MINGGU XXXI MEMPERSIAPKAN GENERASI RAJA-RAJA


MINGGU XXXI

MEMPERSIAPKAN GENERASI RAJA-RAJA

disusun dengan anugrah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

 

Generasi yang ada dalam kandungan keluarga kita saat ini, harus dicetak menjadi raja, menjadi pemimpin, menjadi orang yang berpengaruh di akhir zaman ini, menjadi orang kunci kegerakan Tuhan atas dunia.

 

Oleh karena itu kita akan pelajari dari para raja-raja, bagaimana ayah dan ibu mereka mengambil peran penting dalam pertumbuhan mereka dan bagaimana keintiman dengan Tuhan ternyata menjadi suatu bagian yang sangat penting bagi keturunan kita.

 

 

Sebelum kita bicara panjang lebar mengenai rhema ini, maka alangkah baiknya bila kita pelajari dulu fungsi ayah dan ibu, yang kita batasi saja berdasarkan kitab Amsal.

 

PERIHAL TUGAS AYAH DAN IBU

 

Perhatikan pada Amsal 1:8 Salomo menulis seperti ini;

 

1:8 Hai anakku, m  dengarkanlah didikan ayahmu, n  dan jangan menyia-nyiakan ajaran o  ibumu

 

TUGAS AYAH ADALAH MENDIDIK

SEDANGKAN TUGAS IBU ADALAH MENGAJAR ( Amsal 1:8)

 

DIDIKAN = Amsal 1: 8= muwcar = didikan, hajaran, penghajaran, teguran, kecaman, tegoran, ganjaran, peringatan, pelajaran.

 

Mendidik, Itu adalah tugas ayah. Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat ( Amsal 29:15)

 

Ams 29:15 Tongkat dan teguran 1  mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya. y 

 

 

AJARAN = Amsal 1: 8 = towrah= ajaran, pengajaran, pengajaran TUHAN,

Taurat Tuhan, hukum Tuhan, undang-undang,

petunjuk, ketentuan, keputusan.

 

Mengajar, itu adalah tugas ibu. Tetapi bila sang ibu telah mengajar dengan baik, tetapi si anak dibiarkan saja oleh ayahnya, tidak dididik oleh ayahnya, maka sang ibu akan menanggung malu. Apalagi bila sang ayah adalah penyembah berhala, teladan baik apa yang akan ditinggalkan pada anaknya? Jelas tidak ada.

 

Ams 29:15 Tongkat dan teguran 1  mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya. y 

 

Nanti pembahasan ini akan berulang, ketika kita di bagian akhir membahas tentang mengapa raja ini dan raja itu sudah mendapat pengajaran yang baik dari ibunya, tetap saja ketika jadi raja, hidupnya tetap menjadi penyembah berhala.

 

 

PENYEBUTAN NAMA IBU SEORANG RAJA

YANG MENYERTAKAN NAMA BANGSA DARI PEREMPUAN TERSEBUT.

 

  1. Ada perkecualian pengkalimatan, pada ibu dari raja Rehabeam, yang adalah isteri Salomo, menunjukkan bahwa Alkitab sangat menonjolkan bahwa degradasi kehidupan rohani bangsa Yehuda dimulai dari kekacauan yang terjadi pada keluarga Salomo ini.

IBU DARI RAJA REHABEAM

1Raj 14:21

Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon.

1Raj 14:31

Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon.

2Taw 12:13

Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon.

 

IBU DARI REHABEAM ( BIN SALOMO)

bahasa penyebutan dari ibu dari Rehabeam ini lain dari yang lain: yaitu: SEORANG PEREMPUAN ….Amon ( nama bangsa asing)

 

Nama Naama ini, ditulis sampai DUA KALI dalam menceritakan satu raja yang sama. Dan rekor ini menjadi lebih lagi, ketika kitab Tawarikh juga menyebut nama ini, jadi total disebut 3 kali.

 

Fungsi seorang ibu sebagai pengajar Amsal 1:8 mengindikasikan bahwa NAAMA adalah GURU bagi REHABEAM bin Salomo, yang mengajar Rehabeam dengan pengajaran penyembahan berhala khas bani Amon.

 

 

1Raj 14:21

Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon.

1Raj 14:31

Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon.

2Taw 12:13

Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon.

Perhatikan di sini, gaya bahasa pengkalimatan yang dipakai di kitab Tawarikh tetap konsisten.

