SEMINAR PARENTING ATAU GURU MENGENAL GAYA KEPRIBADIAN ANAK


MENGENAL GAYA KEPRIBADIAN ANAK

Diambil dari http://mediabisnisonline.com/mengenal-4-kepribadian-dasar-manusia/

Dominance (D)

Orang dengan sifat Dominance (D) kuat,

suka mencapai hasil dengan cepat,

suka akan tantangan dan hal bidang baru

serta mengambil otoritas.

Mereka akan merasa nyaman pada lingkungan penuh kekuasaan dan wewenang dengan kesempatan untuk dapat meningkatkan prestasi individu.

Si Dominan suka bertanggung jawab dan tidak ingin berada di bawah kendali orang lain dan paling nyaman ketika mereka dapat mengontrol lingkungan.

Mereka bekerja dengan baik ketika mereka bebas dari kontrol dan pengawasan.

Si dominan selalu memunculkan ide besar, sehingga sering memegang kendali dan pembuat keputusan yang cepat.

Akan tetapi si Dominan sering melewatkan detail, kurang berkomitmen, dan sering tidak memperdulikan penilai dan perasaan orang lain.

Sehingga orang dengan dominancekuat, membutuhkan orang lain sebagai penasehat, menghitung resiko, fakta penilitian. Biasanya orang dengan kecendrungan Dominan akan mampu mengemban tugas sebagai pimpinan, misalnya CEO atau Presiden.

Influence (I)

Individu dengan pengaruh Influence (I)

perilakunya cenderung cepat,

akan tetapi lebih suka berada dan bekerjasama dengan orang lain ketika mengerjakan sebuah tugas.

Mereka suka menghibur.

Mereka berpengaruh dan pintar mengambil hati orang.

 

 

Menjadi terkenal dan dielu-elukan banyak orang adalah hal yang mereka suka.

Sehingga mereka bisa sangat senang bergaul pada komunitas dan kelompok untuk memperbanyak channel.

Si Influence menikmati berhubungan dengan orang lain dan membuat kesan baik, berbicara lantang dan menciptakan lingkungan yang positif dan antusias.

Orang dengan sifatInfluence lebih suka dalam bidang pembinaan dan konseling.

Sayangnya, orang dengan tipe ini memiliki perasaan yang halus dan tidak berkonsentrasi dengan tugas yang sekarang di hadapi.

Mereka lebih cocok sebagai penasehat.

Mereka membutuhkan orang lain untuk mencari fakta, berkomunikasi lengkap, menghormati ketulusan, memberi penghargaan atas hal-hal kecil, melakukan pendekatan secara logis.

Steadiness (S)

Seseorang dengan Steadiness dikenal dengan

konsistensinya melakukan sesuatu sampai berhasil/selesai,

tidak berorientasi pada kecepatan tetapi pada konsistensi.

Paling baik untuk menciptakan harmoni di tempat kerja.

Kontribusi paling positif untuk si S ini adalah menjadi pendengar sejati, sabar, suka membantu dan pandai mengendalikan keadaan.

Individu dengan “S” perilaku gaya fokus pada bekerja sama dengan orang lain untuk menyelesaikan tugas mereka.

Kelemahannya adalah tidak memiliki motivasi diri yang kuat, sehingga cepat berubah dan mudah dipengaruhi orang lain (apalagi kalau sudah kena pengaruh si influence) dan enggan membuat keputusan.

Karena karakteristik si S inilah, maka tipe ini memerlukan orang yang dapat menekan dan membantu memprioritaskan tugas, pekerjaan, dan memiliki fleksibilitas tinggi dalam prosedur kerjanya. Dalam rangka memiliki efektivitas yang optimal, individu ini perlu diberitahu secara mendalam tentang perubahan yang akan datang sesegera mungkin agar dapat menyesuaikan.

 

Si Steady akan nyaman berada pada lingkungan yang minimal konflik, berorientasi pada tugas kelompok, memiliki penghargaan yang tulus, dan percaya pada kemampuan orang lain.

Compliance (C)

Compliance

menghasilkan pekerja tekun,

fokus pada kualitas dan ketepatan.

Ciri orang dengan sifat kuat Compliance adalah teliti.

Tipe ini akan nyaman berada dalam lingkungan yang memiliki ekspektasi kinerja yang jelas.

Mereka senang melakukan apa saja yang berdampak baik.

Si compliance biasanya teguh dalam pendirian dan  pilihannya.

Terkadang terkesan ngotot.

Sifat positif yang dapat diambil dari si C adalah orangnya teliti,

berfikir kritis,

menggunakan pendekatan secara halus dan analitis,

memiliki rencana yang matang,

dapat menyelesaikan masalah dengan baik,

profesional,

diplomatis dan punya loyalitas tinggi.

Kelemahannya adalah cenderung meragu dan terkesan lambat dalam pengambilan keputusan karena terlalu teliti. Maka pekerjaan yang dilakukan akan terproses dengan lambat, pendendam, dan terlalu kritis. Orang yang sangat teliti, akan membutuhkan orang lain untuk berkompromi dan mengambil keputusan yang cepat. Sehingga si C biasanya bekerjasama di bawah komando si Dominance sebagai seorang Wakil Presiden atau Asisten Manajer.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s