SESI 1. MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU YANG SEHAT ROH JIWA DAN TUBUHNYA


MENJADI GURU SEKOLAH MINGGU

YANG SEHAT ROH, JIWA DAN TUBUHNYA

Disusun dengan anugrah Tuhan oleh Grace Sumilat S.MG

www.jeniuscaraalkitab.com

Sumber bacaan: Alkitab dan

http://www.readersdigest.co.id/info-medis/5+cara+membuat+jiwa+tetap+sehat

https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/mengganggu-kesehatan-mental/

POWER POINT MATERI INI DAPAT DIUNDUH DI SINI

ROH JIWA DAN TUBUH

 RET-REAT GSM se kota AMBARAWA

13-14 APRIL 2018

 

PENDAHULUAN DAN PEMILIHAN TOKOH

Membahas keguruan Rasul Paulus atau Yesus sudah sangat umum. Oleh karena itulah saya memutuskan untuk membahas keguruan Daud.

Apakah Daud adalah seorang guru?

Ya.

Ada 6 nyanyian pengajaran Daud.

Mazmur 32 Nyanyian Pengajaran Daud
Mazmur 52 Nyanyian Pengajaran Daud
Mazmur 53 Nyanyian Pengajaran Daud
Mazmur 54 Nyanyian Pengajaran Daud
Mazmur 55 Nyanyian Pengajaran Daud
Mazmur 142 Nyanyian Pengajaran Daud

 

Seberapa produktifkah Daud menghasilkan nyanyian pengajaran/ mengajar lewat sebuah nyanyian?

Bandingkan dengan Bani Korah: ( 3 nyanyian)

  • Mazmur 42 Nyanyian Pengajaran Bani Korah
  • Mazmur 44 Nyanyian Pengajaran Bani Korah
  • Mazmur 45 Nyanyian Pengajaran Bani Korah

Bandingkan dengan Asaf: ( 2 nyanyian)

  • Mazmur 74 Nyanyian Pengajaran Asaf
  • Mazmur 78 Nyanyian Pengajaran Asaf

Bandingkan dengan Heman: ( 1 nyanyian)

  • Mazmur 88 Nyanyian Pengajaran Heman

Bandingkan dengan Etan: ( 1 nyanyian)

  • Mazmur 89 Nyanyian Pengajaran Etan

 

Ternyata nyanyian pengajaran yang paling banyak ditulis oleh Daud, sebanyak 6 gubahan/ 6 komposisi, dibandingkan dengan komposer-komposer/ rohaniawan-rohaniawan lainnya.

Siapakah murid-murid Daud?

Mazmur 34: 12,

Marilah anak-anak, dengarkanlah  aku,

takut akan TUHAN  akan kuajarkan kepadamu! 

 

Latar belakang penulisan Mazmur 34: 12, adalah pada:

Mazmur 34:1, I Samuel 21: 10, I Sam 22: 1-2.

Murid-murid Daud adalah semua pengikut-pengikutnya di Gua Adulam berjumlah kira-kira 400 orang.

Selain memperlakukan mereka sebagai murid-muridnya, Daud juga memperlakukan mereka sebagai anak-anak rohaninya.

Melalui keguruan dan pembapakan rohani, Daud berhasil mengubah gerombolan Adulam menjadi pasukan pahlawan.

LATAR BELAKANG KEHIDUPAN DAUD SAMPAI DENGAN GUA ADULAM

  • Daud ditinggalkan oleh ayah dan ibunya (Mazmur 27:10), artinya kurang kasih sayang dari ayah dan ibunya.
  • Waktu ada tamu penting, yaitu Samuel, Daud tidak diundang. Padahal nota bene saat Daud mendapat tugas mengantar makanan pada 3 orang kakaknya di medan perang, toh bisa Daud saat itu mendapat kesempatan untuk menitipkan kambing dombanya yang dua tiga ekor itu pada penjaga, tetapi mengapa pada saat Samuel datang, Daud tidak diundang? Mengapa pada saat itu kambing dombanya tidak dititipkan saja pada penjaga? Terkesan sekali Daud adalah anak yang tidak diperhitungkan keberadaannya dalam keluarga, atau bisa jadi sebaliknya, sengaja tidak dihadirkan karena justru dikawatirkan dia bisa terpilih menjadi raja yang berikutnya, jadi sebagai saingan terkuat, sengaja disingkirkan. Bisa saja peristiwa ini menimbulkan kesan Daud sebagai anak yang dilupakan.
  • I Sam 16: 10-11, I Sam 17:12, I Taw.2:13-15, I Taw. 27:18. Di hadapan Samuel, Isai mengaku memiliki 7 anak laki-laki, dan Daud tidak termasuk, karena sejak awal sebelum acara, 7 anak laki-laki tersebut dikuduskan bersama dengan Isai I Sam 16:5. Sebenarnya Isai memiliki 8 anak laki-laki, karena yang satu adalah anak dari ibu yang lain, I Sam. 17:12, I Taw 27:18. Dalam silsilah resmi, justru Daud adalah anak ke tujuh, dan Elihu justru tidak masuk dalam silsilah resmi yang ditulis di kitab Tawarikh , lihat di I Taw 2:13-15 dan I Taw. 27:18. Di sinilah kita lihat, Daud sering disingkirkan dalam keluarga, terutama oleh ayahnya, hanya karena ada indikasi ke arah, menutup-nutupi aib dalam keluarga, di mana Isai memiliki anak dari perempuan lain.
  • Isai tidak memiliki catatan khusus bagaimana mendidik anak-anaknya dalam takut akan TUHAN.
  • Nama ibu Daud tidak pernah ditulis dalam Alkitab. Di sini kita lihat, ibu daripada Daud kurang berperan dalam keluarganya, dalam mengajar Daud.
  • Kakak Daud bernama Eliab begitu iri dan jahat. I Sam. 17:28. Di sini kita mendapat gambaran bahwa perlakuan keluarga Daud kepada Daud bisa jadi sangat menjadikan Daud bulan-bulanan/ bisa jadi Daud sering di bully.
  • Memiliki sabahat yaitu Yonatan, sang pangeran, tetapi terpisah oleh karena pelarian Daud dari ancaman pembunuhan Saul.
  • Berusaha dibunuh oleh Raja Saul, Pemimpinnya, dengan tombak pada saat bertugas menjadi pemusik istana.
  • Dijerat raja Saul dengan emas kawin 100 kulit khatan orang Filistin, tetapi Daud berhasil memberikan 200 kulit Khatan orang Filistin, di situlah Daud menjadi menantu raja, dengan mendapatkan Mikhal sebagai isterinya. Sudah menjadi menantu raja, masih mendapat percobaan pembunuhan menggunakan tombak, oleh ayah mertuanya sendiri.
  • Memiliki pembimbing rohani, yaitu Samuel, tetapi tidak lama setelah itu Samuel mati. Samuel tidak sempat mendampingi Daud sampai lama.
  • Menjadi buronan raja Saul sampai bertahun-tahun ( lebih kurang 13 tahun)

 

 

 

 

 

PEMBAHASAN THEMA

Kesehatan : Tubuh Jiwa dan Roh , saya rasa kurang tepat. Lebih tepat; Kesehatan Roh, Jiwa dan Tubuh, karena sejatinya manusia adalah makhluk roh yang memiliki jiwa dan tinggal dalam tubuh, oleh karena itu, roh harus disebut paling pertama, baru kemudian jiwa dan paling akhir adalah tubuh.

