Andalan

RESTORE OUR FAMILY


Restore Our Family adalah pengembangan dari materi Restore My Family, yang tempo hari digelar di GBI Diaspora Sejahtera Malang, khusus untuk anak-anak dan ada juga beberapa sesi khusus bersama orang tua yang didatangkan di 1 sesi serta api unggun.

SEMUA SINOPSIS RESTORE MY HEART

bisa anda lihat di link ini:

SINOPSIS RESTORE MY HEART

( semua materi anak kecil sampai besar ada pada tautan di atas, sedangkan sisanya di sini adalah materi pemuda dan parenting serta materi raya, yang dapat melengkapi materi di atas bila diselenggarakan berupa FAMILY CAMP)

Materi Restore Our Family adalah untuk RETREAT KELUARGA, yang kali ini digelar oleh Yayasan Jenius Cara Alkitab, di Dusun Sahabat Alam, Malang, tanggal 27-29 Desember 2018 nanti.

 

SINOPSIS FAMILY CAMP

RESTORE OUR FAMILY

 

VISI;

Terjadinya restorasi dalam keluarga-keluarga di Indonesia.

 

Ayat Thema:

Maleakhi 4: 5-6

 

Ibadah Pembukaan ( Ibu Yayuk Wahyuni)

Materi                         : Mazmur 133, Maleakhi 4:5-6

Menekankan pada bagaimana Tuhan merindukan setiap keluarga boleh menjadi keluarga yang rukun ( Mazmur 133) , dan mengalami restorasi seperti yang Tuhan janjikan di Maleakhi 4:5-6. Hal inilah yang menjadi isi hati Tuhan dalam family camp ini, untuk setiap keluarga mengalami suatu restorasi besar-besaran. Tangkaplah isi hati Tuhan ini dalam seluruh rangkaian 3 hari 2 malam ini.

 

SESI 1 ( Ibu Grace Sumilat)

PARENTING; POLA ASUH ( 1)

Pola-pola asuh yang salah dalam keluarga akan dibahas, di mana pola-pola asuh ini harus dihancurkan dan diganti dengan pola-pola asuh yang baik yang akan nanti dipaparkan pada sesi 4.

 

KKR 1 ( Bpk Hans Tattu, kesaksian oleh Sdri Rafik, Altar Call oleh Ibu Sherly P. Rumimpunu)

Luka itu telah sembuh.

Belajar dari Yusuf, untuk bisa mengenali ciri-ciri hati yang terluka dan harus memutuskan untuk sembuh dari luka. Orang tua yang terluka di masa lalunya akan menjadi orang tua yang melukai anak-anaknya. Anak-anak yang terluka oleh orang tuanya juga akan menjadi generasi yang terhambat. Generasi yang terluka akan membawa luka itu pada generasi yang berikutnya lagi. Semua generasi pada akhirnya harus sembuh dari luka hati bila ingin mengalami sebuah restorasi dalam keluarga.

 

 

 

 

 

 

RENUNGAN PAGI ( 1) ( Bpk Denny Tololiu)

BAHASA KASIH DALAM KELUARGA

I Korintus 13:1-7

Bahasa kasih adalah bahasa universal yang dapat diberikan dan dapat diterima oleh semua anggota keluarga. Kasih dalam sebuah keluarga adalah ikatan yang secara kokoh mempersatukan setiap anggota kepada anggota keluarga yang lain.

 

SESI 2 ( Ibu Sherly P. Rumimpunu)

PASUTRI. POLA TIGA GENERASI

Ketika mempelajari bagaimana Tuhan memulihkan keluarga Adam dan Hawa, di sinilah akan terungkap, bagaimana isteri harus bersikap kepada suami, dan sebaliknya bagaimana suami harus bersikap kepada isteri, dan bagaimana keduanya bergandengan tangan dalam mencetak generasi yang takut akan Tuhan. Ketika pola yang benar ini berjalan, maka dari generasi ke dua, ke tiga dan ke empat akan mengalami dampaknya. Keluarga-keluarga yang menerapkan pola tiga generasi dalam takut akan Tuhan ini, menjadi keluarga-keluarga yang dipakai Tuhan untuk menegakkan kerajaanNya di atas muka bumi ini.

 

SESI 3

Kapita selekta akan dihadirkan dalam sesi 3 ini, untuk memberikan pilihan materi yang mana yang dapat menjawab kebutuhan yang paling genting di hadapi di zaman sekarang, yang bisa saja berbeda pada tiap keluarga.

KAPITA SELEKTA 1. PARENTING. Mendidik Anak di Era Digital ( Ibu Yayuk Wahyuni)

Bagaimana menyiasati keadaan zaman now dalam mendidik anak di era digital

KAPITA SELEKTA 2. PARENTING. Kuasa Bahasa Sentuhan yang Mencerdaskan ( Ibu Sherly P. Rumimpunu)

Bagaimana mendidik dengan penuh sentuhan ilahi

KAPITA SELEKTA 3. PARENTING. Mengembalikan Peran Ayah dan Ibu sesuai Apa Kata Alkitab ( Bpk Hans Tattu dan Ibu Titin Tattu)

Bagaimana mengetahui apa kata Alkitab tentang peranan ayah dan ibu.