 

Pada nama-nama ibu ibu raja raja yang lain, penyebutan dengan gaya bahasa pengkalimatan seperti ini, tidak pernah ada lagi, jadi ini hanya unik pada ibu daripada Rehabeam ini saja.

 

Tidak pernah muncul kalimat semacam ini, contohnya:

 

Nama ibunya ialah Atalya, seorang perempuan Israel. Jadi hanya muncul gaya bahasa seperti itu hanya pada ibunda daripada Rehabeam ini saja. Dia adalah seorang perempuan Amon, yang diperistri oleh Salomo.

 

 

 

 

 

 

 

PENYEBUTAN NAMA IBU SEORANG RAJA

YANG MENYERTAKAN LATAR BELAKANG KELUARGA DARI PEREMPUAN ITU YANG TIDAK TAKUT AKAN TUHAN

 

 

  1. Ada gaya bahasa pengkalimatan yang sama pada banyak perempuan sebagai ibu-ibu dari para raja raja ini. Akan tetapi bila dijelaskan bahwa perempuan itu sebagai seorang ibu pengajar yang mengajarkan hal penyembahan berhala, yang jahat di mata TUHAN, pastilah Alkitab menjelaskan dengan jelas sejelas jelasnya. Itu akan dibahas dan diulas.

 

 

IBU DARI RAJA AHAZIA

2Raj 8:26

Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri raja Israel.

2Taw 22:2

Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri.

 

Ibu dari Raja AHAZIA.

ATALYA adalah ibunda dari RAJA AHAZIA

ATALYA adalah anak Ahab. Ahab adalah anak Omri

Atalya disebut sebagai CUCU OMRI

Kekuatan penyembahan berhala dari Omri, turun ke Ahab, turun ke Atalya. Pola tiga generasi yang meneruskan pola jahat, pola penyembahan berhala.

 

Kitab tawarikh menuliskan embel embel; cucu Omri ….raja Israel untuk menjelaskan bahwa di sini terjadi bahwa Ahazia sebagai raja kerajaan Yehuda menikah dengan anak dari raja Ahab, cucu dari raja Omri, dari kerajaan Israel.

 

II Raja-raja 8 ayat 26 masih berlanjut di ayat 27 sbb;

Ia berumur dua puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri raja Israel. Ia hidup menurut kelakuan keluarga AHAB dan ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN sama seperti keluarga Ahab, sebab ia adalah SEORANG MENANTU DARI KELUARGA ITU.

 

Di sinilah kita dapat menarik kesimpulan, bahwa pengajaran ATALYA, sebagai seorang ibu kepada raja Ahazia adalah PENGAJARAN PENYEMBAHAN BERHALA.

 

Demikian juga terjadi pada Maakha, ketika dia mengajarkan penyembahan berhala pada anaknya, maka Alkitab juga mencatat dengan jelas.

 

 

 

 

 

BAGAN KELUARGA

Batsyeba                       DAUD                      Maakha

putri Talmai, Raja Gesur

 

SALOMO        ABSALOM  TAMAR YG DIPERKOSA AMNON

 

REHABEAM                     TAMAR                                   URIEL

 

 

MAAKHA

???                                        RAJA ABIAM/ABIA

 

RAJA ASA…… memecat Maakha neneknya.

 

 

 

IBU DARI RAJA ABIA/ RAJA ABIAM

I Raja 15: 2

Nama ibunya ialah Maakha , anak Abisalom.

2Taw 13:2

Nama ibunya ialah Mikhaya, anak Uriel dari Gibea.

Jadi raja Abia atau raja Abiam ini adalah orang yang sama dengan pemunculan nama yang berbeda. Maakha adalah cucu dari Absalom, namun dalam penyebutan bisa disebut Maakha anak Abisalom. Maakha punya nama lain Mikhaya, ayahnya bernama Uriel.
Di sini saya lihat, ternyata pola tiga generasi terjadi di sini. Maakha meneruskan pola penyembahan berhala kepada anak dan cucunya.

 

RAJA ASA

1Raj 15:10

Nama neneknya yang perempuan ialah Maakha, anak Abisalom.

NENEK DARI RAJA ASA adalah seorang perempuan yang sama yang adalah ibu dari raja Abiam.

 

1Raj 15:13 Bahkan ia memecat Maakha, p  neneknya, dari pangkat ibu suri, q  karena neneknya itu membuat patung Asyera yang keji. Asa merobohkan r  patung yang keji itu dan membakarnya di lembah Kidron.

