 5, Tembok Budaya yang kokoh
  • Kelompok 6, Tembok Pertahanan dan Keamanan yang kokoh

Dan pintu-pintu ini juga ada namanya

  • Kelompok 7, Pintu Utara Indonesia, dijagai oleh Tuhan. ( baik darat, laut dan udara)
  • Kelompok 8, Pintu Selatan Indonesia, dijagai oleh TUHAN. ( baik darat, laut dan udara)
  • Kelompok 9, Pintu Barat Indonesia, dijagai oleh TUHAN. ( baik darat, laut dan udara)
  • Kelompok 10, Pintu Timur Indonesia, dijagai oleh TUHAN. ( baik darat, laut dan udara)
  • Kelompok 11, Semua yang keluar masuk dari dan ke Indonesia harus lewat penjagaan Tuhan, di mana semua yang najis lewat jalan UDARA tidak boleh masuk, baik itu narkoba, perdagangan gelap, orang-orang jahat yang melarikan diri ke Indonesia, maupun orang-orang jahat yang melarikan diri dari Indonesia, semua teroris, sakit penyakit, barang-barang perdagangan yang tidak membayar pajak, PEWASAT-PESAWAT ASING YANG MELINTASI UDARA DI ATAS INDONESIA TANPA IJIN, dll Tuhan menjagai perbatasan UDARA di atas semua wilayah di Indonesia.
  • Kelompok 12, Semua yang keluar masuk dari dan ke Indonesia harus lewat penjagaan Tuhan, di mana semua yang najis lewat jalan DARAT tidak boleh masuk, baik itu narkoba, perdagangan gelap, orang-orang jahat yang melarikan diri ke Indonesia, maupun orang-orang jahat yang melarikan diri dari Indonesia, semua teroris, sakit penyakit, barang-barang perdagangan yang tidak membayar pajak, ORANG-ORANG ASING YANG MAU MENCURI KEKAYAAN ALAM DI INDONESIA; KAYU, BAHAN TAMBANG, dll Tuhan menjagai perbatasan DARAT di atas semua wilayah di Indonesia.
  • Kelompok 13, Semua yang keluar masuk dari dan ke Indonesia harus lewat penjagaan Tuhan, di mana semua yang najis lewat jalan LAUT tidak boleh masuk, baik itu narkoba, perdagangan gelap, orang-orang jahat yang melarikan diri ke Indonesia, maupun orang-orang jahat yang melarikan diri dari Indonesia, semua teroris, sakit penyakit, KAPAL-KAPAL ASING YANG MAU MENCURI IKAN IKAN DAN KEKAYAAN LAUT INDONESIA, barang-barang perdagangan yang tidak membayar pajak, dll Tuhan menjagai perbatasan LAUT di atas semua wilayah di Indonesia.

 

Doakan pokok pokok doa untuk Indonesia ini DENGAN MENGANGKAT KOMIK KALIAN KE ATAS, karena kita mau mengambil keputusan DUDUK MENANGIS BAGI BANGSA INDONESIA seperti yang dilakukan oleh NEHEMIA.

 

Doa penutup; Biarlah Yesus Kristus menjadi tembok keselamatan atas Indonesia dan juga biarlah Yesus Kristus menjadi pintu keselamatan atas Indonesia.

Featured

JARINGAN DOA ANAK KOTA WISATA BATU; MEMBELA BANGSA


MEMBELA BANGSAKU

Ester Membela Bangsanya.

Yang dipersiapkan guru:

  • Baju Korea ( boleh banyak) / jika tidak ada diganti dengan selendang dan peniti
  • Aneka kostum ala Israel/ jubah, dll
  • Tongkat Raja ( bisa dibuat dari stick bambu/ sumpit yang dihiasi dengan pita/ atau beli jadi di toko mainan anak)
  • Musik latar untuk fashion show yang mendukung.

Ajak anak anak membuka kitab Ester 4:1-17

Bagi dalam

Kelompok 1: ( Ester 4 ayat 1-3)

Mempersiapkan fashion show KAIN KABUNG

Kelompok 2: (Ester 4 ayat 4)

Mempersiapkan fashion show dayang-dayang dan sida sida Ester

Kelompok 3: (Ester 4 ayat 5-9)

Mempersiapkan fashion show Hatah

Kelomok 4: (Ester 4 ayat 10-14)

Mempersiapkan fashion show Mordekai

Kelompok 5; (Ester 4 ayat 15-17)

Mempersiapkan fashion show semua orang Yahudi di Benteng Susan

Kelompok 6: (Ester 5: 1-4)

Mempersiapkan fashion show Ratu Ester dan Raja Ahasyweros

 

Perhatikan bahwa ; TIDAK SEMUA TOKOH DALAM BACAAN TERSEBUT DIFASHION SHOW-KAN hanya tokoh yang sudah saya tulis dalam draft di atas SAJA.

 

Kriteria Fashion Show:

  1. Cara berjalan sesuai dengan kisah tokoh
  2. Mimik muka sesuai dengan kisah tokoh
  3. Pakaian dan make up sesuai dengan kisah tokoh

 

Narator:

Tiap kelompok; narator oleh guru pembimbing

Narator membaca naskah sesuai dengan ayat Alkitab kelompoknya

Setelah Narator selesai membaca, barulah tokoh BERJALAN DI CATWALK

 

Kesimpulan oleh Pembicara:

  1. Ester mau menaruh empaty pada saat orang lain berkabung ( Ester 4:4)
  2. Ester mau menerima tantangan, MEMBELA BANGSANYA ( pasal 4:7)
  3. Ester mau menanggung resiko ( pasal 4: 16)
  4. Ester mau ikut berpuasa bersama dayang dayangnya ( 4:16, 5:1)/ mau membayar harganya
  5. Ester mengenakan pakaian ratu / mengikuti protokoler istana ( Ester 5:2)
  6. Raja mengulurkan tongkat perkenanannya ( Ester 5:2)

Demikian juga dengan kita, kita harus mau berdiri bagi Bangsa kita, Membela bangsa kita.

Ini isi permintaan Ester:

Ester 7:3

Karuniakanlah nyawa hamba

Karuniakanlah nyawa bangsa hamba

Karena bangsa telah dijual, dipunahkan, dibunuh, dibinasakan

 

Rencana Iblis atas Indonesia adalah, memusnahkan bangsa kita, dan membinasakan bangsa Indonesia. Lewat berbagai cara.

Mari kita berdoa bagi Bangsa kita, agar semua rencana iblis atas negara kita gagal/batal, dalam nama Yesus, dan biarlah hanya rencana keselamatan atas bangsa kita, oleh karya salib Kristus, dapat BERHASIL/ dapat nyata/ amin.

DOA SYAFAAT;

Mari kita patahkan segala kuasa pemerintahan-pemerintahan iblis atas Indonesia, penguasa-penguasa iblis atas Indonesia, penghulu-penghulu iblis atas Indonesia, dan roh-roh jahat yang menguasai Indonesia. Di dalam nama Yesus, hanya Yesus yang berkuasa atas bumi Indonesia, mengendalikan Indonesia dengan kuasa kasih Kristus, memimpin Indonesia dalam seluruh kebenaran Tuhan.