 

SESI 4 ( Ibu Grace Sumilat)

PARENTING; POLA ASUH ( 2)

Pola-pola asuh yang salah dalam keluarga sudah dibahas di sesi 1, di mana pola-pola asuh ini harus dihancurkan dan kini kita akan bahas bagaimana menerapkan pola-pola asuh yang baik yang dibahas dalam Alkitab.

 

 

 

KKR II

ABBA BAPA ( Ibu Grace Sumilat, Altar Call oleh Bpk Denny Tololiu)

Bagaimana kisah anak yang hilang dalam Alkitab, menjadi suatu cerminan hati Bapa Surgawi terhadap kita anak-anaknya, dan bagaimana kisah yang sama menjadi suatu cerminan hati anak-anak kepada orang tuanya.

 

API UNGGUN ( Sdri Erlina)

VALUE IN OUR FAMILY DAN RESTORE MY FAMILY

Bagaimana nilai-nilai yang sudah ada dalam keunikan setiap keluarga didifinisikan dan bagaimana nilai-nilai ini disharingkan kepada keluarga yang lain menjadi suatu mutiara bersama yang pada akhirnya menjadi saling menginspirasi.

Pada termin Restore my family, tiap orang tua akan meminta maaf pada anak-anak mereka, dan tiap anak-anak akan meminta maaf pada orang tua mereka. Tiap orang tua akan mendoakan harapan terindah buat anak-anak mereka dan tiap anak anak akan berterima kasih pada setiap orang tua mereka.

 

RENUNGAN PAGI  ( 2) ( Bpk Titin Tattu)

RUMAHKU ADALAH KELUARGAKU.

Tuhan ingin kita menjadikan keluarga kita sebagai sebuah rumah yang kita dambakan, karena ada nilai-nilai kerajaan sorga di dalamnya.

 

SHARING DENGAN MEDIA DAKON ( Breafing oleh Ibu Grace Sumilat)

DARI HATIKU KE HATIMU

Melalui sharing pada tiap keluarga ini, diharapkan satu dengan yang lain, setiap anggota keluarga boleh diberi ruang untuk terbuka, tidak diganggu oleh orang lain atau pihak lain. Media dakon menolong tiap anggota keluarga boleh memakai setiap kesempatan yang ada untuk sharing dengan tanpa bisa mengelak, karena terikat oleh aturan main bermain dakon.

Saling mendoakan akan menjadi bagian yang paling penting sebagai akhir daripada sharing ini.

 

IBADAH PENUTUP ( Bpk Hans Tattu)

KELUARGAKU ADALAH RUMAHKU

Tidak ada keluarga yang sempurna, tetapi kita akan belajar memperkokoh nilai-nilai positif di dalam keluarga kita

 

 

 

Ada beberapa penyesuaian materi dan pernak pernik terkait Family Camp ini bila anda mau ikut mempersiapkan untuk pelaksanaan di tempat anda masing-masing/ di gereja atau di instansi anda atau kota anda sendiri.

Untuk itu saya akan muat berupa tautan yang akan menggiring anda pada link baru terkait materi tersebut.

DRAFT EVALUASI FAMILY CAMP

DRAFT FORMULIR BANTUAN DOA

MATERI API UNGGUN DAN DRAF API UNGGUN

DRAF KONSELING FAMILY CAMP

MATERI SESI 1 UNTUK USIA PEMUDA

MATERI SESI 2 UNTUK USIA PEMUDA

khusus sesi 3, semua usia akan digabung, termasuk usia pemuda

MATERI SESI 3 untuk semua usia

MATERI SESI 4 UNTUK USIA PEMUDA

IBADAH PEMBUKAAN FAMILY CAMP

IBADAH PENUTUP FAMILY CAMP

KKR 1 LUKA ITU TELAH SEMBUH

KKR 2 ABBA BAPA

RENUNGAN PAGI 1 RESTORE OUR FAMILY

RENUNGAN PAGI 2 RESTORE OUR FAMILY

SESI 1 DAN 4 PARENTING FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY

SESI 2 PASUTRI FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY- POLA TIGA GENERASI

SESI 3 PARENTING KAPITA SELEKTA FAMILY CAMP RESTORE OUR FAMILY

 

 

 

 

 

 

Andalan

MEMPERSIAPKAN GENERASI BERIKUT MELALUI PEMULIHAN KELUARGA



BERJALAN DALAM ROH DAN KUASA ELIA.

BERJALAN DALAM ROH DAN KUASA ELIA.

Maleakhi 4: 5-6
Sesungguhnya Aku akan mengutus Nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.
Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya ( RESTORASI KELUARGA) supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.
Lukas 1: 15-17
Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya.
Ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada TUHAN, Allah mereka, ( RESTORASI BANGSA)
Dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan 
Hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi TUHAN suatu umat yang layak bagi-Nya.

