DIKLAT DASAR-DASAR PELAYANAN


MENJADI PELAYAN TUHAN YANG LUAR BIASA

DIKLAT UNTUK SD,SMP DAN SMA IMMANUEL

KOTA WISATA BATU

NOVEMBER 2019

UNTUK SISWA-SISWI PELAYAN IBADAH SEKOLAH

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

 

DOWNLOAD EXCEL UNTUK TUGAS TIAP KELOMPOK:

MENJADI PELAYAN TUHAN YANG LUAR BIASA TUGAS KELOMPOK

 

Keterangan untuk pembicara:

  • Materi ini disampaikan dalam 2 sesi
  • Kita tidak menggunakan metode Power Point, melainkan hanya memutarkan Video, lalu memaparkan materi dan mengajak audience tanya jawab, di mana mereka dapat menemukan jawaban yang ada pada makalah. Setiap jawaban betul akan menambah point
  • Di sela-sela penjelasan pembicara kita mempersilahkan tiap kelompok untuk presentasi Tepuk-tepuk yang sudah mereka ciptakan, dan juga kemudian pentas mimik muka menggunakan bingkai mimik muka yang kita buat dari tali rafia. Tugas setiap kelompok ada pada format Excel yang dilampirkan juga pada materi ini/ free download. Kapan tiap kelompok maju ke depan, urutannya tidak harus persis dengan naskah, melainkan terserah pengembangan dari si pembicara itu sendiri, karena kita akan mencampurkan antara penjelasan dan praktek performance kelompok.
  • Oleh karena itu di awal kelas, mereka diberi kesempatan berlatih persiapan pentas dengan memberi waktu 15 menit untuk latihan
  • Ada papan score yang disiapkan untuk menilai setiap persiapan kelompok, ada nilai 100.75 atau 50
  • Jika materi disampaikan masih ada kelompok yang masih latihan, nilai kelompok tersebut akan dikurangi
  • Tidak semua pembahasan mengenai YOSUA kita sampaikan/ kecuali anda membuat materi ini menjadi materi PA dengan waktu yang lebih lama. Melainkan hanya yang saya cetak tebal, itulah yang kita pilih untuk kita sampaikan. Mengapa tetap saya cantumkan penjelasan mengenai Yosua secara lengkap? Karena saya ingin materi tidak kita potong, melainkan kita pilih. Sehingga materi utuh tetap bisa berguna untuk kotbah seri, PA, dll

SESI 1

APAKAH PELAYANAN ITU?

Putarkan Video 1

Pelayanan adalah bagaimana kita menempatkan diri kita sebagai seorang pelayan, melayani Tuhan, melayani sesama.

Seorang pelayan adalah seorang yang

  • mau melayani,
  • mau memberikan dirinya,
  • mau memberikan yang terbaik,
  • tidak memerlukan ucapan terima kasih,
  • dan mau melepaskan haknya.

 

MARI KITA BELAJAR DARI KERENDAHATIAN SEORANG PRIBADI YOSUA

Salah satu karakter Yosua adalah rendah hati

  1. Walaupun anak muda berpotensi ( terbukti berhasil memimpin perang melawan Amalek) dia tidak gengsi saat menjadi abdi Musa)
  2. Walaupun dia termasuk dalam dua pengintai yang dibela Tuhan, dia tidak sombong
  3. Walaupun dia termasuk dalam dua pengintai yang terbukti di tahun ke 40, tercatat bertahan bersama Kaleb bin Yefune, dia tidak sombong.
  4. Walaupun dia terpilih menjadi pengganti Musa , dia tidak sombong, tidak banyak bicara. ( Yosua 1:1)
  5. Saat bertemu Panglima Balatentara Tuhan, Yosua langsung bersujud menyembah
  6. Selalu yang diandalakan Yosua adalah Tuhan, bukan kehebatan dirinya, atau catatan kemenangannya dalam peperangan. Yos 10:25, Yos 23:1, Yos 3:5, Yos 10:42, Yos 6:16.
  7. Yos 7:9 yang dipusingkan Yosua dalam kasus kekalahan melawan kota Ai adalah nama Tuhan, bukan namanya.

Bisa jadi Yosua sangat belajar dari kesalahan Musa dan Harun, yang pernah terjadi dan dapat kita baca di Bilangan 20:2-13

Generasi Yosua adalah: Generasi yang rendah hati, tidak sombong, selalu tahu bahwa semua adalah karena anugrah dari Tuhan. Orang yang rendah hati akan selalu mengandalakan Tuhan, orang yang rendah hati akan selalu mengembalikan kemuliaan hanya bagi Tuhan, karena dia menyadari bahwa dia hanya sebagai alat di tangan Tuhan.

