JCA RESTORE OUR FAMILY MINGGU 13


MINGGU 13

JANGAN MEMBUNUH

Bacaan Alkitab untuk keluarga Minggu Ini

Hari Bacaan Judul Bacaan
Selasa Keluaran 20:13 Perintah ke enam; Jangan membunuh !
Rabu Kejadian 4:1-16 Hati panas dan muka muram, berkuasa atas dosa
Kamis I Samuel 18: 6-12 Saul ingin membunuh Daud
Jumat Matius 27:1-10, Kisah Rasul 1: 16-20 Yudas Iskariot Membunuh Diri
Sabtu II Sam 11:1-27 Daud melakukan pembunuhan berencana atas Uria
Minggu I Yohanes 3:15 Membenci saudara
Senin I Yohanes 1:9 , Lukas 23:34, Markus 11:26 Diampuni dan Mengampuni

 

Ayat Emas Minggu Ini:

Keluaran 20:13

Jangan membunuh

Keluaran 20:13

 

Catatan Penting:

Setelah memperkatakan firman Tuhan ini berulang-ulang dengan gerakan, kini  ulangi beberapa kali lagi dengan cara sbb:

  • Dalam satu menit , bisa mengucapkan kata “Jangan membunuh” sebanyak berapa kali.
  • Dipertandingkan masing –masing orang mendapat waktu 1 menit secara bergilir.

Siapa yang berhasil mengucapkan “Jangan membunuh” paling banyak dalam 1 menit, dia menjadi pemenangnya.

PERSIAPAN AYAH BUNDA MINGGU KE 12, UNTUK FAMILY TANGGAL 15-21 September 2020
SELASA Masing-masing anak 1 buah Alkitab  
1 Buah alat pemutar film
   
 
 
  1 kamera Abadikan kegiatan bersama anak anda
RABU Masing-masing anak 1 buah Alkitab  
  1 gulung Tali rafia warna kuning  
  1 gulung Tali rafia warna hitam  
  1 buah gunting  
  1 buah Lakban bening  
  Print nama area Hamba Kebenaran

Hamba Dosa

Sudah disediakan di design materi ini 
  1 buah Sepidol hitam kecil  
  1 buah Kamera Abadikan kegiatan bersama anak anda
KAMIS Masing-masing anak 1 buah Alkitab  
  1 buah Senter sorot  
  1 buah Kamera Abadikan kegiatan bersama anak anda
JUMAT Masing-masing anak 1 buah Alkitab  
  Print 1 lembar Gambar 12 murid Yesus  
  1 buah Kamera Abadikan kegiatan bersama anak anda
SABTU Masing-masing anak 1 buah Alkitab  
  1 buah Karton ukuran pholio  Lebih bagus dari bahan daur ulang
  1 pack sepidol
  1 buah Alat tulis  
  1 buah Kamera Abadikan kegiatan bersama anak anda
MINGGU Masing-masing anak 1 buah Alkitab  
  2 perangkat kertas gambar dan alat gambar  
  1 contoh Gambar Yusuf Disediakan contohnya
  1 buah kamera Abadikan kegiatan bersama anak anda
SENIN Masing-masing anak 1 buah Alkitab  
  3 lembar Kertas/ ukuran kartu 
  1 pack Sepidol atau alat tulis menarik lainnya  
  1 kotak Kotak apa saja untuk menyimpan 3 kertas tadi. Kalau bisa hias kotak tersebut dengan kertas kado
  1 buah Kamera Abadikan kegiatan bersama anak anda

 

 

SELASA

Bedah Film

( disarankan untuk anak usia 3  tahun ke atas)

  • Bacaan hari ini; Keluaran 20:13
  • Tujuan: Anak-anak tahu bahwa membunuh itu adalah tindakan berdosa, dan pembunuhan dimulai dari tindakan kekerasan. Iblis berusaha menyuntikkan tindakan kekerasan melalui pengaruh negatif media kepada kita, yaitu melalui adegan-adegan kekerasan melalui film-film. Anak-anak memiliki kepekaan nurani atas kekerasan dan pembunuhan.
  • Ini ceritaku
    • Apakah kalian pernah memukul temanmu? Ceritakan mengapa kamu memukul dia dan bagaimana itu bisa terjadi!
  • Narasi:
    • Hukum Tuhan yang ke enam adalah: Jangan membunuh ( Keluaran 20:13)
    • Yang dimaksud dengan membunuh adalah; menghilangkan nyawa orang.
    • Di dalam kitab Bilangan, dituliskan beberapa macam pembunuhan:
      • Pembunuhan yang terjadi dengan tidak sengaja ( Bilangan 35:11)
      • Pembunuhan dengan alat; benda besi ( Bilangan 35:16), batu di tangan ( Bilangan 35:17); benda kayu di tangan ( bilangan 35L18). Peristiwa ini dianggap pembunuhan
      • Pembunuhan dengan motif; kebencian/ perasaan permusuhan ( Bilangan 35:20-21), sehingga ia menumbuk orang itu, atau melempar dia dengan sengaja, atau memukul dengan tangannya.
      • Pembunuhan tanpa motif permusuhan, tidak ada niat untuk menghikhtiarkan celakanya, pembunuhan yang terjadi secara tidak sengaja; tidak sengaja melemparkan benda, dengan kurang ingat menjatuhkan sesuatu batu kepada orang itu. ( Bilangan 35: 22-28)
    • Kain membunuh Habel dengan cara memukulnya lalu membunuhnya ( Kejadian 4: 8)
    • Apakah kalian tahu bahwa memukul itu tidak baik?
    • Pembunuhan dimulai dari hati yang benci, hati yang memusuhi seseorang, lalu kemudian melakukan pemukulan/ kekerasan, sampai pada akhirnya dengan sengaja membunuh.
    • Banyak film –film yang kita lihat, ada unsur kekerasan dan pembunuhan di dalamnya, ketika kita sering sekali melihat hal ini, maka ini yang akan terjadi hal hal sebagai berikut;

