Andalan

KANAL YouTube BARU UNTUK MATERI KOTBAH JENIUS CARA ALKITAB


Materi kotbah saya, dimuat di website ini, dan sebenarnya ada blog khusus yang memuatnya, adalah http://www.berbagirhema.wordpress.com

Belakangan ini saya merekam kotbah saya untuk tujuan ditayangkan di YouTube, sehingga tidak harus hadir di ibadah yang sama, tetap dapat mendengarkan ulasan kotbahnya.

Kunjungi kanal YouTube saya yang baru:

https://www.youtube.com/channel/UCKouy8jYfVOBDvB2SMIlKug?view_as=subscriber

Selamat menikmati rhema yang luar biasa, haleluya!!

Andalan

KOTBAH JCA 42 BERLINDUNG PADA TUHAN


BERLINDUNG PADA TUHAN (word)

exel , sbb:

BERLINDUNG PADA TUHAN

ringkasan untuk dimuat di warta , sbb:

BERLINDUNG PADA TUHAN RINGKASAN

terjemahan Video:

HYRAX/ PELANDUK

Di gunung Hermon ada sekelompok hewan bernama Hyrax Batu, disebut begitu karena mereka tinggal di bebatuan.

Mereka berjemur di siang hari untuk mendapatkan panas sebanyak mungkin.

Mereka bermasalah dengan identitas mereka, karena bentuk mereka seperti tikus, namun sebenarnya keluarga spesies terdekat mereka itu adalah Gajah

Meskipun mereka mamalia, namun mereka ini seperti kadal yang harus menghangatkan tubuh.

Jadi  berjemur di siang hari adalah hal yang sangat serius bagi mereka, setiap menit mereka mendapatkan sinar matahari itu bisa menjaga mereka untuk bertahan hidup dengan tetap hangat di malam hari yang sangat dingin.

Namun bersantai di tempat terbuka seperti ini, adalah sangat bahaya. Juga membuat mereka menjadi target yang berbahaya, dan Hyrax adalah makanan favourite dari Elang Hitam.

Kelompok ini ada dalam bahaya.

Dan kesempatan Elang Hitam untuk menyerang mereka adalah secara diam-diam, dan matahari menjadi alat terbaik bagi Elang Hitam untuk memburu si Hyrax. Elang akan menukik dengan sudut yang konsisten , satu garis arah lurus dengan matahari, sehingga Elang Hitam berharap bahwa si Hyrax tidak mungkin dapat menantang pandangan ke Matahari yang menyilaukan untuk melihat arah datangnya si Elang Hitam ini. Jadi Elang Hitam menjadikan matahari semacam jubah yang menyilaukan bagi mangsanya.

Namun ternyata Hyrax memiliki adaptasi yang unik, di mana mereka mempunyai mata yang retinanya berwarna, sehingga dapat sedikit melindungi pupil mata mereka, hal ini memungkinkan saat mereka menatap matahari, mereka tidak akan merasa silau. Hal ini membuat mereka dapat tetap melihat matahari, dan dari arah mana datangnya si Elang Hitam ini.

Oleh karena itu, ketika Elang Hitam datang menyerang, mereka dapat langsung kabur, untuk lari ke rumah mereka.

 

 

 

Tulisan yang lengkap dapat dibaca di :

http://www.berbagirhema.wordpress.com

Andalan

DOKUMENTASI SIL THE EXCELLENCE GENERATION GPDI SILOAM KOTABUMI LAMPUNG 2019


Shalom,

 

Berikut saya muat semua dokumentasi GPDI Siloam Kotabumi Lampung, yang menyelenggarakan SIL dengan thema The Excellence Generation, 2019.

 

Terima kasih kepada Ibu Femmy Tamibaha yang bersedia berbagi dengan kita semua. Tuhan Yesus memberkati luar biasa GPdI Siloam Kotabumi Lampung.

Semoga jadi berkat

SIL GPdI SILOAM 2019
EXCELLENT GENERATION
PERCOBAAN ILMIAH SESI 1
BUKU ACARA.

Sil GPdI Kotabumi 2019
EXCELLENT GENERATION
Kakak Pembina Latihan
Ayat Thema:Ulangan 28:13

Sil GPdI Siloam Kotabumi 2019
EXCELLENT GENERATION
Tim Kelas, SEMANGAT PANTEKOSTA
Raph Ayat Emas.

SIL GPdI Siloam Kotabumi
EXCELLENT GENERATION, sesi 1
Gues star game.

SIL GPdI SILOAM KOTABUMI 2019
EXCELLENT GENERATION, sesi 1
Percobaan Ilmiah.

 

 

 

Raph ayat mas EXCELLENT GENERATION 2019 GPdI SILOAM

Ayat Mas
SIL GPdI SILOAM 2019 EXCELLENT GENERATION.

EXCELLENT GENERATION 1-7

 

Sesi 3, manusia hidup bukan hanya makan nasi goreng

EXCELLENT GENERATION SESI 1-3

 

 

 

 

 

Andalan

TIPS MENGAJAR DI KELAS BAYI


TIPS MENGAJAR DI KELAS BAYI

( Usia 0-18 bulan)

 

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

 

 

 

Prinsip pengulangan

  1. Semua cerita, lagu dan ayat harus diulang oleh ibu di rumah setiap hari, Semua cerita, lagu dan ayat harus diulang oleh ibu di rumah setiap hari, misalnya lagu akan diluang ibunda setiap kali si kecil mandi, ayat akan diulang bunda saat si kecil minum asi, cerita akan diulang si bunda saat si kecil menjelang tidur, dlsb, terserah pengaturan si bunda.
  1. IBU ADALAH GURU YANG SEBENARNYA
  2. Ibu akan mendapat materi tertulis untuk mengajar di rumah, sama seperti yang didapat bayi di sekolah minggu
  3. Bayi akan mendapat buku ayat mas, untuk diperkatakan bersama ibunda di rumah setiap hari
  4. Bayi akan mendapat buku tempel, untuk menempelkan gambar gambar yang dibagikan guru di kelas

 

Agenda kelas bayi

  • Doa Pembuka
  • Pujian pendek
  • Firman Tuhan / cerita Alkitab bergambar
  • Ayat hafalan singkat
  • Masing- masing Ibu berlatih bernyanyi nyanyian yg sama pada anak, dibimbing oleh guru sekolah minggu
  • Masing- masing Ibu berlatih bercerita cerita yg sama pada anak, dibimbing oleh guru sekolah minggu
  • Masing- masing Ibu berlatih memperkatakan ayat  yg sama pada anak, dibimbing oleh guru sekolah minggu
  • Doa penutup
  • Bermain

 

Tips mengajar di kelas bayi

  1. Kendalikan volume suara anda, karena bayi tidak nyaman dengan suara keras
  2. Kendalikan nada suara anda, hindari resonansi dada/ suara rendah, karena bayi tidak nyaman dengan suara rendah/resonansi dada.
  3. Pakai warna yang mencolok untuk warna alat peraga, warna gambar, warna kostume guru. Khususnya penting memakai warna-warna dasar, seperti MERAH, KUNING, BIRU. Hindari warna-warna yang tidak tegas, seperti misalnya warna pastel.
  4. Tidak perlu merasa terganggu dengan bayi yang mungkin sedang tidur, sedang menangis, sedang usil, sedang mengompol, dll, teruslah mengajar dengan lancar. Percayakan bahwa IMAN TIMBUL DARI PENDENGARAN, DAN PENDENGARAN OLEH FIRMAN KRISTUS. Selama saat kita mengajar bayi mendengar dengan jelas, maka iman mereka akan bertumbuh.
  5. Gunakan paling banyak 2 kata dalam suatu frase, ketika memimpin doa yang ditirukan.
  6. Intonasi yang jelas dan kata-kata yang jelas benar-benar diperlukan dalam setiap perkataan guru.
  7. Sambut anak-anak dengan menyentuh mereka, membelai mereka. Doakan mereka dengan menumpangkan tangan atas mereka. Perbanyak sentuhan anda disertai kata-kata yang menguatkan. Misalnya; “Rita cantik.” “Rudy hebat.” “Lidya manis.” Dll
  8. Doa berkat untuk bayi bisa berupa, meminta kesehatan, kecerdasan, ketenangan, buat setiap bayi-bayi yang ada di kelas.
  9. Tuntun orang tua untuk mengikuti semua prosedur pengajaran di rumah, dengan mendorong mereka untuk tekun, dan tidak bosan-bosan mengevaluasi sejauh mana penerapan materi di rumah oleh orang tua/ pengulangan materi.
Andalan

PEMBAPAKAN DAN PENGIBUAN GENERASI OLEH ELIA AKHIR ZAMAN- edit Agustus 2019


FREE DOWNLOAD MATERI SEMINAR PEMBAPAKAN DAN PENGIBUAN GENERASI

PEMBAPAKAN

Mohon maaf, saya sudah berusaha upload power point tetapi tidak berhasil, mungkin karena file terlalu besar.

 

SESI XII

IBADAH PENUTUP DAN PENGUTUSAN

 

PEM-BAPAK-AN

DAN PENG-IBU-AN GENERASI

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

 

GENERASI YANG DILANDA FATHERLESS

Fatherless, adalah sebuah kondisi yang sangat memprihatinkan, bilamana terjadi tidak hadirnya atau tidak berfungsinya seorang ayah pada sebuah generasi.

Bagaimana Fatherless bisa terjadi?

  • Melalui perceraian yang memisahkan anak-anak dari ayahnya. Angka perceraian yang terus meningkat di akhir zaman ini semakin mencetak lebih banyak lagi generasi fatherless.
  • Melalui kesibukan seorang ayah dalam pekerjaannya, yang tidak memiliki keseimbangan dengan kehidupan berkeluarga, membuat banyak sekali anak-anak yang memiliki ayah, tetapi tidak merasakan fungsi seorang ayah.
  • Melalui kematian ayah
  • Melalui keterpisahan karena pekerjaan ayah yang jauh di luar kota.
  • Melalui ketiadaan figur ayah, karena seorang ayah yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya ( karena berbagai faktor penyebab hal ini)
  • Melalui seorang ayah yang meninggalkan keluarganya begitu saja, atau meninggalkan keluarganya karena dipenjara/ menjalankan proses hukum
  • Melalui seorang ayah yang tidak harmonis dengan ibu dan tidak memperdulikan anak-anaknya
  • Melalui sebuah hubungan sex di luar nikah yang menyebabkan anak-anak dilahirkan tanpa ayah secara hukum dan secara kehadiran
  • Melalui sebuah kelahiran seorang anak akibat adanya seorang perempuan yang menjadi korban perkosaan.
  • dll

Fatherless? Beberapa temuan yang didokumentasikan dari buku Father’s Connection by Josh; (http://www.kepunton.com/GBIS/berita-305-fatherhood.html)

  • Ketidakhadiran ayah merupakan faktor utama yang lebih kuat dari kemiskinan yang menyebabkan anak-anak dibawah umur melanggar hukum/memberontak (Dr. Loren Mosher);
  • Kehadiran dan percakapan dengan ayah secara khusus pada saat makan malam, telah merangsang seorang anak untuk berprestasi lebih baik di sekolah (Dr. Marthin Deutsch);
  • Ketidakhadiran ayah secara emosi maupun fisik mengakibatkan rendahnya motivasi untuk pencapaian, ketidak mampuan untuk membedakan kenikmatan sesaat dengan akibat yang akan datang, rendah diri, dan cenderung dipengaruhi oleh kelompok dan pelanggaran hukum anak di bawah umur (DR Armand Nicholi).

 

Bagaimana bila memang ayah jasmani daripada generasi ini tidak hadir dan juga tidak berfungsi? Ada dari antara para ayah ini bisa pulih, tetapi tidak sedikit dari antara para ayah ini juga tidak bisa pulih.

Maka kita sebagai pembimbing rohani daripada generasi ini, kita harus memposisikan diri kita untuk membapaki mereka dalam Fatherhood. Mengapa ini wajib? Karena Tuhan mau kita berjalan dalam roh dan kuasa Elia di akhir zaman ini. Bergerak untuk membapaki dan mengibui generasi ini.

 

BERJALAN DALAM ROH DAN KUASA ELIA

 

Maleakhi 4: 5-6

Sesungguhnya Aku akan mengutus Nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.

Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya ( RESTORASI KELUARGA) supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

LEB He will change parents’ attitudes toward their children and children’s attitudes toward their parents. If not, I will come and reclaim my land by destroying you.”
NRSV ©

 

bibleoremus Mal 4:6

He will turn the hearts of parents to their children and the hearts of children to their parents, so that I will not come and strike the land with a curse.
REB He will reconcile parents to their children and children to their parents, lest I come and put the land under a ban to destroy it.

 

Lukas 1: 15-17

Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya.

Ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada TUHAN, Allah mereka, ( RESTORASI ROHANI BANGSA)

Dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan

hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi TUHAN suatu umat yang layak bagi-Nya.

 

Mari kita padukan kedua ayat ini, dengan perenungan sbb:

 

Hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu bisa berarti kedatangan Mesias di eranya Yohanes Pembabtis.

Hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu juga bisa berarti kedatangan Kristus kedua kaliNya

Yohanes Pembabtis adalah nabi yang berjalan dalam roh dan kuasa Elia, untuk mempersiapkan kedatangan Kristus sebagai Mesias.

Kita adalah Elia-Elia akhir zaman yang juga mempersiapkan suatu umat yang layak bagi kedatanganNya ke dua kali, di akhir zaman.

 

Ketika tidak didapati suatu umat yang layak bagiNya, maka yang terjadi adalah Tuhan akan memukul bumi sehingga musnah.

Oleh karena itulah, agar Tuhan tidak memukul bumi hingga musnah, diperlukan Elia-Elia akhir zaman yang melakukan RESTORASI KELUARGA

Tugas Yohanes Pembabtis melakukan RESTORASI BANGSA ternyata dibarengi juga dengan tugas untuk melakukan RESTORASI KELUARGA

Kunci daripada restorasi bangsa adalah restorasi keluarga.

 

Frase ini pada Maleakhi ‘dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya’ TIDAK ADA DI LUKAS

Tetapi frase ini pada  Lukas ‘dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar’ TIDAK ADA DI MALEAKHI

Kedua frase ini sinonim

Versi Lukas menjelaskan apa yang ditulis di Maleakhi

Artinya ketika hati orang tua ( hati bapa di beberapa versi terjemahan dalam bhs Inggris diterjemahkan sebagai Parent/ orang tua, jadi itu termasuk hati bapak dan hati ibu ) berbalik pada anak-anaknya, maka hati anak-anak juga akan berbalik pada orang tuanya.

Nah ketika anak-anak berbalik pada orang tuanya, yang terjadi adalah, akan ada pertobatan pada orang-orang durhaka ( kaum pemberontak) sehingga mereka menjadi orang orang yang berpikir secara benar ( PERUBAHAN PARADIGMA/ RESTORASI PARADIGMA)

Perubahan paradigma salah satunya dan yang paling fundamental/ mendasar adalah melalui RESTORASI KELUARGA.

Jadi gampangnya kronologis/ urut-urutan peristiwanya sbb:

  • Elia akhir zaman dipenuhi Roh Kudus
  • Elia akhir zaman merestorasi bangsa
  • Elia akhir zaman merestorasi bangsa dan juga merestorasi keluarga
  • Restorasi keluarga dimulai dari restorasi para orang tua terhadap anak-anak mereka
  • Restorasi keluarga dilanjutkan dengan restorasi anak-anak terhadap orang tua mereka
  • Ketika restorasi terjadi anak-anak yang memiliki pola pikir durhaka ( pemberontak) berubah menjadi anak-anak yang berpikir secara benar, restorasi paradigma terjadi
  • Ketika restorasi keluarga dan restorasi paradigma ini terjadi maka yang terjadi adalah terwujudnya suatu umat yang layak bagi-Nya
  • Ketika umat yang layak bagi-Nya terwujud, maka Tuhan tidak akan memukul bumi sehingga musnah

 

Apa hubungannya antara restorasi keluarga dengan restorasi bangsa adalah….

  • Ketika orang tua berfungsi dengan baik, maka anak-anak juga akan taat dan hormat pada orang tua
  • Ketaatan dan penghormatan pada orang tua akan memunculkan daftar berkat sbb
    • Lanjut umur ( keluaran 20:12
    • Baik keadaanmu ( ulangan 5:16)
    • Berbahagia ( efesus 6:1)
    • Mendapat tanah dari tuhan/ property ( keluaran 20:12)
  • Ketika setiap pribadi mendapatkan ini , maka restorasi bangsa pasti otomatis terjadi.

Oleh karena itu, generasi yang fatherless/ motherless harus dilayani dengan Pembapakan dan Pengibuan Generasi secara Rohani, dalam hubungan ayah dan ibu rohani di dalam TUBUH KRISTUS.  Semua itu dikarenakan,  tidak tentu restorasi dapat terjadi pada keluarga inti, tetapi mesti dimunculkan Elia-Elia di akhir zaman untuk menghadirkan restorasi generasi yang berdampak pada restorasi bangsa. Kitalah Elia-Elia itu !!

 

DIMULAI DARI

BAGAIMANA TUHAN MENJADI AYAH DAN IBU BUAT KITA

Permulaan bagaimana guru mengalami Tuhan sebagai ayah dan ibu, menjadikan seorang guru dapat menjadi ayah dan ibu bagi generasi yang Tuhan percayakan.

Sifat seorang ibu juga ada pada TUHAN. Karena Tuhan menciptakan pria dan wanita serupa dan segambar dengan Allah. Namun kita tidak pernah menyebutnya sebagai Tuhan Ibu. Kita tetap memanggil Dia, Bapa yang Kekal.

  1. Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun Tuhan menyambut aku. Itu adalah kalimat yang keluar dari mulut Daud. Mazmur 27:10
  2. Induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya- adalah AYAM BETINA. Matius 23:37
  3. KasihNya lebih dari kasih seorang ibu. Yesaya 49:15. Tuhan juga memiliki naluri keibuan di dalam Pribadi-Nya

 

BUKAN MASALAH GENDER

I Tes 2: 7, 11

I Tesalonika 2:11

Kamu tahu betapa kami, seperti bapa terhadap anak-anaknya, telah

  • menasihati kamu
  • dan menguatkan hatimu seorang demi seorang,
  • dan meminta dengan sangat, supaya kamu hidup sesuai dengan kehendak Allah, yang memanggil kamu ke dalam Kerajaan dan kemuliaan-Nya.

I Tesalonika 2:7

Tetapi kami

  • berlaku ramah di antara kamu,

sama seperti seorang ibu

  • mengasuh
  • dan merawati anaknya.
  • Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi

Bagi jemaat di Tesalonika, Rasul Paulus yang adalah seorang Laki-laki, menempatkan diri selain sebagai bapa bagi mereka, juga sebagai ibu bagi mereka.

Seorang laki-laki yang melakukan pembapakan , tetapi juga melakukan fungsi peng-ibu-an bagi generasi.

Seorang perempuan yang melakukan peng-ibu-an, tetapi juga melakukan fungsi pembapakan bagi generasi.

Kita semua dipanggil untuk bukan hanya sebagai pendidik, melainkan sebagai Bapak atau Ibu rohani bagi generasi yang Tuhan percayakan dalam keluarga rohani kita.

 

Tugas AYAH

3 Fungsi ayah menurut I Tes 2: 11-12 adalah

  • menasehati,
  • menguatkan hati (menghibur-mendorong),
  • meminta dengan sangat/ mendisiplin

agar kita hidup sesuai dengan kehendak Allah. Ketiga hal ini sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter

Amsal  1;7, Mal 4:6 , I Tes 2: 11-12

Fungsi ayah adalah mempengaruhi kelangsungan bumi, pelayanan terpenting dalam keluarga dipegang oleh seorang ayah/suami.

Ayah/ laki-laki diciptakan Allah untuk menjadi penghasil, pemecah masalah dan berprestasi.

Apa tugas IBU ?

3 Fungsi ibu menurut I Tes 2:7 -8 adalah

  • mengasuh,
  • merawat,
  • mengasihi

Mengajar anak-anak takut akan Tuhan (Ams 1:7)

Ibu/Wanita diciptakan Allah untuk membangun hubungan

  1. Ibu sebagai seorang GURU yang mengajari anak-anaknya (Amsal 6:20) yang JANGAN DISIA-SIAKAN.

Supaya tidak disia-siakan- jangan jadi ibu yang cerewet ! Tapi kita harus dapat mengajar dengan efficient.

Supaya tidak menghasilkan generasi bebal, kita jangan suka bertengkar dengan siapa saja ( suami, anak, dll) Amsal 19:13

  1. Ibuku sekaligus sebagai seorang PENGASUH ( I Tesalonika 2: 7-8)
  2. Ibuku sekaligus sebagai seorang PERAWAT ( I Tesalonika 2: 7-8)
  3. Ibuku sekaligus sebagai seorang yang memberikan KASIH SAYANG  ( I Tesalonika 2: 7-8)
  4. Ibu harus bergandengan tangan dengan ayah KOMPAK dalam mendidik dan mengajar anak. (Amsal 1:8)- ini adalah perkataan Daud pada Salomo agar Salomo tidak menyia-nyiakan ajaran ibunya.

 

BELAJAR DARI ALKITAB

TENTANG BAGAIMANA MENJADI AYAH DAN IBU BAGI GENERASI

Sapaan  normal seorang ayah kepada anak kandungnya, tercatat dalam beberapa bagian Alkitab berikut ini;

  1. Sapaan Zakharia kepada anaknya, Yohanes Pembabtis, dalam nyanyian nubuatannya ; “hai anakku” Lukas 1:76
  2. Sapaan Ishak kepada Yakub, yang pada saat itu disangkanya sebagai Esau “Lekas juga engkau mendapatnya, anakku!” Kejadian 27:20
  3. Sapaan normal Ribkah kepada Yakub sebagai seorang ibu kepada anaknya. Kejadian 27:43
  4. Sapaan normal Naomi kepada anak menantunya “Pulanglah, anak-anakku, ..” Rut 1:11. Sapaan yang sama dapat kita lihat di Rut 1:12, 2:2, 3:1, 16
  5. Sapaan normal Imam Eli kepada Hofni dan Pinehas, anak-anaknya. I Sam 2:24
  6. Sapaan normal seorang ayah angkat kepada anak angkatnya, yaitu sapaan Imam Eli kepada Samuel. I Sam 3:16. Dari panggilan Eli kepada Samuel, dan sebaliknya Samuel kepada Eli, kita bisa tahu bahwa Imam Eli memperlakukan Samuel seperti anaknya sendiri.
  7. Sapaan normal Saul kepada Daud sebagai menantunya I Sam 24:17
  8. Sapaan normal raja Daud kepada anaknya, Absalom. II Samuel 19:4, atau kepada anaknya, Salomo I Tawarikh 22:7, 11

Kesimpulan, tidak semua penyebutan “Anakku”, atau “Bapa.”, mengandung unsur pembapakan rohani, melainkan ada juga penyebutan ini hanya berlangsung secara normal/ alamiah. Contoh, Samuel memanggil Eli dengan sebutan “Bapa.” Tidak memiliki dampak apa-apa dalam hidup Samuel, karena tidak tercatat bagaimana Eli membapaki Samuel. Berbeda kasus dengan Elisa memanggil Elia dengan sebutan “Bapa.” Memang terjadi pembapakan dari Elia kepada Elisa.

 

PEMBAPAKAN ROHANI OLEH BAPA, YESUS DAN ROH KUDUS

  1. Bapa surgawi kita sebut. BAPA II Korintus 6:18. Bapa menyebut Israel sebagai ‘anak-anak-Ku’ Yeremia 3:22. Israel sebagai Anak Sulung-Ku Keluaran 4:22
  2. Roh Kudus membuat kita bisa berseru “Ya Abba, ya Bapa.” ( Galatia 4:6)
  3. Yesus mengajarkan doa BAPA KAMI, dengan menyebut Dia dengan sebutan “ Bapa.”
  4. Yesus juga adalah Bapa kita ( Yesaya 9:6)
  5. Inilah yang terjadi pada Yesus, dalam pelayanan-Nya
    1. Sapaan Yesus kepada murid-murid-Nya ketika Dia sedang bercakap-cakap dengan mereka

Yohanes 13:33 “Hai anak-anak-Ku, hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu.

Markus 10:24 “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

  1. Sapaan Yesus kepada murid-muridNya yang kembali menangkap ikan setelah kebangkitan-Nya

Yohanes 21:5 Kata Yesus kepada mereka:

“Hai anak-anak, adalah kamu mempunyai lauk-pauk?” Jawab mereka: “Tidak ada.”

  1. Yesus mengajak Maria, Ibu-Nya untuk meng-ibu-i Yohanes, murid-Nya yang dikasihi-Nya , dan mengajak Yohanes menganggap Maria seperti ibunya sendiri

Yohanes 19:26  “Ibu, inilah anakmu!”

Yohanes 19:27  “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.

  1. Sapaan Yesus kepada seorang anak yang umurnya kira-kira 12 tahun, yang mati dan dibangkitkanNya:

Lukas 8:54 Lalu Yesus memegang tangan anak itu dan berseru, kata-Nya:

“Hai anak bangunlah!”

Markus 5:41 Lalu dipengang-Nya tangan anak itu, kata-Nya; “talita kum,” yang berarti:

“Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!”

  1. Sapaan Yesus kepada orang dewasa yang disembuhkanNya

Markus 2: 5 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu:

“Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!”

Versi kitab Matius 9:2  juga sama, Yesus menyapa orang lumpuh itu dengan sbb

 

“Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.”

 

  1. Sapaan Yesus kepada perempuan pendarahan yang disembuhkanNya

Lukas 8:48 Maka kata-Nya kepada perempuan itu:

“Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!”

Versi Markus 5:34 juga sama, dikatakan Yesus

“Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”

Versi Matius 9;22 juga sama, dikatakan Yesus

“Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.” Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.

  1. Bahkan dalam perumpamaan-Nya-perumpamaan-Nya sekalipun, Yesus juga memakai sapaan sbb;

Lukas 15: 31

Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.

 

Matius 21:28 Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: “Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.

 

Lukas 16:25 Tetapi Abraham berkata : Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.

 

Perumpamaan ini menekankan bahwa orang Yahudi selalu merasa aman, karena mereka merasa bahwa mereka adalah keturunan Abraham secara lahiriah.

Pada perumpamaan ini, dikatakan Abraham menyebut orang kaya ini dengan sebutan “Anak.”

Yesus menyebut orang Israel sebagai anak-anak-Nya. Matius 15:26

  1. Yesus menangisi Yerusalem, dan menganalogikan Yerusalem dengan diriNya seperti anak-anak ayam dengan induknya. Matius 23:37

 

BAGAIMANA BISA MENJADI AYAH  dan IBU ROHANI

BELAJAR DARI PAULUS SEBAGAI AYAH SEKALIGUS IBU ROHANI

 

Paulus juga memiliki Ibu rohani,  yaitu ibunya Rufus yang bagi rasul Paulus juga seperti ibunya sendiri Roma 16:13

Inilah yang ditulis Rasul Paulus pada suratnya kepada jemaat di Korintus, dalam terang Roh Kudus:

Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu. ( I Korintus 4:15)

 

PENDIDIK; paidagogos

PENDIDIK/ PAIDAGOGOS yaitu tutor atau wali dan pembimbing anak laki-laki. Di antara orang Yunani dan Romawi, pendidik/ paidagogos ini adalah budak yang bisa dipercaya untuk diberi tugas mengawasi kehidupan dan moral anak laki-laki agar mereka memilki kehidupan moral yang lebih berkelas. Anak-anak ini tidak diperbolehkan begitu banyak keluar rumah tanpa pengawasan mereka, sebelum mereka mencapai usia dewasa.

 

PENDIDIK DALAM KRISTUS

Pendidik dalam Kristus, adalah seorang pembimbing yang mengarahkan generasi ini secara moral, dengan nilai-nilai Kristiani, dengan standart karakter Kristus. Ternyata itu saja tidak cukup, melainkan harus masuk lebih dalam pada suatu PEMBAPAKAN GENERASI, karena pembapakan generasi adalah sesuatu hal yang berbeda dari hanya sekedar menjadi TUTOR/ PEMBIMBING ROHANI.

Ketika Rasul Paulus memberitakan injil kepada jemaat Korintus, dialah yang melalui injil Kristus, sah menjadi seorang bapa rohani buat mereka. Darah Yesus yang sama yang telah mengalir di  hati Paulus maupun di hati jemaat Korintus yang telah menerima karya Salib Kristus dan mengalami kelahiran baru di dalam Yesus. I Korintus 4:15

Banyak pendidik dalam Kristus, bahkan beribu-ribu, mereka bisa berupa pengkotbah, pembimbing rohani, rohaniawan, leader, cell group leader, penulis buku rohani, penyiar radio rohani, penulis lagu rohani,  dll. Tetapi tidak semua dari mereka adalah BAPAK ROHANI yang membapaki hidup kita. Tidak semua dari mereka adalah IBU ROHANI yang meng-ibu-i hidup kita

Banyak kali kita melakukan pengajaran, menjadi seorang Guru Sekolah Minggu, namun tidak semua dari kita telah menjalankan PEMBAPAKAN GENERASI dan PENG-IBU-AN GENERASI

Memastikan tiap anak didik menerima injil Kristus adalah syarat mutlak seorang bapak rohani dan seorang ibu rohani, yang ‘memperanakkan’ / dengan menyemaikan benih iman yang lahir dari pendengaran akan Firman Kristus  ( Roma 10:17), dan yang ‘mengalami sakit melahirkan’ untuk memperkenalkan mereka pada karya Salib Kristus.   (Galatia 4:19)

 

INILAH YANG DILAKUKAN RASUL PAULUS

UNTUK MENJADI SESEORANG YANG MEM-BAPAK-I  DAN MENG-IBU-I GENERASI

  1. Menegor anak rohani dengan motivasi terbesar adalah KASIH.

I Korintus 4: 14

Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi.

Tidak memakai cara-cara yang mempermalukan di depan umum, mengecam dan  menghakimi dengan kata-kata yang tajam,  menghancurkan keberhargaan diri, mematikan semangat.

Tetapi memakai cara-cara menegor seperti seorang bapa/ayah/papa yang merindukan pertobatan anak tanpa menginginkan kejatuhannya sama sekali.

Meminta anak-anak rohaninya membuka hati selebar-lebarnya untuk kemudian siap ditegur oleh seorang ‘ayah rohani’. Perhatikan setelah ayat 13 berikut ini, isi surat Paulus kepada jemaat Korintus adalah nasihat dan teguran.

II Korintus 6:13

Maka sekarang, supaya timbal balik—aku berkata seperti kepada anak-anakku–:Bukalah hati kamu selebar-lebarnya!

  1. Rasul Paulus meng-ibu-i jemaat Galatia, dengan cara rela menderita sakit bersalin, seperti seorang perempuan yang melahirkan, demi supaya rupa Kristus menjadi nyata di dalam mereka. Kerinduan Paulus yang sangat besar agar jemaat Galatia hidup dalam kebenaran ( Galatia 4:16), membuat Paulus berani menyatakan kebenaran kepada mereka. Bagaimana kalau hal ini membuat mereka jadi memposisikan diri Paulus sebagai seorang musuh? Di sinilah Paulus siap menderita ‘sakit bersalin’ sekali lagi, bukan untuk sebuah kelahiran baru mereka di dalam Kristus, tetapi untuk supaya anak-anaknya ini bisa hidup serupa Kristus. Dia menyebut mereka ‘anak-anakku’

Galatia 4:19 Hai anak-anakku, karena kamu aku menderita sakit bersalin lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu.

  1. Meng-ibu-i jemaat Galatia membuat Rasul Paulus dilanda rindu untuk berada di tengah-tengah mereka lagi, yang mana perjumpaan secara langsung tidak dapat digantikan dengan cara-cara lain selain kehadiran di tengah-tengah mereka, layaknya ibu yang langsung dapat berbicara dengan lebih leluasa saat berhadapan dengan anaknya secara langsung.

Galatia 4:20 Betapa rinduku untuk berada di antara kamu pada saat ini dan dapat berbicara dengan suara yang lain, karena aku telah habis akal menghadapi kamu

  1. Paulus menyebut Onesimus sebagai ‘anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara.’ (Filemon ayat 10) Bahkan Rasul Paulus menyebut Onesimus sebagai ‘dia, yaitu buah hatiku.’ (Filemon ayat 12) Sebagai bapa rohani bagi Onesimus, Rasul Paulus memperjuangkan status Onesimus di hadapan Filemon dari hamba menjadi saudara yang kekasih ( Filemon 16), dengan menghadirkan Tuhan di antara mereka. Rasul Paulus pun memperjuangkan penerimaan Onesimus, oleh Filemon, agar Filemon menerima Onesimus seperti menerima dirinya sendiri. ( Filemon 17) Rasul Paulus mau menanggung hutang Onesimus kepada Filemon, menanggung semuanya. ( Filemon 18-19) Walaupun sebenarnya Filemon juga buah dari pelayanan Paulus, Paulus tidak mau memanfaatkan hal itu.  ( Filemon 19) Sebagai seorang ayah rohani, Rasul Paulus siap menanggung hutang Onesimus.
  2. Membapaki sampai sang anak rohani, sampai si anak rohani ini, siap menjadi duta yang siap mempresentasikan gaya hidup sang ayah rohani tersebut, di dalam Kristus Yesus,  serta siap meneruskan kembali pengajaran-pengajaran dari sang ayah rohani tersebut, yang memiiki standart umum, yang mana pengajaran tersebut juga sesuai dengan gaya hidup sang ayah rohani. Jadi kedatangan sang anak rohani sebenarnya sama saja dengan menghadirkan sang ayah rohaninya. Gaya hidup dan pengajaran yang paralel, yang ditongkatestafetkan lewat pembapakan generasi. Tidak heran, Paulus menggunakan kata ‘anakku yang kekasih dan yang setia dalam Tuhan’ untuk menyebut Timotius sebagai duta dirinya.

I Korintus 4:17

Justru itulah sebabnya aku mengirimkan kepadamu Timotius, yang adalah anakku yang kekasih dan yang setia dalam Tuhan. Ia akan memperingatkan kamu akan hidup yang kuturuti dalam Kristus Yesus, seperti yang kuajarkan di mana-mana dalam setiap jemaat.

Anakku yang kekasih; adalah sebuah penggarisbawahan ekspresi kasih dari seorang bapa/ayah/papa.

Yang setia dalam Tuhan adalah sebuah penggarisbawahan suatu kentinuitas, intensitas, proses yang panjang, dan bukanlah sebuah proses instan. Ada Tuhan di antara mereka sebagai bentuk hubungan segitiga antara Tuhan, Paulus dan Timotius.

  1. Berbicara kepada generasi dengan sapaan seorang ayah kepada anak-anaknya, dengan kata “Hai anak-anak…” memposisikan diri sebagai ayah buat mereka, bukan menggurui, tetapi nasihat yang lahir dari seorang ayah kepada anak-anaknya.

Kolose 3:20 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.

Efesus 6:2 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.

  1. Menjadikan Timotius anak rohaninya, dan memberikan kepada Timotius kata-kata penguatan/ kata-kata dorongan/ kata-kata motivasi. Inilah yang membedakan antara ‘spirit ayah rohani’ dengan’spirit kompetitor’ Seorang ayah rohani tidak akan takut tersaingi oleh muridnya, justru kalau muridnya lebih sukses, dia ikut bangga sebagai ‘ayah’nya.

II Timotius 2:1 Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.

 

MELIHAT BAGAIMANA RASUL PAULUS

MEMBAPAK-I DAN MENGIBU-I TIMOTIUS SECARA PRIBADI

 

TIMOTIUS YANG DIMUNGKINKAN FATHERLESS

MENDAPATKAN PAULUS SEBAGAI AYAH ROHANI DALAM HIDUPNYA

Hubungan Paulus dan Timotius

https://myblessedlife.wordpress.com/2008/08/13/hubungan-paulus-dan-timotius/

Aku banyak belajar dari hubungan Paulus dan Timotius. Pada saat Timotius mulai mengikuti perjalanan Paulus, Timotius masih sekitar umur 20 thn-an sedangkan Paulus sepertinya sudah di atas umur 60 thn. Hubungan mereka berlangsung dalam waktu 20 thn. Ketika Timotius ditinggalkan di Efesus, Paulus memberikan berbagai nasehat untuk memimpin Efesus. Sifatnya agak pemalu dan kurang percaya diri. Dia juga sering sakit terutama masalah pencernaan. Apakah Timotius berhasil mencotohi Paulus dalam memimpin? Pertanyaan nya adalah, bagaimana Tuhan dapat menggunakan org ini menjadi penerus Paulus?

Apa yang dapat aku belajar dari Paulus dalam membimbing Timotius?

  • Paulus dapat melihat potensi seseorang dengan lebih dalam. Kecendrungan orang mencari pengganti pasti mencari yang hebat juga, seperti waktu orang Israel mengangkat Saul menjadi raja. “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah, manusia melihat apa yang kelihatan, tetapi Tuhan melihat hati” ( 1 Sam 16:7 ). Paulus memiliki visi seperti Tuhan dalam mencari dan melatih penerusnya. Dia percaya kepada Timotius dapat melanjutkan semua pengajaran dan nasehat yang telah diterima dari Paulus.
  • Paulus tidak hanya membimbing dengan cara memberikan nasehat, tapi Paulus membawa Timotius untuk mengikuti hidupnya dan hidup Kristus. Paulus mengajak Timotius keluar dari Listra, kampung halaman nya, untuk misi penginjilan ke berbagai kota. Paulus menugaskan Timotius membantu jemaat Tesalonika, Korintus, dan Filipi. Paulus juga berani mengajak Timotius ikut menderita dalam pemberitaan Firman. Paulus bukan nya mengasihani Timotius yg masih mudah dan meremehkan dia. Paulus justru menantang Timotius untuk bertumbuh menjadi pemimpin yang luar biasa. Paulus tidak “menurunkan ilmu” setengah2 kepada Timotius, tapi dia ingin Timotius menjadi pemimpin yg lebih baik daripada dia. Setiap pemimpin harus mencetak pemimpin berikutnya, tidak hanya mencari murid saja.
  • Dengan perbedaan umur yang cukup jauh, Paulus juga sangat mengasihi Timotius. Paulus care dengan masalah kesehatan Timotius. Paulus menceritakan semua pergumulan dan hatinya kepada Timotius. Pada saat surat terakhirnya kepada Timotius, Paulus menceritakan ttg perasaan nya mengenai kematian nya yg sudah dekat. Beberapa hari lalu, aku mengunjungi seorang saudara yang sudah lanjut umur dan sakit-sakitan. Dia sempat bicara dengan kita yg menjenguknya bahwa dia merasa dia akan segera pergi tidak lama lagi. Otomatis kata2 dia membuat aku sedih. Walaupun aku tidak terlalu dekat dgn dia, tetap saja aku merasa sedih. Aku bayangin begitulah perasaan Paulus, dan ia ingin menceritakan nya kepada Timotius, anak bimbingan yg sgt dia kasihi. Jika kita merasa akan segera mati, siapa yg kita harapkan untuk berada di sisi kita? Bukankah org yg paling kita kasihi?

 

Sebaliknya apa yang aku belajar dari Timotius sebagai anak bimbingan?

  • Timotius punya hati yang sangat ingin belajar, taat dan percaya kepada pembimbing rohaninya. Timotius telah belajar segala sesuatu yg diperlukan utk menjadi pemimpin yg benar di depan Tuhan. walaupun dia seorang yg masih muda dan kurang percaya diri, dia sangat setia dan taat. Dia bahkan ikut menderita aniaya yg diterima oleh Paulus dan ikut dipenjara di Filipi.
  • Timotius menggunakan karunia yg telah diberikan Tuhan kepadanya ( 2 Tim 1:6-7 ). Ingat bahwa kepemimpinan adalah karunia dari Tuhan, kita tidak bisa bergantung kepada kemampuan diri sendiri saja. Paulus sering mengingatkan Timotius utuk ingat hal ini supaya Timotius selalu bergantung kepada Tuhan dalam menghadapi setiap masalah jemaat.
  • Timotius sangat mengasihi Paulus. Timotius mendukung dgn sepenuh hati dan menjadi org yg dapat dipercaya oleh Paulus. Kita bisa tahu kenapa di saat-saat terakhir Paulus, dia meminta Timotius datang menjenguknya. Karena Timotius adalah anak bimbingan sekaligus seorang sahabat buat Paulus.

Sebagai pembimbing, apakah aku sudah memberikan yg terbaik untuk anak bimbingan?

Sebagai anak bimbingan, apakah aku sudah belajar bayak dari pembimbing?

BELAJAR DARI TOKOH LAIN YANG MEM-BAPAK-I DAN MENG-IBU-I GENERASI

 

  1. YOHANES MURID YESUS
  2. I Yohanes 2:12, 14 Yohanes menyapa generasi dengan sebutan ”Hai anak-anak.”
  3. I Yohanes 2:1, 18, 28, 3:18, 4:4, 5:21 , Yohanes menyapa jemaat Tuhan dengan sebutan “Anak-anakku.” Yang mana semua kalimatnya berisi ; nasihat, awasan, Visi ke depan, kata-kata penguatan.
  4. PENULIS KITAB IBRANI

Ibrani 12;5 Penulis kitab Ibrani mengingatkan jemaat Tuhan akan Firman dari PL dan tidak lupa mencantumkan sapaan kepada mereka dengan khas ‘hai anakku.’

Yosua adalah sesosok pemimpin yang melakukan pembapakan bagi generasi yatim piatu terbesar di dunia.  Saat Akhan didapati berbuat dosa, apa yang dikatakan Yosua kepadanya?

Yosua 7:19

Anakku, hormatilah TUHAN Allah Israel, dan  mengakulah di hadapan-Nya; katakanlah kepadaku apa yang kauperbuat, jangan sembunyikan kepadaku.

Ternyata Musa tidak pernah berkata kepada bangsa Israel dengan sebutan Anakku..tetapi Yosua punya gaya kepemimpinan yang berbeda, ketika dia menegur seorang Akhan, dia menegur dengan kasih, dia memperlakukan Akhan sebagai anaknya, di sinilah fathership-nya jalan. Sebuah hati bapa/bapak/ayah dari seorang pemimpin.

  1. YUSUF DENGAN PRIBADI SANGAT KEBAPAKAN
  • Raja Firaun menganggap Yusuf ( yang diperkirakan usianya jauh lebih muda daripada Firaun) sebagai ayahnya (Kejadian 45:8)
  • Yusuf memiliki empati pada orang yang berkesusahan ( Kejadian 40:6)
  • Saat Yusuf masih ‘acting’ dan belum memperkenalkan diri pada saudara-saudaranya, kepribadian aslinya tetap muncul saat berpura-pura memanggil Benyamin, adiknya, dengan sapaan khas kebapakan “Anakku.” Kejadian 43:29
  • Yusuf memberi kata-kata kekuatan kepada kakak-kakaknya saat dia memperkenalkan diri ( Kejadian 45:5)
  • Yusuf memberi rasa aman kepada mereka ( Kej 45:10)
  • Yusuf bersiap memelihara hidup mereka ( Kej 45:11)
  • Yusuf melepas saudara-saudaranya serta berkata; “Janganlah berbantah-bantah di jalan. ( Kej 45:24)
  1. ELIA

Pemuridan Elia kepada Elisa, bukan pemuridan biasa, karena Elisa memanggil Elisa sebagai “Bapa.” ( II Raja-raja 2:12) Elisa berhasil melihat Elia naik ke sorga, dan berhasil mendapat dua bagian roh Elia. Ini adalah warisan rohani dari ayah rohani kepada anak rohaninya

Mengapa rombongan nabi di Betel dan rombongan nabi di Yerikho tidak bisa melihat terangkatnya Elia ke sorga? Karena mereka tidak memiliki tingkat hubungan bapa dan anak, sebagaimana Elisa memiliki tingkat hubungan bapa dan anak dengan Elia.

  1. BOAZ

Boaz yang sangat kebapakan memanggil Rut dengan sebutan ‘anakku’ sebelum memperisteri dia ( Rut 2:8)

  1. DAUD memanggil anak buahnya yang mengikutinya sejak di gua Adulam dengan sebutan ‘anak-anak’ Mazmur 34:12
  2. Untuk multi tujuan, dalam Amsal 1, Salomo menuliskan Amsal, dengan muti tujuan sbb:
    1. Mengetahui hikmat
    2. Mengetahui didikan
    3. Mengerti kata-kata yang bermakna
    4. Menerima didikan yang menjadikan pandai
    5. Menerima kebenaran, keadilan dan kejujuran
    6. Memberikan kecerdasan bagi orang yang tidak berpengalaman
    7. Memberikan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda
    8. Menambah ilmu bagi orang bijak
    9. Memberikan bahan pertimbangan kepada orang yang berpengertian
    10. Untuk mengerti amsal dan ibarat, perkatan dan teka-teki orang bijak

Untuk kesemuanya itu, Salomo menjadikan PEMBAPAKAN sebagai pendekatan utama, atau metode utama, dengan mengulang-ulang sapaan:

Hai anakku ( Amsal 1:8, 10, 15;  2:1  ; 3:1,11,21 ;  4:1,10,20 ;  5:1,7,20 ;   6:1, 3, 20  ;  7:1, 24   ; 8:32  ; 19:27  23:15,19,26  ;  24:13, 21  ; 27:11) total Salomo menyebut PARA PEMBACA AMSAL dalam sapaan “ Hai Anakku”  dalam 26 kali pengulangan.

Kata “Hai Anakku”  ini jelas jelas bukan ditujukan kepada anak kandungnya sendiri. Bisa dibuktikan lewat kalimat semacam ini

“Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu.” Amsal 1:8

Tidak dikatakan “Hai anakku, dengarkanlah didikanku, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu.” Maksudnya ‘ayahmu’ dan ‘ibumu’ ya dimaksudkan ayah dan ibumu masing-masing.

Ternyata di kitab Pengkotbah, Salomo juga menyebut para pembaca sebagai “anakku” Pengkotbah 12:12

Ternyata Salomo sejak belum lahir ke dunia pun, telah dinubuatkan Tuhan, bahwa Tuhan akan menjadi Bapa bagi Salomo, dan Salomo akan menjadi anak-Nya. II Sam 7:14. Tidak heran, dari semua anak Daud, hanya Salomo satu-satunya yang mendapat nama dari Tuhan sendiri. Tidak heran pembapakan Salomo begitu kental dalam tulisan-tulisannya di Amsal dan di Pengkotbah. Di samping itu tentunya Daud dan Batsyeba berperan besar dalam pendidikan dan pengajaran bagi pribadi Salomo. ( Lihat Amsal pasal 4:3-9)

  1. RAJA HIZKIA menyapa para imam dan orang –orang Lewi sebagai “anak-anakku” II Taw 29:11

 

Penutup

Restorasi bangsa dilakukan melalui pengajaran ( pendidikan) dan juga pembapakan ( fatherhood), seperti keseimbangan dua sayab. Hanya dengan pengajaran saja tidak cukup, tetapi juga dengan pembapakan. Hanya dengan pembapakan saja tidak cukup tetapi juga dengan pengajaran.

 

Biarlah Mazmur 34:12 menjadi motto hidup kita dan kita lakukan dalam pelayanan kita sebagai seorang Elia akhir zaman !!

Andalan

BAGAIMANA MENYELENGGARAKAN SEKOLAH ALKITAB LIBURAN


FREE DOWNLOAD MATERI INI DAPAT ANDA KLIK DI SINI

MERANCANG SEKOLAH ALKITAB LIBURAN edit 2019

Mohon maaf saya belum berhasil membuat tautan untuk Power Pointnya.

 

MERANCANG SEKOLAH ALKITAB LIBURAN

( SAL)

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

 

 

KEISTIMEWAAN MENYELENGGARAKAN SAL.

  1. Memanfaatkan waktu liburan sekolah, sehingga semua anak yang mengikuti SAL ini dapat mengkhususkan waktu untuk bertumbuh lebih dalam dalam pengenalan akan Tuhan.
  2. Waktu yang tersedia dengan lebih banyak daripada hanya kegiatan rutin sekolah minggu, membuat kita dapat menyelenggarakan judul yang berseri yang sangat thematik dalam suatu rangkaian acara.
  3. Pembiasaan life style yang dilakukan dapat lebih kaya daripada hanya ibadah sekolah minggu biasa, karena berlangsung dalam beberapa hari.

 

NAMA-NAMA SAL

Setiap gereja memiliki nama-nama unik yang tidak selalu sama, seperti misalnya; SIL ( Sekolah Injil Liburan), SAL ( Sekolah Alkitab Liburan), Kid’s Camp, PRA ( Pekan Rohani Anak), KEMIL ( Kemah Injil Liburan), dll.

 

JENIS-JENIS SAL

  1. SAL bisa diselenggarakan seperti sekolah, anak-anak tiba di lokasi gereja lokal sejak pagi, dan pulangnya selepas jam makan siang, atau bahkan sampai sore. Ini dilakukan dalam beberapa hari.
  2. SAL bisa juga diselenggarakan di tempat khusus di mana anak-anak bermalam dalam beberapa hari. Bahkan kondisi bermalam bisa dikondisikan di gereja, apabila memungkinkan kita mengubah ruang kelas menjadi ruang bermalam.
  3. Atau mencampurkan konsep pertama dan kedua, di mana ada sesi hari Minggu dalam ibadah sekolah minggu telah memasuki materi SAL, kemudian dilanjutkan dalam SAL yang bermalam pada sesi berikutnya. Atau dibalik, menyelenggarakan SAL dulu dalam beberapa hari bermalam, lalu pada hari minggu berikutnya sesi SAL dilanjutkan di ibadah anak. Jenis ke tiga ini akan memudahkan kita dapat menghemat anggaran, karena SAL bisa dipersingkat menjadi 2 hari 1 malam, namun tetap dapat menggelar 5 sesi misalnya, karena ada sesi yang diselenggarakan di gereja.
  4. Atau bisa juga menyelenggarakan beberapa sesi dalam beberapa minggu ibadah anak, lantas menuntaskan sisa sesi terakhir hanya dalam ibadah padang. Ini akan lebih menghemat biaya, namun juga unsur fun-nya tetap didapat.
  5. SAL yang menyatu dengan Family Camp, adalah menyelenggarakan SAL dengan sekaligus melibatkan seluruh anggota keluarga untuk ikut, semisal anak-anak, remaja, pemuda, orang tua bahkan sampai opa dan oma dan asisten rumah tangga atau baby sitter.

 

 

MEMPERHITUNGKAN WAKTU YANG DISESUAIKAN DENGAN USIA ANAK

SAL yang diselenggarakan dengan tidak bermalam, dapat melibatkan semua usia, dengan jam pulang yang berbeda-beda, contoh;

  • Acara bisa dimulai untuk semua usia pukul 07.00 atau pukul 08.00
  • Anak kelas Balita ( 0-5 tahun) dapat pulang pukul 10.00 ( mendapatkan 1 sesi per harinya)
  • Anak kelas Kecil ( 6-8 tahun) dapat pulang pukul 11.00 ( mendapat 2 sesi per harinya)
  • Anak kelas Tengah ( 9-10 tahun) dapat pulang pukul 12.00 ( mendapat 3 sesi per harinya, sudah termasuk acara pendamping)
  • Anak kelas Besar ( 11-12 tahun) dapat pulang pukul 14.00 ( medapat 4 sesi per harinya, sudah termasuk acara pendamping, dan mendapat makan siang)
  • Anak pra remaja ( 13-15 tahun) dapat pulang pukul 17.00 ( mendapat 5 sesi per harinya, sudah termasuk acara pendamping, dan mendapat makan siang)

 

Dengan catatan, acara SAL yang tidak bermalam ini diselenggarakan di dalam kota, yang dapat sedemikian mudah dijangkau oleh wali murid dan mereka dapat menjemput serta mengantar anak-anak mereka sendiri tanpa merepotkan panitia untuk transportasinya, semisal bisa diselenggarakan di gereja atau di sekolah kristen.

 

SAL yang tidak bermalam semacam ini dapat diselenggarakan dalam 1 hari ( full day), 2 hari, 3 hari, bahkan sampai 1 minggu, tergantung pada kebutuhan sesi, ketersediaan tenaga, dana, dll

 

 

SAL yang diselenggarakan dengan bermalam, dapat dilaksanakan dalam dua hari satu malam, tiga hari dua malam, atau bahkan 4 hari 3 malam.

 

USIA PESERTA

 

SAL yang diselenggarakan dengan tidak bermalam, dapat diikuti oleh usia berapa saja, dengan pembedaan jam pulang yang berbeda.

 

SAL yang diselenggarakan bermalam, tidak dapat melibatkan usia yang terlalu kecil, karena kemandirian mereka belum terbentuk, kecuali akan melibatkan orang tua pengantar untuk ikut menyertai anaknya masing-masing. Namun untuk yang terakhir ini, di mana orang tua kita libatkan untuk hadir, lebih cocok mengarah pada Family Camp.

 

Jadi SAL yang bermalam setidaknya diikuti oleh usia terkecil 9 tahun atau posisi di kelas 3 SD atau naik ke kelas 3 SD ( bila diselenggarakan pada pergantian tahun ajaran)

 

Menyelenggarakan SAL yang menyatu dengan Family Camp. Dengan persiapan panitia yang matang dan ada panitia khusus untuk setiap jenjang usia, memungkinkan SAL yang semacam ini dapat diikuti semua usia anak ( karena orang tua mereka hadir), meskipun penyelenggaraan bermalam.

 

MEMETAKAN KEBUTUHAN ANAK

UNTUK MENDAPATKAN THEMA YANG PALING TEPAT

Bagaimana cara memetakan kebutuhan anak, agar kita dapat mendapatkan thema yang paling tepat untuk diangkat?

  1. Meminta Hikmat dari Tuhan untuk menganalisa dari Buku Materi Kurikulum Ibadah Anak

Kenali buku kurikulum pegangan yang anda pakai untuk mengajar pada saat ini. Dari buku tersebut kita dapat memetakan hal-hal apa yang sudah dipelajari oleh anak-anak selama ini.

Dari kesimpulan analisa buku kurikulum ibadah anak tersebut kita dapat

  • menarik thema yang MENEGASKAN kembali apa yang sudah didapat.
  • Atau kita dapat MENGAJAK ANAK-ANAK MELANJUTKAN pada thema berikutnya, sebagai AWALAN mereka mempelajari materi berikutnya.
  • Atau dapat juga kita mencari THEMA yang belum pernah mereka pelajari di buku materi tersebut dan pada jenjang berikutnya pun thema yang kita angkat tidak ada dalam kurikulum berikutnya, jadi bisa jadi semacam MENU BARU.

 

  1. Menggumuli di hadapan Tuhan, thema yang sama sekali baru, yang menjadi kebutuhan pertumbuhan anak-anak, yang diangkat bukan dari analisa kurikulum di ibadah anak, melainkan yang diangkat dari gelombang kegerakan Tuhan pada setiap musim yang berganti.

 

  1. Meminta Hikmat Tuhan untuk menyusun kurikulum SAL yang terstruktur dari SAL yang satu kepada SAL yang lain, sebagai materi DASAR. Contoh;
  • SAL tahun pertama, semester 1 : YESUS JURUSELAMATKU
  • SAL tahun pertama, semester 2 ( atau di tahun ke 2) : AKU BERAKAR DI DALAM YESUS
  • SAL tahun ke dua semester 3 ( atau di tahun ke 3) : AKU BERTUMBUH KE ARAH KRISTUS
  • SAL tahun ke dua semester 4 ( atau di tahun ke 4) : AKU BERBUAH BAGI KERAJAAN-NYA
  • SAL tahun ke tiga semester 5 ( atau di tahun ke 5) : LEBIH DARI PEMENANG

Dan ketika generasi sudah berganti, kembali kepada thema 1, Yesus Juruselamatku, SAL berikutnya pada thema; Aku berakar di dalam Yesus, dst.

Setiap anak hanya mengambil thema yang sama 1 kali, maka di tahun kesekian ketika thema berulang untuk generasi berikutnya, anak-anak yang sudah mendapat thema itu, dapat mengikuti SAL yang Thema lepasan pada musim sisipan. Dengan demikian kita memiliki SAL yang terstruktur secara materi dasar, untuk semua anak harus melewatinya, dan juga SAL yang menggunakan thema lepasan untuk thema-thema di mana anak-anak tetap dapat menangkap hati Tuhan pada setiap musim yang berganti.

Dengan SAL model seperti ini, maka dipastikan setiap anak menerima Kristus sebagai Juru Selamat pribadinya, dan digiring untuk terus bertumbuh dan berbuah. Namun demikian pada kesempatan lain, SAL juga menolong mereka mempelajari thema-thema lain yang semakin membuat mereka mengenal Bapa, Kristus dan Roh Kudus.

  1. Meminta hikmat Tuhan untuk memilih Thema yang cocok untuk Family Camp

 

Menyelenggarakan SAL yang menyatu dengan Family Camp. Keistimewaan Family Camp adalah kita dapat melayani secara holistik/ menyeluruh, baik usia anak, usia remaja, usia pemuda, usia orang tua, dan usia lanjut,  dalam thema-thema; anak, parenting, thema pasutri, thema keluarga ( ortu dan anak), bahkan para baby sitter pun dapat dibuatkan sesi khusus. SAL yang menyatu dalam family camp seperti ini tidak boleh kehilangan bobot terhadap thema yang digarap untuk anak-anak dikarenakan perhatian yang terbagi kepada melayani di usia lainnya. Orang tua pun bisa ikut digarap sebagai mitra dalam membesarkan generasi dalam thema-thema parenting. Bahkan kita mendapat kesempatan sekaligus untuk menggarap remaja dan pemuda untuk mereka dipertajam pada VISI hidup mereka dan mendapatkan gambar diri yang sehat untuk pertumbuhan mereka ke depan.

 

  1. Meminta hikmat Tuhan untuk memilih materi yang cocok untuk dibeli dari LN atau didapat dari memebeli buku materi SAL, ataupun hasil dari browsing net.

 

MENYUSUN SUATU SINOPSIS SAL

 

Sinopsis SAL harus disusun secara terstruktur, berkesinambungan, dalam satu benang merah pemikiran yang sama, yang mencakup semua komponen acara SAL sbb;

  • Ibadah pembukaan/ Upacara Pembukaan
  • KKR/ sesi Raya
  • Ibadah penutup
  • Sesi demi sesi
  • Acara Pendamping:
    • Outbond
    • Game
    • Aktivitas
    • Kreativitas
    • Pentas Seni
    • Gelar Talenta
    • Lomba
    • Api unggun
    • Sesi dipertemukan dengan orang tua
    • Senam/ hiking/lari pagi
    • Snack
    • Makan
    • Sharing Kelompok
    • Materi follow up beberapa waktu setelah SAL selesai, dalam ibadah anak/ KKR anak post acara
    • Dll
  • Pembiasaan / Metode Life Style
    • Bahan Saat Teduh
    • Bahan Renungan Malam
    • Bahan Sharing
    • Praise and Worship/ ibadah doa pagi
    • Peraturan/ disiplin yang diterapkan
    • Buku acara dalam konten portopholio murid
    • Dinamika kelompok ( yel-yel kelompok, tugas membuat film/ presentasi dalam acara talent show di malam hari, dll)
    • Kedisiplinan ketepatan Jadwal Acara, dll
    • Keseharian seperi melipat selimut, menggosok gigi, berdoa, membaca Alkitab, membuang sampah pada tempatnya, sopan santun, piket kebersihan, dll

Contoh SINOPSIS Pekan Rohani Anak GBI Diaspora Sejahtera Malang 2018, yang dilayani oleh Tim Sekolah Minggu GBI Diaspora Sejahtera Batu, yang diselenggarakan dalam 3 gelombang. Gelombang 1 adalah parenting ( diselenggarakan di gereja), gelombang 2 untuk anak-anak kelas tengah dan kelas besar diselenggarakan di gereja dan di penginapan, dan gelombang 3 untuk anak-anak kelas balita dan kelas kecil di ibadah anak sertai dilanjutkan kemudian di acara ibadah padang.

 

Dalam sinopsis materi SAL ada komponen:

  • Usia yang dilayani
  • Jumlah anak yang dilayani
  • Waktu yang tersedia
  • Thema
  • Ayat Thema
  • Judul
  • Tujuan setiap sesi
  • Acara pendamping

 

SINOPSIS

PEKAN ROHANI ANAK

GBI DIASPORA SEJAHTERA

MALANG 2018

 

THEMA                                                 : RESTORE MY HEART

AYAT THEMA                                     : Maleakhi 4:6

TUJUAN                                               :

  1. Anak-anak mengerti siapa dan bagaimana karakter Bapa kita di Surga
  2. Anak-anak bisa punya hubungan yang dekat dan intim dengan TUHAN
  3. Anak-anak dengan mudah bisa menyembah Tuhan karena punya gambaran Bapa yang benar
  4. Anak-anak belajar menghormati orang tua dan dipulihkan hubungannya dengan orang tuanya.

PEKAN ROHANI ANAK diadakan dalam 3 gelombang

 

GELOMBANG 1. Seminar dan KKR Parenting

  1. Sesi 1. Pola Asuh dalam Keluargaku

Tujuan  :

  • Agar tiap orang tua dapat memahami pola asuh seperti apa yang selama ini dia terapkan dalam mendidik dan mengajar anak dalam keluarganya
    • Agar pola asuh yang salah dapat diubah menjadi pola asuh yang benar
    • Agar ayah dan ibu memiliki kesepakatan menggunakan pola asuh yang sama
    • Agar ada pertobatan pada orang tua yang selama ini telah menggunakan pola asuh yang salah.
  1. Sesi 2. Abba Bapa

Tujuan  :

  • Agar tiap orang tua dapat mengerti siapa dan bagaimana karakter Bapa kita di surga
  • Agar tiap orang tua memiliki hubungan yang dekat dan intim dengan TUHAN
  • Agar orang tua dapat dengan mudah menyembah Tuhan karena punya gambaran Bapa yang benar
  • Agar orang tua dapat mendidik dan mengajar anak dengan pola keluarga kerajaan sorga, yaitu dengan memiliki hati Bapa.
  • Disertai dengan altar calling

 

GELOMBANG 2.

Minggu, 10 Juni 2018, Pk 16.00

Anak-anak usia PG, TK dan SD kelas 1-3 dalam kelas Kecil, perkiraan jumlah anak kelas kecil 120 anak.

Anak-anak usia 4-6 SD, dan SMP serta SMA dalam kelas Besar, perkiraan jumlah anak kelas besar secara keseluruhan 100-110 anak

 

  1. Sesi 1. Bapaku yang Baik.

Minggu 10 Juni, 16.00 sampai selesai.

Dibagi kelas Besar ( Kls 3,4,5 SD, SMP dan SMA, dan Kelas Kecil ( PG, TK, Kls 1,2,3 SD)

Tujuan  :

  • Anak-anak mengenal siapakah Bapa Surgawi mereka, bagaimana karakterNya, dan siapa saja wakil Bapa di dunia ini.

 

Senin , 11 Juni 2018, Pk 08.00- selesai / malam , di rumah ret-reat Pasionis Bandulan.

Perkiraan jumlah anak secara keseluruhan 100-110 anak

  1. Sesi 2. Dia adalah Bapaku.

Senin, 11 Juni 2018, Pk 08.00-10.00

Puji-pujian digabung, setelah itu ; Pembagian kelas sbb:

Kelas gabungan                                 ; Anak-anak usia 4-6 SD, SMP serta SMA

Tujuan  :

  • Anak-anak mengampuni figur bapa duniawi mereka yang rusak ( otoliter, tidak bertanggung jawab, pilih kasih, dll), dan tetap menghormatinya.

 

  1. Sesi 3. Mengumpulkan Kepingan Hatiku yang Hancur

Senin, 11 Juni 2018, Pk 10.30-selesai

KELAS A                ; Anak-anak usia 4-6 SD,

dan KELAS B        ; SMP serta SMA

Tujuan  :

  • Anak-anak memahami apa akibatnya bila gambar bapa rusak
  • Mengajak anak-anak memahami bahwa mereka membutuhkan pemulihan

 

  1. Sesi 4. Lukaku itu Telah Sembuh

Senin, 11 Juni 2018, Pk 16.00- selesai

Tujuan  :

  • Anak-anak mengambil langkah untuk dipulihkan dan
  • Doa tantangan / Altar Call

 

  1. Restore My Family

Senin, 11 Juni 2018, Pk 18.30 ( sementara anak-anak makan) Sesi Parenting 0,5 jam

Pk 19.00- 19.30 Sesi Orang tua bersama anak

Tujuan  :

  • Orang tua dan anak mengalami pemulihan hubungan.
  • Orang tua berkomitment untuk menjadi orang tua yang mendidik dan mengajar anak-anak dengan penuh kasih sayang
  • Anak-anak berkomitment untuk menghormati dan mengampuni orang tua.

 

  1. Api Unggun ( Disertai kehadiran orang tua)
  • Orang tua dapat melepaskan doa dan harapan dengan menumpangkan tangan pada anak-anak
  • Anak-anak dapat mengungkapkan ucapan terima kasihnya pada papa dan mama dengan memberikan gift pada mereka

 

  1. Sesi 5. Upah yang Menantiku

Selasa, 12 Juni 2018 , Pk 08.30 selesai

KELAS A                ; Anak-anak usia 4-6 SD,

dan KELAS B        ; SMP serta SMA

Tujuan  :

  • Anak-anak mengerti apa upah dari menghormati Bapa
  • Anak-anak mengerti apa upah dari menghormati bapa.

 

GELOMBANG 3.

Minggu, 8-9  Juli 2018,

Anak-anak usia PG, TK dan SD kelas 1,2,3

Perkiraan jumlah anak secara keseluruhan 120

Anak-anak akan dibagi kelas sbb:

Kelas A                  : Usia PG dan TK

Kelas B                  : Usia SD 1-3

 

  1. Sesi 1. Bapaku yang Baik. ( telah dilaksanakan besamaan dengan Gelombang 1)

Minggu 10 Juni, 16.00 sampai selesai.

Tujuan  :

  • Anak-anak mengenal siapakah Bapa Surgawi mereka, bagaimana karakterNya, dan siapa saja wakil Bapa di dunia ini.

 

  1. Sesi 2. Jadi Anak yang Taat dan Hormat pada Orang Tua

Minggu 8 Juli 2018, Pk 15.00 -16.30

Anak-anak akan dibagi kelas sbb:

Kelas A                  : Usia PG dan TK

Kelas B                  : Usia SD 1-3

Tujuan                  : Anak-anak memutuskan untuk hidup sebagai anak yang taat dan menghormati orang tua.

 

  1. Sesi 3. Akibat tidak taat dan tidak hormat pada orang tua

Minggu 8 Juli 2018, Pk 16.30- 18.00

Anak-anak akan dibagi kelas sbb:

Kelas A                  : Usia PG dan TK

Kelas B                  : Usia SD 1-3

Tujuan                  : Anak-anak mengetahui apa akibatnya bila tidak taat dan tidak menghormati orang tua.

 

  1. Sesi 4. Upah yang menantiku

Senin, 9 Juli 2018, Pk 08.30 di Taman Rekreasi Selecta Kota Wisata Batu

Anak-anak digabung dalam kelas raya, PG-TK dan SD 1,2,3

Perkiraan jumlah anak secara keseluruhan 120

Tujuan  :

  • Anak-anak mengerti apa upah dari mentaati dan menghormati orang tua

 

 

FOLLOW UP kelas Besar SD 4,5,6, SMP dan SMA

Ibadah biasa, pemaparan 1 arah melalui khotbah

Durasi 2 jam dari jam 15.00 sampai jam 17.00 sudah termasuk PAW dan Altar Call.

Tujuan:

  1. Anak-anak dapat menentukan sikap selanjutnya, setelah PRA berlangsung 1 bulan ini. Apakah mereka akan menyerah:
    • ketika menghadapi kenyataan hidup yang mungkin tidak berjalan mulus,
    • ketika manakala orang tua mereka juga tidak bertobat,
    • ketika manakalah orang tua mereka belum bertobat,
    • atau proses pertobatan mereka tidak bisa diharapkan terjadi secara instan.
    • Ketika manakala pertobatan anak-anak ditertawakan, dianggap tumben, dan ditunggu bisa bertahan sampai kapan, tidak dipercayai bahwa mereka sungguh-sungguh ingin berubah, tidak mendapat dukungan dll.

Ataukah mereka akan berjalan terus dalam keputusan yang sudah diambil untuk:

  • Menjadi anak Bapa Surgawi yang KEKAL
  • Mengampuni figur orang tua, sebagaimana pun keadaan dan perlakuan mereka terhadap keluarga
  • Taat pada orang tua
  • Tetap menghormati orang tua
  • Mengamali upah dari Tuhan atas setiap ketaatan dan menghormati orang tua.

 

 

 

 

Contoh bahan saat teduh

Perhatikan dalam bahan saat teduh ada komponen-komponen sbb:

  • Bacaan Alkitab
  • Mengigatkan hal-hal apa saja yang sudah diperoleh dalam sesi-sesi hari sebelumnya
  • Bahan Pereungan
  • Doa dan lagu juga dapat anda tambahkan pada materi anda

 

RENUNGAN PAGI UNTUK ANAK-ANAK

PEKAN ROHANI ANAK

RESTORE MY HEART

GBI DIASPORA SEJAHTERA MALANG

Disampaikan dalam bentuk renungan singkat

Durasi 15 menit

Bacaan

Matius 3: 13-17

Yesus dibaptis Yohanes

3:13 Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes p  untuk dibaptis 5  olehnya. 3:14 Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” 3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanespun menuruti-Nya. 3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka q  dan Ia melihat Roh Allah r  seperti burung merpati turun ke atas-Nya 6 ,3:17 7 lalu terdengarlah suara dari sorga s  yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku t  yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan. u 

 

Kemarin sepanjang hari kita sudah belajar, bahkan dari hari Minggu, betapa baiknya Bapa Surgawi kepada kita ( sesi 1)

Kita juga sudah belajar bahwa Daud walaupun papa dan mamanya kurang mengasihi dia, dia tetap hormat dan taat pada orang tuanya ( sesi 2)

Kita juga sudah belajar bagaimana Ahitofel yang terluka oleh ayahnya, dan hidupnya tidak mau dipulihkan, akhir hidupnya mengenaskan/ menyedihkan, di mana dia matinya bunuh diri ( sesi 3) jadi kita harus pulih, jangan menyimpan luka hati.

Kita juga sudah bermain dakon di sesi 4, dan sharing, saling mendoakan, dan saling menguatkan.

Nah sekarang pikirkan satu hal ini. Apakah kehidupan kita sebagai anak-anak TUHAN, bisa menyenangkan HATI BAPA, TUHAN KITA?

 

BACA Markus 3:13-17

Bapa di surga memberi pengumuman pada saat Yesus keluar dari air, setelah Yesus di babtiskan :

“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.”

Wau …kehidupan Yesus telah memperkenan Bapa, berkenan di hati Bapa. Sampai –sampai Bapa memberikan pujian yang sedemikian terbuka dan di dengar oleh semua orang yang ada di situ.

Isi hati Yesus  dapat kita baca di Mazmur 40: 7-9, yang menubuatkan tentang YESUS / mazmur nubuatan/ Mazmur Mesianik.

 

Mazmur 40:7-9

Konteks
40:7 (40-8) Lalu aku berkata: “Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab z  ada tertulis tentang aku; 40:8 (40-9) aku suka melakukan kehendak-Mu 1 , a  ya Allahku; b  Taurat-Mu ada dalam dadaku 2 . c ” 40:9 (40-10) Aku mengabarkan keadilan d  dalam jemaah e  yang besar; bahkan tidak kutahan bibirku, Engkau juga yang tahu, f  ya TUHAN.

 

Yesus begitu SUKA melakukan kehendak BAPA, walaupun itu adalah SALIB.

Apakah kita selama ini mau dengan SUKACITA menyenangkan hati BAPA kita?

  • Bapa senang kalau kita mau mengampuni orang tua kita yang tidak sempurna.
  • Bapa senang kalau kita mau mendoakan orang tua kita
  • Bapa senang kalau kita mau jadi anak yang takut akan TUHAN.
  • Lakukan semuanya itu untuk Bapa surgawi kita.
  • Sekarang ini Bapa sedang tersenyum melihat hati kita semua.
  • Dia adalah Bapa yang kekal dalam hidup kita.

