Andalan

DAFTAR PENDERITAAN YESUS DI KAYU SALIB


Pada saat saya mempersiapkan sebuah pelayanan di perusahaan, saya mendapat thema Pengorbanan Yesus.

Betapa terkejutnya saya, saat mendata satu per satu pengorbanan Yesus di kayu salib baik di PL dan PB, saya mendapati ternyata penderitaan-Nya begitu banyak bisa didaftarkan.

Saya tergerak memuat daftar itu di sini agar berguna bagi para penggiat anak untuk menjadi bahan konseling.

Saat kita menjumpai berbagai masalah pada anak, atau pada keluarga mereka, maka kita perlu tahu bahwa semua penderitaan jiwani telah Yesus alami.

Ijinkan Yesus menanggungnya bagi kita, agar semua masalah jiwani kita dapat terselesaikan, dan kita dimerdekakan.

Saya sendiri, sangat terberkati saat meneliti pengorbanan Yesus ini. Betapa cengeng dan rapuhnya jiwa saya, padahal yang saya alami belum ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang sudah Yesus alami di kayu salib, bagi kita, Dia sudah menggantikan kita, maka kita harus memiliki jiwa yang baik-baik saja, sehat-sehat saja.

Semoga daftar ini bisa anda simpan baik-baik dan pakai untuk mengajar, untuk konseling, dan untuk apa pun, nikmati kuasa Firman Tuhan yang sanggup mengubahkan segenap tubuh, jiwa dan roh kita.

INILAH DAFTAR 180 PENGORBANAN YESUS

DI KARYA SALIB-NYA

KARENA MENGASIHI MANUSIA.

Yesus di perjamuan malam terakhir

  1. Mendapatkan janji palsu/ janji gombal dari Petrus ( Lukas 22:32)
  2. Mendapatkan janji palsu/ janji yang hanya ikut-ikutan/ janji yang tidak sungguh-sungguh dari semua murid yang lain ( Markus 14:29, 31)

Yesus di Taman Getsemani

  1. Yesus merasa sedih ( Matius 26:37)
  2. Yesus merasa gentar ( Matius 26:37
  3. Yesus sangat takut, sangat ketakutan ( Markus 14:33, Lukas 22:44)
  4. Hati Yesus terasa sangat sedih, seperti mau mati rasanya. (Matius 26:38)
  5. Melalui masa-masa sedih, sangat ketakutan, gentar dan seperti mau mati, dengan sendirian, karena murid-muridNya malahan tidur ( Matius 26:39, 43) / ditinggalkan sahabat-sahabat-Nya pada saat mereka diminta berdoa bersama-Nya
  6. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat diandalkan. ( Matius 26: 38)
  7. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat bekerja secara tim ( Matius 26: 40)
  8. Murid-murid-Nya tidur karena mata mereka sudah berat ( Markus 14:40) Yesus diperhadapkan pada sebuah egoisme.
  9. Murid-murid Yesus sama sekali tidak memberikan dukungan , bahkan dari orang-orang pilihan/ orang-orang terdekat, dalam keadaanNya yang sedang sedih, seperti mau mati rasanya, karena mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya. ( markus 14: 34, 37, 40)
  10. Egoisme dari murid-murid-Nya serta dukungan yang sama sekali tidak mereka berikan kepada-Nya diulang-ulang oleh mereka sampai 3 kali/ dilakukan berulang-ulang. Yesus membiarkan hal itu terjadi pada kedua dan ketiga kalinya ( Matius 26: 44)
  11. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah ( Lukas 22:44), karena mengalami pergumulan yang sangat berat
  12. Yesus memutuskan untuk meminum cawan kehendak Bapa dalam hidup-Nya ( Yohanes 18:11)
  13. Yesus menanggung kesusahan jiwa ( Yesaya 53: 11)

 

Yesus Ditangkap ( Matius 26: 47-56, Markus 14: 43-50, Lukas 22: 47-53, Yohanes 18:1-11)

  1. Untuk melakukan karya salib ini, pikiran dan perasaan Kristus adalah walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia, dengan lahir di Betlehem dalam keadaan hina. ( Filipi 2: 5-7)
  2. Yesus melepaskan hak-Nya untuk mendapatkan bantuan belasan pasukan malaikat ( Matius 26:53)
  3. Yesus, dalam keadaan sebagai manusia, telah merendahkan diri-Nya ( Filipi 2: 8)
  4. Yesus dicium oleh Yudas, Murid-Nya sendiri, dalam ciuman pengkhianatan. ( Matius 26:48-50)
  5. Yesus dijual oleh Yudas Iskariot, murid-Nya sendiri ( Matius 26:15) dengan 30 keping perak. ( Zakharia 11:12)
  6. Harga yang dikenakan pada penjualan Yesus adalah 30 keping perak, Yesus dijual dengan harga seorang budak
  7. Akhir hidup Yudas Iskariot sangat mengenaskan ( Matius 27:5, Zakharia 11:13) Padahal Yesus sudah membasuh kaki Yudas Iskariot dan telah memperingatkan Yudas Iskariot dalam perjamuan malam terakhir ( Matius 26:21-25, Yohanes 13:1-30, Mazmur 41:10)
  8. Yesus ditangkap ( Matius 26:50)
  9. Yesus dibelenggu ( Yohanes 18:12), padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  10. Saat dianiaya dengan cara dibelenggu Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  11. Yesus diperlakukan seperti penyamun oleh imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal bait Allah, serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia. , karena rombongan  mereka membawa pedang dan pentung ( Markus 14: 48) padahal Dia adalah Seorang pengajar di bait Allah.
  12. Yesus ditangkap pada malam hari, karena pasukan membawa lentera, suluh dan senjata. ( Yohanes 18:3, Matius 26:5) Sebuah tindakan yang dilakukan dengan akal bulus/ tidak terang-terangan/ melainkan dengan diam-diam
  13. Yesus diperlakukan dengan tidak baik oleh kalangan atas, yang diibaratkan seperti lembu jantan dan banteng dari Basan, dan singa yang mengaum ( imam kepala, kepala pengawal bait Allah, tua-tua bangsa Yahudi, dll) Mazmur 22: 13-14)
  14. Yesus ditinggalkan oleh murid-muridNya saat Dia ditangkap ( Matius 26:31, 56, Zakharia 13;7), karena iman mereka terguncang

 

Yesus di hadapan Hanas, mertua Imam Besar Kayafas. Yohanes 18:12-24

  1. Yesus telah diputuskan hukuman mati, sebelum Yesus diadili ( Yohanes 18:14)
  2. Yesus menjadi korban kelakuan Hanas yang memberi nasihat jahat kepada orang-orang Yahudi ( Yohanes 18:14)
  3. Yesus diperhadapkan kepada Hanas, mertua Kayafas ( Yohanes 18:13), artinya diperlakukan tidak sesuai dengan prosedur, karena Kayafas tidak menjabat sebagai Imam Besar pada saat itu, melainkan menantunya.
  4. Yesus ditampar oleh seorang penjaga karena dianggap memberi jawaban yang tidak sopan terhadap Hanas, yang masih diperlakukan sebagai imam besar ( Yohanes 18:22)
  5. Yesus dikirim secara terbelenggu kepada Imam Besar Kayafas, oleh Hanas ( Yohanes 18: 24) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)

 

Yesus di hadapan Imam Besar Kayafas ( Matius 26: 57-66, Markus 14:53-65, Lukas 22: 54-65, 63-71; Yohanes 18:12-14, 19-24)

  1. Yesus diperhadapkan pada imam besar Kayafas ( Matius 26:57)
  2. Saat ditindas imam besar Kayafas, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 26: 62-63a, Markus 14: 60-61)
  3. Yesus difitnah ( Matius 26: 57-60)
  4. Yesus disalah mengerti ( Matius 26: 61-62)
  5. Yesus dipertanyakan keMesias-an-Nya ( Matius 26: 64-65), padahal tanda-tanda keMesiasan Yesus jelas ( Matius 11:2-6, KPR 2:22)
  6. Yesus dicari-cari kesalahanNya agar dapat dihukum mati ( Markus 14:55)
  7. Kemesiasan Yesus tidak diakui, sehingga Yesus dianggap menghujat Allah ( Markus 14:64, Imamat 24:16)
  8. Yesus tidak diperlakukan sesuai dengan hukum, mestinya apabila Dia dianggap menghujat, hukumannya seharusnya adalah hukuman mati dengan cara dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah, dan bukan hukuman salib. Imamat 24:16
  9. Yesus diludahi mukaNya ( Matius 26:67)
  10. Saat ditindas dengan cara diludahi Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  11. Yesus ditutupi mukaNya ( Markus14: 65)
  12. Yesus ditinju mukaNya ( Matius 26:67)
  13. Saat dianiaya dengan cara ditinju Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  14. Yesus dipukul ( Matius 26:67)
  15. Saat dianiaya dengan cara dipukul Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  16. Yesus dipermainkan ( Matius 26: 68)
  17. Yesus dihujat oleh orang-orang yang menahanNya ( Lukas 22:65)

 

Yesus disangkali oleh Petrus, murid-Nya (Matius 26: 69-75, Markus 14:66-72; Lukas 22:56-62; Yohanes 18:15-18, 25-27)

  1. Peringatan Yesus kepada Petrus, murid-Nya, diabaikan oleh Petrus (Matius 26: 30-35)
  2. Yesus disangkali oleh muridNya, Petrus, sampai 3 kali ( Matius 26: 70-75),
  3. Dan Yesus mengetahui saat peristiwa penyangkalan terhadap diri-Nya itu terjadi ( Lukas 22:61)
  4. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan dualisme/ kemunafikan kehidupan Petrus.
  5. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan kata-kata kasar yang tidak pantas dan tidak patut.

 

Yesus diserahkan kepada Pilatus. Yesus di hadapan Pilatus. ( Matius 27: 1-2, 11-26, Markus 15:1-15; Lukas 23:1-5, Yohanes 18:28-40)

  1. Semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkonspirasi jahat untuk membunuh Yesus ( Matius 27:1)
  2. Yesus dibelenggu untuk diperhadapkan pada Pilatus ( Matius 27:2) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  3. Yesus diperhadapkan ke wali negeri, yaitu Pilatus ( Yohanes 18:28, Matius 27:11)
  4. Saat ditindas imam –imam kepala, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  5. Saat ditindas tua-tua bangsa Yahudi Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  6. Yesus diperhadapkan pada sikap agamawi yang sangat kental dengan kemunafikan ( Yohanes 18:28)
  7. Yesus dituduh dengan tuduhan palsu di hadapan Pilatus ( Markus 14:57-58, Matius 27:12, Mazmur 109:2, 6-7)
  8. Saat ditindas oleh Pilatus,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:13-14, Markus 15:4-5)
  9. Yesus dipertanyakan ke-Raja-an-Nya ( Matius 27: 11)
  10. Yesus diserahkan karena dengki ( Markus 15:10, Mazmur 109: 3-5)
  11. Yesus menjadi korban hasutan penguasa yang menggerakkan massa ( Markus 15:11, 15)
  12. Yesus ditolak ( Matius 27:21)
  13. Yesus mendengar teriakan-teriakan di dekat telingaNya “Salibkan Dia!” ( Markus 15:12-13)
  14. Yesus menjadi korban penyalah gunaan kekuasaan ( Markus 15:15)
  15. Yesus dituduh sebagai penyesat bangsa( Lukas 23:2)
  16. Yesus dituduh melarang membayar pajak kepada Kaisar/ fakta diputar balik ( Lukas 23:2)
  17. Yesus dianggap penjahat ( Yohanes 18:30)
  18. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  19. Yesus diperhadapkan pada kemunafikan ( Yohanes 18: 31)
  20. Meskipun imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi paham sekali tentang nubuatan nabi Yeremia, namun ketika hal itu digenapi oleh mereka sendiri, hati mereka tetap degil ( Matius 27: 3-10, Zakharia 11;12-13) . Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.

 

Yesus di hadapan Herodes. Lukas 23: 8-12

  1. Yesus dituduh dengan tuduhan-tuduhan yang berat di hadapan Herodes ( Lukas 23: 10)
  2. Saat ditindas oleh Herodes,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Lukas 23:8-9)
  3. Yesus dinista dan diolok-olok oleh Herodes dan pasukannya ( Lukas 23: 11)
  4. Yesus diolok-olok oleh Herodes dengan mengenakan jubah kebesaran kepada-Nya ( Lukas 23: 11)

 

Yesus dikembalikan pada Pilatus ( Matius 27: 15-26, Markus 15: 6-15, Lukas 23: 13-25, Yohanes 18: 38-19:16)

  1. Yesus disalibkan tanpa ditemukan kejahatan pada-Nya ( Matius 27:23, Daniel 9:26)
  2. Yesus menjadi korban seorang penguasa bernama Pilatus yang tidak bertanggung jawab/ cuci tangan. ( Matius 27:24)
  3. Yesus diperhadapkan kepada rakyat, sebagai salah satu pilihan, Dia atau Barabas yang akan dibebaskan pada hari raya. Diperbandingkan dengan orang yang sama sekali tidak sebanding. Lukas 23:17-19.
  4. Yesus disesah/ disiksa ( Matius 27:26), di sekujur tubuhNya ada bilur-bilur ( Yesaya 53:5), punggungNya dipukul/ dicambuk ( Yesaya 50:6)
  5. Saat dianiaya dengan cara disesah/ disiksa/ dipukul dan dicambuk Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  6. Yesus menanggung penyakit kita ( Yesaya 53:4)
  7. Janggut Yesus dicabut dari pipi-Nya ( Yesaya 50:6)
  8. Saat dianiaya dengan cara janggutNya dicabut Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  9. Yesus diserahkan untuk disalibkan (Matius 27:26)
  10. Yesus diserahkan untuk diperlakukan semau-maunya ( Lukas 23: 25), hak asasi-Nya dirampas.

 

Yesus diolok-olokkan di gedung pengadilan oleh serdadu-serdadu wali negeri  ( Matius 27:27-31, Markus 15:16-20, Yohanes 19:2-3

  1. Pakaian Yesus ditanggalkan / ditelanjangi ( Matius 27:28), lalu jubahNya semula, setelah diolok-oloklah Dia, dipakaikan lagi kepadaNya ( Matius 27:31)
  2. Yesus dipakaikan jubah ungu ( Matius 27: 28), lantas jubah ungu itupun ditanggalkan daripadaNya ( Matius 27:31)
  3. Yesus dipakaikan mahkota duri di kepalaNya ( Matius 27:29)
  4. Saat dianiaya dengan cara dimahkotai duri Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  5. Yesus diolok-olok dengan mereka mulai memberi hormat kepadaNya , katanya: “Salam, hai raja orang Yahudi!” ( Matius 27:29, Markus 15:18)
  6. Yesus ditampar oleh prajurit-prajurit ( Yohanes 19:3)
  7. Saat dianiaya dengan cara ditampar Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  8. Yesus diberikan sebatang buluh di tangan kanan-Nya ( Matius 27:29)
  9. Yesus diludahi, di bagian muka-Nya ( Matius 27:30, Yesaya 50:6)
  10. Muka Yesus dinodai ( Yesaya 50:6)
  11. Serdadu-serdadu itu berlutut menyembahNya ( Markus 15: 19)
  12. Kepala Yesus dipukul menggunakan buluh ( Matius 27:30)
  13. Saat dianiaya dengan cara kepala-Nya dipukul Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  14. Yesus dijatuhi hukuman mati, yaitu hukuman yang setimpal untuk seorang penyamun ( Lukas 23: 32). Yesus adalah kayu hidup yang diperlakukan dengan tidak adil ( Lukas 23: 28-32)
  15. Yesus diadili dalam proses yang sangat singkat yang seharusnya memakan waktu berhari-hari ( hari siang/ keesokan harinya, yaitu Jumat pagi – Lukas 23: 66- sampai Yesus disalibkan Markus 9:25 adalah jam 9. Dalam kurun waktu 5 sampai 6 jam Yesus diperhadapkan pada Hanas, Kayafas, Pilatus, Herodes, dan Pilatus lagi, dan akhirnya disalibkan.) Prosedur yang diperkakukan kepada Yesus adalah prosedur yang tidak wajar/ terburu-buru/ tidak sesuai prosedur standart. Kemungkinan karena mereka takut jika terlalu lama akan ada pertolongan dari pihak lain untuk membebaskan Yesus.
  16. Dalam semua pertanyaan –pertanyaan yang diajukan kepada-Nya, Yesus tidak membuka mulutNya dalam rangka pembelaan diri, seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, Ia tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7). Yesus tidak membela diri.
  17. Dalam semua tuduhan yang dilontarkan kepada-Nya, Yesus tidak membuka mulut-Nya dalam rangka pembelaan diri, seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7), Yesus tidak membela diri.

 

Yesus disalibkan ( Matius 27:32-44, Markus 15:21-32, Lukas 23:26, 33-43, Yohanes 19:17-24)

  1. Yesus dibawa menuju Bukit Golgoga ( Lukas 23: 26-33), perjalanan mendaki.
  2. Saat dianiaya dengan cara Yesus harus menempuh perjalanan mendaki, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  3. Saat dalam perjalanan menuju Golgota, Yesus menjadi sasaran tangisan dan ratapan sejumlah besar orang yang mengikuti Dia, di antaranya banyak perempuan ( Lukas 23:27-32). Namun Yesus menolak untuk
  4. Yesus menjadi tontonan yang menyedihkan ( Lukas 23:48).
  5. Yesus memikul salib ( Yohanes 19:17)
  6. Saat dianiaya dengan cara Yesus harus memikul salib, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  7. Yesus menumpahkan darahNya bagi banyak orang untuk menggenapi perjanjian baru, yaitu menumpahkan darahNya bagi pengampunan dosa banyak orang ( Matius 26:28, Keluaran 24:8, Yeremia 31: 31-34). Dia mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.
  8. Yesus memikul kesengsaraan kita ( Yesaya 53:4)
  9. Yesus memikul kejahatan kita ( Yesaya 53: 11), supaya kita dibenarkan oleh hikmat-Nya
  10. Yesus memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib ( I Petrus 2:24). Yesus menanggung dosa banyak orang ( Yesaya 53: 12)
  11. Yesus kena tulah karena pemberontakan umat Tuhan ( Yesaya 53:8)
  12. Yesus tetap mengecap anggur empedu yang biasanya diberikan serdadu-serdadu wali negeri agar penyamun mudah diatur. Sekedar mengecap menandakan bahwa Yesus tetap mengikuti kemauan serdadu-serdadu itu, dan membuktikan tanpa meminum anggur empedu ini, dan hanya mengecapnya saja, Dia tetap mudah diatur dalam proses penyaliban. ( Matius 27:34)
  13. Yesus menolak meminum anggur bercampur empedu yang dapat menjadi semacam efek bius kepadaNya, karena Dia mau menjalani semua proses penyaliban dengan secara kesadaran penuh ( Matius 27:34)
  14. Yesus mau mengecap Anggur bercampur Empedu yang memiliki efek racun. ( Matius 27:34, Mazmur 69:22A, Markus 16:18)
  15. Yesus menolak Anggur bercampur Mur yang memberi efek mabuk kepada peminumnya ( Markus 15:23)
  16. Yesus disalibkan ( Matius 27:35)
  17. Saat dianiaya dengan cara disalibkan Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  18. Dari sejak perjamuan malam terakhir, Yesus tidak makan sampai Dia mati, , hanya mengecap sedikit anggur bercampur empedu yang pahit rasanya, dan anggur asam.
  19. Tangan dan kaki Yesus ditusuk ( Mazmur 22: 17)
  20. Saat dianiaya dengan cara tangan dan kaki-Nya ditusuk, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  21. Lokasi penyaliban Yesus bernama Golgota/ Tempat Tengkorak ( Yohanes 19:17)
  22. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah pelecehan, karena pakaian Yesus biasanya dipakai untuk melakukan hal kudus, bukan untuk berada di meja judi
  23. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah perampasan, karena pakaian Yesus diambil tanpa meminta dulu kepada Yesus.
  24. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah dimanfaatkan karena para serdadu mengambil keuntungan dari pakaian Yesus.
  25. Yesus diperlakukan tidak baik oleh orang-orang dari kalangan bawah, yang diibaratkan seperti anjing-anjing, yaitu prajurit-prajurit Roma ( Mazmur 22: 17-19)
  26. Yesus menjadi korban perlakuan dari orang-orang yang hanya ikut-ikutan massa, mereka bahkan tidak tahu apa yang mereka perbuat ( Lukas 23:34)
  27. Yesus berdoa untuk pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12, Lukas 23:34)
  28. Yesus diolok-olok oleh prajurit-prajurit, mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya, namun mereka tidak benar-benar memberikan anggur asam itu pada Yesus, Lukas 23:36. Bandingkan dengan Yohanes 19:29
  29. Di atas kepala Yesus tertulis “ Inilah Yesus Raja orang Yahudi.”
  30. Yesus disalibkan bersama-sama dengan dua orang penyamun ( Matius 27: 38), terhitung di antara orang-orang durhaka ( Markus 15:28)
  31. Yesus terhitung di antara orang-orang pemberontak ( Yesaya 53: 12)
  32. Yesus harus terpisah dari murid yang dikasihi-Nya/ sahabat-Nya ( Yohanes 19:26)
  33. Yesus harus terpisah dari ibuNya ( Yohanes 19:27, Mazmur 22: 10-12)
  34. Saat Yesus disalibkan, wajah Yesus menjadi tontonan yang mengerikan ( Yesaya 52:14, Yesaya 53:2-3), dan sekujur tubuh Yesus menjadi tontonan atau pemandangan umum ( Mazmur 22: 18)
  35. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang dipandang sebelah mata Yesaya 53:2)
  36. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak diingini ( Yesaya 53:2)
  37. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga orang menutup mukanya saat melihat Yesus ( Yesaya 53:2)
  38. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak masuk hitungan ( Yesaya 53:2)

 

  1. Penderitaan Yesus sampai dirasakan sampai ke tulang-tulangNya ( Mazmur 22: 18)
  2. Kekurangan cairan/ Dehidrasi ( Mazmur 22:15)
  3. Tulang-tulang-Nya terlepas dari sendi-Nya ( Mazmur 22:15)
  4. HatiNya hancur luluh di dalam dadaNya menjadi seperti lilin ( Mazmur 22:15)
  5. Yesus diremukkan ( Yesaya 53:5)
  6. Yesus diremukkan oleh karena kejahatan kita ( Yesaya 53:5, 6), supaya kita tidak tersesat seperti domba
  7. Kehilangan kekuatan/ lemas ( Mazmur 22:16)
  8. Yesus dihujat orang yang lewat ( Matius 27:39-40, Mazmur 22: 7-9) Semua orang yang melihat Yesus mengolok-olok Yesus, mereka mencibirkan bibirnya dan menggelengkan kepalanya ( Mazmur 22:8, Markus 15:29). Mimik muka mereka benar-benar mengejek.
  9. Yesus diolok-olok oleh imam-imam kepala ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  10. Yesus diolok-olok oleh ahli-ahli Taurat ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  11. Yesus diolok-olok oleh tua-tua bangsa Yahudi ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  12. Yesus dicela oleh penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia ( Matius 27: 44, Mazmur 22: 7-9)
  13. Yesus menanggung kesalah pahaman ( Yesaya 52: 4)
  14. Perempuan-perempuan yang mengikuti Dia, berdiri jauh-jauh ( Lukas 23:49, Mazmur 38:12- terjemahan yang lebih tepat pada ayat ini bukan menyisih karena penyakitku, tetapi menyisih karena tulahku)
  15. Yesus berseru kepada Bapa-Nya (Markus 15: 34-35, Mazmur 22: 1-6), karena ditinggalkan oleh Bapa, ketika Dia meminum cawan-Nya.
  16. Yesus rela meminum anggur yang telah asam, Matius 27:48, bukan anggur yang baru, seperti janjiNya di Matius 26:29, Markus 14:24 kepada murid-muridNya
  17. Yesus haus ( Yohanes 19:28, Mazmur 22:16)
  18. Yesus mau meminum anggur asam, bukan anggur baru, yang diunjukkan kepadaNya pada sebatang hisop, untuk menjadi perlambang buat pentahiran kusta ( kenajisan ) dalam hidup kita, penyucian rumah kusta ( kenajisan dalam keluarga kita), pembersihan, pentahiran, pembasuhan terhadap dosa kita. Matius 26:29, Markus 14:24, Mazmur 51, Imamat 14, Yohanes 19:29-30, Mazmur 69:22B
  19. Kejahatan kita telah ditimpakan Tuhan kepada Yesus ( Yesaya 53:6, 11)
  20. Yesus mati. ( secara fisik) Terputus dari negeri orang-orang hidup ( Yesaya 53:8)
  21. Yesus taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. ( Filipi 2: 8). Memilih cara mati yang tidak terhormat/ dengan cara yang sangat mengerikan.
  22. Mati dengan cara disalibkan, adalah kematian dengan cara yang terkutuk, Yesus menanggung kutuk yang seharusnya kita tanggung (Galatia 3:13)
  23. Yesus mati dengan cara menyerahkan nyawa-Nya ( Markus 15:37, Mazmur 31:6), dan menyerahkan nyawanya ke dalam maut ( Yesaya 53:12)
  24. Yesus menjadikan diri-Nya korban penebus salah, sehingga Dia rela ketika Bapa berkehendak meremukkan Dia dengan kesakitan ( Yesaya 53:10)
  25. Kematian Yesus sangat mengenaskan, karena mati di antara penjahat-penjahat, sekalipun Yesus tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. ( Yesaya 53: 9)
  26. Kemesiasan Yesus telah dinubuatkan oleh Yesaya 53:12, bahwa Yesus akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak Lukas 22:37. Tentunya imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi mengetahui semua nubuatan ini, namun mereka mendegilkan hati mereka. Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.
  27. Yesus menyelesaikan meminum cawan yang harus diminumNya, yaitu karya Salib, dengan berkata “Sudah Selesai.” ( Matius 26:36-46, Yohanes 19:30) Yesus taat sampai mati ( Filipi 2: 8, Mazmur 22:32 kata Ia telah melakukanNya, secara literal terbaca “ karena sudah selesai” )
  28. Dari Perjamuan malam terakhir ( Kamis malam dalam perjamuan malam terakhir, doa di Taman Getsemani, sampai dengan Jumat jam 15.00 ( Matius 27: 46-50) Yesus tidak beristirahat/ tidak tidur/ kurang istirahat)
  29. Daftar riwayat hidup Yesus, diperhitungkan di antara pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12)
  30. Mayat Yesus
  31. Yesus ditikam karena pemberontakan kita. ( Yesaya 53:5)
  32. Yesus diremukkan oleh karena kejahatan kita. ( Yesaya 53:5)
  33. Yesus menanggung ganjaran yang ditimpakan kepada-Nya , sehingga mendatangkan keselamatan bagi kita ( Yesaya 53: 5)
  34. Tidak ada murid-murid Yesus yang memikirkan penguburan Yesus, karena Yusuf dari Arimatea bukan salah satu dari 12 murid Yesus ( Yesaya 53:8)
  35. Kubur Yesus ada di antara orang-orang fasik. ( Yesaya 53:9) padahal Yesus tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutNya.

 

PENGELOMPOKAN PENDERITAAN YESUS

Daftar penderitaan Yesus sebagai seorang anggota keluarga.