Ini tidak boleh dibalik.

 

INTISARI:

BAGAIMANA DAUD SEBAGAI SEORANG GURU,

MENJAGA KESEHATAN ROHNYA

  1. Dengan sengaja setiap hari untuk bersekutu dengan Tuhan. (Mazmur 5:4)
  2. Menjadikan pagi hari sebagai waktu khusus untuk bersekutu dengan TUHAN ( Mazmur 108:2-3)
  3. Tidak menjadikan sebuah persekutuan harian dengan Tuhan sebagai rutinitas, tidak pernah terjebak dalam yang namanya rutinitas, tetapi terus membangun hasrat untuk bersekutu dengan Tuhan SETIAP HARI. (Mazmur 145:2)
  4. Terus membangun intensitas dan menjaga stamina dalam bersekutu dengan Tuhan ( Mazmur 119:164)

 

Bagi 4 kelompok, kemudian setiap kelompok mempresentasikan gerakan pada setiap ayat ( boleh melihat Alkitab).

Setiap kelompok mempersiapkan KOMITMEN KAMI SEBAGAI SEORANG GURU SEKOLAH MINGGU, hanya dalam 1 kalimat saja. ( komitmen harus sesuai dengan ayat dan pembahasan pembicara pada 4 point di atas- yang terpampang pada LCD Screen/ Power Point )

Presentasikan komitment tersebut dengan suara lantang dan kompak, setelah ayat selesai dipresentasikan dengan gerakan.

Diberi waktu persiapan  5 menit. Dan waktu presentasi 2 menit.

Kelompok 1. Mazmur 5:4

Kelompok 2. Mazmur 108:2-3

Kelompok 3. Mazmur 145:2

Kelompok 4. Mazmur 119:164

 

MENJAGA KESEHATAN ROH KAMI

 

Kelompok……………

 

Ayat:……………………………………………………………………………………………………….

Komitmen kami:……………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

Nama Anggota Kelompok:………………………………………………………………………………………………..

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

———————gunting di sini , mohon panitia gandakan sesuai jumlah peserta, setiap orang dapat 1 lembar————————-

Tidak heran, gaya hidup pergaulan Daud dengan Tuhan yang seperti inilah yang menyebabkan Daud menularkan gaya hidup pergaulannya dengan Tuhan pada murid-muridnya ( bisa dilihat di Mazmur 34: 2,4,5,7. )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAGAIMANA DAUD SEBAGAI SEORANG GURU,

MENJAGA KESEHATAN JIWANYA

 

  1. MENJAGA PIKIRAN TETAP SEHAT

Pikiran yang sehat.

  1. Membangun optimisme.

Tip-tip untuk melindungi dan mempertahankan kesehatan jiwa kita.

Aspek keseimbangan secara fisik, intelektual, emosional dan spiritual sangat penting untuk menentukan tingkat kesehatan mental seseorang.

Berikut ini adalah sederet tip supaya kita dapat melindungi dan mempertahankan kesehatan jiwa kita, berdasarkan penelusuran hasil studi dari 400 ilmuwan seluruh dunia tentang topik ini, yang didaptasi dari Five Ways to Well-Being, 2008.

(Herni Susanti, S.Kp., MN, dosen jiwa dan komunitas FIK Universitas Indonesia/newsletter tiga bulanan KPSI, Jalin Jiwa)
 Take notice
Banyak orang merasa kehidupan mereka tidak menarik, bahkan membuat kesengsaraan. Tak jarang, hal itu berujung kepada hilangnya gariah hidup dan meratapi nasib tiada henti. Bila hal itu terus terjadi, bisa jadi gejala depresi mulai berkembang dalam diri. Cobalah menilai kehidupan lebih bermakna dari hal-hal yang kecil dan tidak biasa. Sensitiflah terhadap hal-hal yang indah. Kurangi kebiasaan berujar, “Ah, itu biasa saja.” Jadikan hal yang sangat biasa menjadi luar biasa. Maka saat itulah kita merasakan jiwa yang sangat positif. Perhatikan sesuatu dari sisi positif, meskipun terkesan kecil, superfisial. Namun dari situlah, ada proses jika kita yang berkembang untuk menghargai diri dan sekitar.

Klikdokter.com, Jakarta Anda tentu tahu bahwa orang yang mengalami gangguan mental akan mengalami gangguan emosi, suasana hati, dan kemampuan berpikir.

Semua hal negatif pasti akan berujung pada perilaku dan kehidupan yang buruk. Agar kesehatan mental dapat terjaga dengan baik, Anda perlu menghindari beberapa hal ini:

1. Pesimis

Orang yang pesimis cenderung tidak mempunyai harapan baik dan mudah putus asa. Karena itu, pesimisme tidak hanya memengaruhi cara Anda memandang hidup, tetapi juga mengganggu kesehatan mental Anda. Hilang harapan dan rasa putus asa, jika dibiarkan berlarut-larut, bisa menjadi salah satu gejala gangguan mood, yaitu depresi.

Maka, belajarlah untuk berpikir positif. Kenali kelemahan dan kekuatan Anda, dan fokuslah pada kekuatan Anda tersebut. Jangan hanya berkutat pada kelemahan Anda atau situasi buruk yang sedang dihadapi.

Daud mau mengecap kebaikan Tuhan , dan melihat betapa baiknya Tuhan itu. ( Mazmur 34:9)

Dalam keadaan yang latar belakang kehidupan Daud yang seperti itu, Daud tetap mau mengecap kebaikan Tuhan dan mau melihat kebaikan Tuhan dalam hidupnya. (Mazmur 34:9)

Daud berpikir OPTIMIS dalam menghadapi kehidupannya.

Dan mari kita lihat apa lagi yang dia ajarkan kepada para muridnya dalam mazmur-mazmur pengajaran Daud di mazmur lainnya, bagaimana Daud membangun pikiran OPTIMIS, seperti apakah kiranya optimis versi Daud itu;

 

Mazmur 32 Nyanyian Pengajaran Daud. ( ayat 10-11)
Orang yang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia. Oleh karena itu jangan jadi orang fasik, karena orang fasik akan banyak menderita kesakitan.
Sebagai orang benar dan orang jujur, ayo kita bersukacita dan bersorak-sorai  dalam TUHAN.
Mazmur 52 Nyanyian Pengajaran Daud. ( ayat 10-11)

Menaruh percaya pada KASIH SETIA ALLAH, yang berlaku untuk seterusnya dan selamanya.

Hendak bersyukur kepada TUHAN, hendak memasyurkan nama TUHAN.

