INCREDIBLE GENERATION- JOSHUA GENERATION- MINGGU 10


MINGGU 10

INCREDIBLE GENERATION

IN= INTIMACY, CRE=CREATIVE, DI= DISCIPLINE, BLE=BLESSING.

JOSHUA GENERATION

MATERI KELAS TENGAH

THEMA; INTIMACY 9

BACAAN GURU LENGKAP BISA DIBACA DI SINI

https://berbagirhema.wordpress.com/2015/10/02/generasi-yosua-akhir-zaman/

MATERI BISA DIBUKA DI SINI:

IGJG 10

TUJUAN:

Anak-anak IGJG mengenal Yosua yang penuh dengan Roh, yang dihasilkan dari pergaulannya dengan Roh Tuhan sejak dari kemah pertemuan sementara sampai didapati 40 tahun kemudian dia penuh dengan Roh.

 

BACAAN GURU:

BILANGAN 27:12-23

 

Ada banyak peristiwa yang dialami bangsa Israel selama mereka ada di perjalanan di padang gurun selama 40 tahun. Banyak dari bangsa Israel yang mati. Tetapi sangat berbeda dengan Yosua. Pada tahun ke 40 dikatakan Yosua didapati oleh Tuhan penuh dengan Roh.

YOSUA MENGALAMI PERJUMPAAN DENGAN TUHAN

Di hadirat Tuhan, Yosua mengalami perjumpaan yang ajaib yang menjadi titik awal untuk Yosua terus digiring Tuhan sampai dia didapati pada tahun ke 40 keluarnya bangsa Israel keluar dari Mesir, sebagai orang yang penuh Roh.

Semua tokoh Alkitab yang mengalami perjumpaan dengan Tuhan, secara total hidup mereka akan mengalami perubahan besar-besaran dari segi nilai kehidupannya, walaupun secara proses waktu tidak pernah ada yang sebentar.

Sebut saja Abraham. Sejak Abraham mengalami perjumpaan dengan Allah yang menuntun dia keluar dari tanah Ur Kasdim, sejak itulah Abraham meninggalkan kenyamanannya di tengah-tengah sanak saudaranya dan pergi mengikuti tuntunan Tuhan. Sejak itu dia diproses Tuhan dalam kurun waktu 25 tahun menanti lahirnya anak kandungnya dari isterinya, bahkan setelah Ishak lahir, kini diminta oleh Tuhan untuk dipersembahkan.  Abraham diproses sampai didapati menjadi orang yang disebut Bapa orang Beriman.

Sebut saja Yakub. Yakub mengalami perjumpaan dengan Tuhan dalam persinggahannya di Bethel, ketika ia bermimpi melihat tangga dan para malaikat. Sejak itu dia diproses Tuhan bertahun-tahun hidup sebagai menantu Laban.  Alkitab tidak pernah mencatat Yakub sebagai penipu lagi, total hidupnya berubah, dia justru menjadi pengalah saat upahnya diubah sepuluh kali oleh Laban mertuanya, dia tetap bersabar. Dan dia bukan lagi seorang yang serakah, melainkan mau berbagi dengan kakaknya, Esau.

Sebut saja Yusuf. Yusuf mengalami perjumpaan dengan Tuhan dalam mimpinya. Sejak itulah dia diproses oleh Tuhan dalam kurun waktu 13 tahun sampai dia didapati menjadi orang yang bisa mengampuni keluarganya dan bisa menjadi orang yang dipakai Tuhan memelihara suatu cikal bakal bangsa Israel.

Sebut saja Daud. Daud mengalami perjumpaan dengan Tuhan di padang penggembalaan.  (Mazmur 78:70-72) Sejak itulah dia diproses Tuhan, dan menurut para ahli Alkitab, diperkirakan proses yang Daud alami lebih kurang 13 tahun, dari semua tingkah polah Saul kepada dirinya,  sampai dia didapati tulus hatinya dan cakap tangannya, sebagai seorang raja Israel yang ke dua.