  1. Yesus harus terpisah dari ibuNya ( Yohanes 19:27, Mazmur 22: 10-12)

 

Daftar Penderitaan TUBUH

  1. Yesus ditangkap ( Matius 26:50)
  2. Yesus dibelenggu ( Yohanes 18:12), padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  3. Yesus ditampar oleh seorang penjaga karena dianggap memberi jawaban yang tidak sopan terhadap Hanas, yang masih diperlakukan sebagai imam besar ( Yohanes 18:22)
  4. Yesus dikirim secara terbelenggu kepada Imam Besar Kayafas, oleh Hanas ( Yohanes 18: 24) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  5. Yesus diludahi mukaNya ( Matius 26:67)
  6. Yesus ditutupi mukaNya ( Markus14: 65)
  7. Yesus ditinju mukaNya ( Matius 26:67)
  8. Yesus dipukul ( Matius 26:67)
  9. Yesus dibelenggu untuk diperhadapkan pada Pilatus ( Matius 27:2) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  10. Yesus mendengar teriakan-teriakan di dekat telingaNya “Salibkan Dia!” ( Markus 15:12-13)
  11. Yesus disesah/ disiksa ( Matius 27:26), di sekujur tubuhNya ada bilur-bilur ( Yesaya 53:5), punggungNya dipukul/ dicambuk ( Yesaya 50:6)
  12. Janggut Yesus dicabut dari pipi-Nya ( Yesaya 50:6)
  13. Yesus diserahkan untuk diperlakukan semau-maunya ( Lukas 23: 25), hak asasi-Nya dirampas.
  14. Pakaian Yesus ditanggalkan / ditelanjangi ( Matius 27:28), lalu jubahNya semula, setelah diolok-oloklah Dia, dipakaikan lagi kepadaNya ( Matius 27:31)
  15. Yesus dipakaikan jubah ungu ( Matius 27: 28), lantas jubah ungu itupun ditanggalkan daripadaNya ( Matius 27:31)
  16. Yesus dipakaikan mahkota duri di kepalaNya ( Matius 27:29)
  17. Yesus ditampar oleh prajurit-prajurit ( Yohanes 19:3)
  18. Yesus diludahi, di bagian muka-Nya ( Matius 27:30, Yesaya 50:6)
  19. Muka Yesus dinodai ( Yesaya 50:6)
  20. Kepala Yesus dipukul menggunakan buluh ( Matius 27:30)
  21. Yesus dibawa menuju Bukit Golgoga ( Lukas 23: 26-33), perjalanan mendaki.
  22. Yesus memikul salib ( Yohanes 19:17)
  23. Yesus tetap mengecap anggur empedu yang biasanya diberikan serdadu-serdadu wali negeri agar penyamun mudah diatur. Sekedar mengecap menandakan bahwa Yesus tetap mengikuti kemauan serdadu-serdadu itu, dan membuktikan tanpa meminum anggur empedu ini, Dia tetap mudah diatur dalam proses penyaliban. ( Matius 27:34)
  24. Yesus menolak meminum anggur bercampur empedu yang dapat menjadi semacam efek bius kepadaNya, karena Dia mau menjalani semua proses penyaliban dengan secara kesadaran penuh ( Matius 27:34)
  25. Yesus mau mengecap Anggur bercampur Empedu yang memiliki efek racun. ( Matius 27:34, Mazmur 69:22A, Markus 16:18)
  26. Yesus menolak Anggur bercampur Mur yang memberi efek mabuk kepada peminumnya ( Markus 15:23)
  27. Yesus disalibkan ( Matius 27:35)
  28. Tangan dan kaki Yesus ditusuk ( Mazmur 22: 17)
  29. Saat Yesus disalibkan, wajah Yesus menjadi tontonan yang mengerikan ( Yesaya 52:14, Yesaya 53:2-3), dan sekujur tubuh Yesus menjadi tontonan atau pemandangan umum ( Mazmur 22: 18)
  30. Penderitaan Yesus sampai dirasakan sampai ke tulang-tulangNya ( Mazmur 22: 18)
  31. Kekurangan cairan/ Dehidrasi ( Mazmur 22:15)
  32. Tulang-tulang-Nya terlepas dari sendi-Nya ( Mazmur 22:15)
  33. Kehilangan kekuatan/ lemas ( Mazmur 22:16)
  34. Yesus rela meminum anggur yang telah asam, Matius 27:48, bukan anggur yang baru, seperti janjiNya di Matius 26:29, Markus 14:24 kepada murid-muridNya
  35. Yesus haus ( Yohanes 19:28, Mazmur 22:16)
  36. Yesus mau meminum anggur asam, bukan anggur baru, yang diunjukkan kepadaNya pada sebatang hisop, untuk menjadi perlambang buat pentahiran kusta ( kenajisan ) dalam hidup kita, penyucian rumah kusta ( kenajisan dalam keluarga kita), pembersihan, pentahiran, pembasuhan terhadap dosa kita. Matius 26:29, Markus 14:24, Mazmur 51, Imamat 14, Yohanes 19:29-30, Mazmur 69:22B
  37. Yesus mati. ( secara fisik)
  38. Dari Perjamuan malam terakhir ( Kamis malam dalam perjamuan malam terakhir, doa di Taman Getsemani, sampai dengan Jumat jam 15.00 ( Matius 27: 46-50) Yesus tidak beristirahat/ tidak tidur/ kurang istirahat)
  39. Saat dianiaya dengan cara dibelenggu Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  40. Saat dianiaya dengan cara ditinju Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  41. Saat dianiaya dengan cara dipukul Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  42. Saat dianiaya dengan cara disesah/ disiksa/ dipukul dan dicambuk Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  43. Yesus menanggung penyakit kita ( Yesaya 53:4)
  44. Saat dianiaya dengan cara janggutNya dicabut Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  45. Saat dianiaya dengan cara dimahkotai duri Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  46. Saat dianiaya dengan cara ditampar Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  47. Saat dianiaya dengan cara kepala-Nya dipukul Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  48. Saat dianiaya dengan cara Yesus harus menempuh perjalanan mendaki, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  49. Saat dianiaya dengan cara Yesus harus memikul salib, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  50. Saat dianiaya dengan cara disalibkan Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  51. Dari sejak perjamuan malam terakhir, Yesus tidak makan sampai Dia mati, , hanya mengecap sedikit anggur bercampur empedu yang pahit rasanya, dan anggur asam.
  52. Saat dianiaya dengan cara tangan dan kaki-Nya ditusuk, Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  53. Mayat Yesus

 

 

 

Daftar Penderitaan JIWA- area Pikiran- area Emosi dan area Kehendak

  1. Mendapatkan janji palsu/ janji gombal dari Petrus ( Lukas 22:32)
  2. Mendapatkan janji palsu/ janji yang hanya ikut-ikutan/ janji yang tidak sungguh-sungguh dari semua murid yang lain ( Markus 14:29, 31)
  3. Yesus merasa sedih ( Matius 26:37)
  4. Yesus merasa gentar ( Matius 26:37
  5. Yesus sangat takut, sangat ketakutan ( Markus 14:33, Lukas 22:44)
  6. Hati Yesus terasa sangat sedih, seperti mau mati rasanya. (Matius 26:38)
  7. Melalui masa-masa sedih, sangat ketakutan, gentar dan seperti mau mati, dengan sendirian, karena murid-muridNya malahan tidur ( Matius 26:39, 43) / ditinggalkan sahabat-sahabat-Nya pada saat mereka diminta berdoa bersama-Nya
  8. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat diandalkan. ( Matius 26: 38)
  9. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat bekerja secara tim ( Matius 26: 40)
  10. Murid-murid-Nya tidur karena mata mereka sudah berat ( Markus 14:40) Yesus diperhadapkan pada sebuah egoisme.
  11. Murid-murid Yesus sama sekali tidak memberikan dukungan , bahkan dari orang-orang pilihan/ orang-orang terdekat, dalam keadaanNya yang sedang sedih, seperti mau mati rasanya, karena mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya. ( markus 14: 34, 37, 40)
  12. Egoisme dari murid-murid-Nya serta dukungan yang sama sekali tidak mereka berikan kepada-Nya diulang-ulang oleh mereka sampai 3 kali/ dilakukan berulang-ulang. Yesus membiarkan hal itu terjadi pada kedua dan ketiga kalinya ( Matius 26: 44)
  13. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah ( Lukas 22:44), karena mengalami pergumulan yang sangat berat
  14. Yesus memutuskan untuk meminum cawan kehendak Bapa dalam hidup-Nya ( Yohanes 18:11)
  15. Yesus menanggung kesusahan jiwa ( Yesaya 53: 11)

 

  1. Untuk melakukan karya salib ini, pikiran dan perasaan Kristus adalah walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia, dengan lahir di Betlehem dalam keadaan hina. ( Filipi 2: 5-7)
  2. Yesus, dalam keadaan sebagai manusia, telah merendahkan diri-Nya ( Filipi 2: 8)
  3. Yesus dicium oleh Yudas, Murid-Nya sendiri, dalam ciuman pengkhianatan. ( Matius 26:48-50). Karena Yesus memperlakukan semua murid-Nya sebagai sahabat-Nya, bisa dikatakan pengkhianatan Yudas adalah pengkhianatan seorang sahabat karib ( Mazmur 41:10)
  4. Yesus dijual oleh Yudas Iskariot, murid-Nya sendiri ( Matius 26:15) dengan 30 keping perak. ( Zakharia 11:12)
  5. Akhir hidup Yudas Iskariot sangat mengenaskan ( Matius 27:5, Zakharia 11:13) Padahal Yesus sudah membasuh kaki Yudas Iskariot dan telah memperingatkan Yudas Iskariot dalam perjamuan malam terakhir ( Matius 26:21-25, Yohanes 13:1-30, Mazmur 41:10)
  6. Yesus ditangkap ( Matius 26:50)
  7. Yesus diperlakukan seperti penyamun oleh imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal bait Allah, serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia. , karena rombongan  mereka membawa pedang dan pentung ( Markus 14: 48) padahal Dia adalah Seorang pengajar di bait Allah.
  8. Yesus diperlakukan dengan tidak baik oleh kalangan atas, yang diibaratkan seperti lembu jantan dan banteng dari Basan, dan singa yang mengaum ( imam kepala, kepala pengawal bait Allah, tua-tua bangsa Yahudi, dll) Mazmur 22: 13-14)
  9. Yesus ditinggalkan oleh murid-muridNya saat Dia ditangkap ( Matius 26:56, Zakharia 13;7)
  10. Yesus telah diputuskan hukuman mati, sebelum Yesus diadili ( Yohanes 18:14)
  11. Yesus diperhadapkan kepada Hanas, mertua Kayafas ( Yohanes 18:13), artinya diperlakukan tidak sesuai dengan prosedur, karena Kayafas tidak menjabat sebagai Imam Besar pada saat itu.
  12. Yesus ditampar oleh seorang penjaga karena dianggap memberi jawaban yang tidak sopan terhadap Hanas, yang masih diperlakukan sebagai imam besar ( Yohanes 18:22)
  13. Yesus diperhadapkan pada imam besar Kayafas ( Matius 26:57)
  14. Yesus difitnah ( Matius 26: 57-60)
  15. Yesus disalah mengerti ( Matius 26: 61-62)
  16. Yesus dipertanyakan keMesias-an-Nya ( Matius 26: 64-65), padahal tanda-tanda keMesiasan Yesus jelas ( Matius 11:2-6, KPR 2:22)
  17. Yesus dicari-cari kesalahanNya agar dapat dihukum mati ( Markus 14:55)
  18. Yesus dianggap menghujat Allah ( Markus 14:64)
  19. Yesus diludahi mukaNya ( Matius 26:67)
  20. Yesus ditutupi mukaNya ( Markus14: 65)
  21. Yesus dipermainkan ( Matius 26: 68)
  22. Yesus dihujat oleh orang-orang yang menahanNya ( Lukas 22:65)
  23. Peringatan Yesus kepada Petrus, murid-Nya, diabaikan oleh Petrus (Matius 26: 30-35)
  24. Yesus disangkali oleh muridNya, Petrus, sampai 3 kali ( Matius 26: 70-75),
  25. Dan Yesus mengetahui saat peristiwa penyangkalan terhadap diri-Nya itu terjadi ( Lukas 22:61)
  26. Semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkonspirasi jahat untuk membunuh Yesus ( Matius 27:1)
  27. Yesus dibelenggu untuk diperhadapkan pada Pilatus ( Matius 27:2) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  28. Yesus diperhadapkan ke wali negeri, yaitu Pilatus ( Yohanes 18:28, Matius 27:2)
  29. Yesus diperhadapkan pada sikap agamawi yang sangat kental dengan kemunafikan ( Yohanes 18:28)
  30. Yesus dituduh dengan tuduhan palsu di hadapan Pilatus ( Markus 14:57-58, Matius 27:12)
  31. Yesus dipertanyakan ke-Raja-an-Nya ( Matius 27: 11)
  32. Yesus ditolak ( Matius 27:21)
  33. Yesus diserahkan karena dengki ( Markus 15:10)
  34. Yesus mendengar teriakan-teriakan di dekat telingaNya “Salibkan Dia!” ( Markus 15:12-13)
  35. Yesus menjadi korban kekuasaan ( Markus 15:15)
  36. Yesus dituduh sebagai penyesat bangsa( Lukas 23:2)
  37. Yesus dituduh melarang membayar pajak kepada Kaisar/ fakta diputar balik ( Lukas 23:2)
  38. Yesus dianggap penjahat ( Yohanes 18:30)
  39. Yesus diperhadapkan pada kemunafikan ( Yohanes 18: 31)
  40. Yesus dituduh dengan tuduhan-tuduhan yang berat di hadapan Herodes ( Lukas 23: 10)
  41. Yesus dinista dan diolok-olok oleh Herodes dan pasukannya ( Lukas 23: 11)
  42. Yesus diolok-olok oleh Herodes dengan mengenakan jubah kebesaran kepada-Nya ( Lukas 23: 11)
  43. Yesus disalibkan tanpa ditemukan kejahatan pada-Nya ( Matius 27:23, Daniel 9:26)
  44. Yesus menjadi korban seorang penguasa bernama Pilatus yang tidak bertanggung jawab/ cuci tangan. ( Matius 27:24)
  45. Yesus diserahkan untuk disalibkan (Matius 27:26)
  46. Yesus diserahkan untuk diperlakukan semau-maunya ( Lukas 23: 25), hak asasi-Nya dirampas.
  47. Pakaian Yesus ditanggalkan / ditelanjangi ( Matius 27:28), lalu jubahNya semula, setelah diolok-oloklah Dia, dipakaikan lagi kepadaNya ( Matius 27:31)
  48. Yesus dipakaikan jubah ungu ( Matius 27: 28), lantas jubah ungu itupun ditanggalkan daripadaNya ( Matius 27:31)
  49. Yesus dipakaikan mahkota duri di kepalaNya ( Matius 27:29)
  50. Yesus diolok-olok dengan mereka mulai memberi hormat kepadaNya , katanya: “Salam, hai raja orang Yahudi!” ( Matius 27:29, Markus 15:18)
  51. Yesus diberikan sebatang buluh di tangan kanan-Nya ( Matius 27:29)
  52. Yesus diludahi, di bagian muka-Nya ( Matius 27:30, Yesaya 50:6)
  53. Muka Yesus dinodai ( Yesaya 50:6)
  54. Serdadu-serdadu itu berlutut menyembahNya ( Markus 15: 19)
  55. Yesus dijatuhi hukuman mati, yaitu hukuman yang setimpal untuk seorang penyamun ( Lukas 23: 32). Yesus adalah kayu hidup yang diperlakukan dengan tidak adil ( Lukas 23: 28-32)
  56. Yesus diadili dalam proses yang sangat singkat yang seharusnya memakan waktu berhari-hari ( hari siang/ keesokan harinya, yaitu Jumat pagi – Lukas 23: 66- sampai Yesus disalibkan Markus 9:25 adalah jam 9. Dalam kurun waktu 5 sampai 6 jam Yesus diperhadapkan pada Hanas, Kayafas, Pilatus, Herodes, dan Pilatus lagi, dan akhirnya disalibkan.) Prosedur yang diperkakukan kepada Yesus adalah prosedur yang tidak wajar/ terburu-buru/ tidak sesuai prosedur standart. Kemungkinan karena mereka takut jika terlalu lama akan ada pertolongan dari pihak lain untuk membebaskan Yesus.
  57. Dalam semua pertanyaan –pertanyaan yang diajukan kepada-Nya, Yesus tidak membuka mulutNya dalam rangka pembelaan diri, seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, Ia tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7). Yesus tidak membela diri.
  58. Dalam semua tuduhan yang dilontarkan kepada-Nya, Yesus tidak membuka mulut-Nya dalam rangka pembelaan diri, seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7), Yesus tidak membela diri.
  59. Saat dalam perjalanan menuju Golgota, Yesus menjadi sasaran tangisan dan ratapan sejumlah besar orang yang mengikuti Dia, di antaranya banyak perempuan ( Lukas 23:27-32). Namun Yesus menolak untuk
  60. Yesus menjadi tontonan yang menyedihkan ( Lukas 23:48).
  61. Yesus tetap mengecap anggur empedu yang biasanya diberikan serdadu-serdadu wali negeri agar penyamun mudah diatur. Sekedar mengecap menandakan bahwa Yesus tetap mengikuti kemauan serdadu-serdadu itu, dan membuktikan tanpa meminum anggur empedu ini, Dia tetap mudah diatur dalam proses penyaliban. ( Matius 27:34)
  62. Lokasi penyaliban Yesus bernama Golgota/ Tempat Tengkorak ( Yohanes 19:17)
  63. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35)
  64. Yesus diperlakukan tidak baik oleh orang-orang dari kalangan bawah, yang diibaratkan seperti anjing-anjing, yaitu prajurit-prajurit Roma ( Mazmur 22: 17-19)
  65. Yesus menjadi korban perlakuan dari orang-orang yang hanya ikut-ikutan massa, mereka bahkan tidak tahu apa yang mereka perbuat ( Lukas 23:34)
  66. Yesus berdoa untuk pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12, Lukas 23:34)
  67. Yesus diolok-olok oleh prajurit-prajurit, mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya, namun mereka tidak benar-benar memberikan anggur asam itu pada Yesus, Lukas 23:36. Bandingkan dengan Yohanes 19:29
  68. Di atas kepala Yesus tertulis “ Inilah Yesus Raja orang Yahudi.”
  69. Yesus disalibkan bersama-sama dengan dua orang penyamun ( Matius 27: 38), terhitung di antara orang-orang durhaka ( Markus 15:28)
  70. Yesus harus terpisah dari murid yang dikasihi-Nya/ sahabat-Nya ( Yohanes 19:26)
  71. Yesus harus terpisah dari ibuNya ( Yohanes 19:27, Mazmur 22: 10-12)
  72. Saat Yesus disalibkan, wajah Yesus menjadi tontonan yang mengerikan ( Yesaya 52:14, Yesaya 53:2-3), dan sekujur tubuh Yesus menjadi tontonan atau pemandangan umum ( Mazmur 22: 18)
  73. Yesus dihujat orang yang lewat ( Matius 27:39-40, Mazmur 22: 7-9) Semua orang yang melihat Yesus mengolok-olok Yesus, mereka mencibirkan bibirnya dan menggelengkan kepalanya ( Mazmur 22:8, Markus 15:29). Mimik muka mereka benar-benar mengejek.
  74. Yesus diolok-olok oleh imam-imam kepala ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  75. Yesus diolok-olok oleh ahli-ahli Taurat ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  76. Yesus diolok-olok oleh tua-tua bangsa Yahudi ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  77. Yesus dicela oleh penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia ( Matius 27: 44, Mazmur 22: 7-9)
  78. Perempuan-perempuan yang mengikuti Dia, berdiri jauh-jauh ( Lukas 23:49, Mazmur 38:12- terjemahan yang lebih tepat pada ayat ini bukan menyisih karena penyakitku, tetapi menyisih karena tulahku)
  79. Yesus rela meminum anggur yang telah asam, Matius 27:48, bukan anggur yang baru, seperti janjiNya di Matius 26:29, Markus 14:24 kepada murid-muridNya
  80. Yesus taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. ( Filipi 2: 8). Memilih cara mati yang tidak terhormat/ dengan cara yang sangat mengerikan.
  81. Kematian Yesus sangat mengenaskan, karena mati di antara penjahat-penjahat, sekalipun Yesus tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. ( Yesaya 53: 9)
  82. Yesus menyelesaikan meminum cawan yang harus diminumNya, yaitu karya Salib, dengan berkata “Sudah Selesai.” ( Matius 26:36-46, Yohanes 19:30) Yesus taat sampai mati ( Filipi 2: 8, Mazmur 22:32 kata Ia telah melakukanNya, secara literal terbaca “ karena sudah selesai” )
  83. Yesus melepaskan hak-Nya untuk mendapatkan bantuan belasan pasukan malaikat ( Matius 26:53)
  84. Harga yang dikenakan pada penjualan Yesus adalah 30 keping perak, Yesus dijual dengan harga seorang budak
  85. Yesus ditangkap pada malam hari, karena pasukan membawa lentera, suluh dan senjata. ( Yohanes 18:3, Matius 26:5) Sebuah tindakan yang dilakukan dengan akal bulus/ tidak terang-terangan/ melainkan dengan diam-diam
  86. Yesus menjadi korban kelakuan Hanas yang memberi nasihat jahat kepada orang-orang Yahudi ( Yohanes 18:14)
  87. Saat ditindas imam besar Kayafas, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 26: 62-63a, Markus 14: 60-61)
  88. Yesus tidak diperlakukan sesuai dengan hukum, mestinya apabila Dia dianggap menghujat, hukumannya seharusnya adalah hukuman mati dengan cara dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah, dan bukan hukuman salib. Imamat 24:16
  89. Saat ditindas dengan cara diludahi Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  90. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan dualisme/ kemunafikan kehidupan Petrus.
  91. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan kata-kata kasar yang tidak pantas dan tidak patut.
  92. Saat ditindas imam –imam kepala, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  93. Saat ditindas tua-tua bangsa Yahudi Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  94. Saat ditindas oleh Pilatus,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:13-14, Markus 15:4-5)
  95. Yesus menjadi korban hasutan penguasa yang menggerakkan massa ( Markus 15:11, 15)
  96. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  97. Meskipun imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi paham sekali tentang nubuatan nabi Yeremia, namun ketika hal itu digenapi oleh mereka sendiri, hati mereka tetap degil ( Matius 27: 3-10, Zakharia 11;12-13) . Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.
  98. Saat ditindas oleh Herodes,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Lukas 23:8-9)
  99. Yesus diperhadapkan kepada rakyat, sebagai salah satu pilihan, Dia atau Barabas yang akan dibebaskan pada hari raya. Diperbandingkan dengan orang yang sama sekali tidak sebanding. Lukas 23:17-19.
  100. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah pelecehan, karena pakaian Yesus biasanya dipakai untuk melakukan hal kudus, bukan untuk berada di meja judi
  101. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah perampasan, karena pakaian Yesus diambil tanpa meminta dulu kepada Yesus.
  102. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah dimanfaatkan karena para serdadu mengambil keuntungan dari pakaian Yesus.
  103. Yesus terhitung di antara orang-orang pemberontak ( Yesaya 53: 12)
  104. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang dipandang sebelah mata Yesaya 53:2)
  105. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak diingini ( Yesaya 53:2)
  106. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga orang menutup mukanya saat melihat Yesus ( Yesaya 53:2)
  107. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak masuk hitungan ( Yesaya 53:2)
  108. Yesus diremukkan ( Yesaya 53:5)
  109. Yesus menanggung kesalah pahaman ( Yesaya 52: 4)
  110. Kemesiasan Yesus telah dinubuatkan oleh Yesaya 53:12, bahwa Yesus akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak Lukas 22:37. Tentunya imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi mengetahui semua nubuatan ini, namun mereka mendegilkan hati mereka. Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.
  111. Tidak ada murid-murid Yesus yang memikirkan penguburan Yesus, karena Yusuf dari Arimatea bukan salah satu dari 12 murid Yesus ( Yesaya 53:8)
  112. Kubur Yesus ada di antara orang-orang fasik. ( Yesaya 53:9) padahal Yesus tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutNya.
  113. Daftar riwayat hidup Yesus, diperhitungkan di antara pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12)

 

 

 

 

Daftar Penderitaan Yesus secara Roh

  1. Hati Yesus terasa sangat sedih, seperti mau mati rasanya. (Matius 26:38)
  2. Yesus memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib ( I Petrus 2:24). Yesus menanggung dosa banyak orang ( Yesaya 53: 12)
  3. Yesus kena tulah karena pemberontakan umat Tuhan ( Yesaya 53:8)
  4. Yesus berdoa untuk pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12, Lukas 23:34)
  5. HatiNya hancur luluh di dalam dadaNya menjadi seperti lilin ( Mazmur 22:15)
  6. Yesus berseru kepada Bapa-Nya (Markus 15: 34-35, Mazmur 22: 1-6), karena ditinggalkan oleh Bapa, ketika Dia meminum cawan-Nya.
  7. Yesus mau meminum anggur asam, bukan anggur baru, yang diunjukkan kepadaNya pada sebatang hisop, untuk menjadi perlambang buat pentahiran kusta ( kenajisan ) dalam hidup kita, penyucian rumah kusta ( kenajisan dalam keluarga kita), pembersihan, pentahiran, pembasuhan terhadap dosa kita. Matius 26:29, Markus 14:24, Mazmur 51, Imamat 14, Yohanes 19:29-30, Mazmur 69:22B
  8. Kejahatan kita telah ditimpakan Tuhan kepada Yesus ( Yesaya 53:6, 11)
  9. Mati dengan cara disalibkan, adalah kematian dengan cara yang terkutuk, Yesus menanggung kutuk yang seharusnya kita tanggung (Galatia 3:13)
  10. Yesus mati dengan cara menyerahkan nyawa-Nya ( Markus 15:37, Mazmur 31:6), dan menyerahkan nyawanya ke dalam maut ( Yesaya 53:12)
  11. Yesus menyerahkan diri-Nya sebagai korban penebus salah. Yesaya 53:10
  12. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  13. Yesus menanggung penyakit kita ( Yesaya 53:4)
  14. Yesus menumpahkan darahNya bagi banyak orang untuk menggenapi perjanjian baru, yaitu menumpahkan darahNya bagi pengampunan dosa banyak orang ( Matius 26:28, Keluaran 24:8, Yeremia 31: 31-34). Dia mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.
  15. Yesus memikul kesengsaraan kita ( Yesaya 53:4)
  16. Yesus memikul kejahatan kita ( Yesaya 53: 11), supaya kita dibenarkan oleh hikmat-Nya
  17. Yesus diremukkan ( Yesaya 53:5)
  18. Yesus diremukkan oleh karena kejahatan kita ( Yesaya 53:5, 6), supaya kita tidak tersesat seperti domba
  19. Yesus menjadikan diri-Nya korban penebus salah, sehingga Dia rela ketika Bapa berkehendak meremukkan Dia dengan kesakitan ( Yesaya 53:10)
  20. Yesus ditikam karena pemberontakan kita. ( Yesaya 53:5)
  21. Yesus diremukkan oleh karena kejahatan kita. ( Yesaya 53:5)
  22. Yesus menanggung ganjaran yang ditimpakan kepada-Nya , sehingga mendatangkan keselamatan bagi kita ( Yesaya 53: 5)

 

 

 

Daftar Penderitaan Yesus sebagai seorang Guru terhadap murid-murid-Nya, dan pengikut-pengikut-Nya

  1. Melalui masa-masa sedih, sangat ketakutan, gentar dan seperti mau mati, dengan sendirian, karena murid-muridNya malahan tidur ( Matius 26:39, 43) / ditinggalkan sahabat-sahabat-Nya pada saat mereka diminta berdoa bersama-Nya
  2. Mendapatkan janji palsu/ janji gombal dari Petrus ( Lukas 22:32)
  3. Mendapatkan janji palsu/ janji yang hanya ikut-ikutan/ janji yang tidak sungguh-sungguh dari semua murid yang lain ( Markus 14:29, 31)
  4. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat diandalkan. ( Matius 26: 38)
  5. Murid-murid-Nya mengabaikan perintah-Nya untuk berjaga-jaga. Yesus diperhadapkan pada orang-orang yang tidak dapat bekerja secara tim ( Matius 26: 40)
  6. Murid-murid-Nya tidur karena mata mereka sudah berat ( Markus 14:40) Yesus diperhadapkan pada sebuah egoisme.
  7. Murid-murid Yesus sama sekali tidak memberikan dukungan , bahkan dari orang-orang pilihan/ orang-orang terdekat, dalam keadaanNya yang sedang sedih, seperti mau mati rasanya, karena mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya. ( markus 14: 34, 37, 40)
  8. Egoisme dari murid-murid-Nya serta dukungan yang sama sekali tidak mereka berikan kepada-Nya diulang-ulang oleh mereka sampai 3 kali/ dilakukan berulang-ulang. Yesus membiarkan hal itu terjadi pada kedua dan ketiga kalinya ( Matius 26: 44)
  9. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan dualisme/ kemunafikan kehidupan Petrus.
  10. Petrus menyangkal dengan bersumpah dan mengutuk ( Matius 26:74) Yesus diperhadapkan dengan kata-kata kasar yang tidak pantas dan tidak patut.
  11. Tidak ada murid-murid Yesus yang memikirkan penguburan Yesus, karena Yusuf dari Arimatea bukan salah satu dari 12 murid Yesus ( Yesaya 53:8)
  12. Yesus dicium oleh Yudas, Murid-Nya sendiri, dalam ciuman pengkhianatan. ( Matius 26:48-50)
  13. Yesus dijual oleh Yudas Iskariot, murid-Nya sendiri ( Matius 26:15) dengan 30 keping perak. ( Zakharia 11:12)
  14. Akhir hidup Yudas Iskariot sangat mengenaskan ( Matius 27:5, Zakharia 11:13) Padahal Yesus sudah membasuh kaki Yudas Iskariot dan telah memperingatkan Yudas Iskariot dalam perjamuan malam terakhir ( Matius 26:21-25, Yohanes 13:1-30, Mazmur 41:10)
  15. Yesus ditinggalkan oleh murid-muridNya saat Dia ditangkap ( Matius 26:56, Zakharia 13;7)
  16. Peringatan Yesus kepada Petrus, murid-Nya, diabaikan oleh Petrus (Matius 26: 30-35)
  17. Yesus disangkali oleh muridNya, Petrus, sampai 3 kali ( Matius 26: 70-75),
  18. Dan Yesus mengetahui saat peristiwa penyangkalan terhadap diri-Nya itu terjadi ( Lukas 22:61)
  19. Yesus harus terpisah dari murid yang dikasihi-Nya/ sahabat-Nya ( Yohanes 19:26)
  20. Perempuan-perempuan yang mengikuti Dia, berdiri jauh-jauh ( Lukas 23:49, Mazmur 38:12- terjemahan yang lebih tepat pada ayat ini bukan menyisih karena penyakitku, tetapi menyisih karena tulahku)
  21. Yesus rela meminum anggur yang telah asam, Matius 27:48, bukan anggur yang baru, seperti janjiNya di Matius 26:29, Markus 14:24 kepada murid-muridNya

 

Daftar Penderitaan Yesus sebagai salah seorang Pengajar di Bait Allah. ( Dalam Profesi-Nya sebagai seorang Guru)

  1. Yesus ditangkap ( Matius 26:50)
  2. Yesus dibelenggu ( Yohanes 18:12), padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  3. Yesus diperlakukan seperti penyamun oleh imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal bait Allah, serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia. , karena rombongan  mereka membawa pedang dan
  4. pentung ( Markus 14: 48) padahal Dia adalah Seorang pengajar di bait Allah.
  5. Yesus diperlakukan dengan tidak baik oleh kalangan atas, yang diibaratkan seperti lembu jantan dan banteng dari Basan, dan singa yang mengaum ( imam kepala, kepala pengawal bait Allah, tua-tua bangsa Yahudi, dll) Mazmur 22: 13-14)
  6. Yesus telah diputuskan hukuman mati, sebelum Yesus diadili ( Yohanes 18:14)
  7. Yesus diperhadapkan kepada Hanas, mertua Kayafas ( Yohanes 18:13), artinya diperlakukan tidak sesuai dengan prosedur, karena Kayafas tidak menjabat sebagai Imam Besar pada saat itu.
  8. Yesus ditampar oleh seorang penjaga karena dianggap memberi jawaban yang tidak sopan terhadap Hanas, yang masih diperlakukan sebagai imam besar ( Yohanes 18:22)
  9. Yesus dikirim secara terbelenggu kepada Imam Besar Kayafas, oleh Hanas ( Yohanes 18: 24) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  10. Yesus diperhadapkan pada imam besar Kayafas ( Matius 26:57)
  11. Yesus difitnah ( Matius 26: 57-60)
  12. Yesus disalah mengerti ( Matius 26: 61-62)
  13. Yesus dipertanyakan keMesias-an-Nya ( Matius 26: 64-65), padahal tanda-tanda keMesiasan Yesus jelas ( Matius 11:2-6, KPR 2:22)
  14. Yesus dicari-cari kesalahanNya agar dapat dihukum mati ( Markus 14:55)
  15. Yesus dianggap menghujat Allah ( Markus 14:64)
  16. Semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkonspirasi jahat untuk membunuh Yesus ( Matius 27:1)
  17. Yesus dibelenggu untuk diperhadapkan pada Pilatus ( Matius 27:2) , padahal Yesus tidak pernah berusaha melarikan diri-Nya ( Yohanes 18:5-8)
  18. Yesus diperhadapkan ke wali negeri, yaitu Pilatus ( Yohanes 18:28, Matius 27:2)
  19. Yesus diperhadapkan pada sikap agamawi yang sangat kental dengan kemunafikan ( Yohanes 18:28)
  20. Yesus dituduh dengan tuduhan palsu di hadapan Pilatus ( Markus 14:57-58, Matius 27:12)
  21. Yesus dipertanyakan ke-Raja-an-Nya ( Matius 27: 11)
  22. Yesus ditolak ( Matius 27:21)
  23. Yesus diserahkan karena dengki ( Markus 15:10)
  24. Yesus mendengar teriakan-teriakan di dekat telingaNya “Salibkan Dia!” ( Markus 15:12-13)
  25. Yesus menjadi korban kekuasaan ( Markus 15:15)
  26. Yesus dituduh sebagai penyesat bangsa( Lukas 23:2)
  27. Yesus dituduh melarang membayar pajak kepada Kaisar/ fakta diputar balik ( Lukas 23:2)
  28. Yesus dianggap penjahat ( Yohanes 18:30)
  29. Yesus diperhadapkan pada kemunafikan ( Yohanes 18: 31)
  30. Yesus dituduh dengan tuduhan-tuduhan yang berat di hadapan Herodes ( Lukas 23: 10)
  31. Yesus disalibkan tanpa ditemukan kejahatan pada-Nya ( Matius 27:23, Daniel 9:26)
  32. Yesus diserahkan untuk disalibkan (Matius 27:26)
  33. Yesus diadili dalam proses yang sangat singkat yang seharusnya memakan waktu berhari-hari ( hari siang/ keesokan harinya, yaitu Jumat pagi – Lukas 23: 66- sampai Yesus disalibkan Markus 9:25 adalah jam 9. Dalam kurun waktu 5 sampai 6 jam Yesus diperhadapkan pada Hanas, Kayafas, Pilatus, Herodes, dan Pilatus lagi, dan akhirnya disalibkan.) Prosedur yang diperkakukan kepada Yesus adalah prosedur yang tidak wajar/ terburu-buru/ tidak sesuai prosedur standart. Kemungkinan karena mereka takut jika terlalu lama akan ada pertolongan dari pihak lain untuk membebaskan Yesus.
  34. Dalam semua tuduhan yang dilontarkan kepada-Nya, Yesus tidak membuka mulut-Nya dalam rangka pembelaan diri, seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7), Yesus tidak membela diri.
  35. Di atas kepala Yesus tertulis “ Inilah Yesus Raja orang Yahudi.”
  36. Yesus diolok-olok oleh imam-imam kepala ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  37. Yesus diolok-olok oleh ahli-ahli Taurat ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  38. Yesus diolok-olok oleh tua-tua bangsa Yahudi ( Matius 27: 41-43, Mazmur 22: 7-9)
  39. Daftar riwayat hidup Yesus, diperhitungkan di antara pemberontak-pemberontak ( Yesaya 53:12)
  40. Harga yang dikenakan pada penjualan Yesus adalah 30 keping perak, Yesus dijual dengan harga seorang budak
  41. Yesus ditangkap pada malam hari, karena pasukan membawa lentera, suluh dan senjata. ( Yohanes 18:3, Matius 26:5) Sebuah tindakan yang dilakukan dengan akal bulus/ tidak terang-terangan/ melainkan dengan diam-diam
  42. Yesus menjadi korban kelakuan Hanas yang memberi nasihat jahat kepada orang-orang Yahudi ( Yohanes 18:14)
  43. Saat ditindas imam besar Kayafas, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 26: 62-63a, Markus 14: 60-61)
  44. Yesus tidak diperlakukan sesuai dengan hukum, mestinya apabila Dia dianggap menghujat, hukumannya seharusnya adalah hukuman mati dengan cara dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah, dan bukan hukuman salib. Imamat 24:16
  45. Saat ditindas dengan cara diludahi Yesus tidak berteriak.( Yesaya 53:7)
  46. Saat ditindas imam –imam kepala, Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  47. Saat ditindas tua-tua bangsa Yahudi Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:12)
  48. Yesus menjadi korban hasutan penguasa yang menggerakkan massa ( Markus 15:11, 15)
  49. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  50. Meskipun imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi paham sekali tentang nubuatan nabi Yeremia, namun ketika hal itu digenapi oleh mereka sendiri, hati mereka tetap degil ( Matius 27: 3-10, Zakharia 11;12-13) . Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.
  51. Yesus terhitung di antara orang-orang pemberontak ( Yesaya 53: 12)
  52. Kemesiasan Yesus telah dinubuatkan oleh Yesaya 53:12, bahwa Yesus akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak Lukas 22:37. Tentunya imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi mengetahui semua nubuatan ini, namun mereka mendegilkan hati mereka. Yesus diperhadapkan pada kedegilan hati.

 

DAFTAR PENDERITAAN YESUS SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT

 

  1. Saat dalam perjalanan menuju Golgota, Yesus menjadi sasaran tangisan dan ratapan sejumlah besar orang yang mengikuti Dia, di antaranya banyak perempuan ( Lukas 23:27-32). Namun Yesus menolak untuk
  2. Yesus menjadi tontonan yang menyedihkan ( Lukas 23:48).
  3. Lokasi penyaliban Yesus bernama Golgota/ Tempat Tengkorak ( Yohanes 19:17)
  4. Yesus menjadi korban perlakuan dari orang-orang yang hanya ikut-ikutan massa, mereka bahkan tidak tahu apa yang mereka perbuat ( Lukas 23:34)
  5. Di atas kepala Yesus tertulis “ Inilah Yesus Raja orang Yahudi.”
  6. Saat Yesus disalibkan, wajah Yesus menjadi tontonan yang mengerikan ( Yesaya 52:14, Yesaya 53:2-3), dan sekujur tubuh Yesus menjadi tontonan atau pemandangan umum ( Mazmur 22: 18)
  7. Yesus dihujat orang yang lewat ( Matius 27:39-40, Mazmur 22: 7-9) Semua orang yang melihat Yesus mengolok-olok Yesus, mereka mencibirkan bibirnya dan menggelengkan kepalanya ( Mazmur 22:8, Markus 15:29). Mimik muka mereka benar-benar mengejek.
  8. Yesus dicela oleh penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia ( Matius 27: 44, Mazmur 22: 7-9)
  9. Kejahatan kita telah ditimpakan Tuhan kepada Yesus ( Yesaya 53:6, 11)
  10. Yesus menyerahkan diri-Nya sebagai korban penebus salah. Yesaya 53:10
  11. Harga yang dikenakan pada penjualan Yesus adalah 30 keping perak, Yesus dijual dengan harga seorang budak
  12. Yesus menjadi korban kelakuan Hanas yang memberi nasihat jahat kepada orang-orang Yahudi ( Yohanes 18:14)
  13. Yesus tidak diperlakukan sesuai dengan hukum, mestinya apabila Dia dianggap menghujat, hukumannya seharusnya adalah hukuman mati dengan cara dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah, dan bukan hukuman salib. Imamat 24:16
  14. Saat ditindas oleh Pilatus,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Matius 27:13-14, Markus 15:4-5)
  15. Yesus menjadi korban hasutan penguasa yang menggerakkan massa ( Markus 15:11, 15)
  16. Kasih , kebaikan dan doa syafaat Yesus dibalas dengan tuduhan, kejahatan dan kebencian. Air susu dibalas dengan air tuba (Mazmur 109: 4-5)
  17. Saat ditindas oleh Herodes,  Yesus tidak membuka mulut-Nya ( Yesaya 53:7, Lukas 23:8-9)
  18. Yesus diperhadapkan kepada rakyat, sebagai salah satu pilihan, Dia atau Barabas yang akan dibebaskan pada hari raya. Diperbandingkan dengan orang yang sama sekali tidak sebanding. Lukas 23:17-19.
  19. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah pelecehan, karena pakaian Yesus biasanya dipakai untuk melakukan hal kudus, bukan untuk berada di meja judi
  20. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah perampasan, karena pakaian Yesus diambil tanpa meminta dulu kepada Yesus.
  21. Pakaian Yesus dibagi-bagi dengan undian ( Matius 27: 35), ini adalah dimanfaatkan karena para serdadu mengambil keuntungan dari pakaian Yesus.
  22. Yesus terhitung di antara orang-orang pemberontak ( Yesaya 53: 12)
  23. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang dipandang sebelah mata Yesaya 53:2)
  24. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak diingini ( Yesaya 53:2)
  25. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga orang menutup mukanya saat melihat Yesus ( Yesaya 53:2)
  26. Saat Yesus disalibkan, Yesus kehilangan kharisma, sehingga Yesus menjadi orang yang tidak masuk hitungan ( Yesaya 53:2)
  27. Yesus menanggung kesalah pahaman ( Yesaya 52: 4)
  28. Kubur Yesus ada di antara orang-orang fasik. ( Yesaya 53:9) padahal Yesus tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutNya.

Dan ini yang saya lakukan terhadap daftar ini pada saat saya mengajar.

PERENUNGAN ATAS PENGORBANAN KRISTUS BAGI KITA ( daftar ini belum saya edit menjadi 180)

1.

SEDIH

2. GENTAR 3.

TAKUT

4.

SEPERTI MAU MATI RASANYA

5.

MERASA SENDIRIAN

6.

TIDAK MEMPERTAHANKAN MILIK

7. MERENDAHKAN DIRI 8. MENDAPAT CIUMAN PENGHIANATAN 9.

DIJUAL

10. 32.

MEMBERI PERINGATAN YANG KEMUDIAN  DIABAIKAN

11.

DITANGKAP

12. 19. 36.

DIBELENGGU

13. DIPERLAKUKAN SEPERTI PENJAHAT 14. 44.

DIPERLAKUKAN TIDAK BAIK OLEH ORANG-ORANG ATAS YANG MENYALAHGUNAKAN KEKUASAAN

15. DITINGGALKAN OLEH SAHABAT-SAHABAT DI MASA MASA SULIT 16.

DIHUKUM SEBELUM DIPERIKSA PERKARA/ SEBELUM DIADILI

17. DIPERLAKUKAN TIDAK SESUAI PROSEDUR 18. DIANGGAP TIDAK SOPAN LALU DITAMPAR 20. 37. 38. DIPERHADAPKAN PADA YANG BERWEWENANG TANPA ADA KESALAHAN APA PUN

 

 

 

21.

DIFITNAH

22. DISALAHMENGERTI 23. 40. DIPERTANYAKAN JATI DIRINYA 24. DICARI-CARI KESALAHANNYA 25. DIANGGAP MENGHUJAT ALLAH 26. DILUDAHI 27.

DITUTUPI

28.

DITINJU

29.

DIPUKUL

30. DIPERMAINKAN

 

 

31.

DIHUJAT

33. ORANG YANG KENAL BAIK/ SAHABAT MENGAKU PADA ORANG LAIN BAHWA DIA TIDAK KENAL DENGAN KITA 34. MENGETAHUI DENGAN MATA KEPALA SENDIRI ORANG YANG KENAL BAIK/ SAHABAT MENGAKU PADA ORANG LAIN BAHWA DIA TIDAK KENAL DENGAN KITA

 

35. MENGALAMI KONSPIRASI JAHAT 39.49.

DITUDUH DENGAN TUDUHAN PALSU

41. DITOLAK 42.

DIDENGKI

43. DITERIAKI 45. DITUDUH SEBAGAI PENYESAT BANGSA 46. MENGHADAPI FAKTA YANG DIPUTARBALIKKAN 47.

DIANGGAP PENJAHAT

48. DIPERHADDAPKAN PADA KEMUNAFIKAN 50. DINISTA,

DIANGGAP TIDAK BERARTI, DIHINA, DIANGGAP RENDAH, DIPANDANG RENDAH, DIBUANG.

51.61, 89, 101, 102, 103

DIOLOK-OLOK, DIPERMAINKAN, DITIPU, DIEJEK, DIPERDAYA

52. 68,

DIJATUHI HUKUMAN MATI YANG SETIMPAL UNTUK SEORANG PENYAMUN WALAUPUN TANPA KEJAHATAN APA PUN

53. MENJADI KORBAN DARI ORANG YANG TIDAK  BERTANGGUNG JAWAB/ CUCI TANGAN 54. DISIKSA 55. JANGGUT DICABUT 56. DISERAHKAN UNTUK DIJATUHI HUKUMAN MATI 57. DIPERLAKUKAN SEMAU-MAUNYA/ HAK ASASI MANUSIA DIRAMPAS 58.

DITELANJANGI

59. 60.63.66.

DISINDIR DALAM PERKATAAN, DALAM PERLAKUKAN.

87. DISINDIR DALAM BAHASA TULIS DALAM BERBAGAI BAHASA

62. DITAMPAR 64.

MUKA YANG DILUDAHI

65.

MUKA YANG DINODAI

67. K

EPALA DIPUKUL

69. DIPERLAKUKAN TIDAK SESUAI PROSEDUR UNTUK SUPAYA MENUTUP JALAN PERTOLONGAN 70.71.

SENGAJA TIDAK MEMBELA DIRI

72.

MELALUI PERJALANAN / MEDAN YANG BERAT

73. MENJADI ORANG YANG DIKASIHANI 74.

DIJADIKAN TONTONAN UMUM YANG MENYEDIHKAN

(SAAT DALAM PERJALANAN MENUJU GOLGOTA)

75. MEMIKUL SALIB/ BEBAN BERAT 76. MEMIKUL DOSA/ MENANGGUNG DOSA ORANG LAIN 77. TERKENA TULAH/ DIJADIKAN TUMBAL 78. MENGIKUTI PROSEDUR YANG TIDAK PENTING 79. MENOLAK KERINGANAN 80.

BERSEDIA MENGECAP RACUN

81. MENOLAK UNTUK MELEWATI MASA SENGSARA DALAM KEADAAN MABUK 82. MENJALANI HUKUMAN YANG SEHARUSNYA TIDAK DITANGGUNG 83. TANGAN DAN KAKI DITUSUK PAKU 84.

DIBAWA KE TEMPAT YANG TIDAK ENAK

85. DIJARAH/ DIRAMPOK 86. DIPERLAKUKAN TIDAK BAIK OLEH ORANG DARI KALANGAN BAWAH 87. KORBAN MASSA YANG HANYA IKUT-IKUTAN 88.

BERDOA UNTUK ORANG-ORANG JAHAT YANG MEMUSUHI KITA

89. DIOLOK-OLOK , DIPERMAINKAN, DITIPU, DIEJEK, DIPERDAYA

 

DENGAN CARA DIIMING-IMING TETAPI TIDAK SUNGGUH-SUNGGUH DIBERIKAN

 

 

91. DIPERHITUNGKAN DI ANTARA PEMBERONTAK-PEMBERONTAK/ DIPERSALAH HITUNGKAN/ TIDAK DIHARGAI 92. TERPISAH DARI SAHABAT 93. TERPISAH DARI KELUARGA 94. WAJAH MENJADI MENGERIKAN

 

TUBUH MENJADI MENGERIKAN/ MENJADI TONTONAN / PEMANDANGAN UMUM

 

( SAAT DI ATAS KAYU SALIB)

 

 

95.

PENDERITAAN SAMPAI DIRASAKAN PADA TULANG-TULANG

96. MENGALAMI DEHIDRASI/ KEKURANGAN CAIRAN 97. MENGALAMI LEPAS SENDI-SENDI TULANG 98.

HATI YANG HANCUR

99.

LEMAS/ KEHILANGAN KEKUATAN/ KEHABISAN TENAGA

100. DIHUJAT, DIFITNAH, DIKATA-KATAI YANG JAHAT, DIHUJAT NAMANYA, DICERCAI, DIHINA IMANNYA

 

DIOLOK OLOK, DIEJEK.

 

DICIBIRIN

 

ORANG YANG MELIHAT SAMBIL MENGGELENG-GELENGKAN KEPALANYA

104.

DICELA, DINISTA, DIBANGKIT-BANGKIT, DICERCA, DIKECAM

105.

DISISIHKAN OLEH PARA PENGIKUT

106.

DITINGGALKAN KARENA MENANGGUNG DOSA

107.

RELA MEMINUM ANGGUR YANG ASAM, BUKAN ANGGUR YANG BARU

UNTUK MENEPATI JANJI

108. KEHAUSAN
109.

RELA MEMINUM ANGGUR BARU YANG DIUNJUKKAN MENGGUNAKAN HISOP UNTUK MENJADI ALAT PEMBERSIHAN DARI KENAJISAN

 

110.

RELA DITIMPAKAN KEJAHATAN ORANG LAIN KEPADA DIRI SENDIRI

111.

MATI

112.

TAAT SAMPAI MATI

SEKALIPUN MATI DENGAN CARA YANG MENGERIKAN

113.

MATI DENGAN CARA TERKUTUK

114.

MATI DENGAN MENYERAHKAN NYAWA

115. MENJADI KORBAN PENEBUS SALAH 116.

MATI DI TENGAH-TENGAH PENJAHAT PADAHAL TIDAK BERSALAH APA PUN

117. MENYELESAIKAN MEMINUM CAWAN PENDERITAAN 118.

KURANG ISTIRAHAT

119. DAFTAR RIWAYAT HIDUP DIPERHITUNGKAN DI ANTARA PEMBERONTAK-PEMBERONTAK PADAHAL HIDUP KUDUS

 

EFESUS 5:1-2

SEBAB ITU

JADILAH PENURUT-PENURUT ALLAH (1)

SEPERTI ANAK-ANAK YANG KEKASIH

DAN HIDUPLAH DI DALAM KASIH (2)

SEBAGAIMANA KRISTUS YESUS

JUGA TELAH MENGASIHI KAMU (3)

DAN TELAH MENYERAHKAN DIRI-NYA UNTUK KITA

SEBAGAI PERSEMBAHAN (4)

DAN KORBAN YANG HARUM BAGI ALLAH

EFESUS 5:1-2 (5)

 

TUGAS KELOMPOK ( format acara 90’)

  1. Perhatikan dalam daftar Pengorbanan Kristus yang ada pada kelompok anda.
  2. Diskusikan dengan kelompok anda, hal-hal apa yang pernah kita alami, yang mirip dengan yang Yesus Alami, KARENA KESALAHAN KITA SENDIRI. Catat dalam catatan kelompok.
  3. Diskusikan dengan kelompok anda, hal-hal apa yang pernah kita alami, yang mirip dengan yang Yesus Alami, KARENA KESALAHAN ORANG LAIN PADA KITA  Catat dalam catatan kelompok.
  4. Diskusikan dengan kelompok anda, hal-hal apa yang pernah kita alami, yang mirip dengan yang Yesus Alami, KARENA KITA SEDANG BERKORBAN BAGI ORANG LAIN DI SEKITAR KITA ( keluarga, teman, sahabat, bahkan orang yang jahat pada kita). Catat dalam catatan kelompok.
  5. Diskusikan dengan kelompok anda, hal-hal apa yang TIDAK MUNGKIN KITA LAKUKAN, HANYA YESUS YANG BISA MELAKUKAN HAL ITU BAGI KITA. Catat dalam catatan kelompok.

Presentasikan.

 

TUGAS KELOMPOK TERMIN 2

Lukiskan dalam SILUET BAYANGAN; Suatu tindakan pengorbanan bagi orang lain di sekitar kita.

Presentasikan.

 

TUGAS KELOMPOK TERMIN 1 ( format acara 60’)

  1. Diskusikan dengan kelompok anda, hal-hal apa yang pernah kita alami, yang mirip dengan yang Yesus Alami, KARENA KITA SEDANG BERKORBAN BAGI ORANG LAIN DI SEKITAR KITA ( keluarga, teman, sahabat, bahkan orang yang jahat pada kita), dan hal tersebut terjadi bukan karena kesalahan kita sendiri, atau kesalahan orang lain pada kita.
  2. Catat dalam catatan kelompok.

 

TUGAS KELOMPOK TERMIN 2

Lukiskan dalam SILUET BAYANGAN; Suatu tindakan pengorbanan bagi orang lain di sekitar kita.

Presentasikan.

 

RUNDOWN

  1. Pujian dan Doa Pembukaan (15’)
  2. Pembagian 5 kelompok (5’)
  3. Memperkatakan Firman per kelompok dan Bersama- sama secara bersambung (10’)
  4. Tugas Kelompok (TERMIN 1) Diskusi kelompok ( 10’)
  5. Tugas Kelompok (TERMIN 2) (10’)
  6. Presentasi Kelompok 1,2,3,4,5 ( 10’)
Andalan

MATERI P.A. PEMUDA 4. YEFTA LARI DARI KENYATAAN


Baik, hari ini kita sampai pada pertemuan ke 4. Kalau di pertemuan ke tiga kemarin kita belajar tentang Daud, hari ini kita membahas tentang Yefta.

Siapkan origami dalam beberapa warna ini

  • PUTIH
  • HITAM
  • MERAH
  • MERAH MUDA
  • KUNING
  • BIRU

Siapakah Yefta itu?

 

Ayat thema: 

Mazmur 27:10

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

 

Mazmur 27:10 ditulis oleh Daud yang ditinggalkan orang tuanya, tetapi ternyata bukan hanya Daud yang mengalami hal ini, melainkan kisah hidup yang mirip juga dialami oleh Yefta.

Berdoalah untuk Tuhan menjamah hatimu, setelah itu dengarkan lagu ini:

 

KAU MENGASIHIKU

By ; Franky Sihombing

Verse 1

Lebih dari bapa di dunia

Kau menjaga hidupku ya Allah

Bahkan lebih dari kasih seorang ibu

Engkau selalu menyambutku

Verse 2 Lebih dari yang dunia tawarkan

Kau brikan yang terbaik oh Tuhan

Sekalipun tak seorang mengindahkanku

Engkau tak pernah membuangku

Chorus

Kau mengasihiku, lebih dari yang kuduga

Bahkan di saatku, tiada menyadarinya

Kau sentuh hatiku, dengan kasih yang sempurna

Kau menyayangiku lebih dari yang kurasa

Lebih dari yang kurasa –

 

Hakim-hakim 11:1 – 12:7

  1. Siapakah Yefta ini?
    Dia adalah seorang anak dari Gilead dan berasal dari daerah Gilead. Nama ibunya tidak dicatat dalam Alkitab. Ibunya adalah perempuan sundal dan perempuan lain. Perempuan lain belum tentu pekerjaannya sebagai perempuan sundal, dan perempuan sundal belum tentu jadi perempuan lain (perempuan simpanan/gundik/ tidak dinikahi secara sah) tetapi ibu daripada Yefta kedua-duanya, selain dia perempuan lain, dia juga perempuan sundal.

Yefta memiliki saudara-saudara tiri dari hasil pernikahan ayahnya, Gilead, dengan isterinya yang sah. Yefta dibesarkan dalam keluarga besar ini, di lingkungan ayahnya, di lingkungan saudara-saudara tirinya.

  1. Penolakan apa yang dialami Yefta?
    a. Dia adalah anak haram, karena bukan dilahirkan dari pernikahan yang sah. Bisa jadi sejak kecil dia sering diolok-olok “Dasar anak haram lu!”
    b. Ibu kandungnya adalah perempuan sundal. Bisa jadi sejak kecil dia sering dikecam “Dasar anak perempuan nakal!’
    c. Karena Yefta tinggal di keluarga biesar ayahnya, besar kemungkinan sejak kecil Yefta sering dikata-katai “Jangan ikut-ikutan ya ! Kamu itu bukan keluarga kita ..!!”
  2. Apa kira-kira yang dialami Yefta ketika dia ditolak?

Bukankah dia tidak dapat memilih dilahirkan oleh ibu dan rahim yang seperti apa, dilahirkan dalam masyarakat dengan status seperti apa, dibesarkan di lingkungan keluarga yang bagaimana, itu semua tidak dapat dipilih bukan??

Tetapi penolakan demi penolakan dapat saja memunculkan banyak kemungkinan dalam diri seseorang yang tertolak:
Minder, marah, merasa tertolak, mogok, memberontak terhadap Tuhan, memberontak terhadap orang tua, memberontak terhadap keadaan dan lingkungan, sengaja merusakkan hidupnya sendiri karena sudah tidak perduli terhadap diri sendiri, melakukan berbagai cara agar dia mendapatkan penerimaan, penghargaan, kasih sayang, perhatian, Lari dari kenyataan, dll

 

INGAT; ORANG TUA KITA TIDAK SEMPURNA, TIDAK ADA ORANG TUA YANG SEMPURNA DI DUNIA INI, AMPUNI KELEMAHAN DAN KESALAHAN MEREKA

(ambillah origami warna BIRU- biru adalah lambang Roh Kudus, biarkan Roh Kudus menolong kita untuk mengampuni kesalahan dan kelemahan orang tua kita)- tuliskan sesuatu di balik warna biru itu, isi hatimu

 

Pada puncaknya setelah Yefta dewasa, dia diusir oleh saudara saudara tirinya, karena alasan harta warisan di mana dia dianggap tidak berhak untuk mendapatkannya.

Yang dilakukan Yefta adalah LARI dari kenyataan.

 

Terkadang  kita juga tidak ubahnya seperti Yefta yang lari dari kenyataan.

Tetapi lari bukanlah suatu jalan keluar terbaik, karena ketika Yefta lari dari kenyataan, dia tinggal jauh dari perlindungan dan pengawasan dan nasihat ayahnya.

 

 

Hal berikutnya yang dilakukan Yefta adalah; Menjadi pemimpin dari kawanan perampok.
Yefta mulai merusakkan hidupnya sendiri dengan cara menerjunkan diri pada area dosa dan bergaul dengan orang-orang yang sengaja hidup dalam dosa.
Sedangkan merampok adalah pekerjaan dari orang yang malas, tidak berbelas kasihan terhadap orang lain, menginginkan hasil dengan cara instan, bekerja sama dengan orang lain untuk tujuan yang jahat.

wauuuu jadi perampok?
Bukankah di ayat 1 dicatat bahwa Yefta adalah PAHLAWAN YANG GAGAH PERKASA. mengapa di ayat 3 sudah berubah status menjadi PERAMPOK?

Bagaimana mungkin..? Yups ! itulah yang dilakukan Yefta karena dia tertolak, dia sengaja merusakkan dirinya/ hidupnya.