Mazmur 53 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 7)

Menaruh harap pada pemulihan daripada Allah

Mazmur 54 Nyanyian Pengajaran Daud ( Ayat 6,8)

Menjadikan Allah sebagai penolong, dan penopang

Menaikkan korban syukur kepada Tuhan

Mazmur 55 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 23, 24)

Menyerahkan kekawatirannya kepada TUHAN

Menaruh percaya kepada TUHAN

Mazmur 142 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 6)

Menjadikan Tuhan tempat perlindungan

 

Ternyata Daud tidak membangun optimisme berdasarkan hartanya, kekuatan fisiknya dalam berperang, dekingan dari sahabat atau kerabat atau relasi, tidak membangun optimisme berdasarkan kepandaian, ketenaran, pengalaman dalam berperang, dll. Tetapi kita lihat di sini Daud membangun optimisme dalam keadaan apa pun situasi hidupnya, di dalam PANDANGANNYA KEPADA TUHAN SAJA.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KELOMPOK 1

PUISI DENGAN THEMA; OPTIMIS

Buatlah sebuah puisi 2 bait saja.

Kata-kata optimisme harus menjadi muatan kental pada puisi ini.

 

Judul:…………………………………………..

Buah Karya:………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

 

Pikiran yang sehat.

  1. Membangun Pikiran Positif

3. Pikiran obsesif

Obsesi adalah pikiran negatif yang muncul dan tidak terkendali serta berulang akan suatu kejadian masa lalu atau yang sedang dihadapi.

Misalnya Anda terobsesi untuk selalu mengecek HP atau media sosial, tak mau ketinggalan informasi seremeh apa pun. Tidak pegang HP sebentar saja, dalam pikiran Anda sudah muncul hal-hal negatif seperti, “Bagaimana kalau tadi pasangan menelepon karena ada apa-apa?” atau, “Jangan-jangan daritadi ada klien yang menghubungi untuk menjadwalkan meeting penting?”.

Ini akan membuat tubuh dan otak Anda stres, membuat napas dan denyut jantung Anda meningkat cepat, dan tubuh akan melepaskan hormon stres adrenalin dan kortisol. Semua ini akan berdampak pada kesehatan fisik dan emosional Anda.

Daud menyerahkan perkara orang-orang jahat kepada Tuhan, dan membiarkan Tuhan berurusan dengan mereka (Mazmur 34: 17, 22-23).

Daud tidak mau membebani pikirannya dengan pikiran negatif, melainkan dia mau melepaskan semua pikiran negatifnya itu dengan membawa perkara hidupnya ke dalam tangan Tuhan.

Daud berpikir POSITIF dalam menghadapi kehidupannya.

Dan mari kita lihat apa lagi yang dia ajarkan kepada para muridnya dalam mazmur-mazmur pengajaran Daud di mazmur lainnya, bagaimana Daud membangun pikiran POSITIF, seperti apakah kiranya pikiran positif versi Daud itu;

Mazmur 32 Nyanyian Pengajaran Daud

Mengakui dosa di hadapan Tuhan akan membebaskan pikiran dari tuduhan bersalah. ( ayat 5)  dan membebaskan diri dari sakit penyakit ( ayat 3-4)

Mazmur 52 Nyanyian Pengajaran Daud

Mempercayai berlakunya keadilan Allah pada orang fasik dan pada orang benar sesuai dengan perbuatannya. ( ayat 7)

Mazmur 53 Nyanyian Pengajaran Daud

Mempercayai kemahatahuan dan kemahahadiran Allah yang melihat semua kefasikan dan kejahatan ( ayat 3,6)

Mazmur 54 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 3-5)

Tidak pernah meminta keselamatan dan keadilan hanya untuk menyelamatkan nama pribadi/ pemuasan ego, melainkan semuanya adalah untuk nama TUHAN dan karena keperkasaan TUHAN. Di sini kita lihat bahwa pikiran positif adalah bagaimana meminta keselamatan dan keadilan Tuhan, semuanya adalah untuk nama dan keperkasaan Tuhan, bukan untuk mempertahankan nama baik pribadi atau untuk menunjukkan siapa yang benar atau siapa yang salah, ataupun untuk mempertahankan harga diri.

Mazmur 55 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 24, ayat 17)

Meyerahkan pada Tuhan pembalasan atas orang fasik. Berseru pada Tuhan di tengah kesesakan dan keadaan tertekan oleh pengkhianatan sahabat.

Mazmur 142 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 2-7)

Ketika dalam keadaan sendirian, tidak mendapat dukungan dari siapa pun, Daud curhat kepada TUHAN.

 

Ternyata Daud membangun pikiran positifnya, dengan cara tidak mau membebani pikirannya dengan hal –hal negatif, tetapi selalu mengaku dosa kepada Tuhan dan juga menyerahkan kejahatan orang orang yang berlaku jahat kepadanya, kepada tangan Tuhan sendiri.

 

 

KELOMPOK 2

PUISI DENGAN THEMA; BERPIKIR POSITIF

Buatlah sebuah puisi 2 bait saja.

Kata-kata yang keluar dari pikiran positif

harus menjadi muatan kental pada puisi ini.

 

Judul:…………………………………………..

Buah Karya:………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pikiran yang sehat.

  1. Membangun Pikiran Realistis

 Perfeksionis

Sikap perfeksionis cenderung membuat seseorang menginginkan semua hal sempurna, berjalan sesuai rencana, dan tanpa cacat cela. Standar yang sempurna ini tidak jarang membuat seseorang kecewa dan sedih, terlebih jika apa yang direncanakan tidak menjadi nyata. Bila tidak dikendalikan, Anda menjadi rentan terhadap gangguan kecemasan (anxiety disorder).

Tetapkan tujuan yang realistis, lebih dapat dicapai, dan hadapi kesalahan atau kegagalan sebagai bentuk pembelajaran. Jika Anda sudah mulai cemas, tenangkan diri Anda dengan teknik-teknik relaksasi, misalnya menarik napas panjang.

Perfeksionis

Berpegang teguh pada standar yang sangat tinggi, mendorong seseorang untuk terus-menerus menggapai kesempurnaan. Seorang perfeksionis akan sangat menyesal jika target yang ditetapkan tidak terjangkau.

Salah satu dari ciri perfeksionis adalah memiliki ketakutan yang sangat mendalam lebih dari apa yang mereka bayangkan. Sifat ini membuat seseorang tidak benar-benar bahagia menjalani hidup, karena mereka selalu menuntut kesempurnaan dalam hidup. Padahal, kesempurnaan tidak mungkin diraih oleh manusia.
Harapan

Harapan menjadi sangat berbahaya jika ditempatkan terlalu tinggi. Harapan yang terlalu tinggi akan menghasilkan tekanan yang besar pada pikiran Anda. Alhasil, hal tersebut hanya akan mendatangkan keraguan, kekhawatiran, dan kegelisahan.

Cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah melepaskan harapan yang terlalu tinggi dan segera merangkul semua hal yang mungkin Anda gapai.
Posisi Daud pada saat itu ( pada saat Mazmur 34 ditulis), dalam perlanan karier sbb;

  • Diurapi oleh Samuel menjadi raja Israel yang berikutnya
  • Pegawai Istana- pemusik istana/ musical teraphy dengan raja sendiri sebagai pasiennya
  • Pegawai Istana- pembawa senjata Saul / ajudan raja
  • Pahlawan yang mengalahkan Goliat
  • Menjadi kepala prajurit ( I Sam 18)
  • Dipuja-puja para perempuan dengan tarian dan rebana ( I Sam 18)
  • Menjadi kepala pasukan seribu, selalu berada di depan dalam segala gerakan tentara, dan selalu berhasil dalam peperangan, bahkan selalu lebih berhasil daripada semua pegawai Saul. ( I Sam 18)
  • Menjadi menantu raja Saul ( I Sam 18)
  • Namanya sangat masyur( I Sam 18)

Dalam pelariannya dikejar-kejar Saul, maka posisinya berubah menjadi sbb:

  • Buronan raja yang dikejar-kejar untuk dibunuh
  • Sendirian ( sebelum memiliki pasukan Adulam), tidak memiliki pasukan, isterinya- Mikhal- tidak menemaninya.
  • Tidak membawa senjata ( sebelum mendapat senjata dari Imam di Nob)
  • Tidak mempunyai perbekalan makanan ( sebelum mendapat roti dari Imam di Nob)
  • Pada titik terendah, berpura-pura gila di depan raja Akhis (sebelum di gua Adulam)

Tetapi inilah yang ditulis Daud, kepada murid-muridnya di Adulam:

  • Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu. Mazmur 34: 20
  • TUHAN membebaskan jiwa hamba-hamba-Nya, dan semua orang yang berlindung pada-Nya tidak akan menanggung hukuman. Mazmur 34:23

Daud mengakui bahwa dia dalam posisi MALANG. Mencoba realistis dengan keadaannya.

Daud memposisikan diri sebagai HAMBA TUHAN, dan membuang semua embel –embel bahwa dia pahlawan, kepala pasukan, banyak fans, menantu raja, dll.

Di titik terendah, Daud sadar, bahwa dia punya TUHAN, dia bisa berlindung pada TUHAN, ketika semua atribute yang bisa saja jadi kebanggaan pribadi dicopot dari hidupnya, Daud tidak goyah, karena dia adalah seorang hamba, hambaNya.

Dan mari kita lihat apa lagi yang dia ajarkan kepada para muridnya dalam mazmur-mazmur pengajaran Daud di mazmur lainnya, bagaimana Daud membangun pikiran REALISTIS, seperti apakah kiranya pikiran REALISTIS versi Daud itu;

Mazmur 32 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 5, 7)

Menyadari bahwa dia manusia biasa yang juga berdosa/ berbuat dosa, jujur terhadap Tuhan atas setiap dosanya.

Mengakui bahwa dia sedang dalam keadaan kesesakan. Tidak menutup-nutupi keadaan/ tidak menghibur diri sendiri.

Mazmur 52 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 3,9)

Memposisikan diri sebagai Orang yang dikasihi Allah sepanjang hari, dibandingkan dengan orang yang kaya tetapi jahat.

Mazmur 53 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 7)

Sadar bahwa Israel membutuhkan pemulihan

Mazmur 54 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 1-2) ( I Sam 23:19, 26:1 )

Dua kali orang orang Zifi selalu membocorkan kepada Saul di mana posisi persembunyian Daud, ternyata dua kali pula Daud melepaskan kesempatan untuk membunuh Saul. Realistis adalah menyerahkan pembalasan kepada Tuhan, dan tidak membalas dendam ketika ada kesempatan untuk melakukan hal itu. Realistis adalah ikut aturan Tuhan, walaupun itu sepertinya tampak bodoh di mata manusia.

Mazmur 55 Nyanyian Pengajaran Daud

Realistis terhadap kenyataan, bahwa ternyata ada sabahat yang menusuk dari belakang. ( ayat 13-15) Daud menyadari bahwa sebagai orang benar, dia terkadang juga goyah ( ayat 23), dia tidak menutup-nutupi bahwa dia galau. Jujur dan realistis terhadap diri sendiri. Apa yang diperbuat dalam keadaan seperti ini? PERCAYA KEPADA TUHAN ( ayat 24)

Mazmur 142 Nyanyian Pengajaran Daud ( ayat 4, 5, 7)

Realistis terhadap kondisi hati;  semangat yang lesu, tidak ada orang yang mendukung, sangat lemah, lalu solusinya datang pada Tuhan ( ayat 2-3)

 

KELOMPOK 3

PUISI DENGAN THEMA; BERPIKIR REALISTIS

Buatlah sebuah puisi 2 bait saja.

Kata-kata yang keluar dari pikiran realistis

harus menjadi muatan kental pada puisi ini.

 

Judul:…………………………………………..

Buah Karya:………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

 

 

 

 

 

 

Pikiran yang sehat.

  1. Membangun Pikiran ; Gambar Diri yang Sehat

Rendah diri

Cara Anda menilai diri sendiri juga bisa mendukung atau justru mengganggu kesehatan mental Anda. Orang yang cenderung rendah diri, menilai dirinya serba kurang, membandingkan diri sendiri dengan orang lain, dan terlalu sering menyalahkan diri sendiri akan mudah stres dan depresi.

Lebih baik fokus pada apa yang Anda punya, maksimalkan potensi yang Anda miliki, buktikan pada diri sendiri kalau Anda punya segudang kemampuan, dan jangan terlalu memikirkan komentar orang lain tentang diri Anda.

Kurang percaya diri

Banyak orang kerap membandingkan diri mereka dengan kehebatan orang lain. Hal ini tentu akan merusak performa seseorang dalam beraktivitas.

Mengkhawatirkan kemampuan diri sendiri hanya akan membuat seseorang tidak produktif. Anda harus menanamkan rasa percaya diri sejak dalam pikiran.
Terlalu banyak mendengar pendapat orang

Menjadi pendengar yang selektif adalah salah satu cara tepat untuk menjaga kesehatan mental. Jangan cepat mengambil kesimpulan dari opini seseorang.

Pilah informasi yang bernilai positif bagi kehidupan Anda. Dengarkanlah orang-orang yang memiliki reputasi yang baik. Jadilah pengamat dari mereka yang menang dan yang kalah dalam kompetisi.

Minder bisa menjadi pembunuh jiwa. Tetapi gambar diri yang sehat dibangun dengan bergaul dengan Tuhan.

Inilah yang bisa kita pelajari dari Daud, bagaimana dia membangun gambar dirinya sehat.

Mazmur 34: 3

Bermegah karena TUHAN.

Ini bicara kerendahan hati, jadi bermegah jangan karena harta, kedudukan, fans, dll.

