Andalan

MATERI SEMINAR KELUARGA; MENJADI KELUARGA YANG BERTAHAN DALAM SUKA DAN DUKA


Hari ini kita belajar tentang keluarga daripada Amram.

Amram beristerikan Yokhebed.

Pasangan Amram dan Yokhebed memperanakkan Harun, Musa dan Miryam. Ketiganya adalah pemimpin Israel. ( Keluaran 6:27, Mikha 6:4)

Kita akan melihat bagaimana keluarga ini mengalami suka dan duka bersama sebagai keluarga yang percaya kepada Tuhan.

 

  1. TUHAN MEMAKAI KELUARGA

UNTUK MELAHIRKAN GENERASI PEMIMPIN

Daftar silsilah Keluarga Amram, baru muncul di Keluaran pasal 6, ketika membahas Silsilah Musa dan Harun, sebagai para pemimpin Israel, yang membawa orang Israel keluar dari Mesir.

Dari silsilah ini, hanya nama Lewi, Kehat, Amram saja yang ditulis umurnya, sedangkan pada tokoh lain tidak ditulis umurnya.

Kisah masa kecil Musa ditulis lebih awal di Keluaran pasal 2. Namun pada Keluaran pasal 2 tidak disebutkan nama Amram dan Yokhebed.

Apakah ini ada artinya?

Ada.

Artinya adalah; Keluarga Amram adalah keluarga dari suku Lewi, sebuah keluarga biasa, bukan keluarga terkenal, bukan siapa-siapa.

Namun setelah anak-anak Amram menjadi pemimpin Israel, yaitu Musa-Harun dan Miryam, silsilah mereka sebagai pemimpin muncul ke permukaan.

Tidak harus kita menjadi keluarga yang terkenal dan hebat dulu, baru kemudian Tuhan bisa pakai keluarga kita melahirkan generasi pemimpin! Sebaliknya Tuhan memakai keluarga-keluarga yang ‘biasa’ di mata manusia, untuk mempersiapkan sebuah generasi pemimpin di masa datang.

Dan yang unik di sini dalam silsilah kaum kerabat mereka ( Keluaran pasal 6), silsilah suku mereka, hanya garis yang menuju kepada Musa, Harun dan Miryam saja yang disebutkan umur-umur mereka, yaitu Lewi 137 tahun, Kehat bin Lewi 133 tahun, dan Amram bin Kehat bin Lewi 137 tahun, sedangkan tokoh-tokoh lainnya di daftar silsilah ini disebutkan nama tetapi tidak disebutkan umur-umur mereka.

Di sini kita lihat bahwa, tahun-tahun dimana GENERASI PEMIMPIN itu dipersiapkan dari generasi yang satu kepada generasi yang lain, itu dicatat, itu dihitung, itu digarisbawahi oleh TUHAN.

Bagaimana Tuhan mempersiapkan Pemimpin?

DARI SEBUAH KELUARGA.

 

  1. KELUARGA YANG BERTAHAN DALAM SUKA DAN DUKA ADALAH KELUARGA YANG MENGHADIRKAN YESUS SEBAGAI YANG UTAMA

UNTUK SUPAYA KELUARGA KITA

DAPAT MELEWATI BADAI BERSAMA DENGAN DIA

 

Musa lahir dan diselamatkan ( Keluaran 2:1-10)

2:1 Seorang laki-laki dari keluarga Lewi c  kawin dengan seorang perempuan Lewi; d  2:2 lalu mengandunglah ia dan melahirkan seorang anak laki-laki 1 .

 

Berapakah selisih usia Harun dan Musa? 3 tahun !!

( Bilangan 33:38, Bilangan 33:39, Ulangan 34:7, Keluaran 7:7)

 

Kelahiran Harun tidak pernah dikisahkan, kelahiran Miryam juga tidak pernah dikisahkan. Hanya kelahiran Musa yang dikisahkan sangat detail. Alkitab mencatat umur –umur Harun, namun umur-umur Miryam tidak pernah dicatat. Jadi kita tidak pernah tahu apakah Miryam lebih tua daripada Harun atau lebih muda.

 

Kelahiran Harun dan kelahiran Miryam ada pada masa yang bebeda dengan kelahiran  Musa. Karena ketika Musa lahir, telah bangkit seorang raja baru yang memerintah Mesir yang tidak mengenal Yusuf dan dia menindas bangsa Israel dan memerintahkan bidan-bidan yang menolong perempuan Ibrani untuk membunuh bayi laki-laki. Dan ketika bidan-bidan itu tidak melaksanakan perintah raja karena takut akan Allah, maka Firaun memberi perintah langsung kepada seluruh rakyatnya. Keluaran 1:8-22

 

Kita lihat di sini bahwa keluarga Amram telah mengalami dua era yang berbeda, yaitu ketika Mesir masih diperintah oleh raja yang lama, dan kemudian berganti dengan raja yang baru.

 

Ketika semula keadaannya aman-aman saja, dengan kemudian adanya perubahan-perubahan yang ekstrim.

  • Mereka ditindas dengan kerja paksa
  • Memahitkan hidup mereka dengan pekerjaan berat yaitu mengerjakan tanah liat dan batu bata, dan berbagai pekerjaan di padang yang dengan kejam dipaksakan
  • Pembantaian anak-anak bayi laki-laki dari orang Ibrani dengan melempar mereka ke sungai Nil

Setidaknya terjadi perubahan dalam 3 tahun ( jarak umur Harun dan Musa) atau bisa saja lebih dari 3 tahun, bilamana Miryam lebih tua daripada Harun) Bisa saja antara 3-5 tahun, terjadi perubahan drastis di Mesir, di negara tempat mereka tinggal.

 

Kita melihat bagaimana Keluarga Amram, harus menyesuaikan diri dengan perubahan ekstrim ini. Ada sebuah topan badai melanda keluarga ini, karena situasi politik yang terjadi di negara tempat mereka berpijak.

 

Mari kita renungkan, apakah keluarga kita tetap dapat bertahan, pada saat ada topan badai melanda. Apakah keluarga kita tetap dapat bergandengan erat, saat ada kesulitan datang. Apakah keluarga kita tetap dapat menjadikan Tuhan pusat dalam keluarga kita?

 

Undang Yesus sebagai TUHAN dalam pernikahan kana di hidup pernikahan keluarga kita, biarkan Dia hadir untuk mengatasi kehabisan anggur itu, biarkan Dia melakukan mujizatNya yang pertama, karena pernikahan adalah sesuatu yang penting di mataNya, di hatiNya. Waktu dan saat dari Bapa, tiba pertama kali adalah dalam sebuah pernikahan di Kana, yang tidak melewatkan untuk menjadikan Yesus tamu, sekaligus Tuan yang dituruti perintahNya, sehingga air untuk membasuh kaki pun dapat Dia ubah menjadi anggur yang lebih manis.