Mari kita padukan kedua ayat ini, dengan perenungan sbb:

Hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu bisa berarti kedatangan Mesias di eranya Yohanes Pembabtis.
Hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu juga bisa berarti kedatangan Kristus kedua kaliNya
Yohanes Pembabtis adalah nabi yang berjalan dalam roh dan kuasa Elia, untuk mempersiapkan kedatangan Kristus sebagai Mesias.
Kita adalah Elia-Elia akhir zaman yang juga mempersiapkan suatu umat yang layak bagi kedatanganNya ke dua kali, di akhir zaman.

Ketika tidak didapati suatu umat yang layak bagiNya, maka yang terjadi adalah Tuhan akan memukul bumi sehingga musnah.
Oleh karena itulah, agar Tuhan tidak memukul bumi hingga musnah, diperlukan Elia-Elia akhir zaman yang melakukan RESTORASI KELUARGA
Tugas Yohanes Pembabtis melakukan RESTORASI BANGSA ternyata dibarengi juga dengan tugas untuk melakukan RESTORASI KELUARGA
Kunci daripada restorasi bangsa adalah restorasi keluarga.

Frase ini pada Maleakhi ‘dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya’ TIDAK ADA DI LUKAS
Tetapi frase ini pada Lukas ‘dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar’ TIDAK ADA DI MALEAKHI
Kedua frase ini sinonim
Versi Lukas menjelaskan apa yang ditulis di Maleakhi
Artinya ketika hati orang tua ( hati bapa di beberapa versi terjemahan dalam bhs Inggris diterjemahkan sebagai Parent/ orang tua) berbalik pada anak-anaknya, maka hati anak-anak juga akan berbalik pada orang tuanya.
Nah ketika anak-anak berbalik pada orang tuanya, yang terjadi adalah, akan ada pertobatan pada orang-orang durhaka ( kaum pemberontak) sehingga mereka menjadi orang orang yang berpikir secara benar ( PERUBAHAN PARADIGMA/ RESTORASI PARADIGMA)
Perubahan paradigma salah satunya dan yang paling fundamental/ mendasar adalah melalui RESTORASI KELUARGA.
Jadi gampangnya kronologis/ urut-urutan peristiwanya sbb:

• Elia akhir zaman dipenuhi roh kudus
• Elia akhir zaman merestorasi bangsa
• Elia akhir zaman merestorasi bangsa dan juga merestorasi keluarga
• Restorasi keluarga dimulai dari restorasi para orang tua terhadap anak-anak mereka
• Restorasi keluarga dilanjutkan dengan restorasi anak-anak terhadap orang tua mereka
• Ketika restorasi terjadi anak-anak durhaka berubah menjadi anak-anak yang berpikir secara benar, restorasi paradigma terjadi
• Ketika restorasi keluarga dan restorasi paradigma ini terjadi maka yang terjadi adalah terwujudnya suatu umat yang layak baginya
• Ketika umat yang layak baginya terwujud, maka tuhan tidak akan memukul bumi sehingga musnah

Apa hubungannya antara restorasi keluarga dengan restorasi bangsa adalah….
• Ketika orang tua berfungsi dengan baik, maka anak-anak juga akan taat dan hormat pada orang tua
• Ketaatan dan penghormatan pada orang tua akan memunculkan daftar berkat sbb
o Lanjut umur ( keluaran 20:12
o Baik keadaanmu ( ulangan 5:16)
o Berbahagia ( efesus 6:1)
o Mendapat tanah dari tuhan/ property ( keluaran 20:12)
• Ketika setiap pribadi mendapatkan ini , maka restorasi bangsa pasti otomatis terjadi.