Dan mari kita lihat apa lagi yang dia ajarkan kepada para muridnya dalam mazmur-mazmur pengajaran Daud di mazmur lainnya, bagaimana Daud membangun pikiran GAMBAR DIRI YANG SEHAT seperti apakah kiranya pikiran GAMBAR DIRI YANG SEHAT versi Daud itu;

Mazmur 32 Nyanyian Pengajaran Daud

Orang saleh. Itulah yang dikejar oleh Daud untuk memiliki gambar diri sejati (ayat 6). Orang yang percaya kepada Tuhan, inilah atribut yang dikejar Daud. ( ayat 10). Orang benar, inilah yang dikejar oleh Daud ( ayat 11)

Pemandu sorak ( ayat 11)

Mazmur 52 Nyanyian Pengajaran Daud

Orang yang dikasihi Allah sepanjang hari ( ayat 3)

Orang benar ( ayat 8)

Seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah. ( ayat 10)

Pemuji Tuhan ( ayat 11)

Mazmur 53 Nyanyian Pengajaran Daud

Pilihan menjadi orang bebal atau orang yang berakal budi dan mencari Allah, hanya ada 2 predikat ini, tidak ada jalur tengah ( ayat 2-3)

Mazmur 54 Nyanyian Pengajaran Daud

Orang yang menang karena Tuhan ( ayat 9)

Mazmur 55 Nyanyian Pengajaran Daud

Orang benar ( ayat 23)

Orang percaya kepada Tuhan ( ayat 24)

Mazmur 142 Nyanyian Pengajaran Daud

Pendoa ( ayat 2) Pemuji ( ayat 8)

 

KELOMPOK 4

PUISI DENGAN THEMA; GAMBAR DIRI YANG SEHAT

Buatlah sebuah puisi 2 bait saja.

Kata-kata yang keluar dari pikiran gambar diri yang sehat

harus menjadi muatan kental pada puisi ini.

 

Judul:…………………………………………..

Buah Karya:………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

 

 

 

 

Pikiran yang sehat.

  1. Membangun Pikiran ;

Terus Mengembangkan Diri

Keep learning
Belajar tidak harus formal, tetapi bagaimana kita terus update dengan perkembangan teknologi terkini, mempelajari hobi, bahasa lain. Yang penting, kita memperhatikan asupan pikiran kita. Hal itu akan berdampak kepada kesehatan jiwa kita. Seseorang yang selalu bersemangat belajar akan merasakan kepercayaan diri yang lebih baik, walaupun tentu tetap saja perlu diimbangi dengan tujuan yang realistis.

 

Dalam Mazmur 34, inilah pertama kalinya Daud mengembangkan dirinya sebagai seorang pengajar, sebuah profesi yang belum pernah dilakoninya sebelumnya ( ayat 12)

Dan dalam Mazmur 34 inilah, pertama kalinya Daud mengembangkan dirinya sebagai seorang ayah, bagi kira-kira 400 orang yang bukan anak kandungnya, dan dia pada saat itu belum punya anak, dan diperkirakan terus ber KB- ala zaman dulu, demi agar bisa membapaki 400 orang ini. Terbukti Daud pada akhirnya baru punya anak kandung, setelah dilantik menjadi raja di Hebron. ( ayat 12)

Perhatikanlah kalimat pembakapan Daud kepada orang-orang di Gua Adulam yang berlatar belakang kacau balau ini, di  ayat 7- bagi yang tertindas, ayat 15 – bagi yang kepahitan dan tidak bisa mengampuni, ayat 17- bagi yang hidup dalam kejahatan, ayat 19- bagi yang patah hati/ remuk jiwanya, ayat 23- bagi yang mengalami gangguan jiwa/ stress.

Daud mau mengembangkan kapasitas dirinya, sesuai dengan giringan Tuhan ke mana arahnya Tuhan menggiring hidupnya. Saat dia jadi gembala dilakoninya dengan setia, saat dia jadi musisi istana juga dilakoninya dengan setia, saat dia jadi ajudan raja juga dilakoninya dengan setia. Saat jadi prajurit, kepala prajurit, kepala pasukan seribu, semua dijalaninya dengan baik.

Maka ketika Tuhan memberi kesempatan kepadanya untuk mengembangkan kapasitasnya sebagai seorang guru dan seorang ayah bagi banyak orang, dia pun menjalaninya dengan baik.

Murid/ pengikut Daud berkembang dari kira-kira 400 orang ( I Sam 22:2) menjadi berjumlah 600 orang ( I Sam 25: 13. I Sam 30:9)

Dikatakan jumlah ini terus bertambah, pada saat Daud di Ziklag ( I Taw 12:1) pada saat Daud di kubu di padang gurun ( I Taw 12: 8), juga pada saat Daud hampir berangkat bersama Filistin memerangi Saul ( I Taw 12:19), juga pada saat Daud berjalan ke Ziklag ( I Taw 12: 20). Dicatat dalam Alkitab, dari hari ke hari orang datang kepada Daud untuk membantu dia sehingga mereka menjadi tentara yang besar, seperti bala tentara Allah. Orang-orang yang belakangan bergabung justru orang-orang yang tangkas untuk berperang, tidak seperti orang-orang dari rombongan Adulam yang memang harus dilatih berperang oleh Daud. Di sini kita lihat, kapasitas Daud dalam mengajar, melatih, membapaki terus dikembangkan, terbukti secara kuantitas pun terus meningkat. Dari orang yang berlatar belakang gagal, sampai yang tangkas berperang semuanya memberi diri dimuridkan oleh Daud dan juga dibapaki olehnya.

Dan mari kita lihat apa lagi yang dia ajarkan kepada para muridnya dalam mazmur-mazmur pengajaran Daud di mazmur lainnya, bagaimana Daud mengembangkan diri, sehingga pikirannya tetap sehat karena aktif selalu, seperti apakah kiranya pengembangan diri versi Daud itu?

  1. People smart: berhasil melatih orang-orang latar belakang penjahat menjadi prajurit-prajurit gagah perkasa ( I Sam 22: 1-2, II Sam 23: 8-38) Daud disenangi di Israel, II Sam 23: 1-2

 

  1. Picture Smart. Untuk memimpin peperangan, Daud harus menguasai strategi perang. Menyusun strategi perang pastilah melibatkan gambar medan peperangan, dan harus dapat membayangkan situasi lapangan yang nanti akan dihadapi, ketinggiannya, arahnya, dll. Untuk dapat menguasai ini, Daud pastilah memiliki Kecerdasan Visual spatial yang tinggi sekali
  1. Self smart. Kecerdasan emosi Daud sangat tinggi, karna dia bisa melalukan jebakan-jebakan berupa kesempatan emas untuk membunuh Saul yang memusuhinya tanpa sebab, bahkan setelah dia dalam posisi sebagai seorang menantu. Dapat mendengar nasehat Abigail untuk tidak main hakim sendiri.
  1. Body smart . Ketangkasannya dalam berperang sudah tidak diragukan lagi. Sejak muda sudah terlatih menghadapi singa dan beruang.
  1. Music smart. Sebagian besar Mazmur ditulis oleh Daud
  1. Word smart. Daud bukan hanya mengkomposisi lagu-lagunya dengan melody yang indah, namun ia juga sekaligus penulis syairnya

 

Kita lihat contoh bagaimana Daud sebagai seorang musisi mengembangkan dirinya:

Daud seorang Arranger / musisi yang rajin berkarya, tidak malas:

  1. Mazmur 4: 1 : arrangement dengan instrument kecapi/ petik
  2. Mazmur 5:1 : arrangement dengan istrumet suling/ tiup
  • Mazmur 6 : 1, 12:1 : menulis syair menurut lagu yang ke delapan
  1. Mazmur 9:1                        : menulis syair menurut lagu Mut Laben
  2. Maz 30:1 : mengarrangement lagu khusus untuk acara khusus, pentabisan bait

Suci

  1. Maz 38:1 : mengarrangement lagu khusus untuk acara khusus, persembahan

Korban peringatan

 

DAUD MENGASAH KEAHLIANNYA DALAM BERMAIN MUSIK

  • I SAMUEL 16:18 Sampai taraf ahli
  • Daud sangat memperhatikan skill atau keahlian Maz 33:3 Petiklah kecapi baik-baik
  • Daud sangat memperhatikan pentingnya latihan I Taw 25: 1, 7 dan mencapai taraf ahli

 

DAUD MEMBUAT, MERAWAT DAN MEMELIHARA ALAT MUSIK

  • Daud membuat alat musik, I Taw 23:5, I Taw 7:6

 

KELOMPOK 5

PUISI DENGAN THEMA; MAU TERUS MENGEMBANGKAN DIRI

Buatlah sebuah puisi 2 bait saja.

Kata-kata yang keluar dari pikiran  mau terus mengembangkan diri

harus menjadi muatan kental pada puisi ini.

 

Judul:…………………………………………..

Buah Karya:………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………….

 

 

 

  1. MENJAGA EMOSI TETAP SEHAT

Emosi yang sehat

  1. Selalu terkoneksi dengan lingkungan sekitar

Connect

Hidup terasa lebih berwarna ketika kita berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Saling menyapa, berbagi cerita, berbagi rasa dan buah pikiran membuat hidup tidak terasa sepi. Memang ada orang yang mencoba menghindari diri dari interaksi dengan lingkungan sekitar dengan dalih untuk ketenangan. Namun dalam kesendirian, orang akan berfokus dengan pikirannya sendiri, yang belum tentu semuanya positif dan benar. Seringkali pikiran dan emosi negatif justru tumbuh subur saat orang hanya sibuk bicara dengan hari dan diri sendiri. Tak mengherankan dari kesendirian itulah mulai berkembang masalah yang lebih serius, seperti ilusi sampai halusinasi.

Selalu terkoneksi dengan orang lain menolong kita memiliki emosi yang sehat. Tidak hidup menyendiri, eksklusif, cuek dengan lingkungan, dst. Tetapi selalu bekerja secara tim, punya orang-orang di sekeliling sebagai penasihat. Punya sahabat. Punya relasi.

Inilah sahabat Daud, yaitu Yonatan. ( I Sam 18:1-3)

Husai orang Arki adalah sahabat raja Daud ( I Taw 27:32-34). Dalam pemerintahan, sangat lazim jabatan sebagai penasihat raja, tetapi yang menerapkan sahabat dalam jajaran pembesar kerajaan hanya Daud, dan ini diteruskan oleh Salomo. Sebagai raja, Salomo pun memiliki sahabat dalam jajaran pembesarnya . ( Lihat di I Raj 4:5) Selain Daud dan Salomo, tidak pernah tercatat ada raja-raja lainnya yang menempatkan sahabat sebagai jajaran pembesarnya.

Hiram, raja Tirus, adalah sahabat raja Daud ( I Raj 5:1)

Daud bermitra dengan para pemimpin biduan, sebagai yang lebih ahli dalam musik Vocal, Mazmur 5:1, 6:1, dll

Daud bermitra dengan para arranger yang mengarang melody lagu, sedangkan Daud yang mengarang syairnya. Contoh; Mazmur 8:1, Mazmur 9:1, dll. Walaupun pada banyak mazmur lainnya, Daud pun sanggup menggubah sekaligus baik melody maupun syair, contoh; Mazmur 26:1, 27:1, 28:1, 29:1, dll

Daud mengikutsertakan para panglimanya untuk menunjuk musisi (I Tawarikh 25:1)

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR NAMA SAHABAT DAN ORANG DEKAT

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

 

Emosi yang sehat

  1. Selalu Aktif

 

Be active
Bangkit, dan biarkan tubuh bergerak. Berjalan, berlari, bersepeda, olahraga permainan, berkebun atau kegiatan apa pun yang membuat tubuh kita bergerak. Saat kita aktif, ada aliran emosi yang positif, apalagi bila itu dilakukan dengan senang hati. Jadi bila ada beban kehidupan yang cukup mengganggu, hal itu dapat terabaikan sejenak, dan begitu selesai beraktivitas, kita dapat berpikir lebih jernih.

 

Waktu Daud berlindung di area musuh, di Raja Akhis, Daud tidak mau menganggur, diam-diam dia terus berperang. I Sam 27:8-12.

 

Miliarder Terkaya Dunia Hobi Cuci Piring, Ini Alasannya

Miliarder Terkaya Dunia Hobi Cuci Piring, Ini Alasannya

Bill Gates (sumber boomsbeat.com)

Liputan6.com, Jakarta – Bill Gates kini masih menjadi orang terkaya nomor 1 di dunia. Jadi orang kaya, Bill punya hobi yang unik yaitu mencuci piring.

Meski dia punya uang untuk membeli banyak barang atau membayar pembantu, Gates selalu meluangkan waktu untuk mencuci piring kotor di rumahnya hampir setiap malam.

Seperti dilansir dari CNBC, Senin (3/10/2016), di acara Reddit Ask Me Anything di 2014, miliarder ini mengatakan dirinya menikmati saat melakukan pekerjaan itu.

“Apa sesuatu yang Anda nikmati dan tak disangka oleh orang lain?” Bill Gates ditanya.

“Saya suka mencuci piring dan saya menikmatinya,” jawab Gates.

Itu bukan hanya permainan kata-kata dari seorang miliarder teknologi. Bill Gates bisa jadi punya maksud tertentu.

Ternyata benar. sebuah studi menyebutkan, mencuci piring bisa menghilangkan stres dan meningkatkan kreativitas.

Studi dari Universitas Florida mengatakan bahwa siswa yang diharuskan untuk berhati-hati saat mencuci piring (Contohnya fokus bernafas, menyentuh, mencium dan merasakan tugasnya), mengalami penurunan tingkat stres dalam dirinya dan meningkatkan inspirasi. Berkonsentrasi merasakan air hangat atau bau sabun bisa menstimulasi otak.

Sementara studi lain yang dilakukan Universitas California, Santa Barbara menyebutkan bahwa melakukan pekerjaan tersebut membuat otak lebih kreatif dalam menyelesaikan persoalan.

 

AKTIVITASKU SEHARI-HARI

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

 

Emosi yang sehat

  1. Melepaskan pengampunan
  2. Memendam amarah

Jangan salah, memendam amarah juga bisa mengganggu kesehatan mental seseorang. Dalam jurnal Advances tahun 2017, para ahli di Inggris menemukan bahwa orang-orang yang tidak bisa meluapkan amarahnya secara sehat lebih rentan mengalami berbagai gejala depresi.