Dalam nama Yesus, Amin.

Featured

JARINGAN DOA ANAK KOTA WISATA BATU, INDONESIA JADI TERANG BAGI BANGSA-BANGSA


JARINGAN DOA ANAK KOTA WISATA BATU

KAMIS, 5 APRIL 2018

 

INDONESIA JADI TERANG BAGI BANGSA-BANGSA

Persiapan: Poster Bendera Bendera bangsa-bangsa secara internasional ( gunting kecil/kecil)

Lanjutkan membaca “JARINGAN DOA ANAK KOTA WISATA BATU, INDONESIA JADI TERANG BAGI BANGSA-BANGSA”

Featured

JARINGAN DOA ANAK KOTA WISATA BATU; BERDIRI BAGI BANGSA


BERDIRI BAGI BANGSA

Disusun dengan anugrah Tuhan oleh Grace Sumilat.

Materi ini sedianya akan disampaikan pada:

Jaringan Doa Anak Kota Wisata Batu, 12 April 2018

dan di

KONSER DOA PPA ( PUSAT PENGEMBANGAN ANAK) IO – 197 SUMBER KASIH GBI AMBARAWA , 15 APRIL 2018.

Lanjutkan membaca “JARINGAN DOA ANAK KOTA WISATA BATU; BERDIRI BAGI BANGSA”

Featured

SESI II. MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU YANG MAWAS DIRI DALAM KEHIDUPAN


MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU

YANG MAWAS DIRI DALAM KEHIDUPAN

Disusun dengan anugrah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

www.jeniuscaraalkitab.com

POWER POINT MATERI INI DAPAT DIUNDUH DI SINI

MAWAS DIRI DALAM KEHIDUPAN

Lanjutkan membaca “SESI II. MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU YANG MAWAS DIRI DALAM KEHIDUPAN”

Featured

SESI IV. MENJADI GURU YANG SELALU BERINOVASI DENGAN METODE KREATIF


MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU YANG AKTIF BERINOVASI

DENGAN BERBAGAI METODE KREATIF

Disusun dengan anugrah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

www.jeniuscaraalkitab.com

Lanjutkan membaca “SESI IV. MENJADI GURU YANG SELALU BERINOVASI DENGAN METODE KREATIF”

Featured

SESI V. MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU YANG RENDAH HATI MENGEMBANGKAN TALENTA


MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU

YANG RENDAH HATI MENGEMBANGKAN TALENTA

POWER POINT DAPAT ANDA UNDUH GRATIS DI SINI:

PENGEMBANGAN TALENTA

Talenta adalah ukuran timbangan di Timur Tengah pada zaman Alkitab sebesar 3000 syikal (sekitar 34 kilogram). Dalam zaman Perjanjian Baru satu talenta merupakan ukuran jumlah uang yang sangat besar nilainya, yaitu enam ribu dinar(Matius 18:24Matius 25:15-28)

 

Ayat Emas:

Amsal 22:29

Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya?

Di hadapan raja-raja

ia akan berdiri,

bukan di hadapan orang-orang yang hina.

 

Setiap guru sekolah minggu adalah seorang pemimpin, oleh karena itu sebelum membahas mengenai talenta, maka yang pertama kita bahas adalah, bagaimana kita mengembangkan kepemimpinan kita.

Bakat atau tidak, sebenarnya setiap orang punya jiwa kepemimpinan di dalam dirinya, tinggal bagaimana dia mengembangkannya.

Untuk kita bisa mengevaluasi sejauh mana kita sudah mengembangkan talenta kita sebagai seorang guru, maka kita akan beranjak berikutnya pada EVALUASI PENGEMBANGAN TALENTA MENGAJAR.

Pada akhir materi ini kita akan lihat bagaimana Daud mengembangkan semua potensi dalam dirinya untuk dia bisa menjadi seorang raja dan seorang pengajar yang terus mengembangkan talenta dan kapasitasnya.

Roma 12: 6-8

Demikianlah kita mempunyai karunia p  yang berlain-lainan menurut kasih karunia 3  yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat 4  q  baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman r  kita. 12:7Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar 5 ; s  12:8 jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. t  Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; u  siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan 6 , hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.

 

Kerajinan adalah sebuah kunci kepemimpinan, karena kerajinan akan membawa seseorang pada LEADING SELF/ memimpin diri sendiri.

Orang yang belum bisa memimpin diri sendiri, belum bisa juga dipercaya untuk memimpin orang lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


DIMENSI KEPEMIMPINAN

CONTOH PADA TOKOH YUSUF   DANIEL   DAUD   KUNCI KEPEMIMPINAN
Leading Self Lari dari bujuk rayu Nyonya Potifar Komitment/ ketetapan hati  (Kejadian 39:6-10) Berdoa tiga kali sehari Komitmen/ ketetapan hati ( Daniel 1:8)

sebuah disiplin rohani ( Daniel 6:11)

Disiplin rohani yang tinggi Mazmur 145:2  DISIPLIN

KOMITMEN

STAMINA ROHANI

Leading Line Memimpin penguburan ayahnya, di antara saudara-saudaranya

 

 

Pengampunan ( Kej 45:15)

 

 

Hati gembala

Kej 50:19-21

Memimpin Hanyanya, Misael dan Azarya Dapat bekerja sama ( Daniel 2:16-18)

 

Seluruh keluarga Daud menggabungkan diri pada Daud di gua Adulam Jadi teladan ( I Timotius 4:12)

 

 

PENGAMPUNAN

 

DAPAT BEKERJA SAMA

JADI TELADAN

 

HATI GEMBALA

 

MELAYANI YANG LAIN ( Matius 20:26)

Leading down Memimpin semua pegawai Potifar dan orang-orang tahanan lainnya Menjadi favour of God dan favour of Man ( Kejadian 39:1-6, Amsal 3:3-4) kuncinya adalah TAAT DAN SETIA pada Tuhan dan pada manusia.

 

Berakal budi dan bijaksana ( Kej 41:39-40)

 

Bekerja keras ( Kej 41:46, 42:6)

 

Memimpin para bawahannya di pemerintahan Setia, tidak ada suatu kesalahan atau kelalaian dalam pekerjaan (anti  human eror) ( Dan 6:5)

 

Kebijaksanaan, pengertian ( Daniel 1:20, 2:48)

 

Memiliki ratusan anak buah yang dididik dan diajar Berhati gembala yang tulus ( motivasinya lurus) Mazmur 78:72

 

Skill/ kecakapan tangan ( Mazmur 78:72)

 

 

 

SKILL/ KEAHLIAN

 

PEKERJA KERAS

 

HATI GEMBALA

 

TAAT

 

SETIA

 

Leading Up Berhasil membapaki Firaun ( Kej 45:8)  

Tahu batasan

( Kej 41:40)

Berganti-ganti raja, tetap menjadi orang kepercayaan. Dapat dipercaya ( Dan 6:3c)

 

Tidak jadi hamba uang ( Daniel 5:17)

Saul pun mengakui bagaimana pemakaian Tuhan dalam hidup Daud, dan mempercayakan keturunannya pada ikat janji dengan Daud. HIDUP BENAR

I Sam 24:18

DAPAT DIPERCAYA ( II TIM 2:2), HIDUP BENAR.