 

 

Pengajaran Maakha yang menyembah pada berhala ( I Raj 15:13) akan memperlihatkan,  hasilnya, raja Abiam ( yaitu anaknya)  hidup dalam segala dosa yang telah dilakukan ayahnya sebelumnya dan ia tidak dengan sepenuh hati berpaut pada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, moyangnya.

 

Sedangkan, pengajaran Maakha yang sama, hasilnya bisa berbeda pada raja Asa ( yaitu cucunya) adalah; ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN seperti Daud, bapa leluhurnya.

 

 

NAMA IBU DARI RAJA ASA tidak dicatat dalam Alkitab. Itu artinya Raja Asa tidak mendapat ajaran dari ibunya. Ibunya tidak berperan menjadi pengajar buat dia. Namun nama neneknya dari pihak Ayahnya dicatat, itu artinya Nenek daripada raja Asa ini sangat dominan dalam mengajar Asa.

 

Jadi mengapa hasilnya bisa beda antara raja Abia dengan raja Asa?  Padahal guru pengajar mereka adalah sama, yaitu seorang perempuan bernama MAAKHA anak Abisalom ? Ini adalah sebuah keputusan, Apakah raja Abiam atau raja Asa mau memutuskan takut akan Tuhan atau tidak.

 

Jadi kesimpulan yang kita ambil; selama Alkitab tidak memberi kejelasan bahwa ajaran seorang ibu seperti Atalya ini adalah ajaran penyembahan berhala, itu artinya pada ibu ibu lainnya, dengan pemakaian gaya bahasa yang konsisten pada penyebutan nama nama ibu lainnya, itu artinya ibu ibu lainnya ( yang tidak diberi keterangan seperti pada Atalya/ penyembah berhala atau seperti pada Maakha) maka ibu ibu lainnya,  adalah pengajarannya BAIK/ mengajarkan yang baik.

 

PENYEBUTAN NAMA IBU SEORANG RAJA

YANG MENYERTAKAN NAMA KAKEK DARI SANG RAJA DARI PIHAK IBU

 

 

  1. Ada gaya bahasa pengkalimatan yang sama pada banyak perempuan sebagai ibu-ibu dari para raja raja ini, yaitu dengan menyebutkan nama kakek dari pihak ibu, yaitu kakek si raja. Akan tetapi bila tidak dijelaskan bahwa mereka mengajarkan penyembahan berhala, tentunya Alkitab secara konsisten mengarahkan kita pada kesimpulan bahwasannya pengajaran mereka baik. Itu tidak selalu menjamin bahwa raja raja yang dihasilkan juga akan takut akan Tuhan, tergantung pada respon mereka kelak setelah mereka dewasa, apa yang menjadi keputusan mereka, apakah akan hidup takut akan Tuhan atau tidak.

 

Konsistensi penggunaan gaya bahasa yang seperti ini:……(nama ibu) anak ….( nama ayah dari ibu tersebut atau nama kakek dari raja tersebut dari pihak ibu) ,

 

contoh: Nama ibunya ialah Abi, anak Zakharia.

 

Konsistensi penggunaan gaya bahasa yang seperti itu nanti akan berulang pada penyebutan ibu ibu dari raja raja lainnya.

 

IBU DARI HIZKIA RAJA YEHUDA

2Raj 18:2

Nama ibunya ialah Abi, anak Zakharia.

2Taw 29:1

Nama ibunya ialah Abia, anak Zakharia.

 

Alkitab tidak mencatat bahwa Abia adalah penyembah berhala, sebagaimana dicatat dengan jelas pada tokoh Naama dan Maaha, bahwa mereka adalah penyembah berhala.

 

Hasilnya?

Hizkia, dibawah ajaran baik dari ibunya, Abi, melakukan APA YANG BENAR DI MATA TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Daud, bapa leluhurnya.

 

 

IBU DARI YOTAM RAJA YEHUDA

2Raj 15:33

Nama ibunya ialah Yerusa, anak Zadok.

2Taw 27:1

Nama ibunya ialah Yerusa, anak Zadok.

 

Alkitab tidak mencatat bahwa Yerusa adalah penyembah berhala, sebagaimana dicatat dengan jelas pada tokoh Naama dan Maaha, bahwa mereka adalah penyembah berhala.

 

Hasilnya?