Karena itu, belajarlah untuk meluapkan emosi dan mengungkapkan rasa marah, kecewa, dan perasaan negatif lainnya dengan baik. Jangan hanya dipendam sendirian, apalagi kalau sampai mengganggu kesehatan mental Anda. Berceritalah pada orang-orang yang Anda percayai atau tuangkan perasaan Anda dalam buku harian.

Amsal 16:7 Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itupun didamaikanNya dengan dia.

Bandingkan dengan Mazmur 41: 11-12

Tetapi, Engkau , ya TUHAN, kasihanilah aku dan tegakkanlah aku, maka aku hendak mengadakan pembalasan terhadap mereka. Dengan demikian aku tahu, bahwa Engkau berkenan kepadaku, apabila musuhku tidak bersorak-sorai karena aku.

Kata pembalasan di sini digunakan kata; Shalam

Amsal 16:7 DIDAMAIKAN-NYA juga pakai kata SHALAM

SHALAM =

membalas 12, membayar 11, membayar ganti kerugian 7, mengadakan pembalasan 6, membayar ganti kerugian sepenuhnya 4, kubayar 4, mengganjar 4, bayarlah 4, memulihkan 3, membayar gantinya 3, mengadakan ikatan persahabatan 3, membalaskan 3, harus membayar ganti kerugian sepenuhnya 2, membayar kembali 2, berdamai 2, ganti kerugian 2, dibayar gantinya 2, melakukan pembalasan 2, membayar ganti 2, menyelesaikan 2, menepatinya 2, menerima balasan 2, mengadakan perdamaian 2, selesailah 2, dibalaskan 1, selamat 1, diganjar-Nya 1, diganjar 1, didamaikan-Nya 1, diberitakan 1, dibalaskah 1, Kubiarkan tetap selamat 1, Balaslah 1, bayar 1, suruhan-Ku 1, berakhir 1, digenapinya 1, genaplah 1, mempersembahkan 1, tenteram 1, memenuhinya 1, membiarkan begitu saja 1, memberi 1, membiarkan 1, membalaskannya 1, melakukan 1, memberi pembalasan 1, pembalasan 1, orang yang hidup damai dengan aku 1, hidup dalam damai 1, nazarmu 1, ditetapkan 1

 

Lebih tepat diterjemahkan demikian:

Mazmur 41: 11-12

Tetapi, Engkau , ya TUHAN, kasihanilah aku dan tegakkanlah aku, maka aku hendak

mengadakan ikatan persahabatan

Mengadakan damai

Berdamai

Mengadakan perdamaian

terhadap mereka. Dengan demikian aku tahu, bahwa Engkau berkenan kepadaku, apabila musuhku tidak bersorak-sorai karena aku.

Ini terjadi pada pengalaman Daud, saat dikutui Simei, II Samuel 16:5-14. Raja tidak menghukum mati Simei saat dia pulang kembali II Sam 19:15-23.

Juga Daud tidak jadi membalas dendam pada Nabal. I Sam 25.

Inilah yang membuat emosi Daud tetap sehat.

DAFTAR NAMA ORANG YANG AKU AMPUNI

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

 

Emosi yang sehat

  1. Merdeka dari perasaan takut gagal.
  2. Perasaan takut gagalAnda harus yakin bahwa kegagalan bukan sesuatu yang harus ditakuti. Anda perlu tahu, kebanyakan orang sukses harus mengalami kegagalan terlebih dahulu sebelum mencapai keberhasilan.Ketakutan berasal dari perasaan negatif yang kerap menghantui benak seseorang. Satu-satunya cara untuk menghindari ketakutan adalah sikap menerima kegagalan. Anda hanya perlu fokus pada apa yang sedang Anda kerjakan sekarang.

Takut gagal pernah dialami oleh Daud, ketika Daud takut akan binasa di tangan Saul, yang dia lakukan adalah berlindung di negeri orang Filistin ( I Sam 27:1). Saat itu yang Daud pikirkan hanyalah nyawanya sendiri, walaupun meminta suaka politik pada Raja Akhis itu dilakukan beramai-ramai bersama 600 orang pengikutnya itu.

Selama dalam waktu ini tidak ada mazmur yang ditulis oleh Daud. Satu tahun empat bulan Daud tinggal di area Filistin ini, di kota Ziklag ( I Sam 27:7)

Dan selama di area Filistin ini, Daud terus berperang, tetapi tidak pernah melakukan komunikasi dengan Tuhan sebelum berperang seperti kebiasaanya dulu. I Sam 27:8-12. Hubungan Daud dengan Tuhan terasa kering. Karena Daud keluar dari kehendak Tuhan yang sempurna, bukan berlindung pada Tuhan, tetapi berlindung pada area musuh.

Akibatnya isterinya dan anak isteri dari pasukannya ditawan musuh, serta kota Ziklag dibakar oleh musuh ketika dia dan rombongan tentara pergi hendak berperang bersama raja Akhis memerangi Israel yang pada saat itu dipimpin oleh Saul.  Ternyata Daud ditolak oleh tentara Filistin lainnya dan akhirnya pulang ke Ziklag.

Ketika Daud terjepit, Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya. I Sam 30:6. Di situlah hubungan Daud dengan Tuhan mulai cair ( I Sam 30:7-8)

Di pengalaman berikutnya, bukan hanya nyawa Daud yang terancam, melainkan nyawanya, nyawa orang-orangnya, serta kedudukannya sebagai raja, dikudeta sendiri oleh anaknya, Absalom. ( II Sam 15:13-18). Di kala ini, Daud memikirkan keselamatan semua orang dalam kota itu.

Sikap Daud pada keadaan seperti ini berbanding terbalik dengan pengalaman pahitnya dahulu pernah berlindung pada raja Akhis/ berlindung di area musuh. Yang dilakukan Daud adalah berserah pada Tuhan, kehendak Tuhan II Sam 15:25, dan yang paling dikejar Daud adalah tabut Allah. Tabut Allah adalah yang paling didambakannya untuk dilihat pertama kali bila ia pulang dengan selamat ke Yerusalem, ke Zion. Ketika Daud mengarahkan pandangannya hanya kepada Tabut Allah, hadirat Tuhan, keintimannya dengan Tuhan, maka di situlah Daud terbebas dari perasaan takut gagal, takut ditolak, takut kalah perang, takut kalah pengaruh, takut kalau kedudukannya diambil, takut kalau Israel hancur lebur dibawah kepemimpinan Absalom, takut kalau Salomo gagal menjadi raja berikutnya, penerus tahtanya seperti yang dijanjikan Tuhan. Melainkan yang dilakukan Daud adalah terus berpaut hatinya pada Tuhan, semua ekspresi ini dapat kita baca di Mazmur 132 di mana kata TABUT pada Mazmur 132 ini adalah satu-satunya kata tabut yang tertulis di seluruh kitab Mazmur. Daud terus pegang visi hidupnya sejak masih jadi gembala ( Mazmur 132:1-9) untuk mendirikan rumah bagi kediaman Tabut Allah, dan terus pegang janji Tuhan untuk Salomo menjadi penerus tahtanya ( Mazmur 132:11-12), dan menjadi keturunan Daud yang membangun bait Allah permanen (Mazmur 132: 13-16)

Cara merdeka dari perasaan takut gagal , adalah dengan cara TERUS MEMANDANG KEPADA VISI ILAHI DAN JANJI ILAHI dalam hidup kita.

