PEKAN ROHANI ANAK SESI 3 MENGUMPULKAN KEPINGAN HATIKU YANG HANCUR UNTUK SD 4 5 6 SMP DAN SMA


Sesi 3.

Mengumpulkan Kepingan Hatiku yang Hancur

DENAH PERMAINAN LOMBA ADEGAN PADA SESI 3

POWER POINT DAPAT ANDA UNDUH DI BAWAH INI:

Sesi 3

 

 

Tujuan  :

  • Anak-anak memahami apa akibatnya bila gambar bapa rusak
  • Mengajak anak-anak memahami bahwa mereka membutuhkan pemulihan

 

BACAAN GURU

Kali ini kita membahas tokoh Ahitofel yang sangat terluka dari sebuah nama yang diberikan oleh orang tuanya.

Karena tokoh ini jarang dibahas, maka kita akan membaca dulu bacaan guru ini:

 

Ahitofel adalah kakek daripada Batsyeba

Ahitofel memiliki anak bernama Eliam

Eliam adalah ayah Batsyeba.

Ahitofel dilahirkan tanpa dijelaskan di Alkitab, siapa ayah atau ibunya.

Namun ada penjelasan dia berasal dari GILO ( II Sam 23:34, II Sam 15:12)

Ahitofel orang Gilo, kemungkinan besar Ahitofel adalah orang Yehuda, karena Gilo adalah daerah yang diperuntukkan bagi orang-orang suku Yehuda ( Yosua 15:51)

Apa arti nama dari Ahitofel ini?

Arti namanya adalah: KEBODOHAN ADALAH SAUDARAKU.

Ahitofel = “my brother is foolish (folly)”/ kebodohan adalah saudaraku.

Itu artinya, orang tua daripada Ahitofel ini sedari Ahitofel kecil memanggil Ahitofel dengan sebutan yang kira –kira seperti ini artinya:

“Hai….saudaranya bodoh, sini kamu si goblok…!!”

Kalau saudara daripada bodoh, pastinya tidak jauh dari bodoh, misalnya : goblok, o’on, otak dengkul, otak udang, stupid, dll.

Betapa menyakitkannya hal ini bagi Ahitofel

Bisa jadi Ahitofel ini sejak kecil dijuluki sebagai ‘si bodoh’. Ahitofel bertumbuh sebagai anak yang tertolak, selalu dikata-katai bodoh oleh keluarga dan orang sekitarnya melalui penamaan dirinya. Harga dirinya tercoreng.

Mengapa ayahnya membiarkan AHITOFEL mempunyai nama yang seburuk ini.

Mengapa ibunya membiarkan AHITOFEL mempunyai nama yang sejelek ini.

Apakah ini karena Ahitofel dilahirkan sebagai seorang anak EDIOT/ anak berkebutuhan khusus/ down sindrome?

Sehingga diberi nama seperti itu?

 

Apa yang terjadi pada Ahitofel?

Bisa saja pada waktu kecil Ahitofel ini mindernya luar biasa. Dia bisa jadi tidak punya teman yang mau berteman dengan dia, dan bisa jadi Ahitofel menjadi seorang anak yang tidak ingin namanya disebutkan, dia merasa malu dengan namanya, dst

Coba kalau kalian diberi nama Kentut, malu nggak yeah..??

Ini ada VIDEO orang yang diberi nama kentut oleh orang tuanya dan sekarang dia sudah berganti nama.

 

https://www.youtube.com/watch?v=vTIe_T7foLw

https://www.youtube.com/watch?v=T1_P2nsZ9ag

https://www.youtube.com/watch?v=pwZr2ATaEho

https://www.youtube.com/watch?v=cbQuIZzxj3k

https://www.youtube.com/watch?v=amFK4Pr7T10

Bisa jadi Ahitofel kemudian bertumbuh dengan tekat yang bulat untuk menjadikan dirinya orang yang paling bijaksana. Terkadang prestasi seseorang bisa saja didapat dari keingingan yang kuat untuk diterima lingkungannya, sehingga dia mengejar prestasi itu sampai dapat, sehingga dengan demikian dia berharap dapat diterima oleh lingkungan sekitarnya. Dan hal ini berhasil, Ahitofel bertumbuh menjadi orang yang pandai, seorang yang pada masa itu/ pada zaman itu/ nasehatnya didengarkan, seseorang yang nasehatnya/ sarannya/ masukkannya sangat dihormati oleh Daud ataupun oleh Salomo ( II Sam 16: 20), sangat dihargai seperti wahyu kenabian, dan sangat beruntung sekali memiliki Ahitofel sebagai penasihat.

Hal-hal seperti itu kita simpulkan dari ayat berikut ini ( bisa diselidiki lebih dalam melalui Alkitab berbahasa Inggris lainnya)

II Sam 16: 23 Pada waktu itu nasihat yang diberikan Ahitofel adalah sama dengan petunjuk yang dimintakan dari pada Allah; demikianlah dinilai setiap nasihat Ahitofel, baik oleh Daud maupun oleh Absalom.

Artinya pada masa-masa sebelumnya didapati nasihat-nasihat dari Ahitofel itu bisa jadi jarang gugur/ hampir selalu tepat seperti yang Tuhan kehendaki untuk mereka lakukan, sehingga nasihat Ahitofel bisa dijadikan semacam  standart pengambilan keputusan.  Jika tidak demikian tentunya tidak mungkin Ahitofel pada masa itu bisa menjadi penasihat kerajaan.

Siapa saja sebenarnya orang-orang yang selalu mengitari pemerintahan Daud? I Taw 27: 34.