Daftar ini bisa sangat panjang…

Demikian juga dengan Yosua, Yosua mengalami perjumpaan dengan Tuhan di Kemah Pertemuan yang tidak mau ditinggalkannya itu, dan terus Yosua diproses Tuhan sampai 40 tahun, menjadi seorang abdi, menjadi seorang yang tidak diperhitungkan, dan selama 37 tahun setelah Musa tahu dari Tuhan bahwa dia adalah pemimpin yang berikutnya, dia tidak diberi kesempatan memimpin perang walaupun sebenarnya dia berkapasitas untuk itu, sepanjang 37 tahun itu dia tidak diberi semangat, tidak dihiburkan dari luka trauma ( oleh pemimpinnya, Musa- walaupun pada akhirnya, pada detik terakhir akhirnya diberi semangat juga, yaitu di tahun ke 40), sampai pada akhirnya dia didapati penuh Roh di tahun yang ke 40, yaitu 40 tahun lamanya sejak  terjadi peristiwa dimana dia tidak mau meninggalkan kemah pertemuan itu.

Pada perjumpaan dengan Tuhan itulah,

Tuhan menanamkan  VISI yang ditanamkan melalui NUN, ayahnya,

VISI yang digulirkan oleh Tuhan lewat pengalamannya berperang melawan Amalek,

HASRAT/ PASSION terdalam yang ditanamkan oleh Tuhan akan keselamatan bukan hanya suku Efraim saja, tetapi keselamatan atas sebuah bangsa,

Semuanya itu menjadi VISI YANG KUAT , manakala Yosua ada di hadirat TUHAN, Yosua terus diproses Tuhan sampai di tahun ke 40, Yosua didapati dipenuhi oleh roh.  Ada passion yang menggelora di dalam hati dan hidupnya, di saat dia mengalami Tuhan, menangkap hati Tuhan.

Keluaran 24: 12-13, Keluaran 33: 11. Dalam kedua peristiwa ini , kita menyimpulkan bawa Yosua bukanlah sekedar Abdi Musa biasa, melainkan dia adalah seorang abdi Musa yang juga memiliki kesukaan yang luar biasa akan hadirat Tuhan, dia tidak mau meninggalkan hadirat Tuhan, dia sangat rindu mendekat kepada Tuhan. Mungkin saja dia sangat ingin hidup akrab dengan Tuhan sebagaimana halnya Musa dekat dengan Tuhan. Dia memberanikan diri berada bersama-sama dengan Musa di gunung Sinai, yang mana tidak ada orang lain yang berani ikut bersama dengan Musa. Hadirat Tuhan yang seperti api yang menghanguskan tidak menjadikan Yosua ketakutan lantas kehilangan hasratnya untuk mendekat pada TUHAN.

 

Generasi Yosua adalah generasi yang sangat rindu hidup dekat dengan Tuhan, haus akan Tuhan dan selalu mencari perkenanan hati Tuhan, hatinya selalu melekat kepada TUHAN, sehingga memiliki kepekaan akan Destiny Tuhan dalam hidupnya. Generasi Yosua akhir zaman adalah generasi yang bisa menangkap isi hati Tuhan/ Visi Tuhan dengan persis sama seperti yang ditangkap oleh generasi sebelumnya/ seniornya dari Tuhan,  karena dia sendiri penuh dengan roh.

 

MENERIMA PENGURAPAN DARI TUHAN TERLEBIH DAHULU

UNTUK KEMUDIAN MENERIMA PENGURAPAN DARI PEMIMPIN

Banyak orang menginginkan pengurapan yang sama yang ada pada orang lain/ ataupun yang ada pada seniornya/pemimpinnya turun juga kepada dirinya, namun tidak banyak orang yang mengerti bahwa hal seperti itu tidak selalu terjadi, apalagi dengan semudah itu.

Hanya terjadi pada Musa kepada Yosua, manakala Alkitab mencatat bahwa roh kebijaksanaan dan kewibawaan ilahi dari Musa diturunkan kepada Yosua (Ulangan 34:9, Bilangan 27:18-23)- ternyata bukan semudah itu, Kemungkinan besar Yosua ikut berpuasa juga manakala Musa berpuasa.  Karena di gunung Sinai, bagaimana dia bisa masak, ataupun makan..?? Juga di Kemah Pertemuan darurat…bagaimana dia bisa masak ataupun makan??