Situasi bisa seperti kehabisan anggur, tetapi selama Yesus ada dan bertahta, Dia dapat mengubahnya menjadi sebuah Mujizat di Kana.

 

Hanya dengan menghadirkan Yesus sebagai yang utama (jadi yang utama bukan pengantinnya, bukan hidangannya, bukan tarian atau musiknya, bukan pemimpin pesta, atau para pelayan, atau bahkan enam tempayan itu- tetapi haruslah Yesus yang menjadi yang terutama dalam sebuah keluarga) , barulah keluarga kita dapat melewati badai.

 

 

 

 

 

 

  1. KELUARGA YANG BERTAHAN DALAM SUKA DAN DUKA

 

ADALAH KARENA KELUARGA ITU PUNYA VISI ILAHI

 

PUNYA TUJUAN ILAHI DALAM KEHIDUPAN BERKELUARGA

 

 

Keluaran 2:2

Ketika dilihatnya, bahwa anak itu cantik, e 

disembunyikannya tiga bulan f  lamanya.

 

Perhatikan kata ‘ketika dilihatnya’

 

Yokhebed MELIHAT bayi Musa. Have Vision.

 

Menyembunyikan seorang bayi laki-laki pada masa genting seperti itu, bukan hal mudah. Pikirkan hal-hal sebagai berikut: bagaimana menjemur baju bayinya, bagaimana meredam suara tangisnya, bagaimana mengajari kakak Harun dan kakak Miryam supaya jangan bilang ke tetangga kalau aku punya adik lucu, bagaimana menyembunyikan bayi ini kalau ada tamu di rumah mereka.

 

Hanya ketika Yokhebed PUNYI VISI, bisa melihat bayi ini kelak Tuhan bisa pakai, bisa melihat bagaimana Tuhan menjadikan bayi ini sehat, elok, ‘cantik’, maka Yokhebed bisa punya seribu satu cara untuk menyelamatkan bayi ini, maka dia bisa punya keberanian yang berbeda dari orang-orang lain pada masa itu yang hanya bisa menyerah dengan situasi politik yang pahit buat bangsa mereka.

 

Apakah kita punya VISI dalam hidup keluarga kita, apakah kita dapat melihat dari kacamata Tuhan untuk melihat hari depan anak-anak kita kelak? Apakah kita dapat melihat dari cara pandang Tuhan untuk melihat bagaimana Tuhan sedang mempersiapkan mereka sekarang buat pemakaian Tuhan buat hidup mereka di masa datang?

 

VISI membuat kita berani, VISI membuat kita dapat menemukan seribu satu cara.

 

 

 

 

 

 

 

  1. KELUARGA YANG BISA BERTAHAN DALAM SUKA DAN DUKA

 

ADALAH KARENA ADA IMAN PADA ORANG TUA

 

Mari kita baca pada Ibrani 11:23

Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena kerena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja

 

Melihat= untuk memastikan apa yang harus dilakukan tentang hal itu

 

Nama Amram dan Yokhebed memang tidak disebut dalam daftar pahlawan iman di Ibrani 11 ini, namun jelas kata ‘mereka’ menunjuk kepada keluarga ini, Amram dan Yokhebed sebagai orang tua daripada MUSA.

 

Iman membuat mereka tidak takut akan perintah raja. Sebagaimana Iman pada Ester membuat Ester berdoa, berpuasa dan tidak takut akan perintah raja, sebagaimana iman daripada Hanyanya Misael dan Azarya tidak takut akan hukuman api, sebagaimana Daniel tetap berdoa seperti yang biasa dilakukannya karena dia tidak takut akan hukuman dilemparkannya dirinya ke gua singa itu…..daftar ini bisa masih panjang.

 

 

  1. KELUARGA YANG BISA BERTAHAN DALAM SUKA DAN DUKA

 

ADALAH KELUARGA YANG MELETAKKAN DASAR IMAN

 

DALAM MENDIDIK DAN MENGAJAR ANAK-ANAKNYA

 

2:10 Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada puteri Firaun, yang mengangkatnya menjadi anaknya, dan menamainya l  Musa, sebab katanya: “Karena aku telah menariknya m  dari air.”

 

Diangkat anak menjadi Putri Firaun tidak membuat pada akhirnya hati Musa menjadi MESIR.

 

Ada iman yang diturunkan oleh Amram dan Yokhebed dalam masa hamil sampai masa menyusui, sampai anak ini siap pindah ke istana Firaun.

 

Iman.

 

Iman bisa diturunkan; dari Louis ke Eunike kepada Timotius, karena iman itu timbul dari pendengaran akan firman Kristus. Ketika Louis memperkatakan kalimat iman pada Eunike, maka Eunike bertumbuh menjadi anak yang beriman, ketika Eunike menjadi seorang ibu beriman, kata-kata imannya didengar oleh Timotius, sehingga Timotius bertumbuh menjadi seorang pemuda yang beriman.\

 

Amram beriman, Yokhebed beriman, tak heran ketiga orang anak mereka dipakai Tuhan menjadi pemimpin atas umatNya Israel.

Karena lewat keluarga, salah satunya, iman itu diturunkan dari perkataan-perkataan orang tua yang penuh iman.

 

 

Ibrani 11: 24-29

11:24 Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun, y  11:25 karena ia lebih suka menderita sengsara z  dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa 9 11:26 Ia menganggap penghinaan a  karena Kristus b  sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah. c  11:27 Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir d  dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan. 11:28 Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa e  anak-anak sulung jangan menyentuh mereka. f  11:29 Karena iman maka mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, g  ketika mereka mencobanya juga.

 

  • Menolak disebut puteri Firaun; meletakkan identitas yang jelas akan kebangsaan Musa yang sebenarnya, pada masa ASI

 

  • Lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah; meletakkan perspektif yang benar tentang apa itu penderitaan dan apa itu kesenangan dari dosa

 

  • Pandangannya dia arahkan kepada upah surgawi; meletakkan VISI yang benar dalam pengejaran nilai nilai kehidupan.

 

  • Meninggalkan Mesir dan bertahan; meletakkan suatu persiapan menghadapi situasi yang akan datang apabila diperhadapkan pada mempertahankan iman percaya pada Allah Israel, bukan ikut-ikutan jadi penyembah berhala-berhala Mesir

 

  • Mengadakan paskah dan pemercikan darah; meletakkan dasar untuk TAAT kepada perintah Tuhan

 

  • Melintasi laut merah sementara orang Mesir tenggelam; meletakkan dasar untuk percaya bahwa Tuhan pasti hadir dan menolong bahkan dengan cara-cara yang spektakuler , sebagaimana saat bayinya dulu, dengan cara ajaib dia justru selamat dari upaya pembantaian massal.

