MINGGU XXXV GADGET UNTUK GENERASI ALPHA


MINGGU XXXV

GADGET UNTUK GENERASI ALPHA

 

Anak anak yang lahir di era sekarang disebut generasi Alpha, yaitu yang lahir dari 2011- 2020 nanti.

Sebelum anak-anak kita dilahirkan, sebaiknya kita tahu bagaimana sikap kita terhadap penerapan gadget kepada anak-anak kita kelak, khususnya untuk anak usia 0-2 tahun.

 

UNTUK ANAK 0-2 TAHUN NO GADGET AT ALL

  • HASIL PENELITIAN TENTANG PENGARUH GADGET BAGI ANAK USIA 0-2 TAHUN  (Sumber : Parent Cyber Army)
  • Asosiasi Dokter Anak Amerika Serikat dan Kanada (the American Academy of Pediatrics) menekankan anak usia 0-2 tahun tidak boleh terpapar gadget sama sekali. Hal ini tentunya bukan tanpa alasan.
    Ada bukti kuat bahwa anak yang sudah terpapar dengan layar sebelum usia 2 tahun,

MATA

  • akan mengalami gangguan penglihatan, defisit perhatian,

PERKEMBANGAN BAHASA

  • gangguan dalam perkembangan bahasa, membaca,
    • Tidak ditemukan munculnya kata-kata baru yang dipelajari dari program video yang dirancang untuk meningkatkan kosa kata anak usia 12-18 bulan (Penelitian DeLoache dkk pada tahun 2010). Dengan demikian, pendekatan pendidikan melalui gadget tidak akan efektif bagi mereka.
    • . Dari hasil penelitian Martha Farah, Direktur Center for Neuroscience and Society di the University of Selain itu Farah dan timnya juga menyimpulkan bahwa anak akan lebih lancar berbahasa jika distimulasi mengunakan benda-benda yang nyata. Penelitian yang dilakukan Farah ini juga didukung oleh penulis buku anak Jamie Loehr, MD dan Jen Meyers. Menurut mereka anak-anak pada usia batita memerlukan interaksi yang berasal dari orang tua dan pengasuh untuk merangsang otak mereka

PERKEMBANGAN KOGNITIF

  • Stimulasi merupakan kunci utama dalam proses pertumbuhan anak pada usia 0-2 tahun, Mereka menyarankan untuk perkembangan kognitif anak usia 0-12 bulan, orangtua disarankan untuk lebih sering membacakan dongeng supaya mereka terbiasa dengan suara. Selain itu anak juga harus dibiasakan bermain dengan cermin sehingga mereka bisa melihat wujud dan gerakan mereka sendiri.

 

GANGGUAN KESEHATAN DAN STUDY

  • Ia mengungkapkan temuannya dalam pertemuan tahunan American Psychological Association. Menurutnya, remaja yang sering menggunakan teknologi seperti video game atau internet, cenderung lebih mengeluhkan nyeri perut, gangguan tidur, kecemasan dan depresi. Mereka juga dilaporkan sering bolos sekolah.
  • serta resiko lebih tinggi untuk terpapar radiasi.

 

 

 

MEMORY OTAK

  • penurunan kemampuan konsentrasi dan daya ingat jangka pendek (edukasi yang berasal dari gadget tidak akan lama bertahan dalam ingatan anak-anak),

PERILAKU

  • adiksi/ kecanduan,

INTERAKSI SOSIAL

  • Fakta lain dari Tomopoulos (2011) mengatakan bahwa stimuli yang didapat anak usia di bawah 3 tahun dari layar belum dapat mereka pahami. Stimuli dari layar tidak dapat memberikan interaksi dua arah sehingga anak tidak dapat belajar membaca ekspresi, dan yang terpenting merasakan afeksi dari lawan bicaranya melalui nada bicara dan bahasa tubuh; padahal anak-anak terlahir untuk berinteraksi dengan manusia dan belajar melalui interaksi tersebut. Dari beberapa hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa no gadget at all untuk anak di bawah 2 tahun.

PERKEMBANGAN SENSORIMOTOR UNTUK ANAK USIA 0-2 TAHUN

Periode sensorimotor adalah periode pertama dari empat periode. Piaget berpendapat bahwa tahapan ini menandai perkembangan kemampuan dan pemahaman spatial penting dalam enam sub-tahapan:

  1. Sub-tahapanskema refleks, muncul saat lahir sampai usia enam minggu dan berhubungan terutama dengan
  2. Sub-tahapanfase reaksi sirkular primer, dari usia enam minggu sampai empat bulan dan berhubungan terutama dengan munculnya kebiasaan-kebiasaan.
  3. Sub-tahapanfase reaksi sirkular sekunder, muncul antara usia empat sampai sembilan bulan dan berhubungan terutama dengan koordinasi antara penglihatan dan pemaknaan.
  4. Sub-tahapankoordinasi reaksi sirkular sekunder, muncul dari usia sembilan sampai duabelas bulan, saat berkembangnya kemampuan untuk melihat objek sebagai sesuatu yang permanen walau kelihatannya berbeda kalau dilihat dari sudut berbeda (permanensi objek).
  5. Sub-tahapanfase reaksi sirkular tersier, muncul dalam usia dua belas sampai delapan belas bulan dan berhubungan terutama dengan penemuan cara-cara baru untuk mencapai tujuan.
  6. Sub-tahapanawal representasi simbolik, berhubungan terutama dengan tahapan awal kreativitas.
    • Pada usia 0-2 tahun, menurut Piaget, anak berada pada tahapan sensorimotor. Pada tahap ini, anak sedang mengembangkan seluruh panca indranya, belajar dari gerak rekfleks, mempelajari bahasa pertama, belajar berbicara, belajar berjalan, mempelajari kebiasaan baru serta melakukan trial and error. Masa ini membutuhkan stimulasi agar berjalan dengan optimal. Gadget memang menjadi salah satu alat dalam memberi stimulasi namun hanya pada bagi penglihatan dan pendengaran, sementara anak punya sensori lain yang juga butuh dikembangkan. Pennsylvania, menyimpulkan bahwa stimulasi kognitif anak akan memiliki dampak signifikan jika anak distimulasi menggunakan buku, mainan yang mendidik dan alat musik yang nyata, mendengarkan musik rohani,. Itu karena si kecil bisa mengenal langsung huruf, warna, angka secara langsung tanpa perantara layar kaca.

 

PERKEMBANGAN EMOSI ANAK

Anak membutuhkan banyaknya sentuhan dan pelukan kasih sayang untuk perkembangan emosi nya, Gadget tidak dapat memberikan itu semua pada mereka

KESIMPULAN :

UNTUK ANAK 0-2 TAHUN NO GADGET AT ALL / TIDAK SAMA SEKALI !!!

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s