Andalan

120. MATERI PERENUNGAN FIRMAN WISUDA TK : HARAPAN TIDAK AKAN HILANG


WISUDA TK IMMANUEL

KOTA WISATA BATU

25 MEI 2019

 

Ayat thema:

Amsal 23:18

Karena masa depan sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang.

Cara pemakaian gambar siluet:

Print gambar siluet di kertas HVS biasa.

  • Letakkan kertas HVS kosong di atas gambar siluet
  • Sorot dengan cahaya dari belakang.
  • Sehingga gambaran siluet terlihat dari kertas yang kosong tersebut
  • Bila anda memakai 2 gambar yang sama, maka gambar lain bisa dibantu sorot oleh anak-anak dan gambar bisa dibantu pegang oleh anak-anak juga/ ini adalah cara untuk melibatkan mereka dan suatu solusi bila ruangan cukup besar, sehingga tidak cukup hanya satu gambar di satu titik panggung, melainkan bisa menggunakan 2 gambar atau lebih di beberapa titik panggung. Untuk itu siapkan beberapa senter sesuai kebutuhan anda.
  • Gambar siluet pada tulisan ini sudah urut sesuai cerita

Durasi Penyampaian materi : 20 menit saja

 

Kita belajar dari kehidupan ratu Ester.

Ester menjadi yatim piatu kemungkinan sejak kecilnya, sehingga dia diasuh oleh Mordekhai yang adalah sepupunya, yang mengangkatnya menjadi anaknya.

Waktu raja Ahasyweros membutuhkan isteri, maka diadakanlah pemilihan isteri raja.

Ester termasuk salah satu gadis yang idkumpulkan karena  Ester adalah orang yang cantik wajahnya, dan elok perawakannya. ( Siluet 1)

Ester adalah seorang gadis yang:

T.A.A.T

  • T.A.A.T kepada ayah angkatnya, Mordekhai ( Ester 2:10,20) di mana dia tidak memberitahukan kebangsaan dan asal usulnya, karena dilarang oleh Mordekhai. Walaupun Ester sudah jadi isteri raja, Ester tetap taat kepada Mordekhai, ayah angkatnya.
  • T.A.A.T juga kepada HEGAI, sida-sida raja, penjaga para perempuan ( Ester 2:15)
  • JADILAH ANAK YANG TAAT ( SILUET 2)
  • Akhirnya Ester pun terpilih menjadi Ratu/ menjadi isteri raja. ( SILUET 3)

B.E.R.D.O.A

  • Pada saat bangsa Yahudi akan dibunuh semuanya oleh orang-orang yang jahat, Ester menyuruh orang-orang se bangsanya untuk berdoa dan berpuasa. Berseru kepada Tuhan. Bahkan Ester sendiri pun berdoa dan berpuasa. Lalu akhirnya Ester berhasil menghadap raja dan bangsanya dapat selamat dari upaya pembunuhan itu.
  • JADILAH ANAK YANG RAJIN BERDOA ( SILUET 4)

Ketika kalian jadi anak yang TAAT pada TUHAN, TAAT pada orang tua, dan TAAT pada guru, maka pasti suatu saat nanti ketika kalian sudah besar, Tuhan akan pakai kalian secara hebat/ dahsyat/ luar biasa.

Ketika kalian dari sejak kecil suka BERDOA, rajin BERDOA, maka suatu saat nanti ketika kalian sudah dewasa, sudah besar nanti, TUHAN akan pakai kalian secara hebat/dahsyat/ luar biasa.

Cita-cita Tuhan ketika menciptakan hidup kalian, bisa tercapai. Haleluya !! Yaitu hidup kalian bisa memuliakan nama Tuhan ( Yesaya 43:7) ( SILUET 5 DAN SILUET 6)

 

 

 

 

 

 

 

 

Andalan

BETAPA LUAS


BETAPA LUAS

Ketika surga-Mu mampir
Getar hatiku tiada terkata

Ketika sukacita-Mu mengalir
Nada melodiku lantas menggema

Ketika semua berteriak “Aku juga mau didoakan, Bu !”
Serasa ada Kuasa dari Atas datang menyerbu

Sejatinya ada sebuah kata
Kita tidak ada apa-apanya

Kebesaran kasih-Nya dibentangkan
Betapa luas tak terbantahkan

Memeluk setiap mereka
Tanpa memandang rupa

Jadikan kami tangan-Mu
yang membelai haru

Sampai setiap hati
terobati

Andalan

MATERI P.A PEMUDA 10. RAJA MUDA YANG CENGENG??


Materi P.A. kita kali ini panjang dan lebar, kita dapat membaginya dalam 2 kali P.A. .atau bahkan 3 kali P.A.

Menengai di mana kita memotong P.A ini silahkan dapat diatur sendiri.

DOA PEMBUKAAN; Tuhan bantu aku untuk dapat melepaskan pengampunan pada orang-orang di sekitarku, dalam nama Yesus, meteraikan FirmanMu dalam hidupku dan mampukan aku untuk melakukannya dalam hidupku, dalam nama Yesus. Amin.

 

BAHAN PERENUNGAN; Pastikan semua ayat dibaca dari Alkitab

 

8 TANGISAN SANG RAJA MUDA MESIR

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

KELAHIRAN YUSUF

Kisah Yusuf dimulai di Kejadian pasal 37, sebelum tentunya diceritakan proses kelahirannya di pasal Kej 30:22-24. Yusuf dilahirkan dari rahim Rahel yang tadinya mandul, karna sebuah doa akhirnya Rahel pun mengalami yang namanya jawaban doa dengan lahirnya Yusuf, saat Yusuf lahir, ternyata Rahel menginginkan satu lagi anak laki-laki sebagai adik Yusuf, itulah sebabnya Yusuf adalah sebuah nama yang berarti: ‘biarlah Tuhan menambah’, dan benar juga, setelah itu Tuhan benar-benar menambah dengan lahirnya Benyamin yang arti namanya adalah Anak tangan kanan, atau anak yang mendatangkan bahagia (Kej 35:16-22)

DUA BABAK KEHIDUPAN YUSUF

BABAK I : DARI RUMAH AYAH MENUJU ISTANA RAJA

BABAK 2 : DIPAKAI TUHAN MEMELIHARA UMAT PILIHAN DI TENGAH BENCANA KELAPARAN YANG MELANDA BUMI.

Dalam lika-liku perjalanan hidup Yusuf, Tuhan menggunakan rumus yang sama yang ditujukan pada Abraham, dan juga kepada semua anak-cucu Abraham secara rohani, yaitu DIBERKATI UNTUK JADI BERKAT.

Rumus ini dapat kita baca di Kej 12:1-3. Tuhan tidak sekedar ingin kita diberkati saja, tetapi tujuan yang lebih mulia dari hanya sekedar diberkati  adalah agar kehidupan kita jadi saluran berkat bagi orang lain.

Hal inilah yang Tuhan lakukan buat hidup Yusuf, hidup Yusuf dibagi dalam tahap PROSES persiapan untuk dia menjadi pemimpin, dilanjutkan dengan DIBERKATI saat dia berhasil dilantik menjadi raja muda di Mesir, dan JADI BERKAT saat dia dipakai oleh Tuhan memelihara kehidupan seisi kaum keluarganya, dan menyelamatkan mereka dari ancaman bahaya kelaparan yang saat itu melanda dunia. Menyelamatkan sebuah bangsa, yaitu cikal-bakal bangsa Israel, bangsa pilihan Allah.

Dilantik menjadi raja muda Mesir, bukan tujuan akhir daripada Tuhan atas hidup Yusuf, saat penentu dalam hidup Yusuf justru setelah jadi raja muda Mesir, apakah ia berhasil jadi saluran berkat untuk keluarganya?

BABAK PERTAMA , 7 TIKUNGAN TERJAL TANPA AIR MATA SEDIKITPUN

Babak pertama kehidupan Yusuf dilalui tanpa air mata sedikitpun

Di kejadian 37 saat pertama kali diceritakan bahwa Yusuf bermimpi, usianya pada saat itu masih 17 tahun, yaaah kalau sekarang antara kelas 1-2 SMU.

Menarik di sini bahwa dari pasal 37 ini bermula, sampai di kej pasal 41:46 saat ia dilantik menjadi raja muda di Mesir pada usianya yang ke 30 tahun, (jadi sudah ditulis riwayat hidupnya yang mencakup 13 tahun pengembaraan di Mesir, mulai dari :

  • mimpinya ditertawakan/ dijadikan bahan ejekan
  • dilucuti
  • dimasukkan sumur
  • dijual,
  • bekerja jadi budak di rumah Potifar/ diperbudak
  • difitnah
  • dijebloskan dalam penjara
  • dilupakan teman sepenjara selama 2 tahun

tidak satu ayat pun menuliskan bahwa YUSUF MENANGIS, dalam 8 perkara tersebut.

Bagaimana mungkin hal ini terjadi? Bukankah yang Yusuf alami itu sungguh suatu hal yang sulit untuk dilalui tanpa air mata sedikitpun?

Bisa saja terjadi beberapa kemungkinan:

  • Visi yang sedemikian kuat dalam diri Yusuf untuk suatu saat mimpi-nya digenapi itulah yang mendorong dia untuk tetap bertahan dalam menghadapi segala tantangan
  • Kedekatan Yusuf dengan Tuhan, yang membuat Yusuf tetap bertahan, karna jika dibandingkan dengan Maz 1, dan kisah hidup Yusuf, bisa jadi karna Yusuf hidupnya dekat dengan Tuhan, menyebabkan apa saja yang diperbuatnya tetap berhasil, walau ia di penjara, di rumah Potifar, dan di mana saja.
  • Bisa jadi, memang Yusuf adalah pribadi yang tahan menderita.

Tetapi pertanyaannnya sekarang adalah, apakah Yusuf yang tahan menderita ini, masih tetap tahan berdiri teguh, saat dia berada di puncak kariernya?

PERTAMA KALI DICATAT GEJOLAK EMOSI YUSUF

l      Yusur menegor mereka dengan membentak (Kej 42:7)

Pertama kali Alkitab menuliskan emosi Yusuf yaitu pada saat ia berpura-pura tidak mengenal kakak-kakaknya saat kakak-kakaknya membeli gandum ke Mesir…..tetapi sungguh terasa emosional seorang Yusuf waktu ia
MENEGOR MEREKA DENGAN MEMBENTAK (Kej 42:7), padahal sebelumnya ia tidak pernah dicatat membentak siapa pun juga, baik itu kakak-kakaknya, temannya sesama budak di rumah Potifar, Nyonya Potifar, ataukah temannya di penjara, atau siapa pun juga.

Pertanyaannya sekarang, apakah bentakan Yusuf itu hanya sekedar acting/ berpura-pura semata, ataukah sebuah ‘peran antagonis’ yang awalnya ‘iseng’ tetapi kemudian sangat dinikmati?

ACTING ATAU SUNGGUHAN?

Beberapa ayat berikut ini menjadi

n      Acting  (Kej 42: 7), disertai tegoran dengan membentak

n      Memakai juru bahasa untuk menyamarkan bahwa Yusuf mengerti bahasa Ibrani (Kej 42:23)

n      Melemparkan tuduhan bahwa mereka pengintai (Kej 42:9) setelah ia teringat akan mimpinya

n      Memenjarakan mereka semua selama 3 hari Kej 42:17

n      Menyandra Simeon dan membelenggu di depan mata mereka Kej 42:24

n      Membuat gara-gara dengan piala di karung gandum Benyamin Kej 44:1-2 untuk melihat reaksi mereka, apakah mereka membenci Benyamin seperti mereka membencinya dulu.

Kalau Cuma acting, rasa-rasanya tidak perlu sampai harus memenjarakan mereka segala, membelenggu Simeon di depan mata mereka, dan lain sebagainya. Ini semua lebih mengarah pada ‘balas dendam’ terselubung. Ia sungguh ingin mereka merasakan juga rasanya dibelenggu, dimasukkan dalam penjara, diintimidasi, dan semua yang dulu pernah ia alami. Sepertinya ada kenikmatan tersendiri memerankan peran antagonis itu. Entah sampai kapan sandiwara itu akan berakhir…

NAIK TURUN EMOSI YUSUF

Perhatikan di sini naik turun emosi Yusuf. Dapatkah kita membayangkan saat kita masih hidup dan segar bugar, dikatakan sudah mati? Itulah yang dialami Yusuf saat kakak-kakaknya mengatakan dia sudah mati (Kej 42:13), perhatikan di ayat berikutnya (14-16) Yusuf pun bereaksi keras, ia tidak memperbolehkan mereka pulang, hanya satu saja yang boleh pulang dan hanya boleh datang lagi jika membawa Benyamin ke Mesir

Akhirnya mereka pun sebelum pulang, dibuat Yusuf mencicipi rasanya masuk penjara selama 3 hari.

Perubahan emosi Yusuf tampak, setelah ia mengubah keputusan setelah menjebloskan kakak-kakaknya dalam penjara selama 3 hari. Ia menyuruh mereka semua pulang, dan hanya menyandra salah satu dari mereka , yaitu Simeon. Bisa dimaklumi naik turun emosi Yusuf itu tampak, ketika perubahan keputusan itu tampaknya dikarenakan ia tidak tega kalau kaum kerabatnya mati kelaparan.

JADI KESIMPULANNYA, SEMUA ITU ACTING ATAU SUNGGUHAN?

Setelah Yusuf mengaku siapa dirinya sebenarnya dalam Kejadian 45:3, reaksi kakak-kakaknya menjadi takut dan gemetar menghadapi Yusuf. Bagaimana tidak? Mereka pernah dibentak, ditegor, disandra, dijebloskan dalam penjara, dibelenggu, dituduh, bahkan diancam untuk dibunuh (Kej 42:20). Kalau Yusuf cuma acting, rasanya tidak perlu sampai mereka takut dan gemetar. Sulit sekali membedakan antara acting dan sungguhan bagi para kakak, karna bisa saja di mata mereka, Yusuf dikawatirkan sebagai sosok raja muda yang kejam dan bengis.

SEORANG RAJA MUDA YANG MENGEJAR KEBAHAGIAAN

Yang dikejar dan didambakan Yusuf adalah bertemu dengan Benyamin, adik kandungnya. Dari kakak-kakaknya ia tahu bahwa ayahnya masih hidup, tetapi mengapa ia tidak mengejar ingin bertemu ayahnya?

Mungkin saja itu dikarenakan Yusuf curiga pada kakak-kakaknya kalau-kalau Benyamin yang pastinya juga adalah anak kesayangan ayahnya selepas kepergiannya, menjadi sasaran kebencian kakak-kakaknya seperti yang terjadi pada dirinya dulu. Oleh karna itu ia rela membunuh kakak-kakaknya kalau saja terbukti bahwa mereka membohonginya bahwa Benyamin masih hidup. (Kej 42:20). Ancaman pembunuhan ini tidak main-main, karna sudah keluar dari mulut seorang raja muda Mesir. Pada zaman dahulu perkataan seorang raja itu akan benar-benar dilaksanakan, jadi tidak mungkin raja hanya bergurau saja dalam ucapannya.

Tetapi secara rohani hal itu juga mengandung arti tersendiri. Yusuf, sang raja muda Mesir, mendambakan yang namanya BENYAMIN yang artinya KEBAHAGIAAN.

Apakah seorang Yusuf masih mengejar kebahagiaan dalam hidupnya? Apakah ia masih kurang dalam hal makanan, pakaian, kemewahan istana, keluarga yang bahagia ….? Apakah ia masih kurang puas dengan semua itu?

Ternyata kemewahan, uang, jabatan, fasilitas, tabungan, dan masih banyak lagi, tidak menjamin kebahagiaan seseorang. Dalam hidup Yusuf semuanya sudah ada, tatapi dalam hidupnya masih ada sesuatu yang masih mengganjal, yaitu: Kej 41:50-52, ada kepahitan dalam hidup Yusuf, sehingga ia berusaha mengubur dalam-dalam hal-hal yang menyakitkan di masa lalu, baik di Kanaan maupun di Mesir, itu terlihat dari caranya memberi nama anak-anaknya, Efraim dan Manasye. Melupakan masalah tidak menyelesaikan masalah, dan melupakan belum tentu disertai dengan mengampuni, tetapi mengampuni itu pasti melupakan.

Ternyata kebahagiaan tidak dapat digantikan dengan apa pun juga yang saat itu sudah dimiliki Yusuf.

Yusuf tetap ingin agar BENYAMIN didatangkan, kalau perlu disertai dengan membunuh kakak-kakaknya. Kej 42:20. Bukankah kebencian sama dengan pembunuhan? Kebencian Yusuf menjadi ganjalan dalam hidupnya, sehingga kebahagiaan yang sejati belum diraih olehnya.

Setelah panjang lebar kita membahas mengenai betapa tidak mudahnya proses Yusuf itu sampai pada titik mengampuni kakak-kakaknya, kini kita akan membahas mengenai 8 tangisan Yusuf, yang menggambarkan 8 step dalam kehidupan Yusuf, yang tentunya juga menggambarkan kehidupan kita juga.

8 TANGISAN YUSUF DI BABAK KEDUA KEHIDUPANNYA

13 tahun telah berlalu, sejak umur 17 tahun, sang remaja Yusuf bermimpi yang indah-indah, bervisi yang dahsyat-dahsyat, sampai akhirnya dia diproses sehingga di usia 30 tahun dia pun dilantik menjadi raja muda di Mesir, sebuah perjalanan panjang berliku dan terjal dilaluinya tanpa tangisan sedikitpun. Benar-benar hebat !

Kini telah berlalu selama 7 tahun masa kelimpahan dan 2 tahun masa kekeringan….usianya kini telah mencapai 39 tahun. babak kedua kehidupannya kini dimulai dengan kedatangan kakak-kakaknya.

mari kita ikuti tangisan demi tangisan yang mengalir di pipi Yusuf, sang raja muda Mesir itu…

TANGISAN YUSUF YANG PERTAMA

TANGISAN SAKIT HATI
KEJADIAN 42: 24

…kala itu Yusuf yang berpura-pura memakai juru bahasa, padahal ia tahu semua yang dipercakapkan kakak-kakaknya, ia mendengar kakak-kakaknya saling menyalahkan perihal kejahatan yang mereka lakukan dulu padanya.

saya membayangkan peristiwa itu, dan menyimpulkan bahwa pada saat itu Yusuf seperti dipaksa MEMBONGKAR LUKA LAMA YANG MENYAKITKAN.

Dia sebenarnya sudah bertekad melupakan saja masa lalu yang kelam itu , hal ini terlihat di caranya dalam memberi nama anaknya, Lihat Kejadian 41:50-52. Masa lalu yang kelam itu terdiri dari dua babak, masa lalu yang tidak enak saat ia dijahati oleh kakak-kakaknya di negrinya sendiri, dan masa lalu yang kelam saat ia difitnah istri Potifar dan dipenjara tanpa alasan dan dilupakan oleh Juru minuman raja.

LUKA yang belum sembuh, tetapi diungkit kembali akan menimbulkan AIR MATA YANG MENYAKITKAN. Dan luka itu kembali menganga saat (kej 42:9,13,22) kakak-kakaknya pun menyebutkan bahwa ia sudah tiada, bahwa ia sudah mati, bahwa ‘darah’ kematiannya menuntut kehidupan kakak-kakaknya. Tangisan ini adalah tangisan yang lahir dari trauma masa lalu yang menyakitkan, tangisan sakit hati karna ada luka lama yang disangka sudah sembuh karna sudah dilupakan ternyata masih bernanah.

Arti dari tangisan pertama ini : Tangisan sakit hati akan menghambat kita beranjak dari tahap pertama pada tahap kedua dalam kehidupan kita, menghambat kita beranjak dari tahap diberkati kepada tahap jadi berkat

Ingat dua mimpi Yusuf yang berbeda artinya, mimpi pertama menceritakan dimana gandum kakak-kakak Yusuf menyembah pada gandum Yusuf. Dalam mimpi ini digambarkan keberadaan Yusuf yang menjadi pemimpin, mengatasi kakak-kakaknya. Hal ini sudah digenapi saat Yusuf menjadi raja muda Mesir, dan kakak-kakaknya datang membeli gandum padanya.

Bagaimana dengan mimpi kedua? Tidak hanya ada bintang milik Yusuf, tetapi juga ada 11 bintang lainnya yang menyembah bintang Yusuf, tetapi tidak hanya itu saja, ada matahari dan bulan yang ikut menyembah. Pada saat Yusuf bermimpi ini, sebenarnya ibunya , Rachel, sudah meninggal, lalu kalau matahari menggambarkan ayah, mengapa digambarkan juga Bulan, bukankah pada saat Yusuf jadi raja muda Mesir, sang ibu tidak ikut datang ke Mesir, karna bahkan pada saat Yusuf masih bermimpi di usia belianya 17 tahun pun, sang ibunda telah tiada. Matahari dan bulan dan 12 bintang adalah penggambaran dari sebuah KELUARGA. Yusuf tidak hanya dibawa Tuhan pada mimpi pertama, jadi pemimpin, jadi orang yang berhasil saja, tetapi, Tuhan akan bawa Yusuf pada mimpi yang kedua, yaitu jadi berkat buat KELUARGA, memberi makan kaum keluarganya dan menyelamatkan mereka dari ancaman bahaya kelaparan, dan dengan demikian dia dipakai Tuhan untuk menyelamatkan cikal bakal bangsa Israel, umat pilihan Tuhan.

Mari beranjak dari mimpi pertama kepada mimpi yang kedua. Diberkati untuk kemudian bisa jadi berkat

TANGISAN YUSUF YANG KE DUA

TANGISAN RINDU TAK SAMPAI

Kej 43: 29-31

Yusuf menangis dengan sangat terharu saat ia melihat Benyamin, adik kandungnya. Kerinduan yang sangat dalam yang dipendam selama 22 tahun (13 tahun dari bermimpi sampai dilantik jadi raja muda, ditambah 7 tahun kelimpahan, ditambah 2 tahun masa kelaparan , KEj 45:6). Bahkan diceritakan bahwa Yusuf MENAHAN hatinya dari rasa rindu yang hebat (Kej 43:31)

Beda ceritanya, jika saat itu Yusuf sudah mengambil keputusan untuk mengampuni kakak-kakaknya, dan ia sudah memperkenalkan diri pada mereka, pastilah saat itu ia sudah dapat melepas rindunya pada Benyamin dan merangkulnya seperti yang ia lakukan setelah ia mengakui siapa dia sebenarnya di pasal 45:14.

Artidari tangisan kedua ini adalah : LUKA lama yang belum sembuh, KEPAHITAN yang belum dibereskan, HUBUNGAN yang rusak dan belum dipulihkan , akan menimbulkan TANGISAN. Tangisan ini adalah sebuah bentuk tangisan yang lahir dari adanya kerinduan-kerinduan yang belum tercapai.

Selama belum ada pengampunan, kebahagiaan yang sejati (Benyamin) tidak dapat diraih,  sekalipun sudah tinggal di istana yang mewah sekalipun

Mungkin anda rindu adanya pemulihan ekonomi, rindu pertobatan pasangan atau anak-anak anda, atau rindu segera mendapat pasangan, dll. Ayo lepaskan diri dari kepahitan, lepaskan pengampunan buat orang-orang yang menyakiti hati saudara, jangan biarkan ada air mata kerinduan yang tak sampai, tumpah ke pipi saudara.

TANGISAN YUSUF YANG KETIGA

TANGISAN PENGAMPUNAN

Kej 45: 1-4

Ada tangisan yang begitu keras, sampai-sampai seisi istananya mendengar tangisan itu. Darimana datangnya tangisan itu? Dari kej 45:1 Yusuf sudah tidak bisa lagi menahan hatinya. Saat ia memutuskan untuk memperkenalkan diri pada kakak-kakaknya, saat ia memutuskan untuk mengampuni kakak-kakaknya, ada sesuatu hal yang menyakitkan yang dicabut dari akar tanah hatinya.
Apa itu?
yaaaah semacam rasa sakit yang selama ini ‘dipelihara’ , menungu saatnya pembuktian siapa yang benar atau salah (baca hal ini di kej 42:9), menunggu saatnya pembalasan (Yusuf membentak mereka, menuduh mereka mata-mata, memenjarakan mereka selama 3 hari, menyandra salah satu dari mereka sampai Benyamin tiba, dan membuat gara-gara dengan meletakkan piala di kantung Benyamin), menguji apakah ada pertobatan di kakak-kakak, apakah mereka masih ada iri pada Benyamin adiknya, dll

rasa sakit yang terkadang mungkin terasa enak itu, kini harus berakhir. Kini harus mengambil langkah melupakan walau kadang mengingat kejahatan mereka di masa lalu itu sakit-sakit enak. Kini harus mengambil langkah mengampuni walau kadang sensasi membalas dendam itu rasanya memuaskan hasrat kemarahannya yang terpendam selama 22 tahun ini.

Saat keputusan itu diambil, ada EGO yang dibunuh, butuh kerelaan hati untuk berkata “ya sudah…saya digitukan ya ndak papa…”, butuh kerendahan hati untuk tidak berkata ‘sekarang saya berkuasa, …lha terus kamu mau apa…hah…?” , butuh hikmat untuk tidak perlu berkata “Bener kan mimpiku dulu itu…? Percaya nggak sekarang, bahwa aku jadi pemimpin atas kalian…?”

Itu sakit…kematian EGO itu sakit.

Saat ada air mata kala mengampuni, lepaskan saja, air mata pelepasan pengampunan itu sangat berharga di mata Tuhan, lepaskan tangis itu sekeras mungkin, tak mengapa, hati yang hancur tidak dipandang hina oleh Tuhan. Menurut penelitian, saat kita menangis, ada detoksifikasi yang sedang terjadi, ada racun-racun yang dibuang keluar dari tubuh kita.

Tangisan ketiga ini adalah titik terkritis dalam hidup Yusuf, karna tangisan ini adalah tangisan penentu akhir dari sebuah babak sandiwara. Terkadang kita tidak mau kehilangan ‘peran antagonis’ yang terkadang mengashikkan. Titik kritis dalam hidup Yusuf jusru bukan saat dia ada di sumur, dipenjara, dan lain-lain. Tetapi di tangisan ke tiga ini. Tangisan pengampunan inilah yang menyebabkan Yusuf dapat menaruh prioritas ilahi di atas agenda pribadinya, hal ini dapat kita lihat pada komentar Yusuf di kej 45:5-7, Yusuf memutuskan untuk sepakat dengan Tuhan bahwa pelantikannya jadi raja muda Mesir (Kej 45:8) hanyalah sebagai alat untuk mencapai tujuan utama Tuhan dalam hidupnya di Kej 45:5-7. Bandingkan dengan Rom 8:28, bahwa Allah turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Kesadaran Yusuf, bahwa ia diberkati untuk tujuan utama jadi berkat.

Sama seperti Ester dipakai Tuhan menyelamatkan bangsa Israel dari pembunuhan keji, maka Yusuf pun dipakai Tuhan untuk menyelamatkan bangsa Israel dari ancaman bahanya kekurangan pangan yang saat itu melanda DUNIA.

Titik terkritis dalam hidup Yusuf ternyata di sini, di air mata ketiga. Bukan adanya dia di sumur gelap, bau, penuh tikus dan kecoa, bukan saat dia dijual di negri asing, bukan saat dia mengepel dan menyapu rumah Potifar, juga bukan saat menahan rasa sakit karna fitnahan tante Poti, juga bukan saat ia meringkuk di penjara tanpa sebab yang masuk akal, menunggu selama 2 tahun tanpa batas yang pasti, karna juru minuman melupakan dia.

Mengapa itu semua bukan titik kritis…?

Karna hanya dengan cara itu, Tuhan memakai skenario ‘unik’ dari babak- ke babak untuk menempatkan Yusuf menjadi Raja Muda di Mesir, Dia melengkapi Yusuf dengan:
-keahlian menafsirkan mimpi
-kecerdasan bergaul sehingga dimana pun disukai
-kepemimpinan sehingga dimana pun dianggat menjadi kepala
-pembentukan sikap hati dan karakter yang baik, sehingga di manapun selalu menjadi kesayangan.
-kemampuan memanagement sehingga bisa diberi hikmat mengatur strategi pendistribusian pangan selama 14 tahun.

tetapi setelah Yusuf duduk di kursi Raja Muda……ternyata itu bukan pencapaian akhir bagi Tuhan. Tuhan ingin memakai Yusuf jadi penyelamat keluarganya, kerabatnya.

Pencapaian akhir bagi Tuhan, belum tentu dijadikan Yusuf pencapaian akhir, kini Yusuf bisa berkata:
“semua sudah sukses sekarang….mau apa lagi…? Pura-pura tidak kenal kakak-kakak jahat itu juga nggak papa kog, nggak pengaruh apa-apa dalam hidupku”

Karna Yusuf bukan robot, ia bisa sakit hati, ia bisa terkenang perkara menyakitkan, ia bisa trauma, ia bisa menggunakan kekuasaannya untuk membalas dendam atau apa saja

Inilah titik kritis Yusuf, tetapi saat ia akhirnya berani berkata “Ya Tuhan, aku mau mengampuni mereka, karna aku tahu kursi raja muda ini bukan finish….tetapi finishnya adalah memeluk kakak-kakakku itu, dan memberi mereka makan agar mereka tetap hidup…kalau itu yang Engkau mau…aku juga mau Tuhan”
Titik kritis itu lewat….

Aneh kan Alkitab itu? Masa-masa Yusuf mengalami masa sulit, tak satupun membahas mengenai Yusuf menangis. Sampai ia jadi raja muda, tetapi saat ia sudah di posisi puncak…Alkitab mencatat ada delapan kesempatan ia menitikkan air mata

KEJ 45: 9, tangisan pengampunan membuat Yusuf beranjak dari mimpi pertama kepada mimpi keuda, bisa jadi berkat buat semuanya, dan tidak terlewatkan untuk bertemu dengan ayahnya dan mendapatkan doa berkat dari ayahnya sebelum ayahnya meninggal.

Seandainya Yusuf tidak menghentikan actingnya, tentunya ia hanya dikenang sebagai raja muda Mesir saja, tetapi tida dikenang sebagai alat yang dipakai Tuhan menyelamatkan cikal-bakal bangsa Israel dari ancaman bahaya kelaparan yang melanda dunia saat itu.

Memang air mata ketiga ini sangat menyakitkan, tetapi harus dialami atau Tuhan akan memakai orang lain (Bandingkan dengan Ester 4:14)

Arti dari air mata ketiga ini : Kalau kita ingin jadi berkat, tidak hanya sekedar diberkati, air mata ketiga ini , yaitu air mata pengampunan harus dialami, Tanpa pengampunan, kita tidak dapat menjadi berkat.

TANGISAN YUSUF YANG KEEMPAT

TANGISAN BAHAGIA

Kej 45: 14

Ada air mata yang terlepas saat kerinduan itu tersampaikan, yaitu memeluk adik kandungnya yang sudah 22 tahun tak bersua. Ada hasrat yang terlepas, ada sebuah kenyataan bahwa yang dirindukan ada di depan mata dan siap dipeluk tanpa ada batasan RAJA MUDA dan PEMBELI GANDUM, tanpa ada batasan bahasa Mesir dan bahasa Ibrani, tanpa ada batasan antara Kanaan dan Mesir, tanpa ada batasan antara kakak dan adik, tanpa ada batasan si kaya dan si pengembara.

Itulah air mata bahagia, air mata haru. terkadang aneh juga, karna air mata juga hadir tidak pada saat duka saja, tetapi juga pada saat suka yang amat sangat.

Arti tangisan keempat : Yusuf tak kan mengeluarkan air mata sukacita ini, kalau ia terus menunda dan tak kan memperkenalkan diri pada saudara-saudaranya. Yusuf tak kan mengeluarkan air mata sukacita ini, kalau ia tidak mengambil keputusan untuk mengampuni kakak-kakaknya.

Tangisan bahagia ini tidak dapat digantikan oleh kemewahan istana Mesir sekalipun.

Bisa saja Yusuf bertahan hanya di air mata pertama saja, yaitu air mata yang keluar karna rasa sakit hati, atau kemudian hanya bertahan di air mata berikutnya, yaitu air mata menahan rasa rindu. Dan seterusnya mereka akan jadi orang asing terus, dan akhirnya sampai menutup mata, ia hanya dikenal sebagai Raja Muda Mesir yang sangat terkenal saja, tetapi tidak dikenal sebagai orang yang dipakai Tuhan menyelamatkan kehidupan sebuah bangsa pilihan.

Perlunya Yusuf melewati air mata ketiga…yaitu air mata yang sangat menyakitkan daging, yaitu air mata melepas pengampunan….barulah tahap akhir ada air mata sukacita, air mata haru.

Mengapa ada banyak kerinduan kita belum terjawab? Mungkin karna ada titik kritis yang belum kita lewati…yaitu titik dimana kita memutuskan untuk melepaskan pengampunan. Tangisan keempat ini tak kan lahir tanpa adanya tangisan ketiga.

Dalam tangisan keempat ini ada semua kerinduan, angan-angan dan cita-cita serta pokok doa yang bisa terjawab saat melepaskan pengampunan. Doa orang benar jika dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya. Orang benar di sini salah satu artinya adalah orang yang mau mengampuni

TANGISAN YUSUF YANG KELIMA

TANGISAN PEMULIHAN

Kej 45: 15

Mengapa saat memeluk Benyamin dengan kerinduan , tangisan dituliskan, dan di ayat berikutnya saat memeluk kakak-kakak yang lainnya , dituliskan lagi ia menangis… apakah tangisan ini berbeda?
Oh ya , jelas berbeda, karna pada Benyamin adalah tangisan kerinduan yang terlepas dan melegakan, tetapi pada kakak-kakak ada tangisan pemulihan

Tangisan pemulihan inilah yang melahirkan kemesraan dari sebuah hubungan yang tadinya retak, dan lumernya kekakuan komunikasi yang seolah-olah dibatasi tembok tebal, bahkan sanggup menyambungkan kembali komunikasi yang tadinya terputus. Kebekuan-kebekuan kini menjadi lumer (Bandingkan dengan kej 45: 3, 4)

Ketika ada tangisan pemulihan, semua berjalan dengan manis, akrab, indah, dari hati-ke hati, dst

Hasil dari tangisan ketiga (pengampunan), keempat (kebahagiaan) dan kelima (pemulihan) ini menghasilkan Kej 46: 16-20, saat Yusuf menerima kakak-kakaknya dengan baik dan mesra,  maka Firaun pun memperkalukan hal yang sama. Berkat tanah gosyen pun mengalir melalui kebaikan hati Firaun.

Jika yang terjadi sebaliknya, (kepahitan, kemarahan, dan hubungan yang kaku) mungkin Firaun akan ‘bantu’ Yusuf memenjarakan kakak-kakaknya selama-lamanya.

Hal ini sejalan dengan Maz 133, dimana ada kerukunan, kemesraan, disitulah Tuhan memerintahkan berkat untuk turun, seperti embun dan minyak yang mengalir.

Mungkin ada berkat-berkat yang beku/macet/belum cair dalam hidup kita, hal ini dikarenakan mungkin karna belum adanya tangisan pengampunan yang melahirkan datangnya tangisan pemulihan ini. Saat Zion dipulihkan, keadaan mereka penuh dengan tawa, lebih dari sekedar kebahagiaan biasa . (lebih daripada memeluk BENYAMIN)

TANGISAN YUSUF YANG KEENAM

TANGISAN MUJIZAT ITU NYATA

Kej 46:29

Tangisan ini adalah tangisan saat Yusuf bertemu dengan ayahnya Yakub. Mengapa kita namakan tangisan ini adalah tangisan Mujizat itu nyata? Karna pertemuan ini adalah hal yang mustahil di mata Yusuf, Yusuf  pun ragu apakah pada masa itu ayahnya masih hidup (lihat di Kej 43: 27, dan 47:28), serta hal ini pun menjadi hal yang mustahil di mata Yakub (Kej 45:26), Yakub sama sekali tidak menyangka kalau ia bakal bisa bertemu lagi dengan Yusuf.

Mengapa hal ini terjadi seperti itu? Mari kita main hitung-hitungan matematika Alkitab, untuk menghitung usia Yakub saat Yusuf pergi dijual ke Mesir

  • Usia Yusuf saat dijual ke Mesir (Kej 37:2), 17 tahun
  • Usia Yusuf saat dilantik jadi raja muda di Mesir (Kej 41:46) adalah 30 tahun
  • Jadi Yusuf diproses selama 30-17 = 13 tahun
  • Pada saat kakak-kakak Yusuf datang membeli gandum, saat itu adalah tahun kedua di masa 7 tahun kekeringan, itu artinya sudah melewati 7 tahun kelimpahan.
  • Jadi pada saat kakak-kakak datang membeli gandum (Kej  45:6)  itu adalah 13 tahun + 7 +2 = 22 tahun selepas kepergian Yusuf
  • Usia Yakub saat meninggal adalah 147 tahun (Kej 47:28), padahal di usia itu dicatat ia telah tinggal di Mesir selama 17 tahun
  • Jadi usia Yakub saat bertemu dengan Yusuf di Mesir adalah 147 -17 = 130 tahun.
  • Jadi usia Yakub saat berpisah dengan Yusuf saat Yusuf dijual ke Mesir adalah 130 – 22 = 108 tahun
  • Jadi usia Yakub saat Yusuf dilahirkan adalah 108 – 17 = 91 tahun, oleh karna itu Kej 37:3 mencatat bahwa Yusuf dilahirkan pada masa tuaYakub.
  • Jadi usia Yusuf saat bertemu ayahnya di Mesir adalah 17+22 = 39 tahun

Kini bisa kita bayangkan, bahwa Yusuf dilahirkan saat ayahnya berusia 91 tahun, dan saat Yusuf terpisah dari ayahnya karna dijual ke Mesir. usianya saat itu adalah 17 tahun, sedang usia ayahnya adalah 108 tahun. Kini telah berlalu 22 tahun kemudian, usia Yusuf kini mencapai 39 tahun, dan menurut perhitungan Yusuf, ayahnya kini telah berusia 130 tahun….dan masih hidup?

Waaau…luar biasa kalau masih bisa berkesempatan bertemu ayah. Dan karna kebaikan Tuhan, ia diberi kesempatan merawat ayahnya selama 17 tahun lagi. Jumlah tahun yang sama dimana Yusuf dari masa kecil sampai usia 17 tahun menerima kasih sayang ayah yang luar biasa.  Sebuah mujizat telah terjadi

Arti tangisan ke enam, pada titik ini bukan hanya hal-hal yang dirindukan/diimpikan/diidamkan yang Tuhan berikan setelah kita mengampuni, tetapi akan ada berkat yang diperintahkan, bahkan akan ada mujizat-mujizat yang kita alami, kita akan melihat perkara-perkara ajaib terjadi dalam hidup kita, hal-hal yang dahsyat yang Tuhan berikan buat kita, semua yang tak pernah kita pikirkan yang telah Dia sediakan bagi kita.

