NATIONAL CHILDREN’S WORKERS’ CONFERENCE – P A S S I O N
¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯
NCWC
NCWC (National Children’s Workers’ Conference) hadir sebagai wadah
bagi para Pendidik Anak, Guru Sekolah Minggu, Aktivis Pelayanan Anak,
dan Orangtua untuk bersama-sama mempersiapkan langkah-langkah
strategis dalam Dunia Pelayanan Anak Indonesia, untuk saling
berjejaring dan bekerjasama guna menumbuhkan generasi baru yang
mampu menjadi berkat bagi zamannya.
Yang dikecam Yesus:
1. Kota –kota yang : (20-21)
• Tidak bertobat
• Tidak berkabung
• Walaupun sering melihat mujijat-mujijat.
• Sering mendapat kunjungan pelayanan Yesus
Rhema : berkabung aja nggak, apalagi bertobat, padahal sering ada KKR, pembicaranya tingkat Surgawi.
Akibatnya jika tidak mau bertobat: mengalami KOTA BINASA (23)
Kota yang mau bertobat, akan ditinggikan oleh Tuhan (23)
KKR dengan pembicara tingkat surgawi sekalipun, dalam sebuah kota, tidak menjamin kota itu akan selamat, kenapa? Karna keselamatan sebuah kota ditentukan oleh pertobatan kota itu, bukan oleh banyaknya KKR yang diadakan dan oleh pembicara tingkat tinggi sekalipun
Mat 7: 21-23, kunci keselamatan, bukan pada Karunia/ Manifestasi Kuasa Allah yang dinyatakan, tetapi pada PERTOBATAN.
Setiap kota pada hari penghakiman pasti akan dihakimi, dan akan memiliki tanggungan (22)
Tanggungan kota-kota ternyata ada bobot/beratnya.
Kota Sodom kalau melihat mujijat, tentu masih berdiri sampai hari ini:
Kejadian 13:13 sodom sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN
• II Pet 2:7-10
o Cara hidup orang yang tidak mengenal hukum
o Orang-orang jahat,
o Perbuatannya jahat
o Menuruti hawa nafsu
Ingin mencemarkan diri
Menghina pemerintahan Allah
Berani dan angkuh
Tidak segan-segan Menghujat kemuliaan
Sama dengan hewan yang tidak berakal
Sama dengan dengan hewan potong
Berfoya-goya pada siang hari dianggap sebagai kenikmatan
Mabuk
Mata penuh nafsu zinah
Tidak pernah berhenti berbuat dosa
Memikat orang lemah, hati yang serakah
Cabul (yudas 7)
Homoseksual
• Nasip orang Sodom:
o Binasa seperti binatang liar
o Nasib buruk karna hukum tabur tuai
o Hidup dibawah hukum kutuk
o Siksaan api kekal (yudas 7)
Malapetaka Sodom:
• Hujan belerang
• Hujan api
• Ditunggangbalikkan oleh Tuhan,
o kota-kota itu
o penduduk
o tumbuh-tumbuhan
o penduduknya musnah ( yes 13:19-22) (Yer 49:18)
o bisnis hancur
o kota jadi kota angker : burung hantu, burung unta, jin-jin, anjing hutan, dan serigala
Sodom hidup dalam kejahatan di hadapan Tuhan, karna tidak pernah melihat Mujijat
Apa fungsinya LOT dan keluarganya di SODOM ?
Lot tidak berfungsi.
Padahal kalau Lot berfungsi dengan baik, dia bisa menyelamatkan kota.
Yeremia 29:7 kesimpulan LOT tidak pernah berdoa untuk kota Sodom.
1 orang bisa menyelamatkan 1 kota, cuntohnya YUNUS. Padahal Lot 1 keluarga, 4 orang.
Tanggungan Kapernaum lebih berat daripada kota SODOM, hukuman Sodom api kekal, hukuman Kapernaum lebih berat…daripada api kekal….artinya sama-sama binasa.