 

TAHU BATASAN.

 

BUKAN HAMBA UANG

 

Mari kita lihat, bahwa ternyata dari tabel ini, terdapat beberapa prinsip yang berulang pada semua tokoh Alkitab ( jika kita ingin meneliti tokoh lain pun boleh, agar lebih mantap dan akurat). Bahwa ternyata SKILL atau keahlian atau talenta hanya terpakai untuk Leading down/ memimpin ke bawah.

Ternyata kepemimpinan itu begitu luas cakupannya, sampai kepada leading up/ memberi pengaruh kepada atasan/ pemimpin di atas kita, bukan dengan cara menggulingkan kedudukannya, atau melakukan pemberontakan, melainkan dengan memposisikan diri sebagai orang yang memberi pengaruh positif walaupun tidak harus kita yang berada di posisi puncak.

Beri score pada kepemimpinan anda sendiri !!

Nama :……………………………………………………………………..

  Sangat kurang kurang Cukup/ rata-rata orang kebanyakan Di atas rata-rata/ bagus Bagus sekali/ excellence Catatan Pribadi
LEADING SELF
Disiplin
Komitmen
Stamina Rohani
LEADING LINE
Pengampunan
Dapat Bekerja Sama
Jadi Teladan
Berhati gembala
LEADING DOWN
Skill/ keahlian
Pekerja Keras
Hati gembala
Taat
Setia
LEADING UP
Dapat dipercaya
Hidup benar
Tahu batasan
Bukan hamba uang

 

 

EVALUASI PENGEMBANGAN TALENTA MENGAJAR

Beri Score pada pengembangan talenta anda sendiri dalam mengajar !

Nama Guru Pengajar              :

Kelas                                        :

Usia Murid                              :

PENYAMPAIAN MATERI 1 Sangat Kurang 2

Kurang

3

Masih

bisa dikembangkan

4

Bagus

5

Sangat Bagus

KETERANGAN
ASPEK MATERI Penguasaan Materi Ajar sesuai buku panduan
Satu saja pusat kebenaran yang secara jelas ditekankan dalam keseluruhan pengajaran.
Kesesuaian penjelasan dengan kebenaran dalam Alkitab
ASPEK PENYAMPAIAN KONTEN MATERI DAN DURASI Pendahuluan yang seru dan menarik
Pendahuluan = ¼ X keseluruhan durasi
Inti yang jelas dan kreatif
Inti = 2/4 X  keseluruhan durasi
Penutup yang aplikatif
Penutup = ¼  X keseluruhan durasi
Keseluruhan durasi = 1,5 X usia murid X satuan menit
ASPEK BERBAHASA LISAN Penggunaan Kalimat langsung dalam porsi sebanyak mungkin
Penggunaan Kalimat Narator ( si pencerita)
Penggunaan Kalimat tidak langsung dalam porsi yang seminim mungkin
Penggunaan kalimat selftalk
Pemilihan diksi yang imajinatif
Penjelasan proses
Penggunaan bahasa yang sesuai dengan usia murid
Intonasi yang menarik
Dinamika suara
Dinamika tempo berbicara
ASPEK ALUR Menggunakan alur cerita yang kreatif
ASPEK SOUND EFFECT Pengayaan cerita dengan menambahkan sound effect
Penggunaan perubahan resonansi suara yang mencolok untuk perubahan tokoh dan narator
ASPEK EMOSI Kentalnya emosi tokoh demi tokoh
ASPEK SETTING PANGGUNG IMAJINATIF Setting Panggung secara Imajinatif
ASPEK OBJECT LESSON Penggunaan Alat Peraga
Pergantian tokoh yang mencolok dari kostum/ property, dll
ASPEK BODY LANGUAGE Eye contact
Mimik muka yang ekspresif
Penggunaan Body Language yang pas, tidak berlebihan,tetapi juga tidak monoton
Pergantian tokoh yang mencolok dari arah tubuh
Mengajak audience berekspresi
ASPEK AYAT EMAS Ayat emas yang kreatif
ASPEK METODE Penggunaan metode kreatif atas ide dari buku penuntun
Penggunaan metode kreatif atas ide tambahan dari pribadi pengajar
ASPEK CONGREGATION MAY JOINT Melibatkan siswa sebanyak mungkin dalam proses pembelajaran
ASPEK HUBUNGAN Pendekatan pada siswa
Pendekatan pada wali murid
ASPEK TELADAN Ketepatan waktu mulai
Kebersihan kelas
HPDT ( hubungan pribadi dengan Tuhan)
Karakter
Sharing the life
ASPEK PENAMPILAN Kerapihan berpakaian
Kesopanan berpakaian
Kerapihan rambut
Make Up dan acsesories yang secukupnya dan sepadan ( bagi perempuan)

 

 

 


Mari kita lihat bagaimana Pak Guru Daud/ Papa Daud mengembangkan 8 Dimensi Kecerdasan dalam hidupnya, sehingga dia cakap mengajar para pengikut/ para muridnya dan anak-anak rohaninya.

  1. People smart: berhasil melatih orang-orang latar belakang penjahat menjadi prajurit-prajurit gagah perkasa ( I Sam 22: 1-2, II Sam 23: 8-38)
  2. Picture Smart. Untuk memimpin peperangan, Daud harus menguasai strategi perang. Menyusun strategi perang pastilah melibatkan gambar medan peperangan, dan harus dapat membayangkan situasi lapangan yang nanti akan dihadapi, ketinggiannya, arahnya, dll. Untuk dapat menguasai ini, Daud pastilah memiliki Kecerdasan Visual spatial yang tinggi sekali
  3. Self smart. Kecerdasan emosi Daud sangat tinggi, karna dia bisa melalukan jebakan-jebakan berupa kesempatan emas untuk membunuh Saul yang memusuhinya tanpa sebab, bahkan setelah dia dalam posisi sebagai seorang menantu. Dapat mendengar nasehat Abigail untuk tidak main hakim sendiri.
  4. Body smart . Daud menang melawan singa dan beruang, Daud menang melawan Goliat, Daud menang dalam peperangan-peperangan melawan musuh. Daud tangkas dalam berperang.
  5. Music smart. Sebagian besar Mazmur ditulis oleh Daud
  6. Word smart. Daud bukan hanya mengkomposisi lagu-lagunya dengan melody yang indah, namun ia juga sekaligus penulis syairnya
  7. Nature Smart. Daud 13 tahun lamanya hidup sebagai buron dikejar-kejar oleh Saul. Tentu saja dalam masa penggembaraannya sebagai buron, Daud bersentuhan dengan alam, layaknya pramuka yang bercamping selama 13 tahun. Diperkirakan Daud mengenal KB dengan menggunakan herbal, karena Daud baru punya anak setelah dia jadi raja di Hebron dan di Yerusalem, walaupun nota bene dia sudah memiliki isteri dalam masa buron.
  8. Number Smart/ Logic Smart. Daud menghitung orang-orang Lewi yang berumur 30 tahun ke atas, ternyata mereka berjumlah 38.000 orang. Dan Daud mengorganisasikan mereka semua sesuai dengan pembagian tugas masing-masing. I Tawarikh 23 :1-6

 

Marilah kita mengembangkan talenta yang Tuhan berikan dan terus mengasah kepemimpinan kita sehingga kapasitas kita bisa ditambah dan area hidup kita bisa diperluas bagi kerajaan Sorga.