TANGISAN YUSUF YANG KETUJUH

TANGISAN ANAK SULUNG

Kej 50:1

Dalam tangisan ketujuh ini, Yusf menangis saat ayahnya meninggal dunia. Yusuf menangis karna sedih, karna ia kehilangan orang yang disayangi, tetapi juga tangisan kelegaan karna :

  • bisa bertemu dengan ayah lagi setelah terpisah selama 22 tahun, dalam usia ayah yang saat itu sudah sangat tua, 130 tahun
  • bisa merawat ayahnya selama 17 tahun di Mesir, dan menyelamatkan dari bencana kelaparan
  • bisa mendapat doa berkat sebagai berkat anak sulung, yaitu berkat double porsi (walaupun secara lahiriah Yusuf bukan anak sulung, tetapi ialah yang mendapat berkat hak kesulungan) Kej 48:22, Kej 49: 22-26, terutama ayat 26c
  • bisa berkesempatan dimana anak-anaknya (Efraim dan Manasye) mendapat doa berkat dari ayahnya
  • bisa menguburkan ayahnya dengan penguburan yang megah, Yusuflah yang memimpin upacara penguburan ini diantara kakak-kakaknya (Kej 50:14)
  • bisa menguburkan ayahnya di kuburan yang diinginkan ayahnya

Arti tangisan ketujuh ini: tidak cukup hanya mimpi yang digenapi, dan mujizat yang terjadi, tetapi lebih dari itu, ada berkat double porsi / hak kesulungan yang akan kita dapatkan, saat kita berhasil melewati air mati ketiga / air mata pengampunan. Karna air mata pengampunan Yusuf adalah pintu untuk bertemu dengan akhir dari kehidupan Yakub yang bertepatan dengan  moment doa berkat dan waris.

TANGISAN YUSUF YANG KEDELAPAN

TANGISAN UJIAN

Kej 50:17

Setelah 17 tahun mereka tinggal di Mesir, itu artinya 5 tahun menyelesaikan masa kelaparan, dan ditambah dengan 12 tahun masa pemulihan di Mesir, ayah mereka meninggal dunia. Setelah ayah meninggal, kakak-kakak Yusuf begitu kuatir kalau Yusuf membalas dendam pada mereka selepas kepergian ayah mereka. Mereka pun sekarang bergantian acting pada Yusuf, membuat cerita karangan akan pesan terakhir Yakub serta mengirim utusan untuk menyampaikan pesan itu.

Saat Yusuf mendengar pesan itu disampaikan, ia pun menangis. Apa belum cukup pembuktian selama 17 tahun ini, bahwa ia mengasihi mereka dengan tulus? Apa belum cukup pembuktian selama 17 tahun ini bahwa ia memelihara hidup mereka?

Tangisan ini adalah tangisan yang lahir dari rasa sakit hati karna tidak dipercaya, tidak dimengerti, tidak diterima dengan tulus, oleh kakak-kakaknya.

Jika timbul sakit hati kedua karna hal itu, dan Yusuf tidak bisa mengatasinya, bisa jadi Yusuf gagal untuk menjadi berkat (bandingkan dengan ayat Kej 50:19-21)

Arti dari tangisan kedelapan ini adalah: tangisan terakhir ini adalah tangisan yang menentukan apakah kita akan terus menjadi berkat atau tidak, tangisan ujian apakah kita akan tetap mengampuni atau tidak, tangisan ini adalah tangisan ujian apakah kita akan kembali pahit atau tidak, jika lulus dalam hal ini, akan menimbulkan ketenangan pada orang-orang sekitar dengan perkataan yang nyaman didengar (Kej 50:21 c). Tangisan ini adalah tangisan garis akhir atau tangisan garis penentu

KESIMPULAN

  • Ada tangisan sakit hati yang terkadang mampir dalam hidup kita
  • Ada tangisan kerinduan yang tak sampai, terkadang menerjang hidup kita, sehingga ada banyak kerinduan, cita-cita, angan-angan yang tidak tergapai dalam hidup kita
  • Tuhan ingin kita melepaskan tangisan pengampunan
  • Tangisan pengampunan ini akan mendatangkan tangisan bahagia, dimana semua impian kita jadi nyata
  • Tangisan pengampunan ini juga yang akan membawa kita pada pemulihan, sehingga berkat-berkat yang beku kini dilumerkan, dan berkat pun diperintahkan turun
  • Tangisan pengampunan ini juga yang akan membawa kita pada tangisan mujizat, semula hal yang kita piker mustahil, itu menjadi tidak mustahil bagi hidup kita.
  • Setelah itu kita diberikan juga tangisan ke 7 yaitu tangisan anak sulung yang membuat kita hidup dengan double porsi, double berkat
  • serta tangisan yang ke 8, yaitu tangisan ujian, yang membuat kita bisa terus jadi berkat.

Setelah kita sampai pada tangisan ke 6, kita dibawa Tuhan pada kelimpahan yang limpah ruah dalam hidup kita. Perhatkian Kej 46, dengan judul Yakub pindah ke Mesir, di sinilah Yusuf mengalami tangisan Mujizat itu nyata saat bertemu dengan ayahnya, kita maju ke Kej 47 dengan judul Yakub dan Firaun. Kita terus maju ke Kej 47: 13-26 dengan judul tindakan Yusuf.

dalam 14 tahun, Mesir mengalami 7 tahun masa kelimpahan dan 7 tahun masa kelaparan. Saat Yakub datang, itu adalah tahun kedua di masa kelaparan, itu artinya masih ada 5 tahun lagi masa kelaparan itu belum berlalu.

Menarik di sini, ternyata catatan Alkitab mengenai tindakan Yusuf untuk mengatur distribusi gandum bagi seluruh Mesir, bukan di catat di pergantian 7 tahun kelimpahan menuju 7 tahun kelaparan, tetapi Tindakan Yusuf itu dicatat di tahun kedua masa kelaparan SESUDAH YAKUB DAN SELURUH KERABATNYA DATANG KE MESIR.

Itu artinya, tangisan pengampunan itulah yang juga memungkinkan datangnya cikal bakal bangsa Israel itu ke MESIR. Setelah mereka datang ke MESIR, barulah Tuhan membukakan pada Yusuf hal-hal yang harus dilakukan untuk menyelesaikan 5 tahun kelaparan yang masih tersisa itu.

Apa yang Yusuf lakukan dalam 5 tahun tersisa itu?

  • gandum diberikan dengan pengganti uang
  • setelah uang orang Mesir habis, gandum diberikan dengan pengganti ternak
  • setelah ternak habis, gandum diberikan dengan pengganti orang mesir dan tanah milik rakyat
  • kini semua uang rakyat, ternak rakyat, rakyat itu sendiri dan tanah milik rakyat, kini MENJADI MILIK FIRAUN
  • bayangkan betapa kayanya Firaun itu….?
  • tidak hanya itu, setelah mereka menabur dan menuai, 20 persen hasil tanah itu menjadi milik Firaun, karna tanah dan tenaganya kan sudah dibeli oleh Firaun?!!
  • dan bayangkan …..juga kekayaan yang tak henti-henti milik Firaun itu menjadi bagian Yusuf juga….
  • Kog bisa? Ya …karna Yusuf sangat berjasa membuat Firaun menjadi kaya, serta Yusuf juga memiliki hubungan yang baik dengan Firaun, bahkan Firaun menganggap Yusuf sebagai ayahnya (Kej 45:8). hubungan Firaun dengan Yusuf bukan hanya hubungan kerja, tetapi Yusuf yang kebapakan itu telah juga mengayomi Firaun dalam hubungan bapa-anak yang sangat kekeluargaan.

Perhatikan di sini Kej 47:26 dituliskan akhir dari Tindakan Yusuf, dan diayat selanjutnya Kej 47:27 dituliskan sbb:

MAKA diamlah Israel di tanah Mesir, di tanah Gosyen, dan mereka menjadi penduduk di situ, Mereka beranak cucu dan sangat bertambah banyak.

Darimana biaya hidup mereka yang sangat bertambah banyak itu di negri asing…? Jelas dari kekayaan Yusuf yang berasal dari kekayaan Firaun. Darimana kekayaan Firaun ? Dari semua hikmat Tuhan yang Tuhan taruh di hati Yusuf. Bandingkan, bahwa sebelumnya Potifar pun diberkati saat Yusuf tinggal di rumahnya.

Sampai kapan biaya hidup itu terus mengalir…? Toh 14 tahun dari 7 tahun masa limpah dan 7 tahun masa kekeringan itu telah lama berlalu….?

Sampai Yusuf mencapai usia 110 tahun, perhatikan yang dicatat di akhir kisah ini

Kej 50: 22 Adapun Yusuf, ia tetap tinggal di Mesir beserta kaum keluarganya, dan Yusuf hidup seratus sepuluh tahun.

Berapa lama Yusuf tetap eksis setelah dilantik?

►    110 (usia Yusuf saat meninggal) – 30 tahun (usia Yusuf saat dilantik) = 80 tahun

Berapa lama Yusuf bertahan memberi makan sanak saudaranya yang bertambah banyak itu?

110 tahun (Usia Yusuf saat meninggal) – 39 tahun (usia Yusuf saat pertama memberi makan saudara-saudaranya di Mesir) =  71 tahun.

Berapa lama Yusuf tetap eksis, padahal 14 tahun  masa kelimpahan dan kekeringan itu telah berlalu?

►    110 (usia Yusuf saat meninggal) – 30 tahun (usia Yusuf saat dilantik) = 80 tahun

►    80 tahun  – 14 tahun (Thn kelimpahan + kekeringan)  = 66 tahun setelah masa itu lewat

Dalam semua masa itu Yusuf sempat melihat Efraim, anak dari Efraim (cucu Yusuf) sampai , cucu Efraim (buyut dari Yusuf), serta buyut dari Efraim (canggah dari Yusuf)

Di sini kita simpulkan bahwa Kej 47:12, ada sebuah tujuan Tuhan yang sudah tercapai dalam hidup Yusuf, sebuah hidup yang dipersembahkan di atas Mezbah

Mari kita kembali pada rumus awal, bahwa diberkati saja bukan menjadi tujuan akhir. Sekedar menjadi raja muda Mesir, itu adalah tujuan murahan. Puncak kesuksesan justru bukan saat pelantikan, tetapi saat tangisan yang pertama, kedua-ketiga dan seterusnya sampai tangisan ke delapan

Diberkati untuk jadi berkat adalah Tujuan Tuhan dalam hidup kita

Mari miliki tangisan pengampunan untuk pintu menuju Tujuan Akhir Tuhan dalam hidup kita, dan jangan hanya stop di tujuan murahan

Mari bertobat dari dosa pelit, orang kikir tidak mendapat bagian dalam kerajaan Sorga. Atau kalau tidak, Tuhan bisa memakai orang lain.

Hati yang bermurah hati, hati yang suka mengampuni, hati yang suka memberi adalah hati yang siap diberkati Tuhan dengan berkat berlimpah dimana kekayaan bangsa-bangsa akan dialirkan dalam hidup kita.

Siapakah dan maukah…? Mengenai siapa dan bidang apa yang Tuhan percayakan untuk kita ‘berkati’ , Tuhan yang akan membawa kita ke arah sana asal kita mau.

=====================

DOA PENUTUP; Ambil waktu merenungkan setiap tangisan Yusuf dan mintalah Roh Kudus mengingatkan bagian-bagian dalam hidupmu yang perlu dipulihkan, dan mintalah Tuhan memulihkan setiap luka hati. Ijinkan Tuhan melawat hidupmu, dengan melepaskan pengampunan dan mendoakan setiap orang yang telah pernah melukaimu.

 

Mintalah pembimbing rohanimu untuk mendengarkan sharingmu dan mendoakanmu.

 

 

Andalan

MATERI P.A PEMUDA 9. BAPA DENGAN DUA ANAK


BAPA DENGAN DUA ANAK

 

Dalam materi ini; kita melihat dari dua sisi, yaitu sisi orang tua/ khususnya BAPA, dan sisi anak, baik type anak si sulung dan type anak si bungsu.

Doa Pembukaan; bersyukurlah atas setiap keluarga yang Tuhan berikan.

 

LUKAS 15: 1-32

15:11 Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. a  15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. b  Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu c  di antara mereka. 15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh 4 . Di sana ia memboroskan harta miliknya itu d  dengan hidup berfoya-foya. 15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat. 15:15Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. e  15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya. 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya 5 , katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. 15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa f  terhadap sorga dan terhadap bapa, 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh 6 , ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan 7 . Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. g  15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, h  aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. 15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah i  yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya j  dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, k  ia telah hilang 8  dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria. l  15:25 Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian. 15:26 Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu. 15:27 Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat. 15:28 Maka marahlah 9  m  anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia.15:29 Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. 15:30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan n  bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, o  maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia. 15:31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. 15:32 Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. p 

 

ABBA BAPA

Kita memiliki Bapa Surgawi yang punya sifat-sifat yang digambarkan dalam kisah Tuhan Yesus dalam kisah anak yang hilang.

  1. Ada komunikasi antara Bapa dan anak-anak-Nya ( lihat ayat 12 dan ayat 31)
    • Mengapa terkadang orang tua kita tidak bisa berkomunikasi dengan kita? Karena terkadang mereka  sendiri dibesarkan dari seorang ayah yang ‘pelit berbicara’ ( yaitu kakek kita)
    • Mengapa ayah kita pelit berbicara pada kita?
      1. Karena mungkin saja hidupnya terfokus pada mencari uang, sehingga dia mengekspresikan kasihnya kepada anak-anaknya dengan cara bekerja keras, untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya dan lupa bahwa anak-anak juga perlu diajak bicara, diajak ngobrol, didengarkan, dll.
      2. Karena mungkin saja dia sendiri juga dibesarkan oleh kakek kita seperti itu.
  • Karena mungkin saja dia tidak pernah mengecap kasih sayang seorang ayah/ karena ayahnya pergi/ meninggal waktu dia masih kecil/ bercerai, hidup terpisah dari keluarga dll.
  1. Dan mungkin saja ayah kita bukan seorang ayah yang mengerti bagaimana menjadi ayah yang baik.
  • Ketika tidak ada komunikasi yang baik antara ayah kita dan kakek  kita, maka mereka cenderung menjadi PAPA atau MAMA yang pelit berbicara pada kita ketika kita:
    1. Butuh teman curhat
    2. Butuh jawaban mengapa ini begitu dan pengapa itu begini, ini apa dan itu apa, itu siapa, dan apa yang terjadi, dll
  • Butuh teman untuk menanggapi cerita-ceritanya hari itu ( yang mungkin bagi kita cerita-cerita itu tidak terlalu penting)
  1. Dll

 

  1. Prinsip keadilan. Bapa ini membagi harta kekayaan di antara mereka, bukan hanya kepada si bungsu saja. Bapa di sini sudah memberikan warisan itu sesuai bagiannya masing-masing. Secara adil.
    • Prinsip keadilan bukan berarti sama rata, sama rasa. Bukan berarti sekali membeli jaket, semua dibelikan jaket. Tetapi si anak nomor 1 jaketnya jebol, tapi si anak nomor 2 sepatunya yang jebol, dan si anak nomor 3 tasnya yang jebol. Prinsip keadilan bukan ketiga-tiganya dibelikan jaket, tas dan sepatu, tetapi tiap anak diperlakukan dengan adil. Setiap anak diperhatikan kebutuhannya, disayangi dengan sama-sama disayangi.
    • Mengapa orang tua kita tidak bisa adil kepada  kita juga terkadang karena mereka  juga diperlakukan tidak adil oleh orang tua mereka ( kakek nenek kita)
    • Mengapa orang tua kita terkadang tidak adil karena:
      1. Mereka memiliki favourite sendiri, karena hobby yang sama dengan salah satu anak. Ini terjadi pada Pak Yakub, yang favourite pada Esau, karena suka makan daging hasil buruan, sementara itu Esau memang hobby berburu. ( Kej 25:28)
      2. Yusuf lebih disayangi dari saudara-saudaranya, karena Yusuf dilahirkan pada usia Yakub yang sudah tua ( Kej 37:3)
  • Dan alasan-alasan lainnya sungguh akan menjadi sangat subyektif pada setiap orang tua
  • Perlakuan yang tidak adil yang orang tua kita terima dari kakek nenek  kita membuat mereka juga tidak bisa memberikan keadilan kepada kita anak-anaknya.

 

  1. Memberikan keleluasaan untuk anak mengambil keputusan sendiri/ memperlakukannya sebagai orang dewasa, memperlakukannya sesuai dengan umurnya. Memberi kepercayaan untuk si anak mengambil keputusan atas hidupnya. ( ayat 13) Bapa tidak berusaha melarang / memarahi, ketika anak ini menjual seluruh bagiannya dan kemudian ia pergi ke negeri yang jauh.
  • Dalam kisah ini, anak-anak ini telah dewasa, sehingga telah berhak menerima warisan karena telah cukup umur.
  • Bapa dalam kisah ini memberi kebebasan untuk anak mengambil keputusan ( karena dalam hal ini anak ini sudah besar/ sudah dewasa) Tidak memberikan intervensi kepada anak yang sudah dewasa ini. Memberi kesempatan anak ini untuk menerima setiap konsekuensi dari keputusan-keputusan yang diambilnya. Memberi kesempatan bagi anak ini memiliki guru dalam hidupnya, yang disebut ‘pengalaman’.
  • Seorang bapa yang baik akan memperlakukan anak sesuai tingkatan umurnya; contoh:
    • Anak TK diberi uang saku Rp 5.000/ per hari
    • Anak SD diberi uang saku Rp 7.000/ per hari
    • Anak SMP diberi yang saku Rp 10.000/ per hari
    • Anak SMA diberi uang saku Rp 100.000/ per minggu
    • Mahasiswa di luar kota diberi uang saku Rp 500.000/ per minggu
    • Anak yang sudah menikah diberi rumah dan tanah warisan
  • Tetapi yang sering kita alami sebagai seorang anak adalah:
    • Tidak diberi kepercayaan dalam memilih warna baju, menentukan selera sepatu, menata kamar sendiri, dll, mengelola uang, waktu, pergaulan, memilih bidang study, memilih pasangan hidup, menentukan cita-cita, menata rumah, menentukan warna perabot atau cat rumah, dll
    • Semuanya diatur seperti anak kecil.
    • Atau sebaliknya sejak kecil sudah dipaksa dewasa, dipaksa mandiri, disuruh belajar sendiri, mengatur hidupnya sendiri, sejak SMP sudah disuruh kost di luar kota, dengan alasan study yang terbaik , dll. Sehingga anak yang seharusnya masih dalam bimbingan ortu, malah diperlakukan seperti orang dewasa.
  • Mengapa orang tua kita seperti itu, adalah karena ;
    • Terlalu kawatir kalau kita mengalami celaka, duka, ditolak orang lain, melakukan kesalahan fatal, dll
    • Atau sebaliknya, karena mereka ingin segera bebas dari mengurus kita.
  • Perlakuan dari kakek nenek kita kepada orang tua kita yang memperlakukan mereka  tidak sesuai dengan tingkatan umur mereka, membuat mereka  juga menjadi orang tua yang seperti itu kepada anak-anaknya, yaitu kita.

 

  1. TERUS MEMBERIKAN PENGAWASAN / KONTROL / DOA

Bapa bisa tahu bahwa di negeri yang jauh itu, si bungsu memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.

Seorang anak bisa saja jauh dari jarak dari orang tua, tetapi hati orang tua tetap dekat dengan anak. Dia selalu memberi kebebasan, tetapi dari jauh tetap mengawasi, memperhatikan, ingin tahu, dan terus berdoa untuk anaknya.

Seluruh hidup kita ada dalam pengawasan Bapa, Mazmur 139:1-18

Terkadang orang tua kita gagal menjadi orang tua yang memberikan perhatian pada kita, gagal menjadi pendoa bagi  kita, karena mereka  sendiri juga diperlakukan begitu oleh kakek nenek kita.

Orang tua kita belum tentu bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Apa warna kesukaanku
  • Apa makanan kesukaanku
  • Siapa nama teman sebangkuku di sekolah/ teman kuliahku, siapa nama sahabatku di gereja
  • Siapa nama guruku/dosenku
  • Hari jumat siang pulang sekolahnya jam berapa

 

  1. MENJADI PRIBADI YANG DICARI SEBAGAI SEBUAH TEMPAT UNTUK BERSANDAR. Bapa di sini menjadi pribadi yang diingat ketika si anak dalam keadaan melarat, tidak menemukan orang yang mengasihi dia dengan tulus, ( ayat 16). Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. ( ayat 20) . Bandingkan dengan si sulung, yang justru bertanya kepada pelayan ( ayat 26).
  • Bapa menjadi pribadi tempat si sulung berpulang, karena menghadirkan diri sebagai seorang sahabat tempat untuk curhat / mencurahkan isi hatinya.
  • Banyak anak justru tidak berani pulang ke rumah, karena ayahnya jahat,galak, pemarah, temperamental, dan pasti keadaan justru akan tambah runyam.
  • Adakah orang tua kita menjadi sahabat bagi anak kita, yang jauh lebih banyak menyediakan telinga untuk mendengar daripada selalu mempisisikan diri sebagai orang yang lebih tua, yang selalu menasihati, menghakimi, memberi label pada anak, dan berkali-kali jatuh dalam dosa apriori/ menyangka.
  • Menyediakan bahu mereka dikala kita ingin menangis
  • Menyediakan tangan mereka dikala kita jatuh ke jurang dan butuh uluran tangan mereka
  • Menyediakan hati mereka dikala keputusan yang kita ambil  itu salah dan telah sampai kepada akibat buruk sama seperti yang pernah orang tua kita  pastikan sebelumnya.
  • Menjadi pribadi yang kekinian, dan tidak pernah memaksakan kita  untuk mengerti zaman kita dulu. Tetapi justru mereka yang masuk pada zaman di mana mereka hidup sekarang ini.
  • Mengapa orang tua kita sering gagal menjadi sahabat bagi kita , adalah karena kakek nenek  kita tidak memperlakukan mereka seperti itu..

 

  1. BELAS KASIHAN. Adalah hati seorang ayah ( 15:20)
    • Ketika ia masih jauh, bapanya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Bapanya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
    • Ada penafsir yang mengatakan bahwa penjemputan ini terjadi di luar kota, karena ada hukum taurat yang mengatur di Ulangan 21: 18-21, bahwa pintu gerbang kota adalah tempat anak anak yang degil, membangkang, tidak mau mendengarkan perkataan ayahnya dan ibunya, seorang pelahap dan peminum, maka ada hukuman rajam batu sampai mati.
    • Anak ini kehabisan harta dan menjadi melarat, kelaparan sampai meminta makanan babi, pulang dalam keadaan yang menyedihkan, itu semua sudah merupakan akibat yang setimpal dengan perbuatan anak ini. Jadi sebelum masuk ke pintu gerbang kota, maka si bapa yang terlebih dahulu mendahului untuk mengadakan rekonsiliasi/ pemulihan hubungan yang retak. Supaya tidak perlu pengadilan pintu gerbang kota mencegat langkah anak ini sampai ke rumah.
    • Fokus bukan kepada hukuman yang setimpal dari pengadilan yang dicari oleh sang bapa, tetapi HATI YANG MAU BERTOBAT yang dijemput dari kejauhan, yang membuat bapa ini tergerak oleh belas kasihan, yang membuat bapa ini berlari mendapatkan dia, yang membuat bapa ini merangkul dan mencium dia. Sebentuk hati yang mau bertobat.
    • Penerimaan kembali kepada anak, ketika anak mau datang dengan pertobatan, terkadang tidak kita temui pada ayah kita. Sebaliknya yang kita sering temui adalah: penghakiman, pengungkit-ungkit kesalahan masa lalu yang sering diulang-ulang terus, tidak memberi kesempatan untuk memperbaharui kesalahan, tidak memberi ruang untuk anak bisa pulang dengan kondisi hati bertobat.
    • Hal –hal seperti ini yang membuat mereka  juga tidak bisa menjadi orang tua yang berlapang hati menyambut dan menerima kembali ketika kita datang dengan sikap hati yang bertobat.

 

  1. BERLARI, MERANGKUL DAN MENCIUM
    • Ekspresi seorang bapa yang berlari/ tidak jaim, merangkul / kedekatan dan mencium/ sentuhan dari bapa.
    • kita membutuhkan sentuhan kasih sayang mereka sebagai orang tua. Namun orang tua yang lalai melakukan sentuhan pada anak-anaknya dengan sengaja adalah juga karena dibesarkan oleh orang tuanya atau kakek nenek kita yang kaku/ dingin/ minim sentuhan kasih sayang.

 

  1. MENGENAL SECARA MENDALAM
  • Apa yang direncanakan anak ini untuk dikatakan kepada bapanya adalah : ( ayat 18-19, sbb:
    • 15:18Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa f  terhadap sorga dan terhadap bapa, 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.
  • Tetapi apa yang dikatakan kepada bapanya saat bertemu, kalimatnya sebenarnya belum selesai diucapkan sampai tuntas sesuai rencana semula, di ayat 21 , sbb:
    • 15:21Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, h  aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.
  • Ada kata-kata yang belum sempat diucapkan yaitu: “Jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.
  • Perhatikan ayat sesudah itu tidak dipakai kata LALU, tetapi dipakai kata TETAPI ( ayat 22) , sbb:
    • 15:22Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah i  yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya j  dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, k  ia telah hilang 8  dan didapat kembali.
  • Konotasinya akan berbeda bila digunakan kata LALU, misalnya seperti ini:
    • 15:21Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, h  aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.
    • 15:22lalu ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah i  yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya j  dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, k  ia telah hilang 8  dan didapat kembali.
  • Ada terkesan pada bagian ini, penggunaan kata TETAPI, bahwa si bapa telah mengerti apa yang akan diucapkan anak ini pada kalimat berikutnya. Oleh karena itu disebutkan TETAPI…ayah itu berkata kepada hamba-hambanya….dst. Ada terkesan , si bapa MEMOTONG PEMBICARAAN dari si anak bungsu ini, dan tidak memperdulikan kalimat berikutnya, walaupun si bapa ini telah tahu apa yang akan dikatakan anak ini selanjutnya. Bahwa si anak ini melamar menjadi upahannya saja. Apa lagi ujung-ujung dari kalimat ; tidak layak disebut anak bapa? Pastinya mengacu pada ingin jadi yang lain saja, misalnya jadi orang upahan.
  • Jika dipakai kata LALU, yang terjadi adalah si bapa ini telah menerima permintaan maaf dari anaknya yang sudah bertobat, lalu kisah selanjutnya beranjak pada peristiwa selanjutnya bagaimana si bapa ini berkata kepada hamba-hambanya….dst.
  • Inilah yang dikatakan sebagai MENGENAL SECARA MENDALAM. Sebelum anak itu berbicara lebih lanjut, bapa telah mengetahui apa yang ada di dalam isi hati anak itu.
  • Pengenalan orang tua kita secara mendalam kepada hati kita anak –anak mereka,  isi hati kita, kebiasaan kita, perilaku kita, cara berpikir kita, keputusan yang akan kita ambil, reaksi kita mendengar sesuatu, dll, perlu mereka  miliki sebagai orang tua kita.
  • Namun sayangnya terkadang mereka juga tidak menerima itu dari orang tua mereka/ kakek nenek kita, sehingga mereka  juga gagal melakukan itu pada kita.

 

  1. JUBAH, CINCIN DAN SEPATU.
  • Dengan memakaikan Jubah terbaik, cincin dan sepatu, bapa 5 identitas kepada anak ini, untuk memulihkan statusnya di mata masyarakat:

Identitas Primer; saya sangat berharga ( JUBAH)

Hidupku sangat berharga, karena diciptakan oleh Tuhan dengan cara yang ajaib. Tuhan menciptakan aku dengan sangat unik dan juga dalam rencanaNya yang ajaib, aku diciptakan serupa dan segambar dengan Dia. Aku adalah milik Kristus, dan Tuhan adalah Bapaku yang kekal.

Identitas Sekunder; kata orang siapakah aku ini (JUBAH)

Aku ditentukan Tuhan lahir di zaman apa, di suku apa, di bangsa apa, di keluarga apa, di budaya seperti apa, aku bersyukur kepada Tuhan atas itu semua. Tuhan sudah merancang hidupku dengan rancanganNya sempurna. Tuhan bisa memakai hidupku, karena Tuhan bisa memakai siapa saja, dengan latar belakang apa saja.

Identitas Masa Kini; ( CINCIN)

Tuhan memberi aku talenta, dan karunia, kecerdasan dan bakat. Apa yang menjadi bakat, talenta, karunia dan kecerdasan adalah sebuah titipan Tuhan dalam hidupku, harus aku kembangkan bagi kerajaan Tuhan dan kemuliaan TUHAN, Tuhan memakai hidupku.

Identitas Masa Lalu; ( SEPATU)

Setiap orang memiliki masa lalu, ada yang menyenangkan ada yang menyedihkan. Tuhan ingin kita tidak perlu melihat ke belakang, baik itu kesuksesan ataupun kegagalan, tetapi Tuhan ingin kita maju ke depan, berlari kepada tujuan yang dihadapan. Mari berdamai dengan masa lalu, meminta Tuhan memulihkan hati kita yang mungkin pernah terluka. Tuhan ingin kita bisa mengampuni dan pulih dari semua luka masa lalu kita, sehingga semu potensi kita di masa sekarang dapat kita gali dan kembangkan lagi bagi masa depan kita kelak, dan supaya masa laluku tidak menjadi penghalang untuk aku meraih masa depan.

Identitas Masa Depan;  ( SEPATU)

Tuhan merancangkan masa depanku kelak. Cita-citaku aku doakan dari sekarang. Tuhan memberkati masa depanku

  • Mengapa orang tua kita  sering gagal memberikan identitas yang benar kepada kita anak anak mereka, sehingga kita bertumbuh menjadi minder ataupun superior/ kelewat pd/ over confidence, adalah karena mereka juga tidak bisa memberi citra diri yang tepat, atau bahkan bisa pada ekstrem lainnya, memberi citra diri yang berlebih-lebihan, sehingga kita pun bertumbuh menjadi arogan/ sombong.

 

  1. MENENTUKAN KRITERIA MATI DAN HIDUPNYA SEORANG ANAK.
  • Anak ini tidak mati secara fisik, tetapi disebutkan bapa sebagai mati. Seorang bapa yang baik tidak bersembunyi di balik TALENTA ANAKNYA yang ‘wah’ di mata masyarakat luas. Misalnya pekerjaannya yang baik, gajinya yang besar, atau kepandaiannya yang sangat memukau. Seorang bapa harus berani berkata anaknya mati, bila memang akhlak anak ini tidak berbudi. Hanya demi memiliki mengejar status yang baik di mata masyarakat, sebagai orang tua yang berhasil, Jangan sekali-kali bersembunyi di balik segala hal yang tampak luar, karena kita sendiri yang tahu karakter anak kita sedalam-dalamnya. Bapa ini tidak gengsi ketika mengumumkan anak ini dulunya mati. Karena mati hidupnya seorang anak, baik tidaknya hidupnya, adalah SEBUAH PILIHAN. Sebaik-baiknya apa pun orang tua mendidik , tetap keputusan hidup seseorang diambil oleh tanggung jawab setiap orang masing-masing secara pribadi di hadapan TUHAN. Kecuali kita adalah orang tua yang tidak bertanggung jawab mendidik anak dan mengajar anak dengan baik sejak mereka kecil, lalu hidup mereka gagal memiliki akhlak yang berbudi, kita patut bertobat sebagai orang tua, namun bila kita sudah sebaik-baiknya menjalankan tanggung jawab kita sebagai orang tua, maka pilihan tetap pada anak itu sendiri. Contoh, pada Salomo, apakah kita berani menyalahkan Daud dan Batsyeba, bahwa mereka kurang mempersiapkan akhlak daripada Salomo? Apakah pada masa tua Salomo ketika meninggalkan Allah Israel dan memilih menyembah dewa dewa yang disembah isteri isterinya, itu adalah kesalahan Daud dan Batsyeba? Jadi, bapa dalam kisah ini mengakui bahwa anak bungsu ini dulunya MATI. Kriteria mati tidak nya seorang anak adalah pada AKHLAKNYA YANG BERBUDI ATAU TIDAK. Ini mutlak.

 

  • ‘ia telah hilang8  dan didapat kembali.’ Perhatikan di sini, didapatnya kembali di sini bukan dengan cara si bapa PASIF menunggu saja di rumah, tetapi dikatakan dalam kisah ini, si bapa
    • DARI JAUH telah melihatnya– berbicara tentang bapa yang mengawasi, mendoakan
    • TERGERAKLAH HATINYA OLEH BELAS KASIHAN- menempatkan standart pertobatan sebagai yang utama.
    • BERLARI MENDAPATKAN DIA– artinya tidak pasif menunggu di rumah, tetapi ada upaya penjemputan/ ada upaya penerimaan tanpa syarat
  • Ketika seorang anak didapati MATI SECARA AKHLAK, maka bapa akan berdoa untuk anak ini, karena upaya untuk intervensi bukan pilihan yang tepat untuk orang yang sudah dewasa umurnya.
  • Untuk menyelamatkan status di mata masyarakat ketika anak-anak gagal memiliki akhlak yang berbudi, adalah bukan dengan cara berlindung di balik topeng talenta mereka, dll, tetapi justru dengan cara mendoakan mereka agar mereka bertobat. Ketika anak ini bertobat, maka anak ini dikatakan HIDUP KEMBALI, tetapi untuk anak ini didapat kembali, ternyata tidak pasif menunggu di rumah, melainkan ada doa –doa dari orang tua untuk mereka.
  • Apakah kita dibesarkan oleh orang tua yang ‘bersembunyi’ di balik prestasi kita di sekolah? Piala yang kita koleksi dari lomba-lomba? Dll Tanpa peduli KARAKTER KITA BERBUDI ATAU TIDAK? Jika ini terjadi pada orang tua kita, maka tidak heran jika mereka  juga melakukan ini pada kita anak-anaknya,  menuntut kita jadi juara, menuntut untuk kita selalu menang, menuntut kita untuk selalu berprestasi, sebenarnya semuanya itu bukan untuk kita, tetapi untuk prestise/ kebanggaan mereka sebagai orang tua. Kita terkadang mereka perduli lagi pada akhlak kita,  apakah kita jujur, tekun, rajin, ramah, bisa mengatur prioritas hidup, dll
  • Perhatikan bahwa kalimat ini diulang dua kali, di ayat 24 dan di ayat 32. Tentunya ini ada artinya; ayat 24 itu dikatakan kepada para para pelayan yang akan mengadakan pesta itu, Oleh karena itu dipakai kata ‘anakku’…. Sedangkan ayat 32 dikatakan kepada saudara kandungnya, yaitu si sulung, oleh karena itu dipakai kata ‘kita’. Pada akhirnya ketika seorang anak dipulihkan, bertobat, maka sang Bapa tidak segan-segan mengumumkan pertobatan itu kepada orang lain dan bahkan diberitahukan kepada anggota keluarga yang lain. Sebuah pengakuan bahwa ada perubahan dalam hidup anak bungsu ini. Tidak diam-diam saja, melainkan sampai diadakan pesta karena ada suatu kebahagiaan ketika anak pulang dalam keadaan bertobat. Yang dibanggakan si Bapa bukan seberapa banyak harta anak ini, seberapa suksesnya dia di negeri asing, juga kalau dia datang dengan miskin, Bapa tidak menjadikan itu suatu ukuran kegagalan, tetapi ketika si anak mau bertobat, di situlah si Bapa akan berpesta.

 

  1. Tidak kehilangan perhatian pada si sulung ketika pesta untuk si bungsu berlangsung.
    • Bapa yang selalu memperhatikan anak-anaknya secara merata. Kepulangan si bungsu tidak lantas membuat bapa merasa semua baik-baik saja dengan si sulung. Ketika di pesta itu tidak ada si sulung, bapa juga akan keluar dan berbicara dengan dia. Masalah ini tidak bisa dianggap sepele hanya karena si sulung berada di halaman rumah, sedangkan si bungsu dijemputnya dari kepulangan dari luar negeri yang jauh. Tidak pernah menganggap ‘ah nanti saja si kakak..’
    • Terkadang sebuah situasi membuat orang tua kita kehilangan perhatian pada anak lain, contoh, si bungsu sakit kanker, maka semua perhatian dicurahkan pada si bungsu, sehingga si sulung tidak diperhatikan. Contoh; si anak nomor 2 kuliah di dalam kota, sedangkan anak pertama kuliah di luar kota, maka lebih diperhatikan yang di luar kota, dll
    • Mengapa orang tua kita bisa terjebak menjadi orang tua yang seperti itu, mungkin karena kakek dan nenek kita juga menerapkan sistem seperti itu pada orang tua kita dulu.

 

  1. MEMBERI NASIHAT TEPAT PADA SASARAN
    • Bapa memberi nasihat pada si sulung tepat pada sasaran. ( ayat 31) dengan kata pertama ANAKKU, karena si sulung memiliki mental budak , walaupun dia itu anak dan tinggal di rumah bapa. Tidak menyadari bahwa anak lembu tambun ini adalah ekspresi sukacita, bukan sebuah ekspresi UPAH, sedangkan anak sulung ini justru menyebut-nyebut seekor anak kambing ( yang harganya malah jauh lebih murah dan martabatnya di bawah anak lembu tambun- yang hanya disembelih jika ada acara acara khusus) untuk bersukacita bersama sahabat-sahabatnya. Padahal di awal kita sudah tahu, bahwa dia juga kan sudah mendapat warisan dari bapanya. Seorang anak, bebas meminta apa saja kepada bapanya, bahkan warisan pun akan diberikan oleh bapanya ini walaupun bapanya belum mati.
    • KITA patut berukacita, menunjukkan bahwa si bapa ini ingin mengajak si sulung memperlakukan si bungsu sebagai adiknya, bukan orang lain, walaupun secara warisan di bungsu sudah menghabiskan semua bagiannya. Bapa ingin si sulung tidak menjadikan penempatan HARTA di atas sebuah HUBUNGAN DARAH. Pertobatan si bungsu jauh lebih berharga daripada harta apa pun juga
    • Seorang bapa yang MEMBERI NASIHAT TEPAT PADA SASARAN , bukan memasalahkan nilai akhir, hasil akhir, tetapi lebih melihat kepada KARATER, PROSES UNTUK MERAIH HASIL, dan MOTIVASI TERDALAM dari seorang anak.
    • Sedangkan orang tua kita cenderung sering menyalahkan, menuduh, menghakimi, tidak mau mendengar duduk persoalan, melabel, dll
    • Pola asuh seperti ini yang mungkin dianut oleh kakek nenek kita kepada orang tua kita dulu, membuat mereka  juga gagal jadi penasihat yang baik buat kita anak-anak mereka.