Yups ! Itulah yang dilakukan Yefta karena dalam dirinya sebenarnya ada modal Gagah Perkasa, sehingga modal ini pun dapat diselewengkan untuk tujuan yang tidak baik.

Yups ! Karena Yefta memiliki bakat kepemimpinan, tetapi sayangnya dia salurkan untuk hal-hal yang jahat !

 

Terkadang kita juga seperti Yefta sengaja mencemplungkan diri ke area dosa dan pergaulan yang buruk, dimana hal itu membuat talenta kita tersalurkan dengan cara yang salah.

Contoh ; seorang yang punya paras cantik, bisa memilih ataukan jadi Model ataukan jadi pelacur. Punya badan gagah perkasa bisa memilih ataukan jadi tentara atau jadi pembunuh bayaran.

Yefta dalam sekejab memilih untuk mengubah statusnya dari seorang pahlawan menjadi seorang perampok..bahkan menjadi pemimpin kawanan perampok….Huuuuiiiiihhh !!

Berhati-hatilah terhadap bagaimana menyikapi penolakan yang pernah kita alami !!

Catatan : Yabes juga mengalami penolakan, tetapi dia menyikapinya dengan berbeda !

 

INGAT ! SAAT KAMU TERTOLAK MAKA IBLIS AKAN MENGAJAKMU LARI DENGAN CARA HIDUP DI DALAM DOSA

HATI-HATILAH DENGAN HAL INI.

Ambil origami warna hitam, dan tuliskan di balik warna hitam itu isi hatimu.

 

HAKIM-HAKIM PASAL 11

Pada saat bani Amon menyerang Israel, maka tua-tua Gilead menjemput Yefta dari tanah Tob.

Amon artinya ; kesukuan

Tanah Tob; artinya tanah yang baik ( good)

Yefta  sedang ada di tanah yang baik, tanah yang subur, tanah yang menghasilkan. Namun Yabes bukannya bekerja keras, hidupnya malahannya diisi dengan merampok hasil kerja orang lain. Sebenarnya di tanah yang subur dia bisa menanam, bisa mencari penghasilan dengan cara –cara yang halal

Datanglah bani Amon. Bani Amon dari segi arti katanya, menggambarkan orang-orang yang kesukuan, yang hidupnya diorientasikan pada sukunya sendiri, menganggap sukunya yang paling hebat, menganggap suku lain itu rendah, sangat eksklusif.

Ada spirit kesukuan yang sedang menyerang orang Israel. Ada serangan dari musuh yang namanya Amon ini.

Mereka, para tua –tua Gilead itu menjemput Yefta dari tanah Tob, dan mereka berkata kepada Yefta; “Mari, jadilah panglima kami dan biarlah kita berperang melawan bani Amon.”

Perhatikan , para tua-tua menawarkan suatu pekerjaan sebagai Panglima, tanpa memperhatikan status Yefta yang saat itu sebagai ketua gerombolan perampok ! Bukankah itu suatu tawaran pekerjaan yang keren? Panglima lho..!! Mantap kan??

Sama sekali tidak ada penolakan dari mereka kepada sesosok pribadi bernama Yefta ini, mereka tidak memperdulikan Yefta itu anak siapa, anak perempuan sundal atau tidak, anak haram dari perempuan lain ataukah yang lain-lain, tetapi tidak segan-segan mereka memakai kata KITA, itu artinya mereka menerima Yefta menjadi bagian dari mereka, untuk ada di kubu yang sama menghadapi serangan dari bani Amon. Mereka mengakui kapasitas Yefta sebagai seorang pahlawan yang gagah perkasa.

Tidak ada masalah toh? Semua oke, pengakuan ada, penerimaan ada, status sosial ada, mau cari apa lagi?

Tetapi jawaban Yefta adalah jawaban dari seorang yang PAHIT HATINYA,

TETAPI kata Yefta kepada para tua-tua Gilead itu: “Bukankah kamu sendiri membenci aku dan mengusir aku dari keluargaku? Mengapa kamu datang sekarang kepadaku, pada waktu kamu terdesak?”

Perhatikan di sini; penulis kitab Hakim-hakim benar-benar dengan jeli dan teliti menulis kata TETAPI.

Karena jawaban yang wajar seharusnya begini; “Waaauuu…oke banget, ayo kita berangkat !”

TE-TA-PI ternyata kalimat jawaban Yefta beda sekali. Kalimat-kalimat itu keluar dari pribadi yang PAHIT HATI/ SAKIT HATI/ TERLUKA/ HATI TERLUKA YANG BELUM SEMBUH.

Perhatikan kata MEMBENCI AKU, MENGUSIR AKU,

Padahal para tua-tua Gilead sama sekali mengesampingkan kata kamu dan aku, melainkan menggunakan kata KITA.

Sama sekali tidak ada kata BENCI, KUUSIR KAU DARI SINI, melainkan mereka menggunakan kata JADILAH PANGLIMA KAMI.

Itulah kekuatan dari sebuah kebencian/ dari rasa tertolak yang sangat dalam, sampai-sampai waktu digali, isi yang keluar semuanya PAHIT/ BUSUK/ TRAUMA

Orang yang sakit hati, tidak mau mengampuni orang-orang lain di sekitarnya, sulit mempercayai bahwa bisa jadi orang-orang di sekitarnya telah berubah, bisa jadi mereka telah bertobat, bisa jadi mereka telah menyesal, bisa jadi mereka telah menerima kita apa adanya, bisa jadi mereka telah berubah pandangan dalam melihat kita, dll

Mengapa bisa begitu? Karena perhatian mereka hanya tertuju pada LUKA HATINYANYA SENDIRI, dan luka itu dipelihara, disayang-sayang, dirawat, ditumbuhkan, dirasa-rasakan sakitnya, dinikmati sakitnya, sampai menjadi semacam sahabatnya.

Ketika orang lain menawarkan untuk berdamai, justru seakan-akan dia tidak rela luka itu sembuh, justru seakan-akan dia tidak sadar bahwa luka itu sudah waktunya untuk kering, tetapi justru dia memilih membuat luka itu tetap basah mengaga, dan perih serta begitu peka bila disentuh.

Berbeda dengan orang yang mau mengampuni, dia benci melihat luka itu basah, bahkan bernanah sampai akhirnya membusuk. Dia memilih mengambil obat yang perihnya minta ampun, agar dia segera bisa sembuh, dan mengurusi hal lain, bukan tervocus hanya pada luka itu terus. Hidup harus terus berlanjut, jadi luka itu harus cepat sembuh. Satu satunya cara hanya mengampuni. Mengampuni itu ibarat obat perih yang disiram ke luka itu. Memang menyakitkan untuk berkata:

Baiklah, tidak apa-apa

Baiklah, ini melatih aku rendah hati

Baiklah, dia tidak sengaja

Baiklah, aku membalas dengan kebaikan atas kejahatannya itu

Baiklah, semoga dia bertobat

Baiklah, aku ambil hikmah dari semua ini

Baiklah, aku mau memutuskan untuk mengampuni dia/ mereka.

Tetapi semua perkataan seperti itu pada diri sendiri, membuat sebuah kesembuhan, luka itu mengering, lalu hidup kita bisa melaju pada hal lain. Jika bekas luka itu tersentuh, tidak sakit lagi, karena sudah pulih.

INGAT ! JIKA HATIMU BERLOBANG SEPERTI DONAT, ADA LUKA YANG HARUS DISEMBUHKAN/ DITUTUP. MINTALAH TUHAN HATI YANG MAU DIPULIHKAN DENGAN KASIH

ambil origami warna merah muda untuk melambangkan KASIH YANG MAU MENGAMPUNI, tulislah isi hatimu di balik warna merah muda itu

 

Lalu, kita lihat kalimat selanjutnya yang akan kita bahas:

“Mengapa kamu datang sekarang kepadaku, pada waktu kamu terdesak?”

 

Orang yang kepahitan, tidak akan menangkap kesempatan untuk berbuat baik, untuk berkarya, untuk berbuat sesuatu, karena hidupnya hanya tervocus pada luka yang dipeliharanya.

Seharusnya kan Yefta bersukacita, dia mendapat kesempatan untuk berkarya bagi bangsa dan negaranya, dia ditunjuk dan dipercaya, masa kelamnya sebagai ketua perampok diputihkan.

Mengapa bisa begitu respon Yefta? Karena orang yang kepahitan seperti memasang tembok area yang tidak boleh disentuh orang lain, tidak boleh dimasuki orang lain, termasuk di antaranya semua talentanya tidak akan dicurahkan di luar tembok itu.

Orang-orang yang telah menyakitinya tidak boleh masuk menyeberangi tembok itu mendekatinya.

Dengan demikian orang-orang yang kepahitan, talentanya akan terpendam, pada area-area tertentu di mana tembok itu terpampang nyata.

INGAT ! JANGAN BIARKAN POTENSIMU DIBUNUH, DICURI DAN DIBINASAKAN OLEH IBLIS HANYA GARA-GARA ADA LOBANG  DONAT DI DALAM HATIMU, KAMU HARUS HANCURKAN TEMBOK KEBENCIAN DAN PEMBERONTAKAN AGAR TALENTAMU DAPAT TERUS BERTUMBUH DAN DIKEMBANGKAN

ambil origami warna hijau sebagai lambang pertumbuhan, dan tuliskan isi hatimu di baliknya

 

Seru sekali pembacaan Alkitab bila kita berlanjut ke ayat berikutnya

Kemudian berkatalah para tua-tua Gilead kepada Yefta: “Memang, kami datang kembali sekarang kepadamu, ikutilah kami dan berperanglah melawan bani Amon, maka engkau akan menjadi kepala atas kami, atas seluruh penduduk Gilead.”

Perhatikan kata MEMANG. Kata ini menunjukkan bahwa para tua-tua Gilead itu mau mengakui semua yang dikatakan Yefta bahwa mereka sekarang datang hanya karena BUTUH dirinya, bahwa mereka dulu pernah jahat kepadanya.

Perhatikan bahwa janji bahwa orang-orang Gilead ini yang mana mereka akan menjadikannya kepala penduduk Gilead/ sebuah penerimaan/ sebuah pengakuan/ sebuah status yang lebih permanen setelah peperangan usai, rupanya cukup JITU untuk membujuk Yefta mau menerima tawaran mereka.

Orang yang tertolak akan melakukan apa saja untuk supaya dia bisa diterima oleh lingkungannya, misalnya dia akan mentraktir secara gila-gilaan walaupun tidak sedang ulang tahun, demi agar diterima oleh lingkungannya/ teman-temannya, terkadang pun dari uang hasil curian, nggak masalah, yang penting caranya yang dianggapnya bisa berhasil nantinya untuk menarik penerimaan dari orang-orang sekitarnya , entah halal atau tidak ditabrak aja.

Misalnya dia akan ikut-ikutan merokok, demi agar teman-teman yang mengajaknya merokok itu menanggapnya teman, menerima dia , tidak menolak dia.

Memang yang dilakukan Yefta ini positif, maju berperang, memimpin peperangan, tetapi sayangnya, dia melakukan itu bukan untuk sebuah kemenangan dari serangan musuh, tetapi hanya supaya dia bisa diterima oleh lingkungannya.

Itulah sebabnya Yefta menjadi pemimpin gerombolan perampok, karena di kawanan perampoklah dia merasa diterima. Walaupun tindakan merampok itu tidak dapat dibenarkan, demi sebuah penerimaan oleh orang-orang di sekitarnya, dia pun mau menabrak semua norma demi sebuah kebutuhan jiwa untuk DITERIMA oleh orang-orang disekitarnya.

Seorang anak gadis yang tertolak, dan tidak dipulihkan akan menjadi orang yang mudah menyerahkan tubuhnya kepada seorang pria demi untuk sebuah penerimaan.

Seorang anak laki-laki lajang juga sedemikian mudah jatuh dalam free sex / hubungan sex di luar nikah, hanya demi untuk dirinya merasa nyaman dengan seorang perempuan yang menerima dia.

Hati-hati dengan rasa tertolak, ini harus dibereskan, karena ini seperti donat yang berlubang tengah.

INGAT ! TUHAN YESUS BEGITU MENGASIHIMU. WALAUPUN MUNGKIN ORANG TUAMU , KELUARGAMU, TEMAN-TEMANMU MENOLAKMU, INGATLAH BAHWA TUHAN YESUS BEGITU MENGASIHIMU DIA MAU MATI DI ATAS KAYU SALIB UNTUK MENERIMAMU APA ADANYA, MENGAMPUNI DOSA-DOSAMU DAN MAU MENYELAMATKAN HIDUPMU, MENJADIKANMU SAHABAT NYA

ambil origami warna merah sebagai lambang darah Yesus, dan tuliskan isi hatimu di balik warna merah itu

 

OLEH KARENA ITU, KITA TIDAK PERLU HARUS MELAKUKAN APA SAJA , TERMASUK HIDUP DALAM DOSA, DEMI AGAR DITERIMA OLEH MEREKA SEMUA.  YANG PENTING DALAM HIDUP KITA ADA SATU PRIBADI YANG TIDAK PERNAH MENOLAK KITA,BAHKAN DIA SUDAH MATI BAGI KITA SELAGI KITA MASIH BERDOSA. DIA ADALAH YESUS

JANGAN KIBARKAN BENDERA HITAM LAGI, KINI SAATNYA BERKATA- YESUS , AKU INGIN HIDUP KUDUS. WALAUPUN UNTUK HIDUP KUDUS, KITA KADANG HARUS DIEJEK TEMAN, DIOLOK TEMAN, DIKATAKAN SOK SUCI, SOK BAIK, DIPANGGIL DENGAN EJEKAN PAK PENDETA, IBU PENDETA, DLL

ambil origami warna putih, atau kertas putih biasa, yang melambangkan kekudusan, dan tuliskan isi hatimu di kertas itu. Tuliskan komitmentmu untuk hidup kudus karena darah Yesus telah membeli kamu dengan lunas, dan kamu adalah milik Kristus

 Kata Yefta kepada para tua-tua Gilead.”Jadi, JIKA KAMU membawa aku kembali  untuk berperang melawan bani Amon, dan TUHAN menyerahkan mereka kepadaku, maka akulah yang akan menjadi kepala atas kamu?”

Kehidupan orang yang tertolak, akan menjadikan seseorang yang tertolak itu menjadi pribadi yang hidupnya tidak memiliki ketulusan. Semuanya diukur dengan JIKA begini, JIKA begitu, APABILA begini, APABILA begitu..apa untungnya nanti untuk diriku.

Hidup yang penuh dengan syarat-syarat, kerena ada tembok yang dijaga ketat, Yefta takut kalau nanti sampai dia ‘ditendang’ lagi, kalau habis manis sepah dibuang. Diusir lagi, Ditolak lagi, dst.