 

Ide –ide acara pembukaan:

  • Kata sambutan oleh Gembala Sidang
  • Penyematan tanda peserta secara simbolis
  • Pelepasan burung merpati
  • Penerbangan balon gas ke udara
  • Upacara Bendera Merah Putih dengan menyanyikan Indonesia Raya
  • Ibadah/ KKR pembuka
  • Pemukulan GONG
  • Presentasi Yel Yel per Kelompok
  • Game Opening Keakraban
  • Perkenalan Panitia ( pada saat itu panitia dapat mengenakan atribute lucu/ khusus)
  • Perkenalan Guru Pembina Kelompok ( bisa dipresentasikan berbentuk drama singkat, misalnya peserta ada yang sakit, lalu datanglah sie kesehatan datang menolong, dll)
  • Komitmen kami/ janji peserta, selama mengikut acara ini kami akan:…………………
  • Presentasi lagu thema/ theme song oleh guru. Perkenalan lagu theme song oleh song writer

Ide-ide acara penutupan:

  • Pelepasan tanda peserta secara simbolis
  • Pelepasan burung merpati
  • Penerbangan balon gas ke udara
  • Upacara Bendera Merah Putih dengan menyanyikan Indonesia Raya
  • Ibadah/ KKR penutup
  • Pemukulan GONG
  • Komitmen kami/ janji peserta, sepulang nanti kami berkomitment untuk:………….
  • Menyanyikan Theme Song
  • Kesaksian
  • Kesan dan Pesan
  • Doa Pengutusan

Ide-ide isi buku acara:

  • Materi interaktif murid pada setiap sesi
  • Nama Pembicara
  • Kata Sambutan tertulis
  • Rundown acara
  • Bank Lagu
  • Sponsor
  • Theme Song
  • Bahan Saat Teduh
  • Peraturan/ tata tertib
  • Skema Outbond
  • Catatan pribadi
  • Dll

Panitia yang dibutuhkan:

  • Pembina/ Pembimbing, Ketua, Wakil, Sekretaris, Bendahara
  • Sie Acara, Sie Konsumsi, Sie Perlengkapan, Sie Akomodasi, Sie Transportasi
  • Sie IT, Sie dokumentasi, Sie publikasi, Sie dekorasi
  • Dll

Menggalang keterlibatan SDM :

  • Libatkan kaum perempuan untuk menangani konsumsi
  • Libatkan kaum pemuda dan remaja untuk menangani outbond, api unggun dan acara pendamping lainnya.
  • Libatkan kaum pemuda dan remaja untuk membantu menjadi guru pendamping kelompok
  • Libatkan kaum bapak untuk menangani transportasi

 

Tips Persiapan Outbond

  • Sesuaikan jenis games sesuai dengan lokasi acara
  • Games outbond tidak selalu berupa pos-pos. ( Contoh yang dilaksanakan di Kids Camp Pelnap Jateng- berupa perang-perangan pistol air)
  • Games outbond juga tidak selalu berupa dinamika kelompok, bisa saja diselenggarakan untuk perorangan. ( contoh masuk dalam labirin untuk mencari jalan keluar)
  • Kelompok bisa dibuat campur usia, atau bila ingin dibedakan tingkat kesulitan sesuai umur, kelompok juga bisa dibuat secara golongan usia.
  • Jika pengelompokan berdasarkan golongan usia, maka untuk anak-anak yang terlalu kecil, harus didampingi dengan pembimbing kelompok ( orang dewasa) untuk menjaga mereka dari medan yang sulit atau arah, agar mereka tidak terhilang/ tersesat.
  • Bagi satu pos menjadi 2 bagian, yaitu POS 1A, pos 1B, dst, apabila ingin membuat kelompok berdasarkan umur, sesuaikan tingkat kesulitan game dengan umur pemain. Contoh Pos 1A adalah pos menangkap ikan untuk kelas kecil dan pos 1B memancing ikan untuk kelas tengah dan besar. Sama-sama memperoleh ikan, namun dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan.
  • Pakai unsur alam yang ada di lokasi acara untuk dimaksimalkan sesuai pilihan game, contoh:
    • Game serba air, untuk tempat acara yang ada kolam renang/ sungai
    • Game yang melibatkan daun, ranting, pohon, dll untuk tempat acara yang ada pepohonan/ kebun.
    • Game yang melibatkan banyak ruangan, untuk tempat acara yang terdiri dari banyak ruangan.
  • Letakkan Outbond di hari terakhir sebelum sesi penutup, dengan pemikiran bahwasannya Outbond membutuhkan waktu lama ( +- 3 jam), dan lumayan menguras tenaga pemain ataupun panitia/ kru.
  • Pemberlakuan rute bisa berbagai macam cara:
    • Antri dari pos pemberangkatan, kelompok 1 berangkat dulu ke pos 1, di belakangnya antri kelompok 2 masuk ke pos 1 setelah kelompok 1 selesai di pos 1 dst. Waktu pada setiap kelompok pada setiap pos dibatasi.
    • Semua kelompok langsung memadati semua pos yang tersedia, contoh ada 4 pos, langsung dimasuki kelompok 1-4, lalu mereka akan berputar di setiap pos. Waktu berputar ke pos berikutnya dibersamakan dengan kode peluit/ kentongan/ memakai megaphone. Untuk metode ini sebaiknya jumlah pos sama dengan jumlah kelompok
  • Pengemasan game outbond ini harus dirancang sedemikian rupa, menunjang thema SAL atau menjadi acara pendamping bagi salah satu sesi.
  • Sediakan waktu di pos pemberangkatan untuk tiap kelompok menciptakan yel –yel.
  • Gunakan kaos ciri khas untuk memudahkan memantau anak-anak dan panitia/kru.
  • Pastikan perlengkapan seperti : baju ganti ( untuk game serba air), ballpoint, Alkitab, buku acara dll apabila diperlukan
  • Untuk Outbond ini bisa maksimal kita bisa percayakan sepenuhnya persiapan game, persiapan property, persiapan penilaian juri/ penilain penjaga pos, kriteria penilaian pada setiap pos, persiapan hadiah dll, pada KAUM MUDA untuk mengurus segala sesuatunya, tetap dalam SINOPSIS yang sudah kita rancang, sehingga benang merahnya tetap ada, dengan thema, dengan seluruh sesi yang ada.
  • Jika ada pelanggaran, jangan memberi hukuman, melainkan pakailah kata “Yang melanggar peraturan harus bertanggung jawab….yaitu….”
  • Manfaatkan anak-anak peserta SAL sebagai ketua kelompok/ pemimpin dalam kelompok, sebagai ajang regenerasi pemimpin

 

Tips pembuatan materi anak dalam SAL/ berupa sesi

  • SESI sesuai kelompok umur
    • Manfaatkan unsur outdoor bila dimungkinkan
    • Dinamika kelompok sangat disarankan
    • Durasi acara total 90 menit, dapat mengacu pada rundown sbb:
      • Pujian 20 menit ( sudah termasuk theme song)
      • Ayat emas kreatif 10 menit
      • Pemaparan materi 50 menit ( sudah termasuk diantaranya presentasi kelompok apabila menggunakan metode dinamika kelompok)
      • Penutup/ kesimpulan 10 menit
    • Acara pada format KKR ( biasanya akan diikuti secara raya/ semua anak dalam semua umur) dapat mengacu pada rundown sbb:
      • Memanfaatkan unsur outdoor bila dimungkinkan
      • Pujian 30 menit ( sudah termasuk theme song)
      • Penyampaian Firman dengan cara kreatif ( 45 menit, sudah termasuk ayat emas)
      • Altar Call/ kontemplasi/ perenungan / tantangan/ komitment ( 15 menit)
    • Pemilihan metode pada sesi kelompok umur ataupun KKR memperhatikan hal-hal sbb:
      • Sesuaikan metode yang dipilih dengan waktu pagi, siang atau malam. Misalnya pemakaian unsur cahaya, lebih baik di malam hari.
      • Sesuaikan metode yang dipilih dengan kondisi fisik anak dari pagi sampai malam.
    • Ekspektasi anak-anak dalam acara SAL semacam ini sangat tinggi, karena mereka sangat haus akan pengajaran, kreatifitas, eksplorasi, dll. Oleh karena itu kita harus mengerahkan ide-ide kreatif yang SIMULTAN/ SEREMPAK antara teori dan praktek.
    • Berikut ide-ide kreatif yang pernah saya terapkan dalam pembuatan materi SAL:
      • GENERASI DANIEL (Juni 2011)
        • Sidang Pengadilan ( metode SIMULTAN)
        • Cerita dengan Tokoh Imajiner ( metode Story/ 1 arah dengan memakai metode gambar dari LCD Screen)
      • EXPLORING THE GOODNESS OF GOD ( 2011)
        • Kartu Binggo ( metode SIMULTAN)
        • Lomba Mimik Muka ( metode SIMULTAN)
        • Ibadah Pemakaman Rasul Paulus ( metode SIMULTAN)
        • Dinamika kelompok sesuai dimensi
      • YESUS BANGET GITU LHOH ( Desember 2012)
        • Pesta jumbai ( metode simultan)
        • Pesta kaos tangan ( metode simultan)
        • Pesta audio visual dengan penelitian burung merpati ( metode 1 arah dengan pesta audio visual)
        • Mendatangkan tim drama ( metode audio visual, 1 arah)
      • ONE VISION, ONE HEART, ONE LOVE (2012)
        • Imajinasi Pasukan Polisi kota Filipi ( metode imajinasi dan metode simultan)
        • Board Game Miniatur ( metode simultan)
        • Pesta Kaos Tangan ( metode dinamika kelompok/ simultan)
      • MENJADI PRIBADI YANG DIUBAHKAN ( SD SKKK YOGYA, 2013)
        • Story dengan pesta audio visual dan anak-anak lomba menjadi juri ( metode simultan)
      • MORE THAN CONQUEROR ( 2013)
        • Pesta Bendera dalam formasi salib ( metode Story/ 1 arah dengan memakai metode gambar dari LCD Screen, serta ada pesta audio visual)
        • Pos 8 dimensi kecerdasan disertai sesi 8 dimensi kecerdasan ( metode TOUR)
        • Bermain kwartet pra pemaparan materi ( metode GAME pra story with power point)
        • Sharing dengan Board game, dengan thema Heart Healing ( metode SIMULTAN)
        • Metode Celebrate/ perayaan dengan atribute ( metode SIMULTAN)
      • KIDS CAMP PELNAP JATENG ( 2014, Jateng)
        • Malam suka-suka menggunakan dinamika kelompok dalam 8 dimensi kecerdasan untuk kisah Naaman Disembuhkan ( metode SIMULTAN)
        • Decorative Chef untuk Iman, Harap dan Kasih ( metode SIMULTAN)
        • Bermain kolase plastisin ( metode activity pra sesi/ post sesi)
        • Bermain kartu lempar ( metode SIMULTAN)
        • Board game menggunakan bekas tempat telur untuk kisah Samuel ( metode SIMULTAN)
        • Lomba Photo untuk raja dan ratu ( metode SIMULTAN)
      • ROMA 8 ( Juni 2015)
        • Percobaan ilmilah ( metode simultan)
        • Gelang ayat emas ( metode simultan)
        • Menilai diri sendiri ( dengan 2 gelas dan banyak cutton buds dan korek api) ( metode simultan)
        • Raph ayat emas ( metode simultan)
        • Game buah Roh ( metode game post sesi)
        • Seni Menggunting kertas ( metode simultan)
        • True Story; Regina Idol ( metode story dengan satu arah, dengan Power Point, disertai Audio Visual)
        • Belajar lagu baru/ metode musik ( metode simultan)
      • THE HOLY GENERATION ( Juni 2016)
        • Pesta Raph dan bendera ( metode SIMULTAN)
        • Pesta Board Game ( metode SIMULTAN)
        • Ular Tangga Versi Ruang, game Merah-Kuning-Hijau ( metode TOUR)
        • KKR anak dengan asisten pengajar ( berganti property, dan menggunakan juga body language) ( metode pemaparan satu arah)
      • GENERASI DIGITAL ( 2017)
        • Ular Tangga Versi Ruang, game Merah-Kuning-Hijau ( metode TOUR)
        • KKR anak dengan asisten pengajar ( berganti property, dan menggunakan juga body language) ( metode pemaparan satu arah)
        • Bukti ilmiah- Alkitab itu kuno? ( metode pemaparan satu arah)
        • Percobaan ilmiah ( menghitung hari) ( metode simultan)
        • Time Schedule ( metode simultan)
        • FB, IG dan Video Call ( metode simultan, metode MEDSOS)
      • EAGLE GENERATION ( September 2017)
        • Pesta sidik jari ( metode simultan)
        • Puzle dan story ( metode simultan)
        • Porto pholio ; aku bersyukur karena:……………. ( metode aktivitas post sesi)
        • Porto pholio; dimensi kecerdasanku adalah:………………….. ( metode aktivitas post sesi)
        • Kartu Binggo ( metode simultan)
        • Design fashion jubah Yusuf( metode simultan)
      • RESTORE MY HEART (2018)
        • Metode Lomba Yel-yel ( metode simultan)
        • Metode lomba mimik muka ( metode simultan)
        • Metode korek api dan presentasi kelompok ( metode simultan)
        • Metode kotak rahasia ( metode simultan)
        • Drama Tunggal ( metode 1 arah, dalam bentuk drama tunggal, ada kostume, ada property, ada tokoh dan ada peran serta adegan semuanya secara tunggal)
        • Lelang ( metode simultan)
        • Bermain dakon ( metode simultan)
        • Napak Tilas ( metode 1 arah dengan peraga yang disusun secara kreatif)
        • Video ayat emas oleh murid ( metode pra acara)
        • Tamu rahasia ( metode simultan)
      • DAUD VS GOLIAT ( 2019)
        • Pesta Diorama ( metode simultan)
      • THE POWER OF LOVE ( GPdI Mataram, Lombok, 2019)
        • Menggambar dengan bedak ( metode simultan)
        • Lilin dalam formasi bentuk geometri; HATI ( metode simultan)
        • Pesta Mimik Muka ( metode simultan)
        • Menjiplak daun pisang untuk diary ( metode simultan)
      • THE EXCELLENT GENERATION (2019)
        • yel-yel ( metode simultan)
        • Percobaan ilmiah; benih unggul dan tidak unggul ( metode simultan)
        • Guest Star Game ( Tumpahan air, tepung atau bedak) ( metode simultan)
        • Bagan keluarga ( metode simultan)
        • Origami ( metode simultan)
        • Lomba Raph dengan ayat emas ( metode simultan)
        • Seni menggunting kertas ( metode simultan)
        • Kontemplasi/ perenungan ( metode kesimpulan)
        • Cooking ( metode simultan)
        • Presentasi cooking analogi hidup Daud ( metode simultan)
        • Lomba opini ( metode simultan)
        • Analisa Video ( metode simultan)
        • Kata kunci dari penonton ( metode simultan)
        • Morse Game ( metode simultan)
        • Presentasi ayat( metode simultan)

 

Pengaturan waktu istirahat

  • Ada rundown acara yang memberi waktu istirahat siang bagi SAL yang bermalam. Namun dalam prakteknya anak-anak sulit diajak bekerja sama untuk istirahat siang. Jadi menurut hemat saya, waktu tidak dibuat sepadat mungkin, namun dari jam makan siang, mereka diberi kesempatan mandi dan bersiap, snack sore dll, sehingga jam 16.00 acara sudah bisa dimulai kembali. Atau tidak ada jam istirahat siang sama sekali, namun tidur malam tidak terlampau malam.
  • Daripada menyediakan waktu istirahat siang yang tidak dimaksimalkan untuk beristirahat siang oleh anak-anak, bisa saja jam istirahat siang ini digunakan untuk latihan persiapan presentasi Pentas Seni/ Talent Night/ pembuatan film singkat, dll
  • Jam tidur malam dapat disesuaikan dengan usia perserta, sbb:
    • Anak-anak dengan usia Balita ( pada family camp) dapat dikondisikan tidur malam jam 19.00 selesai makan malam
    • Anak-anak dengan usia Kelas Kecil ( 6-8 tahun- pada family camp) , pada family camp) dapat dikondisikan tidur malam jam 20.00 malam
    • Anak-anak dengan usia kelas Tengah dan kelas Besar, pada SAL yang bermalam, ( 9-12 tahun) dapat dikondisikan tidur jam 21.00 malam
    • Anak-anak Pra Remaja (13-15 tahun) dapat dikondisikan tidur jam 22.00
  • Jam bangun pagi sepagi mungkin adalah jam 05.00 pagi. Lebih pagi dari pada itu, beresiko membuat mereka ngantuk pada sesi-sesi nantinya.

 

Acara –acara selepas makan malam :

  • Acara-acara selepas makan malam dapat dirancang sebagai acara ringan, seperti:
    • Api unggun
    • Sharing
    • Bakar jagung
    • Game
    • Perenungan malam secara kelompok
    • Doa kelompok
    • Nonton bareng
    • Bedah Film
    • Dll

Acara-acara yang sering terlewatkan untuk diagendakan:

  • Photo bersama. Acara photo menjadi acara yang seringkali disepelekan, dan dicari waktu sisa, dan pada akhirnya tidak sempat berphoto bersama. Jadi jangan lupa memasukkan acara photo bersama dalam agenda acara anda
  • Terkadang tempat acara yang mempunyai fasilitas kolam renang, mengundang minat anak yang sangat besar untuk berenang. Oleh karena itu berenang bersama harus diagendakan secara khusus untuk menghindari acara berenang secara spontan yang akan mengganggu jam-jam sesi yang ada.
  • Pastikan setiap anak menerima Kristus sebagai juruselamat, apalagi apabila thema yang diangkat bukan berupa thema sejenis ; Yesus Juruselamatku. Gunakan acara sharing malam, atau saat teduh kelompok, atau sharing kelompok sebagai pintu masuk penginjilan kepada setiap anak oleh pembimbing kelompok yang sudah dibekali sebelumnya secara khusus.
  • Kata sambutan oleh Bapak Gembala. Acara sambutan semacam ini dirasa sangat klise, namun kita perlu menghadirkan Bapak Gembala di acara semacam ini agar gembala sidang memiliki perhatian terhadap anak-anak dan dapat bersentuhan langsung dengan anak-anak.

 

Mengundang Pembicara Tamu

  • Pembicara tamu sangat disarankan dalam penyelenggaraan SAL, agar anak-anak mendapat sesuatu yang berbeda dari lingkup guru-guru mereka sehari-hari.
  • Namun demikian, untuk menghemat dana, kita dapat memaksimalkan pembicara dalam yang berkompetensi di bidang anak.
  • Baik pembicara tamu ataupun pembicara dalam, harus mendapatkan sinopsis yang lengkap pada semua sesi, pun pada acara pendamping, agar mereka dapat mengetahui benang merah sesi yang diampu dengan sesi sebelum atau sesi sesudahnya.
  • Pembicara yang berkompeten membuat materi, dapat kita sodorkan sinopsis lengkap. Namun apabila pembicara belum berkompeten membuat materi, kita dapat menyodorkan materi yang kita buat sendiri, ataupun materi yang bisa didapat dari browsing net/ membeli materi dari toko atau dari LN dan diterjemahkan.
  • Pastikan pembicara yang diundang memiliki kriteria; takut akan Tuhan, cinta anak-anak dan mampu menyampaikan materi kepada anak-anak/ penguasaan audience, diurapi Tuhan dan mengasihi pekerjaan Tuhan.
  • Bila dimungkinkan pembicara tamu dimaksimalkan kedatangannya, maka kita dapat memaksimalkan peluang-peluang pelayanannya secara holistik, sbb:
    • Kotbah Parenting di ibadah raya umum
    • Jam konseling bagi keluarga yang membutuhkan, pada sebelum atau setelah SAL
    • Gathering bersama keluarga yang membutuhkan pertolongan, dalam acara yang sudah direncanakan
    • Seminar Guru SM
    • Seminar di guru sekolah
    • Kotbah di ibadah kaum wanita, di ibadah pasutri, ataupun di ibadah dewasa muda
    • KKR anak tingkat kota
    • Dll

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CONTOH PENGATURAN WAKTU KEMIL

GPdI Temanggung 2012

SUSUNAN ACARA

4 JULI 2012

12.00 – 13.00         : Kumpul + daftar ulang                        (Gereja)

13.00 – 14.30         : Perjalanan ke Bandungan

14.30 – 16.00         : Bagi kamar + snack + persiapan          (Kamar masing2)

16.00 – 16.45         : Opening (Upacara militer)                 (Aula besar)

16.45 – 18.00         : Session 1 “MAXIMUM POTENCY”     (Aula besar)

Pembicara    : Ib Susan Malino

18.00 – 19.00         : Makan malam                                    ( Ruang makan)

19.00 – 21.30         : MTC Got talent                                (Aula besar + kecil)

21.30 – 22.00         : Renungan malam                                (Kamar masing2)

22.00 –                  : Tidur

 

Keterangan: Persiapan patihan Got Talent; sudah dilakukan sebelum KEMIL ini berlangsung, di gereja, dengan pengaturan waktu latihan oleh koordinasi guru pembimbing kelompok masing-masing

 

5 JULI 2012

06.00 – 06.30        : Renungan pagi                                   (Aula besar)

06.30 – 07.30        : Mandi + Persiapan                             (kamar masing2)

07.30 – 08.00        : Makan pagi                                       (Ruang makan)

08.00 – 09.00        : Session 2 “ MY FRIEND IS MY TREASURE (Aula besar + kecil)

Pembicara kls kecil          : Ib Grace Susan

Pembicara kls besar         : Ib Susan Malino

09.00 – 09.15         : Persiapan outbound                           (Kamar masing2)

09.15 – 13.00         : Outbound                                         (Area Green valley)

13.00 – 13.30         : Makan siang                                      (Ruang makan)

13.30 – 15.00         : Istirahat                                         (Kamar masing-masing)

15.00 – 16.00         : Mandi + persiapan                             (Kamar masing-masing)

16.00 – 17.30         : Session 3 “AMAZING GRACE”          (Aula besar + kecil)

Pembicara kls kecil          : Ib Grace Susan

Pembicara kls besar         : Ib Susan Malino

17.30 – 18.30         : Activity                                           (Aula besar + kecil)

18.30 – 19.00         : Makan malam                                    (Ruang makan)

19.00 – 20.00         : Session 4 “HEART HEALING”           (Aula besar + kecil)

Pembicara kls kecil          : Ib Grace Susan

Pembicara kls besar         : Ib Susan Malino

20.00 – 21.30         : Sharring + Unforgatable moment       (Aula besar + kecil)

21.30 – 22.00         : Renungan kelompok                           (Kamar masing2)

 

 

6 JULI 2012

06.00 – 06.30        : Renungan pagi                                   ( Aula besar)

06.30 – 07.00        : Senam                                              (Halaman)

07.00 – 08.30        : mandi + makan pagi                           (Kamar + R makan)

08.30 – 10.00         : KKR “MORE THAN CONQUERORS”  (Aula besar + kecil)

Pembicara kls kecil          : Ib Grace Susan

Pembicara kls besar         : Ib Susan Malino

10.00 – 10.30         : Snack + packing                                ( Kamar masing2)

10.30 – 12.00         : Clossing                                            (Aula besar)

12.00 – 13.00         : Makan siang                                      (Ruang makan)

13.00 –                  : Pulang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CONTOH ACARA KID’S CAMP

PELNAP JATENG, 2014

RANCANGAN ACARA KID’S CAMP

HARI RABU, 2 JULI

JAM ACARA TEMPAT PJ KETERANGAN
08.00 – 15.15 ·            Daftar ulang

·            Pembagiankamar

·            Istirahat

·            Persiapan

·Sekretariat

·Kamarmasingmasing

· Sekretaris/siependaftaran

·  Sieakomodasi

15.15 – 15.30 Snack sore Siekonsumsi
15.30 – 16.00 ·Ice breaker

·opening

Sieacara:

Nike/Tim salatiga

Diajarkan theme song
16.00 – 18.00 KKR

JADI TERANG

BAGI BANGSA

 

BE A LIGHT TO THE NATION

 

(YOAS DAN TIMOTIUS)

Sieacara Tema:

WL: Tim Temanggung

FT:bu Vera

Kolektan:

18.00 – 18.30 Makanmalam Siekonsumsi
18.00 – 21.00 Malamsuka-suka

(keakrabandan Praise & Worship)

JADI TERANG

BAGI

YANG BELUM PERCAYA

 

BE A LIGHT TO THE PEOPLE

 

(GADIS DI RUMAH NAAMAN)

 

(DITAMBAH ACARA DECORATIF CHEF)

Sieacara IB U GRACE

 

21.00 – 21.30 Sharing/doamalam Kamarmasing-masing Pembina kelompok Siapkanmateri sharing

HARI KAMIS, 3 JULI 2014

JAM ACARA TEMPAT PJ KETERANGAN
05.30 – 06.00 Praise and Worship Sieacara Tim Temanggung
06.00 – 07.00

07.00-08.00

ActivitasPagi

Membuat Kolase

(pra acara sesi 1)

Sieacara Tim salatiga
08.00 – 09.00 Mandi, Makanpagi Siekonsumsi
09.00 –11.00 Sesi I

JADI TERANG

BAGI BANYAK ORANG

 

BE A LIGHT FOR SO MANY PEOPLE

 

(ANAK PEMBAWA 5 ROTI DAN 2 IKAN)

Sieacara Tema:

WL:   timKutoarjo

FT: Grace Sumilat

11.00 – 11.15 Snack pagi Siekonsumsi
11.15 – 13.00 CAPITA SELEKTA

 

SieAcara

 

Pengisiacara capita selekta: guru-guru GPdIKalinegoro
13.00 – 13.30 Makansiang Siekonsumsi
13.30 – 15.45 Istirahatdanpersiapanmandi
15.45 – 16.00 Snack sore Siekonsumsi
16.00 – 18.00 Sesi2

JADI TERANG DI TENGAH KEGELAPAN

 

BE A LIGHT TROUGH THE DARKNESS

 

(SAMUEL)

Sieacara Tema:

WL:

FT: Grace Sumilat

18.00 – 18.30 Makanmalam Siekonsumsi
18.30 – 21.00 KKR &Malamtantangan

JADI TERANG DI MANA PUN

 

BE A LIGHT IN ANYWHERE

 

(YUSUF)

Sieacara Tema:

WL:

FT: Vera

21.00 – 21.30 Sharing/doamalam Kamarmasing-masing Pembina kelompok Siapkanmateri sharing

 

 

 

 

HARI JUMAT, 4 JULI 2014

JAM ACARA TEMPAT PJ KETERANGAN
05.30 – 06.00 Doapagi Kamarmasing

masing

Pembina kelompok
06.00 – 07.30 Mandi, persiapan

danMakanpagi

Siekonsumsi
07.30 – 08.00 Pengarahanlomba PJ. LOMBA
08.00 – 11.00 LOMBA – LOMBA :

1. CCA (penyisihan)

2.  Baca Indah

3.  Story telling

4.  Solo vocal

5. Vokalgrup

6. Ceritakreatif

 

 

1. PJ:Febe&Dwi Yusuf

2. PJ:Santi

3. PJ: Susan Sophia

4. PJ:Yoseph

5. PJ: Ester Riwu

6. PJ: Anita & Nike

 

08.00 – 11.00 SESI III

JADI SUPER STAR

 

BE A SUPER STAR

 

(RAJA DAUD DAN RATU ESTER)

 

SieAcara Tema:

WL:

Pembicara: Grace Sumilat

10.00 – 11.00 Snack pagi

(disajikanselamaacaradengansistemkupon)

SieKonsumsi
11.00 – 12.00 FINAL LOMBA CCA

 

SieAcara

 

12.00 – 12.30 MAKAN SIANG Siekonsumsi
12.30 – 14.00 KKR PENUTUP

BERANI BERSINAR

 

DARE TO SHINE

 

(KEMENAKAN PAULUS)

Sieacara Tema:

WL: Tim Tegal

FT: Vera Zakhius

14.00 – 15.00 CLOSING Sieacara
15.00 Snack pulang

PULANG

 

Siekonsumsi

 

 

 

 

 

Secara holistik, kehidupan Roh, Jiwa serta Tubuh anak akan terakomodir dalam semua mata acara dan pembiasaan dalam SAL ini, sebagai berikut:

Aspek Kognitif Pengetahuan Dijangkau melalui SESI yang kreatif, buku acara, acara pendamping, dll
Hafalan/ Ingatan Dijangkau melalui yel-yel, theme song, ayat emas, power statement, logo, slogan, dll
Pemahaman Dijangkau melalui SESI yang kreatif, buku acara, acara pendamping, dll
Penerapan Dijangkau melalui sharing, kontemplasi, altar call, saat teduh, komitment, presentasi, dll
Analisis Dijangkau melalui game, acara pendamping, percobaan ilmiah, dll
Sintesis Dijangkau melalui teladan guru yang mudah ditiru murid
Penilaian/ evaluasi Dijangkau melalui lomba, game, aktivitas, dll
Aspek Afektif Menerima Dijangkau melalui metode satu arah
Memperhatikan Dijangkau melalui metode satu arah, game, lomba, dll
Menanggapi Dijangkau melalui metode simultan, game, lomba, dll
Menilai Dijangkau melalui metode simultan, game, lomba, dll
Menghargai Dijangkau melalui metode simultan, game, lomba, dll
Mengatur Dijangkau melalui metode dinamika kelompok, presentasi, game, strategi, lomba, dll
Karakterisasi dengan nilai-nilai Dijangkau melalui buku acara, kartu karakter, tokoh dan karakter, dll
Aspek Psikomotorik Aktivitas Fisik Dijangkau melalui senam pagi, outbond, kegiatan outdoor, lomba fisik, hiking, dll
Aspek Emosi Sikap hati yang bertobat Dijangkau melalui KKR, Altar Calling, Perenungan, Kontemplasi, Sharing, Doa bersama, Saat Teduh, Perenungan Malam, api unggun, gelar talenta, dll
Aspek Kehendak Komitment untuk berubah Dijangkau melalui KKR, Altar Calling, Perenungan, Kontemplasi, Sharing, Doa bersama, Saat Teduh, Perenungan Malam, api unggun, gelar talenta, surat, kartu komitment, angket perubahan, dll
Aspek pertumbuhan roh Kedalaman kedekatan dengan Tuhan dalam skala yang bertambah Dijangkau melalui sesi, acara pendamping, renungan pagi atau malam, sharing, doa, waktu teduh pribadi, dll. Acara follow up beberapa waktu setelah SAL berlangsung juga menolong untuk memantau sisi ini.
Kerinduan akan persekutuan dengan Tuhan yang ditambahkan Dijangkau melalui sesi, acara pendamping, renungan pagi atau malam, sharing, doa, waktu teduh pribadi, dll. Acara follow up beberapa waktu setelah SAL berlangsung juga menolong untuk memantau sisi ini.
Persekutuan pribadi dengan Tuhan dalam pembacaan firman secara rutin harian Dijangkau melalui sesi, acara pendamping, renungan pagi atau malam, sharing, doa, waktu teduh pribadi, dll. Acara follow up beberapa waktu setelah SAL berlangsung juga menolong untuk memantau sisi ini.
Persekutuan pribadi dengan Tuhan dalam doa secara rutin harian Dijangkau melalui sesi, acara pendamping, renungan pagi atau malam, sharing, doa, waktu teduh pribadi, dll. Acara follow up beberapa waktu setelah SAL berlangsung juga menolong untuk memantau sisi ini.
Persekutuan pribadi dengan Tuhan dalam praise and worship secara rutin harian Dijangkau melalui sesi, acara pendamping, renungan pagi atau malam, sharing, doa, waktu teduh pribadi, dll. Acara follow up beberapa waktu setelah SAL berlangsung juga menolong untuk memantau sisi ini.

 

Menggali Sumber Dana

  • Persiapan dana cukup menjadi perhatian serius dalam persiapan SAL, untuk itu penggalangan dana dapat dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya, dengan menyisihkan KAS
  • Mengajak anak-anak menabung dengan mengumumkan SAL jauh hari sebelumnya
  • Membentuk tim penggalangan dana
  • Libatkan keuangan gereja untuk perduli pada pencetakan generasi
  • Libatkan semua komponen jemaat untuk bergotong royong dalam persiapan semua keperluan, ijinkan mereka ikut mendukung project pencetakan generasi demi masa depan Indonesia, dan masa depan gereja.
  • Sesuaikan pemilihan tempat, menu, dan semua persiapan lainnya dengan dana yang tersedia. Acara yang menarik tidak harus mahal ataupun mewah.
  • Bersandar pada Bapa sebagai penyedia Agung.

 

Persiapan yang perlu dilakukan:

  • Penetapan waktu H min 6 bulan, minimal
  • Pembentukan Panitia
  • Pentetapan thema dan judul
  • Penentuan Pembicara
  • Pembuatan Job deskription untuk semua yang terlibat
  • Persiapan property sesi, property acara pendamping, dll
  • Persiapan tempat
  • Persiapan materi sesi, materi acara pendamping, materi saat teduh, dll
  • Pembuatan buku acara
  • Penggalangan dana
  • Doa dan mengerahkan pendoa
  • Pembagian kelompok sebelum acara berlangsung sesuai kebutuhan setiap sesi
  • Breafing pembimbing kelompok, breafing pemimpin sharing, dll
  • Pengaturan transportasi
  • Pembuatan promo acara
  • Dll

 

Dampak SAL

SAL tidak dapat diukur keberhasilannya secara akurat saat itu juga, namun semua nilai-nilai yang ditanamkan dalam metode EVENT semacam ini, bisa jadi merupakan sebuah tonggak bersejarah bagi setiap anak yang mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan.

Anak-anak yang rajin mengikuti SAL pastinya akan berbeda dengan anak-anak yang miskin mengikuti SAL. Pertumbuhan mereka akan sangat berbeda sekali, karena dalam sebuah SAL, kita mengkhususkan waktu untuk berpesta rohani.

Sepuluh atau dua puluh tahun lagi kita akan memetik buah-buah pertumbuhan, pertobatan dan berbuahnya hidup mereka di dalam Kristus.  Bukan sebuah dampak instan dan bukan sebuah pekerjaan yang mudah untuk bekerja keras menyelenggarakan SAL ini, namun sangat berharga di hati TUHAN.

 

Andalan

SIL THE EXCELLENT GENERATION SESI 7 MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT


INFO; Semua rekam pelaksanaan materi ini di GPdI Siloam Kotabumi Lampung, dapat anda lihat di link ini:

REKAM PELAKSANAAN SIL THE EXCELLENCE GENERATION 2019

 

SESI 6 ( 3 jam/ 180 menit)

MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT

( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)

I MAINTAIN

Unduh gratis materi ini dengan klik:

SESI 7 I MAINTAIN

 

 

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

7 langkah menjadi Generasi yang Excellence / Generasi Unggul

Diadaptasi dari tulisan ini:

https://hellenicnews.com/7-keys-to-cultivating-a-spirit-of-excellence-by-delatorro-l-mcneal-ii/

DIADAPTASI  MENJADI 8 LANGKAH

Penggambaran 8 langkah ini dalam 2 paragraf:

Tuhan ingin mengangkat kita menjadi KEPALA

dan bukan menjadi EKOR.

Ketika kita menjadi generasi unggul,

maka kita akan dapat menjadi Pemimpin yang luar biasa

di masa datang.

Ketika kita menjadi pemimpin yang luar biasa,

maka Tuhan akan pakai hidup kita

memberi pengaruh yang luar biasa kepada lebih banyak lagi orang,

dibandingkan apabila kita tidak menjadi pemimpin/

atau tidak menjadi unggul/

atau tidak menjadi generasi pemimpin yang memiliki keunggulan,

maka pengaruh yang kita berikan hanya pada sedikit orang saja.

 

Ketika kita ingin menjadi generasi unggul,

mula pertama kita harus

menginginkan untuk menjadi

generasi yang unggul,

dengan cara kita mau belajar dari generasi unggul di Alkitab

bagaimana mereka bisa menjadi unggul;

seperti misalnya apa saja karakter mereka,

bagaimana mereka disembuhkan dari luka hati di masa lalu,

bagaimana mereka berhasil memimpin diri sendiri,

teman-teman, anggota, bahkan dapat memberi pengaruh yang baik

kepada pemimpin,

serta bagaimana mereka dapat bekerja secara TIM,

dan apa sebenarnya kata Alkitab mengenai resep rahasia

untuk bisa menjadi generasi unggul.

Untuk menjadi generasi unggul ternyata

memiliki hati yang mau melayani adalah wajib kita punyai,

dan lebih teliti lagi daripada itu, ternyata kita pelajari bahwa keunggulan itu didapat dari ;

mau berjalan pada mil yang kedua,

setia perkara kecil dan berintegritas/ dapat dipercaya.

Setelah kita menjadi generasi unggul

kita harus dapat mempertahankan keunggulan

yang sudah kita capai itu

dengan terus menjadi unggul

serta menghancurkan semua pengghalan keunggulan.

SINOPSIS 7 SESI UTAMA DAN 1 POINT PENDAMPING, TOTAL 8 POINT

  1. DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION ( Inginkan menjadi generasi unggul)

Karena Tuhan mendesign hidup kita sebagai kepala dan bukan ekor ( Ulangan 28:13)

Oleh karena itu dalam hidup kita kita harus punya keinginan untuk menjadi luar biasa, karena kita punya tujuan ilahi dalam hidup kita ( God’s purpose), yaitu menjadi pribadi yang memuliakan nama-Nya. ( Yesaya 43:7)

Orang yang excellent akan berdiri di hadapan raja-raja ( Amsal 22:29)

TOKOH; DANIEL ( bukti bahwa Daniel Excellent Daniel 1:19, 21, Daniel 5:29, Daniel 6:29)

 

  1. LEARN FROM EXCELLENT GENERATION.( Belajarlah dari generasi unggul)

Ada tokoh-tokoh Alkitab yang digambarkan memiliki keunggulan dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka, mari kita contoh hal-hal positif dari hidup mereka, karena mereka memiliki GOLD CHARACTER/ karakter emas ( TEKUN, SETIA, BERSABAR, TAHAN UJI, DLL). Ada lima sisi karakter emas dapat dilihat dari , jadi teladan dalam : ( I Tim 4:12)

  • Jadi teladan dalam Perkataan
  • Jadi teladan dalam tingkah laku
  • Jadi teladan dalam kasih
  • Jadi teladan dalam kesetiaan
  • Jadi teladan dalam kesucian

 

Karena setiap point pada SIL ini sudah menggunakan TOKOH, maka khusus untuk sesi 2 ini, kita akan  pilih salah satu dari tokoh-tokoh Alkitab pada sesi ini yaitu YOSUA. Point GOLD CHARACTER OF JOSHUA ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING.

Lihatlah bahwa trauma masa lalu yang bisa menghambat hidup mereka harus dapat diatasi ( YOSUA SEMBUH DARI TRAUMA MASA LALUNYA) SEMBUH DARI TRAUMA  ini akan disampaikan dalam SESI INTI DARI SESI 2 INI

Orang-orang seperti ini akan TETAP naik dan bukan TURUN/ memiliki kepemimpinan. LEADERSHIP ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh Yosua

Self Leading, Leading line, Leading down, Leading up, overcome the enemy

Kelima dimensi kepemimpinan itu akan kita teliti pada pribadi Yosua

Lihatlah orang-orang ini dapat bekerja sama dengan orang lain yang dapat menutupi kekurangan mereka, dalam suatu tim work yang baik. Bagaimana Yosua sebagai seorang yang dapat bekerja secara Tim akan kita lihat. TIM WORK ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh YOSUA

TOKOH; YOSUA ( Bukti bahwa Yosua Excellent : Yosua 24:31,Hakim-hakim 2:7)

 

  1. GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.( Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

Dapatkan resep di balik layar untuk bagaimana bisa menjadi unggul

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
  • Paduan Mazmur 1 dan Yosua 1:8 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung
  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari
    • Daud orang yang sangat suka memuji dan menyembah Tuhan, dan dia juga sangat suka akan hukum-hukum Tuhan yang adil/ menyukai Firman Tuhan ( Mazmur 119:164, 166-168) juga suka melakukan firmanNya, sehingga hidupnya dikelilingi anugerah Tuhan ( Mazmur 119: 165) , yaitu berupa KETENTRAMAN , dan diajuhkan Tuhan dari BATU SANDUNGAN

TOKOH DAUD; ( Bukti bahwa Daud Excellent  II Samuel 23:1)

 

  1. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE(Generasi unggul yang melayani)
  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

  1. GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT.( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi tentang bagaimana menjadi unggul)
  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)
  • Setia pada perkara kecil akan membuat kita dipercaya pada perkara besar ( Lukas 16:10) ( Think big and start small)
  • Integritas ; Benar pada perkara kecil akan benar dalam perkara besar ( Lukas 16:10)

TOKOH: RUT

( Bukti bahwa Rut Excellent  adalah Kabar tentang Rut pun sampai ke telinga Boaz, Rut 2: 11-12)

 

  1. LAUNCH YOUR EXCELLENCE. ( Meluncurkan Keunggulanmu)

Kenali potensimu/ bakatmu (multiple intelligences)

Luncurkanlah potensimu dan kembangkanlah  untuk kemuliaan Tuhan

TOKOH; YESUS ( Yesus unggul dalam semua dimensi kecerdasan)

Materi ini selain ada pada sesi utama, juga akan dipakai dalam acara pendamping

 

  1. MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT ( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)
  • Jangan cepat puas dengan pencapaian terbaikmu
  • Terus tingkatkan keunggulan terakhirmu
  • Adakan terus perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll

Tokoh: Raja Yosia

( Bukti bahwa Raja Yosia excellent II Raja-raja 23: 25)

 

  1. ENEMIES OF BEING EXCELLENT ( Musuh-Musuh Pencapaian Excellent )

Orang yang ingin menjadi excellence, harus menyingkirkan penghalang-penghalang, dan ini yang harus dilakukan:

  • TIDAK AKAN Mengambil jalan pintas
  • TIDAK AKAN Melakukan hal-hal yang murahan
  • TIDAK MAU setengah-setengah.

( POINT INI AKAN DISAMPAIKAN DALAM ACARA PENDAMPING)

 

 

 

SESI 7

MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT

( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)

I MAINTAIN

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala

dan bukanmenjadi ekor,

engkau akan tetap naik dan bukan turun, e

apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu,

yang kusampaikan pada hari ini

kaulakukan f  dengan setia,

28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang

ke kanan atau ke kiri g

dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini,

dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

 

MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT  ( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)

  • Jangan cepat puas dengan pencapaian terbaikmu
  • Terus tingkatkan keunggulan terakhirmu
  • Adakan terus perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll

Tokoh: Raja Yosia

( Bukti bahwa Raja Yosia excellent II Raja-raja 23: 25)

 

 

 

 

MATERI ANAK

 

PUJIAN ( 20 MENIT)

 

Opening Paradigma ( 5 menit)

Lebih sulit mana; menjadi juara atau mempertahankan untuk terus jadi juara?

Tentunya menjadi juara saja sudah sulit, karena harus menjadi lebih unggul dari orang banyak lainnya, namun untuk menjadi orang yang terus bertahan jadi juara/ jadi juara bertahan, itu jauh lebih sulit lagi.

Mengapa begitu? Karena sang juara punya kecenderungan untuk sudah merasa hebat, sudah merasa kuat, sudah merasa menang, jadi tidak perlu berjuang lagi, tidak perlu berjaga-jaga lagi, tidak perlu bekerja keras lagi.

Sifat semacam itu akan membuat sang juara mudah lengah, dan dia akan mudah dikalahkan oleh orang yang berjuang lebih keras, belajar lebih tekun, dan terus berwaspada dan berjaga-jaga.

Ini bukan bicara tentang juara kelas/ juara di sekolah saja, tetapi juara di KEHIDUPAN ini. Menang dan bahkan lebih dari pemenang. Menjadi lebih dari pemenang dalam segala perkara.

Untuk jadi unggul itu saja kita harus memiliki banyak karakter emas, apalagi untuk TERUS MENJADI UNGGUL maka kita kita;

  • Tidak boleh cepat puas
  • Kalau sudah unggul, terus tingkatkan keunggulan itu
  • Kalau ingin terus bertahan sebagai yang tetap unggul, maka kita harus terus mengadakan perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll, karena dunia terus berkembang, maka kita juga akan terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
  • Jangan lupa bahwa semuanya ini HANYA UNTUK HORMAT KEMULIAAN TUHAN, bukan untuk kesombongan kita, bukan untuk kebanggaan kita, semua untuk memuliakan nama TUHAN.

Tabel data-data Yosia ini akan kita print di kertas tebal dan gandakan 8 kali untuk 7 kelompok

Mari kita belajar dari tokoh bernama Raja Yosia. ( 1O menit)

Nama Kerajaan Kerajaan Yehuda
Nama Raja Raja Yosia
Umurnya saat menjadi raja 8 tahun
Berapa lama menjadi seorang raja 31 tahun
Berapa lama mengecap didikan seorang ayah 8 tahun
Nama Ibunya/ pengajarnya Nama ibunya ialah Yedida binti Adaya, dari Bozkat.
Sejak kapan mulai mencari Allah Israel yang hidup Sejak ia berumur 16 tahun ( pada tahun ke delapan dari pemerintahannya, II Tawarikh 34:3)
Sejak kapan mulai mentahirkan Yehuda dan Yerusalem ? Sejak pemerintahan yang ke dua belas / usia 20 tahun, Yosia mulai mentahirkan Yehuda dan Yerusalem dari pada bukit-bukit pengorbanan, tiang-tiang berhala, patung-patung pahatan dan patung-patung tuangan. Mezbah para Baal dirobohkan , menghancurkan pedupaan, menghancurkan dan meluluhlantahkan tiang tiang berhala, patung pahatan dan tuangan, dan menghamburkannya. Tukang-tukang imam dibakarnya.
Sejak Kapan Yosia menemukan kembali kitab taurat Tuhan? Pada umur Yosia yang ke 26, dia melakukan perbaikan kerusakan rumah Tuhan dan ditemukanlah kitab Taurat Tuhan. Dari isi Taurat Tuhan itulah, Yosia melakukan restorasi besar-besaran yang belum pernah terjadi sebelumnya, atas Yehuda dan Israel, dengan cara menjauhkan segala dewa kekejian dari semua daerah orang Israel dan menyuruh semua orang yang ada di Israel beribadah kepada TUHAN, Allah mereka. Maka sepanjang hidup Yosia, mereka tidak menyimpang mengikuti TUHAN Allah nenek moyang mereka. Kematiannya diratapi, dia adalah favor of man
Pada saat kapankan Yosia merayakan paskah? Pada saat dia berusia 26 tahun, pada tahun kedelapan belas meperintahannya.
Usianya mencapai berapa tahun 39 tahun
Keturunan ke berapa dari Daud Ke 16
Komentar Alkitab terkait Daud Ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan dan hidup sama seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri ( tidak ada embel-embel kata kata HANYA SAJA….)
Komentar Alkitab tentang tokoh itu sendiri II Raja 23:25 Sebelum dia tidak ada raja seperti dia yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya, sesuai segala Taurat Musa; dan sesudah dia tidak ada bangkit lagi yang seperti dia.
Kesimpulan akhir Yosia mengalami perjumpaan dengan TUHAN dan dengan Firman-Nya, mencari petunjuk Tuhan dan mentaati Firman Tuhan. DNA daripada Daud sebagai keturunan ke 16 masih berlaku dalam hidup YOSIA. Meskipun Yosia mendapat teladan buruk dari ayahnya, namun dia mendapat ajaran yang baik dari ibunya. Perjumpaan dengan Firman Tuhan membuat Yosia mengisi hari-hari hidupnya untuk sebuah restorasi bangsa secara habis-habisan sampai masuk dalam catatan sejarah. Mencatat secara restorasi yang besar-besaran.

Namun sayang sekali di akhir hidup Raja Yosia dia gagal untuk mentaati kehendak Tuhan dalam hidupnya. Di sinilah kita lihat kegagalan Raja Yosia untuk tetap mempertahankan keunggulan hidupnya justru di akhir hayatnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KITA AKAN MEMBAGI 7 KELOMPOK SESUAI 7 MINAT KALIAN

DENGAN TUGAS PERSIAPAN PRESENTASI YANG BERBEDA-BEDA

( gandakan untuk 7 kelompok)

60 menit

1 NATURE SMART dan PICTURE SMART Panitia sudah menyiapkan untuk kalian SATU BUAH JANTUNG PISANG, satu buah talenan/ tatakan potong, 1 buah pisau, 5 buah gunting, 2 buah kain hitam/ polos ( bisa juga diganti dengan karton hitam) , 5 buah cutter. Boleh di lem, boleh juga tidak. Bila akan dilem, gunakan LEM UHU 5 buah ukuran sedang.

Buatlah gambar wajah raja Yosia di usia 8 tahun, pada dua buah kain/karton yang berbeda dan wajah raja Yosia di usia 39 tahun. Tentunya berbeda wajah seorang anak kecil dengan wajah dewasa.

Gunakan semua bagian dari jantung pisang untuk membuat gambar ini. Pakai semua alat yang disediakan.

2 LOGIC SMART Buatlah kalimat matematika untuk :

1.      Di usia dia menjadi raja ditambah berapa lama dia memerintah sama dengan usia waktu dia mati

2.      Pada umur Yosia yang ke 26, dia melakukan perbaikan kerusakan rumah Tuhan dan ditemukanlah kitab Taurat Tuhan. Jika dia mulai memerintah jadi raja di umur 8 tahun, itu artinya pada tahun pemerintahannya yang ke berapakah perbaikan kerusakan rumah Tuhan itu mulai dijalankan?

3.      Selidiki bagaimana kita bisa menyimpulkan bahwa ayahnya hanya sempat mendidik raja Yosia hanya sampai dia berusia 8 tahun. Cari di Alkitabmu.

4.      Buatlah catatan bagan yang membuktikan bahwa raja Yosia adalah keturunan Daud yang ke 16. Perhatikan bahwa di kitab I dan II Raja-raja ada dua kerajaan, dan kita hanya memperhatikan raja-raja dari kerajaan Yehuda saja. Harus teliti ya!

3 MUSIC SMART Buatlah lagu untuk para pekerja yang memperbaiki rumah Tuhan, supaya mereka bersemangat melakukannya. Pakailah syair yang sudah dibuatkan pembicara pada lampiran.
4 BODY SMART Buatlah gerakan untuk beberapa peristiwa yang dilakukan Yosia. Lihat pada lampiran. Pakailah tali rafia untuk membuat area pementasan, dan pakailah beberapa pemain Raja Yosia untuk berganti-gantian memerankan raja Yosia. Tiap gerakan hanya 25 detik saja, sehingga hanya dibutuhkan 10 menit untuk presentasi kelompok BODY SMART. Sediakan musik yang disarankan secara instrumentalia, bisa yang singkat atau bersambung.
5 WORD SMART Deklarasikan II Raja –raja 22:2 dalam intonasi yang bagus, dengan menirukan suara/ komentar dari Tuhan tentang kehidupan raja Yosia. Gantikan kata ‘Ia’ dengan nama yang jelas ’ Raja Yosia…’

Deklarasikan II Raja-raja 23: 21-23. Pakailah 2 orang, dengan pembagian tugas salah satu sebagai narator, dan orang lainnya sebagai pengisi suara Raja Yosia, yang berkata-kata dengan intonasi yang penuh wibawa.

Deklarasikan II Tawarikh 35:18 dalam intonasi yang bagus, dengan menirukan suara/ komentar dari Tuhan tentang kehidupan raja Yosia.

Deklarasikan II Raja-raja 23:25 dalam intonasi yang bagus, dengan menirukan suara/ komentar dari Tuhan tentang kehidupan raja Yosia.

6 SELF SMART Di akhir hidupnya Yosia gagal untuk mempertahankan keunggulan hidupnya.

Baca di II Tawarikh 35:20-24

Berikut komentar dari para penafsir Alkitab tentang peristiwa ini:

Komentar dari Full Life

Nas : 2Taw 35:22

Operasi militer Nekho menentang kekuatan Babel yang mulai menguasai dunia adalah dari Tuhan. Yosia, sekalipun ia seorang benar, gagal untuk memahami kehendak Allah dalam hal ini sehingga berusaha menghalangi tentara Nekho. Kegagalan Yosia untuk mencari kehendak dan maksud Allah dibayar dengan kematiannya.

Komentar SH

Ketika Yosia gagal.
Suatu kisah sedih menutup catatan penulis Tawarikh tentang Yosia. Syair-syair ratapan mengenai kematian Yosia bahkan masih dinyanyikan hingga zaman setelah pembuangan (ayat 25). Raja yang diingat karena perbuatan-perbuatannya yang saleh itu (ayat 26) harus mati karena sekali saja gagal menaati kehendak Tuhan. Dosa raja-raja Israel adalah dosa bersandar kepada kekuatan negara lain demi kelangsungan negara dan bangsanya, dan bukan bersandar kepada Allah dan rencana-Nya bagi Israel. Dosa ini Yosia buat pula.

Sukar bagi kita untuk mengerti motivasi Yosia berperang melawan Firaun Nekho tanpa menyadari hal berikut: Nekho berangkat untuk membantu Asyur yang sedang melemah melawan kekuatan Babel yang terus menanjak, sementara Yosia melihat Babel sebagai negara yang berpotensi untuk menolongnya menghadapi Asyur. Maka, majulah Yosia menghadang agar Nekho tidak membantu Asyur.

Langkah ini tidak hanya menunjukkan kegagalan Yosia bersandar kepada kekuatan Tuhan karena terlalu mengandalkan kekuatan manusia, tetapi juga kegagalannya untuk taat. Kata-kata dari Nekho adalah pesan Allah (ayat 21-22). Akibatnya, Yosia terluka parah, walaupun ia telah menyamar pada saat berperang melawan Mesir. Kematiannya menyebabkan Yerusalem dan Yehuda, bahkan nabi Yeremia, berkabung (ayat 24-25). Tragis, karena justru pada saat-saat seperti ini Yehuda membutuhkan pemimpin seperti Yosia.

Renungkan: “Prestasi” rohani yang pernah dicapai seseorang Kristen patut membuat orang agar lebih hati-hati karena ia tidak kebal dari dosa pengandalan diri sendiri dan mengabaikan kehendak Tuhan.

Komentar Wycliffe

22. Yosia, seperti halnya Ahab, menyamar untuk melindungi dirinya (bdg. taf. 18:29). Sebab sekalipun kenyataan ini mungkin mengejutkan bagi Firaun, kata-kata Nekho sebenarnya merupakan pesan Allah. Karena Allah berkali-kali telah menegaskan kepada Yehuda bahwa mereka harus mengandalkan diri-Nya dan menghindari keterlibatan dalam percaturan politik internasional wilayah itu (bdg. taf. 16:9; 28:16; 32:1, 5). Megido merupakan sebuah jalan strategis yang terletak di antara dataran pantai dan Lembah Esdraelon di sebelah timur laut. Tempat tersebut telah menjadi tempat terjadinya berbagai peperangan penting sejak abad kelima belas sM hingga Perang Dunia Pertama.

Buatlah sebuah puisi yang intisarinya BETAPA MENYEDIHKAN bilamana kita gagal untuk mendengar suara Tuhan dan mentaati kehendak Tuhan, dalam hidup kita. Hal-hal seperti inilah yang membuat kita gagal untuk menjadi tetap unggul.

7 PEOPLE SMART Seluruh Yehuda dan Yerusalem berkabung pada saat Yosia mati ( II Tawarikh 35:24) Dia adalah seorang yang saleh ( II Tawarikh 35:26) Saleh artinya: memiliki kasih, jiwa persahabatan, ramah, saleh, disenangi, disayangi, dikasihi, pemurah, lemah lembut, setia, murah hati, perbuatan saleh. Nabi Yeremia membuat suatu syair ratapan mengenai raja Yosia. Dan sampai sekarang ini penyanyi laki-laki dan penyanyi perempuan menyanyikan syair-syair ratapan mengenai Yosia, dan jadi kebiasaan di Israel.

Buatlah wawancara seolah-olah kalian adalah warga Israel dan Yehuda yang bersedih saat kematian Raja Yosia. Katakan apa pendapat kalian tentang mendiang raja Yosia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelompok Music Smart

 

Lagu untuk Pekerja di Rumah Tuhan ( lagu dibuat semacam Freely Style/ seperti gaya orang berbicara/ gaya operet)

 

AYO KERJA !!

 

Syair oleh; Grace Sumilat

Ide syair: II Raja-raja 22: 3-7

 

Ayo Safan, ayo Safan, ayo Safan !!

Pergilah ke rumah Tuhan

Seg’nap rakyat sudah kumpulkan

Uang persembahan mereka

 

Ayolah imam Hilkia

Berikan uang-uang itu

Kepada para pengawas

Pengawas di rumah Tuhan

 

Hai para tukang-tukang

Perbaiki rumah Tuhan

Hai tukang-tukang kayu

Ayo belilah kayu

 

Hai tukang-tukang bangunan

Ayo belilah batu

Hai tukang-tukang tembok

Ayo pahatlah batu

 

Perbaikilah rumah Tuhan itu !

Bekerjalah dengan jujur !

Ayo kerja, ayo kerja, ayo kerja !!

Kerja jujur, kerja jujur, kerja jujur !!

 

 

PERSIAPAN PRESENTASI KELOMPOK BODY SMART

MASING-MASING NOMOR HANYA DIBERI WAKTU MAKSIMAL 25 DETIK

TOTAL WAKTU PRESENTASI 10 MENIT UNTUK 25 NOMOR

WAKTU LATIHAN 60 MENIT

 

NOMOR KALIMAT NARATOR BACAAN PEMERAN GERAKAN MUSIK YANG DISARANKAN
1 PERBAIKILAH RUMAH TUHAN DARI KERUSAKAN-KERUSAKANNYA ! II Raja-raja 22:1-7 Raja Yosia memerintahkan untuk memperbaiki rumah Tuhan yang telah rusak Lagu pekerja
2 BACAKAN KITAB TAURAT TUHAN ITU, AKU MAU MENDENGARNYA II Raja-raja 22:10-11 Raja Yosia mendengarkan dengan sungguh-sungguh pembacaan kitab taurat Tuhan. Lalu setelah beberapa lama, dia mengoyakkan pakaiannya ( tanda pertobatan/penyesalan/ merendahkan diri di hadapan Tuhan) Lagu lembut
3 YOSIA MEMBACAKAN KITAB PERJANJIAN TUHAN II Raja-raja 23:1-2 Raja Yosia membuka gulungan kitab dan membacanya Lagu dinamis
4 YOSIA MENGADAKAN PERJANJIAN DI HADAPAN TUHAN II Raja-raja 23: 3 Raja Yosia mengajak rakyat berjanji kepada Tuhan untuk hidup mentaati Firman Tuhan Lagu dinamis
5 YOSIA MEMBERI PERINTAH UNTUK SEMUA PERKAKAS UNTUK DEWA BAAL DAN ASYERA DIKELUARKAN DARI BAIT TUHAN DAN DIBAKAR DI LUAR KOTA II Raja-raja 23:5 Yosia memberi perintah untuk semua perkakas untuk dewa baal dan asyera dikeluarkan dari bait tuhan dan dibakar di luar kota Lagu peperangan
6 YOSIA MEMBERHENTIKAN PARA IMAM DEWA-DEWA ASING II Raja-raja 23:5 Yosia memberhentikan para imam dewa-dewa asing Lagu peperangan
7 YOSIA MEROBOHKAN PETAK-PETAK PELACURAN BAKTI YANG ADA DI RUMAH TUHAN II Raja-raja 23:7 Yosia merobohkan petak-petak pelacuran bakti yang ada di rumah tuhan Lagu peperangan
8 YOSIA MENAJISKAN BUKIT-BUKIT PENGORBANAN, DAN MEROBOHKANNYA II Raja-raja 23: 8 Yosia menajiskan bukit-bukit pengorbanan, dan merobohkannya Lagu peperangan
9 YOSIA MELARANG PARA IMAM BUKIT PENGORBANAN NAIK KE MEZBAH TUHAN II Raja-raja 23: 9 Yosia melarang para imam bukit pengorbanan naik ke mezbah tuhan Lagu peperangan
10 YOSIA MENAJISKAN TOFET  SUPAYA TIDAK ADA LAGI ANAK ANAK YANG DIKORBANKAN DALAM API KEPADA KEWA MOLOKH II Raja-raja 23: 10 Yosia menajiskan tofet  supaya tidak ada lagi anak anak yang dikorbankan dalam api kepada kewa molokh Lagu peperangan
11 YOSIA MEMBUANG KUDA-KUDA YANG DITARUH UNTUK DEWA MATAHARI II Raja-raja 23: 11 Yosia membuang kuda-kuda yang ditaruh untuk dewa matahari Lagu peperangan
12 YOSIA MEMBAKAR KERETA-KERETA DEWA MATAHARI II Raja-raja 23: 11 Yosia membakar kereta-kereta dewa matahari Lagu peperangan
13 YOSIA MEROBOHKAN MEZBAH-MEZBAH BERHALA YANG ADA DI PELATARAN RUMAH TUHAN II Raja-raja 23: 12 Yosia merobohkan mezbah-mezbah berhala yang ada di pelataran rumah tuhan Lagu peperangan
14 YOSIA MENAJISKAN BUKIT-BUKIT PENGORBANAN YANG ADA DI SEBELAH TIMUR YERUSALEM, YANG DIDIRIKAN UNTUK DEWA ASYTORET, DEWA KAMOS, DEWA MILKOM. II Raja-raja 23: 13 Yosia menajiskan bukit-bukit pengorbanan yang ada di sebelah timur yerusalem, yang didirikan untuk dewa asytoret, dewa kamos, dewa milkom. Lagu peperangan
15 YOSIA MEMECAHKAN TUGU-TUGU BERHALA II Raja-raja 23: 14 Yosia memecahkan tugu-tugu berhala Lagu peperangan
16 YOSIA MENEBANG TIANG-TIANG BERHALA II Raja-raja 23: 14 Yosia menebang tiang-tiang berhala Lagu peperangan
17 YOSIA MEROBOHKAN MEZBAH  BERHALA DAN BUKIT PENGORBANAN YANG ADA DI BETEL II Raja-raja 23: 15 Yosia merobohkan mezbah  berhala dan bukit pengorbanan yang ada di betel Lagu peperangan
18 YOSIA MEMECAHKAN BATU-BATU PADA MEZBAH BERHALA YANG ADA DI BETEL DITUMBUK HALUS HALUS MENJADI ABU II Raja-raja 23: 15 Yosia memecahkan batu-batu pada mezbah berhala yang ada di betel ditumbuk halus halus menjadi abu Lagu peperangan
19 YOSIA MEMBAKAR TIANG BERHALA YANG ADA DI BETEL II Raja-raja 23: 15 Yosia membakar tiang berhala yang ada di betel Lagu peperangan
20 YOSIA MEMBAKAR TULANG-TULANG DARI KUBURAN KERAMAT II Raja-raja 23: 16 Yosia membakar tulang-tulang dari kuburan keramat Lagu peperangan
21 YOSIA MENJAUHKAN KUIL DI BUKIT –BUKIT PENGORBANAN DI KOTA-KOTA  SAMARIA II Raja-raja 23: 19 Yosia menjauhkan kuil di bukit –bukit pengorbanan di kota-kota  samaria Lagu peperangan
22 YOSIA MENYEMBELIH SEMUA IMAM BUKIT-BUKIT PENGORBANAN DI SAMARIA II Raja-raja 23: 20 Yosia menyembelih semua imam bukit-bukit pengorbanan di samaria Lagu peperangan
23 SETELAH ITU YOSIA PULANG KE YERUSALEM II Raja-raja 23: 20 Setelah itu yosia pulang ke yerusalem Lagu peperangan
24 YOSIA MEMERINTAHKAN MERAYAKAN PASKAH BAGI TUHAN II Raja-raja 23: 21-23 Yosia memerintahkan merayakan paskah bagi tuhan Lagu perayaan
25 YOSIA MENGHAPUSKAN PARA PEMANGGIL ARWAH, PARA PEMANGGIL ROH PERAMAL, TERAFIM, BERHALA-BERHALA DAN SEGALA DEWA KEJIJIKAN YANG TERLIHAT DI TANAH YEHUDA DAN YERUSALEM II Raja-raja 23: 24 Yosia menghapuskan para pemanggil arwah, para pemanggil roh peramal, terafim, berhala-berhala dan segala dewa kejijikan yang terlihat di tanah yehuda dan yerusalem Lagu peperangan

 

 

 

 

 

 

 

PANDUAN PEMBICARA

 

  1. Opening pembicara 5 menit
  2. Memberi kesempatan tiap kelompok mempelajari TABEL DATA RAJA YOSIA dipandu guru kelompok masing-masing 10 menit
  3. Memberi kesempatan 7 kelompok mempersiapkan presentasi , waktunya 60 menit
  4. Ingat ada dua lampiran, yang satu untuk kelompok music smart, dan yang satu untuk kelompok body smart
  5. Ingat bahwa kelompok Nature Smart dijadikan satu dengan kelompok Picture Smart ( oleh karena itu bukan 8 kelompok, melainkan 7 kelompok)
  6. Presentasi sbb:
    1. Kelompok Nature Smart dan Picture Smart ( 5 menit)
    2. Kelompok Logic Smart ( 5 menit)
    3. Kelompok Music Smart (5 menit)
    4. Kelompok Body Smart (10 menit)
    5. Kelompok Word Smart ( 5menit)
    6. Kelompok Self Smart ( 5 menit)
    7. Kelompok People Smart (10 menit)
  7. Dari presentasi kelompok yang satu kepada kelompok yang lain sebagai berikut komentar pembicara ( TOTAL KOMENTAR PEMBICARA ADALAH MAKSIMAL 40 MENIT)
    1. Kelompok Nature Smart dan Picture Smart ( 5 menit)- Beginilah wajah Raja Yosia di usia 8 tahun dan beginilah wajah Raja Yosia waktu mati di usia 39 tahun. Hidup itu sangat berharga, bukan soal berapa lamanya, berapa tuanya, tetapi SOAL BAGAIMANA KITA MENGISI HIDUP KITA
    2. Kelompok Logic Smart ( 5 menit)—Tiap-tiap apa yang kita lakukan dalam hidup kita menggoreskan sejarah/ menggoreskan suatu cerita/ kisah hidup. Tiap-tiap waktu yang Tuhan berikan pada kita, kita harus isi dengan bijaksana, sebagaimana raja Yosia mengisinya. Tuhan memiliki catatan tentang seluruh hidup kita
    3. Kelompok Music Smart (5 menit)

Kecintaan Yosia pada Tuhan membuat Yosia sangat cinta pada rumah Tuhan, dia tidak ingin rumah Tuhan itu rusak dan dipenuhi berhala-berhala bahkan dia membenci penyembahan berhala. Bagaimana dengan hidup kita?

  1. Kelompok Body Smart (10 menit)

Dari presentasi kelompok Body Smart tadi kita dapat melihat betapa Raja Yosia memberantas habis-habisan penyembahan berhala. Betapa dia adalah generasi unggul

  1. Kelompok Word Smart ( 5menit)

Itulah catatan kemenangan dari Raja Yosia. Seorang generasi unggul

  1. Kelompok Self Smart ( 5 menit)

Namun kita lihat di sini bahwasannya di suatu titik akhir hidupnya Raja Yosia gagal mempertahankan keunggulan hidupnya. Sungguh amat disayangkan.

  1. Kelompok People Smart (10 menit)

Inilah kesedihan orang yang sepanjang hidupnya saleh, namun mati dengan cara mengenaskan, karena gagal taat dan peka pada TUHAN.

 

Kesimpulan:

 

Untuk jadi unggul itu saja kita harus memiliki banyak karakter emas, apalagi untuk TERUS MENJADI UNGGUL maka kita kita;

  • Tidak boleh cepat puas
  • Kalau sudah unggul, terus tingkatkan keunggulan itu
  • Kalau ingin terus bertahan sebagai yang tetap unggul, maka kita harus terus mengadakan perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll, karena dunia terus berkembang, maka kita juga akan terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
  • Jangan lupa bahwa semuanya ini HANYA UNTUK HORMAT KEMULIAAN TUHAN, bukan untuk kesombongan kita, bukan untuk kebanggaan kita, semua untuk memuliakan nama TUHAN.

 

 

 

 

 

 

Andalan

SIL THE EXCELLENT GENERATION ACARA PENDAMPING SESI 6 GAME 8 DIMENSI KECERDASAN


INFO; Semua rekam pelaksanaan materi ini di GPdI Siloam Kotabumi Lampung, dapat anda lihat di link ini:

REKAM PELAKSANAAN SIL THE EXCELLENCE GENERATION 2019

 

ACARA PENDAMPING UNTUK MEMPERLENGKAPI

SESI 6

THE EXCELLENT GENERATION

PENELUSURAN MINAT ANAK

SESUAI 8 DIMENSI KECERDASAN

 

BAGAN PROFESI

https://jeniuscaraalkitab.com/2011/06/27/bagan-berbagai-macam-profesi-sesuai-dengan-9-dimensi-kecerdasan-howard-gardner/

CARA MENUMBUHKEMBANGKAN

https://jeniuscaraalkitab.com/2010/11/17/cara-menumbuhkembangkan-8-dimensi-kecerdasan/

LOGIC SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2016/11/16/game-matematika-seru/

https://jeniuscaraalkitab.com/2014/10/18/game-matematika-kelipatan/

https://jeniuscaraalkitab.com/2014/05/06/game-penjumlahan-dan-pengurangan-perkalian-dan-pembagian/

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/09/19/2-games-logic-smart/

NATURE SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/10/01/2-games-nature-smart-pengembangan-materi/

PICTURE SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2015/01/16/game-lomba-puzzle/

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/18/13-games-picture-smart/

BODY SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/09/20/6-games-body-smart/

PEOPLE SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/09/19/8-games-people-smart/

SELF SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/06/8-permainan-games-self-smart-intrapersonal-pada-multiple-intellegent/

WORD SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/01/16-games-word-smart/

 

MUSIC SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/01/8-games-music-smart/

ACARA PENDAMPING UNTUK MEMPERLENGKAPI

SESI 6

THE EXCELLENT GENERATION

PENELUSURAN MINAT ANAK

SESUAI 8 DIMENSI KECERDASAN

BAGAN PROFESI

https://jeniuscaraalkitab.com/2011/06/27/bagan-berbagai-macam-profesi-sesuai-dengan-9-dimensi-kecerdasan-howard-gardner/

CARA MENUMBUHKEMBANGKAN

https://jeniuscaraalkitab.com/2010/11/17/cara-menumbuhkembangkan-8-dimensi-kecerdasan/

LOGIC SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2016/11/16/game-matematika-seru/

https://jeniuscaraalkitab.com/2014/10/18/game-matematika-kelipatan/

https://jeniuscaraalkitab.com/2014/05/06/game-penjumlahan-dan-pengurangan-perkalian-dan-pembagian/

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/09/19/2-games-logic-smart/

NATURE SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/10/01/2-games-nature-smart-pengembangan-materi/

PICTURE SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2015/01/16/game-lomba-puzzle/

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/18/13-games-picture-smart/

BODY SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/09/20/6-games-body-smart/

PEOPLE SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/09/19/8-games-people-smart/

SELF SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/06/8-permainan-games-self-smart-intrapersonal-pada-multiple-intellegent/

WORD SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/01/16-games-word-smart/

 

MUSIC SMART

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/01/8-games-music-smart/

 

Andalan

SIL THE EXCELLENT GENERATION SESI 6 LAUNCH YOUR EXCELLENCE.


INFO; Semua rekam pelaksanaan materi ini di GPdI Siloam Kotabumi Lampung, dapat anda lihat di link ini:

REKAM PELAKSANAAN SIL THE EXCELLENCE GENERATION 2019

 

SESI 6 ( 2 jam)

LAUNCH YOUR EXCELLENCE.

( Meluncurkan Keunggulanmu)

I LAUNCH

Unduh gratis materi ini pada word, dengan klik

SESI 6 I LAUNCH

 

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

7 langkah menjadi Generasi yang Excellence / Generasi Unggul

Diadaptasi dari tulisan ini:

https://hellenicnews.com/7-keys-to-cultivating-a-spirit-of-excellence-by-delatorro-l-mcneal-ii/

DIADAPTASI  MENJADI 8 LANGKAH

Penggambaran 8 langkah ini dalam 2 paragraf:

Tuhan ingin mengangkat kita menjadi KEPALA

dan bukan menjadi EKOR.

Ketika kita menjadi generasi unggul,

maka kita akan dapat menjadi Pemimpin yang luar biasa

di masa datang.

Ketika kita menjadi pemimpin yang luar biasa,

maka Tuhan akan pakai hidup kita

memberi pengaruh yang luar biasa kepada lebih banyak lagi orang,

dibandingkan apabila kita tidak menjadi pemimpin/

atau tidak menjadi unggul/

atau tidak menjadi generasi pemimpin yang memiliki keunggulan,

maka pengaruh yang kita berikan hanya pada sedikit orang saja.

 

Ketika kita ingin menjadi generasi unggul,

mula pertama kita harus

menginginkan untuk menjadi

generasi yang unggul,

dengan cara kita mau belajar dari generasi unggul di Alkitab

bagaimana mereka bisa menjadi unggul;

seperti misalnya apa saja karakter mereka,

bagaimana mereka disembuhkan dari luka hati di masa lalu,

bagaimana mereka berhasil memimpin diri sendiri,

teman-teman, anggota, bahkan dapat memberi pengaruh yang baik

kepada pemimpin,

serta bagaimana mereka dapat bekerja secara TIM,

dan apa sebenarnya kata Alkitab mengenai resep rahasia

untuk bisa menjadi generasi unggul.

Untuk menjadi generasi unggul ternyata

memiliki hati yang mau melayani adalah wajib kita punyai,

dan lebih teliti lagi daripada itu, ternyata kita pelajari bahwa keunggulan itu didapat dari ;

mau berjalan pada mil yang kedua,

setia perkara kecil dan berintegritas/ dapat dipercaya.

Setelah kita menjadi generasi unggul

kita harus dapat mempertahankan keunggulan

yang sudah kita capai itu

dengan terus menjadi unggul

serta menghancurkan semua pengghalan keunggulan.

SINOPSIS 7 SESI UTAMA DAN 1 POINT PENDAMPING, TOTAL 8 POINT

  1. DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION ( Inginkan menjadi generasi unggul)

Karena Tuhan mendesign hidup kita sebagai kepala dan bukan ekor ( Ulangan 28:13)

Oleh karena itu dalam hidup kita kita harus punya keinginan untuk menjadi luar biasa, karena kita punya tujuan ilahi dalam hidup kita ( God’s purpose), yaitu menjadi pribadi yang memuliakan nama-Nya. ( Yesaya 43:7)

Orang yang excellent akan berdiri di hadapan raja-raja ( Amsal 22:29)

TOKOH; DANIEL ( bukti bahwa Daniel Excellent Daniel 1:19, 21, Daniel 5:29, Daniel 6:29)

 

  1. LEARN FROM EXCELLENT GENERATION.( Belajarlah dari generasi unggul)

Ada tokoh-tokoh Alkitab yang digambarkan memiliki keunggulan dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka, mari kita contoh hal-hal positif dari hidup mereka, karena mereka memiliki GOLD CHARACTER/ karakter emas ( TEKUN, SETIA, BERSABAR, TAHAN UJI, DLL). Ada lima sisi karakter emas dapat dilihat dari , jadi teladan dalam : ( I Tim 4:12)

  • Jadi teladan dalam Perkataan
  • Jadi teladan dalam tingkah laku
  • Jadi teladan dalam kasih
  • Jadi teladan dalam kesetiaan
  • Jadi teladan dalam kesucian

 

Karena setiap point pada SIL ini sudah menggunakan TOKOH, maka khusus untuk sesi 2 ini, kita akan  pilih salah satu dari tokoh-tokoh Alkitab pada sesi ini yaitu YOSUA. Point GOLD CHARACTER OF JOSHUA ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING.

Lihatlah bahwa trauma masa lalu yang bisa menghambat hidup mereka harus dapat diatasi ( YOSUA SEMBUH DARI TRAUMA MASA LALUNYA) SEMBUH DARI TRAUMA  ini akan disampaikan dalam SESI INTI DARI SESI 2 INI

Orang-orang seperti ini akan TETAP naik dan bukan TURUN/ memiliki kepemimpinan. LEADERSHIP ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh Yosua

Self Leading, Leading line, Leading down, Leading up, overcome the enemy

Kelima dimensi kepemimpinan itu akan kita teliti pada pribadi Yosua

Lihatlah orang-orang ini dapat bekerja sama dengan orang lain yang dapat menutupi kekurangan mereka, dalam suatu tim work yang baik. Bagaimana Yosua sebagai seorang yang dapat bekerja secara Tim akan kita lihat. TIM WORK ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh YOSUA

TOKOH; YOSUA ( Bukti bahwa Yosua Excellent : Yosua 24:31,Hakim-hakim 2:7)

 

  1. GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.( Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

Dapatkan resep di balik layar untuk bagaimana bisa menjadi unggul

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
  • Paduan Mazmur 1 dan Yosua 1:8 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung
  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari
    • Daud orang yang sangat suka memuji dan menyembah Tuhan, dan dia juga sangat suka akan hukum-hukum Tuhan yang adil/ menyukai Firman Tuhan ( Mazmur 119:164, 166-168) juga suka melakukan firmanNya, sehingga hidupnya dikelilingi anugerah Tuhan ( Mazmur 119: 165) , yaitu berupa KETENTRAMAN , dan diajuhkan Tuhan dari BATU SANDUNGAN

TOKOH DAUD; ( Bukti bahwa Daud Excellent  II Samuel 23:1)

 

  1. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE(Generasi unggul yang melayani)
  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

  1. GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT.( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi tentang bagaimana menjadi unggul)
  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)
  • Setia pada perkara kecil akan membuat kita dipercaya pada perkara besar ( Lukas 16:10) ( Think big and start small)
  • Integritas ; Benar pada perkara kecil akan benar dalam perkara besar ( Lukas 16:10)

TOKOH: RUT

( Bukti bahwa Rut Excellent  adalah Kabar tentang Rut pun sampai ke telinga Boaz, Rut 2: 11-12)

 

  1. LAUNCH YOUR EXCELLENCE. ( Meluncurkan Keunggulanmu)

Kenali potensimu/ bakatmu (multiple intelligences)

Luncurkanlah potensimu dan kembangkanlah  untuk kemuliaan Tuhan

TOKOH; YESUS ( Yesus unggul dalam semua dimensi kecerdasan)

Materi ini selain ada pada sesi utama, juga akan dipakai dalam acara pendamping

 

  1. MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT ( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)
  • Jangan cepat puas dengan pencapaian terbaikmu
  • Terus tingkatkan keunggulan terakhirmu
  • Adakan terus perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll

Tokoh: Raja Yosia

( Bukti bahwa Raja Yosia excellent II Raja-raja 23: 25)

 

  1. ENEMIES OF BEING EXCELLENT ( Musuh-Musuh Pencapaian Excellent )

Orang yang ingin menjadi excellence, harus menyingkirkan penghalang-penghalang, dan ini yang harus dilakukan:

  • TIDAK AKAN Mengambil jalan pintas
  • TIDAK AKAN Melakukan hal-hal yang murahan
  • TIDAK MAU setengah-setengah.

( POINT INI AKAN DISAMPAIKAN DALAM ACARA PENDAMPING)

 

 

 

SESI 6

LAUNCH YOUR EXCELLENCE.