KESIMPULAN:
Tidak ada orang tua yang sempurna, sesempurna penggambaran Bapa pada pengajaran Yesus tentang Anak yang Hilang ini.

Kita harus datang kepada Bapa yang Kekal itu, untuk mendapatkan kesempurnaan kasihNya.

Daud berkata seperti ini:

Mzm 27:10 Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku

 

Siapakah nama ibu Daud? Tidak ada, tidak tercatat dalam Alkitab, dia tidak berperan dalam hidup Daud, dia tidak mengajar Daud. Bukan ibu yang baik.

Siapakah nama ayah Daud? Isai, ya Isai, seorang ayah yang mengesampingkan Daud ketika Samuel datang.

Seorang ayah yang gagal menjadikan Daud seorang anak yang berlimpah kasih sayang.

Tetapi Daud bisa menjadi seorang ayah yang hebat untuk semua orang di Gua Adulam, 400 orang itu, yang semua berlatar belakang amburadul.

Daud banyak kali gagal jadi orang tua kandung yang baik buat anak-anaknya, tetapi Daud banyak berubah ketika mendidik Salomo kecil.

Mari kita datang pada TUHAN yang menyambut kita sebagai anak-anakNya, dengan kasih Nya yang sempurna atas kita, sehingga kita bisa juga menjadi ayah dan ibu yang luar biasa buat anak –anak kita, dan buat semua anak-anak didik kita.

Hanya dengan ‘menjadi anak Bapa, kita bisa mengalami kasih Bapa yang Kekal dalam hidup kita. Jadikan Bapa sebagai Bapa dalam hidup kita.KasihNya sempurna dan kekal adanya.

Andalan

MATERI P.A PEMUDA 8. DOA TERLEPAS DARI KESAKITAN


DOA YABES

DOA PEMBUKAAN; Bersyukurlah pada Tuhan atas  setiap hal yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidupmu. Apa pun itu.

LAGU PEMBUKAAN:

BACAAN DAN PERENUNGAN ( bacalah setiap ayat terkait dari Alkitabmu)

I. I TAWARIKH 4;9-10
Yabes tokoh yang terkenal karena dia mengalami pemulihan.
Walaupun ayat tentang Yabes hanya terdiri dari 2 ayat di seluruh Alkitab, dari Kejadian sampai Wahyu, namun tokoh Yabes adalah tokoh yang terkenal. Terbukti dengan banyaknya khotbah tentang Doa Yabes ini, dan begitu banyak buku yang membahas khusus tentang Yabes.
Dikatakan dalam ayat 9, Yabes lebih dimuliakan dari saudara-saudaranya, mengapa dia lebih dimuliakan dari saudara-saudaranya?
Apakah pada dasarnya dia memiliki harta yang lebih banyak dari saudara-saudara lainnya?
Apakah pada dasarnya dia memiliki banyak talenta, melebihi saudara-saudaranya?
Apakah dia memiliki kelebihan secara fisik, misalnya tinggi ataupun ganteng dan atletis?
Jawabannya adalah BUKAN ! Yabes lebih dimuliakan dari saudara-saudaranya karena dia memiliki 3 kriteria ini:
a. Di dalam perjalanan hidupnya dia mengalami pemulihan, dari awalnya sebagai anak pembawa sial ( walaupun itu adalah pendapat ibunya sendiri/bukan kata Tuhan), kemudian menjadi seorang yang dimuliakan.
b. Dia mengucapkan keinginannya kepada Allah Israel, bukan kepada ibunya, ayahnya, saudara-saudaranya, tetangganya, teman bermainnya, dll. Dia tidak pernah meminta mereka semua untuk mengubah nama panggilannya yang mengandung konotasi si anak pembawa sial. Artinya dia tidak mau menyalahkan keadaan/lingkungan sekitarnya/ ataupun keluarganya, tetapi dia memilih untuk mencari pertolongan /berseru kepada Pribadi yang lebih tinggi dari segalanya, yaitu Allah Israel.
c. Dia mengalami bagaimana Tuhan menjawab doanya, seruannya itu. Seandainya Tuhan tidak mengabulkan, tidak menjawab, tentu tidak mungkin Yabes didapati lebih dimuliakan daripada saudara-saudaranya itu.
Jadi tidak selamanya jalan hidup seseorang itu berawal dari masa sengsara dan akan terus sengsara sampai akhir hidupnya. Tetapi lewat Yabes kita dapat belajar bahwa akhir hidup seseorang bisa saja berakhir dengan happy ending, karena ketika seseorang mengalami pemulihan, mengalami perjumpaan dengan Tuhan dan mengalami jawaban doa, dari Pribadi Tertinggi, yaitu Allah Israel, maka Tuhan sanggup mengubahkan jalan hidupnya.
Untuk didoakan:
Meminta Tuhan memulihkan hidup kita, dan menjawab doa kita.

 

DOA YABES SERI 2

II. I TAWARIKH 4;9-10
Apakah isi doa Yabes/ pokok-pokok doa Yabes?
1. Agar dia diberkati berlimpah-limpah
2. Agar Tuhan memperluas daerahnya
3. Agar dia disertai Tuhan
4. Dan agar dia dilindungi oleh Tuhan
Mengapa 4 pokok doa itu dinaikkan oleh Yabes?
• Karena dia ingin mengalami pembalikan keadaan dengan pertolongan TUHAN, bukan dengan kekuatannya sendiri atau cara-caranya sendiri. Tuhan ingin kita mengalami pemulihan bukan dengan kekuatan kita sendiri, ataupun cara-cara kita sendiri. Ada orang yang sering dianggap bodoh karena sering tidak naik kelas, lalu dia berusaha sekuat tenaga untuk jadi juara kelas. Bisa saja hal itu terjadi, tetapi ujung-ujungnya ketika dia jadi juara, ada kebanggaan diri karena mencapainya dengan kekuatan sendiri, dengan usaha pembuktian diri, bukan karena hasil dari berseru kepada Tuhan, bukan dari hasil yang dicapai dari mengandalkan Tuhan.
• Yabes lebih ‘dimuliakan’ daripada saudara-saudaranya, kata ‘dimuliakan’ di sini digunakan kata KABAD, yang artinya MENYATAKAN KEMULIAAN TUHAN. Jadi ternyata doa Yabes bukan untuk kesombongan/bangga-banggan/untuk merendahkan orang lain atau kakak-kakak/saudara-saudaranya, ataupun untuk mendapatkan kesempatan untuk membalas orang-orang yang dulu pernah mengejek dia. Tuhan ingin motivasi hati kita saat kita berdoa untuk pembalikan keadaan kita ( mungkin pembalikan atas keadaan ekonomi, keadaa keluarga, keadaan study, keadaan jodoh, keadaan pekerjaan, dll), untuk adanya suatu pemulihan, Tuhan ingin kita ada pada motivasi hati yang BENAR, yaitu semuanya itu nantinya harus untuk KEMULIAAN NAMA TUHAN. Tuhan sebenarnya ingin menjawab doa-doa kita, akan tetapi Tuhan juga ingin melihat setiap motivasi /sikap hati kita itu seperti apa, di balik setiap kalimat-kalimat doa kita.
Mengapa dalam doa Yabes ada 5 kata aku/ku…??
Apakah Yabes seorang yang ‘egois’ ataupun ‘egosentris’?
Tidak. Yabes tahu benar, bahwasannya cara Tuhan bekerja adalah melalui SESEORANG.
Oleh karena itu, janganlah kita ragu untuk menaikkan doa pribadi, di samping doa syafaat. Menaikkan doa pribadi bukan berarti kita sedang egois/egosentris, melainkan kita perlu meminta Tuhan bekerja melalui diri kita sendiri, dimulai dari diri kita sendiri. Sebagaimana Tuhan juga memberkati ABRAHAM, barulah isterinya, anaknya, keturunannya juga ikut diberkati lewat hidup seseorang bernama Abraham. Sebagaimana Tuhan juga memberkati YUSUF, seseorang bernama YUSUF, sehingga lewat hidup Yusuf, Potifar diberkati, Mesir diberkati, keluarga besarnya/kaumnya diberkati, seluruh dunia diberkati. Doa untuk diri sendiri , doa pribadi, menjadi doa yang tidak egois/egosentris selama semuanya itu kembali untuk kemuliaan Tuhan, dan bukan untuk memuaskan keinginan daging ( sombong, iri, tidak berpadanan dengan apa yang ada, memuaskan keinginan mata, dll)
Untuk didoakan:
Mulai daftarkan apa yang menjadi pokok doa pribadi kita tanpa harus merasa malu pada Tuhan.

 

III
Doa Yabes seri 3.
I tawarikh 4:9-10
Mengapa doa Yabes ditujukan kepada Allah Israel, bukan ditujukan kepada El Roi, El Nissi, El Shaddai, dll? Apa yang istimewa dengan Allah Israel?

Bisa jadi Yabes terinspirasi dengan tokoh Israel yang dulunya bernama Yakub.
Yakub yang tadinya penipu kini bernama Israel yang artinya pemenang. Menang dengan cara Tuhan, tidak harus dengan cara menipu.

Mengapa kita katakan bisa jadi Yabes terinspirasi dengan tokoh Israel yang dulunya bernama Yakub ini?
Karena 4 inti doa Yabes ini sama dengan inti janji Tuhan kepada Yakub.

Yakub yang beberapa kali telah menipu kakaknya, tepatnya dua kali- yaitu perihal hak kesulungan, dan perihal penyamaran demi mendapat doa berkat dari ayahnya, dan telah beberapa kali menipu ayahnya, tepatnya tiga kali, yaitu mengaku sebagai Esau, mengaku proses cepat memasak untuk ayahnya, karena Tuhan telah membuat dia mencapai tujuannya, mengaku untuk kedua kalinya bahwa dia Esau.

…pergi melarikan diri dari niatan Esau untuk membunuh dia.

Di perjalanan pelarian itu sampailah pada peristiwa dimana dia bermimpi, dan dalam mimpinya itu Tuhan berjanji kepadanya dalam 4 pokok sbb:
Kejadian 28;13-15
1. Janji Tuhan akan memberikan kepadanya tanah Kanaan.
Berkat keturunan yang banyak seperti debu tanah banyaknya
2. Perluasan area/ mengembang ke timur, barat, utara dan selatan. Untuk apa perluasan area ini? Agar oleh Yakub dan oleh keturunannya, semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.
3. Penyertaan Tuhan.
4. Perlindungan Tuhan di mana pun dia pergi dan sampai kembali ke tanah Kanaan.

Coba simak kembali 4 inti doa Yabes…sama dengan janji Tuhan kepada si Yakub yang nantinya berubah nama menjadi Israel ini !

Apa 4 inti doa Yabes? 1. Berkatilah aku berlimpah-limpah 2. perluaslah daerahku 3. sertailah aku 4. Lindungilah aku.

Apa respon Yakub saat itu?

Untuk Allah disebut sebagai Allah Abraham, atau Allah Ishak…itu sudah ada dalam sejarah, namun untuk Yakub mau Allah yang disembah neneknya, Abraham dan yang disembah ayahnya Ishak, juga menjadi Allah yang dia sembah, Yakub menunggu bukti dulu……bukti apakah Allah yang berfirman kepadanya dalam mimpi ini , sanggup menggenapkan janji-Nya kepadanya,

Kejadian 28:20-22 Inilah Respon Yakub saat itu:

Jika Allah akan menyertai aku (sama dengan janji Tuhan pada pokok yang ke 3, doa Yabes pada pokok yang ke 3)

Jika Allah melindungi aku (sama dengan janji Tuhan pada pokok yang ke 4, doa Yabes pada pokok yang ke 4)

Jika Allah memberikan kepadaku roti untuk di makan dan pakaian untuk dipakai ( ini adalah pokok doa Yakub- meminta diberkati SEADANYA)- Namun janji berkat dari Tuhan, spektakuler- tanah- dan keturunan yang banyak. Dan juga beda jauh dengan doa Yabes- karena Yabes tidak pernah minta berkat seadanya, melainkan meminta berkat BERLIMPAH-LIMPAH.

Sehingga aku selamat kemblai ke rumah ayahku, maka TUHAN akan MENJADI ALLAHKU.

Waaauuu….lha ini orang yang sangat mengejar yang namanya bukti janji Tuhan itu digenapi apa enggak.

Daaaaannnnnn…???

terbukti lah youw

Apakah Yakub jadi tuan tanah? Yups ! Sebidang tanah dengan harga seratus kesita dibelinya di tanah Sikhem, di KANAAN, Kej 34: 18.
Bahkan dia mengaku, berangkat ke rumah Laban hanya membawa tongkat, tetapi pulang dengan membawa dua pasukan ( kej 32;10) Malu donk kalau ingat doa yang dulu..yang penting ada pakaian untuk di pakai dan roti untuk dimakan….Masa berkat Tuhan minim begitu ya..??

Apakah Yakub memiliki keturunan yang banyak ? Yups ! Dia datang ke rumah Laban sendirian, tetapi balik ke rumah ayahnya dengan membawa dua pasukan (Kej 32:10) Dan setelah sampai di Mesir, di zaman Yusuf, keturunan Yakub benar-benar luar biasa banyaknya ( Kej 47: 27)

Apakah Tuhan memperluas daerah Yakub? Yo’i ! Mereka ekspansi sampai ke Mesir lho..Kej 47:11, Kej 47:27

Apakah Yakub benar-benar jadi berkat ? oh iya ! Laban diberkati sejak Yakub tinggal bekerja padanya Kejadian 30:27. Dan apakah keturunan Yakub memberkati seluruh kaum di muka bumi? Lha ya iya toh ya….gara-gara Yusuf dipakai Tuhan, maka seluruh muka bumi terbebas dari ancaman kematian karena bencana kelaparan global Kej 41; 56-57

Apakah Tuhan menyatakan penyertaan-Nya? Lha jelas donk ! Selama di rumah Laban, walaupun dicurangi oleh Laban , upahnya diubah-ubah 10 kali, dia tetap disertai oleh Tuhan, dan terhidar dari kecurangan hati Laban saat meninggalkan Laban untuk pulang dengan membawa harta benda yang memang adalah hak Yakub. Bagaimana Laban dicegah dari kecurangan itu? Dengan Tuhan memperingatkan Laban dalam mimpi agar tidak mengatai Yakub. Kejadian 30:43; 31:5; 31:29, 42.

Apakah Tuhan melindungi Yakub? Oh ya ! Baca aja di Kejadian 31:7, dan Kejadian 31;24.

Sontak, ketika dalam perjalanan pulang, Yakub telah sampai di Kanaan, tidak menunggu sampai bertemu dengan ayahnya Ishak, saat itulah Yakub menyebut Allah Abraham, Allah Ishak itu menjadi Allah Israel.

Ia mendirikan mezbah di situ dan dinamainya itu ALLAH ISRAEL IALAH ALLAH. Kej 33;20.

Setelah itu, akhirnya dia benar-benar kembali ke rumah ayahnya dan sempat bertemu ayahnya yang sudah berusia 180 tahun.

Pokok doa ini pun digenapi Tuhan, yaitu selamat sampai kembali ke rumah ayahnya.

Kesimpulan: Yabes sepertinya tidak asal-asalan saat menyebut Allah sebagai Allah Israel dalam doanya. Dia ingin mengadopsi pengalaman Yakub alias Israel ini sebagai pengalaman hidupnya, bahwasannya janji Tuhan itu pasti DIGENAPI, oleh karena itu, tidak tanggung-tanggung, Yabes mengintisarikan janji Tuhan dan mengadopsinya menjadi POKOK DOA PRIBADINYA kepada TUHAN.

Jangan minta berkat yang SEADANYA, kalau sejatinya TUHAN sanggup memberkati kita BERLIMPAH – LIMPAH. Jangan menghina Tuhan yang sanggup, melainkan perbesar bingkai VISI kita.

IV
DOA YABES SERI 4

I Taw 4:9-10

Nama Yabes diberi oleh ibunya kepadanya sebab katanya; “Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan.”

Dari ayat ini kita dapat memetik beberapa rhema sbb:
1. Ibu Yabes dimungkinkan seorang yang mendominasi keluarga, karena terbukti dialah yang memberi nama kepada anak mereka. Mengapa bukan sang ayah atau hasil perundingan ayah dan ibu yang menjadi nama anak ini? Di manakah peran sang ayah?

Mari kita bandingkan dengan tokoh Alkitab lainnya:
Kejadian 2: 23 Adamlah yang memberikan nama kepada Hawa, isterinya.

Kejadian 21:3 Abraham memberi nama Ishak kepada anaknya.

Kejadian 35:16-20 Rahel memberi nama Ben Oni / yg artinya anak kesengsaraan, kepada anaknya, tetapi ayah bayi ini, Yakub mengganti nama Ben Oni itu menjadi Benyamin yang artinya ‘kebahagiaan’, anak tangan kanan.

Yakub mengambil alih dominasi isterinya.

2. Ibu daripada Yabes adalah orang yang terlalu terbawa perasaan ketika menghadapi suatu masalah, atau bisa diistilahkan adalah orang yang mengasihani diri sendiri

( bedakan antara mengasihani dengan mengasihi. Kita boleh bahkan harus mengasihi diri sendiri =kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri=jadi kasih ada 3 aspek, mengasihi diri sendiri, mengasihi sesama dan mengasihi Tuhan, mengasihi diri sendiri diantaranya; menjaga keseimbangan hidup, merawat diri, memperhatikan kehidupan pribadi, dll- bedakan dengan MENGASIHANI diri sendiri, merasa diri paling menderita, paling hina, paling kasihan, merasa sebatang kara, paling sengsara, dll)

3. Ibu daripada Yabes adalah orang yang suka mengeluh. Keluhan ini seharusnya dapat digantikan dengan ucapan syukur. Beberapa ucapan syukur yang dapat disarankan kepada Ibu daripada Yabes ini adalah sbb:

– Mengucap syukur karena telah melahirkan dengan selamat, tidak mengalami kematian ibu. Ibu Yabes saya tafsirkan tidak meninggal setelah melahirkan Yabes, karena jika dibandingkan dengan peristiwa-peristiwa lainnya yang mirip di Alkitab, biasanya jika seorang ibu melahirkan dengan sulit/dengan situasi yang penuh tekanan, jika si ibu meninggal setelah melahirkan, akan diceritakan oleh Alkitab, contoh; Rahel meninggal setelah melahirkan Benyamin Kej 35:16-20, itu dicatat. Contoh lain; Isteri Pinehas meninggal setelah melahirkan Ikabod, I Sam 4: 19-22. Kematian dua orang ibu ini dicatat dengan jelas oleh Alkitab, akan tetapi tidak ada catatan kematian ibu daripada Yabes setelah melahirkan Yabes.

-Mengucap syuku karena telah melahirkan dengan selamat, tidak mengalami kematian anak. Anak yang dilahirkan ini hidup, ada harapan masa depan, ada sebuah kehidupan yang Tuhan titipkan, ada sebuah ‘rejeki’ yang Tuhan berikan lewat hidup anak ini, seorang manusia. Di tengah berjuta-juta air mata dari beratus-ratus ibu yang tidak dapat melahirkan dan merasakan menimang anak, karena penyakit, karena mandul dll

4. Ayah Yabes adalah laki-laki yang kurang menunjukkan perannya sebagai kepala keluarga. MEngapa?

Karena kehadirannya dalam hidup Yabes tidak dicatat dalam Alkitab.
Karena ayah Yabes tidak bertindak mengubah nama Yabes kepada nama lain yang artinya positif, seperti halnya telah dilakukan Yakub terhadap Ben Oni yang diubahkan menjadi Benyamin.

Kesimpulan:
Orang tua Yabes adalah orang tua yang tidak sempurna /penuh dengan kekurangan seperti juga SEMUA ORANG TUA DI SELURUH DUNIA.
Tidak ada orang tua manapun yang sempurna
Tetapi Yabes bisa menjadi orang yang lebih dari pemenang karena dia tidak menyalahkan orang tuanya, juga tidak menyalahkan keadaan, tetapi yang dilakukannya adalah BERSERU-SERU kepada Allah Israel.

Hal inilah yang dilakukan oleh DAUD, Daud seorang yang kurang diperdulikan oleh Isai, sudah jelas-jelas Nabi Samuel berkata ‘semua anakmu’ kog ya bisa-bisanya satu anaknya bernama Daud ini dibiarkan tidak diundang dalam perjamuan makan bersama nabi Tuhan ini, tamu kehormatan ini. Bukankah saat Daud mengirim makanan untuk kakak-kakaknya , kambing dombanya yang hanya dua tiga ekor itu dititipkan pada penjaga, mengapa pada saat ada tamu nabi Samuel, Isai tidak mengundang Daud datang….? Bukankah kambing domba itu bisa saja dititipkan untuk sementara waktu? Hmmmmm

Yang Daud lakukan sama dengan Yabes, Daud tidak pernah mempermasalahkan kelemahan orang tuanya. tetapi yang dilakukan Daud adalah datang kepada Tuhan, Mazmur 27:10

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

 

DOA PENUTUP:
Ambillah waktu untuk menghapuskan daftar menyalahkan orang tuamu yang keadaannya pastilah tidak sempurna, karena tidak ada orang tua yang sempurna di dunia ini.

Mulai ampuni mereka, dan pakailah 4 pokok doa Yabes sebagai intisari doa mu untuk mengakhiri PA Hari ini.

Datalah: berkat apa yang kamu ingin minta daripadaNya, area apa dalam hidupmu yang rindu untuk diperluas oleh Tuhan, mintalah penyertaan dan perlindungan Tuhan atas hidupmu dan masa depanmu.

Mintalah pembimbingan dari pembimbing rohanimu jika kamu ingin share kepadanya.

Andalan

MATERI P.A. PEMUDA 7. YUSUF MEMUTUSKAN UNTUK SEMBUH DARI LUKA


DOA PEMBUKA; mintalah Tuhan membentuk hatimu dan menyembuhkan luka-lukanya.

BACAAN PERENUNGAN: ( kalau ada ayat, sebaiknya semuanya dibaca dari Alkitab)

Luka-luka masa lalu akan menghambat pertumbuhan kita di masa sekarang, dan itu akibatnya bisa menghambat masa depan kita. Juga dapat menghambat kecerdasan kita.

Lihat saja para tokoh Alkitab, mereka yang bisa sembuh dari luka hati, memiliki banyak dimensi kecerdasan, sedangkan Yakub yang memiliki luka hati, dimensi kecerdasannya hanya 1 saja, yaitu nature smart/ kecerdasan natural)

 

Orang tua yang terluka akan melukai anaknya

Anak yang terluka akan memberontak terhadap orang tuanya.

 

Mari kita lihat satu dari kehidupan YUSUF.

 

Luka-luka dalam hidup Yusuf.

Ini terjadi pada Yusuf. Dia lebih dikasihi oleh ayahnya, dan ini menimbulkan rasa iri ( Kej 37:4) Ingat para orang tua, janganlah membeda-bedakan kasih sayang pada anak-anak kita, itu akan menimbulkan luka batin.

Inilah luka batin Yusuf:

  • Dibenci karena iri, tidak mendapatkan keramahan dari saudara-saudaranya (Kej 37:4) Hati-hati apabila kakak beradik saling iri satu sama lain.
  • Setelah ibunya mati, Yusuf hanya memiliki ayahnya, Yakub dan ibu-ibu tirinya. Ketika Yusuf menceritakan mimpinya, dia mendapat teguran dari ayahnya. Ingat para orang tua, jangan terburu-buru membunuh IMPIAN anak-anak kita, doakan impian dan masa depan mereka. Tuhan akan pakai hidup mereka. Jangan memaksakan impian kita sebagai orang tua kepada mereka. Pemaksaan orang tua kepada anak, bisa melukai
  • Dilucuti dari jubah maha indah. Perubahan status ekonomi bisa melukai hati kita
  • Dilemparkan ke sumur. Kesepian, kesendirian, perlakuan jahat, bisa melukai hati kita
  • Itu artinya sudah tidak dianggap lagi sebagai keluarga, melainkan sudah dianggap sebagai budak, karena dijual. Ini sangat menyakitkan. Namanya sudah dicoret dari kartu keluarga, tidak dianggap lagi, dibuang, ditolak. Ini semua menyakitkan. Tidak diakui, adalah sangat menyakitkan
  • Dianggap sudah mati diterkam binatang buas. Tidak diingat lagi, tidak diurus lagi, tidak diperdulikan lagi, tidak dicari lagi, tidak dianggap ada. Sangat menyakitkan.
  • Dipisahkan dari kasih ayah. Terpisah dari adiknya, Benyamin yang disayanginya. Sebelum peristiwa ini, sudah terlebih dulu terpisah dari ibunya karena kematian. Terpisah dari keluarga karena pekerjaan, karena kematian, karena dititipkan, karena kesibukan, dll, karena segala macam hal, ini juga bisa melukai.

Semua hal yang bisa melukai:

  • Berusaha digugurkan,
  • dibeda-bedakan,
  • ditolak karena anak sudah banyak,
  • ditolak karena jenis kelamin yang tidak diinginkan,
  • ditolak karena anak yang dilahirkan di usia tua,
  • merasa tertolak karena tidak mirip papa atau mama,
  • ditolak karena wajahnya mirip kakek/nenek yang tidak akur dengan mamanya/ papanya,
  • ditolak karena pada waktu lahir terjadi peristiwa yang dianggap sial, sehingga dianggap pembawa sial
  • tertolak karena warna kulit yang tidak diharapkan
  • tertolak karena pernikahan orang tua yang tidak direstui keluarga besar
  • tertolak karena cacat lahir
  • tertolak karena sakit-sakitan sejak kecil
  • tertolak karena orang tua yang selalu bertengkar
  • tertolak karena perceraian orang tua
  • tertolak karena lahir sebagai status anak haram
  • tertolak karena perkataan yang kasar
  • tertolak karena perlakuan kasar (KDRT) dari orang tua/ pengasuh, dll
  • tertolak karena dititipkan pengasuhannya pada nenek/kakek/pembantu rumah tangga, dll
  • pernah dilecehkan secara sex
  • faktor fisik; misalnya gemuk, kurus, pesek, dll
  • dibully oleh teman-teman, dll
  • terluka karena peristiwa yang memalukan dalam keluarga

 

Ciri-ciri orang yang terluka:

Dalam posisi sebagai penguasa Mesir, Yusuf tidak kekurangan sesuatu apa pun, apakah itu tempat tinggal mewah, semua fasilitas istana, makanan, pakaian, masa depan, dll

Karena Yusuf juga dianggap seorang Ayah oleh Firaun ( Kej 45:8), maka Yusuf bukan berstatus sebagai ‘pekerja’ di Mesir, tetapi dia sudah dianggap sebagai anggota keluarga kerajaan.

Tetapi keadaan ini tidak bisa menebus LUKA-LUKA HATI yang belum sembuh.

Terbukti pada pemberian nama anak-anak Yusuf: ( Kej 41: 51-52)

  • Manasye: artinya Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku.
  • Efraim; artinya Allah membuat aku mendapat anak dalam negeri kesengsaraanku.
    • Orang yang terluka, salah satu ciri-cirinya adalah: Berusaha melupakan masa lalu yang menyakitkan, tetapi dalam kenyataannya hatinya masih luka dan belum bisa move on, belum bisa maju terus ke depan, belum bisa merdeka untuk menatap hari depan.
    • Masih menyebut Mesir sebagai negeri kesengsaraan, padahal Tuhan sudah membawa dia naik tinggi dan semua kesulitan di rumah Potifar, dan di penjara sudah dilalukan.

Mengapa anak-anaknya tidak diberi nama:

  • Syukur, atau misalnya Mujur

Orang yang terluka tidak dapat mengucap syukur, selalu melihat ke belakang, tidak bisa move on ke depan.

 

Apa yang dilakukan oleh orang yang terluka?

  1. Suka berpura-pura. Yusuf berpura-pura tidak kenal dengan mereka ( Kej 42: 7), Yusuf berpura-pura dengan memanggil Benyamin, ‘anakku’ Kej 43:29
  2. Gaya bicara membentak ( Kej 42:7) Intonasi yang tidak enak didengar telinga
  3. Mencari gara-gara, dengan mengecam, menuduh, dll (Kej 42:9), (Kej 44:1-5)
  4. Menekan orang lain ( Kej 42:12,14-16)
  5. Tidak percaya ( kalau Benyamin masih hidup) secara berlebihan, menaruh curiga yang dalam (Kej 42:16), maka selalu menuntut bukti.
  6. Memenjarakan ( Kej 42: 17) Membatasi orang lain, membunuh potensi orang lain, menjatuhkan nama baik orang lain, dll.
  7. Mengancam pembunuhan bila dibohongi/ dikhianati/ Kej 42; 20, karena kehilangan kepercayaan kepada orang itu/ orang lain.
  8. Membuat cara balas dendam, agar orang lain mengalami pengalaman pahit yang sama, Kej 42: 24)
  9. Bisa tetap terlihat berbuat baik kepada orang yang dibencinya, hanya di permukaan luar, padahal hatinya tetap dendam ( Kej 43: 23)
  10. Pandai membuat skenario ( Kej 44: 1-17), untuk mencari bukti ( Kej 44: 33-34, Kej 45:1), yaitu bukti apakah mereka benar-benar menyayangi Benyamin atau tidak.

 

BAGAIMANA CARA MENYEMBUHKAN LUKA?

 

  1. Melepaskan pengampunan, walaupun itu harus dengan cara menangis keras-keras ( membiarkan hati mengalami sakit yang dalam, karena mengampuni sama saja dengan membongkar akar pahit yang sudah lama bercokol dalam hati kita) Kejadian 45: 2-3
  2. Membuang topeng kepura-puraan. Punyai hati yang terbuka untuk adanya pemulihan. Kej 45: 2-3)
  3. Melihat dari kacamata Tuhan atas semua peristiwa yang menyakitkan di masa lalu untuk memetik hikmahnya pada masa sekarang ini. (Kej 45:5-8) Roma 8:28

 

APA HASILNYA BILA KITA SEMBUH DARI LUKA?

  1. Bisa memandang jauh ke depan ( Kej 45; 9-13)
  2. Bisa memeluk BENYAMIN ( Benyamin = ‘ anak yang mendatangkan bahagia’), bisa meraih kebahagiaan yang sejati. Hidup dipenuhi sukacita, bukan keluhan, gerutuan, bentakan, kebencian, kepura-puraan, dll. ( Kej 45: 14)
  3. Bisa mencairkan KEBEKUAN, bisa memiliki hubungan yang pulih, hubungan yang sehat, hubungan yang baik. Kej 45: 15
  4. Bersamaan dengan itu, akan cair juga BERKAT GOSYEN, yaitu berkat terbaik ( Kej 45;19-20)
  5. Bertemu dengan ayahnya, adalah suatu MUJIZAT ITU NYATA ( Kej 46:30)
  6. Berkat dihindarkan dari bahaya kelaparan ( Kej 47: 12) Bahkan sampai lama sekali mereka dapat bebas tinggal di Mesir,sebelum tiba perbudakan.
  7. Kelimpahan tanpa batas. Tindakan Yusuf ( Kej 47:13-26) terjadinya bukan dari pergantian 7 tahun kelimpahan menuju 7 tahun kelaparan, melainkan terjadinya justru pada saat di tahun ke dua kelaparan itu terjadi, setelah YUSUF MELEPASKAN PENGAMPUNAN pada keluarganya. Tindakan Yusuf mendatangkan kekayaan, kelimpahan yang luar biasa pada KELUARGA ISTANA FIRAUN.

 

Bilamana kita pernah terluka oleh orang tua kita, yaitu ayah atau ibu kita,  terluka oleh teman-teman ataupun saudara-saudara kita, inilah saatnya untuk

MEMUTUSKAN MENGAMPUNI mereka.

MEMBUANG TOPENG KEPURA-PURAAN

MELIHAT DARI KACAMATA TUHAN.

Tanpa pengampunan, kita tidak dapat hidup DUDUK DENGAN RUKUN, dan akhirnya bila kita tidak rukun, maka minyak serta embun tidak akan turun, dan berkat tidak akan diperintahkanNya turun atas keluarga kita.

Kepahitan/ luka hati yang belum sembuh, menjadi penghalang berkat Tuhan turun dalam hidup kita.

 

DOA PENUTUP;

Buka hatimu, lepaskan pengampunan pada orang-orang yang telah melukaimu dan sebut nama mereka, doakanlah bagi kebaikan hidup mereka. Mungkin saja orang itu sudah mati sekalipun, tetap kita harus melepaskan pengampunan buat mereka, karena melakukan hal ini bukan berguna untuk orang itu, melainkan untuk diri kita sendiri.

Mintalah pembimbingmu untuk mendengarkan kisah-kisahmu dan mendoakan kamu.

 

 

 

 

 

Andalan

MATERI P.A PEMUDA 6. MENJADI ANAK RAJA SEPERTI MEFIBOSET


MEFIBOSET  SI PINCANG DI PELUKAN AYAH

SIKAP HATI: PEMULIHAN GAMBAR DIRI/ SELF IMAGE HEALING

 

Doa Pembukaan; Ucapkan syukur atas hidupmu, sebuah hidup yang sangat berharga di hadapan Tuhan.

Bacaan Alkitab:

Cukup banyak bacaan Alkitab yang perlu dibaca yaitu II Samuel pasal 4, 9, 16, 19 dan 21

 

Bahan Perenungan:

Mefiboset adalah cucu dari seorang raja pertama Israel, dan dia adalah cucu pertama yang dibangga-banggakan. Kakeknya bernama raja Saul, dan ayahnya bernama Yonatan. Sewaktu Mefiboset lahir…betapa senangnya keluarga besar ini. Sungguh bangga memiliki cucu pertama laki-laki. Mefiboset adalah anak tunggal dari Yonatan. Dan Mefiboset adalah cucu satu-satunya dari raja Saul.

Arti nama dari Mefiboset adalah : Pembasmi Berhala

Mungkin saja Mefiboset diberi nama seperti itu untuk menunjukkan bahwa kakek dan ayahnya berharap, kelak Mefiboset akan bertumbuh menjadi anak yang berhasil membasmi semua penyembahan berhala di kanaan dengan cara menumpas semua musuh/ orang Filistin/ para penyembah berhala yang tadinya mendiami negri itu.

Mefiboset kecil bertumbuh terus menjadi anak yang menyenangkan, sampai suatu ketika dia sudah bisa tengkurap, duduk, merangkak, berlari ke sana dan ke sini, melompat dan bahkan berlari.

Mefiboset tinggal di istana yang megah, mendapat makanan terlezat, dilayani oleh pelayan-pelayan istana, dan pakaiannya indah-indah dan mahal-mahal. Dididik dengan didikan terbaik dan menjadi anak yang diperhatikan, disayangi dan dilimpahi kasih sayang. Waktu terus berlalu sampai Meribaal berusia 5 tahun.

Pada waktu Mefiboset berumur 5 tahun, terjadi suatu peristiwa yang menyedihkan. Hari itu kakek Raja Saul, ayahnya Yonatan serta kedua pamannya, Paman Malkisua dan Paman Abinadab berangkat berperang melawan orang Filistin, tetapi di medan peperangan mereka semua mati, baik kakeknya , ayahnya maupun kedua pamannya.

Inang pengasuh Mefiboset berlari terburu-buru. Pada zaman itu, tentunya jika seorang raja kalah dalam pertempuran, dikawatirkan pewaris tahtanya akan di bunuh oleh raja yang baru. Akhirnya inang pengasuh Mefiboset itu pun melarikan Mefiboset sambil terburu-buru dan terjadilah kecelakaan itu, Mefiboset pincang sejak usianya 5 tahun.

Kini dia tidak bisa berjalan lagi dengan tegap, tidak bisa berlari lagi sesuka hati, tidak bisa melompat-lompat lagi dengan riang, bumi seolah olah runtuh. Tak punya teman lagi, dan semua menyindir-nyindir Dia pincang…dia pincang….anak yang memalukan.

Mefiboset akhirnya tinggal di rumah seorang kaya yang baik hati bernama Makhir bin Amiel yang tinggal di Lodebar. ( II Sam 9:4 dan II Sam 17: 27). Tinggal di rumah biasa, bukan istana. Daerah sepi ini bernama Lodebar.Lodebar adalah tempat yang artinya TANPA HARAPAN. Tidak ada lagi impian yang bisa diimpikan di tempat yang tandus seperti ini

Di tempat ini, Mefiboset tinggal di tempat biasa, dengan pakaian biasa, tidak ada orang yang menghormati seperti dulu lagi, bahkan ada orang-orang yang mungkin mengejek, menyindir, dan memandang rendah kakinya yang pincang. Ia tak punya apa-apa lagi, tak punya impian. Masa depan yang suram sebagai orang cacat yang tidak berarti lagi

Sejak saat itu ( mungkin untuk maksud penyamaran) namanya diganti menjadi Meribaal yang artinya Berjuang Melawan Baal. Dulu dia diimpikan oleh orang tuanya untuk menjadi pembasmi Berhala/ Pembasmi Baal, namun sekarang dia harus berjuang sendirian untuk melawan Baal itu.

Dia harus berjuang  karna ia pincang, Dia harus berjuang  karna keluarganya adalah keluarga yang gagal, kakek dan ayah serta paman-pamannya telah meninggal dalam satu hari yang sama, kalah di tangan musuh.

Kini pamannya yang tinggal satu-satunya dari keluarga ayahnya, yang telah menjadi raja menggantikan kakeknya tak sekalipun mencarinya, tak sekalipun memperhatikannya dan mengajaknya tinggal bersama dengan dia di istana kakeknya dulu. Apakah pamannya takut kalau dia merebut kedudukannya sebagai raja…? Bukankan ia adalah anak dari Pangeran Yonatan, sang putra mahkota kerajaan? Sedangkan pamannya Isyboset  hanyalah anak bungsu? Dan orang yang pemalu?

Apakah pamannya malu memiliki ponakan pincang seperti dia?