(https://health.detik.com/ibu-dan-anak/d-1435734/efek-adegan-kekerasan-bagi-anak)

  1. Seperti dikutip dari Livestrong, Senin (6/9/2010) ada beberapa efek yang bisa ditimbulkan jika anak-anak melihat adegan kekerasan dari media, yaitu:Berkurangnya rasa empati
    Bagi anak-anak yang menonton tayangan kekerasan akan menganggap bahwa kekerasan adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan konflik atau masalah, sehingga hal ini akan mengurangi rasa empati anak-anak terhadap orang lain. Kondisi ini akan terbawa hingga anak-anak tersebut dewasa dan tumbuh menjadi kepribadian yang keras.

    Hal ini akan membuat anak-anak menjadi tidak peka terhadap penderitaan orang lain. Kondisi ini terutama berlaku pada anak yang berusia di bawah 7 tahun, karena belum bisa membedakan antara fantasi dan juga kenyataan. Salah satu penyebabnya adalah anak-anak sering meniru segala sesuatu yang dilihatnya.
  1. Menjadi anak yang penakut dan terlalu cemas
    Anak-anak akan merasa bahwa dunia ini penuh kejahatan dan tidak aman. Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Michigan menyatakan bahwa efek dari tayangan tersebut bisa membuat kecemasan seseorang meningkat. Meskipun terkadang anak-anak secara sadar mengetahui bahwa itu tidak nyata, tapi tubuhnya bereaksi seolah-olah hal tersebut nyata.

    Adegan kekerasan yang disaksikan di berbagai media bisa memicu mimpi buruk, depresi, gangguan tidur serta rasa takut yang berlebihan. Bahkan bagi remaja bisa berpengaruh terhadap perilaku kekerasan di dalam lingkungannya dan berhubungan dengan gangguan perkembangan otak.
  1. Meningkatkan sifat agresif
    American Academy of Pediatrics menuturkan bahwa hubungan antara adegan kekerasan dengan perilaku agresif sama kuatnya dengan hubungan antara merokok dan kanker paru-paru. Hal ini karena dalam adegan kekerasan selalu identik dengan orang pertama atau ‘jagoan’ yang akan selalu menang, sehingga setiap anak selalu ingin menjadi jagoan tersebut.

    Untuk mengurangi perilaku agresif ini bisa dilakukan dengan mengurangi paparan adegan kekerasan, hal tersebut berdasarkan studi yang dilakukan oleh Internet Solution for Kids di Santa Ana, California.
  • Bedah Film
    • Pilihlah sebuah film yang akan kalian bedah. Film bisa saja film kartun anak-anak.
    • Film harus yang direkomendasikan oleh ayah/bunda
    • Hitunglah berapa kekerasan yang ditunjukkan oleh film itu, misanya memukul, meninju, merebus tokoh, memukul kepalanya dengan benda, melemparkan tokoh itu, menjatuhkan tokoh itu, dst
    • Dalam 15 menit pertama, ada berapa adegan kekerasannya, lalu dalam 15 menit ke dua berapa, dan seterusnya sampai tayangan berakhir.
    • Dari situ kita akan melihat bahwa seberapa banyak kita telah dipengaruhi oleh apa yang kita lihat.
    • Oleh karena itu kit harus kurangi/ hindari/ stop menonton kekerasan.
  • Ceritakan kembali ( Pakailah game topi berputar- nyanyikan suatu lagu, maka ketika lagu berhenti dan topi berhenti pada kepala seseorang, mintalah dia menceritakan ulang apa yang menjadi pelajaran hari ini)-draft ini boleh dicopy untuk NOTE PELAJARAN HARI INI

NOTE PELAJARAN HARI INI

CERITAKAN KEMBALI DENGAN CARA MENIRUKAN GERAKAN DAN KATA-KATA AYAH BUNDA

  • Perintah Tuhan yang ke enam; Jangan membunuh !
  • Membunuh adalah; menghilangkan nyawa orang
  • Pembunuhan dimulai dari ; hati yang benci atau memusuhi seseorang, lalu melakukan kekerasan pada orang itu, dan pada akhirnya membunuh orang itu
  • Melalui Film-film kita banyak melihat adengan kekerasan dan pembunuhan
  • Itu akan membuat ; 1. Berkurangnya rasa empati 2. Menjadi anak penakut/ cemas 3. Sifat Agresif
  • Ayo kita kurangi/ hindari/ stop menonton kekerasan.
  • Pertanyaan
    • Dengan cara bagaimana Kain membunuh Habel?
    • Bagaimana perasaanmu saat tadi kita membedah film dan menghitung berapa banyak adegan kekerasan yang kita lihat?
    • Setelah pelajaran hari ini, apa yang akan kamu lakukan di kemudian hari?
  • Doa malam.
    • Tuhan Yesus, aku ingin menjadi anak yang tidak suka memukul dan berkelahi, karena hal itu tidak baik, tidak menyenangkan hati-Mu, di dalam nama Yesus, amin.
  • Kartu Karakter 52
    • Sign in commitment
      • Stop kekerasan
    • Logo in Paradigm
      • Sarung Tinju ( disilang)
    • Inside power statement
      • Berhenti melakukan kekerasan pada keluargaku
    • Outside power statement
      • Berhenti melakukan kekerasan pada semua orang
    • I declare

Mazmur 17:4-5 Tentang perbuatan manusia, sesuai dengan firman yang Engkau ucapkan, aku telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan kekerasan. Langkahku tetap mengikuti jejak-Mu, kakiku tidak goyang.