7 Musuh dari Pengembangan talenta:

  1. Kemalasan untuk mengembangkan diri, karena merasa sudah puas dengan apa yang ada pada dirinya. ( Amsal 26:16) Sehingga perkataan-perkataan orang yang lebih bijaksana pun tidak didengarkan. Inilah yang dinamakan dengan sok pintar.
  2. Kemalasan untuk bekerja keras ( Amsal 20:4)
  3. Minder ( Inilah yang ditekankan oleh Rasul Paulus kepada Timotius muridnya agar jangan ada perasaan rendah diri, I Tim 4:11-12)
  4. Roh Ketakutan ( Inilah yang ditekankan oleh Rasul Paulus kepada Timotius muridnya agar jangan ada roh ketakutan, II Timotius 1: 6)
  5. Tertolak (Yefta melampiaskan talentanya untuk hal-hal negatif karena tidak bisa mengatasi rasa tertolak di dalam dirinya, Hakim-hakin 11:1, 3)
  6. Traumatik ( Yosua trauma karena nenek moyangnya pernah hampir musnah di tanah Kanaan, Yosua 1:6-7, I Taw 7:20-27)
  7. Dimanjakan oleh kenyamanan (ini tidak terjadi pada Nehemia, Nehemia 1:1, 2:1)

lihat materi lainnya di
RETREAT GURU SEKOLAH MINGGU  se kota Ambarawa dengan thema

SMART

S= Sehat

M= Mawas Diri

A= Aktif

R= Rendah Hati

T= Teladan

Lanjutkan membaca “SESI V. MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU YANG RENDAH HATI MENGEMBANGKAN TALENTA”

Featured

SESI 1. MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU YANG SEHAT ROH JIWA DAN TUBUHNYA


MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU

YANG SEHAT ROH, JIWA DAN TUBUHNYA

Disusun dengan anugrah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

www.jeniuscaraalkitab.com

Sumber bacaan: Alkitab dan

http://www.readersdigest.co.id/info-medis/5+cara+membuat+jiwa+tetap+sehat

https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/mengganggu-kesehatan-mental/

POWER POINT MATERI INI DAPAT DIUNDUH DI SINI

ROH JIWA DAN TUBUH

 RET-REAT GSM se kota AMBARAWA

13-14 APRIL 2018

Lanjutkan membaca “SESI 1. MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU YANG SEHAT ROH JIWA DAN TUBUHNYA”

Featured

TELAH TERBIT BUKU ; PEMANTIK IDE RIBUAN METODE KREATIF


 

Judul Buku                                                          : Pemantik Ide Ribuan Metode

Kreatif

Penulis                                                                 : Susan Grace H. Sumilat Widiono

S.MG

Penerbit                                                              : El Nissi Education Media

Jumlah pra halaman                                     : 10 halaman/ x halaman

Halaman                                                            : 385 halaman

Halaman full colour                                     : 41 halaman

Ukuran buku                                                    : A 5 , 14,8 cm X 21 cm

Jenis Kertas Putih                                          : hvs 100 gram

Jenis Kertas Berwarna                                 : Glossy Art Paper

Berat                                                                    : +- 650 gram

 

Cover                                                                    : doff hard cover

Harga                                                                    : Rp. 270.000,00

Ongkos kirim                                                      : jauh dekat dibawah 1 Kg ( 1 Kg bisa

memuat 2 buku dengan harga

ongkir yang sama) seluruh

Indonesia, subsidi silang

Rp 40.000,00

 

Pemesanan  Pada                                            :

  • Grace                                                                    :  (WA)  081946262599
  • Boaz Ari                                                              :  (WA)  08122690078

Keistimewaan memiliki buku Pemantik Ide Ribuan Metode Kreatif;
1. Dalam 5 menit, dapat sangat terbantu untuk memantik ide kreatif, baik untuk mengajar, menyelenggarakan acara, ataupun untuk ide apa saja.
2. Mendapatkan ide-ide kreatif yang dijamin semuanya itu ada sumber ayat Alkitabnya.
3. Membeli 1 buku saja, tetapi sekaligus dapat pembahasan metode dari kitab Matius, Kejadian dan Yosua.
4. Sekali membeli buku, dapat dipakai untuk seumur hidup, sebagai orang-orang yang dipacu dan dirangsang untuk kreatif.
5. Memiliki kelas ajar yang tidak membosankan, menjadikan materi ajar dapat terserap dengan lebih antusias.
6. Punya buku pemantik ide, yang bisa di bawa ke mana-mana…hmmm keren.

Story behind the book; Pemantik Ide Ribuan Metode Kreatif. Menggali Ide Mengajar Kreatif Dalam Lima Menit.

Saya bertumbuh di gereja yang sangat cinta pelayanan anak. Di GKT III Malang, hampir semua generasi di atas saya, terjun untuk mengajar generasi saya. Itu artinya anak-anak Pemuda terjun langsung, mengajar di gereja utama pun di pos-pos PI yang ada di berbagai tempat, tersebar di kota Malang.

Waktu kecil saya rajin ikut Sekolah Injil Liburan di kota Malang, yang selalu tidak pernah tidak, tiap tahun digelar di SAAT Malang. Kami keyang dilayani oleh kakak-kakak yang sedang menjadi mahasiswa SAAT, Malang.

Sejak kelas II SMP saya sudah terjun melayani generasi di bawah saya, meskipun saya hanya jadi guru bantu saja. Baik di sekolah minggu, maupun di koor anak-anak.

Menjadi guru sekolah minggu, tidak pernah absen dari hidup saya semenjak itu. Bahkan saat melayani Tuhan di GKKK Yogyakarta pun, meskipun tidak menjadi guru SM saya masih bersentuhan dengan anak-anak melalui paduan suara anak yang saat itu, saya melayani bersama Lincie Yang.

Ketika tahun 2010 saya dibukakan Tuhan metode kreatif, as-nya, kuncinya…saya sedemikian terkejut, karena acap kali di motor, saat mengendarai sepeda motor itulah, saya dihujani Tuhan dengan ide-ide SUB- METODE KREATIF, contoh; metode audio itu, sub metodenya adalah ; sound effect, siaran radio, musik latar, jingle iklan, dll. Sesampainya saya di rumah, cepat-cepat saya catat dalam kertas seadanya, yang mudah disambar, ballpoint ataupun pensil atau apa saja yang bisa ditemukan. Alhasil di meja banyak tumpukan kertas bertuliskan ide-ide sub metode kreatif. Saya pun berujar pada asisten rumah tangga. “Jangan berani membuang secuil pun kertas-kertas. Dan jangan berani bereskan meja belajar saja…!” Ha ha ha…tertawa saya saat mengingat masa-masa itu.

Awalnya berasal dari rasa penasaran saya akan metode mengajar yang dipakai oleh Yesus Kristus saat Dia menjadi seorang Rabi.

