110. KKR ANAK ; BUAH ROH PENGUASAAN DIRI, BELAJAR DARI TOKOH SIMSON DAN DANIEL


KKR ANAK

THEMA; BUAH ROH PENGUASAAN DIRI

GABUNGAN SEMUA KELAS

PENGUASAAN DIRI

 

POWER POINT DAPAT DIDOWNLOAD GRATIS DENGAN KLIK TAUTAN DI BAWAH INI:

BUAH ROH PENGUASAAN DIRI

Keterangan untuk pembicara; perenungan ini terdiri dari 2 bagian, yaitu pembahasan tentang Simson dan juga tentang DANIEL, namun pembahasan tentang Daniel hanya sebagai pembanding saja, jadi yang paling kita utamakan hanya di bagian Simson saja.

Video terkait: ( catatan, saya hanya putar pada detik/menit yang terkait cerita, tidak diputarkan semua)

Apakah penguasaan diri itu?

Penguasaan diri adalah ; menahan diri untuk tidak melakukan suatu keinginan yang DUNIAWI, yaitu yang tidak disukai Tuhan, yaitu: I Yohanes 2: 16

  • KEINGINAN MATA ( KESERAKAHAN)/ menimbulkan pertengkaran saudara (Amsal 6:17-19)
  • KEINGINAN DAGING ( HAWA NAFSU)/ lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan (Amsal 6:17-19)
  • KEANGKUHAN HIDUP ( KESOMBONGAN)/ mata sombong (Amsal 6:17-19)

Penguasaan diri adalah buah Roh yang ke 9, atau buah Roh yang disebutkan paling akhir. Kalau kita dapat menguasai diri kita, maka dalam hidup kita ada KASIH, ada SUKACITA, ada DAMAI SEJAHTERA, ada KESABARAN, KEMURAHAN, KEBAIKAN, KESETIAAN dan KELEMAHLEMBUTAN.

Tapi orang yang tidak dapat menguasai dirinya, pastinya dia adalah orang yang PENDENDAM, SUKA MARAH-MARAH, HIDUPNYA PENUH KAWATIR, SELALU TIDAK SABARAN, PELIT, TIDAK SUKA MENOLONG, TIDAK SETIA, DAN SIKAPNYA KASAR, SUKA BERTENGKAR.

Dalam

1 Petrus 4:7a ditulis “Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu KUASAILAH DIRIMU.”

Penguasaan diri akan membuat kita semakin serupa dengan Yesus Kristus, karena jika kita memiliki pengusaan diri, kita tidak mudah terbawa arus dosa duniawi.

 

II Timotius 4:5 TETAPI kuasailah dirimu dalam segala hal.

 

  1. Mata, jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Matius 6: 22-23
  2. Menguasai pikiran. II Kor 10:5b menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada KRISTUS
  3. Menguasai lidah/ ucapan. Amsal 21: 23 Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran

 

APA HEBATNYA MENGUASAI DIRI?

APA KERENNYA MENGUASAI DIRI?

CUMA DIRI SENDIRI AJA KOG YANG DIKUASAI..BUKAN BANYAK ORANG???

BUKANNYA ORANG YANG KEREN ITU

ADALAH HERO/ PAHLAWAN/ YANG DAPAT MENGALAHKAN MUSUH?

YANG DAPAT MENYELAMATKAN KOTA? SEPERTI MISALNYA BATMAN, SUPERMAN, GATOT KACA?

Mari kita lihat apa kata Firman Tuhan:

  • Amsal 16:32 juga menuliskan “ Orang yang sabar melebihi pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”

 

  • Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah
    seperti kota yang roboh temboknya ( Amsal 25 : 28).

 

 

LHO KOG BISA GITU?

Baik, sekarang akan kita buktikan ya…

Hamba Tuhan yang paling kuat, di Alkitab, adalah SIMSON

Apa kehebatan Simson?