Andalan

KAJIAN MODUL 5 KURIKULUM ANIMASI SuperBuruk


MODUL 5
Katanya sih Akurat. padahal yang ada adalah: Dalam modul hanya ditulis pembahasan di Keluaran 16, 19 dan 20 dan pasal 17 tidak ditulis akan dibahas, tetapi dalam kenyataan, pasal 17 dibahas secara SEPOTONG
padahal yang ada adalah: “Dengarkan, Allah telah memberikan ketetapanNya.” INI DIKATAKAN MUSA DALAM FILM setelah Tuhan membacakan baru sampai hukum ke SATU SETENGAH
Sasma sekali tidak akurat.
10 hukum Allah mestinya didengar LIFE oleh bangsa Israel secara lengkap, tetapi dalam Film ditunjukkan bahwa secara life itu diberikan kepada Musa saja
Keluaran 31:18, Keluaran 20:19-20, Keluaran 2:22
Sama sekali tidak sesuai dengan Alkitab. SESAT
Katanya sih Akurasi tinggi. padahal yang ada adalah: Kisah dalam pasal 17 semestinya ada Tuhan memberi air di Masa dan Meriba, ketika orang Israel haus, tetapi pemberian air dari Tuhan ini tidak diceritakan sama sekali
Coba cek di Alkitab, Keluaran 20, setelah Tuhan berbicara tentang 10 perintah Allah dari langit ( kel 20:22) , SEBELUM MUSA NAIK LAGI KE GUNUNG ITU ( Kel 20: 21)
MANA ADA RITUAL MENGUDUSKAN ALTAR DENGAN DARAH KORBAN dilakukan oleh MUSA atas perintah TUHAN ???
TIGA RIBU ORANG TEWAS karena mereka menyembah berhala dan tidak memihak kepada Tuhan, Keluaran 32:26-28 TIDAK DITUNJUKKAN.
Berarti DOSA NGGAK MASALAH, NGGAK AKAN ADA HUKUMAN.
padahal yang ada adalah: Musa menyuruh siapa yang memihak Tuhan datang pada Musa, tetapi kelanjutannya yang nggak memihak Tuhan, apa yang terjadi pada mereka TIDAK DICERITAKAN.
MENGAPA PENYESATAN begitu TAMPAK SAMAR?
KARENA KEBENARAN yang disajikan SEPOTONG SEPOTONG sebenarnya sama dengan TIDAK BENAR.
Jadi kalau dipotong seperti itu, anak anak tidak tahu bahwa menyembah berhala adalah dosa serius, ada hukumannya
padahal yang ada adalah: Tampak dalam Video kurikulum Sekolah Minggu SuperBuruk
kedua loh batu berisi 10 perintah Allah, ditulis dengan API.
Padahal: KEDUA LOH BATU DITULIS DENGAN JARI ALLAH SENDIRI ( Keluaran 31:18, Ulangan 9:10)
Katanya sih Dialog asli dari kisah Alkitab. padahal yang ada adalah: Kata “Belajarlah untuk percaya” dari Musa tidak ada dalam Alkitab. Ini adalah tambahan. Karena tidak ada adegan Tuhan memberi air, seolah olah Tuhan tidak perduli.
Katanya sih Ditail dialog. padahal yang ada adalah: Kata “Belajarlah untuk percaya” dari Musa tidak ada dalam Alkitab.
padahal yang ada adalah: “Peraturan dibuat untuk dilanggar.” ( diucapkan oleh bangsa Israel dalam kisah Alkitab tersebut) . Kata-kata seperti itu tidak ada dalam Alkitab
padahal yang ada adalah: Kisah asli: Keluaran 19:8 Seluruh bangsa itu menjawab BERSAMA-SAMA ;” Segala yang difirmankan TUHAN akan kami lakukan.”
KISAH PALSU. Yang menjawab adalah HARUN sebagai wakil bangsa Israel.
Menyebabkan anak anak berpikir ” Ini semua yang janji Harun, jadi ini salah Harun sendiri kog membuat lembu emas.”
Padahal harusnya ini jawaban BANGSA ISRAEL kepada Tuhan, bukan lewat perwakilan Harun.
padahal yang ada adalah: Dengarkan, Allah telah memberikan ketetapanNya. ( kata Musa) kata-kata ini TIDAK ADA DI ALKITAB yang secara kasar memotong ucapan Tuhan yang belum genap 10 perintah
baru terpotong di hukum ke 1,5. Pemotongan kasar yang membuat anak anak belajar kurang ajar pada Tuhan.
“Tanpa aturan mereka lupa apa yang benar dan salah.”
Padahal semestinya pada saat penyembahan lembu emas itu, BANGSA ISRAEL MESTINYA TELAH MENDENGAR 10 HUKUM ALLAH LANGSUNG DARI TUHAN
Tetapi dalam film dipangkas secara kasar hanya sampai hukum ke 1,5. Adegan itu ngawur, mestinya MEREKA TELAH MENDAPAT ATURAN DARI TUHAN
Jadi seolah olah menyalahkan Tuhan, mengapa Tuhan kog tidak membuat aturan, makanya mereka liar. ITU SESAT.
padahal yang ada adalah: VERSI ALKITAB; keluaran 32:31-35
VERSI GADO GADO ALA KURIKULUM SxxxxBxxx
Benar orang orang ini berdosa dan memberontak, tapi ampunilah dosa kami dan jadikanlah kami umatMu KELUARAN 32:31
