BELAJAR MENJADI PENULIS MATERI ANAK SESI 8


Temu buku sesi 8 kali ini sudah mulai menjurus pada teknik penulisan materi anak. Namun karena banyak genre penulisan, hanya dua saja yang akan dibahas, yaitu penulisan STORY dan juga penulisan MENCIPTA GAME/ LOMBA

BEBERAPA GENRE PENULISAN:

STORY/ CERITA:

Memang kita sudah sepakat bahwa buku KURIKULUM KREATIF YAYASAN JENIUS CARA ALKITAB ini nantinya TIDAK DIDOMINASI OLEH STORY, namun demikian STORY tetap kita pakai untuk menjadi suatu cara menyampaikan KONTEN/ISI materi.

Contoh:

Dalam metode CHRISTMAS FASHION SHOW- tetap antara tokoh yang satu dengan tokoh yang lain membutuhkan penjelasan dalam bentuk STORY.

Bagaimana cara menulis STORY?

  1. Mengandung tokoh utama, tokoh pembantu
  2. Mengandung PENDAHULUAN, INTI DAN PENUTUP
  3. Mengandung pelukisan suasana dalam bentuk tulisan
  4. Mengandung alur, apakah alur maju, mundur, maju-mundur, atau mundur-maju, atau maju-mundur-maju, atau mundur-maju-mundur.
  5. Mengandung penggambaran karakter tokoh yang ada di benak penulis, sehingga saat tokoh itu dimunculkan berupa dialog/dll, maka yang muncul adalah karakter tokoh itu, bukan karakter si penulis itu sendiri.
  6. Mengandung penggambaran emosi yang dimungkinkan muncul pada setiap peristiwa, pada setiap tokoh, dengan keunikan masing-masing keadaan atau keunikan masing-masing orang.
  7. Semakin banyak kalimat langsung, maka semakin menarik.
  8. Penulis perlu mendata apa yang dia tangkap dari peristiwa/kisah yang akan dikisahkan, apa yang ditangkap penulis dari mata, telinga, hidung, lidah, kulit, sebagai pintu masuk penulis untuk mengimajinasikan peristiwa yang sesungguhnya, sehingga penulis pun dapat memberi gambaran yang lengkap kepada para pembaca dengan melibatkan mata-hidung-telinga-lidah-kulit daripada pembaca, sehingga pembaca pun dapat merasakan apa yang didalami sebelumnya melalui 5 panca indera penulis.
  9. Memperhatikan bahasa yang cocok untuk usia anak
  10. Menyajikan cerita siap pakai, yang bisa secara instan dipakai guru pembaca buku pegangan guru ini. Dengan cara menuliskan kata per kata, seolah-olah penulis sedang bercerita kepada anak-anak, namun cerita itu dituliskan dalam bentuk tulisan.
  11. Menambahkan pada titik-titik yang diperlukan bagaimana pada titik-titik tersebut CARA MENJADIKAN SISWA SEBAGAI PEMAIN DAN BUKAN SEBAGAI PENONTON BELAKA. Dalam hal ini harus ada kejelasan apa yang akan dilakukan siswa dan kemungkinan-kemungkinan apa yang nanti akan disebutkan siswa/tingkah seperti apa yang kemungkinan akan dilakukan siswa- walaupun pada kenyataannya tidak mungkin prediksi itu akan berjalan seratus persen seperti yang diduga oleh penulis.
  12. Menambahkan kata-kata ekspresi seperti misalnya: “Ooooowwwww…..” “Waaaauuuu…” sehingga cerita seakan-akan hidup sebagai bahasa lisan, walaupun disajikan dalam bentuk tulis.
  13. Mencantumkan bagaimana tata cara cerita pada saat cerita ini akan dilaksanakan beserta dengan metode lainnya.
  14. Mencantumkan sumber penulisan ( misalnya dari ayat apa, dari kisah apa, dari link apa, inspirasi kisah dari mana, dst)
  15. Menambahkan dalam bentuk kurung;
    1. Catatan alat peraga yang dibutuhkan pada titik-titik cerita yang diperlukan
    2. Catatan mimik muka guru saat bercerita pada titik-titik cerita tertentu yang diperlukan
    3. Catatan gerak-gerik guru saat bercerita pada titik-titik cerita tertentu yang diperlukan
    4. Catatan pergantian kostum/acsesories saat bercerita pada titik-titik cerita tertentu yang diperlukan
    5. Catatan pergantian suara pada titik-titik cerita yagn diperlukan
    6. Mendahului cerita dengan menambahkan informasi; Yang Dipersiapkan Guru:…..,…..,…. dst.

