ANDAIKAN IBADAH ANAK ADALAH SEBUAH PANGGUNG SANDIWARA


ANDAIKAN IBADAH ANAK

ADALAH

SEBUAH PANGGUNG SANDIWARA……

 

Apa sajakah unsur sebuah panggung sandiwara itu?

  • Aktor dan Aktris
  • Sutradara
  • Panggung
  • Naskah / Skenario
  • Penonton
  • Produser/ Penyelenggara
  • Dekorasi/ Latar Belakang Panggung/ Layar/ Lighting / dll

Dan kalau diibaratkan ibadah anak itu adalah sebuah panggung sandiwara, …..kebanyakan dari kita akan menjabarkan sebagai berikut…

  •  Aktor dan Aktris…………nya adalah GURU SEKOLAH MINGGU
  • Sutradara……………………nya adalah GURU SEKOLAH MINGGU
  • Panggung…………………..nya adalah KELAS SEKOLAH MINGGU
  • Naskah / Skenario……….nya adalah MATERI SEKOLAH MINGGU bisa berupa BUKU BAHAN MENGAJAR, dll
  • Penonton……………………nya adalah MURID SEKOLAH MINGGU
  • Produser/ Penyelenggara……………………..nya adalah DEPARTEMENT ANAK di gereja Anda

Lanjutkan membaca “ANDAIKAN IBADAH ANAK ADALAH SEBUAH PANGGUNG SANDIWARA”

METODE SIMULTAN VERSI GURU DI ATAS SEGALA GURU


METODE SIMULTAN

VERSI

GURU DI ATAS SEGALA GURU

Guru di atas segala guru, yaitu TUHAN ternyata adalah yang pertama kali menggunakan metode SIMULTAN/ metode mengajar serempak.

Bagi anda yang belum mengerti mengenai metode mengajar dengan cara SIMULTAN/ serempak, anda saya sarankan membaca tulisan terkait, di tulisan lain dalam blog ini yang membahas KURIKULUM.

Mari kita simak bagian Alkitab berikut ini:

Kejadian 1: 18-23 sebagai landasan pembahasan kita kali ini.

Ayat 18. Tuhan Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Ayat 19. Lalu Tuhan Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.

Ayat 20. Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.

Ayat 21. lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tmpat itu dengan daging.

Ayat 22. Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

Ayat 23. Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.”

Perhatikan ayat 18, dimana Tuhan memutuskan untuk menciptakan manusia kedua sebagai penolong bagi Adam, selain sebagai penolong, manusia ke dua ini harus memenuhi syarat : SEPADAN dengan Adam/ manusia.

Perhatikan bahwa ayat 18 ini tidak dilanjutkan dengan langsung ke ayat 21, lalu Tuhan membuat manusia itu tidur nyenyak….dst., tetapi dilanjutkan ke ayat 19 yang isinya : lalu Tuhan membentuk dari tanah segala binatang hutan…dst. APA HUBUNGANNYA …?

Seolah-olah tidak ada hubungan antara inisiatif Tuhan menciptakan penolong yang sepadan, dengan Tuhan memberi Adam tugas memberi nama binatang-binatang itu.  Mengapa kog dari ayat 18 tidak langsung disambung ayat 21 saja? Dan mengapa harus disisipi ayat 19-20 ?

Lanjutkan membaca “METODE SIMULTAN VERSI GURU DI ATAS SEGALA GURU”

KARTU DI’GILAI’ ANAK ANAK


KARTU DI’GILAI’ ANAK-ANAK

kartu bisa dipegang dengan ashik

Mengapa?

  • Karna kartu itu ada gambar/ tulisan yang dapat dilihat
  • Ada warna warni yang dapat dilihat
  • Bisa dipegang, bisa dibawa kemana mana
  • Bisa dikelompok-kelompokkan, dijajar-jajarkan sesuka hati, diterbangkan, disembunyikan, dll
  • Cukup waktu sebentar untuk melihat/ mendengar mama membacakan/ menyebutkan gambar/ tulisan apa itu lalu segera beralih ke gambar /kartu lain

Lanjutkan membaca “KARTU DI’GILAI’ ANAK ANAK”

‘CERITANYA KOG ITU LAGI SIH KAK’


“CERITANYA KOG ITU LAGI SIH KAK”

POWER POINT DARI MAKALAH INI DAPAT ANDA UNDUH DENGAN KLIK TAUTAN BERIKUT INI:

PPT CERITANYA KOG ITU LAGI SIH KAK

Tahukah anda, bahwa kemampuan anak memorykan/merekam apa yang mereka pernah dengar dan lihat adalah sangat tinggi.

Oleh karna itu jangan heran kalau mereka akan protes kalau cerita yang itu-itu saja yang mereka dengar, cerita penciptaan, Adam dan Hawa, Habel dan Kain, Nuh dan Bahtera, dll.

Memang, mengajarkan kebenaran Firman Tuhan dapat tetap dilakukan berulang-ulang pada bagian Alkitab yang sama. Akan tetapi, jangan pernah anda membawakan satu cerita dengan :

  1. TUJUAN PEMBELAJARAN YANG SAMA
  2. TOPIK YANG SAMA
  3. TOKOH UTAMA YANG SAMA
  4. ALUR YANG  SAMA
  5. METODE MENGAJAR YANG  SAMA
  6. GAMBAR YANG SAMA
  7. PENUTUR YANG SAMA

Lanjutkan membaca “‘CERITANYA KOG ITU LAGI SIH KAK’”

52 AYAT MAS UNTUK BAYI 0-12 BULAN


Ayat mas untuk bayi? Bagaimana caranya?

Anda sering kehabisan kata-kata saat menimang bayi anda?

Mengapa harus melulu mengatakan yang itu-itu saja….memanggil namanya selalu dan bertanya “anak siapa ini…yang cantik?”

Ambil satu ayat ini setiap minggunya , perkatakan pada bayi anda pada saat memandikannya, menimangnya, menidurkannya, memberinya susu, memberinya ASI, dll

Satu ayat dalam satu minggu, tak terasa dalam setahun anda dan bayi anda akan mendengar 52 ayat, dan bukan hanya bayi anda bertumbuh Jenius Cara Alkitab, melainkan juga anda akan dipenuhi Firman Tuhan.

Klik tautan berikut ini untuk mendapatkan ayat mas ini.

52 AYAT MAS UNTUK BAYI 0-12 BULAN

CONTOH MULTI METODE MENGAJAR KREATIF METODE GAME DAN PENJELASANNYA


Sebenarnya semua materi di bawah ini sudah pernah saya terbitkan di materi sekolah minggu baik kelas untuk kelas tengah maupun untuk kelas besar, baik yang berupa cerita Alkitab maupun cerita gabungan kelompok umur, maupun cerita dari tokoh inspiratif dunia.

Namun saya merasa perlu untuk menjelaskan metode-metode yang dipakai dalam tiap naskah, agar apabila anda mengajar, anda mempunyai pengertian yang lebih mendalam mengenai alasan dari setiap kegiatan yang dilakukan.

Lanjutkan membaca “CONTOH MULTI METODE MENGAJAR KREATIF METODE GAME DAN PENJELASANNYA”

PEMBIASAAN GURU SEKOLAH MINGGU TELADAN


KLIPING GURU SEKOLAH MINGGU

  1. Kumpulkan buku renungan / majalah rohani yang sudah lewat bulan/ sudah puas anda baca
  2. Kumpulkan buku catatan pelajaran sekolah anak anda yang halamannya masih banyak yang kosong dari tahun ajaran yang sudah lewat, pisahkan dari catatan yang diperlukan. Jilid kertas-kertas kosong itu menjadi buku baru untuk anda menempel kliping anda
  3. Beri kode untuk setiap buku, misalnya buku 1, buku 2, dst
  4. Setiap kliping beri nomor misal nomor 1,21 artinya dari buku 1 dengan nomor kliping 21
  5. jika kliping bolak balik, bisa anda tulis di atas , bolak-balik, sehingga anda tahu bahwa dibaliknya juga isi klipingan
  6. saya hanya memilih tulisan yang mengandung ilustrasi menarik, jika hanya pembahasan saja tidak saya kliping, tetapi itu terserah anda.
  7. beri judul yang tidak selalu sama dengan judul tulisan di kliping. Misalnya tulisan di kliping berjudul “Mother Theresia, wanita hebat” anda bisa ganti dengan judul Melayani Orang Miskin, sehingga dengan judul yang lebih spesifik ini, anda dapat mengkoleksi beberapa tulisan yang bertema sama dan hal tersebut dapat menolong anda dalam membuat bahan sekolah minggu, dengan beberapa cerita yang bertema sama.
  8. sendirikan tulisan-tulisan puisi/ kata-kata bijak
  9. sendirikan tulisan yang memuat tokoh-tokoh dunia/ isnpiratif.
  10. Dan lihatlah, bahwa hasil klipingan anda ini sangat bermanfaat untuk anda :
    • menggali firmanTuhan
    • bercerita pada anak-anak dengan ilustrasi yang menarik
    • menolong mencari kata kunci di internet
    • dapat dijadikan cerita lepas yang tetap memiliki nilai firmanTuhan.

Lanjutkan membaca “PEMBIASAAN GURU SEKOLAH MINGGU TELADAN”