  • I do & I desire
    • Aku berhenti melakukan kekerasan/ stop violence, karena aku ingin langkahku tetap mengikuti jejak-Mu.

 

RABU

GAME DUA AREA

  • Bacaan hari ini ; Kejadian 4:1-16, Roma 6:1-23
  • Tujuan: Anak-anak tahu bahwa yang menyebabkan Kain membunuh Habel adalah karena hatinya yang panas dan mukanya yang muram, dan Kain menolak untuk berkuasa atas dosa. Anak-anak belajar menjadi hamba kebenaran dan bukan menjadi hamba dosa.
  • Ini ceritaku:
    • Pernahkah kamu cemberut? Ceritakan mengapa kamu cemberut!
  • Game Hamba Kebenaran dan Hamba Dosa
    • Bagi sebuah ruangan dengan 2 area kotak , menggunakan border/ garis tali rafia, gunting pada ujung kotak, rekatkan dengan lakban bening di lantai, boleh kotak area A berwarna kuning , dan kotak area B berwarna hitam
    • Berdoa pembuka : Bapa, di dalam nama Yesus, semua perkataan di kotak hamba dosa, hanyalah game belaka, kami tidak bersungguh-sungguh mengatakannya, di dalam nama Yesus, amin.
    • Kotak A disebut HAMBA KEBENARAN, sedangkan Kotak B disebut HAMBA DOSA. Beri tulisan pada masing-masing kotak, print dari design yang telah disediakan.
    • Tuan pada kotak A bisa oleh Ayah, dan Tuan pada kotak B bisa oleh Bunda atau sebaliknya
    • Anak-anak boleh masuk ke kotak A atau kotak B, dan pada saat mereka masuk di kotak A atau B itu, mereka harus menuruti semua perintah tuan yang berkuasa di situ.
    • Contoh:di Kotak A; Bermurah hatilah, berikan kue ini pada saudaramu/ temanmu, sekarang !!
    • Contoh; di kotak B; curilah dengan diam-diam barang orang lain yang kamu sukai, sekarang !! ( jelaskan pada anak-anak setelah game selesai, perintah pada kotak B ini hanya sekedar permainan, karena ayah atau bunda tidak dengan sungguhan mengajari kalian mencuri, dll, ini hanya sekedar untuk menjelaskan, beginilah kira-kira bila kita menjadi hamba dosa.
  • Narasi
    • Kesimpulan game: Setiap orang akan diberikan 2 pilihan ini; apakah dia mau jadi hamba dosa, ataupun mau jadi hamba kebenaran. Hamba dosa akan melakukan apa saja yang berdosa, tuannya bernama Iblis, dan akhirnya adalah kedurhakaan. Sedangkan menjadi hamba kebenaran akan melakukan apa saja yang adalah kebenaran, tuannya bernama Tuhan, dan akhirnya adalah pengudusan. Roma 6:1-23
    • Tuhan mengindahkan Habel dan korban persembahannya
    • Tuhan tidak mengindahkan korban persembahan Kain
    • Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram
    • Kain telah diberi peringatan oleh Tuhan, hayuks baca Kejadian 4: 1-8, kita lihat hati Kain menjadi sangat panas dan wajahnya menjadi muram. Tuhan memperingatkan Kain, supaya kain berkuasa atas dosa itu, tetapi Kain tidak mau mendengar apa kata Tuhan, dia justru pergi membunuh Habel.
    • Kain menjadi hamba dosa.
    • Tuhan ingin kita tinggalkan dosa, dan menjadi hamba kebenaran.
  • Ceritakan kembali ( Tunjuk yang tanggal lahirnya paling mendekati 31 Desember, yang bertugas menceritakan kembali)-draft ini boleh dicopy untuk NOTE PELAJARAN HARI INI