Dan raja yang memerintah atas Yehuda, raja Daud….ow suatu ketika pastilah raja Daud ini akan menggulingkan pemerintahan dari paman Isyboset itu….apalagi sejak panglima Abner memihak pada Daud dan akhirnya meninggal. Paman Isyboset semakin gentar dan takut.

Mungkin saja raja Daud suatu saat akan membunuh Mefiboset, oleh karna itu nama samaran Meribaal itu sudah tepat…tidak ada orang yang tahu kalau Meribaal sebenarnya adalah Mefiboset, si anak yang harus berjuang itu sebenarnya adalah cucu raja pertama Israel yaitu Mefiboset, si pemusnah Baal/ Musuh Baal. Tidak mungkin cucu raja adalah orang yang harus berjuang mati-matian.

Waktu usianya kira-kira 12 tahun, Paman Isyboset meninggal karna dibunuh. Lengkaplah sudah penderitaan Meribaal.  Kini tidak ada satu pun dari keluarganya yang duduk di pemerintahan Israel, dan semua saudara dari ayahnya yang laki-laki sudah meninggal, tinggal kedua tantenya, Tante Merab dan Tante Mikhal. Tapi kemana tante-tante itu? Tidak ada satupun yang perduli padanya. Mereka semua sibuk dengan urusannnya sendiri

Harapan untuk mendapatkan warisan kakek sepeninggal Paman sepertinya tidak boleh menjadi impian, apalagi harapan untuk mendapatkan kasih sayang dari siapa pun…benar benar tak boleh bermimpi…dan hidup di Lodebar daerah yang terkenal dengan tanah tanpa harapan….benar benar anjing mati saja….

Sepeninggal Paman, Ziba inang pengasuhnya semakin lama semakin kaya, semua harta kekayaan kakek dan ayahnya serta pamannya Isyboset itu telah menjadikannya sangat kaya..tidak sepeser pun Meribaal menikmati kekayaan itu, tak sepeser pun. Kini ia hanyalah beban bagi keluarga Tuan Makhir. Bayangkanlah mengelola harta kekayaan mantan raja pertama Israel dalam sepuluh tahun…ow ow..betapa banyak hasil ladang…betapa banyak ternak…Meribaal tidak bisa apa apa…dia pincang dan tidak bisa mengejar haknya….Ziba kini telah berubah dari hamba Saul kakeknya menjadi Tuan Ziba

Hidupnya seperti anjing mati yang tak berguna.

Sepeninggal Paman Isyboset, kini seluruh Israel dipimpin oleh Raja Daud.

Akhirnya Meribaal  pun menikah, dan memiliki anak bernama Mikha yang artinya ‘yang seperti Allah’, Mungkin dengan memiliki anak, ada secercah harapan, siapa tahu anak ini kelak akan menjadi anak yang berguna, anak yang berhasil.

Hidup terus berlanjut, usia Meribaal kini sudah mencapai kira-kira 22 tahun, tetap saja ia masih bergantung pada kebaikan hati Tuan Makhir. Ia punya anak tetapi tetap tidak bisa memberi harapan pasti pada Mikha, anandanya yang dia sayangi.

Tiba-tiba siang itu Ziba datang, dan mengatakan bahwa Raja Daud memanggilnya menghadap. Para pengawal kerajaan berseragam lengkap memenuhi rumah Tuan Makhir itu dan menjemput dia untuk dibawa ke istana

Dia gemetar….apa lagi nanti yang menimpa hidupnya…kini ia tak sendiri lagi …ada istrinya ada mikha anaknya…sudah cukup dengan semua yang sudah dia alami, kemalangan demi kemalangan, dan kini jangan ada apa apa yang bakalan menimpa keluarganya.

Jangan-jangan kini setelah kerajaannya kokoh, raja Daud itu ingin semakin mengokohkannya dengan menumpas keluargaku…satu-satunya cucu mantan raja yaitu cucu kakek Saul, dan anak dari si sulung putra mahkota, ayah Yonatan, dan …dan…..Mikha….Mikha…oh..jangan sampai Mikha pun terkena getah pahit dari semua ini.

Darimana raja tahu kalau dia ada di Lodebar? Ooooh Ziba yang memberi tahukannya. Mengapa Ziba memberitahu raja? Ooooh karna raja yang menanyakan perihal keluarganya.

Jadi raja tahu kalau aku cacat….? Tetapi tetap memanggil aku ke istana….?

Saat Meribaal bin Yonatan bin Saul, datang menghadap, ia pun sujud dan menyembah.

“Mefiboset…!!” ( raja memanggil dia dengan sebutan itu….’hai si pembasmi berhala !’)

“Inilah hamba tuanku!’’ jawabnya dengan gemetar.

“Janganlah takut, sebab aku pasti akan menunjukkan kasihku kepadamu oleh karena Yonatan, ayahmu; aku akan mengembalikan kepadamu segala ladang Saul, nenekmu , dan engkau akan tetap makan sehidangan dengan aku.”

“Apakah hambamu ini, sehingga engkau menghiraukan anjing mati seperti aku ?”

Perkataan itu terdengar sangat menyejukkan…hampir tak dapat dipercaya.

Bukan untuk dibunuh, bukan untuk dihambat, bukan untuk dimusnahkan, tetapi untuk dikasihi, untuk dijadikan salah seorang anak raja.

Semua kekayaan kakek Saul yang selama ini dicuri dan dirampas oleh Ziba kini dikembalikan kepadanya. Padahal dengan tinggal di istana dia sudah tidak memerlukan apa-apa lagi, semua makanan dijamin, pakaian, dan masih banyak lagi kemewahan lainnya…ini masih ditambah lagi dengan diberikannya dia tabungan, hasil dari ladang kakek dan ayahnya.

Ini seperti mimpi…ini sulit dipercaya…ini tak pernah terpikir sebelumnya…dan tidak hanya itu Ziba dan seisi rumahnya harus bekerja untuk melayani keluargaku. Penghinaan itu kini sudah berakhir…

Mefiboset dijadikan salah satu anak raja. Dia adalah seorang pembasmi Baal, pembasmi berhala. Cara membasminya bukan dengan cara berjuang dengan kekuatannya sendiri, tetapi dengan pertolongan Tuhan.

Mefiboset pun mengajak Mikha turut tinggal di istana bersamanya…..biarlah Mikha mengalami lagi seperti yang dia alami waktu kecil dulu…tinggal di istana, walaupun bukan istana kakek buyut Saul, tetapi kini dia memiliki kakek buyut yang baru, yaitu Kakek Daud.

Tinggal di istana, dapat baju kerajaan, disayang raja, diajak mengobrol, diajak tertawa di meja makan, bergurau tentang apa saja, dipeluk, dicinta, bercerita nostalgia tentang persahabatan raja Daud dengan ayahnya Yonatan, dan saat jam makan tiba….

Makanan sudah tersedia di meja…sebuah jamuan istana, dengan gelas kaca dan taplak sutra.

Semua anak raja, pangeran-pangeran ada di sana….Pangeran Amnon, Pangeran Kileab, Pangeran Absalom, Pangeran Adonia, Pangeran Sefaca, Pangeran Yitream,

Tetapi raja Daud berkata…sebentar…kita tunggu dulu Pangeran Mefiboset, kalau dia belum datang kita tidak akan memulai makan malam ini…

Mefiboset pun datang dengan terpincang-pincang, tetapi saat dia sudah duduk di kursi yang disediakan untuk dia sebagai salah seorang pangeran, kakinya yang pincang itu tertutupi oleh taplak sutra yang menjuntai sampai ke lantai itu..

Tidak ada yang boleh memandang rendah Mefiboset lagi, karna dia adalah anak raja, dia adalah pangeran, segala aibnya telah dihapus dan raja tidak pernah ingat bahwa dia pincang, di mata raja, dia adalah anak yang disayangi, dikasihi…raja tidak pernah malu jika di istananya dan di meja makannya duduk seorang MEFIBOSET

Bagi dia kebaikan dari Raja Daud, tidak sebanding jika dibandingkan dengan seluruh harta kekayaan warisan kakeknya Saul itu, dan biarlah seluruh harta itu diambil oleh Ziba…kalau memang Ziba mengejar kekayaan itu, bagi Mefiboset, kepulangan raja Daud dengan selamat dari pelariannya akibat pemberontakan Absalom, itu lebih penting dari segalanya. Hubungan dengan ayah angkatnya Daud lebih penting dari segalanya. Ziba tak kan mengerti hal ini, karna dia tidak mengalaminya.

 

PERENUNGAN:

  • Mefiboset sebenarnya adalah perlambang dari hidup kita
  • Kita dirancang untuk lebih dari pemenang/memusnahkan baal dalam hidup kita, menjadi penakluk, pemenang, dan diberkati, dikasihi, disayangi
  • Namun sayang…ada sebuah kepincangan yang tiba-tiba mengubah semuanya
  • Mungkin kaki kita tidak pernah pincang, tetapi mungkin saya kita memiliki
    • Keluarga yang pincang
    • Kurang kasih sayang dari orang tua
    • Dibanding-bandingkan dengan kakak/adik/sepupu kita
    • Papa dan mama yang tidak pernah rukun
    • Kepincangan ekonomi keluarga, dimana kita mungkin orang yang lahir dari keluarga yang sederhana. Tidak bisa beli apa apa
    • Kepincangan karna minder, tak punya baju bagus, tak punya tas bagus, tak punya sepatu yang bagus, tak punya rumah bagus dan selalu ngontrak, ke mana mana naik angkot dan nggak punya mobil mewah, dll
    • Kepincangan karna tak punya waktu banyak seperti teman-teman lainnya, karna harus membantu mama jaga warung, harus membantu mama bikin kue
    • Kepincangan karna mamaku sudah meninggal
    • Kepincangan karna papaku sudah meninggal
    • Kepincangan dalam pelajaran, sering dapat nilai jelek, tidak mengerti saat diterangkan pelajaran oleh guru, tidak pernah jadi juara kelas
    • Kepincangan dalam fisik, sering diejek karna pesek, karna kriting, karna hitam, karna gendut, karna terlalu kurus, karna mata sipit, dll
    • Kepincangan karna tidak ada teman yang mau bermain dengan kita, berteman dengan kita, tidak ada guru yang bangga pada kita, senang dengan kita, akrab dengan kita
    • Kepincangan karna walaupun semuanya ada, tapi papa dan mama jarang ada di rumah, mereka semua sibuk dengan urusan masing-masing
    • Kesemuanya itu terkadang membuat kita seperti anjing mati saja, tidak berguna, tidak layak, tidak membanggakan siapa pun
  • Tuhan ingin berkata pada Meribaal, jangan berjuang melawan baal / berhala itu dengan kekuatanmu sendiri, kamu pincang, kamu tidak bisa melakukannya sendiri, bersama Tuhan, kamu menjadi pembasmi baal itu. Semua adalah anugrah Tuhan, bukan karena kekuatan dan usaha kita.
  • Sadarilah saat ini Bapa sorgawi, dibambarkan seperti raja Daud…Dia memanggilmu datang ke istana, Dia ingin memulihkan keadaanmu. Dia ingin menghapuskan hal-hal yang bagimu memalukan itu, karna di mata-Nya kamu begitu berharga
    • Tidak ada keluarga yang sempurna, tidak ada orang tua yang sempurna, tidak ada teman dan guru yang sempurna, ampuni saat orang tuamu tidak seperti yang kamu mau, ampuni saat teman-temanmu tidak seperti yang kamu harapkan, dan ampuni saat kamu jumpai dirimu tidak semembanggakan seperti yang kamu harapkan
    • Tetapi ada kasih Bapa yang sempurna, dia mengasihimu tanpa syarat. Apapun keadaanmu Bapa mengasihimu, Dia mengenalmu sejak dalam kandungan ibumu, Dia menenunmu dalam kandungan ibumu, dan Dia menopang dan menggendongmu sejak kamu dalam kandungan ibumu, saat engkau lahir, kamu sangat berharga bagi Nya
    • Hanya kasih Bapa yang dapat memenuhkan kekosongan hatimu dengan kasih-Nya, dimana kekosongan itu tak dapat diisi oleh apa pun juga, seperti kekayaan, kepandaian, pakaian keren, piala, nama yang terkenal, keluarga yang tampaknya bahagia, atau apa pun juga. Hanya kasih Bapa yang dapat memelukmu dan itu dapat membuatmu bahagia. Sama seperti Mefiboset, semua yang berupa kekayaan warisan dari kakeknya tidak sebanding dengan kasih ayah angkat-nya Daud yang telah dia alami.
  • Kamu dipanggil ke istana dan Bapa ingin memelukmu.

Diskusikan dengan pembimbing rohanimu, bagian-bagian hidupmu yang pincang, bawalah kepada Yesus, dan meminta pemulihan yang daripada-Nya. Dia mengangkatmu menjadi anak-Nya, anak Raja. Hidupmu sangatlah berharga.

Andalan

DAFTAR PENDERITAAN YESUS DI KAYU SALIB


Pada saat saya mempersiapkan sebuah pelayanan di perusahaan, saya mendapat thema Pengorbanan Yesus.

Betapa terkejutnya saya, saat mendata satu per satu pengorbanan Yesus di kayu salib baik di PL dan PB, saya mendapati ternyata penderitaan-Nya begitu banyak bisa didaftarkan.

Saya tergerak memuat daftar itu di sini agar berguna bagi para penggiat anak untuk menjadi bahan konseling.

Saat kita menjumpai berbagai masalah pada anak, atau pada keluarga mereka, maka kita perlu tahu bahwa semua penderitaan jiwani telah Yesus alami.

Ijinkan Yesus menanggungnya bagi kita, agar semua masalah jiwani kita dapat terselesaikan, dan kita dimerdekakan.

Saya sendiri, sangat terberkati saat meneliti pengorbanan Yesus ini. Betapa cengeng dan rapuhnya jiwa saya, padahal yang saya alami belum ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang sudah Yesus alami di kayu salib, bagi kita, Dia sudah menggantikan kita, maka kita harus memiliki jiwa yang baik-baik saja, sehat-sehat saja.

Semoga daftar ini bisa anda simpan baik-baik dan pakai untuk mengajar, untuk konseling, dan untuk apa pun, nikmati kuasa Firman Tuhan yang sanggup mengubahkan segenap tubuh, jiwa dan roh kita.

INILAH DAFTAR 180 PENGORBANAN YESUS

DI KARYA SALIB-NYA

KARENA MENGASIHI MANUSIA.

Yesus di perjamuan malam terakhir

  1. Mendapatkan janji palsu/ janji gombal dari Petrus ( Lukas 22:32)
  2. Mendapatkan janji palsu/ janji yang hanya ikut-ikutan/ janji yang tidak sungguh-sungguh dari semua murid yang lain ( Markus 14:29, 31)

Yesus di Taman Getsemani

  1. Yesus merasa sedih ( Matius 26:37)
  2. Yesus merasa gentar ( Matius 26:37
  3. Yesus sangat takut, sangat ketakutan ( Markus 14:33, Lukas 22:44)
  4. Hati Yesus terasa sangat sedih, seperti mau mati rasanya. (Matius 26:38)
  5. Melalui masa-masa sedih, sangat ketakutan, gentar dan seperti mau mati, dengan sendirian, karena murid-muridNya malahan tidur ( Matius 26:39, 43) / ditinggalkan sahabat-sahabat-Nya pada saat mereka diminta berdoa bersama-Nya
  6. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat diandalkan. ( Matius 26: 38)
  7. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat bekerja secara tim ( Matius 26: 40)
  8. Murid-murid-Nya tidur karena mata mereka sudah berat ( Markus 14:40) Yesus diperhadapkan pada sebuah egoisme.
  9. Murid-murid Yesus sama sekali tidak memberikan dukungan , bahkan dari orang-orang pilihan/ orang-orang terdekat, dalam keadaanNya yang sedang sedih, seperti mau mati rasanya, karena mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya. ( markus 14: 34, 37, 40)
  10. Egoisme dari murid-murid-Nya serta dukungan yang sama sekali tidak mereka berikan kepada-Nya diulang-ulang oleh mereka sampai 3 kali/ dilakukan berulang-ulang. Yesus membiarkan hal itu terjadi pada kedua dan ketiga kalinya ( Matius 26: 44)
  11. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah ( Lukas 22:44), karena mengalami pergumulan yang sangat berat
  12. Yesus memutuskan untuk meminum cawan kehendak Bapa dalam hidup-Nya ( Yohanes 18:11)
  13. Yesus menanggung kesusahan jiwa ( Yesaya 53: 11)

 

Yesus Ditangkap ( Matius 26: 47-56, Markus 14: 43-50, Lukas 22: 47-53, Yohanes 18:1-11)

  1. Untuk melakukan karya salib ini, pikiran dan perasaan Kristus adalah walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia, dengan lahir di Betlehem dalam keadaan hina. ( Filipi 2: 5-7)
  2. Yesus melepaskan hak-Nya untuk mendapatkan bantuan belasan pasukan malaikat ( Matius 26:53)
  3. Yesus, dalam keadaan sebagai manusia, telah merendahkan diri-Nya ( Filipi 2: 8)
  4. Yesus dicium oleh Yudas, Murid-Nya sendiri, dalam ciuman pengkhianatan. ( Matius 26:48-50)
  5. Yesus dijual oleh Yudas Iskariot, murid-Nya sendiri ( Matius 26:15) dengan 30 keping perak. ( Zakharia 11:12)
  6. Harga yang dikenakan pada penjualan Yesus adalah 30 keping perak, Yesus dijual dengan harga seorang budak
  7. Akhir hidup Yudas Iskariot sangat mengenaskan ( Matius 27:5, Zakharia 11:13) Padahal Yesus sudah membasuh kaki Yudas Iskariot dan telah memperingatkan Yudas Iskariot dalam perjamuan malam terakhir ( Matius 26:21-25, Yohanes 13:1-30, Mazmur 41:10)
  8. Yesus ditangkap ( Matius 26:50)
  9. Yesus dibelenggu ( Yohanes 18:12), padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  10. Saat dianiaya dengan cara dibelenggu Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  11. Yesus diperlakukan seperti penyamun oleh imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal bait Allah, serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia. , karena rombongan  mereka membawa pedang dan pentung ( Markus 14: 48) padahal Dia adalah Seorang pengajar di bait Allah.
  12. Yesus ditangkap pada malam hari, karena pasukan membawa lentera, suluh dan senjata. ( Yohanes 18:3, Matius 26:5) Sebuah tindakan yang dilakukan dengan akal bulus/ tidak terang-terangan/ melainkan dengan diam-diam
  13. Yesus diperlakukan dengan tidak baik oleh kalangan atas, yang diibaratkan seperti lembu jantan dan banteng dari Basan, dan singa yang mengaum ( imam kepala, kepala pengawal bait Allah, tua-tua bangsa Yahudi, dll) Mazmur 22: 13-14)
  14. Yesus ditinggalkan oleh murid-muridNya saat Dia ditangkap ( Matius 26:31, 56, Zakharia 13;7), karena iman mereka terguncang

 

Yesus di hadapan Hanas, mertua Imam Besar Kayafas. Yohanes 18:12-24

  1. Yesus telah diputuskan hukuman mati, sebelum Yesus diadili ( Yohanes 18:14)
  2. Yesus menjadi korban kelakuan Hanas yang memberi nasihat jahat kepada orang-orang Yahudi ( Yohanes 18:14)
  3. Yesus diperhadapkan kepada Hanas, mertua Kayafas ( Yohanes 18:13), artinya diperlakukan tidak sesuai dengan prosedur, karena Kayafas tidak menjabat sebagai Imam Besar pada saat itu, melainkan menantunya.
  4. Yesus ditampar oleh seorang penjaga karena dianggap memberi jawaban yang tidak sopan terhadap Hanas, yang masih diperlakukan sebagai imam besar ( Yohanes 18:22)
  5. Yesus dikirim secara terbelenggu kepada Imam Besar Kayafas, oleh Hanas ( Yohanes 18: 24) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)

 

Yesus di hadapan Imam Besar Kayafas ( Matius 26: 57-66, Markus 14:53-65, Lukas 22: 54-65, 63-71; Yohanes 18:12-14, 19-24)

  1. Yesus diperhadapkan pada imam besar Kayafas ( Matius 26:57)
  2. Saat ditindas imam besar Kayafas, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 26: 62-63a, Markus 14: 60-61)
  3. Yesus difitnah ( Matius 26: 57-60)
  4. Yesus disalah mengerti ( Matius 26: 61-62)
  5. Yesus dipertanyakan keMesias-an-Nya ( Matius 26: 64-65), padahal tanda-tanda keMesiasan Yesus jelas ( Matius 11:2-6, KPR 2:22)
  6. Yesus dicari-cari kesalahanNya agar dapat dihukum mati ( Markus 14:55)
  7. Kemesiasan Yesus tidak diakui, sehingga Yesus dianggap menghujat Allah ( Markus 14:64, Imamat 24:16)
  8. Yesus tidak diperlakukan sesuai dengan hukum, mestinya apabila Dia dianggap menghujat, hukumannya seharusnya adalah hukuman mati dengan cara dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah, dan bukan hukuman salib. Imamat 24:16
  9. Yesus diludahi mukaNya ( Matius 26:67)
  10. Saat ditindas dengan cara diludahi Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  11. Yesus ditutupi mukaNya ( Markus14: 65)
  12. Yesus ditinju mukaNya ( Matius 26:67)
  13. Saat dianiaya dengan cara ditinju Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  14. Yesus dipukul ( Matius 26:67)
  15. Saat dianiaya dengan cara dipukul Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  16. Yesus dipermainkan ( Matius 26: 68)
  17. Yesus dihujat oleh orang-orang yang menahanNya ( Lukas 22:65)

 

Yesus disangkali oleh Petrus, murid-Nya (Matius 26: 69-75, Markus 14:66-72; Lukas 22:56-62; Yohanes 18:15-18, 25-27)

  1. Peringatan Yesus kepada Petrus, murid-Nya, diabaikan oleh Petrus (Matius 26: 30-35)
  2. Yesus disangkali oleh muridNya, Petrus, sampai 3 kali ( Matius 26: 70-75),
  3. Dan Yesus mengetahui saat peristiwa penyangkalan terhadap diri-Nya itu terjadi ( Lukas 22:61)
  4. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan dualisme/ kemunafikan kehidupan Petrus.
  5. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan kata-kata kasar yang tidak pantas dan tidak patut.

 

Yesus diserahkan kepada Pilatus. Yesus di hadapan Pilatus. ( Matius 27: 1-2, 11-26, Markus 15:1-15; Lukas 23:1-5, Yohanes 18:28-40)

  1. Semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkonspirasi jahat untuk membunuh Yesus ( Matius 27:1)
  2. Yesus dibelenggu untuk diperhadapkan pada Pilatus ( Matius 27:2) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  3. Yesus diperhadapkan ke wali negeri, yaitu Pilatus ( Yohanes 18:28, Matius 27:11)
  4. Saat ditindas imam –imam kepala, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  5. Saat ditindas tua-tua bangsa Yahudi Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  6. Yesus diperhadapkan pada sikap agamawi yang sangat kental dengan kemunafikan ( Yohanes 18:28)
  7. Yesus dituduh dengan tuduhan palsu di hadapan Pilatus ( Markus 14:57-58, Matius 27:12, Mazmur 109:2, 6-7)
  8. Saat ditindas oleh Pilatus,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:13-14, Markus 15:4-5)
  9. Yesus dipertanyakan ke-Raja-an-Nya ( Matius 27: 11)
  10. Yesus diserahkan karena dengki ( Markus 15:10, Mazmur 109: 3-5)
  11. Yesus menjadi korban hasutan penguasa yang menggerakkan massa ( Markus 15:11, 15)
  12. Yesus ditolak ( Matius 27:21)
  13. Yesus mendengar teriakan-teriakan di dekat telingaNya “Salibkan Dia!” ( Markus 15:12-13)
  14. Yesus menjadi korban penyalah gunaan kekuasaan ( Markus 15:15)
  15. Yesus dituduh sebagai penyesat bangsa( Lukas 23:2)
  16. Yesus dituduh melarang membayar pajak kepada Kaisar/ fakta diputar balik ( Lukas 23:2)
  17. Yesus dianggap penjahat ( Yohanes 18:30)
  18. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  19. Yesus diperhadapkan pada kemunafikan ( Yohanes 18: 31)
  20. Meskipun imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi paham sekali tentang nubuatan nabi Yeremia, namun ketika hal itu digenapi oleh mereka sendiri, hati mereka tetap degil ( Matius 27: 3-10, Zakharia 11;12-13) . Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.

 

Yesus di hadapan Herodes. Lukas 23: 8-12

  1. Yesus dituduh dengan tuduhan-tuduhan yang berat di hadapan Herodes ( Lukas 23: 10)
  2. Saat ditindas oleh Herodes,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Lukas 23:8-9)
  3. Yesus dinista dan diolok-olok oleh Herodes dan pasukannya ( Lukas 23: 11)
  4. Yesus diolok-olok oleh Herodes dengan mengenakan jubah kebesaran kepada-Nya ( Lukas 23: 11)

 

Yesus dikembalikan pada Pilatus ( Matius 27: 15-26, Markus 15: 6-15, Lukas 23: 13-25, Yohanes 18: 38-19:16)

  1. Yesus disalibkan tanpa ditemukan kejahatan pada-Nya ( Matius 27:23, Daniel 9:26)
  2. Yesus menjadi korban seorang penguasa bernama Pilatus yang tidak bertanggung jawab/ cuci tangan. ( Matius 27:24)
  3. Yesus diperhadapkan kepada rakyat, sebagai salah satu pilihan, Dia atau Barabas yang akan dibebaskan pada hari raya. Diperbandingkan dengan orang yang sama sekali tidak sebanding. Lukas 23:17-19.
  4. Yesus disesah/ disiksa ( Matius 27:26), di sekujur tubuhNya ada bilur-bilur ( Yesaya 53:5), punggungNya dipukul/ dicambuk ( Yesaya 50:6)
  5. Saat dianiaya dengan cara disesah/ disiksa/ dipukul dan dicambuk Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  6. Yesus menanggung penyakit kita ( Yesaya 53:4)
  7. Janggut Yesus dicabut dari pipi-Nya ( Yesaya 50:6)
  8. Saat dianiaya dengan cara janggutNya dicabut Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  9. Yesus diserahkan untuk disalibkan (Matius 27:26)
  10. Yesus diserahkan untuk diperlakukan semau-maunya ( Lukas 23: 25), hak asasi-Nya dirampas.

 

Yesus diolok-olokkan di gedung pengadilan oleh serdadu-serdadu wali negeri  ( Matius 27:27-31, Markus 15:16-20, Yohanes 19:2-3

  1. Pakaian Yesus ditanggalkan / ditelanjangi ( Matius 27:28), lalu jubahNya semula, setelah diolok-oloklah Dia, dipakaikan lagi kepadaNya ( Matius 27:31)
  2. Yesus dipakaikan jubah ungu ( Matius 27: 28), lantas jubah ungu itupun ditanggalkan daripadaNya ( Matius 27:31)
  3. Yesus dipakaikan mahkota duri di kepalaNya ( Matius 27:29)
  4. Saat dianiaya dengan cara dimahkotai duri Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  5. Yesus diolok-olok dengan mereka mulai memberi hormat kepadaNya , katanya: “Salam, hai raja orang Yahudi!” ( Matius 27:29, Markus 15:18)
  6. Yesus ditampar oleh prajurit-prajurit ( Yohanes 19:3)
  7. Saat dianiaya dengan cara ditampar Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  8. Yesus diberikan sebatang buluh di tangan kanan-Nya ( Matius 27:29)
  9. Yesus diludahi, di bagian muka-Nya ( Matius 27:30, Yesaya 50:6)
  10. Muka Yesus dinodai ( Yesaya 50:6)
  11. Serdadu-serdadu itu berlutut menyembahNya ( Markus 15: 19)
  12. Kepala Yesus dipukul menggunakan buluh ( Matius 27:30)
  13. Saat dianiaya dengan cara kepala-Nya dipukul Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  14. Yesus dijatuhi hukuman mati, yaitu hukuman yang setimpal untuk seorang penyamun ( Lukas 23: 32). Yesus adalah kayu hidup yang diperlakukan dengan tidak adil ( Lukas 23: 28-32)
  15. Yesus diadili dalam proses yang sangat singkat yang seharusnya memakan waktu berhari-hari ( hari siang/ keesokan harinya, yaitu Jumat pagi – Lukas 23: 66- sampai Yesus disalibkan Markus 9:25 adalah jam 9. Dalam kurun waktu 5 sampai 6 jam Yesus diperhadapkan pada Hanas, Kayafas, Pilatus, Herodes, dan Pilatus lagi, dan akhirnya disalibkan.) Prosedur yang diperkakukan kepada Yesus adalah prosedur yang tidak wajar/ terburu-buru/ tidak sesuai prosedur standart. Kemungkinan karena mereka takut jika terlalu lama akan ada pertolongan dari pihak lain untuk membebaskan Yesus.
  16. Dalam semua pertanyaan –pertanyaan yang diajukan kepada-Nya, Yesus tidak membuka mulutNya dalam rangka pembelaan diri, seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, Ia tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7). Yesus tidak membela diri.
  17. Dalam semua tuduhan yang dilontarkan kepada-Nya, Yesus tidak membuka mulut-Nya dalam rangka pembelaan diri, seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7), Yesus tidak membela diri.

 

Yesus disalibkan ( Matius 27:32-44, Markus 15:21-32, Lukas 23:26, 33-43, Yohanes 19:17-24)

  1. Yesus dibawa menuju Bukit Golgoga ( Lukas 23: 26-33), perjalanan mendaki.
  2. Saat dianiaya dengan cara Yesus harus menempuh perjalanan mendaki, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  3. Saat dalam perjalanan menuju Golgota, Yesus menjadi sasaran tangisan dan ratapan sejumlah besar orang yang mengikuti Dia, di antaranya banyak perempuan ( Lukas 23:27-32). Namun Yesus menolak untuk
  4. Yesus menjadi tontonan yang menyedihkan ( Lukas 23:48).
  5. Yesus memikul salib ( Yohanes 19:17)
  6. Saat dianiaya dengan cara Yesus harus memikul salib, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  7. Yesus menumpahkan darahNya bagi banyak orang untuk menggenapi perjanjian baru, yaitu menumpahkan darahNya bagi pengampunan dosa banyak orang ( Matius 26:28, Keluaran 24:8, Yeremia 31: 31-34). Dia mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.
  8. Yesus memikul kesengsaraan kita ( Yesaya 53:4)
  9. Yesus memikul kejahatan kita ( Yesaya 53: 11), supaya kita dibenarkan oleh hikmat-Nya
  10. Yesus memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib ( I Petrus 2:24). Yesus menanggung dosa banyak orang ( Yesaya 53: 12)
  11. Yesus kena tulah karena pemberontakan umat Tuhan ( Yesaya 53:8)
  12. Yesus tetap mengecap anggur empedu yang biasanya diberikan serdadu-serdadu wali negeri agar penyamun mudah diatur. Sekedar mengecap menandakan bahwa Yesus tetap mengikuti kemauan serdadu-serdadu itu, dan membuktikan tanpa meminum anggur empedu ini, dan hanya mengecapnya saja, Dia tetap mudah diatur dalam proses penyaliban. ( Matius 27:34)
  13. Yesus menolak meminum anggur bercampur empedu yang dapat menjadi semacam efek bius kepadaNya, karena Dia mau menjalani semua proses penyaliban dengan secara kesadaran penuh ( Matius 27:34)
  14. Yesus mau mengecap Anggur bercampur Empedu yang memiliki efek racun. ( Matius 27:34, Mazmur 69:22A, Markus 16:18)
  15. Yesus menolak Anggur bercampur Mur yang memberi efek mabuk kepada peminumnya ( Markus 15:23)
  16. Yesus disalibkan ( Matius 27:35)
  17. Saat dianiaya dengan cara disalibkan Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  18. Dari sejak perjamuan malam terakhir, Yesus tidak makan sampai Dia mati, , hanya mengecap sedikit anggur bercampur empedu yang pahit rasanya, dan anggur asam.
  19. Tangan dan kaki Yesus ditusuk ( Mazmur 22: 17)
  20. Saat dianiaya dengan cara tangan dan kaki-Nya ditusuk, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  21. Lokasi penyaliban Yesus bernama Golgota/ Tempat Tengkorak ( Yohanes 19:17)
  22. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah pelecehan, karena pakaian Yesus biasanya dipakai untuk melakukan hal kudus, bukan untuk berada di meja judi
  23. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah perampasan, karena pakaian Yesus diambil tanpa meminta dulu kepada Yesus.
  24. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah dimanfaatkan karena para serdadu mengambil keuntungan dari pakaian Yesus.
  25. Yesus diperlakukan tidak baik oleh orang-orang dari kalangan bawah, yang diibaratkan seperti anjing-anjing, yaitu prajurit-prajurit Roma ( Mazmur 22: 17-19)
  26. Yesus menjadi korban perlakuan dari orang-orang yang hanya ikut-ikutan massa, mereka bahkan tidak tahu apa yang mereka perbuat ( Lukas 23:34)
  27. Yesus berdoa untuk pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12, Lukas 23:34)
  28. Yesus diolok-olok oleh prajurit-prajurit, mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya, namun mereka tidak benar-benar memberikan anggur asam itu pada Yesus, Lukas 23:36. Bandingkan dengan Yohanes 19:29
  29. Di atas kepala Yesus tertulis “ Inilah Yesus Raja orang Yahudi.”
  30. Yesus disalibkan bersama-sama dengan dua orang penyamun ( Matius 27: 38), terhitung di antara orang-orang durhaka ( Markus 15:28)
  31. Yesus terhitung di antara orang-orang pemberontak ( Yesaya 53: 12)
  32. Yesus harus terpisah dari murid yang dikasihi-Nya/ sahabat-Nya ( Yohanes 19:26)
  33. Yesus harus terpisah dari ibuNya ( Yohanes 19:27, Mazmur 22: 10-12)
  34. Saat Yesus disalibkan, wajah Yesus menjadi tontonan yang mengerikan ( Yesaya 52:14, Yesaya 53:2-3), dan sekujur tubuh Yesus menjadi tontonan atau pemandangan umum ( Mazmur 22: 18)
  35. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang dipandang sebelah mata Yesaya 53:2)
  36. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak diingini ( Yesaya 53:2)
  37. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga orang menutup mukanya saat melihat Yesus ( Yesaya 53:2)
  38. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak masuk hitungan ( Yesaya 53:2)

 

  1. Penderitaan Yesus sampai dirasakan sampai ke tulang-tulangNya ( Mazmur 22: 18)
  2. Kekurangan cairan/ Dehidrasi ( Mazmur 22:15)
  3. Tulang-tulang-Nya terlepas dari sendi-Nya ( Mazmur 22:15)
  4. HatiNya hancur luluh di dalam dadaNya menjadi seperti lilin ( Mazmur 22:15)
  5. Yesus diremukkan ( Yesaya 53:5)
  6. Yesus diremukkan oleh karena kejahatan kita ( Yesaya 53:5, 6), supaya kita tidak tersesat seperti domba
  7. Kehilangan kekuatan/ lemas ( Mazmur 22:16)
  8. Yesus dihujat orang yang lewat ( Matius 27:39-40, Mazmur 22: 7-9) Semua orang yang melihat Yesus mengolok-olok Yesus, mereka mencibirkan bibirnya dan menggelengkan kepalanya ( Mazmur 22:8, Markus 15:29). Mimik muka mereka benar-benar mengejek.
  9. Yesus diolok-olok oleh imam-imam kepala ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  10. Yesus diolok-olok oleh ahli-ahli Taurat ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  11. Yesus diolok-olok oleh tua-tua bangsa Yahudi ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  12. Yesus dicela oleh penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia ( Matius 27: 44, Mazmur 22: 7-9)
  13. Yesus menanggung kesalah pahaman ( Yesaya 52: 4)
  14. Perempuan-perempuan yang mengikuti Dia, berdiri jauh-jauh ( Lukas 23:49, Mazmur 38:12- terjemahan yang lebih tepat pada ayat ini bukan menyisih karena penyakitku, tetapi menyisih karena tulahku)
  15. Yesus berseru kepada Bapa-Nya (Markus 15: 34-35, Mazmur 22: 1-6), karena ditinggalkan oleh Bapa, ketika Dia meminum cawan-Nya.
  16. Yesus rela meminum anggur yang telah asam, Matius 27:48, bukan anggur yang baru, seperti janjiNya di Matius 26:29, Markus 14:24 kepada murid-muridNya
  17. Yesus haus ( Yohanes 19:28, Mazmur 22:16)
  18. Yesus mau meminum anggur asam, bukan anggur baru, yang diunjukkan kepadaNya pada sebatang hisop, untuk menjadi perlambang buat pentahiran kusta ( kenajisan ) dalam hidup kita, penyucian rumah kusta ( kenajisan dalam keluarga kita), pembersihan, pentahiran, pembasuhan terhadap dosa kita. Matius 26:29, Markus 14:24, Mazmur 51, Imamat 14, Yohanes 19:29-30, Mazmur 69:22B
  19. Kejahatan kita telah ditimpakan Tuhan kepada Yesus ( Yesaya 53:6, 11)
  20. Yesus mati. ( secara fisik) Terputus dari negeri orang-orang hidup ( Yesaya 53:8)
  21. Yesus taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. ( Filipi 2: 8). Memilih cara mati yang tidak terhormat/ dengan cara yang sangat mengerikan.
  22. Mati dengan cara disalibkan, adalah kematian dengan cara yang terkutuk, Yesus menanggung kutuk yang seharusnya kita tanggung (Galatia 3:13)
  23. Yesus mati dengan cara menyerahkan nyawa-Nya ( Markus 15:37, Mazmur 31:6), dan menyerahkan nyawanya ke dalam maut ( Yesaya 53:12)
  24. Yesus menjadikan diri-Nya korban penebus salah, sehingga Dia rela ketika Bapa berkehendak meremukkan Dia dengan kesakitan ( Yesaya 53:10)
  25. Kematian Yesus sangat mengenaskan, karena mati di antara penjahat-penjahat, sekalipun Yesus tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. ( Yesaya 53: 9)
  26. Kemesiasan Yesus telah dinubuatkan oleh Yesaya 53:12, bahwa Yesus akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak Lukas 22:37. Tentunya imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi mengetahui semua nubuatan ini, namun mereka mendegilkan hati mereka. Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.
  27. Yesus menyelesaikan meminum cawan yang harus diminumNya, yaitu karya Salib, dengan berkata “Sudah Selesai.” ( Matius 26:36-46, Yohanes 19:30) Yesus taat sampai mati ( Filipi 2: 8, Mazmur 22:32 kata Ia telah melakukanNya, secara literal terbaca “ karena sudah selesai” )
  28. Dari Perjamuan malam terakhir ( Kamis malam dalam perjamuan malam terakhir, doa di Taman Getsemani, sampai dengan Jumat jam 15.00 ( Matius 27: 46-50) Yesus tidak beristirahat/ tidak tidur/ kurang istirahat)
  29. Daftar riwayat hidup Yesus, diperhitungkan di antara pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12)
  30. Mayat Yesus
  31. Yesus ditikam karena pemberontakan kita. ( Yesaya 53:5)
  32. Yesus diremukkan oleh karena kejahatan kita. ( Yesaya 53:5)
  33. Yesus menanggung ganjaran yang ditimpakan kepada-Nya , sehingga mendatangkan keselamatan bagi kita ( Yesaya 53: 5)
  34. Tidak ada murid-murid Yesus yang memikirkan penguburan Yesus, karena Yusuf dari Arimatea bukan salah satu dari 12 murid Yesus ( Yesaya 53:8)
  35. Kubur Yesus ada di antara orang-orang fasik. ( Yesaya 53:9) padahal Yesus tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutNya.