Hanya terjadi pada Elia kepada Elisa, manakala Alkitab mencatat bahwa Elisa bisa melihat dia dijemput naik ke sorga. Manakala Elisa menangkap jubah Elia.  Bukankah tidak semudah itu? Elia berjalan terus, dan Elisa mengikutinya tanpa henti.

Tidak terjadi pada nabi-nabi lainnya. Hanya pada Elisa.

Tidak berarti pengurapan yang turun dari atas itu harus dibeli dengan berpuasa, seperti bagaimana Yosua ikut berpuasa manakala  Musa berpuasa. Tidak selalu harus dengan cara yang sama seperti itu.

Tetapi untuk menangkap pengurapan yang sama dari Tuhan, haruslah dapat menangkap Visi ilahi yang sama seperti yang diterima pemimpin, atas hidup kita sendiri secara pribadi. Yosua harus menangkap sendiri dari Tuhan, barulah dia dapat menerima juga dari Musa. Oleh karena itu, Alkitab menuliskan komentar Tuhan atas Yosua, bahwa Yosua itu penuh Roh, Bilangan 27;18, baru di ayat berikutnya  Ulangan 34:9,  dia harus menerima penumpangan tangan dari Musa. Wadah yang telah siap, yaitu hati yang dipenuhi Roh Kudus, siap untuk diisi dengan roh kebijaksanaan/ roh hikmat.

 

Bilangan 27: 18

Lalu TUHAN berfirman kepada Musa: “Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh 1 , h  letakkanlah tanganmu atasnya, i 

 

Dalam Alkitab bahasa Indonesia, dicatat kata penuh ‘roh’ yang ditulis dalam huruf kecil, namun mari kita perbandingkan dengan penulisan kata ‘roh’ ini  dalam bahasa Inggris:

NETBible , a man in whom is such a spirit
NASB, ESV, NKJV, AMP a man in whom is the Spirit
HCSB, NLT a man who has the Spirit in him
LEB, GWV , a man who has the Spirit
NIV, NRSV, KJV, BBE a man in whom is the spirit
REB a man powerful in spirit
NLT who has the Spirit in him
GNB a capable man,
ERV is very wise
MSG the Spirit is in him!–
CEV CEVUK can do the job.

 

9 versi terjemahan dalam bahasa Inggris  menggunakan spirit dengan s kecil

10 versi terjemahan dalam bahasa Inggris, menggunakan Spirit dengan S besar.

Namun saya meyakini , ketika Yosua Penuh dengan Roh Tuhan, maka pada saat itu roh manusianya dipenuhkan dengan Roh daripada Tuhan.

 

Berbeda lagi dengan Ulangan 34:9 sbb:

Dan Yosua bin Nun penuh dengan roh kebijaksanaan, c  sebab Musa telah meletakkan tangannya ke atasnya. d  Sebab itu orang Israel mendengarkan dia dan melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.

Mari kita lihat dalam bahasa Inggris: Semua versi Alkitab menterjemahkan dengan frase yang   berbeda namun tetap dengan spirit yang sama, yaitu spirit dengan ‘s’ kecil.

Was full of the spirit of wisdom

Jadi kesimpulannya, kita dapatkan rumus ini:

 

Pengurapan dari Tuhan yang didapat Yosua langsung dari Tuhan sehingga dia penuh Roh ( PDT)

Plus/ ditambah/+

Penumpangan tangan dari pemimpin /dari Musa kepada Yosua (PDP)

=

JIWA KEPEMIMPINAN DAN HATI GEMBALA yang dilengkapi di dalam pribadi Yosua. (JKDHG)

PDT +PDP = JKDHG

 

Ketika Yosua penuh dengan Roh sehingga roh manusianya penuh, maka setelah mendapatkan penumpangan tangan dari Musa, Yosua diberi Tuhan jiwa kepemimpinan dan hati seorang gembala :

Bilangan 27: 15-17

Lalu berkatalah Musa kepada TUHAN; “Biarlah Tuhan, Allah dari roh segala makhluk, mengangkat atas umat ini seorang yang mengepalai mereka ( jiwa kepemimpinan)  waktu keluar dan masuk, dan membawa mereka keluar dan masuk ( berhati gembala) , supaya umat TUHAN jangan hendaknya seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala.”