Jadi metode yang saya tahu, saya cari ayatnya. Apakah Yesus pakai metode itu?

Belakangan dibalik cara kerjanya, justru dari ayat demi ayat di kitab Matius, saya teliti, semua metode yang dipakai oleh Yesus.

Tercengang saya dibuatnya, karena RIBUAN…metode ternyata yang Yesus pakai dalam mengajar.
Sejak saat itu, saya mempraktekkan sendiri multi metode dalam pelayanan anak yang saya geluti di GPdI Kharisma Kalinegoro, Magelang.

Salah seorang murid saya yang saat itu telah menjadi rekan kerja di pelayanan anak, menjawab pertanyaan saya padanya; apakah dulu waktu dia kecil dan jadi murid saya, apakah saya kreatif?

Dengan lugas dia menjawab ” Waaalaaahhh… nggak sama sekali Tante…!!”

Ha ha ha ha…

Bahwasannya Tuhan yang membukakan pada saya, makanya wajar bila saat sebelum dan setelah rahasia itu Tuhan bukakan, menjadi sangat berbeda cara saya mengajar. Sangat kontras, tidak kreatif dijadikanNya kreatif.

Tuhan memang dahsyat.

Buku ini dibuat dengan linangan air mata. Karena dari setiap digelarnya seminar ini, saya pasti lembur ria berhari-hari, bahkan pernah berminggu-minggu, demi untuk memberikan kepada banyak guru, kekayaan metode dari Alkitab.

Bagaimana tidak lembur, kalau dari 8 metode inti, jadi 12, jadi 18, jadi 22, jadi 80, jadi 120, jadi dua ratus lebih..dengan sub metodenya mencapai tiga ribu lebih.

Tetapi semua air mata itu kini terbayar sudah, saat menyaksikan buku ini bisa jadi berkat bagi proses belajar mengajar di Indonesia.

Tidak ada yang lebih membahagiakan kecuali saat kita masuk dalam rencana agung Tuhan yang dahsyat atas hidup kita. Amin.

Thanks kepada Melinda Loe, seorang guru sekolah minggu saya, yang berkenan memberikan kata pengantar dalam buku ini.

Saya beruntung pernah menjadi murid beliau. Bukan pemandangan langka melihat beliau gila-gilaan dalam pelayanan anak, sebuah semangat yang diwariskan dalam hidup saya. Thanks.

Adalah GUPdI Madiun, yang menggelar seminar metode kreatif ini untuk pertama kalinya.
Orang-orang yang memberi kesempatan kita pertama kalinya, ketika kita belum dapat menunjukkan sebuah pencapaian apa pun, mereka layak diacungi jempol, karena orang-orang yang seperti ini, justru bisa melihat pekerjaan Tuhan dalam hidup kita , sangat jauh ke depan, bahkan yang kita sendiri belum bisa melihatnya. Ini yang saya namakan orang-orang yang memberikan KESEMPATAN IMAN.

Featured

MATERI JARINGAN DOA ANAK; FROM ME TO MY FRIENDS (3) STOP KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DI INDONESIA


MATERI JARINGAN DOA ANAK

KOTA WISATA BATU

FROM ME TO MY FRIENDS (3)

STOP KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK INDONESIA

Lanjutkan membaca “MATERI JARINGAN DOA ANAK; FROM ME TO MY FRIENDS (3) STOP KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DI INDONESIA”

Featured

MATERI JARINGAN DOA ANAK; FROM ME TO MY FRIENDS ( 2) – STOP HUMAN TRAFFICKING DI BUMI INDONESIA


JARINGAN DOA ANAK

KOTA WISATA BATU

1 MARET 2018

DUA BUAH ARTIKEL YANG WAJIB DIBACA PEMBICARA

SEBAGAI PERSIAPAN

MEMIMPIN DOA ANAK

 

FROM ME TO MY FRIENDS (2)

  Lanjutkan membaca “MATERI JARINGAN DOA ANAK; FROM ME TO MY FRIENDS ( 2) – STOP HUMAN TRAFFICKING DI BUMI INDONESIA”

Featured

RETREAT PELAJAR SD, SMP, SMA PRA UJIAN sesi 3. BERJUANG MERAIH CITA-CITA


BERJUANG MERAIH CITA-CITA

RETREAT SD IMMANUEL

24 PEBRUARI 2018

Disusun dengan anugrah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

Lanjutkan membaca “RETREAT PELAJAR SD, SMP, SMA PRA UJIAN sesi 3. BERJUANG MERAIH CITA-CITA”

Featured

RETREAT PELAJAR SD, SMP, SMA PRA UJIAN SESI SAAT TEDUH, MEMINTA HIKMAT DARI TUHAN


SAAT TEDUH- LEMBAR UNTUK GURU

RETREAT SD IMMANUEL TAHUN 2018

SABTU 24 PEBRUARI 2018

Disusun dengan anugrah Tuhan oleh Susan Grace Sumilat S.MG

Lanjutkan membaca “RETREAT PELAJAR SD, SMP, SMA PRA UJIAN SESI SAAT TEDUH, MEMINTA HIKMAT DARI TUHAN”

Featured

RETREAT PELAJAR SD, SMP, SMA PRA UJIAN sesi 2. INNER HEALING/ KESEMBUHAN LUKA BATIN


RETREAT PELAJAR

INNER HEALING

Download power point gratis dengan klik tautan berikut ini

INNER HEALING PELAJAR

Lanjutkan membaca “RETREAT PELAJAR SD, SMP, SMA PRA UJIAN sesi 2. INNER HEALING/ KESEMBUHAN LUKA BATIN”

Featured

MATERI DOA UNTUK JARINGAN DOA ANAK; STOP KEKERASAN PADA ANAK DI INDONESIA


JARINGAN DOA ANAK

KOTA WISATA BATU

 

Perlengkapan:

Tikar, LCD Screen, Power Point terkait, Download semua Film dan Video Lagu

Tempat sampah ( usahakan baru dan beri tas plastik, semuanya warna merah) Tempat sampah bisa 1 atau 5 susun dalam formasi lima titik salib.

Kertas dan alat tulis sejumlah anak

Sedikitnya 5 pembimbing kelompok

Power Point dapat anda unduh gratis dengan klik tautan di bawah ini:

From me to my friends

Lagu lagu yang akan diputar melalui power pojnt akan saya muat di bagian bawah materi ini.

Video di awal bisa diputar , sbb:

Video 1:

video 2

video 3

FROM ME TO MY FRIENDS

Hari ini kita akan berdoa untuk anak-anak Indonesia yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga/ atau mengalami perlakuan yang kasar dari orang tua mereka, dari guru mereka, dari orang-orang dewasa di sekitar mereka.

 

FAKTA DI SEKITAR KITA

Mari kita lihat 3 Video tentang kekerasan pada anak berikut ini.

 

APA KATA ALKITAB TENTANG HAL INI?

Bagaimana mungkin orang tua bisa kasar terhadap anaknya?

Kita akan lihat dulu: apa kata Alkitab tentang hal ini

Ternyata Tuhan menggambarkan kekerasan terhadap anak, seperti bagaimana BURUNG UNTA keras terhadap anak-anaknya. Ini disebut POLA ASUH dalam keluarga.