 

 

  1. KELUARGA YANG BISA BERTAHAN DALAM SUKA DAN DUKA

 

ADALAH KARENA ADA DOA-DOA YANG DINAIKKAN

 

UNTUK SETIAP ANGGOTA KELUARGA

 

Keluaran 2:3 Tetapi ia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi, sebab itu diambilnya sebuah peti pandan, g  dipakalnya dengan gala-gala dan ter, h  diletakkannya bayi itu di dalamnya dan ditaruhnya peti itu di tengah-tengah teberau i  di tepi sungai Nil;

 

Ide yang ‘agak gila’. Setelah mati-matian menyembunyikan selama 3 bulan, kini justru mengeluarkan bayi ini dari rumah aman mereka, dari persembunyian mereka, dari rahasia yang selama 3 bulan ditutup rapat-rapat. Bahwa ini bayi Ibrani, bahwa ini anak ke tiga, dan bahwa ini adalah bayi laki-laki walaupun tampaknya dia ‘cantik’/ elok/ beautiful.

 

Walaupun sebenarnya bisa beberapa kemungkinan diambil; misalnya;

  • Membesarkannya sebagai anak perempuan; misalnya dipakaikan rok, dll ( ini melanggar kodrat ilahi- karena Musa dilahirkan sebagai seorang bayi laki-laki)
  • Menitipkannya pada orang Mesir yang baik hati, sebuah keluarga Mesir ( sebagaimana bidan bidan Mesir itu kan baik hati pada orang Israel)
  • Membiarkannya ketahuan dan pada akhirnya bayi itu akan dibunuh orang Mesir dengan dilemparkan ke sungai Nil.
  • Menerima resiko hukuman atas seluruh keluarga karena melanggar aturan orang Mesir

 

Atau mengikuti cara TUHAN, yaitu melepaskannya dengan selamat dengan menyertainya dengan doa dari kejauhan. Walaupun ada banyak resiko seperti misalnya buaya, ditemu oleh orang jahat, dibunuh, atau …bisa saja terjadi mujizat yang tidak pernah bisa diduga-duga.

 

 

Keluaran 2:3 Tetapi ia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi, sebab itu diambilnya sebuah peti pandan, g  dipakalnya dengan gala-gala dan ter, h  diletakkannya bayi itu di dalamnya dan ditaruhnya peti itu di tengah-tengah teberau i  di tepi sungai Nil;

 

Ketika membaca ayat ini, saya membayangkan peti pandan itu sebagai DOA KELUARGA AMRAM

Saya membayangkan gala-gala dan ter itu sebagai DOA KELUARGA AMRAM, bahkan tengah-tengah teberau di tepi sungai Nil juga adalah sebagai DOA KELUARGA AMRAM

 

Memang mereka meletakkannya pada peti, melindungi kebocoran peti itu dengan gala-gala dan terk, dan  meletakkan peti itu di sungai Nil, tetapi semuanya itu mereka lakukan dengan DOA.

 

Doa yang menjadi pelindung bayi Musa. Doa yang menjadi selimut bayi Musa. Doa yang tidak dapat dibatasi oleh kecilnya peti itu, tidak dapat dibatasi oleh ada kemungkinannya berkeliarannya buaya di sungai itu, doa yang tidak bisa dibatasi oleh keadaan politik di zaman itu, doa yang tidak dapat dibatasi oleh jenis kelamin bayi mereka, dan doa yang tidak dapat dibatasi oleh kemustahilan.

 

Doa seorang ibu

Doa seorang ayah

Doa seorang kakak

 

Buat si adik mungil Musa.

 

Keluaran 2:3 Tetapi ia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi,…

 

Tetapi DOA dapat memperpanjang usia anak ini

Tetapi DOA dapat berujung pada keselamatan anak ini

Tetapi DOA dapat menjadi suatu harapan untuk suatu mujizat terjadi pada anak ini.

 

Memang tidak ditulis pada Keluaran pasal 2 sebuah kata ‘doa’ satu kali pun. Tetapi saya melihat bahwasannya keluarga dari suku LEWI ini, melepaskan bayi Musa ini dengan doa-doa dan doa. Bisa kita simak penegasan kata LEWI ini ditulis sampai dua kali di ayat 1 dari Keluaran pasal  2 ini. Walaupun secara silsilah yang sangat jelas Lewinya itu memperanakkan siapa, lalu siapa, dst baru bisa nanti kita baca di pasal 6 dari Kitab Keluaran ini.

 

Lewi dilahirkan dari kerinduan Lea, untuk lebih erat, sebuah keintiman yang lebih dalam lagi dengan suaminya.

 

Mengandung pulalah ia, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, maka ia berkata: “Sekali ini suamiku akan lebih erat kepadaku, x  karena aku telah melahirkan tiga anak laki-laki baginya.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Lewi. y 

Kejadian 29:34

 

Arti kata LEWI adalah joined to

 

Amram dan Yokhebed dari suku LEWI, sebuah kerinduan untuk keintiman yang lebih dalam lagi.

 

Pada akhirnya Lewi menjadi suku yang spesial, menjadi keturunan para Imam, yang menyelenggarakan ibadah di rumah Tuhan.

 

Tuhan ingin keluarga kita adalah keluarga yang berdoa

 

Doa menembus batas waktu

Doa menembus batas ruang

Doa menembus batas kemustahilan

Doa mengetuk pintu surga

 

 

  1. KELUARGA YANG BISA BERTAHAN DALAM SUKA DAN DUKA

ADALAH KELUARGA YANG SALING MENOPANG

 

 

2:4 kakaknya perempuan j  berdiri di tempat yang agak jauh untuk melihat, apakah yang akan terjadi dengan dia.

2:5 Maka datanglah puteri Firaun untuk mandi di sungai Nil,

sedang dayang-dayangnya berjalan-jalan di tepi k  sungai Nil,

lalu terlihatlah olehnya peti yang di tengah-tengah teberau itu,

maka disuruhnya hambanya perempuan untuk mengambilnya.

2:6 Ketika dibukanya, dilihatnya bayi itu,

dan tampaklah anak itu menangis,

sehingga belas kasihanlah ia kepadanya dan berkata:

“Tentulah ini bayi orang Ibrani 2 .”

2:7 Lalu bertanyalah kakak anak itu kepada puteri Firaun:

“Akan kupanggilkah bagi tuan puteri seorang inang penyusu

dari perempuan Ibrani untuk menyusukan bayi itu

bagi tuan puteri?”

2:8 Sahut puteri Firaun kepadanya: “Baiklah.”

 

Kakak Miryam menolong bayi Musa. Dia tahu mengawasi, tahu membaca situasi dan cerdas memberikan situasi, tahu menjaga rahasia yang tidak perlu diceritakan, lancar berbicara, berani berbicara terhadap keluarga kerajaan Mesir, dan paham sekali atas semua resiko yang bisa saja terjadi bila rahasia keluarganya terbongkar oleh ekspresinya yang berlebihan. Jadi kemungkinan besar Miryam juga jaga mimik mukanya tetap datar, tidak menunjukkan bahwa dia senang kalau adiknya selamat, dan tidak menunjukkan bahwa inang penyusu yang akan dia panggilkan adalah ibunya sendiri dan adik bayi ini adalah adiknya sendiri.

