68. TUJUH LANGKAH TURUN TUJUH LANGKAH NAIK


PENGANTAR:

Mulai bulan Pebruari 2014 ini, saya melayani Tuhan di Kamis Ceria, GBI Filadelfia KENDARI, atas seijin gembala saya (GMS Kendari- Bpk Pdt Bobby Turambi). Di gereja GMS saya juga turut mengajar sekolah minggu dan belajar banyak hal melalui Eagle Kids-nya, saya banyak menimba ilmu untuk menambah kapasitas saya lebih lanjut.

Lanjutkan membaca “68. TUJUH LANGKAH TURUN TUJUH LANGKAH NAIK” →

67. IRI HATI MEMBUSUKKAN TULANG


PENGANTAR:

Mulai bulan Pebruari 2014 ini, saya melayani Tuhan di Kamis Ceria, GBI Filadelfia KENDARI, atas seijin gembala saya (GMS Kendari- Bpk Pdt Bobby Turambi). Di gereja GMS saya juga turut mengajar sekolah minggu dan belajar banyak hal melalui Eagle Kids-nya, saya banyak menimba ilmu untuk menambah kapasitas saya lebih lanjut.

Lanjutkan membaca “67. IRI HATI MEMBUSUKKAN TULANG” →

MELUKIS DENGAN MEDIA ROTI- AKTIVITAS PAUD


Foto foto ini adalah aktivitas anak-anak VICTORY KIDS, yang waktu itu berlangsung di rumah saya, tahun 2011

Mereka melukis dengan media roti, pada saat itu themanya bebas

Biarkan mereka bebas mengoleskan margarin, menambahkan ornament apa saja sesuai design mereka, biarlah kita hanya membantu menjadi asisten mereka, dan biarlah semua ide dari mereka sendiri, mau menggambar apa, misal bintang, wajah, dll, atau anda dapat memilih thema khusus.

IMG_0479 Lanjutkan membaca “MELUKIS DENGAN MEDIA ROTI- AKTIVITAS PAUD” →

KARYA – KARYA RAMA DANI SYAFRIYAR, AYO GABUNG DI KOMUNITAS ASPERGER


Rama Dani Syafriyar. Asperger. 10 tahun. Tantangan demi tantangan di water outbond berhasil diselesaikan, tidak dengan mudah, kadang-kadang harus dibantu. Tapi ini menunjukkan bahwa terapi okupasinya membawa hasil.

Salah satu guntingan Rama Dani Syafriyar, penyandang asperger, 11 tahun. Ini adalah logo Newline Cinema yang dibuat tanpa menggambar dulu. Kertas dan gunting, langsung crik-crik-crik … jadi

Lanjutkan membaca “KARYA – KARYA RAMA DANI SYAFRIYAR, AYO GABUNG DI KOMUNITAS ASPERGER” →

KATA KATA MUTIARA UNTUK PARA PENDIDIK DAN ORANG TUA


Bermula dari status seorang rekan GSM yang sangat menyentuh hati saya, saya dapat ide untuk mengumpulkan kata-kata mutiara terkait keluarga, pendidikan, dan perkembangan anak, untuk itu saya mulai menyalin status -status saya sendiri dan status status teman-teman yang memberi ijin statusnya diabadikan di web ini.

Mengingat saat ini saya belum sempat menggolong-golongkan mana yang cocok untuk guru dan mana yang cocok untuk keluarga, maka di hari lain jika ada kesempatan akan saya golong-golongkan

Terima kasih pada teman-teman yang kata-katanya telah menjadi inspirasi buat banyak orang. GBU

Lanjutkan membaca “KATA KATA MUTIARA UNTUK PARA PENDIDIK DAN ORANG TUA” →

KISAH KASIH UNTUK ANAK ANAK KORBAN BANJIR


Di FB saya ada foto menarik yang saya minta ijin disharekan di web JCA ini, dan puji Tuhan..dapat ijin. Tak di sangka tak dinyana ternyata di balik gambar ini menyembunyikan ribuan kisah kasih yang tersingkap dalam cerita ini :

69. YUNUS MAU MENGAKUINYA


SIAPA BILANG CERITA HARUS PAKAI GAMBAR YANG DIPENGANG?
SIAPA BILANG CERITA HARUS PAKAI MEDIA PAPAN TULIS DAN PANDANGAN MATA SELALU KE DEPAN?
BERCERITA JUGA BISA PAKAI MEDIA SEDOTAN WARNA WARNI DAN MURAH MERIAH
MEDIA BISA SANGAT LEBAR DI TENGAH RUANGAN
ANAK ANAK TERPANA DAN CERITA ALKITAB BEGITU MELEKAT DI HATI MEREKA

YUNUS MAU MENGAKUI KESALAHANNYA

Bacaan Guru

Yunus pasal 1

Pusat Kebenaran

Biasanya kisah Yunus diangkat dengan pusat kebenaran; ketidaktaatan Yunus, namun kali ini kita akan mengemukakan sisi yang jarang dibahas, yaitu bagaimana Yunus dengan jujur mengakui kesalahannya kepada orang-orang di kapal itu. Yunus tidak menyalahkan cuaca, menyalahkan jadwal keberangkatan kapal, ketidaktelitian nahkoda, muatan kapal yang terlalu berat, dll. Terkadang adik bayi/anak balita belum bisa mengerti apa yang dimaksud dengan mengakui kesalahan, tetapi hal ini bisa diterapkan saat mereka tidak sengaja menumpahkan air, menumpahkan makanan, memecahkan piring, merusakkan mainan, hal-hal tersebut bisa saja terjadi karna mereka belum mengerti sifat benda yang bisa tumpah, bisa pecah atau rusak. Walaupun mereka belum mengerti hal tersebut, mereka tetap dilatih untuk mengakui kesalahan/kekeliruan/ketidaksengajaan yang merugikan orang lain.

Lanjutkan membaca “69. YUNUS MAU MENGAKUINYA” →