NOTE PELAJARAN HARI INI

CERITAKAN KEMBALI DENGAN CARA BERPINDAH-PINDAH DARI TITIK A KE TITIK B

  • Hanya ada dua pilihan dalam hidup kita ( A atau B?- rentangkan ke dua tangan pada 2 pilihan)
  • Jadi Hamba Kebenaran (titik A), ataukah Menjadi Hamba Dosa ( titik B)
  • Tuhan mengindahkan Habel dan korban persembahannya ( titik A)
  • Tuhan tidak mengindahkan korban persembahan Kain ( titik B)
  • Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram ( titik B)
  • Tuhan memperingatkan Kain supaya Kain berkuasa atas dosa ( Tuhan ada di titik A)
  • Tetapi Kain tidak taat kepada Tuhan ( Kain ada di titik B)
  • Kain menjadi hamba dosa ( titik B)
  • Tuhan ingin kita tinggalkan dosa, dan menjadi hamba kebenaran ( beralih dari titik B ke titik A)
  • Pertanyaan:
    • Menjadi hamba dosa itu berakhirnya pada apa? ( Kunci jawaban; kedurhakaan)
    • Menjadi hamba kebenaran itu berakhirnya pada apa? ( kunci jawaban; pengudusan)
    • Apa yang ada di dalam hatimu saat tadi kita bermain game dua ruangan?
    • Apa yang akan kamu lakukan untuk bisa berkuasa atas dosa yang mengintip di depan pintu???
  • Doa Malam :Tuhan, aku ingin menjadi anak yang menjadi hamba kebenaran dan bukan kenjadi hamba dosa, di dalam nama Yesus, amin.
  • Kartu Karakter 53
    • Sign in commitment
      • Menjadi Hamba Kebenaran/ became slaves of righteousness
    • Logo in Paradigm
      • Kendi dan handuk
    • Inside power statement
      • Hati yang mau melakukan kebenaran
    • Outside power statement
      • Wajah yang berseri-seri karena merdeka dari dosa
    • I declare

Roma 6:18 Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran

  • I do & I desire
    • Saat aku melakukan kebenaran dengan hati yang damai dan muka yang berseri-seri, aku telah merdeka dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

 

KAMIS

GAME Sorot Senter

(Disarankan untuk umur 5 ke atas)

  • Bacaan hari ini ; I Samuel 18: 6-12, Roma 12:15
  • Tujuan: Anak-anak merdeka dari rasa iri, karena rasa iri menjadi salah satu penyebab pembunuhan.
  • Ini ceritaku.
    • Apakah kamu pernah merasa iri? Kepada siapa dan mengapa?
  • GAME SOROT SENTER
    • Siapkan senter untuk menyorot orang lain
    • Matikan lampu dan mainkan game sorot senter. ( Bila dirasa terlalu mencekam untuk anak-anak yang terlalu kecil, sisakan satu lampu redup)
    • Semua pemain duduk melingkar
    • Orang pertama akan menyorot orang yang ingin dia sorot
    • Orang yang disorot harus berdiri
    • Orang yang menyorot harus menyebutkan kelebihan orang yang disorot itu
    • Akui kelebihan orang itu tanpa harus iri hati
    • Senter kini akan beralih pada orang yang tadi berdiri
    • Demikian seterusnya sampai semua orang tersorot dan menyorot.
  • Narasi:
    • Kesimpulan game: Ternyata kalau kita mau mengakui kelebihan orang lain, kita akan bebas dari rasa iri.
    • Dan bila kita menyadari bahwa kita juga memiliki kelebihan dari orang lain, kita tidak perlu iri pada orang lain.
    • Mari kita baca I Samuel 18: 6-12, Roma 12:15
    • Mengapa Saul harus iri pada Daud? Bukankah Saul punya kelebihan sendiri?
    • Ketika ada orang yang memuji Daud lebih dari dirinya, Saul tidak perlu iri kan?
    • Tuhan menciptakan kita semua dengan keunikan masing-masing
    • Kita lihat kelebihan Saul itu apa ya di mata Daud?
      • Saul itu adalah seorang pahlawan ( II Sam 1:19, 25)
      • Saul mahir memainkan pedang ( II Sam 1:22)
      • Saul adalah orang yang dicintai dan yang ramah ( II Sam 1: 23)
      • Saul menjadi team work yang kompak bersama dengan Yonatan, anaknya ( II Sam 1:23)
      • Saul berperang engan cepat, dan kuat ( II Sam 1: 23)
      • Saul mendadani orang Israel dengana pakaian mewah dan perhiasan ( I Sam 1: 24)
    • Karena Daud bisa mengakui kelebihan Saul daripada dirinya, maka dia tidak perlu iri pada Saul
    • Tetapi Saul tidak bisa menerima kelebihan Daud , saat Daud dipuji-puji oleh orang Israel, lebih daripada pujian kepada dirinya , sehiingga Saul menjadi iri
    • Iri hati seperti inilah yang akhirnya membuat Saul ingin membunuh Daud, dan melakukan usaha pembunuhan kepada Daud, berkali-kali. Salah satunya adalah Saul melemparkan tombak ke arah Daud, pada saat Daud bermain kecapi untuk dirinya.
  • Ceritakan kembali ( Tunjuk yang tanggal lahirnya paling mendekati 1 Januari , yang bertugas menceritakan kembali)-draft ini boleh dicopy untuk NOTE PELAJARAN HARI INI

NOTE PELAJARAN HARI INI

CERITAKAN KEMBALI DENGAN CARA MENAMBAHKAN GERAKAN

  • UNIK ( gunakan dua jempol mengarah ke atas)
  • KELEBIHAN ( gunakan tanda plus dengan dua jari telunjuk)
  • IRI ( gunakan tanda dua jempol mengarah ke bawah)
  • MEMBUNUH ( gunakan gerakan melemparkan tombak)
  • Tuhan menciptakan setiap orang dengan unik
  • Setiap orang memiliki kelebihannya sendiri
  • Akui kelebihian orang lain
  • Temukan kelebihan diri sendiri
  • Sehingga kita tidak perlu iri
  • Iri hati adalah salah satu hal yang dapat membuat orang dapat membunuh orang lain
  • Perintah Tuhan yang ke enam adalah; Jangan membunuh!
  • Pertanyaan :
    • Sebutkan salah satu kelebihan Saul di mata Daud !
    • Apakah yang kamu pelajari tentang Tuhan dalam pelajaran hari ini?
    • Apakah yang kamu ketahui tentang kelebihanmu menurut dirimu sendiri?
    • Apa yang akan kamu lakukan bila muncul rasa iri pada orang lain?
  • Doa Malam : Tuhan aku tidak perlu iri pada orang lain, karena iri hati itu sangat jahat, dia dapat membuat seseorang menjadi pembunuh. Jadikan aku seorang anak yang mau belajar mengakui kelebihan orang lain, dan melihat kelebihan yang Tuhan taruh di dalam diriku, di dalam nama Yesus, Amin.