 

Saya memprediksi, mungkin saja dengan kemampuan tersebut, Miryam adalah kakak tertua, lebih tua daripada Harun.

 

Papa Amram dan Ibu Yokhebed berdoa, tetapi Kakak Miryam berjaga.

 

Bisa jadi Bapak Amram dan Ibu Yokhebed mengajak kakak Harun ikut berdoa di rumah. Harun terlalu kecil untuk berbuat sesuatu dan juga Bapak Amram dan Ibu Yokhebed terlalu mencolok untuk mengamati bayi Musa dari kejauhan.

 

Sampai rumah mereka kepulangan Kakak Miryam dan memberi tahu “Mama dipanggil ke istana, karena Putri Firaun setuju untuk mama menyusui adik kita …!!”

Mungkin seisi rumah ingin bersorak kegirangan, tetapi ditahan, yang bisa mereka lakukan hanyalah bersyukur pada Tuhan, karena situasi politik bisa saja disebut sedang runyam, dan kelahiran adik bayi mereka bisa saja lahir di waktu yang dianggap salah, tetapi TUHAN ISRAEL tidak pernah kekurangan  cara untuk menjawab doa dan iman anak-anak-Nya, yang bisa melihat VISI-Nya, yang bisa menangkap isi hati-Nya, bahwa harus dilahirkan pemimpin dari generasi yang dikehendaki untuk ditumpas ini. Harus bangkit pemimpin atas bangsa ini.

 

  1. KELUARGA YANG BISA BERTAHAN DALAM SUKA DAN DUKA

 

ADALAH KELUARGA YANG MAU MELEPAS

 

APA YANG TUHAN INGIN KITA LEPASKAN

 

 

Lalu pergilah gadis itu memanggil ibu bayi itu. 2:9 Maka berkatalah puteri Firaun kepada ibu itu: “Bawalah bayi ini dan susukanlah dia bagiku, maka aku akan memberi upah kepadamu.” Kemudian perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya.

 

Ketika Keluarga Amram melepas bayi itu karena sudah tidak ada cara untuk mempertahankan dia dibesarkan secara rahasia, justru Tuhan mengembalikan bayi Musa ke pangkuan mereka secara legal/sah/ tidak dihantui ketakutan lagi untuk upaya pembunuhan, karena anak ini adalah anak angkat Putri Firaun.

 

Besar kemungkinan Musa baru diberi nama setelah ditemukan oleh Putri Firaun, sehingga sampai usia 3 bulan, bisa saja Musa tidak diberi nama. Karena pemberian nama juga mengandung resiko mana tahu Miryam atau Harun keceplosan/ kelepasan kata untuk menyebut nama adik mereka yang jelas-jelas beda antara nama anak laki laki dan perempuan.

Melepaskan hak untuk memberi nama bayi itu, justru menjadi jalan untuk mereka mendapatkan lagi bayi itu sudah dengan namanya, yang ternyata nama netral, tidak berbau nama ala-ala dewa dewa Mesir.

 

Ada banyak hal yang Tuhan inginkan kita lepaskan dalam keluarga kita, sebagai contoh:

  • Ibunya Timotius melepas Timotius pergi bermisi bersama dengan Rasul Paulus, dan dijadikan anak rohaninya- keterpisahan tempat terkadang Tuhan pakai untuk membawa anggota keluarga kita naik ke level yang lebih tinggi.
  • Yakub melepas Benyamin untuk dibawa ke Mesir saat anak-anaknya harus kembali membeli gandum untuk ke dua kalinya- keterpisahan jarak terkadang Tuhan pakai untuk jalan adanya sebuah pemulihan. Dengan hadirnya Benyamin, justru menjadi jalan pemulihan keluarga besar Yakub di tanah Mesir.
  • Keluarga Ribkah harus merelakan Ribkah pergi – keterpisahan karena anak kita yang menikah dan meninggalkan rumah
  • Ester menjadi yatim piatu sejak kecil karena kematian orang tuanya- keterpisahan karena kematian
  • Daniel dan kawan-kawan sejak muda harus terpisah dari orang tua mereka untu mereka menjadi orang buangan di negeri Babel- sebuah keterpisahan yang Tuhan ijinkan untuk keluarga kita bisa menjadi berkat di tempat lain
  • Yusuf dijual oleh kakak-kakaknya dan berada di Mesir sebagai budak dan hidup sengsara- sebuah keterpisahan yang traumatik yang Tuhan ijinkan ( walaupun pada akhirnya Yusuf sembuh dari trauma tersebut- kita bisa tahu Yusuf trauma adalah dari bagaimana caranya memberi nama pada anak-anaknya) karena Tuhan ingin memakai kita jadi saluran berkat lewat pembentukanNya dalam hidup kita.
  • Naomi melepaskan Moabnya dan pulang kembali ke Betlehem- perpindahan tempat terkadang Tuhan ijinkan untuk sebuah rencana agung daripadaNya.
  • Boaz melepaskan ‘namanya ditegakkan’ atas tanah yang dibelinya dari keluarga Naomi, karena dengan itu dia harus menegakkan nama suami Rut yang sudah meninggal. Tetapi dengan cara ini justru Boaz namanya masuk dalam silsilah Yesus Kristus tanpa dia sadari.
  • Abraham memboyong keluarganya yang sudah nyaman di UR KASDIM menjadi keluarga yang berkelana karena itulah yang jadi maunya TUHAN

 

 

…………………dan ini bisa masih panjang. Tetapi yang saya maksud sesuatu yang dilepaskan itu TIDAK TERMASUK MELEPASKAN PASANGAN, DAN BERPISAH KOTA DENGAN PASANGAN.

Kita teladani Filipus, dia justru mendatangkan keluarganya untuk tinggal satu kota dan melayani Tuhan bersama-sama

FILIPUS DI KAISAREA ( KIS. 8:40) SELANG BEBERAPA PASAL SAMPAI PADA KIS.21:8 FILIPUS DI KAISAREA SUDAH TINGGAL DI SEBUAH RUMAH DAN DIKATAKAN ADA 4 ORANG ANAK DARA. FILIPUS MEMBOYONG KELUARGANYA DARI YERUSALEM KE KAISAREA. SEORANG SUAMI DAN AYAH YANG SELALU INGIN KEUTUHAN KELUARGA SEBAGAI HAL YANG LAYAK DIPERJUANGKAN.

