INCREDIBLE GENERATION- JOSHUA GENERATION- MINGGU 20


MINGGU 20

INCREDIBLE GENERATION

IN= INTIMACY, CRE=CREATIVE, DI= DISCIPLINE, BLE=BLESSING.

JOSHUA GENERATION

MATERI KELAS GABUNGAN KELOMPOK UMUR

THEMA; INTIMACY 19

 

TUJUAN:

Anak-anak IGJG mengenal pribadi Yosua yang membacakan hukum-hukum Tuhan secara lengkap. Anak-anak membangun komitmen di hadapan Tuhan untuk membaca Alkitab Kejadian sampai Wahyu

                                                                 

BACAAN GURU

YOSUA 8:30-35

 

PENDAHULUAN

Guru mempersiapkan PUZZLE HURUF

Bagi anak-anak dalam 4 kelompok:

L E N G K A P

 

Gunting, tempel di kertas tebal, masukkan dalam amplop dan kemudian acak, minta anak-anak menyusun menjadi suatu kata.

Tiap kelompok mendapat 1 amplop.

Siapa yang paling pertama berhasil menyusun huruf dengan kunci jawaban;

LENGKAP.

Dia adalah kelompok pemenangnya !!

 

Pernahkah kalian pikirkan arti dari sebuah kata ; L E N G K A P ?

Yups ! Benar ! Lengkap itu artinya semua yang dibutuhkan ada, tersedia, tidak ada yang ketinggalan, tidak ada yang kurang.

Nah, kita akan bagi kelompok ya….( karena ini kelas gabungan kelompok umur). Semua audience dibagi menjadi 4 kelompok.

Di meja guru ini tersedia:

  • ROTI TAWAR ( dua keping)
  • MENTEGA ( dua mangkok, masing-masing mangkok terdapat 3 sendok mentega)
  • SENDOK untuk mengoleskan mentega ke roti ( dua keping)
  • MEISES ( secukupnya untuk dua lembar roti tawar)

Keempat benda ini: Roti , mentega, sendok, dan meises akan menjadi benda yang LENGKAP untuk membuat ROTI MEISES. ( satu roti dengan semua perlengkapannya  nanti untuk seorang anak yang maju ke depan, dan sisanya hanya tersisa satu roti dengan semua perlengkapannya untuk DIPEREBUTKAN 4 KELOMPOK YANG ADA)

Siapa yang paling cepat buka II Timotius 3: 16-17 boleh maju ke depan dan berhak membuat ROTI MEISES ini…!! ( guru mempersialahkan anak tersebut membut satu keping roti meises yang terdiri dari SATU KEPING ROTI, SATU SETENGAH SENDOK MENTEGA, SATU BUAH SENDOK DAN MEISES SECUKUPNYA UNTUK SATU KEPING ROTI, setelah selesai, roti tersebut boleh dimakan anak tersebut di hadapan teman-teman lainnya)

Kini setelah Adi maju, tinggal tersisa SATU KEPING ROTI, SATU SETENGAH SENDOK MENTEGA, SATU BUAH SENDOK DAN MEISES SECUKUPNYA UNTUK SATU KEPING ROTI.

Ya…bagus ! Adi ( atau sebut nama anak yang pertama kali angkat tangan)  boleh maju dan bacakan !!

Nah sekarang, setiap kelompok harus menunjuk JURU BICARA, yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan. Siapa yang tercepat membunyikan bel, dan jawabannya benar, berhak mendapat ALAT-ALAT DAN BAHAN UNTUK MEMBUAT ROTI MEISES INI.

Peraturan: Setelah membunyikan bel, Guru akan menunjuk siapa di antara kalian yang membunyikan bel pertama kali. Kelompok yang ditunjuk BARU BOLEH MENJAWAB SETELAH DITUNJUK OLEH GURU. Jadi sebelum ditunjuk guru, tidak boleh menjawab dulu.

Contohnya kelompok 1 membunyikan bel, dan jawabannya benar, maka dia berhak mendapat ROTI, lalu kelompok 4 membunyikan bel, dan jawabannya benar, maka dia berhak mendapatkan MEISES, dst.

Usahakan kalian mendapat 4 kali kesempatan, dan gunakan tiap kesempatan dengan sebaik mungkin, agar kalian dapat membuat ROTI MEISES dengan alat dan  bahan yang selengkap mungkin.

Guru membagikan 4 jenis bel, alat dapur, kepada 4 kelompok yang ada.