Yotam, dibawah ajaran baik dari ibunya, Yerusa, melakukan APA YANG BENAR DI MATA TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Uzia, ayahnya.

 

 

IBU DARI YOSAFAT, RAJA YEHUDA

1Raj 22:42

Nama ibunya ialah Azuba, anak Silhi.

2Taw 20:31

. Nama ibunya ialah Azuba, anak Silhi.

 

Alkitab tidak mencatat bahwa Azuba adalah penyembah berhala, sebagaimana dicatat dengan jelas pada tokoh Naama dan Maaha, bahwa mereka adalah penyembah berhala.

 

Hasilnya?

Yosafat, dibawah ajaran baik dari Azuba, melakukan APA YANG BENAR DI MATA TUHAN

 

 

Kemungkinan besar Zakharia, Zadok, Silhi yang adalah kakek daripada raja-raja ini, dari pihak ibu mereka, adalah IMAM/ orang LEWI.

 

 

PENYEBUTAN NAMA IBU SEORANG RAJA

YANG MENYERTAKAN NAMA KAKEK DARI SANG RAJA DARI PIHAK IBU

DAN JUGA MENYERTAKAN DARI MANA DAERAH ASALNYA PEREMPUAN ITU

 

  1. Ada gaya bahasa pengkalimatan yang sama pada banyak perempuan sebagai ibu-ibu dari para raja raja ini, yaitu dengan menyebutkan nama kakek dari pihak ibu, yaitu kakek si raja, dan juga menyebut darimana si ibu berasal/ dari kota / daerah mana.

Tentunya ini berbeda dengan penyebutan PEREMPUAN AMON, seperti pada penyebutan nama ibu dari raja Rehabeam bin Salomo. Karena Amon adalah nama sebuah bangsa. Sedangkan nama ibu ibu berikut ini bukan diikuti dengan nama bangsa, melainkan nama daerah asal mereka.

Akan tetapi bila tidak dijelaskan bahwa mereka mengajarkan penyembahan berhala, tentunya Alkitab secara konsisten mengarahkan kita pada kesimpulan bahwasannya pengajaran  mereka baik. Itu tidak selalu menjamin bahwa raja raja yang dihasilkan juga akan takut akan Tuhan, tergantung pada respon mereka kelak setelah mereka dewasa, apa yang menjadi keputusan mereka, apakah akan hidup takut akan Tuhan atau tidak.

 

Kota tempat seseorang dibesarkan sangat berpengaruh, contoh, tua-tua, pemuka-pemuka yang diam di sana, dll I Raj 21;11

 


1Raj
 21:11
Orang-orang sekotanya, yakni tua-tua dan pemuka-pemuka, yang diam di kotanya itu, melakukan seperti yang diperintahkan Izebel kepada mereka, seperti yang tertulis dalam surat yang dikirimkannya kepada mereka.

 

 

IBU DARI RAJA YOSIA

2Raj 22:1

Nama ibunya ialah Yedida binti Adaya, dari Bozkat.

Nama ibu daripada raja Yosia  ini tidak ditulis dan tidak dijelaskan di kitab Tawarikh.

 

 

Bozkat, nama sebuah kota yang menjadi milik pusaka suku Yehuda  ( Yos 15)

 

Hasilnya?

Ia melakukan apa yang benar

 

IBU DARI RAJA YOAHAS

2Raj 23:31

Nama ibunya ialah Hamutal binti Yeremia, dari Libna.

Nama ibu daripada raja Yoahas ini tidak ditulis dan tidak dijelaskan di kitab Tawarikh.

 

Libna, nama sebuah kota yang menjadi milik pusaka suku Yehuda ( Yos 15)

 

Hasilnya?

Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN tepat seperti yang dilakukan oleh nenek moyangnya. ( Tidak ditulis di sini , tepat seperti yang dilakukan ibunya)

 

IBU DARI RAJA ZEDEKIA

2Raj 24:18

Nama ibunya ialah Hamutal binti Yeremia, dari Libna.

Yer 52:1

Nama ibunya ialah Hamutal binti Yeremia, dari Libna.

Nama ibu daripada raja Zedekia  ini tidak ditulis dan tidak dijelaskan di kitab Tawarikh, malahan muncul di kitab Yeremia.

 

Libna, nama sebuah kota yang menjadi milik pusaka suku Yehuda ( Yos 15)

 

Hasilnya?

Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN tepat seperti yang dilakukan Yoyakim./ menurut kelakuan saudaranya ( Tidak ditulis di sini, tepat seperti yang dilakukan ibunya)

 

Jadi ternyata raja Yoahas dan raja Zedekia ini adalah kakak beradik, atau saudara kandung yang mendapat guru yang sama, yaitu ibu mereka, yaitu Hamutal.Bahkan ketika tokoh raja Zedekia ini dibahas lagi, muncul lagi di kitab Yeremia, ketika penulis kitab Yeremia ingin membahas siapa guru dari raja Zedekia yang telah mengajarnya, tetapi dituliskan nama ibunya.

 

 

IBU DARI RAJA YOYAKIM

2Raj 23:36

Nama ibunya ialah Zebuda binti Pedaya, dari Ruma.

Nama ibu daripada raja Yoyakim tidak ditulis dan tidak dijelaskan di kitab Tawarikh.

 

Penyebutan nama tempat ini hanya terdapat pada ayat ini saja II Raj 23:36.

 

Hasilnya?

Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN tepat seperti yang dilakukan oleh nenek moyangnya  ( Tidak ditulis di sini, tepat seperti yang dilakukan ibunya)

 

Jadi ternyata raja Yoyakim ini adalah sama-sama anak dari raja Yosia, tetapi bedanya dengan raja Yoahas dan raja Zedekia adalah, Yoyakim dari ibu yang  berbeda, walaupun ayah mereka sama.

Ketika lahir dari ayah yang sama, tetapi memiliki ibu yang berbeda, saat kedua ibu ini berfungsi semua dalam mengajar anak –anaknya, maka tetap Alkitab secara konsisten mencatat nama nama perempuan sebagai ibu pengajar ini.

 

BAGAN KELUARGA

ZEBUDA                        RAJA YOSIA             HAMUTAL

 

 

 

RAJA YOYAKIM              RAJA YOAHAS              RAJA ZEDEKIA

 

 

RAJA YOYAKHIN

IBU DARI RAJA AMON

2Raj 21:19

Nama ibunya ialah Mesulemet binti Harus, dari Yotba.

Nama ibu daripada raja Amon, tidak ditulis dan tidak dijelaskan di kitab Tawarikh.

 

Penyebutan nama tempat ini hanya terdapat pada ayat ini saja II Raj 21:19

 

Hasilnya?

Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN tepat seperti yang dilakukan Manasye, ayahnya ( Tidak ditulis di sini, tepat seperti yang dilakukan ibunya)

IBU DARI RAJA YOYAKHIN

2Raj 24:8

Nama ibunya ialah Nehusta binti Elnatan, dari Yerusalem.

Nama ibu daripada raja Yoyakhin, tidak ditulis dan tidak dijelaskan di kitab Tawarikh.

 

Tentunya kita tahu Yerusalem adalah ibukota kerajaan Yehuda.

 

Hasilnya?

Ia melakukan apa yang jahat tepat seperti yang dilakukan ayahnya ( tidak ditulis di sini, tepat seperti yang dilakukan ibunya)

 

 

 

PENYEBUTAN NAMA IBU SEORANG RAJA

YANG MENYERTAKAN DARI MANA DAERAH ASALNYA PEREMPUAN ITU

 

 

IBU DARI RAJA AZARYA

2Raj 15:2

Nama ibunya ialah Yekholya, dari Yerusalem.

2Taw 26:3

Nama ibunya ialah Yekholya, dari Yerusalem.

 

Tentunya kita tahu Yerusalem adalah ibukota kerajaan Yehuda.

 

Hasilnya?

Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Amazia, ayahnya ( Tidak ditulis di sini, tepat seperti yang dilakukan ibunya)

 

IBU DARI RAJA AMAZIA

2Raj 14:2

Nama ibunya ialah Yoadan, dari Yerusalem.

2Taw 25:1

nama ibunya ialah Yoadan, dari Yerusalem.

 

Tentunya kita tahu Yerusalem adalah ibukota kerajaan Yehuda.

 

Hasilnya?

Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, hanya bukan seperti Daud, bapa leluhurnya. Ia berbuat tepat seperti yang diperbuat Yoas, ayahnya ( Tidak ditulis di sini, tepat seperti yang dilakukan ibunya)

 

 

IBU DARI RAJA YOAS

2Raj 12:1

Nama ibunya ialah Zibya, dari Bersyeba.

2Taw 24:1

Nama ibunya ialah Zibya, dari Bersyeba.