 

Lepaskan sesuatu yang Tuhan maui bukan berarti membiarkan keluarga kita terpecah-pecah dan porak poranda, melainkan ada musim-musim di keluarga kita dimana Tuhan merindukan untuk kita melepaskan hak kita, melepaskan apa yang kita genggam erat, untuk mengijinkan proses Tuhan berjalan buat keluarga kita. Tentu semuanya harus dengan doa.

 

Misalnya melepas anak kita untuk menikah dengan orang tidak seiman, kita tidak memberi nasihat kepada mereka, ITU SALAH, itu bukan yang saya maksudkan.

 

  1. KELUARGA YANG BERTAHAN DALAM SUKA DAN DUKA

ADALAH KELUARGA YANG MAU MENERIMA KEMBALI

 

Bilangan 12

12:15 Jadi dikucilkanlah Miryam ke luar tempat perkemahan d  tujuh hari e  lamanya, dan bangsa itu tidak berangkat sebelum Miryam diterima kembali. 12:16 Kemudian berangkatlah mereka dari Hazerot f  dan berkemah di padang gurun Paran. g 

 

Bangsa itu tidak berangkat sebelum Miryam diterima kembali. Musa melepaskan pengampunan dari hatinya yang penuh kerendahan hati. Dikata-katai tentu tidak enak, tetapi Musa mau melepaskan pengampunan buat kakaknya Miryam dan juga Harun.

 

  • KELUARGA YANG BERTAHAN DALAM SUKA DAN DUKA

ADALAH KELUARGA YANG BERANI MENEGUR KESALAHAN

 

Keluaran  32:21 Lalu berkatalah Musa kepada Harun: “Apakah yang dilakukan bangsa ini kepadamu, sehingga engkau mendatangkan dosa yang sebesar itu kepada mereka?”

 

Musa adalah adik, tetapi dia adalah pemimpin, Musa tidak segan segan menegur Harun kakaknya, ketika Harun berbuat sebuah kesalahan fatal.

 

 

Andalan

SEMINAR PARENTING ; MENDIDIK DAN MENGAJAR ANAK DI ERA INDUSTRI 4.0


MENDIDIK DAN MENGAJAR ANAK

DI ERA INDUSTRI 4.0

Disusun dengan anugerah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

Beberapa materi diambil dari:

Rangkuman Seminar The Rise of The I-Gen, Pastor Sukirno Tarjadi, 16 Maret 2018

MENDIDIK ANAK DI ERA INDUSTRI 4.0

Seperti dikutip dari Line Today, revolusi industri adalah perubahan besar terhadap cara manusia dalam mengolah sumber daya dan memproduksi barang. Revolusi industri merupakan fenomena yang terjadi antara 1750 – 1850. Saat itu, terjadi perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi. Perubahan tersebut ikut berdampak pada kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia.

Revolusi Industri 1.0

Revolusi Industri yang pertama terjadi pada abad ke-18 ditandai dengan penemuan mesin uap yang digunakan untuk proses produksi barang. Saat itu, di Inggris, mesin uap digunakan sebagai alat tenun mekanis pertama yang dapat meningkatkan produktivitas industri tekstil. Peralatan kerja yang awalnya bergantung pada tenaga manusia dan hewan akhirnya digantikan dengan mesin tersebut.

Selain itu, mesin uap digunakan pada bidang transportasi. Transportasi internasional pada masa itu adalah transportasi laut yang masih menggunakan tenaga angin. Namun, angin tidak dapat sepenuhnya diandalkan karena bisa jadi angin bertiup dari arah yang berlawanan atau bahkan tidak ada angin sama sekali.

Penggunaan tenaga angin pada alat transportasi pun mulai berkurang semenjak James Watt menemukan mesin uap yang jauh lebih efisien dan murah dibandingkan mesin uap sebelumnya pada 1776. Dengan mesin uap tersebut, kapal dapat berlayar selama 24 jam penuh jika mesin uap tetap didukung dengan kayu dan batu bara yang cukup.

Revolusi industri memungkinkan bangsa Eropa mengirim kapal perang ke seluruh penjuru dunia dalam waktu yang jauh lebih singkat. Negara-negara imperialis di Eropa mulai menjajah kerajaan-kerajaan di Afrika dan Asia. Selain penjajahan, terdapat dampak lain dari revolusi industri, yaitu pencemaran lingkungan akibat asap mesin uap dan limbah-limbah pabrik lainnya.

Revolusi Industri 2.0

Revolusi industri 2.0 terjadi di awal abad ke-20. Revolusi industri ini ditandai dengan penemuan tenaga listrik. Tenaga otot yang saat itu sudah tergantikan oleh mesin uap, perlahan mulai tergantikan lagi oleh tenaga listrik. Walaupun begitu, masih ada kendala yang menghambat proses produksi di pabrik, yaitu masalah transportasi.

Di akhir 1800-an, mobil mulai diproduksi secara massal. Produksi massal ini tidak lantas membuat proses produksinya memakan waktu yang cepat karena setiap mobil harus dirakit dari awal hingga akhir di titik yang sama oleh seorang perakit mobil. Artinya, untuk merakit banyak mobil, proses perakitan harus dilakukan oleh banyak orang yang merakit mobil dalam waktu yang bersamaan.

Revolusi terjadi dengan terciptanya “lini produksi” atau assembly line yang menggunakan “ban berjalan” atau conveyor belt pada 1913. Hal ini mengakibatkan proses produksi berubah total karena untuk menyelesaikan satu mobil, tidak diperlukan satu orang untuk merakit dari awal hingga akhir. Para perakit mobil dilatih untuk menjadi spesialis yang mengurus satu bagian saja.

Selain itu, para perakit mobil telah melakukan pekerjaannya dengan bantuan alat-alat yang menggunakan tenaga listrik yang jauh lebih mudah dan murah daripada tenaga uap.

Revolusi industri kedua ini juga berdampak pada kondisi militer pada perang dunia II. Ribuan tank, pesawat, dan senjata diciptakan dari pabrik-pabrik yang menggunakan lini produksi dan ban berjalan. Hal ini terjadi karena adanya produksi massal (mass production). Perubahan dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri boleh dibilang menjadi komplit.

Revolusi Industri 3.0

Setelah revolusi industri kedua, manusia masih berperan sangat penting dalam proses produksi berbagai macam jenis barang. Tetapi, setelah revolusi industri yang ketiga, manusia tidak lagi memegang peranan penting. Setelah revolusi ini, abad industri pelan-pelan berakhir dan abad informasi dimulai.

Jika revolusi pertama dipicu oleh mesin uap, revolusi kedua dipicu oleh ban berjalan dan listrik, revolusi ketiga ini dipicu oleh mesin yang dapat bergerak dan berpikir secara otomatis, yaitu komputer dan robot.