SEKEDAR MENGINGATKAN TERKAIT MATERI SESI 7 DENGAN PENULISAN STORY INI;

  1. Foto/ Video pada saat cerita ini dilaksanakan di sekolah minggu/ di pelayanan anda. Tambahkan keterangan foto. Catat tanggal foto diambil. Simpan dalam folder yang sama dengan word tempat anda menyimpan catatan materi.
  2. Gambar dari GOOGLE- harus dipilih yang tidak ada tandanya- alias yang free/gratis/tidak berbayar.
  3. Gambar dari GOOGLE- harus ditulis URL-nya, dan nanti URL akan dicantumkan dalam buku
  4. Video dari YouTube tidak dapat kita muat dalam DVD Pelengkap buku, jika Video itu bukan buatan kita sendiri. Yang bisa dilakukan adalah : MENULISKAN URL LINK YouTube pada materi.
  5. Video harus diberi keterangan: TONTONAN GURU/ atau TONTONAN MURID. Karena itu berbeda, Video yang ditonton guru adalah agar guru mendapatkan informasi yang diperlukan guru. Namun tontonan murid adalah agar murid diajak menonton bersama tayangan tersebut.
  6. Jika ingin membuat Video sendiri, maka harus ada keterangan dalam Video tersebut:
    1. Nama pengajar
    2. Nama kelas
    3. Nama gereja
    4. Judul materi
    5. Nama penulis materi
    6. dst

 

 

 

 

 

BAGAIMANA MENCIPTAKAN GAME ATAU LOMBA DAN MENULISKANNYA?

Terkadang kita mau tidak mau akan menciptakan GAME, dalam penulisan kita nanti.

Memang ada banyak sekali dijual buku game. Namun tidak semua game dari buku-buku tersebut akan cocok dengan tujuan kita. Karena game yang kita ciptakan ini akan sangat spesifik dengan tujuan pencapaian materi pelajaran bab itu, sedangkan game yang ada  di buku-buku belum tentu cocok untuk mencapai tujuan tersebut.

Baiklah, akan saya berikan tips memilih game yang cocok dari buku-buku game yang ada, dan bagaimana cara menuliskannya.

MENGAMBIL GAME DARI BUKU GAME

  1. Cantumkan sumber buku
  2. Pilih game yang sesuai thema /tujuan bab yang sedang kita tulis.
  3. Jika mengadakan modivikasi game, maka akan kita tulis DIMODIVIKASI oleh:……
  4. Jika hanya idenya saja yang kita ambil, sedangkan perubahan yang kita buat terlalu banyak, maka akan kita tulis IDE DIAMBIL DARI ………………………………
  5. Praktekkan dahulu game tersebut, sehingga dapat mengetahui apakah game tersebut sudah siap pakai dalam arti sudah pas alatnya-caranya-bahannya-aturan mainnya, dll.