Tuhan memberi urapan kekuatan yang luar biasa kepada SIMSON, secara tubuh/fisik.

Dia mencabik-cabik singa seperti mencabik cabik anak kambing, dengan tangan kosong, tanpa senjata apa pun !! ( Hak 14:6) ketika dia dikuasai Roh Tuhan.

Simson dapat membunuh musuh 30 orang dalam satu kali kesempatan ( Hakim-hakim 14:19), pada saat itu berkuasalah Roh Tuhan atasnya

Dia dapat menangkap 300 anjing hutan, dan mengikat mereka. ( hakim-hakim 15:4)

Simson meninju musuh-musuhnya sampai tulang-tulang mereka remuk ( hak 15:8)

Simson diikat dengan dua tali baru, tetapi ketika berkuasalah Roh Tuhan atas dia, dengan mudah tali-tali itu dapat terlepas dan hancur ( Hak 15:14)

Lalu kemudian Simson membunuh musuhnya 1.000 orang hanya dengan menggunakan tulang rahang keledai.

Saat Simson haus, dia berseru kepada Tuhan, dan Tuhan membelah liang batu dan keluarlah air dari situ, untuk Simson minum.

Simson dapat memindahkan kedua daun pintu gerbang kota dan kedua tiang pintu, mencabut semuanya itu beserta palangnya, lalu diletakkan di atas bahunya, lalu diangkat ke puncak gunung. ( Hak 16: 3)

Setelah kekuatan Simson pulih kembali, dalam sebuah perayaan orang Filistin, Simson dapat merubuhkan rumah sehingga sedikitnya 3.000 orang mati. ( Hak 16:27)

Hebat nggak???

Hebat kan…?? Orang yang kuat, tubuhnya sangat kuat, dapat menaklukkan binatang, orang ataupun gedung.

Tetapi Alkitab menceritakan saat Simson tidak dapat mengendalikan diri. Dia kalah ! Walaupun tubuhnya kuat !

Dikisahkan dalam Alkitab, pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia.

Perempuan itu bukan isterinya, dan perempuan itu adalah perempuan yang hidupnya tidak sopan. Tetapi Simson tidak memperdulikan hal itu.

Simson gagal untuk mengendalikan diri dari:

  • KEINGINAN MATA.
  • KEINGINAN DAGING.

Hati-hati dengan pornografi. Hati-hati dengan apa yang kamu lihat. Hati hati dengan apa yang kamu bayangkan dalam pikiranmu. Hati hati dengan dosa percabulan yang ada di hati dan pikiranmu. Karena Tuhan itu juga mengerti setiap apa pun yang kita pikirkan, apakah pikiran kita kudus atau dosa atau najis.

Juga waktu Simson jatuh cinta pada DELILA, 3 kali Delila dibohongi oleh Simson, di mana letak kekuatannya. Lalu pada kali ke empat, ketika Delia merengek-rengek terus, akhirnya Simson memberitahukan kalau rambutnya dicukur, dia akan menjadi lemah.

Mengapa Simson memberitahukan rahasia ini pada pihak musuh, bukankah Delila adalah orang Filistin?

Karena Simson berpikir, dia akan bebas dan akan meronta lepas. ( Hakim 16:20) ini adalah KESOMBONGAN/ KEANGKUHAN HIDUP. Orang yang sombong adalah karena dia mengandalkan kekuatannya sendiri.

Simson lupa bahwa dia adalah seorang Hamba Tuhan, dan sejak dari kandungan ibunya , Simson telah menjadi anak perjanjian, bahwa dia tidak akan pernah dipotong rambutnya. Ketika rahasia ini diceritakan pada DELILA yang adalah musuh, pada saat itu Simson telah ingkar janji kepada Tuhan, sehingga Tuhan meninggalkan dia. Pada saat Tuhan meninggalkan dia, kekuatannya telah hilang. Jadi bukan karena rambut Simson sakti, sehingga saat dipotong kekuatan Simson hilang, sama sekali bukan. Tuhan meninggalkan Simson, karena Simson mengingkari perjanjian dengan Tuhan, sehingga Tuhan meninggalkan dia.