Demikian juga ada keluarga-keluarga yang seperti itu terhadap anaknya.

 

AYUB 39: 13-18

39:13 (39-16) Dengan riang sayap burung unta berkepak-kepak, tetapi apakah kepak i  dan bulu itu menaruh kasih sayang? 39:14 (39-17) Sebab telurnya ditinggalkannya di tanah, dan dibiarkannya menjadi panas di dalam pasir, 39:15 (39-18) tetapi lupa, bahwa telur j  itu dapat terpijak kaki, dan diinjak-injak oleh binatang-binatang liar. 39:16 (39-19) Ia memperlakukan anak-anaknya dengan keras k  seolah-olah bukan anaknya sendiri; ia tidak peduli, kalau jerih payahnya sia-sia, 39:17(39-20) karena Allah tidak memberikannya hikmat, dan tidak membagikan pengertian l  kepadanya. 39:18 (39-21) Apabila ia dengan megah mengepakkan sayapnya, maka ia menertawakan m  kuda dan penunggangnya

 

PEMBAHASAN:

Sayap burung unta tidak dapat membuat burung itu terbang, karena burung unta tidak dapat terbang.

Mengapa? Karena sayap burung itu tidak dapat menahan berat badannya, dan tulang dadanya rata sehingga tidak mempunyai ”lunas dada” sebagai tumpuan otot-otot terbang burung penerbang. Bulu-bulu burung unta, walaupun indah, tidak mempunyai filamen-filamen kecil seperti kait yang menyatu dan yang membuat bulu-bulu burung penerbang dapat menahan udara sehingga dapat terbang.

Biasanya kekerasan terhadap anak, lahir dari orang tua yang ‘tidak dapat terbang’.

Sarang burung unta tidak di bangun di puncak bukit batu yang tinggi, melainkan hanya menggali lubang dangkal di tanah yang dikelilingi gundukan yang tidak tinggi. Di situlah burung unta betina bertelur.

Biasanya kekerasan terhadap anak, lahir dari keluarga yang tidak berlindung pada Tuhan/ tidak berlindung pada batu karang, tetapi hidup membangun rumahnya di atas pasir/ alias tidak sungguh-sungguh melakukan Firman Tuhan, walaupun mendengar Firman. Jadi hidupnya tidak takut akan Tuhan. Tidak sungguh-sungguh dalam Tuhan.

Burung unta berpoligami. Dalam satu sarang terdapat banyak telur dari beberapa betina ( bisa dua sampai tiga betina)

Biasanya kekerasan terhadap anak lahir dari keluarga yang terpecah/ bercerai/ orang tua tiri/ orang tua yang tidak setia/ suka bertengkar dengan pasangannya, dll/ tidak harmonis.

Burung unta jantan mengerami telur-telur itu pada malam hari dan yang betina pada siang hari, tetapi sang induk diketahui suka meninggalkan sarangnya beberapa kali sehari pada waktu sinar matahari panas terik. Pada saat-saat seperti itu, telur-telur tersebut, walaupun cangkangnya sangat tebal, menjadi rentan terhadap kerusakan atau dapat diambil oleh binatang lain atau oleh manusia.—Ayb 39:14, 15.

 

Pola asuh kekerasan adalah: Meninggalkan, dan membiarkan.

 

 

’Memperlakukan Anak-Anak dengan Kasar.’ Pernyataan bahwa burung unta ”memperlakukan anak-anaknya dengan kasar, seolah-olah bukan kepunyaannya” (Ayb 39:16) dan ”kejam” terhadap keturunannya (Rat 4:3) telah dibantah oleh beberapa orang yang menyatakan bahwa burung unta cukup berhati-hati dalam mengurus anak-anak mereka. Walaupun kata Ibrani (rena·nimʹ) yang digunakan di Ayub 39:13 secara gramatikal dapat berlaku untuk burung unta jantan atau betina, beberapa leksikograf mengakui bahwa kata itu memaksudkan burung betina. Tampaknya memang demikian, mengingat konteksnya menyebutkan tentang telur-telur yang jelas dihasilkan oleh burung betina. Jika yang dimaksud adalah burung unta betina, ungkapan puitis sehubungan dengan ’kekejaman’ burung unta itu memang sangat beralasan karena segera setelah telur-telur menetas, yang jantan ”mengambil alih perawatan anak-anak mereka, sementara burung-burung betina biasanya pergi bersama-sama”. (All the Birds of the Bible, karya Alice Parmelee, 1959, hlm. 207) Selain itu, burung-burung yang kuat ini, baik jantan maupun betina, dengan cepat meninggalkan sarang dan anak-anak mereka begitu merasakan adanya bahaya, dan sekalipun mereka menggunakan taktik mengalihkan perhatian untuk menjauhkan musuh dari sarang, hal itu tetap merupakan perlakuan ”kasar” terhadap anak-anak yang tidak terlindung. Anak-anak burung yang ditinggalkan tanpa pertahanan itu hanya dapat terlindung karena warna bulu pemberian sang Pencipta sehingga binatang-binatang musuh tidak melihat mereka dan mengejar orang tua mereka yang melarikan diri. Demikianlah, burung unta dengan tepat dapat disebut ”kejam”, jika dibandingkan dengan banyak burung lain dan khususnya jika dikontraskan dengan bangau, yang terkenal karena dengan penyayang memperhatikan dan tanpa henti menjaga anak-anaknya.

”Melupakan Hikmat.” Burung unta dikatakan ”melupakan hikmat” dan ’tidak mendapat bagian dalam hal pengertian’. (Ayb 39:17) Para pengamat modern telah mengakui hal ini. Orang Arab mempunyai sebuah ungkapan ”lebih bodoh daripada burung unta”. (Soncino Books of the Bible, diedit oleh A. Cohen, London, 1946, Job, hlm. 205) Burung unta cenderung berlari dalam garis lengkung yang besar sehingga para pengejarnya, jika cukup banyak, bisa mengepungnya. Tetapi di lintasan yang lurus, burung unta dengan kaki-kakinya yang kuat dapat ”menertawakan kuda dan penunggangnya”. (Ayb 39:18) Sewaktu berlari, langkahnya dapat memanjang hingga 3,5 m dalam sekali ayun, dan kecepatannya bisa mencapai 70 km/jam. Sayap-sayapnya, walaupun tidak dapat digunakan untuk terbang, membantu burung itu untuk menyeimbangkan tubuhnya yang berat seraya ia berlari.

Burung unta mempunyai beberapa karakteristik yang konon membingungkan para ilmuwan yang cenderung menggolongkan burung unta sebagai burung yang ’lebih rendah atau lebih primitif’. Ia memiliki kandung kemih tempat asam urat terkumpul; organ yang merupakan karakteristik mamalia tetapi tidak dimiliki oleh burung dari famili lainnya. Ia juga mempunyai bulu mata yang melindungi matanya dari pasir yang beterbangan. Jadi, walaupun tidak cerdas, burung unta yang kuat dan cepat itu memberi kesaksian mengenai hikmat Penciptanya.