  • Yehiel bin Hakhmoni membantu anak-anak raja.
    • Bisa jadi ini semacam membantu urusan rumah tangga istana, seperti makanan, pakaian, pendidikan anak-anak, dll
  • Yoab, adalah panglima raja.
  • Yonatan ; saudara ayah Daud, dia adalah penasihat. Dia seorang yang cerdas dan ahli kitab.
    • Bisa jadi Yonatan ini adalah penasihat raja dalam urusan-urusan kerohanian, mengingat Yonatan adalah seorang ahli kitab
  • Husai orang Arki, adalah sahabat raja, semacam teman ngobrol, teman curhat, teman berbagi, teman membuat pertimbangan, yang sangat mengenal pribadi raja Daud- oleh karena itu saat Husai berpura-pura memihak pada Absalom, Absalom meminta juga nasihat Husai orang Arki ini karena dianggap Husai ini yang paling bisa memprediksi seperti apa langkah yang akan diambil oleh Daud dalam masa peperangan ini.
  • Ahitofel penasihat raja
    • Ahitofel bunuh diri pada masa pemberontakan Absalom pada ayahnya, ketika nasihatnya yang kedua tidak diperdulikan Absalom. (II Sam 17: 23) Karena dengan tidak diterimanya nasihatnya, dia gagal membunuh Daud langsung dari tangannya sendiri. Ahitofel benar-benar ingin membunuh Daud, melampiaskan dendamnya. ( II Sam 17; 2)
    • Setelah Ahitofel mati, kemudian Daud menggantikan kedudukan Ahitofel dengan dua nama ini
      • Yoyada bin Benaya; dia adalah seorang tentara ( I Taw 11: 24)
      • Abyatar, dia adalah sorang imam ( dia adalah anak imam Ahimelekh bin Ahitub yang ditumpas oleh Saul- tetapi Abyatar lolos- sejak itu Abyatar mengikut rombongan Daud) Abyatar ini lah yang bertugas memintakan petunjuk urim dan tumim lewat baju Efod ( I Sam 30: 7)

Dari sini bisa kita simpulkan bahwa: Daud punya dua penasihat, yaitu pamannya, Yonatan yang memberi nasihat bidang rohani, karena dia adalah ahli kitab.

Di samping itu Daud juga punya penasihat yang multitalent, karena  selain mengerti bidang rohani juga bisa memberi nasihat bidang-bidang umum/ masalah peperangan/ pengambilan keputusan kenegaraan, dll, yaitu Ahitofel.

Bagaimana kita bisa tahu hal itu? Karena selepas kematian Ahitofel, untuk menggantikan tugasnya, harus diampu oleh dua orang lain yang membidangi nasihat rohani ( Imam Abyatar) dan juga harus ada orang lain yang membidangi bidang umum /seputar peperangan yaitu Yoyada bin Benaya .

Betapa hebatnya prestasi daripada Ahitofel ini.

Sampai-sampai saat Daud mengetahui bahwa Ahitofel memihak kepada pemerontakan Absalom , anaknya, Daud menaikkan doa khusus pada Tuhan, agar Tuhan menggagalkan  nasihat Ahitofel ini. II Sam 15: 31, dan doa Daud ini didengar Tuhan dan dikabulkan II Sam 17: 14. Betapa kuatnya pengaruh Ahitofel ini pada orang-orang di sekitarnya. Butuh kuasa Tuhan untuk menggagalkan nasihat-nasihatnya yang sudah terlanjur manjur di hari –hari yang lalu dan sekarang sudah dibumbui dengan nafsu dendam.

Tidak hanya itu, Daud juga mengirim Husai orang Arki – sahabat karibnya untuk berpura-pura memihak pada Absalom dengan tujuan agar Husai orang Arki dipakai Tuhan untuk menggagalkan nasihat Ahitofel pada Absalom ( II Sam 15: 34)

Jika melihat arti namanya yang mengandung arti ‘kebodohan adalah saudaraku’, yang bertolak belakang dengan kenyataan bahwa dia orang penting yang nasihatnya didengar raja Daud dan disegani oleh Absalom anak raja Daud, tentunya ini bukan prestasi biasa. Ahitofel berjuang untuk membuang image bodoh itu dalam dirinya. Dia berjuang keras untuk meraih prestasinya, berjuang agar bisa diterima masyarakat, agar hidupnya berguna, dia sudah lelah dikatakan bodoh-bodoh terus sejak masa kecilnya.

Oleh karena itu , bisa jadi Ahitofel menamakan anaknya ELIAM yang artinya

Allahku adalah orang-orang/rakyat.

Dia ingin anaknya, Eliam,  bertumbuh menjadi orang yang berpengaruh di masyarakat luas. Orang yang hebat, orang yang mengabdi pada negara dan bangsa.

Kalau kita lihat di Alkitab, nama Eliam hanya ditulis sebanyak 2 kali, yaitu di

  • II Sam 23; 34. Kehadiran Eliam di tengah-tengah tentara / pahlawan Israel bisa jadi karena pengaruh kuat dari ayahnya , Ahitofel, untuk mendorong dirinya menjadi seorang yang yang berpengaruh.
  • Dan di II Sam 11: 3 , saat orang menyebut nama Eliam ini sebagai ayah dari Batsyeba

Berbanding terbalik dengan anaknya, penyebutan nama tokoh Ahitofel , sang ayah ini, sebanyak 20 kali.

Bisa jadi Ahitofel ini adalah orang yang sangat berpengaruh kuat terhadap kehidupan anak-anak dan cucu-cucunya, karena namanya disebutkan 20 kali, sedang nama anaknya Eliam hanya disebutkan 2 kali.

Kalau dia orang terkenal yang notabene penasihat raja, hanya nama Eliam yang dituliskan sebagai bin Ahitofel , dan hanya dituliskan Batsyeba binti Eliam, bisa jadi Ahitofel ini hanya punya satu orang anak tunggal, yaitu Eliam, dan satu orang cucu tunggal perempuan Batsyeba.

Ketika Eliam masuk dalam barisan pahlawan/ketentaraan. Ahitofel tentu senang, Visinya mendekati kenyataan. Anaknya hebat. Pahlawan.

Tetapi saat ketika cucunya Batsyeba menikah dengan Uria yang adalah orang Het, tentu mencoreng harga dirinya sebagai orang penting di istana, orang berpengaruh.

Kita tidak tahu, apakah keluarnya Eliam dari barisan tentara/ keluar dari deret nama pahlawan Daud ( karena namanya tidak tercatat lagi di kitab Tawarikh sebagai pahlawan Daud) – ini karena ada pengaruh kuat dari Ahitofel yang menyuruh Eliam keluar saja, daripada tiap hari harus bertemu dengan URIA itu.