Salah satu komputer pertama yang dikembangkan di era perang dunia II sebagai mesin untuk memecahkan kode buatan Nazi Jerman adalah komputer bernama Colossus. Komputer yang dapat diprogram tersebut merupakan mesin raksasa sebesar ruang tidur yang tidak memiliki RAM dan tidak bisa menerima perintah dari manusia melalui keyboard. Komputer purba tersebut hanya menerima perintah melalui pita kertas yang membutuhkan daya listrik sangat besar, yaitu 8.500 watt.

Namun, kemajuan teknologi komputer berkembang luar biasa pesat setelah perang dunia kedua selesai. Penemuan semikonduktor, transistor, dan kemudian integrated chip (IC) membuat ukuran komputer semakin kecil, listrik yang dibutuhkan semakin sedikit, serta kemampuan berhitungnya semakin canggih.

Mengecilnya ukuran membuat komputer bisa dipasang di mesin-mesin yang mengoperasikan lini produksi. Komputer pun mulai menggantikan banyak manusia sebagai operator dan pengendali lini produksi.

Revolusi Industri 4.0

Nah, inilah revolusi industri yang saat ini sedang ramai diperbincangkan. Bahkan, diangkat menjadi salah satu topik dalam Debat Capres 2019. Industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi siber. Istilah industri 4.0 berasal dari sebuah proyek dalam strategi teknologi canggih Pemerintah Jerman yang mengutamakan komputerisasi pabrik.

Pada industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem siber-fisik, internet of things (IoT), cloud computing, dan cognitive computing.

Tren ini telah mengubah banyak bidang kehidupan manusia, termasuk ekonomi, dunia kerja, bahkan gaya hidup. Singkatnya, revolusi industri 4.0 menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia.

Banyak hal yang tak terpikirkan sebelumnya, tiba-tiba muncul dan menjadi inovasi baru, serta membuka lahan bisnis yang sangat besar. Contoh terdekatnya, munculnya transportasi dengan sistem ride-sharing seperti Go-Jek dan Grab. Kehadiran revolusi industri 4.0 memang menghadirkan usaha baru, lapangan kerja baru, dan profesi baru yang tak terpikirkan sebelumnya.

Tidak dapat dipungkiri, berbagai aspek kehidupan manusia akan terus berubah seiring dengan revolusi dan perkembangan teknologi yang terjadi. Memang perubahan seringkali diiringi banyak dampak negatif dan menimbulkan masalah-masalah baru. Namun, perubahan juga selalu bisa membawa masyarakat ke arah yang lebih baik.

Simpulannya, revolusi industri 4.0 bukanlah suatu kejadian yang menakutkan, justru membuka peluang yang semakin luas bagi anak bangsa untuk berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

https://www.wartaekonomi.co.id/read226785/mengenal-revolusi-industri-dari-10-hingga-40.html

 

Menyaksikan VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=XENMOfD-mLs

 

Internet of Things, Big Data, Cloud Computing, dan Mechine Learning. Tujuan dari “Industri 4.0” adalah untuk memproduksi barang dengan lebih mudah, cepat, dan murah.

Beberapa hal yang dulu sempat begitu sulit, sekarang jadi lebih mudah diproses. Hal ini memunculkan berbagai profesi baru, sebagai bentuk penyesuaian kebutuhan perusahaan dan para startup yang mulai berkembang pesat.

Beberapa di antaranya adalah profesi yang cenderung membutuhkan kreativitas manusia untuk bersaing dan membuat inovasi baru. Berikut adalah beberapa pekerjaan yang jadi peluang besar di era Revolusi Industri 4.0.

 

PEKERJAAN YANG TREND DI ERA INDUSTRI 4.0

  1. Aplikasi Developer

App Developer bertugas membangun atau mengembangkan software dengan memakai bahasa pemrogaman.

  1. Web Developer

pembuat aplikasi berbasis website dengan menggunakan bahasa pemrograman.

  1. Content Creator

Seorang content creator dapat berasal dari berbagai profesi atau bidang ahli yang berbeda. Namun mereka harus memiliki softskill seperti daya kreativitas dan kemampuan komunikasi yang tinggi untuk dapat menghasilkan karya dan berkompetisi dengan yang lain. Mereka memproduksi berbagai konten menarik yang memiliki kekuatan besar untuk mempengaruhi banyak orang.

Bukan hal mudah untuk menjadi content creator, namun jika kamu punya bakat dan mau belajar; pekerjaan ini jadi peluang besar di era Revolusi Industri 4.0.

  1. Content Writer dan Copy Writer

Profesi Content Writer bertugas untuk membuat konten untuk disampaikan pada konsumen melalui tulisan. Sama-sama berbentuk tulisan, namun Copywriter cenderung dibuat untuk promosi atau iklan sebuah produk agar konsumen tertarik dengan produk yang dipasarkan.

Keduanya memiliki andil yang besar di era digital saat ini, profesi ini semakin dibutuhkan oleh perusahaan yang ingin memasarkan produknya menggunakan jasa promosi dalam bentuk digital.

  1. Spesialis Media Sosial

Hampir setiap orang saat ini memiliki media sosial, itulah yang dimanfaatkan perusahaan sebagai promosi dan mendapatkan konsumen melalui media sosial. Tren iklan yang dulunya menggunakan media televisi, sekarang sudah bergeser melalui media sosial. Sebagai pemasaran atau branding satu produk, dibutuhkan Spesialis Media Sosial yang bertanggungjawab atas konten dan menganalisa feedback dari warganet.

  1. SEO Specialist

SEO Specialist bertanggungjawab untuk selalu update terhadap perkembangan informasi mengenai algoritma Google yang terus menerus diperbarui. Inilah alasan kenapa profesi SEO menjadi penting, terutama bagi perusahaan yang memanfaatkan kanal digital sebagai pemasaran mereka.

Selain itu, mereka juga bertugas untuk mengoptimalkan website sehingga mampu berada pada posisi teratas di halaman pertama Google. Keahlian ini masih langka, namun justru itu yang membuat mereka yang berprofesi SEO Spesialist dibayar mahal oleh perusahaan yang menggunakan jasanya.

  1. Manager Pemasaran Digital

Di dunia digital yang sangat pesat, butuh manajer yang menguasai SEO, Strategi Media Sosial, sampai Content Digital dengan efektif. Mereka bertugas untuk meningkatkan promosi kanal digital seperti Google, Media Sosial, Email, Website dan lain-lain. Seorang Manager Media Sosial juga butuh kemampuan selalu update terhadap apa yang menjadi tren untuk mengetahui apa yang sedang dibutuhkan pasar.

  1. Cyber security

adalah teknologi, proses dan praktik yang dirancang untuk melindungi jaringan, komputer, program dan data dari serangan, kerusakan atau akses yang tidak sah. Cyber security juga disebut sebagai upaya untuk melindungi informasi dari adanya cyber attack

  1. Digital Public Relations

adalah Jurusan hubungan masyarakat berbasis digital di era modern ini.