Kekuatan dan kecepatan burung unta itu hanya berlaku bila dia berlari dengan lurus, sedangkan kalau dia berlari dalam garis lengkung, burung unta dikategorikan bodoh, karena dapat dengan mudah dikepung oleh musuh jika jumlah musuh banyak.

Inilah yang dimaksudkan bahwa dalam berlari lurus, sebenarnya burung unta boleh mentertawakan kuda dan penunggangnya, namun dalam garis yang tidak lurus/ lengkung burung unta adalah bodoh.

Ini menggambarkan betapa kejamnya burung unta terhadap anaknya, meskipun dia kuat dan cepat, dia selalu cari aman buat dirinya sendiri, dengan cara membiarkan anak-anaknya diserang musuh, membiarkan anak-anaknya mati, dan sang betina malas untuk mengurus anak.

 

 

Mengapa orang tua bisa seperti burung unta memperlakukan anak-anaknya?

 

Karena hal-hal seperti ini:

Burung unta adalah ; binatang haram ( Imamat 11:13, 16, Ulangan 14: 12, 15)

Bisa bertahan tanpa air, biasa hidup di daerah tandus yang jarang ada penghuninya ( Yes 43: 19-20)

Hidup di tempat-tempat sepi dan penuh dengan iblis ( Yesaya 13:21, 34:13, Yeremia 50:39)

Gambaran Ayub tentang dirinya sendiri ketika dia di tolak dan dibenci, dia duduk di tengah-tengah abu dan sambil meratap menganggap dirinya burung unta Ayub 30:29

 

Kesimpulan: orang-orang tua yang mengalami kekerasan dari orang tua mereka , waktu mereka kecil dulu, akan juga menjadi orang tua yang melakukan kekerasan kepada anak mereka.

Ada trauma/ luka hati daripada orang tua yang  belum sembuh, sehingga dia pun melukai anak-anaknya.

 

 

POKOK DOA KITA UNTUK STOP KEKERASAN TERHADAP ANAK

DI INDONESIA

Lagu 1

  1. Berdoa untuk setiap keluarga di Indonesia, agar setiap keluarga menjadi keluarga yang bersungguh-sungguh di dalam hidup takut akan Tuhan, seperti mendirikan rumah di atas batu, bukan di atas pasir.
  2. Berdoa agar Indonesia menjadi negara yang kokoh dalam setiap keluarga-keluarga yang ada di Indonesia, sehingga keluarga bisa menjadi pondasi yang kokoh bagi bangsa dan negara. Indonesia bisa menjadi negara yang para penduduknya memiliki keluarga-keluarga yang harmonis, takut akan Tuhan, saling mengasihi dan mendidik anak-anak dengan baik.
  3. Berdoa agar pola asuh dalam keluarga-keluarga di Indonesia, bisa Tuhan ubahkan, dari pola asuh seperti keluarga burung Unta menjadi pola asuh yang baru, yang penuh kasih sayang, yang penuh perhatian, yang penuh dengan perlindungan terhadap anak-anak. Berdoa agar Tuhan memberikan hikmat dan pengertian pada tiap orang tua dalam mendidik anak-anak mereka, sesuai dengan cara-cara yang menyenangkan hati Tuhan.

Lagu 2

  1. Berdoa agar para orang tua di Indonesia dapat sembuh dari trauma masa lalu, dan diberi Tuhan keberhasilan sehingga tidak menjadikan anak-anak sebagai pelampiasan kekerasan.
  2. Berdoa agar semakin banyak digelar SEMINAR PARENTING untuk mengajar orang tua bagaimana seharusnya menjadi orang tua yang baik. Biarlah seminar semacam ini banyak diadakan oleh pemerintah, lembaga-lembaga, sekolah-sekolah, gereja-gereja, dll.

Berdoa agar semakin banyak digelar SEMINAR INNER HEALING / kesembuhan dari luka hati/ atau kesembuhan dari trauma masa kecil, sehingga para orang tua bisa sembuh dari luka hatinya dan bisa MENGHENTIKAN MATA RANTAI POLA ASUH KEKERASAN dalam keluarga kepada anak anak mereka. Biarlah seminar semacam ini banyak diadakan oleh pemerintah, lembaga-lembaga, sekolah-sekolah, gereja-gereja, dll. Doakan agar seminar-seminar semacam ini tidak memakai cara cara hypnotis, melainkan memakai cara-cara yang seperti yang Tuhan inginkan.

  1. Berdoa agar angka perceraian di Indonesia bisa ditekan/ berdoa agar tiap keluarga yang dibangun diberi keharmonisan/ kebahagiaan berumah tangga.
  2. Berdoa agar anak-anak yang menjadi korban kekerasan dalam keluarga mereka, dalam sekolah, dan di mana saja, bisa dipulihkan oleh Tuhan
  3. Berdoa agar anak-anak yang menjadi korban kekerasan bisa bertemu dengan Tuhan dan mengenal Tuhan dan bertindak untuk menjadi orang yang bisa Tuhan pakai untuk memulihkan orang-orang lain yang terluka.

Lagu 3

  1. Berdoa untuk para pelaku kekerasan terhadap anak dipertobatkan oleh TUHAN.
  2. Berdoa untuk penegakkan hukum di Indonesia terhadap masalah kekerasan terhadap anak ini agar bisa ditegakkan
  3. Berdoa untuk KPAI – Komisi Perlindungan Anak Indonesia agar bisa dipakai Tuhan untuk melindungi anak-anak Indonesia.
  4. Berdoa agar semua film yang mengandung kekerasan/ juga game mengandung kekerasan dihapuskan Tuhan dari bumi Indonesia, lewat lembaga sensor.

 

Lagu 4

SIFAT-SIFAT/ KARAKTER SEPERTI APA YANG HARUS KITA BUANG AGAR INDONESIA MENJADI NEGARA dengan PENDUDUKNYA BEBAS DARI KEKERASAN.

TULISKAN JAWABANMU DAN NANTI AKAN KITA SAMA-SAMA REMAS-REMAS DAN BUANG DALAM TEMPAT SAMPAH YANG TELAH DISEDIAKAN.

 

Dalam beberapa sifat-sifat di beberapa ayat ini, adalah sifat-sifat jahat yang bisa muncul dari orang –orang yang pada masa kecilnya/ masa dalam kandungannya adalah orang-orang yang tertolak, terbuang, terluka, dijahati, dianiaya, dibuang, dll.

Orang-orang yang seperti ini kelak ketika dewasa akan melukai orang-orang di sekitar mereka, APABILA MEREKA TIDAK SEMBUH OLEH KUASA TUHAN DARI LUKA HATI, termasuk di antaranya mereka akan melukai / kasar terhadap anak anak mereka sendiri.

Mari kita berdoa , agar orang-orang Indonesia dibebaskan/ dimerdekakan dari sifat-sifat ini, baik para orang tua, maupun anak-anak yang bertumbuh di keluarga yang kasar, agar mereka juga bisa dipulihkan dan tidak kembali menjadi orang tua yang seperti itu juga, kelak ketika mereka dewasa dan menikah nanti.