Keluarnya Eliam dari barisan tentara tentu semakin melukai Ahitofel dengan semua visi-visinya. Nama baik keluarga yang dijunjung tinggi lebih penting daripada harus jadi berguna bagi orang banyak. Ada pergeseran visi di sini. Mengapa cucunya, Batsyeba ini harus berkenalan dengan Uria orang Het ini, dan mengapa pula Uria orang HET ini bisa masuk dalam jajaran pahlawan Daud?

Hal-hal itu  saja sudah cukup mengguncang dirinya…

Ditambah lagi, Daud menjadikan Batsyeba (cucunya) sebagai korban pelampiasan nafsu sexnya.

Tambahan lagi, saat Daud ditegur oleh Nabi Natan, Daud langsung bertobat dan selepas peristiwa itu, Daud menggubah lagu konser yang berisikan pengakuan dosanya, dan dalam lagu itu nama cucunya Batsyeba disangkut-sangkutkan (Maz 51) Lagu ini diajarkan pada pemimpin biduan, dan lagu ini diperdengarkan pada orang Israel. Ini adalah aib nasional. Cucunya Batsyeba menjadi korban kejahatan Daud, dan kini cucunya menjadi janda karena Uria suaminya mati di medan laga atas kelicikan rencana pembunuhan oleh Daud. Memang setelah itu Daud bertanggung jawab menikahi cucunya Batsyeba, dan mengangkat anak-anak Uria-Batsyeba ( yaitu cicit-cicitnya) menjadi anak-anak raja secara hukum, sah secara hukum, namun pencorengan nama keluarga ini sangat melukai harga dirinya. Dia tidak bisa mengampuni Daud , dan tidak mau melepaskan pengampunan itu.

Ahitofel tentu tidak terima.

Harga dirinya sangat terusik. Nama baik keluarganya, nama baik dirinya, harga dirinya, egonya yang selama ini dibangun bertahun-tahun seakan roboh dan porak poranda.

Ahitofel kemudian memilih memihak pada Absalom, dia masuk dalam persepakatan gelap Absalom untuk menggulingkan pemerintahan ayahnya , dan persepakatan gelap ini menjadi semakin kuat manakala Ahitofel ini, yang sangat dipercayai juga oleh rakyat Israel, menyatakan diri bergabung dengan Absalom ( II Sam 15: 12)

dan puncaknya dia ikut dengan Absalom ( II Sam 16: 15) menasihatkan Absalom untuk meniduri gundik gundik Daud ( 10 orang gundik) , dan bagi Absalom disediakan kemah di atas SOTOH istana.  ( II Sam 16: 20-23)

Lihatlah di sini upaya balas dendam daripada Ahitofel pada Daud menggunakan pemberontakan Absalom pada ayahnya.  Ada kejahatan sex di peristiwa ini, ada tempat yang sama di peristiwa ini, yaitu di SOTOH istana, dan ada pelipatgandaan kasus di sini ( Daud-Batsyeba- satu kasus- Absalom dan gundik-gundik ( 10 kasus)

Walaupun  Ahitofel ini secara jabatan/-pekerjaan adalah penasihat raja, namun di mata raja Daud, Ahitofel adalah  (Maz 41:9, Maz 55: 14-16)

  • teman raja
  • orang dekat raja
  • sahabat karibnya
  • orang kepercayaannya
  • makan sepiring dengan dia ( sangat akrab)
  • bersama-sama bergaul dengan baik
  • teman yang sama-sama ibadah, masuk ke rumah Allah di tengah-tengah keramaian

Namun ternyata Ahitofel ini adalah seorang yang ‘mengangkat tumitnya’ terhadap Daud ( Maz 41: 10) –istilah ‘mengangkat tumitnya’ menyimpan isyarat mengenai penghianatan- kata yang sama juga dipakai oleh Tuhan Yesus saat menunjuk pada penghianatan daripada Yudas Iskariot, sahabat-Nya, dan adalah orang yang di dalam batin dan rumahnya menyimpan kejahatan. (Maz 41:9, Maz 55: 14-16)

Pada akhirnya Ahitofel mati bunuh diri, dan dalam II Sam 17: 23 dikisahkan bahwa sebelum bunuh diri dia sempat ke rumahnya, ke kotanya, mengatur dulu urusan rumah tangganya.

Dalam bahasa aslinya, kata ‘urusan rumah tangganya’ di sini mengandung arti ‘kerabatnya’. ‘kaum’nya.

Penulis kita Tawarikh yang diperkirakan adalah Ezra, sang ahli kitab, memang sering mengganti-ganti nama orang. Saya berasumsi, kemungkinan besar Ezra memang sengaja, untuk menggaris bawahi pesan Tuhan lewat sebuah nama, sebuah pergantian nama orang.

Klik sekali dengan julukan penulis kitab Tawarikh buat pergantian nama dari Eliam menjadi Amiel.

Eliam = Tuhanku adalah orang-orang

Amiel= sanakku/kaum kerabatku adalah Tuhanku.

Visi hidup Ahitofel yang tadinya ingin menjadikan Eliam anaknya sebagai orang terkemuka di antara masyarakat ( hal ini pun sebenarnya salah, apabila pada akhirnya semuanya bukan untuk kembali jadi kemuliaan bagi nama Tuhan saja ) , bergeser pada Visi yang salah atau lebih tepatnya bergeser pada Visi yang lebih parah, yaitu menjadikan nama baik keluarga/kerabat sebagai hal yang dijunjung tinggi paling utama dari segalanya. Hal ini membuat dia gagal mengampuni Daud , yang telah memperlakukan dia sebagai sahabatnya. Daud memang pernah salah, menodai cucunya, tetapi toh Daud sudah mengaku dosa ( Maz 51) telah mengambil cucunya, Batsyeba  menjadi isterinya yang sah, dan bahkan telah mengangkat cicit-cicitnya ( 3 anak Uria-Batsyeba) menjadi anak-anak raja yang sah secara hukum. Visi yang salah ini membuat Ahitofel gagal melihat rencana Tuhan atas kehidupan cucunya, Batsyeba, bahwa Tuhan menjadikannya seorang Putri Kelimpahan- yang melahirkan Salomo, si penerus raja Daud. Visi yang salah ini membuat Ahitofel gagal melihat bahwasannya justru anak daripada Uria, Natan, kelak masuk dalam deret nama silsilah Yesus Kristus, walaupun notabene Uria adalah orang HET.