Presentasi kelompok 1

SIAPA SAJAKAH YANG BISA MASUK DALAM PELAYANAN

 

Putarkan Video 2

Semua orang boleh melayani Tuhan

Tetapi ada syarat dasar; yaitu; Orang yang melayani haruslah orang yang sudah lahir baru, itu adalah sebuah syarat mutlak.

Orang yang belum lahir baru, belum mengerti apa itu melayani Tuhan, dia belum tahu kasih Tuhan dan belum mengerti bagaimana mengasihi Tuhan

Tidak terbatas umur, bakat, talenta, semua bisa melayani Tuhan melalui bidang dan cara apa saja. Bidang pelayanan itu banyak sekali.

Orang yang sudah lahir baru akan bisa dilihat dari buah-buah pertobatannya.

 

MARI KITA BELAJAR DARI KEHIDUPAN YOSUA;

Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah:penuh iman

  1. Saat pulang dari pengintaian Bilangan 14
  2. Saat menghentikan Matahari dan Bulan Yosua 10: 12-14
  3. Yosua 10: 24-25, saat mengatakan bahwa semua musuh mereka akan dikalahkan oleh Tuhan.

Generasi Yosua akhir zaman adalah generasi yang penuh iman

Presentasi kelompok 2

Iman tanpa disertai perbuatan adalah mati.

Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah: hidup memberi teladan: dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan dan  kesuciannya, ( I Tim 4:12), Yos 24:15

Presentasi kelompok 3

 

SYARAT-SYARAT APA YANG HARUS KITA LAKUKAN SEBELUM KITA MASUK DALAM PELAYANAN

Putarkan Video 3

Semua orang yang sudah terima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidupnya adalah orang yang boleh melayani, karena dia telah memenuhi syarat. Namun apa yang harus kita lakukan SEBELUM kita masuk dalam pelayanan?

Semua juga adalah karena ada sebuah HUBUNGAN. Contoh bagaimana anggota keluarga saling melayani satu sama lain, semua karena ada hubungan satu dengan yang lain.

Sebelum kita melayani, kita harus TERHUBUNG dengan TUHAN, sebagai Pribadi yang kita layani

Tanpa sebuah hubungan, maka pelayanan kita hanya sekedar kegiatan, terhenti pada sebatas aktivitas. Bukan berarti akrivitasnya salah.

Hubungan erat dengan Tuhan, membuat kita melayani karena kita mengasihi Dia, melayani karena ungkapan syukur kita kepada Tuhan.

Tanpa sebuah hubungan dengan Tuhan, maka pelayanan kita tidak ada artinya. Contoh para ahli taurat, pelayanan mereka hebat, tetapi tidak artinya apa-apa.

MARI KITA BELAJAR DARI YOSUA BAGAIMANA DIA TERHUBUNG DENGAN TUHAN

Salah satu karakter Yosua  adalah cinta Tuhan, cinta rumah Tuhan, cinta hadirat Tuhan, cinta Firman Tuhan

  1. Cinta rumah Tuhan, cinta hadirat Tuhan, dia selalu rindu mendekat pada Tuhan, baik saat di Gunung Sinai, bersama Musa, baik pada saat dia ada di Kemah pertemuan, sehingga dalam kurun waktu 37 tahun berikutnya, bahkan 40 tahun berikutnya, dia didapati penuh Roh.
  2. Yosua 5: 10 merayakan paskah. Sebelum peristiwa paskah ini ada sunat massal yang diperintahkan oleh Tuhan, namun perayaan paskah ini sepertinya murni inisiatif dari Yosua sendiri. Yosua ingat tanggal di mana mereka keluar dari Mesir 41 tahun yang lalu, jadi sesudah penyunatan, maka Yosua merayakan paskah, mengenang kebaikan Tuhan kepada umat-Nya.
  3. Yosua 8:30, Yosua mendirikan mezbah di gunung Ebal bagi TUHAN.
  4. Terbukti di Yosua 8:32 dan 35, Yosua menuliskan salinan hukum Musa, dan Yosua membacakan hukum Tuhan pada bangsa Israel tanpa kecuali, tidak ada satu kata pun yang tidak dibaca olehnya
  5. Setelah negeri itu takluk kepada mereka, Yosua mendirikan Kemah Pertemuan Yos 18:1 di Silo
  6. Yosua 24: 15, Yosua memberi tantangan agar bangsa Israel tetap menyembah Tuhan

Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Egrat, atau allah orang Amori yang mengerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.