 

KELOMPOK 1

I Korintus 5:6-8

BUANGLAH RAGI KEMEGAHAN/ KESOMBONGAN

BUANGLAH RAGI YANG LAMA/ SIFAT LAMA/ SIFAT DOSA

BUANGLAH RAGI KEBURUKAN

BUANGLAH RAGI KEJAHATAN.

 

KELOMPOK 2

Efesus 4:25, 26, 29, 31

BUANGLAH DUSTA

BUANGLAH AMARAH

BUANGLAH PERKATAAN KOTOR

BUANGLAH SEGALA KEPAHITAN

BUANGLAH SEGALA KEGERAMAN

BUANGLAH SEGALA KEMARAHAN

BUANGLAH SEGALA PERTIKAIAN

BUANGLAH SEGALA FITNAH

BUANGLAH SEGALA KEJAHATAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KELOMPOK 3

Kolose 3:8-9

BUANGLAH MARAH

BUANGLAH GERAM

BUANGLAH KEJAHATAN

BUANGLAH FITNAH

BUANGLAH KATA-KATA KOTOR YANG KELUAR DARI MULUTMU

BUANGLAH DUSTA

 

 

KELOMPOK 4

Yakobus 1:19-21

BUANGLAH AMARAH

BUANGLAH SEGALA SESUATU YANG KOTOR

BUANGLAH KEJAHATAN YANG BEGITU BANYAK ITU

 

 

KELOMPOK 5

I Petrus 2:1

BUANGLAH SEGALA KEJAHATAN

BUANGLAH SEGALA TIPU MUSLIHAT

BUANGLAH SEGALA MACAM KEMUNAFIKAN

BUANGLAH KEDENGKIAN

BUANGLAH FITNAH

 

Lagu 5.

 


Saran: Semua lagu diputar menggunakan LCD/ Video, lalu anak -anak melihat teks lagu sbb:

 Lagu Siap Print bisa downlad gratis dengan klik tautan di bawah ini:

Lagu-lagu doa untuk keluarga indonesia

 

 

JARINGAN DOA ANAK

KOTA WISATA BATU

 

 

 

22 PEBRUARI 2018

 

 

 

 

 

FROM ME TO MY FRIENDS

 

 

 

BERDOA AGAR INDONESIA

BEBAS DARI KEKERASAN TERHADAP ANAK

 

 

 

BERTEMPAT DI

GBI DIASPORA SEJAHTERA

KOTA WISATA BATU

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KELUARGAKU ADALAH SORGAKU

Chella Lumoindong

 

Verse :

Aku dan seisi rumahku

Akan selalu menyembahMu

Tuhan dan Rajaku

Di dalam kasih karuniaMu

Yang hidup saling melayani

dan melayani-Mu

 

Verse

 

Chorus :

Bila Tuhan menjadi kepala rumah ini

Maka berkat kehidupan tercurah selalu

Datanglah k’rajaan-Mu

Jadilah kehendak-Mu

Kualami setiap waktu

Keluargaku adalah sorgaku.

 

Interlude

 

Verse

Chorus

Chorus

 

Coda:

Keluargaku adalah sorgaku

Keluargaku adalah sorgaku

 

PEMULIHAN KELUARGA

Maria Shandi –

Album : Waktu Tuhan

cipt Pdt. Suwandi & Maria Shandi

 

Verse:

Ini saatnya Tuhan ‘kan melawat keluargaku

ini waktunya pemulihan terjadi

 

Chorus:

keluargaku milikMu

s’lalu berharga di mataMu

Kau satukan,

Kau berkati untuk kemuliaanMu

 

Verse

Chorus

 

Chorus

 

Coda:

Kau satukan

Kau berkati untuk kemuliaanMu

Untuk kemuliaanMu

 

 

TUHAN GEMBALA KELUARGAKU

Pdt Victor Abraham

 

Verse 1:

Di saat kami berkumpul

Tuhan Yesus ada di tengah kami

 

Verse 2:

Kami bersatu hati

Merendahkan diri mencari hadirat-Mu

 

Chorus 1:

Kau bertahta di atas keluargaku

Kau berkati dan berikan pertolongan

 

Chorus 2:

Tuhan Yesus gembala keluargaku

Kami yakin Tuhan pasti buka jalan.

 

Verse 1 Verse 2

Chorus 1 Chorus 2

 

Bridge:

Kami yakin bergandengan tangan

Tuhan buka jalan kami

Buka jalan kami ooohhhh

 

Chorus 1

Chorus 2

Coda:

Kami yakin Tuhan pasti buka jalan

DOA UNTUK KELUARGA

Dinyanyikan oleh: ‘A.n. Kevin Susanto’

(Ciptaan Rea Christian)

 

Verse:

Oh, Tuhan, mohon pimpin seluruh keluarga kami
Papa mama, adik kakak, agar kami tetap bersatu
Chorus:
Saling Cinta, menyayangi, membagi kasih, sukacita
Murah hati, lemah lembut, memuliakan Tuhanku.

 

Verse

Chorus

 

Interlude

 

Verse

Chorus

 

Coda:

Memuliakan Tuhanku

INDONESIA DI HATIKU

GMS Live

Pastor Philip Mantofa

 

Verse 1

Permata khatulistiwa

sungguh biru langit dan lautnya

Indah menawan lembayung senja

menentramkan hati

 

Verse 2

Negeri yang subur dan hijau

Bagai jamrud diantara samudera

Simphoni alam permai indah berseri

Mengalun bak melodi indah dihati

 

Chorus

Indonesia slalu dihatiku

Limpahkan rahmatMu Tuhan

Jadikanlah kesayangan hatiMu

Indonesia dihatiku

 

Verse 2

Chorus

Interlude

Chorus

Chorus in modulation

 

Coda:

Indonesia dihatiku

Indonesia dihatiku

 

 

 

Featured

SINOPSIS RETREAT KELUARGA DAN KELENGKAPAN MATERI


Berhubung semua materi ret-reat ini sudah saya muat di http://www.berbagirhema.wordpress.com ( blog lain yang Tuhan percayakan), anda bisa klik tautan ini untuk tergiring ke materi tersebut.

Praise the Lord !!

 

SINOPSIS RETREAT KELUARGA

MATERI SHARING KELUARGA

KELUARGA-KELUARGA DALAM ALKITAB

SAAT TEDUH HARI KE DUA

SAAT TEDUH HARI PERTAMA

ARTIKEL 1

ARTIKEL 2

KKR INNER HEALING UNTUK KELUARGA BISA PULIH

BACAAN BERTANGGAPAN UNTUK SUAMI ISTERI

Featured

MATERI PARENTING; KESEIMBANGAN DALAM HIDUP MEMBENTUK KELUARGA YANG KOKOH


BUAH KEBENARAN KELUARGA FILIPUS

4 PEBRUARI 2018

GBI DIASPORA SEJAHTERA, KOTA WISATA BATU

IBADAH RAYA 1 DAN 2.

Lanjutkan membaca “MATERI PARENTING; KESEIMBANGAN DALAM HIDUP MEMBENTUK KELUARGA YANG KOKOH”

Featured

SESI 1 AKU BUKAN DONAT


SESI 1

AKU BUKAN DONAT

Lanjutkan membaca “SESI 1 AKU BUKAN DONAT”