Hal ini yang membuat dia gagal melihat karya Tuhan dalam hidup Uria, cucu menantunya.

Orang yang gagal melihat Visi Tuhan dalam hidupnya karena visi Tuhan dikalahkan dengan visi dan ambisi pribadi, sekalipun sehebat Ahitofel, dimana nasihatnya sangat dihargai Raja Daud dan Absalom, tetapi orang-orang seperti ini akan gagal memiliki kepekaan untuk mengetahui apa maunya Tuhan buat dirinya sendiri, keluarganya sendiri, masa depannya sendiri. Ironis sekali.

 

Kesimpulan tentang latar belakang keluarga Batsyeba:

Batsyeba adalah seorang cucu Ahitofel.

Ahitofel adalah seorang yang dibilang sukses dalam kariernya, seorang  yang terpandang dan disegani, namun gagal untuk mengampuni.

Batsyeba bisa jadi dibesarkan oleh pengaruh seorang kakek yang memberi pengaruh besar dalam hidupnya, lebih dari pengaruh ayahnya terhadap dirinya.

Batsyeba juga dibesarkan oleh seorang ayah, Eliam, yang hidup dibawah bayang-bayang kakeknya.

Eliam, adalah seorang tentara / prajurit. Eliam juga orang yang terkenal/ terkemuka karena masuk dalam deret nama-nama anggota pahlawan Daud.

Eliam , ayah Batsyeba , bisa jadi memiliki sifat seperti kakeknya yang sulit mengampuni, sehingga Eliam bisa jadi keluar dari barisan pahlawan karena tidak mau melihat Uria orang Het lagi, yang adalah menantunya.

Dosa dendam. Dendam yang dibawa sampai mati. ( terbukti Ahitofel, kakeknya sampai bunuh diri gara gara dendam kesumat yang tidak tersalurkan)

Bisa jadi penamaan Batsyeba sebagai ‘putri sumpah’ , ini menggambarkan betapa kuatnya visi dari sang kakek yang harus dicapai dalam diri anaknya ( Eliam) dan dalam diri cucunya (Batsyeba), sampai-sampai saat visi itu tidak tercapai, muncul dendam, dan pada klimaksnya bunuh diri.

 

 

 

 

 

 

MATERI ANAK

Untuk materi ini, kita akan menggunakan metode ADEGAN.

Metode adegan tidak sama persis dengan metode drama, karena kita tidak akan memakai semua unsur drama, hanya memakai sebagian kecil dari drama, yaitu hanya adegannya saja.

Setiap kelompok akan terdiri dari 10 anak. lomba ini tetap melibatkan anak-anak perempuan dan laki-laki, karena yang kita pakai hanya ADEGAN SAJA, atau gerak-geriknya saja, berbeda dengan drama yang tiap orang mesti mentokohkan pria atau wanita, itu akan kita hindari, dimana anak peremuan mentokohkan tokoh laki laki, atau sebaliknya anak laki-laki mentokohkan tokoh perempuan.

Anak-anak dibagi dalam kelompok-kelompok, lalu SETIAP ANAK PRIA/ WANITA akan meng-adegan-kan adegan yang diminta oleh pembicara, dalam kelompoknya masing-masing secara serentak. Tugas pembimbing kelompok adalah memilih anak dengan adegan terbaik.

Yang Dipersiapkan:

  • Untuk tiap kelompok dibutuhkan:
    • 15 karet ( dalam 3 warna; contoh 5 merah, 5 kuning, dan 5 hijau) untuk 1 pemenang adegan.
    • agar mudah 15 karet/ untuk point 1 adegan terbaik, bisa dimasukkan 1 plastik kecil dan di sendirikan.
  • Dalam satu materi ada 6 adegan kelompok dan ada 1 adegan final
  • Jadi dalam satu kelompok dibutuhkan 15 karet X 6 adegan = 90 karet
  • Sedangkan untuk final pada babak 7 dibutuhkan
    • 4 X 15 karet ( dalam 3 warna) untuk pemenang adegan terbaik pertama = 60 karet
    • 3 X 15 karet ( dalam 3 warna) untuk pemenang adegan terbaik kedua = 45 karet
    • 2 X 15 karet ( dalam 3 warna) untuk pemenang adegan terbaik ketiga= 30 karet
  • Total dibutuhkan 90 karet dikalikan X jumlah kelompok yang ada ( untuk adegan 1-6)
  • Dan ditambah lagi dengan 60+45+30 untuk babak FINAL oleh pembicara = 135
  • Contoh untuk 16 kelompok kami membutuhkan 16 kelompok X 90 karet = 1.440 + 135 = 1.575 karet. Lebih kurang 1,5 kg karet warna warni.
  • Bingkai dari tali rafia sejumlah :
    • Ukuran spesial wajah , sejumlah kelompok yang ada
    • Ukuran Potrait, sejumlah kelompok yang ada
    • Ukuran Landscape, sejumlah kelompok yang ada

Cara Merangkai Karet, bila ada anak yang mendapatkan karet karet ini.

Seperti pada photo ini, tiap warna karet terdiri dari 5 utas karet.

Jika anak-anak mendapat karet- langsung disimpan di tangan sebagai gelang, nanti di akhir acara baru dirangkai, sehingga mudah menghitungnya , total ada berapa.