  1. Yosua 24: 1-28 Yosua mengadakan pembaharuan perjanjian di Sikhem, dengan harapan agar dengan adanya pembaharuan pernjanjian itu, bangsa Israel tetap berpaut kepada Tuhan dan tidak menyembah berhala-berhala asing yang ada di negeri itu.

Generasi Yosua akhir zaman adalah: generasi yang cinta rumah Tuhan, cinta Firman Tuhan, cinta hadirat Tuhan.

Presentasi kelompok 4

 

Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah: hidup dalam kuasa kemenangan karena berdoa dan mengandalkan Tuhan.

  1. Yosua 8: 18, 26. Lalu berfirmanlah TUHAN kepada YOSUA: “Acungkanlah lembing yang ada di tanganmu ke arah Ai, sebab Aku menyerahkan kota itu ke dalam tanganmu.” Maka Yosua mengacungkan lembing yang di tangannya ke arah kota itu…Dan Yosua tidak menarik tangannya yang mengacungkan lembing itu, sebelum seluruh penduduk kota Ai ditumpasnya.
  2. Lembing yang teracung ke arah kota Ai, menggambarkan sikap hati yang berdoa, mengandalkan Tuhan dan memperoleh kemengan dari Tuhan. Tentu saat lembing diarahkan Yosua sendiri tidak dapat ikut maju di medan perang, namun demikian, ketika dia terus mengangkat lembing itu, dia terus mengandalkan Tuhan. Sama seperti ketika Musa Harun dan Hur gagal membuat tangan tetap terangkat, maka pasukan Israel akan kalah, namun saat mana mereka berhasil mengangkat tangan Musa, maka ada kemenangan yang daripada TUHAN.

Generasi Yosua akhir zaman adalah generasi yang berdoa dan lebih dari pemenang.

Presentasi kelompok 5

 

BREAK MENJELANG SESI 2

 

BAGAIMANA CARANYA AGAR KITA BISA MELAYANI

DENGAN MAKSIMAL/ TOTAL

Putarkan Video 4

Bergantung pada motivasi kita, motivasi adalah sesuatu yang ada dalam diri kita yang mendorong kita melakukan sesuatu

Contoh berbagai motivasi dalam melayani Tuhan

  • Ingin dipuji orang, akan dirasa maksimal jika sudah dipuji orang, tetapi belum tentu maksimal di hadapan TUHAN.
  • Ingin menunjukkan siapa kita sebenarnya, akan dirasa maksimal jika sudah mendapat pengakuan dari orang lain, tetapi belum tentu maksimal di hadapan TUHAN.
  • Ingin mencari keuntungan pribadi dalam pelayanan.
  • Motivasi yang benar; yaitu untuk menyenangkan hati Tuhan, ingin memberikan yang terbaik bagi Tuhan,
    • itulah yang membuat kota totality, mati-matian memberikan yang terbaik, memberikan waktu, tidak mudah menyerah, berkorban perasaan,
    • Itulah yang membuat kita jadi orang yang persiapan, mengasah talenta, tidak akan sembrono, tidak terlambat, tidak mudah lalai.

Semua berawal dari hati yang siap, dan ingin memberikan untuk Tuhan, pasti hasilnya akan maksimal

Maksimal di sini bukan standart kata orang, tetapi yang maksimal sesuai standartnya Tuhan

Contoh seorang pemimpin pujian: persiapan dengan baik,  latihan, berdoa meminta pimpinan Roh Kudus dalam memilih lagu, mencari nada yang pas, mengurutkan lagu dengan baik, mencari kreatifitas dalam setiap lagu, menghafalkan lagu, dll. Pantang biasa-biasa saja.

Tidak perlu disuruh, melainkan pro aktif, dia akan melakukan yang terbaik

Tips : Tidak perlu pikirkan apa kata orang, karena Tuhan melihat hati kita. Manusia bisa menilai bila kita memberikan yang terbaik untuk Tuhan, kualitas pelayanan kita tetap akan terlihat ( walaupun itu bukan menjadi tujuan kita untuk dilihat oleh manusia). Apa yang mendapat nilai jempolan di depan manusia belum tentu mendapat nilai jempolan di hadapan Tuhan.