 

VISI ILAHI APA DAN JANJI ILAHI APA

YANG AKAN TERUS KUPEGANG

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. MENJAGA KEHENDAKKU TETAP SEHAT

 

KEHENDAK YANG SEHAT

Gaya hidup memberi

 

Give
Ketika memberi, saat itulah perasaan jiwa yang penuh empati, hangat dan kepuasaan terwujud. Memberi tidak selalu yang bersifat materiil, namun apa pun yang berujung kepada berbagi dengan sesama dapat membuat jiwa seseorang berkembang secara positif. Memberi waktu atau tenaga kepada tetangga yang sibuk pindahan rumah, misalnya, bisa berdampak kepada perasaan jiwa yang positif karena merasakan bahwa diri kita masih bermanfaat untuk orang lain.

Daud memiliki gaya hidup memberi. Ketika Daud orang jahat dan dursila serakah, Daud menasihati mereka untuk berbagi ( I Sam 30:21-25).

Daud pun berbagi jarahan dengan orang-orang yang pernah menolong Daud pada saat Daud mengembara. ( II Sam 30:26-31)

Daud mencari keturunan Saul dari garis Yonatan, lalu memelihara Mefiboset di istananya, mengangkatnya menjadi anaknya. Setiap hari Mefoboset makan sehidangan dengan Raja Daud. II Sam 9: 11

 

Bahkan semua keturunan Mefiboset/ Meribaal ini tercatat nama-nama mereka semua, mulai dari Mikha, dan anak anak Mikha ialah; Piton, Melekh, Tarea dan Ahas, dst. I Taw 8: 34-40

Anak-cucu Saul dari garis Yonatan terhindar dari pembayaran hutang darah dari orang-orang Gibeon. ( II Sam 21:1-14). Daud mau membayar nazarnya kepada Saul dan kepada Yonatan dengan memberi keselamatan nyawa pada anak cucu mereka.

 

HAL-HAL APA YANG AKAN AKU SHAREKAN PADA ORANG LAIN

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

BAGAIMANA DAUD SEBAGAI SEORANG GURU,

MENJAGA KESEHATAN TUBUHNYA

 

TUBUH YANG SEHAT

  1. Pola tidur yang teratur.

5. Kurang tidur

Tidur adalah cara tubuh melakukan regenerasi. Karena itu, kurang tidur tidak hanya membuat Anda mudah mengantuk, tetapi juga dapat mengacaukan kinerja sistem tubuh. Ini tentu akan mengganggu kesehatan mental Anda. Sejumlah penelitian telah membuktikan kaitan kurang tidur dengan berbagai jenis gangguan mental seperti depresi, bipolar disorder, dan ADHD.

Biasakan diri Anda untuk tidur 8 jam sehari. Atau jika Anda mengalami gangguan tidur, segera periksa ke dokter agar mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.

Bagaimana pola tidur Daud sehingga ia mencapai umur lebih dari 70 tahun? I Tawarikh 29:28, I Taw 23:1

 

Mazmur 3; latar belakang penulisan Mazmur 3 adalah saat Daud lari dari Absalom, anaknya.

Perhatikan pada ayat 6; Aku membaringkan diri, lalu tidur, aku bangun, sebab TUHAN menopang aku!

Mazmur 4; ketika dilanda kemarahan ( ayat 5), Daud dengan tenteram membaringkan diri dan segera tidur ( Mazmur 4:9)

Pada saat sakit, yang dilakukan Daud adalah tidur dan beristirahat Mazmur 41: 4.

Membiarkan rohnya tetap menyala ketika tidur, dengan merenungkan Tuhan di tempat tidur Mazmur 63:7

 

KUALITAS TIDUR SEPERTI APA

YANG INGIN KITA RAIH DAN DOAKAN

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

 

 

TUBUH YANG SEHAT

  1. Aktif bergerak

 

6. Malas gerak

Studi yang dilakukan oleh para ahli dari University College London menemukan adanya hubungan antara aktivitas fisik dan depresi. Studi tersebut menyebutkan bahwa orang yang aktif cenderung tidak mengalami depresi, karena aktivitas fisik akan menurunkan risiko depresi.

Mulailah dengan aktivitas fisik sederhana. Misalnya berjalan keluar rumah, naik-turun tangga, bersepeda, atau aktivitas apa pun yang dapat membuat tubuh dan pikiran Anda senantiasa aktif.

Setelah Daud tua dan lanjut umur, Daud masih beraktivitas, walaupun saat itu Salomo telah menjadi raja atas Israel, sbb

I Taw 23:2 Daud mengumpulkan segala pembesar Israel, para imam dan orang Lewi

I Taw 24:3 Daud bersama-sama dengan timnya membagi-bagi jabatan para penyelenggara ibadah

I Taw 25:1 Daud dan para panglima menunjuk para petugas yang bernubuat dengan musik

I Taw 26 : 32 Daud mengangkat para pengawas

I Taw 28:11,12 Daud memiliki rencana bangunan Bait Suci Tuhan, yang dipikirkannya secara mendetail.

I Taw 29:1 Daud pidato kepada rakyat di usia tuanya

I Taw 29:10 Daud memuji TUHAN/ menyanyi solo di usia tuanya

 

HAL-HAL INI YANG AKAN TERUS AKU LAKUKAN SAMPAI TUA NANTI

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………..

PENUTUP

Untuk menjadi guru yang mempengaruhi gerombolan Adulam sebagai muridnya, maka Daud menjaga stamina rohaninya, stamina jiwaninya dan stamina jasmaninya.

Bagaimana dengan kita?

 

lihat materi lainnya di :

RETREAT GURU SEKOLAH MINGGU  se kota Ambarawa dengan thema

SMART

S= Sehat

M= Mawas Diri

A= Aktif

R= Rendah Hati

T= Teladan

Sesi 1. Menjadi Guru Sekolah Minggu yang Sehat Roh, Jiwa dan Tubuhnya

Sesi 2. Menjadi Guru Sekolah Minggu yang Mawas Diri dalam Kehidupannya

 

Sesi 3. Menjadi Guru Sekolah Minggu yang Aktif berinovasi dengan Metode Kreatif

Sesi 4. Menjadi Guru Sekolah Minggu yang Rendah Hati Mengembangkan Talenta

Sesi 5. Menjadi Guru Sekolah Minggu yang Menjadi Teladan dalam Perkataan.

Semua tautan bisa di klik di tautan di bawah ini, gratis;

SESI 1

SESI 2

SESI 3

SESI 4

SESI 5

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s