Bilangan 27: 18-21

Lalu Tuhan berfirman kepada Musa: “Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh Roh, letakkanlah tanganmu atasnya,suruhlah ia berdiri di depan imam Eleazar dan di depan segenap umat, lalu berikanlah kepadanya, perintahmu di depan mata mereka itu dan berilah dia sebagian dari kewibawaanmu, supaya segenap umat Israel mendengarkan dia. Ia harus berdiri di depan imam Eleazar supaya Eleazar menanyakan keputusan Urim bagi dia di hadapan TUHAN; atas titahnya mereka akan keluar dan atas titahnya mereka akan masuk, ia beserta semua orang Israel, segenap umat itu.”

 

Yosua harus penuh Roh, sebagai seorang Yosua pribadi di hadapan Tuhan. Jadi hidupnya langsung menyerap dari Tuhan sendiri, menangkap hati Tuhan, mengerti maunya Tuhan.  Itu adalah step dasar sebelum akhirnya penumpangan tangan dari pemimpin menjadi bermanfaat, karena pemimpin hanyalah sebagai alat dari Tuhan, sumber kita yang sebenarnya tetap TUHAN itu sendiri.

Ketika keduanya lengkap didapatkan, maka kebutuhan dasar yang harus dimiliki pengganti Musa, telah secara lengkap didapatkan oleh Yosua, yaitu jiwa kepemimpinan yang kuat, dan dilengkapi dengan hati seorang gembala.

 

http://www.gotquestions.org/Indonesia/dipenuhi-Roh-Kudus.html

Pertanyaan: Bagaimana saya dapat dipenuhi dengan Roh Kudus?

Jawaban: Ayat kunci untuk memahami kepenuhan Roh Kudus pada zaman ini bisa diketahui melalui Yohanes 14:16. Yesus menjanjikan bahwa Roh Kudus akan mendiami orang- percaya secara permanen.

Penting untuk membedakan berdiamnya Roh Kudus dan kepenuhan Roh Kudus. Berdiamnya Roh Kudus secara permanen bukan hanya untuk orang-percaya tertentu, tapi bagi semua orang percaya. Ada sejumlah referensi dalam Alkitab yang mendukung kesimpulan ini.

Yang pertama, Roh Kudus dikatakan menjadi hadiah bagi semua orang yang percaya pada Yesus Kristus, tanpa perkecualian dan tanpa syarat, kecuali iman di dalam Yesus Kristus (Yohanes 7:37-39).

Kedua, Roh Kudus diberikan pada saat keselamatan dianugerahi. Melalui Efesus 1:13, Paulus mengindikasikan bahwa Roh Kudus diberikan bersamaan ketika keselamatan dianugerahi. Galatia 3:2 juga menekankan kebenaran yang sama dengan mengatakan bahwa berdiamnya Roh Kudus dan dimateraikannya seseorang dengan Roh Kudus terjadi pada saat orang percaya.

Ketiga, Roh Kudus mendiami orang-percaya secara permanen. Roh Kudus diberikan pada orang-percaya sebagai jaminan yang menjadi bagian orang-percaya, atau sebagai pembuktian dari masa depan yang mulia di dalam Kristus (2 Korintus 1:22; Efesus 4:30).

Ini bertolak belakang dengan perintah Paulus kepada jemaat supaya dipenuhi dengan Roh Kudus sebagaimana yang dikatakan dalam Efesus 5:18. Kita perlu menaklukkan diri secara penuh pada Roh Kudus sehingga Dia dapat memiliki kita secara keseluruhan, yang dalam konteks ini; memenuhi kita.