Tiap adegan akan dilakukan dalam BINGKAI. Bingkai dibuat dari tali rafia, dengan 3 macam ukuran:

  1. Ukuran spesial wajah
  2. Ukuran Potrait
  3. Ukuran Landscape

Jadi tiap kelompok akan mendapat :

  1. Bingkai dari tali rafia Ukuran spesial wajah ( 1 buah)
  2. Bingkai dari tali rafia Ukuran Potrait ( 1 buah)
  3. Ukuran Landscape ( 1 buah)

Satu bingkai akan dipegang oleh 2 anak, lalu 8 anak lainnya akan memerankan adegan secara bergilir satu per satu

Setelah itu, terakhir kalinya , anak yang memegang bingkai tadi, bergilir memerankan adegan, dengan bingkainya dipegang oleh 2 anak lain yang tadi sudah memerankan lebih dulu.

Contoh:

Kelompok Paulus; dengan 10 anak, yaitu anak A,B,C,D,E,F,G,H,I,J.

Adegan yang diminta: Adegan orang sedang marah. Dengan bingkai wajah

Adegan ini diadegankan langsung secara serentak oleh anak C, F dan I serta J

Pemegang Bingkai Wajah , dipegang oleh A dan B

Anak C,D,E,F,G,H,I,J, berada di area penonton/ sama dengan area guru berdiri sebagai juri. Guru kelompok itu sendiri yang menjuri muridnya, siapa yang actingnya paling bagus.

Setelah satu per satu C beracting adegan, lalu dilanjurkan D, E dst sampai J, maka giliran C dan D memegang bingkai, dan anak A dan B tadi boleh melanjutkan acting secara bergiliran, dari A lalu B. Dengan demikian 10 anak telah beradegan semua.

Atau bisa melihat pada denah yang ada.

 

 

 

 

 

 

DENAH PERMAINAN LOMBA ADEGAN PADA SESI 3

Satu kelompok terdiri dari 10 anak; A,B,C,D,E,F,G,H,I,J

Tiap kelompok mendapat 3 bingkai wajah, 3 bingkai potrait, 3 bingkai landscape

DALAM SETIAP ADEGAN, SETIAP ORANG DALAM KELOMPOK HARUS MEMERANKAN ADEGAN TERSEBUT.

 

PEMEGANG BINGKAI

A                                B

 

 

Adegan oleh:

C   D  E  F  G  H  I  J

 

Berikutnya:

PEMEGANG BINGKAI

C                              D

 

 

Adegan oleh:

A DAN B

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemeran adegan terbaik dari 10 orang tersebut PER ADEGAN mendapat POINT berupa KARET ( YAITU 15 KARET DALAM 3 WARNA, misalnya 5 merah, 5 kuning 5 hijau)

 

Tiap pemeran adengan terbaik, akan mendapat 15 karet dalam 3 warna. Pengumpul karet terbanyak akan maju ke final bersama wakil wakil dari kelompok lain, di bagian akhir acara nanti.

Seluruh sesi  III ini akan diiringi dengan KEYBOARDIS, untuk membangun suasana

Lagu instrumentalia yang disarankan:

Mengampuni dan Melupakan (Jonathan Prawira)

Mengampuni ( Jason)

 

MATERI ANAK

AHITOFEL

 

Sebagai seorang raja, Daud memiliki orang-orang hebat di sekelilingnya, yang membantunya.

Siapa saja mereka itu? Salah satunya adalah Penasihat Raja Daud, dia bernama Ahitofel.

  • Ahitofel penasihat raja
    • Sebagai penasihat raja, Ahitofel tentunya adalah seorang yang pandai, seorang yang pada masa itu/ pada zaman itu/ nasehatnya didengarkan, seseorang yang nasehatnya/ sarannya/ masukkannya sangat dihormati oleh Daud ataupun oleh Salomo ( II Sam 16: 20), sangat dihargai seperti wahyu kenabian, dan sangat beruntung sekali memiliki Ahitofel sebagai penasihat.
    • II Sam 16: 23 Pada waktu itu nasihat yang diberikan Ahitofel adalah sama dengan petunjuk yang dimintakan dari pada Allah; demikianlah dinilai setiap nasihat Ahitofel, baik oleh Daud maupun oleh Absalom.
    • Artinya pada masa-masa sebelumnya didapati nasihat-nasihat dari Ahitofel itu bisa jadi jarang gugur/ hampir selalu tepat seperti yang Tuhan kehendaki untuk mereka lakukan, sehingga nasihat Ahitofel bisa dijadikan semacam standart pengambilan keputusan.  Jika tidak demikian tentunya tidak mungkin Ahitofel pada masa itu bisa menjadi penasihat kerajaan.
    • Setelah Ahitofel mati, kemudian Daud menggantikan kedudukan Ahitofel dengan dua nama ini
      • Yoyada bin Benaya; dia adalah seorang tentara ( I Taw 11: 24)
      • Abyatar, dia adalah sorang imam ( dia adalah anak imam Ahimelekh bin Ahitub yang ditumpas oleh Saul- tetapi Abyatar lolos- sejak itu Abyatar mengikut rombongan Daud) Abyatar ini lah yang bertugas memintakan petunjuk urim dan tumim lewat baju Efod ( I Sam 30: 7)
      • Hebat bukan? Pekerjaan dua orang, oleh Ahitofel dipegang sendiri/ cukup oleh satu orang saja. Berarti Ahitofel adalah seorang yang pandai sekali, sampai-sampai setelah dia mati, harus digantikan oleh dua orang.

Wah, hebat sekali bisa jadi penasihat raja. Bekerja di Istana.

Adegan 1:

Peragakan dengan BINGKAI POTRAIT, bagaimana gayanya AHITOFEL saat menjadi penasihat raja Daud, dengan nasihatnya yang luar biasa itu. ( tidak perlu diberi dialog, hanya cukup gaya pantomim saja)

 

Namun tahukah kalian apa arti nama daripada Ahitofel ini?

Ahitofel dilahirkan tanpa dijelaskan di Alkitab, siapa ayah atau ibunya.

Namun ada penjelasan dia berasal dari GILO ( II Sam 23:34, II Sam 15:12)

Ahitofel orang Gilo, kemungkinan besar Ahitofel adalah orang Yehuda, karena Gilo adalah daerah yang diperuntukkan bagi orang-orang suku Yehuda ( Yosua 15:51)

Apa arti nama dari Ahitofel ini?

Arti namanya adalah: KEBODOHAN ADALAH SAUDARAKU.