MENCIPTA GAME SENDIRI

  1. Menciptakan game yang sesuai dengan thema/ tujuan pencapaian yang kita inginkan.
  2. Jika anda menciptakan game ini sendiri, karena anda penulis bukunya, tidak perlu mencantumkan nama anda sebagai pencipta game. Otomatis pembaca tahu, bahwa game ini ciptaan anda sendiri, karena tidak diberikan referensi ini dari buku orang lain.
  3. Tentukan bahan/ alat yang diperlukan apa
  4. Tentukan bahan/alat yang diperlukan jumlahnya berapa ( nantinya hal ini terkait dengan jumlah pemain perorangan atau jumlah pemain kelompok)
  5. Alat atau bahan bisa juga tidak perlu menyediakan, karena kita pun bisa membuat game dengan menggunakan apa saja yang ada pada tubuh manusia ataupun memanfaatkan ruangan/ tembok/angin/bayangan/ dll.
  6. Tentukan bahan pengganti apa yang bisa dipakai, bila bahan yang kita rancangkan sulit di dapat di perdesaan.
  7. Tentukan apakah game ini outdoor atau indoor atau bisa kedua-duanya.
  8. Tentukan apakah game ini perorangan atau kelompok.
  9. Jika game ini kelompok. Tentukan bagaimana caranya membagi kelompok, apakah dengan kartu nomor kelompok, apakah dengan menyanyi dan kemudian meminta mereka berkumpul 4-4, dll
  10. Tentukan usia pemain, apakah akan dicampur anak kecil tengah dan besar ataukah akan dibagi dalam kategori kelompok umur.
  11. Tentukan game ini jika dimainkan oleh kelompok maka tiap kelompok akan terdiri dari minimal berapa orang, maksimal berapa orang. Bagaimana jika jumlah orang di acara itu sangat banyak sekali , apakah akan dipakai sistem perwakilan, ataukan dipakai sistem BABAK, di mana tiap-tiap orang semua akan main secara BERGILIRAN BABAK. Dan nanti ada babak Final sebagai penentuan pemenang.
  12. Tentukan aturan main
    1. Siapa yang berhak main duluan, apakah dengan ping-sut, undian, apakah yang bisa ayat emas hari itu, ataukah yang berhasil menjawab pertanyaan, dst
    2. Tentukan score
    3. Tentukan cara pencatatan score apakah dengan mengumpulkan point berupa kartu, bola, dll, ataukah dengan dicatat, dst
    4. Tentukan aturan waktu,
      1. apakah dengan memperhitungkan siapa yang tercepat, dengan jawaban/cara yang betul
      2. ataukah dengan memperhitungkan dalam waktu yang sama, siapa yang terbanyak.
  • Ataukah campuran keduanya, waktu di tentukan dan kualitas hasil diperhitungkan juga.
  1. Tentukan kriteria bila itu dibutuhkan
  2. Tentukan juri yang diperlukan:
    1. Kriteria pemilihan juri/ kompetensi juri yang bagaimana yang diperlukan dalam game ini
    2. Jumlah juri
  • Dimana juri harus duduk/ di area mana, dst
  1. Tentukan kolom-kolom penilaian sesuai kriteria
    1. Jumlah judul yang lebih sedikit akan kita masukkan sebagai JUDUL KOLOM
    2. Jumlah judul yang lebih banyak akan kita masukkan sebagai JUDUL BARIS
  • Sediakan tempat untuk TOTAL NILAI
  1. Sediakan tempat untuk nama juri
  2. Tuliskan rentang nilai yang diperlukan
  3. Buat format untuk TOTAL NILAI JURI
    1. Kolom isian nilai dari juri 1, 2, 3 dst
    2. Total nilai semua juri

 

  1. Tentukan hadiah yang diperlukan, apakah hadiah langsung, hadiah perorangan, hadiah pemenang, hadiah finalis, dll
  2. Dalam membuat game ada beberapa prinsip yang kita pegang:
    1. Prinsip keadilan
    2. Prinsip keberuntungan yang berlaku secara adil bagi semua pemain yang diukur dari kesempatan yang sama untuk meraih keberuntungan.

Penulis: jeniuscaraalkitab

Menjadi Alat di Tangan Tuhan untuk Mencetak Generasi Jenius bagi Kemuliaan Nama Tuhan

1 thought on “BELAJAR MENJADI PENULIS MATERI ANAK SESI 8”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s