Judul “BERMAIN TAMU-TAMUAN” ini menjadi materi yang terpilih untuk menjadi sesi workshop yang direkam diantara 18 kelas lainnya.
Sepasang suami istri ini yaitu Pak Agus dan Ibu Yuni adalah para aktor handal yang telah memiliki jam terbang yang tinggi dalam berbagai kesempatan .
Terima kasih pada mereka berdua dan pada Sdri Aprilyn sebagai kakak guru yang telah ikut terlibat dalam sesi workshop ini. Juga pada Mas Ari , suami saya , yang telah dengan setia merekam semua sesi seminar termasuk sesi workshop ini, Tuhan memberkati setiap jerih lelah anda semuanya.
SIAPKAN CAT POSTER ATAU CAT AIRSIAPKAN KARTON TEBAL SIAP LIPAT, BISA JUGA MEMANFAATKAN COVER BUKU TULIS BEKAS TAHUN AJARAN LALU.TANPA MENCAMPURNYA DENGAN AIR, LUMURKAN CAT POSTER/ CAT AIR MENGGUNAKAN JARI DI SALAH SATU SISI KERTAS, KEMUDIAN LIPAT, MAKA ANDA AKAN MENDAPATKAN HASIL LUKISAN.
VIDEO INI HANYALAH SEKELUMIT CUPLIKAN DARI TARIAN TUNGGAL MARIA
TARIAN INI PADA AWALNYA SEBENARNYA ADALAH NASKAH SIARAN RADIO UNTUK NATAL, NAMUN KARNA SAYANG SEKALI JIKA DIBIARKAN BEGITU SAJA, NASKAH INI DIOTAK-ATIK SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA BISA DIJADIKAN NASKAH TARIAN TUNGGAL MARIA DI HARI NATAL
TARIAN INI PERNAH DIPENTASKAN DI IBADAH NATAL ANAK DI GPDI BAYEMAN MAGELANG, SERTA DI IBADAH NATAL UMUM GPDI KHARISMA MAGELANG
PADA SAAT DITAMPILKAN DI IBADAH ANAK, SEBENARNYA ADA KEKAWATIRAN, BAGAIMANA KALAU NASKAH SEPANJANG INI AKAN MEMBUAT ANAK-ANAK BOSAN, TERNYATA TIDAK JUGA, ANAK-ANAK BISA TERPAKU DARI AWAL SAMPAI AKHIR DARI TARIAN INI. PUJI TUHAN.
KEYBOARDIST : FIGO EDEN HARPAEL
PENARI ; IBU PDT FEBE TRIANTO
Bagaimana mungkin anak-anak bisa memperkatakan ayat sepanjang ini…?
Mereka bisa memperkatakan ayat sepasal ini (terdiri dari 8 ayat) tanpa bimbingan guru, atau contekan ayat di lantai, dll, semuanya murni mereka sendiri yang menguasai 8 ayat tersebut.
itu semua tak lepas karna mereka baru saja mengikuti materi sekolah minggu, festifal ayat hafalan, yang materinya dapat anda buka di
Setelah mereka menggambar satu anak satu gambar dengan media nat keramik, masing-masing anak diberi waktu untuk menghafal satu ayat, misal anak A menghafal ayat 1, anak B menghafal ayat 2, dst. Dipresentasikan 8 tersebut menggunakan gerakan. Kini anak B bergantian mendapat ayat 2, anak C mendapat ayat 3…dst anak A mendapatkan ayat 8, setelah diberi waktu berlatih, presentasi lagi 8 ayat, demikian seterusnya sampai ke putaran ke 8, dengan demikian tiap anak menghafal 8 ayat dan presentasi selama 8 kali.
Gambar yang terkait dengan ayat digeser dari satu anak ke anak lain (diletakkan di lantai) , secara urut, tetapi barisan tetap tidak perlu dirubah, sehingga jika dimulai ayat satu di anak ketiga, ayat delapan diselesaikan oleh anak kedua, dst
Minggu depannya dipresentasikan di Ibadah raya, memberkati kaum dewasa lainnya. Jadi penampilan anak-anak tidak selalu harus lagu atau gerak, tetapi bisa juga berupa festival ayat hafalan.
Puji Tuhan, terima kasih pada Kak Agus S yang telah membimbing anak-anak ini.