 

  • Kartu Karakter 54
    • Sign in commitment
      • Tidak Iri Hati/ Not Jealousy
    • Logo in Paradigm
      • Wajah dengan mata melirik iri/ sirik
    • Inside power statement
      • Mengetahui kelebihan yang Tuhan taruh dalam hidupku
    • Outside power statement
      • Mengakui kelebihan yang Tuhan taruh dalam diri orang lain tanpa rasa iri.
    • I declare

Yakobus 3:16 Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri seniri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

  • I do & I desire
    • Aku tidak akan iri hati pada orang lain, karena aku tahu bahwa Tuhan menciptakan setiap orang dalam kelebihan masing-masing.

JUMAT

Game; Menebak Seseorang

Disarankan untuk anak usia 7 tahun ke atas.

  • Bacaan hari ini : Matius 27:1-10, Kisah Rasul 1: 16-20
  • Ini ceritaku.
    • Apakah kamu pernah merasa putus asa?
  • Tujuan: Anak-anak tahu bahwa bunuh diri juga adalah tindakan pembunuhan terhadap diri sendiri yang juga adalah dosa. Anak-anak menolak spirit bunuh diri.
  • Menebak Seseorang
    • Ayah/ bunda menghadirkan gambar 12 murid Yesus, dari 12 orang murid Yesus ini, ada 1 murid yang ayah/bunda pikirkan secara rahasia.
    • Mintalah anak-anak menanyakan pertanyaan terencana, dan ayah/bunda akan menjawabnya
    • Pada akhir game ini, mintalah anak-anak untuk menebak siapakah murid Yesus yang ayah/bunda pikirkan secara rahasia tersebut?
    • Daftar Pertanyaan Terencana: ( siap print dan gunting bagian ini untuk anak-anak)

SIAPAKAH YANG ANDA PIKIRKAN SAAT INI?

  • Apakah orang itu laki-laki?
  • Apakah dia adalah salah satu dari 12 murid Yesus?
  • Apakah dia punya jabatan di dalam rombongan Yesus?
  • Apakah Alkitab mencatat dia pernah mengucapkan suatu kalimat?
  • Apakah dia pernah mencium Yesus?
  • Apakah dia pernah menjual Yesus?
  • Apakah dia pernah menghianati Yesus?
  • Apakah dia menyesal?
  • Apakah dia bertobat?
  • Apakah dia pernah bunuh diri?
  • KUNCI JAWABAN ORANG TUA
    • Apakah orang itu laki-laki? ( YA)
    • Apakah dia adalah salah satu dari 12 murid Yesus? ( YA)
    • Apakah dia punya jabatan di dalam rombongan Yesus? ( YA, BENDAHARA)
    • Apakah Alkitab mencatat dia pernah mengucapkan suatu kalimat? ( YA)
    • Apakah dia pernah mencium Yesus? ( YA)
    • Apakah dia pernah menjual Yesus? ( YA)
    • Apakah dia pernah menghianati Yesus? ( YA)
    • Apakah dia menyesal setelah dia menjual Yesus? ( YA)
    • Apakah dia bertobat setelah dia menjual Yesus? ( TIDAK)
    • Apakah dia pernah bunuh diri? ( YA)
    • Dia adalah YUDAS ISKARIOT
  • Narasi
    • Kesimpulan ; Game menebak orang.
    • Yudas Iskariot orang yang pernah menjual Yesus dengan mendapatkan uang 30 keping perak
    • Dengan mencium Yesus, maka Yudas Iskariot memimpin rombongan orang-orang yang menangkap Yesus, untuk mereka dapat menangkap Yesus.
    • Setelah Yudas Iskariot tahu bahwa setelah dia menjual Yesus itu, Yesus telah dijatuhi hukuman mati, dia menyesal dan akhirnya dia pergi dan menggantung diri/ bunuh diri
    • Apakah bunuh diri itu? Bunuh diri adalah menghilangkan nyawanya sendiri/ membunuh dirinya sendiri.
    • Ini juga dosa.
    • Waktu perintah Tuhan yang ke enam berkata “Jangan Membunuh”, juga termasuk tidak boleh BUNUH DIRI.
    • Yudas Iskariot menyesal atas dosanya menjual Yesus, tetapi dia tidak bertobat.
  • Menebak Seseorang
    • Ayah/ bunda menghadirkan gambar 12 murid Yesus, dari 12 orang murid Yesus ini, ada 1 murid yang ayah/bunda pikirkan secara rahasia.
    • Mintalah anak-anak menanyakan pertanyaan terencana, dan ayah/bunda akan menjawabnya
    • Pada akhir game ini, mintalah anak-anak untuk menebak siapakah murid Yesus yang ayah/bunda pikirkan secara rahasia tersebut?
    • Daftar Pertanyaan Terencana: ( siap print dan gunting bagian ini untuk anak-anak)

SIAPAKAH YANG ANDA PIKIRKAN SAAT INI?

  • Apakah orang itu laki-laki?
  • Apakah dia adalah salah satu dari 12 murid Yesus?
  • Apakah Alkitab mencatat dia pernah mengucapkan suatu kalimat?
  • Apakah dia pernah berjalan di atas air?
  • Apakah dia pernah menyangkal Yesus?
  • Apakah dia menyesal setelah dia menyangkal Yesus?
  • Apakah dia bertobat setelah dia menyangkal Yesus?
  • Bagaimanakah akhir hidupnya?
  • KUNCI JAWABAN ORANG TUA
    • Apakah orang itu laki-laki? ( YA)
    • Apakah dia adalah salah satu dari 12 murid Yesus? ( YA)
    • Apakah Alkitab mencatat dia pernah mengucapkan suatu kalimat? ( YA)
    • Apakah dia pernah berjalan di atas air? ( YA)
      Apakah dia pernah menyangkal Yesus? ( YA)
    • Apakah dia menyesal setelah dia menyangkal Yesus? ( YA)
    • Apakah dia bertobat setelah dia menyangkal Yesus? ( YA)
    • Bagaimanakah akhir hidupnya? ( dia menjadi pengkotbah di hari Pentakosta)
    • Dia adalah SIMON PETRUS
  • Narasi
    • Kesimpulan ; Game menebak orang.
    • Simon Petrus juga pernah bersalah karena dia pernah menyangkal Yesus
    • Setelah peristiwa itu Petrus menyesal dan juga bertobat
    • Hal inilah yang membedakan Petrus dengan Yudas Iskariot
    • Kalau Petrus menyesal dan bertobat, sedangkan Yudas Iskariot hanya menyesal saja tetapi tidak bertobat
    • Kalau Yudas Iskariot mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, berbeda dengan Petrus, dia menjadi pengkotbah yang luar biasa di hari Pentakosta. Banyak orang bertobat di hari itu.
  • Ceritakan kembali ( Tunjuk yang kelingkingnya paling tinggi , yang bertugas menceritakan kembali)-draft ini boleh dicopy untuk NOTE PELAJARAN HARI INI

NOTE PELAJARAN HARI INI

CERITAKAN KEMBALI DENGAN CARA MENAMBAHKAN MIMIK MUKA DI AKHIR KALIMAT

  • Yudas Iskariot menjual Yesus
  • Dia menyesal tetapi tidak bertobat
  • Dia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri
  • Bunuh diri adalah dosa, karena menghilangkan nyawanya sendiri.
  • Berbeda dengan Petrus
  • Petrus menyangkal Yesus
  • Dia menyesal dan juga bertobat
  • Petrus menjadi seorang Pengkhotbah yang luar biasa
  • Pertanyaan :
    • Apakah membunuh orang lain itu sama dengan membunuh diri?
    • Apa yang kamu rasakan bila membayangkan Yudas Iskariot membunuh diri?
    • Jika kamu melihat artis / orang terkenal yang bunuh diri, apa pendapatmu?
    • Jika seseorang memberi tahu kamu “Bunuh diri aja!” Apa yang akan kau katakan padanya ?
  • Doa Malam : Tuhan, aku tidak mau bunuh diri seumur hidupku, di dalam nama Yesus, amin.
  • Kartu Karakter 55
    • Sign in commitment
      • Menolak Pikiran untuk Bunuh Diri/ Say no to suicidal thoughts
    • Logo in Paradigm
      • Tali gantungan bunuh diri/ diberi tanda silang
    • Inside power statement
      • Aku menolak untuk bunuh diri
    • Outside power statement
      • Aku memilih menyesal dan kemudian disertai pertobatan, daripada bunuh diri.
    • I declare
      • I Yohanes 3:15b. Tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.
    • I do & I desire
      • Aku tidak akan pernah bunuh diri seumur hidupku, karena bunuh diri tidak akan pernah menyelesaikan masalah di hadapan Tuhan dan manusia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SABTU

Menghubungkan Titik –titik dalam Sebuah Draft Perencanaan

Disarankan untuk anak berumur 10 tahun ke atas

  • Bacaan hari ini; II Sam 11:1-27
  • Tujuan; Anak-anak tahu bahwa orang yang melakukan pembunuhan berencana adalah melakukan sesuatu yang jahat di mata TUHAN. Anak-anak berkomitment untuk tidak akan pernah melakukan pembunuhan berencana.
  • Ini ceritaku.
    • Apakah kamu pernah membuat suatu rencana jahat di dalam pikiranmu?