JAWABAN TUHAN BISA LOMPAT KE KELUARAN 34:10, ( Jadi bukan diambil dari Keluaran 32: ayat 32- lanjutan dari ayat 31- BUKAN, tapi diambil dari KELUARAN 34:10, ketika situasi sudah berubah.)
SISI DIMANA TUHAN MURKA, DAN MEMUTUSKAN UNTUK MENGHUKUM MEREKA dengan ancaman bahwa Tuhan tidak akan berjalan di tengah tengah mereka lagi ———————BAGIAN INI DIHILANGKAN.
( KELUARAN 33: 2-4)
SEDANGKAN JAWABAN TUHAN DI KELUARAN 34 adalah posisi Tuhan yang sudah melihat seluruh bangsa Israel tidak memakai perhiasan lagi, mereka mencari Tuhan di Kemah Pertemuan dll ( Keluaran 33: 5-10)
Jadi pertukaran dialog ini sengaja di pasang untuk memberi kesan seolah-olah menyembah berhala itu NGGAK PAPA/ BOLEH AJA, Tuhan tidak murka, cukup HARUN SAJA YANG BERTOBAT.
Dikisahkan HARUN BERTOBAT, MINTA AMPUN PADA TUHAN, padahal dalam Alkitab tidak dikisahkan begitu.
Justru seluruh Israel melepaskan perhiasan mereka, sujud pada Tuhan, mencari Tuhan, dll.
PERTOBATAN TIDAK BISA DIWAKILKAN PADA HARUN.
KISAH HARUN BERTOBAT tidak diceritakan dalam ALKITAB.
Kalau Alkitab tidak mengkisahkan, ya jangan ditambah tambahi.
padahal yang ada adalah: “Allah telah mengampuni umat-Nya!”
itu kata Musa setelah turun dari gunung membawa Dua Loh Batu yang baru.
Saya cari kata kata Musa seperti itu di Alkitab, TIDAK ADA.
Jadi ditekankan tanpa pertobatan Tuhan sudah mengampuni.
padahal yang ada adalah: Allah perintahkan kita untuk meninggalkan SINAI untuk menuju negeri yang penuh susu dan madu.
kata-kata itu TIDAK ADA DI ALKITAB, karena seturun dari Gunung Sinai itu, Musa dan bangsa Israel masih lama di sana, membangun kemah suci.
Katanya sih Keadaan saat itu. padahal yang ada adalah dalam adegan anak kecil disuruh memberi tahu bangsa Israel bahwa ada manna, menimbulkan kesan bangsa Israel tidak tahu bahwa ada manna tidak sesuai dengan Keluaran 16:15
dalam adegan terkesan di perkemahan dekat Musa tidak ada manna ( karena harus dibawa anak kecil ke sana) / jadi terkesan manna tidak merata di seluruh perkemahan
Katanya sih Latar belakang. padahal yang ada adalah: Dulu kami di Mesir jadi budak, segalanya di atur.
Sekarang kami bebas tidak ada yang mengatur, kami tidak tahu apa yang baik dan yang salah.
Ini adalah bohong, karena Musalah yang ditunjuk Tuhan untuk memimpin dan mengatur.
Seolah olah Tuhan itu kog tidak bertanggung jawab memberikan mereka pemimpin.
Katanya sih Lingkungan.
Katanya sih Detail supaya mirip dengan lingkungan yang sebenarnya. padahal yang ada adalah: Buka video utama kisah kurikulum SuperBuruk modul 5. Tentu pada Kisah Alkitabnya ya ( katanya doank kisah Alkitab.)
Perhatikan pada MENIT KE 11.47 sampai 11.55 ( 9 detik)
pada MENIT ke 12.42 sampai ke 12.45 ( 4 detik)
pada MENIT ke 16.16 sampai ke 16.26 (11 detik)
semua tampilan dua loh batu, termasuk ketika Musa di Gunung Sinai- DITAMPILKAN DUA LOH BATU DENGAN HURUF KUNO MESIR, bukan tulisan dengan huruf Ibrani.
Dalam tulisan kuno Mesir itu tentu saja ada MATA SATU/ SIMBOL DEWA RA/ ILLUMINATI/ DEWA MATAHARI.
Buka video kurikulum SuperBuruk modul 5. Video SEJARAH.
Stop di menit ke 2.40
di menit 06.00-06.02
di menit 06.05 – 06.08
di menit 07.10-07.14
INI VIDEO SEJARAH LHO..yang katanya dibuat oleh para ahli sejarah ( para dosen kaliber internasional)
Perhatikan TULISAN YANG ADA DI DUA LOH BATU 10 PERINTAH ALLAH.
Nggak ada tuh tulisan IBRANI, yang ada adalah HURUF MESIR seperti pada gambar di bawah ini
KETEMU LAGI DEH SAMA SIMBOL DEWA RA/ MATA SATU
Anda ingin anak anak akrab dengan DEWA RA/ DEWA MATAHARI- kah????
Katanya sih Sangat berhati-hati di mana 3 tokoh imajiner hanya sebagai pengamat. padahal yang ada adalah: Muncul robot anjing dari perut tokoh robot. Robot robot kecil bersuara anjing ini BERMATA SATU. Ini adalah lambang dari dewa RA/ Dewa matahari/ lambang Iluminati yang merupakan penyembahan kepada Iblis.