BAGAIMANA MUNGKIN TANGGUNGAN KAPERNAUM LEBIH BERAT DARIPADA SODOM?
Karna Kapernaum sering melihat mujizat Tuhan, tidak seperti Sodom yang tidak pernah melihat mujizat Tuhan. Bagaimana mungkin yang sering melihat mujizat Tuhan kog tidak mau bertobat…? Maka tanggungannya lebih berat, hukumannya akan lebih parah.
Kesimpulan:
Keselamatan bukan hanya jiwa-jiwa, tetapi juga KOTA
Keselamatan kota tergantung pada KITA, bagaimana kita meresponi lawatan , mujizat Tuhan dan hidup dalam pertobatan setiap hari, bagaimana kita berdoa untuk keselamatan KOTA kita, jangan sampai kota kita terkena hujan api dan belerang seperti yang terjadi di Sodom dan Gomora
Lampiran 2
Masaru Emoto
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Masaru Emoto adalah seorang seorang peneliti dari Hado Institute di Tokyo, Jepang pada tahun 2003 yang melalui penelitiannya mengungkapkan suatu keanehan pada sifat air. Melalui pengamatannya terhadap lebih dari dua ribu contoh fotokristal air yang dikumpulkannya dari berbagai penjuru dunia, Emoto menemukan bahwa partikelmolekul air ternyata bisa berubah-ubah tergantung perasaan manusia disekelilingnya,[1] yang secara tidak langsung mengisyaratkan pengaruh perasaan terhadap klasterisasi molekul air yang terbentuk oleh adanya ikatan hidrogen,
Emoto juga menemukan bahwa partikel kristal air terlihat menjadi “indah” dan “mengagumkan” apabila mendapat reaksi positif disekitarnya, misalnya dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Namun partikel kristal air terlihat menjadi “buruk” dan “tidak sedap dipandang mata” apabila mendapat efek negatif disekitarnya, seperti kesedihan dan bencana. Lebih dari dua ribu buah foto kristal air terdapat di dalam buku Message from Water (Pesan dari Air) yang dikarangnya sebagai pembuktian kesimpulan nya sehingga hal ini berpeluang menjadi suatu terobosan dalam meyakini keajaiban alam. Emoto menyimpulkan bahwa partikel air dapat dipengaruhi oleh suaramusik, doa-doa dan kata-katayang ditulis dan dicelupkan ke dalam air tersebut.
Terlepas dari benar tidaknya penelitian beliau tersebut, tetapi saya meyakini Firman Tuhan , bahwa pada mulanya adalah Firman, dan Tuhan menciptakan alam ciptaan dengan cara berfirman.
Betapa dahsyatnya kuasa perkataan, mati atau hidup dikuasai oleh lidah kita. Dan terbukti saat bangsa Israel menyembah berhala, alam pun ikut terkena imbasnya, sehingga pada zaman Elia, dimana Raja Ahab menyembah berhala, terjadi kelaparan dan kekeringan , I raja-raja 18:18.
Suatu malam, tiba-tiba telepon saya berdering, saya pun mengangkatnya. Tak diduga sama sekali, ternyata panggilan telpon itu dari sahabat saya masa kecil di Malang dulu, bahkan sama-sama bertumbuh sampai lulus SMA, kami satu sekolah minggu, satu remaja dan satu pemuda, serta bergabung dalam paduan suara dan vokal group yang sama. Sekarang beliau tinggal di Kalimantan Timur…wau jauh juga dari Magelang tempat saya tinggal sekarang ini.
Sudah puluhan tahun tidak kontak sejak tahun 1991- hingga sekarang…berapa tahun ya 20 tahun..wah lama juga ya….Akhirnya ngobrol sana sini. Saya pun berjanji padanya untuk menerbitkan rekaman via YouTube yang isinya melatih 5 macam resonansi.
Memang sudah beberapa waktu belakangan ini saya merencanakan untuk membuat materi ini, tetapi agaknya hasil pembicaraan di telepon ini cukup mendorong saya untuk segera mewujudkannya di Blog JCA ini. Puji Tuhan…atas terwujudnya video pengajaran ini, ditengah kesulitan mencari waktu yang tepat.
Pelatihan ini sangat berguna bagi kita, agar pada saat kita bercerita atau bemain drama kita dapat menggunakan kekayaan 5 macam resonansi ini.
Selamat belajar, dan Tuhan memberkati pelayanan anda
Berikut saya hadirkan foto-foto property drama yang mungkin dapat berguna. Foto-foto ini saya dapatkan dari acara Talent Show GPDI Bayeman, dengan seijin dari mereka.
Anak bayi berusia tiga bulan pun sudah dapat meresponi Firman Tuhan. Itulah salah satu alasan mengapa kita perlu membuka kelas bayi di gereja kita.
Saya sertakan rekaman Melody Harvest Elnerd Widiono, yang lahir 15 Desember 2010 serta pada saat rekaman ini ia berusia 3 bulan. Dalam rekaman ini, suami saya sedang bercerita padanya. Saya mendorong para ayah ikut terlibat dalam pertumbuhan iman anak-anak.
Selebihnya dapat dibaca di buku The Victorious Girl
Apa arti ayat tersebut ? kalau anda memakai lidah untuk menggemakan kehidupan-kehidupan-kehidupan…..anda akan memakan buah kehidupan
Sebaliknya jika anda memakai lidah anda untuk menggemakan kematian-kematian-kematian…anda akan memakan buah kematian
Apa maksudnya menggemakan kehidupan ? Perkataan yang baik, yang membangun, menguatkan, menasehati, dll
Apa maksudnya menggemakan kematian ? Perkataan mengutuk, menuduh…dan masih banyak lagi (yang nanti kita akan jelaskan lebih jauh di tulisan berikut ini )
Mengapa saya terdorong untuk menulis materi ini ? Karna dari hasil pengamatan saya ada banyak sekali gaya bahasa yang salah yang diucapkan oleh para orang tua murid maupun oleh guru sekolah minggu, maupun oleh para pendidik di sekolah umum
Sebuah kue yang sudah siap dimakan, dan pada saat dimakan ada sesuatu yang aneh, misalnya karna gosong, atau karna bumbunya kurang pas, atau pun bisa karna ada campuran bahan yang berlebih atau bisa juga karna proses pematangan yang kurang pas, bisa dinilai dari rasa kue itu setelah di makan, atau bisa juga dinilai dari penulisan resep-nya yang kurang pas. Itulah sebabnya saat membaca sebuah resep, biasanya saya akan cari resep pembanding, dan saya pilih resep mana yang lebih teliti, baik dari bahan, ukuran, cara, urutan, serta saran penyajian. Pernah suatu kali saya memasak Makaroni schootel, dan hanya membaca dari satu resep, ternyata setelah dipanggang/ oven cukup lama tidak matang-matang juga, dalamnya masih lembek. Akhirnya saya mencari resep lain, dan barulah saya tahu, mestinya dikukus dulu baru di oven, saya coba, dan ternyata berhasil, harus dikukus dulu baru kemudian dipangang.
Demikian juga dengan gaya bicara. Bisa saja saya menteorikan begini begitu gaya bicara yang benar dan seharusnya, tetapi tidak salah juga kalau saya bertolak dari apa yang sudah salah (ibarat:dari kue yang sudah matang), membahasnya, dimana kesalahannya, dan baru kemudian mencontohkan gaya bahasa yang benar (ibarat : memperbaiki resep yang kurang teliti tadi)
Apakah anda siap terkejut dan siap berubah…?
Perubahan bukanlah perubahan sampai terjadi perubahan.