  1. Datascienctist

melakukan proses analisis data menggunakan berbagai cara dan algoritme untuk menemukan solusi dari suatu masalah yang rumit. Data Scientist mengombinasikan beberapa pasang data untuk mengungkap suatu pola. … Statistik merupakan inti dari Data Scientist.

  1. Spesialis Kecerdasan Buatan

Spesialis kecerdasan buatan

  1. BlockchainSpesialist

adalah sistem penyimpanan data digital berisikan catatan yang terhubung melalui kriptografi. Teknologi blockchain kini telah dimanfaatkan oleh berbagai sektor, salah satunya untuk transaksi mata uang kripto seperti Bitcoin.

Sistem blockchain dapat dikatakan menyerupai catatan transaksi digital yang terdiri dari banyak server. Berkat teknologi ini, transaksi menjadi jauh lebih mudah karena kamu tidak lagi memerlukan keberadaan perantara.

Itu belum semua dibahas, masih banyak lagi. *Dari berbagai sumber http://www.google

 

Pekerjaan apa yang akan tergerus arus Industri 4.0

  1. Pengantar Surat
  2. Loan Officer
  3. Dosen
  4. Kasir
  5. Travel Agen
  6. Teller Bank
  7. Agen Asuransi
  8. Telemarketing
  9. Pustakawan
  10. Tukang Parkir
  11. Developer

https://blog.gamatechno.com/11-pekerjaan-yang-diperkirakan-akan-hilang-karena-perkembangan-teknologi/

 

Ada 3 pandangan tentang teknologi

  1. Cara FRONTAL yaitu mengasingkan diri dari teknologi / gaptek
  2. Cara FATALISTIK, yaitu diterima semuanya apa adanya tanpa penyaringan, sehingga hanyut dan manjadi korban teknologi
  3. Cara PENYARINGAN/ Pemilah-milah

Untuk cara penyaringan ini memerlukan kerja keras: untuk bagaimana mengambil positifnya tetapi juga membuang negatifnya

 

Kesimpulannya:

Kita tidak dapat menghindari datangnya era industri 4.0 ini.

 

Bagaimana ciri-ciri generasi pada zaman akhir ini? Simak di II Timotius 3:1-5

Semua dampak buruk internet/ era industri 4.0 ada pada II Timotius 3:1-5

Tetapi apakah itu artinya kita akan didik dan ajar anak-anak kita jadi gaptek?

 

10 HAL INI YANG AKAN TERGILAS OLEH GERUSAN/ DISRUPTION ERA INDUSTRI 4.0

  • MENOLAK BERINOVASI
  • MEMPERTAHANKAN YANG TIDAK EFEKTIF
  • MEMPERTAHANKAN YANG TIDAK EFISIEN
  • MENGHINDARI PERSAINGAN
  • TIDAK MAU BERJEJARING
  • TIDAK MAU BEKERJA SAMA
  • TIDAK MAU BERUBAH
  • TIDAK MAU MASUK DALAM ERA ORANG- KE MESIN-ORANG/ ORANG-MESIN
  • TIDAK MAU BERKERJA DENGAN MENGGUNAKAN KEMAJUAN IT

https://www.youtube.com/watch?v=JLN4O4nHtYo

 

LANTAS KITA HARUS BAGAIMANA?

Lantas bagaimana kita bisa mendidik dan mengajar anak-anak kita dalam menyongsong era industri 4.0 ini?

  1. Kenali dulu ciri-ciri lintas generasi, untuk menghindari gap generation/ gap antar generasi ( lihat bagan pada lampiran)
  • BABY BOOMERS GENERATION ( 2020 USIANYA 60-75)
  • X GENERATION ( 2020 USIANYA 40-59)
  • Y GENERATION ( 2020 USIANYA 25-39)
  • Z GENERATION ( 2020 USIANYA 10-25)
  • ALPHA GENERATION ( 2020 USIANYA 9 TAHUN KE BAWAH)

Generasi I-Gen/ generasi Z dan dilanjut dengan Generasi Alpha/ Global Citizen,

sangat beda dengan generasi sebelumnya

  • Mereka telah mengenal Gadget pada usia dini, dan dibesarkan dalam dunia yang terkoneksi secara virtual.
  • Mereka sangat bergantung pada gawai
  • Perhatiannya sangat singkat
  • Perhatiannya lebih ke gawai yang memicu dopamin ( memberi rasa nyaman, dan bersifat candu)
  • Tidak memiliki kepekaan terhadap situasi/ tidak peka situasi
  • Kurang aktif secara fisik dan berkomunikasi secara cepat tetapi dangkal
  • Ketika mereka melihat gawai, mereka lupa akan segalanya.
  • Untuk generasi ini HP sudah jadi mall buat mereka, sehingga di AS tingkat kehamilan menurun dan ruang bermain/ ruang berbelanja, dll sudah pindah dari mall ke gawai
  1. Kita harus bisa mengantisipasikan dampak negatifnya tetapi di lain sisi kita harus bisa membuat anak-anak kita cakap menjadi pewarta injil saat mereka masuk dalam era industri 4.0 dalam profesi masing-masing mereka kelak.
  2. Mewaspadai dampak buruk apabila anak-anak menjadi kecanduan gadget:
    1. Penurunan Perkembangan Otak
    2. Radiasi
    3. Mengurangi kemampuan Interaksi Sosial. akan mengurangi interaksi dan mengganggu keterampilan komunikasi.
    4. Temperamental
    5. Merusak Pengelihatan
    6. Kurang Minat Bermain di alam terbuka
    7. Pornografi
    8. Depresi
    9. Bulliying/ Perundungan
    10. Predator
    11. Berita palsu/ ajaran sesat/ ajaran ekstrim
    12. Kurang awas terhadap lingkungan
    13. Kurang gerak/ olahraga sehingga obesitas
    14. Kurang interaksi fisik dengang orang lain
    15. 90% mengganggu tidur/ imsomnia
    16. Gangguan Kesehatan dan study
  3. Perhatikan beberapa tokoh IT berikut ini:
    1. Steve Jobs, justru tidak mengijinkan anaknya memakai i-pad
    2. Bill Gates, memberlakukan bagi anaknya, sebelum 14 tahun tidak boleh pakai HP
    3. Justin Roseostein, mereka semua menemukan bahayanya teknologi
  4. Perhatikan apa yang terjadi pada area Silicon Valley

Banyak orang telah terbiasa dalam memandang Silicon Valley sebagai perwakilan tertinggi dari tatanan baru di dunia korporat. Kawasan elit teknologi yang berbasis di Santa Clara Valley di San Francisco Bay Area ini dikenal untuk kontribusinya dalam menumbuhkan inovasi, keterampilan dan pengetahuan.

Prestasi dari perusahaan besar seperti Google, Facebook dan Apple, bahkan mengubah cara manusia terhubung atau berinteraksi sebagai spesies. Namun, apakah Silicon Valley selalu menjadi tempat impian untuk bekerja? Atau sebenarnya memiliki sisi tak terduga yang tidak diketahui banyak orang?