( Meluncurkan Keunggulanmu)

I LAUNCH

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala

dan bukanmenjadi ekor,

engkau akan tetap naik dan bukan turun, e

apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu,

yang kusampaikan pada hari ini

kaulakukan f  dengan setia,

28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang

ke kanan atau ke kiri g

dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini,

dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

 

LAUNCH YOUR EXCELLENCE. ( Meluncurkan Keunggulanmu)

Kenali potensimu/ bakatmu (multiple intelligences)

Luncurkanlah potensimu dan kembangkanlah  untuk kemuliaan Tuhan

TOKOH; YESUS ( Yesus unggul dalam semua dimensi kecerdasan)

Materi ini selain ada pada sesi utama, juga akan dipakai dalam acara pendamping

 

 

 

 

MATERI ANAK

 

PUJIAN ( 20 MENIT)

 

Tahukah kalian bahwa Tuhan Yesus sangat cerdas? Dan dimensi kecerdasan Yesus sangat mencengangkan.

Tuhan Yesus adalah sosok yang sangat cerdas dan kecerdasan-Nya adalah majemuk.

Dalam zaman sekarang ini Tuhan ingin kita jadi orang-orang yang brilliant dan menjawab tantangan Zaman ini.

Seorang Ahli bernama Howard Garner meneliti bahwa kecerdasan manusia ada 8 Jenis. Jika paradigma lama berkata bahwa orang yang cerdas adalah orang yang menguasai Matematika dan Bahasa saja, kini paradigma yang baru menemukan 8 dimensi kecerdasan.

Sebenarnya dalam Alkitab ini bukanlah hal baru, mari kita teliti bersama!

Mari kita lihat kecerdasan Tuhan Yesus dan juga yang terdapat dalam diri tokoh –tokoh Alkitab yang lainnya:

 

DELAPAN DIMENSI KECERDASAN

 

8.4.1.Kecerdasan Logis-Matematis / Logic Smart

Kecerdasan Matematis adalah kemampuan untuk melakukan penalaran, hitung-menghitung, dan memecahkan masalah secara rasional dan berpikir jernih.

Archimedes tokoh penemu hukum Archimedes

Sir Isaac Newton, 

Galileo adalah orang- orang dengan kecerdasan matematika yang tinggi

 

Kecerdasan Logika Matematika dalam Alkitab

  • Mat 14 dikatakan bahwa Tuhan Yesus memberi makan lima ribu orang lebih dengan cara memberkati 5 roti dan dua ikan, bahkan sisa 12 bakul. Bagaimana mungkin menghitung mereka segitu banyak? Dengan menyuruh mereka duduk berkelompok-kelompok
    • Matius 17 Tuhan Yesus menyuruh Petrus memancing ikan yang di dalamnya ada uang 4 dirham untuk membayar pajak (4dirham adalah 4x 8 gam emas) Tentunya Tuhan Yesus bisa menghitung berapa pajak yang harus Dia bayarkan.
    • Markus 12:43 Tuhan Yesus memuji janda miskin yang mempersembahkan persembahannya lebih banyak dari semua orang lain, karena Tuhan Yesus menghitung berdasarkan prosentasi

 

8.4.2.Kecerdasan Verbal/ linguistic/word smart

Kecerdasan berbahasa adalah kemampuan menggunakan bahasa untuk berbicara dan menulis dengan lancar dan jelas

 

Albert Einstein pada masa kecilnya mengalami keterlambatan berbicara yang cukup parah, ia baru benar-benar dapat berbicara di usia 10 tahun, namun demikian bukan berarti dia tidak melakukan pengamatan apa pun di lingkungannya, justru dalam kebungkamannya , ia lebih cermat mengamati dan mengkonseptualisasi dunia, sampai ditemukannya teori realitivitas yang menggemparkan di jamannya yang hingga kini masih digunakan

 

Jean Paul Sartre, filsuf dan Sastrawan Perancis yang hidup di tahun 1905-1980, di usia 5 tahun, mencapai kematangan berbicara seperti orang dewasa, ekspresinya, gaya dan isi pembicaraannya menyerupai orang dewasa, tak lama kemudian ia belajar menulis, pada usia 9 tahun, Sartre menyelesaikan sebuah buku.

 

Kecerdasan Linguistik / Berbahasa dalam Alkitab

Tuhan Yesus punya kecerdasan berbahasa yang luar biasa.Dia Ahli dalam bidang pidato di depan   ribuan orang, Dia pandai membuat ilustrasi (misalnya tentang membangun rumah dengan dasar

pasir atau batu)  , cerita pendek (cerpen)misalnya tentang anak yang hilang,kata-kata puitis (mis tentang ucapan bahagia) sehingga penulis Alkitab sering berkomentar tentang reaksi pendengar

 

  • Mat 7:28 Takjublah orang banyak itu mendengar pengajaran-Nya
  • Mat 21:45 Orang farisi pun mengetahui arti dari perumpamaan2 Tuhan-Yesus.
  • Mrk 10:24 Tercengang
  • Luk 2:47 Semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan semua jawab yang diberikannya
  • Luk 7:29 Orang-orang yang mendengar pengajaran Yesus mengakui kebenaran perkataan-Nya, termasuk para pemungut cukai
  • Luk 10 :39 Maria terpaku di kaki Yesus untuk mendengarkan Dia
  • Luk 19:48 Terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia
  • Luk 21:38 Orang-orang antri ingin mendengarkan Dia berbicara
  • Yohanes 8:9 Lewat perkataan-Nya Tuhan Yesus berhasil mengendalikan massa yang sedang mengamuk dan menyeret seorang wanita pezinah kepada Yesus
  • Yohanes 7:40 Orang-orang mengakui Yesus sebagai nabi yang akan datang setelah mendengar perkataan-Nya

 

8.4.3.Kecerdasan Visual Spacial

Kecerdasan Visual Spacial adalah kemampuan untuk membayangkan suatu bidang datar atau ruang dengan akurat

 

Juara Catur Boris Spassky dan kartunis Walt Disney adalah beberapa nama

yang menunjukkan orang-orang dengan kecerdasan Visual Spacial yang tinggi.

 

Kecerdasan Visual Spasial Dalam Alkitab

  • Mat 6 :3 Tuhan Yesus adalah tukang kayu
  • Mat 13:55 Tuhan Yesus adalah anak tukang kayu. Tuhan Yesus belajar menjadi tukang kayu dari Yusuf ayah-Nya

 

8.4.4.Kecerdasan Olah Tubuh/ Kinestik/ Bodysmart

Kecerdasan olah tubuh adalah kemampuan menggerakkan anggota badan secara indah, lentur dan sempurna

 

Pada awal Pebruari 2003 lalu, seorang anak berusia 4,5 tahun bernama Tacha Berliansyah, mencari perhatian public dengan keikutsertaannya dalam lomba lari marathon Bali 10 K-A Solidarity Run For Bali, sebagai peserta termuda. Bersama sekitar 15 ribu pelari marathon tingkat local maupun internasional

 

Michael Jordan (pemain bola baskaet) dan Babe Ruth (pemain baseball legendaries dari Amerika) sebagai orang-orang dengan kecerdasan gerakan tubuh yang tinggi. Joe Montana (pemain sepak bola gaya Amerika) dan Kerrie Stru (Pesenam oleimpiade) adalah pemilik kecerdasan gerakan tubuh

 

Carlie Caplin juga memiliki kecerdasan tinggi walaupun dia bukan seorang olahragawan

Septian Dwi Cahyo juga mempunyai kecerdasan oleh tubuh sebagai seniman pantomim

 

 

Kecerdasan Olah Tubuh Dalam Alkitab

  • Mat 4:23 Tuhan Yesus berkeliling di seluruh Galilea. Bayangkan bahwa Tuhan Yesus olah raga utamanya adalah gerak jalan bersama dengan murid-murid-Nya

8.4.5.Kecerdasan Musik/ Musik Smart

Kecerdasan Musik adalah : kemampuan memadukan nada-nada secara harmonis dan indaha dalam bentuk gubahan lagu, nyanyian dan bermain alat musik

 

Mozart, Bach, Beethoven, Debussy, Haydn, Tschaikovsky, Chopin, Jhon Lenon, stevie Wonder, Carole King, John Williams dan Carlos Santana

Adalh orang-orang dengan kecerdasan musik tinggi

 

Yehudi Menuhin, composer dan pemain biola besar dunia, jatuh cinta pada musik dan biola sejak usia 3 tahun, tak lama setelah ia menyaksikan konser biola Louis Persinger bersama ayah bundanya, ia meminta hadiah ulang tahun sebuah biola dan guru biola, akhirnya Louis Persinger pun menjadi gurunya dan pada usia 10 tahun ia pun mendunia sebagai pemain biola cilik

 

Kecerdasan Musikal Dalam Alkitab

  • Mat 26:30 Tuhan Yesus juga suka menyanyi, sebelum Ia memasuki masa sengsara-Nya, ia mengajak murid-murid-Nya menyanyikan nyanyian pujian, Tuhan Yesus tahu betul bahwa kuasa dari puji-pujian sanggup memberi-Nya kekuatan menghadapi Via Dolorosa

 

8.4.6.Kecerdasan Interpersonal / Kecerdasan Antarpribadi/ People Smart

Kecerdasan interpersonal adalah  kemampuan untuk memahami dan bergaul dengan orang lain

 

Martin Luther King Jr, Franklin D. Roosevelt serta Jendral Norman Schwartzkopf mereka adalah nama-nama yang memiliki kecerdasan interpersonal yang tinggi

 

 

Kecerdasan Interpersonal Dalam Alkitab (Kecerdasan Bergaul)

  • Tuhan Yesus pandai bergaul dengan siapa saja, Dia dijuluki sahabat orang berdosa karena Dia bergaul dengan pemungut cukai, perempuan berdosa, murid-murid-Nya pun berasal dari berbagai kalangan, ada dokter (cendekiawan), ada nelayan (rakyat jelata), ada pemungut cukai (Pegawai Negri), ada golongan orang zelot (politikus), Tuhan Yesus menjalin hubungan dengan banyak orang, dan Dia memilih untuk memuridkan 12 orang

 

8.4.7.Kecerdasan Intrapribadi/ Kecerdasan Emosi

Kecerdasan Intrapribadi adalah kemampuan untuk menyadari dan menelurusi emosi diri sendiri dan mengelolalnya dengan efektif

 

Tokoh-tokoh seperti Neil Armstrong, Helen Keller, Columbus ataupun Sir Edmond Hillary merupakan beberapa contoh orang yang memiliki kehidupan sukses dengan kecerdasan intrapersonal luar biasa yang mereka miliki

 

 

Kecerdasan Intrapersonal (Kecerdasan Emosi)

  • Tuhan Yesus sangat pandai dalam mengelola emosinya sendiri.Punya kepekaan terhadap lingkungannya. Tuhan Yesus sering dituliskan sbb: maka tergeraklah hatinya oleh belas kasihan, Tuhan Yesus juga meredam keinginan murid-murid (Luk 10:18) untuk membalas dendam. Tuhan Yesus punya pengendalian diri yang luar biasa saat menjalani kesengsaraan di kayu salib, menghadapi cemoohan, menghadapi hujatan, bahkan menghadapi orang yang meludai Dia, dll

 

8.4.8.Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan Naturalis adalah kemampuan merasakan bentuk-bentuk serta senghubungkan elemen-elemen   yang ada di alam, kemampuan mengenali dan mengklasifikasi tanaman, batu-batuan dan binatang serta semua varietas flora dan fauna, kemampuan mengenali artefak atau symbol-simbol budaya seperti berbagai jenis bangunan atau patung

 

 

George Mendell penemu teori Genetika merupakan contoh orang yang memiliki kecerdasan natural yang menonjol

 

 

Kecerdasan Naturalis Dalam Alkitab

  • Walau pun bukan nelayan Tuhan Yesus memberi saran kepada murid-murid yang gagal menangkap ikan semalam-malaman, karena taat pada Yesus, mereka pun berhasil menangkap ikan dalam jumlah besar
  • Tuhan Yesus menggunakan angin yang berhembus dari laut ke darat untuk media Dia berkotbah di tepi pantai dari atas perahu
  • Tuhan Yesus memperhatikan pohon ara yang tidak berbuah dan mengutukinya
  • Tuhan Yesus menjadikan peristiwa-peristiwa alam sebagai ilustrasi pengajarannya, misalnya tentang benih yang ditabur, pokok anggur yang benar, dll

 

Setelah mendapat pelajaran tentang 8 DIMENSI KECERDASAN YESUS

Sekarang ayo memilih cita-cita yang dapat kamu doakan dari sekarang !!

 

 

Guru dapat menyiapkan GAMBAR-GAMBAR PROFESI PADA TIAP DIMENSI KECERDASAN

PADA POWER POINT

Atau memutarkan VIDEO ini:

https://www.youtube.com/watch?v=gpFM_ZcQw7c

 

 

8.4.1.Kecerdasan Logis-Matematis / Logic Smart

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Ahli Matematika, Sarjana Ilmu Pasti, Insinyur, Detektif, Pengacara, Akuntan, Ahli Programer Komputer, Ahli Statistik, dll

 

8.4.2.Kecerdasan Verbal/ linguistic/word smart

Kecerdasan berbahasa adalah kemampuan menggunakan bahasa untuk berbicara dan menulis dengan lancar dan jelas

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Pengarang novel, penulis puisi, juru kampanye, ahli pidato, pemimpim organisasi politik, editor surat kabar, wartawan, penterjemah, pengkotbah, humas, pemimpin acara, penyiar TV, Penyiar Radio, dll

 

8.4.3.Kecerdasan Visual Spacial

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Arsitek, pelukis, pematung, navigator, pemain catur, ahli ilmu lingkungan alam, sarjana ilmu fisik, ahli strategi perang, designer grafis, designer interior, designer kostum, make up artist, kamerament. Editor film, penulis buku kartun, kartunis , dll

 

8.4.4.Kecerdasan Olah Tubuh/ Kinestik/ Bodysmart

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Penari, actor/aktris, olehragawan, pekerja lapangan, mekanik yang berbakat, koreografer, penari latar, sutradara, Model , dll

 

8.4.5.Kecerdasan Musik/ Musik Smart

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Pencipta Lagu, Konductor, Pengerajin alat musik, penala piano, penyanyi, pemain musik, guru musik, arranger, juri musik, pemain band, pencipta jingle iklan, piñata musik film, pembuat musik midi, dll

 

8.4.6.Kecerdasan Interpersonal / Kecerdasan Antarpribadi/ People Smart

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Politikus, Mediator, guru, pendeta/ pastor, konselor, manager, humas, pedagang, sales, pekerja social, public speaker, konselor, management,marketing, Pramugari/ Perawat/ Wartawan

8.4.7.Kecerdasan Intrapribadi/ Kecerdasan Emosi

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Pengarang novel, konselor, filsuf, konselor, pendeta, dll

Penulis Cerpen

 

8.4.8.Kecerdasan Naturalis

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Petani, Pengusaha Perkebunan, Nelayan, Peternak, ahli astronomi, ahli geologi , Dokter Hewan, Peneliti, Pengawas Hutan Lindung/ Cagar Alam. Pawang , Pelatih Hewan, Pelaut, Penemu, Penulis Buku pengetahuan, Guru Ilmu Pengetahun, dosen, Geolog, Seismolog, dll

 

 

 

Sesi ini nanti dilengkapi dengan OUTBOND/ GAME DIMENSI KECERDASAN, pada waktu lain di luar sesi, setelah sesi 6 ini. Jadi anak-anak tahu secara teoritis dulu, baru setelah itu dapat mengikuti pos pos game yang ada.

 

 

Andalan

SEKOLAH INJIL LIBURAN 2019 THE POWER OF LOVE SESI 3 ( edit paska pelaksanaan)


SEKOLAH INJIL LIBURAN

THE POWER OF LOVE

(total waktu 90 menit sudah termasuk pujian awal)

 

Mighty Kidz

GPdI Mataram, Lombok

 

 

Usia 1-12 tahun ( PG, TK dan SD)

Jumlah Murid 80 anak

Jumlah Guru 20 guru SM.

 

 

Sinopsis:

Ayat Thema:

Matius 22:37

 

Tujuan dari pemakaian thema The Power of Love ini adalah:

  1. Agar anak-anak dapat mengasihi Tuhan dengan segenap hati ( sesi 1),

dengan segenap jiwa, yaitu ; pikiran, emosi dan kehendak ( sesi 2),

dan juga dengan segenap akal budi( sesi 3).

  1. Agar anak-anak memahami POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap hati ( sesi 1),

POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap jiwa ( sesi 2), dan juga POWER/Kuasa dari mengasihi dengan segenap akal budi ( sesi 3)

 

 

 

 

 

 

 

SESI 3

MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP AKAL BUDI

Ayat Thema:

Matius 22:37

 

Tujuan dari pemakaian thema The Power of Love ini adalah:

  1. Agar anak-anak dapat mengasihi Tuhan dengan segenap akal budi ( sesi 3),
  2. Agar anak-anak memahami POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap akal budi ( sesi 3),

 

RUNDOWN ACARA:

  1. PUJIAN PEMBUKA ( 20’)
  2. AYAT EMAS ( 7’) sudah termasuk ayat penuh dari sesi 1 sampai sesi 3
  3. PEMBAGIAN ALAT ( daun pisang, cryon, ballpoint/pensil/, gunting, kertas HVS) (2’)
  4. Story oleh guru mengenai kisah Daud pada point kisah kelompok masing-masing (10’)
  5. GURU MEMBERI CONTOH MENJIPLAK DAUN PISANG ( 3’)
  6. GURU MEMBACAKAN CONTOH DIARY pada tokoh lain, misalnya YUSUF ( 3’)
  7. Sebagian murid start membuat DIARY, dan sebagian murid lainnya, start mencari ayat yang sesuai dengan kisah hidup Daud dan kemudian menyalinnya (30’)
  8. Presentasi tiap kelompok disertai penjelasan pembicara (16’) dengan asumsi 8 kelompok yang maju / bukan 17 kelompok) Jika anda memakai 17 kelompok maka durasi waktu harus ditambah
  9. Kesimpulan oleh Pembicara ( 6’)
  10. Ayat emas utuh 3 sesi diulangi kembali DAN PEMBAGIAN HADIAH PEMENANG ( 3’)

 

 

PUJIAN PEMBUKA (20’)

MATERI ANAK

Memperkatakan Firman Tuhan: (7’)

Matius 22:37

Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap akal budimu.

Ajak anak-anak memperkatakan Firman Tuhan ini berulang-ulang dengan gerakan.

Buatlah pengulangan beberapa kali dengan membuat kata-kata tertentu menjadi kata rahasia dan sembunyikan dengan eeemm eeemm  eeemm sesuai jumlah suku katanya.

  • Rahasiakan kata KA-SI-HI-LAH ( eeemm eeemm eeemm eeemm)
  • Rahasiakan kata TU-HAN AL-LAH-MU ( eeemm eeemm eeemm eeemm eeemm)
  • Rahasiakan kata SE-GE-NAP ( eeemm eeemm eeemm)
  • Rahasiakan kata A-KAL BU-DI-MU ( eeemm eeemm eeemm eeemm eeemm)

Karena ini sesi terakhir, kita akan ajak anak-anak memperkatakan firman pada ayat ini secara lengkap. Guru/ Pembicara yang mengajar sesi ini harus memperhatikan gerakan dari sesi pertama sampai pada sesi terakhir ini, diusahakan jangan membuat gerakan baru.

Matius 22:37

Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Ajak anak-anak memperkatakan Firman Tuhan ini berulang-ulang dengan gerakan.

Tebak gerakan, dimana guru yang memimpin membuat gerakan, tugas anak-anak memperkatakan kata-kata ayat tesebut.

Berikan hadiah pada anak-anak yang berani maju memperkatakan Firman dengan gerakan.

 

Catatan untuk Guru SM

 

Ada banyak sekali tokoh Alkitab yang terkenal SMART bila dipikir-pikir untuk dikaitkan dengan kata ‘akal budi’, seperti misalnya Daniel, Ezra, Nehemia, dll. Namun untuk mengasihi Tuhan dengan segenap akal budi, dalam sesi ini akan dipilih DAUD sebagai tokohnya, karena alasan;

 

Ada banyak kali peristiwa –peristiwa yang terjadi dalam hidup Daud, tidak mungkin bisa terjadi apabila Daud tidak mengasihi Tuhan dengan segenap akal budinya, dengan segenap pengertianNya akan Tuhan, akan firman-Nya. Dalam Mazmur 119 saja kita mendapat banyak area berpikir Daud, segenap akal budi Daud menunjukkan betapa dia mengasihi Tuhan dengan segenap akal budinya.

 

 

 

 

PERSIAPAN MEMBUAT DIARY DAUD

 

 

Berikut ada daftar dari Mazmur 119 bagaimana Daud mengasihi Tuhan dengan segenap akal budinya.

 

Print di kertas tebal, dan tiap kelompok mendapatkan daftar tersebut.

 

 

DAUD MENGASIHI TUHAN

DENGAN SEGENAP AKAL BUDINYA

 

AJARKANLAH

 

119:12 Terpujilah p  Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah q  ketetapan-ketetapan-Mu r  kepadaku.

. i 119:26 Jalan-jalan hidupku telah aku ceritakan dan Engkau menjawab aku–ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu j kepadaku.

119:64 Bumi penuh dengan kasih setia-Mu, u  ya TUHAN, ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu v  kepadaku.

119:68 Engkau baik c  dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu d kepadaku.

119:124 Perlakukanlah hamba-Mu sesuai dengan kasih setia-Mu, c  dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu d kepadaku. 

119:135 Sinarilah z  hamba-Mu dengan wajah-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu a kepadaku. 

119:108 Kiranya persembahan sukarela yang berupa puji-pujian w  berkenan kepada-Mu, ya TUHAN, dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu x  kepadaku. 

119:66Ajarkanlah kepadaku kebijaksanaan dan pengetahuan y  yang baik, sebab aku percaya kepada perintah-perintah-Mu.

BELAJAR

 

119:71 Bahwa aku tertindas g  itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu. 

119:7 Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur, apabila aku belajar hukum-hukum-Mu h  yang adil.

119:73 Tangan-Mu telah menjadikan i  aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu. 

 

INGAT

 

119:52 Aku ingat b  kepada hukum-hukum-Mu yang dari dahulu kala, ya TUHAN, maka terhiburlah aku.

119:55 Pada waktu malam aku ingat f  kepada nama-Mu, ya TUHAN; aku hendak berpegang pada Taurat-Mu. 

 

 

 

 

 

MERENUNGKAN

 

119:15 Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu u  dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu.

q 119:78 Biarlah orang-orang yang kurang ajar r  mendapat malu, karena mereka berlaku bengkok terhadap aku tanpa alasan; s  tetapi aku akan merenungkan titah-titah-Mu. 

119:23 Sekalipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan aku 12 , hamba-Mu ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. 

119:48 Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan v  ketetapan-ketetapan-Mu.

119:97 Betapa kucintai Taurat-Mu! e  Aku merenungkannya f  sepanjang hari.

119:148 Aku bangun mendahului waktu jaga malam u  untuk merenungkan janji-Mu. 

119:27 Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu 13 , supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Muk  yang ajaib.

 

MENGAMAT-AMATI

 

119:6 Maka aku tidak akan mendapat malu, f  apabila aku mengamat-amati segala perintah-Mu 9 . g 

MEMILIH

 

119:30 Aku telah memilih q  jalan kebenaran, r  telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku. s 

119:173 Biarlah tangan-Mu menjadi penolongku, s  sebab aku memilih t  titah-titah-Mu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MENGERTI/ PENGERTIAN

 

119:34 Buatlah aku mengerti, v  maka aku akan memegang Taurat-Mu;w  aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. x 

119:100 Aku lebih mengerti dari pada orang-orang tua, sebab aku memegang titah-titah-Mu. 

119:104 Aku beroleh pengertian p  dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta. q 

119:125 Hamba-Mu aku ini, e  buatlah aku mengerti, supaya aku tahu peringatan-peringatan-Mu. f 

119:144 Peringatan-peringatan-Mu adil untuk selama-lamanya, buatlah aku mengerti, p  supaya aku hidup.

119:169 Biarlah teriakku sampai i  ke hadapan-Mu, ya TUHAN; berilah aku pengertian j  sesuai dengan firman-Mu. k 

119:130 Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, o  memberi pengertian kepada orang-orang bodoh. p  

 

MEMIKIRKAN

 

119:59 Aku memikirkan jalan-jalan hidupku, n  dan melangkahkan kakiku menuju peringatan-peringatan-Mu.

 

MEMPERHATIKAN

 

119:95 Orang-orang fasik menantikan aku untuk membinasakan b  aku; tetapi aku hendak memperhatikan peringatan-peringatan-Mu. c  

 

TAHU

 

119:75 Aku tahu, ya TUHAN, bahwa hukum-hukum-Mu adil, l dan bahwa Engkau telah menindas aku dalam kesetiaan. 

119:152 Sejak dahulu aku tahu dari peringatan-peringatan-Mu, b  bahwa Engkau telah menetapkannya untuk selama-lamanya. c 

 

 

 

 

 

 

 

 

TIDAK AKAN KULUPAKAN

 

119:16 Aku akan bergemar v  dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak akan kulupakan. 

119:61 Tali-tali orang-orang fasik membelit aku, tetapi Taurat-Mu tidak kulupakan. p  

119:83 Sebab aku telah menjadi seperti kirbat yang diasapi; namun ketetapan-ketetapan-Mu tidak kulupakan. c  

119:109 Aku selalu mempertaruhkan y  nyawaku, namun Taurat-Mu tidak kulupakan. z  

119:141 Aku ini kecil dan hina, l  tetapi titah-titah-Mu m  tidak kulupakan. 

119:153 Lihatlah sengsaraku d  dan luputkanlah e  aku, sebab Taurat-Mu tidak kulupakan. f 

119:176 Aku sesat seperti domba x  yang hilang 25 , carilah hamba-Mu ini, sebab perintah-perintah-Mu tidak kulupakan. y 

 

MENILAI DENGAN PENILAIAN ; BAIK

 

119:39 Lalukanlah celaku g  yang menggetarkan aku, karena hukum-hukum-Mu adalah baik. 

119:72 Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas h  dan perak.

 

BERHARAP

 

119:49 Ingatlah firman w  yang Kaukatakan kepada hamba-Mu, oleh karena Engkau telah membuat aku berharap. x  

119:43 Janganlah sekali-kali mencabut firman kebenaran dari mulutku, n  sebab aku berharap o  kepada hukum-hukum-Mu.

119:74 Orang-orang yang takut kepada-Mu melihat aku dan bersukacita, j  sebab aku berharap kepada firman-Mu. k 

119:81 Habis jiwaku x  merindukan keselamatan y  dari pada-Mu, aku berharap z  kepada firman-Mu. 

119:114 Engkaulah persembunyianku dan perisaiku; h  aku berharap i  kepada firman-Mu. 

119:147 Pagi-pagi buta t  aku bangun dan berteriak minta tolong; aku berharap kepada firman-Mu. 

 

BIJAKSANA

 

119:98 Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana 19  g  dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku.

MENJADI PENASIHATKU

 

119:24 Ya, peringatan-peringatan-Mu menjadi kegemaranku, menjadi penasihat-penasihatku. 

 

MENGIKUTI PETUNJUK PERINTAH/ KETETAPAN

 

119:32 Aku akan mengikuti petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

119:35 Biarlah aku y  hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Mu, z  sebab aku menyukainya. a 

119:33 Perlihatkanlah kepadaku, u  ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.

119:14 Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu t  aku bergembira, seperti atas segala harta.

 

MEMBERI JAWAB

 

119:41 Kiranya kasih setia-Mu j  mendatangi aku, ya TUHAN, keselamatan dari pada-Mu itu sesuai dengan janji-Mu, k 

119:42 supaya aku dapat memberi jawab l  kepada orang yang mencela aku, m  sebab aku percaya kepada firman-Mu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MENGINGAT JANJI TUHAN

 

 119:76 Biarlah kiranya kasih setia-Mu n  menjadi penghiburanku, sesuai dengan janji o yang Kauucapkan kepada hamba-Mu.

119:82 Habis a  mataku merindukan janji-Mu; b  aku berkata: “Bilakah Engkau akan menghiburkan aku?”

119:103 Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih dari pada madu n  bagi mulutku. o

119:123 Mataku sangat merindukan z  keselamatan a  dari pada-Mu dan merindukan janji-Mu b  yang adil.

119:133Teguhkanlah langkahku oleh janji-Mu, v  dan janganlah segala kejahatan berkuasa w  atasku.

119:140 Janji-Mu i  sangat teruji, j  dan hamba-Mu mencintainya. k 

119:154 Perjuangkanlah perkaraku g  dan tebuslah h  aku, hidupkanlah i  aku sesuai dengan janji-Mu. j  

119:158 Melihat pengkhianat-pengkhianat, aku merasa jemu, q  karena mereka tidak berpegang pada janji-Mu. r

v  119:162 Aku gembira w  atas janji-Mu, seperti orang yang mendapat banyak jarahan. x 

k  119:170 Biarlah permohonanku datang l  ke hadapan-Mu; lepaskanlah m  aku sesuai dengan janji-Mu. n  

119:172 Biarlah lidahku menyanyikan q  janji-Mu, sebab segala perintah-Mu benar.

119:116 Topanglah k  aku sesuai dengan janji-Mu, l  supaya aku hidup, dan janganlah membuat aku malu m  dalam pengharapanku.

 

MENCERITAKAN/ BERBICARA

 

119:13 Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan. s  

. q  119:46 Aku hendak berbicara tentang peringatan-peringatan-Mu di hadapan raja-raja, r  dan aku tidak akan mendapat malu. s 

 

TIDAK SESAT

 

119:110 Orang-orang fasik telah memasang jerat a  terhadap aku, tetapi aku tidak sesat b  dari titah-titah-Mu.

 

 

 

 

 

MEMBUAT DIARY DAUD

 

Bagi anak-anak menjadi 17 kelompok dengan 17 guru pembimbing kelompok. Atau bisa disederhanakan menjadi 8 kelompok saja.

 

Tugas guru kelompok adalah

  • menguasai bagian kisah hidup Daud, pada masing-masing bagian kelompoknya, dan bersiap mengkisahkan kisah hidup Daud tersebut pada kelompoknya masing-masing.
  • Mendampingi anak-anak membuat DIARY DAUD, dan kemudian melatih anak-anak untuk presentasi.
  • Mendampingi anak –anak untuk memilih ayat yang cocok dengan situasi hidup Daud pada saat itu dari Mazmur 119, kemudian melatih anak-anak untuk presentasi

 

Tugas anak-anak dalam kelompok adalah:

  • Menuliskan Diary Daud dalam Jiplakan Daun Pisang A
  • Menuliskan Ayat yang cocok dengan situasi hidup Daud pada saat itu, dari Mazmur 119 dalam jiplakan daun pisang B
  • Jadi anak-anak dapat dibagi dalam 2 tugas, ada yang menulis diary, dan ada juga yang menuliskan ayat

 

Diary ini akan menuliskan AYAT YANG COCOK DARI MAZMUR 119 untuk situasi yang dialami Daud pada masing-masing kisah hidup Daud pada tiap kelompok. Di bagian inilah kita bisa membayangkan jika kita jadi Daud dalam situasi itu, kira –kira bagaimanakah caranya bisa mengasihi Tuhan dengan segenap akal budi, seperti Daud?

 

Jadi tiap kelompok akan membuat 2 tulisan pada jiplakan daun pisang:

  • Lembar 1; Ayat yang cocok untuk situasi Daud pada saat itu
  • Lembar 2; Membuat diary Daud yang berisi ; Suasana hati Daud dalam kalimat, bilamana aku membayangkan bahwa aku menjadi Daud dalam peristiwa itu.

 

Persiapan untuk tiap kelompok: ( dengan demikian dikalikan 17. Atau bisa juga dikalikan 8)

 

Pembagian alat (2’)

  • 3 lembar daun pisang yang tulang daunnya jelas/ tegas, selebar HVS, bisa juga setiap anak mendapat daun pisang
  • 6 lembar HVS ( sudah termasuk cadangan ), bisa juga setiap anak mendapat HVS
  • 1 kotak Cryon, untuk dipakai beramai-ramai
  • Gunting
  • 3 Ballpoint
  • Print di kertas tebal Daud Mengasihi Tuhan dengan Akal Budinya ( 1 paket lengkap untuk setiap kelompok)
  • Catatan untuk pembimbing kelompok; Beberapa Peristiwa dalam Hidup Daud. ( 1 paket lengkap untuk setiap pembimbing kelompok)

 

Cara membuat jiplakan daun pisang:

  1. Siapkan daun pisang yang sudah dipotong ukuran HVS
  2. Daun pisang bisa dipotong berbagai bentuk , misal hati, mobil, bunga, bintang, dll. Untuk memotong perhatikan serat daun, serat daun akan seperti GARIS PADA BUKU, baru setelah itu kita bisa membentuk hati, mobil,dll. Sehingga tidak terbalik posisi gambar dengan serat.
  3. Siapkan tissue basah pada tiap kelompok, karena daun akan kita bersihkan dari debu dan kuman dan binatang di hadapan anak-anak, atau bisa juga melibatkan mereka untuk membersihkannya
  4. Letakkan kertas HVS di atas daun pisang
  5. Letakkan daun pisang dengan serat yang menonjol di bagian atas
  6. Jiplak serat daun pisang dengan cryon yang sudah dibuka kertas pembungkusnya, sehingga cryon dapat ditidurkan
  7. Menjiplak dengan arah yang sama dengan arah daun pisang, jangan berlawanan arah, agar menghasilkan hasil yang baik
  8. Kini jiplakan daun pisang berbentuk garis-garis dapat dipakai sebagai pengganti kertas bergaris, untuk membuat Diary ataupun menulis ayat yang sesuai.

 

 

Isi presentasi:

  • Kisah singkat apa yang dialami Daud ( oleh murid)
  • Alasan mengapa memilih ayat tersebut dari Mazmur 119
  • Membacakan Diary Daud

 

 

Tulis pada halaman belakang Diary

Kelompok berapa.

Siap print dan gunting, tempel.

 

KELOMPOK 1 KELOMPOK 2 KELOMPOK 3

 

KELOMPOK 4
KELOMPOK 5 KELOMPOK 6 KELOMPOK 7

 

KELOMPOK 8

 

KELOMPOK 9 KELOMPOK 10 KELOMPOK 11

 

KELOMPOK

12

KELOMPOK 13 KELOMPOK 14 KELOMPOK 15

 

KELOMPOK 16
KELOMPOK 17

 

 

 

 

Hadiah yang dipersiapkan untuk sesi 3 ini adalah:

  • 1 hadiah untuk Diary terbaik
  • 1 hadiah untuk Ayat tercocok dengan peristiwa hidup Daud
  • 1 hadiah untuk tulisan paling rapi
  • 3 hadiah untuk 3 kelompok dengan presentasi terbaik
  • 1 hadiah untuk presenter terbaik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Story oleh guru mengenai kisah Daud pada point kisah kelompok masing-masing (10’)
  • GURU MEMBERI CONTOH MENJIPLAK DAUN PISANG ( 3’)
  • GURU MEMBACAKAN CONTOH DIARY pada tokoh lain, misalnya YUSUF ( 3’)
  • Sebagian murid start membuat DIARY, dan sebagian murid lainnya, start mencari ayat yang sesuai dengan kisah hidup Daud dan kemudian menyalinnya (30’)

 

 

 

 

BEBERAPA PERISTIWA DALAM HIDUP DAUD

Kelompok 1-17

(Draft untuk pembicara dan juga untuk guru pembimbing kelompok)

 

  1. Daud ditinggalkan oleh orang tuanya, Mazmur 27:10. Terbukti waktu Nabi Samuel datang, Daud tidak diajak ikut menemui Samuel ( I Sam 16:4-12) Tetapi Daud tetap mengasihi orang tuanya. I Sam 22:3-4

 

  1. Daud diurapi Tuhan di tengah-tengah saudara-saudaranya. I Sam 16:13

 

  1. Sejak hari di mana Daud diurapi menjadi raja itulah, sejak hari itu dan seterusnya, berkuasalah Roh Tuhan atas Daud. I Sam 16:13

 

  1. Setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya. Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur daripadanya. I Sam 16:23

 

  1. Perkataan Daud kepada Goliat, rakasasa Filistin itu

1 Samuel 17:45-47

17:45 Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing,z  tetapi aku mendatangi engkau dengan nama a  TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang b itu. 17:46 Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan c  engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat d  tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi e  tahu, bahwa Israel f mempunyai Allah, 17:47 dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan g  bukan dengan pedangh  dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran i  dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.”

 

  1. Goliat kalah di tangan Daud

I Samuel 17:48-51

 

  1. Dua kali Daud selamat dari tombak Saul I Sam 18:11. Sekali lagi selamat I Sam 19:9-10

 

 

  1. Daud selalu berhasil dalam peperangan ( I Sam 18:5, 13-14) ( keterangan untuk pembicara; di sinilah letak POWER OF LOVE nya Daud, orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap akal budinya akan menjadi lebih dari pemenang)

 

  1. Daud terhindar dari kejaran Saul, saat dia ada di Nayot, dekat Rama ( I Sam 19:18-24)

 

  • Daud dalam keadaan dikejar-kejar Saul untuk dibunuh, pada saat dia ada di gua Adulam, justru diikuti oleh orang-orang berlatar belakang aneh-aneh ( I Sam 22:1-2)

 

  1. Daud menyelamatkan Kehila dari Filistin, tetapi saat Saul akan menyerang dia, orang-orang Kehila tidak membela Daud. Akhirnya Daud pun pergi dari Kehila untuk melarikan diri. Itu semua dilakukan Daud setelah dia meminta petunjuk Tuhan. I Sam 23: 1-13

 

  1. Daud membiarkan Saul hidup. I Sam 24:1-10
  2. Daud, Nabal dan Abigail, I Sam 25:1-44

 

  1. Untuk kedua kalinya Daud membiarkan Saul hidup I Sam 26

 

  1. Ziglag terbakar I Samuel 30:1-19

 

  1. Saat Daud menerima kabar kematian Saul dan Yonatan II Sam 1:1-27

 

  1. Daud menjadi raja II Sam 2:1-7 ( keterangan untuk pembicara, di sinilah letak POWER OF LOVE nya Daud, bahwa orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap akal budinya, adalah orang yang mengalami janji Tuhan terjadi dalam hidupnya)

 

 

 

(Draft untuk pembicara dan juga untuk guru pembimbing kelompok)

 

 

Jika waktu terbatas anda dapat memilih hanya 8 saja cerita terkenal dengan mempersiapkan hanya 8 kelompok saja, dengan pilihan sbb:

Kelompok 1-8

 

  1. Daud diurapi Tuhan di tengah-tengah saudara-saudaranya. I Sam 16:13

 

 

  1. Setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya. Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur daripadanya. I Sam 16:23

 

  1. Goliat kalah di tangan Daud

I Samuel 17:48-51

 

  1. Dua kali Daud selamat dari tombak Saul I Sam 18:11. Sekali lagi selamat I Sam 19:9-10

 

 

  1. Daud selalu berhasil dalam peperangan ( I Sam 18:5, 13-14) ( keterangan untuk pembicara; di sinilah letak POWER OF LOVE nya Daud, orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap akal budinya akan menjadi lebih dari pemenang)

 

  1. Daud membiarkan Saul hidup. I Sam 24:1-10

 

  1. Saat Daud menerima kabar kematian Saul dan Yonatan II Sam 1:1-27

 

  1. Daud menjadi raja II Sam 2:1-7 ( keterangan untuk pembicara, di sinilah letak POWER OF LOVE nya Daud, bahwa orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap akal budinya, adalah orang yang mengalami janji Tuhan terjadi dalam hidupnya)

 

 

 

Presentasi kelompok 1-17 ( atau kelompok 1-8) (16’)

 

Presentasi ini akan dirangkai dengan story oleh pembicara dan komentar oleh pembicara bagaimana Daud selalu memikirkan Tuhan dalam setiap peristiwa yang dia alami dalam hidupnya. Itulah yang disebut ‘mengasihi Tuhan dengan segenap akal budi’ Memang tetap ada perkecualian dalam hidup Daud, saat mana Daud jatuh dalam perkara Uria, orang Het itu. Namun sebagian besar hidup Daud dipenuhi oleh pikiran tentang Allah, firmanNya, janji-janjiNya, hukum-hukumNya, dll.

 

 

Kesimpulan Pembicara: (6’)

 

Karena Daud sangat mengasihi Tuhan, salah satunya dengan segenap akal budinya, tidak heran Daud memiliki hidup yang dikatakan BERKENAN DI HATI TUHAN dan yang MELAKUKAN SEGALA KEHENDAK TUHAN

( Kisah rasul 13:22)

 

Mengasihi Tuhan dengan segenap HATI kita sudah belajar dari RUT

Mengasihi Tuhan dengan segenap JIWA kita sudah belajar dari KALEB

Mengasihi Tuhan dengan segenap AKAL BUDI kita sudah belajar dari DAUD.

 

Karena Tuhan sudah lebih dahulu mengasihi kita dengan luar biasa, mati di kayu salib untuk menebus kita dari dosa, mari kita juga mengasihi Tuhan, dengan segenap hati, jiwa dan akal budi.

 

PENGULANGAN AYAT EMAS DAN

PEMBAGIAN HADIAH PEMENANG (3’)

Andalan

SEKOLAH INJIL LIBURAN 2019 THE POWER OF LOVE SESI 2 ( edit paska pelaksanaan)


SEKOLAH INJIL LIBURAN

THE POWER OF LOVE

(durasi total 100 menit/ 1 jam lebih 40 menit, sudah termasuk pujian pembuka)

 

Mighty Kidz

GPdI Mataram, Lombok

 

 

Usia 1-12 tahun ( PG, TK dan SD)

Jumlah Murid 80 anak

Jumlah Guru 20 guru SM.

 

 

Sinopsis:

Ayat Thema:

Matius 22:37

 

Tujuan dari pemakaian thema The Power of Love ini adalah:

  1. Agar anak-anak dapat mengasihi Tuhan dengan segenap hati ( sesi 1),

dengan segenap jiwa, yaitu ; pikiran, emosi dan kehendak ( sesi 2),

dan juga dengan segenap akal budi( sesi 3).

  1. Agar anak-anak memahami POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap hati ( sesi 1),

POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap jiwa ( sesi 2), dan juga POWER/Kuasa dari mengasihi dengan segenap akal budi ( sesi 3)

 

 

 

 

 

 

 

SESI 2

MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP JIWA

YAITU SEGENAP PIKIRAN, SEGENAP EMOSI DAN SEGENAP KEHENDAK

Ayat Thema:

Matius 22:37

 

Tujuan dari pemakaian thema The Power of Love ini adalah:

  1. Agar anak-anak dapat mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa ( sesi 2),
  2. Agar anak-anak memahami POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap jiwa ( sesi 2),

 

RUNDOWN ACARA:

  1. Pujian Pembuka (20’)
  2. Ayat Emas (5’)
  3. Penjelasan pembicara tentang Sutradara, Casting, Aktor/Aktris/pemeran, Pemeran apa saja yang dibutuhkan, dll (5’)
  4. Casting pada kelompok masing-masing untuk mencari yang paling berbakat di kelompok masing-masing ( 5’)
  5. Penjelasan guru pembimbing kelompok kisah yang akan diactingkan (5’)
  6. Pemakaian properti calon aktor/aktris (6’)
  7. Berlatih pada adegan masing-masing kelompok (10’)
  8. Perangkaian kisah oleh sutradara disertai acting tiap kelompok tampil (35’)
  9. Kesimpulan oleh pembicara (3’)
  10. Pemberian hadiah pemenang (5’)
  11. Doa penutup (1’)

 

Tugas guru pendamping:

  1. Casting pada kelompok masing-masing untuk mencari yang paling berbakat di kelompok masing-masing ( 5’)
  2. Penjelasan guru pembimbing kelompok kisah yang akan diactingkan (5’)
  3. Pemakaian properti calon aktor/aktris (6’)
  4. Berlatih pada adegan masing-masing kelompok (10’)

 

 

 

PUJIAN PEMBUKA ( 20’)

 

MATERI ANAK

Memperkatakan Firman Tuhan: (5’)

Matius 22:37

Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap jiwamu.

Ajak anak-anak memperkatakan Firman Tuhan ini berulang-ulang dengan gerakan.

Kata ‘jiwamu’ bisa dipakai 3 gerakan yang berbeda dalam pengulangan yang ada

  • JIWA dalam arti PIKIRANMU (buat gerakan untuk kata ‘pikiran’)
  • JIWA dalam arti EMOSIMU (buat gerakan untuk kata ‘emosi’)
  • JIWA dalam arti KEHENDAKMU (buat gerakan untuk kata ‘kehendak’)

 

MENCARI PEMERAN UTAMA FILM

‘KALEB’

 ( penjelasan oleh pembicara 5’)

 

Hari ini pura-puranya ada produser Film yang mengirim sutradaranya untuk mencari pemain film. Jadi para calon pemain film harus ikut Casting. Casting adalah proses yang dilakukan untuk memilih pemain film berdasarkan peran dan karakter yang dibutuhkan dalam suatu cerita.

 

KALEB adalah seorang tokoh Alkitab yang dipuji oleh Tuhan ….memiliki jiwa yang lain/ berbeda dari orang lain/ berbeda dari orang Israel lainnya.

Artinya JIWA Kaleb sangat istimewa di hadapan Tuhan.

 

Oleh karena itulah seorang produser Film sampai-sampai ingin membuat filmnya, dengan judul film; KALEB.

 

Yang akan dicari dalam casting ini adalah:

  • 1 orang pemeran utama; Kaleb
  • 1 orang pemeran utama pendamping: Yosua
  • 1 orang pemeran pembantu: Musa, Eleazar atau Otniel
  • 3 orang pemeran figuran; Bangsa Israel

 

 

DINAMIKA KELOMPOK

 

Setiap kelompok ( ada 14 kelompok) harus mencari calon pemain film yang paling berbakat di kelompoknya. Anggap saja ada casting kecil-kecilan di sekolah-sekolah, di sanggar-sanggar atau di RW ataupun di kelurahan yang ada di kota Mataram ini.

 

Casting di tiap kelompok: ( 5’)

  • Gunakan Bingkai Wajah dari tali rafia 1 buah saja
  • Pilihlah 2 anak untuk memegang bingkai ini. Pada saat 2 anak pemegang bingkai ini akan ikut casting di kelompoknya, maka kita harus meminta anak lain yang sudah ikut casting bergantian memegang bingkai ini.
  • Dalam kelompok secara bergantian seorang demi seorang masuk ke bingkai dan berakting sesuai petunjuk guru pembimbing kelompok
    • Wajah sedih
    • Wajah marah
    • Wajah takut
    • Wajah gembira
  • Catatan untuk pembimbing kelompok ( bagi anak yang dirasa kurang berbakat, tidak perlu diminta memerankan 4 emosi dasar tersebut, cukup 1 saja, namun bagi anak yang berbakat, untuk menggali kedalaman emosinya, boleh diminta acting 4 emosi dasar tersebut. Ingat, waktu terbatas. Pilih yang paling berbakat dari kelompok anda.

 

PERSIAPAN PANITIA:

 

  • Keterangan untuk tiap kelompok
    • Kelompok 1 : mencari 1 pemeran Kaleb
    • Kelompok 2 : mencari 1 pemeran Kaleb
    • Kelompok 3 : mencari 2 pemeran Kaleb dan Yosua
    • Kelompok 4 : mencari 2 pemeran Kaleb dan Yosua
    • Kelompok 5 : mencari 2 pemeran Kaleb dan Yosua
    • Kelompok 6 : mencari 2 pemeran Kaleb dan Yosua
    • Kelompok 7 : mencari 2 pemeran Kaleb dan Yosua
    • Kelompok 8 : mencari 5 pemeran Umat Israel
    • Kelompok 9 : mencari 2 pemeran Musa dan Imam Eleazar ( Bilangan 26:63)
    • Kelompok 10 : mencari 1 pemeran Kaleb
    • Kelompok 11 : mencari 1 pemeran Kaleb
    • Kelompok 12 : mencari 1 pemeran Kaleb
    • Kelompok 13 : mencari 1 pemeran Kaleb
    • Kelompok 14 : mencari 1 pemeran Otniel

 

 

 

Setelah tiap kelompok mengirimkan wakilnya dari kelompok masing-masing, kini saatnya Sutradara kita ( pembicara dalam hal ini menjadi sutradaranya) akan memilih dari 14 kelompok ini untuk mencari:

  • 1 orang pemeran utama; Kaleb
  • 1 orang pemeran utama pendamping: Yosua
  • 1 orang pemeran pembantu: Musa, Eleazar atau Otniel
  • 3 orang pemeran figuran; Bangsa Israel

 

Manakah dari tiap wakil kelompok yang paling layak untuk memerankan Film Kaleb ini.

Dengan demikian dibutuhkan 6 hadiah, untuk 6 orang pemenang casting.

 

Dalam keseluruhan Casting ini, bisa digunakan bingkai wajah, bingkai potrait ataupun bingkai landscape dari tali rafia. Untuk memudahkan penulisan akan digunakan kode BW ( bingkai wajah), BP ( bingkai potrait), BL ( bingkai landscape)

 

Daftar kebutuhan Bingkai pada tiap kelompok, sbb:

  1. Kelompok 1 ; 1 bingkai wajah, 1 bingkai potrait
  2. Kelompok 2 ; 1 bingkai wajah
  3. Kelompok 3 ; 1 bingkai wajah, 1 bingkai landscape
  4. Kelompok 4 ; 2 bingkai wajah
  5. Kelompok 5 ; 1 bingkai wajah, 2 bingkai potrait
  6. Kelompok 6 ; 2 bingkai wajah
  7. Kelompok 7 ; 1 bingkai wajah, 1 bingkai landscape
  8. Kelompok 8 ; 1 bingkai wajah, 2 bingkai landscape
  9. Kelompok 9 ; 1 bingkai wajah, 1 bingkai landscape
  10. Kelompok 10 ; 1 bingkai wajah, 1 bingkai potrait
  11. Kelompok 11 ; 1 bingkai wajah, 1 bingkai landscape
  12. Kelompok 12 ; 1 bingkai wajah, 1 bingkai potrait
  13. Kelompok 13 ; 1 bingkai wajah
  14. Kelompok 14 ; 1 bingkai wajah, 1 bingkai landscape

 

Daftar Kebutuhan Property tiap kelompok, sbb:

  1. Kelompok 1 : 1 buah tongkat pramuka, 1 kostume ala Israel
  2. Kelompok 2 : 1 buah tongkat pramuka, 1 kostume ala Israel
  3. Kelompok 3 : 2 buah tongkat pramuka, 2 kostume ala Israel
  4. Kelompok 4 : 2 buah tongkat pramuka, 2 kostume ala Israel
  5. Kelompok 5 : 2 buah tongkat pramuka, 2 kostume ala Israel
  6. Kelompok 6 : 2 buah tongkat pramuka, 2 kostume ala Israel
  7. Kelompok 7 : 2 buah tongkat pramuka, 2 kostume ala Israel
  8. Kelompok 8 : 5 kostume ala Israel, 5 buah batu yang terbuat dari kertas origami warna hitam yang dikepal menjadi seperti batu, lekatkan menggunakan esolasi bening)
  9. Kelompok 9 : 2 kostume ala Israel, 2 buah gulungan kitab,

2  buah pena bulu ayam

  1. Kelompok 10 : 1 kostume ala Israel, 1 buah peta Israel, 1 buah

sumpit bambu untuk alat tunjuk

  1. Kelompok 11 : 1 buah kostume ala Israel
  2. Kelompok 12 : 1 buah kostume ala Israel
  3. Kelompok 13 : 1 buah tongkat pramuka, 1 kostume ala Israel
  4. Kelompok 14 : 1 buah pedang mainan, 1 kostume ala Israel

 

*keterangan: tongkat boleh berpindah tangan dari kelompok 1 kepada pemakaian kelompok 2 dst.

Total dibutuhkan 24 kostume ala Israel.

 

TOTAL BINGKAI YANG DIBUTUHKAN:

  • BINGKAI WAJAH. 16 BUAH
  • BINGKAI POTRAIT. 5 BUAH
  • BINGKAI LANDSCAPE. 6 BUAH

 

 

Untuk memudahkan penjurian, buatlah NAMA PEMERAN dengan menempelkan stiker label bertuliskan nama pemeran, sbb: ( nanti akan dibagi pada tiap kelompok, dan akan ditempel di baju tiap pemeran sesuai tokohnya masing masing)

 

KALEB KALEB KALEB KALEB KALEB KALEB KALEB KALEB KALEB KALEB
KALEB YOSUA YOSUA YOSUA YOSUA YOSUA UMAT ISRAEL UMAT ISRAEL UMAT ISRAEL UMAT ISRAEL
UMAT ISRAEL UMAT ISRAEL UMAT ISRAEL MUSA IMAM ELEAZAR OTNIEL

 

Dengan demikian juri dapat lebih mudah menilai pemeran terbaik, karena tahu anak ini memerankan siapa, dan anak lain memerankan siapa.

 

 

FORMAT PENILAIAN JURI

RENTANG NILAI 60-100

( nilai bisa satuan, misalnya 61, 73, dst)

 

KLMPK KALEB KLMPK YOSUA KLMPK UMAT ISRAEL KLMPK MUSA KLMPK IMAM ELEAZAR KLMPK OTNIEL NARATOR
1 1
2 2
3 3 3
4 4 4
5 5 5
6 6 6
7 7 7
8 8
8
8
8
8
8
8
9 9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14

 

Keterangan Juri:

  • Mencari pemeran Kaleb terbaik, dari kelompok 1,2,3,4,5,6,7,10,11,12,13
  • Mencari pemeran Yosua terbaik, dari kelompok 3.4.5.6.7
  • Mendari 3 pemeran figuran, yaitu orang Israel terbaik dari berapapun pemeran dari kelompok 8
  • Mencari pemeran pembantu terbaik dari antara Musa, Elazar dan Otniel dari kelompok 9 dan 14
  • Mencari narator terbaik dari antara 14 kelompok

 

Kriteria penilaian juri

 

  • Narator; intonasi bagus, artikulasi jelas, tempo sesuai, perbedaan kalimat narasi dan kalimat langsung
  • Pemeran; mimik muka, lipsing tepat dengan narasi, body language, penguasaan peran

 

 

 

HANYA YANG DIBERI KOTAK DIPERANKAN CALON PEMERAN KALEB DALAM CASTING INI, sedangkan yang lain akan menjadi bagian Sutradara/ Pembicara

 

Bagi anak-anak dalam 14 kelompok.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

NASKAH PERAN UNTUK PANDUAN PEMBIMBING KELOMPOK

DAN SUTRADARA/PEMBICARA.

 

 

Keterangan untuk  pembicara; tidak semua ayat ini anda baca pada saat menjelaskan ke anak-anak alur kisahnya, namun bacaan ini sengaja tertera secara penuh di sini, agar pembicara tidak salah mengajar, jadi langsung panduannya dari ayat Alkitab, namun pembicara harus membaca bagian-bagian Alkitab ini secara berulang-ulang sampai paham kisah Alkitabnya, lalu sampaikan ke anak-anak dengan bahasa anak-anak yang mudah dipahami.

 

Keterangan untuk guru pembimbing kelompok: abaikan keterangan panjang lebar yang diperuntukkan bagi pembicara, fokuskan saja pada bagian PERAN yang akan diekspresikan secara PANTOMIM dan juga LIPSING.

 

Keterangan presentasi kelompok:

Wakil dari tiap kelompok, yaitu; Narator, Pemegang bingkai, pemeran casting, semuanya maju ke depan untuk presentasi, dengan dirangkai kisahnya oleh pembicara.

 

 

 

Cara Presentasi Bingkai Wajah:

  • Simpul tali rafia bentuk bujur sangkar akan dipegang oleh 2 anak, kanan dan kiri
  • Bingkai ini boleh di turun-naikkan atau di maju mundurkan, sesuai gerakan dari pemeran sesuai LATIHAN. Jadi pemeran bebas maju mundur, atau menaik turunkan wajah sesuai LATIHAN, sehingga para pemegang bingkai dapat menyesuaikan.
  • Bila ada LIPSING maka pemeran harus menggerak-gerakkan bibir sesuai KALIMAT LANGSUNG yang tertera dalam naskah, tanpa mengeluarkan suara, karena suara nanti akan dikeluarkan oleh narator
  • Latih seorang anak menjadi NARATOR untuk membacakan naskah PERAN.
  • Pemeran tokoh laki-laki dalam Alkitab harus diperankan oleh aktor laki-laki/ tidak boleh diperankan oleh perempuan
  • Khusus tokoh bangsa Israel boleh diperankan laki-laki dan perempuan
  • Narator boleh perempuan.
  • Bila jumlah anggota kelompok kurang, pemegang bingkai bisa saja oleh guru pendamping atau meminta tolong pada anggota kelompok lain, nanti pada saat tampil/ presentasi.

 

Cara Presentasi Bingkai potrait:

  • Simpul tali rafia bentuk bujur sangkar akan dipegang oleh 2 anak, kanan dan kiri, pada bagian bawah, dapat ditahan pakai kaki.
  • Bingkai ini tidak dapat diturun naikkan, ataupun dimaju mundurkan, hanya bisanya diam di tempat. Bilamana pemeran ingin bergerak, dia dapat lebih mundur/ jauh dari bingkai, kemudian dapat bergerak maju mendekati bingkai ataupun start dari dekat dari bingkai, lantas bergerak mundur.
  • Bila ada LIPSING maka pemeran harus menggerak-gerakkan bibir sesuai KALIMAT LANGSUNG yang tertera dalam naskah, tanpa mengeluarkan suara, karena suara nanti akan dikeluarkan oleh narator
  • Latih seorang anak menjadi NARATOR untuk membacakan naskah PERAN.
  • Pemeran tokoh laki-laki dalam Alkitab harus diperankan oleh aktor laki-laki/ tidak boleh diperankan oleh perempuan
  • Khusus tokoh bangsa Israel boleh diperankan laki-laki dan perempuan
  • Narator boleh perempuan.
  • Bila jumlah anggota kelompok kurang, pemegang bingkai bisa saja oleh guru pendamping atau meminta tolong pada anggota kelompok lain, nanti pada saat tampil/ presentasi.

 

 

 

Cara Presentasi Bingkai lanscape :

  • Simpul tali rafia bentuk bujur sangkar akan dipegang oleh 2 anak, kanan dan kiri, pada bagian bawah, dapat ditahan pakai kaki.
  • Bingkai ini tidak dapat diturun naikkan, ataupun dimaju mundurkan, hanya bisanya diam di tempat. Bilamana pemeran ingin bergerak, dia dapat bergeser ke kiri ataupun ke kanan.
  • Bila ada LIPSING maka pemeran harus menggerak-gerakkan bibir sesuai KALIMAT LANGSUNG yang tertera dalam naskah, tanpa mengeluarkan suara, karena suara nanti akan dikeluarkan oleh narator
  • Latih seorang anak menjadi NARATOR untuk membacakan naskah PERAN.
  • Pemeran tokoh laki-laki dalam Alkitab harus diperankan oleh aktor laki-laki/ tidak boleh diperankan oleh perempuan
  • Khusus tokoh bangsa Israel boleh diperankan laki-laki dan perempuan
  • Narator boleh perempuan.
  • Bila jumlah anggota kelompok kurang, pemegang bingkai bisa saja oleh guru pendamping atau meminta tolong pada anggota kelompok lain, nanti pada saat tampil/ presentasi.

 

 

Perhatikan durasi waktu yang tersedia:

 

Penjelasan guru pembimbing kelompok kisah yang akan diactingkan (5’)

Pemakaian properti calon aktor/aktris (6’)

Berlatih pada adegan masing-masing kelompok (10’)

Perangkaian kisah oleh sutradara disertai acting tiap kelompok tampil (35’)

 

 

 

  1. KELOMPOK 1

 

 

PERANKAN KALEB ( tanpa lipsing)

 

Kaleb adalah seorang pemimpin suku, seorang kepala  ( Bilangan 13:2-3, 6). Peragakan gaya seorang pemimpin, seorang kepala, yang sangat berwibawa. ( BP)

 

Keterangan Sutradara:

Seorang yang jiwanya istimewa, biasanya berjiwa pemimpin

 

 

  1. KELOMPOK 2

 

Ketika 10 pengintai lainnya mengatakan kalimat-kalimat pesimis, cemas, kawatir, takut,

 

“Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya. Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana. Orang Amalek diam di Tanah Negeb, orang Het, orang Yebus dan orang Amori diam di pegunungan, orang Kanaan diam sepanjang laut dan sepanjang tepi sungai Yordan.”

 

PERANKAN KALEB ( disertai lipsing pada kata “Tidak….mengalahkannya!”)

 

Maka Kaleb menentramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya

”Tidak! Kita akan maju dan menduduki nengeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!”

( Bilangan 13:30) (BW)

 

 

 

Keterangan Sutradara:

Seorang yang jiwanya istimewa, biasanya berjiwa tidak gampang menyerah, tidak gampang kawatir, dan selalu berpikir yang baik

 

 

 

  1. KELOMPOK 3

 

Tetapi orang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata:

 

“Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita.”

 

Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata .

 

“Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya. Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami.”

 

Bilangan 14

 

14:1 Lalu segenap umat itu mengeluarkan suara nyaring dan bangsa itu menangis g  pada malam itu. 14:2 Bersungut-sungutlah h  semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka:

 

“Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, i  atau di padang gurun ini! j  14:3 Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, k  dan isteri serta anak-anak l  kami menjadi tawanan? m  Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir? n  14:4 Dan mereka berkata seorang kepada yang lain: “Baiklah kita mengangkat seorang pemimpin, lalu pulang ke Mesir. o  14:5 Lalu sujudlah p  Musa dan Harun di depan mata seluruh jemaah q  Israel yang berkumpul di situ. 

 

PERANKAN KALEB DAN YOSUA

 

14:6Tetapi Yosua bin Nun r  dan Kaleb 1  bin Yefune, yang termasuk orang-orang yang telah mengintai negeri itu, mengoyakkan pakaiannya, 

 

(BL)

 

 

Keterangan Sutradara:

Orang yang berjiwa lemah : seperti 10 pengintai ini,

  • Menyesali panggilan Tuhan
  • Kecewa kepada Tuhan
  • Suka menengok ke belakang
  • Menyalahkan Tuhan

 

Tetapi Kaleb berjiwa kuat, sehingga dia justru mengoyakkan pakaiannya, dia hancur hati melihat bangsa Israel yang tidak percaya pada TUHAN.

 

  1. KELOMPOK 4

 

PERANKAN KALEB DAN YOSUA ( disertai lipsing pada kata “Negeri…….baiknya.”)

 

s  14:7 dan berkata kepada segenap umat Israel: “Negeri yang kami lalui untuk diintai itu adalah luar biasa baiknya. t  (BW)

 

Keterangan Sutradara:

Orang yang tidak sepenuh hati mengikut Tuhan biasanya suka bersungut sungut

Tetapi Kaleb yang jiwanya sepenuhnya mengasihi Tuhan, sepenuhnya mengikut Tuhan, suka mengucap syukur. Bisa melihat betapa baiknya tanah yang Tuhan akan berikan kepada mereka.

 

Contoh:

  • Keluaran 5:21
  • Keluaran 14:11-12
  • Keluaran 15:24
  • Keluaran 16:2
  • Keluaran 17:3
  • Bilangan 11:1
  • Bilangan 11:20
  • Ulangan 1:27-28
  • Bilangan 14:2
  • Bilangan 16:41
  • Bilangan 21:5

 

 

 

 

  1. KELOMPOK 5

 

PERANKAN KALEB DAN YOSUA ( disertai lipsing pada kata “Jika…………madunya”/ full lipsing)

 

14:8 Jika TUHAN berkenan kepada kita, u  maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, v  suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. (BP)

 

Keterangan Sutradara:

Kaleb orang yang sepenuh jiwa mengasihi Tuhan, yang dia inginkan adalah bagaimana bisa berkenan pada Tuhan, bagaimana bisa menyenangkan hati Tuhan. Kaleb percaya bahwa Tuhan sanggup membawa mereka ke negeri Kanaan dan mendudukinya

 

 

 

  1. KELOMPOK 6

 

PERANKAN KALEB DAN YOSUA ( disertai lipsing pada kata “…..Hanya….habis”/ full lipsing)

 

w  14:9 Hanya, janganlah memberontak x  kepada TUHAN, dan janganlah takut y  kepada bangsa negeri z  itu, sebab mereka akan kita telan habis. (BW)

 

Keterangan Sutradara:

Kaleb orang yang segenap jiwanya mengasihi Tuhan, maka dia berprinsip tidak mau memberontak pada Tuhan, juga tidak mau memberontak pada pemimpin.

Kaleb berprinsip untuk tidak mau takut kepada musuh.

 

 

  1. KELOMPOK 7

 

PERANKAN KALEB DAN YOSUA ( disertai lipsing pada kata “Yang melindungi…………..mereka.”/ full lipsing)

 

Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai a  kita; b  janganlah takut kepada mereka. c   (BL)

 

Keterangan Sutradara:

Kaleb orang yang segenap jiwanya mengasihi Tuhan, maka dia orang yang percaya pada perlindungan dan penyertaan Tuhan. Hidupnya bergantung pada Tuhan, beriman pada TUHAN.

 

 

  1. KELOMPOK 8

 

PERANKAN UMAT ISRAEL DENGAN 5 PEMERAN ATAU LEBIH ( tanpa lipsing)

 

14:10 Lalu segenap umat itu mengancam hendak melontari d  kedua orang itu dengan batu. (BL)

 

Keterangan Sutradara:

Kaleb berani berbeda dengan orang lain, dia tidak perlu ikut-ikutan orang banyak, dia berani tampil beda, dengan cara berani takut akan Tuhan, walau terkadang dia harus dibenci orang banyak yang tidak mau takut akan Tuhan.

 

 

Tetapi tampaklah kemuliaan TUHAN e  di Kemah Pertemuan kepada semua orang Israel. 14:11 TUHAN berfirman kepada Musa: “Berapa lama lagi bangsa ini menista f  Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepada-Ku 2 , g sekalipun sudah ada segala tanda mujizat h  yang Kulakukan di tengah-tengah mereka! 14:12 Aku akan memukul mereka dengan penyakit sampar i  dan melenyapkan mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa j  yang lebih besar dan lebih kuat dari pada mereka. k ” 14:13 Lalu berkatalah Musa kepada TUHAN: “Jikalau hal itu kedengaran kepada orang Mesir 3 , padahal Engkau telah menuntun bangsa ini dengan kekuatan-Mu dari tengah-tengah mereka, l 14:14 mereka akan berceritera kepada penduduk negeri ini, yang telah mendengar m  bahwa Engkau, TUHAN, ada di tengah-tengah bangsa ini, n  dan bahwa Engkau, TUHAN, menampakkan diri-Mu kepada mereka dengan berhadapan muka, o  waktu awan-Mu berdiri di atas mereka p  dan waktu Engkau berjalan mendahului mereka di dalam tiang awan pada waktu siang dan di dalam tiang api pada waktu malam. q  14:15 Jadi jikalau Engkau membunuh bangsa ini sampai habis, maka bangsa-bangsa yang mendengar kabar tentang Engkau itu nanti berkata: 14:16 Oleh karena TUHAN tidak berkuasa membawa bangsa ini masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah r  kepada mereka, maka Ia menyembelih mereka di padang gurun. s  14:17 Jadi sekarang, biarlah kiranya kekuatan TUHAN itu nyata kebesarannya, seperti yang Kaufirmankan: 14:18 TUHAN itu berpanjangan sabar dan kasih setia-Nya berlimpah-limpah, Ia mengampuni kesalahan dan pelanggaran, t  tetapi sekali-kali tidak membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, bahkan Ia membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan u  yang ketiga dan keempat. 14:19 Ampunilah v  kiranya kesalahan bangsa ini w  sesuai dengan kebesaran kasih setia-Mu, seperti Engkau telah mengampuni bangsa ini mulai dari Mesir sampai ke mari. x ” 14:20 Berfirmanlah TUHAN: “Aku mengampuninya4  y  sesuai dengan permintaanmu. 14:21 Hanya, demi Aku yang hidup z  dan kemuliaan TUHAN a  memenuhi seluruh bumi: b  14:22 Semua orang yang telah melihat kemuliaan-Ku dan tanda-tanda mujizat c  yang Kuperbuat di Mesir dan di padang gurun, namun telah sepuluh kali d  mencobai Aku dan tidak mau mendengarkan suara-Ku, 14:23 pastilah tidak akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah e  kepada nenek moyang mereka! Semua yang menista f Aku ini tidak akan melihatnya. g  14:24 Tetapi hamba-Ku Kaleb, h  karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, i  akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya. j  14:25 Orang Amalek k  dan orang Kanaan l  diam di lembah. Sebab itu berpalinglah m  besok dan berangkatlah ke padang gurun, ke arah Laut Teberau. n ” 14:26 Lagi berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun:14:27 “Berapa lama lagi umat yang jahat ini akan bersungut-sungut kepada-Ku? Segala sesuatu yang disungut-sungutkan orang Israel o  kepada-Ku telah Kudengar. 14:28 Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, p demikianlah firman TUHAN, bahwasanya seperti yang kamu katakan di hadapan-Ku, demikianlah akan Kulakukan kepadamu. q  14:29 Di padang gurun ini bangkai-bangkaimu akan berhantaran 5 , r  yakni semua orang di antara kamu yang dicatat, s  semua tanpa terkecuali yang berumur dua puluh tahun ke atas, t  karena kamu telah bersungut-sungut kepada-Ku. 14:30 Bahwasanya kamu ini tidak akan masuk ke negeri u  yang dengan mengangkat sumpah v  telah Kujanjikan akan Kuberi kamu diami, kecuali Kaleb bin Yefune w  dan Yosua bin Nun! x  14:31 Tentang anak-anakmu yang telah kamu katakan: Mereka akan menjadi tawanan, merekalah yang akan Kubawa masuk, supaya mereka mengenal negeri yang telah kamu hinakany  itu. 14:32 Tetapi mengenai kamu, bangkai-bangkaimu akan berhantaran z  di padang gurun ini, 14:33 dan anak-anakmu akan mengembara sebagai penggembala di padang gurun empat puluh tahun a  lamanya dan akan menanggung akibat ketidaksetiaan, sampai bangkai-bangkaimu habis di padang gurun. 14:34 Sesuai dengan jumlah hari yang kamu mengintai negeri b  itu, yakni empat puluh hari, satu hari dihitung satu tahun, jadi empat puluh tahun c  lamanya kamu harus menanggung akibat kesalahanmu, supaya kamu tahu rasanya, jika Aku berbalik dari padamu: 14:35 Aku, TUHAN, yang berkata demikian. Sesungguhnya Aku akan melakukan semuanya itu d  kepada segenap umat yang jahat ini yang telah bersepakat melawan Aku. Di padang gurun ini mereka akan habis dan di sinilah mereka akan mati. e  14:36 Adapun orang-orang yang telah disuruh f  Musa untuk mengintai negeri itu, yang sudah pulang dan menyebabkan segenap umat itu bersungut-sungut g  kepada Musa dengan menyampaikan kabar busuk h  tentang negeri itu, 14:37 orang-orang itu i  mati, kena tulah j  di hadapan TUHAN14:38 Tetapi yang tinggal hidup k  dari orang-orang yang telah pergi mengintai negeri l  itu hanyalah Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune.

 

 

TIGA PULUH DELAPAN TAHUN KEMUDIAN….

 

  1. KELOMPOK 9 ( untuk sutradara/ pembicara ; di point inilah letak THE POWER OF LOVE-nya. Yaitu, orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa nya akan memperoleh janji Tuhan dalam hidupnya)

 

Keterangan Sutradara:

 

Saat TIGA PULUH DELAPAN TAHUN kemudian, diadakan sensus, ternyata memang terbukti, hanya Kaleb dan Yosua yang masih hidup.

 

Bilangan 26:65

 

Laskar Israel dihitung untuk kedua kalinya

26:1 Sesudah tulah v  itu berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan kepada Eleazar, anak imam Harun: 26:2 “Hitunglahw  jumlah segenap umat Israel 1 , yang berumur dua puluh tahun ke atas menurut suku mereka, semua orang yang sanggup berperang x  di antara orang Israel.” 26:3 Lalu berkatalah Musa dan imam Eleazar kepada mereka di dataran Moab, y  di tepi sungai Yordan dekat Yerikho: z  26:4 “Hitunglah jumlah semua orang yang berumur dua puluh tahun ke atas!” –seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. Inilah orang Israel yang telah keluar dari tanah Mesir: a

 

26:63 Itulah orang-orang yang dicatat z  oleh Musa dan imam Eleazar, ketika keduanya mencatat orang-orang Israel di dataran Moab a  di tepi sungai Yordan dekat Yerikho. b  

 

PERANKAN MUSA DAN IMAM ELEAZAR- dengan adegan mencatat/ mensensus bangsa Israel. Tidak ada lipsing di sini, karena yang dalam tanda kutip adalah suara Tuhan.

 

26:64 Di antara mereka tidak ada terdapat seorangpun yang dicatat c  Musa dan imam Harun, d  ketika keduanya mencatat orang Israel di padang gurun Sinai 26:65 sebab TUHAN telah berfirman tentang mereka: “Pastilah mereka mati di padang gurun. e ” Dari mereka itu tidak ada seorangpun yang masih tinggal hidup selain dari Kaleb f  bin Yefune dan Yosua bin Nun. g 

(BL)

 

( Pada ayat tersebut Bilangan 26:64, tercatat Musa dan imam Harun. Jadi pencatatan orang Israel pertama kali, oleh Musa dan Harun, di PADANG GURUN SINAI.

Setelah itu 28 tahun kemudian, pencatatan oleh Musa dan Imam Eleazar, Bilangan 26:1, jadi yang diperagakan sekarang adalah peristiwa di tahun ke 40 bangsa Israel keluar dari Mesir, yaitu pencatatan oleh Musa dan Imam Eleazar- harap guru jangan bingung dengan hal ini)

 

 

Keterangan Sutradara:

Ternyata hanya Kaleb dan Yosua yang bertahan selama 38 tahun kemudian. Sisanya mati semua di padang gurun, jutaan orang itu, yang tertinggal hanya anak-anak yang lahir di padang gurun .

 

Pada saat bangsa Israel menista Tuhan, tidak mau taat pada Tuhan, Kaleb tidak mau ikut-ikutan.

 

Contoh:

Pada saat Korah, Datan dan Abiram memberontak melawan Musa, dan bersepakat melawan Tuhan.

Di peristiwa ini Kaleb tidak ikut-ikutan menista TUHAN.

 

 

Bilangan 32:12

32:11 Bahwasanya orang-orang yang telah berjalan dari Mesir, b  yang berumur dua puluh tahun ke atas, c  tidak akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah d  kepada Abraham, Ishak dan Yakub, e  oleh karena mereka tidak mengikut Aku dengan sepenuh hatinya, 32:12 kecuali Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, dan Yosua bin Nun, sebab keduanya mengikut TUHAN dengan sepenuh hatinya.

 

NET bible          : they followed the LORD wholeheartedly

NASB                  ; they have followed the Lord Fully

HCSB                  ;they did follow the LORD completely

LEB                     ;They wholeheartedly followed the LORD

ESV                     ; they have wholly followed the Lord

NRSV                  ; they have unreservedly followed the LORD

REB                     ; They followed the LORD with their whole heart

NKJV                  ; they have wholly followed the LORD

GNB                    ; they remained loyal to the LORD

ERV                     ; really followed the LORD

BBE                     : they have been true to the LORD

MSG                    : they followed me—their hearts were in it

GWV                   : They wholeheartedly followed the LORD

CEV                     : they remained faithful to the LORD

 


NET                             , mereka mengikuti TUHAN dengan sepenuh hati

NASB                          ; mereka telah mengikuti Tuhan Sepenuhnya

HCSB                          , mereka benar-benar mengikuti TUHAN

LEB                             ; Mereka dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN

ESV                             ; mereka sepenuhnya mengikuti Tuhan

NRSV                          ; mereka dengan pasti mengikuti TUHAN

REB                            ; Mereka mengikuti TUHAN dengan sepenuh hati

NKJV                          ; mereka sepenuhnya mengikuti TUHAN

GNB                            ; mereka tetap setia kepada TUHAN

ERV                            ; benar-benar mengikuti TUHAN

BBE                             : mereka setia kepada TUHAN

MSG                            : mereka mengikuti saya — hati mereka ada di dalamnya

GWV                           : Mereka dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN

CEV                            : mereka tetap setia kepada TUHAN

 

 

  1. Kelompok 10 ( untuk sutradara/ pembicara ; di point inilah letak THE POWER OF LOVE-nya. Yaitu, orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa nya akan diangkat naik oleh Tuhan menjadi pemimpin/ kepala dan bukan ekor)

 

PERANKAN KALEB ( tanpa lipsing)

 

Bilangan 34:19

Kaleb bin Yefune dari suku Yehuda terpilih untuk menjadi pemimpin dari suku Yehuda untuk membagikan tanah Kanaan sebagai milik pusaka (BP)

 

 

Keterangan Sutradara:

Wah…kini setelah Kanaan telah dikalahkan, Kaleb terpilih menjadi orang yang ikut menentukan pembagian tanah Kanaan secara adil. Kaleb mewakili suku Yehuda.

 

 

  1. Kelompok 11

 

Ulangan 1:36

Riwayat hukuman atas Israel

1:34 “Ketika TUHAN mendengar z  gerutumu itu, Ia menjadi murka a  dan bersumpah: b  1:35 Tidak seorangpun dari orang-orang ini, angkatan yang jahat ini, akan melihat negeri c  yang baik 3 , yang dengan sumpah Kujanjikan untuk memberikannya kepada nenek moyangmu, 

 

PERANKAN KALEB ( tanpa lipsing)

 

1:36 kecuali Kaleb d bin Yefune. Dialah yang akan melihat negeri itu dan kepadanya dan kepada anak-anaknya akan Kuberikan negeri yang diinjaknya itu, karena dengan sepenuh hati e  ia mengikuti TUHAN 4 . (BL)

 

1:37 Juga kepadaku TUHAN murka f  oleh karena kamu, dan Ia berfirman: Juga engkau tidak akan masuk g  ke sana. 1:38 Yosua h  bin Nun, pelayanmu, dialah yang akan masuk ke sana. Berilah kepadanya semangat, i  sebab dialah yang akan memimpin j  orang Israel sampai mereka memiliki k  negeri itu. 1:39 Dan anak-anakmu yang kecil, yang kamu katakan akan menjadi rampasan, l  dan anak-anakmu yang sekarang ini yang belum mengetahui m  tentang yang baik dan yang jahat, merekalah yang akan masuk ke sana dan kepada merekalah Aku akan memberikannya, dan merekalah yang akan memilikinya. 1:40 Tetapi kamu ini, baliklah, berangkatlah ke padang gurun, ke arah Laut Teberau. n 

 

 

Keterangan Sutradara:

Jiwa Kaleb benar-benar mengasihi Tuhan, oleh karena itulah anak-cucunya perkasa di bumi. Kelak anak cucu Kaleb mendapatkan tanah Hebron itu.

 

 

 

Yosua 14:6,13,14

 

Kaleb mendapat Hebron

14:6 Bani Yehuda datang menghadap Yosua di Gilgal. s  Pada waktu itu berkatalah Kaleb bin Yefune, t  orang Kenas itu, kepadanya: “Engkau tahu firman yang diucapkan TUHAN kepada Musa, abdi Allah u  itu, tentang aku v  dan tentang engkau di Kadesh-Barnea. w  14:7 Aku berumur empat puluh tahun, ketika aku disuruh Musa, hamba TUHAN itu, dari Kadesh-Barnea x  untuk mengintai negeri y  ini; dan aku pulang membawa kabar kepadanya yang sejujur-jujurnya. z 14:8 Sedang saudara-saudaraku, yang bersama-sama pergi ke sana dengan aku, membuat tawar hati a  bangsa itu, aku tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati. b  14:9 Pada waktu itu Musa bersumpah, katanya: Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu c  dan anak-anakmu sampai d  selama-lamanya, sebab engkau tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati. 

 

  1. Kelompok 12 ( untuk sutradara/ pembicara ; di point inilah letak THE POWER OF LOVE-nya. Yaitu, orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa nya akan mengalami janji Tuhan ditepati dalam hidupnya)

 

PERANKAN KALEB ( disertai lipsing “Jadi……dijanjikan-Nya”/ Full lipsing)

 

14:10 Jadi sekarang, sesungguhnya TUHAN telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. e  (BW)

 

Keterangan Sutradara:

Karena jiwa Kaleb benar-benar mengasihi Tuhan. Dia orang yang selalu memegang janji Tuhan dalam hidupnya.

 

 

  1. Kelompok 13 ( untuk sutradara/ pembicara ; di point inilah letak THE POWER OF LOVE-nya. Yaitu, orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa nya akan menjadi orang yang sehat sampai tua)

 

Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara f  di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur g  delapan puluh lima tahun aku hari ini; 

 

PERANKAN KALEB ( disertai lipsing “pada waktu ini……masuk.”/ Full lipsing)

 

 

14:11 pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku h  pada waktu itu demikianlah kekuatanku i  sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk. (BP)

 

Keterangan Sutradara:

Kaleb mengasihi Tuhan dengan segenap jiwanya, tidak heran kalau Tuhan juga memberi kesehatan yang luar biasa kepadanya. Hatinya selalu gembira, sehingga tubuhnya pun sehat. Sudah kakek-kakek tidak takut kepada raksasa yang harus dikalahkannya.

 

 

 

14:12 Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, j  sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak k  dengan kota-kota yang besar dan berkubu. l Mungkin TUHAN menyertai aku, sehingga aku menghalau mereka, seperti yang difirmankan TUHAN.” 14:13 Lalu Yosua memberkati m  Kaleb bin Yefune, n  dan diberikannyalah Hebron o  kepadanya menjadi milik pusakanya. p  14:14Itulah sebabnya Hebron menjadi milik pusaka Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, sampai sekarang ini, karena ia tetap mengikuti TUHAN, Allah Israel, dengan sepenuh hati 1 . q  14:15 Nama Hebron dahulu ialah Kiryat-Arba; r  Arba s  ialah orang yang paling besar di antara orang Enak. Dan amanlah t  negeri itu, berhenti berperang.

 

 

Yosua 15:13,14,16,17,18

 

Kaleb merebut Hebron

15:13 Tetapi kepada Kaleb d  bin Yefune diberikan Yosua sebagian di tengah-tengah bani Yehuda itu, yakni Kiryat-Arba,e  seperti yang dititahkan TUHAN kepadanya; Arba ialah bapa Enak. f  Itulah Hebron. g  15:14 Dan Kaleb menghalau dari sana ketiga orang Enak, h  yakni Sesai, Ahiman dan Talmai, i  anak-anak Enak. j  15:15 Dari sana ia maju menyerang penduduk Debir. Nama Debir itu dahulu ialah Kiryat-Sefer. 15:16 Lalu berkatalah Kaleb: “Siapa yang menggempur Kiryat-Sefer dan merebutnya, kepadanya akan kuberikan Akhsa, k  anakku, menjadi isterinya.” 

 

 

  1. Kelompok 14 ( untuk sutradara/ pembicara ; di point inilah letak THE POWER OF LOVE-nya. Yaitu, orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa nya akan memberi pengaruh besar buat orang-orang di sekitarnya)

 

PERANKAN OTNIEL ( tanpa lipsing)

 

15:17 Dan Otniel, l  anak Kenas saudara Kaleb, merebut kota itu; (BL)

 

lalu Kaleb memberikan kepadanya Akhsa, anaknya, menjadi isterinya. 15:18Ketika perempuan itu tiba, dibujuknya suaminya untuk meminta ladang kepada ayahnya. Maka turunlah perempuan itu dari keledainya, lalu berkatalah Kaleb kepadanya: “Ada apa?” 15:19 Jawabnya: “Berikanlah kepadaku hadiah; telah kauberikan kepadaku tanah yang gersang, m  berikanlah juga kepadaku mata air n .” Lalu diberikannyalah kepadanya mata air yang di hulu dan mata air yang di hilir.

 

Keterangan Sutradara:

Karena Kaleb mengasihi Tuhan dengan segenap jiwanya, maka itu menular kepada keponakannya yang juga berjiwa kuat. Yaitu Otniel. Otniel pada akhirnya menjadi Hakim Pertama Israel dan diurapi oleh Tuhan. Bahkan keturunan Kaleb bernama Abigail dicatat Alkitab sebagai perempuan yang cantik dan bijaksana.

 

 

 

Yosua 21:12

 21:9 Dari suku bani Yehuda dan dari suku bani Simeon diberikan mereka kota-kota yang berikut, yang disebutkan namanya di sini: 21:10 kepada anak-anak Harun yang dari kaum-kaum orang Kehat yang termasuk bani Lewi, karena bagi merekalah undian yang pertama, 21:11 kepada mereka diberikan Kiryat-Arba, g  itulah Hebron h –Arba inilah bapa suku Enak–di pegunungan Yehuda, dan tanah-tanah penggembalaan di sekelilingnya;21:12 tetapi tanah ladang kota tadi dengan desa-desanya telah diberikan mereka kepada Kaleb bin Yefune menjadi miliknya

 

 

Hakim-hakim 3:9

3:9 Lalu berserulah i  orang Israel kepada TUHAN, maka TUHAN membangkitkan seorang penyelamat j  bagi orang Israel, yakni Otniel, k  anak Kenas adik Kaleb. 3:10 Roh TUHAN menghinggapi dia 3  l  dan ia menghakimi orang Israel. Ia maju berperang, lalu TUHAN menyerahkan Kusyan-Risyataim, m  raja Aram, n  ke dalam tangannya, sehingga ia mengalahkan Kusyan-Risyataim. 3:11 Lalu amanlah o negeri itu empat puluh tahun p  lamanya. Kemudian matilah Otniel anak Kenas. q 

 

I Samuel 25:3

 25:3 Nama orang itu Nabal dan nama isterinya Abigail. c  Perempuan itu bijak dan cantik, tetapi laki-laki itu kasar dan jahat kelakuannya. Ia seorang keturunan Kaleb. d 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KESIMPULAN: ( 3’)

 

Orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap JIWA itu, dicontohkan oleh Kaleb:

Yaitu dengan segenap pikirannya, dengan segenap emosinya, dengan segenap kehendaknya dia tetap mengasihi Tuhan.

 

 

Kini diputuskan yang menjadi pemenang casting adalah wakil dari kelompok…???

 

 

Pemberian hadiah bagi pemenang casting ( 5’)

 

  • 1 orang pemeran utama; Kaleb
  • 1 orang pemeran utama pendamping: Yosua
  • 1 orang pemeran pembantu: Musa, Eleazar atau Otniel
  • 3 orang pemeran figuran; Bangsa Israel

 

 

DOA PENUTUP (1’)

 

Andalan

SEKOLAH INJIL LIBURAN 2019 THE POWER OF LOVE SESI 1 ( edit paska pelaksanaan)


SEKOLAH INJIL LIBURAN

THE POWER OF LOVE

 

Mighty Kidz

GPdI Mataram, Lombok

 

 

Usia 1-12 tahun ( PG, TK dan SD)

Jumlah Murid 80 anak

Jumlah Guru 20 guru SM.

 

 

Sinopsis:

Ayat Thema:

Matius 22:37

 

Tujuan dari pemakaian thema The Power of Love ini adalah:

  1. Agar anak-anak dapat mengasihi Tuhan dengan segenap hati ( sesi 1),

dengan segenap jiwa, yaitu ; pikiran, emosi dan kehendak ( sesi 2),

dan juga dengan segenap akal budi( sesi 3).

  1. Agar anak-anak memahami POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap hati ( sesi 1),

POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap jiwa ( sesi 2), dan juga POWER/Kuasa dari mengasihi dengan segenap akal budi ( sesi 3)

 

 

 

 

 

 

 

SESI 1

MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI

(total durasi sudah termasuk pujian pembuka, 90 menit)

Ayat Thema:

Matius 22:37

 

Tujuan dari pemakaian thema The Power of Love ini adalah:

  1. Agar anak-anak dapat mengasihi Tuhan dengan segenap hati ( sesi 1),
  2. Agar anak-anak memahami POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap hati ( sesi 1),

 

 

BACAAN GURU

Siapa bangsa Moab itu?

Mereka adalah keturunan Lot dan menjadi tetangga bangsa Amori di seberang Sungai Arnon (Bil. 21:13). Mereka diperintah oleh para raja dan memiliki banyak kota besar (Bil. 21:28-30Yes. 15:1Bil. 23:7). Mereka bersifat angkuh, sombong, penyembah berhala, percaya takhayul, kaya, percaya diri dan makmur. Mereka adalah bangsa perang (Yes. 16:6I Raj. 11:7Yer. 27:3Yer. 48:7, 11, 14). Bangsa Amori merebut sejumlah besar wilayah mereka (Bil. 21:26). Bangsa Moab menolak Israel untuk melewati negeri mereka dan sangat terkesan sekaligus gusar melihat jumlah yang sangat besar dari bangsa Israel dalam pasukan itu, sehingga bersama bangsa Midian, mereka mengirim Bileam untuk mengutukinya (Bil. 22 sampai 24). Sesudah itu, Israel terpikat dengan penyembahan berhala mereka bahkan mengawini mereka. Mereka selalu bermusuhan dengan Israel sampai Saul menaklukkan mereka (I Sam. 14:47) dan kemudian hari membayar upeti kepada Daud dan raja-raja Yahudi (II Sam. 8:2-12II Raj. 3:4), tetapi akhirnya bergabung dengan Babel melawan Yehuda (II Raj. 24:2).

 

Diambil dari sumber: alkitab.sabda

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RUNDOWN ACARA:

  1. Pujian Pembuka ( 20’)
  2. Ayat emas (5’)
  3. Melukis dengan bedak ( total 24’)
    1. Pembagian peralatan (2’)
    2. Memilih siapa yang berhak melukis dengan lomba ayat emas sesi 1 ini, di kelompok masing-masing (5’)
    3. Penjelasan Guru pembimbing kelompok tentang kisah pada point kelompok tersebut (5’)
    4. Memakaikan masker dan menuangkan bedak pada piring (1’)
    5. Memulai melukis oleh para pelukis cilik, di waktu bersamaan dengan itu, guru pembimbing kelompok mengkisahkan kisah Rut dengan lebih lengkap dari point 1 (10’)
    6. Memutar gambar ke arah yang tepat, untuk disaksikan pengunjung galeri (1’)
  4. Story kisah Rut dengan mengajak peserta SIL mengunjungi galeri lukisan tentang Rut (15’)
  5. Pemberesan lukisan pada tempat lain, persiapan properti Aplikasli, yaitu karton dan lilin serta pemantik api (1’)
  6. Melatih narator pada termin Aplikasi (7’)
  7. Aplikasi dipimpin pembicara dan doa penutup (18’)

 

PUJIAN PEMBUKA (20’)

 

MATERI ANAK

Memperkatakan Firman Tuhan: (5’)

Matius 22:37

Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu.

Ajak anak-anak memperkatakan Firman Tuhan ini berulang-ulang dengan gerakan.

Kata ‘hatimu’ bisa dipakai 5 gerakan yang berbeda dalam pengulangan yang ada

  • Hati dengan bentuk kecil dengan jempol dan telunjuk
  • Hati dengan rongga, 2 telunjuk di atas dan 2 jempol di bawah
  • Hati dengan rongga, 2 jempol di atas dan 2 telunjuk di bawah
  • Hati dengan dua telapak tangan di atas kepala
  • Hati dengan gerakan berpasangan, dua tangan di bawah bergandengan, dua tangan di atas membentuk bentuk hati.

 

Kita akan mengajak anak-anak membuat galery lukisan kisah Rut.

Kita akan bagi anak-anak menjadi 8 kelompok, masing-masing kelompok lebih kurang berjumlah 10 anak, dengan usia campur. ( jika anda menginginkan lukisan 4B, maka kita membutuhkan 9 paket peralatan)

 

Tiap kelompok membutuhkan paket peralatan sbb:

  • 4 keping koran bekas untuk mengalasi tepian karton, agar bedak tidak mengotori lantai ataupun karpet.
  • 1 lembar karton hitam
  • 1 buah bedak bayi tabur 100 gr
  • 3 masker wajah ( untuk melindungi para pelukis dari bedak). Kalau anda menghendaki setiap anak ikut melukis, maka masker akan dipersiapkan sejumlah anak dalam kelompok)
  • 1 buah piring plastik, untuk menuangkan bedak pada piring tersebut.

Jadi untuk 8 kelompok, kita membutuhkan semua perlengkapan tersebut dikalikan 8 . ( jika anda menginginkan lukisan 4B maka kita membutuhkan 9 paket peralatan)

 

Tiap kelompok akan diberi cerita secara tertulis, dan diberi waktu untuk menggambar dengan jari, menggunakan bedak pada karton hitam. Melukis dilakukan di lantai.

Kondisikan duduk kelompok sesuai dengan nomor urut kelompok, agar nanti pada saat ada kunjungan pada galeri, lukisan sudah urut sesuai cerita.

Setelah itu, maka tiap kelompok akan menyusun gambar secara posisi mudah dilihat oleh pengunjung Galery Lukisan Kisah Rut.

Ketika semua anak mengunjungi galeri, pada saat itulah Pembicara merangkai cerita pada tiap gambar secara lengkap dari gambar 1 sampai gambar 8.

Sertakan nama pelukis untuk tiap lukisan dengan cara print data sbb dan letakkan keterangan tsb di bawah lukisan;

 

 

 

Nama Pelukis                :……………………………………………………………………..

 

:……………………………………………………………………..

 

:……………………………………………………………………..

 

Media Lukisan              : Karton dan Bedak

 

Mataram, Juli 2019

 

 

*Tulis nama lengkap dari para pelukis. Jika guru tidak mengetahui nama lengkap mereka, bisa ditanyakan kepada mereka secara mendadak pada saat itu juga.

 

Panitia mempersiapkan hadiah untuk 1 kelompok pemenang ( yang terdiri dari 3 pelukis, atau jika anda menginginkan semua anak dalam kelompok ikut melukis, maka hadiah yang dipersiapkan disesuaikan dengan jumlah kelompok dengan anggota terbanyak, siapa tahu mereka yang menang nantinya). Gunakan metode cadangan dalam mempersiapkan hadiah dengan cara melebihkan persiapan hadiah.

Panitia mempersiapkan 1 hadiah untuk narator terbaik pada termin APLIKASI nanti.

 

 

TUGAS GURU PEMBIMBING KELOMPOK:

  1. Setiap pembimbing kelompok duduk bersama anak –anak kelompoknya.
  2. Guru pembimbing kelompok harus membaca secara utuh kisah tentang Rut dalam 8 point secara lengkap, untuk mendapatkan gambaran yang utuh mengenai kisah tentang Rut ini.
  3. Guru pembimbing kelompok, pada saat tiba pada acara MELUKIS DENGAN BEDAK, akan memberikan kisah tentang Rut kepada anak-anak di kelompoknya, hanya sebatas kisah pada kelompok itu saja, – hal ini kita lakukan karena mengingat waktu yang terbatas, karena kisah secara lengkap nanti akan dirangkai oleh pembicara, di dalam acara mengunjungi galeri lukisan tetang kisah Rut.
  4. Guru pembimbing kelompok dapat browsing lukisan-lukisan tentang kisah Rut di internet, untuk memiliki gambaran seperti apa kira-kira lukisan yang dibuat nanti. Dan hasil dari browsing ini dapat di capture dan dipersiapkan untuk ditunjukkan pada para pelukis
  5. Guru pembimbing kelompok dapat mencari informasi nama lengkap para pelukis, agar nanti memudahkan pembicara untuk menyebutkan nama lengkap dari para pelukis cilik ini. Bila tidak ada data, dapat menanyakan kepada anak yang bersangkutan.
  6. Bilamana diputuskan tidak semua anak melukis, maka untuk memilih mereka, buatlah lomba ayat emas yang tadi telah diperkatakan, siapa yang menurut anda paling bagus, berhak jadi pelukisnya. Sehingga pemilihan ini menjadi adil.
  7. Para pelukis harus duduk di sisi yang sama dari karton tersebut, agar gambar tidak terbolak balik.
  8. Selama anak-anak melukis, maka guru dapat terus bercerita tentang kisah Rut. Sehingga telinga anak-anak tetap dapat aktif. Dikarenakan kisah ini kita ceritakan SEMBARI anak-anak melukis, jadi tidak mengambil waktu tersendiri maka; Boleh saja kisah tentang Rut dikisahkan dari awal lagi ( dari point 1), sehingga pada saat Pembicara nanti menceritakan kisah Rut, berupa pengulangan kisah dari guru pembimbing kelompok. Namun diusahakan, apabila nanti anak-anak telah selesai melukis, usahakan kisah guru juga sudah selesai. Jadi tidak mengambil waktu yang ekstra, hanya memanfaatkan waktu lukis saja. Ingat, nanti pembicara tetap akan merangkai cerita dari awal.

 

MELUKIS DENGAN BEDAK (24’)

 

STORY GALERY

LUKISAN KISAH RUT (15’)

(draft ini diperlukan baik oleh guru pembimbing kelompok maupun oleh pembicara)

 

Kelompok 1:

Kita akan belajar dari RUT, bagaimana Rut adalah seorang yang mengasihi Tuhan dengan segenap hatinya. Begini kisahnya;

Ada sebuah keluarga bernama Elimelekh, dia memiliki isteri bernama Naomi, dan mempunyai dua anak laki-laki bernama Mahlon dan Kilyon.

Elimelekh dan Naomi, Mahlon dan Kilyon adalah orang Israel, mereka berasal dari Efrata, dari kota Betleham, mereka dari suku Yehuda.

( Gambar keluarga dari Elimelekh, terdiri dari Elimelekh, Naomi, Mahlon dan Kilyon)

 

Kelompok 2:

Karena terjadi kepalaran di Betlehem, mereka pergi dan tinggal di daerah Moab.

( gambar keluarga Elimelekh berangkat ke Moab, membawa barang-barang)

 

Kelompok 3

Kemudian Elimelekh mati, sehingga Naomi tinggal bertiga dengan kedua anak laki-lakinya.

(gambar Naomi, Mahlon dan Kilyon saja- tanpa Elimelekh, karena Elimelekh  sudah mati)

 

Kelompok 4A

Lalu kedua anaknya menikah dengan orang Moab, bernama Orpa dan Rut.

Mahlon menikah dengan Rut, dan Kilyon menikah dengan Orpa.

(gambar Mahlon menjadi pengantin bersama Rut)

 

Kelompok 4B ( boleh digambar, boleh juga tidak)

Lalu kedua anaknya menikah dengan orang Moab, bernama Orpa dan Rut.

Mahlon menikah dengan Rut, dan Kilyon menikah dengan Orpa.

(gambar Kilyon menjadi pengantin bersama Orpa)

 

Kelompok 5

Setelah kira-kira sepuluh tahun, kedua anak Naomi juga mati, jadi tinggal Naomi dengan kedua menantunya, yaitu Rut dan Naomi

( gambar Naomi, Orpa dan Rut)

 

Kelompok 6:

Naomi mendengar bahwa Tuhan telah memberikan makanan kepada umat-Nya, maka dia berangkat pulang dari Moab kembali ke Betlehem.

Di perjalanan pulang, Naomi menyuruh kedua menantunya itu pulang kembali ke keluarga mereka masing-masing, supaya mereka bisa menikah lagi.

Tetapi karena Orpa dan Rut adalah orang-orang yang mengasihi suami mereka ( Rut 1:8), dan karena Naomi, mertua mereka  mengasihi mereka seperti mengasihi anaknya sendiri dan menyebut mereka dengan ‘anak-anakku’ ( Rut 1: 12), perpisahan ini menjadi terlalu berat buat mereka, sehingga Orpa dan Rut pun menangis ( Rut 1:9-10) dan tidak mau berpisah.

(gambar Orpa dan Rut menangis)

 

Kelompok 7:

Tetapi ketika Naomi berkata dia sudah terlalu tua untuk bersuami, sehingga ia tidak mungkin lagi punya anak laki-laki yang bisa menjadi suami Orpa dan Rut nanti. ( Pada zaman itu memang ada budaya yang seperti itu, bahwa kalau seorang janda sebaiknya dinikahkan dengan iparnya yang belum menikah, supaya membangkitkan keturunan bagi suaminya dulu yang sudah meninggal), maka Orpa pun menangis dan pamitan untuk pulang ke rumahnya.

( gambar Orpa meninggalkan Naomi dan Rut, tampak Orpa meninggalkan mereka dari kejauhan dan melambaikan tangan tanda perpisahan)

 

Kelompok 7:

Tapi luar biasanya, Rut tetap tidak mau pulang.

Rut adalah orang Moab. Orang Moab menyembah berhala-berhala Moab, yaitu

MOAB menyembah dewa Kamos ( Yeremia 48:7, 13) Baal Peor ( Bilangan 25:1, 5).

Kemungkinan besar, sebelum menikah dengan Mahlon, Rut adalah juga orang Moab yang menyembah Dewa Kamos dan Baal Peor.

Namun dalam waktu 10 tahun itulah, Rut mengenal Yehovah, Allah Israel yang hidup, melalui keluarga suaminya.

Walaupun ada kematian bapak mertuanya sebelum dia menikah, dan kemudian setelah menikah kira-kira 10 tahun, suaminya Mahlon dan iparnya, Kilyon pun meninggal, Rut hatinya telah berpaut/ melekat pada Yehovah, Allah Israel yang hidup.

( gambar Rut berdoa kepada Jehovah/ Allah Israel yang hidup)

 

Kelompok 8:

Ada dua pilihan bagi Rut. Pilihan pertama ikut saja dengan Orpa pulang ke kampung halamannya, menikah lagi dengan pria Moab, tetap menyembah dewa Kamos dan Baal Peor, kembali ke rumah ayah dan ibunya, jadi orang Moab sejati.

Atau pilihan ke dua, ikut mertuanya, Naomi, kembali ke Israel, ke tanah Yehuda, ke Betlehem, tidak usah berpikir akan menikah lagi karena Naomi sudah terlalu tua untuk bersuami dan tidak mungkin punya anak lagi. Mertuanya jatuh miskin, pulang dengan tangan kosong, dan juga nanti dia akan merawat mertuanya yang miskin dan sudah tua itu. Tetapi dia akan meninggalkan berhala berhala seperti dewa Kamos dan Baal Peor itu, dan mengikuti Allah Israel, Jehovah itu !!

Karena hati Rut sangat mengasihi Allah Jehovah, Allah Israel yang hidup itu, dia pun memilih pilihan ke dua. Dia mau ikut Naomi, dia mau merawat Naomi yang sudah tua, dia mau ikut Naomi ke mana pun Naomi pergi, dan dia mau bermalam di manapun Naomi bermalam dan bangsanya Naomi menjadi bangsanya Rut juga, bahkan di mana pun Naomi mati, di situpun Rut mau ikut mati di sana.

Di hadapan Tuhan Jehovah, Rut tidak ingin terpisah dari Naomi.

Rut berkata Allahmulah, Allahku.

(Keterangan buat guru SM; Rut 1:17, kata TUHAN dalam ayat ini dipakai kata Jehovah)

Rut bukan saja mau ikut Naomi, tetapi juga mau meninggalkan berhala-berhala dalam hidupnya yang lama, dan mau menyembah Allah Israel, mau menyembah Allah yang benar, mau menyembah Allah yang hidup dan yang kudus.

( Gambar Rut berkata kepada Naomi: Allahmulah Allahku)

 

APLIKASI

 

Untuk kesimpulan:

Kebutuhan:

 

KARTON BENTUK HATI DI TENGAH RUANGAN DENGAN UKURAN BESAR

  • Beberapa keping karton merah muda yang disambung/ direkatkan dengan esolasi double tape, lalu dipotong berbentuk hati. Bisa saja terdiri dari 4 keping karton utuh yang disambungkan. ( atau sesuaikan besar kecilnya ruangan)
  • 8 lilin siap diletakkan di atas karton ( bisa dipakai jenis lilin yang tidak mudah tumbang)
  • 1 korek api pemantik

KARTON BENTUK HATI DI SETIAP KELOMPOK ( siapkan untuk 8 kelompok)

  • 1 keping karton merah muda untuk setiap kelompok
  • 8 lilin di letakkan di atas karton
  • 1 korek api pemantik

 

Tiap-tiap kelompok duduk melingkar pada bentuk hati masing-masing

Siapkan keyboardis dan singer; dengan lagu:

Album : Best Of The Best Lirik :

Ubah hatiku seputih salju

Ubah hatiku seperti diri Mu

Engkau penjunan ku tanah liat

bentuk jadikan ingin ku lihat

 

Change my heart o God

make it ever true

Change my heart o God

May i be like You

 

You are the potter,

i am the clay

Mold me and make me

This is what i see

 

MELATIH NARATOR PADA TIAP KELOMPOK ( 7’)

 

 

APLIKASI DIPIMPIN OLEH PEMBICARA (18’)

Setiap point aplikasi, maka pembicara akan memerintahkan penyalaan lilin pertama pada tiap kelompok, lalu lilin kedua pada point ke dua dst. Jadi menyalakan lilinnya satu demi satu sesuai point yang disampaikan pembicara. Lalu wakil dari tiap kelompok akan maju untuk menyalakan lilin yang di tengah ruangan, satu demi satu, misalnya pada point 1 maka wakil dari kelompok 1 akan maju menyalakan lilin yang di tengah ruangan, yaitu lilin pertama, dst.

Keterangan untuk guru SM, pada point 1 disampaikan cinta akan uang. Kita jangan menganggap ini terlalu berat untuk anak-anak, karena sadar atau tidak kita sadari terkadang anak-anak sudah ada yang menanam cita-citanya sejak kecil kelak besar harus menjadi orang yang memiliki banyak uang. Tetapi mereka tidak memikirkan untuk apa sebenarnya uang banyak itu nantinya. Menjadi orang kaya tidak salah, tetapi VISI hidup yang salah, sangat membahayakan hidup anak-anak. Visi hidup yang salah diantaranya adalah menjadikan kekayaan sebagai tujuan hidup. Prinsip Alkitab adalah, diberkati untuk BISA MENJADI BERKAT. Jadi VISI yang benar bukan diberkati-nya, tetapi VISI yang benar adalah bagaimana kita bisa jadi berkat. Baca pada Amsal 23:4, dan Kejadian 12:3. Terlalu banyak orang dewasa terjebak pada VISI hidup yang salah, yang tanpa disadarinya VISI itu sudah mereka dambakan sejak kecil, jadi sebagai guru, kita harus tanamkan VISI yang benar sejak mereka kecil, dan tidak perlu kawatir apa yang kita sampaikan dirasa terlalu berat buat mereka.

APLIKASI 1

  • Ketika Rut memutuskan untuk meninggalkan Moab, dan ikut Naomi, mertuanya ke Israel, itu artinya Rut siap meninggalkan berhala-berhala Moab. Apa yang jadi berhala dalam hidup kita? Kalau kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan dengan segenap hati, kita harus tinggalkan berhala-berhala itu:
    • Apakah berhalamu adalah : Uang/ kekayaan/ fasilitas? Misalnya membanggakan kekayaan orang tuamu, membanggakan Hpmu yang mahal, hal itu membuatmu sombong, membuatmu merendahkan teman-temanmu yang tidak sekaya dirimu? Lalu kamu mudah mengejek dan membuly mereka ? Gara –gara uang ini kamu pernah berkata “Aku tidak perlu Tuhan?” Jadi orang kaya bukan sebuah dosa, tetapi CINTA AKAN UANG itu adalah akar dari segala kejahatan. Kita boleh punya uang,tetapi tidak boleh menjadikan uang itu sebagai berhala dalam hidup kita.
    • Silahkan kelompok 1 bisa diwakili oleh temanmu, maju ke depan dan menyalakan lilin pertama ini.
    • Wakil dari kelompok 1 membaca ‘ KAMI SIAP MENINGGALKAN BERHALA UANG ATAU KEKAYAAN KAMI KARENA KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI’

APLIKASI 2

  • Ketika Rut memutuskan untuk mengikuti mertuanya, itu artinya Rut siap untuk menjadi orang asing di negeri Israel, dia siap belajar bahasa yang baru, budaya yang baru, kebiasaan masyarakat yang baru, yang sangat berbeda dengan yang ada di negerinya, negeri Moab itu. Mungkin ada kebiasaan-kebiasaanmu yang jadi berhala dalam hidupmu yang harus kamu tinggalkan
    • Apakah berhalamu adalah : HP/ GADGEDmu? Sampai kamu lupa baca Alkitba, lupa berdoa, lupa ke gereja, lupa melayani Tuhan, lupa mandi, lupa makan, keashikan main HP sampai tidak pernah ngobrol dengan keluargamu, lupa bikin pe er, malas belajar buat test/ulangan besok, bahkan sampai mencuri uang untuk membeli paket/ main game di tempat penyewaan?
    • Bermain Gadged itu bukannya tidak boleh, namun bila dengan aturan yang benar, tidak membuatmu ketagihan, tidak membuat pelajaranmu terganggu, dll, akan menyenangkan hati Tuhan
    • Silahkan kelompok 2 bisa diwakili oleh temanmu, maju ke depan dan menyalakan lilin ke dua
    • Wakil dari kelompok 2 membaca ‘ KAMI SIAP MEMAKAI GADGED DENGAN BIJAKSANA KARENA KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI’

APLIKASI 3

  • Ketika Rut memutuskan untuk ikut ke mana pun Naomi pergi, Rut jelas tidak bisa santai, karena dia harus bekerja keras untuk menghidupi mertuanya yang sudah tua. Dan benar saja, sesampainya di Betlehem, Rut bekerja dari pagi sampai petang untuk memungut bulir-bulir jelai, supaya dia dan mertuanya bisa makan. Dia tidak bisa bersantai-santai, tidak bisa seenaknya bangun siang, tidak bisa melakukan apa saja sesuka hatinya. Karena dia bertanggung jawab terhadap mertuanya yang sudah tua.
    • Apakah berhalamu adalah hobbymu? Hobby tidak salah, tetapi apabila hobby sudah menjadi berhala sampai kamu tidak punya waktu untuk berdoa, tidak punya waktu untuk membaca Alkitab, kamu juga sampai tidak punya waktu untuk melayani Tuhan, kamu menjadi terlalu boros untuk hobby itu, apabila kamu sudah tidak perduli hal-hal lain hanya untuk hobbymu, membuatmu tidak mau mengalah pada orang lain, itu sudah melewati batas. Hobby bisa berupa tidur, makan, game, koleksi, olah raga, belanja, nonton drama, beli mainan, musik, dll.
    • Silahkan kelompok 3 bisa diwakili oleh temanmu, maju ke depan dan menyalakan lilin ke tiga
    • Wakil dari kelompok 3 membaca ‘ KAMI SIAP MELAKUKAN HOBBY KAMI DENGAN BIJAKSANA KARENA KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI’

APLIKASI 4

  • Ataukah berhala yang harus kita tinggalkan itu adalah mengandalkan talenta kita? Kita mengandalkan kepandaian kita, mengandalkan kepintaran kita, mengandalkan kebisaan kita, sehingga kita tidak perlu lagi berdoa, tidak perlu lagi meminta pertolongan Tuhan, tidak perlu lagi miminta hikmat pada Tuhan! Contoh, kita bertalenta dalam bidang renang, nah pada saat lomba renang, karena kita memberhalakan talenta kita yang hebat, yang sudah sering menang, yang sudah banyak piala, maka kita sebelum berangkat lomba, tidak lagi berdoa meminta pertolongan Tuhan dan pimpinan Tuhan.
    • Silahkan kelompok 4 bisa diwakili oleh temanmu, maju ke depan dan menyalakan lilin ke empat
    • Wakil dari kelompok 4 membaca ‘ KAMI TIDAK MAU MENGANDALKAN TALENTA ATAU KEPANDAIAN MENJADI BERHALA DALAM HDUP KAMI, KARENA KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI

APLIKASI 5

  • Rut rela berkorban, dia mungkin saja oleh orang Moab dianggap tidak cinta tanah airnya, dia mungkin saja oleh Orpa dianggap bodoh, kenapa tidak pulang ke Moab dan menikah lagi, bukankah mereka berdua masih muda? Dia mungkin saja dianggap gila, kenapa mau memelihara mertuanya yang miskin dan sudah tua itu, bukankah itu merepotkan? Tetapi karena Rut mau mengikut Allah Israel, Rut tetap teguh pada pendiriannya, pada pilihan hidupnya, dia mau mengasihi Allah Israel dengan segenap hati, walaupun untuk hal itu dia harus rela berkorban.
    • Apakah kamu sering diejek karena kamu kristen? Karena kamu ke gereja? Karena kamu percaya pada Yesus? Mungkin diejek temanmu, diejek saudaramu, diejek tetanggamu? Bagaimanakah perasaanmu saat diejek seperti itu?
    • Ketika kamu mau menderita dan menerima ejekan itu. Mendoakan mereka yang mengejek kamu dan mengampuni mereka. Saat itulah kamu sebenarnya sudah mengasihi Tuhan dengan segenap hati, mau memikul salib saat kamu mengikut Yesus. Baca Filipi 1:29, Matius 5:11-12
    • Silahkan kelompok 5 bisa diwakili oleh temanmu, maju ke depan dan menyalakan lilin ke lima
    • Wakil dari kelompok 5 membaca ‘ KAMI SIAP MENDERITA BAGI KRISTUS, KARENA KAMI MENGASIHI KRISTUS DENGAN SEGENAP HATI’

APLIKASI 6

  • Rut mau datang berlindung di bawah sayab-Nya Tuhan ( Rut 2:12) Mengasihi Tuhan dengan segenap hati artinya:
    • Menaruh Tuhan Israel sebagai yang paling utama dalam hidup Rut.
    • Yang paling nomor satu, lebih dari ayah ibu, lebih dari uang, lebih dari gadget, ebih dari hobby, lebih dari talenta, lebih dari apa pun di dunia ini.
    • Jika Tuhan sebagai yang nomor satu tentunya kita akan mempunyai waktu khusus bersama dengan Tuhan, dalam membaca Alkitab, berdoa dan memuji Tuhan, SETIAP HARI.
    • Silahkan kelompok 6 bisa diwakili oleh temanmu, maju ke depan dan menyalakan lilin ke enam
    • Wakil dari kelompok 6 membaca ‘ KAMI MAU MENJADIKAN TUHAN SEBAGAI YANG PALING NOMOR SATU DALAM HIDUP KAMI. KAMI MAU MEMILIKI WAKTU KHUSUS UNTUK MEMBACA FIRMAN TUHAN, MEMUJI TUHAN DAN BERDOA SETIAP HARI’

APLIKASI 7 ( UNTUK PEMBICARA: DI POINT APLIKASI 7 INILAH LETAK POWER OF LOVE-nya dari kisah hidup RUT)

  • Pernahkah kita bayangkan apa sebenarnya cita-cita hidup Rut? Apakah dia pernah bercita-cita menjadi seorang janda? Menjadi menantu seorang mertua yang miskin? Menjadi seorang pemungut jelai di ladang orang kaya, karena dia miskin? Tentunya tidak mungkin kan? Tetapi akhir kisah hidup Rut sangat mencengangkan. Atas anugerah Tuhan dia menikah lagi dengan Boaz, dan mempunyai anak bernama Obed, dan Obed ini kelak mempunyai cucu bernama Daud, dan Yesus disebut Anak Daud karena berasal dari keturunan Daud. Jadi Rut adalah nenek moyang Yesus/ masuk dalam silsilah Yesus Kristus ( Rut 4:18-22, Matius 1:5)
    • Mengasihi Yesus dengan segenap hati artinya mau menyerahkan cita-cita kita ke dalam tangan Tuhan, karena Tuhan sendiri yang akan mengatur arah langkah kita. Tuhan sendiri juga punya cita-cita atas hidup kita, kita harus mengikuti apa yang Tuhan mau, karena cita-cita kita belum tentu sesuai dengan cita-cita Tuhan atas hidup kita. (Mazmur 139:16)
    • Jadi Rut sendiri tidak akan pernah menyangka kan kalau namanya bakal tertulis pada silsilah Yesus Kristus, padahal dia kan orang Moab kan?
    • Silahkan kelompok 7 bisa diwakili oleh temanmu, maju ke depan dan menyalakan lilin ke tujuh ini.
    • Wakil dari kelompok 7 membaca ‘ KAMI MAU MENYERAHKAN CITA-CITA KAMI KE DALAM TANGAN TUHAN KARENA KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI KAMI’

 

APLIKASI 8

  • Rut bisa saja kecewa pada Tuhan, kenapa bapak mertuanya mati, kenapa suaminya mati, kenapa tinggal dia dengang mertuanya yang miskin sekarang ini. Ada banyak pertanyaan kenapa,dan kenapa yang bisa membuatnya kecewa. Tetapi hati yang mengasihi Tuhan tidak akan pernah kecewa, karena dia tahu bahwa Tuhan tidak pernah berbuat jahat dalam hidupnya. Karena tahu Tuhan itu baik dalam hidupnya. Karena Tuhan tidak pernah berbuat salah dalam hidupnya.
    • Mengasihi Tuhan dengan segenap hati adalah percaya pada Tuhan, tidak kecewa dan marah kepada Tuhan. Percaya bahwa Tuhan itu baik, percaya bahwa Tuhan itu punya banyak rahasia yang mungkin pada saat ini kita belum tahu jawabannya, percaya bahwa Tuhan itu akan membuat segalanya baik pada musimnya, pada waktunya. (Roma 8:28, Pengkotbah 3:11)
    • Silahkan kelompok 8 bisa diwakili oleh temanmu, maju ke depan dan menyalakan lilin ke delapan ini.
    • Wakil dari kelompok 8 membaca ‘ KAMI TIDAK MAU KECEWA PADA TUHAN, KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI KAMI.’  

 

 

KALIMAT YANG DISIAPKAN UNTUK TIAP KELOMPOK dan wakil kelompok ( gandakan 2 kali)

 

  1. ‘KAMI SIAP MENINGGALKAN BERHALA UANG ATAU KEKAYAAN KAMI KARENA KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI’

 

  1. ‘ KAMI SIAP MEMAKAI GADGED DENGAN BIJAKSANA KARENA KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI’

 

  • ‘ KAMI SIAP MELAKUKAN HOBBY KAMI DENGAN BIJAKSANA KARENA KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI’

 

  1. ‘ KAMI TIDAK MAU MENGANDALKAN TALENTA ATAU KEPANDAIAN MENJADI BERHALA DALAM HDUP KAMI, KARENA KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI

 

  1. ‘ KAMI SIAP MENDERITA BAGI KRISTUS, KARENA KAMI MENGASIHI KRISTUS DENGAN SEGENAP HATI’

 

  1. ‘ KAMI MAU MENJADIKAN TUHAN SEBAGAI YANG PALING NOMOR SATU DALAM HIDUP KAMI. KAMI MAU MEMILIKI WAKTU KHUSUS UNTUK MEMBACA FIRMAN TUHAN, MEMUJI TUHAN DAN BERDOA SETIAP HARI’

 

  • ‘ KAMI MAU MENYERAHKAN CITA-CITA KAMI KE DALAM TANGAN TUHAN KARENA KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI KAMI’

 

  • ‘ KAMI TIDAK MAU KECEWA PADA TUHAN, KAMI MAU MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI KAMI.’

 

 

Doa Penutup.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Andalan

SINOPSIS SEKOLAH INJIL LIBURAN 2019 THE POWER OF LOVE


SEKOLAH INJIL LIBURAN

THE POWER OF LOVE

Sinopsis:

Ayat Thema:

Matius 22:37

 

Tujuan dari pemakaian thema The Power of Love ini adalah:

  1. Agar anak-anak dapat mengasihi Tuhan dengan segenap hati ( sesi 1),

dengan segenap jiwa, yaitu ; pikiran, emosi dan kehendak ( sesi 2),

dan juga dengan segenap akal budi( sesi 3).

  1. Agar anak-anak memahami POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap hati ( sesi 1),

POWER/ kuasa dari mengasihi dengan segenap jiwa ( sesi 2), dan juga POWER/Kuasa dari mengasihi dengan segenap akal budi ( sesi 3)

 

 

 

 

 

 

 

 

Andalan

SIL THE EXCELLENT GENERATION SESI 5 GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT


INFO; Semua rekam pelaksanaan materi ini di GPdI Siloam Kotabumi Lampung, dapat anda lihat di link ini:

REKAM PELAKSANAAN SIL THE EXCELLENCE GENERATION 2019

 

Unduh gratis materi ini dalam format word

SESI 5 I STUDY

 

SESI 5 ( 2 jam)

GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT

( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi

tentang bagaimana menjadi unggul)

Judul sesi ini dapat disingkat menjadi

I STUDY

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

7 langkah menjadi Generasi yang Excellence / Generasi Unggul

Diadaptasi dari tulisan ini:

https://hellenicnews.com/7-keys-to-cultivating-a-spirit-of-excellence-by-delatorro-l-mcneal-ii/

DIADAPTASI  MENJADI 8 LANGKAH

Penggambaran 8 langkah ini dalam 2 paragraf:

Tuhan ingin mengangkat kita menjadi KEPALA

dan bukan menjadi EKOR.

Ketika kita menjadi generasi unggul,

maka kita akan dapat menjadi Pemimpin yang luar biasa

di masa datang.

Ketika kita menjadi pemimpin yang luar biasa,

maka Tuhan akan pakai hidup kita

memberi pengaruh yang luar biasa kepada lebih banyak lagi orang,

dibandingkan apabila kita tidak menjadi pemimpin/

atau tidak menjadi unggul/

atau tidak menjadi generasi pemimpin yang memiliki keunggulan,

maka pengaruh yang kita berikan hanya pada sedikit orang saja.

 

Ketika kita ingin menjadi generasi unggul,

mula pertama kita harus

menginginkan untuk menjadi

generasi yang unggul,

dengan cara kita mau belajar dari generasi unggul di Alkitab

bagaimana mereka bisa menjadi unggul;

seperti misalnya apa saja karakter mereka,

bagaimana mereka disembuhkan dari luka hati di masa lalu,

bagaimana mereka berhasil memimpin diri sendiri,

teman-teman, anggota, bahkan dapat memberi pengaruh yang baik

kepada pemimpin,

serta bagaimana mereka dapat bekerja secara TIM,

dan apa sebenarnya kata Alkitab mengenai resep rahasia

untuk bisa menjadi generasi unggul.

Untuk menjadi generasi unggul ternyata

memiliki hati yang mau melayani adalah wajib kita punyai,

dan lebih teliti lagi daripada itu, ternyata kita pelajari bahwa keunggulan itu didapat dari ;

mau berjalan pada mil yang kedua,

setia perkara kecil dan berintegritas/ dapat dipercaya.

Setelah kita menjadi generasi unggul

kita harus dapat mempertahankan keunggulan

yang sudah kita capai itu

dengan terus menjadi unggul

serta menghancurkan semua pengghalan keunggulan.

SINOPSIS 7 SESI UTAMA DAN 1 POINT PENDAMPING, TOTAL 8 POINT

  1. DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION ( Inginkan menjadi generasi unggul)

Karena Tuhan mendesign hidup kita sebagai kepala dan bukan ekor ( Ulangan 28:13)

Oleh karena itu dalam hidup kita kita harus punya keinginan untuk menjadi luar biasa, karena kita punya tujuan ilahi dalam hidup kita ( God’s purpose), yaitu menjadi pribadi yang memuliakan nama-Nya. ( Yesaya 43:7)

Orang yang excellent akan berdiri di hadapan raja-raja ( Amsal 22:29)

TOKOH; DANIEL ( bukti bahwa Daniel Excellent Daniel 1:19, 21, Daniel 5:29, Daniel 6:29)

 

  1. LEARN FROM EXCELLENT GENERATION.( Belajarlah dari generasi unggul)

Ada tokoh-tokoh Alkitab yang digambarkan memiliki keunggulan dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka, mari kita contoh hal-hal positif dari hidup mereka, karena mereka memiliki GOLD CHARACTER/ karakter emas ( TEKUN, SETIA, BERSABAR, TAHAN UJI, DLL). Ada lima sisi karakter emas dapat dilihat dari , jadi teladan dalam : ( I Tim 4:12)

  • Jadi teladan dalam Perkataan
  • Jadi teladan dalam tingkah laku
  • Jadi teladan dalam kasih
  • Jadi teladan dalam kesetiaan
  • Jadi teladan dalam kesucian

 

Karena setiap point pada SIL ini sudah menggunakan TOKOH, maka khusus untuk sesi 2 ini, kita akan  pilih salah satu dari tokoh-tokoh Alkitab pada sesi ini yaitu YOSUA. Point GOLD CHARACTER OF JOSHUA ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING.

Lihatlah bahwa trauma masa lalu yang bisa menghambat hidup mereka harus dapat diatasi ( YOSUA SEMBUH DARI TRAUMA MASA LALUNYA) SEMBUH DARI TRAUMA  ini akan disampaikan dalam SESI INTI DARI SESI 2 INI

Orang-orang seperti ini akan TETAP naik dan bukan TURUN/ memiliki kepemimpinan. LEADERSHIP ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh Yosua

Self Leading, Leading line, Leading down, Leading up, overcome the enemy

Kelima dimensi kepemimpinan itu akan kita teliti pada pribadi Yosua

Lihatlah orang-orang ini dapat bekerja sama dengan orang lain yang dapat menutupi kekurangan mereka, dalam suatu tim work yang baik. Bagaimana Yosua sebagai seorang yang dapat bekerja secara Tim akan kita lihat. TIM WORK ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh YOSUA

TOKOH; YOSUA ( Bukti bahwa Yosua Excellent : Yosua 24:31,Hakim-hakim 2:7)

 

  1. GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.( Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

Dapatkan resep di balik layar untuk bagaimana bisa menjadi unggul

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
  • Paduan Mazmur 1 dan Yosua 1:8 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung
  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari
    • Daud orang yang sangat suka memuji dan menyembah Tuhan, dan dia juga sangat suka akan hukum-hukum Tuhan yang adil/ menyukai Firman Tuhan ( Mazmur 119:164, 166-168) juga suka melakukan firmanNya, sehingga hidupnya dikelilingi anugerah Tuhan ( Mazmur 119: 165) , yaitu berupa KETENTRAMAN , dan diajuhkan Tuhan dari BATU SANDUNGAN

TOKOH DAUD; ( Bukti bahwa Daud Excellent  II Samuel 23:1)

 

  1. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE(Generasi unggul yang melayani)
  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

  1. GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT.( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi tentang bagaimana menjadi unggul)
  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)
  • Setia pada perkara kecil akan membuat kita dipercaya pada perkara besar ( Lukas 16:10) ( Think big and start small)
  • Integritas ; Benar pada perkara kecil akan benar dalam perkara besar ( Lukas 16:10)

TOKOH: RUT

( Bukti bahwa Rut Excellent  adalah Kabar tentang Rut pun sampai ke telinga Boaz, Rut 2: 11-12)

 

  1. LAUNCH YOUR EXCELLENCE. ( Meluncurkan Keunggulanmu)

Kenali potensimu/ bakatmu (multiple intelligences)

Luncurkanlah potensimu dan kembangkanlah  untuk kemuliaan Tuhan

TOKOH; YESUS ( Yesus unggul dalam semua dimensi kecerdasan)

Materi ini selain ada pada sesi utama, juga akan dipakai dalam acara pendamping

 

  1. MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT ( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)
  • Jangan cepat puas dengan pencapaian terbaikmu
  • Terus tingkatkan keunggulan terakhirmu
  • Adakan terus perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll

Tokoh: Raja Yosia

( Bukti bahwa Raja Yosia excellent II Raja-raja 23: 25)

 

  1. ENEMIES OF BEING EXCELLENT ( Musuh-Musuh Pencapaian Excellent )

Orang yang ingin menjadi excellence, harus menyingkirkan penghalang-penghalang, dan ini yang harus dilakukan:

  • TIDAK AKAN Mengambil jalan pintas
  • TIDAK AKAN Melakukan hal-hal yang murahan
  • TIDAK MAU setengah-setengah.

( POINT INI AKAN DISAMPAIKAN DALAM ACARA PENDAMPING)

 

 

SESI 5

GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT

( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi

tentang bagaimana menjadi unggul)

I STUDY

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala

dan bukanmenjadi ekor,

engkau akan tetap naik dan bukan turun, e

apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu,

yang kusampaikan pada hari ini

kaulakukan f  dengan setia,

28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang

ke kanan atau ke kiri g

dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini,

dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

 

GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT. 

( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi tentang bagaimana menjadi unggul)

  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)
  • Setia pada perkara kecil akan membuat kita dipercaya pada perkara besar ( Lukas 16:10) ( Think big and start small)
  • Integritas ; Benar pada perkara kecil akan benar dalam perkara besar ( Lukas 16:10)

TOKOH: RUT

( Bukti bahwa Rut Excellent  adalah Kabar tentang Rut pun sampai ke telinga Boaz, Rut 2: 11-12)

 

MATERI ANAK

 

PUJIAN ( 20 MENIT)

 

BERMAIN MORCE

 

 

Dalam materi sesi 5 ini, kita akan menggunakan metode MORSE. Untuk itu ada 2 kemampuan yang dituntut oleh tiap kelompok:

  1. Kemampuan untuk MENGARTIKAN PELUIT SANDI MORSE yang ditiupkan oleh pembicara
  2. Kemampuan untuk MEMBUNYIKAN PELUIT SANDI MORSE sesuai dengan huruf yang diminta pembicara

 

Sebagai pendengar, yang akan mengartikan sandi morse, lebih mudah menggunakan gambar ini sebagai kunci jawabannya

https://thegorbalsla.com/wp-content/uploads/2018/12/Trik-dan-Tips-Menghafal-Cepat-Sandi-morse-700×512.jpg

Setiap kelompok akan mendapatkan kunci jawaban Akar Morse yang sama

Tiap kelompok harus dapat mengartikan semua huruf morse yang ditiup oleh PEMBICARA.

  • Kelompok 1; sebagai pendengar morse yang mengartikan a-z ( gunakan bagan akar morse)
  • Kelompok 2; sebagai pendengar morse yang mengartikan a-z ( gunakan bagan akar morse)
  • Kelompok 3; sebagai pendengar morse yang mengartikan a-z ( gunakan bagan akar morse)
  • Kelompok 4; sebagai pendengar morse yang mengartikan a-z ( gunakan bagan akar morse)
  • Kelompok 5; sebagai pendengar morse yang mengartikan a-z ( gunakan bagan akar morse)

 

Selain sebagai pendengar yang mengartikan sandi morse, maka kita juga nanti akan melibatkan tiap anak untuk meniup sandri morse, sesuai dengan huruf yang diminta pembicara, secara sigap.

 

Ada cara-cara mudah untuk memahami sandi morse dengan cepat, sbb:

http://tawonemas.blogspot.com/2015/01/cara-mudah-menghafal-sandi-morse.html

 

Sebagai PENIUP peluit sandi Morse.

 

Terkadang kita sering kesulitan untuk menghafalnya karena mungkin memang sulit untuk menghafal notasi titik dan garis. Untuk memudahkannya kita bisa merubahnya menjadi kata-kata.

  • Untuk notasi titik atau pendek, dirubah menjadi huruf vokal bebas “a, i, u, dan e”, kecuali vocal O.
  • Untuk notasi garis atau panjang, dirubah menjadi huruf vokal ” O “.

Kita bisa merubahnya menjadi kata-kata ini.

  • A  – ano                        :   . _
  • B  – bonaparte              :   _ …
  • C  – cocacola                :   _ . _ . 
  • D  – dominan               :   _ ..
  • E  – egg                        :   .
  • F  – faterzonan             :   .. _ .
  • G  – golongan               :   _ _ .
  • H  – himalaya               :   ….
  • I   – ikan                       :   ..
  • J   – jagoloro                :   . _ _ _
  • K  – komando              :   _ . _
  • L  – lemonade              :   . _ ..
  • M – motor                    :  _ _
  • N  – nota                      :   _ .
  • O  – omono                  :   _ _ _
  • P  – pertolongan           :   . _ _ .
  • Q  – qomokaro             :   _ _ . _
  • R  – remora                  :   . _ .
  • S  – sahara                   :   
  • T  – tong                      :   _
  • U  – unesco                  :   .. _
  • V  – versikaro              :   … _
  • W – winoto                  :   . _ _
  • X  – xosendero             :   _ .. _
  • Y  – yosimono             :   _ . _ _
  • Z  – zoroaster               :   _ _ ..

 

Sebagai Peniup MORSE, maka…

Tiap kelompok akan terdiri dari 5 anak, masing-masing anak menghafal 1 kata/ 1 huruf/ 1 sandi. Atau pengelompokan bisa anda sesuaikan dengan jumlah peserta sesi 5 ini. ( contoh bila ada 72 anak, maka untuk 36 huruf bisa tiap huruf dipegang oleh 2 anak) Tiap kelompok akan dipandu oleh 1 pembimbing.

Anak-anak diminta membawa peluit pramukanya masing-masing dan diumumkan sebelum SIL berlangsung, sehingga setiap peluit dimainkan oleh masing-masing anak, jadi tidak akan ada bergantian dari mulut ke mulut. ( kita mesti memperhatikan hiegienis masing-masing alat)

 

Kelompok 1 ( 5 anak akan berlatih MENIUP PELUIT SANDI MORSE, tiap anak mendapat kartu sesuai huruf masing-masing)

  • A  – ano                        :   . _
  • B  – bonaparte              :   _ …
  • C  – cocacola                :   _ . _ . 
  • D  – dominan               :   _ ..
  • E  – egg                        :   .

 

Kelompok 2 ( 5 anak akan berlatih MENIUP PELUIT SANDI MORSE, tiap anak mendapat kartu sesuai huruf masing-masing)

  • F  – faterzonan             :   .. _ .
  • G  – golongan               :   _ _ .
  • H  – himalaya               :   ….
  • I   – ikan                       :   ..
  • J   – jagoloro                :   . _ _ _

 

Kelompok 3 ( 5 anak akan berlatih MENIUP PELUIT SANDI MORSE, tiap anak mendapat kartu sesuai huruf masing-masing)

  • K  – komando              :   _ . _
  • L  – lemonade              :   . _ ..
  • M – motor                    :  _ _
  • N  – nota                      :   _ .
  • O  – omono                  :   _ _ _

 

Kelompok 4 ( 5 anak akan berlatih MENIUP PELUIT SANDI MORSE, tiap anak mendapat kartu sesuai huruf masing-masing)

  • P  – pertolongan           :   . _ _ .
  • Q  – qomokaro             :   _ _ . _
  • R  – remora                  :   . _ .
  • S  – sahara                   :   
  • T  – tong                      :   _

 

Kelompok 5 ( dengan jumlah 6 anak)  ( 6 anak akan berlatih MENIUP PELUIT SANDI MORSE, tiap anak mendapat kartu sesuai huruf masing-masing)

  • U  – unesco                  :   .. _
  • V  – versikaro              :   … _
  • W – winoto                  :   . _ _
  • X  – xosendero             :   _ .. _
  • Y  – yosimono             :   _ . _ _
  • Z  – zoroaster               :   _ _ ..

 

 

 

 

 

 

—————————potong per kotak, bagikan per anak—————————–

KARTU YANG DIBAGIKAN PADA TIAP ANAK

A    a-no

 

B   bo-na-par-te C   co-ca  co-la D  do-mi-nan
E    egg

 

F    fa-ter-so-nan G   go-lo-ngan H  hi-ma-la-ya
I     i-kan

 

J    ja-go-lo-ro K   ko-man-do L   le-mo-na-de
M  mo-tor

 

N   no-ta O  o-mo-no P  per-to-long-an
Q  qo-mo-ka-ro

 

R   re-mo-ra S   sa-ha-ra T  tong
U   u-nes-co

 

V   ver-si-ka-ro W  wi-no-to X  xo-sen-de-ro
Y   yo-si-mo-no

 

Z   zo-ro-as-ter    

 

—————————potong per kotak, bagikan per anak—————————–

 

*jika anak-anak berlebih, dapat melibatkan mereka menjadi juri.

Sengaja pada kartu ini tidak dicantumkan titik dan garis, melainkan hanya kata-kata yang terdiri dari huruf vokal selain o, yaitu vocal a, i, u dan e, sebagai TITIK, dan vokal O sebagai GARIS.

 

WAKTU LATIHAN ( 20 menit)

Setiap kelompok diberi kesempatan untuk berlatih , baik sebagai pendengar sandi morse yang mengartikan,  maupun sebagai peniup.  Untuk itu guru pembimbing kelompok akan melatih mereka.

Karena akan terjadi berisik bila dilaksanakan di satu tempat, maka saat latihan boleh berpencar arah di sekitar ruang utama.

 

SOAL CERITA ( 30 menit)

Kini saatnya mereka berkumpul kembali, setelah waktu latihan berakhir

Pembicara akan membacakan SOAL sembari bercerita ( cerita mohon bisa dikembangkan sendiri)

Pembicara akan MENIUP MORSE, tugas anak-anak adalah membuat JAWABANnya pada selembar kertas.

Boleh melihat Kamus Akar Morse

Pembicara akan memadukan antara story ( kisah Rut) dengan soal MORSE.

 

  1. Hari ini kita ingin belajar dari seorang tokoh Alkitab bernama

_  .   _

.  .  _

_

 

  1. Dia adalah seorang

.  _  _  _

.  _

_  .

_  .  . 

.  _

  1. Yang berasal dari

_   _

_   _   _

.   _

_   .   .   .

 

  1. Mertuanya bernama Naomi, adalah sebuah keluarga, dengan suaminya bernama Elimelekh, dan kedua anaknya laki laki bernama Mahlon dan Kilyon, yang pergi dari kota Betlehem, karena terjadi kelaparan, mereka pergi ke Moab. Kemudian suami Naomi mati, tinggal Naomi dan kedua anak laki-lakinya. Lalu kedua anak Naomi menikah dengan dua perempuan Moab, bernama Orpa dan Rut. Setelah kira-kira 10 tahun mereka tinggal di Moab,kedua anaknya pun mati. Maka Naomi pun pulang ke Betlehem karena ia mendengar bahwa Tuhan telah memberikan makanan kepada orang Betlehem. Singkat cerita Orpa kembali pulang ke Moab, dan berpisah di jalan dengan mertuanya, sedangkan Rut tidak mau pulang ke Moab, dia memilih ikut mertuanya kembali ke Betlehem. Karena Rut ternyata telah menjadikan Allah Israel sebagai Allahnya, dia mau meninggalkan berhala-berhala Moab. Rut adalah seorang yang ….

.   _   .

.   _

.   _   _   _

.   .

_   .

 

Hal ini terbukti pada Rut pasal 2: 1-7, 17, 18- diangkatnya itu…( ajak anak-anak membaca bagian ini).

Sebagai seorang menantu dari janda miskin, Rut mau bekerja memungut bulir-bulir jelai di belakang orang, bahkan bekerja keras. Pada zaman itu, orang miskin diperbolehkan memungut bulir-bulir jelai yang jatuh pada saat terjadi panen, sesuai hukum taurat ( Imamat 23:22)

 

Im 23:22 Pada waktu kamu menuai l  hasil tanahmu, janganlah kausabit ladangmu habis-habis sampai ke tepinya dan janganlah kaupungut apa yang ketinggalan dari penuaianmu, m  semuanya itu harus kautinggalkan bagi orang miskin dan bagi orang asing; n  Akulah TUHAN, Allahmu.”

 

Sepanjang hari itu, jelai yang berhasil dikumpulkan oleh Rut adalah se-efa jelai banyaknya. ( Rut 2:17)

Dalam Alkitab bahasa Inggris, disebut

it came to about thirty pounds 2  of barley! ( 30 pounds)

1 Pounds = 0, 453592 Kg

Jadi 1 Efa adalah 30 X 0,453592  = 13, 60776 Kg

Wau…13, 6 Kg…??? Banyak sekali !! Itu mungkin sebanyak 0.5 karung beras.

Rut mengangkat 13,6 Kg jelai itu dengan jarak yang lumayan jauh, sampai ke kota ( Rut 2: 18)…seorang perempuan yang mau bekerja keras, mengangkat barang yang berat, berjalan kaki sampai jauh

  1. Ternyata Boaz, pemilik ladang jelai itu, adalah seorang kaya raya dari kaum keluarganya Elimelekh ( almarhum suami dari Naomi). Boaz memperlakukan Rut dengan sangat ramah dan baik, dan saat Rut bertanya mengapa Boaz berbelas kasihan kepadanya dan memperhatikan dia, padahal dia adalah orang asing, orang Moab, ternyata Boaz menjawab: ….

Pembicara mengajak anak-anak membaca Rut 2:10-12

Ternyata apa yang dilakukan Rut kepada Naomi, mertuanya itu, dan bagaimana dia mau mengikut Allah Israel yang hidup, telah menjadi pembicaraan seluruh kota itu, sampai-sampai Boaz mendengar berita itu.

Singkat cerita akhirnya Boaz menikahi Rut, dan mereka menjadi keluarga yang luar biasa, dan diberi Tuhan anak bernama OBED. Obed ini akhirnya mempunyai anak bernama Isai, dan Isai pada akhirnya memperanakkan Daud. Daud memperanakkan Salomo, dan Salomo memperanakkan Rehabeam dan seterusnya sampai kepada Yusuf, suami Maria yang melahirkan Yesus. Waaauuu ternyata nama Rut masuk dalam …………….(titik-titik)  Yesus Kristus.

.   .   .

.   .

.   _   .   .

.   .   .

.   .

.   _   .   .

.   _

.   .   .   .  

 

Itulah yang disebut generasi unggul. Kisah hidup Rut menjadi pembicaraan orang-orang Betlehem sampai ke telinga Boas, dan nama Rut yang adalah seorang Moab pun sampai masuk dalam silsilah Yesus Kristus.

 

Kunci Jawaban ( untuk Juri)

  1. Rut ( point 3 kalau benar semua)
  2. Janda ( point 5 kalau benar semua)
  3. Moab ( point 4 kalau benar semua)
  4. Rajin ( point 5 kalau benar semua)
  5. Silsilah ( point 8 kalau benar semua)

 

Siapkan 5 hadiah untuk 5 kelompok yang diasumsikan jawaban mereka benar semua.

 

———————-gandakan untuk 5 kelompok———————————————

Lembar Jawaban Kelompok

  1. ___ ___ ___
  2. ___ ___ ___   ___   ___
  3. ___ ___ ___   ___
  4. ___ ___ ___   ___   ___
  5. ___ ___ ___   ___   ___   ___   ___   ___

 

———————-gandakan untuk 5 kelompok———————————————

 

TIAP KELOMPOK BERLATIH PRESENTASI AYAT EMAS ( 10 MENIT)

Setelah itu, giliran tiap kelompok akan mendapat ayat emas.

Kelompok 1, menghafalkan Matius 5:41, dengan gerakan.

Kelompok 2, menghafalkan Lukas 16:10A, dengan gerakan.

Kelompok 3, menghafalkan Lukas 16:10B, dengan gerakan.

Kelompok 4, menghafalkan Amsal 12:24, dengan gerakan.

Kelompok 5, menghafalkan Amsal 26:14, dengan gerakan.

 

PRESENTASI AYAT EMAS TIAP KELOMPOK DISERTAI PENJELASAN PEMBICARA

( 40 menit)

 

Kelompok 1, mempresentasikan  Matius 5:41, dengan gerakan.

Penjelasan Pembicara setelah selesai presentasi ayat oleh kelompok 1.

Belajar dari hidup Rut, dia mau melakukan lebih dari yang diharapkan. Dia bukan hanya bekerja , tetapi bekerja seharian penuh, dari dia mulai sampai petang.  ( Rut 2:17)

Mau melakukan lebih dari yang diharapkan, menunjukkan bahwa Rut mau berjalan pada mil yang ke dua.

  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)

Siapkan peluit kalian, dan yang memegang Huruf yang kakak minta, dengan sigap berdiri dan membunyikan peluitnya, sesuai sandi morsenya. Yang sigap, akan langsung dapat HADIAH PERORANGAN ( misalnya pensil, penggaris, rautan, buku, dll) Jadi ini adalah lomba perorangan, bukan lomba kelompok.

(Anak-anak tidak boleh melihat kamus Akar Morse- karena tiap anak hanya menghafal 1 huruf, dan tiap anak sudah dipegangi Kartu Huruf masing-masing, dan sudah diberi waktu latihan, maka mereka dituntut bisa pada termin ini)

Bunyikan sandi morse

M

I

L

(Hadiah akan diberikan setelah KATA MIL telah berhasil ditiup oleh 3 anak tersebut, bila ada anak yang kurang sigap- lewat dari 5 detik, anak tersebut tidak mendapat hadiah, walaupun selepas dari dtik ke 5 dia meniup juga)

Kelompok 2, mempresentasikan  Lukas 16:10A, dengan gerakan.

Penjelasan Pembicara setelah selesai presentasi ayat oleh kelompok 2.

Belajar dari hidup Rut, dia setia pada perkara kecil, maka selanjutnya Tuhan mempercayakan dalam hidup Rut perkara yang lebih besar. Dia menjadi nyonya Boaz, yang kemudian ikut mendampingi suaminya mengatur banyak hal pada usaha/bisnis Boaz, yang kaya itu.

Hanya memungut jelai yang jatuh, itu adalah perkara kecil, sepertinya perkara sepele saja, tetapi Rut mau tetap setia melakukannya.

  • Mau setia pada perkara kecil ( Lukas 16:10A)

Think big and start small, artinya untuk menggapai mimpi yang besar, kita harus mau memulai dari yang kecil dulu, contoh membuat pe-er, belajar, membaca, menyapu, mencuci piring, piket kelas, membantu orang tua di rumah, dll Di situlah kita akan belajar yang namanya tanggung jawab, setia, dapat dipercaya, tekun, dll

Siapkan peluit kalian, dan yang memegang Huruf yang kakak minta, dengan sigap berdiri dan membunyikan peluitnya, sesuai sandi morsenya. Yang sigap, akan langsung dapat HADIAH PERORANGAN ( misalnya pensil, penggaris, rautan, buku, dll) Jadi ini adalah lomba perorangan, bukan lomba kelompok.

(Anak-anak tidak boleh melihat kamus Akar Morse- karena tiap anak hanya menghafal 1 huruf, dan tiap anak sudah dipegangi Kartu Huruf masing-masing, dan sudah diberi waktu latihan, maka mereka dituntut bisa pada termin ini)

Bunyikan sandi morse

S

E

T

I

A

(Hadiah akan diberikan setelah KATA SETIA  telah berhasil ditiup oleh 5 anak tersebut, bila ada anak yang kurang sigap- lewat dari 5 detik, anak tersebut tidak mendapat hadiah, walaupun selepas dari dtik ke 5 dia meniup juga)

 

Kelompok 3, mempresentasikan  Lukas 16:10B, dengan gerakan.

Penjelasan Pembicara setelah selesai presentasi ayat oleh kelompok 3.

Belajar dari hidup Rut, dia mau bertindak benar pada perkara kecil, sehingga ketika tiba saatnya Rut diberi kepercayaan menjadi Nyonya Boaz, dia sudah terlatih berbuat benar pada perkara-perkara yang kecil. Contoh belajar jujur pada orang tua, belajar jujur pada guru, belajar jujur pada teman, mengembalikan uang kembalian, membayarkan uang sekolah pada sekolah, tidak suka mencuri, tidak suka berbohong, berani mengaku salah bisa bersalah dan rela ditegur atau dihukum.

Bertindak benar dalam sikap hati,  perkataan, tingkah laku, cara berpikir, dan keputusan, sering disebut dengan INTEGRITAS. Maukah kalian hidup ber-integritas??

  • Mau benar dalam perkara kecil ( Lukas 16:10B)

Siapkan peluit kalian, dan yang memegang Huruf yang kakak minta, dengan sigap berdiri dan membunyikan peluitnya, sesuai sandi morsenya. Yang sigap, akan langsung dapat HADIAH PERORANGAN ( misalnya pensil, penggaris, rautan, buku, dll) Jadi ini adalah lomba perorangan, bukan lomba kelompok.

(Anak-anak tidak boleh melihat kamus Akar Morse- karena tiap anak hanya menghafal 1 huruf, dan tiap anak sudah dipegangi Kartu Huruf masing-masing, dan sudah diberi waktu latihan, maka mereka dituntut bisa pada termin ini)

Bunyikan sandi morse

B

E

N

A

R

(Hadiah akan diberikan setelah KATA BENAR  telah berhasil ditiup oleh 5  anak tersebut, bila ada anak yang kurang sigap- lewat dari 5 detik, anak tersebut tidak mendapat hadiah, walaupun selepas dari dtik ke 5 dia meniup juga)

 

Kelompok 4, mempresentasikan  Amsal 12:24, dengan gerakan.

Penjelasan Pembicara setelah selesai presentasi ayat oleh kelompok 4.

Belajar dari hidup Rut, dia tidak pernah dipaksa bekerja oleh Naomi, mertuanya untuk bekerja, namun dia malahan menawarkan diri untuk membantu mertuanya yang sudah tua, dan miskin, dengan cara bekerja memungut jelai di tempat panen.

Sebaliknya orang malas akan sering mengalami kerja paksa. Tetapi orang yang rajin pasti menjadi generasi unggul/ memegang kekuasaan/ dipercaya menjadi pemimpin.

  • Mau menjadi orang rajin ( Amsal 12:24)

Siapkan peluit kalian, dan yang memegang Huruf yang kakak minta, dengan sigap berdiri dan membunyikan peluitnya, sesuai sandi morsenya. Yang sigap, akan langsung dapat HADIAH PERORANGAN ( misalnya pensil, penggaris, rautan, buku, dll) Jadi ini adalah lomba perorangan, bukan lomba kelompok.

(Anak-anak tidak boleh melihat kamus Akar Morse- karena tiap anak hanya menghafal 1 huruf, dan tiap anak sudah dipegangi Kartu Huruf masing-masing, dan sudah diberi waktu latihan, maka mereka dituntut bisa pada termin ini)

Bunyikan sandi morse

R

A

J

I

N

(Hadiah akan diberikan setelah KATA RAJIN  telah berhasil ditiup oleh 5 anak tersebut, bila ada anak yang kurang sigap- lewat dari 5 detik, anak tersebut tidak mendapat hadiah, walaupun selepas dari dtik ke 5 dia meniup juga)

 

Kelompok 5, mempresentasikan  Amsal 26:14, dengan gerakan.

Penjelasan Pembicara setelah selesai presentasi ayat oleh kelompok 5.

Belajar dari hidup Rut, dia adalah seorang yang

  • Tidak mau menjadi orang malas, yang kerjanya tidur-tiduran terus terusan, membiasakan diri bangun siang dan bermalas-malasan. Amsal 26:14

Sikap malas dan melakukan hal-hal yang tidak berguna seperti kebanyakan menghabiskan waktu untuk tidur, main game tanpa batas waktu, nonton tanpa batas waktu, tidak akan menjadikan kita GENERASI UNGGUL. Kita harus belajar dari Rut, dia mengisi hidupnya dengan hal-hal yang berguna.

Siapkan peluit kalian, dan yang memegang Huruf yang kakak minta, dengan sigap berdiri dan membunyikan peluitnya, sesuai sandi morsenya. Yang sigap, akan langsung dapat HADIAH PERORANGAN ( misalnya pensil, penggaris, rautan, buku, dll) Jadi ini adalah lomba perorangan, bukan lomba kelompok.

(Anak-anak tidak boleh melihat kamus Akar Morse- karena tiap anak hanya menghafal 1 huruf, dan tiap anak sudah dipegangi Kartu Huruf masing-masing, dan sudah diberi waktu latihan, maka mereka dituntut bisa pada termin ini)

Bunyikan sandi morse

P

A

N

T

A

N

G

 

M

A

L

A

S

(Hadiah akan diberikan setelah KATA PANTANG MALAS telah berhasil ditiup oleh 8 anak tersebut, bila ada anak yang kurang sigap- lewat dari 5 detik, anak tersebut tidak mendapat hadiah, walaupun selepas dari dtik ke 5 dia meniup juga. Ada beberapa anak, akan meniup berulang-ulang karena huruf yang menjadi tugasnya muncul lagi. Dia akan mendapat hadiah sesuai berapa kali dia dianggap SIGAP)

 

Kunci jawaban Juri

M  ___   ___

I    .   .

L   .   ___    .   .

 

 

 

 

 

S   .   .   .

E   .

T   ___

I    .   .

A   .   ___

 

 

B   ___  .   .   .

E   .

N   ___   .

A   .   ___

R   .   ___   .

 

 

R   .   ___   .

A   .   ___

J    .   ___   ___   ___

I    .   .

N   ___   .

P   .   ___  ___  .

A   .   ___

N   ___   .

T    ___

A   .   ___

N   ___   .

G   ___   ___   .

 

M   ___   ___

A   .   ___

L   .   ___   .   .

A   .   ___

S   .   .   .

 

Total dibutuhkan 30 hadiah perorangan , pada termin ini, namun bila ada satu anak yang dapat banyak hadiah, dia dapat berbagi pada teman di kelompoknya.

 

Andalan

DAFTAR METODE YANG PERNAH DIPAKAI DI MATERI JCA


METODE YANG PERNAH DI PAKAI DI MATERI ANAK DI WEBSITE JENIUS CARA ALKITAB
Metode Utama Link
Metode Lomba Opini https://jeniuscaraalkitab.com/2019/06/11/sil-the-excellent-generation-sesi-4-excellent-generation-who-serve/
Metode Aroma dan Rasa https://jeniuscaraalkitab.com/2019/06/07/sil-the-excellent-generation-sesi-3-gain-access-to-be-an-excellent-generation/
Metode Lomba Memasak/ Kuliner
Metode Seni Menggunting Kertas https://jeniuscaraalkitab.com/2019/06/06/sil-the-excellent-generation-sesi-2-learn-from-excellent-generation/
Metode Seni Melipat Kertas
Metode Bagan
Metode Siluet https://jeniuscaraalkitab.com/2019/05/23/120-materi-perenungan-firman-wisuda-tk-harapan-tidak-akan-hilang/
Metode Cahaya
Metode Diorama https://jeniuscaraalkitab.com/2019/04/04/119-daud-vs-goliat-materi-retreat-anak-sd-kelas-vi-pra-ujian-nasional/
Metode Kostum
Metode Property
Metode Percobaan Ilmiah https://jeniuscaraalkitab.com/2019/03/15/sil-the-excellent-generation-sesi-1-desire-to-be-an-excellent-generation/
Metode Papan Putar
Metode benar/salah, setuju/ tidak setuju
Metode true story https://jeniuscaraalkitab.com/2018/10/13/118-belajar-mendengar-suara-tuhan-dan-bagaimana-memiliki-jiwa-kepahlawanan/
Metode kekinian
Metode Video Karya Murid https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/29/pekan-rohani-anak-sesi-2-aku-anak-yang-taat-dan-hormat-orang-tua-untuk-usia-pg-dan-tk-dan-1-sd/
Metode Bendera https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/23/pekan-rohani-anak-sesi-4-upah-yang-menantiku-untuk-pg-tk-sd-1-2-3/
Metode Yel Yel
Metode Napak Tilas https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/23/pekan-rohani-anak-sesi-3-untuk-pg-tk-sd-1-2-3-akibat-tidak-taat-dan-tidak-hormat-orang-tua/
Metode Cahaya
Metode Huruf https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/23/pekan-rohani-anak-sesi-2-untuk-usia-sd-1-2-3-aku-anak-yang-taat-dan-hormat-orang-tua/
Metode Rahasia
Metode Tokoh Rahasia
Metode Family https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/20/pekan-rohani-anak-sesi-i-love-my-family/
Metode Sentuhan
Metode Game Lelang https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/19/pekan-rohani-anak-sesi-5-upah-yang-menantiku-kelas-smp-dan-sma/
Metode Sharing https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/14/pekan-rohani-anak-sesi-4-luka-itu-telah-sembuh/
Metode Demonstrasi
Metode Mimik Muka https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/14/pekan-rohani-anak-sesi-3-mengumpulkan-kepingan-hatiku-yang-hancur/
Metode Dolanan Anak ( karet)
Metode Drama Tunggal https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/14/pekan-rohani-anak-sesi-2-dia-adalah-bapaku-untuk-sd-4-5-6-smp-dan-sma/
Metode Presentasi Kelompok https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/14/pekan-rohani-anak-sesi-1-bapaku-yang-baik-untuk-kelas-sd-456-smp-sma/
Metode Benda Kenangan
Metode ukuran
Metode true story https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/14/pekan-rohani-anak-sesi-1-bapaku-yang-baik-untuk-kelas-pg-tk-sd-1-2-3/
Metode Test https://jeniuscaraalkitab.com/2018/06/14/test-keluarga-bahagia/
Metode Festival Ayat Emas https://jeniuscaraalkitab.com/2018/04/24/117-festival-ayat-emas-ucapan-bahagia/
Metode Fashion Show https://jeniuscaraalkitab.com/2018/04/24/jaringan-doa-anak-kota-wisata-batu-membela-bangsa/
Metode Huruf https://jeniuscaraalkitab.com/2018/04/13/jaringan-doa-anak-kota-wisata-batu-indonesia-jadi-terang-bagi-bangsa-bangsa/
Metode Kliping https://jeniuscaraalkitab.com/2018/04/11/jaringan-doa-anak-kota-wisata-batu-berdiri-bagi-bangsa/
Metode Adegan https://jeniuscaraalkitab.com/2018/03/07/materi-jaringan-doa-anak-from-me-to-my-friends-3-stop-pelecehan-sex-pada-anak-di-indonesia/
Metode Data dan Artikel https://jeniuscaraalkitab.com/2018/02/26/jaringan-doa-anak-from-me-to-my-friends-stop-human-trafficking-di-bumi-indonesia/
Metode Motto https://jeniuscaraalkitab.com/2018/02/24/retreat-pelajar-sd-smp-sma-pra-ujian-sesi-3-berjuang-meraih-cita-cita/
Metode Audio Visual https://jeniuscaraalkitab.com/2018/02/24/retreat-pelajar-sd-smp-sma-pra-ujian-sesi-1-tuhan-memberiku-kepandaian/
Metode Analogi https://jeniuscaraalkitab.com/2018/02/22/materi-doa-untuk-jaringan-doa-anak-stop-kekerasan-pada-anak-di-indonesia/
Metode Topeng https://jeniuscaraalkitab.com/2018/02/01/115-super-hero-kkr-anak-di-ibadah-sekolah/
Metode Diorama https://jeniuscaraalkitab.com/2017/12/09/98b-diorama-natal-dengan-thema-damai-sejahtera-allah-yang-memerintah/
Metode Quiz https://jeniuscaraalkitab.com/2017/12/08/114-kkr-natal-anak-dengan-thema-damai-sejahtera-allah-yang-memerintah/
Metode Inisial
Metode Display
Metode Drama Tunggal https://jeniuscaraalkitab.com/2017/12/05/natal-jaringan-doa-wanita-woman-of-peace-drama-tunggal-maria-ibu-yesus/
Metode Decorative Chef https://jeniuscaraalkitab.com/2017/11/14/story-with-decorative-chef/
Metode Pentas Bayangan https://jeniuscaraalkitab.com/2017/11/14/113-kkr-natal-anak-dengan-thema-gadget/
Metode Dinamika Kelompok https://jeniuscaraalkitab.com/2017/10/03/110-bergerak-dalam-kesatuan/
Metode Design https://jeniuscaraalkitab.com/2017/09/19/sil-the-eagle-generation-sesi-5/
Metode true story https://jeniuscaraalkitab.com/2017/09/09/sil-the-eagle-generation-sesi-4/
Metode Audio Visual https://jeniuscaraalkitab.com/2017/09/09/sil-the-eagle-generation-sesi-3/
Metode Game Property https://jeniuscaraalkitab.com/2017/09/09/sil-the-eagle-generation-sesi-2/
Metode Tulisan Tangan Orang
Metode Puzzle https://jeniuscaraalkitab.com/2017/08/30/sil-the-eagle-generation-sesi-1/
Metode Finger Print
Metode Benda Tiga Dimensi https://jeniuscaraalkitab.com/2017/05/01/108-persembahan-yang-terbaik-untuk-tuhan/
Metode Cahaya https://jeniuscaraalkitab.com/2016/12/20/mengajar-dengan-metode-cahaya-metode-lampu-sorot/
Metode Bayangan https://jeniuscaraalkitab.com/2016/12/17/109-bangkit-dan-jadi-teranglah/
Metode Drama Tunggal https://jeniuscaraalkitab.com/2016/12/17/108-drama-tunggal-maria-ibu-yesus-materi-natal-2016/
Metode Game https://jeniuscaraalkitab.com/2016/11/16/game-iman-harap-dan-kasih/
Metode Game Angka https://jeniuscaraalkitab.com/2016/11/16/game-matematika-seru/
Metode Musik https://jeniuscaraalkitab.com/2016/10/14/incredible-generation-joshua-generation-minggu-ke-25/
Metode Perkusi
Metode Timbre ( warna suara)
Metode Deklarasi https://jeniuscaraalkitab.com/2016/10/09/deklarasi-doa-atas-kota-kendari/
Metode Game https://jeniuscaraalkitab.com/2016/10/02/incredible-generation-joshua-generation-minggu-24/
Metoe Gambar https://jeniuscaraalkitab.com/2016/09/25/tangkap-dengan-kasih/
Metode Diskusi https://jeniuscaraalkitab.com/2016/09/19/incredible-generation-joshua-generation-minggu-23/
Metode Imajinasi https://jeniuscaraalkitab.com/2016/08/26/incredible-generation-joshua-generation-minggu-22/
Metode Kartu https://jeniuscaraalkitab.com/2016/08/16/104-sang-kesatria/
Metode Lipsing https://jeniuscaraalkitab.com/2016/08/10/incredible-generation-joshua-generation-minggu-21/
Metode Aroma dan Rasa https://jeniuscaraalkitab.com/2016/08/01/incredible-generation-joshua-generation-minggu-20/
Metode Memberi Tanda
Metode Kostum https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/29/103-b-pesta-kostum-disertai-kontes-kostum-ratu-ester/
Metode Pesta Kostum https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/29/103-pesta-kostum/
Metode Siluet Bayangan https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/26/incredible-generation-joshua-generation-minggu-19/
Metode Maket
Metode Miniatur
Metode Simulasi https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/25/incredible-generation-joshua-generation-minggu-18/
Metode Percobaan Ilmiah https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/01/aktivitas-seru-2-sil-the-holy-generation/
Metode Tumbuhan https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/01/aktivitas-seru-1-sil-the-holy-generation/
Metode Handy Craft
Metode Game https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/01/game-ice-breaker-awal-sil-the-holy-generation/
Metode Game with purpose https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/01/game-outbond-khusus-water-game-sil-the-holy-generation/
Metode Board Sharing https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/01/heart-healing-dengan-thema-the-holy-generation/
Metode Motto https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/01/lomba-menghias-roti-tawar/
Metode Huruf
Metode Aroma dan Rasa
Metode Decorative Chef
Metode Menasihati https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/01/lomba-menasihati-pada-sil-2016-the-holy-generation/
Metode Lomba
Metode Board Game https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/01/sesi-2-aku-sudah-ada-yang-punya-dan-sesi-3-aku-juga-sudah-ada-yang-punya/
Metode Bendera https://jeniuscaraalkitab.com/2016/07/01/sesi-1-the-holy-generation/
Metode Audio Visual https://jeniuscaraalkitab.com/2016/06/24/lindungi-anak-anak-kita-dari-bahaya-kerusakan-otak-akibat-kecanduan-pornografi/
Metode Komik https://jeniuscaraalkitab.com/2016/05/23/102-berperang-melawan-amalek-dengan-metode-membuat-komic/
Metode Game kata https://jeniuscaraalkitab.com/2016/05/18/game-pikirkan-semua-yang-positif/
Metode Ukuran https://jeniuscaraalkitab.com/2016/05/13/incredible-generation-joshua-generation-minggu-17/
Metode Sandi https://jeniuscaraalkitab.com/2016/05/10/incredible-generation-joshua-generation-minggu-16/
Metode Warna https://jeniuscaraalkitab.com/2016/05/10/incredible-generation-joshua-generation-minggu-15/
Metode Guest Star https://jeniuscaraalkitab.com/2016/05/10/incredible-generation-joshua-generation-minggu-14/
Metode Wawancara
Metode Menggambar https://jeniuscaraalkitab.com/2016/04/01/incredible-generation-joshua-generation-minggu-12/
Metode Denah https://jeniuscaraalkitab.com/2016/04/01/incredible-generation-joshua-generation-minggu-11/
Metode warna https://jeniuscaraalkitab.com/2010/07/14/membuat-gelang-injil/
Metode Tumbuhan
Metode Intonasi https://jeniuscaraalkitab.com/2010/07/14/cerita-narasi-dan-pantomim-guru-di-moment-natal/
Metode Body Language
Metode Narasi
Metode Drama Tunggal https://jeniuscaraalkitab.com/2010/07/14/cerita-drama-tunggal-di-hari-kenaikan/
Metode cerita imajinasi https://jeniuscaraalkitab.com/2010/07/14/cerita-imajinasi-istimewa-di-hari-natal/
Metode Surat https://jeniuscaraalkitab.com/2010/11/11/acara-natal-untuk-pra-remaja-dengan-biaya-termurah/
Metode Drama https://jeniuscaraalkitab.com/2010/11/02/naskah-drama-model-siaran-tv-desember-2010/
Metode Wawancara TV https://jeniuscaraalkitab.com/2010/09/24/naskah-cerita-wawancara-untuk-natal/
Metode Drama Imajinasi https://jeniuscaraalkitab.com/2010/07/15/pesta-seni-natal/
Metode Pentas Seni https://jeniuscaraalkitab.com/2010/07/15/naskah-operet-natal/
Metode Cerita Wawancara https://jeniuscaraalkitab.com/2010/07/15/contoh-cerita-wawancara/
Metode Pertanyaan Terencana
Metode Handy Craft https://jeniuscaraalkitab.com/2011/09/21/3-kreatifitas-dari-jagung/
Metode true story https://jeniuscaraalkitab.com/2011/09/19/cerita-paskah/
Metode Event https://jeniuscaraalkitab.com/2011/08/01/membuat-acara-17-an-konser-doa-untuk-indonesia/
Metode Bayangan https://jeniuscaraalkitab.com/2011/10/24/5-hidup-manusia-sangat-singkat/
Metode Lomba https://jeniuscaraalkitab.com/2011/10/22/lomba-menggambar-salib-untuk-kegiatan-pra-paskah/
Metode Menggambar
Metode Menjiplak https://jeniuscaraalkitab.com/2011/10/17/menjiplak-nat-lantai-keramik/
Metode Menghafal
Metode barang Bekas https://jeniuscaraalkitab.com/2011/10/03/kantung-kacang-dalam-cerita-mengembangkan-talenta/
Metode Label
Metode Musik https://jeniuscaraalkitab.com/2011/09/22/lagu-ciptaan-anak-anak-sendiri/
Metode Mencipta lagu
Metode Mimik Muka https://jeniuscaraalkitab.com/2011/09/22/lomba-mimik-muka/
Metode Narasi
Metode Lomba
Metode Tumbuhan https://jeniuscaraalkitab.com/2011/09/26/menjiplak-daun/
Metode Menjiplak
Metode Photo https://jeniuscaraalkitab.com/2011/12/29/with-jesus-in-the-family-a-great-joy/
Metode Kostum
Metode Property
Metode Surat https://jeniuscaraalkitab.com/2011/12/29/mendapat-surat-dari-yusuf-di-hari-natal/
Metode Tarian https://jeniuscaraalkitab.com/2011/12/29/tarian-dan-narasi-maria-gadis-yang-istimewa-di-hari-natal/
Metode Teka Teki https://jeniuscaraalkitab.com/2011/12/17/akulah-sang-bintang/
Metode Pantas Cahaya https://jeniuscaraalkitab.com/2011/12/14/membuat-pentas-cahaya-untuk-memberitakan-injil/
Metode Barang Bekas
Metode Kartu https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/30/2-apa-yang-terpenting-dalam-hidup-kita/
Metode Bayangan https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/29/bayangan-rasul-petrus-yang-dapat-menyembuhkan/
Metode Wawancara https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/21/kudus-di-tengah-lingkungan-yang-jahat-2/
Metode Pertanyaan Terencana
Metode Selendang Berputar https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/21/cita-citaku-ingin-jadi-presiden/
Metode Matematika Alkitab https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/20/yusuf-sang-raja-muda-mesir-menghitung-hari/
Metode Emosi https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/19/lomba-merekam-8-tangisan-yusuf/
Metode Rekaman Suara
Metode Tumbuhan https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/08/yusuf-mengambil-keputusan-penting/
Metode Diary
Metode Menjiplak
Metode Biografi
Metode angka https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/07/berkat-anak-cucu/
Metode profesi
Metode Handy Craft
Metode Suku Kata
Metode Sentuhan https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/07/pura-pura-buta/
Metode Puisi https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/04/lomba-membaca-puisi-natal/
Metode Melukis https://jeniuscaraalkitab.com/2011/11/02/lomba-melukis-ayat-mas-untuk-kegiatan-pra-natal/
Metode Soal Cerita https://jeniuscaraalkitab.com/2011/10/24/kantung-kacang-dalam-cerita-bebas-dari-dosa-kepahitan/
Metode barang Bekas
Metode Game Waktu https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/25-satu-detik/
Metode Membujuk
Metode Photo https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/12-lika-liku-hidup-raja-ratu/
Metode Biografi
Metode Iklan
Metode editing photo
Metode Kostum
Metode Property
Metode Game https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/9-kantong-istimewa-kantong-rahasia/
Metode Rahasia
Metode Meraba/ sentuhan
Metode Gift https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/8-aku-cinta-papa-mama/
Metode true story
Metode kesaksian guru
Metode ekspresi kasih
Metode Percobaan ilmiah https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/4-menghitung-hari/
Metode Tabel berupa Gambar
Metode Menjiplak https://jeniuscaraalkitab.com/2012/01/09/jalan-lebar-dan-sempit/
Metode Maket
Metode Photo https://jeniuscaraalkitab.com/2012/01/09/kkr-awal-tahun/
Metode Kostum
Metode Property
Metode Membuat Video Klip sederhana https://jeniuscaraalkitab.com/2012/01/05/jejak-kaki/
Metode Cap
Metode Audio Visual
Metode Membuat Video Klip sederhana https://jeniuscaraalkitab.com/2012/01/05/da-da-selamat-tinggal-katakan-tidak-tanpa-merasa-bersalah/
Metode Cap
Metode Audio Visual
Metode Cerita Fabel https://jeniuscaraalkitab.com/2012/01/03/belajar-dari-belalang/
Metode Kain Perca https://jeniuscaraalkitab.com/2011/12/29/kantung-kacang-dari-kain-perca/
Metode Huruf https://jeniuscaraalkitab.com/2011/12/29/memisahkan-ilalang-daripada-gandum/
Metode Gambar
Metode Alat
Metode Dolanan Anak ( congklak) https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/01/37-iman-pengharapan-dan-kasih/
Metode Dolanan Anak ( petak umpet) https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/01/43-bermain-petak-umpet/
Metode Acsesories
Metode Multiple Intelligences https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/45-yesus-aku-percaya/
Metode Sandi https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/38-pesan-rahasia/
Metode Sejarah https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/34-aku-pahlawan-indonesia/
Metode Museum https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/32-mengunjungi-museum-martha-berry/
Metode true story https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/27-membaca-alkitab-dengan-lidah/
Metode Percobaan ilmiah https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/28-suka-tinggal-di-hadirat-tuhan/
Metode Adegan
Metode Adegan https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/53-pemain-cadangan/
Metode Photo https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/26-engkau-tahu-segalanya/
Metode Display/ Pameran https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/31-si-semut-yang-rajin/
Metode Peragaan https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/33-ikatan-dosa/
Metode Drama https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/39-bermain-tamu-tamuan/
Metode Aroma dan Rasa
Metode Gambar https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/44-mengubah-duka-menjadi-suka/
Metode Warna
Metode Melengkapi gambar
Metode Game
Metode Kostum dan acsesories https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/41-bersyukur-dengan-makanan-yang-tuhan-beri/
Metode Photo
Metode true story https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/16-hee-ah-lie/
Metode Hukum https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/19-sidang-pengadilan-tingkat-tertinggi/
Metode Pengadilan
Metode Imajinasi
Metode Simulasi
Metode Guest Star https://jeniuscaraalkitab.com/2012/02/29/51-asli-atau-palsu/
Metode Teka Teki
Metode Aroma https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/05/tahun-ii-3-seharum-bunga/
Metode Cahaya https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/04/tahun-ii-2-rahasia-di-dalam-kotak-intip/
Metode barang Bekas
Metode Gambar
Metode Emosi https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/02/tahun-ii-10-aku-berani-bersaksi/
Metode Kedukaan
Metode Kata Sambutan
Metode Event
Metode Mimik Muka https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/02/tahun-ii-6-kupengang-janji-nya/
Metode Intonasi
Metode Lomba
Metode Kata https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/02/tahun-ii-1-lebih-dari-pemenang/
Metode Kartu
Metode Game
Metode Active Brain
Metode Story
Metode Tarian https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/20/tarian-maria-rekam-lengkap/
Metode Narasi
Metode Naskah
Metode Design https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/16/mendesign-jubah-yusuf/
Metode Membuat Video Klip sederhana https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/16/warna-warni-jubah-yusuf/
Metode Menghafal menggunakan gerakan https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/16/video-festifal-ayat-hafalan-mazmur-121-1-8/
Metode Puzzle https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/15/membuat-puzzle-ayat-dari-tanggalan-bekas/
Metode Menjiplak https://jeniuscaraalkitab.com/2012/03/13/tahun-ii-22-kobaran-api-pentakosta/
Metode Tumbuhan
Metode Warna
Metode Proses
Metode Melukis Object https://jeniuscaraalkitab.com/2012/05/04/thn-ii-4-tanaman-obat/
Metode Medical
Metode true story https://jeniuscaraalkitab.com/2012/05/03/thn-ii-23-upah-dosa-ialah-maut/
Metode Analogi
Metode Narasi https://jeniuscaraalkitab.com/2012/04/30/drama-tunggal-maria-magdalena-untuk-paskah-guru-staff-dan-karyawan/
Metode Photo https://jeniuscaraalkitab.com/2012/04/16/thn-2-15-endless-love-lomba-foto-moment-paskah/
Metode Kostume
Metode Property
Metode Penelitian Ilmiah https://jeniuscaraalkitab.com/2012/04/05/thn-ii-14-hosana-bagi-sang-raja/
Metode Audio Visual
Metode Story
Metode Dolanan Anak ( Kwartet) https://jeniuscaraalkitab.com/2012/06/27/tahun-ii-31-my-friend-are-my-treasure/
Metode Seni Menggunting Kertas https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/10/seni-menggunting-kertas-gambar-buluh/
Metode Aroma dan Rasa https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/06/8-permainan-games-self-smart-intrapersonal-pada-multiple-intellegent/
Metode Handy Craft https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/01/thn-ii-34-more-than-conqueror/
Metode Board Game https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/01/tahun-ii-33-heart-healing/
Metode Sharing
Metode konfigurasi audience https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/01/33-amazing-grace/
Metode  kode https://jeniuscaraalkitab.com/2012/07/27/tahun-ii-27-one-vision/
Metode Detektif
Metode Denah https://jeniuscaraalkitab.com/2012/07/27/tahun-ii-26-one-heart/
Metode Gambar Tancap
Metode Gambar
Metode Percobaan Ilmiah https://jeniuscaraalkitab.com/2012/07/26/thn-ii-30-perkataan-yang-bijak/
Metode Analogi
Metode mengurutkan gambar
Metode bahasa
Metode Kaos Tangan https://jeniuscaraalkitab.com/2012/07/25/thn-ii-25-one-action/
Metode Analisis
Metode Theme Song https://jeniuscaraalkitab.com/2012/07/12/lagu-theme-song-kemah-injil-liburan-gpdi-temanggung-more-than-conqueror/
Metode true story https://jeniuscaraalkitab.com/2012/09/19/tahun-ii-39-kisah-hidup-sang-juara/
Metode true story https://jeniuscaraalkitab.com/2012/09/19/67-buta-tetapi-bisa-melihat-rencana-tuhan/
Metode Fashion Show https://jeniuscaraalkitab.com/2012/10/25/fashion-show-dengan-thema-jumbai-melambai-jalinan-kebenaran/
Metode Acsesories
Metode Game Kartu Kembar https://jeniuscaraalkitab.com/2012/10/16/membuat-kartu-kembar/
Metode Tokoh Imajiner https://jeniuscaraalkitab.com/2012/10/08/drama-tunggal-disertai-tokoh-imajiner-perempuan-beriman-raksasa/
Metode Hand Sign https://jeniuscaraalkitab.com/2012/12/06/creative-hand-sign-you-are-my-king-7/
https://jeniuscaraalkitab.com/2012/12/06/creative-hand-sign-with-all-my-heart-10/
https://jeniuscaraalkitab.com/2012/12/04/creative-hand-sign-kelompok-day-by-day/
https://jeniuscaraalkitab.com/2012/11/30/creative-hand-sign-in-gods-questions/
https://jeniuscaraalkitab.com/2012/11/26/creative-hand-sign-in-gospel-photograph/
https://jeniuscaraalkitab.com/2012/11/26/creatif-hand-sign-in-gospel/
https://jeniuscaraalkitab.com/2012/11/26/creatif-hand-sign-in-gods-word/
https://jeniuscaraalkitab.com/2012/11/26/cinta-menyala-dari-seekor-ulat-merah-khusus-materi-untuk-anak/
Pesta Audio Visual https://jeniuscaraalkitab.com/2012/11/16/sesi-iii-setulus-merpati-serupa-yesus/
Metode Kartu Binggo https://jeniuscaraalkitab.com/2013/01/16/sesi-4-menang-bersama-yesus/
Metode Musik https://jeniuscaraalkitab.com/2012/12/20/natal-anak-sambutlah-kedatangan-nya-dengan-pujian/
Metode Binatang https://jeniuscaraalkitab.com/2012/12/14/domba-di-kanan-dan-kambing-di-kiri/
Metode Binatang https://jeniuscaraalkitab.com/2012/12/13/kkr-natal-anak-dengan-thema-gods-favor/
Metode Respon https://jeniuscaraalkitab.com/2012/12/12/materi-natal-playgroup/
Metode anggota tubuh
Metode Stick Topeng
Metode Bentuk Geometri https://jeniuscaraalkitab.com/2013/04/19/game-paskah-serba-salib-10-pos/
Metode Membuat Video Klip Sederhana https://jeniuscaraalkitab.com/2013/02/27/lomba-membuat-klip-salib/
Metode Keluarga https://jeniuscaraalkitab.com/2013/01/29/thn-ii-minggu-24-si-pincang-di-pelukan-ayah/
Metode Penjurian
Metode Konfigurasi Area https://jeniuscaraalkitab.com/2013/01/21/persiapan-bendera-dan-area-untuk-sesi-3-pada-sil-mtc/
Metode Sport/ Olah Raga https://jeniuscaraalkitab.com/2013/07/23/1-menomorsatukan-tuhan-jadi-nomor-satu/
Metode Pentas Jari https://jeniuscaraalkitab.com/2013/07/11/pentas-jari/
Metode Mimik Muka https://jeniuscaraalkitab.com/2013/06/10/kkr-untuk-anak-balita-di-sebuah-taman/
Metode Ekspresi https://jeniuscaraalkitab.com/2013/05/08/pesta-pujian-dalam-rangka-kenaikan-yesus-ke-sorga/
Metode Aroma https://jeniuscaraalkitab.com/2013/05/04/melukis-dengan-bedak/
Metode Finger Painting
Metode Warna
Metode Sentuhan
Metode Barang Bekas https://jeniuscaraalkitab.com/2014/01/28/membuat-mahkota-sinar-dunia-dalam-thema-raihlah-mahkotamu/
Metode Warna https://jeniuscaraalkitab.com/2014/01/26/mencampur-warna-bersama-papa/
Metode Eksperiment
Metode Membuat Video Klip Sederhana https://jeniuscaraalkitab.com/2014/02/12/70-tujuh-langkah-turun-tujuh-langkah-naik/
Metode Ekspresi Wajah https://jeniuscaraalkitab.com/2014/02/12/69-iri-hati-membusukkan-tulang/
Metode Aroma dan Rasa
Metode Alat https://jeniuscaraalkitab.com/2014/01/28/71-yunus-mau-mengakuinya/
Metode Gambar
Metode Ungkapan Kasih https://jeniuscaraalkitab.com/2014/01/28/ungkapan-kasih-untuk-guru-sekolah-minggu/
Metode Melukis https://jeniuscaraalkitab.com/2014/01/28/melukis-di-halaman/
Metode Outdoor
Metode Binatang https://jeniuscaraalkitab.com/2014/01/28/pelanduk-bangsa-yang-lemah/
Metode Fabel
Metode Membetulkan Cerita yang Salah https://jeniuscaraalkitab.com/2014/01/28/membetulkan-cerita-yang-salah-materi-natal-sd/
Metode Finger Painting https://jeniuscaraalkitab.com/2014/03/07/teknik-finger-painting/
Metode Alat https://jeniuscaraalkitab.com/2014/03/07/teknik-gores-menggunakan-media-arang/
Metode Cap https://jeniuscaraalkitab.com/2014/03/07/teknik-cap-menggunakan-bawang-putih/
Metode Seni Menggunting Kertas https://jeniuscaraalkitab.com/2014/03/06/ii-5-dorkas-hanya-punya-benang-dan-jarum/
Metode puisi https://jeniuscaraalkitab.com/2014/02/27/72-suasana-hati-daud/
Metode warna
Metode Intonasi
Metode Kolase https://jeniuscaraalkitab.com/2014/02/26/menghias-foto-atau-gambar-aktivitas-paudtk/
Metode Alam https://jeniuscaraalkitab.com/2014/02/25/corat-coret-dengan-media-alam-dan-pewarna-alam-aktivitas-paud/
Metode Decoratif Chef https://jeniuscaraalkitab.com/2014/02/25/dekoratif-chef/
Metode Miniatur Building Art https://jeniuscaraalkitab.com/2014/02/18/miniatur-building-art/
Metode Finger Print Art https://jeniuscaraalkitab.com/2014/02/18/fingerprint-art/
Metode Dolanan Anak ( balon) https://jeniuscaraalkitab.com/2014/04/11/foto-foto-pos-balon-pada-pesta-ayat-mas-seru/
Metode Menjodohkan https://jeniuscaraalkitab.com/2014/04/08/foto-foto-pos-bendera-pada-pesta-ayat-mas-seru/
Metode Bendera
Metode Sport/ Olah Raga
Metode Puzzle Kalimat https://jeniuscaraalkitab.com/2014/04/08/foto-foto-pos-kalimat-pada-pesta-ayat-pas-seru/
Metode Badut https://jeniuscaraalkitab.com/2014/04/08/foto-foto-pos-badut-pada-pesta-ayat-mas-seru/
Metode Buah https://jeniuscaraalkitab.com/2014/04/08/foto-foto-pos-buah-pada-pesta-ayat-mas-seru/
Metode Hobby ( Memancing) https://jeniuscaraalkitab.com/2014/04/08/foto-foto-pos-ikan-pada-pesta-ayat-mas-seru/
Metode Acsesories https://jeniuscaraalkitab.com/2014/04/07/foto-board-kalung-pada-pesta-ayat-mas-seru/
Metode Jari https://jeniuscaraalkitab.com/2014/03/22/ii-7-doa-bapa-kami-dengan-10-jari/
Metode Rasa https://jeniuscaraalkitab.com/2014/05/22/ii-9-garam-dunia/
Metode Warna
Metode Puzzle Gambar https://jeniuscaraalkitab.com/2014/05/22/game-menyembuhkan-hati-yang-patah/
Metode Musik https://jeniuscaraalkitab.com/2014/05/17/game-lempar-pujian-dengan-kata-kunci/
Metode Kata Kunci
Metode True Story https://jeniuscaraalkitab.com/2014/04/25/ii-8-kuasa-puji-pujian-yang-dapat-menghancurkan-belenggu/
Metode Musik
Metode Kartu Ucapan https://jeniuscaraalkitab.com/2014/04/18/kartu-maaf/
Metode Memberi Label https://jeniuscaraalkitab.com/2014/08/23/84-post-it-hidupmu-berharga/
Metode Irama https://jeniuscaraalkitab.com/2014/08/06/game-aku-cinta-alkitab/
Metode Urutan
Metode Menghafal
Metode Area https://jeniuscaraalkitab.com/2014/07/21/game-maju-mundur/
Metode Baris
Metode Arah
Metode Board Game https://jeniuscaraalkitab.com/2014/06/18/sesi-2-sil-aku-anak-terang-dunia/
Metode Barang Bekas
Metode Biji-bijian/ Alam/ Tumbuhan
Metode Kartu
Metode Angka
Metode Kolase https://jeniuscaraalkitab.com/2014/06/18/sesi-1-sil-aku-anak-terang-dunia/
Metode Proyek https://jeniuscaraalkitab.com/2014/06/18/malam-suka-suka-dalam-sil-aku-anak-terang-dunia/
Metode Pengisi Suara
Metode Decoratif Chef https://jeniuscaraalkitab.com/2015/02/09/kreasi-roti-tawar-teenager-decorativ-chef/
Metode Game Huruf https://jeniuscaraalkitab.com/2015/02/05/89-tuhan-yesus-itu/
Metode Jumpa Fans https://jeniuscaraalkitab.com/2015/01/16/game-jumpa-fans-dengan-tokoh-alkitab/
Metode Thematik https://jeniuscaraalkitab.com/2014/11/21/88-kkr-natal-anak-berbuah-bagi-mu/
Metode lagu baru https://jeniuscaraalkitab.com/2014/11/19/kkr-natal-anak-yesus-pujaanku-materi-terbaru-desember-2014/
Metode maket https://jeniuscaraalkitab.com/2014/11/03/86-sebuah-perjumpaan-yang-mengubahkan-kkr-anak/
Metode Emoticon https://jeniuscaraalkitab.com/2014/10/06/85-anak-yang-hilang-dengan-metode-emoticon/
Metode Drama Spontan https://jeniuscaraalkitab.com/2015/05/27/sekolah-injil-liburan-materi-terbaru-2015-lebih-dari-pemenang-roma-pasal-8-dengan-metode-drama-spontan-sesi-4-aku-dibenarkan/
Metode Percobaan Ilmiah https://jeniuscaraalkitab.com/2015/05/12/sekolah-injil-liburan-materi-terbaru-2015-lebih-dari-pemenang-roma-pasal-8-dengan-metode-percobaan-ilmiah-sesi-2-aku-ditentukan/
Metode Game Dolanan Anak ( jari dan abjad) https://jeniuscaraalkitab.com/2015/05/04/game-9-buah-roh/
Metode Dekorasi Ruangan https://jeniuscaraalkitab.com/2015/02/27/ide-dekorasi-natal-karya-ibu-pdt-tisa-indah-nugraheni-gereja-bethany-magelang/
Metode Table Decoratif Art https://jeniuscaraalkitab.com/2015/02/13/table-decoratif-art-dengan-jantung-pisang/
Metode Pop Art Card https://jeniuscaraalkitab.com/2015/02/10/heart-pop-art-card/
Metode Fashion Show https://jeniuscaraalkitab.com/2015/10/28/christmas-fashion-show/
Metode Motto Game https://jeniuscaraalkitab.com/2015/07/16/91-hidupku-bagi-mu/
Metode Peragaan https://jeniuscaraalkitab.com/2015/06/09/kkr-anak-aku-dan-gadgetku/
Metode Kekinian https://jeniuscaraalkitab.com/2015/06/08/sekolah-injil-liburan-materi-terbaru-2015-generasi-digital-sesi-1-alkitab-itu-kuno/
Metode Game Pos https://jeniuscaraalkitab.com/2015/06/01/sekolah-injil-liburan-materi-terbaru-2015-generasi-digital-sesi-2-merah-kuning-hijau/
Metode Dolanan Anak ( ular tangga)
Metode Ruangan
Metode IT https://jeniuscaraalkitab.com/2015/05/29/sekolah-injil-liburan-materi-terbaru-2015-generasi-digital-sesi-4-aku-anak-modern/
Metode Bentuk Geometri https://jeniuscaraalkitab.com/2016/03/11/incredible-generation-joshua-generation-minggu-1/
Metode Cahaya
Metode Tematik https://jeniuscaraalkitab.com/2016/01/22/100-jadi-bintang-yang-bersinar-bagi-tuhan-dan-membawa-sukacita/
Metode Lomba Photo https://jeniuscaraalkitab.com/2016/01/16/natal-januari-2016-sekolah-masehi-temanggung-dengan-thema-hidup-bersama-sebagai-keluarga-allah-disertai-lomba-foto-antar-kelas/
Metode Diorama https://jeniuscaraalkitab.com/2015/12/19/diorama-natal-dengan-thema-menyenangkan-hati-tuhan/
Metode Game https://jeniuscaraalkitab.com/2015/11/17/97-kasut-ajaib/
Metode Menjiplak
Metode anggota tubuh
Metode diorama https://jeniuscaraalkitab.com/2015/10/31/96-obat-yang-manjur/
Metode Emosi
Metode Teknik https://jeniuscaraalkitab.com/2015/10/31/pelangi-indah-aktivitas-paudtk/
Metode bagan https://jeniuscaraalkitab.com/2015/10/31/92-doa-berkat-yang-diaminkan/
Metode aroma dan rasa
Metode Barang Bekas https://jeniuscaraalkitab.com/2015/10/31/94-wisata-menara/
Metode Denah
Metode Maket
Metode Kartu Binggo https://jeniuscaraalkitab.com/2015/10/31/93-lima-sekawan/
Metode Iklan https://jeniuscaraalkitab.com/2016/04/01/incredible-generation-joshua-generation-minggu-12/
Game Eliminasi https://jeniuscaraalkitab.com/2016/03/11/incredible-generation-joshua-generation-minggu-9/
Metode Teka Teki Silang https://jeniuscaraalkitab.com/2016/03/11/incredible-generation-joshua-generation-minggu-6/
Metode Kartu https://jeniuscaraalkitab.com/2016/03/11/incredible-generation-joshua-generation-minggu-4/
Metode Tebak Suara https://jeniuscaraalkitab.com/2016/03/11/incredible-generation-joshua-generation-minggu-3/
Metode Tarian https://jeniuscaraalkitab.com/2016/03/11/incredible-generation-joshua-generation-minggu-2/
Andalan

PILIHAN KKR ANAK MATERI JCA


HARAPANMU TIDAK AKAN HILANG ( BISA  JUGA UNTUK KKR DI SEKOLAH)

UPAH TAAT DAN HORMAT ORANG TUA

PEMULIHAN LUKA HATI TOKOH AHITOFEL

PEMULIHAN LUKA HATI TOKOH DAUD

PEMULIHAN LUKA BATIN TOKOH YUSUF

MENGENAL HATI BAPA SURGAWI

KKR AWAL TAHUN AJARAN DI SEKOLAH ATAU PRA UJIAN NASIONAL

KKR AWAL TAHUN AJARAN ATAU PRA UJIAN NASIONAL (2)

MY SUPER HERO

KKR PEMBERITAAN INJIL

AKU CINTA PAPA DAN MAMA HARI KASIH SAYANG

KKR AWAL TAHUN AJARAN SETIA PERKARA KECIL

HOSANA BAGI SANG RAJA- MENAKLUKKAN HATI YANG LIAR

JANGAN MALAS

AKU DAN GADGETKU

 

 

Andalan

SIL THE EXCELLENT GENERATION SESI 4. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE


INFO; Semua rekam pelaksanaan materi ini di GPdI Siloam Kotabumi Lampung, dapat anda lihat di link ini:

REKAM PELAKSANAAN SIL THE EXCELLENCE GENERATION 2019

 

Download materi ini pada format word gratis

SESI 4 I SERVE

 

SESI 4 ( 2 jam)

EXCELLENT GENERATION WHO SERVE

(Generasi unggul yang melayani)

Judul sesi ini dapat disingkat menjadi

I SERVE

Download materi ini dengan gratis klik tautan berikut ini

SESI 4 I SERVE

 

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

7 langkah menjadi Generasi yang Excellence / Generasi Unggul

Diadaptasi dari tulisan ini:

https://hellenicnews.com/7-keys-to-cultivating-a-spirit-of-excellence-by-delatorro-l-mcneal-ii/

DIADAPTASI  MENJADI 8 LANGKAH

Penggambaran 8 langkah ini dalam 2 paragraf:

Tuhan ingin mengangkat kita menjadi KEPALA

dan bukan menjadi EKOR.

Ketika kita menjadi generasi unggul,

maka kita akan dapat menjadi Pemimpin yang luar biasa

di masa datang.

Ketika kita menjadi pemimpin yang luar biasa,

maka Tuhan akan pakai hidup kita

memberi pengaruh yang luar biasa kepada lebih banyak lagi orang,

dibandingkan apabila kita tidak menjadi pemimpin/

atau tidak menjadi unggul/

atau tidak menjadi generasi pemimpin yang memiliki keunggulan,

maka pengaruh yang kita berikan hanya pada sedikit orang saja.

 

Ketika kita ingin menjadi generasi unggul,

mula pertama kita harus

menginginkan untuk menjadi

generasi yang unggul,

dengan cara kita mau belajar dari generasi unggul di Alkitab

bagaimana mereka bisa menjadi unggul;

seperti misalnya apa saja karakter mereka,

bagaimana mereka disembuhkan dari luka hati di masa lalu,

bagaimana mereka berhasil memimpin diri sendiri,

teman-teman, anggota, bahkan dapat memberi pengaruh yang baik

kepada pemimpin,

serta bagaimana mereka dapat bekerja secara TIM,

dan apa sebenarnya kata Alkitab mengenai resep rahasia

untuk bisa menjadi generasi unggul.

Untuk menjadi generasi unggul ternyata

memiliki hati yang mau melayani adalah wajib kita punyai,

dan lebih teliti lagi daripada itu, ternyata kita pelajari bahwa keunggulan itu didapat dari ;

mau berjalan pada mil yang kedua,

setia perkara kecil dan berintegritas/ dapat dipercaya.

Setelah kita menjadi generasi unggul

kita harus dapat mempertahankan keunggulan

yang sudah kita capai itu

dengan terus menjadi unggul

serta menghancurkan semua pengghalan keunggulan.

SINOPSIS 7 SESI UTAMA DAN 1 POINT PENDAMPING, TOTAL 8 POINT

  1. DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION ( Inginkan menjadi generasi unggul)

Karena Tuhan mendesign hidup kita sebagai kepala dan bukan ekor ( Ulangan 28:13)

Oleh karena itu dalam hidup kita kita harus punya keinginan untuk menjadi luar biasa, karena kita punya tujuan ilahi dalam hidup kita ( God’s purpose), yaitu menjadi pribadi yang memuliakan nama-Nya. ( Yesaya 43:7)

Orang yang excellent akan berdiri di hadapan raja-raja ( Amsal 22:29)

TOKOH; DANIEL ( bukti bahwa Daniel Excellent Daniel 1:19, 21, Daniel 5:29, Daniel 6:29)

 

  1. LEARN FROM EXCELLENT GENERATION.( Belajarlah dari generasi unggul)

Ada tokoh-tokoh Alkitab yang digambarkan memiliki keunggulan dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka, mari kita contoh hal-hal positif dari hidup mereka, karena mereka memiliki GOLD CHARACTER/ karakter emas ( TEKUN, SETIA, BERSABAR, TAHAN UJI, DLL). Ada lima sisi karakter emas dapat dilihat dari , jadi teladan dalam : ( I Tim 4:12)

  • Jadi teladan dalam Perkataan
  • Jadi teladan dalam tingkah laku
  • Jadi teladan dalam kasih
  • Jadi teladan dalam kesetiaan
  • Jadi teladan dalam kesucian

 

Karena setiap point pada SIL ini sudah menggunakan TOKOH, maka khusus untuk sesi 2 ini, kita akan  pilih salah satu dari tokoh-tokoh Alkitab pada sesi ini yaitu YOSUA. Point GOLD CHARACTER OF JOSHUA ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING.

Lihatlah bahwa trauma masa lalu yang bisa menghambat hidup mereka harus dapat diatasi ( YOSUA SEMBUH DARI TRAUMA MASA LALUNYA) SEMBUH DARI TRAUMA  ini akan disampaikan dalam SESI INTI DARI SESI 2 INI

Orang-orang seperti ini akan TETAP naik dan bukan TURUN/ memiliki kepemimpinan. LEADERSHIP ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh Yosua

Self Leading, Leading line, Leading down, Leading up, overcome the enemy

Kelima dimensi kepemimpinan itu akan kita teliti pada pribadi Yosua

Lihatlah orang-orang ini dapat bekerja sama dengan orang lain yang dapat menutupi kekurangan mereka, dalam suatu tim work yang baik. Bagaimana Yosua sebagai seorang yang dapat bekerja secara Tim akan kita lihat. TIM WORK ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh YOSUA

TOKOH; YOSUA ( Bukti bahwa Yosua Excellent : Yosua 24:31,Hakim-hakim 2:7)

 

  1. GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.( Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

Dapatkan resep di balik layar untuk bagaimana bisa menjadi unggul

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
  • Paduan Mazmur 1 dan Yosua 1:8 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung
  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari
    • Daud orang yang sangat suka memuji dan menyembah Tuhan, dan dia juga sangat suka akan hukum-hukum Tuhan yang adil/ menyukai Firman Tuhan ( Mazmur 119:164, 166-168) juga suka melakukan firmanNya, sehingga hidupnya dikelilingi anugerah Tuhan ( Mazmur 119: 165) , yaitu berupa KETENTRAMAN , dan diajuhkan Tuhan dari BATU SANDUNGAN

TOKOH DAUD; ( Bukti bahwa Daud Excellent  II Samuel 23:1)

 

  1. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE(Generasi unggul yang melayani)
  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

  1. GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT.( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi tentang bagaimana menjadi unggul)
  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)
  • Setia pada perkara kecil akan membuat kita dipercaya pada perkara besar ( Lukas 16:10) ( Think big and start small)
  • Integritas ; Benar pada perkara kecil akan benar dalam perkara besar ( Lukas 16:10)

TOKOH: RUT

( Bukti bahwa Rut Excellent  adalah Kabar tentang Rut pun sampai ke telinga Boaz, Rut 2: 11-12)

 

  1. LAUNCH YOUR EXCELLENCE. ( Meluncurkan Keunggulanmu)

Kenali potensimu/ bakatmu (multiple intelligences)

Luncurkanlah potensimu dan kembangkanlah  untuk kemuliaan Tuhan

TOKOH; YESUS ( Yesus unggul dalam semua dimensi kecerdasan)

Materi ini selain ada pada sesi utama, juga akan dipakai dalam acara pendamping

 

  1. MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT ( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)
  • Jangan cepat puas dengan pencapaian terbaikmu
  • Terus tingkatkan keunggulan terakhirmu
  • Adakan terus perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll

Tokoh: Raja Yosia

( Bukti bahwa Raja Yosia excellent II Raja-raja 23: 25)

 

  1. ENEMIES OF BEING EXCELLENT ( Musuh-Musuh Pencapaian Excellent )

Orang yang ingin menjadi excellence, harus menyingkirkan penghalang-penghalang, dan ini yang harus dilakukan:

  • TIDAK AKAN Mengambil jalan pintas
  • TIDAK AKAN Melakukan hal-hal yang murahan
  • TIDAK MAU setengah-setengah.

( POINT INI AKAN DISAMPAIKAN DALAM ACARA PENDAMPING)

 

 

SESI 4

EXCELLENT GENERATION WHO SERVE

(Generasi unggul yang melayani)

I SERVE

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala

dan bukanmenjadi ekor,

engkau akan tetap naik dan bukan turun, e

apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu,

yang kusampaikan pada hari ini

kaulakukan f  dengan setia,

28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang

ke kanan atau ke kiri g

dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini,

dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

 

EXCELLENT GENERATION WHO SERVE (Generasi unggul yang melayani)

  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka ( Markus 10:44)
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

 

 

 

 

MATERI ANAK

 

PUJIAN ( 20 MENIT)

 

PERSIAPAN KELOMPOK DAN RUANGAN ( 15 MENIT)

Bagilah anak-anak dalam 3 kelompok.

Dalam acara LOMBA OPINI nanti, tiap kelompok akan berhadapan dengan TIM KONTRA. Tim Kontra terdiri dari 3 orang GURU SEKOLAH MINGGU. ( guru A.B.C)

Tugas kelompok anak-anak adalah menjadi TIM PRO yang bertugas bagaimana pun caranya harus bisa MENGALAHKAN TIM KONTRA. ( anak D mewakili kelompok 1, anak E mewakili kelompok 2, anak F mewakili kelompok 3)

Tiap kelompok harus memiliki juru bicara yang dianggap paling lancar mengemukakan pendapat di depan umum/ atau memiliki kemampuan public speaking yang bagus.

Penempatan Denah sbb:

TIM KONTRA                                                                                                    TIM PRO

Guru A                                                                                                            anak D mewakili kelompok 1

 

Guru B                                                                                                                  anak E mewakili kelompok 2

 

Guru C                                                                                                                   anak F mewakili kelompok 3

 

 

Juru bicara yang mewakili kelompoknya tidak diperkenankan berunding dengan anggota kelompok lainnya. Maka penentuan wakil kelompok sangat penting, karena jika memilih orang yang kurang berkompetensi, kemungkinan menang akan menjadi lebih kecil.

Setelah membaca Alkitab bersama dan menonton tayangan, maka LOMBA OPINI ini akan dilaksanakan. Namun pembagian kelompok dan pengaturan duduk dari TIM KONTRA dan TIM PRO ini sudah dilakukan dari awal sesi, sehingga pengaturan ini nanti tidak mengganggu jalannya sesi.

 

 

 

BACAAN ALKITAB ( 10 MENIT)

Ajak anak-anak membaca I Raja-raja 17: 7-16, dan Lukas 4: 25-26.

PRA KATA DARI GURU

Perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon disebut-sebut Yesus dalam pengajaranNya,  padahal pada zaman Elia ada banyak perempuan janda di Israel.  Itu artinya janda ini walaupun seorang janda, bukan orang Israel, melainkan orang Sidon, orang asing, merupakan THE EXCELLENT GENERATION/ seorang yang unggul di zamannya. Lebih unggul daripada semua janda –janda lainnya. Padahal dia tidak tinggal di Israel, melainkan di tanah Sidon. Janda Sarfat mengalami mujizat Tuhan, pada masa kelaparan itu, mujizat yang tidak dialami oleh janda –janda lainnya di Israel, yang mana mujizat itu terjadi di masa kelaparan selama 3,5 tahun lamanya

Dari perkataan Yesus di Lukas 4:24  kita menyimpulkan bahwasannya Janda Sarfat ini lebih bisa menghargai Nabi Elia, dibandingkan dengan janda-janda orang Israel. Oleh karena itu, mujizat terjadi justru di Sidon, di Sarfat, bukan di Israel. Sebuah keluarga yang dipelihara Tuhan karena mau memelihara hamba-Nya, Nabi Elia. Dipelihara Tuhan sepanjang 3,5 tahun kelaparan itu berlangsung. Sementara itu nabi Elia justru tidak dihargai di negerinya sendiri, bisa saja bila nabi Elia memerintahkan janda Israel untuk memberi dia makan, dan menjanjikan bahwa tepung dan minyak itu tidak akan habis, tidak akan ada satu pun janda Israel yang mau taat melakukannya. Tetapi janda Sarfat ini berbeda, dia mau menghargai nabi Tuhan, mau taat perkataan nabi Tuhan dan pada akhirnya terjadi mujizat yang luar biasa.

Waaauuuuu, walaupun janda, tetapi janda Sarfat ini, adalah janda yang excellent/ unggul/ karena dia dipuji oleh Yesus ratusan tahun kemudian, di antara banyak janda lainnya. Walaupun kita tahu dia orang bukan orang Israel. Apa ya yang menjadi rahasianya, kog bisa janda Sarfat ini bisa menjadi unggul sampai dipuji oleh Yesus ratusan tahun kemudian????

 

ANALISA VIDEO ( 10 MENIT)

Mari kita lihat VIDEO berikut ini:

Pembicara akan men-Download Video berikut ini, sebelum SIL ini:

https://www.youtube.com/watch?v=NAwuKUHKKBw

Durasi Video ini total hanya 10 menit.

Persiapkan dengan teliti, Laptop, LCD, LCD Screen, dan Soundsystem penunjang. Pastikan semua lancar sebelum jam sesi 4 SIL ini berlangsung.

PANDUAN TERJEMAHAN VIDEO

Lukas 4: 25-26 adalah ayat yang muncul pada tampilan awal, guru/ pembicara dapat membacakan ayat ini pada VERSI Bahasa Indonesia, sementara Video berjalan.

Dialog antara Elia dan Janda Sarfat pada Video ini sama persis dengan yang tertera di Alkitbab, di I Raja-raja 16:10-14. Hal ini memudahkan guru dapat menterjemahkan Video secara life ( menggunakan microphone) dengan mudah. Ikuti saja percakapan, dengan teks dari Alkitab.

Di luar tampilan Lukas 4: 25-26 dan dialog pada I Raja-raja 16:10-14, tidak perlu kita terjemahkan.

KATA KATA KUNCI

 

Kata-kata kunci di bawah ini akan di print dan ditempel di kertas tebal, lalu dibagikan pada anggota kelompok, untuk mereka angkat ke atas, agar wakil dari kelompok mendapat ide-ide dalam mengemukakan opininya. Boleh diberi tongkat agar memudahkan terlihat jelas.

Jadi sebenarnya anggota kelompok tidak boleh membantu dengan kata-kata lisan, tetapi boleh membantu dengan mengangkat KATA-KATA KUNCI ini bilamana wakil dari kelompok mereka membutuhkan bantuan dari anggotanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KATA KUNCI UNTUK SEMUA KELOMPOK ( GANDAKAN 3 KALI)

 

Menjadi pelayan Rela berkorban
Menjadi hamba Janda di Sarfat di tanah Sidon
Bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani Memberi makan
Mengumpulkan kayu api Setelah kami memakannya kami akan mati
Segenggam tepung Janganlah takut
Sedikit minyak Buatlah lebih dahulu bagiku ( bagi Elia)
Mengolahnya bagiku Sepotong roti bundar kecil
Mengolahnya bagi anakku Kemudian barulah kau buat bagimu dan bagi anakmu
Tepung itu tidak akan habis Minyak itu tidak akan berkurang
Sampai waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi Perempuan itu berbuat seperti yang dikatakan ELIA
Matius 20:26-28 Markus 10:44
Filipi 2: 6-11  

 

TAMBAHAN KATA KUNCI KHUSUS UNTUK KELOMPOK SATU

NUH RIBKAH

 

TAMBAHAN KATA KUNCI KHUSUS UNTUK KELOMPOK DUA

YUSUF MUSA

 

TAMBAHAN KATA KUNCI KHUSUS UNTUK KELOMPOK TIGA

PAULUS NEHEMIA

 

LOMBA OPINI

( 45 MENIT sudah termasuk pembimbingan)

 

CONTOH LOMBA OPINI

Tentunya anak-anak jarang mengikuti lomba opini atau pernah menontonnya, oleh karena itu perlu diberi contoh agar mereka memiliki gambaran

Dua orang guru yang telah berlatih pra acara, akan memberi contoh lomba opini, dengan contoh sbb:

ZAKHEUS BERTOBAT SETELAH BERJUMPA DENGAN YESUS

Tim Kontra ( berikan kalung pada guru tersebut bertulis: TIM KONTRA)

Tim Pro ( berikan kalung pada guru tersebut bertulis: TIM PRO)

Tim Kontra          : Saya tidak setuju bila dikatakan Zakheus itu bertobat setelah berjumpa dengan Yesus. Karena kan itu memang sudah tanggung jawab dia untuk membagikan uangnya kepada orang yang pernah dia peras. Itu sih wajar-wajar aja

Tim Pro                 : Lho ya itu dinamakan pertobatan. Pertobatan itu adalah berpaling dari yang jahat lalu melakukan yang baik. Setelah berjumpa Yesus, kita lihat di sini Zakheus benar benar bertobat.

Tim Kontra          : saya rasa itu bukan pertobatan, hanya melakukan kewajiban saja. Kebetulan saja kewajiban ini dilakukan Zakheus setelah dia berjumpa dengan Yesus.

Tim Pro                 : Saya tidak setuju. Justru menurut saya, untuk itulah Yesus mampir ke rumah Zakheus, karena Yesus ingin mengunjungi Zakheus, karena Zakheus itu juga anak Abraham. Kalau tidak ada tujuan khusus Tuhan Yesus ke rumah Zakheus lha untuk apa Tuhan Yesus repot repot mampir ke rumahnya.

Tim Kontra          : Tapi kan namanya saja dalam perjalanan, wajarlah kalau Yesus mampir di rumah Zakheus, tidak perlu di besar-besarkan….

( CUKUP SAMPAI DI SINI)

Pembicara menyimpulkan; BAHWA BENAR BAHWASANNYA ZAKHEUS MEMANG BERTOBAT. Pendapat Tim Pro sudah benar.

 

Persiapan TIM KONTRA

( selelum SIL berlangsung)

Tim kontra terdiri dari 3 guru SM yang masing-masing guru hanya perlu mempelajari dan mengemukakan 1 opini saja. Jadi ada 3 point lomba opini nanti, maka guru A hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini pertama saja. Guru B hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini ke dua saja, dan guru C hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini ke tiga saja.

Tim Kontra ini harus menguasai semua materi pada sesi 4 ini. Jadi pembicara perlu mengadakan pertemuan pra sesi dengan mereka dan juga latihan LOMBA OPINI ini akan digelar lengkap sebagai Pra sesi,  dengan siapa yang akan berpura-pura menjadi murid)

Maksud dan tujuan tim kontra ini adalah; mengemukakan opini YANG SALAH, supaya mempertajam anak-anak yang mewakili kelompoknya ini ( kita sebut PANELIS), mempertajam opini mereka yang BENAR. Jadi apa pun yang mereka katakan, kita akan lawan dengan pemikiran yang sebaliknya.

Agar topik yang dibahas semakin meluas, maka tim kontra dapat mengemukakan juga pancingan untuk MEMPERBANDINGKAN dengan tokoh-tokoh lain dalam Alkitab. Semestinya kalau ; memiliki hati hamba,  rela  pelayan dan  rela berkorban, merupakan kunci untuk menjadi yang terbesar, terkemuka dan mendapat mahkota, maka itu seharusnya juga BISA BERLAKU BAGI TOKOH TOKOH ALKITAB lainnya.

Tim Kontra boleh membawa Alkitab, membukanya, dan membacakannya.

Persiapan TIM PRO

( diberi waktu 15 menit untuk pembimbingan)

Tim Pro terdiri dari 3 anak SM yang mewakili kelompoknya masing-masing. Dalam 3 point lomba opini nanti, maka anak D hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini pertama saja. Sedangkan anak E hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini ke dua saja, dan anak F hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini ke tiga saja. Penilaian TIM PRO adalah masing-masing panelis. Bukan penilaian secara kelompok. Namun karena ketiga-tiganya memiliki opini PRO yang sama, maka disebut TIM PRO.

TIM PRO akan dibimbing oleh 3 orang guru ( Guru ini bukan anggota TIM KONTRA, malainkan guru SM lainnya)

Tiga orang guru ini akan melatih masing-masing anak bimbingannya untuk bagaimana nanti melontarkan opininya dan bagaimana nanti mengembangkan opininya. Alternatif lain selain memberi waktu 15 menit pembimbingan adalah, pembimbingan dapat dilakukan juga pada PRA SIL/ sebelum hari H

Agar topik yang dibahas semakin meluas, maka tim pro dapat dilatih untuk mengemukakan juga PERBANDINGAN  dengan tokoh-tokoh lain dalam Alkitab. Semestinya kalau ; memiliki hati hamba,  rela  pelayan dan  rela berkorban, merupakan kunci untuk menjadi yang terbesar, terkemuka dan mendapat mahkota, maka itu seharusnya juga BISA BERLAKU BAGI TOKOH TOKOH ALKITAB lainnya.

Guru pembimbing Tim Pro juga dapat mengarahkan anak binaannya untuk mengutip beberapa ayat terkait semisal:

  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka ( Markus 10:44)
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

Tim Pro boleh membawa Alkitab, membukanya, dan membacakannya.

Guru pembimbing tim Pro boleh memberi contekan POINT POINT kepada anak binaannya. Tentu saja point-point contekan ini dipersiapkan guru pembimbing tim pro ini dari rumah/ sebelum SIL berlangsung.

 

MATERI LOMBA OPINI

( tiap kelompok dapat waktu 10 menit)

PANDUAN PEMBICARA

( komentar pembicara 5 menit untuk tiap kelompok)

 

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 1

Janda Sarfat seorang janda yang merupakan generasi unggul.

  • Tim Kontra: Saya tidak setuju kalau Janda Sarfat itu disebut generasi unggul, apa sih unggulnya? Dia tetap saja janda kan. Miskin lagi. Toh minyak yang tidak pernah habis dan tepung yang tidak pernah habis itu kan tetap hanya di masak dari hari ke hari, bukan dia mendapat minyak satu ton atau tepung satu ton. Apa istimewanya? Namanya saja tidak dicatat dalam Alkitab. Unggul apanya?
  • Tim Pro; Saya berpendapat, bahwa Janda Sarfat ini adalah seorang yang unggul , karena……………………………………………………………………..

 

KESIMPULAN PEMBICARA,

Sebagaimana Janda Sarfat telah mau melayani nabi Tuhan, mau punya hati hamba dengan mendahulukan nabi Tuhan serta mau berkorban.  Maka dia menjadi generasi unggul, yang dipuji Yesus ratusan tahun kemudian, di antara banyak janda lainnya pada zaman itu.

 

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 2

Menjadi Pelayan/ Menjadi Hamba adalah cara untuk menjadi generasi unggul

  • Tim Kontra : Siapa bilang kalau mau jadi generasi unggul harus jadi pelayan? Itu tidak benar. Yang benar adalah kalau mau jadi generasi unggul itu harus jadi pemimpin.
  • Tim Pro : Saya setuju, bahwa untuk menjadi generasi unggul itu harus mau melayani dan harus punya hati hamba Karena………………………………………..

 

 

KESIMPULAN PEMBICARA,

Pembicara menekankan konten materi sesi 4 ini, I SERVE, bahwa untuk kita bisa menjadi generasi unggul/ the excellent generation, kita harus mau melayani, mau memiliki hati hamba, mau rela berkorban buat orang lain. Karena semua tokoh tokoh Alkitab yang excellent juga melalui proses itu, yaitu mereka terus dilatih oleh Tuhan untuk punya hati hamba, mau melayani orang lain dan juga rela berkorban.

Sebagaimana Janda Sarfat telah mau melayani nabi Tuhan, mau punya hati hamba dengan mendahulukan nabi Tuhan serta mau berkorban.  Maka dia menjadi generasi unggul, yang dipuji Yesus ratusan tahun kemudian, di antara banyak janda lainnya pada zaman itu.

 

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 3

Rela Berkorban adalah cara untuk menjadi generasi unggul

  • Tim Kontra : Saya tidak setuju, bahwa untuk jadi generasi unggul itu harus rela berkorban, karena menurut saya, sebagai generasi unggul justru sudah bukan saatnya lagi berkorban, justru sudah saatnya kita menikmati hasil dari sebuah pengorbanan, misalnya pengorbanan orang lain, atau pengorbanan kita di masa lalu. Pokoknya inilah saatnya, justru kita unggul itulah, kita menikmati hasil pengorbanan di masa lalu, atau hasil pengorbanan orang lain. Masak generasi unggul kog harus berkorban? Itu tidak benar
  • Tim Pro : Saya berpendapat, bahwa untuk menjadi generasi unggul itu harus berani berkorban. Karena……………………………………

 

KESIMPULAN PEMBICARA,

Pembicara menekankan konten materi sesi 4 ini, I SERVE, bahwa untuk kita bisa menjadi generasi unggul/ the excellent generation, kita harus mau melayani, mau memiliki hati hamba, mau rela berkorban buat orang lain. Karena semua tokoh tokoh Alkitab yang excellent juga melalui proses itu, yaitu mereka terus dilatih oleh Tuhan untuk punya hati hamba, mau melayani orang lain dan juga rela berkorban.

Sebagaimana Janda Sarfat telah mau melayani nabi Tuhan, mau punya hati hamba dengan mendahulukan nabi Tuhan serta mau berkorban.  Maka dia menjadi generasi unggul, yang dipuji Yesus ratusan tahun kemudian, di antara banyak janda lainnya pada zaman itu.

 

MATERI YANG DIGANDAKAN UNTUK KELOMPOK/ PANELIS

———————————-print dan bagikan pada setiap wakil kelompok, dan guru pembimbing——–

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 1

Janda Sarfat seorang janda yang merupakan generasi unggul.

  • Tim Kontra: Saya tidak setuju kalau Janda Sarfat itu disebut generasi unggul, apa sih unggulnya? Dia tetap saja janda kan. Miskin lagi. Toh minyak yang tidak pernah habis dan tepung yang tidak pernah habis itu kan tetap hanya di masak dari hari ke hari, bukan dia mendapat minyak satu ton atau tepung satu ton. Apa istimewanya? Namanya saja tidak dicatat dalam Alkitab. Unggul apanya?
  • Tim Pro; Saya berpendapat, bahwa Janda Sarfat ini adalah seorang yang unggul , karena……………………………………………………………………..

REFERENSI PADA TOKOH LAIN ( gandakan untuk kelompok 1)

Rela melayani, memiliki hati hamba, rela berkorban, contoh pada tokoh lain, selain janda Sarfat:

Untuk referensi kelompok 1

  1. Nuh mau membuat bahtera ( mau melayani)( Kejadian 6:22), Nuh terbukti adalah generasi unggul ( Kejadian 6:9)
  2. Ribkah mau melayani ( Kejadian 24: 17-20) dengan menimba air dan memberikan air minum itu kepada hamba Abraham  dan kepada unta-untanya. Ribkah adalah generasi unggul ( kejadian 24:60)

———————————-print dan bagikan pada setiap wakil kelompok, dan guru pembimbing——–

 

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 2

Menjadi Pelayan/ Menjadi Hamba adalah cara untuk menjadi generasi unggul

  • Tim Kontra : Siapa bilang kalau mau jadi generasi unggul harus jadi pelayan? Itu tidak benar. Yang benar adalah kalau mau jadi generasi unggul itu harus jadi pemimpin.
  • Tim Pro : Saya setuju, bahwa untuk menjadi generasi unggul itu harus mau melayani dan harus punya hati hamba Karena………………………………………..

 

REFERENSI PADA TOKOH LAIN ( gandakan untuk kelompok 2)

Rela melayani, memiliki hati hamba, rela berkorban, contoh pada tokoh lain, selain janda Sarfat:

Untuk referensi kelompok 2

  1. Yusuf mau melayani, saat disuruh ayahnya untuk pergi melihat keadaan kakak-kakaknya ( Kejadian 37:13). Yusuf adalah generasi unggul (Kejadian 45:5)
  2. Musa mau melayani, dia biasa menggembalakan kambing domba Yitro mertuanya ( Keluaran 3:1). Musa adalah generasi unggul ( Ulangan 34:10-12)

———————————-print dan bagikan pada setiap wakil kelompok, dan guru pembimbing——–

 

 

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 3

Rela Berkorban adalah cara untuk menjadi generasi unggul

  • Tim Kontra : Saya tidak setuju, bahwa untuk jadi generasi unggul itu harus rela berkorban, karena menurut saya, sebagai generasi unggul justru sudah bukan saatnya lagi berkorban, justru sudah saatnya kita menikmati hasil dari sebuah pengorbanan, misalnya pengorbanan orang lain, atau pengorbanan kita di masa lalu. Pokoknya inilah saatnya, justru kita unggul itulah, kita menikmati hasil pengorbanan di masa lalu, atau hasil pengorbanan orang lain. Masak generasi unggul kog harus berkorban? Itu tidak benar
  • Tim Pro : Saya berpendapat, bahwa untuk menjadi generasi unggul itu harus berani berkorban. Karena……………………………………

 

REFERENSI PADA TOKOH LAIN ( gandakan untuk kelompok 3

Rela melayani, memiliki hati hamba, rela berkorban, contoh pada tokoh lain, selain janda Sarfat:

Untuk referensi kelompok 3

  1. Paulus rela berkorban ( II Korintus 11: 25-28) Paulus adalah generasi unggul ( Galatia 2:7)
  2. Nehemia rela berkorban, meninggalkan kenyamanan istana untuk pemulihan negerinya ( Nehemia 2:5). Nehemia adalah generasi unggul ( karena berhasil memimpin pembangunan kembali tembok Yerusalem yang telah roboh, dalam catatan rekor, diselesaikan dalam waktu 52 hari. Nehemia 6: 15-16)

———————————-print dan bagikan pada setiap wakil kelompok, dan guru pembimbing——–

 

PRAKTEK HATI HAMBA DAN MAU MELAYANI

Lomba opini ini akan menjadi sangat seru, karena Tim Kontra akan melemparkan ‘bola panas’ lantas tim pro akan menyanggah, dan itu akan terus timpal menimpali dengan sangat seru.

Juri LOMBA OPINI akan dihadirkan di ruangan tersebut.

Bila juri terkesan dengan WAKIL KELOMPOK/ PANELIS, dalam meluncurkan OPININYA maka JURI AKAN MEMBERIKAN ALAT-ALAT KEBERSIHAN kepada panelis:

  1. Sapu berikut cikrak dan sampah yang dihadirkan di ruangan, dan harus disapu saat itu juga
  2. Sampah berserakan dan tempat sampah, dan sampah itu harus dibuang di tempat sampah pada saat itu juga
  3. Tongkat pel dan air dalam ember untuk mengepel sebagian ruangan pada saat itu juga.

Kelompok yang  mendapat alat-alat kebersihan ini JUSTRU ARTINYA BERKESAN di mata DEWAN JURI/ KETUA DEWAN JURI.

 

KRITERIA PENILAIAN

  • Kelancaran berbicara sang panelis
  • Penguasaan Konten/ inti pemaparan OPINI Panelis
  • Dukungan anggota kelompok yang menunjukkan kata-kata kunci yang tepat sasaran
  • Keberhasilan mempertahankan sisi PRO dari sang panelis, ketika mendapat serangan KONTRA dari TIM Kontra.

 

FORMAT PENILAIAN JURI

LOMBA OPINI

KRITERIA PENILAIAN NILAI KELOMPOK 1 NILAI KELOMPOK 2 NILAI KELOMPOK 3
KELANCARAN BERBICARA
PENGUASAAN KONTEN
DUKUNGAN KELOMPOK
MEMPERTAHANKAN OPINI
TOTAL NILAI

 

 

 

 

 

PENGUMUMAN PEMENANG

( 5 menit)

Siapkan 3 hadiah untuk 3 panelis, dan 3 hadiah untuk 3 guru pembimbing dan 3 hadiah untuk 3 orang GSM Tim Kontra.

 

 

Andalan

SIL THE EXCELLENT GENERATION SESI 3. GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.


INFO; Semua rekam pelaksanaan materi ini di GPdI Siloam Kotabumi Lampung, dapat anda lihat di link ini:

REKAM PELAKSANAAN SIL THE EXCELLENCE GENERATION 2019

 

SESI 3 ( 3,5 jam)

GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.

(Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

judul ini dapat disingkat menjadi GAIN ACCESS

Dapatkan download gratis materi ini ( untuk mendapat tampilan yang lebih bagus daripada tampilan di sini) dengan klik tautan sbb:

SESI 3 GAIN ACCESS

 

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

7 langkah menjadi Generasi yang Excellence / Generasi Unggul

Diadaptasi dari tulisan ini:

https://hellenicnews.com/7-keys-to-cultivating-a-spirit-of-excellence-by-delatorro-l-mcneal-ii/

DIADAPTASI  MENJADI 8 LANGKAH

Penggambaran 8 langkah ini dalam 2 paragraf:

Tuhan ingin mengangkat kita menjadi KEPALA

dan bukan menjadi EKOR.

Ketika kita menjadi generasi unggul,

maka kita akan dapat menjadi Pemimpin yang luar biasa

di masa datang.

Ketika kita menjadi pemimpin yang luar biasa,

maka Tuhan akan pakai hidup kita

memberi pengaruh yang luar biasa kepada lebih banyak lagi orang,

dibandingkan apabila kita tidak menjadi pemimpin/

atau tidak menjadi unggul/

atau tidak menjadi generasi pemimpin yang memiliki keunggulan,

maka pengaruh yang kita berikan hanya pada sedikit orang saja.

 

Ketika kita ingin menjadi generasi unggul,

mula pertama kita harus

menginginkan untuk menjadi

generasi yang unggul,

dengan cara kita mau belajar dari generasi unggul di Alkitab

bagaimana mereka bisa menjadi unggul;

seperti misalnya apa saja karakter mereka,

bagaimana mereka disembuhkan dari luka hati di masa lalu,

bagaimana mereka berhasil memimpin diri sendiri,

teman-teman, anggota, bahkan dapat memberi pengaruh yang baik

kepada pemimpin,

serta bagaimana mereka dapat bekerja secara TIM,

dan apa sebenarnya kata Alkitab mengenai resep rahasia

untuk bisa menjadi generasi unggul.

Untuk menjadi generasi unggul ternyata

memiliki hati yang mau melayani adalah wajib kita punyai,

dan lebih teliti lagi daripada itu, ternyata kita pelajari bahwa keunggulan itu didapat dari ;

mau berjalan pada mil yang kedua,

setia perkara kecil dan berintegritas/ dapat dipercaya.

Setelah kita menjadi generasi unggul

kita harus dapat mempertahankan keunggulan

yang sudah kita capai itu

dengan terus menjadi unggul

serta menghancurkan semua pengghalan keunggulan.

SINOPSIS 7 SESI UTAMA DAN 1 POINT PENDAMPING, TOTAL 8 POINT

  1. DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION ( Inginkan menjadi generasi unggul)

Karena Tuhan mendesign hidup kita sebagai kepala dan bukan ekor ( Ulangan 28:13)

Oleh karena itu dalam hidup kita kita harus punya keinginan untuk menjadi luar biasa, karena kita punya tujuan ilahi dalam hidup kita ( God’s purpose), yaitu menjadi pribadi yang memuliakan nama-Nya. ( Yesaya 43:7)

Orang yang excellent akan berdiri di hadapan raja-raja ( Amsal 22:29)

TOKOH; DANIEL ( bukti bahwa Daniel Excellent Daniel 1:19, 21, Daniel 5:29, Daniel 6:29)

 

  1. LEARN FROM EXCELLENT GENERATION.( Belajarlah dari generasi unggul)

Ada tokoh-tokoh Alkitab yang digambarkan memiliki keunggulan dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka, mari kita contoh hal-hal positif dari hidup mereka, karena mereka memiliki GOLD CHARACTER/ karakter emas ( TEKUN, SETIA, BERSABAR, TAHAN UJI, DLL). Ada lima sisi karakter emas dapat dilihat dari , jadi teladan dalam : ( I Tim 4:12)

  • Jadi teladan dalam Perkataan
  • Jadi teladan dalam tingkah laku
  • Jadi teladan dalam kasih
  • Jadi teladan dalam kesetiaan
  • Jadi teladan dalam kesucian

 

Karena setiap point pada SIL ini sudah menggunakan TOKOH, maka khusus untuk sesi 2 ini, kita akan  pilih salah satu dari tokoh-tokoh Alkitab pada sesi ini yaitu YOSUA. Point GOLD CHARACTER OF JOSHUA ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING.

Lihatlah bahwa trauma masa lalu yang bisa menghambat hidup mereka harus dapat diatasi ( YOSUA SEMBUH DARI TRAUMA MASA LALUNYA) SEMBUH DARI TRAUMA  ini akan disampaikan dalam SESI INTI DARI SESI 2 INI

Orang-orang seperti ini akan TETAP naik dan bukan TURUN/ memiliki kepemimpinan. LEADERSHIP ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh Yosua

Self Leading, Leading line, Leading down, Leading up, overcome the enemy

Kelima dimensi kepemimpinan itu akan kita teliti pada pribadi Yosua

Lihatlah orang-orang ini dapat bekerja sama dengan orang lain yang dapat menutupi kekurangan mereka, dalam suatu tim work yang baik. Bagaimana Yosua sebagai seorang yang dapat bekerja secara Tim akan kita lihat. TIM WORK ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh YOSUA

TOKOH; YOSUA ( Bukti bahwa Yosua Excellent : Yosua 24:31,Hakim-hakim 2:7)

 

  1. GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.( Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

Dapatkan resep di balik layar untuk bagaimana bisa menjadi unggul

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
  • Paduan Mazmur 1 dan Yosua 1:8 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung
  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari
    • Daud orang yang sangat suka memuji dan menyembah Tuhan, dan dia juga sangat suka akan hukum-hukum Tuhan yang adil/ menyukai Firman Tuhan ( Mazmur 119:164, 166-168) juga suka melakukan firmanNya, sehingga hidupnya dikelilingi anugerah Tuhan ( Mazmur 119: 165) , yaitu berupa KETENTRAMAN , dan diajuhkan Tuhan dari BATU SANDUNGAN

TOKOH DAUD; ( Bukti bahwa Daud Excellent  II Samuel 23:1)

 

  1. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE(Generasi unggul yang melayani)
  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

  1. GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT.( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi tentang bagaimana menjadi unggul)
  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)
  • Setia pada perkara kecil akan membuat kita dipercaya pada perkara besar ( Lukas 16:10) ( Think big and start small)
  • Integritas ; Benar pada perkara kecil akan benar dalam perkara besar ( Lukas 16:10)

TOKOH: RUT

( Bukti bahwa Rut Excellent  adalah Kabar tentang Rut pun sampai ke telinga Boaz, Rut 2: 11-12)

 

  1. LAUNCH YOUR EXCELLENCE. ( Meluncurkan Keunggulanmu)

Kenali potensimu/ bakatmu (multiple intelligences)

Luncurkanlah potensimu dan kembangkanlah  untuk kemuliaan Tuhan

TOKOH; YESUS ( Yesus unggul dalam semua dimensi kecerdasan)

Materi ini selain ada pada sesi utama, juga akan dipakai dalam acara pendamping

 

  1. MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT ( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)
  • Jangan cepat puas dengan pencapaian terbaikmu
  • Terus tingkatkan keunggulan terakhirmu
  • Adakan terus perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll

Tokoh: Raja Yosia

( Bukti bahwa Raja Yosia excellent II Raja-raja 23: 25)

 

  1. ENEMIES OF BEING EXCELLENT ( Musuh-Musuh Pencapaian Excellent )

Orang yang ingin menjadi excellence, harus menyingkirkan penghalang-penghalang, dan ini yang harus dilakukan:

  • TIDAK AKAN Mengambil jalan pintas
  • TIDAK AKAN Melakukan hal-hal yang murahan
  • TIDAK MAU setengah-setengah.

( POINT INI AKAN DISAMPAIKAN DALAM ACARA PENDAMPING)

 

 

 

SESI 3

GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.

(Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

GAIN ACCESS

 

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala

dan bukanmenjadi ekor,

engkau akan tetap naik dan bukan turun, e

apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu,

yang kusampaikan pada hari ini

kaulakukan f  dengan setia,

28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang

ke kanan atau ke kiri g

dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini,

dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

Dapatkan resep di balik layar untuk bagaimana bisa menjadi unggul

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
  • Paduan Mazmur 1 dan Yosua 1:8 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung
  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari
    • Daud orang yang sangat suka memuji dan menyembah Tuhan, dan dia juga sangat suka akan hukum-hukum Tuhan yang adil/ menyukai Firman Tuhan ( Mazmur 119:164, 166-168) juga suka melakukan firmanNya, sehingga hidupnya dikelilingi anugerah Tuhan ( Mazmur 119: 165) , yaitu berupa KETENTRAMAN , dan diajuhkan Tuhan dari BATU SANDUNGAN

TOKOH DAUD; ( Bukti bahwa Daud Excellent  II Samuel 23:1)

MATERI ANAK

 

PUJIAN ( 20 MENIT)

 

LOMBA MEMASAK NASI GORENG ( 60 menit)

Anak –anak dibagi dalam 4 kelompok.

Tiap kelompok akan  mengikuti LOMBA MEMASAK NASI GORENG. Tetapi setiap bahan yang dipakai harus bisa dipresentasikan menggambarkan apa, sesuai dengan thema yang diberikan oleh panitia.

Pengelompokan sudah diatur sebelum SIL, sehingga tiap kelompok DIPERKENANKAN BERLATIH DI RUMAH sebelum hari H untuk memasak nasi goreng ini.

Contoh presentasi dengan puding nanas berikut ini, tidak perlu anda paparkan ke anak-anak karena mereka nanti akan mendapatkan secara tertulis, untuk persiapan presentasi mereka dari rumah sebelum hari H SIL.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CONTOH PRESENTASI DENGAN MAKANAN; PUDING NANAS.

 

Dengan thema;

KUDUSLAH KAMU SEBAB AKU KUDUS ( 1 Petrus 1:16)

Dengan Penjelasan:

Tuhan ingin dalam hidup kita, kita terus menerus hidup dalam kekudusanNya, hidup kudus bagiNya dan jika Tuhan memerintahkan untuk kita kudus, berarti itu dimungkinkan untuk kita terus hidup kudus bagiNya, asalkan kita mau terus dibentuk oleh Tuhan, ditegur, diluruskan, dan bertobat setiap hari.

 

Bahan: 1 bungkus Agar-agar 2 plan, Gula, 2 sendok makan gelas Air ( 400 ml)  1 buah nanas ( kupas dan blender)

Cara memasak; Campur semua bahan menjadi satu, masak sampai mendidih, tuang di wadah, biarkan dingin dan mengeras

 

Presentasi:

Agar-agar adalah sebuah makanan yang terkenal dengan kelembutannya. Kelemahlembutan adalah salah satu buah Roh di Galatia 5:22. Saya berpendapat untuk bisa menjadi KUDUS salah satu caranya adalah hidup kita harus Berbuah Roh.

Gula adalah lambang kemanisan. Di mana ada gula di situ ada semut. Hidup kudus adalah ketika kita berada di mana pun, kita dapat menjadi pemanis, pemberi nilai tambah buat sekitar kita.

Air dalam Alkitab adalah melambangkan Roh Kudus, untuk hidup kudus, kita harus mau dipimpin Roh Kudus setiap hari.

Dalam sebuah nanas, ada banyak mata-mata mengandung racun yang harus dibuang. Dan proses memakai nanas, tidak bisa langsung, melainkan harus dicuci dengan garam, hal itu menunjukkan bagaimana cara mematikan racun-racun berbahaya yang ada pada nanas, sebelum kita pakai untuk menjadi bahan makanan

Demikian juga dengan hidup kita, kita harus buang semua mata-mata dosa yang menjadi racun dalam hidup kita, serta bermandikan garam, rela dibersihkan dan disucikan, rela ditegur jika kita salah, rela dibentuk oleh Tuhan untuk makin hari makin hidup kudus.

 

 

 

 

 

Persiapan yang dilakukan panitia : ( semua persiapan harus sudah selesai pada saat jam sesi tiba, sehingga tidak merampas jam sesi)

 

PENJURIAN

  • Juri yang menguasai dunia kuliner, tidak harus dari kalangan guru sekolah minggu. Tiga orang Juri
  • Meja Juri, dan kursi juri untuk 3 orang
  • Meja untuk makanan yang dipajang di meja pajang
  • Map juri, balpoint, lembar penilaian, air minum penetral rasa untuk juri, kalkulator
  • Papan pajang/ papan score SIAP UNTUK menuliskan score juri, sepidol whiteboard/ kapur
  • Nilai 25,30,35,40,45,50,55,60,65,70,75,80,85,90,95,100 untuk 3 juri, dalam bentuk PAPAN RAMBU BERTONGKAT, gandakan 3 kali untuk 3 juri. Bisa dibuat dari karton, stick balon, print angka, dll
  • Format Presentasi Kelompok
  • Ballpoint untuk tiap kelompok

KRITERIA PENILAIAN JURI:

  • Kebersihan ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Kerapihan ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Kekompakan/ Kerja Tim ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Teknik Memasak ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Hiasan/ garnis ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Presentasi arti setiap bahan/ proses memasak/ hiasan ( nilai juri dikalikan 3/ berbobot 3)
    • Meliputi kelancaran berbicara di depan umum / kelancaran presentasi/ public speaking
    • Meliputi konten presentasi sesuai dengan Ayat Thema yang diminta pada tiap kelompok dan Penjelasan yang diinginkan oleh panitia
    • Kreativitas dalam mengartikan bahan/proses memasak/ hiasan.
  • Rasa ( nilai juri dikalikan 2/ berbobot 2)

RUANGAN

  • Meja dan kursi untuk makan bersama
  • Nama kelompok siap PRINT dan siap PAJANG ( bentukkan segitiga sehingga mudah diberdirikan)
    • KELOMPOK 1
    • KELOMPOK 2
    • KELOMPOK 3
    • KELOMPOK 4
  • Nama masakan siap PRINT dan siap PAJANG ( bentukkan segitiga sehingga mudah diberdirikan)
    • NASI GORENG SOSIS
    • NASI GORENG TERI
    • NASI GORENG KORNET
    • NASI GORENG KEJU

 

MINUMAN

  • Minuman dipersiapkan oleh panitia/ siap dihias di meja makan untuk setiap kelompok mendapat misalnya 12 air minum gelas kemasan.

BAHAN DAN BUMBU

  • Contoh Bahan dan Bumbu yang diperlukan untuk tiap kelompok sbb: ( Bumbu ini dipersiapkan oleh PANITIA)
    • Nasi yang sudah disiapkan oleh panitia. Karena SIL ini diasumsikan untuk 40 anak, dan 8 guru, maka tiap kelompok akan terdiri dari 10 anak yang akan memasak untuk 12 porsi. Jadi setiap kelompok harus menyetorkan 2 porsi ke meja juri, yang nanti akan menjadi hak panitia/ konsumsi panitia di jam makan pada jam setelah sesi tersebut, sedangkan 10 porsi lainnya akan dimakan oleh kelompok itu sendiri. Total panitia menyediakan nasi siap digoreng untuk 48 porsi yang akan disebar dalam 4 kelompok.
    • Bawang Putih
    • Bawang merah
    • Tomat
    • Cabai
    • Kecap manis atau asin
    • Saus sambal
    • Saus tiram
    • Garam
    • Kaldu bubuk
    • Daun bawang
    • Telur
    • Margarin/ minyak goreng
  • Garnis: ( Garnis ini juga dipersiapkan oleh PANITIA)
    • Tomat
    • Wortel
    • Cabai merah
    • Timun
  • SOSIS untuk kelompok 1
  • TERI untuk kelompok 2
  • KORNET untuk kelompok 3
  • KEJU untuk kelompok 4

PERALATAN

  • Persiapan peralatan : boleh oleh panitia atau oleh kelompok tersebut:
    • Talenan
    • 3 buah Pisau
    • Kompor
    • Wajan
    • Sendok penggorengan
    • Mangkok untuk mengocok telur
    • Garpu
    • Sendok dan piring sejumlah orang yang akan makan
    • Gelas
    • Baskom
    • Air bersih untuk mencuci bahan, alat , dll
    • Sabun pencuci piring ( bila diperlukan)
    • Serbet
    • Batu penggiling dan penggilingnya
    • Tempat sampah
    • DLL yang dirasa perlu

 

Saran Kerja Tim:

  • Tentukan siapa ketua TIM kalian
  • Tentukan kapan dan di mana kalian akan berlatih sebelum SIL
  • Tentukan siapa yang meracik
  • Tentukan siapa yang memasak
  • Tentukan siapa yang membuat garnis/ hiasan
  • Tentukan siapa yang mempersiapkan presentasi ( boleh menggunakan HP / Alkitab Elektronik untuk mencari ayat, dll)
  • Tentukan siapa yang akan mempresentasikan
  • Tentukan siapa yang akan merapikan/ membereskan sampah/ tempat, dll

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fomat Penilaian Juri/ Format Papan Score

PENILAIAN NILAI KELOMPOK 1 ( 25-100) NILAI KELOMPOK 2 ( 25-100) NILAI KELOMPOK 3 ( 25-100) NILAI KELOMPOK 4 ( 25-100)
1. KEBERSIHAN

 

2. KERAPIHAN

 

3. KEKOMPAKAN

 

4. TEKNIK MEMASAK

 

5. HIASAN/ GARNIS

 

X 3 X 3 X3 X3
6. PRESENTASI ARTI DARI BAHAN, PROSES, ATAU HIASAN
X2 X2 X2 X2
7. RASA

 

TOTAL NILAI

 

 

PERINGKAT JUARA

 

  • Nilai 25,30,35,40,45,50,55,60,65,70,75,80,85,90,95,100 untuk 3 juri, dalam bentuk PAPAN RAMBU BERTONGKAT, gandakan 3 kali untuk 3 juri. Bisa dibuat dari karton, stick balon, print angka, dll

 

LEMBAR UNTUK KELOMPOK 1

 

Tugas kelompok:

Kelompok 1: Membuat Nasi Goreng Sosis

Ayat Thema dan Point penjelasan yang diinginkan

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman

Semua alat dan bahan dan bumbu telah  disediakan panitia

Boleh berlatih di rumah untuk memasak bersama kelompok sebelum SIL berlangsung

Presentasi pun boleh dipersiapkan dari rumah

Minuman disediakan oleh panitia

 

Saran Kerja Tim:

  • Tentukan siapa ketua TIM kalian
  • Tentukan kapan dan di mana kalian akan berlatih sebelum SIL
  • Tentukan siapa yang meracik
  • Tentukan siapa yang memasak
  • Tentukan siapa yang membuat garnis/ hiasan
  • Tentukan siapa yang mempersiapkan presentasi ( boleh menggunakan HP / Alkitab Elektronik untuk mencari ayat, dll)
  • Tentukan siapa yang akan mempresentasikan
  • Tentukan siapa yang akan merapikan/ membereskan sampah/ tempat, dll

 

KRITERIA PENILAIAN JURI:

  • Kebersihan ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Kerapihan ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Kekompakan/ Kerja Tim ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Teknik Memasak ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Hiasan/ garnis ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Presentasi arti setiap bahan/ proses memasak/ hiasan ( nilai juri dikalikan 3/ berbobot 3)
    • Meliputi kelancaran berbicara di depan umum / kelancaran presentasi/ public speaking
    • Meliputi konten presentasi sesuai dengan Ayat Thema yang diminta pada tiap kelompok dan Penjelasan yang diinginkan oleh panitia
    • Kreativitas dalam mengartikan bahan/proses memasak/ hiasan.
  • Rasa ( nilai juri dikalikan 2/ berbobot 2)

BAHAN DAN BUMBU yang sudah dipersiapkan panitia di sesi 3 SIL

  • Nasi yang sudah disiapkan oleh panitia untuk 12 porsi
    • 10 porsi untuk kelompok kalian sendiri, 2 porsi untuk diserahkan pada panitia/juri
    • Garnis/ hiasan hanya untuk 2 porsi yang dikirimkan ke panitia/ juri
  • Bawang Putih
  • Bawang merah
  • Tomat
  • Cabai
  • Kecap manis atau asin
  • Saus sambal
  • Saus tiram
  • Garam
  • Kaldu bubuk
  • Daun bawang
  • Telur
  • Margarin/ minyak goreng
  • Garnis: ( Garnis ini juga dipersiapkan oleh PANITIA)
    • Tomat
    • Wortel
    • Cabai merah
    • Timun
  • SOSIS untuk kelompok 1

PERALATAN

  • Persiapan peralatan : boleh oleh panitia atau oleh kelompok tersebut:
    • Talenan
    • 3 buah Pisau
    • Kompor
    • Wajan
    • Sendok penggorengan
    • Mangkok untuk mengocok telur
    • Garpu
    • Sendok dan piring sejumlah orang yang akan makan
    • Gelas
    • Baskom
    • Air bersih untuk mencuci bahan, alat , dll
    • Sabun pencuci piring ( bila diperlukan)
    • Serbet
    • Batu penggiling dan penggilingnya
    • Tempat sampah
    • DLL yang dirasa perlu

 

 

 

CONTOH PRESENTASI DENGAN MAKANAN; PUDING NANAS.

 

Dengan thema;

KUDUSLAH KAMU SEBAB AKU KUDUS ( 1 Petrus 1:16)

Dengan Penjelasan:

Tuhan ingin dalam hidup kita, kita terus menerus hidup dalam kekudusanNya, hidup kudus bagiNya dan jika Tuhan memerintahkan untuk kita kudus, berarti itu dimungkinkan untuk kita terus hidup kudus bagiNya, asalkan kita mau terus dibentuk oleh Tuhan, ditegur, diluruskan, dan bertobat setiap hari.

 

Bahan: 1 bungkus Agar-agar 2 plan, Gula, 2 sendok makan gelas Air ( 400 ml)  1 buah nanas ( kupas dan blender)

Cara memasak; Campur semua bahan menjadi satu, masak sampai mendidih, tuang di wadah, biarkan dingin dan mengeras

 

Presentasi:

Agar-agar adalah sebuah makanan yang terkenal dengan kelembutannya. Kelemahlembutan adalah salah satu buah Roh di Galatia 5:22. Saya berpendapat untuk bisa menjadi KUDUS salah satu caranya adalah hidup kita harus Berbuah Roh.

Gula adalah lambang kemanisan. Di mana ada gula di situ ada semut. Hidup kudus adalah ketika kita berada di mana pun, kita dapat menjadi pemanis, pemberi nilai tambah buat sekitar kita.

Air dalam Alkitab adalah melambangkan Roh Kudus, untuk hidup kudus, kita harus mau dipimpin Roh Kudus setiap hari.

Dalam sebuah nanas, ada banyak mata-mata mengandung racun yang harus dibuang. Dan proses memakai nanas, tidak bisa langsung, melainkan harus dicuci dengan garam, hal itu menunjukkan bagaimana cara mematikan racun-racun berbahaya yang ada pada nanas, sebelum kita pakai untuk menjadi bahan makanan

Demikian juga dengan hidup kita, kita harus buang semua mata-mata dosa yang menjadi racun dalam hidup kita, serta bermandikan garam, rela dibersihkan dan disucikan, rela ditegur jika kita salah, rela dibentuk oleh Tuhan untuk makin hari makin hidup kudus.

 

 

 

 

 

 

LEMBAR PRESENTASI KELOMPOK 1

NASI GORENG SOSIS

 

Ayat Thema dan Point penjelasan yang diinginkan

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman

 

Bahan dan bumbu

 

 

 

Cara memasak;

 

 

 

 

Presentasi:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR UNTUK KELOMPOK 2

 

Kelompok 2: Membuat Nasi Goreng Teri

Ayat Thema dan Point penjelasan yang diinginkan

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh

Semua alat dan bahan dan bumbu telah  disediakan panitia

Boleh berlatih di rumah untuk memasak bersama kelompok sebelum SIL berlangsung

Presentasi pun boleh dipersiapkan dari rumah

Minuman disediakan oleh panitia

 

Saran Kerja Tim:

  • Tentukan siapa ketua TIM kalian
  • Tentukan kapan dan di mana kalian akan berlatih sebelum SIL
  • Tentukan siapa yang meracik
  • Tentukan siapa yang memasak
  • Tentukan siapa yang membuat garnis/ hiasan
  • Tentukan siapa yang mempersiapkan presentasi ( boleh menggunakan HP / Alkitab Elektronik untuk mencari ayat, dll)
  • Tentukan siapa yang akan mempresentasikan
  • Tentukan siapa yang akan merapikan/ membereskan sampah/ tempat, dll

 

KRITERIA PENILAIAN JURI:

  • Kebersihan ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Kerapihan ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Kekompakan/ Kerja Tim ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Teknik Memasak ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Hiasan/ garnis ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Presentasi arti setiap bahan/ proses memasak/ hiasan ( nilai juri dikalikan 3/ berbobot 3)
    • Meliputi kelancaran berbicara di depan umum / kelancaran presentasi/ public speaking
    • Meliputi konten presentasi sesuai dengan Ayat Thema yang diminta pada tiap kelompok dan Penjelasan yang diinginkan oleh panitia
    • Kreativitas dalam mengartikan bahan/proses memasak/ hiasan.
  • Rasa ( nilai juri dikalikan 2/ berbobot 2)

BAHAN DAN BUMBU yang sudah dipersiapkan panitia di sesi 3 SIL

  • Nasi yang sudah disiapkan oleh panitia untuk 12 porsi
    • 10 porsi untuk kelompok kalian sendiri, 2 porsi untuk diserahkan pada panitia/juri
    • Garnis/ hiasan hanya untuk 2 porsi yang dikirimkan ke panitia/ juri
  • Bawang Putih
  • Bawang merah
  • Tomat
  • Cabai
  • Kecap manis atau asin
  • Saus sambal
  • Saus tiram
  • Garam
  • Kaldu bubuk
  • Daun bawang
  • Telur
  • Margarin/ minyak goreng
  • Garnis: ( Garnis ini juga dipersiapkan oleh PANITIA)
    • Tomat
    • Wortel
    • Cabai merah
    • Timun
  • SOSIS untuk kelompok 1

PERALATAN

  • Persiapan peralatan : boleh oleh panitia atau oleh kelompok tersebut:
    • Talenan
    • 3 buah Pisau
    • Kompor
    • Wajan
    • Sendok penggorengan
    • Mangkok untuk mengocok telur
    • Garpu
    • Sendok dan piring sejumlah orang yang akan makan
    • Gelas
    • Baskom
    • Air bersih untuk mencuci bahan, alat , dll
    • Sabun pencuci piring ( bila diperlukan)
    • Serbet
    • Batu penggiling dan penggilingnya
    • Tempat sampah
    • DLL yang dirasa perlu

 

 

 

 

CONTOH PRESENTASI DENGAN MAKANAN; PUDING NANAS.

 

Dengan thema;

KUDUSLAH KAMU SEBAB AKU KUDUS ( 1 Petrus 1:16)

Dengan Penjelasan:

Tuhan ingin dalam hidup kita, kita terus menerus hidup dalam kekudusanNya, hidup kudus bagiNya dan jika Tuhan memerintahkan untuk kita kudus, berarti itu dimungkinkan untuk kita terus hidup kudus bagiNya, asalkan kita mau terus dibentuk oleh Tuhan, ditegur, diluruskan, dan bertobat setiap hari.

 

Bahan: 1 bungkus Agar-agar 2 plan, Gula, 2 sendok makan gelas Air ( 400 ml)  1 buah nanas ( kupas dan blender)

Cara memasak; Campur semua bahan menjadi satu, masak sampai mendidih, tuang di wadah, biarkan dingin dan mengeras

 

Presentasi:

Agar-agar adalah sebuah makanan yang terkenal dengan kelembutannya. Kelemahlembutan adalah salah satu buah Roh di Galatia 5:22. Saya berpendapat untuk bisa menjadi KUDUS salah satu caranya adalah hidup kita harus Berbuah Roh.

Gula adalah lambang kemanisan. Di mana ada gula di situ ada semut. Hidup kudus adalah ketika kita berada di mana pun, kita dapat menjadi pemanis, pemberi nilai tambah buat sekitar kita.

Air dalam Alkitab adalah melambangkan Roh Kudus, untuk hidup kudus, kita harus mau dipimpin Roh Kudus setiap hari.

Dalam sebuah nanas, ada banyak mata-mata mengandung racun yang harus dibuang. Dan proses memakai nanas, tidak bisa langsung, melainkan harus dicuci dengan garam, hal itu menunjukkan bagaimana cara mematikan racun-racun berbahaya yang ada pada nanas, sebelum kita pakai untuk menjadi bahan makanan

Demikian juga dengan hidup kita, kita harus buang semua mata-mata dosa yang menjadi racun dalam hidup kita, serta bermandikan garam, rela dibersihkan dan disucikan, rela ditegur jika kita salah, rela dibentuk oleh Tuhan untuk makin hari makin hidup kudus.

 

 

 

 

 

 

LEMBAR PRESENTASI KELOMPOK 2

NASI GORENG TERI

 

Ayat Thema dan Point penjelasan yang diinginkan

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh

 

Bahan dan bumbu

 

 

 

Cara memasak;

 

 

 

 

Presentasi:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR UNTUK KELOMPOK 3

 

Kelompok 3: Membuat Nasi Goreng  Kornet

Ayat Thema dan Point penjelasan yang diinginkan

  • Paduan Mazmur 1 dan Yosua 1:8 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung

Semua alat dan bahan dan bumbu telah  disediakan panitia

Boleh berlatih di rumah untuk memasak bersama kelompok sebelum SIL berlangsung

Presentasi pun boleh dipersiapkan dari rumah

Minuman disediakan oleh panitia

 

Saran Kerja Tim:

  • Tentukan siapa ketua TIM kalian
  • Tentukan kapan dan di mana kalian akan berlatih sebelum SIL
  • Tentukan siapa yang meracik
  • Tentukan siapa yang memasak
  • Tentukan siapa yang membuat garnis/ hiasan
  • Tentukan siapa yang mempersiapkan presentasi ( boleh menggunakan HP / Alkitab Elektronik untuk mencari ayat, dll)
  • Tentukan siapa yang akan mempresentasikan
  • Tentukan siapa yang akan merapikan/ membereskan sampah/ tempat, dll

 

KRITERIA PENILAIAN JURI:

  • Kebersihan ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Kerapihan ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Kekompakan/ Kerja Tim ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Teknik Memasak ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Hiasan/ garnis ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Presentasi arti setiap bahan/ proses memasak/ hiasan ( nilai juri dikalikan 3/ berbobot 3)
    • Meliputi kelancaran berbicara di depan umum / kelancaran presentasi/ public speaking
    • Meliputi konten presentasi sesuai dengan Ayat Thema yang diminta pada tiap kelompok dan Penjelasan yang diinginkan oleh panitia
    • Kreativitas dalam mengartikan bahan/proses memasak/ hiasan.
  • Rasa ( nilai juri dikalikan 2/ berbobot 2)

BAHAN DAN BUMBU yang sudah dipersiapkan panitia di sesi 3 SIL

  • Nasi yang sudah disiapkan oleh panitia untuk 12 porsi
    • 10 porsi untuk kelompok kalian sendiri, 2 porsi untuk diserahkan pada panitia/juri
    • Garnis/ hiasan hanya untuk 2 porsi yang dikirimkan ke panitia/ juri
  • Bawang Putih
  • Bawang merah
  • Tomat
  • Cabai
  • Kecap manis atau asin
  • Saus sambal
  • Saus tiram
  • Garam
  • Kaldu bubuk
  • Daun bawang
  • Telur
  • Margarin/ minyak goreng
  • Garnis: ( Garnis ini juga dipersiapkan oleh PANITIA)
    • Tomat
    • Wortel
    • Cabai merah
    • Timun
  • SOSIS untuk kelompok 1

PERALATAN

  • Persiapan peralatan : boleh oleh panitia atau oleh kelompok tersebut:
    • Talenan
    • 3 buah Pisau
    • Kompor
    • Wajan
    • Sendok penggorengan
    • Mangkok untuk mengocok telur
    • Garpu
    • Sendok dan piring sejumlah orang yang akan makan
    • Gelas
    • Baskom
    • Air bersih untuk mencuci bahan, alat , dll
    • Sabun pencuci piring ( bila diperlukan)
    • Serbet
    • Batu penggiling dan penggilingnya
    • Tempat sampah
    • DLL yang dirasa perlu

 

 

 

 

CONTOH PRESENTASI DENGAN MAKANAN; PUDING NANAS.

 

Dengan thema;

KUDUSLAH KAMU SEBAB AKU KUDUS ( 1 Petrus 1:16)

Dengan Penjelasan:

Tuhan ingin dalam hidup kita, kita terus menerus hidup dalam kekudusanNya, hidup kudus bagiNya dan jika Tuhan memerintahkan untuk kita kudus, berarti itu dimungkinkan untuk kita terus hidup kudus bagiNya, asalkan kita mau terus dibentuk oleh Tuhan, ditegur, diluruskan, dan bertobat setiap hari.

 

Bahan: 1 bungkus Agar-agar 2 plan, Gula, 2 sendok makan gelas Air ( 400 ml)  1 buah nanas ( kupas dan blender)

Cara memasak; Campur semua bahan menjadi satu, masak sampai mendidih, tuang di wadah, biarkan dingin dan mengeras

 

Presentasi:

Agar-agar adalah sebuah makanan yang terkenal dengan kelembutannya. Kelemahlembutan adalah salah satu buah Roh di Galatia 5:22. Saya berpendapat untuk bisa menjadi KUDUS salah satu caranya adalah hidup kita harus Berbuah Roh.

Gula adalah lambang kemanisan. Di mana ada gula di situ ada semut. Hidup kudus adalah ketika kita berada di mana pun, kita dapat menjadi pemanis, pemberi nilai tambah buat sekitar kita.

Air dalam Alkitab adalah melambangkan Roh Kudus, untuk hidup kudus, kita harus mau dipimpin Roh Kudus setiap hari.

Dalam sebuah nanas, ada banyak mata-mata mengandung racun yang harus dibuang. Dan proses memakai nanas, tidak bisa langsung, melainkan harus dicuci dengan garam, hal itu menunjukkan bagaimana cara mematikan racun-racun berbahaya yang ada pada nanas, sebelum kita pakai untuk menjadi bahan makanan

Demikian juga dengan hidup kita, kita harus buang semua mata-mata dosa yang menjadi racun dalam hidup kita, serta bermandikan garam, rela dibersihkan dan disucikan, rela ditegur jika kita salah, rela dibentuk oleh Tuhan untuk makin hari makin hidup kudus.

 

 

 

 

 

 

LEMBAR PRESENTASI KELOMPOK 3

NASI GORENG KORNET

 

Ayat Thema dan Point penjelasan yang diinginkan

  • Paduan Mazmur 1 dan Yosua 1:8 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung

 

Bahan dan bumbu

 

 

 

Cara memasak;

 

 

 

 

Presentasi:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR UNTUK KELOMPOK 4

 

Kelompok 4: Membuat Nasi Goreng Keju

Ayat Thema dan Point penjelasan yang diinginkan

  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari
    • Daud orang yang sangat suka memuji dan menyembah Tuhan, dan dia juga sangat suka akan hukum-hukum Tuhan yang adil/ menyukai Firman Tuhan ( Mazmur 119:164, 166-168) juga suka melakukan firmanNya, sehingga hidupnya dikelilingi anugerah Tuhan ( Mazmur 119: 165) , yaitu berupa KETENTRAMAN , dan diajuhkan Tuhan dari BATU SANDUNGAN

Semua alat dan bahan dan bumbu telah  disediakan panitia

Boleh berlatih di rumah untuk memasak bersama kelompok sebelum SIL berlangsung

Presentasi pun boleh dipersiapkan dari rumah

Minuman disediakan oleh panitia

 

Saran Kerja Tim:

  • Tentukan siapa ketua TIM kalian
  • Tentukan kapan dan di mana kalian akan berlatih sebelum SIL
  • Tentukan siapa yang meracik
  • Tentukan siapa yang memasak
  • Tentukan siapa yang membuat garnis/ hiasan
  • Tentukan siapa yang mempersiapkan presentasi ( boleh menggunakan HP / Alkitab Elektronik untuk mencari ayat, dll)
  • Tentukan siapa yang akan mempresentasikan
  • Tentukan siapa yang akan merapikan/ membereskan sampah/ tempat, dll

 

KRITERIA PENILAIAN JURI:

  • Kebersihan ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Kerapihan ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Kekompakan/ Kerja Tim ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Teknik Memasak ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Hiasan/ garnis ( nilai juri dikalikan 1/ berbobot 1)
  • Presentasi arti setiap bahan/ proses memasak/ hiasan ( nilai juri dikalikan 3/ berbobot 3)
    • Meliputi kelancaran berbicara di depan umum / kelancaran presentasi/ public speaking
    • Meliputi konten presentasi sesuai dengan Ayat Thema yang diminta pada tiap kelompok dan Penjelasan yang diinginkan oleh panitia
    • Kreativitas dalam mengartikan bahan/proses memasak/ hiasan.
  • Rasa ( nilai juri dikalikan 2/ berbobot 2)

BAHAN DAN BUMBU yang sudah dipersiapkan panitia di sesi 3 SIL

  • Nasi yang sudah disiapkan oleh panitia untuk 12 porsi
    • 10 porsi untuk kelompok kalian sendiri, 2 porsi untuk diserahkan pada panitia/juri
    • Garnis/ hiasan hanya untuk 2 porsi yang dikirimkan ke panitia/ juri
  • Bawang Putih
  • Bawang merah
  • Tomat
  • Cabai
  • Kecap manis atau asin
  • Saus sambal
  • Saus tiram
  • Garam
  • Kaldu bubuk
  • Daun bawang
  • Telur
  • Margarin/ minyak goreng
  • Garnis: ( Garnis ini juga dipersiapkan oleh PANITIA)
    • Tomat
    • Wortel
    • Cabai merah
    • Timun
  • SOSIS untuk kelompok 1

PERALATAN

  • Persiapan peralatan : boleh oleh panitia atau oleh kelompok tersebut:
    • Talenan
    • 3 buah Pisau
    • Kompor
    • Wajan
    • Sendok penggorengan
    • Mangkok untuk mengocok telur
    • Garpu
    • Sendok dan piring sejumlah orang yang akan makan
    • Gelas
    • Baskom
    • Air bersih untuk mencuci bahan, alat , dll
    • Sabun pencuci piring ( bila diperlukan)
    • Serbet
    • Batu penggiling dan penggilingnya
    • Tempat sampah
    • DLL yang dirasa perlu

 

 

 

CONTOH PRESENTASI DENGAN MAKANAN; PUDING NANAS.

 

Dengan thema;

KUDUSLAH KAMU SEBAB AKU KUDUS ( 1 Petrus 1:16)

Dengan Penjelasan:

Tuhan ingin dalam hidup kita, kita terus menerus hidup dalam kekudusanNya, hidup kudus bagiNya dan jika Tuhan memerintahkan untuk kita kudus, berarti itu dimungkinkan untuk kita terus hidup kudus bagiNya, asalkan kita mau terus dibentuk oleh Tuhan, ditegur, diluruskan, dan bertobat setiap hari.

 

Bahan: 1 bungkus Agar-agar 2 plan, Gula, 2 sendok makan gelas Air ( 400 ml)  1 buah nanas ( kupas dan blender)

Cara memasak; Campur semua bahan menjadi satu, masak sampai mendidih, tuang di wadah, biarkan dingin dan mengeras

 

Presentasi:

Agar-agar adalah sebuah makanan yang terkenal dengan kelembutannya. Kelemahlembutan adalah salah satu buah Roh di Galatia 5:22. Saya berpendapat untuk bisa menjadi KUDUS salah satu caranya adalah hidup kita harus Berbuah Roh.

Gula adalah lambang kemanisan. Di mana ada gula di situ ada semut. Hidup kudus adalah ketika kita berada di mana pun, kita dapat menjadi pemanis, pemberi nilai tambah buat sekitar kita.

Air dalam Alkitab adalah melambangkan Roh Kudus, untuk hidup kudus, kita harus mau dipimpin Roh Kudus setiap hari.

Dalam sebuah nanas, ada banyak mata-mata mengandung racun yang harus dibuang. Dan proses memakai nanas, tidak bisa langsung, melainkan harus dicuci dengan garam, hal itu menunjukkan bagaimana cara mematikan racun-racun berbahaya yang ada pada nanas, sebelum kita pakai untuk menjadi bahan makanan

Demikian juga dengan hidup kita, kita harus buang semua mata-mata dosa yang menjadi racun dalam hidup kita, serta bermandikan garam, rela dibersihkan dan disucikan, rela ditegur jika kita salah, rela dibentuk oleh Tuhan untuk makin hari makin hidup kudus.

 

 

 

 

 

 

LEMBAR PRESENTASI KELOMPOK 4

NASI GORENG KEJU

 

Ayat Thema dan Point penjelasan yang diinginkan

  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari
    • Daud orang yang sangat suka memuji dan menyembah Tuhan, dan dia juga sangat suka akan hukum-hukum Tuhan yang adil/ menyukai Firman Tuhan ( Mazmur 119:164, 166-168) juga suka melakukan firmanNya, sehingga hidupnya dikelilingi anugerah Tuhan ( Mazmur 119: 165) , yaitu berupa KETENTRAMAN , dan diajuhkan Tuhan dari BATU SANDUNGAN

 

Bahan dan bumbu

 

 

 

Cara memasak;

 

 

 

 

Presentasi:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PRESENTASI KELOMPOK ( 40 menit) , DAN PENJELASAN PEMBICARA ( 50 menit)

DAN PENILAIAN JURI ( 40 MENIT)

 

Setelah tiap kelompok diberi waktu 60 menit untuk memasak, serta menghias nasi goreng sesuai dengan apa yang sudah mereka latih di rumah sebelum SIL berlangsung, dan setelah mereka menyajikan dua piring di meja juri/ meja panitia…kini saatnya mereka PRESENTASI.

Pada saat presentasi berlangsung oleh tiap kelompok, juri memberi nilai di kertas juri masing-masing.

Presentasi tiap kelompok; MAKSIMAL 10 MENIT ( total 40 menit karena ada 4 kelompok)

Jangan terburu-buru melaju dari presentasi satu kelompok ke presentasi kelompok lain, karena juri membutuhkan perenungan yang mendalam khususnya untuk penilaian tentang presentasi ini.  Berhubung nilai presentasi sangat besar bobotnya karena dikalikan 3.

Dari persentasi kelompok 1 menuju ke kelompok 2, menuju kelompok 3 dan kelompok 4, DI SAAT INILAH PEMBICARA AKAN MEMASUKKAN INTI FIRMAN TUHAN PADA SEMUA YANG HADIR. Bisa saja presentasi dari kelompok tersebut meleset dari materi , atau bisa jadi juga sebaliknya, presentasi tersebut sangat bagus mengupas materi, di sinilah tugas pembicara untuk MENEKANKAN APA KUNCI DAUD sehingga dia bisa menjadi generasi unggul, kita akan kupas rahasia-rahasianya Daud bergaul dengan Tuhan, sehingga dia menjadi generasi yang unggul. ( LIHAT PANDUAN UNTUK PEMBICARA)

Setelah semua kelompok presentasi, maka kini barulah pemandu acara akan meminta juri mengangkat Score untuk diketahui audience serta dituliskan di papan score.

Contoh:  Berapakah nilai kebersihan kelompok 1? Juri 1? ( juri 1 mengangkat nilai 75), lalu ditulis di papan score angka 75. Bagaimana dengan juri 2? ( juri 2 mengangkat nilai 85), dst.

Jadi mohon diingat, presentasi tiap kelompok, jangan diribetkan dengan pengumuman nilai juri, melainkan pada saat presentasi tiap kelompok, nanti akan didominasi oleh PEMBICARA SESI 3 ini untuk menjelaskan KUNCI DAUD SEHINGGA DIA BISA JADI GENERASI UNGGUL ITU APA SAJA.

Jadi pada saat presentasi biarlah juri Lomba memasak ini, menuliskan penilaian secara tertulis pada kertas juri masing-masing. Nanti setelah semua kelompok selesai dalam presentasi, barulah papan score diisi oleh nilai juri.

Setelah semua nilai dibacakan, disitulah ketahuan pemenangnya. Siapkan hadiah menarik yang dibagikan pada saat itu juga

 

 

 

 

 

PANDUAN PEMBICARA ( 50 menit)

 

GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.

( Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

40 menit untuk 4 kelompok, ditambah 10 menit pendahuluan sebelum presentasi kelompok 1

Total 50 menit

 

 

Sebelum presentasi  kelompok 1 ,  kita akan tunjukkan ke anak-anak bahwa Daud adalah generasi unggul, bisa kita lihat di II Samuel 23 :1-4

  1. Bahwa Daud adalah orang yang diangkat tinggi oleh Tuhan. II Samuel 23 :1 Sebenarnya dia hanya gembala biasa, tetapi Tuhan memilih dan mengangkat Daud menjadi seorang raja Israel menggantikan raja Saul. Dia hanya rakyat biasa, hanya orang sederhana, dari keluarga biasa. Bacakan ke anak-anak, atau ajak mereka membaca dari Mazmur 78:70-71.

 

  1. Bahwa Daud adalah orang yang diurapi oleh Tuhan, melalui nabi Samuel. II Samuel 23 :1
1Sam 16:13 Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi q  Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah r  Roh TUHAN s  atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

 

Daud diurapi oleh Tuhan di antara saudara-saudaranya. Padahal 3 orang kakaknya adalah tentara Saul/ Tentara Israel, sudah terjun ke medan perang. Namun bukan  kakak-kakaknya yang dipilih Tuhan, karena Tuhan tidak melihat seseorang dari luarnya, tetapi dari dalam hatinya.

I Samuel 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, i  tetapi TUHAN melihat hati. j 

Hati Daud hati yang seperti apa sih?

HATI YANG TULUS ( Mazmur 78: 72)

 

  1. Bahwa Daud adalah seorang pemazmur yang disenangi di Israel II Sam 23:1

Disenangi artinya menjadi pemazmur yang jadi favourite banyak orang, mazmur mazmurnya telah memberkati banyak orang, hidupnya telah menjadi berkat bagi banyak orang.

 

  1. Daud selalu menang dalam peperangan, tidak pernah kalah, karena kemana pun ia pergi berperang Tuhan memberikan kemenangan kepadanya . II Samuel 8:6

 

Bagaimana ya caranya bisa menjadi unggul  seperti DAUD; apa sih rahasianya, apa sih resepnya, bagaimana sih caranya ……………???

sehingga Daud bisa diangkat oleh Tuhan, walaupun dia sebenarnya orang dari kalangan biasa, dia dipilih dan diurapi oleh Tuhan karena punya ketulusan hati, dia menjadi seorang pemazmur yang disenangi banyak orang, dan juga dalam rekor sepanjang hidupnya tidak pernah kalah berperang. Waaauuuu…apa resepnya ya???

Mari kita panggil PRESENTASI NASI GORENG SOSIS oleh KELOMPOK 1.

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman

Ini yang dilakukan oleh DAUD, yaitu Daud  itu sangat suka akan taurat Tuhan, dia sangat suka merenungkan firman Tuhan dan Daud sangat suka memperkatakan Firman Tuhan. BACA DI MAZMUR 119: 163 Daud berkata Taurat-Mu kucintai.

 

Oh jadi itu rahasia pertamanya, CINTA FIRMAN TUHAN ( Buat gerakannya agar memudahkan anak anak mengingatnya) , nah, mari selanjutnya  kita panggil

PRESENTASI NASI GORENG TERI oleh KELOMPOK 2

  • Bertindak hati-hati sesuai Firman
  • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
  • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
  • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh

Ini yang dilakukan oleh DAUD, yaitu Daud itu tidak Cuma cinta akan taurat Tuhan, tetapi juga dia melakukan Firman Tuhan dalam hidupnya. BACA DI MAZMUR 119: 167-168 ( ajak anak anak membacanya)

Contohnya; dia mau mengampuni Saul, dan walaupun punya kesempatan 2 kali membunuh Saul/ membalas dendam pada Saul ( I Sam 24:5, 1 Sam 26:23) , yang mengejar-ngejar dia tanpa dia melakukan kesalahan apa pun, hanya karena iri hati, Daud tidak mau membalas dendam, dia mau mengampuni Saul. Bahkan saat Saul mati pun, Daud meratapi/ menangis dan mengatakan bahwa Saul itu pahlawan Israel ( II Sam 1:19-27). Daud tahu bahwa pembalasan adalah haknya Tuhan, jadi Daud memilih untuk mengampuni Saul dan memilih untuk tidak membalas dendam padanya, walaupun untuk membunuh Saul sangat mudah sekali buat Daud melakukannya.

Walaupun ada orang fasik yang menasihatinya: II Sam 24:5 untuk membunuh Saul, tetapi Daud tidak mau melakukannya, dia maunya melakukan FIRMAN TUHAN, bukan nasihat orang fasik.

Itu hanya salah satu contoh bagaimana Daud melakukan Firman Tuhan dalam hidupnya, dan sebenarnya bukan itu saja, ada banyak hal lainnya.

Tidak heran kalau Daud menjadi generasi unggul.

 

Oh jadi itu rahasia keduanya,  MELAKUKAN FIRMAN TUHAN DALAM HIDUPKU ( Buat gerakannya, agar anak-anak mudah mengingatnya) , mari sekarang kita panggil selanjutnya  …….

PRESENTASI NASI GORENG KORNET oleh kelompok 3

  • Paduan Mazmur 1 dan Yosua 1:8 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung

Ingat resepnya Daud nomor 1 Cinta Firman Tuhan, nomor 2 Melakukan Firman Tuhan dalam hidupnya, ………………..

Oleh karena itulah kita sampai pada HASILNYA, apa sih hasilnya? Hasilnya adalah: BERHASIL DAN BERUNTUNG. ( buat gerakannya agar memudahkan anak-anak mengingatnya)

Daud mencatat rekor yang sangat luar biasa dalam hidupnya: selain Daud tidak pernah kalah dalam berperang, Alkitab juga mencatat komentar Tuhan tentang Daud, ketika kehidupan Daud dijadikan tolok ukur/ standart pengukuran/ dijadikan bahan perbandingan/ dijadikan perbandingan apakah raja-raja Yehuda lainnya hidupnya SEPERTI DAUD kepada TUHAN atau tidak. Berikut Rekornya:

 

9 BUAH KEKUDUSAN DAUD ( supaya cepat, pembicara tidak perlu menjelaskan satu-persatu, cukup membaca yang dicetak tebal, namun semua ayat harus dibaca pembicara dalam persiapan)

 

  • HUBUNGAN DENGAN TUHAN
    • Dengan sepenuh hati berpaut kepada Tuhan Allahnya( I Raj 11:4, 15:3)
  • PERATURAN TUHAN
    • Tetap mengikuti segala peraturanTuhan ( I Raj 9:4-5)
  • PERINTAH TUHAN
    • Berbuat sesuai dengan segala yang Tuhan perintahkan( I Raj 9:4-5)
    • Tetap mengikuti segala perintah Tuhan( I Raj 3:14)
    • Tidak menyimpang dari segala yang diperintahkanNya seumur hidupnya, kecuali dalam perkara Uria, orang Het itu. ( I Raj 15:5)
  • KETETAPAN TUHAN
    • Tetap mengikuti segala ketetapan Tuhan ( I Raj 3:14)

 

  • JALAN TUHAN
    • Hidup menurut jalan yang ditunjukkanTUHAN ( I Raj 3:14)
  • KARAKTER
    • Hidup di hadapan Tuhan dengan benar/berbuat kebenaran ( I Raj 9:4-5) Melakukan apa yang benar di mataTuhan ( I Raj 15:11)
    • Hidup di hadapan Tuhan dengan ketulusan hati(I Raj 9:4-5)

 

Apakah hidup Daud sedemikian sempurnanya, tanpa cacat cela, sehingga Daud seperti gading yang tidak ada retaknya?

 

Tidak juga, Alkitab mencatat KECUALI dalam perkara Uria, orang Het itu. I Raj 15:5.

 

Itu artinya Alkitab secara jujur mengakui bahwa Daud pernah berbuat salah, pernah menyimpang dari  perintah Tuhan, yaitu ketika dia secara keji membunuh Uria di medan perang dan merampas isteri Uria,  Batsyeba menjadi isterinya

 

Namun karena Daud cepat bertobat ketika ditegur Tuhan melalui nabi Natan, di situlah Tuhan menyukai hidup Daud, yang mau bertobat.

 

Hidup kudus bukan berarti tanpa cela, tetapi terus hidup dalam pertobatan, sehingga hubungan dengan Tuhan selalu pulih kembali.

 

Apakah mungkin kita hidup kudus tanpa melakukan dosa apa pun?

Sangat mungkin, oleh pimpinan Roh Kudus, …kalau tidak mungkin, tidak pernah akan muncul perintah ini:

I Petrus 1:16 Sebab ada tertulis Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

 

Kehidupan DAUD nyaris sempurna dalam pandangan mata TUHAN. Kecuali dalam perkara URIA orang HET itu.

 

Yang disebut berhasil dan beruntung bukan Cuma tidak pernah kalah berperang, tetapi hidup kudus dan menyenangkan hati TUHAN, itulah berhasil dan beruntung

 

Nah, setelah nomor 1 CINTA FIRMAN TUHAN, nomor 2 MELAKUKAN FIRMAN TUHAN, dan nomor 3 BERHASIL DAN BERUNTUNG, kini kita panggilkan presentasi kelompok 4:

PRESENTASI KELOMPOK 4 NASI GORENG KEJU

  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari
    • Daud orang yang sangat suka memuji dan menyembah Tuhan, dan dia juga sangat suka akan hukum-hukum Tuhan yang adil/ menyukai Firman Tuhan ( Mazmur 119:164, 166-168) juga suka melakukan firmanNya, sehingga hidupnya dikelilingi anugerah Tuhan ( Mazmur 119: 165) , yaitu berupa KETENTRAMAN , dan diajuhkan Tuhan dari BATU SANDUNGAN

Kunci keempat dari hidup Daud sehingga dia bisa menjadi generasi unggul adalah: Daud mau hidup dalam anugerah Tuhan setiap hari. ( berikan gerakannya agar anak-anak mudah mengingatnya)

Daud cakap dalam menggembalakan umat Tuhan ( Mazmur 78:72) dia pandai, dia terampil, dia pandai berperang, dia pandai memimpin. Namun Daud tidak mau mengandalkan kepandaiannya. Daud mau mengandalkan Tuhan dalam hidupnya, dia tahu bahwa tanpa anugerah Tuhan dia tidak mungkin bisa jadi generasi unggul.

Ada ketentraman yang Tuhan berikan dalam hidup Daud. Tuhan menjauhkan batu sandungan dalam hidup Daud ( Mazmur 119:165)

Contoh; waktu Absalom anaknya ingin menggulingkan pemerintahannya, berperang melawan dia dan ingin mengalahkan ayahnya sendiri. Apakah Daud lalu pusing dan tidak bisa tidur? Karena anaknya durhaka? TIDAK, melainkan Daud tetap bisa tidur dengan nyenyak, karena Tuhan menganugerahkan dalam hidupnya KETENTRAMAN ( Mazmur 3:1, 6, Mazmur 119:165)

Absalom seperti batu sandungan bagi Daud, batu yang menghalangi langkah Daud untuk maju, batu yang ingin membuat Daud jatuh, tetapi anugerah Tuhan membuat Daud tetap bangkit dan tidak takut menghadapi persoalan dalam hidupnya ( Mazmur 3: 1,7, Mazmur 119: 165)

Masalah boleh datang dalam hidup kita, tetapi ketika kita hidup bukan dengan kekuatan kita, tetapi hidup dalam ANUGERAH TUHAN setiap hari, hidup kita akan mengalami kemenangan demi kemenangan bersama TUHAN.

 

 

Jangan lupa 4 kunci Daud, sehingga hidup Daud sungguh luar biasa?

  1. CINTA FIRMAN TUHAN ( bagaimana gerakannya tadi?)
  2. MELAKUKAN FIRMAN TUHAN ( bagaimana gerakannya tadi?)
  3. BERHASIL DAN BERUNTUNG ( bagaimana gerakannya tadi?)
  4. HIDUP DALAM ANUGERAH TUHAN SETIAP HARI ( bagiamana gerakannya tadi?)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Andalan

SIL THE EXCELLENT GENERATION SESI 2 LEARN FROM EXCELLENT GENERATION


INFO; Semua rekam pelaksanaan materi ini di GPdI Siloam Kotabumi Lampung, dapat anda lihat di link ini:

REKAM PELAKSANAAN SIL THE EXCELLENCE GENERATION 2019

 

SESI 2

LEARN FROM EXCELLENT GENERATION.

( Belajarlah dari generasi unggul)

Judul ini dapat disingkat menjadi

I LEARN

Dapatkan download gratis materi ini ( untuk mendapat tampilan yang lebih bagus daripada tampilan di sini) dengan klik tautan sbb:

SESI 2 I LEARN

 

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

7 langkah menjadi Generasi yang Excellence / Generasi Unggul

Diadaptasi dari tulisan ini:

https://hellenicnews.com/7-keys-to-cultivating-a-spirit-of-excellence-by-delatorro-l-mcneal-ii/

DIADAPTASI  MENJADI 8 LANGKAH

Penggambaran 8 langkah ini dalam 2 paragraf:

Tuhan ingin mengangkat kita menjadi KEPALA

dan bukan menjadi EKOR.

Ketika kita menjadi generasi unggul,

maka kita akan dapat menjadi Pemimpin yang luar biasa

di masa datang.

Ketika kita menjadi pemimpin yang luar biasa,

maka Tuhan akan pakai hidup kita

memberi pengaruh yang luar biasa kepada lebih banyak lagi orang,

dibandingkan apabila kita tidak menjadi pemimpin/

atau tidak menjadi unggul/

atau tidak menjadi generasi pemimpin yang memiliki keunggulan,

maka pengaruh yang kita berikan hanya pada sedikit orang saja.

 

Ketika kita ingin menjadi generasi unggul,

mula pertama kita harus

menginginkan untuk menjadi

generasi yang unggul,

dengan cara kita mau belajar dari generasi unggul di Alkitab

bagaimana mereka bisa menjadi unggul;

seperti misalnya apa saja karakter mereka,

bagaimana mereka disembuhkan dari luka hati di masa lalu,

bagaimana mereka berhasil memimpin diri sendiri,

teman-teman, anggota, bahkan dapat memberi pengaruh yang baik

kepada pemimpin,

serta bagaimana mereka dapat bekerja secara TEAM,

dan apa sebenarnya kata Alkitab mengenai resep rahasia

untuk bisa menjadi generasi unggul.

Untuk menjadi generasi unggul ternyata

memiliki hati yang mau melayani adalah wajib kita punyai,

dan lebih teliti lagi daripada itu, ternyata kita pelajari bahwa keunggulan itu didapat dari ;

mau berjalan pada mil yang kedua,

setia perkara kecil dan berintegritas/ dapat dipercaya.

Setelah kita menjadi generasi unggul

kita harus dapat mempertahankan keunggulan

yang sudah kita capai itu

dengan terus menjadi unggul

serta menghancurkan semua pengghalan keunggulan.

RENCANA SINOPSIS 7 SESI UTAMA DAN 1 POINT PENDAMPING, TOTAL 8 POINT

  1. DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION ( Inginkan menjadi generasi unggul)

Karena Tuhan mendesign hidup kita sebagai kepala dan bukan ekor ( Ulangan 28:13)

Oleh karena itu dalam hidup kita kita harus punya keinginan untuk menjadi luar biasa, karena kita punya tujuan ilahi dalam hidup kita ( God’s purpose), yaitu menjadi pribadi yang memuliakan nama-Nya. ( Yesaya 43:7)

Orang yang excellent akan berdiri di hadapan raja-raja ( Amsal 22:29)

TOKOH; DANIEL ( bukti bahwa Daniel Excellent Daniel 1:19, 21, Daniel 5:29, Daniel 6:29)

 

  1. LEARN FROM EXCELLENT GENERATION.( Belajarlah dari generasi unggul)

Ada tokoh-tokoh Alkitab yang digambarkan memiliki keunggulan dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka, mari kita contoh hal-hal positif dari hidup mereka, karena mereka memiliki GOLD CHARACTER/ karakter emas ( TEKUN, SETIA, BERSABAR, TAHAN UJI, DLL). Ada lima sisi karakter emas dapat dilihat dari , jadi teladan dalam : ( I Team 4:12)

  • Jadi teladan dalam Perkataan
  • Jadi teladan dalam tingkah laku
  • Jadi teladan dalam kasih
  • Jadi teladan dalam kesetiaan
  • Jadi teladan dalam kesucian

 

Karena setiap point pada SIL ini sudah menggunakan TOKOH, maka khusus untuk sesi 2 ini, kita akan  pilih salah satu dari tokoh-tokoh Alkitab pada sesi ini yaitu YOSUA. Point GOLD CHARACTER OF JOSHUA ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING.

Lihatlah bahwa trauma masa lalu yang bisa menghambat hidup mereka harus dapat diatasi ( YOSUA SEMBUH DARI TRAUMA MASA LALUNYA) SEMBUH DARI TRAUMA  ini akan disampaikan dalam SESI INTI DARI SESI 2 INI

Orang-orang seperti ini akan TETAP naik dan bukan TURUN/ memiliki kepemimpinan. LEADERSHIP ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh Yosua

Self Leading, Leading line, Leading down, Leading up, overcome the enemy

Kelima dimensi kepemimpinan itu akan kita teliti pada pribadi Yosua

Lihatlah orang-orang ini dapat bekerja sama dengan orang lain yang dapat menutupi kekurangan mereka, dalam suatu team work yang baik. Bagaimana Yosua sebagai seorang yang dapat bekerja secara Team akan kita lihat. TEAM WORK ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh YOSUA

TOKOH; YOSUA ( Bukti bahwa Yosua Excellent : Yosua 24:31,Hakim-hakim 2:7)

 

  1. GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.( Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

Dapatkan resep di balik layar untuk bagaimana bisa menjadi unggul

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
  • Paduan Mazmur 2 dan Yosua 1 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung
  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari

TOKOH DAUD; ( Bukti bahwa Daud Excellent  II Samuel 23:1)

 

  1. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE(Generasi unggul yang melayani)
  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

  1. GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT.( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi tentang bagaimana menjadi unggul)
  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)
  • Setia pada perkara kecil akan membuat kita dipercaya pada perkara besar ( Lukas 16:10) ( Think big and start small)
  • Integritas ; Benar pada perkara kecil akan benar dalam perkara besar ( Lukas 16:10)

TOKOH: RUT

( Bukti bahwa Rut Excellent  adalah Kabar tentang Rut pun sampai ke telinga Boaz, Rut 2: 11-12)

 

  1. LAUNCH YOUR EXCELLENCE. ( Meluncurkan Keunggulanmu)

Kenali potensimu/ bakatmu (multiple intelligences)

Luncurkanlah potensimu dan kembangkanlah  untuk kemuliaan Tuhan

TOKOH; YESUS ( Yesus unggul dalam semua dimensi kecerdasan)

Materi ini selain ada pada sesi utama, juga akan dipakai dalam acara pendamping

 

  1. MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT ( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)
  • Jangan cepat puas dengan pencapaian terbaikmu
  • Terus tingkatkan keunggulan terakhirmu
  • Adakan terus perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll

Tokoh: Raja Yosia

( Bukti bahwa Raja Yosia excellent II Raja-raja 23: 25)

 

  1. ENEMIES OF BEING EXCELLENT ( Musuh-Musuh Pencapaian Excellent )

Orang yang ingin menjadi excellence, harus menyingkirkan penghalang-penghalang, dan ini yang harus dilakukan:

  • TIDAK AKAN Mengambil jalan pintas
  • TIDAK AKAN Melakukan hal-hal yang murahan
  • TIDAK MAU setengah-setengah.

( POINT INI AKAN DISAMPAIKAN DALAM ACARA PENDAMPING)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SESI 2

LEARN FROM EXCELLENT GENERATION

( Belajarlah dari Generasi Unggul)

 I LEARN

 

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala

dan bukanmenjadi ekor,

engkau akan tetap naik

dan bukan turun, e

apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu,

yang kusampaikan pada hari ini

kaulakukan f  dengan setia,

28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang

ke kanan atau ke kiri g

dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini,

dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

 

LEARN FROM EXCELLENT GENERATION  (Belajarlah dari Generasi Unggul)

Ada tokoh-tokoh Alkitab yang digambarkan memiliki keunggulan dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka, mari kita contoh hal-hal positif dari hidup mereka, karena mereka memiliki GOLD CHARACTER/ karakter emas ( TEKUN, SETIA, BERSABAR, TAHAN UJI, DLL). Ada lima sisi karakter emas dapat dilihat dari , jadi teladan dalam : ( I Team 4:12)

  • Jadi teladan dalam Perkataan
  • Jadi teladan dalam tingkah laku
  • Jadi teladan dalam kasih
  • Jadi teladan dalam kesetiaan
  • Jadi teladan dalam kesucian

 

Karena setiap point pada SIL ini sudah menggunakan TOKOH, maka khusus untuk sesi 2 ini, kita akan  pilih salah satu dari tokoh-tokoh Alkitab pada sesi ini yaitu YOSUA. Point GOLD CHARACTER OF JOSHUA ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING.

Lihatlah bahwa trauma masa lalu yang bisa menghambat hidup mereka harus dapat diatasi ( YOSUA SEMBUH DARI TRAUMA MASA LALUNYA) SEMBUH DARI TRAUMA  ini akan disampaikan dalam SESI INTI DARI SESI 2 INI

Orang-orang seperti ini akan TETAP naik dan bukan TURUN/ memiliki kepemimpinan. LEADERSHIP ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh Yosua

Self Leading, Leading line, Leading down, Leading up, overcome the enemy

Kelima dimensi kepemimpinan itu akan kita teliti pada pribadi Yosua

Lihatlah orang-orang ini dapat bekerja sama dengan orang lain yang dapat menutupi kekurangan mereka, dalam suatu team work yang baik. Bagaimana Yosua sebagai seorang yang dapat bekerja secara Team akan kita lihat. TEAM WORK ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh YOSUA

TOKOH; YOSUA ( Bukti bahwa Yosua Excellent : Yosua 24:31,Hakim-hakim 2:7)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PRA SESI ( 60 menit di luar sesi)

Sebelum sesi berlangsung, kita ambil jam lain sebelum sesi, semisal jam kreativitas, untuk anak-anak kita ajak membuat ORIGAMI dengan bentuk BAJU LAKI-LAKI dan BAJU PEREMPUAN.

Sebelumnya, guru yang membimbing anak-anak membuat ORIGAMI ini harus belajar dulu bagaimana cara membuatnya, baru setelah itu mengajarkannya pada anak-anak.

Anak-anak akan kita bagi menjadi 3 kelompok:

Kelompok 1 akan membuat BAGAN KELUARGA YAKUB, dengan membuat 15  baju laki-laki. Kelompok 1 juga berlatih mempresentasikan bagan yang mereka buat ini pada sesi nanti. Kebutuhan dan contoh bagan ada pada materi nanti

Kelompok 2, akan membuat BAGAN SUKU EFRAIM (1), dengan membuat 1 baju perempuan, 10 baju laki-laki ( total dibutuhkan 11 origami polos atau pun origami motiv) Kelompok 2 juga berlatih mempresentasikan bagan yang mereka buat ini pada sesi nanti. Kebutuhan dan contoh bagan ada pada materi nanti

Kelompok 3 akan membuat BAGAN SUKU EFRAIM (2), dengan membuat 2 baju perempuan, dan 11 baju laki-laki ( total dibutuhkan 13 origami polos atau pun origami motiv) Kelompok 3 juga berlatih mempresentasikan bagan yang mereka buat ini pada sesi nanti Kebutuhan dan contoh bagan ada pada materi nanti

Untuk origami baju laki-laki, bisa dipelajari dengan membuka link ini:

Untuk origami baju perempuan, bisa dipelajari dengan membuka link ini:

Kelompok 4 akan membuat SENI MENGGUNTING KERTAS BENTUK HATI, DAUN DAN BUNGA

Kelompok 4 juga berlatih mempresentasikan hasil pekerjaan mereka pada sesi nanti. Bahan ada pada materi nanti

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/10/seni-menggunting-kertas-gambar-hati/

INGIN GUNTINGAN BERBENTUK HATI INI?

anda harus buka tautan di atas untuk mendapatkan bentuk tersebut

https://jeniuscaraalkitab.com/2012/08/03/seni-menggunting-kertas-untuk-gambar-bunga/

43. INGIN BENTUK BUNGA DAN DAUN

44. IKUTI POLA GUNTINGAN INI

Anda harus membuka tautan di atas untuk mempelajari cara membuat guntingan tersebut.

 

Kebutuhan kelompok 4 : kertas origami polos ataupun bermotiv, karton tebal yang ukurannya lebih besar dari origami yang dipakai ( jadi bila ditempel maka kertas tebal lebih seperti bingkai pinggir) Lem kertas batangan, Sepidol kecil untuk menulis pada lubang hati atau lubang daun dan bunga 

KARTON 1

Keterangan; gunakan karton warna PUTIH dan ORIGAMI warna HITAM / untuk menggambarkan trauma. Bahan ada pada materi nanti

KARTON 2

Keterangan: Gunakan Karton warna Putih, dan Origami warna Hijau untuk melambangkan pertumbuhan.

 

MATERI ANAK

 

PUJIAN ( 20 MENIT)

 

AYAT EMAS ( 15 MENIT)

Filipi 3: 13-14

aku melupakan apa yang telah di belakangku o  dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 3:14 dan berlari-larip  kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, q  yaitu panggilan r  sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Lomba Raph ayat emas

Kelompok 1; Filipi 3:13-14 Aku melupakan apa yang telah di belakangku

Kelompok 2; dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku

Kelompok 3; dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah

Kelompok 4; yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus, Filipi 3: 13-14.

 

Tata cara; Keyboardis/ pemusik akan mendemonstrasikan irama raph yang sama yang akan dipakai oleh semua kelompok.

Setiap kelompok diberi waktu berlatih 5 menit ( tetapi guru guru yang memandu kelompok sebenarnya telah menciptakan raph yang akan diajarkan pada kelompok masing masing)

Jangan memakai metode sahut menyahut antara guru dan murid, melainkan bersama-sama antara guru kelompok dan murid

Setelah 5 menit latihan berakhir, kini saatnya memperkatakan secara estafet semua kelompok, sepanjang 10 menit sisanya

Lakukan berulang-ulang, sampai anak-anak berhasil menuliskannya dalam loh hati mereka.

Guru dapat memberi penjelasan singkat apa arti ayat ini.

Melupakan apa yang dibelakang artinya, melupakan semua keberhasilan yang membanggakan agar kita tidak sombong, juga melupakan semua kegagalan ataupun luka atau trauma masa lalu yang bisa jadi penghambat/ penghalang kita berlari ke depan.

Panggilan sorgawi adalah; setiap kita punya cita-cita TUHAN atas hidup kita, mungkin kelak kita akan dipakai Tuhan sebagai dokter, pendeta, guru, dosen, pedagang, petani, tentara, dll. Setiap kita pasti punya panggilan ilahi dalam hidup kita, tidak harus jadi pendeta, tetapi Tuhan bisa pakai kita dalam berbagai bidang sesuai dengan panggilanNya atas hidup kita. ( Perhatikan, penjelasan jangan panjang lebar, anda bukan sedang berkotbah pada saat ini)

 

PEMAPARAN  ( 35 MENIT)

DISERTAI PRESENTASI KELOMPOK (20 MENIT TOTAL, jadi tiap kelompok 5 menit)

Pada sesi 1 kita sudah belajar untuk bagaimana harus MENGINGINKAN menjadi generasi unggul/ the excellent Generation. Kita harus ingin. Inginkan. Lebih lagi. Jangan mau hanya menjadi generasi yang biasa-biasa saja. Kita harus menjadi luar biasa sebagaimana yang dicontohkan oleh Daniel, yang tetap menjadi orang kepercayaan siapa pun rajanya berganti. Nah pada sesi 2 ini, kita akan belajar dari Generasi Unggul, bagaimana sih caranya kog bisa mereka itu bisa jadi unggul?

Ada banyak sekali yang harus kita pelajari, namun pada tokoh YOSUA pada sesi 2 ini, kita akan belajar dari tokoh Yosua, bahwa untuk menjadi unggul, kita harus sembuh dari trauma. Pada bagian acara lain pada SIL ini, nanti kita akan pelajari lebih banyak lagi dari tokoh Yosua, namun khusus pada kali ini kita akan mempelajari suatu sisi gelap kehidupan YOSUA yang harus SEMBUH.

Trauma adalah sebuah luka, tetapi bukan luka pada lutut karena jatuh, sakit pada perut karena terlambat makan, tetapi luka pada HATI.

Luka hati yang sering disebutkan dengan kata trauma ini bisa berupa: rasa ditinggalkan, atau diabaikan di masa lalu, sakit hati yang pernah terjadi di masa lalu, ketakutan yang sangat luar biasa yang pernah terjadi di masa lalu, rasa tertolak yang pernah terjadi di masa lalu atau takut ditolak, penghinaan yang pernah diterima di masa lalu, pengkhianatan yang pernah terjadi di masa lalu ( misalnya seringnya janji-janji dari orang sekitar yang tidak dipenuhi) , ketidakadilan yang pernah dialami di masa lalu, kesedihan yang sangat mendalam yang pernah terjadi di masa lalu, dan juga kemarahan yang terpendam di masa lalu, dan masih banyak lagi, seperti kematian, penyakit, kecelakaan, bencana alam, dll juga bisa menjadi sumber trauma masa lalu.

Semua trauma bersumber dari masa lalu, tetapi jika tidak sembuh, akan menghambat masa sekarang dan masa depan kita.

Yosua adalah seorang yang merupakan generasi unggul. Mari kita belajar dari Yosua, si generasi unggul, bagaimana caranya Yosua bisa sembuh dari trauma atau luka hati di masa lalu, sehingga dia dapat terus maju ke depan/ terus melaju ke masa depan, tanpa dihambat oleh yang namanya trauma/ luka hati.

Yuk kita membuat bagan Suku Efraim yang menjadi pohon keluarga nenek moyang Yosua bin Nun

Bagan keluarga Yosua bin Nun ini akan kita gambar dengan menggunakan SENI MELIPAT KERTAS ORIGAMI membentuk gambar KEMEJA dan gambar BAJU PEREMPUAN, yang sudah kita siapkan pada acara sebelum sesi ini tadi.

Nah apa yang pernah terjadi pada EFRAIM , nenek moyang dari Yosua bin Nun ini?

Efraim bertumbuh dewasa dan beranak cucu sehingga menjadi suatu suku, Suku Efraim. Suku Efraim adalah salah satu suku dari bangsa Israel yang seluruh sukunya berjumlah 12 suku. ( SAATNYA MENUNJUKKAN BAGAN KELUARGA YAKUB/ KELOMPOK 1.) PRESENTASI BAGAN OLEH KELOMPOK 1- maksimal 5 menit

 

 

 

 

BAGAN KELUARGA YAKUB ( Kejadian 49:1-27)

 

YAKUB

 

 

 

 

 

 

RUBEN             SIMEON           LEWI           YEHUDA           ZEBULON          ISAKHAR          DAN         GAD           ASYER        NAFTALI         YUSUF         BENYAMIN

 

MANASYE              EFRAIM

 

Dibutuhkan:

1 lembar karton putih/ hitam/ warna gelap

1 pack sedotan berwarna putih

15 lembar origami bentuk baju laki-laki yang telah dibuat pada PRA SESI ( origami boleh dari origami polos ataupun bermotiv)

1 buah Double Tape

1 Sepidol hitam besar  untuk memberi judul

1 sepidol hitam kecil untuk memberi nama tokoh

 

Pada suatu ketika, pernah terjadi suku Efraim ini hampir punah/musnah/hampir tidak ada lagi.Hal ini bisa kita baca di I Tawarikhi 7:20-29.

Keluarga dari Efraim, pernah dibunuh semua , (kecuali Efraim dan isterinya), oleh orang-orang Gat. Orang-orang Gat adalah orang-orang Kanaan yang lahir di Kanaan dan tinggal di Kanaan. Mengapa mereka dibunuh semua ? Karena mereka merampas ternak orang-orang Gat itu.

Jadi inilah gambarannya: ( Saatnya menunjukkan bagan Suku Efraim (1)/ kelompok 2). PRESENTASI BAGAN OLEH KELOMPOK 2- maksimal 5 menit

 

 

 

 

 

BAGAN SUKU EFRAIM (1) I Tawarikhi 7:20-29.

Efraim          +        Isteri Efraim

 

Sutelah

( keturunan pertama)- dibunuh

 

Bered

(keturunan ke dua) – dibunuh

 

Tahat

(keturunan ke tiga) – dibunuh

 

Elada

(keturunan ke empat) – dibunuh

 

Tahat

( nama  ini adalah nama yang sama dengan nama kakeknya)

(keturunan ke lima) – dibunuh

 

Zabad

( keturunan ke enam) – dibunuh

 

Sutelah                             Ezer                                    dan Elad

( keturunan ke tujuh) – dibunuh      ( keturunan ke tujuh) – dibunuh  ( keturunan ke tujuh) – dibunuh

 

Dibutuhkan:

1 lembar karton putih/ hitam/ warna gelap

1 pack sedotan berwarna putih

11 lembar origami bentuk 1 baju perempuan dan 10 baju laki-laki yang telah dibuat pada PRA SESI ( origami boleh dari origami polos ataupun bermotiv)

1 buah Double Tape

1 Sepidol hitam besar  untuk memberi judul

1 sepidol hitam kecil untuk memberi nama tokoh

 

7 keturunan ini musnah karena mereka dibunuh oleh orang-orang Gad ,karena masalah perampasan ternak. Peristiwa ini jelas-jelas menggegerkan dan membuat suku Efraim hampir-hampir punah.

Oleh karena itulah, semua suku saat itu sampai datang untuk menghibur Efraim.

Keterangan: orang-orang Gad yang membunuh 7 keturunan ini bukanlah suku Gad dari salah satu suku Israel, melainkan orang –orang Gad: penduduk Kanaan.  ( perhatikan huruf T pada GAT berbeda huruf D pada kata GAD)

Akhirnya Efraim dengan isterinya diberi Tuhan anak lagi, akhirnya mereka  memiliki anak lagi bernama Beria dan Seera, dan terus kemudian menurunkan Yosua bin Nun ( Saatnya menunjukkan bagan Suku Efraim (2)/ kelompok 3) PRESENTASI BAGAN OLEH KELOMPOK 3 – maksimal 5 menit

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAGAN SUKU EFRAIM ( 2) I Tawarikhi 7:20-29.

EFRAIM   +     ISTERI EFRAIM

( membangun keturunan baru, setelah keturunannya yang lama telah hampir punah, tinggal dirinya dengan isterinya saja)

 

 

Beria                                                                                                           Seera

( laki-laki, keturunan pertama)                                                                                         (anak perempuan

yang mendirikan Bet-horon-Hilir,

Bet Horon Hulu serta Uzen Seera)

Refah                                             Resef

( keturunan kedua)

 

Telah

( keturunan ke tiga)

 

Tahan

( keturunan ke empat)

 

Ladan

( keturunan ke lima)

 

Amihud

( keturunan  ke enam)

 

Elisama

( keturunan ke tujuh)

 

Nun

( keturunan ke delapan)

 

Yosua bin NUN

( keturunan ke sembilan)

Dibutuhkan:

1 lembar karton putih/ hitam/ warna gelap

1 pack sedotan berwarna putih

13 lembar origami untuk membentuk 2 baju perempuan dan 11 baju laki-laki yang telah dibuat pada PRA SESI ( origami boleh dari origami polos ataupun bermotiv)

1 buah Double Tape

1 Sepidol hitam besar  untuk memberi judul

1 sepidol hitam kecil untuk memberi nama tokoh

Jadi Yosua adalah keturunan ke 9 daripada Efraim, setelah 7 keturunan di atas nya lagi pada dinasti sebelumnya pernah  meninggal dunia ditumpas oleh orang-orang Gat.

Tentunya sebagai suku Efraim, Yosua mengetahui bahwa nenek moyangnya dulu pernah hampir punah, oleh pembantaian dari orang orang Gat .

 

YOSUA SEMBUH DARI LUKA BATIN ( kelompok 4)

Untuk itu Yosua harus sembuh. Dia harus sembuh dari setiap ketakutannya pada tanah Kanaan yang didiami orang Gat yang pernah membuat sukunya/ nenek moyangnya HAMPIR PUNAH.  Tidak hanya ketakutan, tetapi juga trauma lainnya, yang dapat kita lihat dari ………. ( SAATNYA MENUNJUKKAN HASIL KERJA KELOMPOK 4) – PRESENTASI KELOMPOK 4 maksimal 5 menit sudah termasuk karton 1 dan karton 2

 

—————————copy untuk kelompok 4 pada kegiatan PRA SESI ———————————————–

LEMBAR KERJA KELOMPOK 4 YOSUA PASAL 1

  1. Yosua 1: 1 ( bayangkan apa yang terjadi pada Yosua, ketika Musa telah mati)- tuliskan apa yang kamu bayangkan pada lubang hati 1 pada karton 1
  2. Yosua 2:2 ( bayangkanlah bahwa Yosua ditunjuk Tuhan untuk memimpin penyeberangan sungai Yordan untuk menuju KANAAN, di Kanaan inilah sukunya dulu, nenek moyangnya dulu pernah hampir punah)- tuliskan apa yang kamu bayangkan pada lubang hati 2 pada karton 1
  3. Yosua 2: 3 ( mungkinkah Yosua terbayang-bayang pada kekalahan, jadi budaknya orang Kanaan, ditumpas, musnah, punah, dll??? Sehingga Tuhan harus menjanjikan hal ini kepadanya?)- tuliskanlah apa yang kamu bayangkan pada lubang hati 3 pada karton 1
  4. Yosua 2:9 ( Kecut dan tawar hati) Tuliskanlah KECUT dan kemudian TAWAR HATI pada lubang hati 4 pada karton 1

—————————copy untuk kelompok 4 pada kegiatan PRA SESI ———————————————–

 

Obat apa yang diberikan TUHAN pada Yosua agar Yosua dapat sembuh dari trauma/ luka hatinya di masa lalu, sehingga ketika dia alami kesembuhan, maka Yosua pun bisa terus maju ke depan, terus bertumbuh seperti pohon yang berdaun dan berbunga, dan pada akhirnya berbuah, sehingga Yosua bisa menjadi menjadi pemimpin Israel menggantikan Musa, memimpin mereka memasuki tanah Kanaan, mendudukinya dan mengalahkannya, merebutnya dan mendiaminya.

 

—————————–copy lembar ini untuk kelompok 4, pada kerja PRA SESI————————————

Lembar kerja murid untuk KARTON 2 YOSUA PASAL 1

  1. Cari di Yosua 1:1– tuliskan pada lubang berbentuk BUNGA/ di tengah
  2. Cari di Yosua 1:2 – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  3. Cari di Yosua 1:3 – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  4. Cari di Yosua 1: 4 – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  5. Cari di Yosua 1: 5 – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  6. Cari di Yosua 1`: 6,7a, 9a, sampai diulang 3 kali – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  7. Cari di Yosua 1: 7b ( kunci jawaban guru: TUHAN MEMBERI CARA KEPADA YOSUA AGAR TIDAK MENGALAMI KEGAGALAN/ KEKALAHAN; yaitu bertindak hati hati sesuai Firman Tuhan) – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  8. Cari di Yosua 1: 8 – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  9. Cari di Yosua 1`: 9b – tuliskan pada lubang berbentuk daun

—————————–copy lembar ini untuk kelompok 4, pada kerja PRA SESI————————————

KUNCI JAWABAN GURU PEMBIMBING KELOMPOK 4

  1. Cari di Yosua 1:1 ( kunci jawaban guru: FIRMAN TUHAN/ TUHAN BERFIRMAN) – tuliskan pada lubang berbentuk BUNGA/ di tengah
  2. Cari di Yosua 1:2 ( kunci jawaban guru; TUHAN MEMBERI TUGAS / VISI JAUH KE DEPAN- tuliskan pada lubang berbentuk daun
  3. Cari di Yosua 1:3 ( kunci jawaban guru; TUHAN MEMBERI JANJI KEMENANGAN yang bisa diraih di masa depan) – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  4. Cari di Yosua 1: 4 ( kunci jawaban guru; TUHAN MEMBERI TARGET/ PE ER YANG HARUS DIKERJAKAN/ HARUS DIRAIH/ HARUS DIPERJUANGKAN di masa depan) – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  5. Cari di Yosua 1: 5 ( kunci jawaban guru; TUHAN MENJANJIKAN PENYERTAAN-NYA, jadi kita tidak perlu takut) – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  6. Cari di Yosua 1`: 6,7a, 9a, sampai diulang 3 kali ( kunci jawaban guru: TUHAN MEMBERI KATA-KATA KEKUATAN kepada Yosua; Kuatkan dan teguhkan hati ) – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  7. Cari di Yosua 1: 7b ( kunci jawaban guru: TUHAN MEMBERI CARA KEPADA YOSUA AGAR TIDAK MENGALAMI KEGAGALAN/ KEKALAHAN; yaitu bertindak hati hati sesuai Firman Tuhan) – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  8. Cari di Yosua 1: 8 ( kunci jawaban guru: TUHAN MEMBERI CARA KEPADA YOSUA AGAR TIDAK MENGALAMI KEGAGALAN/ KEKALAHAN; yaitu memperkatakan Firman Tuhan) – tuliskan pada lubang berbentuk daun
  9. Cari di Yosua 1`: 9b, ( kunci jawaban guru: TUHAN MEMBERI KATA-KATA KEKUATAN kepada Yosua; Janganlah kecut dan tawar hati ) – tuliskan pada lubang berbentuk daun

KONTEMPLASI ( 30 menit sudah termasuk altar call)

( KONTEMPLASI INI DIDAPAT DARI 9 POINT DI ATAS)

Seperti itulah juga yang Tuhan ingin kerjakan dalam hidup kita, karena kita akan disembuhkan dari luka hati/ luka batin/ trauma masa lalu.

MUSIK LATAR: SENTUH HATIKU  ( oleh keyboardis/ plus vocalis/ gitaris melody, dengan volume lembut)

SENTUH HATIKU

Oleh Jason

Betapa kumencintai
Segala yang t’lah terjadi
Tak pernah sendiri jalani hidup ini
Selalu menyertai

Betapa kumenyadari
Di dalam hidupku ini
Kau s’lalu memberi rancangan terbaik
Oleh karena kasih

BAPA, sentuh hatiku
Ubah hidupku menjadi yang baru
Bagai emas yang murni
Kau membentuk bejana hatiku

BAPA, ajarku mengerti
Sebuah kasih yang selalu memberi
Bagai air mengalir
Yang tiada pernah berhenti
Instrumental
BAPA, sentuh hatiku
Ubah hidupku…

 

 

KONTEMPLASI dipandu oleh guru

( KONTEMPLASI INI DIDAPAT DARI 9 POINT DI ATAS)

 

  1. Ijinkan Firman Tuhan memenuhi hatimu karena hanya Firman Tuhan yang membuat luka hatimu sembuh. Jangan menjauhi firmanNya, jangan menolak dorongan Roh Kudus yang mendorongmu membaca Alkitab.
  2. Ada cita-cita Tuhan yang masih jauh di depanmu, yang Tuhan ingin kamu meraihnya. Jangan pertahankan luka hati atau trauma itu merebut cita-cita Tuhan atas hidupmu kelak
  3. Tuhan akan memberimu kemenangan tidak perduli segelap apa pun masa kecilmu, masa lalumu, Tuhan sanggup memberi kemenangan di hadapanmu nanti, di masa depanmu nanti
  4. Masih ada banyak tugas yang menunggumu di depan nanti, kamu harus menyelesaikan sekolahmu dan kelak akan menjadi orang yang bertanggung jawab atas keluargamu atau orang orang di sekitarmu.
  5. Tuhan itu setia menjagamu, menyertaimu dan menolongmu, Dia tidak pernah meninggalkanmu sedetikpun. Orang-orang di sekitarmu mungkin saja menolakmu, menghinamu, menyingkirkanmu, kurang memperhatikanmu, tidak menyayangimu, tetapi tidak demikian dengan TUHAN. Dia sangat mengasihi dan melindungimu. Dia akan menyembuhkan luka hatimu.
  6. Kamu berharga di mata-Nya, kamu diberiNya anugrahNya yang berlimpah, kamu adalah biji mata kesayanganNya, kamu pasti bisa, kamu diberiNya kasihNya yang sangat luar biasa, kamu diberiNya kekuatan
  7. Kalau kamu mau taat Firman Tuhan, pastilah kamu bisa terus maju dan menang.
  8. Tanamkan Firman Tuhan dalam hatimu, perkatakan janjiNya, jangan berkata ‘aku tidak berguna’ ‘aku tidak bisa’ ‘ aku bukan siapa-siapa’ ‘aku jelek’, tetapi katakan ‘aku disayang Tuhan’ ‘aku milik Tuhan’ ‘aku berharga’ ‘aku pasti bisa’ ‘aku dipulihkan’
  9. Buang semua luka masa lalu, letakkan di kaki Tuhan, karena Tuhan memberimu, hai yang letih lesu dan berbeban berat, karena Tuhan akan memberimu kelegaan.

 

DOA DAN ALTAR CALL

Guru mengundang anak-anak yang perlu didoakan oleh guru maju ke depan dan guru menyentuh serta mendoakan anak-anak agar sembuh dari luka batin oleh jamahan Tuhan.

Andalan

120. MATERI PERENUNGAN FIRMAN WISUDA TK : HARAPAN TIDAK AKAN HILANG


Perhatikan pada photo di atas, ada gambar siluet yang saya print, kemudian ditimpa di atasnya kertas lain yang polos, lantas disorot senter dari belakang. jadinya akan muncul gambar dari kertas ajaib ini.

Katakan pada anak-anak, saya bawa kertas ajaib, lantas mereka akan penasaran.

WISUDA TK IMMANUEL

KOTA WISATA BATU

25 MEI 2019

 

Ayat thema:

Amsal 23:18

Karena masa depan sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang.

Cara pemakaian gambar siluet:

Print gambar siluet di kertas HVS biasa.

  • Letakkan kertas HVS kosong di atas gambar siluet
  • Sorot dengan cahaya dari belakang.
  • Sehingga gambaran siluet terlihat dari kertas yang kosong tersebut
  • Bila anda memakai 2 gambar yang sama, maka gambar lain bisa dibantu sorot oleh anak-anak dan gambar bisa dibantu pegang oleh anak-anak juga/ ini adalah cara untuk melibatkan mereka dan suatu solusi bila ruangan cukup besar, sehingga tidak cukup hanya satu gambar di satu titik panggung, melainkan bisa menggunakan 2 gambar atau lebih di beberapa titik panggung. Untuk itu siapkan beberapa senter sesuai kebutuhan anda.
  • Gambar siluet pada tulisan ini sudah urut sesuai cerita

Durasi Penyampaian materi : 20 menit saja

 

Kita belajar dari kehidupan ratu Ester.

Ester menjadi yatim piatu kemungkinan sejak kecilnya, sehingga dia diasuh oleh Mordekhai yang adalah sepupunya, yang mengangkatnya menjadi anaknya.

Waktu raja Ahasyweros membutuhkan isteri, maka diadakanlah pemilihan isteri raja.

Ester termasuk salah satu gadis yang idkumpulkan karena  Ester adalah orang yang cantik wajahnya, dan elok perawakannya. ( Siluet 1)

Ester adalah seorang gadis yang:

T.A.A.T

  • T.A.A.T kepada ayah angkatnya, Mordekhai ( Ester 2:10,20) di mana dia tidak memberitahukan kebangsaan dan asal usulnya, karena dilarang oleh Mordekhai. Walaupun Ester sudah jadi isteri raja, Ester tetap taat kepada Mordekhai, ayah angkatnya.
  • T.A.A.T juga kepada HEGAI, sida-sida raja, penjaga para perempuan ( Ester 2:15)
  • JADILAH ANAK YANG TAAT ( SILUET 2)
  • Akhirnya Ester pun terpilih menjadi Ratu/ menjadi isteri raja. ( SILUET 3)

B.E.R.D.O.A

  • Pada saat bangsa Yahudi akan dibunuh semuanya oleh orang-orang yang jahat, Ester menyuruh orang-orang se bangsanya untuk berdoa dan berpuasa. Berseru kepada Tuhan. Bahkan Ester sendiri pun berdoa dan berpuasa. Lalu akhirnya Ester berhasil menghadap raja dan bangsanya dapat selamat dari upaya pembunuhan itu.
  • JADILAH ANAK YANG RAJIN BERDOA ( SILUET 4)

Ketika kalian jadi anak yang TAAT pada TUHAN, TAAT pada orang tua, dan TAAT pada guru, maka pasti suatu saat nanti ketika kalian sudah besar, Tuhan akan pakai kalian secara hebat/ dahsyat/ luar biasa.

Ketika kalian dari sejak kecil suka BERDOA, rajin BERDOA, maka suatu saat nanti ketika kalian sudah dewasa, sudah besar nanti, TUHAN akan pakai kalian secara hebat/dahsyat/ luar biasa.

Cita-cita Tuhan ketika menciptakan hidup kalian, bisa tercapai. Haleluya !! Yaitu hidup kalian bisa memuliakan nama Tuhan ( Yesaya 43:7) ( SILUET 5 DAN SILUET 6)

 

 

 

 

 

 

 

 

Andalan

BETAPA LUAS


BETAPA LUAS

Ketika surga-Mu mampir
Getar hatiku tiada terkata

Ketika sukacita-Mu mengalir
Nada melodiku lantas menggema

Ketika semua berteriak “Aku juga mau didoakan, Bu !”
Serasa ada Kuasa dari Atas datang menyerbu

Sejatinya ada sebuah kata
Kita tidak ada apa-apanya

Kebesaran kasih-Nya dibentangkan
Betapa luas tak terbantahkan

Memeluk setiap mereka
Tanpa memandang rupa

Jadikan kami tangan-Mu
yang membelai haru

Sampai setiap hati
terobati

Andalan

MATERI P.A PEMUDA 10. RAJA MUDA YANG CENGENG??


Materi P.A. kita kali ini panjang dan lebar, kita dapat membaginya dalam 2 kali P.A. .atau bahkan 3 kali P.A.

Menengai di mana kita memotong P.A ini silahkan dapat diatur sendiri.

DOA PEMBUKAAN; Tuhan bantu aku untuk dapat melepaskan pengampunan pada orang-orang di sekitarku, dalam nama Yesus, meteraikan FirmanMu dalam hidupku dan mampukan aku untuk melakukannya dalam hidupku, dalam nama Yesus. Amin.

 

BAHAN PERENUNGAN; Pastikan semua ayat dibaca dari Alkitab

 

8 TANGISAN SANG RAJA MUDA MESIR

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

KELAHIRAN YUSUF

Kisah Yusuf dimulai di Kejadian pasal 37, sebelum tentunya diceritakan proses kelahirannya di pasal Kej 30:22-24. Yusuf dilahirkan dari rahim Rahel yang tadinya mandul, karna sebuah doa akhirnya Rahel pun mengalami yang namanya jawaban doa dengan lahirnya Yusuf, saat Yusuf lahir, ternyata Rahel menginginkan satu lagi anak laki-laki sebagai adik Yusuf, itulah sebabnya Yusuf adalah sebuah nama yang berarti: ‘biarlah Tuhan menambah’, dan benar juga, setelah itu Tuhan benar-benar menambah dengan lahirnya Benyamin yang arti namanya adalah Anak tangan kanan, atau anak yang mendatangkan bahagia (Kej 35:16-22)

DUA BABAK KEHIDUPAN YUSUF

BABAK I : DARI RUMAH AYAH MENUJU ISTANA RAJA

BABAK 2 : DIPAKAI TUHAN MEMELIHARA UMAT PILIHAN DI TENGAH BENCANA KELAPARAN YANG MELANDA BUMI.

Dalam lika-liku perjalanan hidup Yusuf, Tuhan menggunakan rumus yang sama yang ditujukan pada Abraham, dan juga kepada semua anak-cucu Abraham secara rohani, yaitu DIBERKATI UNTUK JADI BERKAT.

Rumus ini dapat kita baca di Kej 12:1-3. Tuhan tidak sekedar ingin kita diberkati saja, tetapi tujuan yang lebih mulia dari hanya sekedar diberkati  adalah agar kehidupan kita jadi saluran berkat bagi orang lain.

Hal inilah yang Tuhan lakukan buat hidup Yusuf, hidup Yusuf dibagi dalam tahap PROSES persiapan untuk dia menjadi pemimpin, dilanjutkan dengan DIBERKATI saat dia berhasil dilantik menjadi raja muda di Mesir, dan JADI BERKAT saat dia dipakai oleh Tuhan memelihara kehidupan seisi kaum keluarganya, dan menyelamatkan mereka dari ancaman bahaya kelaparan yang saat itu melanda dunia. Menyelamatkan sebuah bangsa, yaitu cikal-bakal bangsa Israel, bangsa pilihan Allah.

Dilantik menjadi raja muda Mesir, bukan tujuan akhir daripada Tuhan atas hidup Yusuf, saat penentu dalam hidup Yusuf justru setelah jadi raja muda Mesir, apakah ia berhasil jadi saluran berkat untuk keluarganya?

BABAK PERTAMA , 7 TIKUNGAN TERJAL TANPA AIR MATA SEDIKITPUN

Babak pertama kehidupan Yusuf dilalui tanpa air mata sedikitpun

Di kejadian 37 saat pertama kali diceritakan bahwa Yusuf bermimpi, usianya pada saat itu masih 17 tahun, yaaah kalau sekarang antara kelas 1-2 SMU.

Menarik di sini bahwa dari pasal 37 ini bermula, sampai di kej pasal 41:46 saat ia dilantik menjadi raja muda di Mesir pada usianya yang ke 30 tahun, (jadi sudah ditulis riwayat hidupnya yang mencakup 13 tahun pengembaraan di Mesir, mulai dari :

  • mimpinya ditertawakan/ dijadikan bahan ejekan
  • dilucuti
  • dimasukkan sumur
  • dijual,
  • bekerja jadi budak di rumah Potifar/ diperbudak
  • difitnah
  • dijebloskan dalam penjara
  • dilupakan teman sepenjara selama 2 tahun

tidak satu ayat pun menuliskan bahwa YUSUF MENANGIS, dalam 8 perkara tersebut.

Bagaimana mungkin hal ini terjadi? Bukankah yang Yusuf alami itu sungguh suatu hal yang sulit untuk dilalui tanpa air mata sedikitpun?

Bisa saja terjadi beberapa kemungkinan:

  • Visi yang sedemikian kuat dalam diri Yusuf untuk suatu saat mimpi-nya digenapi itulah yang mendorong dia untuk tetap bertahan dalam menghadapi segala tantangan
  • Kedekatan Yusuf dengan Tuhan, yang membuat Yusuf tetap bertahan, karna jika dibandingkan dengan Maz 1, dan kisah hidup Yusuf, bisa jadi karna Yusuf hidupnya dekat dengan Tuhan, menyebabkan apa saja yang diperbuatnya tetap berhasil, walau ia di penjara, di rumah Potifar, dan di mana saja.
  • Bisa jadi, memang Yusuf adalah pribadi yang tahan menderita.

Tetapi pertanyaannnya sekarang adalah, apakah Yusuf yang tahan menderita ini, masih tetap tahan berdiri teguh, saat dia berada di puncak kariernya?

PERTAMA KALI DICATAT GEJOLAK EMOSI YUSUF

l      Yusur menegor mereka dengan membentak (Kej 42:7)

Pertama kali Alkitab menuliskan emosi Yusuf yaitu pada saat ia berpura-pura tidak mengenal kakak-kakaknya saat kakak-kakaknya membeli gandum ke Mesir…..tetapi sungguh terasa emosional seorang Yusuf waktu ia
MENEGOR MEREKA DENGAN MEMBENTAK (Kej 42:7), padahal sebelumnya ia tidak pernah dicatat membentak siapa pun juga, baik itu kakak-kakaknya, temannya sesama budak di rumah Potifar, Nyonya Potifar, ataukah temannya di penjara, atau siapa pun juga.

Pertanyaannya sekarang, apakah bentakan Yusuf itu hanya sekedar acting/ berpura-pura semata, ataukah sebuah ‘peran antagonis’ yang awalnya ‘iseng’ tetapi kemudian sangat dinikmati?

ACTING ATAU SUNGGUHAN?

Beberapa ayat berikut ini menjadi

n      Acting  (Kej 42: 7), disertai tegoran dengan membentak

n      Memakai juru bahasa untuk menyamarkan bahwa Yusuf mengerti bahasa Ibrani (Kej 42:23)

n      Melemparkan tuduhan bahwa mereka pengintai (Kej 42:9) setelah ia teringat akan mimpinya

n      Memenjarakan mereka semua selama 3 hari Kej 42:17

n      Menyandra Simeon dan membelenggu di depan mata mereka Kej 42:24

n      Membuat gara-gara dengan piala di karung gandum Benyamin Kej 44:1-2 untuk melihat reaksi mereka, apakah mereka membenci Benyamin seperti mereka membencinya dulu.

Kalau Cuma acting, rasa-rasanya tidak perlu sampai harus memenjarakan mereka segala, membelenggu Simeon di depan mata mereka, dan lain sebagainya. Ini semua lebih mengarah pada ‘balas dendam’ terselubung. Ia sungguh ingin mereka merasakan juga rasanya dibelenggu, dimasukkan dalam penjara, diintimidasi, dan semua yang dulu pernah ia alami. Sepertinya ada kenikmatan tersendiri memerankan peran antagonis itu. Entah sampai kapan sandiwara itu akan berakhir…

NAIK TURUN EMOSI YUSUF

Perhatikan di sini naik turun emosi Yusuf. Dapatkah kita membayangkan saat kita masih hidup dan segar bugar, dikatakan sudah mati? Itulah yang dialami Yusuf saat kakak-kakaknya mengatakan dia sudah mati (Kej 42:13), perhatikan di ayat berikutnya (14-16) Yusuf pun bereaksi keras, ia tidak memperbolehkan mereka pulang, hanya satu saja yang boleh pulang dan hanya boleh datang lagi jika membawa Benyamin ke Mesir

Akhirnya mereka pun sebelum pulang, dibuat Yusuf mencicipi rasanya masuk penjara selama 3 hari.

Perubahan emosi Yusuf tampak, setelah ia mengubah keputusan setelah menjebloskan kakak-kakaknya dalam penjara selama 3 hari. Ia menyuruh mereka semua pulang, dan hanya menyandra salah satu dari mereka , yaitu Simeon. Bisa dimaklumi naik turun emosi Yusuf itu tampak, ketika perubahan keputusan itu tampaknya dikarenakan ia tidak tega kalau kaum kerabatnya mati kelaparan.

JADI KESIMPULANNYA, SEMUA ITU ACTING ATAU SUNGGUHAN?

Setelah Yusuf mengaku siapa dirinya sebenarnya dalam Kejadian 45:3, reaksi kakak-kakaknya menjadi takut dan gemetar menghadapi Yusuf. Bagaimana tidak? Mereka pernah dibentak, ditegor, disandra, dijebloskan dalam penjara, dibelenggu, dituduh, bahkan diancam untuk dibunuh (Kej 42:20). Kalau Yusuf cuma acting, rasanya tidak perlu sampai mereka takut dan gemetar. Sulit sekali membedakan antara acting dan sungguhan bagi para kakak, karna bisa saja di mata mereka, Yusuf dikawatirkan sebagai sosok raja muda yang kejam dan bengis.

SEORANG RAJA MUDA YANG MENGEJAR KEBAHAGIAAN

Yang dikejar dan didambakan Yusuf adalah bertemu dengan Benyamin, adik kandungnya. Dari kakak-kakaknya ia tahu bahwa ayahnya masih hidup, tetapi mengapa ia tidak mengejar ingin bertemu ayahnya?

Mungkin saja itu dikarenakan Yusuf curiga pada kakak-kakaknya kalau-kalau Benyamin yang pastinya juga adalah anak kesayangan ayahnya selepas kepergiannya, menjadi sasaran kebencian kakak-kakaknya seperti yang terjadi pada dirinya dulu. Oleh karna itu ia rela membunuh kakak-kakaknya kalau saja terbukti bahwa mereka membohonginya bahwa Benyamin masih hidup. (Kej 42:20). Ancaman pembunuhan ini tidak main-main, karna sudah keluar dari mulut seorang raja muda Mesir. Pada zaman dahulu perkataan seorang raja itu akan benar-benar dilaksanakan, jadi tidak mungkin raja hanya bergurau saja dalam ucapannya.

Tetapi secara rohani hal itu juga mengandung arti tersendiri. Yusuf, sang raja muda Mesir, mendambakan yang namanya BENYAMIN yang artinya KEBAHAGIAAN.

Apakah seorang Yusuf masih mengejar kebahagiaan dalam hidupnya? Apakah ia masih kurang dalam hal makanan, pakaian, kemewahan istana, keluarga yang bahagia ….? Apakah ia masih kurang puas dengan semua itu?

Ternyata kemewahan, uang, jabatan, fasilitas, tabungan, dan masih banyak lagi, tidak menjamin kebahagiaan seseorang. Dalam hidup Yusuf semuanya sudah ada, tatapi dalam hidupnya masih ada sesuatu yang masih mengganjal, yaitu: Kej 41:50-52, ada kepahitan dalam hidup Yusuf, sehingga ia berusaha mengubur dalam-dalam hal-hal yang menyakitkan di masa lalu, baik di Kanaan maupun di Mesir, itu terlihat dari caranya memberi nama anak-anaknya, Efraim dan Manasye. Melupakan masalah tidak menyelesaikan masalah, dan melupakan belum tentu disertai dengan mengampuni, tetapi mengampuni itu pasti melupakan.

Ternyata kebahagiaan tidak dapat digantikan dengan apa pun juga yang saat itu sudah dimiliki Yusuf.

Yusuf tetap ingin agar BENYAMIN didatangkan, kalau perlu disertai dengan membunuh kakak-kakaknya. Kej 42:20. Bukankah kebencian sama dengan pembunuhan? Kebencian Yusuf menjadi ganjalan dalam hidupnya, sehingga kebahagiaan yang sejati belum diraih olehnya.

Setelah panjang lebar kita membahas mengenai betapa tidak mudahnya proses Yusuf itu sampai pada titik mengampuni kakak-kakaknya, kini kita akan membahas mengenai 8 tangisan Yusuf, yang menggambarkan 8 step dalam kehidupan Yusuf, yang tentunya juga menggambarkan kehidupan kita juga.

8 TANGISAN YUSUF DI BABAK KEDUA KEHIDUPANNYA

13 tahun telah berlalu, sejak umur 17 tahun, sang remaja Yusuf bermimpi yang indah-indah, bervisi yang dahsyat-dahsyat, sampai akhirnya dia diproses sehingga di usia 30 tahun dia pun dilantik menjadi raja muda di Mesir, sebuah perjalanan panjang berliku dan terjal dilaluinya tanpa tangisan sedikitpun. Benar-benar hebat !

Kini telah berlalu selama 7 tahun masa kelimpahan dan 2 tahun masa kekeringan….usianya kini telah mencapai 39 tahun. babak kedua kehidupannya kini dimulai dengan kedatangan kakak-kakaknya.

mari kita ikuti tangisan demi tangisan yang mengalir di pipi Yusuf, sang raja muda Mesir itu…

TANGISAN YUSUF YANG PERTAMA

TANGISAN SAKIT HATI
KEJADIAN 42: 24

…kala itu Yusuf yang berpura-pura memakai juru bahasa, padahal ia tahu semua yang dipercakapkan kakak-kakaknya, ia mendengar kakak-kakaknya saling menyalahkan perihal kejahatan yang mereka lakukan dulu padanya.

saya membayangkan peristiwa itu, dan menyimpulkan bahwa pada saat itu Yusuf seperti dipaksa MEMBONGKAR LUKA LAMA YANG MENYAKITKAN.

Dia sebenarnya sudah bertekad melupakan saja masa lalu yang kelam itu , hal ini terlihat di caranya dalam memberi nama anaknya, Lihat Kejadian 41:50-52. Masa lalu yang kelam itu terdiri dari dua babak, masa lalu yang tidak enak saat ia dijahati oleh kakak-kakaknya di negrinya sendiri, dan masa lalu yang kelam saat ia difitnah istri Potifar dan dipenjara tanpa alasan dan dilupakan oleh Juru minuman raja.

LUKA yang belum sembuh, tetapi diungkit kembali akan menimbulkan AIR MATA YANG MENYAKITKAN. Dan luka itu kembali menganga saat (kej 42:9,13,22) kakak-kakaknya pun menyebutkan bahwa ia sudah tiada, bahwa ia sudah mati, bahwa ‘darah’ kematiannya menuntut kehidupan kakak-kakaknya. Tangisan ini adalah tangisan yang lahir dari trauma masa lalu yang menyakitkan, tangisan sakit hati karna ada luka lama yang disangka sudah sembuh karna sudah dilupakan ternyata masih bernanah.

Arti dari tangisan pertama ini : Tangisan sakit hati akan menghambat kita beranjak dari tahap pertama pada tahap kedua dalam kehidupan kita, menghambat kita beranjak dari tahap diberkati kepada tahap jadi berkat

Ingat dua mimpi Yusuf yang berbeda artinya, mimpi pertama menceritakan dimana gandum kakak-kakak Yusuf menyembah pada gandum Yusuf. Dalam mimpi ini digambarkan keberadaan Yusuf yang menjadi pemimpin, mengatasi kakak-kakaknya. Hal ini sudah digenapi saat Yusuf menjadi raja muda Mesir, dan kakak-kakaknya datang membeli gandum padanya.

Bagaimana dengan mimpi kedua? Tidak hanya ada bintang milik Yusuf, tetapi juga ada 11 bintang lainnya yang menyembah bintang Yusuf, tetapi tidak hanya itu saja, ada matahari dan bulan yang ikut menyembah. Pada saat Yusuf bermimpi ini, sebenarnya ibunya , Rachel, sudah meninggal, lalu kalau matahari menggambarkan ayah, mengapa digambarkan juga Bulan, bukankah pada saat Yusuf jadi raja muda Mesir, sang ibu tidak ikut datang ke Mesir, karna bahkan pada saat Yusuf masih bermimpi di usia belianya 17 tahun pun, sang ibunda telah tiada. Matahari dan bulan dan 12 bintang adalah penggambaran dari sebuah KELUARGA. Yusuf tidak hanya dibawa Tuhan pada mimpi pertama, jadi pemimpin, jadi orang yang berhasil saja, tetapi, Tuhan akan bawa Yusuf pada mimpi yang kedua, yaitu jadi berkat buat KELUARGA, memberi makan kaum keluarganya dan menyelamatkan mereka dari ancaman bahaya kelaparan, dan dengan demikian dia dipakai Tuhan untuk menyelamatkan cikal bakal bangsa Israel, umat pilihan Tuhan.

Mari beranjak dari mimpi pertama kepada mimpi yang kedua. Diberkati untuk kemudian bisa jadi berkat

TANGISAN YUSUF YANG KE DUA

TANGISAN RINDU TAK SAMPAI

Kej 43: 29-31

Yusuf menangis dengan sangat terharu saat ia melihat Benyamin, adik kandungnya. Kerinduan yang sangat dalam yang dipendam selama 22 tahun (13 tahun dari bermimpi sampai dilantik jadi raja muda, ditambah 7 tahun kelimpahan, ditambah 2 tahun masa kelaparan , KEj 45:6). Bahkan diceritakan bahwa Yusuf MENAHAN hatinya dari rasa rindu yang hebat (Kej 43:31)

Beda ceritanya, jika saat itu Yusuf sudah mengambil keputusan untuk mengampuni kakak-kakaknya, dan ia sudah memperkenalkan diri pada mereka, pastilah saat itu ia sudah dapat melepas rindunya pada Benyamin dan merangkulnya seperti yang ia lakukan setelah ia mengakui siapa dia sebenarnya di pasal 45:14.

Artidari tangisan kedua ini adalah : LUKA lama yang belum sembuh, KEPAHITAN yang belum dibereskan, HUBUNGAN yang rusak dan belum dipulihkan , akan menimbulkan TANGISAN. Tangisan ini adalah sebuah bentuk tangisan yang lahir dari adanya kerinduan-kerinduan yang belum tercapai.

Selama belum ada pengampunan, kebahagiaan yang sejati (Benyamin) tidak dapat diraih,  sekalipun sudah tinggal di istana yang mewah sekalipun

Mungkin anda rindu adanya pemulihan ekonomi, rindu pertobatan pasangan atau anak-anak anda, atau rindu segera mendapat pasangan, dll. Ayo lepaskan diri dari kepahitan, lepaskan pengampunan buat orang-orang yang menyakiti hati saudara, jangan biarkan ada air mata kerinduan yang tak sampai, tumpah ke pipi saudara.

TANGISAN YUSUF YANG KETIGA

TANGISAN PENGAMPUNAN

Kej 45: 1-4

Ada tangisan yang begitu keras, sampai-sampai seisi istananya mendengar tangisan itu. Darimana datangnya tangisan itu? Dari kej 45:1 Yusuf sudah tidak bisa lagi menahan hatinya. Saat ia memutuskan untuk memperkenalkan diri pada kakak-kakaknya, saat ia memutuskan untuk mengampuni kakak-kakaknya, ada sesuatu hal yang menyakitkan yang dicabut dari akar tanah hatinya.
Apa itu?
yaaaah semacam rasa sakit yang selama ini ‘dipelihara’ , menungu saatnya pembuktian siapa yang benar atau salah (baca hal ini di kej 42:9), menunggu saatnya pembalasan (Yusuf membentak mereka, menuduh mereka mata-mata, memenjarakan mereka selama 3 hari, menyandra salah satu dari mereka sampai Benyamin tiba, dan membuat gara-gara dengan meletakkan piala di kantung Benyamin), menguji apakah ada pertobatan di kakak-kakak, apakah mereka masih ada iri pada Benyamin adiknya, dll

rasa sakit yang terkadang mungkin terasa enak itu, kini harus berakhir. Kini harus mengambil langkah melupakan walau kadang mengingat kejahatan mereka di masa lalu itu sakit-sakit enak. Kini harus mengambil langkah mengampuni walau kadang sensasi membalas dendam itu rasanya memuaskan hasrat kemarahannya yang terpendam selama 22 tahun ini.

Saat keputusan itu diambil, ada EGO yang dibunuh, butuh kerelaan hati untuk berkata “ya sudah…saya digitukan ya ndak papa…”, butuh kerendahan hati untuk tidak berkata ‘sekarang saya berkuasa, …lha terus kamu mau apa…hah…?” , butuh hikmat untuk tidak perlu berkata “Bener kan mimpiku dulu itu…? Percaya nggak sekarang, bahwa aku jadi pemimpin atas kalian…?”

Itu sakit…kematian EGO itu sakit.

Saat ada air mata kala mengampuni, lepaskan saja, air mata pelepasan pengampunan itu sangat berharga di mata Tuhan, lepaskan tangis itu sekeras mungkin, tak mengapa, hati yang hancur tidak dipandang hina oleh Tuhan. Menurut penelitian, saat kita menangis, ada detoksifikasi yang sedang terjadi, ada racun-racun yang dibuang keluar dari tubuh kita.

Tangisan ketiga ini adalah titik terkritis dalam hidup Yusuf, karna tangisan ini adalah tangisan penentu akhir dari sebuah babak sandiwara. Terkadang kita tidak mau kehilangan ‘peran antagonis’ yang terkadang mengashikkan. Titik kritis dalam hidup Yusuf jusru bukan saat dia ada di sumur, dipenjara, dan lain-lain. Tetapi di tangisan ke tiga ini. Tangisan pengampunan inilah yang menyebabkan Yusuf dapat menaruh prioritas ilahi di atas agenda pribadinya, hal ini dapat kita lihat pada komentar Yusuf di kej 45:5-7, Yusuf memutuskan untuk sepakat dengan Tuhan bahwa pelantikannya jadi raja muda Mesir (Kej 45:8) hanyalah sebagai alat untuk mencapai tujuan utama Tuhan dalam hidupnya di Kej 45:5-7. Bandingkan dengan Rom 8:28, bahwa Allah turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Kesadaran Yusuf, bahwa ia diberkati untuk tujuan utama jadi berkat.

Sama seperti Ester dipakai Tuhan menyelamatkan bangsa Israel dari pembunuhan keji, maka Yusuf pun dipakai Tuhan untuk menyelamatkan bangsa Israel dari ancaman bahanya kekurangan pangan yang saat itu melanda DUNIA.

Titik terkritis dalam hidup Yusuf ternyata di sini, di air mata ketiga. Bukan adanya dia di sumur gelap, bau, penuh tikus dan kecoa, bukan saat dia dijual di negri asing, bukan saat dia mengepel dan menyapu rumah Potifar, juga bukan saat menahan rasa sakit karna fitnahan tante Poti, juga bukan saat ia meringkuk di penjara tanpa sebab yang masuk akal, menunggu selama 2 tahun tanpa batas yang pasti, karna juru minuman melupakan dia.

Mengapa itu semua bukan titik kritis…?

Karna hanya dengan cara itu, Tuhan memakai skenario ‘unik’ dari babak- ke babak untuk menempatkan Yusuf menjadi Raja Muda di Mesir, Dia melengkapi Yusuf dengan:
-keahlian menafsirkan mimpi
-kecerdasan bergaul sehingga dimana pun disukai
-kepemimpinan sehingga dimana pun dianggat menjadi kepala
-pembentukan sikap hati dan karakter yang baik, sehingga di manapun selalu menjadi kesayangan.
-kemampuan memanagement sehingga bisa diberi hikmat mengatur strategi pendistribusian pangan selama 14 tahun.

tetapi setelah Yusuf duduk di kursi Raja Muda……ternyata itu bukan pencapaian akhir bagi Tuhan. Tuhan ingin memakai Yusuf jadi penyelamat keluarganya, kerabatnya.

Pencapaian akhir bagi Tuhan, belum tentu dijadikan Yusuf pencapaian akhir, kini Yusuf bisa berkata:
“semua sudah sukses sekarang….mau apa lagi…? Pura-pura tidak kenal kakak-kakak jahat itu juga nggak papa kog, nggak pengaruh apa-apa dalam hidupku”

Karna Yusuf bukan robot, ia bisa sakit hati, ia bisa terkenang perkara menyakitkan, ia bisa trauma, ia bisa menggunakan kekuasaannya untuk membalas dendam atau apa saja

Inilah titik kritis Yusuf, tetapi saat ia akhirnya berani berkata “Ya Tuhan, aku mau mengampuni mereka, karna aku tahu kursi raja muda ini bukan finish….tetapi finishnya adalah memeluk kakak-kakakku itu, dan memberi mereka makan agar mereka tetap hidup…kalau itu yang Engkau mau…aku juga mau Tuhan”
Titik kritis itu lewat….

Aneh kan Alkitab itu? Masa-masa Yusuf mengalami masa sulit, tak satupun membahas mengenai Yusuf menangis. Sampai ia jadi raja muda, tetapi saat ia sudah di posisi puncak…Alkitab mencatat ada delapan kesempatan ia menitikkan air mata

KEJ 45: 9, tangisan pengampunan membuat Yusuf beranjak dari mimpi pertama kepada mimpi keuda, bisa jadi berkat buat semuanya, dan tidak terlewatkan untuk bertemu dengan ayahnya dan mendapatkan doa berkat dari ayahnya sebelum ayahnya meninggal.

Seandainya Yusuf tidak menghentikan actingnya, tentunya ia hanya dikenang sebagai raja muda Mesir saja, tetapi tida dikenang sebagai alat yang dipakai Tuhan menyelamatkan cikal-bakal bangsa Israel dari ancaman bahaya kelaparan yang melanda dunia saat itu.

Memang air mata ketiga ini sangat menyakitkan, tetapi harus dialami atau Tuhan akan memakai orang lain (Bandingkan dengan Ester 4:14)

Arti dari air mata ketiga ini : Kalau kita ingin jadi berkat, tidak hanya sekedar diberkati, air mata ketiga ini , yaitu air mata pengampunan harus dialami, Tanpa pengampunan, kita tidak dapat menjadi berkat.

TANGISAN YUSUF YANG KEEMPAT

TANGISAN BAHAGIA

Kej 45: 14

Ada air mata yang terlepas saat kerinduan itu tersampaikan, yaitu memeluk adik kandungnya yang sudah 22 tahun tak bersua. Ada hasrat yang terlepas, ada sebuah kenyataan bahwa yang dirindukan ada di depan mata dan siap dipeluk tanpa ada batasan RAJA MUDA dan PEMBELI GANDUM, tanpa ada batasan bahasa Mesir dan bahasa Ibrani, tanpa ada batasan antara Kanaan dan Mesir, tanpa ada batasan antara kakak dan adik, tanpa ada batasan si kaya dan si pengembara.

Itulah air mata bahagia, air mata haru. terkadang aneh juga, karna air mata juga hadir tidak pada saat duka saja, tetapi juga pada saat suka yang amat sangat.

Arti tangisan keempat : Yusuf tak kan mengeluarkan air mata sukacita ini, kalau ia terus menunda dan tak kan memperkenalkan diri pada saudara-saudaranya. Yusuf tak kan mengeluarkan air mata sukacita ini, kalau ia tidak mengambil keputusan untuk mengampuni kakak-kakaknya.

Tangisan bahagia ini tidak dapat digantikan oleh kemewahan istana Mesir sekalipun.

Bisa saja Yusuf bertahan hanya di air mata pertama saja, yaitu air mata yang keluar karna rasa sakit hati, atau kemudian hanya bertahan di air mata berikutnya, yaitu air mata menahan rasa rindu. Dan seterusnya mereka akan jadi orang asing terus, dan akhirnya sampai menutup mata, ia hanya dikenal sebagai Raja Muda Mesir yang sangat terkenal saja, tetapi tidak dikenal sebagai orang yang dipakai Tuhan menyelamatkan kehidupan sebuah bangsa pilihan.

Perlunya Yusuf melewati air mata ketiga…yaitu air mata yang sangat menyakitkan daging, yaitu air mata melepas pengampunan….barulah tahap akhir ada air mata sukacita, air mata haru.

Mengapa ada banyak kerinduan kita belum terjawab? Mungkin karna ada titik kritis yang belum kita lewati…yaitu titik dimana kita memutuskan untuk melepaskan pengampunan. Tangisan keempat ini tak kan lahir tanpa adanya tangisan ketiga.

Dalam tangisan keempat ini ada semua kerinduan, angan-angan dan cita-cita serta pokok doa yang bisa terjawab saat melepaskan pengampunan. Doa orang benar jika dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya. Orang benar di sini salah satu artinya adalah orang yang mau mengampuni

TANGISAN YUSUF YANG KELIMA

TANGISAN PEMULIHAN

Kej 45: 15

Mengapa saat memeluk Benyamin dengan kerinduan , tangisan dituliskan, dan di ayat berikutnya saat memeluk kakak-kakak yang lainnya , dituliskan lagi ia menangis… apakah tangisan ini berbeda?
Oh ya , jelas berbeda, karna pada Benyamin adalah tangisan kerinduan yang terlepas dan melegakan, tetapi pada kakak-kakak ada tangisan pemulihan

Tangisan pemulihan inilah yang melahirkan kemesraan dari sebuah hubungan yang tadinya retak, dan lumernya kekakuan komunikasi yang seolah-olah dibatasi tembok tebal, bahkan sanggup menyambungkan kembali komunikasi yang tadinya terputus. Kebekuan-kebekuan kini menjadi lumer (Bandingkan dengan kej 45: 3, 4)

Ketika ada tangisan pemulihan, semua berjalan dengan manis, akrab, indah, dari hati-ke hati, dst

Hasil dari tangisan ketiga (pengampunan), keempat (kebahagiaan) dan kelima (pemulihan) ini menghasilkan Kej 46: 16-20, saat Yusuf menerima kakak-kakaknya dengan baik dan mesra,  maka Firaun pun memperkalukan hal yang sama. Berkat tanah gosyen pun mengalir melalui kebaikan hati Firaun.

Jika yang terjadi sebaliknya, (kepahitan, kemarahan, dan hubungan yang kaku) mungkin Firaun akan ‘bantu’ Yusuf memenjarakan kakak-kakaknya selama-lamanya.

Hal ini sejalan dengan Maz 133, dimana ada kerukunan, kemesraan, disitulah Tuhan memerintahkan berkat untuk turun, seperti embun dan minyak yang mengalir.

Mungkin ada berkat-berkat yang beku/macet/belum cair dalam hidup kita, hal ini dikarenakan mungkin karna belum adanya tangisan pengampunan yang melahirkan datangnya tangisan pemulihan ini. Saat Zion dipulihkan, keadaan mereka penuh dengan tawa, lebih dari sekedar kebahagiaan biasa . (lebih daripada memeluk BENYAMIN)

TANGISAN YUSUF YANG KEENAM

TANGISAN MUJIZAT ITU NYATA

Kej 46:29

Tangisan ini adalah tangisan saat Yusuf bertemu dengan ayahnya Yakub. Mengapa kita namakan tangisan ini adalah tangisan Mujizat itu nyata? Karna pertemuan ini adalah hal yang mustahil di mata Yusuf, Yusuf  pun ragu apakah pada masa itu ayahnya masih hidup (lihat di Kej 43: 27, dan 47:28), serta hal ini pun menjadi hal yang mustahil di mata Yakub (Kej 45:26), Yakub sama sekali tidak menyangka kalau ia bakal bisa bertemu lagi dengan Yusuf.

Mengapa hal ini terjadi seperti itu? Mari kita main hitung-hitungan matematika Alkitab, untuk menghitung usia Yakub saat Yusuf pergi dijual ke Mesir

  • Usia Yusuf saat dijual ke Mesir (Kej 37:2), 17 tahun
  • Usia Yusuf saat dilantik jadi raja muda di Mesir (Kej 41:46) adalah 30 tahun
  • Jadi Yusuf diproses selama 30-17 = 13 tahun
  • Pada saat kakak-kakak Yusuf datang membeli gandum, saat itu adalah tahun kedua di masa 7 tahun kekeringan, itu artinya sudah melewati 7 tahun kelimpahan.
  • Jadi pada saat kakak-kakak datang membeli gandum (Kej  45:6)  itu adalah 13 tahun + 7 +2 = 22 tahun selepas kepergian Yusuf
  • Usia Yakub saat meninggal adalah 147 tahun (Kej 47:28), padahal di usia itu dicatat ia telah tinggal di Mesir selama 17 tahun
  • Jadi usia Yakub saat bertemu dengan Yusuf di Mesir adalah 147 -17 = 130 tahun.
  • Jadi usia Yakub saat berpisah dengan Yusuf saat Yusuf dijual ke Mesir adalah 130 – 22 = 108 tahun
  • Jadi usia Yakub saat Yusuf dilahirkan adalah 108 – 17 = 91 tahun, oleh karna itu Kej 37:3 mencatat bahwa Yusuf dilahirkan pada masa tuaYakub.
  • Jadi usia Yusuf saat bertemu ayahnya di Mesir adalah 17+22 = 39 tahun

Kini bisa kita bayangkan, bahwa Yusuf dilahirkan saat ayahnya berusia 91 tahun, dan saat Yusuf terpisah dari ayahnya karna dijual ke Mesir. usianya saat itu adalah 17 tahun, sedang usia ayahnya adalah 108 tahun. Kini telah berlalu 22 tahun kemudian, usia Yusuf kini mencapai 39 tahun, dan menurut perhitungan Yusuf, ayahnya kini telah berusia 130 tahun….dan masih hidup?

Waaau…luar biasa kalau masih bisa berkesempatan bertemu ayah. Dan karna kebaikan Tuhan, ia diberi kesempatan merawat ayahnya selama 17 tahun lagi. Jumlah tahun yang sama dimana Yusuf dari masa kecil sampai usia 17 tahun menerima kasih sayang ayah yang luar biasa.  Sebuah mujizat telah terjadi

Arti tangisan ke enam, pada titik ini bukan hanya hal-hal yang dirindukan/diimpikan/diidamkan yang Tuhan berikan setelah kita mengampuni, tetapi akan ada berkat yang diperintahkan, bahkan akan ada mujizat-mujizat yang kita alami, kita akan melihat perkara-perkara ajaib terjadi dalam hidup kita, hal-hal yang dahsyat yang Tuhan berikan buat kita, semua yang tak pernah kita pikirkan yang telah Dia sediakan bagi kita.

TANGISAN YUSUF YANG KETUJUH

TANGISAN ANAK SULUNG

Kej 50:1

Dalam tangisan ketujuh ini, Yusf menangis saat ayahnya meninggal dunia. Yusuf menangis karna sedih, karna ia kehilangan orang yang disayangi, tetapi juga tangisan kelegaan karna :

  • bisa bertemu dengan ayah lagi setelah terpisah selama 22 tahun, dalam usia ayah yang saat itu sudah sangat tua, 130 tahun
  • bisa merawat ayahnya selama 17 tahun di Mesir, dan menyelamatkan dari bencana kelaparan
  • bisa mendapat doa berkat sebagai berkat anak sulung, yaitu berkat double porsi (walaupun secara lahiriah Yusuf bukan anak sulung, tetapi ialah yang mendapat berkat hak kesulungan) Kej 48:22, Kej 49: 22-26, terutama ayat 26c
  • bisa berkesempatan dimana anak-anaknya (Efraim dan Manasye) mendapat doa berkat dari ayahnya
  • bisa menguburkan ayahnya dengan penguburan yang megah, Yusuflah yang memimpin upacara penguburan ini diantara kakak-kakaknya (Kej 50:14)
  • bisa menguburkan ayahnya di kuburan yang diinginkan ayahnya

Arti tangisan ketujuh ini: tidak cukup hanya mimpi yang digenapi, dan mujizat yang terjadi, tetapi lebih dari itu, ada berkat double porsi / hak kesulungan yang akan kita dapatkan, saat kita berhasil melewati air mati ketiga / air mata pengampunan. Karna air mata pengampunan Yusuf adalah pintu untuk bertemu dengan akhir dari kehidupan Yakub yang bertepatan dengan  moment doa berkat dan waris.

TANGISAN YUSUF YANG KEDELAPAN

TANGISAN UJIAN

Kej 50:17

Setelah 17 tahun mereka tinggal di Mesir, itu artinya 5 tahun menyelesaikan masa kelaparan, dan ditambah dengan 12 tahun masa pemulihan di Mesir, ayah mereka meninggal dunia. Setelah ayah meninggal, kakak-kakak Yusuf begitu kuatir kalau Yusuf membalas dendam pada mereka selepas kepergian ayah mereka. Mereka pun sekarang bergantian acting pada Yusuf, membuat cerita karangan akan pesan terakhir Yakub serta mengirim utusan untuk menyampaikan pesan itu.

Saat Yusuf mendengar pesan itu disampaikan, ia pun menangis. Apa belum cukup pembuktian selama 17 tahun ini, bahwa ia mengasihi mereka dengan tulus? Apa belum cukup pembuktian selama 17 tahun ini bahwa ia memelihara hidup mereka?

Tangisan ini adalah tangisan yang lahir dari rasa sakit hati karna tidak dipercaya, tidak dimengerti, tidak diterima dengan tulus, oleh kakak-kakaknya.

Jika timbul sakit hati kedua karna hal itu, dan Yusuf tidak bisa mengatasinya, bisa jadi Yusuf gagal untuk menjadi berkat (bandingkan dengan ayat Kej 50:19-21)

Arti dari tangisan kedelapan ini adalah: tangisan terakhir ini adalah tangisan yang menentukan apakah kita akan terus menjadi berkat atau tidak, tangisan ujian apakah kita akan tetap mengampuni atau tidak, tangisan ini adalah tangisan ujian apakah kita akan kembali pahit atau tidak, jika lulus dalam hal ini, akan menimbulkan ketenangan pada orang-orang sekitar dengan perkataan yang nyaman didengar (Kej 50:21 c). Tangisan ini adalah tangisan garis akhir atau tangisan garis penentu

KESIMPULAN

  • Ada tangisan sakit hati yang terkadang mampir dalam hidup kita
  • Ada tangisan kerinduan yang tak sampai, terkadang menerjang hidup kita, sehingga ada banyak kerinduan, cita-cita, angan-angan yang tidak tergapai dalam hidup kita
  • Tuhan ingin kita melepaskan tangisan pengampunan
  • Tangisan pengampunan ini akan mendatangkan tangisan bahagia, dimana semua impian kita jadi nyata
  • Tangisan pengampunan ini juga yang akan membawa kita pada pemulihan, sehingga berkat-berkat yang beku kini dilumerkan, dan berkat pun diperintahkan turun
  • Tangisan pengampunan ini juga yang akan membawa kita pada tangisan mujizat, semula hal yang kita piker mustahil, itu menjadi tidak mustahil bagi hidup kita.
  • Setelah itu kita diberikan juga tangisan ke 7 yaitu tangisan anak sulung yang membuat kita hidup dengan double porsi, double berkat
  • serta tangisan yang ke 8, yaitu tangisan ujian, yang membuat kita bisa terus jadi berkat.

Setelah kita sampai pada tangisan ke 6, kita dibawa Tuhan pada kelimpahan yang limpah ruah dalam hidup kita. Perhatkian Kej 46, dengan judul Yakub pindah ke Mesir, di sinilah Yusuf mengalami tangisan Mujizat itu nyata saat bertemu dengan ayahnya, kita maju ke Kej 47 dengan judul Yakub dan Firaun. Kita terus maju ke Kej 47: 13-26 dengan judul tindakan Yusuf.

dalam 14 tahun, Mesir mengalami 7 tahun masa kelimpahan dan 7 tahun masa kelaparan. Saat Yakub datang, itu adalah tahun kedua di masa kelaparan, itu artinya masih ada 5 tahun lagi masa kelaparan itu belum berlalu.

Menarik di sini, ternyata catatan Alkitab mengenai tindakan Yusuf untuk mengatur distribusi gandum bagi seluruh Mesir, bukan di catat di pergantian 7 tahun kelimpahan menuju 7 tahun kelaparan, tetapi Tindakan Yusuf itu dicatat di tahun kedua masa kelaparan SESUDAH YAKUB DAN SELURUH KERABATNYA DATANG KE MESIR.

Itu artinya, tangisan pengampunan itulah yang juga memungkinkan datangnya cikal bakal bangsa Israel itu ke MESIR. Setelah mereka datang ke MESIR, barulah Tuhan membukakan pada Yusuf hal-hal yang harus dilakukan untuk menyelesaikan 5 tahun kelaparan yang masih tersisa itu.

Apa yang Yusuf lakukan dalam 5 tahun tersisa itu?

  • gandum diberikan dengan pengganti uang
  • setelah uang orang Mesir habis, gandum diberikan dengan pengganti ternak
  • setelah ternak habis, gandum diberikan dengan pengganti orang mesir dan tanah milik rakyat
  • kini semua uang rakyat, ternak rakyat, rakyat itu sendiri dan tanah milik rakyat, kini MENJADI MILIK FIRAUN
  • bayangkan betapa kayanya Firaun itu….?
  • tidak hanya itu, setelah mereka menabur dan menuai, 20 persen hasil tanah itu menjadi milik Firaun, karna tanah dan tenaganya kan sudah dibeli oleh Firaun?!!
  • dan bayangkan …..juga kekayaan yang tak henti-henti milik Firaun itu menjadi bagian Yusuf juga….
  • Kog bisa? Ya …karna Yusuf sangat berjasa membuat Firaun menjadi kaya, serta Yusuf juga memiliki hubungan yang baik dengan Firaun, bahkan Firaun menganggap Yusuf sebagai ayahnya (Kej 45:8). hubungan Firaun dengan Yusuf bukan hanya hubungan kerja, tetapi Yusuf yang kebapakan itu telah juga mengayomi Firaun dalam hubungan bapa-anak yang sangat kekeluargaan.

Perhatikan di sini Kej 47:26 dituliskan akhir dari Tindakan Yusuf, dan diayat selanjutnya Kej 47:27 dituliskan sbb:

MAKA diamlah Israel di tanah Mesir, di tanah Gosyen, dan mereka menjadi penduduk di situ, Mereka beranak cucu dan sangat bertambah banyak.

Darimana biaya hidup mereka yang sangat bertambah banyak itu di negri asing…? Jelas dari kekayaan Yusuf yang berasal dari kekayaan Firaun. Darimana kekayaan Firaun ? Dari semua hikmat Tuhan yang Tuhan taruh di hati Yusuf. Bandingkan, bahwa sebelumnya Potifar pun diberkati saat Yusuf tinggal di rumahnya.

Sampai kapan biaya hidup itu terus mengalir…? Toh 14 tahun dari 7 tahun masa limpah dan 7 tahun masa kekeringan itu telah lama berlalu….?

Sampai Yusuf mencapai usia 110 tahun, perhatikan yang dicatat di akhir kisah ini

Kej 50: 22 Adapun Yusuf, ia tetap tinggal di Mesir beserta kaum keluarganya, dan Yusuf hidup seratus sepuluh tahun.

Berapa lama Yusuf tetap eksis setelah dilantik?

►    110 (usia Yusuf saat meninggal) – 30 tahun (usia Yusuf saat dilantik) = 80 tahun

Berapa lama Yusuf bertahan memberi makan sanak saudaranya yang bertambah banyak itu?

110 tahun (Usia Yusuf saat meninggal) – 39 tahun (usia Yusuf saat pertama memberi makan saudara-saudaranya di Mesir) =  71 tahun.

Berapa lama Yusuf tetap eksis, padahal 14 tahun  masa kelimpahan dan kekeringan itu telah berlalu?

►    110 (usia Yusuf saat meninggal) – 30 tahun (usia Yusuf saat dilantik) = 80 tahun

►    80 tahun  – 14 tahun (Thn kelimpahan + kekeringan)  = 66 tahun setelah masa itu lewat

Dalam semua masa itu Yusuf sempat melihat Efraim, anak dari Efraim (cucu Yusuf) sampai , cucu Efraim (buyut dari Yusuf), serta buyut dari Efraim (canggah dari Yusuf)

Di sini kita simpulkan bahwa Kej 47:12, ada sebuah tujuan Tuhan yang sudah tercapai dalam hidup Yusuf, sebuah hidup yang dipersembahkan di atas Mezbah

Mari kita kembali pada rumus awal, bahwa diberkati saja bukan menjadi tujuan akhir. Sekedar menjadi raja muda Mesir, itu adalah tujuan murahan. Puncak kesuksesan justru bukan saat pelantikan, tetapi saat tangisan yang pertama, kedua-ketiga dan seterusnya sampai tangisan ke delapan

Diberkati untuk jadi berkat adalah Tujuan Tuhan dalam hidup kita

Mari miliki tangisan pengampunan untuk pintu menuju Tujuan Akhir Tuhan dalam hidup kita, dan jangan hanya stop di tujuan murahan

Mari bertobat dari dosa pelit, orang kikir tidak mendapat bagian dalam kerajaan Sorga. Atau kalau tidak, Tuhan bisa memakai orang lain.

Hati yang bermurah hati, hati yang suka mengampuni, hati yang suka memberi adalah hati yang siap diberkati Tuhan dengan berkat berlimpah dimana kekayaan bangsa-bangsa akan dialirkan dalam hidup kita.

Siapakah dan maukah…? Mengenai siapa dan bidang apa yang Tuhan percayakan untuk kita ‘berkati’ , Tuhan yang akan membawa kita ke arah sana asal kita mau.

=====================

DOA PENUTUP; Ambil waktu merenungkan setiap tangisan Yusuf dan mintalah Roh Kudus mengingatkan bagian-bagian dalam hidupmu yang perlu dipulihkan, dan mintalah Tuhan memulihkan setiap luka hati. Ijinkan Tuhan melawat hidupmu, dengan melepaskan pengampunan dan mendoakan setiap orang yang telah pernah melukaimu.

 

Mintalah pembimbing rohanimu untuk mendengarkan sharingmu dan mendoakanmu.

 

 

Andalan

MATERI P.A PEMUDA 9. BAPA DENGAN DUA ANAK


BAPA DENGAN DUA ANAK

 

Dalam materi ini; kita melihat dari dua sisi, yaitu sisi orang tua/ khususnya BAPA, dan sisi anak, baik type anak si sulung dan type anak si bungsu.

Doa Pembukaan; bersyukurlah atas setiap keluarga yang Tuhan berikan.

 

LUKAS 15: 1-32

15:11 Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. a  15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. b  Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu c  di antara mereka. 15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh 4 . Di sana ia memboroskan harta miliknya itu d  dengan hidup berfoya-foya. 15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat. 15:15Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. e  15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya. 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya 5 , katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. 15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa f  terhadap sorga dan terhadap bapa, 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh 6 , ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan 7 . Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. g  15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, h  aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. 15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah i  yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya j  dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, k  ia telah hilang 8  dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria. l  15:25 Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian. 15:26 Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu. 15:27 Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat. 15:28 Maka marahlah 9  m  anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia.15:29 Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. 15:30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan n  bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, o  maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia. 15:31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. 15:32 Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. p 

 

ABBA BAPA

Kita memiliki Bapa Surgawi yang punya sifat-sifat yang digambarkan dalam kisah Tuhan Yesus dalam kisah anak yang hilang.

  1. Ada komunikasi antara Bapa dan anak-anak-Nya ( lihat ayat 12 dan ayat 31)
    • Mengapa terkadang orang tua kita tidak bisa berkomunikasi dengan kita? Karena terkadang mereka  sendiri dibesarkan dari seorang ayah yang ‘pelit berbicara’ ( yaitu kakek kita)
    • Mengapa ayah kita pelit berbicara pada kita?
      1. Karena mungkin saja hidupnya terfokus pada mencari uang, sehingga dia mengekspresikan kasihnya kepada anak-anaknya dengan cara bekerja keras, untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya dan lupa bahwa anak-anak juga perlu diajak bicara, diajak ngobrol, didengarkan, dll.
      2. Karena mungkin saja dia sendiri juga dibesarkan oleh kakek kita seperti itu.
  • Karena mungkin saja dia tidak pernah mengecap kasih sayang seorang ayah/ karena ayahnya pergi/ meninggal waktu dia masih kecil/ bercerai, hidup terpisah dari keluarga dll.
  1. Dan mungkin saja ayah kita bukan seorang ayah yang mengerti bagaimana menjadi ayah yang baik.
  • Ketika tidak ada komunikasi yang baik antara ayah kita dan kakek  kita, maka mereka cenderung menjadi PAPA atau MAMA yang pelit berbicara pada kita ketika kita:
    1. Butuh teman curhat
    2. Butuh jawaban mengapa ini begitu dan pengapa itu begini, ini apa dan itu apa, itu siapa, dan apa yang terjadi, dll
  • Butuh teman untuk menanggapi cerita-ceritanya hari itu ( yang mungkin bagi kita cerita-cerita itu tidak terlalu penting)
  1. Dll

 

  1. Prinsip keadilan. Bapa ini membagi harta kekayaan di antara mereka, bukan hanya kepada si bungsu saja. Bapa di sini sudah memberikan warisan itu sesuai bagiannya masing-masing. Secara adil.
    • Prinsip keadilan bukan berarti sama rata, sama rasa. Bukan berarti sekali membeli jaket, semua dibelikan jaket. Tetapi si anak nomor 1 jaketnya jebol, tapi si anak nomor 2 sepatunya yang jebol, dan si anak nomor 3 tasnya yang jebol. Prinsip keadilan bukan ketiga-tiganya dibelikan jaket, tas dan sepatu, tetapi tiap anak diperlakukan dengan adil. Setiap anak diperhatikan kebutuhannya, disayangi dengan sama-sama disayangi.
    • Mengapa orang tua kita tidak bisa adil kepada  kita juga terkadang karena mereka  juga diperlakukan tidak adil oleh orang tua mereka ( kakek nenek kita)
    • Mengapa orang tua kita terkadang tidak adil karena:
      1. Mereka memiliki favourite sendiri, karena hobby yang sama dengan salah satu anak. Ini terjadi pada Pak Yakub, yang favourite pada Esau, karena suka makan daging hasil buruan, sementara itu Esau memang hobby berburu. ( Kej 25:28)
      2. Yusuf lebih disayangi dari saudara-saudaranya, karena Yusuf dilahirkan pada usia Yakub yang sudah tua ( Kej 37:3)
  • Dan alasan-alasan lainnya sungguh akan menjadi sangat subyektif pada setiap orang tua
  • Perlakuan yang tidak adil yang orang tua kita terima dari kakek nenek  kita membuat mereka juga tidak bisa memberikan keadilan kepada kita anak-anaknya.

 

  1. Memberikan keleluasaan untuk anak mengambil keputusan sendiri/ memperlakukannya sebagai orang dewasa, memperlakukannya sesuai dengan umurnya. Memberi kepercayaan untuk si anak mengambil keputusan atas hidupnya. ( ayat 13) Bapa tidak berusaha melarang / memarahi, ketika anak ini menjual seluruh bagiannya dan kemudian ia pergi ke negeri yang jauh.
  • Dalam kisah ini, anak-anak ini telah dewasa, sehingga telah berhak menerima warisan karena telah cukup umur.
  • Bapa dalam kisah ini memberi kebebasan untuk anak mengambil keputusan ( karena dalam hal ini anak ini sudah besar/ sudah dewasa) Tidak memberikan intervensi kepada anak yang sudah dewasa ini. Memberi kesempatan anak ini untuk menerima setiap konsekuensi dari keputusan-keputusan yang diambilnya. Memberi kesempatan bagi anak ini memiliki guru dalam hidupnya, yang disebut ‘pengalaman’.
  • Seorang bapa yang baik akan memperlakukan anak sesuai tingkatan umurnya; contoh:
    • Anak TK diberi uang saku Rp 5.000/ per hari
    • Anak SD diberi uang saku Rp 7.000/ per hari
    • Anak SMP diberi yang saku Rp 10.000/ per hari
    • Anak SMA diberi uang saku Rp 100.000/ per minggu
    • Mahasiswa di luar kota diberi uang saku Rp 500.000/ per minggu
    • Anak yang sudah menikah diberi rumah dan tanah warisan
  • Tetapi yang sering kita alami sebagai seorang anak adalah:
    • Tidak diberi kepercayaan dalam memilih warna baju, menentukan selera sepatu, menata kamar sendiri, dll, mengelola uang, waktu, pergaulan, memilih bidang study, memilih pasangan hidup, menentukan cita-cita, menata rumah, menentukan warna perabot atau cat rumah, dll
    • Semuanya diatur seperti anak kecil.
    • Atau sebaliknya sejak kecil sudah dipaksa dewasa, dipaksa mandiri, disuruh belajar sendiri, mengatur hidupnya sendiri, sejak SMP sudah disuruh kost di luar kota, dengan alasan study yang terbaik , dll. Sehingga anak yang seharusnya masih dalam bimbingan ortu, malah diperlakukan seperti orang dewasa.
  • Mengapa orang tua kita seperti itu, adalah karena ;
    • Terlalu kawatir kalau kita mengalami celaka, duka, ditolak orang lain, melakukan kesalahan fatal, dll
    • Atau sebaliknya, karena mereka ingin segera bebas dari mengurus kita.
  • Perlakuan dari kakek nenek kita kepada orang tua kita yang memperlakukan mereka  tidak sesuai dengan tingkatan umur mereka, membuat mereka  juga menjadi orang tua yang seperti itu kepada anak-anaknya, yaitu kita.

 

  1. TERUS MEMBERIKAN PENGAWASAN / KONTROL / DOA

Bapa bisa tahu bahwa di negeri yang jauh itu, si bungsu memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.

Seorang anak bisa saja jauh dari jarak dari orang tua, tetapi hati orang tua tetap dekat dengan anak. Dia selalu memberi kebebasan, tetapi dari jauh tetap mengawasi, memperhatikan, ingin tahu, dan terus berdoa untuk anaknya.

Seluruh hidup kita ada dalam pengawasan Bapa, Mazmur 139:1-18

Terkadang orang tua kita gagal menjadi orang tua yang memberikan perhatian pada kita, gagal menjadi pendoa bagi  kita, karena mereka  sendiri juga diperlakukan begitu oleh kakek nenek kita.

Orang tua kita belum tentu bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Apa warna kesukaanku
  • Apa makanan kesukaanku
  • Siapa nama teman sebangkuku di sekolah/ teman kuliahku, siapa nama sahabatku di gereja
  • Siapa nama guruku/dosenku
  • Hari jumat siang pulang sekolahnya jam berapa

 

  1. MENJADI PRIBADI YANG DICARI SEBAGAI SEBUAH TEMPAT UNTUK BERSANDAR. Bapa di sini menjadi pribadi yang diingat ketika si anak dalam keadaan melarat, tidak menemukan orang yang mengasihi dia dengan tulus, ( ayat 16). Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. ( ayat 20) . Bandingkan dengan si sulung, yang justru bertanya kepada pelayan ( ayat 26).
  • Bapa menjadi pribadi tempat si sulung berpulang, karena menghadirkan diri sebagai seorang sahabat tempat untuk curhat / mencurahkan isi hatinya.
  • Banyak anak justru tidak berani pulang ke rumah, karena ayahnya jahat,galak, pemarah, temperamental, dan pasti keadaan justru akan tambah runyam.
  • Adakah orang tua kita menjadi sahabat bagi anak kita, yang jauh lebih banyak menyediakan telinga untuk mendengar daripada selalu mempisisikan diri sebagai orang yang lebih tua, yang selalu menasihati, menghakimi, memberi label pada anak, dan berkali-kali jatuh dalam dosa apriori/ menyangka.
  • Menyediakan bahu mereka dikala kita ingin menangis
  • Menyediakan tangan mereka dikala kita jatuh ke jurang dan butuh uluran tangan mereka
  • Menyediakan hati mereka dikala keputusan yang kita ambil  itu salah dan telah sampai kepada akibat buruk sama seperti yang pernah orang tua kita  pastikan sebelumnya.
  • Menjadi pribadi yang kekinian, dan tidak pernah memaksakan kita  untuk mengerti zaman kita dulu. Tetapi justru mereka yang masuk pada zaman di mana mereka hidup sekarang ini.
  • Mengapa orang tua kita sering gagal menjadi sahabat bagi kita , adalah karena kakek nenek  kita tidak memperlakukan mereka seperti itu..

 

  1. BELAS KASIHAN. Adalah hati seorang ayah ( 15:20)
    • Ketika ia masih jauh, bapanya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Bapanya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
    • Ada penafsir yang mengatakan bahwa penjemputan ini terjadi di luar kota, karena ada hukum taurat yang mengatur di Ulangan 21: 18-21, bahwa pintu gerbang kota adalah tempat anak anak yang degil, membangkang, tidak mau mendengarkan perkataan ayahnya dan ibunya, seorang pelahap dan peminum, maka ada hukuman rajam batu sampai mati.
    • Anak ini kehabisan harta dan menjadi melarat, kelaparan sampai meminta makanan babi, pulang dalam keadaan yang menyedihkan, itu semua sudah merupakan akibat yang setimpal dengan perbuatan anak ini. Jadi sebelum masuk ke pintu gerbang kota, maka si bapa yang terlebih dahulu mendahului untuk mengadakan rekonsiliasi/ pemulihan hubungan yang retak. Supaya tidak perlu pengadilan pintu gerbang kota mencegat langkah anak ini sampai ke rumah.
    • Fokus bukan kepada hukuman yang setimpal dari pengadilan yang dicari oleh sang bapa, tetapi HATI YANG MAU BERTOBAT yang dijemput dari kejauhan, yang membuat bapa ini tergerak oleh belas kasihan, yang membuat bapa ini berlari mendapatkan dia, yang membuat bapa ini merangkul dan mencium dia. Sebentuk hati yang mau bertobat.
    • Penerimaan kembali kepada anak, ketika anak mau datang dengan pertobatan, terkadang tidak kita temui pada ayah kita. Sebaliknya yang kita sering temui adalah: penghakiman, pengungkit-ungkit kesalahan masa lalu yang sering diulang-ulang terus, tidak memberi kesempatan untuk memperbaharui kesalahan, tidak memberi ruang untuk anak bisa pulang dengan kondisi hati bertobat.
    • Hal –hal seperti ini yang membuat mereka  juga tidak bisa menjadi orang tua yang berlapang hati menyambut dan menerima kembali ketika kita datang dengan sikap hati yang bertobat.

 

  1. BERLARI, MERANGKUL DAN MENCIUM
    • Ekspresi seorang bapa yang berlari/ tidak jaim, merangkul / kedekatan dan mencium/ sentuhan dari bapa.
    • kita membutuhkan sentuhan kasih sayang mereka sebagai orang tua. Namun orang tua yang lalai melakukan sentuhan pada anak-anaknya dengan sengaja adalah juga karena dibesarkan oleh orang tuanya atau kakek nenek kita yang kaku/ dingin/ minim sentuhan kasih sayang.

 

  1. MENGENAL SECARA MENDALAM
  • Apa yang direncanakan anak ini untuk dikatakan kepada bapanya adalah : ( ayat 18-19, sbb:
    • 15:18Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa f  terhadap sorga dan terhadap bapa, 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.
  • Tetapi apa yang dikatakan kepada bapanya saat bertemu, kalimatnya sebenarnya belum selesai diucapkan sampai tuntas sesuai rencana semula, di ayat 21 , sbb:
    • 15:21Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, h  aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.
  • Ada kata-kata yang belum sempat diucapkan yaitu: “Jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.
  • Perhatikan ayat sesudah itu tidak dipakai kata LALU, tetapi dipakai kata TETAPI ( ayat 22) , sbb:
    • 15:22Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah i  yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya j  dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, k  ia telah hilang 8  dan didapat kembali.
  • Konotasinya akan berbeda bila digunakan kata LALU, misalnya seperti ini:
    • 15:21Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, h  aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.
    • 15:22lalu ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah i  yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya j  dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, k  ia telah hilang 8  dan didapat kembali.
  • Ada terkesan pada bagian ini, penggunaan kata TETAPI, bahwa si bapa telah mengerti apa yang akan diucapkan anak ini pada kalimat berikutnya. Oleh karena itu disebutkan TETAPI…ayah itu berkata kepada hamba-hambanya….dst. Ada terkesan , si bapa MEMOTONG PEMBICARAAN dari si anak bungsu ini, dan tidak memperdulikan kalimat berikutnya, walaupun si bapa ini telah tahu apa yang akan dikatakan anak ini selanjutnya. Bahwa si anak ini melamar menjadi upahannya saja. Apa lagi ujung-ujung dari kalimat ; tidak layak disebut anak bapa? Pastinya mengacu pada ingin jadi yang lain saja, misalnya jadi orang upahan.
  • Jika dipakai kata LALU, yang terjadi adalah si bapa ini telah menerima permintaan maaf dari anaknya yang sudah bertobat, lalu kisah selanjutnya beranjak pada peristiwa selanjutnya bagaimana si bapa ini berkata kepada hamba-hambanya….dst.
  • Inilah yang dikatakan sebagai MENGENAL SECARA MENDALAM. Sebelum anak itu berbicara lebih lanjut, bapa telah mengetahui apa yang ada di dalam isi hati anak itu.
  • Pengenalan orang tua kita secara mendalam kepada hati kita anak –anak mereka,  isi hati kita, kebiasaan kita, perilaku kita, cara berpikir kita, keputusan yang akan kita ambil, reaksi kita mendengar sesuatu, dll, perlu mereka  miliki sebagai orang tua kita.
  • Namun sayangnya terkadang mereka juga tidak menerima itu dari orang tua mereka/ kakek nenek kita, sehingga mereka  juga gagal melakukan itu pada kita.

 

  1. JUBAH, CINCIN DAN SEPATU.
  • Dengan memakaikan Jubah terbaik, cincin dan sepatu, bapa 5 identitas kepada anak ini, untuk memulihkan statusnya di mata masyarakat:

Identitas Primer; saya sangat berharga ( JUBAH)

Hidupku sangat berharga, karena diciptakan oleh Tuhan dengan cara yang ajaib. Tuhan menciptakan aku dengan sangat unik dan juga dalam rencanaNya yang ajaib, aku diciptakan serupa dan segambar dengan Dia. Aku adalah milik Kristus, dan Tuhan adalah Bapaku yang kekal.

Identitas Sekunder; kata orang siapakah aku ini (JUBAH)

Aku ditentukan Tuhan lahir di zaman apa, di suku apa, di bangsa apa, di keluarga apa, di budaya seperti apa, aku bersyukur kepada Tuhan atas itu semua. Tuhan sudah merancang hidupku dengan rancanganNya sempurna. Tuhan bisa memakai hidupku, karena Tuhan bisa memakai siapa saja, dengan latar belakang apa saja.

Identitas Masa Kini; ( CINCIN)

Tuhan memberi aku talenta, dan karunia, kecerdasan dan bakat. Apa yang menjadi bakat, talenta, karunia dan kecerdasan adalah sebuah titipan Tuhan dalam hidupku, harus aku kembangkan bagi kerajaan Tuhan dan kemuliaan TUHAN, Tuhan memakai hidupku.

Identitas Masa Lalu; ( SEPATU)

Setiap orang memiliki masa lalu, ada yang menyenangkan ada yang menyedihkan. Tuhan ingin kita tidak perlu melihat ke belakang, baik itu kesuksesan ataupun kegagalan, tetapi Tuhan ingin kita maju ke depan, berlari kepada tujuan yang dihadapan. Mari berdamai dengan masa lalu, meminta Tuhan memulihkan hati kita yang mungkin pernah terluka. Tuhan ingin kita bisa mengampuni dan pulih dari semua luka masa lalu kita, sehingga semu potensi kita di masa sekarang dapat kita gali dan kembangkan lagi bagi masa depan kita kelak, dan supaya masa laluku tidak menjadi penghalang untuk aku meraih masa depan.

Identitas Masa Depan;  ( SEPATU)

Tuhan merancangkan masa depanku kelak. Cita-citaku aku doakan dari sekarang. Tuhan memberkati masa depanku

  • Mengapa orang tua kita  sering gagal memberikan identitas yang benar kepada kita anak anak mereka, sehingga kita bertumbuh menjadi minder ataupun superior/ kelewat pd/ over confidence, adalah karena mereka juga tidak bisa memberi citra diri yang tepat, atau bahkan bisa pada ekstrem lainnya, memberi citra diri yang berlebih-lebihan, sehingga kita pun bertumbuh menjadi arogan/ sombong.

 

  1. MENENTUKAN KRITERIA MATI DAN HIDUPNYA SEORANG ANAK.
  • Anak ini tidak mati secara fisik, tetapi disebutkan bapa sebagai mati. Seorang bapa yang baik tidak bersembunyi di balik TALENTA ANAKNYA yang ‘wah’ di mata masyarakat luas. Misalnya pekerjaannya yang baik, gajinya yang besar, atau kepandaiannya yang sangat memukau. Seorang bapa harus berani berkata anaknya mati, bila memang akhlak anak ini tidak berbudi. Hanya demi memiliki mengejar status yang baik di mata masyarakat, sebagai orang tua yang berhasil, Jangan sekali-kali bersembunyi di balik segala hal yang tampak luar, karena kita sendiri yang tahu karakter anak kita sedalam-dalamnya. Bapa ini tidak gengsi ketika mengumumkan anak ini dulunya mati. Karena mati hidupnya seorang anak, baik tidaknya hidupnya, adalah SEBUAH PILIHAN. Sebaik-baiknya apa pun orang tua mendidik , tetap keputusan hidup seseorang diambil oleh tanggung jawab setiap orang masing-masing secara pribadi di hadapan TUHAN. Kecuali kita adalah orang tua yang tidak bertanggung jawab mendidik anak dan mengajar anak dengan baik sejak mereka kecil, lalu hidup mereka gagal memiliki akhlak yang berbudi, kita patut bertobat sebagai orang tua, namun bila kita sudah sebaik-baiknya menjalankan tanggung jawab kita sebagai orang tua, maka pilihan tetap pada anak itu sendiri. Contoh, pada Salomo, apakah kita berani menyalahkan Daud dan Batsyeba, bahwa mereka kurang mempersiapkan akhlak daripada Salomo? Apakah pada masa tua Salomo ketika meninggalkan Allah Israel dan memilih menyembah dewa dewa yang disembah isteri isterinya, itu adalah kesalahan Daud dan Batsyeba? Jadi, bapa dalam kisah ini mengakui bahwa anak bungsu ini dulunya MATI. Kriteria mati tidak nya seorang anak adalah pada AKHLAKNYA YANG BERBUDI ATAU TIDAK. Ini mutlak.

 

  • ‘ia telah hilang8  dan didapat kembali.’ Perhatikan di sini, didapatnya kembali di sini bukan dengan cara si bapa PASIF menunggu saja di rumah, tetapi dikatakan dalam kisah ini, si bapa
    • DARI JAUH telah melihatnya– berbicara tentang bapa yang mengawasi, mendoakan
    • TERGERAKLAH HATINYA OLEH BELAS KASIHAN- menempatkan standart pertobatan sebagai yang utama.
    • BERLARI MENDAPATKAN DIA– artinya tidak pasif menunggu di rumah, tetapi ada upaya penjemputan/ ada upaya penerimaan tanpa syarat
  • Ketika seorang anak didapati MATI SECARA AKHLAK, maka bapa akan berdoa untuk anak ini, karena upaya untuk intervensi bukan pilihan yang tepat untuk orang yang sudah dewasa umurnya.
  • Untuk menyelamatkan status di mata masyarakat ketika anak-anak gagal memiliki akhlak yang berbudi, adalah bukan dengan cara berlindung di balik topeng talenta mereka, dll, tetapi justru dengan cara mendoakan mereka agar mereka bertobat. Ketika anak ini bertobat, maka anak ini dikatakan HIDUP KEMBALI, tetapi untuk anak ini didapat kembali, ternyata tidak pasif menunggu di rumah, melainkan ada doa –doa dari orang tua untuk mereka.
  • Apakah kita dibesarkan oleh orang tua yang ‘bersembunyi’ di balik prestasi kita di sekolah? Piala yang kita koleksi dari lomba-lomba? Dll Tanpa peduli KARAKTER KITA BERBUDI ATAU TIDAK? Jika ini terjadi pada orang tua kita, maka tidak heran jika mereka  juga melakukan ini pada kita anak-anaknya,  menuntut kita jadi juara, menuntut untuk kita selalu menang, menuntut kita untuk selalu berprestasi, sebenarnya semuanya itu bukan untuk kita, tetapi untuk prestise/ kebanggaan mereka sebagai orang tua. Kita terkadang mereka perduli lagi pada akhlak kita,  apakah kita jujur, tekun, rajin, ramah, bisa mengatur prioritas hidup, dll
  • Perhatikan bahwa kalimat ini diulang dua kali, di ayat 24 dan di ayat 32. Tentunya ini ada artinya; ayat 24 itu dikatakan kepada para para pelayan yang akan mengadakan pesta itu, Oleh karena itu dipakai kata ‘anakku’…. Sedangkan ayat 32 dikatakan kepada saudara kandungnya, yaitu si sulung, oleh karena itu dipakai kata ‘kita’. Pada akhirnya ketika seorang anak dipulihkan, bertobat, maka sang Bapa tidak segan-segan mengumumkan pertobatan itu kepada orang lain dan bahkan diberitahukan kepada anggota keluarga yang lain. Sebuah pengakuan bahwa ada perubahan dalam hidup anak bungsu ini. Tidak diam-diam saja, melainkan sampai diadakan pesta karena ada suatu kebahagiaan ketika anak pulang dalam keadaan bertobat. Yang dibanggakan si Bapa bukan seberapa banyak harta anak ini, seberapa suksesnya dia di negeri asing, juga kalau dia datang dengan miskin, Bapa tidak menjadikan itu suatu ukuran kegagalan, tetapi ketika si anak mau bertobat, di situlah si Bapa akan berpesta.

 

  1. Tidak kehilangan perhatian pada si sulung ketika pesta untuk si bungsu berlangsung.
    • Bapa yang selalu memperhatikan anak-anaknya secara merata. Kepulangan si bungsu tidak lantas membuat bapa merasa semua baik-baik saja dengan si sulung. Ketika di pesta itu tidak ada si sulung, bapa juga akan keluar dan berbicara dengan dia. Masalah ini tidak bisa dianggap sepele hanya karena si sulung berada di halaman rumah, sedangkan si bungsu dijemputnya dari kepulangan dari luar negeri yang jauh. Tidak pernah menganggap ‘ah nanti saja si kakak..’
    • Terkadang sebuah situasi membuat orang tua kita kehilangan perhatian pada anak lain, contoh, si bungsu sakit kanker, maka semua perhatian dicurahkan pada si bungsu, sehingga si sulung tidak diperhatikan. Contoh; si anak nomor 2 kuliah di dalam kota, sedangkan anak pertama kuliah di luar kota, maka lebih diperhatikan yang di luar kota, dll
    • Mengapa orang tua kita bisa terjebak menjadi orang tua yang seperti itu, mungkin karena kakek dan nenek kita juga menerapkan sistem seperti itu pada orang tua kita dulu.

 

  1. MEMBERI NASIHAT TEPAT PADA SASARAN
    • Bapa memberi nasihat pada si sulung tepat pada sasaran. ( ayat 31) dengan kata pertama ANAKKU, karena si sulung memiliki mental budak , walaupun dia itu anak dan tinggal di rumah bapa. Tidak menyadari bahwa anak lembu tambun ini adalah ekspresi sukacita, bukan sebuah ekspresi UPAH, sedangkan anak sulung ini justru menyebut-nyebut seekor anak kambing ( yang harganya malah jauh lebih murah dan martabatnya di bawah anak lembu tambun- yang hanya disembelih jika ada acara acara khusus) untuk bersukacita bersama sahabat-sahabatnya. Padahal di awal kita sudah tahu, bahwa dia juga kan sudah mendapat warisan dari bapanya. Seorang anak, bebas meminta apa saja kepada bapanya, bahkan warisan pun akan diberikan oleh bapanya ini walaupun bapanya belum mati.
    • KITA patut berukacita, menunjukkan bahwa si bapa ini ingin mengajak si sulung memperlakukan si bungsu sebagai adiknya, bukan orang lain, walaupun secara warisan di bungsu sudah menghabiskan semua bagiannya. Bapa ingin si sulung tidak menjadikan penempatan HARTA di atas sebuah HUBUNGAN DARAH. Pertobatan si bungsu jauh lebih berharga daripada harta apa pun juga
    • Seorang bapa yang MEMBERI NASIHAT TEPAT PADA SASARAN , bukan memasalahkan nilai akhir, hasil akhir, tetapi lebih melihat kepada KARATER, PROSES UNTUK MERAIH HASIL, dan MOTIVASI TERDALAM dari seorang anak.
    • Sedangkan orang tua kita cenderung sering menyalahkan, menuduh, menghakimi, tidak mau mendengar duduk persoalan, melabel, dll
    • Pola asuh seperti ini yang mungkin dianut oleh kakek nenek kita kepada orang tua kita dulu, membuat mereka  juga gagal jadi penasihat yang baik buat kita anak-anak mereka.

KESIMPULAN:
Tidak ada orang tua yang sempurna, sesempurna penggambaran Bapa pada pengajaran Yesus tentang Anak yang Hilang ini.

Kita harus datang kepada Bapa yang Kekal itu, untuk mendapatkan kesempurnaan kasihNya.

Daud berkata seperti ini:

Mzm 27:10 Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku

 

Siapakah nama ibu Daud? Tidak ada, tidak tercatat dalam Alkitab, dia tidak berperan dalam hidup Daud, dia tidak mengajar Daud. Bukan ibu yang baik.

Siapakah nama ayah Daud? Isai, ya Isai, seorang ayah yang mengesampingkan Daud ketika Samuel datang.

Seorang ayah yang gagal menjadikan Daud seorang anak yang berlimpah kasih sayang.

Tetapi Daud bisa menjadi seorang ayah yang hebat untuk semua orang di Gua Adulam, 400 orang itu, yang semua berlatar belakang amburadul.

Daud banyak kali gagal jadi orang tua kandung yang baik buat anak-anaknya, tetapi Daud banyak berubah ketika mendidik Salomo kecil.

Mari kita datang pada TUHAN yang menyambut kita sebagai anak-anakNya, dengan kasih Nya yang sempurna atas kita, sehingga kita bisa juga menjadi ayah dan ibu yang luar biasa buat anak –anak kita, dan buat semua anak-anak didik kita.

Hanya dengan ‘menjadi anak Bapa, kita bisa mengalami kasih Bapa yang Kekal dalam hidup kita. Jadikan Bapa sebagai Bapa dalam hidup kita.KasihNya sempurna dan kekal adanya.

Andalan

MATERI P.A PEMUDA 8. DOA TERLEPAS DARI KESAKITAN


DOA YABES

DOA PEMBUKAAN; Bersyukurlah pada Tuhan atas  setiap hal yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidupmu. Apa pun itu.

LAGU PEMBUKAAN:

BACAAN DAN PERENUNGAN ( bacalah setiap ayat terkait dari Alkitabmu)

I. I TAWARIKH 4;9-10
Yabes tokoh yang terkenal karena dia mengalami pemulihan.
Walaupun ayat tentang Yabes hanya terdiri dari 2 ayat di seluruh Alkitab, dari Kejadian sampai Wahyu, namun tokoh Yabes adalah tokoh yang terkenal. Terbukti dengan banyaknya khotbah tentang Doa Yabes ini, dan begitu banyak buku yang membahas khusus tentang Yabes.
Dikatakan dalam ayat 9, Yabes lebih dimuliakan dari saudara-saudaranya, mengapa dia lebih dimuliakan dari saudara-saudaranya?
Apakah pada dasarnya dia memiliki harta yang lebih banyak dari saudara-saudara lainnya?
Apakah pada dasarnya dia memiliki banyak talenta, melebihi saudara-saudaranya?
Apakah dia memiliki kelebihan secara fisik, misalnya tinggi ataupun ganteng dan atletis?
Jawabannya adalah BUKAN ! Yabes lebih dimuliakan dari saudara-saudaranya karena dia memiliki 3 kriteria ini:
a. Di dalam perjalanan hidupnya dia mengalami pemulihan, dari awalnya sebagai anak pembawa sial ( walaupun itu adalah pendapat ibunya sendiri/bukan kata Tuhan), kemudian menjadi seorang yang dimuliakan.
b. Dia mengucapkan keinginannya kepada Allah Israel, bukan kepada ibunya, ayahnya, saudara-saudaranya, tetangganya, teman bermainnya, dll. Dia tidak pernah meminta mereka semua untuk mengubah nama panggilannya yang mengandung konotasi si anak pembawa sial. Artinya dia tidak mau menyalahkan keadaan/lingkungan sekitarnya/ ataupun keluarganya, tetapi dia memilih untuk mencari pertolongan /berseru kepada Pribadi yang lebih tinggi dari segalanya, yaitu Allah Israel.
c. Dia mengalami bagaimana Tuhan menjawab doanya, seruannya itu. Seandainya Tuhan tidak mengabulkan, tidak menjawab, tentu tidak mungkin Yabes didapati lebih dimuliakan daripada saudara-saudaranya itu.
Jadi tidak selamanya jalan hidup seseorang itu berawal dari masa sengsara dan akan terus sengsara sampai akhir hidupnya. Tetapi lewat Yabes kita dapat belajar bahwa akhir hidup seseorang bisa saja berakhir dengan happy ending, karena ketika seseorang mengalami pemulihan, mengalami perjumpaan dengan Tuhan dan mengalami jawaban doa, dari Pribadi Tertinggi, yaitu Allah Israel, maka Tuhan sanggup mengubahkan jalan hidupnya.
Untuk didoakan:
Meminta Tuhan memulihkan hidup kita, dan menjawab doa kita.

 

DOA YABES SERI 2

II. I TAWARIKH 4;9-10
Apakah isi doa Yabes/ pokok-pokok doa Yabes?
1. Agar dia diberkati berlimpah-limpah
2. Agar Tuhan memperluas daerahnya
3. Agar dia disertai Tuhan
4. Dan agar dia dilindungi oleh Tuhan
Mengapa 4 pokok doa itu dinaikkan oleh Yabes?
• Karena dia ingin mengalami pembalikan keadaan dengan pertolongan TUHAN, bukan dengan kekuatannya sendiri atau cara-caranya sendiri. Tuhan ingin kita mengalami pemulihan bukan dengan kekuatan kita sendiri, ataupun cara-cara kita sendiri. Ada orang yang sering dianggap bodoh karena sering tidak naik kelas, lalu dia berusaha sekuat tenaga untuk jadi juara kelas. Bisa saja hal itu terjadi, tetapi ujung-ujungnya ketika dia jadi juara, ada kebanggaan diri karena mencapainya dengan kekuatan sendiri, dengan usaha pembuktian diri, bukan karena hasil dari berseru kepada Tuhan, bukan dari hasil yang dicapai dari mengandalkan Tuhan.
• Yabes lebih ‘dimuliakan’ daripada saudara-saudaranya, kata ‘dimuliakan’ di sini digunakan kata KABAD, yang artinya MENYATAKAN KEMULIAAN TUHAN. Jadi ternyata doa Yabes bukan untuk kesombongan/bangga-banggan/untuk merendahkan orang lain atau kakak-kakak/saudara-saudaranya, ataupun untuk mendapatkan kesempatan untuk membalas orang-orang yang dulu pernah mengejek dia. Tuhan ingin motivasi hati kita saat kita berdoa untuk pembalikan keadaan kita ( mungkin pembalikan atas keadaan ekonomi, keadaa keluarga, keadaan study, keadaan jodoh, keadaan pekerjaan, dll), untuk adanya suatu pemulihan, Tuhan ingin kita ada pada motivasi hati yang BENAR, yaitu semuanya itu nantinya harus untuk KEMULIAAN NAMA TUHAN. Tuhan sebenarnya ingin menjawab doa-doa kita, akan tetapi Tuhan juga ingin melihat setiap motivasi /sikap hati kita itu seperti apa, di balik setiap kalimat-kalimat doa kita.
Mengapa dalam doa Yabes ada 5 kata aku/ku…??
Apakah Yabes seorang yang ‘egois’ ataupun ‘egosentris’?
Tidak. Yabes tahu benar, bahwasannya cara Tuhan bekerja adalah melalui SESEORANG.
Oleh karena itu, janganlah kita ragu untuk menaikkan doa pribadi, di samping doa syafaat. Menaikkan doa pribadi bukan berarti kita sedang egois/egosentris, melainkan kita perlu meminta Tuhan bekerja melalui diri kita sendiri, dimulai dari diri kita sendiri. Sebagaimana Tuhan juga memberkati ABRAHAM, barulah isterinya, anaknya, keturunannya juga ikut diberkati lewat hidup seseorang bernama Abraham. Sebagaimana Tuhan juga memberkati YUSUF, seseorang bernama YUSUF, sehingga lewat hidup Yusuf, Potifar diberkati, Mesir diberkati, keluarga besarnya/kaumnya diberkati, seluruh dunia diberkati. Doa untuk diri sendiri , doa pribadi, menjadi doa yang tidak egois/egosentris selama semuanya itu kembali untuk kemuliaan Tuhan, dan bukan untuk memuaskan keinginan daging ( sombong, iri, tidak berpadanan dengan apa yang ada, memuaskan keinginan mata, dll)
Untuk didoakan:
Mulai daftarkan apa yang menjadi pokok doa pribadi kita tanpa harus merasa malu pada Tuhan.

 

III
Doa Yabes seri 3.
I tawarikh 4:9-10
Mengapa doa Yabes ditujukan kepada Allah Israel, bukan ditujukan kepada El Roi, El Nissi, El Shaddai, dll? Apa yang istimewa dengan Allah Israel?

Bisa jadi Yabes terinspirasi dengan tokoh Israel yang dulunya bernama Yakub.
Yakub yang tadinya penipu kini bernama Israel yang artinya pemenang. Menang dengan cara Tuhan, tidak harus dengan cara menipu.

Mengapa kita katakan bisa jadi Yabes terinspirasi dengan tokoh Israel yang dulunya bernama Yakub ini?
Karena 4 inti doa Yabes ini sama dengan inti janji Tuhan kepada Yakub.

Yakub yang beberapa kali telah menipu kakaknya, tepatnya dua kali- yaitu perihal hak kesulungan, dan perihal penyamaran demi mendapat doa berkat dari ayahnya, dan telah beberapa kali menipu ayahnya, tepatnya tiga kali, yaitu mengaku sebagai Esau, mengaku proses cepat memasak untuk ayahnya, karena Tuhan telah membuat dia mencapai tujuannya, mengaku untuk kedua kalinya bahwa dia Esau.

…pergi melarikan diri dari niatan Esau untuk membunuh dia.

Di perjalanan pelarian itu sampailah pada peristiwa dimana dia bermimpi, dan dalam mimpinya itu Tuhan berjanji kepadanya dalam 4 pokok sbb:
Kejadian 28;13-15
1. Janji Tuhan akan memberikan kepadanya tanah Kanaan.
Berkat keturunan yang banyak seperti debu tanah banyaknya
2. Perluasan area/ mengembang ke timur, barat, utara dan selatan. Untuk apa perluasan area ini? Agar oleh Yakub dan oleh keturunannya, semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.
3. Penyertaan Tuhan.
4. Perlindungan Tuhan di mana pun dia pergi dan sampai kembali ke tanah Kanaan.

Coba simak kembali 4 inti doa Yabes…sama dengan janji Tuhan kepada si Yakub yang nantinya berubah nama menjadi Israel ini !

Apa 4 inti doa Yabes? 1. Berkatilah aku berlimpah-limpah 2. perluaslah daerahku 3. sertailah aku 4. Lindungilah aku.

Apa respon Yakub saat itu?

Untuk Allah disebut sebagai Allah Abraham, atau Allah Ishak…itu sudah ada dalam sejarah, namun untuk Yakub mau Allah yang disembah neneknya, Abraham dan yang disembah ayahnya Ishak, juga menjadi Allah yang dia sembah, Yakub menunggu bukti dulu……bukti apakah Allah yang berfirman kepadanya dalam mimpi ini , sanggup menggenapkan janji-Nya kepadanya,

Kejadian 28:20-22 Inilah Respon Yakub saat itu:

Jika Allah akan menyertai aku (sama dengan janji Tuhan pada pokok yang ke 3, doa Yabes pada pokok yang ke 3)

Jika Allah melindungi aku (sama dengan janji Tuhan pada pokok yang ke 4, doa Yabes pada pokok yang ke 4)

Jika Allah memberikan kepadaku roti untuk di makan dan pakaian untuk dipakai ( ini adalah pokok doa Yakub- meminta diberkati SEADANYA)- Namun janji berkat dari Tuhan, spektakuler- tanah- dan keturunan yang banyak. Dan juga beda jauh dengan doa Yabes- karena Yabes tidak pernah minta berkat seadanya, melainkan meminta berkat BERLIMPAH-LIMPAH.

Sehingga aku selamat kemblai ke rumah ayahku, maka TUHAN akan MENJADI ALLAHKU.

Waaauuu….lha ini orang yang sangat mengejar yang namanya bukti janji Tuhan itu digenapi apa enggak.

Daaaaannnnnn…???

terbukti lah youw

Apakah Yakub jadi tuan tanah? Yups ! Sebidang tanah dengan harga seratus kesita dibelinya di tanah Sikhem, di KANAAN, Kej 34: 18.
Bahkan dia mengaku, berangkat ke rumah Laban hanya membawa tongkat, tetapi pulang dengan membawa dua pasukan ( kej 32;10) Malu donk kalau ingat doa yang dulu..yang penting ada pakaian untuk di pakai dan roti untuk dimakan….Masa berkat Tuhan minim begitu ya..??

Apakah Yakub memiliki keturunan yang banyak ? Yups ! Dia datang ke rumah Laban sendirian, tetapi balik ke rumah ayahnya dengan membawa dua pasukan (Kej 32:10) Dan setelah sampai di Mesir, di zaman Yusuf, keturunan Yakub benar-benar luar biasa banyaknya ( Kej 47: 27)

Apakah Tuhan memperluas daerah Yakub? Yo’i ! Mereka ekspansi sampai ke Mesir lho..Kej 47:11, Kej 47:27

Apakah Yakub benar-benar jadi berkat ? oh iya ! Laban diberkati sejak Yakub tinggal bekerja padanya Kejadian 30:27. Dan apakah keturunan Yakub memberkati seluruh kaum di muka bumi? Lha ya iya toh ya….gara-gara Yusuf dipakai Tuhan, maka seluruh muka bumi terbebas dari ancaman kematian karena bencana kelaparan global Kej 41; 56-57

Apakah Tuhan menyatakan penyertaan-Nya? Lha jelas donk ! Selama di rumah Laban, walaupun dicurangi oleh Laban , upahnya diubah-ubah 10 kali, dia tetap disertai oleh Tuhan, dan terhidar dari kecurangan hati Laban saat meninggalkan Laban untuk pulang dengan membawa harta benda yang memang adalah hak Yakub. Bagaimana Laban dicegah dari kecurangan itu? Dengan Tuhan memperingatkan Laban dalam mimpi agar tidak mengatai Yakub. Kejadian 30:43; 31:5; 31:29, 42.

Apakah Tuhan melindungi Yakub? Oh ya ! Baca aja di Kejadian 31:7, dan Kejadian 31;24.

Sontak, ketika dalam perjalanan pulang, Yakub telah sampai di Kanaan, tidak menunggu sampai bertemu dengan ayahnya Ishak, saat itulah Yakub menyebut Allah Abraham, Allah Ishak itu menjadi Allah Israel.

Ia mendirikan mezbah di situ dan dinamainya itu ALLAH ISRAEL IALAH ALLAH. Kej 33;20.

Setelah itu, akhirnya dia benar-benar kembali ke rumah ayahnya dan sempat bertemu ayahnya yang sudah berusia 180 tahun.

Pokok doa ini pun digenapi Tuhan, yaitu selamat sampai kembali ke rumah ayahnya.

Kesimpulan: Yabes sepertinya tidak asal-asalan saat menyebut Allah sebagai Allah Israel dalam doanya. Dia ingin mengadopsi pengalaman Yakub alias Israel ini sebagai pengalaman hidupnya, bahwasannya janji Tuhan itu pasti DIGENAPI, oleh karena itu, tidak tanggung-tanggung, Yabes mengintisarikan janji Tuhan dan mengadopsinya menjadi POKOK DOA PRIBADINYA kepada TUHAN.

Jangan minta berkat yang SEADANYA, kalau sejatinya TUHAN sanggup memberkati kita BERLIMPAH – LIMPAH. Jangan menghina Tuhan yang sanggup, melainkan perbesar bingkai VISI kita.

IV
DOA YABES SERI 4

I Taw 4:9-10

Nama Yabes diberi oleh ibunya kepadanya sebab katanya; “Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan.”

Dari ayat ini kita dapat memetik beberapa rhema sbb:
1. Ibu Yabes dimungkinkan seorang yang mendominasi keluarga, karena terbukti dialah yang memberi nama kepada anak mereka. Mengapa bukan sang ayah atau hasil perundingan ayah dan ibu yang menjadi nama anak ini? Di manakah peran sang ayah?

Mari kita bandingkan dengan tokoh Alkitab lainnya:
Kejadian 2: 23 Adamlah yang memberikan nama kepada Hawa, isterinya.

Kejadian 21:3 Abraham memberi nama Ishak kepada anaknya.

Kejadian 35:16-20 Rahel memberi nama Ben Oni / yg artinya anak kesengsaraan, kepada anaknya, tetapi ayah bayi ini, Yakub mengganti nama Ben Oni itu menjadi Benyamin yang artinya ‘kebahagiaan’, anak tangan kanan.

Yakub mengambil alih dominasi isterinya.

2. Ibu daripada Yabes adalah orang yang terlalu terbawa perasaan ketika menghadapi suatu masalah, atau bisa diistilahkan adalah orang yang mengasihani diri sendiri

( bedakan antara mengasihani dengan mengasihi. Kita boleh bahkan harus mengasihi diri sendiri =kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri=jadi kasih ada 3 aspek, mengasihi diri sendiri, mengasihi sesama dan mengasihi Tuhan, mengasihi diri sendiri diantaranya; menjaga keseimbangan hidup, merawat diri, memperhatikan kehidupan pribadi, dll- bedakan dengan MENGASIHANI diri sendiri, merasa diri paling menderita, paling hina, paling kasihan, merasa sebatang kara, paling sengsara, dll)

3. Ibu daripada Yabes adalah orang yang suka mengeluh. Keluhan ini seharusnya dapat digantikan dengan ucapan syukur. Beberapa ucapan syukur yang dapat disarankan kepada Ibu daripada Yabes ini adalah sbb:

– Mengucap syukur karena telah melahirkan dengan selamat, tidak mengalami kematian ibu. Ibu Yabes saya tafsirkan tidak meninggal setelah melahirkan Yabes, karena jika dibandingkan dengan peristiwa-peristiwa lainnya yang mirip di Alkitab, biasanya jika seorang ibu melahirkan dengan sulit/dengan situasi yang penuh tekanan, jika si ibu meninggal setelah melahirkan, akan diceritakan oleh Alkitab, contoh; Rahel meninggal setelah melahirkan Benyamin Kej 35:16-20, itu dicatat. Contoh lain; Isteri Pinehas meninggal setelah melahirkan Ikabod, I Sam 4: 19-22. Kematian dua orang ibu ini dicatat dengan jelas oleh Alkitab, akan tetapi tidak ada catatan kematian ibu daripada Yabes setelah melahirkan Yabes.

-Mengucap syuku karena telah melahirkan dengan selamat, tidak mengalami kematian anak. Anak yang dilahirkan ini hidup, ada harapan masa depan, ada sebuah kehidupan yang Tuhan titipkan, ada sebuah ‘rejeki’ yang Tuhan berikan lewat hidup anak ini, seorang manusia. Di tengah berjuta-juta air mata dari beratus-ratus ibu yang tidak dapat melahirkan dan merasakan menimang anak, karena penyakit, karena mandul dll

4. Ayah Yabes adalah laki-laki yang kurang menunjukkan perannya sebagai kepala keluarga. MEngapa?

Karena kehadirannya dalam hidup Yabes tidak dicatat dalam Alkitab.
Karena ayah Yabes tidak bertindak mengubah nama Yabes kepada nama lain yang artinya positif, seperti halnya telah dilakukan Yakub terhadap Ben Oni yang diubahkan menjadi Benyamin.

Kesimpulan:
Orang tua Yabes adalah orang tua yang tidak sempurna /penuh dengan kekurangan seperti juga SEMUA ORANG TUA DI SELURUH DUNIA.
Tidak ada orang tua manapun yang sempurna
Tetapi Yabes bisa menjadi orang yang lebih dari pemenang karena dia tidak menyalahkan orang tuanya, juga tidak menyalahkan keadaan, tetapi yang dilakukannya adalah BERSERU-SERU kepada Allah Israel.

Hal inilah yang dilakukan oleh DAUD, Daud seorang yang kurang diperdulikan oleh Isai, sudah jelas-jelas Nabi Samuel berkata ‘semua anakmu’ kog ya bisa-bisanya satu anaknya bernama Daud ini dibiarkan tidak diundang dalam perjamuan makan bersama nabi Tuhan ini, tamu kehormatan ini. Bukankah saat Daud mengirim makanan untuk kakak-kakaknya , kambing dombanya yang hanya dua tiga ekor itu dititipkan pada penjaga, mengapa pada saat ada tamu nabi Samuel, Isai tidak mengundang Daud datang….? Bukankah kambing domba itu bisa saja dititipkan untuk sementara waktu? Hmmmmm

Yang Daud lakukan sama dengan Yabes, Daud tidak pernah mempermasalahkan kelemahan orang tuanya. tetapi yang dilakukan Daud adalah datang kepada Tuhan, Mazmur 27:10

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

 

DOA PENUTUP:
Ambillah waktu untuk menghapuskan daftar menyalahkan orang tuamu yang keadaannya pastilah tidak sempurna, karena tidak ada orang tua yang sempurna di dunia ini.

Mulai ampuni mereka, dan pakailah 4 pokok doa Yabes sebagai intisari doa mu untuk mengakhiri PA Hari ini.

Datalah: berkat apa yang kamu ingin minta daripadaNya, area apa dalam hidupmu yang rindu untuk diperluas oleh Tuhan, mintalah penyertaan dan perlindungan Tuhan atas hidupmu dan masa depanmu.

Mintalah pembimbingan dari pembimbing rohanimu jika kamu ingin share kepadanya.

Andalan

MATERI P.A. PEMUDA 7. YUSUF MEMUTUSKAN UNTUK SEMBUH DARI LUKA


DOA PEMBUKA; mintalah Tuhan membentuk hatimu dan menyembuhkan luka-lukanya.

BACAAN PERENUNGAN: ( kalau ada ayat, sebaiknya semuanya dibaca dari Alkitab)

Luka-luka masa lalu akan menghambat pertumbuhan kita di masa sekarang, dan itu akibatnya bisa menghambat masa depan kita. Juga dapat menghambat kecerdasan kita.

Lihat saja para tokoh Alkitab, mereka yang bisa sembuh dari luka hati, memiliki banyak dimensi kecerdasan, sedangkan Yakub yang memiliki luka hati, dimensi kecerdasannya hanya 1 saja, yaitu nature smart/ kecerdasan natural)

 

Orang tua yang terluka akan melukai anaknya

Anak yang terluka akan memberontak terhadap orang tuanya.

 

Mari kita lihat satu dari kehidupan YUSUF.

 

Luka-luka dalam hidup Yusuf.

Ini terjadi pada Yusuf. Dia lebih dikasihi oleh ayahnya, dan ini menimbulkan rasa iri ( Kej 37:4) Ingat para orang tua, janganlah membeda-bedakan kasih sayang pada anak-anak kita, itu akan menimbulkan luka batin.

Inilah luka batin Yusuf:

  • Dibenci karena iri, tidak mendapatkan keramahan dari saudara-saudaranya (Kej 37:4) Hati-hati apabila kakak beradik saling iri satu sama lain.
  • Setelah ibunya mati, Yusuf hanya memiliki ayahnya, Yakub dan ibu-ibu tirinya. Ketika Yusuf menceritakan mimpinya, dia mendapat teguran dari ayahnya. Ingat para orang tua, jangan terburu-buru membunuh IMPIAN anak-anak kita, doakan impian dan masa depan mereka. Tuhan akan pakai hidup mereka. Jangan memaksakan impian kita sebagai orang tua kepada mereka. Pemaksaan orang tua kepada anak, bisa melukai
  • Dilucuti dari jubah maha indah. Perubahan status ekonomi bisa melukai hati kita
  • Dilemparkan ke sumur. Kesepian, kesendirian, perlakuan jahat, bisa melukai hati kita
  • Itu artinya sudah tidak dianggap lagi sebagai keluarga, melainkan sudah dianggap sebagai budak, karena dijual. Ini sangat menyakitkan. Namanya sudah dicoret dari kartu keluarga, tidak dianggap lagi, dibuang, ditolak. Ini semua menyakitkan. Tidak diakui, adalah sangat menyakitkan
  • Dianggap sudah mati diterkam binatang buas. Tidak diingat lagi, tidak diurus lagi, tidak diperdulikan lagi, tidak dicari lagi, tidak dianggap ada. Sangat menyakitkan.
  • Dipisahkan dari kasih ayah. Terpisah dari adiknya, Benyamin yang disayanginya. Sebelum peristiwa ini, sudah terlebih dulu terpisah dari ibunya karena kematian. Terpisah dari keluarga karena pekerjaan, karena kematian, karena dititipkan, karena kesibukan, dll, karena segala macam hal, ini juga bisa melukai.

Semua hal yang bisa melukai:

  • Berusaha digugurkan,
  • dibeda-bedakan,
  • ditolak karena anak sudah banyak,
  • ditolak karena jenis kelamin yang tidak diinginkan,
  • ditolak karena anak yang dilahirkan di usia tua,
  • merasa tertolak karena tidak mirip papa atau mama,
  • ditolak karena wajahnya mirip kakek/nenek yang tidak akur dengan mamanya/ papanya,
  • ditolak karena pada waktu lahir terjadi peristiwa yang dianggap sial, sehingga dianggap pembawa sial
  • tertolak karena warna kulit yang tidak diharapkan
  • tertolak karena pernikahan orang tua yang tidak direstui keluarga besar
  • tertolak karena cacat lahir
  • tertolak karena sakit-sakitan sejak kecil
  • tertolak karena orang tua yang selalu bertengkar
  • tertolak karena perceraian orang tua
  • tertolak karena lahir sebagai status anak haram
  • tertolak karena perkataan yang kasar
  • tertolak karena perlakuan kasar (KDRT) dari orang tua/ pengasuh, dll
  • tertolak karena dititipkan pengasuhannya pada nenek/kakek/pembantu rumah tangga, dll
  • pernah dilecehkan secara sex
  • faktor fisik; misalnya gemuk, kurus, pesek, dll
  • dibully oleh teman-teman, dll
  • terluka karena peristiwa yang memalukan dalam keluarga

 

Ciri-ciri orang yang terluka:

Dalam posisi sebagai penguasa Mesir, Yusuf tidak kekurangan sesuatu apa pun, apakah itu tempat tinggal mewah, semua fasilitas istana, makanan, pakaian, masa depan, dll

Karena Yusuf juga dianggap seorang Ayah oleh Firaun ( Kej 45:8), maka Yusuf bukan berstatus sebagai ‘pekerja’ di Mesir, tetapi dia sudah dianggap sebagai anggota keluarga kerajaan.

Tetapi keadaan ini tidak bisa menebus LUKA-LUKA HATI yang belum sembuh.

Terbukti pada pemberian nama anak-anak Yusuf: ( Kej 41: 51-52)

  • Manasye: artinya Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku.
  • Efraim; artinya Allah membuat aku mendapat anak dalam negeri kesengsaraanku.
    • Orang yang terluka, salah satu ciri-cirinya adalah: Berusaha melupakan masa lalu yang menyakitkan, tetapi dalam kenyataannya hatinya masih luka dan belum bisa move on, belum bisa maju terus ke depan, belum bisa merdeka untuk menatap hari depan.
    • Masih menyebut Mesir sebagai negeri kesengsaraan, padahal Tuhan sudah membawa dia naik tinggi dan semua kesulitan di rumah Potifar, dan di penjara sudah dilalukan.

Mengapa anak-anaknya tidak diberi nama:

  • Syukur, atau misalnya Mujur

Orang yang terluka tidak dapat mengucap syukur, selalu melihat ke belakang, tidak bisa move on ke depan.

 

Apa yang dilakukan oleh orang yang terluka?

  1. Suka berpura-pura. Yusuf berpura-pura tidak kenal dengan mereka ( Kej 42: 7), Yusuf berpura-pura dengan memanggil Benyamin, ‘anakku’ Kej 43:29
  2. Gaya bicara membentak ( Kej 42:7) Intonasi yang tidak enak didengar telinga
  3. Mencari gara-gara, dengan mengecam, menuduh, dll (Kej 42:9), (Kej 44:1-5)
  4. Menekan orang lain ( Kej 42:12,14-16)
  5. Tidak percaya ( kalau Benyamin masih hidup) secara berlebihan, menaruh curiga yang dalam (Kej 42:16), maka selalu menuntut bukti.
  6. Memenjarakan ( Kej 42: 17) Membatasi orang lain, membunuh potensi orang lain, menjatuhkan nama baik orang lain, dll.
  7. Mengancam pembunuhan bila dibohongi/ dikhianati/ Kej 42; 20, karena kehilangan kepercayaan kepada orang itu/ orang lain.
  8. Membuat cara balas dendam, agar orang lain mengalami pengalaman pahit yang sama, Kej 42: 24)
  9. Bisa tetap terlihat berbuat baik kepada orang yang dibencinya, hanya di permukaan luar, padahal hatinya tetap dendam ( Kej 43: 23)
  10. Pandai membuat skenario ( Kej 44: 1-17), untuk mencari bukti ( Kej 44: 33-34, Kej 45:1), yaitu bukti apakah mereka benar-benar menyayangi Benyamin atau tidak.

 

BAGAIMANA CARA MENYEMBUHKAN LUKA?

 

  1. Melepaskan pengampunan, walaupun itu harus dengan cara menangis keras-keras ( membiarkan hati mengalami sakit yang dalam, karena mengampuni sama saja dengan membongkar akar pahit yang sudah lama bercokol dalam hati kita) Kejadian 45: 2-3
  2. Membuang topeng kepura-puraan. Punyai hati yang terbuka untuk adanya pemulihan. Kej 45: 2-3)
  3. Melihat dari kacamata Tuhan atas semua peristiwa yang menyakitkan di masa lalu untuk memetik hikmahnya pada masa sekarang ini. (Kej 45:5-8) Roma 8:28

 

APA HASILNYA BILA KITA SEMBUH DARI LUKA?

  1. Bisa memandang jauh ke depan ( Kej 45; 9-13)
  2. Bisa memeluk BENYAMIN ( Benyamin = ‘ anak yang mendatangkan bahagia’), bisa meraih kebahagiaan yang sejati. Hidup dipenuhi sukacita, bukan keluhan, gerutuan, bentakan, kebencian, kepura-puraan, dll. ( Kej 45: 14)
  3. Bisa mencairkan KEBEKUAN, bisa memiliki hubungan yang pulih, hubungan yang sehat, hubungan yang baik. Kej 45: 15
  4. Bersamaan dengan itu, akan cair juga BERKAT GOSYEN, yaitu berkat terbaik ( Kej 45;19-20)
  5. Bertemu dengan ayahnya, adalah suatu MUJIZAT ITU NYATA ( Kej 46:30)
  6. Berkat dihindarkan dari bahaya kelaparan ( Kej 47: 12) Bahkan sampai lama sekali mereka dapat bebas tinggal di Mesir,sebelum tiba perbudakan.
  7. Kelimpahan tanpa batas. Tindakan Yusuf ( Kej 47:13-26) terjadinya bukan dari pergantian 7 tahun kelimpahan menuju 7 tahun kelaparan, melainkan terjadinya justru pada saat di tahun ke dua kelaparan itu terjadi, setelah YUSUF MELEPASKAN PENGAMPUNAN pada keluarganya. Tindakan Yusuf mendatangkan kekayaan, kelimpahan yang luar biasa pada KELUARGA ISTANA FIRAUN.

 

Bilamana kita pernah terluka oleh orang tua kita, yaitu ayah atau ibu kita,  terluka oleh teman-teman ataupun saudara-saudara kita, inilah saatnya untuk

MEMUTUSKAN MENGAMPUNI mereka.

MEMBUANG TOPENG KEPURA-PURAAN

MELIHAT DARI KACAMATA TUHAN.

Tanpa pengampunan, kita tidak dapat hidup DUDUK DENGAN RUKUN, dan akhirnya bila kita tidak rukun, maka minyak serta embun tidak akan turun, dan berkat tidak akan diperintahkanNya turun atas keluarga kita.

Kepahitan/ luka hati yang belum sembuh, menjadi penghalang berkat Tuhan turun dalam hidup kita.

 

DOA PENUTUP;

Buka hatimu, lepaskan pengampunan pada orang-orang yang telah melukaimu dan sebut nama mereka, doakanlah bagi kebaikan hidup mereka. Mungkin saja orang itu sudah mati sekalipun, tetap kita harus melepaskan pengampunan buat mereka, karena melakukan hal ini bukan berguna untuk orang itu, melainkan untuk diri kita sendiri.

Mintalah pembimbingmu untuk mendengarkan kisah-kisahmu dan mendoakan kamu.

 

 

 

 

 

Andalan

MATERI P.A PEMUDA 6. MENJADI ANAK RAJA SEPERTI MEFIBOSET


MEFIBOSET  SI PINCANG DI PELUKAN AYAH

SIKAP HATI: PEMULIHAN GAMBAR DIRI/ SELF IMAGE HEALING

 

Doa Pembukaan; Ucapkan syukur atas hidupmu, sebuah hidup yang sangat berharga di hadapan Tuhan.

Bacaan Alkitab:

Cukup banyak bacaan Alkitab yang perlu dibaca yaitu II Samuel pasal 4, 9, 16, 19 dan 21

 

Bahan Perenungan:

Mefiboset adalah cucu dari seorang raja pertama Israel, dan dia adalah cucu pertama yang dibangga-banggakan. Kakeknya bernama raja Saul, dan ayahnya bernama Yonatan. Sewaktu Mefiboset lahir…betapa senangnya keluarga besar ini. Sungguh bangga memiliki cucu pertama laki-laki. Mefiboset adalah anak tunggal dari Yonatan. Dan Mefiboset adalah cucu satu-satunya dari raja Saul.

Arti nama dari Mefiboset adalah : Pembasmi Berhala

Mungkin saja Mefiboset diberi nama seperti itu untuk menunjukkan bahwa kakek dan ayahnya berharap, kelak Mefiboset akan bertumbuh menjadi anak yang berhasil membasmi semua penyembahan berhala di kanaan dengan cara menumpas semua musuh/ orang Filistin/ para penyembah berhala yang tadinya mendiami negri itu.

Mefiboset kecil bertumbuh terus menjadi anak yang menyenangkan, sampai suatu ketika dia sudah bisa tengkurap, duduk, merangkak, berlari ke sana dan ke sini, melompat dan bahkan berlari.

Mefiboset tinggal di istana yang megah, mendapat makanan terlezat, dilayani oleh pelayan-pelayan istana, dan pakaiannya indah-indah dan mahal-mahal. Dididik dengan didikan terbaik dan menjadi anak yang diperhatikan, disayangi dan dilimpahi kasih sayang. Waktu terus berlalu sampai Meribaal berusia 5 tahun.

Pada waktu Mefiboset berumur 5 tahun, terjadi suatu peristiwa yang menyedihkan. Hari itu kakek Raja Saul, ayahnya Yonatan serta kedua pamannya, Paman Malkisua dan Paman Abinadab berangkat berperang melawan orang Filistin, tetapi di medan peperangan mereka semua mati, baik kakeknya , ayahnya maupun kedua pamannya.

Inang pengasuh Mefiboset berlari terburu-buru. Pada zaman itu, tentunya jika seorang raja kalah dalam pertempuran, dikawatirkan pewaris tahtanya akan di bunuh oleh raja yang baru. Akhirnya inang pengasuh Mefiboset itu pun melarikan Mefiboset sambil terburu-buru dan terjadilah kecelakaan itu, Mefiboset pincang sejak usianya 5 tahun.

Kini dia tidak bisa berjalan lagi dengan tegap, tidak bisa berlari lagi sesuka hati, tidak bisa melompat-lompat lagi dengan riang, bumi seolah olah runtuh. Tak punya teman lagi, dan semua menyindir-nyindir Dia pincang…dia pincang….anak yang memalukan.

Mefiboset akhirnya tinggal di rumah seorang kaya yang baik hati bernama Makhir bin Amiel yang tinggal di Lodebar. ( II Sam 9:4 dan II Sam 17: 27). Tinggal di rumah biasa, bukan istana. Daerah sepi ini bernama Lodebar.Lodebar adalah tempat yang artinya TANPA HARAPAN. Tidak ada lagi impian yang bisa diimpikan di tempat yang tandus seperti ini

Di tempat ini, Mefiboset tinggal di tempat biasa, dengan pakaian biasa, tidak ada orang yang menghormati seperti dulu lagi, bahkan ada orang-orang yang mungkin mengejek, menyindir, dan memandang rendah kakinya yang pincang. Ia tak punya apa-apa lagi, tak punya impian. Masa depan yang suram sebagai orang cacat yang tidak berarti lagi

Sejak saat itu ( mungkin untuk maksud penyamaran) namanya diganti menjadi Meribaal yang artinya Berjuang Melawan Baal. Dulu dia diimpikan oleh orang tuanya untuk menjadi pembasmi Berhala/ Pembasmi Baal, namun sekarang dia harus berjuang sendirian untuk melawan Baal itu.

Dia harus berjuang  karna ia pincang, Dia harus berjuang  karna keluarganya adalah keluarga yang gagal, kakek dan ayah serta paman-pamannya telah meninggal dalam satu hari yang sama, kalah di tangan musuh.

Kini pamannya yang tinggal satu-satunya dari keluarga ayahnya, yang telah menjadi raja menggantikan kakeknya tak sekalipun mencarinya, tak sekalipun memperhatikannya dan mengajaknya tinggal bersama dengan dia di istana kakeknya dulu. Apakah pamannya takut kalau dia merebut kedudukannya sebagai raja…? Bukankan ia adalah anak dari Pangeran Yonatan, sang putra mahkota kerajaan? Sedangkan pamannya Isyboset  hanyalah anak bungsu? Dan orang yang pemalu?

Apakah pamannya malu memiliki ponakan pincang seperti dia?

Dan raja yang memerintah atas Yehuda, raja Daud….ow suatu ketika pastilah raja Daud ini akan menggulingkan pemerintahan dari paman Isyboset itu….apalagi sejak panglima Abner memihak pada Daud dan akhirnya meninggal. Paman Isyboset semakin gentar dan takut.

Mungkin saja raja Daud suatu saat akan membunuh Mefiboset, oleh karna itu nama samaran Meribaal itu sudah tepat…tidak ada orang yang tahu kalau Meribaal sebenarnya adalah Mefiboset, si anak yang harus berjuang itu sebenarnya adalah cucu raja pertama Israel yaitu Mefiboset, si pemusnah Baal/ Musuh Baal. Tidak mungkin cucu raja adalah orang yang harus berjuang mati-matian.

Waktu usianya kira-kira 12 tahun, Paman Isyboset meninggal karna dibunuh. Lengkaplah sudah penderitaan Meribaal.  Kini tidak ada satu pun dari keluarganya yang duduk di pemerintahan Israel, dan semua saudara dari ayahnya yang laki-laki sudah meninggal, tinggal kedua tantenya, Tante Merab dan Tante Mikhal. Tapi kemana tante-tante itu? Tidak ada satupun yang perduli padanya. Mereka semua sibuk dengan urusannnya sendiri

Harapan untuk mendapatkan warisan kakek sepeninggal Paman sepertinya tidak boleh menjadi impian, apalagi harapan untuk mendapatkan kasih sayang dari siapa pun…benar benar tak boleh bermimpi…dan hidup di Lodebar daerah yang terkenal dengan tanah tanpa harapan….benar benar anjing mati saja….

Sepeninggal Paman, Ziba inang pengasuhnya semakin lama semakin kaya, semua harta kekayaan kakek dan ayahnya serta pamannya Isyboset itu telah menjadikannya sangat kaya..tidak sepeser pun Meribaal menikmati kekayaan itu, tak sepeser pun. Kini ia hanyalah beban bagi keluarga Tuan Makhir. Bayangkanlah mengelola harta kekayaan mantan raja pertama Israel dalam sepuluh tahun…ow ow..betapa banyak hasil ladang…betapa banyak ternak…Meribaal tidak bisa apa apa…dia pincang dan tidak bisa mengejar haknya….Ziba kini telah berubah dari hamba Saul kakeknya menjadi Tuan Ziba

Hidupnya seperti anjing mati yang tak berguna.

Sepeninggal Paman Isyboset, kini seluruh Israel dipimpin oleh Raja Daud.

Akhirnya Meribaal  pun menikah, dan memiliki anak bernama Mikha yang artinya ‘yang seperti Allah’, Mungkin dengan memiliki anak, ada secercah harapan, siapa tahu anak ini kelak akan menjadi anak yang berguna, anak yang berhasil.

Hidup terus berlanjut, usia Meribaal kini sudah mencapai kira-kira 22 tahun, tetap saja ia masih bergantung pada kebaikan hati Tuan Makhir. Ia punya anak tetapi tetap tidak bisa memberi harapan pasti pada Mikha, anandanya yang dia sayangi.

Tiba-tiba siang itu Ziba datang, dan mengatakan bahwa Raja Daud memanggilnya menghadap. Para pengawal kerajaan berseragam lengkap memenuhi rumah Tuan Makhir itu dan menjemput dia untuk dibawa ke istana

Dia gemetar….apa lagi nanti yang menimpa hidupnya…kini ia tak sendiri lagi …ada istrinya ada mikha anaknya…sudah cukup dengan semua yang sudah dia alami, kemalangan demi kemalangan, dan kini jangan ada apa apa yang bakalan menimpa keluarganya.

Jangan-jangan kini setelah kerajaannya kokoh, raja Daud itu ingin semakin mengokohkannya dengan menumpas keluargaku…satu-satunya cucu mantan raja yaitu cucu kakek Saul, dan anak dari si sulung putra mahkota, ayah Yonatan, dan …dan…..Mikha….Mikha…oh..jangan sampai Mikha pun terkena getah pahit dari semua ini.

Darimana raja tahu kalau dia ada di Lodebar? Ooooh Ziba yang memberi tahukannya. Mengapa Ziba memberitahu raja? Ooooh karna raja yang menanyakan perihal keluarganya.

Jadi raja tahu kalau aku cacat….? Tetapi tetap memanggil aku ke istana….?

Saat Meribaal bin Yonatan bin Saul, datang menghadap, ia pun sujud dan menyembah.

“Mefiboset…!!” ( raja memanggil dia dengan sebutan itu….’hai si pembasmi berhala !’)

“Inilah hamba tuanku!’’ jawabnya dengan gemetar.

“Janganlah takut, sebab aku pasti akan menunjukkan kasihku kepadamu oleh karena Yonatan, ayahmu; aku akan mengembalikan kepadamu segala ladang Saul, nenekmu , dan engkau akan tetap makan sehidangan dengan aku.”

“Apakah hambamu ini, sehingga engkau menghiraukan anjing mati seperti aku ?”

Perkataan itu terdengar sangat menyejukkan…hampir tak dapat dipercaya.

Bukan untuk dibunuh, bukan untuk dihambat, bukan untuk dimusnahkan, tetapi untuk dikasihi, untuk dijadikan salah seorang anak raja.

Semua kekayaan kakek Saul yang selama ini dicuri dan dirampas oleh Ziba kini dikembalikan kepadanya. Padahal dengan tinggal di istana dia sudah tidak memerlukan apa-apa lagi, semua makanan dijamin, pakaian, dan masih banyak lagi kemewahan lainnya…ini masih ditambah lagi dengan diberikannya dia tabungan, hasil dari ladang kakek dan ayahnya.

Ini seperti mimpi…ini sulit dipercaya…ini tak pernah terpikir sebelumnya…dan tidak hanya itu Ziba dan seisi rumahnya harus bekerja untuk melayani keluargaku. Penghinaan itu kini sudah berakhir…

Mefiboset dijadikan salah satu anak raja. Dia adalah seorang pembasmi Baal, pembasmi berhala. Cara membasminya bukan dengan cara berjuang dengan kekuatannya sendiri, tetapi dengan pertolongan Tuhan.

Mefiboset pun mengajak Mikha turut tinggal di istana bersamanya…..biarlah Mikha mengalami lagi seperti yang dia alami waktu kecil dulu…tinggal di istana, walaupun bukan istana kakek buyut Saul, tetapi kini dia memiliki kakek buyut yang baru, yaitu Kakek Daud.

Tinggal di istana, dapat baju kerajaan, disayang raja, diajak mengobrol, diajak tertawa di meja makan, bergurau tentang apa saja, dipeluk, dicinta, bercerita nostalgia tentang persahabatan raja Daud dengan ayahnya Yonatan, dan saat jam makan tiba….

Makanan sudah tersedia di meja…sebuah jamuan istana, dengan gelas kaca dan taplak sutra.

Semua anak raja, pangeran-pangeran ada di sana….Pangeran Amnon, Pangeran Kileab, Pangeran Absalom, Pangeran Adonia, Pangeran Sefaca, Pangeran Yitream,

Tetapi raja Daud berkata…sebentar…kita tunggu dulu Pangeran Mefiboset, kalau dia belum datang kita tidak akan memulai makan malam ini…

Mefiboset pun datang dengan terpincang-pincang, tetapi saat dia sudah duduk di kursi yang disediakan untuk dia sebagai salah seorang pangeran, kakinya yang pincang itu tertutupi oleh taplak sutra yang menjuntai sampai ke lantai itu..

Tidak ada yang boleh memandang rendah Mefiboset lagi, karna dia adalah anak raja, dia adalah pangeran, segala aibnya telah dihapus dan raja tidak pernah ingat bahwa dia pincang, di mata raja, dia adalah anak yang disayangi, dikasihi…raja tidak pernah malu jika di istananya dan di meja makannya duduk seorang MEFIBOSET

Bagi dia kebaikan dari Raja Daud, tidak sebanding jika dibandingkan dengan seluruh harta kekayaan warisan kakeknya Saul itu, dan biarlah seluruh harta itu diambil oleh Ziba…kalau memang Ziba mengejar kekayaan itu, bagi Mefiboset, kepulangan raja Daud dengan selamat dari pelariannya akibat pemberontakan Absalom, itu lebih penting dari segalanya. Hubungan dengan ayah angkatnya Daud lebih penting dari segalanya. Ziba tak kan mengerti hal ini, karna dia tidak mengalaminya.

 

PERENUNGAN:

  • Mefiboset sebenarnya adalah perlambang dari hidup kita
  • Kita dirancang untuk lebih dari pemenang/memusnahkan baal dalam hidup kita, menjadi penakluk, pemenang, dan diberkati, dikasihi, disayangi
  • Namun sayang…ada sebuah kepincangan yang tiba-tiba mengubah semuanya
  • Mungkin kaki kita tidak pernah pincang, tetapi mungkin saya kita memiliki
    • Keluarga yang pincang
    • Kurang kasih sayang dari orang tua
    • Dibanding-bandingkan dengan kakak/adik/sepupu kita
    • Papa dan mama yang tidak pernah rukun
    • Kepincangan ekonomi keluarga, dimana kita mungkin orang yang lahir dari keluarga yang sederhana. Tidak bisa beli apa apa
    • Kepincangan karna minder, tak punya baju bagus, tak punya tas bagus, tak punya sepatu yang bagus, tak punya rumah bagus dan selalu ngontrak, ke mana mana naik angkot dan nggak punya mobil mewah, dll
    • Kepincangan karna tak punya waktu banyak seperti teman-teman lainnya, karna harus membantu mama jaga warung, harus membantu mama bikin kue
    • Kepincangan karna mamaku sudah meninggal
    • Kepincangan karna papaku sudah meninggal
    • Kepincangan dalam pelajaran, sering dapat nilai jelek, tidak mengerti saat diterangkan pelajaran oleh guru, tidak pernah jadi juara kelas
    • Kepincangan dalam fisik, sering diejek karna pesek, karna kriting, karna hitam, karna gendut, karna terlalu kurus, karna mata sipit, dll
    • Kepincangan karna tidak ada teman yang mau bermain dengan kita, berteman dengan kita, tidak ada guru yang bangga pada kita, senang dengan kita, akrab dengan kita
    • Kepincangan karna walaupun semuanya ada, tapi papa dan mama jarang ada di rumah, mereka semua sibuk dengan urusan masing-masing
    • Kesemuanya itu terkadang membuat kita seperti anjing mati saja, tidak berguna, tidak layak, tidak membanggakan siapa pun
  • Tuhan ingin berkata pada Meribaal, jangan berjuang melawan baal / berhala itu dengan kekuatanmu sendiri, kamu pincang, kamu tidak bisa melakukannya sendiri, bersama Tuhan, kamu menjadi pembasmi baal itu. Semua adalah anugrah Tuhan, bukan karena kekuatan dan usaha kita.
  • Sadarilah saat ini Bapa sorgawi, dibambarkan seperti raja Daud…Dia memanggilmu datang ke istana, Dia ingin memulihkan keadaanmu. Dia ingin menghapuskan hal-hal yang bagimu memalukan itu, karna di mata-Nya kamu begitu berharga
    • Tidak ada keluarga yang sempurna, tidak ada orang tua yang sempurna, tidak ada teman dan guru yang sempurna, ampuni saat orang tuamu tidak seperti yang kamu mau, ampuni saat teman-temanmu tidak seperti yang kamu harapkan, dan ampuni saat kamu jumpai dirimu tidak semembanggakan seperti yang kamu harapkan
    • Tetapi ada kasih Bapa yang sempurna, dia mengasihimu tanpa syarat. Apapun keadaanmu Bapa mengasihimu, Dia mengenalmu sejak dalam kandungan ibumu, Dia menenunmu dalam kandungan ibumu, dan Dia menopang dan menggendongmu sejak kamu dalam kandungan ibumu, saat engkau lahir, kamu sangat berharga bagi Nya
    • Hanya kasih Bapa yang dapat memenuhkan kekosongan hatimu dengan kasih-Nya, dimana kekosongan itu tak dapat diisi oleh apa pun juga, seperti kekayaan, kepandaian, pakaian keren, piala, nama yang terkenal, keluarga yang tampaknya bahagia, atau apa pun juga. Hanya kasih Bapa yang dapat memelukmu dan itu dapat membuatmu bahagia. Sama seperti Mefiboset, semua yang berupa kekayaan warisan dari kakeknya tidak sebanding dengan kasih ayah angkat-nya Daud yang telah dia alami.
  • Kamu dipanggil ke istana dan Bapa ingin memelukmu.

Diskusikan dengan pembimbing rohanimu, bagian-bagian hidupmu yang pincang, bawalah kepada Yesus, dan meminta pemulihan yang daripada-Nya. Dia mengangkatmu menjadi anak-Nya, anak Raja. Hidupmu sangatlah berharga.

Andalan

DAFTAR PENDERITAAN YESUS DI KAYU SALIB


Pada saat saya mempersiapkan sebuah pelayanan di perusahaan, saya mendapat thema Pengorbanan Yesus.

Betapa terkejutnya saya, saat mendata satu per satu pengorbanan Yesus di kayu salib baik di PL dan PB, saya mendapati ternyata penderitaan-Nya begitu banyak bisa didaftarkan.

Saya tergerak memuat daftar itu di sini agar berguna bagi para penggiat anak untuk menjadi bahan konseling.

Saat kita menjumpai berbagai masalah pada anak, atau pada keluarga mereka, maka kita perlu tahu bahwa semua penderitaan jiwani telah Yesus alami.

Ijinkan Yesus menanggungnya bagi kita, agar semua masalah jiwani kita dapat terselesaikan, dan kita dimerdekakan.

Saya sendiri, sangat terberkati saat meneliti pengorbanan Yesus ini. Betapa cengeng dan rapuhnya jiwa saya, padahal yang saya alami belum ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang sudah Yesus alami di kayu salib, bagi kita, Dia sudah menggantikan kita, maka kita harus memiliki jiwa yang baik-baik saja, sehat-sehat saja.

Semoga daftar ini bisa anda simpan baik-baik dan pakai untuk mengajar, untuk konseling, dan untuk apa pun, nikmati kuasa Firman Tuhan yang sanggup mengubahkan segenap tubuh, jiwa dan roh kita.

INILAH DAFTAR 180 PENGORBANAN YESUS

DI KARYA SALIB-NYA

KARENA MENGASIHI MANUSIA.

Yesus di perjamuan malam terakhir

  1. Mendapatkan janji palsu/ janji gombal dari Petrus ( Lukas 22:32)
  2. Mendapatkan janji palsu/ janji yang hanya ikut-ikutan/ janji yang tidak sungguh-sungguh dari semua murid yang lain ( Markus 14:29, 31)

Yesus di Taman Getsemani

  1. Yesus merasa sedih ( Matius 26:37)
  2. Yesus merasa gentar ( Matius 26:37
  3. Yesus sangat takut, sangat ketakutan ( Markus 14:33, Lukas 22:44)
  4. Hati Yesus terasa sangat sedih, seperti mau mati rasanya. (Matius 26:38)
  5. Melalui masa-masa sedih, sangat ketakutan, gentar dan seperti mau mati, dengan sendirian, karena murid-muridNya malahan tidur ( Matius 26:39, 43) / ditinggalkan sahabat-sahabat-Nya pada saat mereka diminta berdoa bersama-Nya
  6. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat diandalkan. ( Matius 26: 38)
  7. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat bekerja secara tim ( Matius 26: 40)
  8. Murid-murid-Nya tidur karena mata mereka sudah berat ( Markus 14:40) Yesus diperhadapkan pada sebuah egoisme.
  9. Murid-murid Yesus sama sekali tidak memberikan dukungan , bahkan dari orang-orang pilihan/ orang-orang terdekat, dalam keadaanNya yang sedang sedih, seperti mau mati rasanya, karena mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya. ( markus 14: 34, 37, 40)
  10. Egoisme dari murid-murid-Nya serta dukungan yang sama sekali tidak mereka berikan kepada-Nya diulang-ulang oleh mereka sampai 3 kali/ dilakukan berulang-ulang. Yesus membiarkan hal itu terjadi pada kedua dan ketiga kalinya ( Matius 26: 44)
  11. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah ( Lukas 22:44), karena mengalami pergumulan yang sangat berat
  12. Yesus memutuskan untuk meminum cawan kehendak Bapa dalam hidup-Nya ( Yohanes 18:11)
  13. Yesus menanggung kesusahan jiwa ( Yesaya 53: 11)

 

Yesus Ditangkap ( Matius 26: 47-56, Markus 14: 43-50, Lukas 22: 47-53, Yohanes 18:1-11)

  1. Untuk melakukan karya salib ini, pikiran dan perasaan Kristus adalah walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia, dengan lahir di Betlehem dalam keadaan hina. ( Filipi 2: 5-7)
  2. Yesus melepaskan hak-Nya untuk mendapatkan bantuan belasan pasukan malaikat ( Matius 26:53)
  3. Yesus, dalam keadaan sebagai manusia, telah merendahkan diri-Nya ( Filipi 2: 8)
  4. Yesus dicium oleh Yudas, Murid-Nya sendiri, dalam ciuman pengkhianatan. ( Matius 26:48-50)
  5. Yesus dijual oleh Yudas Iskariot, murid-Nya sendiri ( Matius 26:15) dengan 30 keping perak. ( Zakharia 11:12)
  6. Harga yang dikenakan pada penjualan Yesus adalah 30 keping perak, Yesus dijual dengan harga seorang budak
  7. Akhir hidup Yudas Iskariot sangat mengenaskan ( Matius 27:5, Zakharia 11:13) Padahal Yesus sudah membasuh kaki Yudas Iskariot dan telah memperingatkan Yudas Iskariot dalam perjamuan malam terakhir ( Matius 26:21-25, Yohanes 13:1-30, Mazmur 41:10)
  8. Yesus ditangkap ( Matius 26:50)
  9. Yesus dibelenggu ( Yohanes 18:12), padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  10. Saat dianiaya dengan cara dibelenggu Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  11. Yesus diperlakukan seperti penyamun oleh imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal bait Allah, serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia. , karena rombongan  mereka membawa pedang dan pentung ( Markus 14: 48) padahal Dia adalah Seorang pengajar di bait Allah.
  12. Yesus ditangkap pada malam hari, karena pasukan membawa lentera, suluh dan senjata. ( Yohanes 18:3, Matius 26:5) Sebuah tindakan yang dilakukan dengan akal bulus/ tidak terang-terangan/ melainkan dengan diam-diam
  13. Yesus diperlakukan dengan tidak baik oleh kalangan atas, yang diibaratkan seperti lembu jantan dan banteng dari Basan, dan singa yang mengaum ( imam kepala, kepala pengawal bait Allah, tua-tua bangsa Yahudi, dll) Mazmur 22: 13-14)
  14. Yesus ditinggalkan oleh murid-muridNya saat Dia ditangkap ( Matius 26:31, 56, Zakharia 13;7), karena iman mereka terguncang

 

Yesus di hadapan Hanas, mertua Imam Besar Kayafas. Yohanes 18:12-24

  1. Yesus telah diputuskan hukuman mati, sebelum Yesus diadili ( Yohanes 18:14)
  2. Yesus menjadi korban kelakuan Hanas yang memberi nasihat jahat kepada orang-orang Yahudi ( Yohanes 18:14)
  3. Yesus diperhadapkan kepada Hanas, mertua Kayafas ( Yohanes 18:13), artinya diperlakukan tidak sesuai dengan prosedur, karena Kayafas tidak menjabat sebagai Imam Besar pada saat itu, melainkan menantunya.
  4. Yesus ditampar oleh seorang penjaga karena dianggap memberi jawaban yang tidak sopan terhadap Hanas, yang masih diperlakukan sebagai imam besar ( Yohanes 18:22)
  5. Yesus dikirim secara terbelenggu kepada Imam Besar Kayafas, oleh Hanas ( Yohanes 18: 24) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)

 

Yesus di hadapan Imam Besar Kayafas ( Matius 26: 57-66, Markus 14:53-65, Lukas 22: 54-65, 63-71; Yohanes 18:12-14, 19-24)

  1. Yesus diperhadapkan pada imam besar Kayafas ( Matius 26:57)
  2. Saat ditindas imam besar Kayafas, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 26: 62-63a, Markus 14: 60-61)
  3. Yesus difitnah ( Matius 26: 57-60)
  4. Yesus disalah mengerti ( Matius 26: 61-62)
  5. Yesus dipertanyakan keMesias-an-Nya ( Matius 26: 64-65), padahal tanda-tanda keMesiasan Yesus jelas ( Matius 11:2-6, KPR 2:22)
  6. Yesus dicari-cari kesalahanNya agar dapat dihukum mati ( Markus 14:55)
  7. Kemesiasan Yesus tidak diakui, sehingga Yesus dianggap menghujat Allah ( Markus 14:64, Imamat 24:16)
  8. Yesus tidak diperlakukan sesuai dengan hukum, mestinya apabila Dia dianggap menghujat, hukumannya seharusnya adalah hukuman mati dengan cara dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah, dan bukan hukuman salib. Imamat 24:16
  9. Yesus diludahi mukaNya ( Matius 26:67)
  10. Saat ditindas dengan cara diludahi Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  11. Yesus ditutupi mukaNya ( Markus14: 65)
  12. Yesus ditinju mukaNya ( Matius 26:67)
  13. Saat dianiaya dengan cara ditinju Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  14. Yesus dipukul ( Matius 26:67)
  15. Saat dianiaya dengan cara dipukul Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  16. Yesus dipermainkan ( Matius 26: 68)
  17. Yesus dihujat oleh orang-orang yang menahanNya ( Lukas 22:65)

 

Yesus disangkali oleh Petrus, murid-Nya (Matius 26: 69-75, Markus 14:66-72; Lukas 22:56-62; Yohanes 18:15-18, 25-27)

  1. Peringatan Yesus kepada Petrus, murid-Nya, diabaikan oleh Petrus (Matius 26: 30-35)
  2. Yesus disangkali oleh muridNya, Petrus, sampai 3 kali ( Matius 26: 70-75),
  3. Dan Yesus mengetahui saat peristiwa penyangkalan terhadap diri-Nya itu terjadi ( Lukas 22:61)
  4. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan dualisme/ kemunafikan kehidupan Petrus.
  5. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan kata-kata kasar yang tidak pantas dan tidak patut.

 

Yesus diserahkan kepada Pilatus. Yesus di hadapan Pilatus. ( Matius 27: 1-2, 11-26, Markus 15:1-15; Lukas 23:1-5, Yohanes 18:28-40)

  1. Semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkonspirasi jahat untuk membunuh Yesus ( Matius 27:1)
  2. Yesus dibelenggu untuk diperhadapkan pada Pilatus ( Matius 27:2) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  3. Yesus diperhadapkan ke wali negeri, yaitu Pilatus ( Yohanes 18:28, Matius 27:11)
  4. Saat ditindas imam –imam kepala, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  5. Saat ditindas tua-tua bangsa Yahudi Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  6. Yesus diperhadapkan pada sikap agamawi yang sangat kental dengan kemunafikan ( Yohanes 18:28)
  7. Yesus dituduh dengan tuduhan palsu di hadapan Pilatus ( Markus 14:57-58, Matius 27:12, Mazmur 109:2, 6-7)
  8. Saat ditindas oleh Pilatus,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:13-14, Markus 15:4-5)
  9. Yesus dipertanyakan ke-Raja-an-Nya ( Matius 27: 11)
  10. Yesus diserahkan karena dengki ( Markus 15:10, Mazmur 109: 3-5)
  11. Yesus menjadi korban hasutan penguasa yang menggerakkan massa ( Markus 15:11, 15)
  12. Yesus ditolak ( Matius 27:21)
  13. Yesus mendengar teriakan-teriakan di dekat telingaNya “Salibkan Dia!” ( Markus 15:12-13)
  14. Yesus menjadi korban penyalah gunaan kekuasaan ( Markus 15:15)
  15. Yesus dituduh sebagai penyesat bangsa( Lukas 23:2)
  16. Yesus dituduh melarang membayar pajak kepada Kaisar/ fakta diputar balik ( Lukas 23:2)
  17. Yesus dianggap penjahat ( Yohanes 18:30)
  18. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  19. Yesus diperhadapkan pada kemunafikan ( Yohanes 18: 31)
  20. Meskipun imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi paham sekali tentang nubuatan nabi Yeremia, namun ketika hal itu digenapi oleh mereka sendiri, hati mereka tetap degil ( Matius 27: 3-10, Zakharia 11;12-13) . Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.

 

Yesus di hadapan Herodes. Lukas 23: 8-12

  1. Yesus dituduh dengan tuduhan-tuduhan yang berat di hadapan Herodes ( Lukas 23: 10)
  2. Saat ditindas oleh Herodes,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Lukas 23:8-9)
  3. Yesus dinista dan diolok-olok oleh Herodes dan pasukannya ( Lukas 23: 11)
  4. Yesus diolok-olok oleh Herodes dengan mengenakan jubah kebesaran kepada-Nya ( Lukas 23: 11)

 

Yesus dikembalikan pada Pilatus ( Matius 27: 15-26, Markus 15: 6-15, Lukas 23: 13-25, Yohanes 18: 38-19:16)

  1. Yesus disalibkan tanpa ditemukan kejahatan pada-Nya ( Matius 27:23, Daniel 9:26)
  2. Yesus menjadi korban seorang penguasa bernama Pilatus yang tidak bertanggung jawab/ cuci tangan. ( Matius 27:24)
  3. Yesus diperhadapkan kepada rakyat, sebagai salah satu pilihan, Dia atau Barabas yang akan dibebaskan pada hari raya. Diperbandingkan dengan orang yang sama sekali tidak sebanding. Lukas 23:17-19.
  4. Yesus disesah/ disiksa ( Matius 27:26), di sekujur tubuhNya ada bilur-bilur ( Yesaya 53:5), punggungNya dipukul/ dicambuk ( Yesaya 50:6)
  5. Saat dianiaya dengan cara disesah/ disiksa/ dipukul dan dicambuk Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  6. Yesus menanggung penyakit kita ( Yesaya 53:4)
  7. Janggut Yesus dicabut dari pipi-Nya ( Yesaya 50:6)
  8. Saat dianiaya dengan cara janggutNya dicabut Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  9. Yesus diserahkan untuk disalibkan (Matius 27:26)
  10. Yesus diserahkan untuk diperlakukan semau-maunya ( Lukas 23: 25), hak asasi-Nya dirampas.

 

Yesus diolok-olokkan di gedung pengadilan oleh serdadu-serdadu wali negeri  ( Matius 27:27-31, Markus 15:16-20, Yohanes 19:2-3

  1. Pakaian Yesus ditanggalkan / ditelanjangi ( Matius 27:28), lalu jubahNya semula, setelah diolok-oloklah Dia, dipakaikan lagi kepadaNya ( Matius 27:31)
  2. Yesus dipakaikan jubah ungu ( Matius 27: 28), lantas jubah ungu itupun ditanggalkan daripadaNya ( Matius 27:31)
  3. Yesus dipakaikan mahkota duri di kepalaNya ( Matius 27:29)
  4. Saat dianiaya dengan cara dimahkotai duri Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  5. Yesus diolok-olok dengan mereka mulai memberi hormat kepadaNya , katanya: “Salam, hai raja orang Yahudi!” ( Matius 27:29, Markus 15:18)
  6. Yesus ditampar oleh prajurit-prajurit ( Yohanes 19:3)
  7. Saat dianiaya dengan cara ditampar Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  8. Yesus diberikan sebatang buluh di tangan kanan-Nya ( Matius 27:29)
  9. Yesus diludahi, di bagian muka-Nya ( Matius 27:30, Yesaya 50:6)
  10. Muka Yesus dinodai ( Yesaya 50:6)
  11. Serdadu-serdadu itu berlutut menyembahNya ( Markus 15: 19)
  12. Kepala Yesus dipukul menggunakan buluh ( Matius 27:30)
  13. Saat dianiaya dengan cara kepala-Nya dipukul Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  14. Yesus dijatuhi hukuman mati, yaitu hukuman yang setimpal untuk seorang penyamun ( Lukas 23: 32). Yesus adalah kayu hidup yan