MARI KITA BELAJAR DARI YOSUA

Yosua menjadi orang terakhir yang mendapatkan pembagian tanah di Kanaan, setelah Kaleb bin Yefune dan  semua suku mendapatkan pembagian itu. Yosua 19:49-51

Di sini kita bisa melihat motivasi Yosua yang murni dalam melayani Tuhan, tidak ada niatan hati serakah, atau mencari kepentingan diri sendiri

Presentasi kelompokk 6

KUNCI KEBERHASILAN DALAM PELAYANAN

Putarkan Video 5

  • Kepekaan
    • Kepekaan didapat dari pergaulan karib dengan Tuhan setiap hari
    • Orang yang peka akan berhasil dalam pelayanannya ( jika juga disertai dengan ketaatan)
    • Kepekaan menolong kita dapat melakukan dengan cara yang tepat, pada waktu yang tepat, kepada sasaran/ orang yang tepat, semuanya dalam ketepatan sesuai dengan tuntunan Tuhan
  • Ketaatan
    • Kepekaan yang tidak disertai ketaatan percuma saja. Sebaliknya menjadi orang yang taat saja tanpa dilakukan dengan ketepatan dari sebuah kepekaan juga percuma.

 

MARI KITA BELAJAR DARI YOSUA

Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah dia adalah seseorang yang tidak pernah membantah, baik kepada Tuhan, baik kepada Musa, dia tidak pernah membantah sepatah kata pun. Ini adalah bentuk kesetiaan Yosua kepada Tuhan, Orang yang setia, akan mentaati secara mutlak. Bandingkan dengan perbantahan Musa saat pertama kali Tuhan mengutus dia, bandingkan dengan nabi Yesaya, dalam Yesaya 6:8 yang langsung berkata “Ini aku, utuslah aku!” Bandingkan dengan Timotius yang merasa masih muda, dll

Presentasi kelompok 7

 

KARAKTER LAINNYA UNTUK MENCAPAI KEBERHASILAN DALAM PELAYANAN

  1. Salah satu karakter Yosua adalah: RAJIN
    1. Ayat yang menuliskan Yosua bangun pagi-pagi dituliskan sebanyak 4 kali dalam kitab Yosua, ini semua dalam rangka Yosua bangun pagi-pagi untuk siap berperang/siap melakukan tugasnya; Yosua 3:1, Yos 6:12, Yos 7:16, Yos 8:10
    2. Oleh karena itu saat Yosua mendapati suku yang protes karena tanah untuk mereka belum merupakan lahan yang siap ditinggali , dia mengatakan bahwa mereka jangan malas, mereka harus membuka lahan itu, mereka harus bekerja keras, Yos 18:3
    3. Sebelum berkata seperti itu, terlebih dahulu Yosua sudah memberi teladan dalam hidupnya.

Generasi Yosua adalah: Generasi yang rajin, bukan generasi pemalas. Kerajinan dilatih dari perkara kecil di keseharian di rumah. Kerajinan dilatih dari bangun pagi, dan kerajinan dilatih dari bagaimana menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan baik.

Presentasi kelompok

 

  1. Salah satu karakter Yosua adalah bisa bekerja sama dengan orang lain

Bisa bekerja sama dengan orang lain, baik itu Musa, maupun Eleazar, maupun Pinehas ( anak imam Eleazar) , maupun para tua-tua Israel, para Hakim Israel, pemimpin suku, maupun itu Kaleb bin Yefune, dll, serta para pengatur pasukan ( Yos 23:2, Yos 1:10; 3:2; 8:33; 23:2; 24:1.

Generasi Yosua akhir zaman adalah generasi yang bisa bekerja sama dengan orang lain, karena mereka tidak saling iri, melainkan saling dukung dan saling menopang untuk mencapai tujuan Tuhan dalam zaman mereka.

Presentasi kelompok 9

 

  1. Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah:belajar dari pengalaman di masa lalu
  2. Saat mengelilingi Yerikho, Yosua melatih bangsa Israel untuk diam, supaya jangan bersungut-sungut- belajar dari pengalaman masa lalu. Yosua 6:10
  3. Yosua pasal 2,di mana Yosua mengutus 2 pengintai ke Yerikho, bandingkan dengan pengutusan 12 pengintai oleh Musa. Bilangan pasal 13. Yosua benar-benar berhati-hati saat mengutus 2 pengintai untuk mengintai  Kota Yerikho, karena belajar dari apa yang pernah terjadi pada pengutusan 12 pengintai di zaman Musa dulu
  4. Yosua 8: 18, 26. Yosua tidak menurunkan lembing selama peperangan, bagaimana dia belajar dari pengalaman Musa, Harun dan Hur saat mengangkat tangan di hadapan Panji-panji Tuhan.