Ini yang terjadi di silicon valley

  • Banyak pelecehan sexual terhadap kaum wanita
  • Budaya egosentris- tidak mau menerima masukan dan kritikan
  • Depresi
  • Hilangnya waktu dengan keluarga

 

TIPS UNTUK KELUARGA

BAGAIMANA MENGAJAR DAN MENDIDIK ANAK DI ERA INDUSTRI 4.0

  1. Untuk anak dibawah 2 tahun NO GADGET AT ALL
  2. MEMBUAT KESEPAKATAN ANTARA SUAMI DAN ISTERI DALAM MENETAPKAN ATURAN DALAM BERGAWAI
  3. Berikan landasan firman tuhan 1Korintus 10:23
    • Jika anda berhasil mencetak generasi digital yang tahu bagaimana menggunakan dunia digital sesuai kehendak tuhan..
      Maka anda ikut serta dalam mempersiapkan generasi akhir zaman sebagai anak panah di tangan tuhan..!!
    • Garis bawahi kata – “ketidakseimbangan”
      jadi bukan tidak boleh
      atau mengarah pada gaptek
    • Tetapi harus ada keseimbangan dalam kehidupan
      jangan sampai gadget kita ijinkan
      merampas hal-hal positif yang bisa kita dapat dari dunia life
  4. Kenali sistem rating video game

Video Game dapat menjadi alat permainan yang menyenangkan, sebagian bahkan mendidik, namun tidak semua judul video game tepat untuk anak usia tertentu. Penting bagi orangtua untuk paham terhadap sistem rating video game dan mendampingi anak memilih judul game yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya. Saat anak memilih video game, perhatikan label rating yang tertera pada sampulnya. Salah satu sistem rating yang paling banyak digunakan adalah sistem rating ESRB dengan pemilihan sbb:

  • Early Childhood – aman untuk anak usia 3 tahun.
  • Everyone – untuk anak 6 tahun ke atas. Dapat mengandung elemen fantasi, kekerasan fisik, dan verbal secara minimal
  • Everyone 10+ – Untuk usia 10 tahun ke atas. Dapat mengandung sekidit elemen fantasi, kekerasan fisik dan verbal.
  • TEEN- untuk remaja di atas 13 tahun. Dapat mengandung elemen kekerasan fisik dan verbal, humor kasar, darah minimal.
  • MATURE- untuk usia 17 tahun ke atas. Dapant emengandung elemen kekerasan yang intens, darah dan kekejian serta elemen seksual.
  • ADULTS ONLY- hanya untuk dewasa. Terdapat banyak elemen kekerasan yang intens, elemen seksual dan/atau perjudian.
  1. Batasi waktu anak-anak dalam dunia internet- seimbangkan waktu mereka dengan keluarga-saudara-teman, dll . Buatlah kesepakatan dengan anak mengenai durasi dan aturan menggunakan gadget. Buatlah jadwal penggunaan gadget.

DURASI 2 JAM SEHARI

  1. Stop bermain gadget saat makan bersama, jangan makan di depan tv/ layar apa pun,

Jadikan obrolan anda di seputar meja makan sebagai layar.

  1. Perbanyak waktu bermain bersama anak-anak , indoor atau outdoor, misal berenang, bermain buble, melukis bersama, bermain air, ke taman , ke kebun, ke desa, ke kebun binatang, olah raga, dll
  2. Ajak anak bermain bersama teman di gereja, di rumah, di kerabat, di tetangga ( tentu dengan pengawasan)
  3. Berikan keragaman pada anak dari gadget ke buku, bacakan cerita, berjalan jalan ke perpustakaan/ toko buku, banyak beli kaset film rohani, lagu anak yang mendidik, dll
  4. Jadi contoh bagi anak –anak dalam bergawai karena mereka adalah peniru ulung
  5. Ciptakan dunia sekolah dan gereja yang mengembalikan mereka ke ‘dunia’ life. (contoh : materi-materi jca jeniuscaraalkitab.com akan menjadi contoh bagaimana mengembalikan mereka ke dunia anak yang seimbang dan sehat untuk roh jiwa dan tubuh mereka)
  6. Kesibukan di dunia pekerjaan
  • Ibu mencari alternatif pekerjaan yang bisa dilakukan di dalam rumah , seperti misalnya:
  • Menjadi penulis buku
  • Membuka usaha catering
  • Membuka industri rumah tangga ( misalnya membuat kerupuk, dll)
  • Membuka warung di rumah
  • Membuka kantor di rumah
  • Dll
  1. Hindari hal-hal sebagai berikut:
  • anak dititipkan di rumah kakek dan nenek
  • anak dididik oleh pembantu rumah tangga
  • anak dititipkan di tempat penitipan anak / day care
  1. Sepakati apa kegunaan gadget untuk seluruh anggota keluarga anda
  2. Orang tua harus mengerti dunia gadget agar dapat mendampingi, mengawasi, mengontrol dunia gadget anak-anaknya.
  3. Punya ruang bergadget- di ruang terbuka- bukan di kamar tertutup. Buat aturan ini
  4. Latih anak-anak untuk memanfaatkan gadget secara positif: ( sesuai umur mereka saat mereka sudah diperbolehkan memiliki jejaring sosial)
    • Membuat status / kalimat mutiara yang memberkati orang banyak
    • Memberi pengaruh injil kepada sebanyak mungkin orang dalam waktu cepat
    • Membuat website/blog yang positif
    • Membaca ilmu pengetahuan
    • Mengembangkan hobby yang positif, misal fotography, editing video, video kreatif, editing foto, humor membangun, dll
    • Mengembangkan jaringan yang sangat positif- cari teman yang sehat dan dapat saling membangun dan tetap berhati-hati terhadap orang yang tidak dikenal
  5. Perkenalkan bahaya-bahaya apabila:
  • Menjalin persahabatan yang terlampau akrab dengan orang yang tidak dikenal di dunia nyata- teman di dunia maya sebanyak mungkin bukan sebuah prestasi
  • Memberikan informasi alamat, nomor hp/ pin bb pada siapa saja
  • Mengupload foto-foto masa kecil saat sedang mandi/berenang, dll
  • Tidak perlu membuat foto-foto yang tidak sopan
  • Tidak perlu menonton film film yang porno
  • Cari judul-judul film yang bagus untuk ditonton bersama
  1. Matikan blue light. Matikan notifikasi, batasi aplikasi, nyalakan aplikasi parental control
  2. Pakai gawai sebagai motivator bukan sebagai alat suap
  3. Jangan hadapi anak-anak dengan kemarahan melainkan dengan ketenangan
  4. Latih dengan ketat di awal sehingga bisa longgar di belakang
  5. Diskusikan pemakaian medsos yang benar jangan sekedar melarang