  • Menghubungkan Titik-titik dalam Sebuah Draft Perencanaan
    • Ayah/ bunda membuat suatu draft perencaaan pembunuhan terhadap uria, seperti sebuah peta rencana di atas kertas
    • Tugas anak-anak adalah memberi tanda penghubung urut sesuai dengan kisah ( strategi Daud pada narasi) dari orang tua.
  • Narasi:
    • Daud tidak ikut berperang
    • Daud berjalan-jalan di atas sotoh istana
    • Daud melihat seorang perempuan sedang mandi
    • Daud mencari informasi tentang siapa perempuan itu
    • Ternyata perempuan itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu
    • Daud kemudian berbuat yang tidak sopan kepada Batsyeba yang adalah bukan isterinya
    • Kemudian Batsyeba pulang ke rumahnya
    • Lalu Batsyeba mengandung/ hamil
    • Untuk mengatasi masalah itu, Daud kemudian memanggil Uria dari medan pertempuran
    • Daud menuruh Uria pulang ke rumahnya, pula memberinya hadiah
    • Ketika Uria menolak untuk pulang ke rumahnya, Daud membuat rencana berikutnya
    • Daud membuat Uria mabuk, tetapi Uria tetap dalam keadaan mabuk, tetap tidak pulang ke rumahnya
    • Setelah segala cara Daud untuk menutupi dosanya berbuat tidak sopan kepada Batsyeba gagal, maka Daud merencanakan sebuah pembunuhan berencana, sbb; (berikan tanda penghubung pada draft perencanaan pembunuhan atas Uria)
      • Waktu pagi hari
      • Surat Untuk Yoab
      • Isi surat “ Tempatkanlah Uria di barisan depan dalam pertempuran yang paling hebat, kemudian kamu mengundurkan diri dari padanya, supaya ia terbunuh mati.”
      • Surat dikirim melalui perantaraan Uria sendiri
      • Ketika Uria mati, aku bebas mengambil Batsyeba menjadi isteriku
      • Dan dosaku memperlakukan Batsyeba dengan tidak sopan, tidak akan ketahuan siapa pun.
    • Daud berhasil dengan rencananya, Uria benar-benar mati di medan pertempuran, tetapi yang dilakukan Daud itu adalah Jahat di mata Tuhan.
    • Pembunuhan yang direncanakan adalah hal yang jahat di mata Tuhan
    • Ketika Tuhan menegur Daud lewat nabi Natan, untungnya Daud segera bertobat.
  • Ceritakan kembali ( Yang namanya dimulai dengan abjad termuda dialah yang bertugas menceritakan kembali)-draft ini boleh dicopy untuk NOTE PELAJARAN HARI INI

NOTE PELAJARAN HARI INI

CERITAKAN KEMBALI DENGAN CARA MENAMBAHKAN MIMIK MUKA DI AKHIR KALIMAT

  • Daud telah berbuat yang tidak sopan terhadap Batsyeba
  • Untuk menutupi dosanya Daud akhirnya membuat rencana untuk membunuh Uria
  • Rencana itu berhasil
  • Uria pun mati di mendan pertempuran
  • Hal yang dilakukan Daud itu adalah jahat di mata Tuhan.
  • Tuhan tidak ingin kita melakukan pembunuhan berencana.
  • Pertanyaan:
    • Rencana yang direncanakan Daud adalah rencana yang baik atau jahat?
    • Apa yang kamu pikirkan tentang hati Tuhan terhadap Uria?
    • Jika kamu tiba-tiba timbul pikiran jahat untuk berbuat jahat pada orang lain, apa yang akan kamu lakukan?
  • Doa malam
    • Tuhan, jauhkan dari hatiku pikiran yang jahat kepada orang lain, di dalam nama Yesus, Amin.
  • Kartu Karakter 56
    • Sign in commitment
      • Tidak merencanakan kejahatan / Not Plan Evil
    • Logo in Paradigm
      • Awan pikiran berisi pedang/ yang kemudian disilang
    • Inside power statement
      • Membuang semua rencana jahat di pikiranku
    • Outside power statement
      • Menolak berbuat jahat kepada sesamaku
    • I declare

Amsal 3:29 Janganlah merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, sedangkan tanpa curiga ia tinggal bersama-sama dengan engkau

  • I do & I desire
    • Aku menolak semua pikiran untuk berbuat jahat kepada sesamaku, karena Tuhan mengenal semua pikiranku.

MINGGU

Melukis Gambar Yusuf

  • Bacaan hari ini; I Yohanes 3:15
  • Tujuan; Anak-anak tahu bahwa membenci seorang saudara sama saja dengan menjadi seorang pembunuh manusia
  • Ini Ceritaku
    • Apakah kamu pernah membenci seseorang? Mengapa kamu membenci dia?
  • Narasi dan MELUKIS BERSAMA
    • Mari kita baca I Yohanes 3:15
    • Ternyata membenci seseorang adalah sama saja dengan membunuh ya, menurut Firman Tuhan di I Yohanes 3:15 tersebut
    • Mari kita mencontoh gambar lukisan Yusuf berikut ini
    • Sembari melukis bersama; sampaikan narasi/ pelajaran ini kepada anak-anak.
    • Yusuf dibenci oleh saudara-saudaranya, sehingga kemudian mereka menjual Yusuf kepada para pedagang
    • Yusuf dijual jadi seorang budak di Mesir
    • Ketika Yusuf di Mesir dia bekerja di rumah Potifar
    • Di situ Isteri Potifar mengajak Yusuf melakukan hal-hal yang tidak boleh dilakukan, karena hal itu tidak sopan
    • Akhirnya Yusuf melarikan diri, dan kemudian difitnah dan dimasukkan dalam penjara
    • Di penjara akhirnya Yusuf bisa menafsirkan arti mimpi juru minuman raja dan juru roti raja
    • Dua tahun kemudian raja Mesir bermimpi dan akhirnya Yusuf dikeluarkan dari penjara untuk mengartikan mimpi raja
    • Singkat cerita Yusuf jadi raja
    • Pada saat tahun kelaparan datang
    • Kakak-kakak Yusuf datang ke Mesir untuk membeli gandum
    • Karena Yusuf pada saat itu membenci mereka, dan belum memutuskan untuk mengampuni mereka, Yusuf pun mengancam pembunuhan pada mereka
    • Mari kita baca pada Kejadian 43:3, 5, 44:26, Pada masa itu seorang raja yang mengatakan ‘jangan melihat mukaku lagi’ artinya sama dengan ‘lebih baik kalian mati saja’
    • Ternyata hati yang membenci itu akan dengan mudah mengancam untuk membunuh/ mengucapkan kalimat ancaman pembunuhan
    • Untunglah pada akhirnya Yusuf bertobat dan akhirnya dia mau mengampuni saudara-saudaranya sehingga mengalir kasih Tuhan.
  • Ceritakan kembali ( Yang namanya dimulai dengan abjad tertua dialah yang bertugas menceritakan kembali)-draft ini boleh dicopy untuk NOTE PELAJARAN HARI INI