Mata Dewa Ra/ Mata Satu ini bermunculan di mana-mana, di CD berupa dot pilihan Video yang akan dipilih. Muncul lagi pada Trailer Video Modul 5 ini. Juga muncul pada huruf Mesir Kuno yang ada pada dua loh batu. Yaitu gambar SATU  MATA.

Katanya sih Dampak kisah Alkitab pada tiga tokoh imajiner bisa dilihat.
Katanya sih Akurasi adegan padahal yang ada adalah: Jangan menyembah ilah lain.
Jangan membuat bagimu patung ( adegannya malah orang bikin patung)
…………..tetapi hari ke tujuh adalah hari sabat ( adegannya malah orang Israel menyembah patung lembu emas)
……jangan berzinah ———-adegannya ada buli buli jatuh dan pecah ( Apa hubungannya???)
Lha anak anak belum tentu tahu kalau itu DUA PERISTIWA yang digabung dalam satu adegan.
BAGAIMANA MENJELASKAN PADA MEREKA, BAHWA ITU PERISTIWA DI ATAS GUNUNG, DAN PERISTIWA DI BAWAH GUNUNG…
Padahal itu aja udah salah.
Peristiwa di atas gunung, tidak ada Tuhan berbicara tentang 10 hukum, ADANYA cuma penyerahan loh batu aja.
Kan Musa udah dengar bersama bangsa Israel..???
KESENGAJAAN MEMBUAT ADEGAN YANG MEMBUAT ANAK ANAK BERKONOTASI, hari sabat sebaiknya MARI MENYEMBAH PATUNG.
Kisah adegan Harun bertobat, tidak ada di Alkitab, itu adalah adegan karangan. Seolah olah pertobatan bangsa Israel boleh diwakilkan pada HARUN
Katanya sih Teks Yunani.
Katanya sih Teks Ibrani.
Katanya sih Pemahaman yang kuat tentang kebenaran Alkitab. padahal yang ada adalah: ditunjukkan ada bongkahan batu yang dibongkar, di dalamnya ada sudah terbentuk / atau sudah ada dari sebelum batu itu dibongkar, sudah ada ANAK LEMBU EMAS. yang seperti tertanam dalam batu yang dibongkar itu.
PADAHAL anak lembu emas itu DIBENTUK DENGAN PAHAT/ DAN DIBUAT ANAK LEMBU TUANGAN.
( Keluaran 32:4)
Versi dalih Harun pada Musa adalah; emas dilempar dalam api, dan keluarlah anak lembu ini ( keluaran 32: 24)
VERSI FILM beda lagi. Bangsa Israel membongkar batu, yang di dalamnya sudah ada anak lembu emas ini (jadi ini seperti mujizat)
Jadi peristiwa pelanggaran hukum Allah dengan cara membuat patung dan menyembahnya, diganti dengan MUJIZAT AJAIB
Katanya sih Dibuat oleh tim yang terdiri dari ahli Alkitab.
Katanya sih Teolog.
Katanya sih Jarang ada kesalahan.
Katanya sih Akurasi sejarah. padahal yang ada adalah: PETUNJUK JALAN ( rambu rambu kalieeee)
“Tahukah kamu, waktu Yesus dicobai di gurun Dia mengutib dari kitab Ulangan yang ditulis oleh Musa. Di kitab itu Tuhan bilang pada Musa. “Dia akan mengutus Yesus untuk kita.”
kata-kata seperti itu TIDAK ADA DALAM ALKITAB
Langsung muncul pada tampilan:
ULANGAN 18:18
Emangnya YESUS ITU sekedar NABI…????
Baca donk Ulangan 18:9-22 alias satu perikob, hai guru guru SM, ayat itu bukan merujuk pada YESUS sama sekali.
Kalau ayat itu menunjuk pada Yesus, pasti ada REFERENSINYA korelasinya donk Ulangan 18 :18 ini dengan ayat apa di PB. Nggak ada tuh..??!!
Nah memang waktu Yesus dicobai di padang gurun, Yesus mengutib ayat dari kitab Ulangan dan dari kitab kitab lain di PL, yaitu ayat ini, korelasinya:
Matius 4:4 —————– Ulangan 8:3 Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.
Matius 4:7—————Ulangan 6:16 Janganlah kamu mencobai Tuhan Allahmu
Matius 4:10————-Ulangan 6:3 Engkau harus menyembah Tuhan Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti
Enggak ada hubungannya dengan ULANGAN 18:18
Katanya sih Integritas arsitektur.
Katanya sih Menghindari kesalahpahaman terhadap Alkitab.
Katanya sih Tokoh-tokoh imajiner tidak melakukan sesuatu yang merupakan teladan buruk bagi anak-anak. padahal yang ada adalah: tokoh robot mengambil manna menggunakan vacum cleaner yang biasa dipakai untuk menyedot SAMPAH- ini adalah penghinaan atas berkat Tuhan
Tokoh robot memutar mutar manna dan ada yang jatuh jatuh, itu bisa menimbulkan kesan, berkat Tuhan boleh dibuat mainan dan dibuang buang
tokoh robot memberikan manna langsung pada wadahnya ke anak anak. Padahal aslinya manna harus dipungut lalu dimasak. Ini menimbulkan kemalasan.
jadi tidak perlu bekerja, tidak perlu susah susah, semua serba instan
“Peraturan dibuat untuk dilanggar.” ( diucapkan 2 kali oleh tokoh utama)
“Tidak ada peraturan, sepertinya ashik kan?” ( diucapkan 1 kali oleh tokoh utama)
“Huuuaaahhh… di mana mana selalu saja ada aturan!” ( diucapkan tokoh utama lagi)
“Peraturan dibuat untuk dilanggar.” ( diucapkan oleh bangsa Israel dalam kisah Alkitab tersebut
Lalu kisah ini juga memperlihatkan tokoh utama teringat kata-katanya sendiri “Peraturan dibuat untuk dilanggar”
( jadi diulang lagi 1 saat dia masih belum dibawa lorong waktu kali, seakan akan seperti sengaja DITEKANKAN)
“Ternyata peraturan dibuat untuk kebaikan kita” ( diucapkan sekali oleh tokoh utama- terakhir menjelang kisah selesai)
Jadi sebagai TOKOH UTAMA, anak-anak akan menyerap total kata-kata SALAH dalam kalimat “PERATURAN DIBUAT UNTUK DILANGGAR.”
Karena tokoh utama ini lebih dibuat menonjol dari kisah Alkitab itu sendiri.
Waktu itu diulang ulang sampai 5 kali , kalimat itu sudah TERPATRI dalam diri anak-anak, SEPERTI AYAT HAFALAN SAJA.
Jadi di bagian akhir ditutup dengan kalimat: ‘ TERNYATA PERATURAN DIBUAT UNTUK KEBAIKAN KITA.’ rasanya tidak akan mengubah apa apa yang sudah terpatri. Hanya orang dewasa saja yang bisa menyimpulkan bahwa itu namanya PERTOBATAN.
LIMA banding satu, jelas yang satu kalah, apalagi yang satu ditaruh di akhir.
Test aja anak-anak, dia pasti bisa meniru kalimat SESAT itu “Peraturan dibuat untuk dilanggar.”
MENCETAK GENERASI PEMBERONTAK.
Baiklah, MUNGKIN Tuhan bisa memberitahu bagaimana caranya keluar dari Gua ketika kembali di gunung Pinus!!
kata-kata MUNGKIN di sini adalah menonjolkan KERAGUAN AKAN TUHAN/ BUKAN KALIMAT IMAN.
Katanya sih Tidak akan terjadi kebingungan pada anak-anak terhadap tiga tokoh imajiner karena anak-anak tetap dapat membedakan bahwa mereka bertiga bukan karakter Alkitab/ bukan tokoh Alkitab. padahal yang ada adalah: Siapa yang dipihak Tuhan, datanglah kepadaku ( Keluaran 32: 26) lucu juga ada ROBOT YANG BANI LEWI memihak kepada TUHAN.
ROBOT ITU PUNYA IMAN KAH???