Generasi Yosua akhir zaman adalah generasi yang belajar, generasi yang diajar, generasi yang menyerap semua pelajaran yang diberikan oleh angkatan di atasnya dan bagaimana dia mengintisarikan pengalaman hidupnya di masa lalu bersama Tuhan

Presentasi kelompok 10

 

 

  1. Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah : teliti, penuh perhatian, penuh tanggung jawab
  2. Yosua 11:15 Seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa, hamba-Nya itu, demikianlah diperintahkan Musa kepada Yosua dan seperti itulah dilakukan Yosua : tidak ada sesuatu yang diabaikannya dari segala yang diperintahkan Tuhan kepada Musa.
  3. Yosua 8:32 dan 35, Yosua menuliskan salinan hukum Musa, dan Yosua membacakan hukum Tuhan pada bangsa Israel tanpa kecuali, tidak ada satu kata pun yang tidak dibaca olehnya
  4. Yosua 18:4 Yosua memerintahkan tiap wakil dari 7 suku yang belum mendapat tanah, untuk mereka menjelajahi negeri itu dan mencatat keadaannya

Generasi Yosua akhir zaman adalah generasi yang teliti dalam bekerja, penuh tanggung jawab dan tidak lalai melainkan penuh perhatian, sehingga semua pekerjaannya tuntas

 

Presentasi kelompok 11

 

  1. Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah : mengalah, tidak serakah, tidak egois
  2. Yos 19:49 Yosua mendapatkan bagian tanah, setelah semuanya dapat bagaian, dia di urutan paling akhir.

Generasi Yosua akhir zaman adalah generasi yang tidak tamak, tidak egois, dan suka mengalah, mengasihi orang lain, dan bukan hamba uang, tidak suka suap.

(karena karakter ini sudah terbahas di bagian awal, menyangkut motivasi, maka tidak ada presentasi kelompok di bagian ini)

  1. Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah: tangguh dan bertahan, tetap stabil
  2. Yos 11:18 Lama Yosua melakukan perang melawan semua raja itu.
  3. Waktu yang tidak sebentar, butuh stamina, ketahanan, kestabilan, tidak boleh bosan, tidak boleh mudah menyerah, harus selalu menjaga kesehatan, dan terus bergaul karib dengan Tuhan. Stamina saat awal masuk sampai dia meninggal tetap dijaga terus
  4. Yosua mati di usia 110 tahun. Pada saat Yosua pasal 14/pembagian tanah Kanaan, usia Kaleb adalah 85 tahun, itu artinya kalau Kaleb jadi pengintai di usia 40 tahun, sedangkan peristiwa pengintaian itu terjadi di tahun kedua, berarti Kaleb keluar dari Mesir pada usia 38 tahun, maka 40 tahun kemudian, usianya 78 tahun pada saat memasuki tanah Kanaan, sedangkan pembagian Kanaan baru terjadi diusianya yang ke 85 tahun, itu artinya peperangan sampai pada Yos pasal 14 itu telah berlangsung selama 7 tahun. ( 78 ke 85) Tujuh tahun berperang terus menerus bukan suatu kurun waktu/durasi yang sebentar.

Generasi Yosua akhir zaman adalah generasi yang tangguh, bertahan, dan tetap stabil dalam stamina rohani, jiwani maupun fisik. Menjaga kesehatan rohani, jiwani dan jasmani

Presentasi kelompok 12

 

  1. Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah

Pada saat bangsa Israel memenangkan peperangan melawan sekumpulan musuh yang terdiri dari kumpulan/sekutu dari beberapa negara/beberapa raja, maka Yosua melakukan sesuatu yang kreatif, dia menjadikan raja-raja itu sebagai alat peraga untuk dia berbicara kepada bangsa Israel.

Yosua 10: 24-25

Setelah raja-raja itu dikeluarkan dan dibawa kepada Yosua, maka Yosua pun memanggil semua orang Israel berkumpul dan berkata kepada pra panglima tentara, yang ikut berperang bersama-sama dengan dia:

”Marilah dekat, taruhlah kakimu ke atas tengkuk raja-raja ini.”

Maka datanglah mereka dekat dan menaruh kakinya ke atas tengkuk raja-raja itu.

Lalu berkatalah Yosua kepada mereka :

”Janganlah takut dan janganlah tawar hati, kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab secara itulah akan dilakukan TUHAN kepada semua musuhmu, yang kamu perangi.”