4 PERTANYAAN UNTUK MEMPEREBUTKAN ALAT DAN BAHAN PEMBUAT ROTI MEISES

  1. Dalam II Timotius 3: 16-17 tadi dituliskan SEGALA TULISAN YANG DIILHAMKAN ALLAH; nah…menurut kalian BUKU APA YANG DIMAKSUD DENGAN SEGALA TULISAN YANG DIILHAMKAN OLEH ALLAH…..?? ( kunci jawaban: ALKITAB !)- kelompok yang berhasil membunyikan bel pertama kali dan jawabannya benar berhak mendapatkan ROTI.
  2. ..nama kitab pertama dan sampai kitab terakhir dalam buku tersebut !! ( kunci jawaban: KEJADIAN SAMPAI WAHYU)- kelompok yang berhasil membunyikan bel pertama kali dan jawabannya benar berhak mendapatkan MENTEGA.
  3. Sebutkan ….dalam buku tersebut dibagi dalam DUA BUAH PERJANJIAN, yang disebut dengan…?? ( kunci jawaban: PERJANJIAN LAMA dan PERJANJIAN BARU) kelompok yang berhasil membunyikan bel pertama kali dan jawabannya benar berhak mendapatkan SENDOK
  4. Sebutkan semua nama kitab yang ada dalam buku tersebut…- boleh melihat Alkitab! ( Kunci jawaban : KEJADIAN, KELUARAN, IMAMAT, BILANGAN, ULANGAN…..dst ( lihat daftar isi Alkitab)—dst sampai WAHYU.- kelompok yang berhasil membunyikan bel pertama kali dan jawabannya benar berhak mendapatkan MEISES.

 

Dalam game ini, tentu ada dua kemungkinan:

  1. Kemungkinan pertama, seluruh komponen pembuat ROTI MEISES itu berhasil diperebutkan oleh salah satu kelompok, contoh; Roti, sendok, mentega dan meises itu diraih oleh kelompok B semua.
  2. Kemungkinan kedua, keempat komponen pembuat ROTI MEISES itu berhasil diperebutkan oleh beberapa kelompok yang berbeda, contoh ; Roti diraih oleh kelompok 1, meises diraih oleh kelompok 2, dst.

 

Jika yang terjadi adalah kemungkinan pertama, maka ijinkan kelompok tersebut membuat ROTI MEISES di hadapan semua teman-teman lain, dan jelaskan, apa yang terjadi jika kelompok ini tidak mendapatkan ROTI, atau tidak mendapatkan MEISES, atau tidak mendapatkan SENDOK, atau tidak mendapatkan MENTEGA, walaupun yang ketiga alat dan bahan lainnya ada…? Maka dia akan mengalami kesulitan, karena ALAT DAN BAHANNYA TIDAK LENGKAP.

Jika yang terjadi adalah kemungkinan kedua, maka BERI KESEMPATAN TIAP KELOMPOK MEMPRESENTASIKAN DI HADAPAN KELOMPOK LAIN, bagaimana cara mereka membuat ROTI MEISES dengan alat dan bahan YANG TIDAK LENGKAP.

Kesimpulan ( oleh guru) : Untuk membuat roti meises saja, jika alat dan bahannya tidak lengkap, maka akan mengalami kesulitan, bahkan bisa jadi yang dibuat tidak bisa disebut sebagai ROTI MEISES lagi, karena tidak langkap.

 

INTI MATERI

Demikian juga dengan kita, kita harus MEMBACA ALKITAB secara LENGKAP, dari Kejadian hingga Wahyu.

Karena dengan membaca Alkitab secara lengkap kita mendapatkan beberapa manfaat/ kegunaan seperti yang telah kita baca tadi di II Timotius 3: 16-17, yaitu:

  • Firman Tuhan dapat MENGAJAR kita
  • Firman Tuhan dapat MENYATAKAN KESALAHAN kita
  • Firman Tuhan dapat MEMPERBAIKI KELAKUAN kita
  • Firman Tuhan dapat MENDIDIK kita dalam kebenaran
  • Firman Tuhan juga dapat untuk MEMPERLENGKAPI kita untuk setiap perbuatan baik

Pada masa sekarang ini banyak sekali ALIRAN/ AJARAN yang mulai membuang Perjanjian Lama, ada juga yang mulai membuang PERKATAAN YESUS/ AJARAN YESUS selama Yesus di dunia ( Kitab Injil) dan hanya mau menerima surat para rasul saja – ( Pengajaran Hiper Grace), …………mereka tidak mau menerima Alkitab secara lengkap. Itu sama saja seperti sedang membuat Roti Meises dengan alat dan bahan yang tidak lengkap. Maka roti meises itu pun tidak enak, mungkin karena meisesnya tidak bisa melengket di roti, karena tidak ada menteganya, atau roti itu rasanya aneh, karena menteganya ada tetapi tidak ada meisesnya, atau roti itu bisa dikatakan bukan roti, karena tidak ada rotinya, atau roti itu menjijikkan karena untuk mengoleskan mentega ke roti, digunakan jari, tidak pakai sendok…hiiii…

Nah, untuk intim dengan Tuhan, akrab dengan Tuhan, kita harus membaca Alkitab secara lengkap/dari Kejadian sampai Wahyu.

Kita tidak boleh punya KITAB KESAYANGAN- artinya dari kecil sampai sekarang, kalau baca Alkitab sukanya MAZMUR saja, atau AMSAL saja, karena isinya menyenangkan, dan tidak membosankan seperti kitab Bilangan, dll.