huruf KUNO MESIR

huruf Ibrani

 

Andalan

KAJIAN MODUL 2 KURIKULUM ANIMASI SuperBuruk


MODUL 2
Katanya sih Akurat. padahal yang ada adalah: Adegan Abram menghitung bintang akurat Kejadian 15
Katanya sih Akurasi tinggi. padahal yang ada adalah: Abram dipanggil Abraham sangat tidak akurat
Katanya sih Dialog asli dari kisah Alkitab. padahal yang ada adalah: Mungkinkah bagi seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak? dialog ini bukan dari Kejadian 15 melainkan dari Kejadian 17
Katanya sih Ditail dialog. padahal yang ada adalah: Antara pernyataan Tuhan dan jawaban Abram TIDAK COCOK DENGAN KISAH ALKITAB tidak cocok karena campur aduk dari 2 pasal berbeda
Katanya sih Keadaan saat itu. padahal yang ada adalah: terjadi percampuran dialog di kejadian 15 dan kejadian 17, tidak pas dengan peristiwa sebenarnya tidak pas dengan peristiwa sebenarnya
Katanya sih Latar belakang.
Katanya sih Lingkungan.
Katanya sih Detail supaya mirip dengan lingkungan yang sebenarnya. padahal yang ada adalah: lingkungan sebenarnya adalah sama sekali tidak cocok
SEEKOR LEMBU BETINA BERUMUR 3 TAHUN, untuk prosesi perjanjian
SEEKOR KAMBING BETINA BERUMUR 3 TAHUN,untuk prosesi perjanjian
SEEKOR DOMBA JANTAN BERUMUR 3 TAHUN,untuk prosesi perjanjian
SEEKOR BURUNG TEKUKUR,untuk prosesi perjanjian
SEEKOR BURUNG MERPATI,untuk prosesi perjanjian
tetapi yang ditunjukan adalah SATU DOMBA DALAM KORBAN BAKARAN
Katanya sih Kostum. padahal yang ada adalah: Mestinya kalau ingin mengkisahkan pasal 15, 17 dan 22 kostum dan seting situasinya sudah berubah dalam 3 kali adegan dan kostume sama sekali tidak relevan
Katanya sih Sangat berhati-hati di mana 3 tokoh imajiner hanya sebagai pengamat. padahal yang ada adalah: Hanya sebagai pengamat, tetapi mengapa mereka berusaha mencegah Abraham mempersembahkan Ishak? terlalu mempengaruhi konotasi penonton
padahal yang ada adalah: Dengan ini tentunya anak-anak menjadi bingung, di sangka mereka Abraham begitu jahat pada anaknya, BUKAN SEBALIKNYA ABRAHAM TAAT PADA TUHAN
Katanya sih Dampak kisah Alkitab pada tiga tokoh imajiner bisa dilihat. padahal yang ada adalah: Sampai episode ke 5 masih jadi pengomel dampak buruk
Katanya sih Akurasi adegan padahal yang ada adalah: Semestinya Abraham menengok dulu, melihat dulu bahwa Tuhan menyediakan binatang korban, BUKAN MELEPASKAN ISHAK dulu, sama sekali ceroboh
padahal yang ada adalah: Pada film urutan adegannya terbalik. Perhatikan kata ‘pengganti’ pada Kejadian 22:13
Katanya sih Teks Yunani. padahal yang ada adalah:
Katanya sih Teks Ibrani. padahal yang ada adalah: kata Abram dan Abraham mestinya secara teks berbeda sangat teledor
Katanya sih Pemahaman yang kuat tentang kebenaran Alkitab. padahal yang ada adalah: Kejadian pasal 15 bukan menuliskan tentang KORBAN BAKARAN, melainkan hukum perjanjian akurasi enol persen
padahal yang ada adalah: Kejadian pasal 17 tidak ada hubungannya dengan KORBAN BAKARAN, melainkan diakhiri dengan hukum sunat
Katanya sih Dibuat oleh tim yang terdiri dari ahli Alkitab. padahal yang ada adalah: “Mungkinkah bagi seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak tidak mungkin ahli alkitab berani melakukan pemotongan kalimat penting ini
padahal yang ada adalah: dan mungkinkah Sara, yang telah berumur sembilan puluh tahun itu melahirkan seorang anak?”
padahal yang ada adalah: Kalimat ini dipotong, dan itu akan mengurangi arti. Mengapa Ahli Alkitab bisa seceroboh itu?
Katanya sih Teolog. padahal yang ada adalah: “Mungkinkah bagi seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak tidak mungkin ahli teologia berani melakukan pemotongan kalimat penting ini
padahal yang ada adalah: dan mungkinkah Sara, yang telah berumur sembilan puluh tahun itu melahirkan seorang anak?”
padahal yang ada adalah: Kalimat ini dipotong, dan itu akan mengurangi arti. Mengapa Teolog bisa seceroboh itu?
Katanya sih Jarang ada kesalahan. padahal yang ada adalah: Imajinasi digambarkan bagaimana Abraham bervisualisasi Tuhan memerintahkannya mempersembahkan Ishak dalam modul 2 ini saja kesalahan lebih dari 10 hal.
padahal yang ada adalah: Mestinya itu nanti di pasal 22, dan itu sebenarnya nyata dimana Tuhan memerintahkannya, dan bukan imajinasi belaka
padahal yang ada adalah: Pencampur adukan pasal 15,17,22 sedikit-dikitnya menimbulkan 10 kesalahan baru di modul 2 ini saja.
Katanya sih Akurasi sejarah. padahal yang ada adalah: Waktu Abram menghitung bintang BUKAN  ada di SIKHEM – TETAPI DIA ADA DI HEBRON sejarah terlihat sangat ngawur
padahal yang ada adalah: Dari Sikhem Abraham bukan langsung ke Bersyeba, tetapi sebenarnya dia masih mengunjungi tempat ke 3 sampai tempat ke 12 barulah Bersyeba
Katanya sih Integritas arsitektur. padahal yang ada adalah:
Katanya sih Menghindari kesalahpahaman terhadap Alkitab. padahal yang ada adalah: Kesalah pahaman; lalu percayalah Abram kepada Tuhan …( Kej 15:6) bagian penting ini hilang
Katanya sih Tokoh-tokoh imajiner tidak melakukan sesuatu yang merupakan teladan buruk bagi anak-anak. padahal yang ada adalah: Bagaimana kalau anak anak meniru tingkah mereka bertiga, yaitu mencegah orang beriman untuk taat pada Tuhan.
Tokoh imajiner mengeluh mengapa ada di waktu yang tidak pas dengan mainan barunya. Karakter bersungut sungut.
Katanya sih Tidak akan terjadi kebingungan pada anak-anak terhadap tiga tokoh imajiner karena anak-anak tetap dapat membedakan bahwa mereka bertiga bukan karakter Alkitab/ bukan tokoh Alkitab. padahal yang ada adalah: