Andalan

SIL THE EXCELLENT GENERATION SESI 4. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE


Download materi ini pada format word gratis

SESI 4 I SERVE

 

SESI 4 ( 2 jam)

EXCELLENT GENERATION WHO SERVE

(Generasi unggul yang melayani)

Judul sesi ini dapat disingkat menjadi

I SERVE

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

7 langkah menjadi Generasi yang Excellence / Generasi Unggul

Diadaptasi dari tulisan ini:

https://hellenicnews.com/7-keys-to-cultivating-a-spirit-of-excellence-by-delatorro-l-mcneal-ii/

DIADAPTASI  MENJADI 8 LANGKAH

Penggambaran 8 langkah ini dalam 2 paragraf:

Tuhan ingin mengangkat kita menjadi KEPALA

dan bukan menjadi EKOR.

Ketika kita menjadi generasi unggul,

maka kita akan dapat menjadi Pemimpin yang luar biasa

di masa datang.

Ketika kita menjadi pemimpin yang luar biasa,

maka Tuhan akan pakai hidup kita

memberi pengaruh yang luar biasa kepada lebih banyak lagi orang,

dibandingkan apabila kita tidak menjadi pemimpin/

atau tidak menjadi unggul/

atau tidak menjadi generasi pemimpin yang memiliki keunggulan,

maka pengaruh yang kita berikan hanya pada sedikit orang saja.

 

Ketika kita ingin menjadi generasi unggul,

mula pertama kita harus

menginginkan untuk menjadi

generasi yang unggul,

dengan cara kita mau belajar dari generasi unggul di Alkitab

bagaimana mereka bisa menjadi unggul;

seperti misalnya apa saja karakter mereka,

bagaimana mereka disembuhkan dari luka hati di masa lalu,

bagaimana mereka berhasil memimpin diri sendiri,

teman-teman, anggota, bahkan dapat memberi pengaruh yang baik

kepada pemimpin,

serta bagaimana mereka dapat bekerja secara TIM,

dan apa sebenarnya kata Alkitab mengenai resep rahasia

untuk bisa menjadi generasi unggul.

Untuk menjadi generasi unggul ternyata

memiliki hati yang mau melayani adalah wajib kita punyai,

dan lebih teliti lagi daripada itu, ternyata kita pelajari bahwa keunggulan itu didapat dari ;

mau berjalan pada mil yang kedua,

setia perkara kecil dan berintegritas/ dapat dipercaya.

Setelah kita menjadi generasi unggul

kita harus dapat mempertahankan keunggulan

yang sudah kita capai itu

dengan terus menjadi unggul

serta menghancurkan semua pengghalan keunggulan.

SINOPSIS 7 SESI UTAMA DAN 1 POINT PENDAMPING, TOTAL 8 POINT

  1. DESIRE TO BE AN EXCELLENT GENERATION ( Inginkan menjadi generasi unggul)

Karena Tuhan mendesign hidup kita sebagai kepala dan bukan ekor ( Ulangan 28:13)

Oleh karena itu dalam hidup kita kita harus punya keinginan untuk menjadi luar biasa, karena kita punya tujuan ilahi dalam hidup kita ( God’s purpose), yaitu menjadi pribadi yang memuliakan nama-Nya. ( Yesaya 43:7)

Orang yang excellent akan berdiri di hadapan raja-raja ( Amsal 22:29)

TOKOH; DANIEL ( bukti bahwa Daniel Excellent Daniel 1:19, 21, Daniel 5:29, Daniel 6:29)

 

  1. LEARN FROM EXCELLENT GENERATION.( Belajarlah dari generasi unggul)

Ada tokoh-tokoh Alkitab yang digambarkan memiliki keunggulan dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka, mari kita contoh hal-hal positif dari hidup mereka, karena mereka memiliki GOLD CHARACTER/ karakter emas ( TEKUN, SETIA, BERSABAR, TAHAN UJI, DLL). Ada lima sisi karakter emas dapat dilihat dari , jadi teladan dalam : ( I Tim 4:12)

  • Jadi teladan dalam Perkataan
  • Jadi teladan dalam tingkah laku
  • Jadi teladan dalam kasih
  • Jadi teladan dalam kesetiaan
  • Jadi teladan dalam kesucian

 

Karena setiap point pada SIL ini sudah menggunakan TOKOH, maka khusus untuk sesi 2 ini, kita akan  pilih salah satu dari tokoh-tokoh Alkitab pada sesi ini yaitu YOSUA. Point GOLD CHARACTER OF JOSHUA ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING.

Lihatlah bahwa trauma masa lalu yang bisa menghambat hidup mereka harus dapat diatasi ( YOSUA SEMBUH DARI TRAUMA MASA LALUNYA) SEMBUH DARI TRAUMA  ini akan disampaikan dalam SESI INTI DARI SESI 2 INI

Orang-orang seperti ini akan TETAP naik dan bukan TURUN/ memiliki kepemimpinan. LEADERSHIP ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh Yosua

Self Leading, Leading line, Leading down, Leading up, overcome the enemy

Kelima dimensi kepemimpinan itu akan kita teliti pada pribadi Yosua

Lihatlah orang-orang ini dapat bekerja sama dengan orang lain yang dapat menutupi kekurangan mereka, dalam suatu tim work yang baik. Bagaimana Yosua sebagai seorang yang dapat bekerja secara Tim akan kita lihat. TIM WORK ini akan disampaikan dalam ACARA PENDAMPING, tetap dengan tokoh YOSUA

TOKOH; YOSUA ( Bukti bahwa Yosua Excellent : Yosua 24:31,Hakim-hakim 2:7)

 

  1. GAIN ACCESS TO BE AN EXCELLENT GENERATION.( Dapatkan Kunci Masuk untuk menjadi generasi unggul)

Dapatkan resep di balik layar untuk bagaimana bisa menjadi unggul

  • Mazmur 1 dan Yosua 1:8
    • Kesukaan taurat Tuhan
    • Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam
    • Memperkatakan Firman
    • Bertindak hati-hati sesuai Firman
    • Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
    • Tidak berdiri di jalan orang berdosa
    • Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
  • Paduan Mazmur 1 dan Yosua 1:8 ini akan menghasilkan:
    • Apa saja yang diperbuatnya berhasil
    • Perjalananmu akan berhasil
    • Engkau akan beruntung
  • Temukan hidup dalam anugrah Tuhan setiap hari
    • Daud orang yang sangat suka memuji dan menyembah Tuhan, dan dia juga sangat suka akan hukum-hukum Tuhan yang adil/ menyukai Firman Tuhan ( Mazmur 119:164, 166-168) juga suka melakukan firmanNya, sehingga hidupnya dikelilingi anugerah Tuhan ( Mazmur 119: 165) , yaitu berupa KETENTRAMAN , dan diajuhkan Tuhan dari BATU SANDUNGAN

TOKOH DAUD; ( Bukti bahwa Daud Excellent  II Samuel 23:1)

 

  1. EXCELLENT GENERATION WHO SERVE(Generasi unggul yang melayani)
  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

  1. GENERATION WHO STUDY PROFOUNDLY HOW TO BE EXCELLENT.( Generasi yang Mempelajari lebih teliti lagi tentang bagaimana menjadi unggul)
  • Mau berjalan pada mil yang ke dua ( Matius 5:41)
  • Setia pada perkara kecil akan membuat kita dipercaya pada perkara besar ( Lukas 16:10) ( Think big and start small)
  • Integritas ; Benar pada perkara kecil akan benar dalam perkara besar ( Lukas 16:10)

TOKOH: RUT

( Bukti bahwa Rut Excellent  adalah Kabar tentang Rut pun sampai ke telinga Boaz, Rut 2: 11-12)

 

  1. LAUNCH YOUR EXCELLENCE. ( Meluncurkan Keunggulanmu)

Kenali potensimu/ bakatmu (multiple intelligences)

Luncurkanlah potensimu dan kembangkanlah  untuk kemuliaan Tuhan

TOKOH; YESUS ( Yesus unggul dalam semua dimensi kecerdasan)

Materi ini selain ada pada sesi utama, juga akan dipakai dalam acara pendamping

 

  1. MAINTAIN TO KEEP BEING EXCELLENT ( Mempertahankan untuk terus menjadi unggul)
  • Jangan cepat puas dengan pencapaian terbaikmu
  • Terus tingkatkan keunggulan terakhirmu
  • Adakan terus perubahan, peningkatan, modivikasi, adaptasi, dll

Tokoh: Raja Yosia

( Bukti bahwa Raja Yosia excellent II Raja-raja 23: 25)

 

  1. ENEMIES OF BEING EXCELLENT ( Musuh-Musuh Pencapaian Excellent )

Orang yang ingin menjadi excellence, harus menyingkirkan penghalang-penghalang, dan ini yang harus dilakukan:

  • TIDAK AKAN Mengambil jalan pintas
  • TIDAK AKAN Melakukan hal-hal yang murahan
  • TIDAK MAU setengah-setengah.

( POINT INI AKAN DISAMPAIKAN DALAM ACARA PENDAMPING)

 

 

SESI 4

EXCELLENT GENERATION WHO SERVE

(Generasi unggul yang melayani)

I SERVE

Ayat Thema:

Ulangan 28:13

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala

dan bukanmenjadi ekor,

engkau akan tetap naik dan bukan turun, e

apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu,

yang kusampaikan pada hari ini

kaulakukan f  dengan setia,

28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang

ke kanan atau ke kiri g

dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini,

dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

 

EXCELLENT GENERATION WHO SERVE (Generasi unggul yang melayani)

  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka ( Markus 10:44)
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

TOKOH JANDA SARFAT

( Bukti bahwa Janda Sarfat excellent adalah: Lukas 4: 25-26, dia dipuji oleh Yesus diantara para janda lain pada masanya)

 

 

 

 

MATERI ANAK

 

PUJIAN ( 20 MENIT)

 

PERSIAPAN KELOMPOK DAN RUANGAN ( 15 MENIT)

Bagilah anak-anak dalam 3 kelompok.

Dalam acara LOMBA OPINI nanti, tiap kelompok akan berhadapan dengan TIM KONTRA. Tim Kontra terdiri dari 3 orang GURU SEKOLAH MINGGU. ( guru A.B.C)

Tugas kelompok anak-anak adalah menjadi TIM PRO yang bertugas bagaimana pun caranya harus bisa MENGALAHKAN TIM KONTRA. ( anak D mewakili kelompok 1, anak E mewakili kelompok 2, anak F mewakili kelompok 3)

Tiap kelompok harus memiliki juru bicara yang dianggap paling lancar mengemukakan pendapat di depan umum/ atau memiliki kemampuan public speaking yang bagus.

Penempatan Denah sbb:

TIM KONTRA                                                                                                    TIM PRO

Guru A                                                                                                            anak D mewakili kelompok 1

 

Guru B                                                                                                                  anak E mewakili kelompok 2

 

Guru C                                                                                                                   anak F mewakili kelompok 3

 

 

Juru bicara yang mewakili kelompoknya tidak diperkenankan berunding dengan anggota kelompok lainnya. Maka penentuan wakil kelompok sangat penting, karena jika memilih orang yang kurang berkompetensi, kemungkinan menang akan menjadi lebih kecil.

Setelah membaca Alkitab bersama dan menonton tayangan, maka LOMBA OPINI ini akan dilaksanakan. Namun pembagian kelompok dan pengaturan duduk dari TIM KONTRA dan TIM PRO ini sudah dilakukan dari awal sesi, sehingga pengaturan ini nanti tidak mengganggu jalannya sesi.

 

 

 

BACAAN ALKITAB ( 10 MENIT)

Ajak anak-anak membaca I Raja-raja 17: 7-16, dan Lukas 4: 25-26.

PRA KATA DARI GURU

Perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon disebut-sebut Yesus dalam pengajaranNya,  padahal pada zaman Elia ada banyak perempuan janda di Israel.  Itu artinya janda ini walaupun seorang janda, bukan orang Israel, melainkan orang Sidon, orang asing, merupakan THE EXCELLENT GENERATION/ seorang yang unggul di zamannya. Lebih unggul daripada semua janda –janda lainnya. Padahal dia tidak tinggal di Israel, melainkan di tanah Sidon. Janda Sarfat mengalami mujizat Tuhan, pada masa kelaparan itu, mujizat yang tidak dialami oleh janda –janda lainnya di Israel, yang mana mujizat itu terjadi di masa kelaparan selama 3,5 tahun lamanya

Dari perkataan Yesus di Lukas 4:24  kita menyimpulkan bahwasannya Janda Sarfat ini lebih bisa menghargai Nabi Elia, dibandingkan dengan janda-janda orang Israel. Oleh karena itu, mujizat terjadi justru di Sidon, di Sarfat, bukan di Israel. Sebuah keluarga yang dipelihara Tuhan karena mau memelihara hamba-Nya, Nabi Elia. Dipelihara Tuhan sepanjang 3,5 tahun kelaparan itu berlangsung. Sementara itu nabi Elia justru tidak dihargai di negerinya sendiri, bisa saja bila nabi Elia memerintahkan janda Israel untuk memberi dia makan, dan menjanjikan bahwa tepung dan minyak itu tidak akan habis, tidak akan ada satu pun janda Israel yang mau taat melakukannya. Tetapi janda Sarfat ini berbeda, dia mau menghargai nabi Tuhan, mau taat perkataan nabi Tuhan dan pada akhirnya terjadi mujizat yang luar biasa.

Waaauuuuu, walaupun janda, tetapi janda Sarfat ini, adalah janda yang excellent/ unggul/ karena dia dipuji oleh Yesus ratusan tahun kemudian, di antara banyak janda lainnya. Walaupun kita tahu dia orang bukan orang Israel. Apa ya yang menjadi rahasianya, kog bisa janda Sarfat ini bisa menjadi unggul sampai dipuji oleh Yesus ratusan tahun kemudian????

 

ANALISA VIDEO ( 10 MENIT)

Mari kita lihat VIDEO berikut ini:

Pembicara akan men-Download Video berikut ini, sebelum SIL ini:

https://www.youtube.com/watch?v=NAwuKUHKKBw

Durasi Video ini total hanya 10 menit.

Persiapkan dengan teliti, Laptop, LCD, LCD Screen, dan Soundsystem penunjang. Pastikan semua lancar sebelum jam sesi 4 SIL ini berlangsung.

PANDUAN TERJEMAHAN VIDEO

Lukas 4: 25-26 adalah ayat yang muncul pada tampilan awal, guru/ pembicara dapat membacakan ayat ini pada VERSI Bahasa Indonesia, sementara Video berjalan.

Dialog antara Elia dan Janda Sarfat pada Video ini sama persis dengan yang tertera di Alkitbab, di I Raja-raja 16:10-14. Hal ini memudahkan guru dapat menterjemahkan Video secara life ( menggunakan microphone) dengan mudah. Ikuti saja percakapan, dengan teks dari Alkitab.

Di luar tampilan Lukas 4: 25-26 dan dialog pada I Raja-raja 16:10-14, tidak perlu kita terjemahkan.

KATA KATA KUNCI

 

Kata-kata kunci di bawah ini akan di print dan ditempel di kertas tebal, lalu dibagikan pada anggota kelompok, untuk mereka angkat ke atas, agar wakil dari kelompok mendapat ide-ide dalam mengemukakan opininya. Boleh diberi tongkat agar memudahkan terlihat jelas.

Jadi sebenarnya anggota kelompok tidak boleh membantu dengan kata-kata lisan, tetapi boleh membantu dengan mengangkat KATA-KATA KUNCI ini bilamana wakil dari kelompok mereka membutuhkan bantuan dari anggotanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KATA KUNCI UNTUK SEMUA KELOMPOK ( GANDAKAN 3 KALI)

 

Menjadi pelayan Rela berkorban
Menjadi hamba Janda di Sarfat di tanah Sidon
Bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani Memberi makan
Mengumpulkan kayu api Setelah kami memakannya kami akan mati
Segenggam tepung Janganlah takut
Sedikit minyak Buatlah lebih dahulu bagiku ( bagi Elia)
Mengolahnya bagiku Sepotong roti bundar kecil
Mengolahnya bagi anakku Kemudian barulah kau buat bagimu dan bagi anakmu
Tepung itu tidak akan habis Minyak itu tidak akan berkurang
Sampai waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi Perempuan itu berbuat seperti yang dikatakan ELIA
Matius 20:26-28 Markus 10:44
Filipi 2: 6-11  

 

TAMBAHAN KATA KUNCI KHUSUS UNTUK KELOMPOK SATU

NUH RIBKAH

 

TAMBAHAN KATA KUNCI KHUSUS UNTUK KELOMPOK DUA

YUSUF MUSA

 

TAMBAHAN KATA KUNCI KHUSUS UNTUK KELOMPOK TIGA

PAULUS NEHEMIA

 

LOMBA OPINI

( 45 MENIT sudah termasuk pembimbingan)

 

CONTOH LOMBA OPINI

Tentunya anak-anak jarang mengikuti lomba opini atau pernah menontonnya, oleh karena itu perlu diberi contoh agar mereka memiliki gambaran

Dua orang guru yang telah berlatih pra acara, akan memberi contoh lomba opini, dengan contoh sbb:

ZAKHEUS BERTOBAT SETELAH BERJUMPA DENGAN YESUS

Tim Kontra ( berikan kalung pada guru tersebut bertulis: TIM KONTRA)

Tim Pro ( berikan kalung pada guru tersebut bertulis: TIM PRO)

Tim Kontra          : Saya tidak setuju bila dikatakan Zakheus itu bertobat setelah berjumpa dengan Yesus. Karena kan itu memang sudah tanggung jawab dia untuk membagikan uangnya kepada orang yang pernah dia peras. Itu sih wajar-wajar aja

Tim Pro                 : Lho ya itu dinamakan pertobatan. Pertobatan itu adalah berpaling dari yang jahat lalu melakukan yang baik. Setelah berjumpa Yesus, kita lihat di sini Zakheus benar benar bertobat.

Tim Kontra          : saya rasa itu bukan pertobatan, hanya melakukan kewajiban saja. Kebetulan saja kewajiban ini dilakukan Zakheus setelah dia berjumpa dengan Yesus.

Tim Pro                 : Saya tidak setuju. Justru menurut saya, untuk itulah Yesus mampir ke rumah Zakheus, karena Yesus ingin mengunjungi Zakheus, karena Zakheus itu juga anak Abraham. Kalau tidak ada tujuan khusus Tuhan Yesus ke rumah Zakheus lha untuk apa Tuhan Yesus repot repot mampir ke rumahnya.

Tim Kontra          : Tapi kan namanya saja dalam perjalanan, wajarlah kalau Yesus mampir di rumah Zakheus, tidak perlu di besar-besarkan….

( CUKUP SAMPAI DI SINI)

Pembicara menyimpulkan; BAHWA BENAR BAHWASANNYA ZAKHEUS MEMANG BERTOBAT. Pendapat Tim Pro sudah benar.

 

Persiapan TIM KONTRA

( selelum SIL berlangsung)

Tim kontra terdiri dari 3 guru SM yang masing-masing guru hanya perlu mempelajari dan mengemukakan 1 opini saja. Jadi ada 3 point lomba opini nanti, maka guru A hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini pertama saja. Guru B hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini ke dua saja, dan guru C hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini ke tiga saja.

Tim Kontra ini harus menguasai semua materi pada sesi 4 ini. Jadi pembicara perlu mengadakan pertemuan pra sesi dengan mereka dan juga latihan LOMBA OPINI ini akan digelar lengkap sebagai Pra sesi,  dengan siapa yang akan berpura-pura menjadi murid)

Maksud dan tujuan tim kontra ini adalah; mengemukakan opini YANG SALAH, supaya mempertajam anak-anak yang mewakili kelompoknya ini ( kita sebut PANELIS), mempertajam opini mereka yang BENAR. Jadi apa pun yang mereka katakan, kita akan lawan dengan pemikiran yang sebaliknya.

Agar topik yang dibahas semakin meluas, maka tim kontra dapat mengemukakan juga pancingan untuk MEMPERBANDINGKAN dengan tokoh-tokoh lain dalam Alkitab. Semestinya kalau ; memiliki hati hamba,  rela  pelayan dan  rela berkorban, merupakan kunci untuk menjadi yang terbesar, terkemuka dan mendapat mahkota, maka itu seharusnya juga BISA BERLAKU BAGI TOKOH TOKOH ALKITAB lainnya.

Tim Kontra boleh membawa Alkitab, membukanya, dan membacakannya.

Persiapan TIM PRO

( diberi waktu 15 menit untuk pembimbingan)

Tim Pro terdiri dari 3 anak SM yang mewakili kelompoknya masing-masing. Dalam 3 point lomba opini nanti, maka anak D hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini pertama saja. Sedangkan anak E hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini ke dua saja, dan anak F hanya perlu mempelajari dan mengemukakan opini ke tiga saja. Penilaian TIM PRO adalah masing-masing panelis. Bukan penilaian secara kelompok. Namun karena ketiga-tiganya memiliki opini PRO yang sama, maka disebut TIM PRO.

TIM PRO akan dibimbing oleh 3 orang guru ( Guru ini bukan anggota TIM KONTRA, malainkan guru SM lainnya)

Tiga orang guru ini akan melatih masing-masing anak bimbingannya untuk bagaimana nanti melontarkan opininya dan bagaimana nanti mengembangkan opininya. Alternatif lain selain memberi waktu 15 menit pembimbingan adalah, pembimbingan dapat dilakukan juga pada PRA SIL/ sebelum hari H

Agar topik yang dibahas semakin meluas, maka tim pro dapat dilatih untuk mengemukakan juga PERBANDINGAN  dengan tokoh-tokoh lain dalam Alkitab. Semestinya kalau ; memiliki hati hamba,  rela  pelayan dan  rela berkorban, merupakan kunci untuk menjadi yang terbesar, terkemuka dan mendapat mahkota, maka itu seharusnya juga BISA BERLAKU BAGI TOKOH TOKOH ALKITAB lainnya.

Guru pembimbing Tim Pro juga dapat mengarahkan anak binaannya untuk mengutip beberapa ayat terkait semisal:

  • Rela melayani orang lain adalah kunci untuk menjadi yang terbesar ( Matius 20:26-28)
  • Rela mempunyai hati hamba adalah kunci untuk menjadi terkemuka ( Markus 10:44)
  • Rela berkorban adalah kunci untuk mendapatkan mahkota ( Filipi 2: 6-11)

Tim Pro boleh membawa Alkitab, membukanya, dan membacakannya.

Guru pembimbing tim Pro boleh memberi contekan POINT POINT kepada anak binaannya. Tentu saja point-point contekan ini dipersiapkan guru pembimbing tim pro ini dari rumah/ sebelum SIL berlangsung.

 

MATERI LOMBA OPINI

( tiap kelompok dapat waktu 10 menit)

PANDUAN PEMBICARA

( komentar pembicara 5 menit untuk tiap kelompok)

 

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 1

Janda Sarfat seorang janda yang merupakan generasi unggul.

  • Tim Kontra: Saya tidak setuju kalau Janda Sarfat itu disebut generasi unggul, apa sih unggulnya? Dia tetap saja janda kan. Miskin lagi. Toh minyak yang tidak pernah habis dan tepung yang tidak pernah habis itu kan tetap hanya di masak dari hari ke hari, bukan dia mendapat minyak satu ton atau tepung satu ton. Apa istimewanya? Namanya saja tidak dicatat dalam Alkitab. Unggul apanya?
  • Tim Pro; Saya berpendapat, bahwa Janda Sarfat ini adalah seorang yang unggul , karena……………………………………………………………………..

 

KESIMPULAN PEMBICARA,

Sebagaimana Janda Sarfat telah mau melayani nabi Tuhan, mau punya hati hamba dengan mendahulukan nabi Tuhan serta mau berkorban.  Maka dia menjadi generasi unggul, yang dipuji Yesus ratusan tahun kemudian, di antara banyak janda lainnya pada zaman itu.

 

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 2

Menjadi Pelayan/ Menjadi Hamba adalah cara untuk menjadi generasi unggul

  • Tim Kontra : Siapa bilang kalau mau jadi generasi unggul harus jadi pelayan? Itu tidak benar. Yang benar adalah kalau mau jadi generasi unggul itu harus jadi pemimpin.
  • Tim Pro : Saya setuju, bahwa untuk menjadi generasi unggul itu harus mau melayani dan harus punya hati hamba Karena………………………………………..

 

 

KESIMPULAN PEMBICARA,

Pembicara menekankan konten materi sesi 4 ini, I SERVE, bahwa untuk kita bisa menjadi generasi unggul/ the excellent generation, kita harus mau melayani, mau memiliki hati hamba, mau rela berkorban buat orang lain. Karena semua tokoh tokoh Alkitab yang excellent juga melalui proses itu, yaitu mereka terus dilatih oleh Tuhan untuk punya hati hamba, mau melayani orang lain dan juga rela berkorban.

Sebagaimana Janda Sarfat telah mau melayani nabi Tuhan, mau punya hati hamba dengan mendahulukan nabi Tuhan serta mau berkorban.  Maka dia menjadi generasi unggul, yang dipuji Yesus ratusan tahun kemudian, di antara banyak janda lainnya pada zaman itu.

 

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 3

Rela Berkorban adalah cara untuk menjadi generasi unggul

  • Tim Kontra : Saya tidak setuju, bahwa untuk jadi generasi unggul itu harus rela berkorban, karena menurut saya, sebagai generasi unggul justru sudah bukan saatnya lagi berkorban, justru sudah saatnya kita menikmati hasil dari sebuah pengorbanan, misalnya pengorbanan orang lain, atau pengorbanan kita di masa lalu. Pokoknya inilah saatnya, justru kita unggul itulah, kita menikmati hasil pengorbanan di masa lalu, atau hasil pengorbanan orang lain. Masak generasi unggul kog harus berkorban? Itu tidak benar
  • Tim Pro : Saya berpendapat, bahwa untuk menjadi generasi unggul itu harus berani berkorban. Karena……………………………………

 

KESIMPULAN PEMBICARA,

Pembicara menekankan konten materi sesi 4 ini, I SERVE, bahwa untuk kita bisa menjadi generasi unggul/ the excellent generation, kita harus mau melayani, mau memiliki hati hamba, mau rela berkorban buat orang lain. Karena semua tokoh tokoh Alkitab yang excellent juga melalui proses itu, yaitu mereka terus dilatih oleh Tuhan untuk punya hati hamba, mau melayani orang lain dan juga rela berkorban.

Sebagaimana Janda Sarfat telah mau melayani nabi Tuhan, mau punya hati hamba dengan mendahulukan nabi Tuhan serta mau berkorban.  Maka dia menjadi generasi unggul, yang dipuji Yesus ratusan tahun kemudian, di antara banyak janda lainnya pada zaman itu.

 

MATERI YANG DIGANDAKAN UNTUK KELOMPOK/ PANELIS

———————————-print dan bagikan pada setiap wakil kelompok, dan guru pembimbing——–

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 1

Janda Sarfat seorang janda yang merupakan generasi unggul.

  • Tim Kontra: Saya tidak setuju kalau Janda Sarfat itu disebut generasi unggul, apa sih unggulnya? Dia tetap saja janda kan. Miskin lagi. Toh minyak yang tidak pernah habis dan tepung yang tidak pernah habis itu kan tetap hanya di masak dari hari ke hari, bukan dia mendapat minyak satu ton atau tepung satu ton. Apa istimewanya? Namanya saja tidak dicatat dalam Alkitab. Unggul apanya?
  • Tim Pro; Saya berpendapat, bahwa Janda Sarfat ini adalah seorang yang unggul , karena……………………………………………………………………..

REFERENSI PADA TOKOH LAIN ( gandakan untuk kelompok 1)

Rela melayani, memiliki hati hamba, rela berkorban, contoh pada tokoh lain, selain janda Sarfat:

Untuk referensi kelompok 1

  1. Nuh mau membuat bahtera ( mau melayani)( Kejadian 6:22), Nuh terbukti adalah generasi unggul ( Kejadian 6:9)
  2. Ribkah mau melayani ( Kejadian 24: 17-20) dengan menimba air dan memberikan air minum itu kepada hamba Abraham  dan kepada unta-untanya. Ribkah adalah generasi unggul ( kejadian 24:60)

———————————-print dan bagikan pada setiap wakil kelompok, dan guru pembimbing——–

 

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 2

Menjadi Pelayan/ Menjadi Hamba adalah cara untuk menjadi generasi unggul

  • Tim Kontra : Siapa bilang kalau mau jadi generasi unggul harus jadi pelayan? Itu tidak benar. Yang benar adalah kalau mau jadi generasi unggul itu harus jadi pemimpin.
  • Tim Pro : Saya setuju, bahwa untuk menjadi generasi unggul itu harus mau melayani dan harus punya hati hamba Karena………………………………………..

 

REFERENSI PADA TOKOH LAIN ( gandakan untuk kelompok 2)

Rela melayani, memiliki hati hamba, rela berkorban, contoh pada tokoh lain, selain janda Sarfat:

Untuk referensi kelompok 2

  1. Yusuf mau melayani, saat disuruh ayahnya untuk pergi melihat keadaan kakak-kakaknya ( Kejadian 37:13). Yusuf adalah generasi unggul (Kejadian 45:5)
  2. Musa mau melayani, dia biasa menggembalakan kambing domba Yitro mertuanya ( Keluaran 3:1). Musa adalah generasi unggul ( Ulangan 34:10-12)

———————————-print dan bagikan pada setiap wakil kelompok, dan guru pembimbing——–

 

 

MATERI OPINI UNTUK KELOMPOK 3

Rela Berkorban adalah cara untuk menjadi generasi unggul

  • Tim Kontra : Saya tidak setuju, bahwa untuk jadi generasi unggul itu harus rela berkorban, karena menurut saya, sebagai generasi unggul justru sudah bukan saatnya lagi berkorban, justru sudah saatnya kita menikmati hasil dari sebuah pengorbanan, misalnya pengorbanan orang lain, atau pengorbanan kita di masa lalu. Pokoknya inilah saatnya, justru kita unggul itulah, kita menikmati hasil pengorbanan di masa lalu, atau hasil pengorbanan orang lain. Masak generasi unggul kog harus berkorban? Itu tidak benar
  • Tim Pro : Saya berpendapat, bahwa untuk menjadi generasi unggul itu harus berani berkorban. Karena……………………………………

 

REFERENSI PADA TOKOH LAIN ( gandakan untuk kelompok 3

Rela melayani, memiliki hati hamba, rela berkorban, contoh pada tokoh lain, selain janda Sarfat:

Untuk referensi kelompok 3

  1. Paulus rela berkorban ( II Korintus 11: 25-28) Paulus adalah generasi unggul ( Galatia 2:7)
  2. Nehemia rela berkorban, meninggalkan kenyamanan istana untuk pemulihan negerinya ( Nehemia 2:5). Nehemia adalah generasi unggul ( karena berhasil memimpin pembangunan kembali tembok Yerusalem yang telah roboh, dalam catatan rekor, diselesaikan dalam waktu 52 hari. Nehemia 6: 15-16)

———————————-print dan bagikan pada setiap wakil kelompok, dan guru pembimbing——–

 

PRAKTEK HATI HAMBA DAN MAU MELAYANI

Lomba opini ini akan menjadi sangat seru, karena Tim Kontra akan melemparkan ‘bola panas’ lantas tim pro akan menyanggah, dan itu akan terus timpal menimpali dengan sangat seru.

Juri LOMBA OPINI akan dihadirkan di ruangan tersebut.

Bila juri terkesan dengan WAKIL KELOMPOK/ PANELIS, dalam meluncurkan OPININYA maka JURI AKAN MEMBERIKAN ALAT-ALAT KEBERSIHAN kepada panelis:

  1. Sapu berikut cikrak dan sampah yang dihadirkan di ruangan, dan harus disapu saat itu juga
  2. Sampah berserakan dan tempat sampah, dan sampah itu harus dibuang di tempat sampah pada saat itu juga
  3. Tongkat pel dan air dalam ember untuk mengepel sebagian ruangan pada saat itu juga.

Kelompok yang  mendapat alat-alat kebersihan ini JUSTRU ARTINYA BERKESAN di mata DEWAN JURI/ KETUA DEWAN JURI.

 

KRITERIA PENILAIAN

  • Kelancaran berbicara sang panelis
  • Penguasaan Konten/ inti pemaparan OPINI Panelis
  • Dukungan anggota kelompok yang menunjukkan kata-kata kunci yang tepat sasaran
  • Keberhasilan mempertahankan sisi PRO dari sang panelis, ketika mendapat serangan KONTRA dari TIM Kontra.

 

FORMAT PENILAIAN JURI

LOMBA OPINI

KRITERIA PENILAIAN NILAI KELOMPOK 1 NILAI KELOMPOK 2 NILAI KELOMPOK 3
KELANCARAN BERBICARA
PENGUASAAN KONTEN
DUKUNGAN KELOMPOK
MEMPERTAHANKAN OPINI
TOTAL NILAI

 

 

 

 

 

PENGUMUMAN PEMENANG

( 5 menit)

Siapkan 3 hadiah untuk 3 panelis, dan 3 hadiah untuk 3 guru pembimbing dan 3 hadiah untuk 3 orang GSM Tim Kontra.