NOTE PELAJARAN HARI INI

CERITAKAN KEMBALI DENGAN CARA MEMPERMAINKAN INTONASI SECARA EKSTRIM

  • Membenci orang lain sama saja dengan membunuh manusia
  • Yusuf membenci saudara-saudaranya
  • Maka Yusuf pun mengancam saudara-saudaranya dengan ancaman pembunuhan
  • Tuhan tidak ingin kita membenci orang lain, sebaliknya Tuhan ingin kita mengasihi semua orang
  • PERTANYAAN
    • Samakah antara membenci seseorang dengan membunuh manusia?
    • Apa perasaanmu terhadap ancaman Yusuf pada kakak-kakaknya?
    • Jika kamu sedang membenci seseorang, apa yang harus kamu lakukan?
  • Doa malam
    • Tuhan, bantu aku untuk menjadi orang yang mengasihi semua orang, di dalam nama Yesus, Amin.
  • Kartu Karakter 5
    • Sign in commitment
      • Saling mengasihi/ Love each other
    • Logo in Paradigm
      • Emoji Love hug 2 heart
    • Inside power statement
      • Mengasihi keluargaku
    • Outside power statement
      • Mengasihi semua orang
    • I declare

Yohanes 13:24 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

  • I do & I desire
    • Aku mengasihi sesamaku, karena Tuhan begitu mengasihi aku.

 

 

 

 

 

SENIN

Menuliskan Ayat-ayat penting

  • Bacaan hari ini; I Yohanes 1:9 , Lukas 23:34, Markus 11:26
  • Tujuan; Anak-anak tahu bahwa ada pengampunan bagi pembunuh, dan Yesus berdoa syafaat bagi para pembunuh
  • Ini Ceritaku
    • Pernahkah kamu merasakan suatu ketakutan bagaimana kalau dosa yang ini tidak diampuni oleh Tuhan?
  • Tuliskan ayat-ayat penting ini pada beberapa kartu, simpan di kotak yang khusus dan letakkan di kamarmu
  • Narasi
    • Ada banyak tokoh Alkitab yang pernah membunuh, seperti misalnya Musa, Daud, Rasul Paulus, dll
    • Tetapi Tuhan mengampuni mereka, dan memakai hidup mereka selanjutnya bagi Tuhan dengan luar biasa
    • Jadi pembunuh itu diampuni oleh Tuhan, jika mereka meminta ampun pada Tuhan I Yohanes 1:9
    • Tetapi jika kita tidak mau mengampuni orang yang bersalah pada kita, tetap membenci mereka, maka Bapa di surga juga tidak mengampuni kita. Markus 11:26
    • Padalal orang yang membenci itu sama saja dengan orang yang membunuh.

I Yohanes 3:15

  • Jadi orang yang membenci, dan tidak mau mengampuni, maka dia adalah pembunuh yang tidak diampuni
  • Pembunuh bisa diampuni bila dia mengampuni orang yang dia benci dan kemudian meminta ampun pada Tuhan
  • Pada saat di kayu salib, Yesus pun mengucapkan doa syafaat-Nya buat orang-orang yang telah menyalibkan Dia, yang telah membunuh Dia di kayu salib.
  • Yesus berkata dalam Lukas 23:34 “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
  • Yesus pun mengampuni orang yang telah menyalibkan Dia.
  • Maukah kita berhenti dari setiap dosa kepahitan? Kepahitan adalah menyimpan rasa pahit/ ketika orang menyakiti hati kita, lalu kita bertahan untuk tidak mau mengampuni mereka.
  • Menceritakan kembali:
    • I Yohanes 1:9 ,
    • Lukas 23:34,
    • Markus 11:26
  • Pertanyaan
    • Apakah pembunuh bisa diampuni?
    • Apakah orang yang tidak mau mengampuni dosanya bisa diampuni oleh Bapa?
    • Apa yang harus kamu lakukan bila kamu menyimpan kepahitan?
  • Doa malam
    • Tuhan, aku mau mempersembahkan talentaku kepada Tuhan, untuk kemuliaan Tuhan, di dalam nama Yesus, amin.
  • Kartu Karakter 57
    • Sign in commitment
      • Mengampuni/ forgive
    • Logo in Paradigm
      • Akar yang tercabut dari tanah
    • Inside power statement
      • Aku mau mengampuni orang-orang yang telah melukaiku
    • Outside power statement
      • Aku mau berdamai dengan orang-orang yang telah melukaiku
    • I declare
      • Matius 6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
    • I do & I desire
      • Aku akan mengampuni orang yang melukai aku karena Bapaku juga telah mengampuni aku. 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s