Melalui Roma 8:9 dan Efesus 1:13-14, Paulus menjelaskan bahwa Roh Kudus berdiam dalam diri setiap orang percaya, namun Dia bisa didukakan (Efesus 4:30) dan karyaNya dalam diri kita bisa dipadamkan (1 Tesalonika 5:19). Ketika kita membiarkan ini terjadi, kita tidak akan mengalami secara penuh bagaimana Roh Kudus bekerja dan menyatakan kuasaNya di dalam dan melalui diri kita.

Dipenuhi Roh Kudus berarti membiarkanNya bebas menempati setiap bagian dari hidup kita, menuntun, dan menguasai kita.

KuasaNya dapat disalurkan melalui kita sehingga apa yang kita lakukan merupakan buah untuk Allah. Kepenuhan Roh Kudus bukan hanya berlaku untuk perbuatan, namun juga untuk pikiran kita yang paling dalam dan motivasi dari perbuatan-perbuatan kita.

Mazmur 19:15 mengatakan, “Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku.”

Yang menghalangi kita dipenuhi oleh Roh Kudus adalah dosa. Ketaatan kepada Allah adalah cara untuk mempertahankan kepenuhan Roh Kudus.

Sekalipun fokus kita lebih mengenai bagaimana dipenuhi oleh Roh, sebagaimana diperintahkan dalam Efesus 5:18, berdoa untuk dipenuhi oleh Roh bukan cara untuk mendapatkan kepenuhan itu.

Hanya ketaatan kepada perintah-perintah Allah, yang mengizinkan Roh Kudus bekerja dengan bebas dalam diri kita. Karena manusia itu makhluk yang berdosa, tidak mungkin ia senantiasa dipenuhi oleh Roh Kudus.

Kita perlu segera membereskan dosa dalam hidup kita, dan memperbaharui komimen kita untuk dipenuhi dan dipimpin oleh Roh Kudus.

 

PEMBUKAAN

Guru datang ke kelas dengan menghadirkan tiga macam gelas kaca/ gelas plastik yang tembus pandang di sebuah meja di depan kelas.

GELAS 1                ; KOSONG

GELAS 2                ; SETENGAH PENUH air minum

GELAS 3                : PENUH dengan air minum

Mintalah anak-anak memberi label/ menempelkan/mendekatkan tulisan ke dekat gelas.

————————————–copy dan gunting ————————————————————————

KOSONG SETENGAH PENUH PENUH

————————————–copy dan gunting ————————————————————————

Nah, sekarang tanyakan kepada mereka ; jika mereka haus, gelas mana yang paling mereka inginkan?

Tentu gelas yang penuh dengan air ya…?? Jadi minumnya bisa sepuas-puasnya.

Jangan jadi seperti gelas kosong ini donk….nggak ada yang bisa diminum !!

Tuhan juga ingin hidup kita ini PENUH…

 

Penuh dengan apa ya…??? Bukan penuh dengan air donk !!

Tetapi penuh dengaaaaannnn…????

PENUH DENGAN ROH KUDUS !

 

INTI MATERI

Ajak anak-anak GAME GELAS PENUH

Yang dipersiapkan guru:

  • Dua buah Gelas plastik diisi air sampai penuh sekali
  • Arena outdoor
  • Air di dalam gayung/ember untuk menuangkan ke dalam gelas
  • Tali rafia untuk menandai garis start dan garis finish
  • Tempat datar untuk mengukur ketinggian air di dalam gelas, di dekat garis finish.

Yang diumumkan ke anak-anak seminggu sebelumnya:

  • Persiapkan baju ganti ( ATAU guru bisa siapkan celemek dapur yang terbuat dari plastik ataupun jas hujan)

 

Cara bermain:

  • Dua anak yang mewakili dua kelompok berjalan dari garis start ke garis finish dengan membawa dua gelas air penuh
  • Sesampainya di garis finish, dua gelas tersebut dilihat seberapa banyak air yang tumpah
  • Gelas yang lebih penuh dari yang lainnya , adalah kelompok pemenang.

 

Kesimpulan GAME GELAS PENUH

Nah adik-adik, hidup kita itu seperti gelas ini, terkadang berisi air sampai penuh, terkadang juga tidak penuh.

Air ini melambangkan Roh Kudus.