Ahitofel = “my brother is foolish (folly)”/ kebodohan adalah saudaraku.

Itu artinya, orang tua daripada Ahitofel ini sedari Ahitofel kecil memanggil Ahitofel dengan sebutan yang kira –kira seperti ini artinya:

“Hai….saudaranya bodoh, sini kamu si goblok…!!”

Kalau saudara daripada bodoh, pastinya tidak jauh dari bodoh, misalnya : goblok, o’on, otak dengkul, otak udang, stupid, dll.

Betapa menyakitkannya hal ini bagi Ahitofel

Bisa jadi Ahitofel ini sejak kecil dijuluki sebagai ‘si bodoh’. Ahitofel bertumbuh sebagai anak yang tertolak, selalu dikata-katai bodoh oleh keluarga dan orang sekitarnya melalui penamaan dirinya. Harga dirinya tercoreng.

Mengapa ayahnya membiarkan AHITOFEL mempunyai nama yang seburuk ini.

Mengapa ibunya membiarkan AHITOFEL mempunyai nama yang sejelek ini.

Apakah ini karena Ahitofel dilahirkan sebagai seorang anak EDIOT/ anak berkebutuhan khusus/ down sindrome?

Sehingga diberi nama seperti itu?

Apa yang terjadi pada Ahitofel?

Bisa saja pada waktu kecil Ahitofel ini mindernya luar biasa. Dia bisa jadi tidak punya teman yang mau berteman dengan dia, dan bisa jadi Ahitofel menjadi seorang anak yang tidak ingin namanya disebutkan, dia merasa malu dengan namanya, dst

Coba kalau kalian diberi nama Kentut, malu nggak yeah..??

Ini ada VIDEO orang yang diberi nama kentut oleh orang tuanya dan sekarang dia sudah berganti nama.

https://www.youtube.com/watch?v=vTIe_T7foLw

https://www.youtube.com/watch?v=T1_P2nsZ9ag

https://www.youtube.com/watch?v=pwZr2ATaEho

https://www.youtube.com/watch?v=cbQuIZzxj3k

https://www.youtube.com/watch?v=amFK4Pr7T10

 

Adegan 2:

Peragakan dengan BINGKAI WAJAH, bagaimana gayanya AHITOFEL yang bertumbuh menjadi anak yang pemalu/ minder karena dia selalu dikatakan ‘saudara si bodoh’  ( tidak perlu diberi dialog, hanya cukup gaya pantomim saja)

Bisa jadi Ahitofel kemudian bertumbuh dengan tekat yang bulat untuk menjadikan dirinya orang yang paling bijaksana. Terkadang prestasi seseorang bisa saja didapat dari keingingan yang kuat untuk diterima lingkungannya, sehingga dia mengejar prestasi itu sampai dapat, sehingga dengan demikian dia berharap dapat diterima oleh lingkungan sekitarnya. Dan hal ini berhasil, Ahitofel bertumbuh menjadi orang yang pandai, seorang yang pada masa itu/ pada zaman itu/ nasehatnya didengarkan, seseorang yang nasehatnya/ sarannya/ masukkannya sangat dihormati oleh Daud ataupun oleh Salomo ( II Sam 16: 20), sangat dihargai seperti wahyu kenabian, dan sangat beruntung sekali memiliki Ahitofel sebagai penasihat.

HAL YANG PERTAMA YANG BISA TERJADI PADA SEORANG YANG TIDAK MEMILIKI KASIH SAYANG AYAH:

  1. Berjuang untuk membuktikan bahwa dia hebat ( seperti yang terjadi pada Ahitofel)
  2. Atau bisa juga terjadi sebaliknya: Menyerah dengan hidupnya, dan jadi orang yang gagal, karena minder.

 

 

Adegan 3:

Peragakan dengan BINGKAI LANDSCAPE, bagaimana gayanya AHITOFEL yang  BELAJAR DENGAN KERAS AGAR BISA MEMBUKTIKAN BAHWA DIA HEBAT.  ( tidak perlu diberi dialog, hanya cukup gaya pantomim saja)

Property: buku/ kamus/  majalah/ dll.

 

Ahitofel ini memiliki seorang anak, bernama ELIAM

Ahitofel bercita-cita agar anaknya kelak bertumbuh menjadi orang yang berpengaruh di masyarakat luas. Orang yang hebat, orang yang mengabdi pada negara dan bangsa.

Oleh karena itu , bisa jadi Ahitofel menamakan anaknya ELIAM yang artinya

Allahku adalah orang-orang/rakyat.

Dan cita-cita Ahitofel tercapai; dimana anaknya Eliam, menjadi pahlawan Israel II Samuel 23: 34.

Namun sayangnya, semuanya itu bukan dengan tujuan untuk memuliakan nama TUHAN, hanya untuk mengejar pujian dari orang banyak saja.

HAL YANG KEDUA YANG BISA TERJADI PADA SEORANG YANG TIDAK MEMILIKI KASIH SAYANG AYAH:

  1. Tujuan hidupnya yang paling utama bukan untuk memuliakan nama TUHAN, tetapi untuk supaya bisa diterima oleh orang-orang di sekitarnya.
  2. Atau bisa juga, merusakkan hidupnya dengan sengaja, agar mendapatkan perhatian dari orang-orang disekitarnya.

Adegan 4:

Peragakan dengan BINGKAI WAJAH, bagaimana gayanya AHITOFEL yang  BANGGA SEKALI KARENA ANAKNYA, ELIAM, BERHASIL MENJADI PAHLAWAN ISRAEL  ( tidak perlu diberi dialog, hanya cukup gaya pantomim saja)

Dan Ahitofel memiliki cucu bernama Batsyeba

Cita-cita Ahitofel untuk benar-benar memiliki keluarga yang punya nama besar di Israel terlihat dari nama cucunya Batsyeba yang artinya PUTRI SUMPAH.

Artinya Ahitofel bersumpah, bahwa cita-citanya harus tercapai. Yaitu keluarganya harus terhormat di Israel, keluarganya harus terkenal.