Dia menjadi KALAH !! Darimana datangnya kekalahan itu? Dari sikap hati Simson yang tidak mau mengendalikan diri. Hidup dalam keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup.  Akhirnya matanya pun dicungkil dan dia dipaksa untuk menggiling.

Jadi yang membuat kita kalah atau menang bukan kekuatan fisik kita/ tubuh kita kuat atau otot kita besar, tetapi yang membuat kita memang adalah apabila kita bisa menang melawan musuh-musuh yang ada di dalam DIRI KITA SENDIRI.

Apakah itu? Keinginan untuk serakah, keinginan untuk egois, keinginan untuk membalas dendam, keinginan untuk iri hati, keinginan untuk membenci, keinginan untuk melihat gambar-gambar atau film film yang tidak sopan, keinginan untuk marah, keinginan untuk berbohong, mencuri, mencontek, tidak taat pada papa mama atau ibu dan bapak guru.

Bila kita dapat MENGENDALIKAN DIRI, kita dapat berkata TIDAK kepada keinginan keinginan dosa itu, pada saat itulah kita MENANG. Pada saat itulah kita lebih daripada pahlawan, lebih daripada orang yang menguasai kota.

Tetapi orang yang tidak dapat mengendalikan diri, dia seperti kota yang roboh temboknya, dia tidak memiliki tembok perlindungan terhadap musuh.

Belajar berkata tidak, ketika keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup itu datang menyerang.

Nah terbukti kan sekarang, Simson yang kuat aja bisa kalah, saat dia tidak bisa mengendalikan diri.

Namun ketika Simson mau bertobat, Tuhan mendengarkan doa Simson dan memberi lagi kekuatan kepada Simson. Hak 16; 28.

 

NAH SEKARANG KITA LIHAT TOKOH DANIEL

Daniel adalah seorang buangan. Orang Israel yang kalah perang dan ditawan di negri asing, di negri Babel.

Daniel memang dikatakan termasuk dalam golongan orang-orang yang berperawakan bagus, badannya tegap dan kuat. Tetapi Daniel tidak seperti Simson yang memang diberi Tuhan kekuatan fisik yang luar biasa hebat.

Semua orang buangan di situ, harus bersekolah jurusan bahasa kasdim, selama 3 tahun/ D3, dan mereka juga diberi nama –nama dewa Babel. Bahkan mereka juga harus makan makanan dari santapan raja, dan meminum dari anggur yang biasa diminum raja. Waaauuu enak enak ya pasti makanan yang dari santapan raja itu? Tapi..makanan itu makanan yang najis, karena telah dipersembahkan kepada dewa-dewa Babel.

Bagaimana dengan Daniel, apakah dia bisa mengendalikan diri? Semua makanan itu enak-enak, karena berkelas kerajaan, berkelas istana.

ADA GODAAN KEINGINAN MATA, DAN KEINGINAN DAGING

Tapi Tuhan tidak berkenan pada makanan-makanan itu.  Apakah Daniel bisa menahan diri untuk kemudian mengambil keputusan berkata TIDAK?

Padahal pemimpin pegawai istana itu berkata itu harus, kalau tidak dia bisa dianggap bersalah, karena perawakan orang orang itu tidak boleh kurang sehat. Akhirnya Daniel minta diadakan uji coba selama 10 hari. Mereka hanya makan sayur dan air putih saja. Setelah lewat 10 hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan bahkan kelihatan lebih gemuk dari orang orang lain yang makan dari santapan raja.  Kepada Daniel dan Hananya, Misael dan Azarya, Tuhan memberikan pengetahuan dan kepandaian yang luar biasa.