 

Bersyeba adalah nama sebuah kota yang menjadi milik pusaka suku Yehuda ( Yos 15)

 

Hasilnya?

Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN seumur hidupnya, selama imam Yoyada mengajar dia. Jika nama ibu dari raja Yoas ditulis ( karena ada beberapa raja nama ibunya tidak ditulis, nanti akan dibahas perihal hal ini di tulisan di bagian akhir) , itu artinya YOAS mempunyai ibunya sebagai pengajar ( yang namanya ditulis lebih dulu), dan juga dia mempunyai Imam Yoyada sebagai mentor/ guru pengajar juga.

 

PENYEBUTAN NAMA IBU SEORANG RAJA

TANPA EMBEL EMBEL APA APA

 

  1. Namun ada juga gaya bahasa yang berbeda, di mana nama seorang ibu ini, tidak disebutkan nama bangsanya, tidak disebutkan hubungan kekerabatannya, juga tidak disebutkan nama ayah atau kakek dari raja itu, melainkan nama tunggal tanpa embel embel apa apa di belakang namanya.

 

 

 

IBU DARI RAJA MANASYE

2Raj 21:1

Nama ibunya ialah Hefzibah.

Nama ibu daripada raja Manasye ini tidak ditulis dan tidak dijelaskan di kitab Tawarikh.

Tidak dijelaskan Hefzibah ini dari bangsa mana, orang apa, dan dari daerah mana.

Namun sesuai konsistensi Alkitab, bila mana kitab Raja raja maupun Tawarikh tidak mencatat bahwa Hefzibah adalah penyembah berhala, kita dapat pastikan bawah Hefzibah mengajarkan yang baik kepada anak-anaknya.

 

Hasilnya?

Manasye melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, sesuai dengan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalau TUHAN dari depan orang Israel. ( tidak ditulis di sini , tepat seperti yang dilakukan ibunya.)

 

 

SATU-SATUNYA PENYEBUTAN NAMA IBU SEORANG RAJA DARI KERAJAAN ISRAEL

DENGAN MENYERTAKAN STATUS SOSIALNYA

 

 

  1. Hanya ada satu raja dari kerajaan Israel yang dituliskan nama ibunya, yaitu raja pertama Israel setelah kerajaan itu pecah. Semua raja Israel setelah kerajaan Israel pecah, bukanlah keturunan DAUD.

 

IBU DARI YEROBEAM BIN NEBAT

1Raj 11:26

nama ibunya Zerua, seorang janda

Nama ibu daripada raja Yerobeam bin Nebat ini tidak ditulis dan tidak dijelaskan di kitab Tawarikh

 

Walaupun Yerobeam bukan dari garis keturunan raja Daud, tetap nama ibunya disebut. Ini adalah satu satunya nama ibu seorang raja yang dituliskan dengan embel-embel status sosial di belakang namanya, yaitu seorang janda.

 

 

Sesuai konsistensi dalam Alkitab. Jika nama ibu daripada Yerobeam bin Nebat ini dituliskan ( karena ada beberapa raja nama ibunya tidak ditulis, nanti akan dibahas perihal hal ini di tulisan bagian akhir), itu artinya Zerua telah menjadi seorang ibu yang mengajar Yerobeam hal yang baik. Selama Alkitab secara konsisten membeberkan nama nama ibu mana yang penyembah berhala, maka nama nama ibu yang tidak dijelaskan bahwa dia adalah penyembah berhala , bisa dipastikan, berdasarkan konsistensi tersebut, Zerua mengajarkan hal baik pada anaknya.

 

Hasilnya?

Yerobeam adalah raja yang jahat di mata Tuhan, berbuat dosa, dan mengakibatkan orang Israel berdosa pula ( I Raj 15: 26)

 

TIDAK SEMUA RAJA-RAJA DISEBUTKAN NAMA IBUNYA

 

  1. Ada juga nama nama raja yang mana nama nama ibu mereka tidak dicatat.

 

Nama mereka adalah ;

RAJA DAUD

Nama ibunya tidak dicatat. Ibu daripada Daud seperti meninggalkan kesan kepada para pembaca Alkitab, bahwa ibunya tidak berperan apa apa sebagai seorang pengajar, sebagai seorang perawat, sebagai seorang pengasuh buat anaknya.

 

Hasilnya?

Daud tidak menjadikan hal ini alasan baginya sama sekali untuk menjadi pribadi yang gagal, menjadi pribadi yang hidup tidak takut akan Tuhan.