Walaupun Alkitab tidak menceritakan dengan jelas, namun MUNGKIN peristiwa ini telah terjadi. ( bagi pembicara, jangan lupa frase ini sangat penting, karena bagian ini hanya PENAFSIRAN SAJA)

Salah satu anggota tentara-nya Daud, bernama URIA adalah orang HET.

Orang HET mestinya adalah bangsa yang harus ditumpas. Namun karena URIA ini menggabungkan diri pada rombongan Daud, sejak dari gua Adulam, maka Daud menerima Uria ini menjadi tentaranya/ salah satu anak buahnya.

Rupanya Uria ini menikahi Cucu daripada Ahitofel.

Jadi begini, Ahitofel punya anak namanya Eliam, yang adalah tentara Israel yang sangat membanggakan ayahnya, lalu Eliam ini juga punya anak lagi namanya Batsyeba. Jadi Batsyeba adalah cucu Ahitofel. Batsyeba ini kemudian menikah dengan URIA.

Satu-satunya cucunya, yang diberi nama PUTRI SUMPAH, mengapa membuat malu keluarga dengan menikah dengan orang HET itu, si URIA itu.

Oleh karena itulah ELIAM, keluar dari barisan tentara dan pahlawan Israel, namanya tidak terdaftar lagi dari barisan tentara –nya Daud.

Mungkin saja Ahitofel menyuruh Eliam keluar saja, daripada menjadi satu pasukan dengan Uria, cucu menantunya itu.

Lalu, pada suatu waktu, Daud tidak ikut berperang, dan malah berjalan-jalan di atas sotoh istana dan melihat Batsyeba, isteri Uria yang sedang mandi.

Lalu Daud berbuat yang kurang sopan kepada Batsyeba, lalu membuat rencana jahat untuk membunuh Uria di medan peperangan.

Setelah Uria mati, Daud mengambil Batsyeba menjadi isterinya.

Ini adalah perbuatan yang sangat kejam.

Pada saat Tuhan mengirim nabi Natan untuk menegur Daud, Daud pun bertobat.

Dalam pertobatannya Daud menulis Mazmur 51, yaitu mazmur pengakuan dosa yang dinyanyikan oleh para pemimpin biduan/ dijadikan lagu paduan suara.

Secara langsung, kakek daripada Batsyeba ini menjadi malu. Karena keluarganya, cucunya menjadi korban kejahatan Daud.

Akhirnya Ahitofel ini dendam pada Daud. Tidak bisa mengampuni Daud, walaupun Daud sudah bertobat kepada TUHAN, dan sudah bertanggung jawab untuk mengambil Batsyeba menjadi isterinya, setelah Uria suaminya itu mati. Dan tentunya Daud bertanggung jawab merawat anak-anak Uria hasil pernikahannya dengan Batsyeba.

 

 

HAL YANG KETIGA YANG BISA TERJADI PADA SEORANG YANG TIDAK MEMILIKI KASIH SAYANG AYAH:

  1. Mudah tersinggung, Menyimpan dendam, dan sulit sekali untuk mengampuni. Tidak bisa menghargai pertobatan orang lain.
  2. Atau bisa terjadi sebaliknya, menjadi orang yang apatis, cuek terhadap orang lain, tidak peduli pada apa yang terjadi pada orang lain.

Adegan 5:

Peragakan dengan BINGKAI POTRAIT, bagaimana gayanya AHITOFEL yang  DENDAM KEPADA DAUD KARENA TELAH BERBUAT YANG TIDAK SOPAN TERHADAP CUCUNYA, BATSYEBA.  ( tidak perlu diberi dialog, hanya cukup gaya pantomim saja)

Darimana kita tahu semuanya itu, walaupun Alkitab tidak secara jelas menceritakan hal itu?

Dari bagaimana AHITOFEL yang memihak kepada ABSALOM, ketika Absalom mengadakan perlawanan kepada Daud, ayahnya, dan ingin menjadi raja dengan menyingkirkan ayahnya.

Dan dari nasihat Ahitofel kapada Absalom, untuk melakukan hal-hal yang tidak sopan kepada gundik-gundik Daud yang tertinggal di istana raja, dan untuk melakukan hal-hal yang tidak sopan itu dilakukan di atas sotoh istana. Dan nasihat jahat ini dituruti oleh Absalom yang juga sama-sama jahat.

Kelihatan sekali kan kalau Ahitofel itu memang berniat balas dendam pada DAUD?

Juga saat itu Ahitofel ‘ngotot’ / bersikeras untuk menyerang Daud, dengan tangannya sendiri sangat ingin membunuh Daud, dengan dua belas ribu orang –orang pilihan. 12.000.

Tetapi, nasihatnya yang kedua ini, yaitu Ahitofel ingin membunuh Daud secara langsung itu , DITOLAK OLEH ABSALOM.

Karena Absalom lebih mendengarkan nasihat Husai, orang Arkhi yang adalah sabahat Daud, yang berpura-pura memihak pada Absalom juga.

Husai menasihatkan, pada Absalom, untuk membawa seluruh rakyat untuk ikut berperang melawan rombongan raja Daud.

Akhirnya Absalom lebih mendengarkan nasihat Husai.

Hal ini memang sudah didoakan oleh Daud, Daud berdoa kepada Tuhan, agar nasihat Ahitofel itu digagalkan atau digugurkan. Dan Tuhan menjawab doa Daud. II Sam 15: 31, II Sam 17: 14

Hal ini membuat Ahitofel gagal untuk mendapat kesempatan membunuh Daud langsung dari tangannya.

Begitu Ahitofel tahu bahwa nasihatnya tidak diperdulikan, dia memasang pelana keledainya dan ia kemudian berangkat ke rumahnya, ke kotanya.

Apa yang diperbuatnya?

Mengatur urusan rumah tangganya. Kemudian dia mati menggantung diri.