Kita juga tidak boleh punya PASAL YANG DILEWATI, misalnya ada suatu pasal yang isinya nama-nama orang terus, dan kita tidak kenal dengan nama –nama orang itu, untuk apa hal-hal seperti ini kita baca? Jadi dilompati/ dilewati saja ………..Waaauuuuuuu kawan !! Kita harus tetap membacanya, suatu saat Roh Kudus akan ajari kita, bahwa ternyata nama-nama itu dicantumkan/ditulis/dicatat dalam Alkitab untuk suatu maksud/ makna/arti yang saat ini, waktu kita membacanya kita belum tahu.

Kita juga tidak boleh melihat SATU AYAT SAJA tanpa memperdulikan apa artinya ayat itu dalam keseluruhan peristiwa itu ( atau tanpa memperhatian konteksnya), dan bahkan kita harus memperbandingkan ayat itu dengan ayat-ayat lainnya di bagian Alkitab yang lain. Karena Alkitab itu buku terhebat, dia bahkan bisa saja menjelaskan dirinya sendiri tanpa harus memakai buku referensi lainnya, misalnya kalian ada kebingungan di kitab Roma, maka kitab Kisah Para Rasul dapat menjelaskan kebingungan itu.

Maka semua bagian Alkitab harus kita baca sampai selesai/ lengkap semua/ dari Kejadian sampai Wahyu, agar kita seperti orang yang membuat roti dengan alat dan bahan yang LENGKAP.

Pada zaman Yosua masih hidup, Yosua memimpin bangsa Israel untuk membaca SEGALA PERKATAAN HUKUM TAURAT, dikatakan di YOSUA 8:30-35, bahwa TIDAK ADA SEPETAH KATA PUN DARI SEGALA APA YANG DIPERINTAHKAN MUSA yang tidak dibacakan oleh Yosua kepada seluruh jemaah Israel, dan kepada perempuan-perempuan dan anak-anak dan kepada pendatang yang ikut serta.

 

Waaauuuuuuuuuuuuu anak-anak pun ( pada saat Yosua membacakannya)   harus mendengar dengan LENGKAP.

 

Jadi Yosua membacakan hukum Taurat, secara LENGKAP. Tidak ada satu pun yang dilewati/dilompati oleh Yosua.

 

 

 

 

Tokoh Pembanding

YOSUA DAN TIMOTIUS

 

Ajak anak-anak baca II Timotius 3: 15-17 ( perhatikan, bacanya dari ayat 15 ya..bukan dari ayat 16)

 

Dari II Timotius 3: 15-17 ini ada kata SEGALA, maka siapa yang dapat menghitung kata SEGALA itu ada pada KATA KE BERAPA..??

 

( kunci jawaban; kata ke 26)

Jadi ternyata SEGALA tulisan, bukan SEBAGIAN, bukan SEBAGIAN BESAR, bukan SEBAGIAN KECIL, tetapi SEGALA.

 

Itu artinya dari Kejadian sampai Wahyu ( bagi kita sekarang), tetapi bagi seorang anak kecil bernama TIMOTIUS, sejak kecil sekali, dia sudah mengenal Kitab Suci yang diajakarkan kepadanya oleh para pengajarnya, di antaranya mama dan neneknya, Louis dan Eunike.

 

Makanya jangan lah kita berkata “Lho aku kan masih kecil, …untuk apa aku harus mengenal Kitab Suci, mengenal Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu?”

 

Justru karena kita masih kecil itulah, kita harus mulai belajar mengenal Kitab Suci/ Alkitab, seperti Timotius juga belajar Alkitab sejak dia masih kecil.

 

Kalau nanti sudah besar, kita sudah semakin kehilangan banyak waktu untuk mengenal Tuhan, lewat Firman-Nya.

 

Justru ketika kita masih kecil, seperti si Timotius kecil, kita mau belajar mengenal Firman Tuhan secara SEGALA/ SELENGKAP-LENGKAPNYA, sehingga kelak ketika kita besar nanti, bisa dipakai Tuhan seperti halnya Tuhan memakai Timotius, walaupun tidak selalu harus jadi Pendeta, jadi apa saja, Tuhan akan pakai hidup kita, ketika kita mempersiapkan diri dengan baik.

 

 

PENUTUP

Guru membagikan POST IT ( kertas label yang siap ditempel di ALKITAB)

Dan sepidol hitam kecil

Tiap anak mendapat 66 lembar

Biarkan tiap anak menulis nama kitab dalam Alkitab, dari KEJADIAN SAMPAI WAHYU

Dan biarkan  mereka BAWA PULANG POST IT tersebut, untuk disimpan, dan ditempel di KITAB YANG SUDAH SELESAI DIBACA

 

Guru menjelaskan pentingnya membaca PL PB dalam SATU TAHUN, dan menjelaskan bagaimana cara menggunakan POST IT itu.

 

Saran; kemas post it dalam plastik yang cantik/ diberi pita, dan sarankan anak-anak menyimpan di tempat yang special/ di dalam Alkitab mereka.  Ayo berlomba membaca Alkitab selesai / Katam/ PL dan PB, undang kita merayakan bersama, bila kamu sudah selesai membaca Alkitab secara lengkap.

 

Indikasi pencapaian

 

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s