Jadi orang-orang tertolak akan menetapkan banyak syarat, harus begini, harus begitu, jika ini dan jika itu, karena mereka tidak siap/ trauma terhadap luka masa lalu, yang masih disimpan, karena belum sembuh.

Mereka bukan orang yang maju berperang apa pun resikonya, kalau seandainya ditolak lagi, ya tidak mengapa, yang penting bisa ikut membantu apa yang bisa dilakukan.

Itulah Yefta. Pribadi tertolak.

INGATLAH BAHWA TUHAN YESUS TIDAK PERNAH MENOLAKMU

DIA MENGASIHIMU DENGAN TULUS

ambil lagi origami warna merah muda dan tuliskan isi hatimu kepadaNya

 

Namun , untunglah Yefta seorang yang masih punya hubungan pribadi dengan Tuhan, walaupun dia sempat hidupnya amburadul karena dia membuat hidupnya sendiri  hancur-hancuran dengan menjadi perampok.

Dikatakan ; Tetapi Yefta membawa seluruh perkaranya itu ke hadapan TUHAN, di Mizpa yang artinya MENARA.  Dan rumah Yefta memang berada di MIZPA, ( Hak 11; 34) Jadi sebelum berperang, Yefta meninggalkan tanah TOB/ tanah yang baik- di tempat dimana dia merampok, dia pergi menuju rumahnya , di MIZPA/ Menara, pertama kali sampai di MIZPA, Yefta membawa perkaranya kepada Tuhan.

Jadi ketika dia harus kembali di tempat di mana dia ditolak, tempat di mana dia diusir, tempat yang sangat menyakitkan, dia harus hadapi tempat traumatik itu, dengan datang ke TUHAN sebagai MENARA KEKUATAN, Tuhan sebagai tempat curhat. Biarkanlah Tuhan menyembuhkan.

Perkara, mengandung arti juga RIWAYAT hidupnya. Jadi itu yang harus dilakukan oleh para orang-orang tertolak untuk datang ke Tuhan sebagai Menara yang kuat, bawa perkara kita ke hadapan Tuhan. Curhat kepada Tuhan, ijinkan Tuhan menutup lubang donat itu.

INGAT ! DATANGLAH KEPADA MENARA KEKUATAN  ITU

MENARA YANG MEMBERI KEMENANGAN/ KESEMBUHAN DARI TRAUMA / KESEMBUHAN DARI RASA TERTOLAK, ADA KEMULIAAN TUHAN YANG DINYATAKAN

TUHAN AKAN MENUTUP LUBANG DONAT ITU. KARENA KAMU BUKAN DONAT

ambil origami warna kuning yang melambangkan kemuliaan Tuhan, Dia adalah menara yang kuat, gunung batu kekuatan. Tuliskan isi hatimu kepadaNya

 

Setelah datang ke Tuhan yang adalah Menara kekuatan, lalu dia membawa segala perkaranya, ini yang dilakukan Yefta setelah ada perjumpaan dengan Tuhan itu;

  • Bernegosiasi dengan Orang Amon
  • Kemudian dikatakan oleh Firman Tuhan, Yefta dihinggapi oleh ROH TUHAN ( Hak 11: 29)
  • Ketika negoisasi tidak berhasil maka Yefta mengadakan long march
  • Dalam long march itulah Yefta mengucapkan nazar kepada Tuhan, sebuah nazar YANG TIDAK PERLU
  • Akhirnya peperangan itu menghasilkan kemenangan, karena TUHAN MENYERAHKAN MEREKA KE DALAM TANGANNYA

Tuhan memberi kemenangan, walaupun tanpa nazar dari Yefta sekalipun.

Nazar ini seperti untuk menyogok Tuhan. Padahal , tanpa di sogok pun Tuhan sanggup kog memberi kemenangan sesuai dengan kehendak-Nya. Tuhan tidak perlu disogok dengan apa pun. Apa yang Dia kehendaki akan Dia kerjakan.

Tuhan akan pakai Yefta

Tuhan sudah memberi pada diri Yefta seorang pribadi pahlawan yang gagah perkasa

Tuhan tidak pernah melihat Yefta si anak perempuan sundal, Yefta si anak haram, Yefta si anak yang tidak berguna

Tetapi Tuhan selalu memandang Yefta sebagai seorang pahlawan, Tuhan mau pakai hidupnya.

Jadi , sebenarnya Yefta tidak perlu bernasar seperti ini:

“Jika Engkau sungguh-sungguh menyerahkan bani Amon itu ke dalam tanganku, maka apa yang keluar dari pintu rumahku untuk menemui aku, pada waktu aku kembali dengan selamat dari bani Amon, itu akan menjadi kepunyaan TUHAN,dan aku akan mempersembahkannya sebagai korban bakaran.”

Sebuah nazar yang tidak perlu.

Tuhan memperlengkapi kemenangan kepada Yefta, dan Tuhan tidak meminta imbalan apa pun juga.

Orang yang tertolak akan menyogok Tuhan, dan tidak percaya bahwa Tuhan itu tulus kepadanya, benar-benar mengasihi dia, tanpa pamrih.

Orang yang tertolak dan belum pulih, akan curiga bahwa Tuhan itu punya pamrih, dan tidak percaya pada apa yang namanya KASIH AGAPE/ Kasih Walaupun.

Yang mereka kenal hanya KASIH KARENA

Akhirnya anak perempuan Yefta pun menjadi korban bakaran sesuai nazar ayahnya.

Orang yang tertolak, tidak memerlukan KORBAN BAKARAN apa pun, selain hatinya diserahkan pada Tuhan, dan mempersilahkan Tuhan menutup lubang donat yang ada di dalam hatinya, di dalam hidupnya.

 

INGAT ! TUHAN TIDAK MENUNTUT APA –APA DARI HIDUP KITA, KARENA DIA MENGASIHI KITA, YANG TUHAN INGINKAN ADALAH HATI YANG MAU DIBENTUK, TUHAN TIDAK MENGINGINKAN HARTA KITA, RUMAH KITA, TALENTA KITA, WAKTU KITA ATAU APA SAJA, TETAPI TUHAN SANGAT MENGINGINI HATI KITA, HATI YANG KITA SERAHKAN PADA TANGAN TUHAN

ambil origami  WARNA BIRU- KARENA ROH KUDUS YANG AKAN MENOLONG KITA TERUS MEMILIKI HATI YANG MENGASIHI TUHAN, HATI YANG MAU DIBENTUK, HATI YANG MAU MEMBUKA DIRI BAGI KASIH TUHAN DAN PENERIMAAN DARI TUHAN. Tuliskan isi hatimu di balik origami biru itu

 

 

Andalan

MATERI P.A. PEMUDA 3. DAUD DAN KELUARGANYA


Shalom…

Kita berjumpa setelah dua kali sebelumnya kita bersama. Cerioooo.

Di pertemuan pertama kita sudah belajar Siapakah Sebenarnya Bapa Surgawi yang sangat mengasihi kita.

Di pertemuan ke dua kita sudah belajar berpikir yang baik-baik tentang ayah kandung kita, seperti apa pun dia.

Di pertemuan ke tiga ini, kita akan mempelajari seorang tokoh bernama Daud.

Tentu tokoh ini tidak asing kan?

Yuk kita dalami tentang dia, dengan lebih ashik lagi.

LATAR BELAKANG KEHIDUPAN DAUD

  • Daud ditinggalkan oleh ayah dan ibunya (Mazmur 27:10), artinya kurang kasih sayang dari ayah dan ibunya.
  • Waktu ada tamu penting, yaitu Samuel, Daud tidak diundang. Padahal nota bene saat Daud mendapat tugas mengantar makanan pada 3 orang kakaknya di medan perang, toh bisa Daud saat itu mendapat kesempatan untuk menitipkan kambing dombanya yang dua tiga ekor itu pada penjaga, tetapi mengapa pada saat Samuel datang, Daud tidak diundang? Mengapa pada saat itu kambing dombanya tidak dititipkan saja pada penjaga? Terkesan sekali Daud adalah anak yang tidak diperhitungkan keberadaannya dalam keluarga, atau bisa jadi sebaliknya, sengaja tidak dihadirkan karena justru dikawatirkan dia bisa terpilih menjadi raja yang berikutnya, jadi sebagai saingan terkuat, sengaja disingkirkan. Bisa saja peristiwa ini menimbulkan kesan Daud sebagai anak yang dilupakan.
  • I Sam 16: 10-11, I Sam 17:12, I Taw.2:13-15, I Taw. 27:18. Di hadapan Samuel, Isai mengaku memiliki 7 anak laki-laki, dan Daud tidak termasuk, karena sejak awal sebelum acara, 7 anak laki-laki tersebut dikuduskan bersama dengan Isai I Sam 16:5. Sebenarnya Isai memiliki 8 anak laki-laki, karena yang satu adalah anak dari ibu yang lain, I Sam. 17:12, I Taw 27:18. Dalam silsilah resmi, justru Daud adalah anak ke tujuh, dan Elihu justru tidak masuk dalam silsilah resmi yang ditulis di kitab Tawarikh , lihat di I Taw 2:13-15 dan I Taw. 27:18. Di sinilah kita lihat, Daud sering disingkirkan dalam keluarga, terutama oleh ayahnya, hanya karena ada indikasi ke arah, menutup-nutupi aib dalam keluarga, di mana Isai memiliki anak dari perempuan lain.
  • Isai tidak memiliki catatan khusus bagaimana mendidik anak-anaknya dalam takut akan TUHAN.
  • Nama ibu Daud tidak pernah ditulis dalam Alkitab. Di sini kita lihat, ibu daripada Daud kurang berperan dalam keluarganya, dalam mengajar Daud.
  • Kakak Daud bernama Eliab begitu iri dan jahat. I Sam. 17:28. Di sini kita mendapat gambaran bahwa perlakuan keluarga Daud kepada Daud bisa jadi sangat menjadikan Daud bulan-bulanan/ bisa jadi Daud sering di bully.
  • Memiliki sabahat yaitu Yonatan, sang pangeran, tetapi terpisah oleh karena pelarian Daud dari ancaman pembunuhan Saul.
  • Berusaha dibunuh oleh Raja Saul, Pemimpinnya, dengan tombak pada saat bertugas menjadi pemusik istana.
  • Dijerat raja Saul dengan emas kawin 100 kulit khatan orang Filistin, tetapi Daud berhasil memberikan 200 kulit Khatan orang Filistin, di situlah Daud menjadi menantu raja, dengan mendapatkan Mikhal sebagai isterinya. Sudah menjadi menantu raja, masih mendapat percobaan pembunuhan menggunakan tombak, oleh ayah mertuanya sendiri.
  • Memiliki pembimbing rohani, yaitu Samuel, tetapi tidak lama setelah itu Samuel mati. Samuel tidak sempat mendampingi Daud sampai lama.
  • Menjadi buronan raja Saul sampai bertahun-tahun ( lebih kurang 13 tahun)

Coba kamu pikirkan, seberapa persen hidupmu mirip dengan latar belakang kehidupan Daud. Pastinya bisa lebih ringan dari Daud, atau lebih parah ya..?? Siapa tahu??

Ternyata ini perlakuan Daud pada orang tuanya:

1Sam 22:3

Dari sana Daud pergi ke Mizpa di Moab dan berkata kepada raja negeri Moab: “Izinkanlah ayahku dan ibuku tinggal padamu, sampai aku tahu, apa yang dilakukan Allah kepadaku.”

Waktu Daud memenangkan pertempuran melawan Goliat, maka semestinya keluarganya mendapat hadiah dibebaskan dari pajak.

Betapa bangganya kiranya Isai, ayah Daud memiliki anak seperti Daud.

Namun setelah Daud dikejar-kejar untuk dibunuh oleh Saul, maka orang tua dan keluarganya pun mendapat keadaan yang ikut dalam bahaya.

Waktu Daud menjadi buronan tanpa alasan kesalahan apa pun, maka keluarga daripada Daud ikut-ikutan dalam pelarian bersama Daud, hal itu bisa kita baca di :

1Sam 22:1

Lalu Daud pergi dari sana dan melarikan diri ke gua u  Adulam. v  Ketika saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya mendengar hal itu, pergilah mereka ke sana mendapatkan dia.

Waktu terus berlalu, keadaan tidak menjadi baik, sedangkan Isai , ayah Daud sudah semakin tua, demikian juga tentunya ibunya.

Bagaimana cara Daud memperlakukan orang tuanya di hari tua mereka?

Daud mencari raja Moab dan meminta mereka ikut merawat dan menjaga orang tuanya, karena pada saat itu Daud ada dalam pelarian dikejar-kejar Saul untuk dibunuh hanya karena iri hati dan dengki.

Daud sangat memperdulikan orang tuanya, walaupun sebenarnya dalam pertumbuhan Daud, dia menjadi pribadi yang sangat tertolak oleh orang tuanya.

Bagaimana kalau kita mengadopsi teladan Daud menjadi bagian dalam hidup kita?

Daud tidak pernah memikirkan apa yang orang tuanya berikan buat dia, tetapi dia memikirkan apa yang bisa dia lakukan buat mereka. Daud membalas air tuba dari orang tuanya dengan air susu. Daud membalas semua perlakuan orang tuanya dengan kebaikan kepada mereka 

Tidak semua dari kita orang tuanya amburadul seperti perlakuan orang tua Daud kepadanya, tetapi ada juga dari antara kita yang orang tuanya, apalagi ayahnya adalah ayah yang super baik. Ibunya juga sangat perhatian dan sangat sayang.

Tapi tidak jarang juga dari antara kita yang orang tuanya sangat parah, mungkin lebih parah daripada orangtuanya Daud.

Pikirkan hal apa yang bisa kita berikan pada orang tua kita, apa pun perlakuan mereka pada kita.

Contoh:

  1. Memberi nilai-nilai yang terbaik
  2. Memberi prestasi kerja yang terbaik
  3. Membuat mereka bangga akan hidup kita yang menjaga kekudusan dalam pergaulan, dan semua itu untuk kemuliaan nama TUHAN
  4. Menjalin komunikasi yang terbaik dengan orang tua kita, di mana pun mereka berada
  5. Mengingat hari ulang tahun mereka dan terus berdoa buat mereka
  6. Memberikan ‘terima kasih’ pada mereka dengan sikap hati yang tulus.

 

Kalau mengalami kesulitan untuk melakukannya, datanglah pada Tuhan, dan ijinkan Tuhan menolongmu melakukan hal ini.

 

Doa; Tuhan aku ingin memberikan sesuatu buat orang tuaku, berikan kau hikmat dan biarlah kekuatan yang daripadaMu memampukan aku, dalam nama Yesus, amin.