Sebaliknya, kita lihat pribadi Daud justru dijadikan tolok ukur oleh Tuhan untuk sebagai standart manusiawi ( di tengah tentunya Daud juga punya kelemahan, namun segera bertobat), sebagai standart manusiawi bagi raja raja lainnya di sepanjang kitab Raja-raja dan kitab Tawarikh.

 

 

RAJA YORAM.

Nama ibunya tidak dicatat, ini berlaku konsisten antara kitab Raja-raja, dan Kitab Tawarikh, kedua jenis kitab ini sama-sama kompak tidak menuliskan nama dari ibunda raja Yoram ini

 

Hasilnya?

Yoram hidup menurut kelakukan raja-raja Israel seperti yang dilakukan keluarga Ahab, sebab yang menjadi isterinya adalah anak Ahab. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN.

 

Jadi Yoram bukan dibesarkan oleh ajaran seorang ibu, melainkan dipengaruhi oleh isterinya yang adalah dari keluarga penyembah berhala.

 

 

RAJA AHAS

Nama ibunya tidak dicatat, ini berlaku konsisten antara kitab Raja-raja, dan Kitab Tawarikh, kedua jenis kitab ini sama-sama kompak tidak menuliskan nama dari ibunda raja Ahas ini.

 

Hasilnya?

Ia tidak melakukan apa yang benar di mata TUHAN, Allahnya, seperti Daud, bapa leluhurnya, tetapi ia hidup menurut kelakuan raja-raja Israel, bahkan ia mempersembahkan anaknya sebagai korban dalam api, sesuai dengan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalau Tuhan dari depan orang Israel.

 

Di sinilah dapat kita simpulkan, penyebutan nama ibu dari raja-raja tidak sekedar supaya kita tahu, raja ini ibunya namanya siapa sih, tetapi ada maksud lebih dalam daripada itu, bahwa fungsi Ibu yang mengajar itu menjadi dipertegas ketika raja raja itu mendapatkan fungsi yang berjalan itu dari ibu mereka, dan bila itu tidak terjadi maka juga nama nama ibu mereka tidak ditulis.

 

 

 

CARA PENYEBUTAN SPESIAL UNTUK BATSYEBA, IBU RAJA SALOMO

 

  1. Sangat berbeda dengan semua gaya bahasa yang dipakai untuk menyebutkan nama ibu ibu dari raja-raja lainnya, ibu daripada RAJA Salomo disebutkan dengan cara berbeda.

 

I Raja 1:11

Batsyeba, ibu Salomo

I Raj 2:13

Batsyeba, ibu Salomo.

 

Perhatikan pada Amsal 1:8 Salomo menulis seperti ini;

 

1:8 Hai anakku, m  dengarkanlah didikan ayahmu, n  dan jangan menyia-nyiakan ajaran o  ibumu

 

Kata ajaran di sini menggunakan kata:

TOWRAH, yang artinya:

ajaran, pengajaran, pengajaran TUHAN,

Taurat Tuhan, hukum Tuhan, undang-undang,

petunjuk, ketentuan, keputusan.

 

Itu artinya, Salomo sedang menceritakan bagaimana Batsyeba, ibu Salomo, mengajarkan TAURAT Tuhan kepada Salomo, sehingga Salomo dilatih untuk mengikuti hukum hukum Tuhan.

 

 

Berbeda sekali dengan Lemuel, yang mendapat pengajaran dari ibunya

 

 

Ams 31:1 Inilah perkataan u  Lemuel, raja Masa, yang diajarkan ibunya kepadanya.

 

Kata diajarkan ini tidak memakai kata TOWRAH, tetapi memakai kata :

YACAR

Yang artinya:

Mengajari, menghajar dengan keras, didiklah, diajarkan, memperingatkan, mendidik, memperhatikan peringatan, melatih.

Tidak ada kata TOWRAH di dalamnya.

 

 

Jadi kesimpulannya; kurang apa lagi ya Salomo itu, dia mendapat didikan dari ayahnya, Daud, sejak kecil (ini bisa kita baca di  Amsal 4:1, dan juga ayat 4, jadi Daud selain mendidik Salomo, juga menjadi guru yang mengajar Salomo sekaligus), juga disamping itu Salomo mendapat pengajaran Taurat dari ibunya, Batsyeba ( Amsal 1:8), tetap ketika dia TUA, dia membelakangi Allah Israel , lalu menyembah berhala berhala yang disembah oleh isteri isterinya yang adalah perempuan asing.