Efesus 1:15-17

Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.

Saat ada iman kepada Tuhan, dan kasih kepada sesama, maka Tuhan berikan Roh hikmat dan wahyu ini. Tujuan pemberian Roh Hikmat dan wahyu ini adalah untuk mengenal Tuhan dengan benar.

Ketika seseorang mengenal Tuhan dengan benar, dia jadi pribadi yang cerdas, kreatif, pandai, smart, karena selalu bergaul /mengenal/Seorang Pribadi Pencipta/Creator itu sendiri.

Presentasi kelompok 13

 

  1. Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah dia adalah seseorang yang gigih, tak kenal lelah

Hal tersebut nampak pada ayat-ayat sbb:

Yos 10:29 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel berjalan terus

Yos 10:31 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel berjalan terus

Yos 10: 34 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel berjalan terus

Yos 10:35 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel bergerak maju

Yos 10:38 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel kembali ke Debir, lalu berperang melawannya.

Yos 10:40 tidak seorangpun yang dibiarkannya lolos ( kalimat semacam ini masih banyak lagi di ayat-ayat lainnya)

Generasi Yosua akhir zaman adalah generasi yang gigih dan tidak mengenal lelah dalam meraih apa saja kesempatan positif yang Tuhan bukakan di hadapannya untuk mencapai tujuan ilahi dalam hidupnya.

 

Presentasi kelompok 14

 

  1. Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah: Penuh Roh ( a man in whom is the Spirit) Bil 27: 18, lewat penumpangan tangan dari Musa, Yosua juga memiliki roh kebijaksanaan ( the spirit of wisdom) Ulangan 34: 9

Generasi Yosua akhir zaman adalah generasi yang penuh dengan Roh Kudus.

Presentasi kelompok 15

 

  1. Salah satu karakter Yosua yang berikutnya adalah: setia melayani TUHAN. Kesetiaannya dalam melayani Musa menjadi suatu dasar dia bisa menjadi pelayan Tuhan yang setia juga. Sampai akhir hayatnya, pada akhirnya Yosua yang selama ini dalam kepemimpinannya selalu dibayang-bayangi oleh nama besar Musa sebagai Hamba Allah, pada akhir hidupnya juga mendapat gelar yang sama, Yosua bin Nun, hamba Allah. Mengapa seperti itu? Karena Yosua sendiri telah hidup melayani Tuhan dengan setia, tidak saja setia melayani Musa, tetapi juga setia melayani Tuhan sampai akhir hayatnya.
  2. Ayat yang membahas Yosua sebagai abdi Musa muncul 4 kali:
    1. Keluaran 24:13
    2. Kelauran 33:11
  • Bilangan 11: 28
  1. Yosua 1:1- di ayat ini bertemulah penyebutan Yosua sebagai abdi Musa dengan Musa sebagai hamba Tuhan.
  1. Musa sebagai Abdi Allah
    1. Ulangan 33:1 ( the Man of God)
  2. Musa sebagai Hamba Tuhan , muncul 15 kali , 1 kali saja muncul di kitab Ulangan, sedangkan sisanya 14 kalinya ditulis di kitab Yosua. Yosua hidup dibawah bayang-bayang gelar kebesaran Musa di mata bangsa Israel sebagai ‘Hamba Tuhan’/ the servant of the Lord.
    1. Ulangan 34:5 ( the servant of the Lord)
  • Yosua 1:1, di ayat ini bertemulah penyebutan Yosua sebagai abdi Musa dengan Musa sebagai hamba Tuhan.
  • Yos 1:13
  1. Yos 1:15
  2. Yos 8:31
  3. Yos 8:33
  • Yos 11:12
  • Yos 12:6 ( 2 X)
  • Yos 13:8
  1. Yos 14:7
  • Yos 18:7
  • Yos 22:2
  • Yos 22:4
  • Yos 22:5

Presentasi kelompok 16

 

  1. Namun perlu diperhatikan, setelah sekian lamanya Yosua memimpin bangsa Israel merebut Kanaan, mendudukinya, dll, akhirnya pada akhir hidup daripada Yosua , dia dikenal sebagai Hamba Tuhan, tertulis 2 kali,
    1. Yos 24:29 ( Joshua the son of Nun, the servant of the Lord), Yosua bin Nun, hamba Tuhan itu.
  • Hakim-hakim 2: 8. Yosua bin Nun, hamba Tuhan itu.

 

Presentasi kelompok 17

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s