Terbukti Daniel akhirnya menjadi penguasa atas seluruh wilayah Babel dan menjadi kepala semua orang pandai di Babel. Lalu, Hananya, Misael dan Azarya menjadi pemimpin wilayah wilayah di Babel.

Ketika Daniel berhasil mengendalikan keinginan mata dan keinginan daging, maka DIA DAPAT MENGUASAI KOTA/BAHKAN BANGSA.

Hebat bukan? Padahal dia tidak memiliki kekuatan yang luar biasa seperti SIMSON bukan?

GODAAN KEANGKUHAN HIDUP

Wah enak sekali ya, Hananya, Misael dan Azarya , teman teman Daniel kini telah menjadi pemimpin wilayah di Babel, padahal tadinya mereka orang buangan.  Tentunya mereka dapat kantor, rumah, dan gajinya besar.

Raja membuat patung besar dan mereka juga termasuk orang yang harus menyembah patung itu, saat suara musik berbunyi.

Tapi kalau mereka tidak mau mereka akan dihukum Kalau dihukum berarti jabatan mereka akan hilang, mereka akan kehilangan rumah, gaji, dan semua fasilitas karena mereka akan mati dicampakkan ke perapian yang menyala-nyala !

Apakah mereka dapat mengendalikan diri? Tidak mau menyembah patung? Sayang dong kalau jabatan mereka hilang, sayang dong kalau mereka harus mati. Mereka kan masih muda?

Bagaimana ya..?

Ternyata Hananya, Misael dan Azarya TIDAK MAU MENYEMBAH PATUNG ITU.

Mereka siap dihukum daripada mereka menyakiti hati Tuhan.

Ternyata saat mereka dimasukkan dapur api, Tuhan mengirim malaikatNya sehingga mereka tidak gosong sedikitpun.

Setelah peristiwa itu, raja memberikan kedudukan tinggi kepada mereka bertiga.

Ternyata bagi orang yang bisa menguasai diri, dia akan menjadi lebih dari pahlawan, lebih dari orang yang menguasai kota, karena mereka justu menjadi penguasa atas sebuah bangsa.

Daniel, juga sama.

Tidak tergoda oleh KEANGKUHAN HIDUP.

Saat Daniel dilarang berdoa, dia tetap berdoa. Akhirnya dimasukkan ke gua singa, tetapi Daniel tetap selamat. Setelah keluar dari Goa Singa itu, Daniel tetap mendapat kedudukan tinggi.

Siapa pun rajanya, berganti-ganti, Daniel tetap mendapat kedudukan tinggi, karena Daniel adalah ORANG YANG DAPAT MENGENDALIKAN DIRI, SEHINGGA DIA DAPAT LEBIH DARI ORANG YANG MENGUASAI KOTA.

SIAPA DI ANTARA KALIAN KELAK INGIN MENJADI PEMIMPIN?

 

Untuk menjadi pemimpin, yang menguasai kota, profinsi atau bahkan bangsa, kita perlu punya buah Roh Pengendalian Diri ini.

 

Ayo berlatih menguasai diri dari sekarang. Menguasai diri untuk tidak perlu berbohong, menguasai diri untuk tidak perlu mencontek. Menguasai diri untuk tidak membalas dendam tetapi sebaliknya mau mengampuni. Menguasai diri untuk tetap taat pada Firman Tuhan, menguasai diri untuk tidak ikut-ikutan nonton pornografi. Menguasai diri untuk terus berhati-hati dengan perkataan, dll.

 

Kita membutuhkan Roh Kudus, karena buah Roh adalah dengan R huruf besar, bukan dengan r huruf kecil.

 

 

 

 

Penulis: jeniuscaraalkitab

Menjadi Alat di Tangan Tuhan untuk Mencetak Generasi Jenius bagi Kemuliaan Nama Tuhan

2 thoughts on “110. KKR ANAK ; BUAH ROH PENGUASAAN DIRI, BELAJAR DARI TOKOH SIMSON DAN DANIEL”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s