 

Salomo bergaul dengan Tuhan hanya setahun 3 kali ( I Raj 9:25), KARENA yang dibahas di sini adalah KORBAN bakaran, korban keselamatan dan korban api-apian,

 

tentunya ini tidak sama dengan 3 macam hari raya orang Israel, dalam sepanjang tahun, yang dibahas di Keluaran 23: 14 dst, ( hari raya Roti tidak beragi, hari raya penuaian, hari raya akhir tahun). Karena yang dibahas di sini adalah KORBAN SEMBELIHAN.

 

Tidak ada catatan pergaulan karib antara Salomo dengan Tuhan, yang bersifat intens, seperti yang dicatat pada Daud, 7 kali dalam sehari dia memuji muji Tuhan ( Mazmur 119:164), Atau seperti Daniel 3 kali sehari berdoa ( Daniel 6:10)

 

Di sinilah, kita dapat simpulkan, bahwa walaupun Salomo telah mendapatkan didikan seorang Daud, sejak kecilnya, dan mendapat ajaran ibunya, Batsyeba, sejak kecilnya…

Di masa tuanya tetap meninggalkan Tuhan, karena itu adalah SEBUAH KEPUTUSAN, apakah akan terus takut akan Tuhan, atau mau hidup dalam sekularisme.

 

Pondasinya bagus, nilai nilai yang ditanam bagus, tetapi ketika unsur PERTUMBUHAN nya tidak dijaga, hasilnya belum tentu mencapai PASTI BERHASIL ( Mazmur pasal 1, di situ ada DITANAM di tepi aliran air, menghasilkan buah, itu semua adalah PROSES PERTUMBUHAN)

 

Oleh karena itu penting sekali mengajarkan kepada anak-anak kita untuk hidup INTIM dengan Tuhan ,melatih mereka sedari kecil untuk CINTA TUHAN, cinta hadirat Tuhan, cinta ibadah, cinta saat teduh.

 

 

MENGAPA IBU DARI RAJA AMON DAN YOYAKHIN MENANGGUNG MALU?

 

PERIHAL TUGAS AYAH DAN IBU

 

Perhatikan pada Amsal 1:8 Salomo menulis seperti ini;

 

1:8 Hai anakku, m  dengarkanlah didikan ayahmu, n  dan jangan menyia-nyiakan ajaran o  ibumu

 

TUGAS AYAH ADALAH MENDIDIK

SEDANGKAN TUGAS IBU ADALAH MENGAJAR ( Amsal 1:8)

 

DIDIKAN = Amsal 1: 8= muwcar = didikan, hajaran, penghajaran, teguran, kecaman, tegoran, ganjaran, peringatan, pelajaran.

 

Mendidik, Itu adalah tugas ayah. Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat ( Amsal 29:15)

 

Ams 29:15 Tongkat dan teguran 1  mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya. y 

 

 

AJARAN = Amsal 1: 8 = towrah= ajaran, pengajaran, pengajaran TUHAN,

Taurat Tuhan, hukum Tuhan, undang-undang,

petunjuk, ketentuan, keputusan.

 

Mengajar, itu adalah tugas ibu. Tetapi bila sang ibu telah mengajar dengan baik, tetapi si anak dibiarkan saja oleh ayahnya, tidak dididik oleh ayahnya, maka sang ibu akan menanggung malu. Apalagi bila sang ayah adalah penyembah berhala, teladan baik apa yang akan ditinggalkan pada anaknya? Jelas tidak ada.

 

Ams 29:15 Tongkat dan teguran 1  mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya. y 

 

Oleh karena itulah, raja Amon, dan raja Yoyakhin, nama ibunya dicatat. Ibunya berperan mengajar. Akan tetapi sangat disayangkan, ayah raja Amon, yaitu raja Manasye adalah jahat. Fungsi ayah enol besar di sini dalam mendidik Amon takut akan Tuhan.

Akan tetapi juga sangat disayangkan, raja Yoyakhin, nama ibunya dicatat. Ibunya berperan mengajar. Akan tetapi sangat disayangkan, ayah dari raja Yoyakhin, yaitu raja Yoyakim adalah jahat. Fungsi ayah enol besar di sini dalam mendidik raja Yojakhin takut akan Tuhan.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s