 

PENGELOMPOKAN PENDERITAAN YESUS

Daftar penderitaan Yesus sebagai seorang anggota keluarga.

  1. Yesus harus terpisah dari ibuNya ( Yohanes 19:27, Mazmur 22: 10-12)

 

Daftar Penderitaan TUBUH

  1. Yesus ditangkap ( Matius 26:50)
  2. Yesus dibelenggu ( Yohanes 18:12), padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  3. Yesus ditampar oleh seorang penjaga karena dianggap memberi jawaban yang tidak sopan terhadap Hanas, yang masih diperlakukan sebagai imam besar ( Yohanes 18:22)
  4. Yesus dikirim secara terbelenggu kepada Imam Besar Kayafas, oleh Hanas ( Yohanes 18: 24) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  5. Yesus diludahi mukaNya ( Matius 26:67)
  6. Yesus ditutupi mukaNya ( Markus14: 65)
  7. Yesus ditinju mukaNya ( Matius 26:67)
  8. Yesus dipukul ( Matius 26:67)
  9. Yesus dibelenggu untuk diperhadapkan pada Pilatus ( Matius 27:2) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  10. Yesus mendengar teriakan-teriakan di dekat telingaNya “Salibkan Dia!” ( Markus 15:12-13)
  11. Yesus disesah/ disiksa ( Matius 27:26), di sekujur tubuhNya ada bilur-bilur ( Yesaya 53:5), punggungNya dipukul/ dicambuk ( Yesaya 50:6)
  12. Janggut Yesus dicabut dari pipi-Nya ( Yesaya 50:6)
  13. Yesus diserahkan untuk diperlakukan semau-maunya ( Lukas 23: 25), hak asasi-Nya dirampas.
  14. Pakaian Yesus ditanggalkan / ditelanjangi ( Matius 27:28), lalu jubahNya semula, setelah diolok-oloklah Dia, dipakaikan lagi kepadaNya ( Matius 27:31)
  15. Yesus dipakaikan jubah ungu ( Matius 27: 28), lantas jubah ungu itupun ditanggalkan daripadaNya ( Matius 27:31)
  16. Yesus dipakaikan mahkota duri di kepalaNya ( Matius 27:29)
  17. Yesus ditampar oleh prajurit-prajurit ( Yohanes 19:3)
  18. Yesus diludahi, di bagian muka-Nya ( Matius 27:30, Yesaya 50:6)
  19. Muka Yesus dinodai ( Yesaya 50:6)
  20. Kepala Yesus dipukul menggunakan buluh ( Matius 27:30)
  21. Yesus dibawa menuju Bukit Golgoga ( Lukas 23: 26-33), perjalanan mendaki.
  22. Yesus memikul salib ( Yohanes 19:17)
  23. Yesus tetap mengecap anggur empedu yang biasanya diberikan serdadu-serdadu wali negeri agar penyamun mudah diatur. Sekedar mengecap menandakan bahwa Yesus tetap mengikuti kemauan serdadu-serdadu itu, dan membuktikan tanpa meminum anggur empedu ini, Dia tetap mudah diatur dalam proses penyaliban. ( Matius 27:34)
  24. Yesus menolak meminum anggur bercampur empedu yang dapat menjadi semacam efek bius kepadaNya, karena Dia mau menjalani semua proses penyaliban dengan secara kesadaran penuh ( Matius 27:34)
  25. Yesus mau mengecap Anggur bercampur Empedu yang memiliki efek racun. ( Matius 27:34, Mazmur 69:22A, Markus 16:18)
  26. Yesus menolak Anggur bercampur Mur yang memberi efek mabuk kepada peminumnya ( Markus 15:23)
  27. Yesus disalibkan ( Matius 27:35)
  28. Tangan dan kaki Yesus ditusuk ( Mazmur 22: 17)
  29. Saat Yesus disalibkan, wajah Yesus menjadi tontonan yang mengerikan ( Yesaya 52:14, Yesaya 53:2-3), dan sekujur tubuh Yesus menjadi tontonan atau pemandangan umum ( Mazmur 22: 18)
  30. Penderitaan Yesus sampai dirasakan sampai ke tulang-tulangNya ( Mazmur 22: 18)
  31. Kekurangan cairan/ Dehidrasi ( Mazmur 22:15)
  32. Tulang-tulang-Nya terlepas dari sendi-Nya ( Mazmur 22:15)
  33. Kehilangan kekuatan/ lemas ( Mazmur 22:16)
  34. Yesus rela meminum anggur yang telah asam, Matius 27:48, bukan anggur yang baru, seperti janjiNya di Matius 26:29, Markus 14:24 kepada murid-muridNya
  35. Yesus haus ( Yohanes 19:28, Mazmur 22:16)
  36. Yesus mau meminum anggur asam, bukan anggur baru, yang diunjukkan kepadaNya pada sebatang hisop, untuk menjadi perlambang buat pentahiran kusta ( kenajisan ) dalam hidup kita, penyucian rumah kusta ( kenajisan dalam keluarga kita), pembersihan, pentahiran, pembasuhan terhadap dosa kita. Matius 26:29, Markus 14:24, Mazmur 51, Imamat 14, Yohanes 19:29-30, Mazmur 69:22B
  37. Yesus mati. ( secara fisik)
  38. Dari Perjamuan malam terakhir ( Kamis malam dalam perjamuan malam terakhir, doa di Taman Getsemani, sampai dengan Jumat jam 15.00 ( Matius 27: 46-50) Yesus tidak beristirahat/ tidak tidur/ kurang istirahat)
  39. Saat dianiaya dengan cara dibelenggu Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  40. Saat dianiaya dengan cara ditinju Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  41. Saat dianiaya dengan cara dipukul Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  42. Saat dianiaya dengan cara disesah/ disiksa/ dipukul dan dicambuk Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  43. Yesus menanggung penyakit kita ( Yesaya 53:4)
  44. Saat dianiaya dengan cara janggutNya dicabut Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  45. Saat dianiaya dengan cara dimahkotai duri Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  46. Saat dianiaya dengan cara ditampar Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  47. Saat dianiaya dengan cara kepala-Nya dipukul Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  48. Saat dianiaya dengan cara Yesus harus menempuh perjalanan mendaki, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  49. Saat dianiaya dengan cara Yesus harus memikul salib, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  50. Saat dianiaya dengan cara disalibkan Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  51. Dari sejak perjamuan malam terakhir, Yesus tidak makan sampai Dia mati, , hanya mengecap sedikit anggur bercampur empedu yang pahit rasanya, dan anggur asam.
  52. Saat dianiaya dengan cara tangan dan kaki-Nya ditusuk, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  53. Mayat Yesus

 

 

 

Daftar Penderitaan JIWA- area Pikiran- area Emosi dan area Kehendak

  1. Mendapatkan janji palsu/ janji gombal dari Petrus ( Lukas 22:32)
  2. Mendapatkan janji palsu/ janji yang hanya ikut-ikutan/ janji yang tidak sungguh-sungguh dari semua murid yang lain ( Markus 14:29, 31)
  3. Yesus merasa sedih ( Matius 26:37)
  4. Yesus merasa gentar ( Matius 26:37
  5. Yesus sangat takut, sangat ketakutan ( Markus 14:33, Lukas 22:44)
  6. Hati Yesus terasa sangat sedih, seperti mau mati rasanya. (Matius 26:38)
  7. Melalui masa-masa sedih, sangat ketakutan, gentar dan seperti mau mati, dengan sendirian, karena murid-muridNya malahan tidur ( Matius 26:39, 43) / ditinggalkan sahabat-sahabat-Nya pada saat mereka diminta berdoa bersama-Nya
  8. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat diandalkan. ( Matius 26: 38)
  9. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat bekerja secara tim ( Matius 26: 40)
  10. Murid-murid-Nya tidur karena mata mereka sudah berat ( Markus 14:40) Yesus diperhadapkan pada sebuah egoisme.
  11. Murid-murid Yesus sama sekali tidak memberikan dukungan , bahkan dari orang-orang pilihan/ orang-orang terdekat, dalam keadaanNya yang sedang sedih, seperti mau mati rasanya, karena mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya. ( markus 14: 34, 37, 40)
  12. Egoisme dari murid-murid-Nya serta dukungan yang sama sekali tidak mereka berikan kepada-Nya diulang-ulang oleh mereka sampai 3 kali/ dilakukan berulang-ulang. Yesus membiarkan hal itu terjadi pada kedua dan ketiga kalinya ( Matius 26: 44)
  13. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah ( Lukas 22:44), karena mengalami pergumulan yang sangat berat
  14. Yesus memutuskan untuk meminum cawan kehendak Bapa dalam hidup-Nya ( Yohanes 18:11)
  15. Yesus menanggung kesusahan jiwa ( Yesaya 53: 11)

 

  1. Untuk melakukan karya salib ini, pikiran dan perasaan Kristus adalah walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia, dengan lahir di Betlehem dalam keadaan hina. ( Filipi 2: 5-7)
  2. Yesus, dalam keadaan sebagai manusia, telah merendahkan diri-Nya ( Filipi 2: 8)
  3. Yesus dicium oleh Yudas, Murid-Nya sendiri, dalam ciuman pengkhianatan. ( Matius 26:48-50). Karena Yesus memperlakukan semua murid-Nya sebagai sahabat-Nya, bisa dikatakan pengkhianatan Yudas adalah pengkhianatan seorang sahabat karib ( Mazmur 41:10)
  4. Yesus dijual oleh Yudas Iskariot, murid-Nya sendiri ( Matius 26:15) dengan 30 keping perak. ( Zakharia 11:12)
  5. Akhir hidup Yudas Iskariot sangat mengenaskan ( Matius 27:5, Zakharia 11:13) Padahal Yesus sudah membasuh kaki Yudas Iskariot dan telah memperingatkan Yudas Iskariot dalam perjamuan malam terakhir ( Matius 26:21-25, Yohanes 13:1-30, Mazmur 41:10)
  6. Yesus ditangkap ( Matius 26:50)
  7. Yesus diperlakukan seperti penyamun oleh imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal bait Allah, serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia. , karena rombongan  mereka membawa pedang dan pentung ( Markus 14: 48) padahal Dia adalah Seorang pengajar di bait Allah.
  8. Yesus diperlakukan dengan tidak baik oleh kalangan atas, yang diibaratkan seperti lembu jantan dan banteng dari Basan, dan singa yang mengaum ( imam kepala, kepala pengawal bait Allah, tua-tua bangsa Yahudi, dll) Mazmur 22: 13-14)
  9. Yesus ditinggalkan oleh murid-muridNya saat Dia ditangkap ( Matius 26:56, Zakharia 13;7)
  10. Yesus telah diputuskan hukuman mati, sebelum Yesus diadili ( Yohanes 18:14)
  11. Yesus diperhadapkan kepada Hanas, mertua Kayafas ( Yohanes 18:13), artinya diperlakukan tidak sesuai dengan prosedur, karena Kayafas tidak menjabat sebagai Imam Besar pada saat itu.
  12. Yesus ditampar oleh seorang penjaga karena dianggap memberi jawaban yang tidak sopan terhadap Hanas, yang masih diperlakukan sebagai imam besar ( Yohanes 18:22)
  13. Yesus diperhadapkan pada imam besar Kayafas ( Matius 26:57)
  14. Yesus difitnah ( Matius 26: 57-60)
  15. Yesus disalah mengerti ( Matius 26: 61-62)
  16. Yesus dipertanyakan keMesias-an-Nya ( Matius 26: 64-65), padahal tanda-tanda keMesiasan Yesus jelas ( Matius 11:2-6, KPR 2:22)
  17. Yesus dicari-cari kesalahanNya agar dapat dihukum mati ( Markus 14:55)
  18. Yesus dianggap menghujat Allah ( Markus 14:64)
  19. Yesus diludahi mukaNya ( Matius 26:67)
  20. Yesus ditutupi mukaNya ( Markus14: 65)
  21. Yesus dipermainkan ( Matius 26: 68)
  22. Yesus dihujat oleh orang-orang yang menahanNya ( Lukas 22:65)
  23. Peringatan Yesus kepada Petrus, murid-Nya, diabaikan oleh Petrus (Matius 26: 30-35)
  24. Yesus disangkali oleh muridNya, Petrus, sampai 3 kali ( Matius 26: 70-75),
  25. Dan Yesus mengetahui saat peristiwa penyangkalan terhadap diri-Nya itu terjadi ( Lukas 22:61)
  26. Semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkonspirasi jahat untuk membunuh Yesus ( Matius 27:1)
  27. Yesus dibelenggu untuk diperhadapkan pada Pilatus ( Matius 27:2) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  28. Yesus diperhadapkan ke wali negeri, yaitu Pilatus ( Yohanes 18:28, Matius 27:2)
  29. Yesus diperhadapkan pada sikap agamawi yang sangat kental dengan kemunafikan ( Yohanes 18:28)
  30. Yesus dituduh dengan tuduhan palsu di hadapan Pilatus ( Markus 14:57-58, Matius 27:12)
  31. Yesus dipertanyakan ke-Raja-an-Nya ( Matius 27: 11)
  32. Yesus ditolak ( Matius 27:21)
  33. Yesus diserahkan karena dengki ( Markus 15:10)
  34. Yesus mendengar teriakan-teriakan di dekat telingaNya “Salibkan Dia!” ( Markus 15:12-13)
  35. Yesus menjadi korban kekuasaan ( Markus 15:15)
  36. Yesus dituduh sebagai penyesat bangsa( Lukas 23:2)
  37. Yesus dituduh melarang membayar pajak kepada Kaisar/ fakta diputar balik ( Lukas 23:2)
  38. Yesus dianggap penjahat ( Yohanes 18:30)
  39. Yesus diperhadapkan pada kemunafikan ( Yohanes 18: 31)
  40. Yesus dituduh dengan tuduhan-tuduhan yang berat di hadapan Herodes ( Lukas 23: 10)
  41. Yesus dinista dan diolok-olok oleh Herodes dan pasukannya ( Lukas 23: 11)
  42. Yesus diolok-olok oleh Herodes dengan mengenakan jubah kebesaran kepada-Nya ( Lukas 23: 11)
  43. Yesus disalibkan tanpa ditemukan kejahatan pada-Nya ( Matius 27:23, Daniel 9:26)
  44. Yesus menjadi korban seorang penguasa bernama Pilatus yang tidak bertanggung jawab/ cuci tangan. ( Matius 27:24)
  45. Yesus diserahkan untuk disalibkan (Matius 27:26)
  46. Yesus diserahkan untuk diperlakukan semau-maunya ( Lukas 23: 25), hak asasi-Nya dirampas.
  47. Pakaian Yesus ditanggalkan / ditelanjangi ( Matius 27:28), lalu jubahNya semula, setelah diolok-oloklah Dia, dipakaikan lagi kepadaNya ( Matius 27:31)
  48. Yesus dipakaikan jubah ungu ( Matius 27: 28), lantas jubah ungu itupun ditanggalkan daripadaNya ( Matius 27:31)
  49. Yesus dipakaikan mahkota duri di kepalaNya ( Matius 27:29)
  50. Yesus diolok-olok dengan mereka mulai memberi hormat kepadaNya , katanya: “Salam, hai raja orang Yahudi!” ( Matius 27:29, Markus 15:18)
  51. Yesus diberikan sebatang buluh di tangan kanan-Nya ( Matius 27:29)
  52. Yesus diludahi, di bagian muka-Nya ( Matius 27:30, Yesaya 50:6)
  53. Muka Yesus dinodai ( Yesaya 50:6)
  54. Serdadu-serdadu itu berlutut menyembahNya ( Markus 15: 19)
  55. Yesus dijatuhi hukuman mati, yaitu hukuman yang setimpal untuk seorang penyamun ( Lukas 23: 32). Yesus adalah kayu hidup yang diperlakukan dengan tidak adil ( Lukas 23: 28-32)
  56. Yesus diadili dalam proses yang sangat singkat yang seharusnya memakan waktu berhari-hari ( hari siang/ keesokan harinya, yaitu Jumat pagi – Lukas 23: 66- sampai Yesus disalibkan Markus 9:25 adalah jam 9. Dalam kurun waktu 5 sampai 6 jam Yesus diperhadapkan pada Hanas, Kayafas, Pilatus, Herodes, dan Pilatus lagi, dan akhirnya disalibkan.) Prosedur yang diperkakukan kepada Yesus adalah prosedur yang tidak wajar/ terburu-buru/ tidak sesuai prosedur standart. Kemungkinan karena mereka takut jika terlalu lama akan ada pertolongan dari pihak lain untuk membebaskan Yesus.
  57. Dalam semua pertanyaan –pertanyaan yang diajukan kepada-Nya, Yesus tidak membuka mulutNya dalam rangka pembelaan diri, seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, Ia tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7). Yesus tidak membela diri.
  58. Dalam semua tuduhan yang dilontarkan kepada-Nya, Yesus tidak membuka mulut-Nya dalam rangka pembelaan diri, seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7), Yesus tidak membela diri.
  59. Saat dalam perjalanan menuju Golgota, Yesus menjadi sasaran tangisan dan ratapan sejumlah besar orang yang mengikuti Dia, di antaranya banyak perempuan ( Lukas 23:27-32). Namun Yesus menolak untuk
  60. Yesus menjadi tontonan yang menyedihkan ( Lukas 23:48).
  61. Yesus tetap mengecap anggur empedu yang biasanya diberikan serdadu-serdadu wali negeri agar penyamun mudah diatur. Sekedar mengecap menandakan bahwa Yesus tetap mengikuti kemauan serdadu-serdadu itu, dan membuktikan tanpa meminum anggur empedu ini, Dia tetap mudah diatur dalam proses penyaliban. ( Matius 27:34)
  62. Lokasi penyaliban Yesus bernama Golgota/ Tempat Tengkorak ( Yohanes 19:17)
  63. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35)
  64. Yesus diperlakukan tidak baik oleh orang-orang dari kalangan bawah, yang diibaratkan seperti anjing-anjing, yaitu prajurit-prajurit Roma ( Mazmur 22: 17-19)
  65. Yesus menjadi korban perlakuan dari orang-orang yang hanya ikut-ikutan massa, mereka bahkan tidak tahu apa yang mereka perbuat ( Lukas 23:34)
  66. Yesus berdoa untuk pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12, Lukas 23:34)
  67. Yesus diolok-olok oleh prajurit-prajurit, mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya, namun mereka tidak benar-benar memberikan anggur asam itu pada Yesus, Lukas 23:36. Bandingkan dengan Yohanes 19:29
  68. Di atas kepala Yesus tertulis “ Inilah Yesus Raja orang Yahudi.”
  69. Yesus disalibkan bersama-sama dengan dua orang penyamun ( Matius 27: 38), terhitung di antara orang-orang durhaka ( Markus 15:28)
  70. Yesus harus terpisah dari murid yang dikasihi-Nya/ sahabat-Nya ( Yohanes 19:26)
  71. Yesus harus terpisah dari ibuNya ( Yohanes 19:27, Mazmur 22: 10-12)
  72. Saat Yesus disalibkan, wajah Yesus menjadi tontonan yang mengerikan ( Yesaya 52:14, Yesaya 53:2-3), dan sekujur tubuh Yesus menjadi tontonan atau pemandangan umum ( Mazmur 22: 18)
  73. Yesus dihujat orang yang lewat ( Matius 27:39-40, Mazmur 22: 7-9) Semua orang yang melihat Yesus mengolok-olok Yesus, mereka mencibirkan bibirnya dan menggelengkan kepalanya ( Mazmur 22:8, Markus 15:29). Mimik muka mereka benar-benar mengejek.
  74. Yesus diolok-olok oleh imam-imam kepala ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  75. Yesus diolok-olok oleh ahli-ahli Taurat ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  76. Yesus diolok-olok oleh tua-tua bangsa Yahudi ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  77. Yesus dicela oleh penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia ( Matius 27: 44, Mazmur 22: 7-9)
  78. Perempuan-perempuan yang mengikuti Dia, berdiri jauh-jauh ( Lukas 23:49, Mazmur 38:12- terjemahan yang lebih tepat pada ayat ini bukan menyisih karena penyakitku, tetapi menyisih karena tulahku)
  79. Yesus rela meminum anggur yang telah asam, Matius 27:48, bukan anggur yang baru, seperti janjiNya di Matius 26:29, Markus 14:24 kepada murid-muridNya
  80. Yesus taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. ( Filipi 2: 8). Memilih cara mati yang tidak terhormat/ dengan cara yang sangat mengerikan.
  81. Kematian Yesus sangat mengenaskan, karena mati di antara penjahat-penjahat, sekalipun Yesus tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. ( Yesaya 53: 9)
  82. Yesus menyelesaikan meminum cawan yang harus diminumNya, yaitu karya Salib, dengan berkata “Sudah Selesai.” ( Matius 26:36-46, Yohanes 19:30) Yesus taat sampai mati ( Filipi 2: 8, Mazmur 22:32 kata Ia telah melakukanNya, secara literal terbaca “ karena sudah selesai” )
  83. Yesus melepaskan hak-Nya untuk mendapatkan bantuan belasan pasukan malaikat ( Matius 26:53)
  84. Harga yang dikenakan pada penjualan Yesus adalah 30 keping perak, Yesus dijual dengan harga seorang budak
  85. Yesus ditangkap pada malam hari, karena pasukan membawa lentera, suluh dan senjata. ( Yohanes 18:3, Matius 26:5) Sebuah tindakan yang dilakukan dengan akal bulus/ tidak terang-terangan/ melainkan dengan diam-diam
  86. Yesus menjadi korban kelakuan Hanas yang memberi nasihat jahat kepada orang-orang Yahudi ( Yohanes 18:14)
  87. Saat ditindas imam besar Kayafas, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 26: 62-63a, Markus 14: 60-61)
  88. Yesus tidak diperlakukan sesuai dengan hukum, mestinya apabila Dia dianggap menghujat, hukumannya seharusnya adalah hukuman mati dengan cara dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah, dan bukan hukuman salib. Imamat 24:16
  89. Saat ditindas dengan cara diludahi Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  90. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan dualisme/ kemunafikan kehidupan Petrus.
  91. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan kata-kata kasar yang tidak pantas dan tidak patut.
  92. Saat ditindas imam –imam kepala, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  93. Saat ditindas tua-tua bangsa Yahudi Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  94. Saat ditindas oleh Pilatus,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:13-14, Markus 15:4-5)
  95. Yesus menjadi korban hasutan penguasa yang menggerakkan massa ( Markus 15:11, 15)
  96. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  97. Meskipun imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi paham sekali tentang nubuatan nabi Yeremia, namun ketika hal itu digenapi oleh mereka sendiri, hati mereka tetap degil ( Matius 27: 3-10, Zakharia 11;12-13) . Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.
  98. Saat ditindas oleh Herodes,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Lukas 23:8-9)
  99. Yesus diperhadapkan kepada rakyat, sebagai salah satu pilihan, Dia atau Barabas yang akan dibebaskan pada hari raya. Diperbandingkan dengan orang yang sama sekali tidak sebanding. Lukas 23:17-19.
  100. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah pelecehan, karena pakaian Yesus biasanya dipakai untuk melakukan hal kudus, bukan untuk berada di meja judi
  101. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah perampasan, karena pakaian Yesus diambil tanpa meminta dulu kepada Yesus.
  102. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah dimanfaatkan karena para serdadu mengambil keuntungan dari pakaian Yesus.
  103. Yesus terhitung di antara orang-orang pemberontak ( Yesaya 53: 12)
  104. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang dipandang sebelah mata Yesaya 53:2)
  105. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak diingini ( Yesaya 53:2)
  106. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga orang menutup mukanya saat melihat Yesus ( Yesaya 53:2)
  107. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak masuk hitungan ( Yesaya 53:2)
  108. Yesus diremukkan ( Yesaya 53:5)
  109. Yesus menanggung kesalah pahaman ( Yesaya 52: 4)
  110. Kemesiasan Yesus telah dinubuatkan oleh Yesaya 53:12, bahwa Yesus akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak Lukas 22:37. Tentunya imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi mengetahui semua nubuatan ini, namun mereka mendegilkan hati mereka. Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.
  111. Tidak ada murid-murid Yesus yang memikirkan penguburan Yesus, karena Yusuf dari Arimatea bukan salah satu dari 12 murid Yesus ( Yesaya 53:8)
  112. Kubur Yesus ada di antara orang-orang fasik. ( Yesaya 53:9) padahal Yesus tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutNya.
  113. Daftar riwayat hidup Yesus, diperhitungkan di antara pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12)

 

 

 

 

Daftar Penderitaan Yesus secara Roh

  1. Hati Yesus terasa sangat sedih, seperti mau mati rasanya. (Matius 26:38)
  2. Yesus memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib ( I Petrus 2:24). Yesus menanggung dosa banyak orang ( Yesaya 53: 12)
  3. Yesus kena tulah karena pemberontakan umat Tuhan ( Yesaya 53:8)
  4. Yesus berdoa untuk pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12, Lukas 23:34)
  5. HatiNya hancur luluh di dalam dadaNya menjadi seperti lilin ( Mazmur 22:15)
  6. Yesus berseru kepada Bapa-Nya (Markus 15: 34-35, Mazmur 22: 1-6), karena ditinggalkan oleh Bapa, ketika Dia meminum cawan-Nya.
  7. Yesus mau meminum anggur asam, bukan anggur baru, yang diunjukkan kepadaNya pada sebatang hisop, untuk menjadi perlambang buat pentahiran kusta ( kenajisan ) dalam hidup kita, penyucian rumah kusta ( kenajisan dalam keluarga kita), pembersihan, pentahiran, pembasuhan terhadap dosa kita. Matius 26:29, Markus 14:24, Mazmur 51, Imamat 14, Yohanes 19:29-30, Mazmur 69:22B
  8. Kejahatan kita telah ditimpakan Tuhan kepada Yesus ( Yesaya 53:6, 11)
  9. Mati dengan cara disalibkan, adalah kematian dengan cara yang terkutuk, Yesus menanggung kutuk yang seharusnya kita tanggung (Galatia 3:13)
  10. Yesus mati dengan cara menyerahkan nyawa-Nya ( Markus 15:37, Mazmur 31:6), dan menyerahkan nyawanya ke dalam maut ( Yesaya 53:12)
  11. Yesus menyerahkan diri-Nya sebagai korban penebus salah. Yesaya 53:10
  12. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  13. Yesus menanggung penyakit kita ( Yesaya 53:4)
  14. Yesus menumpahkan darahNya bagi banyak orang untuk menggenapi perjanjian baru, yaitu menumpahkan darahNya bagi pengampunan dosa banyak orang ( Matius 26:28, Keluaran 24:8, Yeremia 31: 31-34). Dia mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.
  15. Yesus memikul kesengsaraan kita ( Yesaya 53:4)
  16. Yesus memikul kejahatan kita ( Yesaya 53: 11), supaya kita dibenarkan oleh hikmat-Nya
  17. Yesus diremukkan ( Yesaya 53:5)
  18. Yesus diremukkan oleh karena kejahatan kita ( Yesaya 53:5, 6), supaya kita tidak tersesat seperti domba
  19. Yesus menjadikan diri-Nya korban penebus salah, sehingga Dia rela ketika Bapa berkehendak meremukkan Dia dengan kesakitan ( Yesaya 53:10)
  20. Yesus ditikam karena pemberontakan kita. ( Yesaya 53:5)
  21. Yesus diremukkan oleh karena kejahatan kita. ( Yesaya 53:5)
  22. Yesus menanggung ganjaran yang ditimpakan kepada-Nya , sehingga mendatangkan keselamatan bagi kita ( Yesaya 53: 5)

 

 

 

Daftar Penderitaan Yesus sebagai seorang Guru terhadap murid-murid-Nya, dan pengikut-pengikut-Nya

  1. Melalui masa-masa sedih, sangat ketakutan, gentar dan seperti mau mati, dengan sendirian, karena murid-muridNya malahan tidur ( Matius 26:39, 43) / ditinggalkan sahabat-sahabat-Nya pada saat mereka diminta berdoa bersama-Nya
  2. Mendapatkan janji palsu/ janji gombal dari Petrus ( Lukas 22:32)
  3. Mendapatkan janji palsu/ janji yang hanya ikut-ikutan/ janji yang tidak sungguh-sungguh dari semua murid yang lain ( Markus 14:29, 31)
  4. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat diandalkan. ( Matius 26: 38)
  5. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat bekerja secara tim ( Matius 26: 40)
  6. Murid-murid-Nya tidur karena mata mereka sudah berat ( Markus 14:40) Yesus diperhadapkan pada sebuah egoisme.
  7. Murid-murid Yesus sama sekali tidak memberikan dukungan , bahkan dari orang-orang pilihan/ orang-orang terdekat, dalam keadaanNya yang sedang sedih, seperti mau mati rasanya, karena mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya. ( markus 14: 34, 37, 40)
  8. Egoisme dari murid-murid-Nya serta dukungan yang sama sekali tidak mereka berikan kepada-Nya diulang-ulang oleh mereka sampai 3 kali/ dilakukan berulang-ulang. Yesus membiarkan hal itu terjadi pada kedua dan ketiga kalinya ( Matius 26: 44)
  9. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan dualisme/ kemunafikan kehidupan Petrus.
  10. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan kata-kata kasar yang tidak pantas dan tidak patut.
  11. Tidak ada murid-murid Yesus yang memikirkan penguburan Yesus, karena Yusuf dari Arimatea bukan salah satu dari 12 murid Yesus ( Yesaya 53:8)
  12. Yesus dicium oleh Yudas, Murid-Nya sendiri, dalam ciuman pengkhianatan. ( Matius 26:48-50)
  13. Yesus dijual oleh Yudas Iskariot, murid-Nya sendiri ( Matius 26:15) dengan 30 keping perak. ( Zakharia 11:12)
  14. Akhir hidup Yudas Iskariot sangat mengenaskan ( Matius 27:5, Zakharia 11:13) Padahal Yesus sudah membasuh kaki Yudas Iskariot dan telah memperingatkan Yudas Iskariot dalam perjamuan malam terakhir ( Matius 26:21-25, Yohanes 13:1-30, Mazmur 41:10)
  15. Yesus ditinggalkan oleh murid-muridNya saat Dia ditangkap ( Matius 26:56, Zakharia 13;7)
  16. Peringatan Yesus kepada Petrus, murid-Nya, diabaikan oleh Petrus (Matius 26: 30-35)
  17. Yesus disangkali oleh muridNya, Petrus, sampai 3 kali ( Matius 26: 70-75),
  18. Dan Yesus mengetahui saat peristiwa penyangkalan terhadap diri-Nya itu terjadi ( Lukas 22:61)
  19. Yesus harus terpisah dari murid yang dikasihi-Nya/ sahabat-Nya ( Yohanes 19:26)
  20. Perempuan-perempuan yang mengikuti Dia, berdiri jauh-jauh ( Lukas 23:49, Mazmur 38:12- terjemahan yang lebih tepat pada ayat ini bukan menyisih karena penyakitku, tetapi menyisih karena tulahku)
  21. Yesus rela meminum anggur yang telah asam, Matius 27:48, bukan anggur yang baru, seperti janjiNya di Matius 26:29, Markus 14:24 kepada murid-muridNya

 

Daftar Penderitaan Yesus sebagai salah seorang Pengajar di Bait Allah. ( Dalam Profesi-Nya sebagai seorang Guru)

  1. Yesus ditangkap ( Matius 26:50)
  2. Yesus dibelenggu ( Yohanes 18:12), padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  3. Yesus diperlakukan seperti penyamun oleh imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal bait Allah, serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia. , karena rombongan  mereka membawa pedang dan
  4. pentung ( Markus 14: 48) padahal Dia adalah Seorang pengajar di bait Allah.
  5. Yesus diperlakukan dengan tidak baik oleh kalangan atas, yang diibaratkan seperti lembu jantan dan banteng dari Basan, dan singa yang mengaum ( imam kepala, kepala pengawal bait Allah, tua-tua bangsa Yahudi, dll) Mazmur 22: 13-14)
  6. Yesus telah diputuskan hukuman mati, sebelum Yesus diadili ( Yohanes 18:14)
  7. Yesus diperhadapkan kepada Hanas, mertua Kayafas ( Yohanes 18:13), artinya diperlakukan tidak sesuai dengan prosedur, karena Kayafas tidak menjabat sebagai Imam Besar pada saat itu.
  8. Yesus ditampar oleh seorang penjaga karena dianggap memberi jawaban yang tidak sopan terhadap Hanas, yang masih diperlakukan sebagai imam besar ( Yohanes 18:22)
  9. Yesus dikirim secara terbelenggu kepada Imam Besar Kayafas, oleh Hanas ( Yohanes 18: 24) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  10. Yesus diperhadapkan pada imam besar Kayafas ( Matius 26:57)
  11. Yesus difitnah ( Matius 26: 57-60)
  12. Yesus disalah mengerti ( Matius 26: 61-62)
  13. Yesus dipertanyakan keMesias-an-Nya ( Matius 26: 64-65), padahal tanda-tanda keMesiasan Yesus jelas ( Matius 11:2-6, KPR 2:22)
  14. Yesus dicari-cari kesalahanNya agar dapat dihukum mati ( Markus 14:55)
  15. Yesus dianggap menghujat Allah ( Markus 14:64)
  16. Semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkonspirasi jahat untuk membunuh Yesus ( Matius 27:1)
  17. Yesus dibelenggu untuk diperhadapkan pada Pilatus ( Matius 27:2) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  18. Yesus diperhadapkan ke wali negeri, yaitu Pilatus ( Yohanes 18:28, Matius 27:2)
  19. Yesus diperhadapkan pada sikap agamawi yang sangat kental dengan kemunafikan ( Yohanes 18:28)
  20. Yesus dituduh dengan tuduhan palsu di hadapan Pilatus ( Markus 14:57-58, Matius 27:12)
  21. Yesus dipertanyakan ke-Raja-an-Nya ( Matius 27: 11)
  22. Yesus ditolak ( Matius 27:21)
  23. Yesus diserahkan karena dengki ( Markus 15:10)
  24. Yesus mendengar teriakan-teriakan di dekat telingaNya “Salibkan Dia!” ( Markus 15:12-13)
  25. Yesus menjadi korban kekuasaan ( Markus 15:15)
  26. Yesus dituduh sebagai penyesat bangsa( Lukas 23:2)
  27. Yesus dituduh melarang membayar pajak kepada Kaisar/ fakta diputar balik ( Lukas 23:2)
  28. Yesus dianggap penjahat ( Yohanes 18:30)
  29. Yesus diperhadapkan pada kemunafikan ( Yohanes 18: 31)
  30. Yesus dituduh dengan tuduhan-tuduhan yang berat di hadapan Herodes ( Lukas 23: 10)
  31. Yesus disalibkan tanpa ditemukan kejahatan pada-Nya ( Matius 27:23, Daniel 9:26)
  32. Yesus diserahkan untuk disalibkan (Matius 27:26)
  33. Yesus diadili dalam proses yang sangat singkat yang seharusnya memakan waktu berhari-hari ( hari siang/ keesokan harinya, yaitu Jumat pagi – Lukas 23: 66- sampai Yesus disalibkan Markus 9:25 adalah jam 9. Dalam kurun waktu 5 sampai 6 jam Yesus diperhadapkan pada Hanas, Kayafas, Pilatus, Herodes, dan Pilatus lagi, dan akhirnya disalibkan.) Prosedur yang diperkakukan kepada Yesus adalah prosedur yang tidak wajar/ terburu-buru/ tidak sesuai prosedur standart. Kemungkinan karena mereka takut jika terlalu lama akan ada pertolongan dari pihak lain untuk membebaskan Yesus.
  34. Dalam semua tuduhan yang dilontarkan kepada-Nya, Yesus tidak membuka mulut-Nya dalam rangka pembelaan diri, seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7), Yesus tidak membela diri.
  35. Di atas kepala Yesus tertulis “ Inilah Yesus Raja orang Yahudi.”
  36. Yesus diolok-olok oleh imam-imam kepala ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  37. Yesus diolok-olok oleh ahli-ahli Taurat ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  38. Yesus diolok-olok oleh tua-tua bangsa Yahudi ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  39. Daftar riwayat hidup Yesus, diperhitungkan di antara pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12)
  40. Harga yang dikenakan pada penjualan Yesus adalah 30 keping perak, Yesus dijual dengan harga seorang budak
  41. Yesus ditangkap pada malam hari, karena pasukan membawa lentera, suluh dan senjata. ( Yohanes 18:3, Matius 26:5) Sebuah tindakan yang dilakukan dengan akal bulus/ tidak terang-terangan/ melainkan dengan diam-diam
  42. Yesus menjadi korban kelakuan Hanas yang memberi nasihat jahat kepada orang-orang Yahudi ( Yohanes 18:14)
  43. Saat ditindas imam besar Kayafas, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 26: 62-63a, Markus 14: 60-61)
  44. Yesus tidak diperlakukan sesuai dengan hukum, mestinya apabila Dia dianggap menghujat, hukumannya seharusnya adalah hukuman mati dengan cara dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah, dan bukan hukuman salib. Imamat 24:16
  45. Saat ditindas dengan cara diludahi Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  46. Saat ditindas imam –imam kepala, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  47. Saat ditindas tua-tua bangsa Yahudi Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  48. Yesus menjadi korban hasutan penguasa yang menggerakkan massa ( Markus 15:11, 15)
  49. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  50. Meskipun imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi paham sekali tentang nubuatan nabi Yeremia, namun ketika hal itu digenapi oleh mereka sendiri, hati mereka tetap degil ( Matius 27: 3-10, Zakharia 11;12-13) . Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.
  51. Yesus terhitung di antara orang-orang pemberontak ( Yesaya 53: 12)
  52. Kemesiasan Yesus telah dinubuatkan oleh Yesaya 53:12, bahwa Yesus akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak Lukas 22:37. Tentunya imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi mengetahui semua nubuatan ini, namun mereka mendegilkan hati mereka. Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.

 

DAFTAR PENDERITAAN YESUS SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT

 

  1. Saat dalam perjalanan menuju Golgota, Yesus menjadi sasaran tangisan dan ratapan sejumlah besar orang yang mengikuti Dia, di antaranya banyak perempuan ( Lukas 23:27-32). Namun Yesus menolak untuk
  2. Yesus menjadi tontonan yang menyedihkan ( Lukas 23:48).
  3. Lokasi penyaliban Yesus bernama Golgota/ Tempat Tengkorak ( Yohanes 19:17)
  4. Yesus menjadi korban perlakuan dari orang-orang yang hanya ikut-ikutan massa, mereka bahkan tidak tahu apa yang mereka perbuat ( Lukas 23:34)
  5. Di atas kepala Yesus tertulis “ Inilah Yesus Raja orang Yahudi.”
  6. Saat Yesus disalibkan, wajah Yesus menjadi tontonan yang mengerikan ( Yesaya 52:14, Yesaya 53:2-3), dan sekujur tubuh Yesus menjadi tontonan atau pemandangan umum ( Mazmur 22: 18)
  7. Yesus dihujat orang yang lewat ( Matius 27:39-40, Mazmur 22: 7-9) Semua orang yang melihat Yesus mengolok-olok Yesus, mereka mencibirkan bibirnya dan menggelengkan kepalanya ( Mazmur 22:8, Markus 15:29). Mimik muka mereka benar-benar mengejek.
  8. Yesus dicela oleh penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia ( Matius 27: 44, Mazmur 22: 7-9)
  9. Kejahatan kita telah ditimpakan Tuhan kepada Yesus ( Yesaya 53:6, 11)
  10. Yesus menyerahkan diri-Nya sebagai korban penebus salah. Yesaya 53:10
  11. Harga yang dikenakan pada penjualan Yesus adalah 30 keping perak, Yesus dijual dengan harga seorang budak
  12. Yesus menjadi korban kelakuan Hanas yang memberi nasihat jahat kepada orang-orang Yahudi ( Yohanes 18:14)
  13. Yesus tidak diperlakukan sesuai dengan hukum, mestinya apabila Dia dianggap menghujat, hukumannya seharusnya adalah hukuman mati dengan cara dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah, dan bukan hukuman salib. Imamat 24:16
  14. Saat ditindas oleh Pilatus,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:13-14, Markus 15:4-5)
  15. Yesus menjadi korban hasutan penguasa yang menggerakkan massa ( Markus 15:11, 15)
  16. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  17. Saat ditindas oleh Herodes,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Lukas 23:8-9)
  18. Yesus diperhadapkan kepada rakyat, sebagai salah satu pilihan, Dia atau Barabas yang akan dibebaskan pada hari raya. Diperbandingkan dengan orang yang sama sekali tidak sebanding. Lukas 23:17-19.
  19. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah pelecehan, karena pakaian Yesus biasanya dipakai untuk melakukan hal kudus, bukan untuk berada di meja judi
  20. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah perampasan, karena pakaian Yesus diambil tanpa meminta dulu kepada Yesus.
  21. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah dimanfaatkan karena para serdadu mengambil keuntungan dari pakaian Yesus.
  22. Yesus terhitung di antara orang-orang pemberontak ( Yesaya 53: 12)
  23. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang dipandang sebelah mata Yesaya 53:2)
  24. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak diingini ( Yesaya 53:2)
  25. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga orang menutup mukanya saat melihat Yesus ( Yesaya 53:2)
  26. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak masuk hitungan ( Yesaya 53:2)
  27. Yesus menanggung kesalah pahaman ( Yesaya 52: 4)
  28. Kubur Yesus ada di antara orang-orang fasik. ( Yesaya 53:9) padahal Yesus tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutNya.

Dan ini yang saya lakukan terhadap daftar ini pada saat saya mengajar.

PERENUNGAN ATAS PENGORBANAN KRISTUS BAGI KITA ( daftar ini belum saya edit menjadi 180)

1.

SEDIH

2. GENTAR 3.

TAKUT

4.

SEPERTI MAU MATI RASANYA

5.

MERASA SENDIRIAN

6.

TIDAK MEMPERTAHANKAN MILIK

7. MERENDAHKAN DIRI 8. MENDAPAT CIUMAN PENGHIANATAN 9.

DIJUAL

10. 32.

MEMBERI PERINGATAN YANG KEMUDIAN  DIABAIKAN

11.

DITANGKAP

12. 19. 36.

DIBELENGGU

13. DIPERLAKUKAN SEPERTI PENJAHAT 14. 44.

DIPERLAKUKAN TIDAK BAIK OLEH ORANG-ORANG ATAS YANG MENYALAHGUNAKAN KEKUASAAN

15. DITINGGALKAN OLEH SAHABAT-SAHABAT DI MASA MASA SULIT 16.

DIHUKUM SEBELUM DIPERIKSA PERKARA/ SEBELUM DIADILI

17. DIPERLAKUKAN TIDAK SESUAI PROSEDUR 18. DIANGGAP TIDAK SOPAN LALU DITAMPAR 20. 37. 38. DIPERHADAPKAN PADA YANG BERWEWENANG TANPA ADA KESALAHAN APA PUN

 

 

 

21.

DIFITNAH

22. DISALAHMENGERTI 23. 40. DIPERTANYAKAN JATI DIRINYA 24. DICARI-CARI KESALAHANNYA 25. DIANGGAP MENGHUJAT ALLAH 26. DILUDAHI 27.

DITUTUPI

28.

DITINJU

29.

DIPUKUL

30. DIPERMAINKAN

 

 

31.

DIHUJAT

33. ORANG YANG KENAL BAIK/ SAHABAT MENGAKU PADA ORANG LAIN BAHWA DIA TIDAK KENAL DENGAN KITA 34. MENGETAHUI DENGAN MATA KEPALA SENDIRI ORANG YANG KENAL BAIK/ SAHABAT MENGAKU PADA ORANG LAIN BAHWA DIA TIDAK KENAL DENGAN KITA

 

35. MENGALAMI KONSPIRASI JAHAT 39.49.

DITUDUH DENGAN TUDUHAN PALSU

41. DITOLAK 42.

DIDENGKI

43. DITERIAKI 45. DITUDUH SEBAGAI PENYESAT BANGSA 46. MENGHADAPI FAKTA YANG DIPUTARBALIKKAN 47.

DIANGGAP PENJAHAT

48. DIPERHADDAPKAN PADA KEMUNAFIKAN 50. DINISTA,

DIANGGAP TIDAK BERARTI, DIHINA, DIANGGAP RENDAH, DIPANDANG RENDAH, DIBUANG.

51.61, 89, 101, 102, 103

DIOLOK-OLOK, DIPERMAINKAN, DITIPU, DIEJEK, DIPERDAYA

52. 68,

DIJATUHI HUKUMAN MATI YANG SETIMPAL UNTUK SEORANG PENYAMUN WALAUPUN TANPA KEJAHATAN APA PUN

53. MENJADI KORBAN DARI ORANG YANG TIDAK  BERTANGGUNG JAWAB/ CUCI TANGAN 54. DISIKSA 55. JANGGUT DICABUT 56. DISERAHKAN UNTUK DIJATUHI HUKUMAN MATI 57. DIPERLAKUKAN SEMAU-MAUNYA/ HAK ASASI MANUSIA DIRAMPAS 58.

DITELANJANGI

59. 60.63.66.

DISINDIR DALAM PERKATAAN, DALAM PERLAKUKAN.

87. DISINDIR DALAM BAHASA TULIS DALAM BERBAGAI BAHASA

62. DITAMPAR 64.

MUKA YANG DILUDAHI

65.

MUKA YANG DINODAI

67. K

EPALA DIPUKUL

69. DIPERLAKUKAN TIDAK SESUAI PROSEDUR UNTUK SUPAYA MENUTUP JALAN PERTOLONGAN 70.71.

SENGAJA TIDAK MEMBELA DIRI

72.

MELALUI PERJALANAN / MEDAN YANG BERAT

73. MENJADI ORANG YANG DIKASIHANI 74.

DIJADIKAN TONTONAN UMUM YANG MENYEDIHKAN

(SAAT DALAM PERJALANAN MENUJU GOLGOTA)

75. MEMIKUL SALIB/ BEBAN BERAT 76. MEMIKUL DOSA/ MENANGGUNG DOSA ORANG LAIN 77. TERKENA TULAH/ DIJADIKAN TUMBAL 78. MENGIKUTI PROSEDUR YANG TIDAK PENTING 79. MENOLAK KERINGANAN 80.

BERSEDIA MENGECAP RACUN

81. MENOLAK UNTUK MELEWATI MASA SENGSARA DALAM KEADAAN MABUK 82. MENJALANI HUKUMAN YANG SEHARUSNYA TIDAK DITANGGUNG 83. TANGAN DAN KAKI DITUSUK PAKU 84.

DIBAWA KE TEMPAT YANG TIDAK ENAK

85. DIJARAH/ DIRAMPOK 86. DIPERLAKUKAN TIDAK BAIK OLEH ORANG DARI KALANGAN BAWAH 87. KORBAN MASSA YANG HANYA IKUT-IKUTAN 88.

BERDOA UNTUK ORANG-ORANG JAHAT YANG MEMUSUHI KITA

89. DIOLOK-OLOK , DIPERMAINKAN, DITIPU, DIEJEK, DIPERDAYA

 

DENGAN CARA DIIMING-IMING TETAPI TIDAK SUNGGUH-SUNGGUH DIBERIKAN

 

 

91. DIPERHITUNGKAN DI ANTARA PEMBERONTAK-PEMBERONTAK/ DIPERSALAH HITUNGKAN/ TIDAK DIHARGAI 92. TERPISAH DARI SAHABAT 93. TERPISAH DARI KELUARGA 94. WAJAH MENJADI MENGERIKAN

 

TUBUH MENJADI MENGERIKAN/ MENJADI TONTONAN / PEMANDANGAN UMUM

 

( SAAT DI ATAS KAYU SALIB)

 

 

95.

PENDERITAAN SAMPAI DIRASAKAN PADA TULANG-TULANG

96. MENGALAMI DEHIDRASI/ KEKURANGAN CAIRAN 97. MENGALAMI LEPAS SENDI-SENDI TULANG 98.

HATI YANG HANCUR

99.

LEMAS/ KEHILANGAN KEKUATAN/ KEHABISAN TENAGA

100. DIHUJAT, DIFITNAH, DIKATA-KATAI YANG JAHAT, DIHUJAT NAMANYA, DICERCAI, DIHINA IMANNYA

 

DIOLOK OLOK, DIEJEK.

 

DICIBIRIN

 

ORANG YANG MELIHAT SAMBIL MENGGELENG-GELENGKAN KEPALANYA

104.

DICELA, DINISTA, DIBANGKIT-BANGKIT, DICERCA, DIKECAM

105.

DISISIHKAN OLEH PARA PENGIKUT

106.

DITINGGALKAN KARENA MENANGGUNG DOSA

107.

RELA MEMINUM ANGGUR YANG ASAM, BUKAN ANGGUR YANG BARU

UNTUK MENEPATI JANJI

108. KEHAUSAN
109.

RELA MEMINUM ANGGUR BARU YANG DIUNJUKKAN MENGGUNAKAN HISOP UNTUK MENJADI ALAT PEMBERSIHAN DARI KENAJISAN

 

110.

RELA DITIMPAKAN KEJAHATAN ORANG LAIN KEPADA DIRI SENDIRI

111.

MATI

112.

TAAT SAMPAI MATI

SEKALIPUN MATI DENGAN CARA YANG MENGERIKAN

113.

MATI DENGAN CARA TERKUTUK

114.

MATI DENGAN MENYERAHKAN NYAWA

115. MENJADI KORBAN PENEBUS SALAH 116.

MATI DI TENGAH-TENGAH PENJAHAT PADAHAL TIDAK BERSALAH APA PUN

117. MENYELESAIKAN MEMINUM CAWAN PENDERITAAN 118.

KURANG ISTIRAHAT

119. DAFTAR RIWAYAT HIDUP DIPERHITUNGKAN DI ANTARA PEMBERONTAK-PEMBERONTAK PADAHAL HIDUP KUDUS

 

EFESUS 5:1-2

SEBAB ITU

JADILAH PENURUT-PENURUT ALLAH (1)

SEPERTI ANAK-ANAK YANG KEKASIH

DAN HIDUPLAH DI DALAM KASIH (2)

SEBAGAIMANA KRISTUS YESUS

JUGA TELAH MENGASIHI KAMU (3)

DAN TELAH MENYERAHKAN DIRI-NYA UNTUK KITA

SEBAGAI PERSEMBAHAN (4)

DAN KORBAN YANG HARUM BAGI ALLAH

EFESUS 5:1-2 (5)

 

TUGAS KELOMPOK ( format acara 90’)

  1. Perhatikan dalam daftar Pengorbanan Kristus yang ada pada kelompok anda.
  2. Diskusikan dengan kelompok anda, hal-hal apa yang pernah kita alami, yang mirip dengan yang Yesus Alami, KARENA KESALAHAN KITA SENDIRI. Catat dalam catatan kelompok.
  3. Diskusikan dengan kelompok anda, hal-hal apa yang pernah kita alami, yang mirip dengan yang Yesus Alami, KARENA KESALAHAN ORANG LAIN PADA KITA  Catat dalam catatan kelompok.
  4. Diskusikan dengan kelompok anda, hal-hal apa yang pernah kita alami, yang mirip dengan yang Yesus Alami, KARENA KITA SEDANG BERKORBAN BAGI ORANG LAIN DI SEKITAR KITA ( keluarga, teman, sahabat, bahkan orang yang jahat pada kita). Catat dalam catatan kelompok.
  5. Diskusikan dengan kelompok anda, hal-hal apa yang TIDAK MUNGKIN KITA LAKUKAN, HANYA YESUS YANG BISA MELAKUKAN HAL ITU BAGI KITA. Catat dalam catatan kelompok.

Presentasikan.

 

TUGAS KELOMPOK TERMIN 2

Lukiskan dalam SILUET BAYANGAN; Suatu tindakan pengorbanan bagi orang lain di sekitar kita.

Presentasikan.

 

TUGAS KELOMPOK TERMIN 1 ( format acara 60’)

  1. Diskusikan dengan kelompok anda, hal-hal apa yang pernah kita alami, yang mirip dengan yang Yesus Alami, KARENA KITA SEDANG BERKORBAN BAGI ORANG LAIN DI SEKITAR KITA ( keluarga, teman, sahabat, bahkan orang yang jahat pada kita), dan hal tersebut terjadi bukan karena kesalahan kita sendiri, atau kesalahan orang lain pada kita.
  2. Catat dalam catatan kelompok.

 

TUGAS KELOMPOK TERMIN 2

Lukiskan dalam SILUET BAYANGAN; Suatu tindakan pengorbanan bagi orang lain di sekitar kita.

Presentasikan.

 

RUNDOWN

  1. Pujian dan Doa Pembukaan (15’)
  2. Pembagian 5 kelompok (5’)
  3. Memperkatakan Firman per kelompok dan Bersama- sama secara bersambung (10’)
  4. Tugas Kelompok (TERMIN 1) Diskusi kelompok ( 10’)
  5. Tugas Kelompok (TERMIN 2) (10’)
  6. Presentasi Kelompok 1,2,3,4,5 ( 10’)
Andalan

MATERI P.A. PEMUDA 4. YEFTA LARI DARI KENYATAAN


Baik, hari ini kita sampai pada pertemuan ke 4. Kalau di pertemuan ke tiga kemarin kita belajar tentang Daud, hari ini kita membahas tentang Yefta.

Siapkan origami dalam beberapa warna ini

  • PUTIH
  • HITAM
  • MERAH
  • MERAH MUDA
  • KUNING
  • BIRU

Siapakah Yefta itu?

 

Ayat thema: 

Mazmur 27:10

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

 

Mazmur 27:10 ditulis oleh Daud yang ditinggalkan orang tuanya, tetapi ternyata bukan hanya Daud yang mengalami hal ini, melainkan kisah hidup yang mirip juga dialami oleh Yefta.

Berdoalah untuk Tuhan menjamah hatimu, setelah itu dengarkan lagu ini:

 

KAU MENGASIHIKU

By ; Franky Sihombing

Verse 1

Lebih dari bapa di dunia

Kau menjaga hidupku ya Allah

Bahkan lebih dari kasih seorang ibu

Engkau selalu menyambutku

Verse 2 Lebih dari yang dunia tawarkan

Kau brikan yang terbaik oh Tuhan

Sekalipun tak seorang mengindahkanku

Engkau tak pernah membuangku

Chorus

Kau mengasihiku, lebih dari yang kuduga

Bahkan di saatku, tiada menyadarinya

Kau sentuh hatiku, dengan kasih yang sempurna

Kau menyayangiku lebih dari yang kurasa

Lebih dari yang kurasa –

 

Hakim-hakim 11:1 – 12:7

  1. Siapakah Yefta ini?
    Dia adalah seorang anak dari Gilead dan berasal dari daerah Gilead. Nama ibunya tidak dicatat dalam Alkitab. Ibunya adalah perempuan sundal dan perempuan lain. Perempuan lain belum tentu pekerjaannya sebagai perempuan sundal, dan perempuan sundal belum tentu jadi perempuan lain (perempuan simpanan/gundik/ tidak dinikahi secara sah) tetapi ibu daripada Yefta kedua-duanya, selain dia perempuan lain, dia juga perempuan sundal.

Yefta memiliki saudara-saudara tiri dari hasil pernikahan ayahnya, Gilead, dengan isterinya yang sah. Yefta dibesarkan dalam keluarga besar ini, di lingkungan ayahnya, di lingkungan saudara-saudara tirinya.

  1. Penolakan apa yang dialami Yefta?
    a. Dia adalah anak haram, karena bukan dilahirkan dari pernikahan yang sah. Bisa jadi sejak kecil dia sering diolok-olok “Dasar anak haram lu!”
    b. Ibu kandungnya adalah perempuan sundal. Bisa jadi sejak kecil dia sering dikecam “Dasar anak perempuan nakal!’
    c. Karena Yefta tinggal di keluarga biesar ayahnya, besar kemungkinan sejak kecil Yefta sering dikata-katai “Jangan ikut-ikutan ya ! Kamu itu bukan keluarga kita ..!!”
  2. Apa kira-kira yang dialami Yefta ketika dia ditolak?

Bukankah dia tidak dapat memilih dilahirkan oleh ibu dan rahim yang seperti apa, dilahirkan dalam masyarakat dengan status seperti apa, dibesarkan di lingkungan keluarga yang bagaimana, itu semua tidak dapat dipilih bukan??

Tetapi penolakan demi penolakan dapat saja memunculkan banyak kemungkinan dalam diri seseorang yang tertolak:
Minder, marah, merasa tertolak, mogok, memberontak terhadap Tuhan, memberontak terhadap orang tua, memberontak terhadap keadaan dan lingkungan, sengaja merusakkan hidupnya sendiri karena sudah tidak perduli terhadap diri sendiri, melakukan berbagai cara agar dia mendapatkan penerimaan, penghargaan, kasih sayang, perhatian, Lari dari kenyataan, dll

 

INGAT; ORANG TUA KITA TIDAK SEMPURNA, TIDAK ADA ORANG TUA YANG SEMPURNA DI DUNIA INI, AMPUNI KELEMAHAN DAN KESALAHAN MEREKA

(ambillah origami warna BIRU- biru adalah lambang Roh Kudus, biarkan Roh Kudus menolong kita untuk mengampuni kesalahan dan kelemahan orang tua kita)- tuliskan sesuatu di balik warna biru itu, isi hatimu

 

Pada puncaknya setelah Yefta dewasa, dia diusir oleh saudara saudara tirinya, karena alasan harta warisan di mana dia dianggap tidak berhak untuk mendapatkannya.

Yang dilakukan Yefta adalah LARI dari kenyataan.

 

Terkadang  kita juga tidak ubahnya seperti Yefta yang lari dari kenyataan.

Tetapi lari bukanlah suatu jalan keluar terbaik, karena ketika Yefta lari dari kenyataan, dia tinggal jauh dari perlindungan dan pengawasan dan nasihat ayahnya.

 

 

Hal berikutnya yang dilakukan Yefta adalah; Menjadi pemimpin dari kawanan perampok.
Yefta mulai merusakkan hidupnya sendiri dengan cara menerjunkan diri pada area dosa dan bergaul dengan orang-orang yang sengaja hidup dalam dosa.
Sedangkan merampok adalah pekerjaan dari orang yang malas, tidak berbelas kasihan terhadap orang lain, menginginkan hasil dengan cara instan, bekerja sama dengan orang lain untuk tujuan yang jahat.

wauuuu jadi perampok?
Bukankah di ayat 1 dicatat bahwa Yefta adalah PAHLAWAN YANG GAGAH PERKASA. mengapa di ayat 3 sudah berubah status menjadi PERAMPOK?

Bagaimana mungkin..? Yups ! itulah yang dilakukan Yefta karena dia tertolak, dia sengaja merusakkan dirinya/ hidupnya.

Yups ! Itulah yang dilakukan Yefta karena dalam dirinya sebenarnya ada modal Gagah Perkasa, sehingga modal ini pun dapat diselewengkan untuk tujuan yang tidak baik.

Yups ! Karena Yefta memiliki bakat kepemimpinan, tetapi sayangnya dia salurkan untuk hal-hal yang jahat !

 

Terkadang kita juga seperti Yefta sengaja mencemplungkan diri ke area dosa dan pergaulan yang buruk, dimana hal itu membuat talenta kita tersalurkan dengan cara yang salah.

Contoh ; seorang yang punya paras cantik, bisa memilih ataukan jadi Model ataukan jadi pelacur. Punya badan gagah perkasa bisa memilih ataukan jadi tentara atau jadi pembunuh bayaran.

Yefta dalam sekejab memilih untuk mengubah statusnya dari seorang pahlawan menjadi seorang perampok..bahkan menjadi pemimpin kawanan perampok….Huuuuiiiiihhh !!

Berhati-hatilah terhadap bagaimana menyikapi penolakan yang pernah kita alami !!

Catatan : Yabes juga mengalami penolakan, tetapi dia menyikapinya dengan berbeda !

 

INGAT ! SAAT KAMU TERTOLAK MAKA IBLIS AKAN MENGAJAKMU LARI DENGAN CARA HIDUP DI DALAM DOSA

HATI-HATILAH DENGAN HAL INI.

Ambil origami warna hitam, dan tuliskan di balik warna hitam itu isi hatimu.

 

HAKIM-HAKIM PASAL 11

Pada saat bani Amon menyerang Israel, maka tua-tua Gilead menjemput Yefta dari tanah Tob.

Amon artinya ; kesukuan

Tanah Tob; artinya tanah yang baik ( good)

Yefta  sedang ada di tanah yang baik, tanah yang subur, tanah yang menghasilkan. Namun Yabes bukannya bekerja keras, hidupnya malahannya diisi dengan merampok hasil kerja orang lain. Sebenarnya di tanah yang subur dia bisa menanam, bisa mencari penghasilan dengan cara –cara yang halal

Datanglah bani Amon. Bani Amon dari segi arti katanya, menggambarkan orang-orang yang kesukuan, yang hidupnya diorientasikan pada sukunya sendiri, menganggap sukunya yang paling hebat, menganggap suku lain itu rendah, sangat eksklusif.

Ada spirit kesukuan yang sedang menyerang orang Israel. Ada serangan dari musuh yang namanya Amon ini.

Mereka, para tua –tua Gilead itu menjemput Yefta dari tanah Tob, dan mereka berkata kepada Yefta; “Mari, jadilah panglima kami dan biarlah kita berperang melawan bani Amon.”

Perhatikan , para tua-tua menawarkan suatu pekerjaan sebagai Panglima, tanpa memperhatikan status Yefta yang saat itu sebagai ketua gerombolan perampok ! Bukankah itu suatu tawaran pekerjaan yang keren? Panglima lho..!! Mantap kan??

Sama sekali tidak ada penolakan dari mereka kepada sesosok pribadi bernama Yefta ini, mereka tidak memperdulikan Yefta itu anak siapa, anak perempuan sundal atau tidak, anak haram dari perempuan lain ataukah yang lain-lain, tetapi tidak segan-segan mereka memakai kata KITA, itu artinya mereka menerima Yefta menjadi bagian dari mereka, untuk ada di kubu yang sama menghadapi serangan dari bani Amon. Mereka mengakui kapasitas Yefta sebagai seorang pahlawan yang gagah perkasa.

Tidak ada masalah toh? Semua oke, pengakuan ada, penerimaan ada, status sosial ada, mau cari apa lagi?

Tetapi jawaban Yefta adalah jawaban dari seorang yang PAHIT HATINYA,

TETAPI kata Yefta kepada para tua-tua Gilead itu: “Bukankah kamu sendiri membenci aku dan mengusir aku dari keluargaku? Mengapa kamu datang sekarang kepadaku, pada waktu kamu terdesak?”

Perhatikan di sini; penulis kitab Hakim-hakim benar-benar dengan jeli dan teliti menulis kata TETAPI.

Karena jawaban yang wajar seharusnya begini; “Waaauuu…oke banget, ayo kita berangkat !”

TE-TA-PI ternyata kalimat jawaban Yefta beda sekali. Kalimat-kalimat itu keluar dari pribadi yang PAHIT HATI/ SAKIT HATI/ TERLUKA/ HATI TERLUKA YANG BELUM SEMBUH.

Perhatikan kata MEMBENCI AKU, MENGUSIR AKU,

Padahal para tua-tua Gilead sama sekali mengesampingkan kata kamu dan aku, melainkan menggunakan kata KITA.

Sama sekali tidak ada kata BENCI, KUUSIR KAU DARI SINI, melainkan mereka menggunakan kata JADILAH PANGLIMA KAMI.

Itulah kekuatan dari sebuah kebencian/ dari rasa tertolak yang sangat dalam, sampai-sampai waktu digali, isi yang keluar semuanya PAHIT/ BUSUK/ TRAUMA

Orang yang sakit hati, tidak mau mengampuni orang-orang lain di sekitarnya, sulit mempercayai bahwa bisa jadi orang-orang di sekitarnya telah berubah, bisa jadi mereka telah bertobat, bisa jadi mereka telah menyesal, bisa jadi mereka telah menerima kita apa adanya, bisa jadi mereka telah berubah pandangan dalam melihat kita, dll

Mengapa bisa begitu? Karena perhatian mereka hanya tertuju pada LUKA HATINYANYA SENDIRI, dan luka itu dipelihara, disayang-sayang, dirawat, ditumbuhkan, dirasa-rasakan sakitnya, dinikmati sakitnya, sampai menjadi semacam sahabatnya.

Ketika orang lain menawarkan untuk berdamai, justru seakan-akan dia tidak rela luka itu sembuh, justru seakan-akan dia tidak sadar bahwa luka itu sudah waktunya untuk kering, tetapi justru dia memilih membuat luka itu tetap basah mengaga, dan perih serta begitu peka bila disentuh.

Berbeda dengan orang yang mau mengampuni, dia benci melihat luka itu basah, bahkan bernanah sampai akhirnya membusuk. Dia memilih mengambil obat yang perihnya minta ampun, agar dia segera bisa sembuh, dan mengurusi hal lain, bukan tervocus hanya pada luka itu terus. Hidup harus terus berlanjut, jadi luka itu harus cepat sembuh. Satu satunya cara hanya mengampuni. Mengampuni itu ibarat obat perih yang disiram ke luka itu. Memang menyakitkan untuk berkata:

Baiklah, tidak apa-apa

Baiklah, ini melatih aku rendah hati

Baiklah, dia tidak sengaja

Baiklah, aku membalas dengan kebaikan atas kejahatannya itu

Baiklah, semoga dia bertobat

Baiklah, aku ambil hikmah dari semua ini

Baiklah, aku mau memutuskan untuk mengampuni dia/ mereka.

Tetapi semua perkataan seperti itu pada diri sendiri, membuat sebuah kesembuhan, luka itu mengering, lalu hidup kita bisa melaju pada hal lain. Jika bekas luka itu tersentuh, tidak sakit lagi, karena sudah pulih.

INGAT ! JIKA HATIMU BERLOBANG SEPERTI DONAT, ADA LUKA YANG HARUS DISEMBUHKAN/ DITUTUP. MINTALAH TUHAN HATI YANG MAU DIPULIHKAN DENGAN KASIH

ambil origami warna merah muda untuk melambangkan KASIH YANG MAU MENGAMPUNI, tulislah isi hatimu di balik warna merah muda itu

 

Lalu, kita lihat kalimat selanjutnya yang akan kita bahas:

“Mengapa kamu datang sekarang kepadaku, pada waktu kamu terdesak?”

 

Orang yang kepahitan, tidak akan menangkap kesempatan untuk berbuat baik, untuk berkarya, untuk berbuat sesuatu, karena hidupnya hanya tervocus pada luka yang dipeliharanya.

Seharusnya kan Yefta bersukacita, dia mendapat kesempatan untuk berkarya bagi bangsa dan negaranya, dia ditunjuk dan dipercaya, masa kelamnya sebagai ketua perampok diputihkan.

Mengapa bisa begitu respon Yefta? Karena orang yang kepahitan seperti memasang tembok area yang tidak boleh disentuh orang lain, tidak boleh dimasuki orang lain, termasuk di antaranya semua talentanya tidak akan dicurahkan di luar tembok itu.

Orang-orang yang telah menyakitinya tidak boleh masuk menyeberangi tembok itu mendekatinya.

Dengan demikian orang-orang yang kepahitan, talentanya akan terpendam, pada area-area tertentu di mana tembok itu terpampang nyata.

INGAT ! JANGAN BIARKAN POTENSIMU DIBUNUH, DICURI DAN DIBINASAKAN OLEH IBLIS HANYA GARA-GARA ADA LOBANG  DONAT DI DALAM HATIMU, KAMU HARUS HANCURKAN TEMBOK KEBENCIAN DAN PEMBERONTAKAN AGAR TALENTAMU DAPAT TERUS BERTUMBUH DAN DIKEMBANGKAN

ambil origami warna hijau sebagai lambang pertumbuhan, dan tuliskan isi hatimu di baliknya

 

Seru sekali pembacaan Alkitab bila kita berlanjut ke ayat berikutnya

Kemudian berkatalah para tua-tua Gilead kepada Yefta: “Memang, kami datang kembali sekarang kepadamu, ikutilah kami dan berperanglah melawan bani Amon, maka engkau akan menjadi kepala atas kami, atas seluruh penduduk Gilead.”

Perhatikan kata MEMANG. Kata ini menunjukkan bahwa para tua-tua Gilead itu mau mengakui semua yang dikatakan Yefta bahwa mereka sekarang datang hanya karena BUTUH dirinya, bahwa mereka dulu pernah jahat kepadanya.

Perhatikan bahwa janji bahwa orang-orang Gilead ini yang mana mereka akan menjadikannya kepala penduduk Gilead/ sebuah penerimaan/ sebuah pengakuan/ sebuah status yang lebih permanen setelah peperangan usai, rupanya cukup JITU untuk membujuk Yefta mau menerima tawaran mereka.

Orang yang tertolak akan melakukan apa saja untuk supaya dia bisa diterima oleh lingkungannya, misalnya dia akan mentraktir secara gila-gilaan walaupun tidak sedang ulang tahun, demi agar diterima oleh lingkungannya/ teman-temannya, terkadang pun dari uang hasil curian, nggak masalah, yang penting caranya yang dianggapnya bisa berhasil nantinya untuk menarik penerimaan dari orang-orang sekitarnya , entah halal atau tidak ditabrak aja.

Misalnya dia akan ikut-ikutan merokok, demi agar teman-teman yang mengajaknya merokok itu menanggapnya teman, menerima dia , tidak menolak dia.

Memang yang dilakukan Yefta ini positif, maju berperang, memimpin peperangan, tetapi sayangnya, dia melakukan itu bukan untuk sebuah kemenangan dari serangan musuh, tetapi hanya supaya dia bisa diterima oleh lingkungannya.

Itulah sebabnya Yefta menjadi pemimpin gerombolan perampok, karena di kawanan perampoklah dia merasa diterima. Walaupun tindakan merampok itu tidak dapat dibenarkan, demi sebuah penerimaan oleh orang-orang di sekitarnya, dia pun mau menabrak semua norma demi sebuah kebutuhan jiwa untuk DITERIMA oleh orang-orang disekitarnya.

Seorang anak gadis yang tertolak, dan tidak dipulihkan akan menjadi orang yang mudah menyerahkan tubuhnya kepada seorang pria demi untuk sebuah penerimaan.

Seorang anak laki-laki lajang juga sedemikian mudah jatuh dalam free sex / hubungan sex di luar nikah, hanya demi untuk dirinya merasa nyaman dengan seorang perempuan yang menerima dia.

Hati-hati dengan rasa tertolak, ini harus dibereskan, karena ini seperti donat yang berlubang tengah.

INGAT ! TUHAN YESUS BEGITU MENGASIHIMU. WALAUPUN MUNGKIN ORANG TUAMU , KELUARGAMU, TEMAN-TEMANMU MENOLAKMU, INGATLAH BAHWA TUHAN YESUS BEGITU MENGASIHIMU DIA MAU MATI DI ATAS KAYU SALIB UNTUK MENERIMAMU APA ADANYA, MENGAMPUNI DOSA-DOSAMU DAN MAU MENYELAMATKAN HIDUPMU, MENJADIKANMU SAHABAT NYA

ambil origami warna merah sebagai lambang darah Yesus, dan tuliskan isi hatimu di balik warna merah itu

 

OLEH KARENA ITU, KITA TIDAK PERLU HARUS MELAKUKAN APA SAJA , TERMASUK HIDUP DALAM DOSA, DEMI AGAR DITERIMA OLEH MEREKA SEMUA.  YANG PENTING DALAM HIDUP KITA ADA SATU PRIBADI YANG TIDAK PERNAH MENOLAK KITA,BAHKAN DIA SUDAH MATI BAGI KITA SELAGI KITA MASIH BERDOSA. DIA ADALAH YESUS

JANGAN KIBARKAN BENDERA HITAM LAGI, KINI SAATNYA BERKATA- YESUS , AKU INGIN HIDUP KUDUS. WALAUPUN UNTUK HIDUP KUDUS, KITA KADANG HARUS DIEJEK TEMAN, DIOLOK TEMAN, DIKATAKAN SOK SUCI, SOK BAIK, DIPANGGIL DENGAN EJEKAN PAK PENDETA, IBU PENDETA, DLL

ambil origami warna putih, atau kertas putih biasa, yang melambangkan kekudusan, dan tuliskan isi hatimu di kertas itu. Tuliskan komitmentmu untuk hidup kudus karena darah Yesus telah membeli kamu dengan lunas, dan kamu adalah milik Kristus

 Kata Yefta kepada para tua-tua Gilead.”Jadi, JIKA KAMU membawa aku kembali  untuk berperang melawan bani Amon, dan TUHAN menyerahkan mereka kepadaku, maka akulah yang akan menjadi kepala atas kamu?”

Kehidupan orang yang tertolak, akan menjadikan seseorang yang tertolak itu menjadi pribadi yang hidupnya tidak memiliki ketulusan. Semuanya diukur dengan JIKA begini, JIKA begitu, APABILA begini, APABILA begitu..apa untungnya nanti untuk diriku.

Hidup yang penuh dengan syarat-syarat, kerena ada tembok yang dijaga ketat, Yefta takut kalau nanti sampai dia ‘ditendang’ lagi, kalau habis manis sepah dibuang. Diusir lagi, Ditolak lagi, dst.

Jadi orang-orang tertolak akan menetapkan banyak syarat, harus begini, harus begitu, jika ini dan jika itu, karena mereka tidak siap/ trauma terhadap luka masa lalu, yang masih disimpan, karena belum sembuh.

Mereka bukan orang yang maju berperang apa pun resikonya, kalau seandainya ditolak lagi, ya tidak mengapa, yang penting bisa ikut membantu apa yang bisa dilakukan.

Itulah Yefta. Pribadi tertolak.

INGATLAH BAHWA TUHAN YESUS TIDAK PERNAH MENOLAKMU

DIA MENGASIHIMU DENGAN TULUS

ambil lagi origami warna merah muda dan tuliskan isi hatimu kepadaNya

 

Namun , untunglah Yefta seorang yang masih punya hubungan pribadi dengan Tuhan, walaupun dia sempat hidupnya amburadul karena dia membuat hidupnya sendiri  hancur-hancuran dengan menjadi perampok.

Dikatakan ; Tetapi Yefta membawa seluruh perkaranya itu ke hadapan TUHAN, di Mizpa yang artinya MENARA.  Dan rumah Yefta memang berada di MIZPA, ( Hak 11; 34) Jadi sebelum berperang, Yefta meninggalkan tanah TOB/ tanah yang baik- di tempat dimana dia merampok, dia pergi menuju rumahnya , di MIZPA/ Menara, pertama kali sampai di MIZPA, Yefta membawa perkaranya kepada Tuhan.

Jadi ketika dia harus kembali di tempat di mana dia ditolak, tempat di mana dia diusir, tempat yang sangat menyakitkan, dia harus hadapi tempat traumatik itu, dengan datang ke TUHAN sebagai MENARA KEKUATAN, Tuhan sebagai tempat curhat. Biarkanlah Tuhan menyembuhkan.

Perkara, mengandung arti juga RIWAYAT hidupnya. Jadi itu yang harus dilakukan oleh para orang-orang tertolak untuk datang ke Tuhan sebagai Menara yang kuat, bawa perkara kita ke hadapan Tuhan. Curhat kepada Tuhan, ijinkan Tuhan menutup lubang donat itu.

INGAT ! DATANGLAH KEPADA MENARA KEKUATAN  ITU

MENARA YANG MEMBERI KEMENANGAN/ KESEMBUHAN DARI TRAUMA / KESEMBUHAN DARI RASA TERTOLAK, ADA KEMULIAAN TUHAN YANG DINYATAKAN

TUHAN AKAN MENUTUP LUBANG DONAT ITU. KARENA KAMU BUKAN DONAT

ambil origami warna kuning yang melambangkan kemuliaan Tuhan, Dia adalah menara yang kuat, gunung batu kekuatan. Tuliskan isi hatimu kepadaNya

 

Setelah datang ke Tuhan yang adalah Menara kekuatan, lalu dia membawa segala perkaranya, ini yang dilakukan Yefta setelah ada perjumpaan dengan Tuhan itu;

  • Bernegosiasi dengan Orang Amon
  • Kemudian dikatakan oleh Firman Tuhan, Yefta dihinggapi oleh ROH TUHAN ( Hak 11: 29)
  • Ketika negoisasi tidak berhasil maka Yefta mengadakan long march
  • Dalam long march itulah Yefta mengucapkan nazar kepada Tuhan, sebuah nazar YANG TIDAK PERLU
  • Akhirnya peperangan itu menghasilkan kemenangan, karena TUHAN MENYERAHKAN MEREKA KE DALAM TANGANNYA

Tuhan memberi kemenangan, walaupun tanpa nazar dari Yefta sekalipun.

Nazar ini seperti untuk menyogok Tuhan. Padahal , tanpa di sogok pun Tuhan sanggup kog memberi kemenangan sesuai dengan kehendak-Nya. Tuhan tidak perlu disogok dengan apa pun. Apa yang Dia kehendaki akan Dia kerjakan.

Tuhan akan pakai Yefta

Tuhan sudah memberi pada diri Yefta seorang pribadi pahlawan yang gagah perkasa

Tuhan tidak pernah melihat Yefta si anak perempuan sundal, Yefta si anak haram, Yefta si anak yang tidak berguna

Tetapi Tuhan selalu memandang Yefta sebagai seorang pahlawan, Tuhan mau pakai hidupnya.

Jadi , sebenarnya Yefta tidak perlu bernasar seperti ini:

“Jika Engkau sungguh-sungguh menyerahkan bani Amon itu ke dalam tanganku, maka apa yang keluar dari pintu rumahku untuk menemui aku, pada waktu aku kembali dengan selamat dari bani Amon, itu akan menjadi kepunyaan TUHAN,dan aku akan mempersembahkannya sebagai korban bakaran.”

Sebuah nazar yang tidak perlu.

Tuhan memperlengkapi kemenangan kepada Yefta, dan Tuhan tidak meminta imbalan apa pun juga.

Orang yang tertolak akan menyogok Tuhan, dan tidak percaya bahwa Tuhan itu tulus kepadanya, benar-benar mengasihi dia, tanpa pamrih.

Orang yang tertolak dan belum pulih, akan curiga bahwa Tuhan itu punya pamrih, dan tidak percaya pada apa yang namanya KASIH AGAPE/ Kasih Walaupun.

Yang mereka kenal hanya KASIH KARENA

Akhirnya anak perempuan Yefta pun menjadi korban bakaran sesuai nazar ayahnya.

Orang yang tertolak, tidak memerlukan KORBAN BAKARAN apa pun, selain hatinya diserahkan pada Tuhan, dan mempersilahkan Tuhan menutup lubang donat yang ada di dalam hatinya, di dalam hidupnya.

 

INGAT ! TUHAN TIDAK MENUNTUT APA –APA DARI HIDUP KITA, KARENA DIA MENGASIHI KITA, YANG TUHAN INGINKAN ADALAH HATI YANG MAU DIBENTUK, TUHAN TIDAK MENGINGINKAN HARTA KITA, RUMAH KITA, TALENTA KITA, WAKTU KITA ATAU APA SAJA, TETAPI TUHAN SANGAT MENGINGINI HATI KITA, HATI YANG KITA SERAHKAN PADA TANGAN TUHAN

ambil origami  WARNA BIRU- KARENA ROH KUDUS YANG AKAN MENOLONG KITA TERUS MEMILIKI HATI YANG MENGASIHI TUHAN, HATI YANG MAU DIBENTUK, HATI YANG MAU MEMBUKA DIRI BAGI KASIH TUHAN DAN PENERIMAAN DARI TUHAN. Tuliskan isi hatimu di balik origami biru itu

 

 

Andalan

MATERI P.A. PEMUDA 3. DAUD DAN KELUARGANYA


Shalom…

Kita berjumpa setelah dua kali sebelumnya kita bersama. Cerioooo.

Di pertemuan pertama kita sudah belajar Siapakah Sebenarnya Bapa Surgawi yang sangat mengasihi kita.

Di pertemuan ke dua kita sudah belajar berpikir yang baik-baik tentang ayah kandung kita, seperti apa pun dia.

Di pertemuan ke tiga ini, kita akan mempelajari seorang tokoh bernama Daud.

Tentu tokoh ini tidak asing kan?

Yuk kita dalami tentang dia, dengan lebih ashik lagi.

LATAR BELAKANG KEHIDUPAN DAUD

  • Daud ditinggalkan oleh ayah dan ibunya (Mazmur 27:10), artinya kurang kasih sayang dari ayah dan ibunya.
  • Waktu ada tamu penting, yaitu Samuel, Daud tidak diundang. Padahal nota bene saat Daud mendapat tugas mengantar makanan pada 3 orang kakaknya di medan perang, toh bisa Daud saat itu mendapat kesempatan untuk menitipkan kambing dombanya yang dua tiga ekor itu pada penjaga, tetapi mengapa pada saat Samuel datang, Daud tidak diundang? Mengapa pada saat itu kambing dombanya tidak dititipkan saja pada penjaga? Terkesan sekali Daud adalah anak yang tidak diperhitungkan keberadaannya dalam keluarga, atau bisa jadi sebaliknya, sengaja tidak dihadirkan karena justru dikawatirkan dia bisa terpilih menjadi raja yang berikutnya, jadi sebagai saingan terkuat, sengaja disingkirkan. Bisa saja peristiwa ini menimbulkan kesan Daud sebagai anak yang dilupakan.
  • I Sam 16: 10-11, I Sam 17:12, I Taw.2:13-15, I Taw. 27:18. Di hadapan Samuel, Isai mengaku memiliki 7 anak laki-laki, dan Daud tidak termasuk, karena sejak awal sebelum acara, 7 anak laki-laki tersebut dikuduskan bersama dengan Isai I Sam 16:5. Sebenarnya Isai memiliki 8 anak laki-laki, karena yang satu adalah anak dari ibu yang lain, I Sam. 17:12, I Taw 27:18. Dalam silsilah resmi, justru Daud adalah anak ke tujuh, dan Elihu justru tidak masuk dalam silsilah resmi yang ditulis di kitab Tawarikh , lihat di I Taw 2:13-15 dan I Taw. 27:18. Di sinilah kita lihat, Daud sering disingkirkan dalam keluarga, terutama oleh ayahnya, hanya karena ada indikasi ke arah, menutup-nutupi aib dalam keluarga, di mana Isai memiliki anak dari perempuan lain.
  • Isai tidak memiliki catatan khusus bagaimana mendidik anak-anaknya dalam takut akan TUHAN.
  • Nama ibu Daud tidak pernah ditulis dalam Alkitab. Di sini kita lihat, ibu daripada Daud kurang berperan dalam keluarganya, dalam mengajar Daud.
  • Kakak Daud bernama Eliab begitu iri dan jahat. I Sam. 17:28. Di sini kita mendapat gambaran bahwa perlakuan keluarga Daud kepada Daud bisa jadi sangat menjadikan Daud bulan-bulanan/ bisa jadi Daud sering di bully.
  • Memiliki sabahat yaitu Yonatan, sang pangeran, tetapi terpisah oleh karena pelarian Daud dari ancaman pembunuhan Saul.
  • Berusaha dibunuh oleh Raja Saul, Pemimpinnya, dengan tombak pada saat bertugas menjadi pemusik istana.
  • Dijerat raja Saul dengan emas kawin 100 kulit khatan orang Filistin, tetapi Daud berhasil memberikan 200 kulit Khatan orang Filistin, di situlah Daud menjadi menantu raja, dengan mendapatkan Mikhal sebagai isterinya. Sudah menjadi menantu raja, masih mendapat percobaan pembunuhan menggunakan tombak, oleh ayah mertuanya sendiri.
  • Memiliki pembimbing rohani, yaitu Samuel, tetapi tidak lama setelah itu Samuel mati. Samuel tidak sempat mendampingi Daud sampai lama.
  • Menjadi buronan raja Saul sampai bertahun-tahun ( lebih kurang 13 tahun)

Coba kamu pikirkan, seberapa persen hidupmu mirip dengan latar belakang kehidupan Daud. Pastinya bisa lebih ringan dari Daud, atau lebih parah ya..?? Siapa tahu??

Ternyata ini perlakuan Daud pada orang tuanya:

1Sam 22:3

Dari sana Daud pergi ke Mizpa di Moab dan berkata kepada raja negeri Moab: “Izinkanlah ayahku dan ibuku tinggal padamu, sampai aku tahu, apa yang dilakukan Allah kepadaku.”

Waktu Daud memenangkan pertempuran melawan Goliat, maka semestinya keluarganya mendapat hadiah dibebaskan dari pajak.

Betapa bangganya kiranya Isai, ayah Daud memiliki anak seperti Daud.

Namun setelah Daud dikejar-kejar untuk dibunuh oleh Saul, maka orang tua dan keluarganya pun mendapat keadaan yang ikut dalam bahaya.

Waktu Daud menjadi buronan tanpa alasan kesalahan apa pun, maka keluarga daripada Daud ikut-ikutan dalam pelarian bersama Daud, hal itu bisa kita baca di :

1Sam 22:1

Lalu Daud pergi dari sana dan melarikan diri ke gua u  Adulam. v  Ketika saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya mendengar hal itu, pergilah mereka ke sana mendapatkan dia.

Waktu terus berlalu, keadaan tidak menjadi baik, sedangkan Isai , ayah Daud sudah semakin tua, demikian juga tentunya ibunya.

Bagaimana cara Daud memperlakukan orang tuanya di hari tua mereka?

Daud mencari raja Moab dan meminta mereka ikut merawat dan menjaga orang tuanya, karena pada saat itu Daud ada dalam pelarian dikejar-kejar Saul untuk dibunuh hanya karena iri hati dan dengki.

Daud sangat memperdulikan orang tuanya, walaupun sebenarnya dalam pertumbuhan Daud, dia menjadi pribadi yang sangat tertolak oleh orang tuanya.

Bagaimana kalau kita mengadopsi teladan Daud menjadi bagian dalam hidup kita?

Daud tidak pernah memikirkan apa yang orang tuanya berikan buat dia, tetapi dia memikirkan apa yang bisa dia lakukan buat mereka. Daud membalas air tuba dari orang tuanya dengan air susu. Daud membalas semua perlakuan orang tuanya dengan kebaikan kepada mereka 

Tidak semua dari kita orang tuanya amburadul seperti perlakuan orang tua Daud kepadanya, tetapi ada juga dari antara kita yang orang tuanya, apalagi ayahnya adalah ayah yang super baik. Ibunya juga sangat perhatian dan sangat sayang.

Tapi tidak jarang juga dari antara kita yang orang tuanya sangat parah, mungkin lebih parah daripada orangtuanya Daud.

Pikirkan hal apa yang bisa kita berikan pada orang tua kita, apa pun perlakuan mereka pada kita.

Contoh:

  1. Memberi nilai-nilai yang terbaik
  2. Memberi prestasi kerja yang terbaik
  3. Membuat mereka bangga akan hidup kita yang menjaga kekudusan dalam pergaulan, dan semua itu untuk kemuliaan nama TUHAN
  4. Menjalin komunikasi yang terbaik dengan orang tua kita, di mana pun mereka berada
  5. Mengingat hari ulang tahun mereka dan terus berdoa buat mereka
  6. Memberikan ‘terima kasih’ pada mereka dengan sikap hati yang tulus.

 

Kalau mengalami kesulitan untuk melakukannya, datanglah pada Tuhan, dan ijinkan Tuhan menolongmu melakukan hal ini.

 

Doa; Tuhan aku ingin memberikan sesuatu buat orang tuaku, berikan kau hikmat dan biarlah kekuatan yang daripadaMu memampukan aku, dalam nama Yesus, amin.

 

 

 

 

 

Andalan

MATERI P.A. PEMUDA 2. BERPIKIR YANG BAIK TENTANG AYAHKU


Shalom, berjumpa lagi hari ini dengan Materi PA Pemuda 2

Di materi 1 kita sudah belajar mengenal sifat-sifat Bapa. Sebagian besar sifat-sifat Bapa itu saya ambil dari Video berikut ini, namun kemudian dilengkapi lagi dengan banyak ayat lainnya.

Sebelum kita doa pembuka, mari kita lihat Video yang dimaksud, buka hatimu dan ijinkan Kasih Bapa melawat hidupmu.

Lanjutkan membaca “MATERI P.A. PEMUDA 2. BERPIKIR YANG BAIK TENTANG AYAHKU”

Andalan

KAMPUNG SEKOLAH MINGGU 2019


Shalom , salam Sejahtera

Buat teman-teman yang sudah pernah ikut acara KAMPUNG SEKOLAH MINGGU di Kota Wisata Batu Malang, Sekarang sudah dibuka LANJUTANNYA ( Sayangnya ini hanya untuk peserta KSM yang pernah ikut di angkatan 1,2 atau 3).

Di Kegiatan ini nanti kita akan belajar melalui bersama Narasumber dan dibantu 30 mentor yang berpengalaman di pelayanan anak dan SM.

1. Bagaimana Membangun Komunitas Anak
2. Bagaimana Melakukan Penginjilan Kepada Anak
3. Bagaimana Mengajar Akhlak
4. Bagaimana Menumbuhkan Kreativitas Mengajar

 

Andalan

SIL THE EXCELLENT GENERATION. SESI 1.DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION


Materi ini tidak jadi dipakai dalam sebuah acara, Namun tetap saya posting untuk siapa tahu berguna bagi gereja anda dalam mengangkat thema The Excellent Generation ini.

 

SESI 1

DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION

(Inginkan menjadi generasi unggul)

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

7 langkah menjadi Generasi yang Excellence / Generasi Unggul

Diadaptasi dari tulisan ini:

https://hellenicnews.com/7-keys-to-cultivating-a-spirit-of-excellence-by-delatorro-l-mcneal-ii/

DIADAPTASI  MENJADI 8 LANGKAH

Penggambaran 8 langkah ini dalam 2 paragraf:

Tuhan ingin mengangkat kita menjadi KEPALA

dan bukan menjadi EKOR.

Ketika kita menjadi generasi unggul,

maka kita akan dapat menjadi Pemimpin yang luar biasa

di masa datang.

Ketika kita menjadi pemimpin yang luar biasa,

maka Tuhan akan pakai hidup kita

memberi pengaruh yang luar biasa kepada lebih banyak lagi orang,

dibandingkan apabila kita tidak menjadi pemimpin/

atau tidak menjadi unggul/

atau tidak menjadi generasi pemimpin yang memiliki keunggulan,

maka pengaruh yang kita berikan hanya pada sedikit orang saja.

 

Ketika kita ingin menjadi generasi unggul,

mula pertama kita harus

menginginkan untuk menjadi

generasi yang unggul,

dengan cara kita mau belajar dari generasi unggul di Alkitab

bagaimana mereka bisa menjadi unggul;

seperti misalnya apa saja karakter mereka,

bagaimana mereka disembuhkan dari luka hati di masa lalu,

bagaimana mereka berhasil memimpin diri sendiri,

teman-teman, anggota, bahkan dapat memberi pengaruh yang baik

kepada pemimpin,

serta bagaimana mereka dapat bekerja secara TIM,

dan apa sebenarnya kata Alkitab mengenai resep rahasia

untuk bisa menjadi generasi unggul.

Untuk menjadi generasi unggul ternyata

memiliki hati yang mau melayani adalah wajib kita punyai,

dan lebih teliti lagi daripada itu, ternyata kita pelajari bahwa keunggulan itu didapat dari ;

mau berjalan pada mil yang kedua,

setia perkara kecil dan berintegritas/ dapat dipercaya.

Setelah kita menjadi generasi unggul

kita harus dapat mempertahankan keunggulan

yang sudah kita capai itu

dengan terus menjadi unggul

serta menghancurkan semua pengghalan keunggulan.

RENCANA SINOPSIS 7 SESI UTAMA DAN 1 POINT PENDAMPING, TOTAL 8 POINT

  1. DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION ( Inginkan menjadi generasi unggul)

Karena Tuhan mendesign hidup kita sebagai kepala dan bukan ekor ( Ulangan 28:13)

Oleh karena itu dalam hidup kita kita harus punya keinginan untuk menjadi luar biasa, karena kita punya tujuan ilahi dalam hidup kita ( God’s purpose), yaitu menjadi pribadi yang memuliakan nama-Nya. ( Yesaya 43:7)

Orang yang excellent akan berdiri di hadapan raja-raja ( Amsal 22:29)

TOKOH; DANIEL ( bukti bahwa Daniel Excellent Daniel 1:19, 21, Daniel 5:29, Daniel 6:29)

 

  1. LEARN FROM EXCELLENT GENERATION.( Belajarlah dari generasi unggul)

Ada tokoh-tokoh Alkitab yang digambarkan memiliki keunggulan dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka, mari kita contoh hal-hal positif dari hidup mereka, karena mereka memiliki GOLD CHARACTER/ karakter emas ( TEKUN, SETIA, BERSABAR, TAHAN UJI, DLL). Ada lima sisi karakter emas dapat dilihat dari , jadi teladan dalam : ( I Tim 4:12)

  • Jadi teladan dalam Perkataan
  • Jadi teladan dalam tingkah laku
  • Jadi teladan dalam kasih
  • Jadi teladan dalam kesetiaan
  • Jadi teladan dalam kesucian

 

Karena setiap point pada SIL ini sudah menggunakan TOKOH, maka khusus untuk sesi 2 ini, kita akan  pilih salah satu dari tokoh-tokoh Alkitab pada sesi ini yaitu YOSUA. Point GOLD CHARACTER OF JOSHUA ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING.

Lihatlah bahwa trauma masa lalu yang bisa menghambat hidup mereka harus dapat diatasi ( YOSUA SEMBUH DARI TRAUMA MASA LALUNYA) SEMBUH DARI TRAUMA  ini akan disampaikan dalam SESI INTI DARI SESI 2 INI

Orang-orang seperti ini akan TETAP naik dan bukan TURUN/ memiliki kepemimpinan. LEADERSHIP ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh Yosua

Self Leading, Leading line, Leading down, Leading up, overcome the enemy

Kelima dimensi kepemimpinan itu akan kita teliti pada pribadi Yosua

Lihatlah orang-orang ini dapat bekerja sama dengan orang lain yang dapat menutupi kekurangan mereka, dalam suatu tim work yang baik. Bagaimana Yosua sebagai seorang yang dapat bekerja secara Tim akan kita lihat. TIM WORK ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh YOSUA

TOKOH; YOSUA ( Bukti bahwa Yosua Excellent : Yosua 24:31,Hakim-hakim 2:7)

 

  1. GAIN ACCESS TO EXCELLENT GENERATION.( Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

Dapatkan resep di balik layar untuk bagaimana bisa menjadi unggul

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
  • Paduan Mazmur 2 dan Yosua 1 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung
  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari

TOKOH DAUD; ( Bukti bahwa Daud Excellent  II Samuel 23:1)

 

  1. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE(Generasi unggul yang melayani)
  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

  1. GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT.( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi tentang bagaimana menjadi unggul)
  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)
  • Setia pada perkara kecil akan membuat kita dipercaya pada perkara besar ( Lukas 16:10) ( Think big and start small)
  • Integritas ; Benar pada perkara kecil akan benar dalam perkara besar ( Lukas 16:10)

TOKOH: RUT

( Bukti bahwa Rut Excellent  adalah Kabar tentang Rut pun sampai ke telinga Boaz, Rut 2: 11-12)

 

  1. LAUNCH YOUR EXCELLENCE. ( Meluncurkan Keunggulanmu)

Kenali potensimu/ bakatmu (multiple intelligences)

Luncurkanlah potensimu dan kembangkanlah  untuk kemuliaan Tuhan

TOKOH; YESUS ( Yesus unggul dalam semua dimensi kecerdasan)

Materi ini selain ada pada sesi utama, juga akan dipakai dalam acara pendamping

 

  1. MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT ( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)
  • Jangan cepat puas dengan pencapaian terbaikmu
  • Terus tingkatkan keunggulan terakhirmu
  • Adakan terus perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll

Tokoh: Raja Yosia

( Bukti bahwa Raja Yosia excellent II Raja-raja 23: 25)

 

  1. ENEMIES OF BEING EXCELLENT ( Musuh-Musuh Pencapaian Excellent )

Orang yang ingin menjadi excellence, harus menyingkirkan penghalang-penghalang, dan ini yang harus dilakukan:

  • TIDAK AKAN Mengambil jalan pintas
  • TIDAK AKAN Melakukan hal-hal yang murahan
  • TIDAK MAU setengah-setengah.

( POINT INI AKAN DISAMPAIKAN DALAM ACARA PENDAMPING)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SESI 1

DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION

(Inginkan menjadi generasi unggul)

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala

dan bukanmenjadi ekor,

engkau akan tetap naik

dan bukan turun, e

apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu,

yang kusampaikan pada hari ini

kaulakukan f  dengan setia,

28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang

ke kanan atau ke kiri g

dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini,

dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

 

DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION ( Inginkan menjadi generasi unggul)

Karena Tuhan mendesign hidup kita sebagai kepala dan bukan ekor ( Ulangan 28:13)

Oleh karena itu dalam hidup kita kita harus punya keinginan untuk menjadi luar biasa, karena kita punya tujuan ilahi dalam hidup kita ( God’s purpose), yaitu menjadi pribadi yang memuliakan nama-Nya. ( Yesaya 43:7)

Orang yang excellent akan berdiri di hadapan raja-raja ( Amsal 22:29)

TOKOH; DANIEL ( bukti bahwa Daniel Excellent Daniel 1:19, 21, Daniel 5:29, Daniel 6:29)

 

 

 

 

 

 

 

PUJIAN ( 20 MENIT)

Inspirasi awal: ( 20 menit)

Apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan bibit unggul?

Bibit adalah sebuah calon tanaman  yang akan ditanam. Yang dimaksud dengan bibit unggul adalah; dari biji buah yang belum ditanam saja kualitasnya sudah BAGUS, sehingga nanti bisa menghasilkan pohon yang bagus dan kelak pohon tersebut dapat berbuah buah-buah yang lezat dan bermutu tinggi. Contoh bibit unggul kacang hijau maka jika ditanam akan menghasilkan pohon kacang hijau yang terbaik dan buah kacang hijau yang terbaik

Sedangkan bibit yang tidak unggul adalah bukan biji yang terbaik. Sehingga bisa dipastikan nanti bila jadi pohon maka pohonnya juga tidak baik, bahkan bisa tidak jadi/ atau tidak bisa bertumbuh sama sekali, apalagi buahnya pasti tidak baik. Contoh bibit kacang hijau maka bila ditanam akan menghasilkan pohon kacang hijau yang jelek  dan buah kacang hijaunya pun jadi jelek.

 

Ciri-ciri benih unggul: ( gambar-gambar akan tayang di power point, sesuai gambar pada link terkait)

  1. Benih tersebut diketahui varietasnya dan bersertifikat atau berlabel
  2. Tingkat kemurniannya mencapai 98%
  3. Daya tumbuhnya di atas 90%
  4. Bernas ( berisi) dan seragam
  5. Potensi hasilnya tinggi
  6. Sehat dari infeksi jamur dan bersih dari hama dan penyakit

http://pusatbenihandalan.blogspot.com/2016/12/ciri-ciri-benih-unggul.html

 

Nah cara mudah untuk menentukan POINT nomor 4, yaitu BERNAS/ BERISI, maka ada cara yang bisa kita lakukan bersama:

  • Bagaimana memilih biji yang baik?
  • Jika kita ingin menanam tanaman, biasanya menggunakan bibit atau benih berupa biji. Nah, seringkali biji yang telah kita tanam tersebut tidak tumbuh walaupun telah ditanam di tanah yang subur. Mengapa demikian?
  • Kenyataannya, tidak semua biji baik digunakan sebagai benih. Para petani dan ahli pertanian telah menemukan cara sederhana untuk menentukan dengan cepat apakah biji layak digunakan sebagai benih atau tidak. Caranya adalah dengan memasukkan biji ke dalam air. Biji yang tenggelam baik digunakan sebagai benih, sedangkan biji yang mengambang tidak akan tumbuh.
  • Penjelasannya, biji yang telah rusak, kosong, atau yang kandung lembaganya telah rusak lebih ringan daripada massa jenis air. Oleh karena itu, biji yang demikian akan mengambang. Biji yang telah rusak tentu saja tidak kompatibel lagi sehingga tidak akan mungkin tumbuh.

 

http://centrinova-savvy.blogspot.com/2008/11/bagaimana-memilih-bibit-yang-baik.html

 

PERCOBAAN ILMIAH

Tiap kelompok akan mendapat sepertangkat alat percobaan ilmiah ini:

  • Mangkok kecil
  • Air siap tuang
  • Separuh genggam dari KACANG HIJAU
  • Esolasi bening
  • Portofolio
  • Buku Acara pada tiap anak

Petunjuk Percobaan Ilmiah pada tiap kelompok:

  • Tuangkan air secukupnya pada mangkok
  • Taburkan kacang hijau
  • Ambil salah satu biji yang tidak unggul dan tempelkan pada Portofolio pada kolom biji tidak unggul
  • Ambil salah satu biji yang tidak unggul untuk tiap anak, dan tempelkan pada BUKU ACARA pada kolom biji yang tidak unggul.
  • Ambil salah satu biji unggul dan tempelkan pada Portofolio pada kolom biji unggul
  • Ambil salah satu biji unggul untuk tiap anak, dan tempelkan pada BUKU ACARA pada kolom biji unggul.

 

PORTOFOLIO

KELOMPOK         :……………………………

BIJI UNGGUL

Karena : layak digunakan sebagai benih

Terbukti pada percobaan ilmiah ini, biji ini BERNAS/ BERISI karena tenggelam dalam air.

INILAH BIJI UNGGUL

 

 

 

( tempelkan biji unggul di sini)

BIJI TIDAK UNGGUL

Karena : telah rusak, kosong, atau kandungan lembaganya telah rusak sehigga lebih ringan daripada massa jenis air. Oleh karena itu biji ini mengambang dalam air.

INILAH BIJI TIDAK UNGGUL

 

 

 

 

( tempelkan biji tidak unggul di sini)

Tuliskan kesimpulan kelompokmu di sini

 

 

 

 

 

 

Nilai……………………………………

 

Tanda tangan petugas………………………..

 

 

Lalu apa maksudnya The Excellent Generation? Thema kita maksudnya adalah GENERASI UNGGUL.

( the Excellent Generation = Generasi Unggul)

Sebagaimana biji kacang hijau yang jelek tidak akan dipilih, dan hanya yang terbaik yang akan dipilih untuk ditanam, demikian juga dengan kita, KITA INGIN JADI GENERASI YANG UNGGUL supaya hidup kita bisa memuliakan nama Tuhan. Karena sebagai generasi unggul kita akan persiapkan diri kita sebagai generasi yang MEMULIAKAN NAMA TUHAN.

Kita tidak bisa jadi generasi unggul kalau kita tidak menginginkannya.  Siapa di antara kalian yang ingin jadi generasi unggul?

 

 

 

 

 

 

YEL YEL SESI 1  ( 15 menit)

Yuk belajar Yel Yel ini:

—   —    —   —      —    —

I want to be the excellent generation ( 32   32   32   32  /  55   53     .    0 )

—  —    —–        —    —    —–

—                           —

Na na na na na na na  ( 32  32   3 23  .  / 32   32   3 23  . )

—   —    —   —      —    —

Ku ingin jadi generasi unggul  ( 32   32   32   32  /  55   53     .    0 )

—  —    —–        —    —    —–

—                           —

Na na na na na na na  ( 32  32   3 23  .  / 32   32   3 53  . )

 

 

Variasi:

Sahutan Pembicara dan Umat

Gerakan yang seru

Bertepuk tangan

Menunjuk baris demi baris yang dipandu guru

Lomba gerakan dari kelompok mana yang paling heboh ketika membuat gerakan sendiri

 

GUEST STAR ( 20 menit)

Pada tiap sesi nanti akan ada bintang tamu, kali ini kita kedatangan bintang tamu yang kita belum tahu dia itu siapa, nanti setelah semua pertanyaan dijawab, kalian bisa tahu siapakah bintang tamu kita kali ini. Jangan ada yang menyebut nama bintang tamu kita kali ini ya ( walaupun mungkin kalian sudah tahu) , nanti benar benar di bagian akhir , kita semua akan menuliskan nama bintang tamu kita ini di buku acara kalian.

 

PERLENGKAPAN PANGGUNG

  • PAPAN PUTAR seperti ini

 

Hanya dengan 3 pilihian:

  • Warna Kuning dengan tulisan : BEDAK
  • Warna Merah dengan tulisan : AIR
  • Warna Hijau dengan tulisan : TEPUNG

 

  • 1 Kursi untuk duduk 1 orang

 

  • 1 papan lengkung untuk sembunyi orang dari belakang yang akan menjatuhkan bedak/ air/ tepung

 

  • Ember kecil

 

  • Bedak bayi, air, tepung warna-warni

 

  • Tangga sembunyi dari belakang untuk orang dari belakang naik ke tangga, sehingga bisa menjatuhkan bedak/air/tepung warna dari atas.

 

  • 15 HADIAH untuk 15 orang wakil kelompok

 

1 orang Guest Star ( Daniel) yang memakai kostum Daniel ( kostum ala Israel)

15 Kelompok ( yaitu kelompok 1 sampai 10 ) akan mengirimkan 2 orang wakil dari tiap tiap kelompoknya  untuk maju.

1 orang dari PANITIA akan duduk di KURSI

1 orang darI PANITIA  menjawab pertanyaan.

1 orang wakil dari kelompok akan membacakan SOAL

1 orang wakil dari kelompok akan MENGADAKAN PEMBETULAN, jika berhasil, akan mendapat hadiah.

Jika jawaban BENAR, maka tidak akan mendapat tumpahan

Jika jawaban SALAH, maka akan mendapat tumpahan. Caranya memutar dulu PAPAN PUTAR, setelah itu jenis tumpahannya akan sesuai dengan pilihan yang terpilih oleh jarum petunjuk, apakah tumpahan air, tepung atau bedak.

 

 

DAFTAR PERTANYAAN

  PERNYATAAN PERTANYAANNYA JAWABAN PEMBETULAN OLEH WAKIL KELOMPOK
1 Bintang tamu kita kali ini adalah seroang yang berasal dari keturunan raja, dari kaum bangsawan, masih muda, tidak ada suatu cela, memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahun banyak, dan mempunyai pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja BENAR atau SALAH.

 

Benarkah bintang tamu kita bernama YAKUB?

BENAR

( dapat bedak/air/tepung warna)

SALAH, dia bukan YAKUB

 

( jangan disebut nama bintang tamu kita kali ini)

2 Bintang tamu kita kali ini harus belajar tulisan dan bahasa orang Kasdim BENAR atau SALAH.

 

Benarkah bintang tamu kita bernama YUNUS?

BENAR

( dapat bedak/air/tepung warna)

SALAH, dia bukan YUNUS.

 

( jangan disebut nama bintang tamu kita kali ini)

3 Bintang tamu kita adalah anggota empat sekawan, karena dia memiliki 3 orang teman dalam tim mereka BENAR atau SALAH.

 

Benarkah bintang tamu kita bernama PETRUS, YOHANES DAN YAKOBUS?

BENAR

( dapat bedak/air/tepung warna)

SALAH, dia bukan PETRUS, YOHANES DAN YAKOBUS

 

( jangan disebut nama bintang tamu kita kali ini)

4 Bintang tamu kita kali ini mendapat nama dari pemimpin pegawai istana Babel, yakni nama-nama yang diambil dari nama-nama Dewa Babel BENAR atau SALAH.

 

Benarkah bintang tamu kita bernama SAMUEL?

BENAR

( dapat bedak/air/tepung warna)

SALAH, dia bukan SAMUEL

 

( jangan disebut nama bintang tamu kita kali ini)

5 Bintang tamu kita kali ini INGIN MENJADI GENERASI UNGGUL/ WANT TO BE THE EXCELLENT GENERATION , caranya dia tidak mau menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja. Dimungkinkan makanan raja sudah dipersembahkan pada berhala, dan anggur raja bisa memabukkan. BENAR atau SALAH.

 

Benarkah bintang tamu kita bernama SIMSON?

BENAR

( dapat bedak/air/tepung warna)

SALAH, dia bukan SIMSON

 

( jangan disebut nama bintang tamu kita kali ini)

6 Dalam kehidupannya Bintang Tamu kita kali ini, dengan tidak mau menajiskan dirinya, dengan santapan dan anggur raja, dia ingin MEMULIAKAN NAMA TUHAN DALAM HIDUPNYA BENAR atau SALAH.

 

Benarkah bintang tamu kita bernama DANIEL?

SALAH

 

( Jawaban ini benar, jadi tidak ditumpahi bedak, air atau tepung warna)

 

Di titik ini pembicara menanyai GUEST STAR apakah benar dia memerankan DANIEL

Dan mengajak anak-anak tuliskan kunci jawaban DANIEL pada buku acara

Mengapa kamu bisa yakin bahwa bintang tamu kita kali ini adalah DANIEL?

 

—————————————————————————————————-

7 Ketika kita mau memuliakan nama Tuhan dalam hidup kita, itu sama dengan INGIN MENJADI GENERASI UNGGUL

 

Daniel adalah seorang yang INGIN MENJADI GENERASI UNGGUL, dan di hidupnya dia ingin MEMULIAKAN NAMA TUHAN.

 

Sebutkan Yel Yel kita di sesi ini:

 

SALAH

 

( dapat bedak/air/tepung warna)

Bisakah kamu membetulkan dengan yel yel yang benar?
8 Daniel ternyata adalah seorang yang berhikmat

 

Contoh:

Ingin menjadi Generasi Unggul atau Want to be the excellent generation itu contohnya:

Malas membaca Alkitab sehingga kurang berhikmat ( II Tim 3:15)

Apakah kamu setuju bila kita MALAS MEMBACA ALKITAB SETUJU

 

( dapat bedak/air/tepung warna)

Jadi supaya jadi generasi unggul seperti Daniel, kita harus bagaimana?
9 Daniel ternyata adalah  orang yang berpengetahuan banyak.

 

Contoh:

Ingin menjadi Generasi Unggul atau Want to be the excellent generation itu contohnya:

Malas belajar sehingga berpengetahuan sedikit ( Amsal 18:15)

Apakah kamu setuju bila kita MALAS BELAJAR SETUJU

 

( dapat bedak/air/tepung warna)

Jadi supaya jadi generasi unggul seperti Daniel, kita harus bagaimana?
10 Daniel ternyata adalah orang yang berpengertian karena dia rajin berdoa.

 

Contoh:

Ingin menjadi Generasi Unggul atau Want to be the excellent generation itu contohnya:

Malas berdoa sehingga pengertian tentang ilmu itu sedikit  ( Kolose 1:9)

Apakah kamu setuju bila kita MALAS BERDOA SETUJU

 

( dapat bedak/air/tepung warna)

Jadi supaya jadi generasi unggul seperti Daniel, kita harus bagaimana?
11 Daniel ternyata adalah orang yang cakap untuk bekerja

 

Contoh:

Untuk bisa jadi orang yang cakap bekerja harus terbiasa BANGUN SIANG

Apakah kamu setuju bangun siang? TIDAK SETUJU

 

( Jawaban ini benar, jadi tidak ditumpahi bedak, air atau tepung warna)

 

Mengapa kamu tidak setuju BANGUN SIANG?
12 Daniel ternyata adalah orang yang cakap untuk bekerja

 

Contoh:

Untuk bisa jadi orang yang cakap bekerja harus terbiasa MENUNDA-NUNDA PEKERJAAN

Apakah kamu setuju menunda-nunda pekerjaan? TIDAK SETUJU

 

( Jawaban ini benar, jadi tidak ditumpahi bedak, air atau tepung warna)

 

Mengapa kamu tidak setuju MENUNDA NUNDA PEKERJAAN?
13 Daniel ternyata adalah orang yang cakap untuk bekerja

 

Contoh:

Untuk bisa jadi orang yang cakap bekerja harus terbiasa BERMALAS MALASAN

Apakah kamu setuju bila kita BERMALAS MALASAN SETUJU

 

( dapat bedak/air/tepung warna)

Jadi supaya jadi generasi unggul seperti Daniel, kita harus bagaimana?
14 Bintang tamu kita ini orang yang cakap untuk bekerja

 

Contoh:

Untuk bisa jadi orang yang cakap bekerja harus terbiasa MELAKUKAN PEKERJAAN DENGAN ASAL-ASALAN

Apakah kamu setuju bila kita MELAKUKAN PEKERJAAN DENGAN ASAL-ASALAN? SETUJU

 

( dapat bedak/air/tepung warna)

Jadi supaya jadi generasi unggul seperti Daniel, kita harus bagaimana?
15 Aku mau menjadi seperti Daniel, yang tidak mau menajiskan dirinya dengan santapan dan anggur raja yang mungkin sudah dipersembahkan pada berhala.

 

Aku mau jadi generasi unggul yang hidup memuliakan nama Tuhan, seperti Daniel.

Apakah kamu mau atau punya KEINGINAN untuk menjadi GENERASI UNGGUL? MAU

 

( Jawaban ini benar, jadi tidak ditumpahi bedak, air atau tepung warna)

 

Jelaskan apa yang dimaksud dengan GENERASI UNGGUL saat kamu melakukan percobaan ilmiah dengan biji kacang hijau tadi.

 

 

PENUTUP ( 15 menit)

Tahukah kalian Daniel adalah generasi unggul yang luar biasa,

Tercatat Daniel menjadi pejabat pada pemerintahan:

  • Raja Nebukadnezar
  • Raja Koresh
  • Raja Darius

 

Maukah kalian jadi generasi unggul?

Ini janji Firman Tuhan untuk GENERASI UNGGUL/ THE EXCELLENCE GENERATION:

 

Amsal 22:29

Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya?

Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina.

Saran Ayat Emas:

  • Dengan Gerakan
  • Bagi 4 kelompok untuk 4 frasa kalimat. Lalu tiap kelompok memperkatakan dengan gerakan masing masing secara berurutan.

 

  • Amsal 22:29
  • Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya?
  • Di hadapan raja-raja ia akan berdiri,
  • bukan di hadapan orang-orang yang hina.

 

  • Kini Acak lagi, tiap kelompok mendapat frasa yang berbeda, jadi harus hafal gerakan kelompok lain tadi seperti apa, karena kita tidak akan membuat gerakan baru.
Andalan

KOTBAH JCA 35. MENGATASI KETERBATASAN


MENGATASI KETERBATASAN

Mohon maaf, untuk Power Point di atas, saya belum membuat versi Wordnya.

Semua tokoh bisa anda bahas sendiri dan teliti

Yang saya tambahkan hanya untuk keterangan tokoh Yosua

Yosua traumatik karena nenek moyangnya pernah hampir punah, itu dapat dibaca di

I TAWARIKH 7: 20-26.

7:20 Keturunan Efraim d  ialah Sutelah, dan anak orang ini ialah Bered, dan anak orang ini ialah Tahat, dan anak orang ini ialah Elada, dan anak orang ini ialah Tahat, 7:21 dan anak orang ini ialah Zabad, dan anak orang ini ialah Sutelah, kemudian Ezer dan Elad. Mereka dibunuh oleh orang-orang Gat yang lahir di negeri itu, sebab mereka pergi merampas ternak orang-orang itu. 7:22 Efraim, ayah mereka, berkabung berhari-hari lamanya, sehingga saudara-saudaranya datang untuk menghiburkan dia. 7:23 Sesudah itu ia bersetubuh dengan isterinya, lalu mengandunglah perempuan itu dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ia menamainya Beria, sebab malapetaka telah menimpa keluarganya. 7:24 Anaknya perempuan ialah Seera yang telah mendirikan Bet-Horon-Hilir dan Bet-Horon-Hulu e  serta Uzen-Seera. 7:25 Anak laki-laki Beria ialah Refah, lalu Resef; anak orang ini ialah Telah, dan anak orang ini ialah Tahan, 7:26 dan anak orang ini ialah Ladan, dan anak orang ini ialah Amihud, dan anak orang ini ialah Elisama, 7:27 dan anak orang ini ialah Nun, dan anak orang ini ialah Yosua.

Andalan

BELAJAR DARI YESUS UNTUK MENGAJAR DI KELAS KOLOSAL


BELAJAR DARI YESUS UNTUK MENGAJAR DI KELAS KOLOSAL

Matius 5:1-12

Naik ke atas bukit ( ada panggung tinggi yang dapat dilihat sampai audience yang ada di belakang.)

Yesus berbicara ( audio sangat diperhatikan dalam acara semacam ini, dimana soundsystem harus mendukung)

Dan mengajar ( tetap kita dapat melakukan pengajaran untuk jumlah orang banyak / kolosal)

 

Gambaran Rundown sesi anak, sbb

  1. PUJIAN PEMBUKA ( 30 menit)
  2. PEMBUKA TIAP SESI ( 15 menit)

Berbahagialah ( Kata BERBAHAGIALAH diulangi sampai 9 kali- di sini kita temukan unsur PENGULANGAN)

Kalimat Puisi ( artinya kita bisa gunakan NARASI lain sbb:

  • Yel Yel
  • Pantun
  • Power Statement
  • Theme Song
  • Yes or No
  • Tepuk tepuk
  • Dll

Yang mengandung ungkapan pendek, sarat makna dan mudah dihafalkan.

Oleh karena itu dalam 7 sesi ini kita akan membuat 7 variasi kalimat narasi tersebut dalam beberapa varian, yang disesuaikan dengan intisari 7 sesi tersebut, untuk menanamkan nilai-nilai yang ingin ditanamkan di setiap sesi, sbb:

  • Sahut-sahutan Pembicara dengan umat
  • Sahut-sahutan Umat dengan Umat
  • Berupa tanya jawab yang dijawab dengan Yes or No
  • Berupa power statement yang diucapkan bersama-sama dalam bentuk yel –yel atau dengan gerakan dan tepukan
  • Dll

 

  1. INTI MATERI ( 30 menit)
  • Kita akan gunakan trik trik menarik perhatian awal dari massa dengan cara-cara sbb:
    • Meniup peluit ajaib
    • Menirukan tepuk tepuk oleh pembicara
    • Musik menggelegar saat pembicara masuk ke ruangan, pembicara membuat atraksi lucu, dlsb ( ada WL sebagai pemanggil)
    • Adegan kejutan/ disertai musik kejutan ( ada WL sebagai pemanggil)
    • Kostum dan acsesories kejutan dari pembicara/ disertai musik ( ada WL sebagai pemanggil)
    • Hadiah yang dijanjikan atas keterlibatan dan ketertiban umat/ disertai musik
    • Pemutaran film di awal/ disertai musik
  • Inti materi akan melihat dari cara YESUS mengajar Ucapan Bahagia, pada frase “Karena……………….”
  • Inti materi selalu akan merupakan paduan dari metode ini
    • Game
    • Performance yang menarik
    • Guest Star/ Bintang Tamu
    • Congregation May Joint ( keterlibatan Umat)
    • Keterkaitan dengan buku acara/ isian/ dll untuk menambah point, dll
  • Semua inti materi adalah jawaban dari pertanyaan “ Mengapa…????” dengan jawaban “ Karena…..” jadi semua materi akan mengacu pada HUBUNGAN SEBAB AKIBAT INI. Karena hal ini sangat mudah dicerna oleh pendengar dalam jumlah banyak/ kolosal.

 

  1. PENUTUP TIAP SESI ( 15 menit)

Untuk nilai kebenaran Firman Tuhan, akan dibuat 7 ayat emas yang berbeda pada tiap sesi. 7 ayat emas ini akan tertera pada buku acara dan akan masuk dalam materi lomba/ jika ada sesi pendamping berupa aneka lomba.

Ayat emas ini akan menjadi PENUTUP TIAP SESI.

Ayat emas akan dikemas secara menarik dan mengashikkan , karena tiap pengulangan ayat emas akan menggunakan metode yang berbeda pada tiap sesinya.

Andalan

SINOPSIS CAMP ANAK DENGAN THEMA THE EXCELLENT GENERATION


 

Sinopsis yang saya tulis di bawah ini untuk sementara ini hanya berupa SINOPSIS saja, karena sinopsis ini TIDAK JADI dipakai dalam sebuah acara. Oleh karena itu, saya tidak berjanji untuk menulis materinya satu per satu, kecuali pada suatu waktu nanti ada kesempatan untuk thema ini diangkat dalam sebuah acara lainnya.

Jika tidak diterbitkan dalam sebuah tulisan di blog JCA ini amat sayang, karena sinopsis yang disusun untuk pelaksanaan  4 hari 3 malam ini, telah saya konsultasikan pada seorang ahli bahasa Inggris, untuk memastikan tiap judulnya tepat secara pembahasaan, mengingat saya tidak ahli dalam bahasa Inggris. Untuk itu saya ucapkan terima kasih banyak pada Sdr Stefano Kevin , dari GPdI Siloam, Sengkaling, Kota Wisata Batu, yang telah menolong saya mengedit judul-judul dalam bahasa Inggris. Tuhan memberkati Sdr Stefano Kevin dengan luar biasa.

Namun apabila teman-teman dapat menjadikan materi ini tidak hanya untuk Camp Anak, tetapi juga bisa dijadikan materi berseri untuk Sekolah Minggu di gereja masing-masing.

Sekalipun hanya berupa sinopsis, kerinduan saya, sinopsis ini dapat berguna bagi pelaksanaan camp anak di banyak tempat, mengingat thema THE EXCELLENT GENERATION ini sangat bagus.

 

SINOPSIS

THE EXCELLENT GENERATION

  • Tidak semua point akan disampaikan pada sesi, melainkan juga ada beberapa point akan disampaikan pada acara pendamping, semisal api unggun, game, dll, atau materi pendamping seperti buku acara, renungan pagi, dll
  • Semua materi SESI akan dimasukkan dengan metode utama, metode TOKOH, sehingga semua point-point yang disampaikan sudah menjadi suatu kesatuan dengan TOKOH tersebut, sehingga dengan mengingat tokoh tersebut, maka secara automatis anak-anak pun dapat mengingat point-point yang disampaikan.
  • Semua materi akan diusahakan dibuat dengan alat peraga semurah dan semudah mungkin, sehingga tidak akan menjadi beban biaya yang berat bagi siapa pun yang mengeluarkan dana.

 

Definisi Excellence adalah: Keunggulan

  • Mutu yang baik sekali, Mutu yang tinggi, Keunggulan, Melampaui, Mengatasi, Melebihi, Mengungguli, Hal yang sangat baik

Definisi Excellent adalah; Unggul

 

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala

dan bukanmenjadi ekor,

engkau akan tetap naik

dan bukan turun, e

apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu,

yang kusampaikan pada hari ini

kaulakukan f  dengan setia,

28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang

ke kanan atau ke kiri g

dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini,

dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

 

7 langkah menjadi Generasi yang Excellence / Generasi Unggul

Diadaptasi dari tulisan ini:

https://hellenicnews.com/7-keys-to-cultivating-a-spirit-of-excellence-by-delatorro-l-mcneal-ii/

DIADAPTASI  MENJADI 8 LANGKAH

 

Penggambaran 8 langkah ini dalam 2 paragraf:

Tuhan ingin mengangkat kita menjadi KEPALA

dan bukan menjadi EKOR.

Ketika kita menjadi generasi unggul,

maka kita akan dapat menjadi Pemimpin yang luar biasa

di masa datang.

Ketika kita menjadi pemimpin yang luar biasa,

maka Tuhan akan pakai hidup kita

memberi pengaruh yang luar biasa kepada lebih banyak lagi orang,

dibandingkan apabila kita tidak menjadi pemimpin/

atau tidak menjadi unggul/

atau tidak menjadi generasi pemimpin yang memiliki keunggulan,

maka pengaruh yang kita berikan hanya pada sedikit orang saja.

 

Ketika kita ingin menjadi generasi unggul,

mula pertama kita harus

menginginkan untuk menjadi

generasi yang unggul,

dengan cara kita mau belajar dari generasi unggul di Alkitab

bagaimana mereka bisa menjadi unggul;

seperti misalnya apa saja karakter mereka,

bagaimana mereka disembuhkan dari luka hati di masa lalu,

bagaimana mereka berhasil memimpin diri sendiri,

teman-teman, anggota, bahkan dapat memberi pengaruh yang baik

kepada pemimpin,

serta bagaimana mereka dapat bekerja secara TIM,

dan apa sebenarnya kata Alkitab mengenai resep rahasia

untuk bisa menjadi generasi unggul.

Untuk menjadi generasi unggul ternyata

memiliki hati yang mau melayani adalah wajib kita punyai,

dan lebih teliti lagi daripada itu, ternyata kita pelajari bahwa keunggulan itu didapat dari ;

mau berjalan pada mil yang kedua,

setia perkara kecil dan berintegritas/ dapat dipercaya.

Setelah kita menjadi generasi unggul

kita harus dapat mempertahankan keunggulan

yang sudah kita capai itu

dengan terus menjadi unggul

serta menghancurkan semua pengghalang keunggulan.

 

RENCANA SINOPSIS 7 SESI UTAMA DAN 1 POINT PENDAMPING, TOTAL 8 POINT

  1. DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION ( Inginkan menjadi generasi unggul)

Karena Tuhan mendesign hidup kita sebagai kepala dan bukan ekor ( Ulangan 28:13)

Oleh karena itu dalam hidup kita kita harus punya keinginan untuk menjadi luar biasa, karena kita punya tujuan ilahi dalam hidup kita ( God’s purpose), yaitu menjadi pribadi yang memuliakan nama-Nya. ( Yesaya 43:7)

Orang yang excellent akan berdiri di hadapan raja-raja ( Amsal 22:29)

TOKOH; DANIEL ( bukti bahwa Daniel Excellent Daniel 1:19, 21, Daniel 5:29, Daniel 6:29)

 

  1. LEARN FROM EXCELLENT GENERATION.( Belajarlah dari generasi unggul)

Ada tokoh-tokoh Alkitab yang digambarkan memiliki keunggulan dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka, mari kita contoh hal-hal positif dari hidup mereka, karena mereka memiliki GOLD CHARACTER/ karakter emas ( TEKUN, SETIA, BERSABAR, TAHAN UJI, DLL). Ada lima sisi karakter emas dapat dilihat dari , jadi teladan dalam : ( I Tim 4:12)

  • Jadi teladan dalam Perkataan
  • Jadi teladan dalam tingkah laku
  • Jadi teladan dalam kasih
  • Jadi teladan dalam kesetiaan
  • Jadi teladan dalam kesucian

 

Karena setiap point pada SIL ini sudah menggunakan TOKOH, maka khusus untuk sesi 2 ini, kita akan  pilih salah satu dari tokoh-tokoh Alkitab pada sesi ini yaitu YOSUA. Point GOLD CHARACTER OF JOSHUA ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING.

Lihatlah bahwa trauma masa lalu yang bisa menghambat hidup mereka harus dapat diatasi ( YOSUA SEMBUH DARI TRAUMA MASA LALUNYA) SEMBUH DARI TRAUMA  ini akan disampaikan dalam SESI INTI DARI SESI 2 INI

Orang-orang seperti ini akan TETAP naik dan bukan TURUN/ memiliki kepemimpinan. LEADERSHIP ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh Yosua

Self Leading, Leading line, Leading down, Leading up, overcome the enemy

Kelima dimensi kepemimpinan itu akan kita teliti pada pribadi Yosua

Lihatlah orang-orang ini dapat bekerja sama dengan orang lain yang dapat menutupi kekurangan mereka, dalam suatu team work yang baik. Bagaimana Yosua sebagai seorang yang dapat bekerja secara Team akan kita lihat. TEAM WORK ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh YOSUA

TOKOH; YOSUA ( Bukti bahwa Yosua Excellent : Yosua 24:31,Hakim-hakim 2:7)

 

  1. GAIN ACCESS TO EXCELLENT GENERATION.( Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

Dapatkan resep di balik layar untuk bagaimana bisa menjadi unggul

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
  • Paduan Mazmur 2 dan Yosua 1 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung
  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari

TOKOH DAUD; ( Bukti bahwa Daud Excellent  II Samuel 23:1)

 

  1. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE (Generasi unggul yang melayani)
  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

  1. GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT.( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi tentang bagaimana menjadi unggul)
  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)
  • Setia pada perkara kecil akan membuat kita dipercaya pada perkara besar ( Lukas 16:10) ( Think big and start small)
  • Integritas ; Benar pada perkara kecil akan benar dalam perkara besar ( Lukas 16:10)

TOKOH: RUT

( Bukti bahwa Rut Excellent  adalah Kabar tentang Rut pun sampai ke telinga Boaz, Rut 2: 11-12)

 

  1. LAUNCH YOUR EXCELLENCE. ( Meluncurkan Keunggulanmu)

Kenali potensimu/ bakatmu (multiple intelligences)

Luncurkanlah potensimu dan kembangkanlah  untuk kemuliaan Tuhan

TOKOH; YESUS ( Yesus unggul dalam semua dimensi kecerdasan)

Materi ini selain ada pada sesi utama, juga akan dipakai dalam acara pendamping

 

  1. MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT ( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)
  • Jangan cepat puas dengan pencapaian terbaikmu
  • Terus tingkatkan keunggulan terakhirmu
  • Adakan terus perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll

Tokoh: Raja Yosia

( Bukti bahwa Raja Yosia excellent II Raja-raja 23: 25)

 

  1. ENEMIES OF BEING EXCELLENT ( Musuh-Musuh Pencapaian Excellent )

Orang yang ingin menjadi excellence, harus menyingkirkan penghalang-penghalang, dan ini yang harus dilakukan:

  • TIDAK AKAN Mengambil jalan pintas
  • TIDAK AKAN Melakukan hal-hal yang murahan
  • TIDAK MAU setengah-setengah.

( POINT INI AKAN DISAMPAIKAN DALAM ACARA PENDAMPING)

 

 

ACARA-ACARA PENDAMPING dapat dipersiapkan dalam 7 mata acara , yang bisa menjadi pemikiran, sbb

  1. Gold Character of Joshua dapat disampaikan dengan GAME BOLA LEMBAR, SEBAGAI ACARA PENDAMPING DARI POINT NOMOR 2.
  2. Leadership dari tokoh Yosua dapat disampaikan melalui Game semacam Simulasi. SEBAGAI ACARA PENDAMPING DARI POINT NOMOR 2
    1. Self Leading dapat dimasukkan dalam point/ lomba tiap pribadi sepanjang acara berlangsung
    2. Leading line, leading down dalam 1 acara pendamping
    3. Leading up dan overcome the enemy dalam 1 acara pendamping
  3. Tim Work dari tokoh Yosua juga dapat disampaikan melalui GAME kartu. SEBAGAI ACARA PENDAMPING DARI POINT NOMOR 2
  4. 8 Pos dimensi kecerdasan dengan game-game, untuk memperkenalkan 8 dimensi kecardasan para tokoh Alkitab, sehingga anak-anak dapat diperkenalkan pada dimensi kecerdasan mana yang menjadi minat mereka. ( kita belum dapat mengukur bakat, namun hanya sebatas minat anak) SEBAGAI ACARA PENDAMPING DARI POINT NOMOR 6. Jadi pada point 6 nanti di sesi hanya akan dibahas 8 dimensi kecerdasan dari Yesus, namun pada pos –pos akan ditonjolkan tokoh tokoh Alkitab lainnya dengan dimensi kecerdasan mereka masing-masing.
  5. ACARA PENDAMPING DARI POINT NOMOR 8 bisa disampaikan melalui OUTBOND/ LOMBA/ KOMPETISI jebakan.

 

 Bahan saat teduh pagi  terdiri dari 3 hari

Bahan saat teduh malam terdiri dari 3 malam

Dengan membahas sbb:

  1. Bacaan dan renungan untuk latar belakang tokoh Daniel
  2. Bacaan dan renungan untuk latar belakang tokoh Daud
  3. Bacaan dan renungan untuk latar belakang tokoh Janda Sarfat
  4. Bacaan dan renungan untuk latar belakang tokoh Rut
  5. Bacaan dan renungan untuk latar belakang tokoh Yesus
  6. Bacaan dan renungan untuk latar belakang tokoh Raja Yosia

Khusus Tokoh Yosua akan diberikan semacam activity lewat buku acara, misalnya teka teki silang dll- yang tetap mengacu pada materi tentang latar belakang dan perenungan tentang tokoh Yosua Atau bisa juga semacam isian tanya jawab/ daftar yang harus diisi.

 

Andalan

KUNCI JAWABAN PEMBICARA USIA PEMUDA SESI 4 FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY


KUNCI JAWABAN PEMBICARA UNTUK SESI 4

USIA PEMUDA

 

Pada saat tiap kelompok presentasi, kita bisa cocokkan hasil penelitian mereka dengan kunci jawaban sebagai berikut, agar kita bisa menambahkan apa yang masih kurang dalam jawaban mereka, atau bila jawaban mereka sudah lengkap, kita tinggal menggaris bawahi saja apa yang perlu ditekankan.

  1. Ester :
    1. Ester taat pada papa angkatnya, untuk tidak memberitahukan dia dari bangsa mana ( Ester 2:10)
    2. Taat pada papa angkatnya, untuk menghadap raja, untuk membela bangsa Israel di hadapan raja, walaupun jika tidak dipanggil, kalau raja marah, bisa –bisa Ester dihukum mati. ( Ester 4: 12-16)
    3. Ester sangat menghormati ayah angkatnya ( Ester 2: 20)
    4. Inilah upah yang didapat oleh ESTER:
      1. Umur panjang ( tidak dihukum mati) ( Ester 5:2)
      2. Keadaannya baik ( Ester 8:3-4)
  • Rumah / tanah ( Ester 8:1)
  1. Berbahagia ( Ester 9;22)
  1. Daud:
    1. Taat pada papanya saat disuruh mengantarkan makanan pada kakak-kakaknya yang sedang berperang. Walaupun kakak-kakaknya selama ini sering mengejek dia karena iri kepadanya. Sampai di sana, ternyata Tuhan memberi kemenangan saat Daud berperang melawan Goliat. ( I Sam 17:17)
    2. Tetap menghormati orang tuanya, walaupun orang tuanya kurang sayang kepadanya. (I Sam 16:11, I Sam 22:1-4)
    3. Inilah upah yang didapat oleh DAUD ;
      1. Umur panjang ( I Taw 29:28)
      2. Keadaannya baik ( menang dari Goliat) I Sam 17:51
  • Tanah ( I Sam 8- hak-hak raja)
  1. Berbahagia ( I Taw 29:28)
  1. Yusuf
    1. Taat pada ayahnya untuk mengantarkan makanan pada kakak-kakaknya ( Kejadian 37:13-14)
    2. Menghormati orang tuanya, dengan memelihara ayahnya yang sudah tua ( Kejadian 47:12)
    3. Upah yang didapat Yusuf
      1. Umur Panjang ( kejadian 50:26)
      2. Keadaannya baik ( Kejadian 50:22-23)
  • Tanah ( kejadian 47: 5-6)
  1. Berbahagia ( I Tawarikh 5:1-2 Hanya Yusuf yang mendapatkan triple doa berkat dari ayahnya, yaitu doa berkat untuk dia dan untuk Efraim dan Manasye ( Kejadian 48: 15-16, 19-22, 49:22-26)
  1. Rut:
    1. Taat kepada ibu mertuanya, saat ibu mertuanya menyuruhnya untuk tetap memungut jelai di ladang Boaz. ( Rut 2: 22-23)
    2. Tetap menghormati ibu mertuanya, walaupun ibunya bukan orang yang kaya. ( Rut 1: 16-18)
    3. Inilah upah yang didapat oleh RUT;
      1. Alkitab tidak mencatat umur daripada Rut waktu dia meninggal, namun nama Rut tercatat dalam silsilah Yesus Kristus, karena menjadi nenek moyang daripada Daud.
      2. Baik keadaannya ( Rut 4:13), mendapatkan anak, walaupun dari pernikahan sebelumnya Rut tidak mendapat anak
  • Berbahagia ( Rut 4:13)
  1. Tanah ( tanah milik mendiang suami pertamanya, ditebus oleh Boas, yang kini menjadi suaminya, sama saja tanah itu kembali kepadanya) ( Rut 4:9-10)
  1. Hofni dan Pinehas
    1. Tidak taat kepada orang tua mereka ( I Sam 2: 22-25)
    2. Tidak menghormati orang tua mereka ( I Sam 2: 22-25)
    3. Inilah akibat tidak taat dan tidak hormat pada orang tua:
      1. Tidak mendapat umur panjang ( I Sam 4:11)
      2. Tidak mendapat tanah ( I Sam 2: 36- makanan saja tidak punya apalagi tanah)
  • Tidak baik keadaannya ( I Sam 2:31, I Sam 4: 19-22 Anak Pinehas dilahirkan dalam keadaan kakeknya mati, ayahnya mati, omnya mati, dan ibunya mati. Nubuatan Tuhan digenapi bahwa tidak akan ada kakek dalam keluarga ini)
  1. Tidak berbahagia ( sudah jelas, karena mati muda dan gagal dalam pertempuran)
  1. Absalom
    1. Absalom tidak mentaati dan tidak menghormati ayahnya
      1. Absalom suka ‘mendesak’ ayahnya, II Sam 13: 25,27
      2. Absalom tidak menghormati ayahnya, dengan mengakali ayahnya, Daud ( II Samuel 13: 23-29)
  • Absalom tidak menghormati ayahnya, dengan minggat, pergi tanpa pamit II Sam 13: 37)
  1. Absalom tidak menghormati orang yang lebih tua, dia membakar ladang Yoab ( II Sam 14: 30)
  2. Absalom mengadakan persepakatan gelap untuk menggulingkan pemerintahan ayahnya ( II Sam 15:1-12)
  1. Dan inilah akibatnya:
    1. Absalom tidak mendapatkan umur panjang ( II Sam 18:14)
    2. Absalom tidak baik keadaannya, mati dengan cara mengenaskan (II Sam 18:9, 14), tiga anak laki-laki Absalom yang belum sempat diberi nama, telah meningga di usia bayi, sehingga yang bertahan sampai dewasa adalah hanya putrinya bernama Tamar, II Sam 14:27, 18:18
  • Absalom tidak berbahagia ( II Sam 18:18) tidak mempunyai anak laki laki sebagai penerus namanya, sehingga dia sampai harus mendirikan tugu peringatan bagi dirinya sendiri.
  1. Elisa
    1. Walaupun tidak secara langsung menunjukkan ketaatan kepada ayahnya, ayat ini menunjukkan bahwa Elia taat kepada orang tuanya
      1. I Raja 19:20-21 Elia bin Safat adalah dari keluarga kaya, tetapi dia ikut bekerja di antara pekerja ayahnya, dengan ikut membajak
    2. Elia menghormati orang tuanya ( I Raj 19: 20)
    3. Inilah upahnya:
  2. Elia mendapat umur panjang, walaupun Alkitab tidak mencatat umur Elisa waktu mati, tetapi menurut penelitian, Elisa melayani sebagai nabi sepanjang lebih kurang 60 tahun, itu artinya kemungkinan bila Elisa mengikut Elia dari usia 20 tahun, maka usianya setidaknya 80 tahun-an
    • Setelah Elia diangkat ke sorga dalam angin badai, ia diakui oleh pemimpin dari anak-anak nabi sebagai penerus Elia dan terkenal di Israel. Sesuai permintaannya, ia diberi Tuhan “dua bagian” (dua kali lipat) dari kuasa Elia (2 Raja-raja 2:9); dan bekerja selama 60 tahun (892–832 SM) sebagai “nabi Israel” (2 Raja-raja 5:8).
  3. Elisa mempunyai rumah ( II Raj 6: 32)
  4. Elisa baik keadaannya, sampai akhir hidupnya masih melayani Tuhan ( II Raj 13: 14-21), bahkan mayat yang terkena pada tulang-tulang mayatnya dapat bangkit)
  5. Elisa berbahagia ( sampai akhir hayatnya dapat melayani Tuhan II Raj 13: 20)

 

 

 

 

 

 

 

Andalan

KAPITA SELEKTA SESI 3 PARENTING- FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY


PADA SESI 3 INI, ada 3 pilihan  materi parenting, yang dapat dipilih peserta, tentu saja akan ada dibutuhkan banyak pembicara.

Pilihan 1 ( Kuasa Bahasa Sentuhan yang Mencerdaskan)

KUASA BAHASA SENTUHAN 2017

KUASA BAHASA SENTUHAN edit 2017

Pilihan 2 ( Mendidik anak di era Digital)

MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL KWB 2018

MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL KWB 2018

Pilihan 3 ( Mengembalikan peran ayah dan ibu kepada perannya semula sesuai Alkitab)

MENGEMBALIKAN PERAN AYAH DAN PERAN IBU

KARTU PERAN

 

Sinopsis lengkap FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY dapat dilihat di link ini:

SINOPSIS LENGKAP RESTORE OUR FAMILY

Andalan

SESI 1 DAN 4 PARENTING FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY


15 POLA ASUH URUT NEG POS 2018

Sayang sekali, power pointnya tidak berhasil saya unduh.

Sinopsis lengkap RESTORE OUR FAMILY dapat diklik di link sbb

SINOPSIS LENGKAP RESTORE OUR FAMILY

 

SESI 1 khusus membahas POLA NEGATIF dalam mendidik anak

SESI 2 khusus membahas POLA POSITIF dalam mendidik anak

 

 

Andalan

MATERI PEMUDA SESI 1 FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY


Dalam Family Camp Yayasan Jenius Cara Alkitab kali ini, sangat banyak usia pemuda Tuhan kirimkan, yang sebelumnya tidak kami perkirakan, oleh karena itu, saya ditolong Tuhan membuat materi khusus untuk usia pemuda.

Untuk Sesi 1 bisa anda unduh di sini

SESI 1 BAPAKU YANG BAIK USIA PEMUDA

SINOPSIS LENGKAP dari Restore Our Family dapat anda lihat di link ini

SINOPSIS LENGKAP RESTORE OUR FAMILY

Andalan

DRAFT KONSELING FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY


Berikut ini adalah draft konseling yang bisa anda pakai dalam Family Camp dengan thema Restore Our Family, untuk peserta yang membutuhkan konseling dapat sebelumnya mengisi draft ini dulu, sebagai penolong panitia dapat mengarahkan dalam waktu dan konselor yang tepat sesuai kebutuhan peserta.

FORMULIR KONSELING

Sinopsis Family Camp dengan thema Restore Our Family dapat anda buka di link ini

SINOPSIS RESTORE OUR FAMILY

 

Andalan

RESTORE OUR FAMILY


Restore Our Family adalah pengembangan dari materi Restore My Family, yang tempo hari digelar di GBI Diaspora Sejahtera Malang, khusus untuk anak-anak dan ada juga beberapa sesi khusus bersama orang tua yang didatangkan di 1 sesi serta api unggun.

SEMUA SINOPSIS RESTORE MY HEART

bisa anda lihat di link ini:

SINOPSIS RESTORE MY HEART

( semua materi anak kecil sampai besar ada pada tautan di atas, sedangkan sisanya di sini adalah materi pemuda dan parenting serta materi raya, yang dapat melengkapi materi di atas bila diselenggarakan berupa FAMILY CAMP)

Materi Restore Our Family adalah untuk RETREAT KELUARGA, yang kali ini digelar oleh Yayasan Jenius Cara Alkitab, di Dusun Sahabat Alam, Malang, tanggal 27-29 Desember 2018 nanti.

 

SINOPSIS FAMILY CAMP

RESTORE OUR FAMILY

 

VISI;

Terjadinya restorasi dalam keluarga-keluarga di Indonesia.

 

Ayat Thema:

Maleakhi 4: 5-6

 

Ibadah Pembukaan ( Ibu Yayuk Wahyuni)

Materi                         : Mazmur 133, Maleakhi 4:5-6

Menekankan pada bagaimana Tuhan merindukan setiap keluarga boleh menjadi keluarga yang rukun ( Mazmur 133) , dan mengalami restorasi seperti yang Tuhan janjikan di Maleakhi 4:5-6. Hal inilah yang menjadi isi hati Tuhan dalam family camp ini, untuk setiap keluarga mengalami suatu restorasi besar-besaran. Tangkaplah isi hati Tuhan ini dalam seluruh rangkaian 3 hari 2 malam ini.

 

SESI 1 ( Ibu Grace Sumilat)

PARENTING; POLA ASUH ( 1)

Pola-pola asuh yang salah dalam keluarga akan dibahas, di mana pola-pola asuh ini harus dihancurkan dan diganti dengan pola-pola asuh yang baik yang akan nanti dipaparkan pada sesi 4.

 

KKR 1 ( Bpk Hans Tattu, kesaksian oleh Sdri Rafik, Altar Call oleh Ibu Sherly P. Rumimpunu)

Luka itu telah sembuh.

Belajar dari Yusuf, untuk bisa mengenali ciri-ciri hati yang terluka dan harus memutuskan untuk sembuh dari luka. Orang tua yang terluka di masa lalunya akan menjadi orang tua yang melukai anak-anaknya. Anak-anak yang terluka oleh orang tuanya juga akan menjadi generasi yang terhambat. Generasi yang terluka akan membawa luka itu pada generasi yang berikutnya lagi. Semua generasi pada akhirnya harus sembuh dari luka hati bila ingin mengalami sebuah restorasi dalam keluarga.

 

 

 

 

 

 

RENUNGAN PAGI ( 1) ( Bpk Denny Tololiu)

BAHASA KASIH DALAM KELUARGA

I Korintus 13:1-7

Bahasa kasih adalah bahasa universal yang dapat diberikan dan dapat diterima oleh semua anggota keluarga. Kasih dalam sebuah keluarga adalah ikatan yang secara kokoh mempersatukan setiap anggota kepada anggota keluarga yang lain.

 

SESI 2 ( Ibu Sherly P. Rumimpunu)

PASUTRI. POLA TIGA GENERASI

Ketika mempelajari bagaimana Tuhan memulihkan keluarga Adam dan Hawa, di sinilah akan terungkap, bagaimana isteri harus bersikap kepada suami, dan sebaliknya bagaimana suami harus bersikap kepada isteri, dan bagaimana keduanya bergandengan tangan dalam mencetak generasi yang takut akan Tuhan. Ketika pola yang benar ini berjalan, maka dari generasi ke dua, ke tiga dan ke empat akan mengalami dampaknya. Keluarga-keluarga yang menerapkan pola tiga generasi dalam takut akan Tuhan ini, menjadi keluarga-keluarga yang dipakai Tuhan untuk menegakkan kerajaanNya di atas muka bumi ini.

 

SESI 3

Kapita selekta akan dihadirkan dalam sesi 3 ini, untuk memberikan pilihan materi yang mana yang dapat menjawab kebutuhan yang paling genting di hadapi di zaman sekarang, yang bisa saja berbeda pada tiap keluarga.

KAPITA SELEKTA 1. PARENTING. Mendidik Anak di Era Digital ( Ibu Yayuk Wahyuni)

Bagaimana menyiasati keadaan zaman now dalam mendidik anak di era digital

KAPITA SELEKTA 2. PARENTING. Kuasa Bahasa Sentuhan yang Mencerdaskan ( Ibu Sherly P. Rumimpunu)

Bagaimana mendidik dengan penuh sentuhan ilahi

KAPITA SELEKTA 3. PARENTING. Mengembalikan Peran Ayah dan Ibu sesuai Apa Kata Alkitab ( Bpk Hans Tattu dan Ibu Titin Tattu)

Bagaimana mengetahui apa kata Alkitab tentang peranan ayah dan ibu.

 

SESI 4 ( Ibu Grace Sumilat)

PARENTING; POLA ASUH ( 2)

Pola-pola asuh yang salah dalam keluarga sudah dibahas di sesi 1, di mana pola-pola asuh ini harus dihancurkan dan kini kita akan bahas bagaimana menerapkan pola-pola asuh yang baik yang dibahas dalam Alkitab.

 

 

 

KKR II

ABBA BAPA ( Ibu Grace Sumilat, Altar Call oleh Bpk Denny Tololiu)

Bagaimana kisah anak yang hilang dalam Alkitab, menjadi suatu cerminan hati Bapa Surgawi terhadap kita anak-anaknya, dan bagaimana kisah yang sama menjadi suatu cerminan hati anak-anak kepada orang tuanya.

 

API UNGGUN ( Sdri Erlina)

VALUE IN OUR FAMILY DAN RESTORE MY FAMILY

Bagaimana nilai-nilai yang sudah ada dalam keunikan setiap keluarga didifinisikan dan bagaimana nilai-nilai ini disharingkan kepada keluarga yang lain menjadi suatu mutiara bersama yang pada akhirnya menjadi saling menginspirasi.

Pada termin Restore my family, tiap orang tua akan meminta maaf pada anak-anak mereka, dan tiap anak-anak akan meminta maaf pada orang tua mereka. Tiap orang tua akan mendoakan harapan terindah buat anak-anak mereka dan tiap anak anak akan berterima kasih pada setiap orang tua mereka.

 

RENUNGAN PAGI  ( 2) ( Bpk Titin Tattu)

RUMAHKU ADALAH KELUARGAKU.

Tuhan ingin kita menjadikan keluarga kita sebagai sebuah rumah yang kita dambakan, karena ada nilai-nilai kerajaan sorga di dalamnya.

 

SHARING DENGAN MEDIA DAKON ( Breafing oleh Ibu Grace Sumilat)

DARI HATIKU KE HATIMU

Melalui sharing pada tiap keluarga ini, diharapkan satu dengan yang lain, setiap anggota keluarga boleh diberi ruang untuk terbuka, tidak diganggu oleh orang lain atau pihak lain. Media dakon menolong tiap anggota keluarga boleh memakai setiap kesempatan yang ada untuk sharing dengan tanpa bisa mengelak, karena terikat oleh aturan main bermain dakon.

Saling mendoakan akan menjadi bagian yang paling penting sebagai akhir daripada sharing ini.

 

IBADAH PENUTUP ( Bpk Hans Tattu)

KELUARGAKU ADALAH RUMAHKU

Tidak ada keluarga yang sempurna, tetapi kita akan belajar memperkokoh nilai-nilai positif di dalam keluarga kita

 

 

 

Ada beberapa penyesuaian materi dan pernak pernik terkait Family Camp ini bila anda mau ikut mempersiapkan untuk pelaksanaan di tempat anda masing-masing/ di gereja atau di instansi anda atau kota anda sendiri.

Untuk itu saya akan muat berupa tautan yang akan menggiring anda pada link baru terkait materi tersebut.

DRAFT EVALUASI FAMILY CAMP

DRAFT FORMULIR BANTUAN DOA

MATERI API UNGGUN DAN DRAF API UNGGUN

DRAF KONSELING FAMILY CAMP

MATERI SESI 1 UNTUK USIA PEMUDA

MATERI SESI 2 UNTUK USIA PEMUDA

khusus sesi 3, semua usia akan digabung, termasuk usia pemuda

MATERI SESI 3 untuk semua usia

MATERI SESI 4 UNTUK USIA PEMUDA

IBADAH PEMBUKAAN FAMILY CAMP

IBADAH PENUTUP FAMILY CAMP

KKR 1 LUKA ITU TELAH SEMBUH

KKR 2 ABBA BAPA

RENUNGAN PAGI 1 RESTORE OUR FAMILY

RENUNGAN PAGI 2 RESTORE OUR FAMILY

SESI 1 DAN 4 PARENTING FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY

SESI 2 PASUTRI FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY- POLA TIGA GENERASI

SESI 3 PARENTING KAPITA SELEKTA FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY

 

 

 

 

 

 

Andalan

SINOPSIS PEKAN ROHANI ANAK DENGAN THEMA; RESTORE MY HEART/ PEMULIHAN HATI BAPA MALEAKHI 4: 5-6


SINOPSIS

PEKAN ROHANI ANAK

GBI DIASPORA SEJAHTERA

MALANG

Semua persiapan property dapat dibuka di sini:

KLIK DI SINI UNTUK PERSIAPAN SEMUA PROPERTY

Lanjutkan membaca “SINOPSIS PEKAN ROHANI ANAK DENGAN THEMA; RESTORE MY HEART/ PEMULIHAN HATI BAPA MALEAKHI 4: 5-6”