 

HAL YANG KEEMPAT YANG BISA TERJADI PADA SEORANG YANG TIDAK MEMILIKI KASIH SAYANG AYAH:

  1. Membunuh dirinya ; bisa dalam arti bunuh diri betulan, atau membunuh dalam arti membenci, mungkin dalam hal ini membenci dirinya sendiri, membunuh potensi yang ada dalam dirinya, tidak mau mengembangkan bakatnya, tidak mau bekerja, mogok, dll
  2. Atau membunuh orang lain, membenci sama dengan membunuh, menjatuhkan orang lain, menggosipkan yang tidak baik tentang orang lain, menjatuhkan nama baik orang lain, tidak memberi kesempatan orang lain untuk bertindak/ berkarya, dll.

Adegan 6:

Peragakan dengan BINGKAI WAJAH, bagaimana gayanya AHITOFEL yang  NASIHATNYA TIDAK DIDENGARKAN OLEH ABSALOM.  ( tidak perlu diberi dialog, hanya cukup gaya pantomim saja)

Sayang sekali akhir kehidupan daripada Ahitofel adalah akhir hidup yang sia-sia, mati bunuh diri.

Padahal Ahitofel di mata raja Daud, adalah sebenarnya bukan hanya sekedar penasihat kerajaan, tetapi Ahitofel dianggap Daud sebagai sahabatnya sendiri.

Walaupun  Ahitofel ini secara jabatan/-pekerjaan adalah penasihat raja, namun di mata raja Daud, Ahitofel adalah  (Maz 41:9, Maz 55: 14-16)

  • teman raja
  • orang dekat raja
  • sahabat karibnya
  • orang kepercayaannya
  • makan sepiring dengan dia ( sangat akrab)
  • bersama-sama bergaul dengan baik
  • teman yang sama-sama ibadah, masuk ke rumah Allah di tengah-tengah keramaian

Namun ternyata Ahitofel ini adalah seorang yang ‘mengangkat tumitnya’ terhadap Daud / menghianati raja Daud. ( Maz 41: 10)

HAL YANG KEELIMA  YANG BISA TERJADI PADA SEORANG YANG TIDAK MEMILIKI KASIH SAYANG AYAH:

  1. Tidak bisa menjadi sahabat yang tulus
  2. Jarang memiliki sahabat
  3. Hidup dalam kepura-puraan, pura pura baik, padahal niat hatinya jahat.

 

Adegan 7:

Peragakan dengan BINGKAI LANDSCAPE, bagaimana gayanya AHITOFEL yang  BERPURA-PURA BAIK KEPADA DAUD  ( tidak perlu diberi dialog, hanya cukup gaya pantomim saja)

Adegan 7 ini akan menjadi adegan FINAL, di mana semua pemilik karet terbanyak pada tiap kelompok, boleh maju ke depan untuk adegan 7 ini dibuat untuk ditonton semua audience, dengan demikian adengan 7 ini adalah diperankan secara bergantian oleh 10 finalis dari 10 kelompok.

Pemeran adegan terbaik 1 2 dan 3 akan mendapat point karet untuk final dari pembicara, namun mereka belum tentu juaranya, karena nanti akan dihitung lagi siapa pemilik karet terbanyak dari semua finalis. Karena nilai dari adegan 1 di tiap kelompok juga tetap akan diakumulasi / dijumlahkan

Lalu pemilik karet terbanyak pertama, kedua dan ketiga setelah dihitung inilah menjadi JUARA 1,2, DAN 3 berhak mendapat hadiah.

Sediakan hadiah menarik untuk 1 orang pemenang.

 

KESIMPULAN

Kemudian di Alkitab ditulis DEMIKIANLAH IA MATI, LALU IA DIKUBURKAN DALAM KUBURAN AYAHNYA.

Sang ayah yang sangat melukai hati anaknya, anaknya sendiri diberi nama ‘ saudara si bodoh’ Maka terjadilah seperti yang dikatakan ayahnya. Ketika si Ahitofel bertumbuh dalam hidup yang pahit, dan terluka, dan tidak mau dipulihkan, tidak mau mengampuni.

Oleh karena itu, jika ada perkataan negatif atau perlakuan negatif dari orang tua kita, AMPUNILAH MEREKA, jangan aminkan perkataan mereka yang kasar, tetapi perkatakan firman bahwa:

AKU BERHARGA DI HADAPAN TUHAN

AKU DISAYANG TUHAN

AKU MILIK TUHAN

Hal ini juga dialami oleh Yabes, dia diberi nama yang artinya “ Anak pembawa sengsara/ anak pembawa sial’ oleh ibunya. Ayahnya tidak membela dia, tidak memberi nama baru kepadanya, nama yang lebih baik.

Berbeda dengan Benyamin, yang diberi nama yang buruk oleh ibunya Ben-Oni ( anak penderitaanku) , tetapi oleh ayahnya nama itu diubah menjadi Benyamin ( anak tangan kananku yang mendatangkan bahagia)

Tetapi Yabes tetap berseru kepada Tuhan, tetap hidup dekat dengan Tuhan, tidak menjadi anak-anak yang liar. Hidupnya dipulihkan oleh TUHAN, dan dia dimuliakan lebih daripada saudara-saudaranya.

Hal ini juga dialami oleh Daud, di sesi sebelumnya kita sudah belajar bahwa Daud ditinggalkan oleh ayah dan ibunya. Tetapi Daud hidup dipulihkan.

 

Apakah kalian adalah anak-anak yang seperti AHITOFEL ini, terluka oleh seorang ayah, disakiti oleh ayah kalian, dibuang, dikasari, dll?

Jika iya, maka kalian butuh dipulihkan, agar hidup kalian tidak seperti AHITOFEL, tetapi hidup kalian bisa seperti Yabes atau Daud yang dipulihkan dan mengalami kasih Bapa yang Sempurna itu.

 

Mungkin hati kalian telah hancur, tetapi ingatlah, TUHAN sanggup mengumpulkan kepingan-kepingan puzzle hatimu yang mungkin sudah berserakan.

Tuhan sanggup membalut luka hatimu, dan menyembuhkanmu.

Tuhan sanggup membuat hatimu baru, dengan kuasa salib Kristus yang menyembuhkan, tidak saja luka fisik/ tubuh, tetapi juga sanggup menyembuhkan luka hati.

Buka hatimu, ijinkan Tuhan menyembuhkanmu.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s