Setiap kita percaya pada Tuhan Yesus dan menerima Yesus sebagai Juru selamat kita, pada saat itulah kita juga memiliki Roh Kudus yang mendiami hati kita. Namun tidak selalu kita dalam keadaan Penuh dengan Roh Kudus. Saat kita mendukakan Roh Kudus, membuat Roh Kudus berduka dengan kelakukan kita, pikiran kotor kita, atau maksud hati yang jahat/ rencana jahat dalam hati kita, maka pada saat itu kita tidak Penuh Roh Kudus (Ef 4:30). Lama-lama kalau itu terjadi terus-terusan, karya Nya Roh Kudus  dalam hidup kita bisa dipadamkan (1 Tes 5:19), Saat hal ini terjadi, kita tidak akan mengalami Penuh dengan Roh Kudus.

Dipenuhi Roh Kudus artinya kita mau nurut pada Roh Kudus, mau taat kepada Roh Kudus, biarlah Dia yang menuntun, dan membimbing kita.

Yosua dikatakan dalam Alkitab, seorang yang penuh dengan Roh. Itu dikatakan oleh Tuhan sendiri kepada Musa, bahwa Yosua itu seorang yang penuh dengan Roh.

Kenapa Yosua dikatakan penuh dengan Roh ? Karena Yosua selalu taat pada apa yang Tuhan mau, sepanjang 40 tahun dalam perjalanan di padang gurun itu.  Memang Yosua pernah ditegur oleh Musa karena dia mengucapkan kalimat yang penuh dengan iri hati ( dalam kasus 70 tua-tua- Bilangan 11:28-29), tetapi itu hanya terjadi sekali. Bukan berarti iri hati itu baik, tetapi Yosua segera bertobat. Dia tidak hidup dalam iri hati lagi. Saat Yosua segera bertobat dan dia hidup taat kepada Tuhan, menyenangkan hati Tuhan, di saat itulah Yosua terus menerus mau dipimpin oleh Roh Kudus, sehingga pada tahun ke 40 keluar dari Mesir, maka Tuhan berkata pada Musa, bahwa Yosua itu hidupnya penuh dengan Roh.

Waaauuuuu….

Ketika tiap-tiap hari kita mau taat pada Tuhan, mau mengasihi Tuhan, hidup kita seperti gelas yang isi airnya PENUH. HIDUP YANG DIPENUHI DENGAN ROH KUDUS.

 

PENUTUP

GAME – JANGAN BIARKAN ITU TERJADI !!

Yang dipersiapkan guru:

  • Gelas plastik satu gelas untuk tiap anak. Isi gelas dengan air setengahnya saja
  • Air di dalam gayung/ember untuk menuangkan ke dalam gelas
  • Ember besar untuk mengalasi gelas, sehingga saat dituangkan air di gelas sampai penuh, tumpahannya bisa lari ke ember/ bisa juga di tanah jika outdoor
  • Guru menyiapkan kertas berbentuk kotak siap gulung seperti undian arisan. Siapkan 10 buah untuk tiap anak, lengkap dengan alat tulisnya.
  • Boleh juga disiapkan sedotan untuk menggulung kertas itu. Perhatikan ukuran potongan kertas ataupun sedotan jangan lebih panjang dari diameter gelas.

Tuliskan dosa apa saja yang sering kamu lakukan yang  membuat Tuhan Roh Kudus sedih melihatmu,dalam kertas itu, gulung dan masukkan dalam sedotan, lalu masukkan memenuhi gelas yang sudah ada isi airnya setengah.

Kini minta ampun atas hal-hal yang membuat Roh Kudus sedih melihat hidupmu

Setelah itu buang semua kertas dan sedotan itu di tempat sampah

Kini penuhi lagi gelasmu dengan air sampai penuh, jangan biarkan dosa-dosa itu seperti sampah yang membuat gelas hidupmu kotor dan tidak penuh dengan air jernih.

 

Ayat Emas kita hari ini bisa menjadi kesimpulan akhir:

Efesus 5; 18

Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu,

tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.

 

Indikasi pencapaian

Bila anak-anak telah menunjukkan bagaimana hidup mereka telah bertobat !!

 

 

 

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s